Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, seiring tren naik yang masih terlihat cukup solid baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian menunjukkan bahwa momentum bullish belum mereda dan justru berpotensi berlanjut dalam waktu dekat.

Secara teknikal, harga emas sebelumnya sempat mengalami fase koreksi ringan pada awal pekan. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena harga kembali bergerak naik dan berhasil menutup celah harga (gap) yang sempat terbentuk saat pembukaan pasar. Penutupan gap ini menjadi salah satu indikator penting bahwa pasar masih didominasi oleh minat beli, sekaligus menandakan bahwa tren utama masih berada dalam jalur kenaikan.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa fase koreksi yang terjadi sebelumnya lebih bersifat sementara dan tidak cukup kuat untuk mengubah arah tren secara keseluruhan. Dengan demikian, harga emas kini berpotensi kembali membentuk tren utama baru yang mengarah ke atas atau primary trend, yang biasanya ditandai dengan pergerakan harga yang lebih konsisten.

Dalam proyeksi jangka pendek, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.857. Level ini menjadi titik penting yang akan menentukan apakah harga mampu melanjutkan tren naik ke level yang lebih tinggi. Jika terjadi penembusan yang kuat di atas area tersebut, maka peluang kenaikan lanjutan akan semakin terbuka.

Lebih lanjut, apabila momentum bullish tetap terjaga, harga emas bahkan berpotensi mengarah ke level psikologis berikutnya di angka 5.000. Level ini dinilai sebagai target penting karena tidak hanya menjadi batas teknikal, tetapi juga memiliki arti khusus bagi pelaku pasar sebagai penanda level harga yang signifikan.

Dari sisi fundamental, penguatan harga emas turut didukung oleh meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Ketidakpastian global yang masih berlangsung, baik terkait kondisi ekonomi maupun dinamika geopolitik, membuat investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman untuk melindungi nilai aset mereka. Dalam situasi seperti ini, emas menjadi salah satu pilihan utama.

Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat juga memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan emas. Pasar mulai melihat adanya peluang bahwa Federal Reserve akan mengambil pendekatan yang lebih longgar dalam kebijakannya. Kemungkinan penurunan suku bunga atau setidaknya penghentian kenaikan suku bunga menjadi faktor yang mendorong minat terhadap emas.

Dalam kondisi suku bunga yang lebih rendah, emas menjadi lebih menarik karena tidak bersaing secara langsung dengan instrumen yang memberikan imbal hasil. Hal ini membuat aliran dana berpotensi kembali masuk ke pasar emas.

Di sisi lain, potensi pelemahan dolar Amerika Serikat juga menjadi katalis positif. Hubungan yang berlawanan arah antara dolar dan emas membuat pelemahan dolar dapat membuka ruang bagi harga emas untuk bergerak lebih tinggi. Ketika dolar melemah, emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global, sehingga permintaan dapat meningkat.

Faktor tambahan yang turut memperkuat tren bullish adalah meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral di berbagai negara. Langkah ini mencerminkan bahwa emas masih dianggap sebagai aset strategis untuk menjaga stabilitas cadangan devisa, sekaligus memberikan dukungan jangka panjang terhadap harga.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tren kenaikan harga emas masih cukup kuat dan berpotensi berlanjut dalam waktu dekat. Selama tidak ada perubahan signifikan dalam sentimen pasar, peluang untuk mencapai level yang lebih tinggi, termasuk area psikologis 5.000, tetap terbuka.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan dinamika global yang dapat memicu fluktuasi harga dalam jangka pendek. Dengan memahami level-level penting serta arah tren yang sedang berlangsung, investor diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah kondisi pasar yang terus berubah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penguatan Kompetensi PPO Logistik, BRI Region 6 Gelar Pendidikan Bidang Logistik

Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia, BRI Region 6 menyelenggarakan program pendidikan bagi Petugas Penunjang Operasional (PPO) bidang Logistik dari seluruh Unit Kerja. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Qlolal Gedung BRI Region 6 dan diikuti dengan antusias oleh para peserta.

Pendidikan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan serta meningkatkan keahlian PPO dalam bidang kelogistikan, sehingga mampu menjalankan tugas secara lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan logistik, pengendalian aset, hingga optimalisasi proses distribusi di lingkungan kerja.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan studi kasus yang relevan dengan kondisi operasional di lapangan. Dengan metode tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan secara praktis dalam pekerjaan sehari-hari.

Melalui pelaksanaan pendidikan ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menegaskan komitmennya dalam menciptakan SDM yang unggul dan andal, khususnya di bidang logistik, guna mendukung kelancaran operasional dan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Barantum Tingkatkan Efisiensi Bisnis dengan AI CRM

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Seorang owner pernah bilang, “Saya sudah punya tim, sudah ada banyak leads, tapi tetap saja berasa berantakan.” Masalahnya bukan di jumlah, tapi di cara mengelola.

Operasional Bisnis Makin Kompleks dan Tidak Terkontrol

Semakin bisnis berkembang, semakin banyak data masuk, semakin banyak proses berjalan bersamaan. Tanpa sistem yang rapi, semuanya jadi terasa lambat, bahkan sering kacau tanpa disadari.

Yang awalnya masih bisa di-handle manual, lama-lama jadi bottleneck yang bikin tim tidak produktif dan peluang hilang.

1. Data Pelanggan Tersebar dan Sulit Dilacak

Leads masuk dari WhatsApp, Instagram, form. Tersimpan di 3-5 tempat berbeda, tim butuh 5-10 menit hanya untuk cari 1 data.

2. Follow Up Sering Terlambat Atau Terlewat

Dari 100 leads, 30-40% tidak di-follow up tepat waktu karena tidak ada pengingat dan tracking yang jelas.

3. Tim Sales Tidak Punya Visibilitas Pipeline

Owner tidak tahu: sudah sampai mana proses deal? closing berapa? stuck di mana? semua bergantung laporan manual.

4. Reporting Manual Memakan Waktu

Tim habiskan 2-4 jam per minggu hanya untuk rekap data, dan sering tetap tidak akurat.

Perlu Sistem Terpusat untuk Kontrol dan Efisiensi

Masalah ini bukan soal tim kurang kerja keras, tapi karena tidak ada sistem yang bantu kerja mereka jadi lebih rapi dan cepat.

Solusinya sederhana: semua proses harus terpusat, otomatis, dan bisa dipantau kapan saja.

1. Sentralisasi Data dengan AI CRM

Dengan AI CRM semua data masuk ke satu tempat, tidak ada lagi pindah-pindah tools, akses cepat dalam hitungan detik.

2. Monitoring Pipeline Secara Real-Time

Setiap deal terlihat jelas: posisi, progress, dan potensi closing tanpa harus tanya tim satu per satu.

3. Reporting Otomatis dan Akurat

Data langsung jadi laporan tanpa input manual, update real-time, minim human error.

4. Automasi Follow Up Dengan Dukungan AI Agent

Dengan AI Agent follow up berjalan otomatis sesuai skenario, tidak ada lagi leads yang “dingin” karena lupa dihubungi.

AI CRM Barantum untuk Scale Up Bisnis Lebih Cepat

Di titik ini, yang dibutuhkan bukan sekadar tools, tapi sistem yang benar-benar menyatu dari awal sampai closing. Barantum CRM hadir untuk merapikan operasional sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis tanpa menambah beban kerja tim.

1. Integrasi End-To-End Dari Lead Hingga Closing

Semua proses dalam satu sistem, dari masuknya leads sampai deal selesai, tanpa pindah platform.

2. Automasi Workflow Tanpa Ribet

Setting sekali, proses berjalan otomatis, tim fokus closing, bukan kerja manual berulang.

3. Insight Data Untuk Keputusan Bisnis

Owner bisa langsung lihat performa bisnis dan ambil keputusan berbasis data, bukan asumsi.

4. Siap Terhubung dengan Berbagai Channel

Terintegrasi dengan WhatsApp, form, dan channel lain, semua leads langsung masuk tanpa hambatan.

Di tengah persaingan yang makin cepat, bisnis yang menang bukan yang paling besar, tapi yang paling rapi dan responsif. Jika operasional masih manual, growth akan selalu tertahan. Saatnya beralih ke Barantum yang bisa bantu bisnis Anda jalan lebih cepat dan terkontrol.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mini Town Hall Triwulan I 2026, BRI Region 6 Perkuat Evaluasi Kinerja dan Strategi Bisnis

Dalam rangka melakukan evaluasi kinerja sekaligus memperkuat arah strategi bisnis, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menyelenggarakan kegiatan Mini Town Hall Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Jackone Hall Gedung BRI Region 6 dan dihadiri oleh jajaran manajemen serta para pimpinan unit kerja operasional.

Mini Town Hall ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan capaian kinerja selama triwulan pertama 2026, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Dalam suasana yang interaktif, manajemen Region 6 menekankan pentingnya sinergi antarunit kerja dalam mencapai target bisnis yang telah ditetapkan.

Selain pemaparan kinerja, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi terbuka guna menggali masukan dari pimpinan unit kerja operasional. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah perbaikan yang konkret dan aplikatif dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas layanan kepada nasabah.

Melalui pelaksanaan Mini Town Hall ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang transparan, adaptif, dan berorientasi pada kinerja berkelanjutan demi mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih optimal di tahun 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Hilirisasi, PTPN I Fokus Replanting di Pulau Seram

MALUKU – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding Perkebunan Nusantara, mempercepat program hilirisasi kelapa melalui rencana tanam ulang (replanting) di Kebun Awaya, PTPN I Regional 8, Pulau Seram, Maluku.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, dalam kunjungan kerja ke Kebun Awaya pada Kamis (5/3), sekaligus mendorong percepatan implementasi program strategis perusahaan di wilayah tersebut.

Pada tahap awal, PTPN I akan melaksanakan program replanting seluas 500 hektare pada 2026. Program ini akan dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai total 3.100 hektare di areal Kebun Awaya.

Kunjungan tersebut disambut oleh Manager Kebun Awaya, Freddy B.R. Hutahaean, yang menyampaikan kesiapan jajaran kebun dalam mendukung agenda strategis perusahaan. Ia menegaskan bahwa Kebun Awaya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra produksi dan pengolahan kelapa terintegrasi di kawasan timur Indonesia.

Dalam arahannya, Teddy Yunirman Danas mendorong seluruh karyawan untuk menjaga semangat dan optimisme dalam mengelola potensi kebun, serta menjadikan Kebun Awaya sebagai titik awal (groundbreaking) hilirisasi kelapa di lingkungan PTPN I.

“Potensi Kebun Awaya harus dimaksimalkan melalui langkah konkret dan terukur. Program replanting seluas 500 hektare pada tahun 2026 dan 1.000 hektare pada tahun 2027 harus menjadi momentum peningkatan produktivitas, baik dari sisi on farm maupun off farm,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teddy juga menekankan pentingnya penguatan budaya kerja melalui konsep 3 on 3 sebagai fondasi transformasi perusahaan. Konsep tersebut meliputi Owner’s Mindset, yaitu pola pikir sebagai pemilik perusahaan dengan memahami proses bisnis secara menyeluruh serta mempertimbangkan aspek cost and benefit dalam setiap pekerjaan.

Selain itu, Networking menjadi elemen penting dalam membangun kolaborasi yang memberikan nilai tambah, serta Excellence yang menekankan pencapaian kinerja sesuai tata kelola yang baik dengan perhitungan risiko yang terukur.

Penerapan nilai 3 on 3 tersebut dinilai relevan dengan karakteristik Kebun Awaya yang memiliki luas areal sekitar 4.586 hektare, terdiri dari 3.100 hektare kebun kelapa dan 1.486 hektare kebun karet.

Dengan dominasi komoditas kelapa, Kebun Awaya memiliki posisi strategis dalam mendukung pengembangan hilirisasi berbasis kawasan. Optimalisasi potensi ini akan dilakukan melalui program replanting, peningkatan produktivitas, serta penguatan proses produksi terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Teddy menegaskan bahwa keberhasilan hilirisasi tidak hanya ditentukan oleh luas areal dan kapasitas produksi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, disiplin operasional, serta kolaborasi lintas fungsi yang solid.

Melalui implementasi prinsip Owner’s Mindset, Networking, dan Excellence, Kebun Awaya diharapkan dapat menjadi model pengembangan hilirisasi kelapa di Regional 8 sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan nilai tambah perusahaan.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Aris Handoyo, Head of PMO Hilirisasi Perkebunan Tri Susanto, serta seluruh karyawan Kebun Awaya.

Sejalan dengan arah transformasi Holding Perkebunan Nusantara, langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi bisnis, memperkuat daya saing komoditas perkebunan, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dorong Efisiensi Proses Internal dan Teamwork untuk Wujudkan Operational Exellence melalui Simulasi Lean Six Sigma

Jakarta, 13 April 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menyelenggarakan Lean Six Sigma Simulation yang diikuti oleh 22 pekerja lintas fungsi di lingkungan SPSL Group pada 1 April 2026 di Pelindo Tower, Jakarta. Pelaksanaan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Perusahaan dalam mendorong efisiensi proses internal dan teamwork untuk mewujudkan operational excellence, demi pemenuhan ekspektasi pelanggan, Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan.

Inisiatif ini merupakan komitmen nyata Perusahaan dalam membangun ekosistem kerja yang adaptif dan kolaboratif, guna menghadirkan layanan yang lebih efektif, efisien, dan bernilai tambah bagi pelanggan serta pemangku kepentingan. Melalui metode simulasi, peserta diajak untuk memahami alur bisnis secara end-to-end, mengidentifikasi ruang perbaikan serta merumuskan perbaikan yang terukur berbasis data.

Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Herman Susilo, menyampaikan bahwa penguatan kapabilitas SDM menjadi elemen penting dalam mendukung transformasi perusahaan di tengah dinamika industri logistik yang terus berkembang. 

“Pengembangan kapabilitas SDM merupakan fondasi utama dalam mendorong transformasi perusahaan. Kami ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya berfokus pada eksekusi, tetapi juga pada kemampuan untuk terus beradaptasi, berinovasi, bekerjasama dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan di seluruh lini proses bisnis,” ujar Herman.

Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong penerapan pendekatan berbasis proses dan data sebagai kunci peningkatan efisiensi operasional sekaligus menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.

“Melalui berbagai program pengembangan seperti ini, kami mendorong setiap Insan Perusahaan untuk memperkuat sinergi dan memiliki pemahaman end-to-end terhadap proses bisnis, sehingga mampu menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan atas setiap tantangan dalam bisnis,” tambahnya.

Melalui penguatan kapabilitas SDM secara berkelanjutan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva terus berupaya meningkatkan kinerja operasional, memperkuat daya saing perusahaan, serta mendukung peran Pelindo Group dalam menghadirkan solusi logistik terintegrasi berbasis pelabuhan yang berstandar global.

—–

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Jakarta, 14 April 2026 – Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan khususnya di beberapa tahun terakhir. Bagi banyak keluarga Indonesia, rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang aktivitas yang harus mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan, termasuk bekerja, beristirahat, hingga interaksi keluarga.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, tren renovasi rumah menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Renovasi dinilai menjadi alternatif yang semakin relevan dibandingkan pembelian atau pembangunan hunian baru, seiring dengan kenaikan suku bunga pembiayaan perumahan serta meningkatnya harga properti. Secara global, industri renovasi bahkan diproyeksikan tumbuh sekitar 6,4% pada 2025, mencerminkan pergeseran preferensi masyarakat dalam mengoptimalkan aset yang telah dimiliki.

Menjawab dinamika tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan solusi pembiayaan melalui fasilitas dana, BRI Flash, berbasis jaminan BPKB kendaraan. Produk ini dirancang untuk memberikan akses pendanaan yang lebih fleksibel dengan proses yang efisien, sehingga masyarakat dapat merealisasikan kebutuhan renovasi secara lebih terencana.

Melalui fasilitas ini, BRI Finance menawarkan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan dengan tenor hingga 4 tahun, serta nilai pencairan hingga 90% dari harga kendaraan yang dijaminkan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “BRI Finance memahami bahwa renovasi rumah merupakan kebutuhan yang semakin relevan di tengah perubahan gaya hidup masyarakat. Melalui fasilitas pembiayaan ini, kami berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam mengelola kebutuhan dan perencanaan keuangannya secara lebih optimal.”

Lebih lanjut, BRI Finance menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip kehati-hatian serta penerapan manajemen risiko yang disiplin dalam setiap penyaluran pembiayaan, guna menjaga kualitas aset dan keberlanjutan kinerja perusahaan. Masyarakat dapat mengakses informasi dan mengajukan pembiayaan melalui kanal digital resmi BRI Finance maupun layanan pelanggan yang tersedia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman

Sleman, 11 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini diwujudkan salah satunya melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Sleman yang berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026, pukul 13.00–14.30 WIB, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Sleman.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto, S.H., M.H., Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Ari Hani Saputri, S.H., M.H., Kepala Cabang BRI Finance Sleman, Insan Nur Susilo, S.H., serta jajaran perwakilan dari kedua institusi. Kerja sama ini menjadi langkah strategis BRI Finance dalam meningkatkan efektivitas penyelesaian kredit bermasalah melalui pendekatan yang terstruktur dan berbasis kepastian hukum, sekaligus mendorong penyelesaian kewajiban nasabah secara lebih efektif dengan mengedepankan aspek edukasi dan solusi yang berkelanjutan.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menegaskan bahwa kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sleman merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat fondasi tata kelola dan keberlanjutan bisnis.

“Setiap langkah BRI Finance harus berada dalam koridor hukum dan prinsip integritas, sehingga kami dapat menghadirkan layanan pembiayaan yang aman, terpercaya, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Wahyudi.

Lebih lanjut, Wahyudi menekankan bahwa kepastian hukum merupakan elemen fundamental dalam menjaga kualitas portofolio pembiayaan dan stabilitas operasional perusahaan. Sinergi dengan Kejaksaan melalui peran Jaksa Pengacara Negara dinilai mampu memperkuat proses mitigasi risiko hukum secara lebih terstruktur dan terukur.

“Melalui dukungan tersebut, BRI Finance dapat menjaga kualitas aset serta memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan. Kami memastikan bahwa setiap pertumbuhan bisnis yang dicapai senantiasa sejalan dengan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan keberlanjutan,” tambahnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto, menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini, Kejaksaan Negeri Sleman akan memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Dukungan tersebut mencakup bantuan hukum baik secara litigasi maupun non-litigasi, pemberian pertimbangan hukum, serta tindakan hukum lainnya yang diperlukan.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi kedua institusi, khususnya dalam mendukung pengamanan aset, peningkatan tata kelola kelembagaan, serta penyelesaian permasalahan hukum secara profesional dan akuntabel,” jelas Bambang.

Melalui kerja sama ini, BRI Finance terus memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan sebagai bagian integral dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model sinergi antara industri pembiayaan dan lembaga penegak hukum dalam mendukung stabilitas serta keberlanjutan sektor pembiayaan, khususnya di tingkat daerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Terus Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat melalui Seminar RS Sri Pamela Torgamba

Labuhan Batu Selatan- Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi, RS Sri Pamela Torgamba, salah satu entitas Holding Perkebunan Nusantara, menggelar Seminar Kesehatan dengan tema “Deteksi Dini Kanker Serviks” yang berlangsung di Dlab 2.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Distrik Dlab 2 serta Ibu Desmayanti Arsam selaku Ketua IKBI Grup Labuhan Batu Selatan. Seminar ini menghadirkan narasumber dr. Daniel Sembiring, Spesialis Kandungan dari RS Sri Pamela Torgamba, yang memberikan edukasi komprehensif mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala RS Sri Pamela Torgamba, dr. Efni Mulkan Hasibuan, MKM, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan edukasi kesehatan bagi masyarakat. Acara ini juga didampingi oleh dr. Septi bersama tim tenaga kesehatan yang turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan seminar.

Dalam pemaparannya, dr. Daniel Sembiring menekankan bahwa kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah apabila dilakukan deteksi dini secara rutin, seperti melalui pemeriksaan IVA maupun Pap Smear. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri.

Melalui kegiatan ini, RS Sri Pamela Torgamba berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program promotif dan preventif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi makroekonomi global menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan berbagai kelas aset, termasuk saham dan aset kripto.

Jakarta, 13 April 2026 — Ketegangan perdagangan global kembali meningkat setelah Amerika Serikat mengumumkan kebijakan tarif baru yang kemudian dibalas oleh China dan Uni Eropa. Eskalasi ini memicu kekhawatiran akan potensi perang dagang global yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dunia dan sentimen pasar keuangan. 

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi makroekonomi global menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan berbagai kelas aset, termasuk saham dan kripto. 

Data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan sinyal pelemahan. Klaim pengangguran meningkat sementara indeks harga produsen (PPI) mengalami penurunan. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve berpotensi mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan. 

Secara historis, kondisi tersebut sering kali memberikan sentimen positif bagi aset berisiko seperti saham emerging markets dan kripto. 

Di sisi lain, meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah jalur perdagangan Selat Hormuz kembali dibuka turut menekan harga minyak dunia. Harga minyak WTI dilaporkan turun ke bawah US$100 per barel, mengurangi tekanan inflasi energi global. 

Menariknya, di tengah kondisi tersebut, Bitcoin justru menunjukkan ketahanan dengan diperdagangkan di kisaran US$71.000–US$72.000, setelah sebelumnya menguji area penting di sekitar US$69.000. 

Menurut Yudhono Rawis, Founder dan CEO FLOQ, kondisi pasar saat ini mencerminkan perubahan cara investor memandang aset kripto dalam konteks ekonomi global. 

“Ketika ketidakpastian geopolitik dan ekonomi meningkat, investor secara alami mencari alternatif di luar sistem keuangan tradisional. Bitcoin semakin dilihat bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi sebagai aset digital strategis yang dapat berperan dalam diversifikasi portofolio global,” ujar Yudhono Rawis

Ia menambahkan bahwa dinamika pasar saat ini menunjukkan kripto semakin berperan dalam percakapan ekonomi global, terutama dalam konteks adopsi institusional dan potensi penggunaannya dalam transaksi lintas negara. 

Sementara itu di dalam negeri, pasar saham Indonesia menunjukkan pemulihan yang signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 4,42% dalam satu hari, didukung oleh net buy investor asing sekitar Rp632 miliar, dengan sektor energi dan perbankan menjadi pendorong utama penguatan pasar. 

Fundamental makro Indonesia juga relatif stabil. Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa nasional berada pada kisaran US$151,9 miliar, setara sekitar 6,1 bulan impor, jauh di atas standar internasional. 

Menurut analisis FLOQ, beberapa faktor global yang berpotensi memengaruhi pasar Indonesia dalam waktu dekat meliputi: 

Eskalasi perang dagang global yang berpotensi mengganggu rantai pasok dunia 

Pelemahan ekonomi Amerika Serikat yang dapat mendorong arus modal ke emerging markets 

Stabilitas harga minyak yang berpotensi membantu menjaga inflasi domestik 

Dalam menghadapi kondisi pasar yang volatil, FLOQ menekankan pentingnya pendekatan investasi yang disiplin. Untuk investor pemula, strategi Dollar Cost Averaging (DCA) pada aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum dinilai tetap relevan. Sementara bagi trader, area US$69.000–US$70.000 dipandang sebagai zona penting untuk akumulasi, dengan potensi pergerakan lanjutan apabila Bitcoin mampu menembus resistance di sekitar US$75.000. 

Menurut FLOQ, dinamika pasar saat ini menunjukkan bahwa kripto semakin berkembang dari sekadar aset spekulatif menjadi bagian dari ekosistem keuangan global yang lebih luas. 

Tentang FLOQ 

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ  Academy yang dapat diakses tanpa biaya.  

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.  

Disclaimer Informasi dalam Market Outlook ini disusun untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan saran atau rekomendasi investasi. Investor disarankan untuk melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan investasi.  

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES