MEDIA ALERT: RECAP OF TODAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA, Thursday, August 20, 2026

FOR IMMEDIATE RELEASE / MEDIA ALERT

Tanggal: 20 Agustus 2026

Acara: Grand Indonesia – PURANA 17: “Renjana Perca”

Lokasi: Grand Indonesia, Main Atrium, East Mall Level 1

Melanjutkan kemeriahan aktivasi Grand Indonesia – PURANA 17: Renjana Perca, agenda hari ini, Kamis, 20 Agustus 2026, menghadirkan momen bermakna yang memadukan apresiasi sejarah melalui seni terapeutik bersama para veteran Republik Indonesia serta sesi edukasi finansial gaya hidup dari Bank BRI.

Sorotan Sesi Hari Ini (Kamis, 20 Agustus 2026)

10:00 – 12:00 WIB | Workshop 9: Therapeutic Painting oleh Kicky Octaviano

Peserta: 32 pejuang veteran dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Wilayah Jakarta Timur.

Facilitator: Kicky Octaviano (Lead Illustrator Purana Group).

Sorotan Acara: Mengundang para veteran merupakan inisiatif tahunan dari Grand Indonesia selaku Official Venue Partner. Pada perayaan tahun ini, PURANA memperkaya inisiatif tersebut dengan mengusung konsep Therapeutic Painting yang dipandu oleh Kicky Octaviano, selaras dengan visi inklusivitas dan wellness dari Grand Indonesia – PURANA 17: Renjana Perca. Seluruh peserta antusias mengekspresikan memori perjuangan dan kreativitas di atas kanvas.

15:00 – 17:00 WIB | Talkshow Produk BRI: “Satu Kartu, Beragam Solusi untuk Setiap Kebutuhan”

Narasumber: Ibu Menur Asri Kuning (Manager Usage & Partnership BRI Kartu Kredit).

Peserta: 23 peserta.

Sorotan Acara: Sesi diskusi finansial interaktif persembahan BRI selaku Official Banking Partner, mengupas berbagai solusi kemudahan transaksi, proteksi, serta optimalisasi penawaran gaya hidup modern bagi nasabah melalui Kartu Kredit BRI.

Pengumuman Pameran & Undangan

Pameran Grand Indonesia – PURANA 17: Renjana Perca beserta seluruh rangkaian program interaktif harian terbuka untuk umum hingga 23 Agustus 2026 di Grand Indonesia, Main Atrium, East Mall level 1; Lobby Shinta, East Mall level Ground; dan Foyer Azko, East Mall Level 5. Rekan media, keluarga, dan masyarakat luas diundang untuk hadir dan menikmati instalasi pameran serta mengikuti berbagai workshop harian.

APRESIASI DAN DUKUNGAN MITRA STRATEGIS

Gerakan kebudayaan nasional “Grand Indonesia-PURANA17: Renjana Perca” diselenggarakan secara resmi di Grand Indonesia selaku Official Venue Partner, didukung penuh oleh BRI sebagai Official Banking Partner, serta Wonderful Indonesia.

Inisiatif sirkular ini digerakkan bersama ParagonCorp sebagai Sustainability Partner dan Wardah selaku Official Make Up & Skin Care Partner.

Gerakan ini turut didukung oleh Home Living Partner Vicenza, Lifestyle Partners Optik Seis, Primaya Hospital, 5asec, Yats Colony Hotel, dan Fuguku, serta F&B Partners Djournal Coffee, Doré by LeTAO, Coca-Cola Europacific Partners, dan Dailah Sajian Kontemporer.

Kolaborasi ini semakin lengkap dengan kehadiran Retail Partner Central Department Store, Model Agency Partner JIM Models, Accessories Partner Tulola, serta Footwear Partner Marista Santividya, dan Mario Minardi.

Amplifikasi narasi publik dan media disiarkan secara luas oleh Media Partners Femina, Fimela, Her World Indonesia, Kompas.com, Kumparan Woman, Narasi, Popbela.com, The Luxury Reports, dan Wanita Wirausaha Femina.

Inisiatif kebangsaan ini diinisiasi dan dikelola oleh StratEdgeMarketing, dengan manajemen produksi oleh Kreasi8, serta Executive Producers Purana, Puragraph, Purana Home, dan Purana Kids.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hidupi Makna Imago Dei, UPH dan DPP GRANAT Ajak Mahasiswa Baru Pilih Hidup Sehat Tanpa Narkotika

Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) untuk menggelar sosialisasi bahaya narkotika bagi mahasiswa baru dalam rangkaian Pre-Event UPH Festival 2026 pada 11 Agustus 2026 di Auditorium Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village.

Penyalahgunaan narkotika masih menjadi salah satu tantangan serius yang mengancam masa depan generasi muda Indonesia, termasuk mahasiswa. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan prevalensi penyalahgunaan narkoba masyarakat Indonesia di rentang usia 15-64 tahun mencapai 2,11% pada 2025, atau setara dengan lebih dari 4,15 juta orang. Angka ini menegaskan pentingnya edukasi dan pencegahan sejak dini, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. 

Kondisi ini mendorong Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) untuk menggelar sosialisasi bahaya narkotika bagi mahasiswa baru dalam rangkaian Pre-Event UPH Festival 2026 pada 11 Agustus 2026 di Auditorium Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village. Mengusung tema ‘Imago Dei: Created by God, Restored in Christ, Called to Transform’, pembekalan ini mengajak mahasiswa memahami bahwa manusia diciptakan serupa dan segambar dengan Allah. Karena itu, setiap individu memiliki nilai dan martabat, sekaligus tanggung jawab untuk menjaga kehidupan yang telah diberikan Tuhan, termasuk melalui pilihan hidup sehat dan bebas dari narkotika. 

Memahami Dampak Narkoba terhadap Otak dan Tubuh 

Sosialisasi menghadirkan dr. Grace Beatrix, MM., Dokter Estetika; Dr. (Cand.) Renaldy Youbella Surya Winata, S.E., S.H., M.H., Kepala Bidang Kaderisasi Departemen Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi DPP GRANAT sekaligus alumni Program Studi Sarjana Hukum UPH angkatan 2019 dan Magister Hukum UPH angkatan 2023; Yemima Reina Manse, S.H., M.H., Advokat sekaligus anggota DPP GRANAT; serta Edmond Hariandja, Pendiri Vegan Runners Indonesia. Seluruh sesi dipandu oleh Yuanita Safira, S.E., dan Bagas Kurniawan, S.E., Wakil Sekretaris Jenderal DPP GRANAT. 

Mengawali sesi, dr. Grace Beatrix melalui materi ‘What Drugs Can Do to Your Brain and Body: Why One Decision Can Change Everything’, menjelaskan dampak narkoba terhadap otak, khususnya sistem dopamin yang berkaitan dengan rasa senang. 

“Ketika otak terus-menerus terpapar lonjakan dopamin dalam jumlah tinggi, otak akan beradaptasi dan menjadi kurang sensitif. Akibatnya, seseorang membutuhkan lebih banyak zat untuk mendapatkan efek yang sama. Inilah salah satu alasan penyalahgunaan narkoba dapat berkembang menjadi ketergantungan,” jelasnya. 

Berani Memilih dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan 

Melalui materi ‘Choose Your Future, Not Drugs’,Dr. (Cand.) Renaldy Youbella Surya Winata mengajak mahasiswa memahami bahwa ajakan menggunakan narkoba dapat muncul dari lingkungan pertemanan, tekanan sosial, keinginan untuk diterima, hingga fear of missing out (FOMO). 

“Berani mengatakan ‘tidak’ menunjukkan kemampuan kita menentukan batasan dan bertanggung jawab atas pilihan sendiri. Jangan sampai karena FOMO atau takut berbeda, kita mengikuti hal yang merugikan diri. Pilihan hari ini menentukan masa depan kita,” tegasnya. 

Dari perspektif hukum, Yemima Reina Manse melalui materi ‘Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika’ menjelaskan aturan terkait narkotika, termasuk perbedaan konsekuensi hukum antara penggunaan untuk kepentingan medis, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika. 

“Pengguna narkotika untuk diri sendiri dalam kondisi tertentu dapat direhabilitasi, sedangkan pelaku peredaran gelap dapat dikenai sanksi berat hingga pidana mati. Pemahaman ini penting agar narkotika digunakan sesuai tujuan medis dan tidak disalahgunakan,” jelasnya. 

Membangun Lingkungan yang Mendukung Hidup Sehat 

Pesan mengenai pilihan hidup kemudian diperkuat melalui kisah Edmond Hariandja dalam sesi ‘Your Life is Your Choice’.  Ia membagikan pengalamannya mengenal ganja, alkohol, pergaulan bebas, hingga narkoba sejak SMP akibat keinginan untuk diterima dalam lingkungan pertemanan. 

“Saya mulai mengenal ganja sejak kelas 2 SMP karena ingin diterima dalam pertemanan. Dari sana, semuanya berkembang semakin jauh. Saya akhirnya sadar, kalau ingin mengubah hidup, saya harus berani meninggalkan lingkungan tersebut,” ungkap Edmond. 

Olahraga kemudian menjadi bagian dari titik balik kehidupannya. Ia menemukan lingkungan yang lebih positif dan kini aktif sebagai running coach sekaligus membangun komunitas Vegan Runners Indonesia. 

“Orang memakai narkoba karena mengejar efek dopaminnya. Ketika saya keluar dari lingkungan tersebut dan mulai fokus pada olahraga, saya mendapatkan dopamin dan rasa bahagia dengan cara yang sehat. Olahraga membantu saya membangun kembali kehidupan dan menemukan lingkungan yang mendukung perubahan,” tuturnya. 

Sosialisasi bersama DPP GRANAT menjadi pembekalan awal bagi mahasiswa baru UPH untuk memahami risiko narkoba, berani mengambil keputusan, dan membangun lingkungan hidup sehat, sejalan dengan makna Imago Dei dalam UPH Festival 2026 tentang nilai dan tanggung jawab hidup manusia. 

Setelah rangkaian Pre-Event, perjalanan mahasiswa baru berlanjut dalam UPH Festival 2026 pada 13–15 Agustus 2026 di Kampus Utama UPH Lippo Village. Ke depannya, melalui pendidikan holistis dan berbagai program pengembangan diri, setiap mahasiswa dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Apa Tujuan Universitas? UPH Ajak Mahasiswa Baru Melihat Kuliah Lebih dari Sekadar Gelar dan Karier

Sesi ‘What Is a University For?’ pada UPH Festival 2026 di Kampus Utama UPH Lippo Village, Tangerang, 13 Agustus 2026.

Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa biasanya membawa berbagai harapan, mulai dari lulus tepat waktu, meraih gelar, membangun karier, hingga membanggakan orang tua. Namun, apakah universitas hanya tentang gelar dan pekerjaan? Pertanyaan tersebut menjadi titik awal bagi para mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan (UPH) untuk melihat kembali makna pendidikan tinggi melalui sesi ‘What Is a University For?’ pada UPH Festival 2026 di Kampus Utama UPH Lippo Village, Tangerang, 13 Agustus 2026. 

Melalui sesi tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan pada perspektif bahwa universitas bukan hanya tempat memperoleh pengetahuan dan mempersiapkan karier, tetapi juga ruang untuk mengenal diri, membentuk karakter, membangun relasi, menemukan panggilan, dan mempersiapkan diri menjalani kehidupan. Pesan ini menjadi bagian dari semangat ‘Imago Dei: Created by God, Restored in Christ, Called to Transform’ yang menjadi tema UPH Festival 2026. 

Lebih dari Sekadar Belajar: Universitas sebagai Ruang Pembentukan 

Sesi “What Is a University For?” diawali dengan tayangan video yang mengajak mahasiswa melihat kembali peran pengetahuan dalam pendidikan. Dalam perspektif iman Kristen yang menjadi landasan UPH, dunia dipandang sebagai ciptaan Tuhan yang perlu dipelajari dengan sungguh-sungguh. Karena itu, proses belajar tidak berhenti pada menerima informasi, tetapi mendorong mahasiswa untuk membaca, meneliti, menganalisis, bereksperimen, berkarya, bahkan berani mengalami kegagalan dan mencoba kembali. 

Pendidikan juga berperan dalam membentuk karakter. Dosen, teman, buku, kebiasaan, keberhasilan, kegagalan, hingga berbagai keputusan selama masa kuliah turut membentuk pribadi mahasiswa. Karena itu, perjalanan di universitas bukan hanya tentang menjadi lebih pintar, tetapi juga bertumbuh menjadi pribadi yang disiplin, jujur, rendah hati, dan bertanggung jawab. 

Menemukan Identitas dan Membangun Relasi 

Pesan tersebut kemudian diperdalam oleh Dr. Stephanie Riady, B.A., M.Ed., Presiden UPH, yang mengajak mahasiswa memandang masa kuliah sebagai kesempatan untuk mengenal diri dan membentuk kepribadian. Sebelum berbicara tentang karier dan kesuksesan, mahasiswa perlu terlebih dahulu menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: “Siapa saya?” 

Pertanyaan tersebut berkaitan erat dengan tema Imago Dei. Dalam iman Kristen, setiap manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, sehingga kehidupan di universitas menjadi kesempatan untuk memahami identitas, potensi, serta tanggung jawab yang dimiliki. 

“Di UPH, kami tidak hanya menyiapkan karier, tetapi juga menjadi tempat di mana kalian dibentuk untuk menjadi seseorang,” ujarnya. 

Masa kuliah juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah, budaya, disiplin ilmu, dan latar belakang. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas wawasan, baik melalui komunitas mahasiswa, diskusi dengan dosen, maupun perjumpaan dengan mahasiswa internasional. Proses ini akan membawa mahasiswa untuk belajar mendengarkan, menghargai perbedaan, membangun relasi, dan melihat persoalan dari sudut pandang yang lebih luas. 

Dari Kebebasan Menjadi Tanggung Jawab 

Memasuki kehidupan kampus juga berarti memiliki kebebasan yang lebih besar dalam menentukan waktu, pergaulan, kebiasaan, dan berbagai keputusan. Namun, kebebasan berjalan bersama tanggung jawab. Karena itu, Dr. Stephanie mengajak mahasiswa memandang masa kuliah sebagai proses untuk bertumbuh dan belajar menggunakan ilmu, keahlian, talenta, serta berbagai kesempatan yang dimiliki untuk memberi dampak bagi diri sendiri dan orang lain. 

“Saya berharap selama berada di UPH kalian belajar berpikir, mencari kebenaran, bekerja dengan unggul dan sepenuh hati, mengasihi sesama, melayani, serta memimpin. Semoga kalian juga menemukan talenta dan panggilan hidup, bertumbuh dalam iman, dan siap menggunakan segala sesuatu yang Tuhan percayakan untuk memberi dampak yang lebih besar,” tuturnya. 

Pesan tersebut juga memberikan perspektif baru bagi Su Latt Hnin, atau yang akrab disapa Jenny, mahasiswa baru UPH asal Myanmar dari Program Studi International Teachers College (ITC). Menurutnya, sesi tersebut membuatnya melihat kehidupan universitas tidak hanya sebagai perjalanan akademik, tetapi juga sebagai kesempatan untuk bertumbuh melalui komunitas dan berbagai pengalaman. 

“Dari sesi ini, saya belajar bahwa universitas bukan hanya tentang belajar, akademik, atau mengejar nilai. Universitas juga menjadi tempat untuk membangun relasi, belajar bersama dalam komunitas, mengenal berbagai budaya, bertemu dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda, dan tentunya menikmati perjalanan sebagai mahasiswa,” ujarnya. 

Learning to Live: Belajar Menjalani Kehidupan Kampus 

Memahami kehidupan universitas tidak berhenti pada ruang kelas. Sesi ‘Learning to Live’ mengajak mahasiswa baru melihat berbagai aspek yang akan mereka hadapi selama menjalani kehidupan kampus. Melalui tayangan video, mereka diajak merefleksikan kebebasan, persahabatan, cinta dan relasi, cara berpikir, penggunaan teknologi, hingga pentingnya merawat tubuh. 

Memasuki kehidupan kampus, mahasiswa memiliki kebebasan lebih besar dalam menentukan waktu, pergaulan, dan berbagai keputusan. Karena itu, mereka perlu memahami bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi dan mempertimbangkannya dengan bijak. 

Dalam hal membangun relasi, mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya persahabatan yang sehat dan bermakna melalui sikap saling mendukung, menghargai, berkata jujur, dan menerima teguran. Dalam relasi romantis, mereka juga diingatkan untuk membangun hubungan dengan penghormatan dan tanggung jawab, dengan menyadari bahwa setiap pribadi memiliki martabat sebagai gambar dan rupa Allah. 

Di tengah derasnya informasi dan pengaruh media sosial, mahasiswa juga diingatkan untuk bijak memilih apa yang mereka konsumsi karena dapat memengaruhi cara berpikir, kebiasaan, hingga arah hidup. Tayangan tersebut turut menyoroti pentingnya merawat tubuh sebagai anugerah Tuhan melalui pola hidup seimbang, seperti tidur cukup, menjaga pola makan, berolahraga, dan mengenali batas diri. 

Ruang Bertumbuh melalui Pendidikan yang Transformatif 

UPH menghadirkan pendidikan melalui pendekatan transformative learning yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pembentukan spiritual dan pengalaman kehidupan mahasiswa. Melalui kurikulum yang dikembangkan oleh Center for Faith and Education (CFE), mahasiswa diajak memahami ilmu dan kehidupan melalui perspektif iman yang sesuai dengan latar belakang keyakinan masing-masing. Sementara itu, melalui Student Engagement Program (SEP), mahasiswa mendapatkan berbagai pengalaman yang membantu mengembangkan karakter, kepemimpinan, relasi, keterampilan hidup, dan kepedulian terhadap sesama. 

Proses tersebut semakin diperkaya melalui komunitas, mentoring, Service Learning Community (SLC), kegiatan kemahasiswaan, hingga kesempatan belajar lintas budaya. Dengan demikian, pembelajaran di UPH tidak hanya berfokus pada apa yang mahasiswa ketahui, tetapi juga pada bagaimana mereka bertumbuh sebagai pribadi, menemukan panggilan, dan menggunakan pengetahuan serta talenta untuk membawa dampak. 

Berbagai sesi tersebut menjadi awal perjalanan mahasiswa baru untuk memahami bahwa universitas bukan sekadar tempat meraih gelar dan mempersiapkan karier, tetapi ruang untuk mengenal diri, membentuk karakter, membangun relasi, menemukan panggilan, dan belajar menggunakan pengetahuan serta talenta dengan penuh tanggung jawab. Melalui pendidikan holistis dan berbagai pengalaman pengembangan diri yang bermakna, UPH mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif, Aplikasi Raya Hadir di LOKALINKD

Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelaku usaha lokal dengan menghadirkan Aplikasi Raya sebagai pembayaran digital untuk mempermudah pelaku usaha dan konsumen dalam bertransaksi di bazaar LOKALINKD. LOKALINKD digelar pada 15–16 Agustus 2026 di CIBIS Park, Simatupang, yang menghadirkan ratusan produk dan karya kreatif dari pelaku usaha lokal, diantaranya Naroo Matcha dan Burger Qiu.

Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelaku usaha lokal dengan menghadirkan Aplikasi Raya sebagai pembayaran digital untuk mempermudah pelaku usaha dan konsumen dalam bertransaksi di bazaar LOKALINKD. LOKALINKD digelar pada 15–16 Agustus 2026 di CIBIS Park, Simatupang, yang menghadirkan ratusan produk dan karya kreatif dari pelaku usaha lokal,  diantaranya Naroo Matcha dan Burger Qiu.

Ajeng Putri Hapsari selaku Corporate Secretary Bank Raya menjelaskan, “Sebagai Official Bank Partner LOKALINKD, Bank Raya turut berpartisipasi dalam mempercepat inklusi keuangan digital dengan mengenalkan Aplikasi Raya sebagai alat pembayaran yang praktis. Tidak hanya sebagai alat pembayaran bagi pengunjung, Bank Raya juga mengenalkan ragam fitur bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya,  seperti Saku Bisnis. Dengan demikian, pengelolaan keuangan para pelaku usaha menjadi  lebih praktis dan efisien.”

Dukungan Bank Raya terhadap kegiatan berbasis komunitas dan ekonomi kreatif juga sejalan dengan komitmen Bank Raya untuk  memperluas inklusi keuangan digital di masyarakat. Hingga kuartal  II/2026, pertumbuhan Digital Saving mencapai Rp2,47 triliun atau tumbuh 66,4% (yoy). Sementara itu, transaksi Aplikasi Raya meningkat 41,2% dan mencapai 3 juta transaksi.

Guna mendukung komitmen Bank Raya dalam memberikan akses perbankan digital yang luas bagi masyarakat,  Bank Raya terus merangkul berbagai komunitas pelaku usaha di Indonesia. Selain  LOKALINKD, Bank Raya sebelumnya juga telah mensponsori Lala Market, P-Land, dan Sundown Markette. Ke depannya Bank Raya akan terus memperluas dukungan bagi pertumbuhan pelaku usaha lokal dengan mendorong adopsi Saku Bisnis untuk mempermudah pengelolaan usaha mereka. 

“Pertumbuhan Digital Saving dan transaksi di Aplikasi Raya menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan keuangan digital dalam aktivitas sehari-hari. Bagi kami, perkembangan ini bukan hanya mengenai pertumbuhan transaksi, tetapi juga bagaimana layanan digital dapat memberikan kemudahan dan mendukung masyarakat dalam mengelola keuangannya secara lebih praktis dan terencana.” tegas Ajeng

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menguatkan di Tengah Pemulihan, Waskita Beton Precast Bersama PMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak di NTT

Jakarta, Agustus 2026 – Bencana alam yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggalkan duka bagi masyarakat. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, berbagai dukungan terus hadir untuk membantu masyarakat terdampak kembali bangkit.

Sebagai bagian dari kepedulian tersebut, PT Waskita Beton Precast Tbk berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di NTT.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam melalui masa pemulihan. Melalui kolaborasi bersama PMI, kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi situasi ini,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast.

Bantuan yang disalurkan melalui PMI berupa hygiene kit, baby kit, serta perlengkapan penunjang kebutuhan masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan serta memenuhi kebutuhan bayi selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Waskita Beton Precast mengapresiasi PMI dan seluruh relawan yang terus mendampingi masyarakat di wilayah terdampak. Perusahaan meyakini, pemulihan pascabencana membutuhkan kepedulian dan gotong royong dari berbagai pihak.

“Bagi kami, kontribusi kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian kecil dari semangat gotong royong untuk membantu saudara-saudara kita di NTT kembali bangkit,” tambah Fandy.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Waskita Beton Precast dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Good Corporate Governance (GCG) melalui program sosial yang dilaksanakan secara bertanggung jawab dan tepat sasaran. Ke depan, perusahaan akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Ekspansi Jaringan Dealer Nasional, Indoteknik.com Perkuat Pasokan Tools Untuk Industri Otomotif

Jakarta — PT. Indoteknik Dotcom Gemilang atau dikenal dengan Indoteknik.com kali ini turut terlibat dalam penyediaan kebutuhan tools untuk sejumlah jaringan bengkel PT. QJ Motor Indonesia dalam rangkaian grand opening sepanjang 2026.

Penyediaan tersebut mencakup berbagai kebutuhan tools yang digunakan untuk menunjang aktivitas bengkel QJ Motor di sejumlah wilayah, mulai dari Pulau Jawa hingga Bali, Riau, Samarinda, dan Banjarmasin.

Mendukung Kebutuhan Tools Bengkel 

Dalam memenuhi kebutuhan tersebut, Indoteknik tidak hanya berfokus pada penyediaan produk, tetapi juga memastikan proses pemenuhan barang dapat berjalan sesuai kebutuhan. Mulai dari menyesuaikan produk dengan kebutuhan bengkel hingga proses pengiriman ke masing-masing lokasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyediaan tools.

Namun dalam praktiknya, proses distribusi ke banyak cabang sekaligus tentu memiliki tantangan tersendiri. 

Supervisor Business Development Indoteknik, Putra, menyoroti pentingnya konsistensi pasokan barang di lapangan.

“Tantangannya sendiri adalah dari ketersediaan stok untuk barang yang sudah dijadikan standar dan memastikan dapat memenuhi kebutuhan setiap cabangnya,” ujar Putra.

Berbekal rekam jejak dalam menangani kebutuhan tools di berbagai sektor, Indoteknik terus berupaya menjaga ketersediaan produk agar operasional pelanggan tetap berjalan lancar.

Perluas Dukungan untuk Industri Otomotif Nasional

Dukungan terhadap kebutuhan bengkel QJ Motor menjadi salah satu bagian dari pengalaman Indoteknik dalam melayani sektor otomotif. 

Selain QJ Motor, Indoteknik juga telah mendukung kebutuhan tools untuk BYD, Denza, Hyundai, Mercedes-Benz, Honda, Suzuki, Mitsubishi, Hino, Wuling, Neta (Arista Group), UD-Trucks (Astra International), serta ribuan perusahaan lainnya.

Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan tools di sektor otomotif memiliki cakupan yang beragam, mulai dari kebutuhan bengkel hingga operasional dan perawatan.

Kemampuan dalam menyediakan produk yang sesuai menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas pelanggan. 

Bagi Indoteknik, penyediaan tools bukan hanya mengenai ketersediaan produk, tetapi juga bagaimana kebutuhan pelanggan dapat dipenuhi secara tepat.

Komitmen Indoteknik.com ke Depan

Untuk kedepannya, Indoteknik berkomitmen untuk terus memperluas dukungan terhadap kebutuhan tools di sektor otomotif maupun industri lainnya di Indonesia. 

Pengalaman dalam menangani kebutuhan berbagai pelanggan menjadi bekal untuk terus meningkatkan layanan dan memperluas cakupan penyediaan tools.

“Menjamin mutu dari produk yang di-supply sesuai dengan standar yang ditentukan, memberikan service terbaik dari penyediaan barang hingga aftersales atas produk yang di-supply,” tambah Putra.

Selain melalui penyediaan langsung, berbagai kebutuhan tools juga dapat dilihat melalui Indoteknik.com. Website tersebut menyediakan beragam produk untuk kebutuhan industri, bengkel, dan operasional, lengkap dengan informasi produk, spesifikasi, serta harga yang dapat menjadi referensi sebelum melakukan pembelian.

Melalui Indoteknik.com, pelanggan dapat mencari berbagai kebutuhan tools dalam satu platform, baik untuk kebutuhan bengkel maupun operasional industri.

#MitraTepercayaKebutuhanIndustri

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

India–Indonesia Golf Cup 2026 Kembali Digelar untuk Keempat Kalinya, Rayakan Persahabatan, Bisnis, Olahraga, dan Harapan

Jakarta — Kedutaan Besar India di Jakarta dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan India–Indonesia Golf Cup 2026 untuk keempat kalinya, yang akan digelar pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Pondok Indah Golf Course, Jakarta.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2022, India–Indonesia Golf Cup telah berkembang menjadi salah satu agenda tahunan unggulan Kedutaan Besar India, yang mempertemukan para diplomat, pejabat senior pemerintah, pemimpin bisnis, pengusaha, profesional, serta anggota komunitas India dan Indonesia. Lebih dari sekadar turnamen golf, ajang ini telah menjadi platform yang bermakna untuk memperkuat persahabatan yang telah terjalin lama antara India dan Indonesia melalui olahraga, jejaring bisnis, dan interaksi budaya.

Diselenggarakan dibawah dukungan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, turnamen tahun ini diperkirakan akan diikuti oleh 144 pegolf serta lebih dari 300 tamu undangan dalam acara Gala Dinner dan Awards Ceremony.

Menjelang penyelenggaraan turnamen, Sandeep Chakravorty mengatakan:

“India–Indonesia Golf Cup mencerminkan persahabatan yang erat dan kemitraan yang berkelanjutan antara India dan Indonesia. Selama empat tahun terakhir, turnamen ini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar acara olahraga. Ajang ini telah menjadi platform yang mempertemukan para pemimpin dari pemerintahan, diplomasi, dan dunia usaha untuk membangun hubungan yang bermakna serta menciptakan peluang baru untuk kolaborasi.

Olahraga memiliki kemampuan unik untuk menyatukan masyarakat lintas budaya, dan kami bangga bahwa turnamen ini terus memperkuat hubungan bilateral sekaligus mendorong niat baik dan saling pengertian. Tahun ini, kami sangat senang karena acara ini juga akan mendukung anak-anak yang sedang berjuang melawan kanker melalui kemitraan kami dengan Yayasan Lions Indonesia. Kami berharap para peserta dan mitra dapat bergabung dalam upaya memberikan dampak positif dengan berkontribusi pada tujuan yang bermakna ini, sekaligus menegaskan bahwa semangat sejati India–Indonesia Golf Cup tidak hanya hadir di lapangan golf, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Memperkuat Kemitraan Strategis India dan Indonesia

Turnamen ini mencerminkan semakin kuatnya kemitraan strategis antara India dan Indonesia dengan menciptakan ruang untuk dialog, kolaborasi, dan persahabatan di antara para pemimpin pemerintahan, diplomasi, industri, dan perdagangan. Para peserta akan menikmati satu hari pertandingan golf, layanan hospitality premium, serta networking yang akan ditutup dengan Gala Dinner untuk merayakan hubungan erat yang telah terjalin antara kedua negara.

Selain mendorong keterlibatan di bidang olahraga dan bisnis, penyelenggaraan tahun 2026 juga membawa misi sosial yang kuat melalui kemitraan dengan Yayasan Lions Indonesia. Dalam Gala Dinner, kegiatan penggalangan dana akan mendukung upaya yayasan untuk memperluas Rumah Singgah Lions, fasilitas akomodasi sementara yang menyediakan tempat tinggal yang aman dan penuh perhatian bagi anak-anak yang sedang menjalani pengobatan kanker beserta keluarga mereka.

Para tamu akan memiliki kesempatan untuk berkontribusi melalui charity raffle dan donasi, sehingga semakin memperkuat komitmen turnamen untuk memberikan kembali manfaat kepada masyarakat.

India–Indonesia Golf Cup 2026 juga mendapatkan dukungan dari berbagai sponsor dan mitra perusahaan dari kedua negara. Kontribusi tersebut terus meningkatkan posisi acara ini sebagai salah satu turnamen golf diplomatik dan bisnis terkemuka di Jakarta.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, India–Indonesia Golf Cup terus membawa semangat “Celebrating India–Indonesia Relations”, sekaligus menunjukkan bagaimana olahraga dapat menjadi jembatan yang kuat bagi diplomasi, persahabatan, kolaborasi bisnis, dan kontribusi bagi masyarakat.

Detail Acara

India–Indonesia Golf Cup 2026

Tanggal: Sabtu, 22 Agustus 2026

Lokasi: Pondok Indah Golf Course, Jakarta

Awards Ceremony & Gala Dinner

Lokasi: Pondok Indah Golf Course Ballroom

Waktu: Pukul 19.00 WIB dan seterusnya

Kontak Media

Panitia Penyelenggara

India–Indonesia Golf Cup 2026

Kedutaan Besar India, Jakarta

Email: Prakash Vijaykumar

Telepon: 0818-715274

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Tembus US$74.000, Sinyal Menuju US$80.000 Makin Kuat?

Jakarta, 21 Agustus 2026 – Bitcoin (BTC) kembali membuat pasar kripto bergairah. Aset kripto terbesar dunia itu melonjak sekitar 7,9 persen dalam 24 jam terakhir pada Jumat (21/8), hingga diperdagangkan di kisaran US$74.409 atau sekitar Rp1,31 miliar, setelah sebelumnya bergerak dari sekitar US$63.000 menuju area US$75.000 dalam waktu kurang dari dua hari.

Lonjakan ini membawa kembali level US$80.000 ke radar investor. Namun, berbeda dengan reli yang hanya ditopang euforia jangka pendek, pergerakan Bitcoin kali ini didorong kombinasi beberapa katalis besar: membaiknya likuiditas global, kembalinya dana institusional melalui ETF Bitcoin spot, serta gelombang likuidasi posisi short.

Salah satu pemicu terbesarnya datang dari Amerika Serikat (AS). Pada 19 Agustus 2026, Departemen Keuangan AS mengumumkan akan meningkatkan setidaknya dua kali lipat ukuran operasi pembelian kembali atau buyback obligasi pemerintah berjangka panjang.

Batas pembelian yang sebelumnya maksimal US$2 miliar per operasi dinaikkan menjadi setidaknya US$4 miliar, efektif mulai 9 September hingga 4 November 2026. Kebijakan tersebut menyasar obligasi dengan tenor 10 hingga 30 tahun dan ditujukan untuk memberikan dukungan likuiditas di pasar obligasi jangka panjang.

Pengumuman itu sempat menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan melemahkan dolar AS, kondisi yang secara umum memberikan ruang lebih besar bagi aset seperti Bitcoin dan emas untuk menguat.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai reli Bitcoin kali ini menjadi menarik karena tidak hanya berasal dari satu faktor.

“Kita melihat tiga mesin bekerja hampir bersamaan. Likuiditas makro mendapat sentimen positif, investor institusional kembali mengakumulasi Bitcoin melalui ETF spot, lalu posisi short yang terlalu besar dipaksa keluar dari pasar. Kombinasi seperti ini membuat kenaikan harga menjadi sangat cepat,” ujar Yudho.

Dana Institusi Kembali Masuk

Sinyal kuat lainnya datang dari pasar ETF Bitcoin spot di AS yang mencatat arus dana bersih sebesar US$517,19 juta pada 19 Agustus, menjadi inflow harian terbesar sejak 4 Mei 2026. BlackRock IBIT memimpin dengan sekitar US$284,7 juta, disusul ARK 21Shares ARKB sebesar US$77,7 juta dan Fidelity FBTC sekitar US$62,4 juta.

Masuknya lebih dari setengah miliar dollar AS dalam satu hari memberi indikasi bahwa kenaikan Bitcoin tidak sepenuhnya berasal dari spekulasi investor ritel.

Menurut Yudho, aliran ETF menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan dalam beberapa hari ke depan.

“Kalau ingin menilai apakah reli ini punya napas lebih panjang, jangan hanya melihat candle hijau atau persentase kenaikan harian. Perhatikan apakah inflow ETF tetap berlanjut. Konsistensi permintaan spot jauh lebih penting untuk menjaga tren dibandingkan reli yang hanya berasal dari leverage,” kata Yudho.

Short Seller “Terbakar”, Reli Makin Kencang

Setelah Bitcoin menembus sejumlah level resistance, kenaikan harga kemudian diperbesar oleh fenomena short squeeze.

Lebih dari US$3,1 miliar posisi short kripto dilikuidasi ketika harga bergerak cepat ke atas. Investor yang sebelumnya bertaruh harga akan turun terpaksa menutup posisi, yang pada akhirnya menambah tekanan beli di pasar.

Besarnya pergerakan tersebut juga menjadi perhatian perusahaan analitik blockchain Glassnode. Pergerakan penutupan harian Bitcoin tercatat sekitar 5,8 standar deviasi di atas volatilitas 30 harinya, menjadi pergerakan naik sebesar itu yang terbesar sejak Oktober 2023.

Artinya, reli yang terjadi kali ini tergolong tidak biasa, bahkan untuk ukuran Bitcoin yang dikenal sebagai aset dengan volatilitas tinggi.

Bitcoin Menuju US$80.000?

Secara teknikal, Bitcoin kini telah meninggalkan zona resistance penting US$69.000-US$70.000 dan bergerak di atas level psikologis US$72.000.

Selama harga mampu mempertahankan area tersebut sebagai support, peluang Bitcoin melanjutkan penguatan menuju US$76.000-US$80.000 tetap terbuka.

Level US$80.000 juga mulai kembali masuk ke dalam proyeksi sejumlah pengamat pasar. Yudho perkirakan Bitcoin berpotensi memasuki akhir tahun 2026 di sekitar US$80.000 sebelum memasuki fase penguatan yang lebih besar pada tahun berikutnya.

Namun, Yudho mengingatkan bahwa US$80.000 sebaiknya dibaca sebagai skenario, bukan kepastian.

“US$80.000 sekarang semakin dekat secara teknikal, tetapi pasar tidak bergerak dalam garis lurus. Setelah kenaikan hampir vertikal, konsolidasi atau koreksi sehat sangat mungkin terjadi. Selama Bitcoin mampu menjaga area sekitar US$72.000 dan permintaan spot tetap kuat, skenario menuju US$76.000 hingga US$80.000 masih terbuka,” jelasnya.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan momentum di atas US$72.000 dapat membuka ruang koreksi kembali ke area US$70.000 hingga sekitar US$68.000.

September Bisa Jadi Penentu

Selain faktor harga, investor juga mulai memperhatikan perkembangan regulasi di Amerika Serikat.

Salah satu katalis yang menjadi perhatian adalah perkembangan CLARITY Act, regulasi yang bertujuan memberikan struktur lebih jelas mengenai pembagian pengawasan pasar aset digital di AS. Laporan pasar menyebut pemungutan suara di Senat dijadwalkan pada 15 September 2026.

Bila dikombinasikan dengan arus masuk ETF yang berkelanjutan dan kondisi likuiditas yang mendukung, perkembangan regulasi positif dapat memberikan katalis lanjutan bagi pasar kripto.

Namun, CEO FLOQ ini menilai investor tetap perlu menjaga ekspektasi.

“Momentum Bitcoin sedang sangat kuat, tetapi justru ketika pasar bergerak cepat, disiplin menjadi semakin penting. Jangan mengejar harga hanya karena takut tertinggal. Perhatikan fundamental, likuiditas, regulasi, dan sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing,” tutup Yudho.

Dengan Bitcoin kembali mendekati area US$75.000, pasar kini menghadapi pertanyaan berikutnya: apakah reli ini hanya ledakan akibat short squeeze, atau awal perjalanan Bitcoin menuju US$80.000 dan level yang lebih tinggi?

Jawabannya kemungkinan akan ditentukan oleh satu hal yang tidak bisa dihasilkan dari likuidasi semata: apakah pembeli riil dan dana institusional tetap bertahan setelah euforia mereda.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Targetkan Volume Futures Tumbuh 10 Kali Lipat

Bittime menargetkan volume perdagangan Bittime Futures tumbuh 10 kali lipat pada tahun pertama seiring meningkatnya potensi pasar Futures di Indonesia. Sebagai PAKD yang terdaftar dan diawasi OJK, Bittime terus mengembangkan layanan Futures sekaligus mendorong edukasi, literasi, dan manajemen risiko bagi trader aset digital.

Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menargetkan volume perdagangan Bittime Futures tumbuh 10 kali lipat pada tahun pertama sejak produk tersebut diluncurkan. 

Target tersebut disampaikan Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, dalam acara Bittime di Bali, Bittime Alpha Gala Night pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Acara yang dihadiri sekitar 150 peserta, mulai dari pengguna VIP, trader, KOL, komunitas, hingga mitra institusional, tersebut membahas perkembangan pasar Futures di Indonesia, karakteristik Bittime Futures, strategi perdagangan, serta pentingnya manajemen risiko. Antusiasme peserta menunjukkan meningkatnya ketertarikan terhadap instrumen Futures dan perkembangan pasar aset digital di Indonesia.

Pasar Futures di Indonesia Masih Memiliki Ruang Pertumbuhan

Ryan mengatakan target tersebut mencerminkan optimisme Bittime terhadap potensi pasar Futures Indonesia yang masih memiliki ruang pertumbuhan.

“Kami ingin volume perdagangan Futures Bittime dapat tumbuh 10 kali lipat pada tahun pertama. Kami melihat peluang pertumbuhan yang besar di pasar Indonesia, terutama seiring semakin banyak trader yang mulai memahami Futures dan potensinya sebagai bagian dari strategi perdagangan mereka,” ujar Ryan Lymn.

Potensi tersebut sejalan dengan perkembangan pasar derivatif secara global. Berdasarkan data CoinMarketCap yang dibahas dalam acara, perdagangan derivatif menyumbang sekitar 79% dari total volume perdagangan aset kripto global. 

Di Indonesia, nilai transaksi aset kripto mencapai Rp28,58 triliun pada Juni 2026, naik 24,20% secara bulanan, sementara jumlah investor telah mencapai lebih dari 22 juta, berdasarkan data OJK.

Bittime meluncurkan layanan perdagangan derivatif aset keuangan digital pada 15 Juli 2026, setelah memperoleh izin yang diterbitkan oleh PT Central Finansial X (CFX). Bittime menjadi pedagang aset keuangan digital pertama yang memperoleh izin melalui proses perizinan secara penuh di bawah era pengawasan OJK.

Penyebutan pertama merujuk pada proses perizinan yang sejak awal berlangsung sepenuhnya dalam kerangka regulasi OJK, setelah pengaturan dan pengawasan aset kripto beralih dari Bappebti kepada OJK.

Dengan hadirnya Bittime Futures, Bittime kini menawarkan portofolio 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Futures. Bittime Futures menyediakan 49 pasangan perdagangan, pilihan posisi Long dan Short, leverage hingga 25x, serta opsi Cross Margin dan Isolated Margin.

Data perdagangan Bittime juga menunjukkan BTCUSDT-PERP dan PUMPUSDT-PERP secara konsisten berada di posisi dua teratas dalam daftar pair Futures, baik pada periode satu minggu terakhir maupun 21 hari terakhir. Sementara itu, ETHUSDT-PERP, WLDUSDT-PERP, dan HYPEUSDT-PERP juga masuk dalam lima besar pada kedua periode tersebut. 

Pertumbuhan Harus Diiringi Edukasi dan Literasi

Di tengah peluang pertumbuhan Futures, Ryan menilai edukasi dan literasi tetap menjadi bagian penting karena instrumen tersebut memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan perdagangan Spot.

“Kami tidak hanya ingin mengejar pertumbuhan volume. Pengguna juga perlu memahami cara kerja Futures, termasuk risiko leverage dan pentingnya manajemen risiko. Pertumbuhan pasar harus berjalan bersama dengan edukasi dan literasi yang baik,” kata Ryan.

Menurutnya, fleksibilitas untuk mengambil posisi Long maupun Short dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi trader dalam merespons kondisi pasar, tetapi perlu diimbangi pemahaman yang memadai sebelum melakukan transaksi.

“Kami melihat antusiasme yang sangat positif dari peserta. Banyak yang tidak hanya tertarik pada peluang Futures, tetapi juga ingin memahami bagaimana menggunakannya secara lebih bertanggung jawab. Ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan pasar Futures di Indonesia,” ujar Ryan.

Bittime menilai Futures akan menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan ekosistem produk perusahaan, sejalan dengan visi Bittime sebagai gerbang masyarakat Indonesia menuju berbagai aset global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saham MPLX Mendadak Jadi Sorotan, Apa yang Membuat Investor Tertarik?

Saham MPLX (NYSE: MPLX) kembali menjadi perhatian investor di pasar saham Amerika Serikat. Perusahaan infrastruktur energi tersebut menarik minat pasar setelah mencatatkan kinerja keuangan yang solid, mempertahankan distribusi tunai bagi pemegang unit, serta memberikan pandangan pertumbuhan yang cukup agresif untuk beberapa tahun ke depan.

MPLX merupakan perusahaan midstream yang memiliki dan mengoperasikan berbagai aset infrastruktur energi di Amerika Serikat. Bisnisnya mencakup pengangkutan dan penyimpanan minyak mentah serta produk olahan, hingga layanan pengumpulan, pemrosesan, dan pengangkutan gas alam serta natural gas liquids (NGL).

Berbeda dengan perusahaan energi yang pendapatannya sangat bergantung pada harga jual minyak atau gas, bisnis midstream seperti MPLX lebih banyak berfokus pada infrastruktur dan volume yang mengalir melalui aset-asetnya. Hal ini membuat investor melihat MPLX sebagai salah satu saham energi yang memiliki karakter pendapatan dan arus kas yang relatif stabil.

Kinerja Kuartal II 2026 Jadi Salah Satu Pendorong

Perhatian terhadap MPLX semakin meningkat setelah perusahaan merilis laporan keuangan kuartal II 2026 pada awal Agustus. MPLX mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada perusahaan sebesar $1,077 miliar, meningkat dibandingkan $1,048 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, adjusted EBITDA mencapai $1,775 miliar, naik dari $1,690 miliar pada kuartal II 2025. Pertumbuhan tersebut didukung oleh kontribusi dari dua segmen utama MPLX, yaitu Crude Oil and Products Logistics serta Natural Gas and NGL Services.

Dari sisi pendapatan, hasil MPLX juga melampaui ekspektasi pasar. Total pendapatan dan pendapatan lainnya meningkat sekitar 10,3% secara tahunan menjadi $3,31 miliar. Pertumbuhan aktivitas pengumpulan dan fraksinasi gas menjadi salah satu faktor yang mendukung kinerja perusahaan selama kuartal tersebut.

Kinerja tersebut menjadi penting karena investor tengah memperhatikan kemampuan perusahaan energi untuk tetap menghasilkan arus kas di tengah perubahan harga komoditas dan dinamika permintaan energi. Dalam kasus MPLX, pertumbuhan volume bisnis gas alam dan NGL memberikan sinyal positif terhadap ekspansi bisnisnya.

Distribusi Tinggi Masih Menjadi Daya Tarik Utama

Selain kinerja operasional, salah satu alasan MPLX banyak diperhatikan adalah kebijakan pengembalian modal kepada investor. Perusahaan menetapkan distribusi kuartal II 2026 sebesar $1,0765 per common unit.

Secara tahunan, angka tersebut setara dengan sekitar $4,31 per unit apabila distribusi dipertahankan pada tingkat yang sama. MPLX juga mencatatkan distribution coverage ratio sebesar 1,3 kali pada kuartal II 2026, yang menunjukkan bahwa arus kas distributable perusahaan masih mampu menopang pembayaran kepada pemegang unit.

Pada kuartal tersebut, MPLX menghasilkan distributable cash flow sebesar $1,45 miliar dan mengembalikan lebih dari $1,1 miliar kepada pemegang unit. Pengembalian tersebut tidak hanya berasal dari distribusi tunai, tetapi juga mencakup pembelian kembali unit.

Bagi investor yang mencari saham dengan potensi pendapatan rutin, kombinasi antara distribusi dan arus kas yang kuat menjadi salah satu faktor utama yang membuat MPLX menarik perhatian. Berdasarkan data pasar terbaru yang tersedia, saham MPLX juga memiliki forward yield di kisaran 7%, meskipun tingkat imbal hasil dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham dan kebijakan distribusi perusahaan.

Target Pertumbuhan Distribusi Jadi Katalis Baru

Hal lain yang membuat pasar semakin memperhatikan MPLX adalah panduan pertumbuhan distribusinya. Dalam laporan kuartal II 2026, perusahaan menyatakan ekspektasi kenaikan distribusi sebesar 12,5% pada 2026 dan 2027.

Jika target tersebut dapat direalisasikan, MPLX berpotensi semakin menarik bagi investor yang berorientasi pada pendapatan. Namun, rencana kenaikan distribusi tentu akan berjalan bersamaan dengan kebutuhan perusahaan untuk membiayai ekspansi dan menjaga struktur keuangan.

MPLX sendiri terus mengembangkan bisnis Natural Gas dan NGL. Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah dimulainya operasi fasilitas pemrosesan Harmon Creek III pada Agustus serta pengembangan kapasitas pengolahan sour gas di kawasan Permian. Ekspansi ini menunjukkan upaya perusahaan untuk menangkap pertumbuhan produksi energi di wilayah-wilayah strategis Amerika Serikat.

Di sisi lain, investor tetap perlu mencermati risiko yang ada. MPLX memiliki leverage ratio sebesar 3,7 kali pada akhir kuartal II 2026. Selain itu, ekspansi aset membutuhkan belanja modal yang besar sehingga perusahaan harus menjaga keseimbangan antara investasi pertumbuhan, pengelolaan utang, dan pengembalian modal kepada investor.

Bagaimana Pergerakan Saham MPLX?

Saham MPLX sempat bergerak mendekati level tertinggi dalam 52 minggu terakhir setelah laporan keuangan kuartal II dirilis. Data pasar menunjukkan saham ini sempat menyentuh $60,95 pada 5 Agustus 2026, sementara kisaran harga 52 minggu berada antara $47,80 hingga $60,95.

Kenaikan perhatian terhadap MPLX mencerminkan bagaimana investor saat ini tidak hanya fokus pada saham teknologi atau perusahaan yang terkait dengan kecerdasan buatan. Saham energi dengan arus kas kuat dan potensi pengembalian modal juga tetap menjadi bagian penting dalam strategi diversifikasi portofolio.

Meski demikian, investor perlu memahami bahwa MPLX tetap memiliki risiko yang terkait dengan industri energi. Perubahan permintaan minyak dan gas dalam jangka panjang, kondisi ekonomi, regulasi, belanja modal, hingga potensi peningkatan utang dapat memengaruhi kinerja perusahaan di masa depan.

Karena itu, investor sebaiknya tidak hanya melihat tingginya distribusi atau pergerakan harga saham dalam jangka pendek. Analisis terhadap kondisi keuangan, strategi ekspansi, kemampuan menghasilkan arus kas, serta risiko industri tetap penting dilakukan sebelum mengambil keputusan investasi.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplor berbagai aset kripto lainnya.

Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang terpercaya dan aman, yang dapat menjadi pilihan bagi para investor di Indonesia. Bagi investor yang baru ingin memulai investasi juga tidak perlu khawatir. Di aplikasi ini, aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Nanovest juga berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Informasi lebih lanjut dapat kamu kunjungi melalui website resmi Nanovest. Bagi kamu yang ingin mulai menggunakan Nanovest, aplikasinya sudah tersedia di Play Store maupun App Store.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES