Barantum Masuk Market Leaders CRM Indonesia Menurut Mordor Intelligence

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Bisnis di era modern membutuhkan lebih dari sekadar tempat untuk menyimpan data pelanggan. Mereka mencari sistem yang dapat membantu tim bekerja lebih cepat, menjaga hubungan dengan pelanggan, dan mengelola proses bisnis yang semakin digital.

Di tengah perubahan tersebut, nama-nama penyedia CRM mulai mendapatkan perhatian lebih besar. Tidak hanya pemain global, perusahaan teknologi lokal juga mulai menunjukkan perannya di pasar Indonesia.

Pasar CRM Indonesia Terus Bertumbuh

Pasar CRM Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya digitalisasi bisnis. Menurut Mordor Intelligence, nilai pasar CRM Indonesia diperkirakan mencapai USD 205,47 juta pada 2026 dan meningkat menjadi USD 346,58 juta pada 2031, dengan CAGR 11,02% selama 2026–2031.

Pertumbuhan ini didorong oleh penggunaan cloud, perkembangan e-commerce, dan adopsi AI dalam aktivitas bisnis. Bisnis membutuhkan CRM untuk mengelola data pelanggan, penjualan, dan layanan secara lebih terstruktur.

CRM berbasis cloud juga menjadi bagian terbesar dari pasar. Mordor Intelligence mencatat segmen ini menguasai 61,30% pangsa pasar pada 2025. Sementara itu, usaha kecil dan menengah menyumbang 57,40% dari ukuran pasar pada periode yang sama.

Dengan pasar yang terus berkembang, persaingan antara penyedia CRM di Indonesia juga semakin menarik untuk diperhatikan. Salah satu nama yang tercantum dalam laporan Mordor Intelligence adalah Barantum.

Barantum Tercantum dalam Daftar Market Leaders CRM Indonesia

Dalam laporan Indonesia CRM Software Market, Mordor Intelligence memasukkan Barantum ke dalam daftar Indonesia CRM Software Industry Leaders. Barantum tercantum bersama nama-nama seperti Salesforce, Pipedrive, Oracle, Zoho, Microsoft Dynamics 365, HubSpot, dan Mekari Qontak.

Barantum juga disebut dalam bagian competitive landscape yang memetakan pemain di pasar CRM Indonesia. Artinya, Barantum menjadi perusahaan yang diperhitungkan dalam pembahasan mengenai perkembangan dan persaingan industri CRM di Indonesia.

Menurut Mordor Intelligence, pemain lokal seperti Barantum memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan bisnis Indonesia. Yang menarik adalah bagaimana Barantum membangun solusinya untuk menjawab kebutuhan bisnis Indonesia.

Hal ini dapat dilihat dari berbagai fitur yang ditawarkan Barantum untuk mengelola penjualan, komunikasi, dan layanan pelanggan.

Barantum, Jadi Penyedia CRM dengan Rating Tertinggi di Indonesia

Barantum merupakan platform berbasis cloud yang menggabungkan CRM, Omnichannel, Broadcast, AI Agent, dan Call Center dalam satu platform. Solusi ini membantu bisnis mengelola penjualan, komunikasi, dan layanan pelanggan secara lebih terintegrasi.

Dari sisi pengalaman pengguna, Barantum memiliki rating 4,9/5 dari lebih dari 1.200 ulasan di Google. Rating ini menjadi salah satu gambaran bagaimana pengguna menilai pengalaman mereka dalam menggunakan Barantum. 

Dengan Barantum CRM, bisnis Anda dapat mengelola data pelanggan, pipeline penjualan, aktivitas tim, dan follow-up.

Omnichannel membantu tim menangani percakapan dari berbagai channel, sementara Broadcast mendukung komunikasi massal dan AI Agent membantu mengotomatisasi interaksi pelanggan. Kebutuhan komunikasi melalui telepon juga dapat Anda kelola melalui Call Center.

Dengan seluruh kebutuhan tersebut dalam satu platform, bisnis dapat mengurangi pengelolaan yang tersebar di berbagai sistem. Data pelanggan, aktivitas penjualan, komunikasi, dan layanan dapat dikelola dalam alur yang lebih terstruktur.

Jika Anda ingin mengelola penjualan dan hubungan pelanggan dalam satu platform, Barantum hadir sebagai solusi CRM terintegrasi untuk bisnis Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tigo AI Meluncurkan AI Creative Engine Super Cepat 0,8 Detik, Biaya Produksi Iklan Dapat Hemat Lebih dari 80% Dibanding Media Tradisional

Tigo AI memperkenalkan AI Creative Engine di Jakarta, Indonesia, pada momentum percepatan pemasaran digital saat ini, dengan kemampuan memproses kebutuhan kreatif tertentu hingga sekitar 0,8 detik. Teknologi ini dikembangkan untuk membantu brand dan UMKM mempercepat produksi iklan serta berpotensi menghemat biaya produksi konten tertentu lebih dari 80% dibanding metode tradisional. Melalui otomatisasi AI yang mengintegrasikan pembuatan konsep, copy, visual, video, hingga optimasi kampanye, bisnis dapat menghasilkan dan menguji lebih banyak variasi iklan secara cepat dan efisien.

Jakarta, Indonesia — Tigo AI memperkenalkan AI Creative Engine, teknologi produksi konten iklan berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mempercepat proses kreatif sekaligus menekan biaya produksi pemasaran. Sistem ini dikembangkan untuk membantu brand, UMKM, dan pelaku bisnis menghasilkan materi iklan digital dalam skala besar dengan proses yang lebih cepat dan efisien dibanding metode produksi konvensional.

AI Creative Engine Tigo AI diklaim mampu memproses kebutuhan kreatif dalam waktu sekitar 0,8 detik pada tahapan tertentu, memungkinkan bisnis mendapatkan ide, konsep, dan variasi materi promosi secara cepat sebelum masuk ke proses produksi dan distribusi.

Dari Proses Panjang Menjadi Otomatis

Produksi iklan tradisional umumnya membutuhkan berbagai tahapan, mulai dari penyusunan konsep, copywriting, desain visual, pengambilan gambar, editing video, hingga pembuatan beberapa versi konten untuk platform berbeda.

Melalui AI Creative Engine, sejumlah tahapan tersebut dapat diintegrasikan dalam satu alur kerja berbasis AI.

Pengguna cukup memasukkan informasi produk, target audiens, tujuan kampanye, serta materi pendukung. Sistem kemudian membantu menghasilkan konsep kreatif, copy, visual, hingga materi video yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan media sosial dan kanal digital lainnya.

Pendekatan ini memungkinkan tim pemasaran mengurangi pekerjaan berulang dan lebih fokus pada strategi, evaluasi performa, serta pengembangan bisnis.

Potensi Penghematan Biaya Lebih dari 80%

Selain kecepatan, efisiensi biaya menjadi salah satu fokus utama teknologi ini.

Pada metode produksi tradisional, satu kampanye dapat membutuhkan fotografer, videografer, talent, lokasi, peralatan produksi, desainer, serta editor. Ketika brand membutuhkan puluhan hingga ratusan variasi materi, biaya produksi dapat meningkat dengan cepat.

Dengan otomatisasi berbasis AI, Tigo AI menyebut biaya produksi konten tertentu berpotensi lebih hemat hingga lebih dari 80% dibanding pendekatan media tradisional, bergantung pada kompleksitas kampanye, jenis konten, dan kebutuhan produksi.

Efisiensi tersebut menjadi semakin relevan di era pemasaran digital, ketika brand dituntut menghasilkan konten dalam jumlah lebih banyak dan memperbaruinya mengikuti perubahan tren serta respons konsumen.

Membantu Brand Menguji Lebih Banyak Kreatif

Kecepatan produksi juga membuka peluang bagi perusahaan untuk menjalankan lebih banyak eksperimen pemasaran.

Daripada bergantung pada satu materi iklan untuk periode panjang, brand dapat menghasilkan beberapa versi visual, headline, video, maupun pendekatan komunikasi untuk melihat konten mana yang memperoleh respons terbaik.

Data performa kemudian dapat digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki materi berikutnya, menciptakan siklus pemasaran yang lebih cepat antara produksi, distribusi, pengukuran, dan optimasi.

Menuju Model Produksi Iklan Generasi Baru

Tigo AI melihat kecerdasan buatan bukan sekadar alat untuk membuat gambar atau video, tetapi sebagai bagian dari infrastruktur baru industri pemasaran.

Melalui AI Creative Engine, perusahaan menargetkan proses produksi iklan yang semakin cepat, fleksibel, terukur, dan terjangkau, sehingga teknologi kreatif tingkat lanjut tidak hanya dapat digunakan perusahaan besar, tetapi juga UMKM dan brand yang sedang berkembang.

Di tengah persaingan mendapatkan perhatian konsumen yang semakin ketat, kemampuan menghasilkan dan menguji konten dengan cepat berpotensi menjadi salah satu keunggulan penting bagi bisnis di era pemasaran berbasis AI.

Tentang Tigo Ai

TIGO AI adalah platform pemasaran digital terintegrasi berbasis AI yang didirikan pada 2022 dan berfokus pada pengembangan ekosistem periklanan digital terdesentralisasi di Indonesia. Didukung investasi dari konsorsium Singapura, TIGO AI menggabungkan teknologi kreatif AIGC yang disesuaikan dengan bahasa dan budaya Indonesia, jaringan lebih dari satu juta kreator, serta sistem pelacakan data konversi end-to-end. Melalui konsep Marketing as a Service (MaaS), platform ini menghubungkan brand, kreator, dan konsumen dalam satu ekosistem untuk membantu pelaku usaha menjalankan pemasaran yang lebih efisien, terukur, dan berorientasi pada pertumbuhan bisnis.

Industri: Internet & AI Marketing Technology

Didirikan: 2022

Fokus: AI Marketing • AIGC • Creator Network • Digital Advertising • MaaS

Wilayah Utama: Indonesia & Asia Tenggara

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pekerjaan Preservasi Jalan Tol Terus Dilakukan, Jasa Marga Berkomitmen Untuk Pastikan Keamanan dan Keselamatan Perjalanan

Jakarta (19/08), PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), terus melanjutkan pekerjaan preservasi di sejumlah ruas jalan tol Jasa Marga Group untuk menjaga kondisi perkerasan jalan tol tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Sebagai public service company, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga untuk menjaga kualitas infrastruktur sekaligus memastikan perjalanan tetap lancar, aman, nyaman dan berkeselamatan di sepanjang jalan tol Jasa Marga Group.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, preservasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas, keandalan, dan keberlanjutan jalan tol. Pekerjaan dilakukan secara berkala dengan mengutamakan aspek keselamatan, mengingat jalan tol secara terus-menerus menerima beban lalu lintas yang tinggi, termasuk kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Overloading (ODOL) yang dapat mempercepat penurunan kualitas dan umur layanan perkerasan.

“Jasa Marga terus melanjutkan pekerjaan preservasi secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas jalan tol tetap prima. Kami memahami bahwa pekerjaan preservasi dapat berdampak terhadap perjalanan pengguna jalan, sehingga seluruh pelaksanaannya dilakukan secara terencana dengan memperhatikan berbagai aspek penting agar pekerjaan tetap berjalan namun arus lalu lintas di sekitar tetap terjaga,” ujar Rivan.

Untuk meminimalkan dampak terhadap mobilitas pengguna jalan, mayoritas pekerjaan preservasi dilaksanakan pada malam hingga dini hari ketika volume lalu lintas relatif lebih rendah. Pelaksanaan preservasi juga memperhatikan ketentuan PP Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol Pasal 88 ayat (3) yang mengatur bahwa kegiatan preservasi harus memperhatikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Selama pekerjaan berlangsung, lajur terdampak dibatasi dan dilengkapi rambu peringatan serta perangkat pengamanan, sementara petugas operasional disiagakan selama 24 jam untuk memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat di lapangan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan preservasi berlangsung. Kami terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik melalui pelayanan jalan tol yang lancar, aman dan nyaman. Dengan menempatkan pelanggan sebagai pusat dari setiap layanan, kami berupaya untuk meminimalkan dampak terhadap perjalanan masyarakat melalui pengaturan lalu lintas, pemilihan waktu pekerjaan hingga pengamanan yang memadai di lokasi pekerjaan,” jelas Rivan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi pekerjaan preservasi dengan merencanakan perjalanan, termasuk mengecek informasi lalu lintas terkini dan titik-titik lokasi pekerjaan untuk menyesuaikan waktu perjalanan maupun memilih alternatif rute. Saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan, pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, memperhatikan batas kecepatan, perambuan dan arahan petugas. Untuk mendapatkan informasi terkini maupun menyampaikan keluhan terkait perjalanan, pengguna jalan dapat mengakses aplikasi Travoy atau menghubungi Call Center 133.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan preservasi disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing ruas, di antaranya pekerjaan patching, Scrapping & Filling (SF), serta rekonstruksi perkerasan. Ketiga jenis pekerjaan tersebut saat ini dilakukan pada sejumlah ruas jalan tol Jasa Marga Group. Pada Jalan Tol Jakarta-Tangerang, pekerjaan meliputi rekonstruksi perkerasan dan patching. Sementara pada Jalan Tol Dalam Kota, pekerjaan meliputi SF dan patching, sedangkan pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dilakukan patching, SF, dan rekonstruksi perkerasan pada sejumlah titik sesuai kondisi lapangan. Selain itu, pekerjaan preservasi juga terus dilakukan pada sejumlah ruas tol Jasa Marga Group lainnya sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan keandalan jalan tol secara berkelanjutan.

Sebagai BUMN pengelola infrastruktur jalan tol, Jasa Marga berkomitmen untuk terus menjaga keandalan aset melalui pengelolaan jalan tol yang terencana dan berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi Jasa Marga sebagai public service company dalam mendukung konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, serta memperkuat kualitas infrastruktur transportasi Indonesia. Komitmen tersebut juga selaras dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya Asta Cita ketiga dalam melanjutkan pengembangan infrastruktur yang berkualitas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

Setiap bulan, ada berbagai tagihan yang perlu dibayar. Mulai dari listrik, air, internet, hingga tagihan kartu kredit. Kalau tidak dicatat dengan baik, tanggal jatuh tempo yang berbeda bisa membuat pengeluaran terasa lebih berat.

Mengatur jadwal pembayaran sejak awal bulan dapat membantu kamu mengetahui berapa dana yang perlu disiapkan dan kapan tagihan harus dibayar. Cara ini juga membuat pembayaran lebih teratur sehingga risiko terlambat bayar bisa diminimalkan.

Berikut cara sederhana mengatur jadwal pembayaran tagihan rumah tangga.

1. Catat Semua Tagihan Setiap Bulan

Langkah pertama adalah membuat daftar seluruh tagihan yang harus dibayar.

Misalnya:

– Tagihan listrik

– Tagihan air

– Tagihan internet

– Tagihan telepon

– Tagihan kartu kredit

– Iuran lingkungan

– Langganan layanan digital

Jangan hanya mencatat nominalnya. Tulis juga tanggal jatuh tempo masing-masing tagihan.

Dengan begitu, kamu bisa mengetahui tagihan mana yang harus diprioritaskan lebih dulu.

2. Kelompokkan Berdasarkan Tanggal Jatuh Tempo

Setelah semua tagihan dicatat, kelompokkan berdasarkan tanggal pembayarannya.

Contohnya:

– Tanggal 1 sampai 10Listrik, air, dan internet

– Tanggal 11 sampai 20Tagihan kartu kredit dan layanan lainnya

– Tanggal 21 sampai akhir bulanIuran atau kebutuhan rumah tangga lainnya

– Cara ini membuat jadwal pembayaran lebih mudah dipantau.

Kamu juga bisa memilih satu atau dua hari tertentu dalam sebulan untuk mengecek seluruh tagihan yang akan jatuh tempo.

3. Pisahkan Dana untuk Tagihan

Salah satu cara menjaga pembayaran tetap lancar adalah memisahkan dana untuk kebutuhan rutin.

Setelah menerima penghasilan, tentukan jumlah yang perlu dialokasikan untuk tagihan.

Misalnya, jika setiap bulan ada tagihan listrik, air, internet, dan kartu kredit, jumlahkan seluruh kebutuhan tersebut. Dana yang sudah dialokasikan dapat digunakan khusus untuk pembayaran tagihan.

Cara ini membantu mencegah dana tagihan terpakai untuk kebutuhan lain.

4. Prioritaskan Tagihan yang Memiliki Jatuh Tempo

Tidak semua tagihan memiliki tanggal pembayaran yang sama. Karena itu, perhatikan mana yang jatuh tempo lebih dulu.

Tagihan elektronik seperti listrik dan air sebaiknya dicatat bersama tanggal pembayaran agar tidak terlewat.

Untuk tagihan kartu kredit, perhatikan tanggal jatuh tempo dan jumlah pembayaran yang harus dilakukan.

Membayar sebelum atau sesuai tanggal jatuh tempo membantu menjaga pembayaran tetap teratur.

5. Pahami Tagihan Kartu Kredit

Tagihan kartu kredit perlu mendapat perhatian khusus karena jumlahnya dapat berubah setiap bulan mengikuti transaksi yang dilakukan.

Selain melihat total tagihan, periksa juga tanggal jatuh tempo dan jumlah pembayaran yang harus dipenuhi.

Jika kamu mencari informasi tentang cara membayar tagihan kartu kredit, umumnya pembayaran dapat dilakukan melalui kanal pembayaran yang disediakan oleh penerbit kartu. Pastikan mengikuti petunjuk pembayaran dan menyelesaikan transaksi sebelum batas waktu yang ditentukan.

Bagaimana dengan Tagihan Kartu Kredit 0?

Istilah tagihan kartu kredit 0 biasanya berarti tidak ada jumlah tagihan yang perlu dibayarkan pada periode tersebut. Namun, tetap periksa mutasi atau laporan kartu kredit untuk memastikan tidak ada transaksi atau kewajiban lain yang perlu dibayarkan.

6. Gunakan Pengingat Pembayaran

Kalender digital atau fitur pengingat di ponsel dapat membantu mengingat tanggal jatuh tempo.

Buat pengingat beberapa hari sebelum tanggal pembayaran.

Misalnya, jika tagihan jatuh tempo tanggal 15, buat pengingat pada tanggal 10 atau 12. Dengan begitu, kamu masih memiliki waktu untuk menyiapkan dana jika diperlukan.

7. Bayar Tagihan Secara Rutin dari Satu Tempat

Memiliki banyak aplikasi atau kanal pembayaran dapat membuat pengelolaan tagihan terasa lebih rumit.

Untuk kebutuhan rumah tangga tertentu, kamu dapat menggunakan layanan pembayaran tagihan dalam aplikasi neobank.

Melalui fitur PPOB di neobank, pembayaran berbagai kebutuhan seperti tagihan listrik dan air dapat dilakukan secara digital. Kamu tidak perlu menunggu sampai mendekati jatuh tempo untuk melakukan pembayaran.

Kebiasaan membayar secara rutin juga membantu membuat pengeluaran bulanan lebih mudah dipantau.

Buat Jadwal Pembayaran yang Sederhana

Tidak perlu membuat sistem yang rumit. Kamu bisa menggunakan format sederhana seperti berikut:

a. Awal bulan

Cek seluruh tagihan dan tanggal jatuh tempo.

b. Setelah menerima penghasilan

Pisahkan dana untuk kebutuhan rutin.

c. Beberapa hari sebelum jatuh tempo

Cek kembali nominal tagihan.

d. Hari pembayaran

Lakukan pembayaran dan simpan bukti transaksi.

Dengan pola tersebut, pembayaran tagihan menjadi bagian dari rutinitas bulanan.

Kelola Tagihan Sebelum Jatuh Tempo

Mengatur tagihan rumah tangga sebenarnya dimulai dari kebiasaan sederhana yaitu tahu apa yang harus dibayar, berapa jumlahnya, dan kapan jatuh temponya.

Mulai dari mencatat tagihan elektronik, memantau tagihan kartu kredit, hingga menyiapkan dana sebelum tanggal pembayaran. Dengan jadwal yang teratur, pengelolaan pengeluaran bulanan bisa menjadi lebih mudah.

Untuk pembayaran tagihan listrik dan air, neobank menyediakan layanan PPOB yang dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan pembayaran rutin secara digital.

***

Jika ingin membayar tagihan dan isi ulang unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tagihan dan Isi Ulang di website resmi Bank Neo Commerce

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis

Jakarta — Ketika perempuan memasuki dunia kerja, tantangan yang mereka hadapi tidak selalu berhenti pada kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan. Bagi banyak orang tua yang bekerja, terutama perempuan dengan anak kecil, kemampuan untuk menyeimbangkan tanggung jawab profesional dengan pengasuhan anak dapat menjadi faktor penting yang menentukan apakah mereka dapat bertahan dan berkembang dalam karier.

Di tengah persoalan tersebut, dukungan pengasuhan anak dari perusahaan atau employer-supported childcare semakin dipandang sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan ramah keluarga. Salah satu contohnya datang dari Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI), yang mengembangkan dukungan pengasuhan anak sebagai bagian dari upaya membantu karyawan menyeimbangkan tanggung jawab keluarga dan pekerjaan.

Perjalanan tersebut bukan baru dimulai dengan hadirnya fasilitas daycare permanen. Sejak 2017, tim Godrej di Indonesia telah menyediakan pop-up daycare selama periode libur Idul Fitri untuk membantu orang tua yang bekerja menghadapi salah satu periode dengan kebutuhan pengasuhan yang tinggi.

Pendekatan tersebut kemudian berkembang menjadi model yang lebih permanen. Pada Juni 2025, GCPI meresmikan iPLAY at Godrej, fasilitas daycare permanen di lokasi kerja perusahaan di Halim, Jakarta Timur. Inisiatif ini dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun tempat kerja yang lebih ramah keluarga dan mendukung orang tua untuk tetap menjalankan karir sekaligus memenuhi kebutuhan pengasuhan anak.

Dari Pop-Up Daycare ke Fasilitas Permanen

Dukungan childcare Godrej tidak dimulai dari pembangunan fasilitas permanen. Sejak 2017, tim GCPI di Indonesia telah menyediakan pop-up daycare selama libur Idul Fitri, memberikan alternatif pengasuhan sementara bagi karyawan yang tetap harus bekerja selama periode tersebut.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan perusahaan dalam memahami kebutuhan orang tua yang bekerja dan bagaimana perusahaan dapat memberikan dukungan yang lebih praktis.

Hadirnya iPLAY kemudian membawa pendekatan tersebut ke tahap yang lebih terstruktur. Berlokasi di kantor pusat GCPI di Halim, Jakarta Timur, fasilitas ini dirancang sebagai ruang yang aman dan edukatif bagi anak-anak ketika orang tua mereka bekerja. Fasilitas tersebut dikelola oleh mitra profesional dan juga terbuka bagi anak-anak karyawan maupun pekerja dari gedung perkantoran di sekitarnya, dengan pilihan layanan harian, mingguan, dan bulanan.

iPLAY juga dilengkapi dengan sistem keamanan, alat permainan dan materi edukasi, serta makanan bergizi yang disesuaikan dengan kebutuhan anak. Dengan demikian, fasilitas ini tidak hanya diposisikan sebagai tempat penitipan anak, tetapi sebagai bagian dari sistem dukungan yang membantu orang tua bekerja dengan lebih tenang.

Mengapa Childcare Penting bagi Perempuan di Dunia Kerja?

Bagi pekerja yang memiliki anak, tanggung jawab pengasuhan dapat mempengaruhi keputusan untuk tetap bekerja, mengurangi jam kerja, atau bahkan meninggalkan dunia kerja. Tanpa dukungan yang memadai, beban pengasuhan juga dapat lebih banyak ditanggung oleh perempuan, sehingga menciptakan hambatan tambahan bagi keberlanjutan dan perkembangan karier mereka.

Indonesian Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) menilai employer-supported childcare dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu pekerja yang memiliki anak menjalankan tanggung jawab pekerjaan secara lebih maksimal. Dukungan tersebut juga memiliki manfaat strategis bagi perusahaan, mulai dari meningkatkan keterlibatan dan produktivitas karyawan hingga membantu mempertahankan talenta.

Dalam konteks ini, onsite daycare bukan sekadar fasilitas tambahan bagi karyawan. Ketika menjadi bagian dari kebijakan workplace care yang lebih luas, childcare dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang memungkinkan orang tua tetap produktif tanpa harus mengabaikan kebutuhan anak.

iPLAY sebagai Bagian dari Kebijakan Ramah Keluarga

Bagi GCPI, childcare bukanlah kebijakan yang berdiri sendiri.

Perusahaan juga menyediakan berbagai kebijakan yang mendukung orang tua, termasuk cuti melahirkan selama enam bulan, cuti ayah selama delapan minggu, cuti adopsi, cuti bagi karyawan yang mengalami keguguran atau stillbirth, bantuan finansial untuk program IVF, serta akses terhadap Employee Assistance Program (EAP).

GCPI juga menyediakan pengaturan kerja yang fleksibel, program reintegrasi setelah cuti melahirkan, serta dukungan perjalanan bisnis bagi orang tua yang memiliki bayi berusia 0 hingga 12 bulan dan perlu membawa pengasuh.

Di tingkat global, Godrej juga menempatkan konsep equal parenting sebagai bagian dari kebijakan perusahaan. Godrej menyediakan manfaat childcare bagi orang tua biologis maupun adopsi, cuti berbayar bagi primary caregivers, opsi kerja fleksibel setelah kembali bekerja, serta dukungan bagi secondary caregivers.

Membangun Model Berdasarkan Kebutuhan Karyawan

Pengembangan model childcare Godrej juga didasarkan pada kebutuhan karyawan.

Perusahaan menggunakan masukan dari survei karyawan dan focus group dalam mengembangkan model childcare bersama IBCWE. Perusahaan kemudian bermitra dengan Montessori Preschool and Daycare yang terakreditasi oleh Association Montessori Internationale (AMI).

Pendekatan berbasis masukan karyawan tersebut penting karena kebutuhan pengasuhan dapat berbeda antara satu tempat kerja dan tempat kerja lainnya. IBCWE sendiri menekankan bahwa solusi employer-supported childcare tidak dapat diterapkan dengan pendekatan yang sama untuk semua perusahaan. Kebutuhan perusahaan perkantoran, manufaktur, pertambangan, perkebunan, maupun sektor lainnya dapat berbeda, sehingga dukungan perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pekerja.

Dengan melibatkan karyawan sejak tahap pengembangan, perusahaan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai tantangan yang mereka hadapi dan bentuk dukungan yang paling relevan.

Kolaborasi untuk Mendorong Perubahan

Hadirnya iPLAY juga menjadi bagian dari percakapan yang lebih luas mengenai employer-supported childcare di Indonesia.

IBCWE dan Investing in Women sebelumnya telah bekerja sama dalam mendorong perusahaan untuk mengembangkan berbagai model dukungan childcare. Pada 2024, keduanya menerbitkan panduan employer-supported childcare yang memberikan pilihan bagi perusahaan, mulai dari fasilitas penitipan anak permanen atau sementara hingga dukungan tidak langsung seperti subsidi childcare.

Dalam konteks tersebut, pengalaman Godrej dapat menjadi contoh bagaimana perusahaan dapat bergerak dari dukungan childcare yang bersifat sementara menuju model yang lebih permanen dan terintegrasi dengan kebijakan ramah keluarga.

Saat peresmian iPLAY pada Juni 2025 lalu, perwakilan pemerintah, sektor swasta, APINDO, IBCWE, Investing in Women, serta berbagai mitra turut hadir dalam forum yang membahas pentingnya employer-supported childcare dan penerapannya di dunia kerja.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa persoalan childcare tidak lagi semata-mata dipandang sebagai urusan keluarga. Pengasuhan juga berkaitan dengan ketenagakerjaan, kesetaraan gender, produktivitas, serta partisipasi perempuan dalam perekonomian.

Mendukung Ekonomi Perawatan di Indonesia

Pembahasan mengenai childcare menjadi semakin penting seiring meningkatnya perhatian terhadap care economy atau ekonomi perawatan di Indonesia.

Bagi Godrej, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa perusahaan dapat mengambil peran langsung dalam membangun ekosistem yang lebih mendukung keluarga pekerja.

Ketika childcare dipandang sebagai bagian dari infrastruktur tempat kerja, bukan sekadar biaya tambahan, perusahaan dapat melihat manfaat yang lebih luas. Dukungan tersebut dapat membantu mempertahankan talenta, meningkatkan loyalitas karyawan, dan menciptakan lingkungan kerja yang memungkinkan perempuan terus berkembang dalam karir mereka.

Childcare sebagai Investasi Jangka Panjang

Pembicaraan mengenai kesetaraan gender di dunia kerja sering kali berfokus pada representasi perempuan, posisi kepemimpinan, dan kesetaraan upah. Namun, ada persoalan mendasar yang perlu diperhatikan terlebih dahulu, yaitu apakah perempuan dan orang tua yang bekerja memiliki dukungan yang memungkinkan mereka untuk tetap berada dalam dunia kerja.

Perjalanan Godrej dari pop-up daycare sejak 2017 hingga hadirnya iPLAY sebagai fasilitas daycare permanen menunjukkan bagaimana dukungan tersebut dapat berkembang dari waktu ke waktu.

Pengalaman tersebut juga memperlihatkan bahwa childcare akan lebih efektif ketika menjadi bagian dari kebijakan ramah keluarga yang lebih luas. Cuti orang tua, fleksibilitas kerja, dukungan bagi caregiver, dan fasilitas daycare dapat saling melengkapi untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih berkelanjutan.

Bagi perusahaan, manfaatnya tidak berhenti pada membantu karyawan mengelola kehidupan keluarga. Dukungan terhadap orang tua yang bekerja juga dapat berkontribusi terhadap retensi talenta, keterlibatan karyawan, produktivitas, dan terciptanya lingkungan kerja yang lebih inklusif.

Pada akhirnya, dukungan terhadap childcare bukan hanya tentang menyediakan tempat bagi anak selama orang tua bekerja. Ini adalah tentang menciptakan dunia kerja yang memahami bahwa kesejahteraan karyawan, tanggung jawab keluarga, dan produktivitas profesional saling berkaitan.

Melalui iPLAY, Godrej menunjukkan bagaimana perusahaan dapat mengambil peran konkret dalam membangun tempat kerja yang lebih ramah keluarga, sekaligus berkontribusi pada perkembangan ekonomi perawatan di Indonesia. Jika model seperti ini semakin banyak diadopsi oleh perusahaan lain, childcare dapat menjadi bagian penting dari perubahan menuju dunia kerja yang memungkinkan orang tua, khususnya perempuan, berkembang tanpa harus memilih antara keluarga dan karier.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

Bali, Agustus 2026 — Perjalanan menuju salah satu festival kripto terbesar di Asia Tenggara, Coinfest Asia 2026 dimulai jauh sebelum para peserta tiba di Bali. Sebanyak 60 anggota komunitas kripto berangkat dari Yogyakarta menuju Bali menggunakan bus dalam program Community Bus yang digagas FLOQ, platform perdagangan aset kripto berlisensi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Perjalanan darat tersebut menempuh waktu sekitar 15 jam. Meski panjang, perjalanan justru menjadi bagian dari pengalaman para peserta sebelum menghadiri Coinfest Asia 2026 yang berlangsung di Melasti Beach, Bali, pada 20–21 Agustus 2026. 

Sejak keberangkatan, suasana di dalam bus diisi dengan berbagai aktivitas komunitas. FLOQ juga membagikan merchandise kepada seluruh peserta serta menggelar kuis dengan hadiah voucher aset kripto senilai jutaanRupiah. 

Program tersebut tidak hanya dirancang sebagai sarana transportasi menuju lokasi acara. FLOQ menjadikan perjalanan tersebut sebagai ruang bagi komunitas untuk saling berkenalan, bertukar cerita mengenai aset digital, sekaligus membangun pengalaman bersama sebelum mengikuti salah satu gelaran kripto yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara. 

Antusiasme peserta tetap terjaga meski harus menempuh perjalanan belasan jam. Bagi sebagian peserta, perjalanan menuju Bali menggunakan bus juga menjadi pengalaman baru. 

Salah satunya Andi Nurhana Manthovani, peserta perempuan yang ikut Community Bus yang mengaku baru pertama kali mengikuti program tersebut dan melakukan perjalanan ke Bali menggunakan bis untuk menghadiri Coinfest Asia. 

“Ini pertama kali saya ikut program seperti ini. Menurut saya menarik karena perjalanan ke Bali bukan hanya sekadar perjalanan, tetapi juga bisa menjadi kesempatan untuk bertemu dengan teman-teman komunitas dan berbagi pengalaman selama di perjalanan,” kata Hana. 

Ia berharap program serupa dapat terus dilakukan sehingga semakin banyak anggota komunitas yang memiliki kesempatan untuk hadir langsung dalam berbagai kegiatan industri aset digital. 

“Harapannya program seperti ini bisa terus ada dan pesertanya semakin banyak. Selain bisa ikut meramaikan Coinfest, kami juga bisa mendapatkan insight baru, bertemu dengan pelaku industri, dan membawa pengalaman tersebut kembali ke komunitas,” ujar Hana. 

FLOQ Ingin Komunitas Tak Hanya Menjadi Penonton 

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan keterlibatan komunitas menjadi bagian penting dalam perkembangan industri aset digital. Menurut dia, kehadiran komunitas secara langsung di berbagai forum industri dapat membuka kesempatan untuk belajar dan membangun koneksi. 

“Bagi kami, Community Bus bukan hanya soal membawa peserta dari Yogyakarta ke Bali. Kami ingin menciptakan pengalaman bersama bagi komunitas, mulai dari perjalanan, aktivitas di dalam bus, sampai ketika mereka bertemu langsung dengan pelaku industri di Coinfest Asia,” kata Yudho. 

Ia menambahkan, kesempatan untuk mempertemukan komunitas dengan pelaku industri menjadi salah satu alasan FLOQ membawa puluhan peserta dari Yogyakarta ke Bali. 

“Kami berharap teman-teman komunitas tidak hanya datang dan menjadi penonton, tetapi juga bisa mendapatkan pengetahuan, membangun relasi, dan melihat lebih dekat bagaimana industri aset digital terus berkembang,” ujar Yudho. 

Dari Yogyakarta, Komunitas Kripto Menuju Bali 

Bagi 60 peserta Community Bus, perjalanan menuju Coinfest Asia 2026 pada akhirnya menjadi bagian dari pengalaman itu sendiri. 

Lima belas jam perjalanan dari Yogyakarta ke Bali menjadi ruang untuk bercengkerama, mengikuti aktivitas komunitas, mendapatkan merchandise, hingga mengikuti kuis berhadiah. 

Setibanya di Bali, para peserta tidak hanya membawa semangat untuk mengikuti festival, tetapi juga pengalaman dari perjalanan panjang yang dilakukan bersama. 

Melalui Community Bus, FLOQ berharap semakin banyak anggota komunitas yang dapat terlibat langsung dalam perkembangan ekosistem aset digital, sekaligus menjadikan momentum seperti Coinfest Asia sebagairuang untuk belajar dan memperluas jejaring. 

Di tengah kehadiran berbagai pemain industri kripto dari dalam dan luar negeri, 60 peserta yang berangkat dari Yogyakarta pun menjadi bagian dari cerita komunitas Indonesia yang ikut meramaikan Coinfest Asia 2026. 

CEO FLOQ Panelis Bahas Kondisi Pasar Kripto 

Keterlibatan FLOQ dalam Coinfest Asia 2026 tidak berhenti pada program Community Bus. FLOQ juga menjadi salah satu sponsor dalam gelaran yang berlangsung pada 20–21 Agustus 2026 di Melasti Beach, Bali. 

Coinfest Asia 2026 menjadi salah satu forum yang mempertemukan pelaku industri aset digital, mulai dari institusi, builder, trader, komunitas hingga tokoh-tokoh industri kripto global. 

Penyelenggara menyebut Coinfest Asia sebagai acara yang berfokus pada edukasi dan pengembangan industri, dengan partisipasi yang ditujukan bagi tamu undangan dan peserta yang telah terdaftar. 

Sejumlah agenda juga diarahkan untuk membahas perkembangan industri kripto sekaligus peluang ekspansi pasar Asia. Hal ini sejalan dengan posisi Asia sebagai salah satu kawasan penting dalam perkembangan ekosistem aset digital. 

Yudho juga mengambil bagian dalam agenda diskusi Coinfest Asia 2026. Berdasarkan agenda yang dirilis, Yudho dijadwalkan menjadi salah satu panelis dalam sesi “Is the Bull Market Dead, or Just Resting?” pada 21 Agustus 2026 pukul 14.15–14.45 WITA di Indoor Stage. 

Dalam sesi tersebut, Yudho akan berdiskusi bersama Alexis Sirkia, Co-founder & Captain Yellow; Andreas Tobing, Founder; serta Alex Svanevik, CEO Nansen. Sementara itu, sesi akan dimoderatori oleh Felita Setiawan, COO Indonesia Crypto Network. 

Sesi tersebut menjadi relevan di tengah dinamika pasar kripto yang masih menghadapi berbagai sentimen global dan perubahan ekspektasi pelaku pasar. 

Bagi Yudho, forum seperti Coinfest Asia dapat menjadi ruang untuk melihat perkembangan pasar dari berbagai perspektif, tidak hanya dari sisi harga aset kripto, tetapi juga dari perkembangan teknologi, adopsi, regulasi, dan perilaku pengguna. 

“Pasar kripto selalu bergerak dalam siklus. Yang penting bukan hanya melihat apakah pasar sedang bullish atau bearish, tetapi memahami apa yang sedang berubah di balik pergerakan tersebut. Forum seperti Coinfestmemberikan kesempatan untuk membahas hal itu dari berbagai sudut pandang,” kata Yudho. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

Jakarta  — Ketika T. Koshy membantu membangun Open Network for Digital Commerce (ONDC) di India, gagasan yang dibawa bukan sekadar menciptakan platform perdagangan digital baru. Konsepnya adalah membangun jaringan terbuka yang memungkinkan berbagai aplikasi, pelaku usaha, layanan logistik, dan sistem pembayaran saling terhubung melalui infrastruktur yang interoperabel.

Kini, gagasan tersebut memiliki babak baru di Indonesia.

Koshy, yang merupakan Founding Managing Director dan CEO ONDC, kini terlibat dalam Indonesia Open Network (ION), sebuah infrastruktur digital terbuka yang dikembangkan untuk membangun ekosistem perdagangan digital yang saling terhubung di Indonesia. ION dirancang untuk menghubungkan aplikasi pembeli, aplikasi penjual, penyedia logistik, sistem pembayaran, lembaga keuangan, serta berbagai layanan digital melalui jaringan terbuka.

Sebuah unggahan yang menyoroti perjalanan India menuju kemandirian menampilkan sejumlah tokoh yang berkontribusi terhadap proses tersebut, mulai dari sektor semikonduktor, pertahanan dan antariksa hingga pembayaran digital, identitas digital, dan Digital Public Infrastructure (DPI).

Kisah mereka menunjukkan bahwa perjalanan menuju self-reliance tidak dibangun oleh satu kebijakan, satu perusahaan, atau satu generasi. Fondasi tersebut dibangun secara bertahap oleh orang-orang yang memperluas kemampuan India untuk membangun, berinovasi, dan bersaing dengan kekuatannya sendiri.

Dari ONDC India ke ION Indonesia

Perjalanan Koshy menjadi salah satu contoh paling relevan untuk melihat bagaimana pengalaman India kini memiliki kaitan langsung dengan Indonesia.

Sebagai Founding MD dan CEO ONDC, Koshy terlibat dalam pengembangan pendekatan open network untuk perdagangan digital India. ONDC dibangun dengan gagasan bahwa perdagangan digital tidak harus bergantung pada sejumlah platform tertutup.

Melalui jaringan terbuka, pembeli, penjual, penyedia logistik, dan berbagai pelaku ekosistem dapat saling terhubung melalui protokol yang sama.

Pendekatan tersebut membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha kecil untuk masuk ke ekonomi digital tanpa harus membangun platform sendiri atau bergantung sepenuhnya pada satu marketplace.

Kini, pengalaman tersebut menjadi salah satu referensi dalam pengembangan ION di Indonesia.

Indonesia Open Network diperkenalkan sebagai Digital Public Infrastructure untuk perdagangan digital yang terbuka dan interoperabel. Berbeda dari marketplace baru, ION dirancang sebagai lapisan infrastruktur yang memungkinkan berbagai aplikasi dan layanan yang sudah ada untuk saling terhubung.

ION ditujukan untuk memperluas partisipasi UMKM, koperasi, petani, pengrajin, dan pelaku usaha lokal dalam ekonomi digital. Dengan pendekatan interoperabilitas, pelaku usaha dapat terhubung ke jaringan yang lebih luas tanpa harus bergantung pada satu ekosistem digital tertentu.

Peluncuran ION juga menjadi bagian dari semakin eratnya kerja sama Indonesia dan India di bidang Digital Public Infrastructure. Inisiatif tersebut dikembangkan berdasarkan arsitektur ONDC India, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan, ekosistem, dan prioritas Indonesia.

Koshy sendiri menjadi Anggota Dewan Penasihat Indonesia Open Network. Keterlibatannya memperlihatkan bagaimana pengalaman yang diperoleh India dalam membangun jaringan perdagangan digital terbuka kini ikut menjadi bagian dari proses pengembangan infrastruktur digital di negara lain.

Dengan demikian, perjalanan dari ONDC menuju ION bukan sekadar perpindahan sebuah model teknologi dari satu negara ke negara lain. Ini menunjukkan bagaimana pengalaman membangun infrastruktur nasional dapat menjadi dasar untuk berbagi pengetahuan, berkolaborasi, dan mengembangkan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.

Kemandirian India Melampaui Satu Sektor

Namun, perjalanan menuju kemandirian India jauh lebih luas daripada perdagangan digital.

Selama beberapa dekade, berbagai generasi telah membangun kemampuan India di sejumlah sektor strategis.

Salah satu contohnya adalah industri semikonduktor.

Sanjay Mehrotra, Chairman, President & CEO Micron Technology, menjadi salah satu tokoh yang mewakili ambisi India untuk membangun kapasitas di sektor semikonduktor. Investasi Micron di Sanand, Gujarat, menjadi bagian dari upaya India untuk membangun ekosistem semikonduktor domestik dan mengambil posisi yang lebih kuat dalam rantai pasok teknologi global.

Membangun Kemampuan Pertahanan dari Dalam Negeri

Perjalanan yang sama terlihat dalam sektor pertahanan melalui Baba Kalyani, Chairman Bharat Forge.

Bharat Forge berkembang dari perusahaan yang memiliki basis kuat di bidang forging dan manufaktur menjadi salah satu perusahaan swasta yang berperan dalam industri pertahanan India.

Bagi India, penguatan industri pertahanan domestik tidak hanya berkaitan dengan mengurangi ketergantungan terhadap impor. Hal itu juga berkaitan dengan pengembangan teknologi, ketahanan rantai pasok, kemampuan manufaktur, serta potensi India untuk menjadi eksportir sistem pertahanan.

Membawa India ke Bulan

Kemandirian teknologi India juga terlihat jelas dalam program antariksa.

Dr. S. Somanath, mantan Chairman Indian Space Research Organisation (ISRO), memimpin lembaga tersebut ketika India mencapai salah satu pencapaian ilmiah terbesarnya.

Chandrayaan-3 berhasil mendarat di Bulan pada 23 Agustus 2023, menjadikan India negara keempat yang berhasil melakukan soft landing di Bulan dan negara pertama yang mencapai wilayah lintang selatan Bulan.

Pencapaian tersebut merupakan hasil dari investasi selama puluhan tahun dalam lembaga penelitian, pendidikan sains, kemampuan rekayasa, serta pengembangan teknologi antariksa domestik.

Program antariksa India memperlihatkan bahwa self-reliance tidak hanya berarti kemampuan memproduksi barang untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga kemampuan mengembangkan teknologi untuk menjalankan misi ilmiah yang kompleks di tingkat global.

Dari Ponsel Menjadi Alat Pembayaran

Transformasi India juga sangat terasa dalam sistem keuangan digital.

Dilip Asbe, Managing Director dan CEO National Payments Corporation of India (NPCI), menjadi salah satu tokoh yang terkait erat dengan perkembangan ekosistem pembayaran digital India, termasuk Unified Payments Interface atau UPI.

Dengan memungkinkan berbagai bank dan aplikasi pembayaran saling terhubung melalui satu sistem interoperabel, UPI tidak hanya menjadi produk pembayaran, tetapi telah berkembang menjadi salah satu fondasi penting ekonomi digital India.

Membangun Identitas Digital bagi Masyarakat

Lapisan penting lainnya dalam transformasi digital India datang melalui Aadhaar.

Nandan Nilekani, salah satu pendiri Infosys dan Founding Chairman Unique Identification Authority of India (UIDAI), memainkan peran penting dalam pengembangan sistem identitas digital Aadhaar.

Aadhaar menyediakan lapisan identitas digital nasional yang memungkinkan masyarakat menggunakan identitas elektronik untuk mengakses berbagai layanan publik dan swasta.

Pengalaman India dengan identitas digital, pembayaran digital, dan berbagai sistem interoperabel kemudian menjadi bagian dari pembicaraan global mengenai bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperluas inklusi ekonomi dan akses terhadap layanan.

Membawa Digital Public Infrastructure ke Panggung Global

Amitabh Kant, yang menjabat sebagai G20 Sherpa India ketika negara tersebut memegang Presidensi G20 pada 2023, juga memainkan peran penting dalam membawa konsep Digital Public Infrastructure ke tingkat global.

Bersama Nilekani, Kant memimpin task force yang membahas bagaimana DPI dapat mendukung transformasi ekonomi, inklusi keuangan, dan pembangunan.

Selama Presidensi G20 India, negara tersebut mendorong pengembangan kerangka dan pemahaman bersama mengenai DPI yang dapat digunakan sebagai referensi oleh negara-negara lain.

Pengalaman India menunjukkan bagaimana identitas digital, pembayaran, dan jaringan terbuka dapat dibangun sebagai infrastruktur yang memungkinkan berbagai layanan dan bisnis berkembang di atasnya.

Munculnya ION di Indonesia menjadi salah satu contoh bagaimana pendekatan tersebut kini menemukan konteks baru di luar India.

Dari Membangun untuk India ke Membangun Bersama Dunia

Jika dilihat secara keseluruhan, kisah Koshy, Mehrotra, Kalyani, Somanath, Asbe, Kant, dan Nilekani menunjukkan bahwa perjalanan India menuju self-reliance dibangun di berbagai sektor.

Semikonduktor, pertahanan, antariksa, pembayaran, identitas digital, dan perdagangan digital mungkin terlihat sebagai bidang yang berbeda.

Namun, semuanya memiliki satu kesamaan: memperluas kemampuan India untuk membangun sistem dan teknologi yang dibutuhkan masyarakatnya sendiri.

Inilah yang membuat konsep self-reliance India lebih luas daripada sekadar menggantikan produk impor dengan produk lokal.

80 Tahun Kemerdekaan dan Perjalanan yang Belum Selesai

India merdeka pada 1947. Namun, pembangunan India yang lebih mandiri tidak berhenti ketika kemerdekaan diperoleh.

Perjalanan tersebut berlanjut melalui pembangunan industri domestik, institusi sains, perusahaan teknologi, sistem keuangan, infrastruktur digital, serta berbagai kemampuan strategis lainnya.

Kini, hasil perjalanan tersebut juga mulai terlihat di luar India.

Dari ONDC menuju ION, pengalaman India dalam membangun jaringan digital terbuka ikut menjadi bagian dari perjalanan Indonesia dalam membangun ekonomi digital yang lebih interoperabel dan inklusif.

Karena itu, ketika India memperingati 80 tahun kemerdekaannya, kisah-kisah tersebut mengingatkan bahwa self-reliance bukanlah pencapaian satu tokoh atau satu generasi.

Dari ONDC di India hingga ION di Indonesia, perjalanan tersebut kini berkembang menjadi bagian dari cerita yang lebih luas di Asia, ketika pengalaman yang dibangun India selama puluhan tahun ikut membuka ruang bagi kolaborasi dan inovasi lintas negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

Jakarta – Cara masyarakat memilih motor matic terus mengalami perubahan. Jika dulu desain, performa mesin, atau konsumsi bahan bakar menjadi pertimbangan utama, kini semakin banyak pengguna yang juga memperhatikan sisi utilitas. Salah satu fitur yang mulai mendapat perhatian adalah kapasitas bagasi.

Perubahan ini tidak terjadi tanpa alasan. Pola mobilitas masyarakat saat ini semakin dinamis. Dalam satu hari, banyak orang tidak hanya bepergian dari rumah ke kantor lalu pulang, tetapi juga berpindah ke berbagai lokasi untuk meeting dengan klien, bekerja dari coffee shop, berbelanja kebutuhan harian, berolahraga, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman.

Semakin banyak aktivitas yang dilakukan, semakin beragam pula barang yang perlu dibawa. Di sinilah motor tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi kendaraan yang mendukung produktivitas dan aktivitas harian. Karena itu, ruang penyimpanan yang praktis menjadi kebutuhan yang semakin diperhatikan.

Mengapa Kapasitas Bagasi Kini Menjadi Salah Satu Pertimbangan?

Saat membeli motor matic, banyak orang masih fokus pada desain atau harga. Padahal, fitur yang digunakan hampir setiap hari justru sering kali memberikan manfaat yang paling terasa dalam jangka panjang.

Kapasitas bagasi adalah salah satunya. Ruang penyimpanan yang memadai membantu pengguna membawa berbagai perlengkapan tanpa mengurangi kenyamanan berkendara. Selain membuat barang tetap rapi, bagasi juga mengurangi kebutuhan membawa tas tambahan atau menggantung banyak barang di setang maupun area dek kaki.

Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, bagasi bukan lagi sekadar tempat menyimpan barang, melainkan bagian dari utilitas motor yang membantu mendukung aktivitas sehari-hari.

Barang Apa Saja yang Umumnya Dibawa Pengguna Motor?

Kebutuhan setiap pengguna tentu berbeda. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, bagasi motor sering dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai perlengkapan seperti:

● Helm saat kendaraan diparkir.

● Jas hujan untuk mengantisipasi perubahan cuaca.

● Jaket atau pakaian ganti.

● Tumbler atau botol minum.

● Charger dan power bank.

● Dompet serta perlengkapan pribadi.

● Tas belanja berukuran kecil.

● Perlengkapan olahraga ringan.

Semakin padat aktivitas seseorang, semakin besar pula manfaat ruang penyimpanan yang mampu menampung berbagai kebutuhan tersebut dalam satu tempat.

Bagasi yang Luas Membuat Aktivitas Lebih Praktis

Bagasi yang luas tidak hanya memberikan ruang penyimpanan lebih besar, tetapi juga membantu meningkatkan kenyamanan selama berkendara.

Pengguna tidak perlu lagi memenuhi area dek kaki dengan barang bawaan atau membawa tas yang terlalu penuh di punggung. Barang-barang yang sering digunakan dapat disimpan dengan lebih rapi sehingga mudah diambil ketika dibutuhkan.

Bagi pekerja yang berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain, mahasiswa dengan jadwal kuliah yang padat, maupun pengguna yang sering berbelanja setelah pulang kerja, kepraktisan seperti ini menjadi nilai tambah yang dirasakan hampir setiap hari.

Yamaha Grand Filano Hybrid Hadir dengan Bagasi 27 Liter

Menjawab kebutuhan tersebut, Yamaha menghadirkan Grand Filano Hybrid dengan kapasitas bagasi 27 liter, salah satu yang terbesar di kelasnya.

Bagasi yang luas memberikan keleluasaan untuk menyimpan berbagai kebutuhan harian, mulai dari helm, jas hujan, jaket, tumbler, perlengkapan pribadi, hingga barang belanja ringan. Ruang penyimpanan yang lega juga membantu menjaga area berkendara tetap nyaman karena pengguna tidak perlu membawa terlalu banyak barang di luar bagasi.

Dengan harga rekomendasi mulai Rp28.665.000 OTR Jakarta, Yamaha Grand Filano Hybrid menawarkan solusi bagi pengguna yang mencari motor matic dengan utilitas yang mampu mendukung mobilitas sehari-hari. Bagi mereka yang aktif berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya, kapasitas bagasi yang besar dapat menjadi salah satu nilai lebih yang memberikan kenyamanan dalam penggunaan jangka panjang.

Kini, Bagasi Menjadi Bagian dari Pengalaman Berkendara

Perubahan gaya hidup membuat kebutuhan terhadap motor matic juga ikut berkembang. Jika sebelumnya bagasi hanya dianggap sebagai fitur pelengkap, kini kapasitasnya menjadi salah satu aspek yang semakin dipertimbangkan karena berkaitan langsung dengan kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Motor dengan ruang penyimpanan yang memadai memberikan fleksibilitas lebih untuk membawa berbagai kebutuhan tanpa mengurangi kenyamanan berkendara. Karena itu, bagi pengguna yang mengutamakan utilitas, memilih motor dengan kapasitas bagasi yang besar bukan lagi sekadar mencari ruang penyimpanan, tetapi juga memilih kendaraan yang mampu mengikuti ritme aktivitas sehari-hari.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA

Accor secara resmi membuka Novotel Singapore Robertson Quay, sebuah hotel kontemporer berkapasitas 336 kamar yang berlokasi strategis di 1 Unity Street, dekat kawasan bisnis dan pusat kebudayaan Singapura. Mengusung visi Longevity Everyday, hotel ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan bisnis maupun liburan. Hotel ini dilengkapi beragam fasilitas pendukung seperti seperti kolam renang dengan panjang 25 meter, pusat kebugaran yang buka 24 jam dan dilengkapi dengan area yoga serta mindfulness, empat ruang acara, sembari menawarkan sajian kuliner bercitarasa lokal dan modern.

Novotel, merek dari Accor yang mengusung visi Longevity Everyday, dengan bangga mengumumkan pembukaan Novotel Singapore Robertson Quay, sebuah hotel kontemporer dengan 336 kamar di tepi Sungai Singapura. Dirancang untuk wisatawan bisnis dan liburan, teman, serta keluarga, hotel ini menghidupkan visi Longevity Everyday milik Novotel melalui ruang dan pengalaman yang mendukung kualitas tidur lebih baik, santapan seimbang, olahraga, serta hubungan yang bermakna.

Berlokasi di 1 Unity Street, Robertson Quay, hotel ini mudah dijangkau dari Central Business District Singapura, Clarke Quay, Taman Fort Canning, Orchard Road, dan Suntec Singapore Convention and Exhibition Centre. Lingkungan sekitarnya terkenal dengan tempat makan di tepi sungai, arsitektur warisan sejarah, atraksi budaya, serta jalur pejalan kaki di sepanjang Sungai Singapura.

Mengambil inspirasi dari sejarah Robertson Quay, interior hotel memadukan desain kontemporer yang hangat dengan sentuhan halus dari masa kolonial kawasan tersebut. Kamar tamu dan suite memiliki luas mulai dari 24 hingga 48 meter persegi, dengan pilihan pemandangan kota, sungai, dan pemandangan panoramik. Kamar Executive mencakup akses ke Executive Lounge, sementara Executive Suite yang luas memiliki area ruang tamu terpisah, bak mandi (bathtub), dan dapur kecil (kitchenette). Fasilitas kamar tamu mencakup mesin kopi espresso dan dispenser air minum berfilter, yang membantu mengurangi ketergantungan pada botol air plastik sekali pakai.

Serai Dining, restoran yang buka sepanjang hari di hotel ini, menyajikan sarapan berlimpah dengan stasiun live cooking, sebelum berganti menjadi pengalaman bersantap elegan yang menampilkan cita rasa Singapura yang modern. Menu yang disajikan merayakan warisan kuliner lokal melalui hidangan klasik populer dan masakan yang dibuat menggunakan bumbu rempah tradisional. Berada di samping kolam renang luar ruangan, Pomelo Pool Bar menyajikan minuman segar beraroma sitrus dan hidangan santai di tepi kolam sepanjang hari.

Untuk acara dan pertemuan bisnis, hotel ini menawarkan empat ruang serbaguna dengan pencahayaan alami dan fasilitas audio-visual kontemporer. Ruang terbesar, Robertson 4, memiliki luas 101 meter persegi dan dapat menampung hingga 66 tamu. Area acara luar ruangan seluas kurang lebih 180 meter persegi di samping Pomelo Pool Bar menyediakan tempat tambahan untuk rehat kopi (coffee break), resepsi, dan acara networking informal.

Para tamu dapat menjaga rutinitas kebugaran mereka di pusat kebugaran 24 jam yang dilengkapi area khusus untuk yoga dan mindfulness, atau bersantai di kolam renang luar ruangan sepanjang 25 meter. Hotel ini juga menyediakan Ruang Baca untuk suasana yang lebih tenang, sementara rekomendasi kawasan sekitar yang telah dikurasi mendorong tamu untuk menjelajahi tepi sungai, Taman Fort Canning, dan atraksi budaya di sekitarnya.

“Pembukaan Novotel Singapore Robertson Quay memperkuat keberadaan segmen midscale Accor di Singapura dan menghadirkan pengalaman Novotel yang segar di salah satu lingkungan paling khas di kota ini,” kata Garth Simmons, Chief Operating Officer, Divisi Premium, Midscale, dan Economy untuk Accor di Asia. “Dengan ruang yang dirancang cermat untuk makan, tidur, berolahraga, dan bertemu, hotel ini mencerminkan visi Longevity Everyday milik Novotel sekaligus menjawab kebutuhan wisatawan bisnis dan liburan masa kini.”

“Kami sangat senang dapat menyambut para tamu di Novotel Singapore Robertson Quay,” ujar Liza Tan, Plt. General Manager Novotel Singapore Robertson Quay. “Tim kami telah menciptakan hotel tepi sungai yang hangat dan kontemporer, di mana para tamu dapat mengisi ulang energi, terhubung, dan menjelajahi Singapura sesuai ritme mereka sendiri, baik saat melakukan perjalanan bisnis, liburan keluarga, maupun akhir pekan di kota ini.”

Anggota ALL Accor, platform pemesanan dan program loyalitas pemenang penghargaan dari Accor, dapat menikmati berbagai keuntungan anggota dan memperoleh Poin Hadiah (Reward points) saat menginap di Novotel Singapore Robertson Quay. Poin Hadiah dapat ditukarkan untuk penginapan, santapan, dan pengalaman di masa mendatang di seluruh jaringan global Accor. Keanggotaan bersifat gratis.

Novotel Singapore Robertson Quay berlokasi di 1 Unity Street, Singapura 237983. Untuk informasi lebih lanjut atau pemesanan, silakan hubungi +65 6593 8888, email: HC7F0@accor.com, atau kunjungi ALL.com.

###

Image link: https://accor-my.sharepoint.com/personal/nontawan_laohakiat_accor_com/_layouts/15/onedrive.aspx?id=%2Fpersonal%2Fnontawan%5Flaohakiat%5Faccor%5Fcom%2FDocuments%2FCommunications%20Asia%2F2%20%2D%20Media%2FPress%20Releases%2FSingapore%2F2026%2FNovotel%20Singapore%20Robertson%20Quay%20opens%2FNovotel%20Singapore%20Robertson%20Quay%20Opens&ga=1

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

Menutup rangkaian UPH Festival 2026 pada 15 Agustus 2026, Universitas Pelita Harapan (UPH) mengajak mahasiswa baru melihat pendidikan tinggi bukan sekadar persiapan menuju profesi, tetapi juga proses untuk menemukan dan menjalani panggilan hidup. Pesan tersebut terangkum dalam tema hari ketiga UPH Festival 2026, “Called: Why Am I Here?”.

Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa dihadapkan pada berbagai pilihan tentang masa depan, termasuk bidang yang ingin ditekuni dan tujuan hidup yang ingin dicapai. Menutup rangkaian UPH Festival 2026 pada 15 Agustus 2026, Universitas Pelita Harapan (UPH) mengajak mahasiswa baru melihat pendidikan tinggi bukan sekadar persiapan menuju profesi, tetapi juga proses untuk menemukan dan menjalani panggilan hidup.

Pesan tersebut terangkum dalam tema hari ketiga UPH Festival 2026, “Called: Why Am I Here?”. Tema ini melanjutkan perjalanan tiga hari yang mengajak mahasiswa baru mengenal identitasnya sebagai pribadi yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah (Imago Dei), memahami dunia dan tantangannya, hingga merefleksikan tujuan hidup serta bagaimana menggunakan talenta untuk melayani dan membawa dampak bagi sesama.

Founder’s 5K Run: Berlari Bersama, Memulai Perjalanan Bersama

Hari ketiga UPH Festival 2026 diawali dengan Founder’s 5K Run, tradisi UPH yang mempertemukan mahasiswa baru, dosen, staf, dan pimpinan universitas dalam pengalaman bersama. Ribuan peserta berlari sejauh lima kilometer mengelilingi kawasan Lippo Village dengan membawa pesan Finish What You Start. Pesan ini mengajak mahasiswa baru untuk berkomitmen agar menyelesaikan apa yang telah dimulai dan menjalani setiap proses dengan tekun.

Turut berlari dan menyemangati peserta di garis finis, Dr. Stephen Lester Metcalfe, Executive Director of UPH Sport, Head Coach Tim Basket Putra Eagles UPH, sekaligus Sports Advisor Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH), menilai kegiatan ini bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan makna Imago Dei.

“Kita diciptakan menurut gambar Allah dan Tuhan memberikan kita tubuh ini. Karena itu, ketika kita menggunakan tubuh kita untuk bergerak dan beraktivitas secara fisik, kita tidak hanya merayakan rancangan tersebut, tetapi juga merayakan Sang Pencipta,” ujar pria yang akrab disapa Coach Met tersebut.

Menurut Coach Met, masa perkuliahan merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk bertumbuh secara utuh, tidak hanya dalam kemampuan akademik dan kesehatan fisik, tetapi juga dalam mengenal diri dan memahami tujuan yang Tuhan rancangkan dalam kehidupan mereka.

“Pesan saya kepada mahasiswa baru adalah jalani setiap hari dengan sungguh-sungguh dan maksimal. Bangunlah di pagi hari dengan rasa syukur, naikkan ucapan syukur dan pujian kepada Tuhan, kemudian mulailah harimu dan jalani hari itu sebaik-baiknya,” pesannya.

Semangat Finish What You Start pun tercermin dari para mahasiswa baru yang menuntaskan rute dengan ritme masing-masing. Limson Axel Wijaya, Mahasiswa baru Program Studi (Prodi) International Teachers College (ITC), menjadi finisher pertama dengan catatan waktu 29 menit. Baginya, pengalaman tersebut menjadi pengingat untuk menjaga kesehatan sekaligus menjalani masa studi dengan tujuan yang lebih bermakna.

Founder’s 5K Run menjadi pengingat bagi saya untuk selalu menjaga kesehatan. Ke depan, saya juga berharap bisa menyelesaikan studi hingga lulus. Namun, yang paling penting adalah bisa menemukan jati diri dan melihat rupa Allah dalam diri saya,” ucapnya.

Sementara itu, Alice Luo, mahasiswi baru asal Tiongkok dari Prodi ITC UPH, menjadi finisher pertama kategori perempuan dengan catatan waktu 34 menit. Ia melihat kegiatan tersebut sebagai momentum untuk membangun keseimbangan antara akademik, kesehatan, dan relasi sejak awal kehidupan perkuliahan.

“Saya ingin menjaga keseimbangan dalam kehidupan sebagai mahasiswa, bukan hanya fokus pada akademik, tetapi juga berolahraga dan membangun relasi dengan teman-teman. Namun yang paling penting, saya ingin menggunakan setiap hal yang saya lakukan untuk membawa kemuliaan bagi Tuhan,” kata Alice.

AI dan Masa Depan

Dr. Niel Nielson, Senior Advisor Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) dalam sesi ‘AI Will Change Everything. Will It Change You?’ 

Usai Founder’s 5K Run, mahasiswa baru mengikuti sesi ‘AI Will Change Everything. Will It Change You?’ bersama Dr. Niel Nielson, Senior Advisor Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH). Ia mengajak mahasiswa memahami teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai alat yang akan mengubah berbagai profesi, mulai dari medis, hukum, teknik, hingga bisnis. Namun, penggunaan AI tetap harus disertai daya kritis, bijaksana, bertanggung jawab, dan kemampuan menjaga relasi antarmanusia.  

“AI dapat menghitung, memprediksi, dan memproses data dengan sangat cepat. Namun, AI tidak dapat mengasihi, tidak dapat membedakan kebaikan dan kejahatan secara moral, serta tidak dapat berkorban bagi orang lain. AI adalah pelayan yang sangat baik, tetapi jangan pernah menjadikannya sebagai tuan atas hidup Anda,” tuturnya.

Called & Life That Matters: Menemukan Panggilan melalui Perjalanan di UPH

Pesan tentang panggilan hidup kemudian diperdalam melalui sesi ‘Called & Life That Matters’ yang disampaikan oleh Dr. Andry M. Panjaitan, M.T., CPHCM., Associate Vice President Student Development, Alumni, and Corporate Relations UPH. Ia mengajak mahasiswa mengenali dan mengembangkan talenta serta panggilan Tuhan melalui proses belajar, tantangan, komunitas, dan berbagai kesempatan untuk memimpin.

Dr. Andry juga menekankan lima prinsip yang dapat menjadi panduan mahasiswa selama menjalani perjalanan di UPH, di antaranya memahami bahwa panggilan hidup lebih besar dari sekadar karier, melihat tantangan sebagai bagian dari proses bertumbuh, memimpin dengan melayani, menggunakan talenta untuk membawa dampak bagi sesama, serta memanfaatkan ilmu dan pengaruh secara bertanggung jawab untuk berkontribusi bagi Indonesia dan memuliakan Tuhan.

Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui pengalaman lima mahasiswa senior UPH yang membagikan kisah tentang pilihan, kegagalan, komunitas, organisasi, hingga pencapaian sebagai bagian dari proses menemukan panggilan. Menutup sesi, Dr. Andry mengajak mahasiswa berani keluar dari zona nyaman dan tidak menjadikan prestasi sebagai ukuran nilai diri.

“Jangan pernah takut bermimpi besar di kampus ini. Bergabunglah dalam organisasi, tekuni riset, ciptakan karya seni dan teknologi, ikut kompetisi, dan bangun persahabatan sejati. Jadilah Shalom Community. Namun, di atas segalanya, ingatlah bahwa kalian berharga bukan karena apa yang kalian capai, melainkan karena siapa yang menciptakan dan menebus kalian,” katanya.

Imago Dei Celebration: Merayakan Awal Perjalanan Baru

Ribuan mahasiswa baru UPH saat mengikuti Imago Dei Celebration Concert and Fireworks.

Rangkaian UPH Festival 2026 ditutup melalui Imago Dei Celebration Concert and Fireworks. Perayaan ini menjadi momen bagi mahasiswa baru untuk menikmati kebersamaan sekaligus merayakan perjalanan yang telah mereka lalui selama tiga hari. Suasana perayaan semakin semarak melalui penampilan vokal dan musik dari UPH Choir dan Fakultas Musik (FM), sebagai ekspresi kreativitas mahasiswa dalam menutup rangkaian UPH Festival 2026.

Lebih dari sekadar selebrasi penutup, Imago Dei Celebration Concert and Fireworks menjadi pengingat bagi mahasiswa baru bahwa perjalanan mereka di UPH baru saja dimulai. Melalui rangkaian musik, ayat alkitab, hingga fireworks, mahasiswa diajak untuk membawa identitas dan panggilan mereka sebagai Imago Dei ke dalam kehidupan perkuliahan dan berbagai tantangan yang akan dihadapi.

Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., Rektor UPH, dalam sambutannya di perayaan penutupan UPH Festival 2026 mengatakan, “Saya berdoa dan berharap UPH Festival ini menjadi berkat, sehingga kalian siap memasuki Tahun Akademik 2026/2027 dan sukses dalam studi. Selamat datang, warga UPH yang baru. Dengan penuh sukacita, kami mendoakan agar kalian senantiasa diberkati Tuhan dan berhasil dalam perkuliahan kalian.”

Berakhirnya UPH Festival 2026 bukanlah akhir dari perjalanan. Setelah tiga hari mengenal identitas, memahami dunia, dan merefleksikan panggilan, mahasiswa baru kini memasuki kehidupan nyata dunia kampus untuk mengembangkan talenta, menjalani proses pembelajaran, dan menggunakan apa yang dimiliki bagi kebaikan bersama. Perjalanan ini akan berlanjut di ruang-ruang kelas, organisasi mahasiswa, komunitas, kompetisi, berbagai pengalaman kepemimpinan, hingga kehidupan setelah lulus.

Melalui pendidikan holistis dan berbagai pengalaman pengembangan diri, UPH terus berkomitmen untuk mempersiapkan setiap mahasiswa agar bertumbuh menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES