Ibu2Canggih dan Daya by Bank SMBC Indonesia Hadirkan Talkshow untuk Dorong Financial Awareness Perempuan Modern

Komunitas Ibu2Canggih berkolaborasi bersama Daya by Bank SMBC Indonesia menghadirkan talkshow bertema “Building Financial Wellbeing: Where to Start?” yang berlangsung di Menara SMBC, Kuningan, Jakarta.

JAKARTA, 22 Mei 2026 – Komunitas Ibu2Canggih berkolaborasi bersama Daya by Bank SMBC Indonesia menghadirkan talkshow bertema “Building Financial Wellbeing: Where to Start?” yang berlangsung di Menara SMBC, Kuningan, Jakarta, Jumat (22/5).

Acara ini dihadiri oleh 60 anggota komunitas Ibu2Canggih yang memiliki ketertarikan terhadap pengembangan financial wellbeing dan pengelolaan keuangan keluarga. Melalui sesi diskusi interaktif bersama Dian Savitri selaku Certified Financial Planner, peserta diajak untuk memahami kondisi finansial saat ini, menetapkan tujuan keuangan keluarga yang lebih jelas, serta mengambil langkah praktis pertama menuju kondisi finansial yang lebih aman dan berkelanjutan.

Lebih dari Sekadar Talkshow: Langkah Awal Membangun Financial Wellbeing bagi Ibu Modern

Talkshow “Building Financial Wellbeing: Where to Start?” hadir sebagai ruang belajar yang relevan dan aplikatif bagi perempuan dan ibu modern dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat di tengah dinamika kehidupan sehari-hari. Tidak hanya membahas teori, sesi ini juga memberikan perspektif sederhana mengenai bagaimana perempuan dapat mulai membangun financial wellbeing dari langkah kecil yang realistis dan dekat dengan keseharian keluarga.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi berlangsung, dengan diskusi yang interaktif dan pembahasan yang dekat dengan realita finansial keluarga masa kini. Melalui acara ini, Ibu2Canggih dan Daya by Bank SMBC Indonesia berharap semakin banyak perempuan yang memiliki awareness bahwa financial wellbeing bukan hanya tentang pendapatan, tetapi juga tentang membangun kebiasaan finansial yang sehat dan berkelanjutan.

Ibu Canggih Berdaya: Ruang Bertumbuh bagi “Kartini Modern”

Talkshow ini merupakan rangkaian penutup dari Ibu Canggih Berdaya, sebuah program spesial yang diselenggarakan secara mandiri oleh komunitas Ibu2Canggih dalam rangka merayakan Hari Kartini 2026. Program ini bertujuan mendukung para “Kartini modern”, khususnya para ibu, untuk terus bertumbuh secara skill dan knowledge, sekaligus menjadi sosok ibu yang berdaya bagi anak, keluarga, hingga lingkungan sekitar.

Sebelumnya, Ibu2Canggih telah menghadirkan berbagai rangkaian program edukatif secara online, mulai dari kuliah WhatsApp di WhatsApp Group komunitas, sesi Instagram Live, hingga educational content series melalui akun Instagram @ibu2canggih. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari komitmen komunitas dalam menghadirkan akses edukasi yang relevan, dekat, dan mudah dipahami oleh perempuan Indonesia masa kini.

Sebagai penutup dari rangkaian Ibu Canggih Berdaya, Ibu2Canggih kemudian berkolaborasi bersama Daya by Bank SMBC Indonesia melalui talkshow offline yang berfokus pada pentingnya membangun financial wellbeing dalam kehidupan keluarga modern.

Selain sesi edukatif, peserta juga mendapatkan dukungan dari berbagai Brand Partner melalui Goodie Bag dari: Pipper Standard, Wiselie, KAIE, Grouu, Alami, Mustela, Satu Dental, dan Caremore.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari semangat bersama untuk terus menghadirkan ruang belajar, dukungan, dan pengalaman yang relevan bagi perempuan Indonesia masa kini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pererat Kebersamaan, Manajemen BRI Region 6 Gelar Jogging Bersama di Kawasan TMII

Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan jogging bersama di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan tersebut diikuti oleh jajaran manajemen serta pekerja BRI Region 6/Jakarta 1. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dan meningkatkan kekompakan antarpegawai di lingkungan kerja.

Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan jogging dengan menyusuri area TMII yang asri dan nyaman. Momentum ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pola hidup sehat dan menjaga kebugaran pekerja agar tetap produktif dalam menjalankan aktivitas kerja sehari-hari.

Manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama merupakan salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap kesehatan dan keseimbangan antara pekerjaan dengan gaya hidup sehat para pekerja.

“Melalui kegiatan jogging bersama ini, kami berharap dapat mempererat kebersamaan, meningkatkan semangat positif, serta menjaga kesehatan seluruh pekerja agar tetap produktif dan berenergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah,” ujar perwakilan manajemen.

Selain berolahraga, kegiatan juga diisi dengan sesi ramah tamah dan kebersamaan yang semakin memperkuat hubungan antarpekerja di lingkungan BRI Region 6/Jakarta 1.

Dengan semangat hidup sehat dan kolaboratif, BRI Region 6/Jakarta 1 terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan penuh semangat kebersamaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dubes Sandeep dan Megawati Hidupkan Kembali Jejak Persahabatan Soekarno-Nehru

Jakarta — Hubungan panjang Indonesia dan India kembali mendapat sorotan ketika Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty mengunjungi Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026). Pertemuan itu tidak sekadar menjadi agenda diplomatik biasa, tetapi berubah menjadi ruang nostalgia yang menyingkap kembali akar historis hubungan kedua negara sejak era Presiden Soekarno dan Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru.

Dalam suasana hangat yang dipenuhi cerita masa lalu, Megawati dan Sandeep membahas bagaimana kedekatan personal antara dua tokoh pendiri bangsa tersebut menjadi fondasi hubungan Indonesia dan India hingga hari ini. Pembicaraan tidak hanya menyentuh sejarah, tetapi juga berkembang ke isu geopolitik, demokrasi, hingga tantangan global yang dihadapi kedua negara.

Pertemuan itu memperlihatkan bahwa hubungan Indonesia dan India tidak dibangun semata oleh kepentingan diplomatik modern, melainkan berakar pada persahabatan ideologis yang telah terjalin sejak masa perjuangan kemerdekaan.

Kenangan Megawati Bersama Nehru

Megawati membuka percakapan dengan mengenang pengalaman pribadinya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok di Beograd, Yugoslavia, pada 1 hingga 6 September 1961. Saat itu, Megawati masih berusia 14 tahun, tetapi telah ikut dalam delegasi Indonesia dan bertemu langsung dengan sejumlah tokoh besar dunia.

Ia mengingat bagaimana dirinya duduk bersama para pendiri Gerakan Non-Blok, termasuk Jawaharlal Nehru. Momen tersebut menjadi salah satu pengalaman yang membekas dalam hidupnya.

“Saya saat itu memakai kebaya,” kata Megawati sambil menunjukkan foto lama pertemuannya dengan Nehru.

Megawati juga memperlihatkan sejumlah dokumentasi bersejarah lain, termasuk foto ketika Nehru berbincang dengan Presiden Soekarno di Istana Merdeka pada 8 Juni 1950. Dalam foto itu terlihat Guntur Soekarnoputra tengah bermain sepeda sambil membonceng Megawati kecil.

Cerita-cerita tersebut menggambarkan bagaimana hubungan Indonesia dan India kala itu bukan hanya berlangsung di tingkat kenegaraan, tetapi juga terasa dekat secara personal di antara keluarga para pemimpin.

Selain mengenang Nehru, Megawati turut menyinggung kedekatannya dengan Bijayananda “Biju” Patnaik, tokoh kemerdekaan India sekaligus pilot legendaris yang dikenal memiliki hubungan erat dengan Indonesia pada masa perjuangan.

Fondasi Diplomasi dari Dua Bapak Bangsa

Duta Besar India Sandeep Chakravorty menilai hubungan yang dibangun Soekarno dan Nehru telah menjadi warisan diplomatik penting bagi kedua negara. Menurutnya, kedekatan dua tokoh tersebut masih terasa dalam hubungan bilateral Indonesia dan India hingga saat ini.

“Hubungan baik kedua negara sampai saat ini terjalin dan dibangun oleh kedua Bapak Bangsa, Presiden Soekarno dan PM Nehru,” ujar Sandeep.

Ia juga mengungkapkan bahwa jejak sejarah keluarga Soekarno masih mendapat tempat khusus di India. Saat berkunjung ke Museum Nehru di New Delhi, Sandeep mengaku melihat foto Megawati bersama Soekarno dipajang di sana.

“Saya juga melihat foto Ibu Megawati dan Soekarno dipajang di Museum Nehru di New Delhi,” katanya.

Sandeep sendiri bukan sosok baru bagi Megawati. Ia mengaku pernah bertemu Megawati di Korea Utara pada 2011 dan kembali berjumpa saat Gala Dinner KTT G20 di Bali pada 2022. Pertemuan di Menteng kali ini menurutnya terasa sangat personal karena dipenuhi kenangan sejarah dan refleksi hubungan kedua negara.

“Kehormatan besar dapat bertemu dengan Ibu Megawati Sukarnoputri, mantan Presiden Indonesia dan putri dari Presiden Sukarno. Beliau adalah simbol hidup dari eratnya hubungan kedua negara kita dan pertemuan kami terasa sangat hangat dengan cerita-cerita kenangan masa lalu,” ujar Sandeep.

Diplomasi yang Dibangun dari Simbol dan Kedekatan

Dalam pertemuan itu, Megawati juga menceritakan bagaimana Presiden Soekarno dahulu memilih lokasi kedutaan India di Indonesia. Sebagai balasan, Nehru kemudian membantu mencarikan lokasi kedutaan Indonesia di New Delhi yang berada dekat dengan kediaman Perdana Menteri India saat itu.

Cerita tersebut memperlihatkan bahwa diplomasi pada masa awal kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama formal, tetapi juga melalui simbol kedekatan dan penghormatan personal antar pemimpin negara.

India sendiri dikenal sebagai salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah hubungan bilateral kedua negara, terutama di tengah dinamika politik global pasca-Perang Dunia II dan lahirnya negara-negara baru di Asia.

Hingga kini, hubungan Indonesia dan India terus berkembang dalam berbagai sektor, mulai dari perdagangan, teknologi, pendidikan, hingga kerjasama strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Bahas Geopolitik dan Masa Depan Demokrasi

Selain nostalgia sejarah, pembahasan dalam pertemuan itu juga menyentuh isu-isu global yang lebih luas. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan Megawati dan Sandeep turut berdiskusi mengenai perkembangan geopolitik internasional dan tantangan demokrasi.

“Tadi dalam pertemuan tersebut juga dibahas hal-hal strategis terkait geopolitik dan bagaimana meningkatkan kualitas demokrasi serta hubungan kedua negara,” ujar Hasto.

Pembicaraan mengenai demokrasi menjadi relevan mengingat Indonesia dan India sama-sama dikenal sebagai negara demokrasi besar di Asia dengan populasi yang sangat besar dan keragaman sosial yang kompleks.

Dalam konteks global yang terus berubah, kedua negara dinilai memiliki kepentingan yang sama untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus memperkuat posisi negara-negara berkembang dalam percaturan dunia.

Pertemuan tersebut kemudian ditutup dengan pertukaran cenderamata. Sandeep menyerahkan miniatur Taj Mahal sebagai simbol India, sementara Megawati memberikan miniatur kapal Pinisi dan kemeja tenun endek sebagai representasi budaya Indonesia.

Momen itu menjadi simbol kecil dari hubungan panjang dua negara yang dibangun bukan hanya oleh kepentingan politik, tetapi juga oleh memori sejarah, penghormatan budaya, dan persahabatan lintas generasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menyimpan Dana Jangka Pendek dengan Strategi Bertahap

Di tengah kebutuhan yang semakin beragam, banyak orang mulai menyadari pentingnya memiliki dana jangka pendek. Dana ini biasanya digunakan untuk kebutuhan yang waktunya sudah cukup dekat, seperti biaya liburan, uang muka kendaraan, dana pendidikan, renovasi kecil, hingga kebutuhan darurat yang mungkin muncul dalam beberapa bulan ke depan.

Berbeda dengan investasi jangka panjang yang fokus pada pertumbuhan nilai dalam waktu lama, dana jangka pendek lebih mengutamakan fleksibilitas dan kemudahan akses. Karena itu, strategi penyimpanannya juga perlu disesuaikan agar dana tetap aman sekaligus tidak mudah terpakai untuk kebutuhan impulsif.

Menabung Sekaligus Besar Sering Terasa Berat

Salah satu tantangan yang sering dialami banyak orang saat ingin simpan dana adalah keinginan untuk langsung mengumpulkan nominal besar dalam waktu singkat. Padahal, cara seperti ini sering membuat proses menabung terasa berat dan sulit konsisten.

Tidak sedikit orang akhirnya berhenti di tengah jalan karena merasa target terlalu jauh atau pengeluaran bulanan masih belum stabil.

Karena itu, strategi bertahap mulai banyak dipilih karena terasa lebih realistis dan mudah dijalankan dalam jangka panjang.

Strategi Bertahap Membantu Lebih Konsisten

Menyimpan dana secara bertahap dapat dimulai dari nominal kecil yang disesuaikan dengan kondisi keuangan bulanan. Fokus utamanya bukan langsung besar, tetapi membangun kebiasaan menyisihkan dana secara rutin.

Sebagai contoh, seseorang dapat mulai memisahkan dana mingguan atau otomatis menyisihkan sebagian pemasukan setelah gajian. Cara ini membantu proses simpan dana terasa lebih ringan dibanding harus langsung menyimpan nominal besar sekaligus.

Strategi bertahap juga membantu mengurangi risiko menggunakan dana tabungan untuk kebutuhan konsumtif karena dana terkumpul sedikit demi sedikit secara konsisten.

Penting Memisahkan Dana Sesuai Tujuan

Dalam mengatur dana jangka pendek, pemisahan dana berdasarkan tujuan juga menjadi langkah penting. Banyak orang masih mencampur tabungan kebutuhan harian dengan dana untuk target tertentu sehingga uang lebih mudah terpakai.

Memisahkan dana berdasarkan tujuan membantu proses pengelolaan keuangan menjadi lebih jelas. Selain lebih mudah memantau progres, cara ini juga membantu menjaga disiplin finansial.

Saat ini, layanan perbankan digital mulai dimanfaatkan untuk membantu pengguna mengatur simpan dana dengan lebih praktis melalui fitur tabungan digital dan pengelolaan keuangan langsung dari aplikasi.

Layanan Digital Memudahkan Pengelolaan Dana

Perkembangan layanan perbankan digital membuat proses menyimpan dana menjadi lebih fleksibel dan mudah diakses kapan saja. Pengguna dapat memantau saldo, melakukan transfer, hingga mengatur penyimpanan dana langsung melalui aplikasi.

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna juga dapat memanfaatkan Tabungan NOW untuk membantu menyimpan dana. Tabungan NOW di neobank memberikan bunga kompetitif dan cair harian. 

Dengan strategi yang konsisten dan pengelolaan yang lebih teratur, menyimpan dana jangka pendek dapat terasa lebih ringan dan membantu mempersiapkan kebutuhan finansial di masa mendatang.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan bank. 

Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 31 Mei 2026 adalah 3,50% (https://apps.lps.go.id/BankPesertaLPSRate). Bunga di atas tingkat penjaminan tidak dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku. 

Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW atau https://s.id/fbtabungannow. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar Mini Town Hall Kinerja untuk Perkuat Sinergi dan Pencapaian Bisnis

BRI Region 6/Jakarta 1 melaksanakan kegiatan Mini Town Hall Kinerja sebagai sarana evaluasi, penguatan sinergi, serta penyampaian capaian kinerja kepada seluruh jajaran pekerja di lingkungan Region 6/Jakarta 1.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen dan pekerja BRI Region 6/Jakarta 1 baik secara langsung maupun melalui media virtual. Acara ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan perkembangan bisnis, pencapaian kinerja, serta strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin dinamis.

Dalam kegiatan Mini Town Hall, manajemen menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kontribusi seluruh pekerja yang telah memberikan performa terbaik dalam mendukung pertumbuhan bisnis dan pelayanan kepada nasabah.

Selain pemaparan capaian kinerja, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi, evaluasi, serta penyampaian motivasi guna meningkatkan semangat kerja, kolaborasi, dan produktivitas seluruh insan BRILiaN di lingkungan Region 6/Jakarta 1.

Manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menegaskan pentingnya menjaga kekompakan, integritas, dan budaya kerja positif dalam mencapai target perusahaan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Melalui Mini Town Hall ini, kami berharap seluruh pekerja dapat memahami arah strategi perusahaan, memperkuat sinergi, serta terus meningkatkan kinerja untuk mendukung pertumbuhan bisnis BRI yang berkelanjutan,” ujar perwakilan manajemen.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat kolaborasi dan komitmen seluruh pekerja dalam mendukung transformasi serta pencapaian target bisnis BRI Region 6/Jakarta 1.

Dengan terselenggaranya Mini Town Hall Kinerja, BRI Region 6/Jakarta 1 terus menunjukkan komitmennya dalam membangun komunikasi yang efektif, meningkatkan engagement pekerja, serta menciptakan budaya kerja yang adaptif dan berorientasi pada kinerja unggul.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Emas Volatil Ekstrem: Apakah Dunia di Fase Ketidakpastian?

Pergerakan harga emas di pasar komoditas global sering kali menjadi cermin yang paling jujur dalam menggambarkan kondisi psikologis dan tingkat kekhawatiran para pelaku pasar dunia. Ketika harga emas mengalami volatilitas ekstrem dengan lonjakan dan penurunan yang tajam dalam waktu singkat, fenomena ini hampir selalu memicu pertanyaan besar bagi perekonomian global. Sepanjang sejarah keuangan, emas telah mengakar kuat sebagai aset pelindung nilai utama. Oleh karena itu, ketika pergerakannya mulai berguncang secara tidak biasa, hal tersebut menjadi sinyal kuat bahwa peta geopolitik dan ekonomi global sedang berada dalam fase transisi yang penuh ketidakpastian.

Hubungan Emas dan Indikator Ketidakpastian Makro

Secara mendasar, volatilitas ekstrem pada komoditas emas tidak pernah terjadi di dalam ruang hampa, melainkan selalu digerakkan oleh kombinasi berbagai guncangan makroekonomi secara simultan. Salah satu pemicu utama adalah ketegangan geopolitik internasional yang melibatkan negara-negara besar atau wilayah lumbung energi, yang sering kali mengganggu kestabilan rantai pasok global. Di saat yang sama, ketidakpastian arah kebijakan moneter terkait suku bunga acuan oleh bank-bank sentral utama dunia, seperti Federal Reserve, turut memperparah fluktuasi ini. Ketika inflasi global tetap tinggi dan bayang-bayang resesi membayangi, aliran dana institusional akan bergerak cepat keluar masuk dari aset berisiko menuju emas, sehingga menciptakan benturan likuiditas yang memicu lompatan harga harian yang lebar.

Fase ketidakpastian ini juga dicirikan oleh runtuhnya korelasi aset tradisional yang biasanya menjadi pegangan para analis. Dalam kondisi pasar normal, penguatan mata uang utama seperti Dolar AS biasanya akan menekan harga emas. Namun, dalam lanskap ekonomi baru yang penuh gejolak, kita sering kali melihat kedua aset tersebut menguat secara bersamaan akibat kepanikan massal investor yang berebut mengamankan likuiditas (flight to safety). Bagi para pelaku pasar ritel, dinamika volatilitas yang sangat tinggi ini menghadirkan tantangan psikologis yang luar biasa, di mana batasan risiko yang longgar sekalipun bisa tersapu bersih dalam hitungan jam jika tidak diimbangi dengan strategi manajemen modal yang sangat disiplin.

Strategi Perlindungan Nilai di Tengah Dinamika Pasar Berjangka

Menavigasi portofolio di tengah badai volatilitas emas menuntut para trader untuk mengubah pendekatan mereka dari sekadar mengejar keuntungan instan menjadi fokus pada pertahanan modal. Salah satu strategi yang banyak diterapkan oleh institusi profesional adalah memanfaatkan kontrak berjangka (futures) untuk melakukan lindung nilai (hedging) terhadap penurunan nilai aset riil mereka. Perdagangan dua arah di pasar berjangka memberikan fleksibilitas penuh untuk mengambil posisi beli saat harga emas terkonfirmasi kokoh sebagai pertahanan krisis, atau mengambil posisi jual jangka pendek ketika penguatan harga sudah mencapai titik jenuh beli dan mulai mengalami koreksi teknikal yang tajam.

Efektivitas dari eksekusi strategi lindung nilai ini sangat bergantung pada kualitas infrastruktur digital dari platform perdagangan yang digunakan. Saat volatilitas emas mencapai puncaknya, selisih harga jual dan beli (spread) cenderung melebar dan risiko keterlambatan eksekusi (slippage) meningkat drastis di pasar global. Oleh karena itu, akses langsung ke jaringan penyedia likuiditas internasional yang melimpah menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar. Dengan sistem yang stabil dan transparan, setiap penempatan batasan risiko (stop loss) dan target keuntungan (take profit) dapat diproses secara instan secara adil sesuai kondisi pasar yang sesungguhnya.

Kelola Peluang dan Risiko Komoditas Bersama KVB Futures

Menghadapi tantangan di era volatilitas ekstrem seperti saat ini membutuhkan dukungan dari mitra broker yang memiliki komitmen tinggi terhadap stabilitas teknologi dan regulasi yang ketat. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan komoditas dan berjangka yang andal, memungkinkan Anda untuk mengelola risiko portofolio global secara profesional melalui dukungan eksekusi sistem yang mutakhir tanpa penundaan. Kami berkomitmen untuk mendampingi setiap langkah taktis Anda dengan menyediakan ekosistem transaksi yang transparan, aman, dan tepercaya di segala kondisi pasar.

Seluruh fasilitas digital dan layanan mutakhir kami dirancang secara khusus untuk membantu para pelaku pasar mengoptimalkan akurasi strategi perdagangan mereka di tengah dinamika ekonomi dunia yang cepat. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan spesifikasi kontrak perdagangan berjangka kami dengan mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures. Untuk segera mengambil langkah profesional dalam mengamankan modal serta menangkap peluang dari pergerakan emas dunia dengan standar keamanan terbaik, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Registrasi KVB Futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Lewat Inovasi Pembelajaran Fleksibel, Universitas Terbuka Sabet Penghargaan DIA 2026

JAKARTA – Universitas Terbuka kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan “Digital Innovation in Creative Industries” dalam ajang Digital Innovation Awards 2026 yang diselenggarakan oleh iNews Media Group.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Universitas Terbuka dalam menghadirkan inovasi digital di bidang pendidikan melalui sistem pembelajaran fleksibel yang memungkinkan masyarakat tetap dapat mengembangkan diri tanpa terikat batasan ruang dan waktu.

Sebagai pionir sistem pembelajaran digital di Indonesia, Universitas Terbuka terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern di tengah perkembangan era digital dan industri kreatif yang menuntut mobilitas tinggi.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, Universitas Terbuka berhasil menciptakan ekosistem pembelajaran yang terbuka, dinamis, dan adaptif bagi seluruh lapisan masyarakat. Hingga saat ini, Universitas Terbuka tercatat memiliki lebih dari 768 ribu mahasiswa aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata atas peran Universitas Terbuka dalam mendukung transformasi pendidikan digital di Indonesia.

“Penghargaan ini menegaskan posisi Universitas Terbuka bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga bagian dari perubahan cara masyarakat belajar dan berkembang di era kreatif berbasis teknologi,” ujarnya.

Digital Innovation Awards 2026 merupakan ajang penghargaan bergengsi yang digelar iNews Media Group untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan, institusi, dan pelaku industri yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi digital serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perkembangan industri di Indonesia.

Dengan penghargaan ini, Universitas Terbuka diharapkan terus menjadi pelopor dalam menghadirkan inovasi pendidikan digital yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Permudah Akses Pembelian Hijab Paris Premium, Toko Resmi napocut Kini Hadir di Berbagai Kota Besar Indonesia

Jakarta, 28 Mei 2026 – Brand modest fashion lokal, napocut, secara resmi mengumumkan perluasan jaringan toko offline di berbagai wilayah strategis. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah akses pembelian Hijab Segiempat Paris Premium dan koleksi napocut lainnya secara langsung, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen yang ingin mencari toko napocut terdekat dari domisili mereka.

Bagi konsumen yang ingin beli hijab Paris terdekat atau sedang mencari informasi mengenai alamat napocut resmi, berikut adalah daftar sebaran jaringan toko fisik napocut di seluruh Indonesia:

Jakarta: Gandaria City, Pondok Indah Mall 2, Pacific Place, Plaza Senayan, Lippo Mall Nusantara, HIJUP Jakarta Pejaten.

Bodetabek & Karawang: Cibinong City Mall (Bogor), Margo City (Depok), Bintaro Jaya XChange 2 (Tangerang), Pakuwon Mall Bekasi, Resinda Park Mall (Karawang).

Jawa & Yogyakarta: Jl. Sultan Tirtayasa No. 16 (Bandung), Jl. Sultan Agung No. 55 (Jogja), The Park Mall (Solo), Tunjungan Plaza 3 & Ciputra World (Surabaya).

Sumatera: Banda Aceh (Jl. Moh. Daud Beureuh), Medan (Jl. Gagak Hitam), Padang (Jl. Blk Olo), Pekanbaru (Jl. Sudirman), Palembang (Jl. Sumpah Pemuda), Jambi (Jl. Kol. Amir Hamzah).

Sulawesi: Trans Studio Mall (Makassar).

Kehadiran toko offline ini dipersiapkan agar pelanggan dapat merasakan langsung kualitas otentik dari material Paris premium napocut yang ringan, memiliki serat rapat, tidak mudah kusut, serta langsung tegak paripurna di dahi. Selain keunggulan material, koleksi hijab paris segiempat napocut saat ini juga tersedia dalam lebih dari 100 pilihan warna yang telah dikurasi khusus agar sesuai dengan berbagai undertone kulit perempuan Indonesia.

Selain melalui toko retail di atas, seluruh koleksi jilbab Paris premium juga dapat diakses dengan mudah secara daring melalui toko resmi napocut di website www.napocut.com serta platform marketplace terkemuka dengan jaminan keaslian produk.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026, BRI Region 6/Jakarta 1 melaksanakan upacara bendera yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme di lingkungan kantor BRI Region 6/Jakarta 1.

Kegiatan upacara diikuti oleh jajaran manajemen serta seluruh pekerja BRI Region 6/Jakarta 1 sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dalam membangkitkan semangat persatuan, nasionalisme, dan kemajuan bangsa Indonesia.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dengan rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hingga penyampaian amanat pembina upacara yang mengangkat tema semangat kebangkitan nasional dalam menghadapi tantangan zaman dan mendukung pembangunan bangsa.

Dalam amanatnya, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 mengajak seluruh pekerja untuk terus menanamkan semangat kerja keras, integritas, inovasi, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga semangat persatuan, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan kontribusi positif bagi perusahaan maupun bangsa,” ujar pembina upacara.

Selain menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan dan semangat nasionalisme di lingkungan kerja BRI Region 6/Jakarta 1.

Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, BRI Region 6/Jakarta 1 terus berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta mendukung kemajuan ekonomi Indonesia melalui pelayanan dan inovasi terbaik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kinerja Stabil, Metland Perluas Ekspansi di Sulawesi Utara

Foto kiri-kanan : Bp. Andi Surya Kurnia (Direktur), Bp. Wahyu Sulistio (Direktur), Ibu Olivia Surodjo (Direktur), Bp. Anhar Sudradjat (Presiden Direktur), Ibu Junita Ciputra (Presiden Komisaris), Bp. Iwan Putra Brasali (Komisaris), Bp. Nanda Widya (Komisaris), Ibu Lanny Bambang (Komisaris Independen), Bp. Thomas J. Angfendy (Komisaris Independen)” />

PT
Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(RUPSLB) tahun 2026 untuk melaporkan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember
2025 (26/5).

RUPST
mencakup lima agenda, yaitu persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan
Perseroan tahun buku 2025, penetapan penggunaan laba bersih Perseroan,
penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026,
penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi, serta pengangkatan anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan 2026-2031.

Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025 diterima dan disahkan dalam
RUPST. Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan juga memperoleh pelunasan dan
pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) atas tindakan
pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2025.

Sepanjang tahun buku 2025, Perseroan
membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,78 triliun dengan laba bersih yang
dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp412,93 miliar.
“Perseroan tetap mampu menjaga fundamental usaha yang sehat dengan kinerja yang
stabil, melalui kontribusi recurring revenue dan strategi pengembangan
proyek yang selektif,” ujar Anhar Sudradjat, Presiden Direktur PT Metropolitan
Land Tbk.

Dalam agenda
penggunaan laba bersih, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar sekitar
18% dari laba bersih Perseroan atau sebesar Rp9,70 per lembar saham kepada
7.655.126.330 pemegang saham. Perseroan juga menyisihkan dana cadangan sebesar
Rp1 miliar dan sisanya dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung
pengembangan usaha Perseroan.

Perseroan mengalami perubahan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi, yang
meliputi penambahan Ibu Lanny Bambang sebagai Komisaris Independen Perseroan
seiring berakhirnya masa jabatan Bapak Leland G. Rompas seiring memasuki masa
pensiun sebagai Komisaris Independen Perseroan, serta pengunduran diri Bapak
Santoso dari jabatan Direktur Perseroan. Dengan demikian susunan anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan 2026 – 2031 adalah
sebagai berikut:

Direksi:

Presiden
Direktur: Bapak Anhar
Sudradjat
Direktur:
Ibu Olivia Surodjo
Direktur: Bapak Wahyu
Sulistio
Direktur: Bapak Andi
Surya Kurnia

Dewan
Komisaris:

Presiden
Komisaris: Ibu Junita Ciputra 
Komisaris: Bapak Iwan Putra Brasali
Komisaris: Bapak Nanda Widya
Komisaris Independen: Bapak Thomas Johannes Angfendy
Komisaris Independen: Ibu Lanny Bambang

Sementara
itu, dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar
Perseroan terkait Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha untuk disesuaikan
dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Tahun 2025 sesuai
dengan peraturan yang berlaku. 

Pengembangan
Proyek Berjalan

Menopang
kinerja di tahun 2026, MTLA terus melanjutkan ekspansi pada lini bisnis hotel
melalui pengembangan Metland Marron Hotel di Tomohon, Sulawesi Utara, yang
direncanakan mulai beroperasi pada semester II tahun 2026. Selain itu, Metland
juga telah melakukan topping off Metland Smara Hotel Bekasi pada Januari
lalu sebagai penanda selesainya struktur utama hotel bintang empat bisnis (city
hotel
) yang dilengkapi restoran rooftop dengan pemandangan Kota
Bekasi.

Pada
pengembangan proyek residensial, Perseroan terus melanjutkan pengembangan dan
pemasaran proyek residensial melalui peluncuran produk yang sesuai dengan
kebutuhan pasar saat ini, seperti cluster Neora di Metland Menteng, cluster
Kertanata di Metland Kertajati dan cluster Brassia Garden di Metland Cikarang.
Sementara itu, Perseroan juga melanjutkan pemasaran sejumlah produk unggulan
lainnya, di antaranya cluster Walden di Metland Transyogi serta cluster
Barcelona Cove, cluster South Tresor phase 2 di Metland Cyber Puri dan Havana
Breeze di Metland Cibitung.

Pada sektor
komersial, Metland telah mengoperasikan G’AVEnue pada 13 Februari 2026, area
terbaru di Grand Metropolitan Bekasi yang mengusung konsep semi outdoor
dengan dominasi tenant food & beverage guna melengkapi kebutuhan
gaya hidup dan destinasi kuliner masyarakat Bekasi dan sekitarnya.

Perseroan
terus melakukan inovasi serta strategi pemasaran digital untuk mendukung
pertumbuhan penjualan dan menjaga daya beli masyarakat. Tahun 2026 MTLA
menargetkan marketing sales yang terdiri dari pre sales dan recurring
revenue
hampir sebesar Rp2 triliun. “Hingga April 2026, Perseroan
membukukan marketing sales sebesar Rp677 miliar, dengan kontribusi sekitar 73%
berasal dari pre sales dan sekitar 27% dari recurring revenue,” tutup
Anhar Sudradjat.

–Selesai–

Tentang
PT Metropolitan land Tbk (Metland)

PT
Metropolitan Land Tbk (Metland) didirikan pada tahun 1994 dan terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Juni 2011. Metland adalah pengembang properti
terkemuka dan terpercaya dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di Indonesia.
Portofolio Metland saat ini sebanyak 21 proyek, mencakup sembilan proyek
perumahan dan proyek komersial yang terdiri dari empat pusat perbelanjaan, enam
hotel berbintang, dua apartemen dan gedung perkantoran.

Proyek
hunian Metland terdiri dari Metland Menteng, Metland Puri, Metland Cyber Puri,
Metland Tambun Bekasi, Metland Transyogi, Metland Cileungsi, Metland Cibitung
Metland Cikarang dan Metland Kertajati. Pusat perbelanjaan meliputi
Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan, Metropolitan Mall Cileungsi, commercial
block
One District at Puri dan Milenia City di Metland Cibitung serta unit
hotel, terdiri dari Hotel Horison Ultima Bekasi, Metland Seva Seminyak Bali, Metland Smara Kertajati,
Metland Hotel Bekasi, Metland Hotel Cirebon dan Metland Venya Ubud di Bali.
Selain itu, Metland juga memiliki properti komersial perkantoran dan apartemen M
Gold Tower serta apartemen Kaliana.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES