Waskita Beton Precast Optimalkan Aset melalui Kerja Sama Pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung

Jakarta, Oktober 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk melakukan langkah optimalisasi aset melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd., dan PT Adhi Industri terkait pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung. Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk mengkaji peluang pemanfaatan fasilitas secara lebih produktif sekaligus membuka potensi nilai ekonomi dari aset Perusahaan.

Melalui kesepahaman ini, Waskita Beton Precast bersama kedua mitra akan membahas sejumlah alternatif skema pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung, mulai dari penyewaan fasilitas, kerja sama operasional, hingga bentuk kerja sama strategis lainnya.

Kerja sama ini melibatkan Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd., perusahaan asal Tiongkok yang bergerak di bidang di bidang konstruksi bangunan, infrastruktur jalan dan jembatan, dan produksi beton siap pakai. Serta PT Adhi Industri yang bergerak di bidang konstruksi dan industri. Keterlibatan kedua mitra menjadi bagian dari upaya mengeksplorasi peluang optimalisasi Precast Plant WSBP Cibitung melalui kolaborasi yang sesuai dengan kapabilitas dan kebutuhan para pihak.

Precast Plant WSBP Cibitung memiliki kapasitas produksi hingga 325.000 ton per tahun dan mampu memproduksi berbagai jenis beton precast, seperti PC-I Girder, Full Slab, Square Pile, dan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP). Sepanjang operasionalnya, fasilitas ini telah menyuplai produk beton pracetak untuk berbagai proyek infrastruktur di Indonesia, antara lain Jalan Tol Batang–Semarang, Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu, Jalan Tol Cimanggis–Cibitung, dan berbagai proyek lainnya.

“Melalui kerja sama ini, Waskita Beton Precast membuka peluang optimalisasi Precast Plant WSBP Cibitung melalui berbagai skema yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Kami berharap pembahasan bersama para mitra dapat menghasilkan bentuk kerja sama yang tepat, sehingga potensi aset dapat dimanfaatkan secara lebih produktif,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast.

Optimalisasi aset melalui skema kerja sama yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan produktivitas fasilitas sekaligus membuka peluang pendapatan berbasis aset bagi Waskita Beton Precast. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efektivitas aset yang dimiliki.

Dalam menjalankan kegiatan usaha, Waskita Beton Precast senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Melalui langkah optimalisasi aset ini, Waskita Beton Precat terus mengembangkan pemanfaatan aset secara produktif dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026

Memasuki Q4 2026, investor kripto perlu mencermati empat faktor utama yang memengaruhi sentimen pasar, yaitu kebijakan suku bunga dan kondisi makroekonomi global, arus dana ETF Bitcoin spot, potensi profit-taking setelah reli Bitcoin pada Q3, serta perkembangan altcoin dan regulasi. Bittime mengingatkan investor untuk memahami dinamika pasar, mempertimbangkan risiko, dan menyesuaikan keputusan investasi dengan profil serta toleransi risiko masing-masing.

Memasuki kuartal IV 2026, sentimen pasar aset kripto tidak hanya dipengaruhi oleh pergerakan harga Bitcoin, tetapi juga oleh kondisi makroekonomi, hingga perkembangan regulasi. Bittime, sebagai platform 3-in-1 yang menyediakan Spot, Staking, dan Futures yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melihat pemahaman terhadap faktor-faktor tersebut sebagai bagian penting dalam membaca dinamika pasar dan mengelola risiko investasi aset digital.

Data CoinMarketCap menunjukkan kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar US$ 1,68 triliun pada 30 September 2026, dengan harga Bitcoin sekitar US$ 83.553. Sementara itu, Reuters melaporkan Citigroup kembali menaikkan proyeksi Bitcoin dan Ether, antara lain dengan mempertimbangkan aktivitas pasar kripto dan arus dana ETF.

Suku Bunga dan Kondisi Makro Masih Membentuk Sentimen

Kebijakan moneter Amerika Serikat menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan investor pada Q4. Pada September 2026, Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00%, sembari menyoroti inflasi yang masih tinggi dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi.

Perubahan suku bunga, inflasi, imbal hasil obligasi, serta kondisi likuiditas global dapat memengaruhi preferensi investor terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan investor perlu melihat perkembangan pasar kripto dalam konteks ekonomi yang lebih luas.

“Pergerakan pasar kripto semakin berkaitan dengan kondisi makroekonomi global. Karena itu, investor perlu memahami perkembangan suku bunga, inflasi, dan likuiditas agar dapat membaca perubahan sentimen secara lebih utuh, bukan hanya merespons pergerakan harga dalam jangka pendek,” ujar Ryan.

Arus ETF Menjadi Indikator Sentimen Institusional

Selain kondisi makro, arus dana melalui ETF Bitcoin spot AS juga menjadi salah satu indikator yang dapat membantu melihat sentimen investor institusional. Data Farside Investors menunjukkan arus ETF Bitcoin spot AS masih bergerak dinamis pada akhir September hingga awal Oktober, dengan periode inflow dan outflow yang cukup besar.

Sementara itu, The Block melaporkan ETF Bitcoin spot AS mencatat net inflow sekitar US$2,65 miliar sepanjang September. Dinamika tersebut menunjukkan bahwa arus modal institusional tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam membaca kondisi pasar.

Menurut Ryan, arus dana institusional dapat memberikan perspektif tambahan terhadap sentimen, tetapi tidak seharusnya menjadi satu-satunya dasar dalam menilai kondisi pasar.

“Arus dana institusional dapat memberikan gambaran mengenai tingkat minat pasar, tetapi angka inflow atau outflow sebaiknya tidak dilihat secara terpisah. Kondisi makro, likuiditas, dan dinamika pasar secara keseluruhan tetap perlu menjadi pertimbangan.”

Reli Q3 Membuka Ruang untuk Profit-Taking

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi pasar setelah reli pada kuartal sebelumnya. Reuters mencatat Bitcoin naik sekitar 43% pada Q3 2026.

Kenaikan tersebut dapat membuka ruang bagi sebagian pelaku pasar untuk merealisasikan keuntungan. Di saat yang sama, perubahan sentimen global dapat meningkatkan volatilitas dan membuat pergerakan harga menjadi lebih cepat.

Investor karena itu perlu membedakan antara volatilitas jangka pendek dengan perubahan fundamental pasar, sekaligus mempertimbangkan instrumen yang digunakan untuk mengelola eksposur terhadap aset kripto.

Pelaku Pasar Melihat Peluang Altcoin dan Perkembangan Regulasi

Dari perspektif pelaku pasar, perkembangan altcoin dan regulasi juga menjadi perhatian dalam membaca sentimen pasar Q4. Eko Mamahit, Founder Future Coin, melihat adanya peluang penguatan pada pasar altcoin setelah pergerakan Bitcoin, meskipun potensi koreksi tetap perlu diantisipasi. 

“Di Q4 2026, saya melihat pasar altcoin berpeluang ikut menguat menyusul pergerakan Bitcoin dan membuka peluang terjadinya mini altseason. Meski demikian, potensi koreksi pasar masih tetap perlu diantisipasi. Menurut saya, ada beberapa faktor utama yang dapat menjadi penentu arah pasar kripto menuju fase bullrun, antara lain perkembangan dan persetujuan CLARITY Act di Senat AS, persetujuan Bitcoin Reserve Act di AS, serta kebijakan The Fed dalam mulai memangkas suku bunga.”

Sejalan dengan pandangan tersebut, Alexander Brian, Fulltime Trader, menilai sentimen pasar kripto pada Q4 2026 masih cukup positif setelah Bitcoin mencatat penguatan pada Q3. Namun, menurutnya, kenaikan tersebut perlu dicermati karena pasar dapat memasuki fase konsolidasi atau koreksi setelah mengalami reli.

“Menurut saya, sentimen pasar kripto di Q4 2026 masih cukup oke setelah Bitcoin mengalami penguatan di Q3. Tapi, kenaikan ini juga perlu dilihat dengan hati-hati karena setelah rally biasanya pasar bisa masuk fase konsolidasi atau bahkan koreksi. Yang paling menentukan menurut saya adalah kondisi makroekonomi, terutama arah suku bunga dan likuiditas global. Selain itu, arus dana institusional ke Bitcoin, sentimen investor, serta perkembangan regulasi juga bakal punya pengaruh besar,” ujar Alexander Brian.

Futures Bisa Menjadi Alternatif di Tengah Perubahan Pasar

Dalam kondisi pasar yang dinamis, Futures dapat menjadi salah satu alternatif bagi investor yang memahami karakteristik instrumen tersebut. Berbeda dari perdagangan Spot, Futures memungkinkan pelaku pasar mengambil posisi long maupun short. Namun, karakteristik tersebut juga disertai risiko yang lebih tinggi dan membutuhkan pemahaman terhadap mekanisme kontrak serta manajemen risiko.

Bittime menghadirkan Bittime Futures sebagai bagian dari platform 3-in-1 yang menyediakan Spot, Staking, dan Futures. Sejak diluncurkan pada Juli 2026, Bittime Futures menyediakan 49 pasangan perdagangan, posisi long dan short, serta leverage hingga 25x melalui mekanisme cross dan isolated margin. Bittime menargetkan pertumbuhan volume perdagangan Futures hingga 10 kali lipat pada tahun pertama.

Penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian. Pergerakan harga yang relatif kecil dapat memberikan dampak lebih besar terhadap posisi, sementara investor juga menghadapi risiko likuidasi apabila margin yang tersedia tidak lagi mencukupi.

Membaca Sentimen Secara Lebih Menyeluruh

Dengan kombinasi kondisi makroekonomi, arus institusional, potensi profit-taking, volatilitas, dan perkembangan regulasi, sentimen pasar kripto pada Q4 2026 dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor secara bersamaan. Karena itu, investor perlu mempertimbangkan kondisi pasar, karakteristik instrumen, serta profil dan toleransi risiko masing-masing dalam mengambil keputusan 

Ryan menambahkan, investor perlu menjaga pendekatan yang disiplin ketika menghadapi dinamika pasar pada kuartal terakhir tahun ini.

“Q4 sebaiknya menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman terhadap pasar, bukan sekadar mengejar pergerakan harga. Investor perlu memahami faktor yang membentuk sentimen, menilai risikonya, dan menyesuaikan keputusan dengan profil serta toleransi risikonya masing-masing,” pungkasnya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting

Melalui dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Metranet turut mengambil bagian dalam agenda pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dengan Dinsos PPKB Kota Pekalongan.

Metranet, anak perusahaan Telkom Group yang bergerak di bidang Business to Business (B2B) IT Solution, turut mendukung pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kota Pekalongan yang dijalankan oleh Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kota Pekalongan. Kegiatan berlangsung di UPT Puskesmas Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, pada Kamis (17/9).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bunda Inggit selaku Istri Wali Kota Pekalongan, jajaran Dinsos PPKB Kota Pekalongan, serta sejumlah pihak terkait. Dalam kesempatan tersebut, Metranet memberikan dukungan berupa bantuan paket sembako bagi 27 sasaran, yang terdiri dari beras 5 kg, kecap manis, biskuit, minyak goreng, dan telur. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan Metranet terhadap upaya bersama dalam membantu keluarga sasaran dan mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Pekalongan.

GENTING merupakan program pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) yang mendorong semangat gotong royong dari berbagai pihak untuk membantu keluarga berisiko stunting. Melalui program ini, berbagai pihak dapat turut mengambil peran dalam memberikan dukungan kepada keluarga sasaran.

Selain melalui dukungan langsung kepada keluarga sasaran, kontribusi Metranet dalam isu stunting juga diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi digital. Dashboard Manajemen Stunting (DMS) yang dikembangkan Metranet menjadi salah satu solusi digital yang mendukung pemerintah dalam pemantauan, pengelolaan, dan analisis data terkait stunting. Platform ini dirancang untuk membantu pemerintah daerah memperoleh informasi berbasis data secara lebih terintegrasi sehingga dapat mendukung proses monitoring dan pengambilan keputusan.

Bagi Metranet, keterlibatan dalam kegiatan GENTING menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk turut mendukung agenda pemerintah sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan sinergi antara Metranet dan Dinsos PPKB Kota Pekalongan dalam mendukung berbagai upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah.

Kolaborasi lintas pihak menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan upaya pencegahan stunting. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, tenaga kesehatan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, dukungan terhadap keluarga yang membutuhkan diharapkan dapat terus diperkuat.

Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, Metranet berharap dukungan terhadap Program GENTING dapat turut memberikan kontribusi bagi upaya pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mendukung terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Mulai 1 Oktober 2026, balasan bisnis melalui WhatsApp Business Platform yang sebelumnya gratis tanpa batas kini dikenai biaya setelah kuota gratis 1.000 pesan service per nomor bisnis per bulan habis. Ketentuan ini mencakup pesan balasan yang dikirim oleh customer service maupun chatbot yang menggunakan kategori pesan service. Artinya, semakin banyak pesan balasan yang dikirim, semakin besar potensi biaya yang perlu ditanggung bisnis.

Untuk membantu bisnis menghadapi perubahan tersebut, Barantum akan membagikan strategi penghematan biaya WhatsApp melalui webinar “Strategi Hemat Biaya WhatsApp Pasca 1 Oktober 2026” pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00-15.30 WIB secara online melalui Zoom. Sesi ini akan membahas cara menghitung biaya, mengevaluasi SOP layanan, dan mempertimbangkan kanal komunikasi yang sesuai agar efisiensi tetap sejalan dengan kualitas layanan pelanggan.

Mengapa Bisnis Perlu Meninjau Biaya WhatsApp?

Sebelumnya, pesan service berupa balasan bebas dalam jendela layanan pelanggan 24 jam tidak dikenai biaya Meta. Sejak 1 Oktober 2026, setiap nomor bisnis memperoleh kuota gratis 1.000 pesan service per bulan. Setelah kuota tersebut habis, pesan berikutnya untuk penerima di Indonesia dikenai tarif Rp356,65 per pesan. Template utility yang dikirim dalam jendela layanan 24 jam juga mulai dikenai biaya.

Perubahan ini membuat bisnis perlu menghitung ulang pengeluaran berdasarkan jumlah pesan yang dikirim. Pesan masuk dari pelanggan tidak dikenai biaya Meta, tetapi balasan service dari petugas maupun chatbot dapat menambah pemakaian kuota. Penggunaan AI Agent juga perlu diperhitungkan apabila terdapat biaya tambahan dari penyedia layanan.

Sebagai ilustrasi, satu nomor bisnis menerima 1.500 chat per bulan. Setiap chat menghasilkan rata-rata enam hingga tujuh pesan balasan, sehingga totalnya mencapai 10.000 pesan balasan per bulan. Setelah dikurangi kuota gratis 1.000 pesan, terdapat 9.000 pesan yang dikenai tarif Rp356,65 per pesan. Estimasi biaya Meta menjadi Rp3.209.850 per bulan.

Angka tersebut merupakan simulasi dengan asumsi seluruh balasan termasuk kategori service yang dikenai tarif tersebut. Biaya aktual dapat berbeda sesuai kategori pesan, ketentuan penagihan, serta komponen biaya lain. Simulasi ini belum mencakup pajak, biaya platform WhatsApp API, atau biaya layanan AI.

Karena itu, bisnis perlu meninjau kembali volume pesan dan pola respons sebelum menentukan langkah penghematan. Untuk menghitung estimasi berdasarkan pola pemakaian, Anda dapat menggunakan kalkulator tarif WhatsApp API Barantum. Hasilnya dapat menjadi gambaran awal untuk membandingkan potensi biaya dengan pengeluaran aktual dan menentukan peluang optimasi layanan.

Workshop Gratis untuk Tekan Biaya WhatsApp

Melalui webinar “Strategi Hemat Biaya WhatsApp Pasca 1 Oktober 2026”, Barantum mengajak bisnis mengevaluasi pengeluaran WhatsApp sekaligus meninjau proses layanan pelanggan. Webinar ini mengusung subjudul “Optimalkan Layanan, SOP, dan Channel Tanpa Mengurangi Customer Experience” dan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00-15.30 WIB melalui Zoom.

Dalam sesi ini, peserta akan diajak memahami perubahan skema biaya WhatsApp, menghitung estimasi pengeluaran berdasarkan volume pesan, serta mengidentifikasi peluang optimasi melalui perbaikan SOP dan pemilihan kanal komunikasi. Pembahasan juga akan menyoroti pentingnya mengurangi pertanyaan berulang tanpa membuat pelanggan kesulitan memperoleh jawaban.

Webinar menghadirkan Ahmad, Sr. Digital Marketing & CRM Expert, serta Alif, Sr. Business Development & CRM Consultant. Keduanya akan membahas strategi yang dapat dipertimbangkan bisnis untuk meningkatkan efisiensi layanan berdasarkan kebutuhan operasional. Anda dapat melakukan pendaftaran melalui form registrasi webinar Barantum.

Penghematan biaya WhatsApp tidak cukup dilakukan dengan mengurangi jumlah balasan. Anda juga perlu memastikan setiap interaksi membantu menyelesaikan kebutuhan pelanggan secara efektif. Dengan perhitungan biaya dan evaluasi proses yang tepat, perusahaan dapat menentukan strategi layanan yang lebih efisien tanpa mengabaikan pengalaman pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya

Ketahui mekanisme perlindungan ekstra dana nasabah hingga USD 1 Juta tanpa potongan biaya di HSB Investasi, pialang berpredikat Rating A+++ BAPPEBTI di Q1 2026 dan Top Broker ICDX.

Mendengar adanya fasilitas perlindungan extra dana hingga bernilai USD 1.000.000, pertanyaan pertama yang kerap muncul dari trader adalah: “Berapa biaya premi yang harus dipotong dari akun saya?” Jawabannya adalah tanpa biaya tambahan alias bebas premi.

Di aplikasi trading HSB Investasi, fasilitas perlindungan ekstra ini diberikan sebagai nilai tambah murni bagi nasabah. Tidak ada potongan saldo berkala, tidak ada biaya administrasi tersembunyi, dan tidak ada pembengkakan komisi transaksi.

Mekanisme bebas biaya ini dapat terwujud berkat penggunaan struktur hukum Discretionary Trust:

1. Pemegang Polis dan Pembayar Premi: HSB Investasi bertindak sebagai pihak yang mengikat kontrak polis korporat dan menanggung 100% biaya premi asuransi kepada pihak penanggung (Aswata).

2. Penerima Manfaat (Beneficiaries): Nasabah yang memenuhi kriteria polis secara otomatis berstatus sebagai pihak penerima manfaat perwalian tanpa perlu mendaftar polis asuransi secara mandiri.

Jika suatu saat terjadi peristiwa kepailitan akibat penipuan internal perusahaan, dana santunan asuransi akan disalurkan oleh penanggung melalui jalur perwalian langsung kepada nasabah yang berhak.

Meskipun fasilitas perlindungan ini aktif tanpa biaya premi, sebagai nasabah Anda perlu memperhatikan beberapa ketentuan kelayakan. Perlindungan ini berlaku bagi nasabah yang memiliki saldo modal kas bersih (Covered Assets) lebih dari USD 20.000 sesaat sebelum peristiwa kepailitan terjadi. Selain itu, terdapat nilai retensi risiko mandiri sebesar USD 20.000 per nasabah, di mana ganti rugi asuransi akan membayarkan selisih kerugian bersih di atas angka tersebut hingga batas pagu maksimal USD 1 Juta.

Perlu digarisbawahi bahwa fasilitas perlindungan ekstra dana ini murni melindungi saldo modal kas Anda dari risiko institusional, seperti peristiwa kepailitan pialang yang disertai kecurangan atau pelanggaran hukum internal. Fasilitas ini tidak menanggung risiko kerugian pasar, seperti penurunan saldo akibat salah membaca pergerakan harga, margin call, atau hasil keputusan transaksi mandiri Anda saat posisi terbuka di pasar finansial.

Dengan skema ini, HSB Investasi menghadirkan standar keamanan ekstra tanpa perlu khawatir soal biaya premi tersembunyi. Kombinasi transparansi tanpa biaya ini semakin memperkuat reputasi pialang HSB Investasi yang telah menyandang Rating A+++ BAPPEBTI di Q1 2026 dan dinobatkan sebagai Top Broker ICDX. Dukungan ekosistem yang teruji serta jaring pengaman ekstra inilah yang menjadikan HSB sebagai aplikasi trading terbaik untuk transaksi berjangka yang aman, transparan, dan terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta

Jakarta, 13 Oktober 2026 – Dari liburan di kawasan pesisir Bali hingga pengalaman menginap di tepi danau di Sumatra Utara serta pilihan akomodasi di tengah kota Jakarta, Marclan International mengajak wisatawan menikmati empat pengalaman menginap berbeda melalui rangkaian penawaran hotel Oktober. Tersedia dalam periode pemesanan terbatas, penawaran ini menghadirkan potongan harga, keuntungan bersantap, dan berbagai pengalaman tambahan di Swarga Suites Bali Berawa, Marianna Resort & Convention Samosir, TMG Hotel Tebet, dan Hotel Des Indes Menteng.

Bagi wisatawan yang ingin memanfaatkan waktu untuk berlibur dalam beberapa bulan mendatang, penawaran ini memberikan kesempatan untuk menikmati suasana baru, baik dengan menghabiskan lebih banyak waktu di kawasan pesisir, menikmati liburan keluarga di tengah alam, maupun merencanakan kunjungan singkat ke kota dengan keuntungan tambahan.

Di Swarga Suites Bali Berawa, penawaran Stay Longer, Experience More mengajak tamu menikmati Canggu dengan lebih santai melalui masa inap minimal tiga malam. Paket ini mencakup sarapan harian, minuman selamat datang, pengalaman bersantap, perawatan kebugaran, serta keuntungan khusus di beach club tertentu. Berbagai fasilitas tersebut memberikan lebih banyak cara untuk menikmati waktu selama berada di Bali. Pemesanan tersedia hingga 31 Oktober 2026 untuk periode menginap hingga 31 Oktober 2026.

Bagi yang menginginkan suasana liburan berbeda, Marianna Resort & Convention Samosir menghadirkan Escape to Samosir, dengan potongan harga 20% untuk pengalaman menginap di kawasan Danau Toba. Tamu dapat menggunakan kode promo NAGITA untuk menikmati keuntungan eksklusif selama menginap. Penawaran ini mencakup sarapan harian untuk dua orang dewasa dan maksimal dua anak berusia di bawah lima tahun, akses ke Kids Club dengan aktivitas harian, penggunaan kolam renang infinity dan pusat kebugaran, serta akses Wi-Fi berkecepatan tinggi tanpa biaya tambahan. Periode pemesanan dan menginap berlaku hingga 3 Desember 2026.

Di Jakarta, TMG Hotel Tebet menghadirkan OctoVibes, dengan harga kamar mulai dari IDR 610.000 net per malam. Penawaran ini memadukan pengalaman menginap di Cozy Room dengan hidangan bercita rasa Korea yang menghadirkan kenyamanan, teh khas untuk dua orang, serta diskon 15% untuk makanan dan minuman. Tersedia untuk pemesanan dan periode menginap pada 1-31 Oktober 2026, penawaran ini menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan singkat di kota dengan keuntungan bersantap.

Sementara itu, Hotel Des Indes Menteng mengajak tamu merencanakan perjalanan lebih awal melalui penawaran Book Now, Save More, dengan potongan harga 40%. Tamu dapat melakukan pemesanan hingga 31 Oktober 2026 untuk periode menginap hingga 30 November 2026. Penawaran ini menjadi pilihan bagi mereka yang merencanakan kunjungan ke ibu kota dalam waktu dekat. Berlokasi di kawasan Menteng, hotel ini memadukan karakter yang terinspirasi dari warisan sejarah dengan lokasi strategis untuk menjelajahi berbagai destinasi di ibu kota.

Keempat penawaran tersebut mencerminkan beragam pengalaman yang tersedia dalam portofolio hotel Marclan International. Setiap properti menawarkan cara berbeda untuk menikmati perjalanan, mulai dari masa inap lebih panjang di kawasan pesisir dan liburan yang dekat dengan alam hingga pengalaman bersantap dalam suasana perkotaan serta menginap di hotel dengan karakter historis.

Wisatawan dapat melihat detail penawaran dan melakukan pemesanan melalui situs resmi Marclan Hotels berikut:

Swarga Suites Bali Berawa | Stay Longer, Experience More: Klik disini 

Marianna Resort & Convention Samosir | Escape to Samosir: Klik disini 

TMG Hotel Tebet | OctoVibes: Klik disini 

Hotel Des Indes Menteng | Book Now, Save More: Klik disini 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Marclan International dan portofolio hotelnya, kunjungi website Marclan International. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi

Dari psikologi organisasi hingga manajemen risiko migas, pendekatan manusia menjadi bagian penting dalam kepemimpinan menghadapi ketidakpastian bisnis.

JAKARTA, 12 Oktober 2026 – Industri energi selama ini identik dengan investasi bernilai besar, teknologi, serta kompleksitas operasional. Namun, di balik berbagai keputusan strategis perusahaan, terdapat satu faktor yang tidak kalah penting, yakni manusia.

Hal tersebut menjadi perhatian Aryasatya Wishnutama, President Director PT Indelberg Global Energy, yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional lintas disiplin, mulai dari psikologi industri dan organisasi, psikologi militer, hingga manajemen risiko di sektor minyak dan gas bumi.

Berbekal pendidikan Magister Psikologi dengan keahlian di bidang Psikologi Industri dan Organisasi, Aryasatya pernah berdinas di Dinas Psikologi Angkatan Darat. Ia kemudian melanjutkan karier di industri migas dan menduduki posisi Risk & Management Director pada salah satu perusahaan migas nasional.

Pengalaman tersebut membentuk perspektif kepemimpinannya, terutama dalam melihat hubungan antara perilaku manusia, pengambilan keputusan, dan risiko bisnis.

Faktor Manusia dalam Pengambilan Keputusan Bisnis

Di tengah dinamika industri energi yang semakin kompleks, perusahaan dituntut mampu membaca perubahan pasar, mengelola investasi, serta mengantisipasi risiko operasional dan finansial.

Namun, menurut Aryasatya, efektivitas strategi perusahaan juga sangat dipengaruhi oleh kualitas manusia yang menjalankannya.

Baca Juga : https://voicejogja.com/sabda-tanpa-lisan-thatwa-tan-tinulis/

“Perusahaan sering kali berfokus pada risiko finansial, operasional, dan perubahan pasar. Padahal, di balik berbagai risiko tersebut terdapat faktor manusia. Bagaimana seseorang berpikir, menilai situasi, dan mengambil keputusan akan sangat memengaruhi kualitas pengelolaan risiko perusahaan,” ujar Aryasatya.

Dalam perspektif psikologi organisasi, keputusan bisnis tidak selalu lahir dari pertimbangan rasional semata. Bias kognitif, tekanan pekerjaan, dinamika kelompok, hingga karakter kepemimpinan turut memengaruhi cara individu dan organisasi mengambil keputusan.

Karena itu, penguatan manajemen risiko perlu berjalan seiring dengan pembangunan budaya organisasi yang sehat, komunikasi yang terbuka, dan kepemimpinan yang bertanggung jawab.

Pengalaman Psikologi Militer dan Perspektif Kepemimpinan

Pengalaman Aryasatya di Dinas Psikologi Angkatan Darat menjadi bagian penting dalam perjalanan profesionalnya.

Lingkungan organisasi militer memiliki karakteristik yang menuntut disiplin, kesiapan mental, ketepatan penilaian, serta kemampuan bekerja dalam struktur organisasi yang kompleks.

Pengalaman tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya memahami karakter individu, dinamika kelompok, dan efektivitas kepemimpinan.

“Pemimpin tidak cukup hanya memahami strategi bisnis. Ia juga perlu memahami manusia yang menjalankan strategi tersebut. Kemampuan membaca karakter, membangun kepercayaan, dan menempatkan individu sesuai kompetensinya merupakan bagian penting dari efektivitas organisasi,” kata Aryasatya.

Menurutnya, pemahaman terhadap perilaku manusia memiliki relevansi dalam dunia korporasi, khususnya ketika organisasi menghadapi tekanan, perubahan, dan tuntutan pencapaian kinerja.

Manajemen Risiko Bukan Sekadar Sistem dan Prosedur

Perjalanan karier Aryasatya kemudian berlanjut ke industri minyak dan gas bumi hingga menduduki jabatan Risk & Management Director pada sebuah perusahaan migas nasional.

Pengalaman tersebut memperluas perspektifnya mengenai hubungan antara pengambilan keputusan manajerial, tata kelola perusahaan, dan pengendalian risiko bisnis.

Baca Juga : https://voicejogja.com/bale-tjarakan-menyelami-suwung/

Industri migas memiliki karakteristik risiko yang kompleks, mulai dari volatilitas harga energi, keselamatan operasional, kepatuhan terhadap regulasi, hingga ketidakpastian investasi.

Dalam kondisi tersebut, keberadaan sistem pengendalian risiko yang baik harus didukung oleh perilaku organisasi yang konsisten.

“Manajemen risiko bukan sekadar dokumen, matriks, atau prosedur pengendalian. Sistem yang baik tetap membutuhkan manusia yang memiliki kesadaran risiko, integritas, dan keberanian untuk mengambil keputusan secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Aryasatya menilai bahwa budaya sadar risiko perlu menjadi bagian dari perilaku organisasi sehari-hari, bukan hanya kewajiban administratif.

Pendekatan tersebut berkaitan dengan konsep human factors dalam manajemen risiko, yang menempatkan perilaku, kompetensi, komunikasi, dan kondisi kerja sebagai elemen penting dalam menjaga keandalan organisasi.

Kepemimpinan Strategis di Tengah Ketidakpastian Industri Energi

Kini, sebagai President Director PT Indelberg Global Energy, Aryasatya menghadapi tanggung jawab kepemimpinan dalam sektor bisnis yang dipengaruhi dinamika ekonomi global, perubahan geopolitik, dan kebutuhan energi.

Menurutnya, perusahaan perlu memiliki kemampuan mengidentifikasi peluang sekaligus mengelola risiko secara disiplin.

Kepemimpinan strategis tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menentukan arah bisnis, tetapi juga membangun organisasi yang siap menjalankan keputusan secara efektif.

“Pertumbuhan bisnis harus dibangun di atas fondasi organisasi yang kuat. Kita membutuhkan strategi yang tepat, pengelolaan risiko yang disiplin, dan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi serta integritas. Ketiganya harus berjalan bersama,” ungkap Aryasatya.

Ia memandang kualitas sumber daya manusia, tata kelola, dan kemampuan adaptasi organisasi sebagai aspek penting dalam menghadapi ketidakpastian bisnis.

Masa Depan Industri Energi Membutuhkan Kepemimpinan yang Memahami Manusia

Di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi, dan meningkatnya kompleksitas bisnis, faktor manusia tetap memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan organisasi.

Teknologi membantu perusahaan memperoleh informasi dan meningkatkan efisiensi. Sistem manajemen membantu mengendalikan proses. Namun, manusia tetap berperan dalam menafsirkan informasi, menetapkan prioritas, dan mengambil keputusan strategis.

Bagi Aryasatya, tantangan kepemimpinan masa depan terletak pada kemampuan mengintegrasikan kemajuan teknologi, ketajaman strategi, dan pemahaman terhadap perilaku manusia.

“Pada akhirnya, keputusan strategis selalu memiliki dimensi manusia. Perusahaan yang ingin bertahan dan berkembang harus mampu membangun kualitas kepemimpinan, budaya organisasi, dan kesadaran risiko secara bersamaan,” tuturnya.

Dengan latar belakang psikologi industri dan organisasi, pengalaman di lingkungan psikologi militer, serta rekam jejak manajemen risiko di sektor migas, Aryasatya Wishnutama membawa perspektif lintas disiplin dalam kepemimpinan bisnis energi.

Perjalanan profesionalnya memperlihatkan relevansi ilmu perilaku manusia dalam dunia korporasi, khususnya pada industri yang menuntut ketepatan pengambilan keputusan, disiplin pengelolaan risiko, dan orientasi strategis jangka panjang.

Profil Singkat Aryasatya Wishnutama

Aryasatya Wishnutama merupakan President Director PT Indelberg Global Energy. Ia memiliki latar belakang pendidikan Magister Psikologi dengan bidang keahlian Psikologi Industri dan Organisasi.

Sebelumnya, ia pernah berdinas di Dinas Psikologi Angkatan Darat dan menjabat sebagai Risk & Management Director pada perusahaan migas nasional.

Pengalaman profesionalnya mencakup bidang psikologi organisasi, kepemimpinan, manajemen risiko, dan pengelolaan bisnis energi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia

Bayangkan suatu hari aktivitas sederhana seperti berjalan, menaiki tangga, atau menggendong cucu tiba-tiba terasa lebih sulit dilakukan. Bukan karena tubuh sedang sakit, melainkan karena tulang yang selama ini menopang berbagai aktivitas ternyata sudah mengalami pengeroposan. Inilah yang membuat osteoporosis kerap disebut sebagai silent disease. Penurunan kepadatan tulang dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas dan baru diketahui setelah terjadi patah tulang. Padahal, patah tulang akibat kerapuhan tulang dapat berdampak panjang terhadap kemampuan seseorang untuk bergerak dan menjalani aktivitas sehari-hari.

Masalah ini juga bukan sekadar persoalan yang terjadi pada individu lanjut usia. International Osteoporosis Foundation (IOF) memperkirakan osteoporosis berdampak pada sekitar 500 juta orang di seluruh dunia. Pada 2025, IOF juga mencatat lebih dari 37 juta patah tulang akibat kerapuhan tulang terjadi setiap tahun pada orang berusia di atas 55 tahun, atau setara dengan sekitar 70 patah tulang setiap menit. Bahkan, sepanjang sisa hidupnya, sekitar 1 dari 3 perempuan dan 1 dari 5 laki-laki berusia di atas 50 tahun diperkirakan akan mengalami patah tulang akibat kerapuhan tulang.

Di Indonesia, perhatian terhadap kesehatan tulang juga semakin penting seiring meningkatnya populasi usia lanjut. Pada 2025, International Osteoporosis Foundation bersama Asia Pacific Consortium on Osteoporosis menerbitkan Asia-Pacific Regional Audit yang mencakup Indonesia dan 21 negara atau wilayah lainnya. Audit tersebut menyoroti masih adanya kesenjangan dalam Indonesia (PEROSI) bersama Kementerian Kesehatan untuk memperkuat pencegahan patah tulang berulang.

Yang membuat osteoporosis perlu mendapat perhatian adalah seseorang bisa merasa baik-baik saja meski kepadatan tulangnya sudah menurun. Risiko dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, riwayat patah tulang, riwayat keluarga, menopause, kurang aktivitas fisik, berat badan rendah, serta kekurangan kalsium dan vitamin D. WHO juga menekankan bahwa sebagian besar patah tulang pada usia lanjut berkaitan dengan kerapuhan tulang dan bahkan dapat terjadi akibat benturan ringan, seperti jatuh dari posisi berdiri. Karena itu, mengetahui faktor risiko dan kondisi tulang lebih awal dapat menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

Menariknya, osteoporosis ternyata bukan hanya persoalan usia lanjut. Sebuah penelitian pada perempuan dewasa muda usia 25–35 tahun di Kota Bogor menunjukkan bahwa kondisi kepadatan mineral tulang sudah perlu diperhatikan sejak usia muda, mengingat periode tersebut merupakan masa penting dalam pembentukan peak bone mass yang dapat mempengaruhi kesehatan tulang di kemudian hari. Temuan lain yang dipublikasikan pada 2025 juga menunjukkan bahwa pada kelompok dewasa muda di bawah 50 tahun yang menjalani terapi glukokortikoid jangka panjang, 44,4% mengalami osteoporosis akibat glukokortikoid. Hal ini menunjukkan bahwa usia muda bukan berarti sepenuhnya bebas dari risiko, terutama ketika terdapat faktor risiko tertentu. 

Karena itu, menjaga kesehatan tulang idealnya dimulai sejak dini, bukan menunggu hingga memasuki usia lanjut atau sampai terjadi patah tulang. Aktivitas fisik yang rutin, pola makan dengan asupan nutrisi yang cukup, menjaga berat badan yang ideal, serta menghindari kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko merupakan bagian dari upaya menjaga tulang tetap kuat. WHO menempatkan asupan nutrisi, aktivitas fisik, berhenti merokok, serta pencegahan jatuh sebagai bagian dari strategi pencegahan patah tulang akibat kerapuhan. Untuk mengetahui kondisi kesehatan tulang lebih dini, masyarakat dapat melakukan skrining di Prodia melalui pemeriksaan Panel ProHealthy Bone dan pemeriksaan satuan lainnya terkait kesehatan tulang seperti BMD (Bone Mineral Density), CTx (C-Telopeptide), N-MID Osteocalcin atau Prodia Bone, Muscle and Joint Genomics. Jangan sampai osteoporosis membatasi gerak aktif bersama keluarga, cek kesehatan tulang sejak dini di Prodia.

#TenangKarenaTau #Prodia #Osteoporosis #HealthcareInnovation

******

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026

JAKARTA, 12 Oktober 2026 — PT Bank Mandiri Taspen meraih penghargaan Most Efficient Bank – Bank KBMI 2 dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan efisiensi perusahaan di industri perbankan nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan BIFA 2026 yang berlangsung di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, pada Senin (12/10). Ajang ini memberikan apresiasi kepada pelaku industri jasa keuangan yang menunjukkan kinerja dan kontribusi terhadap perkembangan sektor keuangan Indonesia.

Bagi industri perbankan, efisiensi merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Kemampuan mengelola sumber daya secara optimal, menjaga efektivitas operasional, serta menerapkan tata kelola yang baik menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mempertahankan kinerja di tengah dinamika industri yang terus berkembang.

Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam membangun operasional yang efisien sekaligus menjaga kualitas layanan kepada nasabah.

“Bagi kami, efisiensi bukan semata-mata tentang mengoptimalkan biaya, tetapi juga bagaimana perusahaan mengelola sumber daya secara tepat, meningkatkan produktivitas, dan memastikan setiap proses bisnis memberikan nilai tambah. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat fondasi bisnis yang sehat dan berkelanjutan, tanpa mengesampingkan kualitas layanan kepada nasabah,” ujar Panji.

Menurutnya, upaya meningkatkan efisiensi perlu berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola perusahaan dan pengembangan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Dengan demikian, kinerja perusahaan tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga pada kemampuan untuk tumbuh secara konsisten dalam jangka panjang.

“Ke depan, kami akan terus mendorong perbaikan proses bisnis, memperkuat tata kelola, dan mengembangkan cara kerja yang semakin efektif. Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan dibangun melalui disiplin dalam menjalankan bisnis, kepercayaan nasabah, serta kontribusi seluruh insan perusahaan,” tambahnya.

Penghargaan Most Efficient Bank – Bank KBMI 2 menjadi salah satu pencapaian yang mendorong Bank Mandiri Taspen untuk terus menjaga kualitas kinerja dan memperkuat daya saing perusahaan. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk mempertahankan prinsip kehati-hatian, meningkatkan efektivitas operasional, dan menghadirkan layanan perbankan yang memberikan manfaat bagi nasabah.

Melalui upaya tersebut, Bank Mandiri Taspen berharap dapat terus memperkuat perannya dalam industri perbankan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan pelemahan setelah tertahan di zona resistance US$94,39–US$96,51. Analisis harian Dupoin Futures menunjukkan bahwa kondisi tersebut membuka peluang koreksi melalui pola ABC Correction, dengan target penurunan menuju area support US$89,53–US$87,92.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai zona resistance tersebut menjadi area penting untuk menentukan arah pergerakan minyak selanjutnya. Selama harga belum mampu menembus resistance US$94,39–US$96,51, tekanan bearish masih berpotensi berlanjut. Kegagalan melewati area tersebut dapat mengindikasikan bahwa momentum kenaikan belum cukup kuat untuk mendorong harga bergerak lebih tinggi.

Dalam skenario teknikal, pola ABC Correction membuka peluang bagi harga untuk mengalami koreksi setelah pergerakan sebelumnya. Apabila tekanan jual tetap mendominasi, WTI berpotensi bergerak menuju support US$89,53–US$87,92. Namun, perkembangan fundamental dapat mengubah arah harga dan memengaruhi validitas skenario tersebut.

Salah satu faktor yang berpotensi mendukung harga minyak adalah meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah. Ketegangan di kawasan tersebut dapat memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dan distribusi energi global. Jika risiko gangguan meningkat, pelaku pasar berpotensi memperhitungkan kemungkinan terbatasnya ketersediaan minyak, sehingga harga memperoleh dorongan untuk kembali menguat.

Jalur distribusi energi yang strategis juga menjadi perhatian karena gangguan terhadap pelayaran dapat memengaruhi kelancaran pengiriman minyak mentah. Ketidakpastian tersebut berpotensi meningkatkan volatilitas pasar, terutama apabila perkembangan geopolitik menimbulkan kekhawatiran baru mengenai pasokan global.

Di sisi lain, prospek meredanya konflik Rusia–Ukraina dapat membatasi kenaikan harga minyak. Apabila perkembangan diplomatik mendorong pemulihan pasokan energi, kekhawatiran terhadap keterbatasan pasokan berpotensi berkurang. Ekspektasi peningkatan ketersediaan minyak di pasar dapat memberikan tekanan terhadap harga, khususnya jika permintaan tidak tumbuh cukup kuat untuk menyerap tambahan pasokan.

Perbedaan sentimen ini membuat prospek WTI masih dipengaruhi oleh keseimbangan antara risiko pasokan dan kondisi permintaan. Ketegangan di Timur Tengah dapat menjadi katalis kenaikan, sedangkan potensi pemulihan pasokan dari kawasan Rusia–Ukraina dapat menahan penguatan. Karena itu, berita geopolitik dapat memicu perubahan harga meskipun indikator teknikal menunjukkan kecenderungan bearish.

Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, area US$94,39–US$96,51 perlu dipantau sebagai resistance utama. Selama harga tetap tertahan di bawah zona tersebut, peluang koreksi menuju US$89,53–US$87,92 masih terbuka. Sebaliknya, penembusan resistance dapat menjadi sinyal bahwa tekanan bearish melemah dan skenario pergerakan perlu ditinjau kembali.

Pelaku pasar perlu mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah dan Rusia–Ukraina, serta perubahan keseimbangan pasokan dan permintaan minyak global. Kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut dapat memengaruhi arah pergerakan WTI dalam jangka pendek.

Proyeksi ini merupakan gambaran kemungkinan pergerakan berdasarkan kondisi pasar, bukan kepastian harga atau rekomendasi transaksi. Pengelolaan risiko tetap penting mengingat harga minyak dapat bergerak volatil akibat perubahan situasi geopolitik maupun pasokan global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES