Bitcoin Flat di US$74K, Sebagian Investor Justru Mulai Positioning

Jakarta, Indonesia [31 Mei 2026] — Pergerakan pasar crypto dalam beberapa minggu terakhir terasa cenderung sideways di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Bitcoin (BTC) masih bergerak di kisaran US$74.000 setelah sebelumnya sempat tertekan akibat eskalasi geopolitik di sekitar Bandar Abbas dan meningkatnya sentimen risk-off global.

Namun di balik market yang terlihat “sepi”, sebagian pelaku market justru mulai melihat fase ini sebagai periode repositioning sebelum volatilitas kembali meningkat.

Berdasarkan Analisa pasar dari Trading Desk FLOQ, tekanan pasar global saat ini dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor utama, mulai dari eskalasi konflik di Timur Tengah, kenaikan harga energi global, hingga pergeseran arus dana institusional yang semakin defensif terhadap aset digital.

Salah satu sinyal penting datang dari laporan posisi Bank of America yang tercatat mengurangi eksposur terhadap Ethereum dan Solana, lalu meningkatkan alokasi ke ETF Bitcoin seperti IBIT. Pergerakan ini memperkuat persepsi bahwa Bitcoin masih dianggap sebagai aset kripto utama untuk menghadapi ketidakpastian makro global.

Di sisi lain, beberapa aset tertentu mulai menunjukkan pergerakan yang lebih kuat dibanding market secara keseluruhan. Saat sebagian besar investor retail merasa market sedang kehilangan momentum, trader dan investor berpengalaman justru mulai fokus pada pengelolaan posisi, cash management, dan strategi akumulasi bertahap.

Fenomena ini sering muncul dalam fase market sideways.

Sebagian investor retail cenderung menunggu market kembali “ramai” sebelum masuk, sementara sebagian lainnya mencoba mengejar pergerakan jangka pendek melalui overtrading. Namun trader yang lebih disiplin biasanya memahami bahwa peluang sering kali mulai dibangun ketika market terasa lambat dan penuh keraguan.

Secara psikologis, kondisi ini juga memunculkan pola yang terus berulang di market crypto: banyak investor berharap harga turun lebih dalam agar bisa membeli lebih murah, tetapi ketika harga mulai bergerak naik, muncul penyesalan karena belum melakukan positioning lebih awal.

Menurut tim trading desk FLOQ, kondisi makro saat ini memang masih menunjukkan kecenderungan risk-off dan belum terdapat katalis positif besar yang dapat mendorong penguatan Bitcoin secara agresif dalam jangka pendek.

Namun justru dalam fase seperti inilah sebagian investor jangka panjang mulai memisahkan noise jangka pendek dari tren adopsi yang lebih besar. 

“Sebagai investor jangka panjang, saya pribadi selalu percaya bahwa periode market sideways adalah waktu untuk repositioning secara berkala. Saat market terasa datar dan banyak orang mulai kehilangan momentum, saya justru selalu ingat bahwa di fase seperti inilah kesempatan sering mulai dibangun.

Bagi saya, investasi bukan hanya tentang mengejar kenaikan harga jangka pendek, tetapi tentang disiplin membangun posisi, memahami siklus market, dan tetap rasional di tengah ketidakpastian global. Karena dalam banyak kasus, momentum besar biasanya tidak dimulai saat semua orang sudah optimis, tetapi ketika market masih terasa tenang.”

— Yudhono Rawis, CEO and Founder FLOQ

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Investor Pemula?

Dalam kondisi market seperti sekarang, investor pemula sebaiknya menghindari keputusan emosional yang dipicu oleh headline jangka pendek atau fear market sementara.

FLOQ melihat bahwa banyak investor baru sering terjebak dalam dua kesalahan utama saat market sideways:

1.    terlalu cepat panic selling ketika market terkoreksi,

2.    atau langsung mengejar altcoin hanya karena terlihat “murah”.

Padahal dalam kondisi makro yang masih penuh ketidakpastian, pendekatan yang lebih disiplin justru menjadi lebih penting.

Untuk investor pemula, strategi yang lebih aman biasanya adalah:• melakukan akumulasi secara bertahap dibanding all-in dalam satu harga,• membatasi ukuran posisi,• fokus pada aset dengan likuiditas dan adopsi lebih besar seperti Bitcoin,• serta memahami bahwa market crypto kini semakin dipengaruhi dinamika makro global, bukan hanya hype media sosial semata.

Pendekatan seperti Dollar Cost Averaging (DCA) juga mulai kembali banyak dibicarakan di tengah market yang bergerak datar, terutama bagi investor yang ingin membangun eksposur jangka panjang tanpa harus mencoba menebak titik bottom market secara presisi.

Bagaimana dengan Trader Aktif?

Bagi trader aktif, kondisi market saat ini menuntut pendekatan yang lebih defensif dibanding beberapa bulan sebelumnya.

FLOQ mencatat bahwa saat institusi mulai mengalihkan dana dari altcoin menuju Bitcoin, maka aset dengan volatilitas tinggi berpotensi mengalami tekanan yang lebih besar ketika sentimen global memburuk.

Dalam situasi seperti ini, trader biasanya mulai:• mengurangi ukuran leverage,• mempercepat profit taking,• memperketat stop-loss,• dan lebih selektif memilih aset yang memiliki strength relatif dibanding market.

Alih-alih memaksa mencari trade setiap hari, sebagian trader berpengalaman justru lebih fokus menjaga modal dan menunggu momentum dengan risk-reward yang lebih jelas.

Karena pada akhirnya, bertahan di market sering kali lebih penting daripada memaksakan entry di setiap pergerakan kecil.

Fokus Investor Jangka Panjang Mulai Bergeser

Sementara itu, investor jangka panjang mulai kembali memperhatikan tren adopsi institusional yang terus berkembang di balik volatilitas jangka pendek.

Meningkatnya dominasi Bitcoin dalam arus dana institusional memperlihatkan bahwa BTC semakin dipandang sebagai aset defensif utama di sektor crypto saat ketidakpastian global meningkat.

Bagi investor jangka panjang, fase market seperti sekarang biasanya lebih digunakan untuk:• membangun posisi secara bertahap,• menjaga disiplin alokasi aset,• dan membedakan noise jangka pendek dari tren makro yang lebih besar.

Karena dalam banyak siklus market sebelumnya, peluang sering kali mulai dibangun bukan saat market sudah euphoric, melainkan ketika semuanya masih terasa flat dan membosankan.

Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan saran finansial maupun investasi. Selalu lakukan riset dan pertimbangan risiko sebelum melakukan investasi aset digital.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Kebutuhan Hari Raya, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Dana Tunai yang Fleksibel

Jakarta, 25 Mei 2026 – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, aktivitas ekonomi masyarakat diproyeksikan meningkat seiring naiknya kebutuhan konsumsi, perjalanan, hingga pembelian hewan kurban. Kementerian Pertanian mencatat kebutuhan hewan kurban nasional pada Idul Adha 2026 diperkirakan mencapai 2,35 juta ekor, dengan total ketersediaan mencapai 3,24 juta ekor.

Peningkatan kebutuhan masyarakat pada momentum hari besar keagamaan juga tercermin dari tingginya peredaran uang tunai nasional. Berdasarkan data Bank Indonesia yang diolah NEXT Indonesia Center, jumlah uang kartal yang beredar menjelang periode hari raya 2026 mencapai Rp1.370 triliun atau meningkat 10,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Melihat tingginya kebutuhan masyarakat tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan solusi pembiayaan dana tunai melalui produk BRI Flash yang menawarkan proses mudah, cepat, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan menjelang Idul Adha. Melalui BRI Flash, BRI Finance menawarkan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor hingga 4 tahun, serta plafon pembiayaan hingga 90% dari nilai kendaraan yang dijaminkan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa momentum Idul Adha menjadi periode di mana kebutuhan masyarakat cenderung meningkat, baik untuk kebutuhan keluarga maupun aktivitas sosial dan keagamaan.

“Idul Adha merupakan momentum yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Di tengah meningkatnya aktivitas dan kebutuhan masyarakat menjelang hari raya, BRI Finance ingin hadir memberikan solusi dana tunai yang fleksibel dan mudah diakses agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya dengan lebih nyaman dan terencana,” ujar Dhani.

BRI Finance menyadari kemudahan akses pembiayaan yang cepat dan aman menjadi penting agar masyarakat dapat tetap menjaga stabilitas keuangan di tengah kebutuhan musiman yang meningkat.

“Melalui BRI Flash, kami berharap masyarakat dapat memperoleh akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansialnya. Kami juga terus mendorong agar setiap keputusan pembiayaan dilakukan secara bijak dan terencana sehingga tetap mendukung kesehatan finansial jangka panjang,” tambah Dhani.

BRI Flash hadir dengan proses pengajuan yang praktis serta didukung jaringan layanan BRI Finance di berbagai wilayah Indonesia. Dengan menjaminkan BPKB kendaraan, masyarakat dapat memperoleh dana tunai untuk berbagai kebutuhan produktif maupun konsumtif secara aman dan terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 Jakarta dengan Penawaran KKB Spesial

Jakarta, 24 Mei 2026 – BRI Consumer Expo 2026 Jakarta sukses diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Sejak dibuka pada 22 Mei 2026, ajang yang digelar oleh BRI Group ini menghadirkan berbagai solusi finansial dan gaya hidup melalui beragam program menarik, mulai dari Property Expo, Automotive Expo, Travel Fair, Fun Activities, Talkshow, hingga Music Performances.

Dalam momentum penutupan acara ini, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai promo pembiayaan kendaraan yang dihadirkan selama pameran berlangsung. Melalui program Automotive Expo, BRI Finance menawarkan promo Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan suku bunga mulai dari 1,59% flat tenor 1 tahun, serta berbagai penawaran menarik lainnya bagi pengunjung.

Selain promo pembiayaan kendaraan, pengunjung juga masih berkesempatan memperoleh direct gift voucher selama persediaan tersedia. Kehadiran berbagai program pembiayaan tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI Finance dalam memberikan kemudahan akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa partisipasi BRI Finance dalam BRI Consumer Expo 2026 Jakarta menjadi upaya perusahaan untuk mendekatkan solusi pembiayaan kepada masyarakat melalui berbagai program yang kompetitif dan mudah diakses.

“Melalui ajang ini, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih praktis bagi masyarakat untuk mendapatkan solusi pembiayaan kendaraan dengan berbagai promo menarik yang dapat dimanfaatkan langsung selama pameran berlangsung,” ujar Dhani.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi dalam ekosistem BRI Group memungkinkan masyarakat memperoleh beragam layanan finansial dalam satu lokasi. Menurutnya, konsep integrated expo yang dihadirkan memberikan nilai tambah bagi pengunjung karena dapat memenuhi berbagai kebutuhan sekaligus, mulai dari kendaraan, properti, hingga perjalanan.

Selain promo otomotif, BRI Consumer Expo 2026 Jakarta juga menghadirkan promo Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan suku bunga mulai dari 1,75% efektif per tahun fixed 1 tahun. Sementara itu, pada program Travel Fair, pengunjung dapat menikmati cashback hingga Rp8 juta serta program installment mulai 0% hingga 36 bulan.

BRI Finance mengajak masyarakat untuk memanfaatkan event BRI Consumer Expo 2026 Jakarta dan menikmati berbagai promo serta aktivitas menarik yang telah disiapkan di JICC. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui bbri.id/expojakarta  website resmi BRI, maupun layanan Sabrina di 0812 1214 017.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Optimalkan Strategi Pendanaan, Jaga Stabilitas Cost of Fund Kuartal I-2026

Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah tren kenaikan suku bunga dan meningkatnya imbal hasil (yield) obligasi yang masih membayangi industri jasa keuangan, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga efisiensi biaya pendanaan perusahaan pada kuartal I-2026. Kondisi ini menjadi perhatian penting bagi industri multifinance yang saat ini masih mengandalkan pendanaan dari sektor perbankan sebagai sumber utama pendanaan.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa hingga Maret 2026, pendanaan industri pembiayaan nasional masih didominasi oleh pinjaman perbankan dengan total mencapai Rp279,74 triliun atau setara 73,65% dari keseluruhan sumber pendanaan. Ketergantungan tersebut membuat industri multifinance menghadapi tantangan yang cukup besar ketika suku bunga bergerak naik dan pasar obligasi mengalami tekanan yield.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “BRI Finance secara aktif melakukan penyesuaian strategi pendanaan agar tetap adaptif terhadap dinamika suku bunga dan kondisi likuiditas pasar. Dukungan sinergi dengan Group BRI juga menjadi salah satu faktor yang memperkuat stabilitas biaya dana perusahaan.”

Hingga Maret 2026, komposisi pendanaan BRI Finance berasal dari pendanaan perbankan sebesar Rp2,32 triliun atau 56,01% dari total pendanaan perusahaan. Selain itu, pendanaan dari obligasi tercatat sebesar Rp1 triliun atau 24,22%, sementara joint financing mencapai Rp818,7 miliar atau 19,77%.

Perseroan kemudian melakukan penyesuaian strategi pendanaan pada April 2026 seiring perkembangan kondisi pasar. Porsi pendanaan dari perbankan tercatat turun menjadi 52,72% atau sebesar Rp2,20 triliun. Di saat yang sama, kontribusi joint financing meningkat menjadi Rp973,9 miliar atau 23,29%, sedangkan porsi obligasi berada di level 23,99% atau sekitar Rp1 triliun.

Peningkatan porsi joint financing dilakukan karena skema tersebut dinilai mampu memberikan alternatif pendanaan dengan tingkat bunga yang lebih kompetitif. Perusahaan juga memanfaatkan pendanaan jangka pendek secara lebih optimal untuk menjaga fleksibilitas pengelolaan dana.

Selain melakukan diversifikasi sumber pendanaan, BRI Finance turut memperkuat pengelolaan likuiditas internal melalui optimalisasi arus kas dan efisiensi penggunaan dana. Perseroan juga terus meningkatkan kualitas penagihan guna mempercepat cash inflow serta menjaga posisi likuiditas tetap solid.

Dalam strategi penerbitan obligasi, BRI Finance juga menerapkan pendekatan yang lebih selektif dengan mempertimbangkan momentum pasar serta tenor yang dinilai paling optimal bagi perusahaan. “Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kesinambungan bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan pembiayaan secara sehat di tengah tantangan industri yang terus bergerak dinamis,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Motor Premium Jadi Simbol Gaya Hidup Baru, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Atraktif

Jakarta, 22 Mei 2026 – Tren penggunaan sepeda motor premium di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan yang tidak hanya menunjang mobilitas, tetapi juga merepresentasikan gaya hidup. Motor kategori premium seperti maxi scooter dan sport bike kini semakin diminati karena menawarkan kombinasi kenyamanan, performa, serta pengalaman berkendara yang lebih optimal, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak menengah dan jauh.

Di tengah perkembangan tersebut, industri sepeda motor nasional tetap menunjukkan pertumbuhan yang solid. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor domestik sepanjang 2025 mencapai 6,41 juta unit atau tumbuh sekitar 1,3% secara tahunan. Memasuki 2026, tren positif tersebut masih berlanjut dengan penjualan yang stabil pada awal tahun, menandakan bahwa sepeda motor tetap menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat Indonesia.

Fenomena ini juga diikuti dengan meningkatnya minat konsumen terhadap motor premium yang menawarkan fitur modern, efisiensi, hingga kenyamanan berkendara yang lebih baik. Tidak sedikit masyarakat urban dan profesional muda yang kini memilih kendaraan roda dua premium sebagai penunjang aktivitas sekaligus bagian dari gaya hidup aktif dan produktif.

Melihat peluang tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan solusi pembiayaan motor baru premium untuk mendukung kebutuhan masyarakat akan kendaraan roda dua berkualitas dengan proses yang mudah dan fleksibel. Melalui program pembiayaan motor baru premium, BRI Finance menawarkan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan dengan tenor hingga 5 tahun. Program ini tersedia khusus bagi nasabah BRI dan karyawan BRI Group dengan proses pengajuan yang terintegrasi secara digital sehingga lebih praktis dan efisien.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Perkembangan segmen motor premium menunjukkan adanya perubahan preferensi masyarakat yang kini semakin mempertimbangkan aspek kenyamanan, performa, dan gaya hidup dalam memilih kendaraan. BRI Finance melihat peluang ini sebagai potensi pertumbuhan yang positif, sehingga kami menghadirkan solusi pembiayaan yang ringan, fleksibel, dan mudah diakses untuk mendukung kebutuhan masyarakat.”

Sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat, BRI Finance juga membagikan beberapa tips sebelum memilih motor premium, antara lain menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan mobilitas, memperhatikan efisiensi konsumsi bahan bakar, memastikan fitur keamanan dan kenyamanan, serta mempertimbangkan biaya perawatan jangka panjang.

Sejalan dengan komitmennya dalam menghadirkan solusi keuangan yang adaptif, BRI Finance terus memperkuat layanan digital guna memberikan kemudahan akses pembiayaan secara cepat dan efisien.

“Melalui dukungan pembiayaan yang kompetitif dan proses yang semakin praktis, BRI Finance optimistis dapat terus mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan roda dua premium serta menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mobilitasnya,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Meriahkan BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, BRI Finance Hadirkan Promo KKB Kompetitif Mulai 1,59%

Jakarta, 22 Mei 2026 – BRI Group kembali menghadirkan BRI Consumer Expo 2026 Jakarta sebagai ajang yang menghadirkan berbagai solusi finansial dan gaya hidup dalam satu rangkaian acara. Diselenggarakan pada 22–24 Mei 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, acara ini menghadirkan beragam program mulai dari Property Expo, Automotive Expo, Travel Fair, Fun Activities, Talkshow, hingga Music Performances.

Dalam gelaran tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI yang bergerak di bidang pembiayaan, turut menghadirkan berbagai promo pembiayaan kendaraan menarik guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki kendaraan. Promo ini dihadirkan dengan berbagai skema pembiayaan kompetitif yang dapat dinikmati oleh nasabah.

Melalui program Automotive Expo, BRI Finance menawarkan promo Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan suku bunga mulai dari 1,59% flat tenor 1 tahun. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai penawaran menarik lainnya selama BRI Consumer Expo 2026 Jakarta berlangsung, termasuk berkesempatan memperoleh direct gift voucher.

Pada sektor properti, tersedia promo Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan suku bunga mulai dari 1,75% efektif per tahun fixed 1 tahun. Sementara itu, dalam program Travel Fair, pengunjung berkesempatan memperoleh cashback hingga Rp8 juta serta menikmati program installment mulai 0% hingga 36 bulan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Melalui BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang mudah diakses dengan promo yang kompetitif sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya, khususnya kepemilikan kendaraan.”

Lebih lanjut, Aditia menilai bahwa kolaborasi dalam ekosistem BRI Group memungkinkan masyarakat memperoleh berbagai layanan finansial dalam satu tempat melalui beragam program dan promo yang dihadirkan selama acara berlangsung. “Kami berharap masyarakat dapat menikmati pengalaman expo yang lebih lengkap, mulai dari kebutuhan kendaraan, properti, hingga perjalanan, dengan berbagai penawaran yang menarik dan terintegrasi,” tambah Dhani.

BRI Finance mengajak masyarakat untuk mengunjungi BRI Consumer Expo 2026 Jakarta di JICC selama 22–24 Mei 2026 dan memanfaatkan berbagai promo serta aktivitas menarik yang telah disiapkan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui bbri.id/expojakarta dan website resmi BRI di www.bri.co.id maupun melalui layanan Sabrina di 0812 1214 017.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Optimistis Genjot Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan di Tengah Dinamika Pasar

Jakarta, 20 Mei 2026 – Di tengah dinamika industri otomotif nasional, kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi masih menunjukkan potensi yang cukup baik dan menjadi salah satu pendorong bagi sektor pembiayaan kendaraan. Melihat kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi bisnis pembiayaan kendaraan baru maupun bekas dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kualitas portofolio pembiayaan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Industri pembiayaan kendaraan saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dari sisi daya beli masyarakat yang cenderung lebih selektif serta dinamika suku bunga. Kondisi tersebut turut berdampak pada penyaluran pembiayaan kendaraan baru maupun bekas pada Maret 2026.”

Meski demikian, hingga April 2026 BRI Finance mencatat tren penyaluran pembiayaan yang meningkat. Dalam komposisi portofolio perseroan, pembiayaan mobil baru memberikan kontribusi sebesar 34,75%, sementara pembiayaan mobil bekas berkontribusi sebesar 8,82% terhadap total portofolio perusahaan.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut, BRI Finance terus memperluas captive market melalui sinergi dengan Grup BRI. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni pengembangan skema joint financing serta penguatan posisi BRI Finance sebagai single gateway auto loan di ekosistem BRI Group.

Selain memperkuat sinergi internal grup, perseroan juga melakukan optimalisasi channel dealership secara lebih selektif dengan memperluas kerja sama bersama dealer-dealer potensial di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas penyaluran pembiayaan sekaligus memperluas jangkauan pasar pada segmen kendaraan baru maupun kendaraan bekas yang masih memiliki permintaan cukup baik.

Di saat yang sama, BRI Finance turut meningkatkan kualitas layanan dan proses digital guna mempercepat customer journey pembiayaan kendaraan agar proses pengajuan pembiayaan menjadi lebih praktis dan efisien bagi masyarakat.

“Kami tetap fokus menjaga pertumbuhan yang sehat dengan memperhatikan kualitas portofolio dan profil risiko pembiayaan. Ke depan, kebutuhan kendaraan pribadi kami lihat masih memiliki potensi yang cukup baik, khususnya pada segmen-segmen tertentu yang permintaannya relatif tetap terjaga,” ujar Dhani.

BRI Finance pun melihat prospek pembiayaan kendaraan hingga semester I/2026 masih cukup positif, meskipun pasar tetap menghadapi tantangan dari sisi daya beli masyarakat dan dinamika suku bunga. Perseroan optimistis peluang pertumbuhan masih terbuka seiring kebutuhan kendaraan pribadi yang tetap ada di masyarakat.

Ke depan, BRI Finance akan terus mengedepankan strategi selective growth dan prudent financing guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas portofolio, dan profitabilitas perusahaan secara berkelanjutan. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dorong Kepatuhan Halal dan Keamanan Pangan, SUCOFINDO Laksanakan Audit dan Sosialisasi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gunung Besar

Batulicin, (31/5) – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Batulicin melaksanakan kegiatan Audit Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dan Sosialisasi tentang Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Besar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi, pembinaan, dan peningkatan pemahaman personel terhadap aspek halal dan keamanan pangan dalam operasional SPPG Gunung Besar.

Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan audit halal oleh tim auditor PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Batulicin kepada personal SPPG Gunung Besar guna memastikan proses penerimaan bahan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi pangan berjalan sesuai standar halal, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi terkait keamanan pangan berdasarkan standar HACCP.

Kepala Cabang PT SUCOFINDO (PERSERO) Batulicin, Adhytia Rian Pratama menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo khususnya dalam peningkatan kualitas dan keamanan pangan melalui implementasi sistem yang terstandarisasi.

“Melalui kegiatan audit SJPH dan sosialisasi HACCP ini, SUCOFINDO ingin memastikan implementasi SJPH dan HACCP pada operasional SPPG Gunung Besar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepatuhan, kualitas, serta keamanan proses operasional pangan sehingga mampu memberikan jaminan mutu bagi masyarakat,” ujarnya.

Adhytia Rian Pratama menjelaskan, audit halal yang dilakukan mencakup pemeriksaan dokumen dan administrasi halal, verifikasi bahan baku dan supplier, evaluasi implementasi SJPH, pemeriksaan ketelusuran produk (traceability), hingga pencegahan kontaminasi silang. Sementara pada sosialisasi HACCP, meliputi penyampaian pengetahuan terkait potensi bahaya pangan, titik kendali kritis (Critical Control Point/CCP), higiene dan sanitasi, hingga monitoring pengendalian mutu pangan.

Selain audit Halal, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi mengenai implementasi SJPH dan HACCP, higiene dan sanitasi area kerja, penanganan bahan pangan yang aman dan halal, pengendalian titik kritis keamanan pangan, serta pentingnya dokumentasi dan pelaporan.

Auditor Halal PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Batulicin, Hetty Andryani Kartini menjelaskan bahwa penerapan SJPH dan HACCP merupakan sistem preventif yang penting dalam menjaga kehalalan dan keamanan pangan yang diproduksi.

Lebih lanjut, Hetty Andryani Kartini menambahkan bahwa implementasi sistem jaminan produk halal dan keamanan pangan yang baik dapat meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), menjaga kehalalan pangan yang diproduksi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan SPPG Gunung Besar.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) berkomitmen mendukung implementasi sistem keamanan dan jaminan mutu pangan melalui layanan terpadu, mulai dari sertifikasi halal, Good Manufacturing Practices (GMP), HACCP, ISO 22000 terkait Sistem Manajemen Keamanan Pangan, hingga inspeksi, audit, pengujian laboratorium, sertifikasi produk, serta pelatihan teknis guna memastikan setiap proses produksi pangan memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Melalui kegiatan ini, SUCOFINDO berharap dapat mendukung peningkatan kualitas operasional SPPG Gunung Besar sekaligus memperkuat implementasi sistem halal dan keamanan pangan yang berkelanjutan, tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Di Tengah Gejolak Global, Bitcoin Tetap Jadi Pilihan Utama Investor Crypto Baru di Indonesia

Jakarta, 30 Mei 2026 — Di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, Bitcoin (BTC) tetap menjadi aset digital pilihan utama bagi banyak investor crypto baru di Indonesia.

Dalam beberapa bulan terakhir, market crypto bergerak semakin sensitif terhadap perkembangan konflik Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Eskalasi militer yang memicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi global beberapa kali menekan harga Bitcoin secara signifikan. Sebaliknya, kabar terkait ceasefire atau optimisme negosiasi damai cenderung mendorong pemulihan harga BTC dengan cepat.

Meski volatilitas meningkat, data dan perilaku user di platform FLOQ menunjukkan tren yang berbeda di level retail Indonesia: minat terhadap Bitcoin sebagai aset digital pertama masih tetap kuat.

“Di tengah market yang bergerak sangat dipengaruhi headline global, kami justru melihat banyak user baru tetap memilih Bitcoin sebagai entry point pertama mereka ke dunia aset digital,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ. “Ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap Bitcoin sebagai aset jangka panjang masih sangat kuat, bahkan ketika market sedang penuh ketidakpastian.”

Selain menjadi aset pertama yang paling banyak dipilih user baru, FLOQ juga melihat meningkatnya perilaku akumulasi bertahap atau dollar-cost averaging (DCA) di kalangan investor retail. Banyak user mulai melakukan pembelian rutin dalam nominal kecil dibanding mencoba menebak titik bottom market. Tren ini mencerminkan perubahan perilaku investor Indonesia yang mulai lebih fokus pada strategi jangka panjang dibanding sekadar mengejar momentum jangka pendek.

Secara global, Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan hubungan yang semakin erat dengan faktor makro ekonomi dan geopolitik. Sejak akhir Februari 2026, beberapa eskalasi konflik Iran tercatat memicu koreksi tajam di market crypto, termasuk penurunan BTC menuju area low US$60 ribu hingga pada saat ini diperdagangkan di kisaran harga US$73,500 (data diambil pada 30 May 19.15 WIB).

Di sisi lain, optimisme terkait de-eskalasi konflik dan pembukaan jalur perdagangan global seperti Strait of Hormuz beberapa kali memicu rebound Bitcoin kembali menuju area high US$70 ribu hingga sempat mendekati US$80 ribu.

Menurut FLOQ, kondisi ini menunjukkan bahwa dalam jangka pendek Bitcoin masih bergerak sebagai aset risk-on yang sensitif terhadap sentimen global, khususnya terkait harga minyak, inflasi, dan ekspektasi suku bunga.

Namun di balik volatilitas tersebut, adopsi retail Indonesia terhadap Bitcoin justru terus menunjukkan fondasi yang semakin matang.

“Investor baru mulai memahami bahwa market tidak selalu harus ditiming secara sempurna,” tambah Yudhono. “Banyak yang sekarang memilih membangun eksposur secara bertahap melalui aset yang paling mereka percaya dan paling mereka pahami, dan saat ini Bitcoin masih menjadi aset tersebut.”

FLOQ melihat tren ini sebagai bagian dari evolusi market crypto Indonesia yang mulai bergerak ke arah perilaku investasi yang lebih disiplin, teredukasi, dan berorientasi jangka panjang.

Seiring market global yang masih akan dipengaruhi perkembangan geopolitik dan kondisi ekonomi dunia, FLOQ menilai edukasi dan pemahaman strategi investasi akan menjadi faktor penting bagi investor retail dalam menghadapi volatilitas market ke depan.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat, SUCOFINDO Salurkan Bantuan Hewan Kurban di Kelurahan Pancoran

Jakarta, (30/5) – Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H, PT SUCOFINDO (PERSERO) melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menyerahkan bantuan secara simbolis hewan kurban berupa kambing kepada masyarakat Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial dan komitmen perusahaan untuk terus hadir serta berbagi manfaat dengan masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar perusahaan. Penyerahan bantuan hewan kurban dilaksanakan secara simbolis dan diterima langsung oleh Lurah Pancoran, Rachmat Basuki beserta jajaran dan tokoh masyarakat setempat.

Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (PERSERO), Budi Utomo menyampaikan bahwa momentum Iduladha tidak hanya mengajarkan tentang ibadah dan pengorbanan, tetapi juga mengenai pentingnya kepedulian dan kebersamaan antar sesama.

“Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat, sekaligus semakin mempererat tali silaturahmi dan hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat Kelurahan Pancoran,” ujar Budi Utomo.

Lebih lanjut, Budi Utomo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan jajaran Kelurahan Pancoran atas dukungan dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan PT SUCOFINDO (PERSERO).

“Hubungan baik dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini menjadi hal yang sangat berharga bagi kami. Kami berharap kebersamaan dan sinergi ini dapat terus terjaga di masa mendatang, sehingga perusahaan dapat terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, Rachmat Basuki menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan perhatian yang diberikan PT SUCOFINDO (PERSERO) kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan hewan kurban tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada SUCOFINDO atas bantuan hewan kurban ini. Bantuan ini tentunya sangat berarti dan bermanfaat bagi warga, khususnya bagi warga yang membutuhkan. Kami berharap sinergi dan kepedulian sosial seperti ini dapat terus terjalin dengan baik kedepannya,” ucap Rachmat Basuki.

Rachmat Basuki juga menambahkan bahwa selama ini PT SUCOFINDO (PERSERO) turut memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kelurahan Pancoran melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), salah satunya pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan septic tank bagi warga.

“Kami berharap kolaborasi dengan PT SUCOFINDO (PERSERO) dapat terus berjalan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga Kelurahan Pancoran,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES