Mahasiswa BINUS @Bekasi Kembangkan Perspektif Global Lewat Study Abroad di Korea Selatan

Bekasi, 10 April 2026 – Di tengah dinamika global yang terus berkembang, pengalaman belajar di luar negeri menjadi salah satu cara bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan adaptasi, serta membangun perspektif global yang lebih komprehensif.

BINUS University melalui program Study Abroad menghadirkan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan langsung pengalaman belajar di lingkungan internasional. Hal ini tercermin dari perjalanan Madeleine Aisyamirah Mahardika, mahasiswi Psikologi BINUS @Bekasi, yang menjalani program study abroad di Hanyang University ERICA, Korea Selatan.

Melalui program tersebut, Maddie berkesempatan untuk belajar di lingkungan akademik global dengan sistem pembelajaran yang terbuka serta interaktif. Kesempatan ini menjadi langkah penting dalam memperluas sudut pandangnya, baik secara akademik maupun personal.

Namun, perjalanan tersebut juga diwarnai berbagai tantangan. Tinggal jauh dari keluarga untuk pertama kalinya menuntut kemandirian yang lebih tinggi. Selain itu, proses adaptasi terhadap budaya baru, keterbatasan pilihan makanan halal, serta penyesuaian aktivitas sehari-hari menjadi bagian dari pengalaman yang membentuk ketahanan diri.

Di balik tantangan tersebut, Maddie memperoleh pengalaman berharga melalui interaksi lintas budaya serta kebebasan dalam memilih mata kuliah sesuai minatnya. Lingkungan internasional yang dinamis memberikan ruang untuk berkembang dan melihat dunia dari perspektif yang lebih luas.

“Belajar di luar negeri bukan hanya tentang berpindah tempat, tetapi tentang bertumbuh menjadi versi diri yang lebih mandiri dan berwawasan global,” ujar Maddie.

Dukungan dari BINUS @Bekasi turut menjadi faktor penting dalam kelancaran program ini. Mulai dari penyediaan informasi yang transparan, reminder berkala, hingga bantuan yang responsif selama proses berlangsung, memastikan mahasiswa dapat menjalani pengalaman study abroad dengan lebih terarah dan nyaman.

Melalui positioning sebagai kampus Business, Service, and Technology atau yang dikenal sebagai kampus BEKEN, BINUS @Bekasi terus mendorong mahasiswa untuk berani mengambil peluang global, serta membekali mereka dengan kemampuan yang relevan untuk menghadapi tantangan dunia internasional.

Dengan ekosistem pembelajaran yang terintegrasi dan jaringan global yang luas, BINUS @Bekasi berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman internasional yang tidak hanya memperkaya akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kesiapan karier mahasiswa di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Yudhi Isman: Sebuah Perjalanan dari Indonesia Menuju Panggung Teknologi Global

Di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi global, muncul satu nama dari Indonesia yang menghimpun perhatian banyak kalangan: Yudhi Isman (Founder & CEO of Orbis Elite), perusahaan teknologi multinasional yang membangun ekosistem digital generasi baru. Cerita perjalanan hidupnya tidak dimulai dari Silicon Valley, Singapura, ataupun Tokyo—melainkan dari sebuah kota yang jauh dari pusat industri teknologi dunia: Pekanbaru.

Dari lingkungan sederhana itulah, seorang anak kelahiran 6 Januari 1995, putra kedua dari pasangan Manipol dan Ismawati, tumbuh dengan rasa ingin tahu yang besar terhadap komputer, sistem digital, dan cara teknologi menghubungkan manusia. Bersama dua saudaranya, Randi Ramana dan Syifa Ega Ismanda, Yudhi menghabiskan masa kecilnya dengan ketertarikan yang tidak biasa: bukan pada mainan atau aktivitas umum anak seusianya, tetapi pada struktur perangkat lunak, arsitektur sistem, dan logika pemrograman.

Ketertarikan itu kelak membawanya pada perjalanan panjang, menantang, dan penuh tekad, hingga akhirnya menjadi salah satu figur teknologi paling menonjol yang lahir dari generasi baru Indonesia.

Pendidikan Internasional dan Fondasi Teknologi

Meskipun berasal dari latar belakang yang jauh dari pusat teknologi dunia, Yudhi memperluas wawasannya secara global. Ia menempuh studi Diploma di International Business Management Institute (IBMI), Berlin, Jerman, sebuah institusi yang memperkenalkannya pada prinsip manajemen modern, kepemimpinan organisasi, dan struktur pengembangan bisnis global.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan dalam bidang yang paling sesuai dengan minatnya sejak kecil: Computer Science BSc (Hons) di University of Essex, Colchester, Britania Raya.

Di sinilah pemahamannya mengenai:

– algoritma,

– kecerdasan buatan,

– pemrograman sistem,

– arsitektur perangkat lunak, dan

– infrastruktur komputasi skala besar

berkembang secara signifikan dan membentuk pola pikir teknologinya.

Pengalaman akademik internasional tersebut kemudian menjadi fondasi kuat dalam membangun sistem digital yang kompleks dan berorientasi masa depan.

Awal Perjalanan Profesional: Dari Eksperimen Menuju Ekosistem

Pada 2018, Yudhi memulai proyek awalnya yang bernama Orbisflix, Inc., sebuah eksperimen dalam layanan streaming dan media berbasis internet. Orbisflix bukan hanya sebuah platform, tetapi sebuah laboratorium tempat Yudhi menguji:

– perilaku pengguna,

– sistem backend,

– arsitektur jaringan,

– desain antarmuka, dan

– model distribusi digital.

Konsep VOD yang menjadi fondasi Orbisflix merupakan jendela pertama menuju pemikiran besarnya tentang bagaimana sebuah platform digital harus beroperasi, berkembang, dan berinteraksi dengan manusia.

Selama empat tahun, Orbisflix menjadi wadah eksplorasi intensif. Banyak ide gagal, banyak yang diulang, banyak pula yang berubah arah. Namun proses itu justru membentuk pemahaman mendalam tentang apa yang diperlukan untuk membangun ekosistem teknologi berskala global.

2022: Lahirnya Orbis Elite — Visi Teknologi Indonesia untuk Dunia

Pada tahun 2022, sebuah babak baru dimulai. Orbisflix berevolusi menjadi Orbis Elite, Inc., dengan misi jauh lebih besar: membangun ekosistem digital terintegrasi untuk komunikasi, interaksi sosial, dan infrastruktur AI yang dirancang untuk masa depan.

Transformasi ini menandai tiga hal utama:

1. Perpindahan dari satu produk menjadi multi-platform ecosystem

2. Integrasi teknologi komunikasi, sosial, AI, dan cloud dalam satu sistem

3. Penegasan posisi sebagai perusahaan teknologi multinasional

Di bawah kepemimpinan Yudhi, Orbis Elite mulai membangun fondasi teknologi generasi berikutnya, salah satunya adalah platform sosial CoreX dan aplikasi komunikasi CoreX Messenger.

Filosofi Teknologi: Simpel, Manusiawi, dan Berorientasi Masa Depan

Bagi Yudhi, teknologi bukan hanya soal kemajuan, kecanggihan, atau kode pemrograman. Teknologi adalah medium untuk memperbaiki kehidupan manusia.

Dalam banyak kesempatan, ia menegaskan prinsipnya:

Teknologi yang baik adalah teknologi yang membuat hidup lebih sederhana, bukan lebih rumit.

Pernyataan ini menjadi dasar bagi seluruh arsitektur produk Orbis Elite. Mulai dari desain antarmuka yang intuitif, pengoptimalan sistem berbasis AI, hingga konsep komunikasi real-time yang ringan dan efisien—semuanya diciptakan dengan fokus pada pengguna sebagai pusat ekosistem.

Membangun dari Indonesia

Menuju Perusahaan Teknologi Multinasional Perjalanan Yudhi menjadi salah satu contoh paling nyata dari berkembangnya pemimpin teknologi baru dari Asia Tenggara. Dalam era di mana perusahaan teknologi besar sering muncul dari Silicon Valley, Korea Selatan, Tiongkok, atau India, keberhasilan Orbis Elite menjadi entitas global bermula dari Indonesia menawarkan perspektif baru bahwa:

– inovasi bisa lahir dari mana saja,

– ambisi tidak dibatasi geografi, dan

– talenta digital Indonesia memiliki potensi global.

Di bawah arahannya, Orbis Elite membangun infrastruktur digital yang diproyeksikan untuk:

– ekspansi lintas negara,

– kompatibilitas regulasi internasional,

– kemampuan penskalaan global, dan

– integrasi teknologi masa depan.

Kepemimpinan dan Peran Yudhi dalam Ekosistem Orbis Elite

Sebagai Founder, Chairman & CEO, Yudhi menjalankan beberapa peran strategis:

– arsitek utama produk,

– perancang ekosistem digital,

– pengambil keputusan teknis utama,

– pengembang visi jangka panjang,

– serta pembentuk budaya perusahaan.

Perannya bukan hanya sebagai pemimpin bisnis, tetapi juga sebagai teknologi yang memahami detail sistem hingga level kode.

Melihat ke Masa Depan

Dengan ambisi untuk memperluas jangkauan internasional, membangun infrastruktur digital baru, dan memperkenalkan generasi platform yang lebih inovatif, perjalanan Yudhi sebagai pemimpin teknologi Indonesia menjadi salah satu narasi penting dalam dunia digital saat ini.

Dari Pekanbaru hingga panggung global, perjalanannya menjadi bukti bahwa visi besar dapat lahir dari tempat yang kecil—dan dengan tekad, dedikasi, serta kerja keras, dapat berkembang menjadi sesuatu yang memengaruhi dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Catat Kinerja Ketepatan Waktu KA Berangkat Pada Angkutan Lebaran 2026 Mencapai 99,80% Meningkat dari Angkutan Lebaran 2025, berikut 10 KA Favorit Pelanggan

Bandung, (Jawa Barat) 9 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja operasional yang sangat positif selama masa Angkutan Lebaran 2026 selama 22 hari. Selain peningkatan ketepatan waktu perjalanan kereta api, KAI Daop 2 Bandung juga mencatat tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah kereta api favorit yang melayani berbagai relasi unggulan.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan total 3.948 perjalanan kereta api yang terdiri dari 1.257 KA Jarak Jauh, 1.298 KA Lokal, 1.380 KA Feeder, serta 13 perjalanan KA Barang. Tingginya frekuensi perjalanan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Dari sisi kinerja operasional, capaian On Time Performance (OTP) menunjukkan hasil yang melampaui target. Untuk keberangkatan, realisasi Angleb 2026 OTP mencapai 99,80%, lebih tinggi dari program yang ditetapkan sebesar 99,55% dan juga meningkat dibandingkan realisasi Angleb 2025 yang sebesar 99,65%.

Sementara itu, untuk kedatangan, realisasi OTP Angleb 2026 mencapai 99,45%, jauh melampaui target program sebesar 95,00% serta lebih baik dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar 98,92%. Hal ini menunjukkan peningkatan kualitas layanan serta konsistensi KAI dalam menjaga ketepatan waktu perjalanan kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

“Keberhasilan peningkatan On Time Performance ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, dan tepat waktu. Kami terus berupaya menjaga kualitas operasional agar kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api semakin meningkat,” ujar Kuswardojo.

Selain kinerja operasional, tingginya minat pelanggan juga tercermin dari okupansi sejumlah kereta api favorit selama Angleb 2026. KA Pasundan Tambahan menjadi yang paling diminati dengan okupansi mencapai 218,98%, disusul KA Kahuripan sebesar 188,26%, dan KA Malabar sebesar 187,40%.

KA lainnya yang juga menjadi favorit pelanggan antara lain KA Papandayan dengan okupansi 170,99%, KA Cikuray 152,25%, KA Pasundan 149,75%, KA Harina 148,16%, KA Mutiara Selatan 146,04%, serta KA Argo Wilis 140,22%.

Adapun relasi perjalanan KA Jarak Jauh yang paling diminati masyarakat selama Angleb 2026 meliputi rute Bandung – Gambir, Bandung – Yogyakarta, Kiaracondong – Kutoarjo, Kiaracondong – Gombong, Bandung – Solo Balapan, serta Bandung – Surabaya Gubeng. Relasi-relasi ini menjadi pilihan utama pelanggan karena menghubungkan kota-kota besar dengan tingkat mobilitas tinggi.

Kuswardojo menambahkan bahwa tingginya okupansi kereta api favorit menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayai kereta api sebagai moda transportasi utama selama periode Lebaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanannya menggunakan kereta api. Tingginya okupansi pada KA favorit menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan secara berkelanjutan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan di masa mendatang, tidak hanya pada periode Angkutan Lebaran tetapi juga pada layanan harian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Hadirkan Kampanye #FindingGoldInBlokM Bagikan Emas (XAUT) di Tengah Gejolak Pasar Ekonomi Global

Bittime Hadirkan #FindingGoldInBlokM, kampanye interaktif berbasis rewards bagi masyarakat di tengah panasnya kondisi geopolitik Amerika-Iran.

Jakarta, 9 April 2026 – Kondisi geopolitik dunia tengah menghadapi gejolak volatilitas menyusul ketegangan Amerika-Iran yang turut mempengaruhi kondisi psikologis pasar investasi. Di tengah dinamika tersebut, Bittime hadirkan kampanye #FindingGoldInBlokM membagikan hingga Rp8,000,000 dalam Tether Gold (XAUT).

Melalui kampanye ini, Bittime berharap dapat memberikan respon terhadap meningkatnya kebutuhan investor akan instrumen lindung nilai, sekaligus memperkenalkan alternatif diversifikasi melalui aset kripto berbasis Real World Assets (RWA) seperti $XAUT.

Lebih lanjut, kampanye #FindingGoldInBlokM yang berlangsung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan ini mengusung pendekatan interaktif bagi investor muda dengan ketertarikan pada diversifikasi aset portfolio di tengah gejolak kondisi ekonomi global.

Di mana, investor mulai mengalihkan fokus strategi guna melindungi kekayaan melalui aset investasi yang lebih aman atau “safe haven” di tengah ancaman konflik global dan ketidakstabilan ekonomi. Sebagai aset yang menggabungkan antara nilai aset fisik emas murni dan efisiensi teknologi blockchain, $XAUT bersifat fraksional sehingga dapat diakses dengan harga yang lebih fleksibel.

Diharapkan kedepannya, program ini dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bittime dalam mendorong penggunaan platform yang bertanggung jawab serta mendukung perkembangan industri aset kripto nasional.

Namun, keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada pemahaman yang komprehensif, bukan semata mengikuti tren. Aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga, potensi kehilangan modal, serta risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan terkait manajemen risiko dan pemahaman fundamental, termasuk kondisi makroekonomi, menjadi aspek penting dalam membangun portofolio investasi yang lebih sehat dan berkelanjutan di era digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Perkuat Profesionalisme Personel Keamanan LRT Jabodebek melalui Pembinaan dan Evaluasi

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan evaluasi bagi personel keamanan LRT Jabodebek di Auditorium Kantor LRT Jabodebek. Melibatkan jajaran Security Outsourcing Operation RMU, evaluasi ini menitikberatkan pada kedisiplinan, pelaksanaan tugas lapangan, dan kualitas pelayanan. Saat ini, sebanyak 123 personel keamanan disiagakan di 18 stasiun sebagai garda terdepan. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menegaskan bahwa langkah ini adalah komitmen berkelanjutan KAI untuk memastikan pengguna merasa aman dan nyaman, tidak hanya dari sisi operasional perjalanan tetapi juga keamanan di lingkungan stasiun.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat aspek keamanan layanan LRT Jabodebek dengan menggelar pembinaan dan evaluasi bagi personel keamanan guna memastikan operasional transportasi publik yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Lantai 2 Kantor LRT Jabodebek melibatkan jajaran Security Outsourcing Operation RMU. Evaluasi difokuskan pada pelaksanaan tugas pengamanan di lapangan, kedisiplinan, serta peningkatan kualitas pelayanan. Saat ini, LRT Jabodebek didukung oleh sebanyak (123) personel keamanan yang tersebar di 18 stasiun dan area operasional, sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban layanan.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas layanan dari sisi keamanan.

“Melalui pembinaan dan evaluasi yang dilakukan secara rutin, KAI memastikan seluruh personel memiliki kesiapan, profesionalisme, serta kemampuan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna LRT Jabodebek,” ujarnya.

Melalui langkah ini, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi operasional perjalanan, tetapi juga dalam memastikan lingkungan stasiun dan kereta tetap aman dan kondusif bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

MyRepublic Indonesia: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Guna Percepat Broadband Indonesia

Bandung, 7 April 2026 – MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pemerataan akses digital nasional melalui partisipasi aktif dalam seminar yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung bertajuk “FTTH, FWA & Mobile Broadband: Strategi Manakah yang Terbaik untuk Mempercepat Pemerataan Akses Digital Indonesia.” Dalam forum ini, MyRepublic Indonesia hadir sebagai perwakilan industri untuk berbagi perspektif terkait implementasi dan strategi deployment jaringan broadband di Indonesia.

Dalam sesi diskusi, Hendra Gunawan selaku Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, bersama Dr. Ir. Ian Josef Matheus Edward, M.T., Dosen STEI ITB, Dr. Denny Setiawan, S.T., M.T., Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, dan Merza Fachys, Sekretaris Jendral Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), dan Iman Hirawadi, Telecom Solutions Architect & Business Consultant ZTE Indonesia, memaparkan berbagai tantangan dan strategi dalam mengembangkan jaringan FTTH (Fiber to the Home) serta FWA (Fixed Wireless Access), khususnya dalam menjawab kebutuhan konektivitas di berbagai wilayah.

Hendra menjelaskan bahwa FTTH dan FWA memiliki karakteristik tantangan yang berbeda, mulai dari kebutuhan investasi dan kompleksitas pembangunan pada FTTH, hingga keterbatasan spektrum dan kualitas layanan pada FWA. Untuk itu, MyRepublic menerapkan pendekatan berbasis karakteristik wilayah, dengan FTTH difokuskan pada area padat dengan kebutuhan bandwidth tinggi, sementara FWA menjadi solusi untuk mempercepat penetrasi di wilayah semi-urban.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perkembangan FTTH dan FWA tidak mengarah pada substitusi, melainkan saling melengkapi. FTTH tetap menjadi backbone utama dalam menghadirkan konektivitas yang stabil dan berkapasitas tinggi, sementara FWA berperan sebagai pelengkap untuk memperluas jangkauan layanan serta membuka peluang pasar baru. Meski dinamika harga FWA di pasar tidak berdampak langsung terhadap layanan FTTH, hal ini tetap menjadi perhatian industri dalam membentuk ekspektasi harga ke depan.

MyRepublic Indonesia telah menghadirkan jaringan full fiber optic yang andal, unlimited, dan stabil dengan kapasitas tinggi untuk mendukung berbagai kebutuhan digital masyarakat, mulai dari aktivitas produktivitas hingga hiburan. Dengan cakupan yang terus diperluas di berbagai kota, layanan FTTH MyRepublic menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan koneksi internet berkualitas tinggi dan konsisten. Sementara itu, di wilayah yang belum terjangkau fiber, FWA dapat menjadi alternatif solusi untuk tetap menghadirkan akses broadband yang memadai.

“Kami melihat FTTH, FWA, dan selular bukan sebagai kompetitor, melainkan sebagai solusi yang saling melengkapi. Dengan pendekatan yang berbasis kebutuhan pelanggan dan kondisi wilayah, kami optimistis dapat menghadirkan konektivitas yang lebih merata, berkualitas, dan terjangkau,” ujar Hendra Gunawan.

Partisipasi MyRepublic Indonesia dalam seminar ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekosistem digital Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor. Selain berbagi pengalaman dan insight industri, kehadiran MyRepublic Indonesia juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih aplikatif bagi mahasiswa dan publik mengenai dinamika implementasi teknologi broadband di lapangan.

Ke depan, MyRepublic Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan internet berkualitas tinggi melalui pengembangan jaringan yang adaptif dan berkelanjutan, serta mendukung visi pemerintah dalam percepatan pemerataan akses digital di seluruh Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

MyRepublic Air Rampungkan Uji Laik Operasi di Palangka Raya, Tandai Kesiapan Ekspansi Nasional Layanan FWA

MyRepublic Indonesia secara resmi merampungkan pelaksanaan Uji Laik Operasi (ULO) layanan MyRepublic Air di Palangka Raya.

Palangka Raya, 7 April 2026 — MyRepublic Indonesia secara resmi merampungkan pelaksanaan Uji Laik Operasi (ULO) layanan MyRepublic Air di Palangka Raya. Pelaksanaan ULO ini menjadi tahapan akhir dalam rangkaian pengujian operasional layanan Fixed Wireless Access (FWA) MyRepublic Air, sekaligus menandai kesiapan layanan untuk diperluas secara nasional sebagai solusi internet unlimited berbasis teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited.

Pelaksanaan ULO di Palangka Raya dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital dan Plt. Direktur Layanan Ekosistem Digital, Bapak Aryo Pamoragung, Ketua Uji Laik Operasi, Bapak Falatehan, serta Chief Technology Officer ZTE Indonesia, Bapak Dennis Yu.  Turut hadir Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, serta Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic Indonesia, Iman Syahrizal.

Uji Laik Operasi ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai prasyarat wajib sebelum layanan FWA dapat dioperasikan secara komersial. Pengujian mencakup kesiapan jaringan, kualitas layanan, stabilitas koneksi, serta kepatuhan terhadap standar teknis dan regulasi yang berlaku.

Berdasarkan hasil pengujian, MyRepublic Air dinyatakan berhasil melaksanakan Uji Laik Operasi dan memenuhi seluruh standar kualitas layanan yang ditetapkan regulator. Dengan selesainya ULO di Palangka Raya, MyRepublic Air kini telah menyelesaikan rangkaian pengujian di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari strategi ekspansi nasional layanan FWA.

Selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital dan Plt. Direktur Layanan Ekosistem Digital, Bapak Aryo Pamoragung, menyampaikan, “Sejalan dengan Visi Presiden untuk dapat memberikan akses internet rakyat yang cepat dengan harga terjangkau, serta semangat T3 dari Komdigi ‘Terhubung, Tumbuh dan Terjaga’, harapannya MyRepublic bisa terus berkomitmen untuk terus turut andil dalam pemerataan konektivitas digital di Indonesia.“

Sementara itu, Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menyampaikan bahwa selesainya ULO ini menjadi momentum penting bagi MyRepublic Air untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

“Dengan diadakannya ULO di Palangka Raya ini, MyRepublic Indonesia telah berhasil menyelesaikan ULO untuk 9 zona di Region 2 dan Region 3. Dengan ini, kami juga menginformasikan bahwa MyRepublic Indonesia sudah siap untuk mulai go commercial di bulan April untuk 90 kota dari 180 kota yang sudah direncanakan,” ujar Timotius.

MyRepublic Air hadir sebagai solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik.

Pelaksanaan ULO di Palangka Raya menjadi penegas komitmen MyRepublic Indonesia dalam memperluas pemerataan akses internet di Tanah Air. Sebagai titik akhir dari rangkaian Uji Laik Operasi MyRepublic Air, tahap ini menandai kesiapan layanan untuk melangkah ke fase ekspansi yang lebih luas di berbagai wilayah Indonesia, dengan menghadirkan konektivitas yang andal dan terjangkau.

ULO ini juga menjadi kelanjutan dari pembukaan pra-registrasi MyRepublic Air kepada masyarakat. Dengan seluruh proses pengujian yang telah diselesaikan, layanan FWA ini kini semakin siap untuk diimplementasikan secara bertahap di berbagai daerah.

MyRepublic Air dirancang sebagai solusi internet berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang kompetitif, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah serta menjadi alternatif akses internet berkualitas, terutama di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik.

Cara Pra-Registrasi MyRepublic Air

Masyarakat yang ingin menjadi bagian dari layanan ini dapat melakukan pra-registrasi MyRepublic Air dengan mudah:

1. Akses situs resmi myrepublic.co.id/air

2. Lengkapi data diri yang dibutuhkan

3. Lakukan verifikasi melalui OTP

4. Cek email konfirmasi sebagai tanda pendaftaran berhasil

Dengan ini, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet di Indonesia melalui kehadiran MyRepublic Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Dengan kesiapan jaringan, MyRepublic Air siap tersedia secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, guna menghadirkan konektivitas internet yang andal dan terjangkau bagi masyarakat di lebih banyak daerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sinergi Strategis, BRI Life dan RS Awal Bros Group Hadirkan Standar Baru Layanan Kesehatan Premium

Memperkuat sinergi dalam memberikan perlindungan dan layanan kesehatan
terbaik, RS Awal Bros Group bersama Asuransi
BRI Life meresmikan fasilitas rawat inap premium,
The Private Suites. Fasilitas ini diluncurkan
secara serentak di 10 (sepuluh) RS Awal Bros Group yang tersebar di wilayah
Kepulauan Riau dan Riau, sebagai integrasi antara standar klinis internasional
dengan inovasi layanan pendampingan pasien yang humanis.

Grand Launching peresmian dilaksanakan
pada 8 April 2026 secara bersamaan di 2 (dua) lokasi yakni; RS Awal Bros Batam (Kepulauan Riau), yang dihadiri
oleh Direktur BRI Life Sutadi dan Jajaran Manajemen RS Awal Bros Batam, serta
RS Awal Bros Riau Pekanbaru yang dihadiri oleh
Andrew Bain, Direktur Operasional BRI Life dan jajaran manajemen RS Awal Bros
Riau Pekanbaru.

Sinergi dan kolaborasi di dalam The Private Suites menghadirkan harmoni
antara keunggulan medis RS
Awal Bros yang telah tersertifikasi JCI dan KARS, dengan kemudahan akses
perlindungan dari BRI Life. Melalui
fasilitas ini, nasabah mendapatkan akses prioritas ke berbagai Pusat Unggulan (Center of Excellence) RSAB, mulai
dari Cardiac & Vascular Center, Oncology Center, hingga Neurology Center dan lainnya.

CEO RS Awal Bros
Group Arfan Awaloeddin
, menegaskan bahwa peresmian ini
adalah bagian dari strategi
transformasi layanan kesehatan berpusat pada pasien
(Patient-Centered Care).

“Kami menyediakan
infrastruktur medis terbaik di The Private Suites, guna menjamin ketenangan
pasien selama masa pemulihan. Sinergi dengan BRI Life melengkapi fasilitas ini dengan sentuhan
layanan prioritas, di mana pasien
didampingi oleh Personal
Care Officer (PCO) untuk memastikan
seluruh proses medis dan administrasi berjalan seamless,”
jelasnya.

Salah satu poin utama kolaborasi ini adalah kehadiran PCO BRI Life sebagai One Stop Solution yang bersiaga langsung
di area The Private Suites. Layanan
ini selaras dengan
ketersediaan fasilitas medis canggih RSAB lainnya, seperti Hyperbaric
Oxygen Therapy Center untuk percepatan penyembuhan luka kronis hingga layanan
diagnostik akurat melalui kedokteran nuklir.

Direktur BRI Life
Sutadi
, menyambut positif
sinergi strategis ini. Ia mengatakan
di dalam The Private Suites, nasabah
kami tidak hanya mendapatkan akses
ke tenaga medis ahli dari jaringan RS Awal Bros yang merupakan
salah satu yang terbaik di Indonesia, tetapi juga merasakan kehadiran BRI Life
secara langsung.

“Sinergi ini memastikan nasabah mendapatkan perawatan komprehensif, termasuk akses ke layanan
minimal invasif
dan penanganan
trauma di
Trauma Center,”

ujar Sutadi.

Selain menawarkan ruangan
rawat inap yang sangat privat,
The Private Suites juga dirancang untuk
meminimalkan hambatan administrasi. Kerjasama ini memastikan setiap tahapan
pelayanan, mulai dari tindakan di Uro-Nephrology Center
hingga pemulihan di Orthopedic & Sports Center yang dilakukan dengan standar
Hospitality Excellence.

Peresmian The Private Suites menjadi tonggak penting bagi kedua institusi dalam memimpin pasar
layanan kesehatan premium di wilayah Kepulauan Riau dan Riau. Dengan dukungan tim medis yang terdiri dari ratusan dokter spesialis dan sub-spesialis, RS Awal Bros Group dan BRI Life optimis dapat terus menjadi
mitra terpercaya bagi keluarga Indonesia dalam menghadapi tantangan kesehatan masa depan dengan inovasi yang aman dan penuh empati.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia–India Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi di Bidang Bisnis dan Ekonomi

Jakarta — Kerja sama pendidikan Indonesia India semakin diperkuat melalui kolaborasi di bidang bisnis dan ekonomi, sebagai bagian dari strategi kedua negara dalam menghadapi transformasi ekonomi global yang kian cepat.

Langkah ini menandai pergeseran dari kerja sama akademik konvensional menuju kemitraan strategis yang menghubungkan pendidikan, riset, dan kebutuhan industri masa depan.

Kolaborasi Riset dan Program Bersama

Dalam kerangka kerja sama pendidikan Indonesia India, pembahasan terbaru berlangsung dalam pertemuan antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Republik Indonesia, Brian Yuliarto dan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty di Jakarta.

Pemerintah Indonesia menekankan bahwa kolaborasi ini harus menghasilkan program nyata yang berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan dan riset.

Brian Yuliarto menegaskan hal tersebut dengan menyatakan, “Kami berharap universitas di Indonesia dan India dapat bekerja sama dalam berbagai program bersama, khususnya riset di bidang bisnis dan ekonomi.”

Pendekatan ini sekaligus memperkuat arah internasionalisasi kampus Indonesia agar lebih terhubung dengan jaringan global.

Peran IIM Bangalore dan Fokus Teknologi

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama pendidikan Indonesia India, delegasi dari Indian Institute of Management Bangalore turut hadir dalam diskusi strategis ini.

Institusi tersebut membawa pendekatan pendidikan berbasis riset yang berorientasi pada teknologi dan inovasi.

Perwakilan IIM Bangalore, Dinesh Kumar Unnikrishna, menjelaskan arah kolaborasi ke depan. Ia mengatakan, “Sebagai sekolah bisnis berbasis riset, kerja sama ini akan berfokus pada transformasi digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan ekosistem bisnis modern.”

Fokus pada AI dan transformasi digital ini menunjukkan bahwa kerja sama pendidikan kini harus selaras dengan kebutuhan industri yang semakin berbasis teknologi.

Peluang Program MBA di Indonesia

Penguatan kerja sama pendidikan Indonesia India juga membuka peluang konkret, salah satunya melalui penjajakan program Master of Business Administration (MBA) di Indonesia.

Program ini dinilai strategis karena dapat menghadirkan pendidikan manajemen berstandar global di dalam negeri, sekaligus memperluas akses mahasiswa Indonesia terhadap kurikulum internasional.

Selain itu, kehadiran program MBA ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang lebih adaptif terhadap perubahan industri dan perkembangan teknologi.

Komitmen Jangka Panjang Pengembangan SDM

Duta Besar Sandeep Chakravorty menegaskan bahwa kerja sama pendidikan Indonesia India merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia.

Ia menyampaikan, “Saya berterima kasih kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Bapak Brian Yuliarto, atas arahan dan dukungannya kepada tim IIM Bangalore yang sedang menjajaki peluang menghadirkan pendidikan manajemen kelas dunia di Indonesia. Ini merupakan langkah penting dalam kerja sama pendidikan bilateral.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa pendidikan menjadi pondasi penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Menuju Ekosistem Pendidikan yang Lebih Adaptif

Kerja sama pendidikan Indonesia India diharapkan mampu memperkuat kapasitas institusi pendidikan tinggi sekaligus menciptakan peluang riset yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri.

Selain itu, kolaborasi ini juga membuka ruang bagi mahasiswa dan akademisi untuk terhubung dalam jaringan global, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dengan pendekatan yang semakin strategis, kemitraan ini berpotensi menjadi model baru dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Inovasi Ekosistem Digital “ELVIS” Antar PT Tracon Industri Raih Penghargaan Indonesia Best Digital Innovation 2025

PT Tracon Industri meraih Indonesia Best Digital Innovation 2025 berkat ELVIS, sistem digital internal terintegrasi. ELVIS dikembangkan sejak 2018 digunakan di lingkungan internal perusahaan dan anak usaha untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan daya saing melalui digitalisasi. Dengan mengimplementasikan platform ELVIS berbasis web & mobile yang mengintegrasikan layanan HR, KPI, approval, dan keuangan secara real-time.

PT Tracon Industri berhasil meraih penghargaan Indonesia Best Digital Innovation 2025, hal ini mengukuhkan posisinya sebagai organisasi yang adaptif dan berdaya saing tinggi. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan perusahaan mengimplementasikan ELVIS (Employee Self Services), sebuah ekosistem digital terpadu yang mentransformasi birokrasi internal menjadi lebih responsif, efisien, dan transparan.

Di tengah dinamika industri yang menuntut agilitas tinggi, transformasi digital merupakan keharusan bagi Perusahaan dalam memperkuat daya saing dan responsive terhadap kebutuhan konsumen. Digitalisasi disamping meningkatkan kapasitas dan kecepatan operasional, tetapi juga memperkokoh tata kelola serta ketahanan organisasi dalam merespons perubahan pasar yang terus berkembang.

Dengan semangat transformasi berkelanjutan, Mardiyanto, Direktur Keuangan PT Tracon Industri menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi lintas fungsi yang secara konsisten mendorong akselerasi teknologi di lingkungan perusahaan. “ELVIS dikembangkan untuk membangun proses kerja yang lebih efisien, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan karyawan. Platform ini telah terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan digital mindset karyawan,” ujarnya.

Inisiasi ELVIS di awal tahun 2018 menempatkan PT Tracon Industri sebagai salah satu perusahaan yang lebih awal membangun fondasi digital internal dalam mendukung penerapan Industri 4.0. Solusi strategis ini menjawab tantangan proses administratif yang sebelumnya manual, memakan waktu dan minim dokumentasi, menjadi terintegrasi secara digital, terdokumentasi real-time, serta lebih cepat, akurat, dan transparan.. Dengan filosofi “One Click for Every Employee Need”, ELVIS menyatukan berbagai layanan internal ke dalam satu akses berbasis web dan mobile yang responsif serta terukur.

Pengembangan ELVIS dilakukan secara kolaboratif dengan mengutamakan pengalaman pengguna (user experience). ELVIS telah dilengkapi berbagai fungsi utama, mulai dari pengelolaan Human Resources & Corporate Services, presensi digital, manajemen kinerja (KPI), hingga proses persetujuan (approval) dan Finance Services yang terintegrasi. Sistem juga didukung fitur notifikasi otomatis, pelacakan status secara real-time, serta dashboard personal untuk memudahkan monitoring bagi manajemen dan karyawan.

ELVIS merupakan salah satu inisitatif strategis yang tercantum di dalam roadmap transformasi digital PT Tracon Industri hingga tahun 2029 dan  telah digunakan secara aktif oleh seluruh karyawan PT Tracon Industri & Anak Perusahaan hingga saat ini. Perusahaan akan terus memperkuat kapabilitas ELVIS dengan pengembangan fitur e-learning,modul pelatihan internal dan dashboard executive, serta memperluas perannya sebagai pusat layanan digital bagi seluruh kebutuhan karyawan. Selain itu, untuk mendukung operasional bisnis, PT Tracon Industri sedang menyiapkan implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) guna mengintegrasikan proses keuangan, penjualan, dan pengadaan ke dalam satu ekosistem digital yang semakin solid.

Menutup pernyataannya, Mardiyanto, menegaskan bahwa inovasi digital senantiasa menjadi bagian penting dari arah strategis perusahaan. “Dengan dukungan kepemimpinan dan kolaborasi seluruh fungsi, digitalisasi bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan evolusi budaya kerja di perusahaan kami. Ini adalah langkah konkret PT Tracon Industri dalam membangun organisasi yang adaptif dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES