BRI Region 6 Gelar Pertemuan dan Rapat Koordinasi Change Agent Kordinator Bertema “SAPA CAK”

Dalam upaya memperkuat peran Change Agent Kordinator (CAK) di lingkungan kerja, BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar pertemuan dan rapat koordinasi bagi seluruh CAK dari setiap Branch Office dengan mengusung tema “SAPA CAK”.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi, serta sinergi antar Change Agent Kordinator dalam mendukung transformasi budaya kerja dan implementasi program-program perusahaan di lingkungan BRI Region 6/Jakarta 1.

Acara diikuti oleh seluruh Change Agent Kordinator dari berbagai Branch Office supervisi Region 6/Jakarta 1 dengan penuh antusias. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan, diskusi interaktif, serta sharing session terkait strategi penguatan budaya kerja, peran change agent, hingga pengembangan komunikasi efektif dalam mendukung perubahan organisasi.

Manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menyampaikan bahwa keberadaan Change Agent Kordinator memiliki peranan penting sebagai penggerak budaya perusahaan sekaligus jembatan komunikasi dalam mendukung transformasi BRI yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan SAPA CAK ini, kami berharap kordinasi antar Change Agent Kordinator semakin solid sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang positif, adaptif, dan selaras dengan nilai-nilai budaya perusahaan,” ujar perwakilan manajemen.

Selain membahas berbagai program dan evaluasi kegiatan, pertemuan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan dan kolaborasi antar CAK dari seluruh Branch Office agar tercipta sinergi yang lebih kuat dalam menjalankan peran masing-masing.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BRI Region 6/Jakarta 1 terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas kinerja serta pelayanan kepada nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara melalui RPN Hadirkan Museum Gula Indonesia: Rumah Sejarah dan Inovasi Pergulaan

Pasuruan – Sejarah baru industri gula nasional terukir pada Rabu (29/4). Di Gedung P3GI, Kota Pasuruan, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara tersebut menggelar soft launching Museum Gula Indonesia dalam rangkaian Pertemuan Teknis IKAGI (Ikatan Ahli Gula Indonesia) 2026.

Museum Gula Indonesia dihadirkan sebagai pusat edukasi dan pelestarian sejarah industri gula nasional yang diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran lintas generasi, mulai dari sejarah pergulaan era kolonial hingga perkembangan industri modern.

Peluncuran museum disambut antusias oleh peserta yang terdiri dari perwakilan pabrik gula, akademisi, peneliti, hingga petani tebu. Kepala P3GI, Aris Lukito, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa Gedung P3GI dipilih karena memiliki nilai historis penting dalam perjalanan industri gula Indonesia.

“Kami mengangkat tema awal Museum Gula Indonesia adalah Era Perkebunan Tebu Kolonial hingga Perkebunan Modern. Kita berada di tempat yang sangat historis, yang dulu punya peran besar bagi kemajuan industri gula di Indonesia,” ungkapnya.

Museum Gula Indonesia dirancang tidak sekadar sebagai ruang pajang artefak. Lebih dari itu, museum ini menjadi jembatan ilmu antargenerasi. Generasi terdahulu dapat mengenang perjalanan industri gula, generasi saat ini dapat mempelajari perkembangan teknologi on farm dan off farm, sementara generasi mendatang diharapkan memiliki fondasi kuat untuk melanjutkan cita-cita swasembada gula dan pengembangan bioetanol.

Antusiasme peserta terlihat jelas dalam acara ini. Sejumlah perwakilan pabrik gula menilai museum ini akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pengembangan bioetanol. “Saya sangat terkesan dengan acara ini. P3GI memang tempatnya para ahli dan pusat ilmu pengetahuan. Semoga Museum Gula Indonesia terus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar salah satu peserta.

Dukungan terhadap pengembangan museum juga disampaikan Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap. Ia menegaskan bahwa museum ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pengetahuan industri gula nasional. Menurutnya, soft launching Museum Gula Indonesia ini bukan hanya momentum seremonial, tetapi titik awal membangun ekosistem pengetahuan yang menghubungkan sejarah panjang industri gula dengan kebutuhan masa depan.

“Dengan mengambil lokasi di P3GI Pasuruan yang sarat nilai historis, pembelajaran dari era kolonial hingga modern harus menjadi pijakan dalam mendorong inovasi, termasuk penguatan produktivitas, adaptasi perubahan iklim, dan pengembangan bioetanol. Kami meyakini museum ini akan menjadi pusat unggulan yang tidak hanya menyimpan memori, tetapi juga menggerakkan masa depan industri gula nasional,” ujar Iman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 Tahun 2026 untuk Perkuat Budaya Kerja dan Profesionalisme

BRI Region 6/Jakarta 1 kembali melaksanakan kegiatan Onboarding Pekerja Tahap 3 Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas dalam mendukung transformasi serta pelayanan terbaik kepada nasabah.

Kegiatan onboarding ini diikuti oleh para pekerja baru yang akan bergabung dan menjalankan tugas di berbagai unit kerja di lingkungan BRI Region 6/Jakarta 1. Acara dilaksanakan dengan penuh semangat dan antusiasme sebagai langkah awal untuk mengenalkan budaya kerja, nilai-nilai AKHLAK, serta visi dan misi perusahaan kepada para peserta.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi pembekalan terkait budaya perusahaan, tata kelola kerja, pelayanan prima, manajemen risiko, digitalisasi perbankan, hingga penguatan integritas dan profesionalisme sebagai insan BRILiaN.

Manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menyampaikan bahwa kegiatan onboarding memiliki peran penting dalam membangun karakter dan kesiapan pekerja baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.

“Melalui onboarding ini, kami berharap para pekerja baru dapat memahami budaya kerja BRI, menjunjung tinggi nilai integritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan masyarakat,” ujar perwakilan manajemen.

Selain sebagai sarana pembekalan, kegiatan onboarding juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan membangun semangat kolaborasi antar pekerja baru di lingkungan BRI Region 6/Jakarta 1.

Dengan terselenggaranya Onboarding Pekerja Tahap 3 Tahun 2026, BRI Region 6/Jakarta 1 terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak insan BRILiaN yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin dinamis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban Dari Sumatra hingga Papua

JAKARTA — Dengan semangat Iduladha 1447 H, Grup MIND ID kembali menyalurkan hewan kurban ke berbagai wilayah operasional di seluruh Indonesia sebagai wujud kepedulian perusahaan dan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat.

Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disalurkan mencapai 1.735 ekor. Kontribusi tersebut terdiri dari 825 ekor sapi dan 748 ekor kambing.

Hewan kurban berasal dari MIND ID bersama seluruh entitas dalam grup, mulai dari ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, Timah, hingga Vale Indonesia. Penyaluran dilakukan di 20 wilayah operasional Grup MIND ID, mulai dari Sumatra Utara hingga Papua Tengah.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan bahwa penyaluran hewan kurban tahun ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi melainkan bentuk tanggung jawab perusahaan untuk hadir dan berbagi bersama masyarakat di momen yang penuh makna ini.

“Semoga hewan kurban yang kami salurkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah operasional Grup Mind ID,” ujar Pria.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

Distribusi hewan kurban melibatkan kelompok masyarakat serta pelaku usaha mikro dan kecil binaan, sehingga tidak hanya berdampak secara sosial tetapi juga mendorong penguatan ekonomi lokal.

Insan Grup MIND ID turut terlibat langsung bersama masyarakat dalam setiap kegiatan penyembelihan dan pembagian daging kurban.

Kehadiran karyawan di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan, menumbuhkan kepercayaan, serta membangun kolaborasi yang lebih erat ke depan.

“Melalui program kurban ini, kami ingin masyarakat merasakan bahwa Grup MIND ID hadir secara langsung. Bukan sekadar perusahaan tambang yang mengejar manfaat ekonomi, tetapi bagian dari masyarakat yang dekat dan memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial,” kata Pria.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO Tebar Semangat Berbagi melalui Penyembelihan Kurban Serentak di Seluruh Indonesia

Jakarta, 27 Mei 2026 – Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara serentak di kantor pusat, cabang, dan unit pelayanan di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat sekaligus bentuk implementasi nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang terus dijaga perusahaan.

Pada momentum penyerahan dan penyembelihan hewan kurban, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna menyampaikan bahwa Idul Adha menjadi pengingat pentingnya nilai keikhlasan, kepedulian, kebersamaan, serta semangat berbagi kepada sesama.

“Nilai-nilai pada momentum Idul Adha sejalan dengan komitmen PT SUCOFINDO (PERSERO) untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar perusahaan,” ujar Sandry Pasambuna dalam keterangannya.

Sandry Pasambuna melanjutkan bahwa sebagai perusahaan BUMN, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berupaya memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan.

“Oleh karena itu, kegiatan kurban ini kami upayakan menjadi agenda rutin perusahaan setiap tahunnya. Ke depan kami berharap semangat berbagi ini terus tumbuh dan jumlah hewan kurban yang disalurkan pun semakin meningkat, agar semakin luas masyarakat yang menerima manfaat,” tambah Sandry Pasambuna.

Selaras dengan pernyataan tersebut, Direktur Sumber Daya manusia PT SUCOFINDO (PERSERO) Budi Utomo turut menuturkan bahwa, “SUCOFINDO sebagai perusahaan BUMN memiliki tanggung jawab bagi masyarakat, melalui momen Idul Adha ini menjadi salah satu upaya dalam memberikan kontribusi secara nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Semangat berbagi dan kepedulian sosial menjadi bagian dari budaya perusahaan yang terus kami jaga,” tutur Budi Utomo.

PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC) tidak hanya berfokus pada penguatan pada bisnis dan layanan tetapi juga terus berupaya memberikan kontribusi sosial berkelanjutan bagi masyarakat melalui berbagai program perusahaan.

“Sebanyak 37 ekor sapi dan 35 ekor kambing disalurkan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan melalui koordinasi bersama cabang dan unit pelayanan se-Indonesia agar manfaat diberikan lebih luas dan tepat sasaran,” terang Budi Utomo.

Komitmen tersebut selaras dengan dukungan Perusahaan terhadap pencapaian SDGS/TPB (Sustainable Development Goals/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) khususnya tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera dan berfokus pada pengurangan kesenjangan.

Lebih lanjut, Budi Utomo menambahkan bahwa momentum Idul Adha menjadi pengingat pentingnya memperkuat nilai kepedulian dan gotong royong terhadap sesama. “Dengan mengusung semangat Ensuring Quality Protecting Trust, PT SUCOFINDO (PERSERO) sesuai dengan perannya sebagai BUMN di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC) terus berupaya untuk terus berkontribusi secara aktif bagi sosial maupun lingkungan yang berkelanjutan,” tutup Budi Utomo.

Sebagai salah satu wujud nyata dalam menjaga pemastian terhadap kehalalan suatu produk PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) menyatakan kesiapannya untuk memastikan proses sertifikasi halal, salah satunya pada sektor hasil dan jasa penyembelihan. Sebagai lembaga yang memiliki kompetensi di bidang audit halal, PT SUCOFINDO (PERSERO) memiliki kapasitas untuk melakukan pemeriksaan pada Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU), guna memastikan seluruh proses telah sesuai dengan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem halal, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga menyediakan one stop services Jasa Sertifikasi Produk Halal, Jasa Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim, serta jasa penunjang lain seperti sertifikasi keamanan pangan seperti Sertifikasi Pangan Organik, Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis Critical Control Point (HACPP), serta SNI ISO 22000 tentang Sistem Manajemen Keamanan Pangan, termasuk layanan pengujian laboratorium apabila dibutuhkan untuk mendukung persyaratan ekspor.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Momen Iduladha, LRT Jabodebek Distribusikan Daging Kurban kepada Warga & Yayasan Sekitar Operasional

Pada momen Hari Raya Iduladha, Rabu (27/5), LRT Jabodebek melaksanakan pemotongan 6 sapi dan 5 kambing di halaman Kantor LRT Jabodebek. Daging kurban didistribusikan kepada warga sekitar wilayah operasional melalui RT/RW setempat serta disalurkan ke Yayasan Afsum Salam dan Yayasan Yatim Narogong, Jatimulya.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika menyampaikan kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional LRT Jabodebek.

Pada momen Hari Raya Iduladha, Rabu (27/5), LRT Jabodebek melakukan pemotongan hewan Kurban yang terdiri dari 6 sapi dan 5 kambing di halaman Kantor LRT Jabodebek.

Selanjutnya, daging Kurban ini didistribusikan kepada warga sekitar operasional LRT Jabodebek melalui RT/RW setempat agar penyaluran berlangsung tertib dan tepat sasaran. Selain itu, daging Kurban juga disalurkan ke 2 yayasan yakni Yayasan Afsum Salam dan Yayasan Yatim Narogong, Jatimulya.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kegiatan pembagian daging Kurban ini selain ibadah di Hari Raya Iduladha, juga untuk menjalin silaturahmi dan berbagi kepada warga di sekitar wilayah kerja LRT Jabodebek.

“LRT Jabodebek tidak hanya hadir sebagai moda transportasi publik modern, tetapi juga tumbuh bersama lingkungan sekitar. Momen Iduladha bisa menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dan menjalin silaturahmi dengan masyarakat yang hidup berdampingan dengan aktivitas operasional LRT Jabodebek,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, LRT Jabodebek berharap dapat menjalin hubungan silaturahmi antara perusahaan dan warga sekitar operasional, dengan saling menjaga dan mendukung transportasi publik bagi masyarakat.

“Kedekatan dengan masyarakat sekitar menjadi bagian penting dalam mendukung operasional transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI KK Plaza Kenari Mas Hadirkan Layanan Weekend Banking bagi Pengunjung, Pedagang, dan Nasabah Umum

Dalam rangka memberikan kemudahan akses layanan perbankan kepada masyarakat, BRI Kantor Kas (KK) Plaza Kenari Mas menghadirkan layanan Weekend Banking untuk melayani kebutuhan transaksi para pengunjung, pedagang, serta nasabah umum yang datang ke Plaza Kenari Mas pada akhir pekan dan hari libur.

Melalui layanan ini, masyarakat tetap dapat melakukan berbagai transaksi perbankan seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, pembayaran, pembukaan rekening, aktivasi layanan digital banking, hingga konsultasi produk dan layanan BRI lainnya dengan mudah dan nyaman.

Sebagai salah satu pusat perdagangan elektronik dan perlengkapan teknik yang ramai dikunjungi masyarakat, Plaza Kenari Mas memiliki aktivitas ekonomi yang tetap berjalan tinggi di hari libur. Kehadiran layanan Weekend Banking BRI KK Plaza Kenari Mas menjadi solusi praktis bagi para pedagang dan pengunjung yang membutuhkan layanan transaksi perbankan secara cepat dan efisien.

Pihak BRI KK Plaza Kenari Mas menyampaikan bahwa layanan ini merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus hadir mendukung kebutuhan masyarakat dan aktivitas usaha para pelaku perdagangan.

“Melalui layanan Weekend Banking ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi pengunjung, pedagang, dan nasabah umum agar tetap dapat melakukan transaksi perbankan dengan nyaman meskipun di hari libur,” ujarnya.

Selain pelayanan langsung di kantor, BRI juga terus mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital seperti BRImo dan QRIS BRI guna mendukung transaksi yang lebih praktis, aman, dan efisien kapan saja.

Dengan pelayanan prima dan semangat melayani sepenuh hati, BRI KK Plaza Kenari Mas terus berkomitmen menjadi mitra perbankan terpercaya yang selalu hadir memenuhi kebutuhan layanan keuangan masyarakat dan mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Kemudahan Berkurban di Aplikasi Raya

Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Bank Raya terus menghadirkan berbagai inovasi layanan digital guna mendukung kemudahan transaksi masyarakat melalui Aplikasi Raya.

Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Bank Raya terus
menghadirkan berbagai inovasi layanan digital guna mendukung kemudahan
transaksi masyarakat melalui Aplikasi Raya. Beragam promo menarik turut
dihadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah, termasuk program yang
mendukung semangat berbagi dan berkurban di momen Idul Adha. Pada kesempatan
ini, Bank Raya berkolaborasi dengan YBM BRILiaN untuk mempermudah nasabah
melakukan transaksi kurban secara digital melalui Aplikasi Raya. YBM BRILiaN
sendiri menjalankan program nasional “Qurban BRILiaN” dengan memberdayakan
peternak lokal serta menyalurkan daging kurban kepada masyarakat di berbagai
daerah di Indonesia.

 

Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank
Raya
mengatakan, “Momentum Idul
Adha menjadi kesempatan bagi Bank Raya untuk terus menghadirkan inovasi layanan
perbankan digital yang memudahkan transaksi nasabah. Melalui Aplikasi Raya,
kami ingin mendorong masyarakat semakin aktif bertransaksi secara digital
sekaligus mendukung semangat berbagi dan berkurban dengan cara yang lebih
praktis, aman, dan inklusif.”

 

Untuk melakukan transaksi kurban melalui Aplikasi
Raya, nasabah dapat membuka aplikasi dan memilih menu “Semua Menu”, kemudian
klik “Zakat & Donasi”. Setelah itu, nasabah dapat memilih “Infaq YBM
BRILiaN”, menentukan nominal sesuai pilihan hewan kurban, serta mengisi catatan
qurban dengan nama pequrban. Transaksi kemudian dapat dilanjutkan dengan
menekan tombol “Bayar Sekarang” dan memasukkan PIN Aplikasi Raya. Informasi
mengenai syarat dan ketentuan program tersedia di website dan media sosial resmi
Bank Raya.

 

Sebagai tambahan apresiasi, nasabah juga berkesempatan
memperoleh cashback mulai dari Rp100.000 hingga Rp700.000 untuk setiap
transaksi pembelian hewan kurban YBM BRILiaN melalui Aplikasi Raya.

 

Tidak hanya itu, selama bulan Mei Bank Raya juga
menghadirkan berbagai program promo lainnya, salah satunya MVP Payday Mei.
Dalam program ini, nasabah berkesempatan mendapatkan cashback dengan
menyelesaikan tiga tantangan transaksi digital harian menggunakan QRIS dan top
up e-wallet melalui Aplikasi Raya. Informasi lengkap terkait program dan syarat
ketentuan dapat diakses melalui website dan media sosial Bank Raya.

“Bank Raya berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan
perbankan digital yang tidak hanya berfokus pada kemudahan transaksi, tetapi
juga memberikan pengalaman yang bermakna bagi nasabah dalam setiap momen
penting, termasuk Idul Adha.” tutup Kicky.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Transisi Energi Bersih melalui Perdagangan Karbon PTPN IV PalmCo

JAKARTA – Partisipasi masyarakat dalam perdagangan karbon menunjukkan tren meningkat sepanjang 2025. Melalui platform IDX Carbon dan PTPN Carbon Hub, publik tercatat telah menyerap 5.202 ton setara karbon dioksida (tonCO₂e) dari proyek energi terbarukan milik PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara.

Data perusahaan menunjukkan volume serapan tersebut berasal dari 335 transaksi yang dilakukan individu maupun entitas bisnis sejak pencatatan perdana di Bursa Karbon Indonesia pada 20 Mei 2025. Adapun transaksi pembelian riil pertama berlangsung pada 29 Juli 2025 dan pencatatan akumulatif ditutup pada 31 Desember 2025.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan, tren tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran publik untuk terlibat langsung dalam upaya pengurangan emisi. “Dulu isu perdagangan karbon identik dengan korporasi besar. Sekarang masyarakat juga mulai mengambil peran dalam menyeimbangkan jejak karbon dari aktivitas sehari-hari,” ungkap Jatmiko dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Menurut dia, seluruh unit karbon yang diperdagangkan melalui platform tersebut berasal dari proyek yang telah terverifikasi dan memiliki basis operasional nyata di lapangan. Dua proyek utama yang menjadi sumber kredit karbon ialah pemanfaatan limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME) pada fasilitas Biogas Co-Firing di Pabrik Kelapa Sawit Lubuk Dalam, Riau, serta Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Proyek tersebut memanfaatkan gas metana dari limbah cair sawit untuk diolah menjadi energi baru terbarukan. Selain menekan emisi gas rumah kaca, skema ini juga dinilai memperkuat praktik ekonomi sirkular di sektor perkebunan sawit.

Berdasarkan data perusahaan, dari total 5.202 tonCO₂e yang telah diserap publik, sebanyak 2.111 tonCO₂e telah resmi di-offset melalui Sistem Registri Nasional (SRN). Proses offset dilakukan secara bertahap dengan fasilitasi PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) sebagai pengelola platform serta dukungan Pertamina New & Renewable Energy.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya juga memasukkan proyek biogas milik PTPN IV PalmCo sebagai salah satu aksi mitigasi yang mendukung target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia dan diperdagangkan melalui Bursa Karbon.

Jatmiko menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa mekanisme perdagangan karbon mulai diterima publik karena dinilai lebih transparan dan mudah diakses. “Setiap unit karbon yang dibeli memiliki underlying project yang jelas. Masyarakat bisa mengetahui langsung sumber pengurangan emisinya sehingga kepercayaan terhadap mekanisme ini ikut tumbuh,” katanya.

Secara teknis, volume serapan emisi sebesar 5.202 tonCO₂e disebut setara dengan penanaman dan pemeliharaan sekitar 86.000 bibit pohon selama 10 tahun. Nilai itu juga ekuivalen dengan pengurangan emisi dari sekitar 1.130 mobil penumpang dalam satu tahun.

Sejumlah partisipan mengaku mulai melihat offset karbon sebagai bagian dari tanggung jawab pribadi terhadap lingkungan. M Ansori Nasution, salah satu pembeli kredit karbon ritel, mengatakan akses pembelian yang terhubung langsung dengan proyek energi terbarukan membuat masyarakat lebih yakin terhadap dampak nyata yang dihasilkan. “Sebagai individu, ada kesadaran untuk ikut menyeimbangkan jejak karbon. Yang penting, proyeknya jelas dan memang menghasilkan pengurangan emisi,” sebut Ansori.

Pandangan serupa disampaikan Devanda Faiqh Albyn. Menurut dia, generasi muda mulai memandang keterlibatan dalam perdagangan karbon sebagai bentuk investasi lingkungan jangka panjang. “Isu perubahan iklim sekarang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ketika ada instrumen yang memungkinkan publik ikut mendukung proyek energi bersih secara langsung, tentu itu menjadi hal positif,” katanya.

Pemerintah menargetkan pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada 2050. Dalam konteks tersebut, keterlibatan sektor perkebunan dan energi terbarukan diproyeksikan menjadi salah satu penopang penting transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Antisipasi Lonjakan Mobilitas Libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026, JTT Siagakan Layanan Operasional di Trans Jawa

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan layanan operasional di wilayah Jalan Tol Trans Jawa dalam rangka mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode libur panjang Hari Raya Iduladha 1447H/2026 yang diproyeksikan berlangsung mulai 27 Mei 2026 hingga 1 Juni 2026.

Seiring dengan peningkatan volume lalu lintas menuju wilayah Trans Jawa pada periode libur panjang Hari Raya Iduladha 1447H/2026, JTT telah mengoptimalkan layanan transaksi di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan mengoperasikan 17 gardu arah Palimanan dan 13 gardu arah Jakarta secara situasional guna mendukung kelancaran arus kendaraan sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa JTT juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, nyaman, dan lancar selama periode libur panjang.

“JTT berkomitmen memastikan kesiapan layanan operasional selama periode libur panjang Hari Raya Iduladha 1447H/2026 melalui optimalisasi layanan transaksi, layanan lalu lintas, kesiagaan petugas, serta pemantauan kondisi lalu lintas secara real-time. Seluruh langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan di wilayah Trans Jawa,” ujar Ria.

JTT memastikan kesiapan layanan operasional di seluruh wilayah Trans Jawa melalui optimalisasi gardu transaksi dan kesiagaan petugas operasional di gerbang tol utama, khususnya pada ruas dengan potensi peningkatan volume lalu lintas seperti Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Palimanan–Kanci, Semarang Seksi A,B,C, hingga Surabaya–Gempol. Selain itu, JTT juga menyiagakan armada layanan lalu lintas yang beroperasi selama 24 jam, terdiri atas 31 unit derek, 7 unit ambulans, 6 unit rescue, 17 unit Patroli Jalan Raya (PJR), serta 19 unit Mobile Customer Service (MCS) guna mendukung penanganan kondisi darurat, menjaga kelancaran arus lalu lintas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan selama periode libur panjang Hari Raya Iduladha 1447H/2026.

Pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real-time melalui CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian informasi serta didukung oleh Dynamic Message Sign (DMS) untuk menyampaikan informasi lalu lintas terkini kepada pengguna jalan. JTT juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian dan stakeholder terkait dalam mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas. Apabila diperlukan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian dan menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.

Ria menambahkan, JTT mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, menghindari berkendara saat lelah, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Pengguna jalan juga diharapkan selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.

JTT turut mengimbau pengguna jalan untuk mengakses informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi Jasa Marga Group seperti Call Center 24 jam di 133, aplikasi Travoy, dan media sosial resmi perusahaan guna mendukung perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman selama periode libur panjang Hari Raya Iduladha 1447H/2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES