IHSG Anjlok 8,01% Usai MSCI Soroti Status Pasar Indonesia, Perdagangan Berjangka Jadi Perhatian

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8,01% ke level 5.393,92 pada pembukaan perdagangan Jumat (16/10/2026), terkoreksi 469,86 poin. Penurunan tajam ini mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan trading halt selama 30 menit.

Tekanan pasar muncul setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada 15 Oktober 2026 membuka konsultasi mengenai usulan perubahan klasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

MSCI menyoroti kekhawatiran terkait kelayakan investasi, transparansi struktur kepemilikan saham, konsentrasi kepemilikan, serta dugaan aktivitas perdagangan terkoordinasi yang dinilai dapat mengganggu pembentukan harga saham secara wajar. MSCI juga menilai belum terdapat bukti konsisten bahwa reformasi pasar modal Indonesia telah menghasilkan perbaikan yang berarti dan berkelanjutan.

Konsultasi tersebut berlangsung hingga 30 April 2027, dengan keputusan final diperkirakan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027. Selama proses ini, Indonesia masih berstatus Emerging Market.

Status tersebut penting karena menjadi acuan bagi sejumlah investor institusional dan produk investasi global dalam mengalokasikan dana. Jika reklasifikasi terealisasi, penyesuaian portofolio investor berpotensi memengaruhi arus modal asing, likuiditas, dan sentimen pasar saham domestik.

 

Pasar Turun, Peluang Transaksi Tetap Ada?

Anjloknya IHSG menunjukkan bagaimana perubahan sentimen global dapat menekan harga saham dan nilai portofolio investor. Namun, setiap instrumen keuangan memiliki mekanisme transaksi yang berbeda.

Dalam perdagangan berjangka atau Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), pelaku pasar dapat mengambil posisi beli (long) ketika memperkirakan harga naik atau posisi jual (short) ketika memperkirakan harga turun, sesuai dengan karakteristik produk yang diperdagangkan.

Fleksibilitas ini memungkinkan peluang transaksi muncul dari pergerakan harga ke dua arah. Melalui Dupoin Futures, dinamika pasar global dan karakteristik instrumen derivatif menjadi bagian dari konteks yang perlu dipahami pelaku pasar ketika mengevaluasi strategi transaksi.

Dupoin Futures Soroti Pentingnya Diversifikasi

Dupoin Futures menilai pelemahan IHSG tidak dapat dilepaskan dari kombinasi sentimen domestik dan tekanan eksternal. Selain isu transparansi dan tata kelola pasar yang menjadi perhatian MSCI, ketidakpastian arah suku bunga Amerika Serikat, penguatan dolar AS, serta risiko geopolitik turut memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko di negara berkembang.

Instrumen derivatif seperti forex, emas, indeks, dan komoditas memiliki faktor penggerak harga yang berbeda. Pergerakannya dapat dipengaruhi oleh kebijakan moneter, kekuatan dolar AS, data ekonomi, hingga perkembangan geopolitik. Karena itu, pemahaman terhadap karakteristik setiap instrumen menjadi bagian penting dalam mengevaluasi peluang dan risiko transaksi.

Dalam konteks tersebut, Dupoin Futures dapat menjadi salah satu alternatif penyedia layanan perdagangan berjangka yang dievaluasi oleh calon nasabah sesuai kebutuhan dan profil risikonya. Namun, penggunaan derivatif tidak otomatis mengurangi risiko portofolio. Efektivitas diversifikasi maupun lindung nilai bergantung pada instrumen, ukuran posisi, dan hubungan pergerakan harga aset yang digunakan.

Meski demikian, peluang transaksi tidak menjamin keuntungan. Perdagangan berjangka memiliki risiko kerugian yang signifikan, terlebih penggunaan leverage dapat memperbesar keuntungan maupun kerugian.

Di tengah ketidakpastian status pasar Indonesia dan tekanan IHSG, pemahaman terhadap perkembangan ekonomi global, sentimen pasar, serta pengelolaan risiko menjadi penting sebelum mengambil keputusan transaksi. Sementara itu, arah IHSG hingga akhir 2026 akan turut dipengaruhi oleh perkembangan reformasi pasar modal, respons MSCI, arus dana asing, stabilitas rupiah, serta kebijakan moneter global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya

Proses penjualan tidak berakhir ketika pelanggan menandatangani kontrak atau menyelesaikan transaksi. Setelah pembelian, pelanggan tetap membutuhkan dukungan agar produk atau layanan yang mereka gunakan memberikan manfaat sesuai ekspektasi. Karena itu, after-sales service atau layanan purnajual menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hubungan bisnis setelah transaksi berlangsung.

Sebuah studi menjelaskan bahwa after-sales service adalah layanan yang diberikan kepada konsumen setelah pembelian. Dalam konteks bisnis, artinya memastikan pelanggan memperoleh dukungan yang sesuai saat menggunakan produk atau layanan tersebut.

Menurut Harvard Business Review, riset Frederick Reichheld dari Bain & Company menunjukkan bahwa peningkatan customer retention sebesar 5% dapat meningkatkan profit sebesar 25% hingga 95%, tergantung industri. Meski begitu, dalam praktiknya after-sales service masih kerap dipersepsikan sebatas penanganan keluhan atau masalah teknis.

Pandangan ini sering memicu kekeliruan operasional yang membuat klien kecewa. Agar reputasi bisnis Anda tetap terjaga, berikut 5 kesalahan umum dalam after-sales service yang wajib diwaspadai beserta solusinya.

1. Miskomunikasi dan Lupa Detail Hasil Percakapan

Salah satu keluhan mendasar pelanggan pascapenjualan adalah ketidaksesuaian antara apa yang didiskusikan saat sesi onboarding atau review meeting dengan eksekusi di lapangan. Ketika pelanggan harus mengulang informasi yang sama kepada Account Manager atau tim Customer Success yang berbeda, kepercayaan mereka terhadap konsistensi layanan dapat berkurang.

Cara Mengatasinya:

Terapkan sistem dokumentasi rapat yang terpusat dan konsisten. Jangan mengandalkan catatan manual yang berisiko hilang atau tidak lengkap. Alat bantu berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti MiiTel Meetings dapat merekam dan membuat transkripsi otomatis dari sesi rapat online. Dengan fitur notulensi dan rangkuman otomatis, tim Anda dapat menangkap seluruh action items dan kesepakatan secara akurat tanpa khawatir ada detail yang terlewat.

2. Komunikasi yang Lambat dan Pasif

Banyak tim support baru bergerak ketika pelanggan mengajukan komplain (reactive mode). Pendekatan ini membuat kendala yang sebenarnya bisa diantisipasi terlambat ditangani. Selain itu, respons yang lambat saat pelanggan membutuhkan bantuan akan memberi kesan bahwa perusahaan hanya peduli pada penjualan awal.

Cara Mengatasinya:

Ubah pendekatan Anda menjadi proaktif. Buatlah jadwal check-in berkala untuk menanyakan penggunaan produk dan kendala yang dihadapi. Tetapkan Service Level Agreement (SLA) yang jelas untuk waktu tanggapan komunikasi. Semakin cepat dan proaktif tim Anda menyelesaikan potensi masalah, semakin tinggi kepuasan pelanggan terhadap kualitas after-sales service Anda.

3. Kurangnya Empati dan Evaluasi Nada Bicara dalam Interaksi dengan Pelanggan

Dalam melayani pelanggan yang sedang menghadapi masalah, penyampaian informasi saja tidak cukup. Banyak kegagalan after-sales service terjadi karena staf menangani keluhan secara dingin, kaku, atau terkesan mengabaikan frustrasi pelanggan. Nada bicara dan tingkat kepedulian tim sangat menentukan apakah pelanggan akan bertahan atau beralih ke kompetitor.

Cara Mengatasinya:

Lakukan pelatihan berkala (coaching) mengenai active listening dan empati bagi tim Customer Success atau Account Management. Evaluasi tidak hanya berdasarkan hasil akhir pertemuan, tetapi juga proses komunikasi di dalamnya.

Teknologi analisis rapat dapat mendukung proses ini. MiiTel Meetings membantu supervisor mengevaluasi pola komunikasi seperti talk-to-listen ratio, kecepatan bicara, intonasi, dan kata kunci yang muncul dalam percakapan.

Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan coaching. Dengan begitu, supervisor tidak hanya memberi umpan balik berdasarkan kesan pribadi, tetapi memiliki data interaksi untuk mengidentifikasi pola komunikasi yang perlu diperbaiki.

4. Sulit Melacak Detail Diskusi Penting dari Rekaman Rapat yang Panjang

Seiring bertambahnya jumlah klien, tim after-sales harus mengelola puluhan sesi rapat setiap minggu. Ketika tim perlu memverifikasi poin spesifik yang disampaikan klien beberapa bulan lalu, memutar ulang rekaman berdurasi satu jam tentu tidak efisien dan memakan waktu.

Cara Mengatasinya:

Gunakan sistem pencarian pintar pada arsip dokumentasi rapat Anda. Melalui fitur Keyword Search MiiTel Meetings, tim dapat dengan cepat menemukan kata kunci atau topik tertentu dalam rekaman dan transkrip rapat tanpa harus memutar ulang seluruh durasi video. Kemampuan ini mempercepat penanganan masalah dan memastikan setiap janji layanan dapat ditindaklanjuti dengan akurat.

5. Tidak Ada Evaluasi Berkelanjutan Berdasarkan Data Interaksi

Kesalahan lainnya adalah menganggap proses after-sales service sudah berjalan baik tanpa evaluasi berkala. Padahal, interaksi dengan pelanggan menyimpan banyak informasi tentang masalah yang berulang, kebutuhan yang belum terpenuhi, dan bagian layanan yang masih perlu diperbaiki.

Tanpa analisis data interaksi, perusahaan akan sulit mengetahui apakah suatu masalah hanya terjadi pada satu pelanggan atau merupakan pola yang dialami banyak pelanggan.

Cara Mengatasinya:

Jika diperlukan, integrasikan data hasil rapat dengan CRM yang digunakan tim. Tinjau topik yang paling sering dikeluhkan atau ditanyakan klien. Dengan memantau analisis percakapan secara terstruktur, manajemen dapat mengambil keputusan berbasis data (data-driven decisions) untuk memperbarui materi onboarding, menyempurnakan fitur produk, maupun mengoptimalkan SOP pelayanan.

Mengoptimalkan Layanan Purnajual demi Pertumbuhan Bisnis

Membangun strategi after-sales service yang solid memerlukan kombinasi antara kepekaan komunikasi tim dan dukungan teknologi yang tepat. Dengan menutup kesenjangan komunikasi, menjaga empati, serta mendokumentasikan setiap kebutuhan klien secara presisi, bisnis Anda tidak hanya mampu mempertahankan pelanggan lama, tetapi juga membuka peluang cross-selling dan upselling di masa depan.

Siap Meningkatkan Kualitas After-Sales Service Bisnis Anda?

Ciptakan pengalaman purnajual yang bebas miskomunikasi dan tingkatkan kepuasan pelanggan Anda bersama MiiTel Meetings. Otomatiskan transkripsi rapat, analisis kualitas komunikasi tim, dan temukan poin penting rapat dalam hitungan detik.

Kunjungi miitel.id untuk konsultasi dan demo gratis MiiTel.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Risiko Menggunakan Sparepart Komatsu Non-Original dan Cara Mendapatkan Part Asli Bergaransi melalui UT Connect

Dalam memilih sparepart alat berat, sering kali harga menjadi pertimbangan utama karena dianggap dapat menekan Total Cost of Ownership (TCO). Namun, penggunaan sparepart non-original justru berpotensi menimbulkan biaya tersembunyi (hidden costs) atau tambahan di kemudian hari.

Komponen seperti engine, hidrolik, transmisi, dan undercarriage bekerja dalam kondisi berat dan saling terhubung. Karena itu, kualitas dan kecocokan sparepart penting untuk menjaga performa dan keandalan unit.

Di Indonesia, United Tractors merupakan distributor resmi tunggal Komatsu. Melalui platform digital UT Connect, pengguna alat berat dapat membeli Komatsu Genuine Parts melalui jalur resmi United Tractors dengan dukungan garansi. Simak pembahasan berikut, untuk mengetahui risiko serta cara mendapatkan part aslinya.

Risiko dan Biaya Tersembunyi Sparepart Komatsu Non-Original

Penggunaan sparepart yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis unit Komatsu dapat meningkatkan risiko gangguan operasional, terutama pada komponen yang memiliki peran penting terhadap performa alat berat.

Berikut beberapa risiko yang perlu diperhatikan:

1. Umur Pakai Komponen Lebih Pendek

Sparepart asli Komatsu (Komatsu Genuine Parts) dirancang berdasarkan spesifikasi teknis unit Komatsu, termasuk material, ukuran, toleransi, dan standar manufaktur.

Sementara itu, sparepart non-original dapat memiliki perbedaan pada aspek presisi, material, maupun proses produksi. Perbedaan tersebut dapat menyebabkan komponen lebih cepat mengalami:

1. keausan
2. kebocoran
3. deformasi
4. penurunan performa

Akibatnya, frekuensi penggantian sparepart menjadi lebih tinggi dan biaya perawatan dapat meningkat dalam jangka panjang.

2. Risiko Kerusakan Berantai pada Komponen Utama

Alat berat merupakan sistem yang terdiri dari berbagai komponen yang bekerja secara terintegrasi. Kegagalan satu sparepart dapat memberikan dampak terhadap komponen lainnya.

Sebagai contoh, penggunaan filter dengan kualitas yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko kontaminasi masuk ke sistem engine atau hidrolik.

Selain itu, komponen seperti seal, bearing, dan hose yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan gangguan yang berkembang menjadi kerusakan lebih besar pada:

– hydraulic pump
– transmission
– final drive
– engine

Biaya perbaikan komponen utama tersebut tentu dapat jauh lebih besar dibandingkan selisih harga antara sparepart asli dan non-original.

3. Downtime yang Mengganggu Produktivitas Operasional

Dalam sektor pertambangan, konstruksi, perkebunan, dan industri lainnya, waktu operasional alat berat memiliki nilai ekonomi yang besar.

Ketika unit berhenti akibat kegagalan sparepart, perusahaan dapat menghadapi biaya tersembunyi seperti:

– target produksi yang tertunda
– waktu kerja operator yang tidak produktif
– biaya mobilisasi teknisi
– biaya transportasi
– kebutuhan unit pengganti

Karena itu, harga sparepart tidak dapat menjadi satu-satunya pertimbangan. Risiko downtime juga perlu masuk dalam perhitungan biaya perawatan.

4. Risiko terhadap Garansi dan Dukungan Resmi

Penggunaan sparepart yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau tidak memiliki asal-usul yang jelas dapat meningkatkan risiko terhadap dukungan garansi, terutama apabila kerusakan berkaitan dengan komponen tersebut.

Untuk menjaga keandalan unit dan memastikan kesesuaian komponen, sangat disarankan untuk menggunakan sparepart asli Komatsu Genuine Parts melalui jalur pembelian yang resmi.

Dengan mendapatkan sparepart dari sumber resmi, pengguna dapat memastikan informasi produk, nomor part, serta dukungan layanan lebih mudah diverifikasi.

Menghitung Biaya Sparepart Alat Berat Tidak Cukup dari Harga Awal

Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam memilih sparepart adalah hanya membandingkan harga pembelian. Padahal, biaya sebenarnya perlu mempertimbangkan faktor lain seperti:

– harga sparepart
– biaya pemasangan
– umur pakai komponen
– frekuensi penggantian
– risiko kerusakan komponen lain
– potensi kehilangan produktivitas akibat downtime.

Gunakan pendekatan Total Cost of Ownership (TCO) untuk membantu perusahaan dalam melihat biaya secara lebih menyeluruh sehingga keputusan pembelian tidak hanya berdasarkan harga awal.

Promo Harga Sparepart Alat Berat Komatsu Bergaransi di Indonesia

Bagi pengguna alat berat Komatsu yang ingin mendapatkan sparepart asli dengan dukungan resmi, UT Connect dari United Tractors menyediakan platform digital untuk kebutuhan pembelian Komatsu Genuine Parts.

Melalui UT Connect, pengguna dapat mencari kebutuhan sparepart Komatsu secara online, termasuk berdasarkan model unit maupun nomor part (part number).

Melalui Klik UT dari UT Connect, pengguna dapat memperoleh berbagai kemudahan, antara lain:

– Jaminan produk Komatsu Genuine Parts melalui platform resmi United Tractors.
– Transaksi sparepart secara praktis 24/7 karena proses pemesanan dapat dilakukan secara online.
– Dukungan garansi produk sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
– Akses promo berkala dan penawaran sparepart untuk membantu pengguna mendapatkan kebutuhan komponen dengan lebih efisien.
– Fitur voucher belanja yang dapat digunakan untuk mendapatkan nilai transaksi yang lebih hemat.
– Dukungan jaringan United Tractors di seluruh Indonesia untuk membantu proses distribusi dan layanan kebutuhan sparepart.

Pengguna dapat melihat katalog dan melakukan transaksi sparepart Komatsu melalui halaman resmi UT Connect Part Online Transaction.

Selain itu, informasi mengenai promo dan penawaran sparepart juga tersedia sesuai dengan periode program yang berlaku.

Kebutuhan sparepart Komatsu yang tersedia mencakup berbagai komponen untuk mendukung perawatan dan operasional alat berat, seperti:

– Komatsu Genuine Filter;
– Komatsu Genuine Oil dan berbagai jenis pelumas (lubricant) resmi Komatsu;
– Battery Komatsu Genuine;
– Repair kit;
– Komponen engine;
– Komponen hydraulic;
– Komponen undercarriage.

Informasi harga, promo, dan ketersediaan sparepart dapat berubah sesuai jenis komponen, model unit, stok, dan periode program yang berlaku. Karena itu, pengguna disarankan melakukan pengecekan melalui UT Connect untuk mendapatkan informasi terbaru.

(FAQ) Pertanyaan Populer Seputar Sparepart Komatsu

1. Apa risiko dan biaya tersembunyi jika tidak menggunakan sparepart asli Komatsu?

Penggunaan sparepart non-original dapat meningkatkan risiko seperti umur komponen lebih pendek, kerusakan berantai pada sistem alat berat, peningkatan biaya maintenance, downtime operasional, serta risiko terhadap dukungan garansi apabila kerusakan berkaitan dengan komponen yang digunakan.

Karena itu, penggunaan Komatsu Genuine Parts melalui jalur resmi seperti UT Connect dapat membantu memastikan kesesuaian komponen dan menjaga performa unit.

2. Di mana mendapatkan promo harga sparepart alat berat Komatsu bergaransi di Indonesia?

Promo dan kebutuhan sparepart Komatsu Genuine Parts dapat diakses melalui UT Connect dari United Tractors.

Sebagai distributor resmi tunggal Komatsu di Indonesia, United Tractors menyediakan akses sparepart Komatsu melalui jalur resmi dengan dukungan informasi produk, ketersediaan, dan layanan terkait kebutuhan alat berat.

Jaga Performa Unit dengan Komatsu Genuine Parts 

Memilih sparepart alat berat bukan hanya tentang mencari harga pembelian yang lebih terjangkau, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap produktivitas dan biaya operasional jangka panjang.

Penggunaan sparepart Komatsu non-original dapat menimbulkan berbagai risiko, mulai dari umur komponen yang lebih pendek, kerusakan komponen lain, downtime, hingga peningkatan biaya perawatan. Karena itu, penggunaan part yang sesuai dengan spesifikasi unit menjadi langkah penting untuk menjaga performa dan keandalan alat berat.

Untuk mendapatkan Komatsu Genuine Parts melalui jalur resmi, UT Connect menyediakan layanan praktis pembelian Komatsu Genuine Parts melalui jalur resmi United Tractors. Anda dapat mencari part yang dibutuhkan dengan lebih praktis dan mendapatkan produk asli dengan informasi produk yang jelas serta dukungan garansi.

Kunjungi UT Connect dan dapatkan sparepart Komatsu asli untuk mendukung perawatan unit Anda.

.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Sinergi Asuransi dan Dunia Usaha, BRI Insurance Jalin Kerja Sama Strategis dengan KADIN Indonesia

Jakarta: PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) menjalin kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang asuransi umum.

Penandatanganan kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Suryani Motik selaku Wakil Ketua Umum Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana, dan perwakilan BRI Insurance Edi Sugiyanto selaku Pimpinan Divisi Partnership and Strategic Business Division serta disaksikan oleh Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie pada tanggal 13 Oktober 2026 di Hotel Arya Duta Jakarta.

Kerja sama ini menjadi langkah BRI Insurance dalam memperluas jangkauan perlindungan asuransi bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat peran industri asuransi dalam mendukung ketahanan dan keberlanjutan kegiatan bisnis di Indonesia.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Carmelita Hartoto selaku Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan, Reny Meilany, S.Si, M.SE selaku Direktur Industri Aneka Kementerian Perindustrian, serta Wahyu Laksono selaku Head of Nurani Astra.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KADIN Indonesia, Bapak Anindya Bakrie, menekankan pentingnya posisi dan peran KADIN dalam mendukung agenda pembangunan nasional serta memperkuat ekosistem dunia usaha. Sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus wadah bagi para pelaku usaha, KADIN memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan kepemimpinan dan menjalankan perannya secara optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Sebagai mitra strategis pemerintah dan wadah dunia usaha, kita harus mampu menunjukkan kepemimpinan serta menjalankan peran dan kedudukan kita dengan baik. Dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk terus berkembang, membangun sinergi, dan menciptakan peluang yang memberikan manfaat lebih luas bagi perekonomian nasional. Prinsip business supports business menjadi penting, karena ketika pelaku usaha saling mendukung, kita dapat membangun ekosistem bisnis yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan.”

Edi Sugiyanto selaku Pimpinan Divisi Partnership and Strategic Business Division BRI Insurance mengatakan bahwa “BRI Insurance memandang perlindungan asuransi sebagai salah satu elemen penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Di tengah dinamika ekonomi dan beragam tantangan bisnis, risiko terhadap aset maupun kegiatan operasional dapat memengaruhi stabilitas perusahaan. Kehadiran perlindungan asuransi umum menjadi bagian dari upaya pengelolaan risiko agar pelaku usaha dapat menjalankan kegiatan bisnis dengan lebih terencana.” ucap Edi Sugiyanto.

Melalui kerja sama dengan KADIN Indonesia, BRI Insurance berupaya memperluas akses terhadap solusi perlindungan asuransi sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya mitigasi risiko. Sinergi ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai sektor usaha, sehingga kebutuhan perlindungan dapat semakin dipahami sebagai bagian dari strategi menjaga keberlangsungan bisnis.

Saat ditemui secara langsung Budi Legowo selaku Direktur Utama BRI Insurance mengatakan “Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang asuransi umum, BRI Insurance terus berkomitmen menghadirkan layanan perlindungan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan solusi asuransi, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung kebutuhan perlindungan aset dan kegiatan operasional pelaku usaha.” ujar Budi Legowo.

Melalui langkah ini, BRI Insurance menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam mendukung ketahanan dunia usaha melalui layanan asuransi umum yang profesional dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Ke depan, BRI Insurance berharap sinergi dengan KADIN Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS UNIVERSITY Ajak Siswa SMA Eksplorasi Dunia Teknologi Lewat Computer Science Festival 2026, Hadirkan Puluhan Karya Teknologi Mahasiswa

Jakarta, 24 September 2026 – BINUS University kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak
talenta digital masa depan melalui penyelenggaraan Computer Science Festival
2026. Acara yang dirancang khusus bagi para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)
ini menampilkan lebih dari 20 karya inovasi teknologi terdepan hasil
pengembangan mahasiswa Computer Science BINUS @Kemanggisan.

Mengusung semangat eksplorasi dan kreativitas teknologi, festival ini
bertujuan untuk memperkenalkan dunia ilmu komputer secara nyata, interaktif,
dan menyenangkan kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, para siswa SMA
tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga dapat merasakan pengalaman langsung mencoba berbagai produk
inovatif, mengeksplorasi teknologi terkini, serta menyaksikan karya-karya
futuristik pertama mereka di bidang computer science.

Dr. Reina, S.Kom., M.M., selaku Direktur Kampus BINUS @Kemanggisan menyampaikan bahwa kegiatan
ini merupakan wujud nyata kontribusi institusi dalam membangun ekosistem
pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. “Computer Science
Festival tahun ini menjadi sarana strategis untuk mendekatkan dunia pendidikan
tinggi kepada generasi muda, sekaligus menumbuhkan inspirasi bagi siswa SMA
untuk melihat bagaimana teknologi dapat menjadi solusi bagi masa depan
bangsa,” ujarnya.

Selain pameran inovasi teknologi, acara ini juga dimeriahkan oleh
berbagai fun activities yang dirancang untuk membangkitkan antusiasme peserta,
di antaranya pameran dan uji coba produk yang menampilkan lebih dari 20 inovasi
karya mahasiswa, tech demos berupa demonstrasi teknologi mutakhir yang
interaktif dan edukatif, interactive experiences untuk pengalaman imersif
berbasis digital, hingga berbagai games dan hiburan seru berhadiah menarik yang
menyemarakkan suasana festival.

Deretan inovasi yang dipamerkan meliputi berbagai solusi teknologi
mutakhir karya mahasiswa, mulai dari aplikasi berbasis AR seperti Screaming
Chicken dan NusaTale, platform SaaS seperti MixKatalog dan StairsLife, aplikasi
edukasi pencegah hoaks Argumento, sistem transportasi cerdas berbasis AI
TraffiCore-AI, platform pengurangan food waste FoodSaver dan HapHap, hingga
berbagai solusi berbasis machine learning dan deep learning seperti
TraffiCore-AI, X-Ray Bone Fracture Detector, Sentiment Classifier, NBA Rookie
Career Predictor, Toxic Comment Detector (SaySomething), KosIn, DiabeteBot, dan
StressPredict. Turut ditampilkan pula karya kreatif lainnya seperti platform
e-commerce tenun LARASANA, BINUS Marketplace, sistem pelaporan fasilitas kampus
SiRUKA dan platform pelaporan infrastruktur komunitas, media pembelajaran AR
Tata Surya, platform peminjaman venue olahraga, serta ekstensi manajemen tab
browser Tabkeep.

Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir.
Derwin Suhartono, S.Kom., MTI.,
menambahkan bahwa puluhan karya yang
dipamerkan merupakan manifestasi dari kreativitas dan kemampuan problem-solving
mahasiswa. “Melalui ajang ini, kami ingin memperlihatkan bahwa mahasiswa
Computer Science BINUS University tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi
benar-benar menghasilkan karya inovatif yang aplikatif dan berdampak luas bagi
masyarakat,” tuturnya.

Besar harapan School of Computer Science agar festival ini tidak hanya
menjadi pameran hasil karya, tetapi juga menjadi batu loncatan strategis untuk
melahirkan generasi technopreneur dan problem solver masa depan. Para siswa SMA
yang hadir diharapkan juga dapat melihat langsung bagaimana ilmu komputer mampu
menjawab tantangan nyata di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan,
lingkungan, hingga transportasi, sehingga semakin termotivasi untuk mengambil
bagian dalam perjalanan transformasi digital Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, Ir. Andry Chowanda, S.Kom., MM, Ph.D.,
MBCS, CME, IPM, SMIEEE
selaku Head of Computer Science Department – Greater
Jakarta, mengungkapkan antusiasmenya terhadap partisipasi aktif para siswa SMA
dalam mengeksplorasi karya-karya tersebut. “Kami sangat senang melihat
tingginya rasa ingin tahu para siswa SMA yang hadir. Harapannya, pengalaman
langsung mencoba produk, menikmati tech demos, serta merasakan interaksi
teknologi di festival ini dapat menyalakan semangat mereka untuk berkarier dan
berinovasi di bidang ilmu komputer di masa depan,” pungkasnya.

BINUS University berharap kegiatan ini dapat terus menginspirasi generasi
muda Indonesia untuk mendalami bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika
(STEM) serta melahirkan inovator-inovator handal yang siap membawa perubahan
positif bagi dunia. Oleh karena itu, bagi para siswa SMA yang ingin mewujudkan
mimpi dan passion mereka di bidang teknologi, mari bergabung bersama School of
Computer Science BINUS University
. Wujudkan langkah awal karier profesional di dunia digital dengan
memanfaatkan kesempatan khusus melalui StarTech Scholarship, program beasiswa hingga 100% untuk talenta muda berbakat di bidang
teknologi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bali, Jakarta, dan Kepulauan Riau — Tiga Pilot Project Pariwisata Regeneratif Nasional

Mengapa Tiga Destinasi Ini?

Pemerintah Indonesia tidak memilih tiga destinasi regeneratif secara sembarangan. Bali, Jakarta Raya, dan Kepulauan Riau dipilih karena kombinasi karakteristik unik: volume kunjungan wisatawan yang tinggi, tekanan lingkungan yang signifikan, serta potensi besar untuk menjadi model yang dapat direplikasi di daerah lain.

Keputusan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Pariwisata, yang secara eksplisit menetapkan tiga Destinasi Pariwisata Regeneratif (DPR) sebagai pilot project nasional. Menteri Pariwisata juga menggaungkan kampanye #GoBeyondOrdinary di berbagai forum internasional, termasuk ITB Berlin 2026, untuk memperkenalkan destinasi-destinasi ini kepada pasar global.

Bali: Ikon yang Harus Bertransformasi

Bali adalah wajah pariwisata Indonesia di mata dunia — sekaligus destinasi yang paling merasakan dampak negatif dari overtourism. Restorasi lingkungan dan revitalisasi budaya menjadi fokus utama. Gubernur Bali bahkan merumuskan Model REGENESIS atau Model 6M sebagai kerangka pariwisata regeneratif yang mencakup pemulihan ekosistem, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan identitas budaya.

Salah satu inovasi terbaru adalah “Nyegara Gunung Experience” di Desa Besan, Kabupaten Klungkung, yang menghubungkan gunung, desa, dan laut dalam satu paket wisata regeneratif. Dengan harga mulai Rp500.000 per orang untuk perjalanan sehari, paket ini mengajak wisatawan terlibat langsung dalam restorasi lingkungan dari hulu hingga hilir.

Panglipuran Festival Ke-13 tahun 2026 juga menegaskan komitmen Bali terhadap pariwisata regeneratif. Mengusung tema “Harmoni Bumi Panglipuran”, festival ini menempatkan pelestarian adat, budaya, dan lingkungan sebagai fondasi utama.

Jakarta: Regenerasi di Tengah Metropolitan

Jakarta mungkin tampak sebagai pilihan yang tidak biasa untuk pariwisata regeneratif. Namun, sebagai kawasan metropolitan yang ditetapkan dalam RPJMN 2025–2029 sebagai model regeneratif, Jakarta menempatkan Kepulauan Seribu sebagai fokus utama. Di sini, wisatawan dapat terlibat dalam transplantasi terumbu karang, pembersihan pantai, dan peningkatan kompetensi SDM lokal.

Pulau Macan Eco Lodge di Kepulauan Seribu menjadi contoh konkret bagaimana konsep regeneratif diterapkan di kawasan yang mudah diakses dari ibu kota. Lodge ini mengusung prinsip dampak positif terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi regional.

Kepulauan Riau: Menjaga Warisan Maritim

Kepulauan Riau (Kepri) ditetapkan sebagai destinasi regeneratif pada Agustus 2025. Dengan ribuan pulau dan warisan budaya maritim yang kaya, Kepri memiliki potensi besar untuk mengembangkan pariwisata regeneratif yang berbasis pada pelestarian ekosistem pesisir dan pemberdayaan masyarakat pulau.

Geopark Natuna menjadi salah satu andalan Kepri, dengan penekanan pada konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Pulau Penyengat di Tanjungpinang juga ditetapkan sebagai destinasi wisata regeneratif andalan, menggabungkan warisan sejarah Melayu dengan praktik pariwisata yang bertanggung jawab.

Investasi dan Target Ekonomi

Pemerintah menargetkan investasi pariwisata sebesar Rp63,5 triliun pada 2026, dengan fokus utama pada tiga destinasi regeneratif dan 10 destinasi prioritas. Bali disebut akan memulai proses investasi pada Maret 2026.

Tiga destinasi regeneratif ini bukan sekadar proyek percontohan. Mereka adalah bukti bahwa pariwisata dapat — dan harus — menjadi kekuatan positif bagi lingkungan dan masyarakat. Jika berhasil, model ini akan menjadi cetak biru bagi destinasi lain di seluruh Indonesia.

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Konsorsium ACT! (Accelerating Consumer Transformation and Sustainability in Indonesia) Project hadir di Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 dengan booth interaktif dan dua talk show. Kehadiran ini menunjukkan dua hal: tren konsumsi produk berkelanjutan di dalam negeri sudah terjadi dan semakin banyak petani menerapkan praktik produksi berkelanjutan.

Konsorsium ini menjadi bagian dari TEI 2026 bersama anggota dan mitranya melalui rangkaian aktivasi booth dan talk show bertema “Satu Standar, Dua Pasar: Melacak Jejak 4 Komoditas Indonesia dari Kebun ke Meja Konsumen dan Pasar Ekspor Global”. Inisiatif ini bertujuan untuk menampilkan kesiapan rantai pasok komoditas Indonesia, baik di pasar domestik maupun global, sekaligus mendorong para pelaku industri untuk menyadari pentingnya praktik berkelanjutan. Bertempat di Hall B ICE (Indonesia Convention Exhibition) BSD City, booth menghadirkan area diskusi interaktif bersama tim konsorsium, materi edukasi komprehensif, pengalaman virtual reality di perkebunan kopi, serta sesi mencicipi kopi berkelanjutan yang dipandu barista untuk para pengunjung dan pelaku bisnis.

“Melalui partisipasi kami dalam Trade Expo Indonesia 2026, ACT! Project berkomitmen untuk mendukung pelaku industri dan petani dalam menerapkan praktik berkelanjutan, khususnya pada komoditas utama seperti kakao, kopi, teh, dan kelapa sawit. Tren konsumsi berkelanjutan merupakan peluang positif untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing dalam rantai pasok,” ujar Managing Director Asia Pacific Rainforest Alliance, Chandra Panjiwibowo, di Jakarta, 14 Oktober 2026.

Direktur Eksekutif Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI), Ade Aryani,  menambahkan, “Melalui partisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2026, ACT! Project mendorong keterhubungan antara praktik produksi berkelanjutan di tingkat petani dengan kebutuhan pasar dan perilaku konsumsi. Pelaku usaha, khususnya sektor hotel, restoran, dan kafe (HoReKa), memiliki peran strategis dalam memperluas akses konsumen terhadap produk berkelanjutan, termasuk kopi. Melalui kolaborasi di sepanjang rantai nilai dan penguatan ketertelusuran, kami ingin mendorong agar keberlanjutan tidak hanya menjadi bagian dari proses produksi, tetapi juga pertimbangan dalam pemilihan produk oleh pelaku usaha dan konsumen.”

Pada TEI 2026, ACT! Project juga berpartisipasi dalam dua talk show. Sesi pertama bertajuk “Dari Sumber Berkelanjutan menuju Dampak Nyata: Cerita Petani & Pakar Sertifikasi dalam Menjawab Tren Ritel & Horeka Berkelanjutan” digelar pada 14 Oktober 2026. Pembicaranya adalah Manager Consumer Campaign and Engagement Rainforest Alliance, Margareth Meutia; petani teladan yang juga mitra Rikolto, Ketua Koperasi Serba Usaha Petani Kopi Toraja (KOPTAN PPKT) Thomas Upping; Cocoa & Coffee Programme Technical Advisor in Indonesia, Rikolto, Peni Agustijanto; dan Head of People and Coffee Solutions, Anomali Group, Donna Elvina Amelia.

Mereka membahas dinamika dan tantangan dalam mengubah praktik pertanian di lapangan, kondisi nyata di sepanjang rantai produksi, bagaimana sektor ritel dan HoReKa menerapkan praktik pengadaan berkelanjutan dan sertifikasi sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka, serta inisiatif ACT! Project untuk memperluas distribusi dan promosi kopi, teh, cokelat, dan minyak kelapa sawit berkelanjutan.

Sesi kedua digelar pada 15 Oktober 2026 dengan tajuk “Keterlacakan sebagai Nilai Tambah: Membuktikan Kesiapan 4 Komoditas Indonesia Menghadapi EUDR dan Menembus Pasar Global”. Konsorsium ACT! Project memandang persyaratan keberlanjutan dalam perdagangan global sebagai peluang, bukan ancaman, bagi para produsen dan petani untuk menerapkan praktik berkelanjutan serta memperluas jangkauan pasar komoditas Indonesia. Para pembicara yang hadir meliputi Managing Director Asia Pacific, Rainforest Alliance, Chandra Panjiwibowo; petani kakao teladan, Ketua Koperasi Kertasemaya Samaniya (KKS) I Ketut Wiadnyana; serta Data Analyst and Certification Manager, Olam Food Ingredients, Florindo Michael Bell.

Talk show tersebut menyoroti berbagai ketentuan dalam Regulasi Deforestasi Uni Eropa (EUDR), kebijakan UE yang mewajibkan produk komoditas tertentu bebas dari deforestasi, serta Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan peraturan ekspor lainnya yang berkaitan dengan keberlanjutan. Para ahli dan petani mengupas topik-topik ini dengan menyajikan fakta, data, dan pengalaman lapangan, termasuk pemetaan batas lahan, geolokasi, dan pencatatan rantai pasok. Diskusi ini juga menekankan bahwa kesiapan petani mandiri dalam mematuhi peraturan ekspor dapat membuka peluang yang lebih luas melalui praktik berkelanjutan, teknologi ketertelusuran, serta inovasi yang meningkatkan daya saing global komoditas unggulan.

Melalui dua talk show ini, ACT! Project bertujuan untuk menunjukkan keberhasilan praktik berkelanjutan berdasarkan pengalaman para petani, organisasi pendukung, dan pemegang sertifikasi, serta kesiapan sektor kopi, kakao, teh, dan kelapa sawit dalam memenuhi standar keberlanjutan global. Selain itu, ketertelusuran produk juga mempermudah akses ke pasar domestik: komoditas dengan asal-usul yang jelas dapat dijual kepada pembeli ekspor maupun konsumen Indonesia dengan standar yang sama.

Keduanya bermuara pada pesan yang sama: pasar produk berkelanjutan tidak hanya ada di luar negeri. Seiring bertambahnya pemahaman masyarakat dan terbukanya akses pendampingan bagi petani, pelaku industri perlu mulai meningkatkan kualitas melalui prinsip keberlanjutan serta memperbanyak volume produk berkelanjutan atau bersertifikat untuk memenuhi pasar domestik yang terus bertumbuh.

Chandra menegaskan bahwa di masa depan, ACT! Project mampu mendorong transformasi sektor komoditas Indonesia serta meningkatkan kapasitas pelaku industri dan petani dalam memenuhi permintaan pasar. “Dengan demikian, industri dapat menunjukkan bahwa praktik berkelanjutan dapat menjadi katalis bagi perluasan akses pasar serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Chandra.

“Ke depan, kami berharap ACT! Project dapat memperkuat kolaborasi antara produsen, sektor HoReKa, dan konsumen dalam membangun rantai nilai yang lebih transparan dan berkelanjutan. Ketika pelaku usaha semakin mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam pengadaan produk dan konsumen semakin memahami asal-usul produk yang mereka pilih, hal ini dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi komoditas berkelanjutan Indonesia sekaligus mendukung kesejahteraan petani dan kelestarian lingkungan,” ujar Ade.

Untuk mendorong praktik konsumsi berkelanjutan, ACT! Project tengah mengembangkan toolkit komunikasi bagi sektor HoReKa dan ritel, mengadakan lokakarya dengan pemangku kepentingan, serta melibatkan kalangan muda di berbagai kampus, seperti Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta dan Universitas Udayana di Bali, untuk mempraktikkan konsumsi berkelanjutan. Langkah-langkah ini mendukung target ACT! Project hingga tahun 2028, yaitu mengedukasi 800.000 konsumen (50% di antaranya perempuan) agar beralih ke produk kopi, cokelat, teh, dan minyak kelapa sawit bersertifikat, sekaligus mendorong pertumbuhan sebesar 5% dalam konsumsi dan produksi domestik produk bersertifikat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Transfer antarbank menjadi salah satu aktivitas yang cukup sering dilakukan dalam keseharian. Mulai dari mengirim uang kepada keluarga, membayar kebutuhan, hingga memindahkan dana ke rekening lain, semuanya bisa dilakukan melalui aplikasi perbankan.

Namun, biaya administrasi transfer antarbank dapat menjadi pengeluaran tambahan, terutama jika transaksi dilakukan berkali-kali dalam sebulan. Karena itu, memilih layanan perbankan dengan fasilitas transfer gratis bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk mengelola pengeluaran sehari-hari.

Saat ini, tersedia berbagai aplikasi transfer uang gratis yang menawarkan fasilitas transfer antarbank dengan ketentuan tertentu. Sebelum memilih, pahami jumlah kuota yang diberikan, batas penggunaannya, serta biaya yang mungkin berlaku di luar fasilitas gratis.

Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Aplikasi Transfer Gratis?

Tidak semua layanan transfer gratis memiliki ketentuan yang sama. Ada aplikasi yang memberikan kuota transaksi gratis dalam jumlah tertentu, sementara layanan lainnya menerapkan syarat berdasarkan jenis transaksi atau program yang sedang berlangsung.

Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan sebelum memilih aplikasi transfer gratis.

1. Periksa Kuota Transfer Gratis

Kuota transfer menunjukkan jumlah transaksi yang dapat dilakukan tanpa biaya administrasi dalam periode tertentu. Jika kamu cukup sering mengirim uang ke rekening bank lain, kuota bulanan yang lebih besar dapat membantu mengurangi pengeluaran untuk biaya transfer.

Perhatikan juga apakah kuota dihitung per bulan, jenis transfer yang termasuk dalam fasilitas tersebut, serta ketentuan setelah kuota habis. Informasi ini penting agar kamu dapat memperkirakan penggunaan layanan sesuai kebutuhan.

2. Pahami Jenis Transfer yang Tersedia

Transfer antarbank dapat dilakukan melalui beberapa mekanisme, salah satunya BI-FAST. Setiap mekanisme memiliki ketentuan transaksi dan biaya yang berbeda.

Sebelum melakukan transfer, periksa jenis layanan yang digunakan dan informasi biaya yang muncul pada aplikasi. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui apakah transaksi memenuhi ketentuan gratis transfer antarbank atau masih dikenakan biaya administrasi.

3. Perhatikan Batas Transaksi

Selain kuota bulanan, periksa batas nominal transfer per transaksi maupun per hari. Batas ini dapat berbeda berdasarkan layanan, jenis rekening, atau ketentuan bank.

Informasi tersebut membantu kamu memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan, baik untuk mengirim uang dalam jumlah kecil maupun melakukan pembayaran dengan nominal yang lebih besar.

4. Pilih Aplikasi yang Mudah Digunakan

Kemudahan mengakses layanan juga menjadi pertimbangan penting. Aplikasi perbankan digital memungkinkan pengguna melakukan transfer tanpa harus datang ke kantor cabang.

Sebelum menggunakan layanan, pastikan aplikasi menyediakan informasi penerima, nominal transaksi, dan biaya dengan jelas sebelum konfirmasi. Periksa kembali nama penerima dan nomor rekening agar terhindar dari kesalahan transfer.

5. Cek Ketentuan Setelah Kuota Habis

Fasilitas transfer gratis biasanya memiliki batas dan persyaratan tertentu. Karena itu, jangan hanya membandingkan jumlah kuota, tetapi periksa pula biaya yang berlaku setelah kuota habis.

Memahami ketentuan ini membantu kamu mengatur frekuensi transfer dan memperkirakan biaya transaksi bulanan dengan lebih baik.

Berapa Kali Gratis Transfer di neobank?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika mencari layanan transfer gratis adalah neobank gratis transfer berapa kali dalam satu bulan.

Melalui program neobank Plus, nasabah dapat memperoleh kuota gratis transfer antarbank sesuai level Neo Membership yang dimiliki. Rincian kuota transfer gratis per bulan adalah:

Level 1 – Citizen: 100 kali

Level 2 – Expert: 110 kali

Level 3 – Master: 125 kali

Level 4 – Hero: 150 kali

Level 5 – Legend: 200 kali

Nasabah pada level Legend dapat menikmati kuota hingga 200 kali transfer gratis per bulan hingga 31 Desember 2026. Jumlah kuota yang tersedia mengikuti level Neo Membership masing-masing, sehingga tidak semua nasabah memperoleh kuota yang sama.

Sebelum melakukan transfer, periksa informasi biaya dan ketentuan transaksi pada aplikasi neobank, termasuk ketika kuota gratis telah habis.

Cara Memanfaatkan Kuota Gratis Transfer dengan Bijak

Kuota transfer gratis dapat membantu mengurangi biaya administrasi, tetapi penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Berikut beberapa cara untuk memanfaatkannya.

Kelompokkan kebutuhan transfer. Jika memungkinkan, rencanakan pembayaran rutin dan pengiriman uang agar lebih mudah memantau transaksi selama sebulan.

Periksa sisa kuota. Ketahui jumlah transaksi gratis yang masih tersedia sebelum melakukan transfer berikutnya.

Periksa biaya sebelum konfirmasi. Jika kuota sudah habis atau transaksi tidak termasuk dalam fasilitas gratis, pastikan biaya yang berlaku sebelum melanjutkan transaksi.

Jaga keamanan transaksi. Jangan membagikan PIN, kata sandi, atau kode OTP kepada pihak lain. Pastikan nama penerima dan nomor rekening sudah benar sebelum mengonfirmasi transfer.

Dengan memahami ketentuan tersebut, fasilitas transfer gratis dapat dimanfaatkan secara lebih terencana tanpa mengabaikan keamanan transaksi.

Nikmati Kuota Gratis Transfer Antarbank hingga 200 Kali per Bulan hingga 31 Desember 2026

Bagi kamu yang sedang mencari gratis transfer neobank, neobank Plus menyediakan kuota transfer antarbank gratis berdasarkan level Neo Membership, mulai dari 100 kali hingga 200 kali per bulan. Benefit ini dapat menjadi pertimbangan bagi nasabah yang membutuhkan layanan transfer untuk berbagai transaksi sehari-hari.

Selain kuota transfer gratis, neobank Plus juga menyediakan kupon diskon mingguan untuk transaksi tertentu, seperti QRIS, pembayaran tagihan, dan isi ulang. Nilai kupon mengikuti level Neo Membership dan ketentuan program yang berlaku.

***

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kuota gratis transfer neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/neomembershipplus atau di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?

Pahami cara kerja sistem keamanan data dan dana pada aplikasi trading online, mulai dari enkripsi privasi, segregated account, hingga proteksi ekstra HSB Investasi.

Popularitas aplikasi trading mobile memudahkan siapa pun untuk mengakses pasar finansial global langsung dari genggaman tangan. Cukup dengan beberapa sentuhan layar, transaksi jual dan beli aset derivatif dapat dieksekusi dalam hitungan detik. Namun, di balik kemudahan antarmuka visual yang modern, pertanyaan paling krusial yang wajib diajukan oleh setiap pelaku pasar adalah: seberapa aman dana modal dan data pribadi saya di dalam sistem tersebut?

Bagi investor yang cermat, keandalan sebuah platform tidak hanya diukur dari kecepatan grafik atau kelengkapan indikator analisis, melainkan dari integritas arsitektur keamanannya. Sistem perlindungan aplikasi trading yang kredibel pada dasarnya bekerja melalui dua pilar utama yang saling melengkapi: keamanan data digital dan keamanan dana kas.

Keamanan Data Digital

Aktivitas trading melibatkan pertukaran informasi sensitif, mulai dari data identitas kependudukan saat proses verifikasi nasabah (Know Your Customer / KYC), detail rekening perbankan, hingga riwayat transaksi. Pada platform berstandar tinggi, perlindungan data digital dijalankan melalui beberapa lapisan pertahanan:

1. Enkripsi Data Tingkat Lanjut (End-to-End Encryption): Seluruh data yang dikirimkan antara aplikasi di ponsel pintar Anda dan server pialang diamankan menggunakan protokol enkripsi SSL/TLS berstandar perbankan. Ini memastikan data sensitif tidak dapat disadap atau dimanipulasi oleh pihak ketiga saat transmisi berlangsung.

2. Autentikasi Berlapis dan Keamanan Sesi: Platform resmi menerapkan verifikasi identitas ganda (2FA/OTP) serta fitur biometrik (sidik jari atau pemindai wajah) untuk mencegah akses tidak sah, terutama jika perangkat Anda hilang atau berpindah tangan.

3. Kepatuhan Privasi Informasi: Pengelolaan data pribadi diawasi ketat dan tunduk pada regulasi perlindungan data yang berlaku di Indonesia, memastikan informasi nasabah tidak diperjualbelikan maupun disalahgunakan untuk kepentingan lain.

Keamanan Dana Kas

Berbeda dengan institusi perbankan yang memutar dana tabungan nasabah untuk aktivitas penyaluran kredit, pialang berjangka resmi memiliki aturan tata kelola dana yang jauh lebih ketat. Mekanisme pengamanan dana kas bekerja secara berlapis di bawah naungan otoritas resmi:

1. Rekening Terpisah (Segregated Account): Sesuai amanat Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), dana modal nasabah wajib disimpan terpisah 100% dari rekening operasional milik perusahaan pialang. Penempatan dana ini berada di bank kustodian nasional yang ditunjuk resmi, sehingga manajemen pialang tidak dapat menggunakan modal nasabah untuk biaya operasional kantor.

2. Pencatatan Transaksi oleh Lembaga Kliring: Setiap transaksi kontrak derivatif yang dieksekusi melalui bursa resmi (seperti ICDX) wajib didaftarkan dan dijamin penyelesaiannya oleh lembaga kliring independen, seperti Indonesia Clearing House/ICH. Melalui sistem ini, seluruh mutasi transaksi tercatat secara transparan dan dapat diaudit setiap saat.

Proteksi Ekstra Dana Jadi Terobosan Baru

Meskipun sistem rekening terpisah dan pengawasan kliring sudah menjadi standar baku yang wajib dipatuhi di Indonesia, industri finansial terus berkembang menuntut jaring pengaman yang lebih kokoh terhadap risiko institusional pialang, seperti peristiwa kepailitan tak terduga.

Menjawab kebutuhan tersebut, HSB Investasi selaku pialang berpredikat Rating A+++ di Q1 2026 oleh BAPPEBTI menetapkan standar baru perlindungan industri. Melalui aplikasi mobile yang aman dan terenkripsi, nasabah kini terlindungi oleh fasilitas Perlindungan Extra Dana yang diasuransikan oleh Aswata (Asuransi Wahana Tata) dan difasilitasi oleh WTW (Willis Towers Watson) tanpa biaya premi tambahan untuk mengantisipasi risiko kegagalan institusional.

Keamanan trading adalah kolaborasi dua arah antara keandalan sistem platform dan kewaspadaan mandiri nasabah. Sebagai pengguna, Anda tetap memegang kendali utama untuk menjaga kerahasiaan kata sandi, tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun, serta disiplin membatasi risiko pasar lewat fitur manajemen risiko seperti stop loss.

Pada akhirnya, platform trading yang tepat adalah yang menjaga data dan modal Anda tetap aman, sehingga Anda cukup fokus pada hasil transaksi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

PT Railink atau KAI Bandara mencatat sebanyak 1 juta pergerakan penumpang pada layanan kereta api relasi Medan–Lubuk Pakam dan sebaliknya selama periode 1 Juli hingga 30 September 2026. Capaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda transportasi yang mendukung mobilitas harian serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatera Utara.

Selain menghadirkan layanan transportasi yang menghubungkan masyarakat, KAI Bandara juga terus memperkuat komitmen sosial melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Salah satunya diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan dan kebutuhan pokok kepada anak-anak di Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam, Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, KAI Bandara menyalurkan sebanyak 50 paket bantuan yang terdiri dari tas sekolah, alat tulis, serta paket sembako untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok panti asuhan. Bantuan diserahkan secara langsung oleh perwakilan KAI Bandara, Sosiawan Putra, dan diterima oleh Muhammad Khairi Kifrawi selaku pengurus Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam.

Perwakilan KAI Bandara, Sosiawan Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak.

“Bagi KAI Bandara, kehadiran perusahaan tidak hanya sebatas menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui bantuan ini, kami berharap anak-anak di Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan dan memiliki perlengkapan yang mendukung kegiatan belajar mereka. Kami juga berharap bantuan kebutuhan pokok ini dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari panti asuhan,” ujar Sosiawan Putra.

Melalui bantuan perlengkapan sekolah, KAI Bandara berharap anak-anak dapat menjalani kegiatan belajar dengan lebih optimal serta terus termotivasi untuk meraih cita-cita. Sementara itu, bantuan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung operasional panti asuhan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KAI Bandara untuk terus tumbuh bersama masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan. Sejalan dengan peran perusahaan dalam mendukung konektivitas transportasi, KAI Bandara juga berupaya menghadirkan kontribusi sosial yang inklusif dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES