Target 1,69 Juta Ton Udang 2029: FisTx Bagikan Ensiklopedia Budidaya 12 Bab Gratis untuk Petambak

Saat pemerintah menargetkan produksi udang nasional naik ke 1,69 juta ton pada 2029, CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono membuka ilmu budidaya terukur untuk petambak Indonesia.

Yogyakarta, – FisTx Indonesia, perusahaan teknologi akuakultur berbasis di Yogyakarta, merilis Ensiklopedia Budidaya Udang, ebook 12 bab karya CEO sekaligus praktisi budidaya udang Rico Wisnu Wibisono. Seluruh seri dapat diunduh gratis oleh petambak, teknisi, dan pelaku usaha udang untuk menyiapkan siklus budidaya 2027 dengan keputusan yang lebih terukur.

Solusi ini hadir ketika arah kebijakan menuntut lompatan. Pemerintah menargetkan produksi udang nasional mencapai 1,69 juta ton pada 2029, sejalan dengan RPJMN. Sebagai pembanding, produksi udang nasional pada 2024 tercatat 844.140 ton menurut data KKP. Artinya, produksi perlu naik hampir dua kali lipat dalam lima tahun.

Angka Yang Menjadi Latar

Target produksi. 1,69 juta ton pada 2029. Direktur Kelautan dan Perikanan Bappenas Mohamad Rahmat Mulianda menyebut Indonesia memerlukan “leverage” baru dalam dua hingga tiga tahun ke depan, dengan tantangan pada penyakit, sistem budidaya dua tahap, tambak tradisional, dan pemasaran.

Tambak tradisional. Sekitar 82 persen luas tambak udang nasional masih berupa tambak tradisional, sehingga peningkatan produktivitas dan tata kelola kawasan menjadi prioritas.

Ekspor. Indonesia mengekspor 218,87 ribu ton udang senilai US$1,87 miliar pada 2025, dengan pangsa sekitar 6 persen pasar global. Ekuador memimpin dengan 1,41 juta ton.

Perlindungan pasar domestik. Pada September 2026, KKP mengamankan 1.048 ton udang impor di Jawa Timur yang diduga akan beredar di pasar lokal, padahal peruntukannya diolah untuk diekspor kembali. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan udang impor yang seharusnya untuk ekspor masuk ke pasar lokal.

Jalur menuju 2027. Jika produksi naik dengan laju rata-rata sama setiap tahun dari 844.140 ton pada 2024 menuju 1,69 juta ton pada 2029, posisi 2027 berada di kisaran 1,35 juta ton, atau tumbuh sekitar 15 persen per tahun. Ini hitungan ilustrasi, bukan target resmi KKP untuk 2027.

“Angka target itu hanya akan tercapai kalau keputusan di tingkat kolam ikut berubah. Karena itu kami membuka ilmu yang selama ini kami pakai di lapangan, secara gratis, supaya petambak bisa menghitung sebelum menebar,” ujar Rico Wisnu Wibisono, CEO FisTx Indonesia. 

Apa isi Ensiklopedia Budidaya Udang

Ensiklopedia terdiri atas 12 bab yang disusun dari pondasi menuju keputusan harian dan ketahanan bisnis:

Pondasi: Shrimpnomic (tebar terukur dan logika kebangkitan Ekuador), Water Thinking (pengelolaan air), Carrying Capacity (daya dukung kolam), dan Oxygen Economics (aerasi, DO, ORP).

Mesin kolam: Hidraulika Tambak, Genetika Ketahanan, Mikrobioma Terukur, dan Pakan Terukur.

Bertahan dan menang: Kesehatan dan Biosekuriti, Monitoring dan Data, Ekonomi Siklus, serta Keberlanjutan dan Masa Depan.

Setiap bab memuat kasus, angka, dan prinsip yang bisa langsung dibawa ke rapat tim tambak, dari menentukan kepadatan tebar sampai menghitung HPP per kilogram.

“Banyak kolam gagal bukan karena kurang niat, tapi karena keputusan diambil dengan perkiraan. Ensiklopedia ini kami susun supaya perkiraan itu diganti dengan hitungan,” kata Rico.

Cara Mengunduh

Ensiklopedia Budidaya Udang dapat diunduh gratis, melalui halaman resmi FisTx: Klik Link Download. 

Petambak yang ingin membahas angka kolamnya setelah membaca dapat meminta sesi konsultasi singkat dengan tim FisTx melalui halaman resmi Fistx Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

The Fluffy Pumpkin Fest, Keseruan Halloween di Hublife

Menyambut musim Halloween dengan cara yang lebih ceria, Hublife menghadirkan The Fluffy Pumpkin Fest pada 16 Oktober–8 November 2026

Menyambut musim Halloween dengan cara yang lebih ceria, Hublife menghadirkan The Fluffy Pumpkin Fest pada 16 Oktober–8 November 2026. Mengusung suasana musim gugur yang hangat dengan dekorasi labu menggemaskan dan bunga matahari berwarna cerah, festival ini mengajak pengunjung menikmati pengalaman Halloween yang menyenangkan bersama keluarga, khususnya anak-anak.

Melalui rangkaian dekorasi tematik, hiburan anak, parade kostum, hingga Halloween Market, The Fluffy Pumpkin Fest menghadirkan beragam aktivitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung dari berbagai usia. Berlokasi di Hublife, Taman Anggrek Residences, festival ini menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga sekaligus merasakan suasana Halloween yang penuh warna.

The Fluffy Pumpkin Land, Dunia Labu Menggemaskan Yang Seru Banget

Pengunjung dapat menjelajahi The Fluffy Pumpkin Land, area dekorasi musiman yang memadukan labu-labu berbulu yang menggemaskan dengan bunga matahari berwarna cerah. Suasana yang hangat dan penuh warna ini menghadirkan latar menarik untuk berfoto sekaligus menikmati nuansa musim gugur di tengah kota.

Keseruan berlanjut melalui berbagai aktivitas untuk anak-anak, mulai dari Fluffy Pumpkin Meet & Greet hingga beragam lokakarya kreatif. Pengunjung juga dapat menyaksikan The Fluffy March of the Pumpkins, parade Halloween yang dilengkapi kompetisi labu dan kostum. Rangkaian ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berkreasi, mengekspresikan diri, dan menikmati pengalaman Halloween bersama keluarga.

Tak hanya menghadirkan hiburan, The Fluffy Pumpkin Fest juga dilengkapi Halloween Market yang menawarkan aneka hidangan penutup dan camilan bertema Halloween. Beragam pilihan ini melengkapi pengalaman berkunjung, mulai dari menikmati dekorasi hingga mencicipi sajian bertema yang menarik.

Treat or Treats, Lengkapi Keseruan dengan Hadiah Menarik

Selama periode festival, pengunjung juga dapat menikmati program ASRI Living: Treat or Treats Rewards. Dengan minimum transaksi Rp300.000, pengunjung berkesempatan mendapatkan satu kali kesempatan memutar Wheel of Treat or Treats untuk memperoleh hadiah menarik.

Program ini melengkapi pengalaman berbelanja dan rekreasi selama The Fluffy Pumpkin Fest berlangsung. Ketentuan lebih lanjut mengenai keanggotaan ASRI Living dan mekanisme program akan mengikuti ketentuan final yang berlaku.

Melalui The Fluffy Pumpkin Fest, Hublife menghadirkan cara yang lebih menyenangkan untuk merayakan Halloween melalui pengalaman yang memadukan kreativitas, hiburan, dan kebersamaan keluarga. Pengunjung dapat menikmati rangkaian acara ini pada 16 Oktober hingga 8 November 2026 di Hublife, Taman Anggrek Residences.

Ajak keluarga dan si kecil untuk merasakan kemeriahan The Fluffy Pumpkin Fest dan ciptakan momen Halloween yang penuh warna bersama Hublife.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

ASHTA DISTRICT 8 Menghadirkan DESIGN SPEAKS, Lewat ADGI Design Week

ASHTA District 8 kembali menghadirkan pengalaman yang menghubungkan kreativitas, seni, dan gaya hidup urban melalui DESIGN SPEAKS: Where Creativity Lives, yang berlangsung pada 9–25 Oktober 2026.

ASHTA District 8 kembali menghadirkan pengalaman yang menghubungkan kreativitas, seni, dan gaya hidup urban melalui DESIGN SPEAKS: Where Creativity Lives, yang berlangsung pada 9–25 Oktober 2026. Menghadirkan rangkaian program desain, pameran, diskusi, hingga curated market, ASHTA mengajak pengunjung untuk melihat bagaimana desain tidak hanya hadir sebagai karya visual, tetapi juga menjadi bagian dari cara kita berinteraksi dengan ruang, budaya, dan kehidupan sehari-hari.

Sebagai bagian dari komitmen ASHTA untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar berkunjung dan berbelanja, DESIGN SPEAKS mempertemukan beragam perspektif kreatif dalam satu destinasi. Mulai dari eksplorasi perkembangan desain grafis Indonesia, pertemuan dengan para pelaku industri kreatif, hingga ide-ide baru dalam arsitektur dan gaya hidup, setiap program membuka kesempatan bagi pengunjung untuk menemukan inspirasi melalui pengalaman yang lebih interaktif dan immersive. Semangat ini juga tercermin melalui kehadiran ADGI Design Week 2026 dan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, yang memperluas percakapan mengenai peran desain dan kreativitas dalam membentuk masa depan.

Merayakan Perkembangan Desain dan Kreativitas Indonesia

Berlangsung pada 14–25 Oktober 2026, ADGI Design Week 2026 menjadi salah satu highlight dalam rangkaian DESIGN SPEAKS. Festival desain grafis tahunan Indonesia ini menghadirkan pameran, diskusi, dan program publik yang mengajak pengunjung mengenal lebih dekat perkembangan serta pengaruh gerakan desain Indonesia. Berbagai program tersebar di sejumlah area ASHTA, menghadirkan pengalaman yang memungkinkan pengunjung mengeksplorasi desain melalui perspektif sejarah, praktik profesional, hingga karya generasi kreatif berikutnya.

Di SCBD Lobby, International Exhibition pada 14–18 Oktober menampilkan karya pilihan dari D&AD Awards 2026 dan TDC72, sekaligus arsip TDC Annuals dari tahun-tahun sebelumnya. Sementara itu, Museum DGI: Y2K di Melting Pot, Ground Floor, pada 14–25 Oktober mengajak pengunjung menelusuri kembali sejarah desain grafis Indonesia pada era Y2K setelah Reformasi. Eksplorasi berlanjut melalui GRAFIS’26 di SPAC8, Upper Ground, pada 14–18 Oktober. Menghadirkan lebih dari 50 peserta pameran dari Indonesia dan kawasan regional

Pada periode yang sama, The Design Talents menampilkan karya desainer muda dari kampus anggota ADI yang tengah mempersiapkan diri memasuki industri. Pengunjung juga dapat mengikuti Design Talks pada 16–18 Oktober di FLIX Cinema, Lantai 2, untuk mendengarkan perspektif desainer dan praktisi mengenai proses kreatif serta arah perkembangan industri desain. Melengkapi rangkaian tersebut, Design Market di Upper Marketplace, Lantai 2, pada 14–18 Oktober menghadirkan IP creators dan design-led brands melalui pilihan produk serta merchandise orisinal yang berangkat dari kreativitas desain grafis. 

Menghubungkan Desain, Ruang, dan Gaya Hidup Masa Kini

Sebagai ruang pertemuan kreativitas, budaya, gagasan, dan komunitas untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan masa depan ekonomi kreatif. Kehadiran program ini memperluas pengalaman DESIGN SPEAKS, dari eksplorasi desain sebagai karya hingga perannya dalam membangun koneksi dan mendorong perkembangan industri kreatif.

Di SPAC8, Upper Ground, ADI Design Week menghadirkan gagasan dan karya inovatif yang merefleksikan perkembangan lanskap desain Indonesia. Sementara itu, area Upper Marketplace, Lantai 2, menawarkan kurasi buku dan sustainable fashion yang merayakan kreativitas, pilihan yang lebih thoughtful, serta gagasan untuk masa depan yang lebih baik. Pengunjung juga dapat mengeksplorasi kreativitas melalui automotive modification, dengan berbagai kendaraan yang menampilkan karakter, transformasi, dan ekspresi unik dalam kultur otomotif.

Bagi ASHTA, rangkaian ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjadikan desain dan kreativitas sebagai bagian dari pengalaman pengunjung. Dengan mempertemukan pameran, diskusi, komunitas, karya, dan curated lifestyle dalam satu ruang, ASHTA menghadirkan pengalaman yang mengundang pengunjung untuk tidak hanya melihat, tetapi juga berinteraksi, mengeksplorasi, dan menemukan perspektif baru. Sejalan dengan karakter ASHTA sebagai destinasi urban yang menghubungkan art, design, dan lifestyle, DESIGN SPEAKS memperkuat komitmen ASHTA untuk menghadirkan pengalaman immersive yang terus berkembang setiap bulannya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Akar Peoni Jadi Kunci Zuo Hao Shi untuk Meredakan Sakit Leher Belakang

Pagi yang dimulai dengan leher terasa berat sudah menjadi hal biasa bagi pekerja kantoran. Menoleh terasa kaku, bahu ikut menegang, dan rasa itu kembali lagi keesokan harinya. Balsem habis, pijat sudah dicoba, tetapi keluhannya tetap datang setiap pagi.

Zuo Hao Shi hadir untuk mereka yang sudah lelah dengan siklus tersebut. Jamu kapsul yang terdaftar di BPOM dengan nomor izin edar TR 233073191 dan bersertifikat halal ini membantu meredakan pegal linu dan nyeri pada persendian lewat racikan lima bahan, dengan satu yang jarang ditemui dalam jamu produksi lokal,yaitu akar peoni.

Akar peoni bukan bahan sembarangan. Di Tiongkok, akar ini sudah dipakai berabad-abad untuk keluhan otot yang menegang, jauh sebelum pekerjaan di depan layar dikenal orang. Zuo Hao Shi memadukannya dengan empat bahan penghangat Nusantara yang akrab di dapur banyak keluarga,yaitu rimpang jahe, daun serai wangi, kulit batang kayu manis, dan bunga cengkih.

Perpaduan dua tradisi itulah yang menjadi ciri khas racikan ini.

Hingga kini Zuo Hao Shi telah dibeli lebih dari sepuluh ribu kali, menurut penghitung penjualan di lokapasar, bukan catatan perusahaan.

Kenapa Leher Belakang Sakit dan Kaku

Sakit leher belakang umumnya berawal dari posisi kerja. Ketika kepala menunduk ke layar, otot leher dan bahu menahan posisi itu tanpa jeda selama berjam-jam. Aliran darah ke area tersebut berkurang dan otot kelelahan, sehingga muncul pegal yang paling terasa saat bangun tidur atau beranjak dari kursi.

Keluhan serupa juga dialami mereka yang bekerja sambil membungkuk, mengemudi jarak jauh, atau mengangkat beban dengan posisi yang kurang tepat. Banyak orang mengatasinya dengan memutar leher sampai berbunyi atau mengganti bantal. Cara itu meredakan sesaat, tetapi keluhannya berulang selama kebiasaannya tidak berubah.

Jejak Akar Peoni dalam Pengobatan Tradisional

Akar peoni (Paeonia lactiflora) menjadi bahan utama Shaoyao Gancao Tang, ramuan klasik yang tercatat dalam kitab Treatise on Febrile Diseases sekitar 200 SM dan secara tradisional dipakai untuk keluhan nyeri yang berkaitan dengan kekakuan serta kejang otot. Keluhan otot menegang semacam itu yang menjadi alasan akar peoni dipilih sebagai bahan kunci Zuo Hao Shi.

Senyawa dengan kandungan tertinggi pada akar peoni adalah paeoniflorin, yang dalam tinjauan ilmiah menjadi perhatian penelitian modern terkait efek antispasmodik, analgesik, dan antiinflamasinya. Penelitian tersebut dilakukan pada ramuan tradisional berbahan akar peoni, dan menjadi dasar pertimbangan saat menyusun racikan, bukan pengujian atas produk Zuo Hao Shi sendiri.

“Kami tidak meminta pembeli percaya begitu saja. Nomor izin edar, komposisi, sampai bagian tanaman yang dipakai, semuanya kami tulis apa adanya supaya bisa diperiksa sendiri dalam tiga menit,” ujar tim Zuo Hao Shi dalam keterangan tertulis. “Jamu ini membantu meredakan pegal linu dan nyeri sendi.”

Sesuai izin edarnya, klaim Zuo Hao Shi terbatas pada membantu meredakan pegal linu dan nyeri pada persendian. Seperti produk golongan jamu pada umumnya, pengalaman tiap orang berbeda dan hasilnya tidak dijanjikan sama.

Nomor Izin Edar yang Bisa Diperiksa Sendiri

Zuo Hao Shi mencantumkan nomor izin edar dan komposisi lengkapnya secara terbuka, termasuk bagian tanaman yang dipakai pada tiap bahan. Nomor TR 233073191 dapat diperiksa gratis di cekbpom.pom.go.id dengan memilih pencarian berdasarkan nomor registrasi, dan nama produk serta nama pendaftar yang muncul akan cocok dengan yang tertera pada kemasan.

Perusahaan juga membatasi penjualan resminya pada tiga toko, yaitu Zuo Hao Shi Official Store, Gerobak Onlen, dan Warung Sembilan, serta situs resminya. Untuk produk yang dijual di luar keempat kanal tersebut, pembeli disarankan mencocokkan nomor izin edar pada botol yang diterima.

Dipakai Bersama Perbaikan Kebiasaan

Satu botol berisi 30 kapsul berukuran 500 mg, cukup untuk sekitar sepuluh hari bila diminum satu kapsul dalam tiga kali sehari, dan dikirim langsung dari gudang perusahaan di Jember. Aturan pakainya mengikuti yang tertera pada kemasan, yaitu diminum sesudah makan. Rincian komposisi, aturan pakai, dan informasi untuk keluhan leher belakang sakit dan pegal tersedia di situs resminya.

Perusahaan menempatkan Zuo Hao Shi sebagai pendamping, bukan pengganti perbaikan kebiasaan kerja. Menaikkan layar sampai sejajar mata dan memberi jeda berdiri setiap 30 sampai 45 menit tetap diperlukan agar keluhannya tidak terus berulang.

Produk ini sebaiknya tidak dikonsumsi ibu hamil dan menyusui, anak-anak, orang dengan gangguan fungsi hati atau ginjal, serta mereka yang punya riwayat alergi terhadap salah satu bahannya. Sakit leher belakang yang disertai kebas menjalar ke lengan, kelemahan otot, demam, atau nyeri yang membangunkan dari tidur memerlukan pemeriksaan dokter, begitu pula keluhan yang menetap lebih dari dua minggu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Industri Kripto Indonesia Terus Tumbuh, Investor Perlu Pilih Platform Legal

Jakarta, 16 Oktober 2026 – Industri aset kripto Indonesia terus berkembang seiring bertambahnya jumlah pengguna dan meningkatnya perhatian terhadap aset digital sebagai bagian dari ekosistem keuangan. Di tengah perkembangan tersebut, pemilihan platform yang berizin dan diawasi regulator menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum berinvestasi aset kripto.

Founder & CEO FLOQ, Yudhono Rawis, menilai pertumbuhan industri aset kripto perlu diimbangi dengan peningkatan literasi keuangan, pemahaman terhadap risiko investasi, serta pemilihan platform yang memenuhi ketentuan regulator.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dibahas dalam BMP Digital Infrastructure Summit 2026 di Jakarta pada 12 Oktober 2026, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia meningkat dari 18,08 juta pada Agustus 2025 menjadi 23,21 juta pada Agustus 2026. Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam ekosistem aset digital.

“Pertumbuhan jumlah pengguna menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap aset kripto terus berkembang. Namun, pertumbuhan ini perlu diiringi dengan pemahaman risiko yang baik dan akses terhadap platform yang menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Yudho.

Memilih Platform Legal untuk Berinvestasi Kripto

Seiring berkembangnya industri, masyarakat perlu memahami bahwa investasi aset kriptomemiliki risiko, termasuk volatilitas harga yang dapat menyebabkan perubahan nilai aset secara signifikan. Karena itu, pemilihan platform menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum melakukan transaksi.

Yudhono menekankan bahwa masyarakat perlu memeriksa status perizinan platform melalui sumber resmi regulator, memahami biaya transaksi, serta mempelajari mekanisme penyimpanan dan pengamanan aset yang ditawarkan.

Platform yang berizin dan diawasi regulator beroperasi dalam kerangka ketentuan yang berlaku. Meski demikian, status legal tidak menghilangkan risiko fluktuasi harga maupun menjamin keuntungan investasi.

“Legalitas platform merupakan salah satu hal mendasar yang perlu diperiksa sebelum bertransaksi. Investor juga perlu memahami aset yang dibeli, mempertimbangkan profil risiko masing-masing, dan tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan tren atau potensi keuntungan jangka pendek,” kata Yudho.

Selain memilih platform yang sesuai ketentuan, seperti FLOQ. Selain itu, masyarakat disarankan untuk menggunakan fitur keamanan yang tersedia, menjaga kerahasiaan data akun, serta menghindari tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan pasti.

Potensi Industri Masih Terbuka

Pertumbuhan jumlah pengguna menjadi salah satu indikator perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Namun, penguatan ekosistem tidak hanya bergantung pada peningkatan jumlah pengguna, tetapi juga pada kualitas layanan, perlindungan konsumen, inovasi produk, dan konsistensi regulasi.

Di sisi lain, teknologi blockchain membuka peluang pengembangan berbagai layanan di luar perdagangan aset kripto, termasuk tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets atau RWA) dan solusi pembayaran berbasis blockchain. Inovasi tersebut berpotensi memperluas pemanfaatan teknologi aset digital di sektor keuangan dan ekonomi digital.

Menurut Yudho, pengembangan industri membutuhkan kolaborasi antara regulator dan pelaku usaha agar inovasi dapat berjalan seiring dengan kepatuhan dan perlindungan konsumen.

“Industri aset digital masih memiliki ruang untuk berkembang, baik dari sisi partisipasi pengguna maupun pemanfaatan teknologinya. Ke depan, penting untuk membangun ekosistem yang tidak hanya mendorong inovasi, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat melalui tata kelola dan perlindungan konsumen,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepastian regulasi dan persaingan yang sehat dapat membantu perusahaan mengembangkan layanan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat regional.

Dengan semakin berkembangnya ekosistem aset digital, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi secara lebih bijak melalui peningkatan literasi, pemahaman risiko, dan pemilihan platform trading kripto yang legal. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan industri aset kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Transformasi Tata Kelola PAD: Sinergi Sanggabiz dan Pemkot Yogyakarta Wujudkan AiTax untuk Kemandirian Fiskal Daerah

PT Sangga Bisnis Anda (Sanggabiz) dan Pemerintah Kota Yogyakarta menginisiasi AiTax, sebuah platform inovatif berbasis kecerdasan buatan (AI), data analytics, dan machine learning untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menjawab tantangan pengelolaan data manual yang kerap kali rentan dan memakan waktu, AiTax hadir mengubah data historis menjadi prediksi pendapatan yang akurat serta memetakan celah wajib pajak (taxpayer gap). Kesuksesan implementasi pilot di Yogyakarta ini kini menjadi blueprint tata kelola berbasis data (AI for Better Governance) yang siap diadopsi dan diekalasi oleh pemerintah daerah lainnya.

Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan merupakan elemen krusial bagi kemandirian fiskal suatu daerah. Namun, pada tataran operasional, perjalanan mengamankan target pendapatan ini sering kali berhadapan dengan tantangan struktural. Banyak pemerintah daerah yang masih bertumpu pada proses pendataan manual serta metode proyeksi yang konvensional. Pola kerja ini berdampak pada lambatnya pengumpulan data, tingginya risiko kesalahan pencatatan (error-prone), hingga terhambatnya proses eskalasi pengawasan. Lebih jauh lagi, dinamika aktivitas ekonomi terkini, lahirnya entitas bisnis baru, hingga pergeseran lokasi usaha kerap luput dari jangkauan karena tidak terdeteksi secara otomatis oleh sistem pencatatan daerah.

Berangkat dari tantangan operasional tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta dan PT Sangga Bisnis Anda (Sanggabiz) mengambil langkah kolaboratif yang strategis dengan menginisiasi AiTax. Inisiatif ini dirancang bukan sekadar sebagai perangkat lunak pencatatan biasa, melainkan sebagai asisten strategis bagi pemangku kepentingan seperti BPKAD, Bapenda, Inspektorat, Sekretaris Daerah, hingga Kepala Daerah. Visi utamanya adalah mengorkestrasi data pajak yang tersebar menjadi wawasan operasional yang dapat langsung ditindaklanjuti untuk pengambilan keputusan fiskal yang lebih terukur.

Sebagai sebuah platform tata kelola pemerintahan berbasis data, mesin AiTax memecahkan masalah melalui tiga pilar operasional utama:

1. Automated Data Scraping: Sistem bekerja secara mandiri mengumpulkan indikator ekonomi publik dan memetakan data potensi bisnis langsung dari berbagai sumber terbuka.

2. Machine Learning Forecasting: Memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memprediksi potensi capaian PAD secara presisi, menggunakan racikan data historis dan model algoritma terbaik.

3.Taxpayer Gap Analysis: Mengidentifikasi secara akurat potensi wajib pajak baru sekaligus menganalisis kesenjangan pendapatan yang selama ini belum tergarap optimal.

Melalui proses integrasi tersebut, aparatur pemerintah pada akhirnya memperoleh keluaran (output) berupa dasbor siap pakai yang menyajikan model forecasting PAD, daftar potensi wajib pajak baru, lengkap dengan rekomendasi tindak lanjut kebijakannya.

Kesuksesan proyek percontohan (pilot project) bersama Pemkot Jogja ini membuktikan bahwa transformasi digital dalam perencanaan fiskal adalah hal yang sangat nyata untuk diwujudkan. Membawa semangat AI for Better Governance, Sanggabiz kini membuka jalan bagi pemerintah daerah lain untuk mengimplementasikan solusi serupa.

Untuk memastikan keberhasilan transisi teknologi di berbagai wilayah, Sanggabiz telah menyiapkan tahapan paket implementasi yang komprehensif. Perjalanan transformasi ini dimulai dari diagnosis kesiapan data dan organisasi, dilanjutkan dengan pengembangan model forecasting pada dasbor, peningkatan kapasitas aparatur sipil (capacity building) terkait analisis data, hingga penyediaan helpdesk dan pemantauan penggunaan secara berkelanjutan. Melalui langkah terstruktur ini, keputusan fiskal daerah yang akurat, transparan, dan mudah ditindaklanjuti bukan lagi sekadar visi, melainkan standar baru tata kelola pemerintahan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRIDS Masuk 16 Besar CX100 Danantara 2026, Peringkat Kedua di Industri Sekuritas dan Manajemen Investasi

Jakarta, 16 Oktober 2026 – PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menempati peringkat ke-16 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026, sekaligus menjadi perusahaan dengan peringkat tertinggi kedua di antara perusahaan sekuritas dan manajemen investasi. Pencapaian ini menempatkan BRIDS dalam jajaran 100 BUMN dengan pengalaman pelanggan terbaik dari 154 BUMN operating company yang memiliki layanan business-to-consumer (B2C) berdasarkan informasi Danantara Indonesia.

 

Danantara Indonesia mengumumkan hasil CX100 Award 2026 pada 13 Oktober 2026 sebagai bagian dari komitmen Melayani Sepenuh Hati. Program ini mengukur dan memeringkat kualitas pengalaman pelanggan di lingkungan BUMN, sekaligus menjadi acuan bagi perusahaan untuk memahami kebutuhan pelanggan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

 

Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa kualitas pelayanan merupakan bagian penting dari transformasi BUMN untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan perusahaan. Menurutnya, BUMN tidak hanya dinilai dari kinerja keuangan, tetapi juga dari pengalaman masyarakat atas layanan yang diberikan.

 

Penilaian CX100 menggunakan kerangka 3E, yaitu Effectiveness atau ketepatan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, Ease atau kemudahan layanan, dan Emotion atau kenyamanan serta perasaan positif pelanggan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka, survei daring, mystery shopping, polling publik, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terarah. Metodologi penilaian dikalibrasi dan pelaksanaannya disupervisi oleh Index Committee yang dipimpin Prof. Danang Parikesit.

 

Bagi BRIDS, hasil tersebut menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam membangun pengalaman layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus menjadi masukan untuk menjaga konsistensi kualitas layanan di tengah perkembangan industri pasar modal.

 

Kebutuhan akan layanan investasi yang mudah, andal, dan responsif semakin penting seiring dengan pertumbuhan jumlah investor di Indonesia. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal mencapai 32,17 juta Single Investor Identification (SID) pada akhir September 2026, tumbuh 57,96% sejak awal tahun. Pertumbuhan tersebut menuntut pelaku industri untuk terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan investor yang semakin beragam, baik dari sisi akses digital, keandalan transaksi, maupun dukungan dalam memahami pilihan investasi.

 

Plt. Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, mengatakan hasil CX100 merupakan masukan yang berharga karena pengukurannya berangkat dari pengalaman pelanggan, bukan semata-mata dari perspektif perusahaan.

 

“Bagi kami, hasil CX100 bukan hanya pencapaian yang patut disyukuri, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus melihat layanan dari sudut pandang nasabah. Peringkat yang diraih BRIDS menjadi dorongan untuk menjaga konsistensi kualitas layanan sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan. Di tengah pertumbuhan investor yang semakin pesat, kami ingin memastikan bahwa setiap nasabah, baik yang baru memulai investasi maupun yang telah lama bertransaksi, memperoleh pengalaman layanan yang mudah, andal, dan nyaman,” ujar Fifi.

 

Sejalan dengan kerangka 3E dalam CX100, BRIDS terus mengembangkan layanan dengan mempertimbangkan kemudahan akses, efektivitas proses, dan kualitas interaksi dengan nasabah.

 

Dari sisi kemudahan, nasabah dapat membuka rekening dan bertransaksi saham, obligasi, maupun reksa dana secara daring melalui aplikasi BRIGHTS. Sepanjang tahun 2026, BRIGHTS mencatat rata-rata 33.332 nasabah aktif. Selain layanan digital, nasabah prioritas juga dapat memperoleh pendampingan melalui 51 Relationship Manager BRIDS yang ditempatkan di Sentra Layanan Prioritas BRI di berbagai kota di Indonesia.

 

Dari sisi efektivitas, fitur Rekomendasi Saham membantu nasabah menentukan pilihan saham sesuai strategi investasi, sementara SmartInvest Reksa Dana mendukung optimalisasi dana mengendap dalam portofolio. Untuk meningkatkan pemahaman investasi dan interaksi yang lebih personal, BRIDS rutin mengadakan kelas edukasi mingguan. Melalui program InvesTalk Series dan Emiten Visit, nasabah juga berkesempatan berdialog langsung dengan manajemen emiten serta memperdalam pemahaman fundamental perusahaan sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan investasi.

 

Ke depan, BRIDS akan menjadikan hasil CX100 sebagai salah satu masukan dalam evaluasi dan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari ekosistem BRI Group, BRIDS berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah serta berkontribusi bersama regulator, Self-Regulatory Organization (SRO), dan pelaku industri lainnya dalam membangun ekosistem investasi yang semakin mudah diakses dan tepercaya oleh masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jemput Pelaku Usaha Sejak Pagi, BRI Dorong Digitalisasi Transaksi di Pasar dan Kawasan Unggulan

BRI Dorong Digitalisasi Transaksi Sejak Pagi di Kawasan Unggulan

Yogyakarta, 15 Oktober 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui Branch Office BRI Yogyakarta Cik Diktiro terus memperkuat komitmennya dalam mendorong percepatan digitalisasi ekonomi masyarakat melalui kegiatan Grebek Pasar dan Kawasan Unggulan Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan dengan menyasar sejumlah pusat aktivitas ekonomi, mulai dari pasar tradisional hingga kawasan perdagangan dan pariwisata, sebagai upaya memperluas edukasi serta meningkatkan pemanfaatan layanan digital BRI di kalangan pelaku usaha.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB ini menyasar kawasan Mangkubumi, Malioboro, dan Keraton, dengan cakupan pemetaan di sejumlah titik strategis, meliputi kawasan Tugu, Pasar Kranggan, Jalan Mangkubumi, Malioboro, Pasar Beringharjo, Sosrowijayan, Dagen, Pajeksan, Pathuk, hingga kawasan Keraton. Pemetaan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik kawasan, aktivitas usaha, serta kebutuhan transaksi para pelaku ekonomi, sehingga edukasi dan sosialisasi layanan digital dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Aktivitas sejak pagi buta menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Ketika sebagian masyarakat masih memulai aktivitas hariannya, roda perekonomian di pasar dan kawasan perdagangan telah bergerak melalui transaksi antara pedagang, pemasok, pembeli, hingga pelaku usaha pendukung lainnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa perputaran ekonomi masyarakat berlangsung sejak dini hari, sehingga kemudahan transaksi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran aktivitas usaha.

Branch Office Head BRI Yogyakarta Cik Ditiro, Rizqi Darajat, menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan bagian penting dalam mendukung perkembangan usaha dan memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan layanan digital dapat membantu pelaku usaha menjalankan transaksi secara lebih praktis, memberikan kenyamanan bagi pelanggan, serta mendukung proses perputaran uang yang lebih cepat dan efisien.

“BRI terus mendorong pelaku usaha untuk semakin mengenal dan memanfaatkan layanan digital dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Kemajuan ekonomi digital memberikan banyak kemudahan, mulai dari proses transaksi yang lebih praktis, kenyamanan bagi penjual dan pembeli, hingga mendukung kelancaran perputaran uang. Melalui kegiatan Grebek Pasar dan Kawasan Unggulan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan pelaku usaha, memahami kebutuhan mereka, sekaligus memberikan edukasi agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan secara lebih luas,” ujar Rizqi.

Melalui kegiatan ini, Branch Office BRI Yogyakarta Cik Diktiro juga melakukan pendekatan langsung kepada pelaku usaha untuk memperkenalkan manfaat layanan transaksi digital, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi keuangan. Pendekatan secara langsung diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami penggunaan layanan digital sesuai kebutuhan bisnis, baik dalam melayani pelanggan maupun mengelola aktivitas transaksi sehari-hari.

Pemetaan kawasan unggulan menjadi langkah strategis untuk memahami potensi ekonomi di setiap wilayah. Pasar tradisional, pusat perdagangan, kawasan wisata, hingga sentra usaha lokal memiliki karakteristik dan kebutuhan transaksi yang berbeda. Dengan memahami kondisi tersebut, BRI dapat memperkuat pendekatan layanan yang relevan serta mendorong semakin luasnya pemanfaatan ekosistem digital oleh pelaku usaha dan masyarakat.

Kegiatan Grebek Pasar dan Kawasan Unggulan Yogyakarta merupakan bentuk nyata komitmen BRI dalam memajukan ekonomi masyarakat melalui perluasan akses dan edukasi layanan keuangan digital. BRI tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendukung pelaku usaha untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, meningkatkan efisiensi transaksi, serta membuka peluang pertumbuhan usaha yang lebih berkelanjutan.

Ke depan, Branch Office BRI Yogyakarta Cik Diktiro akan terus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor ekonomi. Melalui pendampingan, edukasi, dan penguatan pemanfaatan layanan digital, BRI berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan UMKM dan masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

FisTx Indonesia Luncurkan KSO Budidaya Udang, Pertemukan Investor, Pemilik Lahan, dan Operator Berpengalaman di Sektor Pangan Strategis

Skema kerja sama operasional dengan SOP terukur dan bagi hasil transparan hadir sebagai alternatif investasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Yogyakarta, 16 Oktober 2026 — FisTx Indonesia, perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta, memperkenalkan skema Kerja Sama Operasional (KSO) budidaya udang. Skema ini mempertemukan pemilik modal yang belum punya lahan dan pengalaman, pemilik lahan yang kolamnya terhenti karena keterbatasan modal, dan FisTx sebagai operator yang menjalankan seluruh SOP budidaya dari persiapan air hingga panen.

Masalah Yang Dijawab: Modal dan Lahan ada, Operasional yang tidak

Budidaya udang menawarkan potensi profit besar, tetapi resiko gagalnya juga tinggi. Dari pengalaman lapangan FisTx, kegagalan umumnya berakar pada tiga hal: konstruksi kolam yang tidak mempertimbangkan hidrodinamika, manajemen harian yang bertumpu pada intuisi alih-alih data, dan input benur, pakan, serta probiotik yang tidak terstandar. Akibatnya, di satu sisi ada pemilik modal yang ragu masuk karena tidak paham teknisnya, di sisi lain ada kolam yang menganggur karena pemiliknya tidak punya dana untuk memulai siklus.

“KSO kami rancang agar tiga pihak yang saling membutuhkan ini bisa bertemu dalam satu kontrak yang jelas. Investor tidak perlu menjadi petambak, pemilik lahan tidak perlu menunggu modal sendiri terkumpul, dan operasionalnya dijalankan tim yang terbiasa dengan SOP budidaya terukur,” ujar Bachtiar – Head Of Farming Division

Bagaimana KSO Bekerja?

Dalam skema ini, FisTx bertindak sebagai operator yang menjalankan SOP budidaya milik tim Farming Expert selama beberapa siklus sesuai kesepakatan. Kerja sama berjalan dalam enam tahap: survei dan uji kelayakan lokasi, kontrak KSO, instalasi teknologi dan perbaikan infrastruktur kolam, penyiapan SDM dan SOP, siklus budidaya dengan pencatatan data harian, serta panen dan bagi hasil yang dihitung secara transparan sesuai kontrak.

FisTx menyediakan tiga pilihan skema: Full Operational KSO untuk pengelolaan penuh, Technical Advisory KSO untuk mitra yang sudah punya tim budidaya, dan skema Hybrid atau Performance yang fokus pada modul kritis berbasis target performa. Pada skema penuh, tambak dilengkapi teknologi sterilisasi air seperti Baskara UV, Cakra Elektrolisis, pendampingan teknisi lapangan melalui Program TAMPAN, dan perbaikan infrastruktur melalui AQUADEX.

Dekat Dengan Agenda Ketahanan Pangan

Sektor perikanan budidaya menjadi salah satu perhatian pemerintah. Dalam Rencana Kerja Pemerintah 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membidik nilai ekspor perikanan di atas US$ 6,7 miliar dan produksi perikanan 25,84 juta ton. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Tb Haeru Rahayu juga menyatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk memajukan industri udang, dengan kebijakan yang mendukung investasi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Udang adalah komoditas pangan bernilai ekonomi tinggi. Ketika lahan yang menganggur kembali berproduksi dengan manajemen yang disiplin, manfaatnya dirasakan investor, pemilik lahan, tenaga kerja lokal, dan rantai pasok pangan nasional,” lanjut Rico Wisnu Wibisono – CEO Fistx

Rekam Jejak dan Kehati-hatian

Data internal FisTx mencatat produktivitas hingga 70 ton/ha pada sistem RAS super-intensif di Sumbawa, hingga 60 ton/ha di Bangka, dan hingga 30 ton/ha di Bali. FisTx telah menjangkau lebih dari 25 provinsi dan 3 negara. FisTx menegaskan bahwa hasil budidaya tetap bergantung pada kondisi lapangan di setiap lokasi dan siklus, sehingga skema dan bagi hasil disepakati bersama setelah survei kelayakan, bukan dijanjikan di muka.

“Kami lebih memilih menilai lokasi dulu sebelum bicara kerjasama. Kalau lahannya belum layak, kami sampaikan apa adanya,” tambah Bachtiar

Cara Memulai KSO Budidaya Udang

Investor, pemilik lahan, maupun pelaku usaha tambak yang tertarik dapat mengajukan survei kelayakan lokasi melalui tim FisTx. Informasi lengkap tersedia di halaman KSO budidaya udang FisTx atau hubungi nomor WhatsApp : +62822-1305-4850

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

HSB Investasi Jadi Broker Pertama di Indonesia dengan Asuransi Perlindungan Dana Nasabah

HSB Investasi jadi broker teregulasi pertama hadirkan asuransi dana nasabah hingga USD 1 Juta bersama WTW dan Aswata di aplikasi trading terbaik dengan 17+ juta unduhan.

PT Handal Semesta Berjangka (HSB Investasi) resmi meluncurkan fasilitas perlindungan ekstra dana nasabah (Client Funds Insurance) dengan total nilai perlindungan hingga USD 1.000.000. Fasilitas ini terwujud melalui kerja sama strategis antara HSB Investasi dengan broker asuransi global PT Willis Towers Watson (WTW) Insurance Broker Indonesia dan PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) selaku penanggung resmi.

Langkah ini mencatatkan HSB Investasi sebagai Pialang Berjangka pertama di Indonesia yang melengkapi sistem keamanannya dengan skema asuransi institusional pihak ketiga. Inisiatif strategis ini mempertegas komitmen HSB Investasi sebagai broker peraih Rating A+++ untuk periode Q1 2026 oleh BAPPEBTI sekaligus Top Broker ICDX dalam menghadirkan ekosistem perdagangan berjangka yang aman, transparan, dan berstandar internasional.

“Bagi kami, menjaga kepercayaan nasabah bertumpu pada dua pilar utama: integritas dana dan kerahasiaan data pribadi. Selain menerapkan enkripsi tingkat tinggi untuk memastikan keamanan data nasabah di aplikasi, kehadiran asuransi perlindungan dana bersama WTW dan Aswata ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam melampaui standar kepatuhan regulasi. Kami ingin menciptakan ekosistem trading yang tidak hanya patuh hukum, tetapi juga memberi rasa aman menyeluruh bagi setiap investor,” ujar Direktur Kepatuhan HSB Investasi Wulan P. Pondaag dalam keterangan tertulis.

Fasilitas ini memberikan perlindungan atas dana nasabah terhadap risiko institusional pialang, seperti peristiwa kepailitan yang disertai pelanggaran hukum internal (misconduct). Seluruh biaya perlindungan ditanggung penuh oleh HSB Investasi melalui mekanisme perwalian (trust), sehingga nasabah yang memenuhi kriteria dapat menikmati jaring pengaman tambahan ini tanpa dikenakan biaya premi apa pun.

Kehadiran asuransi ini menjadi nilai tambah eksklusif yang melengkapi keandalan HSB Investasi sebagai aplikasi trading terbaik dengan capaian lebih dari 17 juta unduhan. Melalui ekosistem aplikasi mobile yang terintegrasi, nasabah dapat mengelola portofolio derivatif secara mandiri dengan dukungan fitur modern, seperti deposit instan via QRIS dan e-wallet, penarikan dana cepat (instant withdrawal), hingga fasilitas transaksi micro lot (0.01) dengan deposit terjangkau.

Selain didukung kepraktisan teknologi transaksi, arsitektur perlindungan dana pada pialang berjalan berlapis: kepatuhan operasional resmi di bawah pengawasan BAPPEBTI, pencatatan transaksi kliring berjangka, penempatan dana nasabah pada  rekening terpisah (segregated account) perbankan nasional, hingga jaminan penanggung resmi Aswata di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kini, nasabah dapat mengelola portofolio derivatif secara mandiri dengan rasa tenang dan fokus optimal pada analisis pasar finansial. Unduh aplikasi HSB Investasi sekarang untuk menikmati transaksi yang fleksibel, cepat, serta terlindungi oleh sistem pengamanan dana ekstra berstandar internasional.

Informasi lengkap mengenai syarat dan ketentuan program perlindungan extra dana nasabah ini dapat diakses melalui situs resmi www.hsb.co.id.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES