Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos

Ulang tahun bisa menjadi momen untuk berkumpul dan mentraktir teman. Namun, tanpa perencanaan, pengeluaran untuk makan, minum, atau aktivitas bersama bisa lebih besar dari yang diperkirakan.

Supaya acara tetap menyenangkan tanpa membuat anggaran bulanan berantakan, tentukan bujet sejak awal dan pilih aktivitas yang sesuai dengan kemampuan. Dengan begitu, traktiran tetap bisa menjadi bentuk apresiasi tanpa perlu mengorbankan kebutuhan finansial lainnya.

Tentukan Bujet Sebelum Mengajak Teman

Langkah pertama adalah menentukan jumlah dana yang memang bisa dialokasikan untuk traktiran. Jangan menggunakan seluruh uang yang tersedia hanya karena ingin membuat perayaan terasa spesial.

Coba tentukan batas pengeluaran berdasarkan kondisi keuangan bulan tersebut. Setelah nominal ditetapkan, pilih tempat makan atau aktivitas yang sesuai dengan bujet tersebut.

Misalnya, kamu menyiapkan Rp1 juta untuk mentraktir lima teman. Artinya, rata-rata tersedia Rp200 ribu per orang, termasuk makanan, minuman, dan biaya lain jika ada. Perhitungan sederhana seperti ini dapat membantu memperkirakan pilihan tempat sebelum membuat reservasi.

Hitung Jumlah Orang yang Akan Ditraktir

Jumlah tamu akan berpengaruh langsung terhadap total pengeluaran. Karena itu, tentukan siapa saja yang ingin kamu ajak sebelum memilih tempat.

Jika jumlah teman cukup banyak, pertimbangkan tempat dengan pilihan menu yang lebih fleksibel. Kamu juga bisa menentukan jenis makanan atau paket terlebih dahulu agar pengeluaran lebih mudah diperkirakan.

Jangan lupa memperhitungkan biaya tambahan seperti pajak atau biaya layanan jika memang dikenakan oleh tempat tersebut.

Pilih Tempat Sesuai Anggaran

Tidak harus memilih restoran dengan harga paling mahal untuk membuat ulang tahun terasa spesial. Pilih tempat yang menawarkan pengalaman sesuai dengan bujet dan preferensi teman-teman yang diundang.

Kamu juga dapat membandingkan harga menu atau paket sebelum melakukan reservasi. Jika ada promo yang memang berlaku, periksa syarat dan ketentuannya terlebih dahulu agar perhitungannya tetap realistis.

Manfaatkan Promo dengan Bijak

Promo dapat membantu mengurangi pengeluaran, tetapi jangan membeli sesuatu hanya karena sedang mendapatkan diskon. Tetap jadikan kebutuhan dan bujet sebagai pertimbangan utama.

Perhatikan periode promo, minimum transaksi, batas diskon, metode pembayaran, merchant yang berpartisipasi, serta ketentuan penggunaan lainnya. Dengan begitu, nominal penghematan yang diperhitungkan sesuai dengan manfaat promo yang memang bisa digunakan.

Gunakan QRIS untuk Pembayaran

Pembayaran menggunakan QRIS dapat menjadi salah satu pilihan ketika makan bersama. Kamu cukup membuka aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS, memindai kode QR merchant, memastikan nama merchant dan nominal transaksi sudah benar, kemudian menyelesaikan pembayaran.

Setelah transaksi selesai, simpan bukti pembayaran untuk membantu mencatat pengeluaran. Pencatatan ini juga memudahkan kamu mengecek kembali total biaya setelah acara.

Cek Promo QRIS neobank Sebelum Transaksi

Jika ingin menggunakan Promo QRIS neobank, pastikan terlebih dahulu promo yang tersedia memang berlaku di merchant dan periode transaksi yang kamu pilih. Perhatikan juga minimum transaksi, nominal atau persentase diskon, batas manfaat, kuota, serta metode pembayaran yang dipersyaratkan.

Jangan memasukkan nilai promo ke dalam perhitungan anggaran sebelum memastikan transaksi memenuhi seluruh syarat dan ketentuan. Dengan begitu, bujet traktiran tetap dibuat berdasarkan nominal yang realistis.

Tetap Catat Pengeluaran Setelah Traktiran

Setelah acara selesai, catat jumlah yang benar-benar dikeluarkan. Bandingkan dengan bujet yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Jika pengeluaran ternyata lebih besar, cari tahu penyebabnya. Misalnya, ada tambahan pesanan, jumlah teman bertambah, atau biaya yang sebelumnya belum diperhitungkan.

Catatan tersebut bisa menjadi acuan ketika merencanakan acara atau pengeluaran serupa di kemudian hari.

Traktir Teman Tanpa Mengganggu Keuangan

Mentraktir teman saat ulang tahun tidak harus membuat pengeluaran membengkak. Tentukan bujet, hitung jumlah orang, pilih tempat yang sesuai, dan manfaatkan promo jika memang tersedia.

Pembayaran menggunakan QRIS neobank juga dapat menjadi pilihan untuk transaksi di merchant yang menerima QRIS. Pastikan nominal transaksi dan nama merchant sudah sesuai sebelum mengonfirmasi pembayaran.

***

Jika ingin mempelajari fitur QRIS neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman https://s.id/promohematpay dan QRIS neobank. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali

Memiliki cicilan berarti sebagian penghasilan perlu dialokasikan secara rutin untuk memenuhi kewajiban pembayaran. Karena itu, pengelolaan keuangan perlu disesuaikan agar kebutuhan sehari-hari, tabungan, dan cicilan tetap dapat berjalan beriringan.

Salah satu langkah awal adalah mengetahui jumlah seluruh cicilan yang harus dibayar setiap bulan. Dengan begitu, kamu bisa melihat berapa bagian dari penghasilan yang sudah dialokasikan untuk kewajiban dan berapa dana yang masih tersedia untuk kebutuhan lainnya.

Hitung Total Cicilan Setiap Bulan

Sebelum mengatur pengeluaran, buat daftar seluruh cicilan yang sedang berjalan. Masukkan cicilan pinjaman, kartu kredit, atau kewajiban pembayaran lainnya yang perlu dibayarkan secara rutin.

Sebanyak 30% dari penghasilan bulanan menjadi salah satu acuan untuk menjaga total cicilan agar tidak melebihi kemampuan keuangan. Angka ini dapat digunakan sebagai referensi dalam mengevaluasi beban cicilan, bukan sebagai batas yang otomatis berlaku untuk setiap kondisi keuangan.

Misalnya, penghasilan bulanan Rp8 juta. Jika menggunakan acuan 30%, total cicilan yang perlu diperhatikan adalah sekitar Rp2,4 juta per bulan.

Namun, kemampuan membayar juga dipengaruhi oleh kebutuhan rutin, tanggungan, serta kondisi keuangan masing-masing. Karena itu, jangan hanya melihat nominal cicilan, tetapi pertimbangkan keseluruhan arus kas.

Pisahkan Cicilan dari Pengeluaran Rutin

Setelah mengetahui jumlah cicilan, pisahkan dana untuk membayar kewajiban tersebut dari pengeluaran sehari-hari.

Kamu bisa membagi penghasilan ke dalam beberapa kebutuhan, seperti:

– Cicilan dan kewajiban pembayaran

– Kebutuhan rumah tangga dan sehari-hari

– Tabungan atau dana darurat

– Kebutuhan pribadi dan hiburan

Pembagian ini tidak harus menggunakan persentase yang sama untuk setiap orang. Jumlah pengeluaran tetap berada dalam batas yang dapat ditanggung berdasarkan kondisi keuangan masing-masing.

Prioritaskan Pembayaran Tepat Waktu

Cicilan merupakan kewajiban yang perlu diperhitungkan dalam anggaran bulanan. Tentukan tanggal pembayaran dan sisihkan dananya sebelum digunakan untuk kebutuhan lain.

Pembayaran tepat waktu juga membantu menghindari konsekuensi yang tercantum dalam perjanjian pinjaman, seperti denda keterlambatan jika memang berlaku.

Agar lebih mudah, kamu dapat menggunakan pengingat kalender atau mengatur pembayaran sesuai fasilitas yang tersedia pada produk pinjaman.

Jangan Menutup Cicilan dengan Pinjaman Baru

Ketika pengeluaran meningkat, mengambil pinjaman baru untuk membayar cicilan yang sedang berjalan dapat membuat jumlah kewajiban semakin sulit dikendalikan.

Hindari pola “gali lubang tutup lubang”, yaitu membayar pinjaman dengan pinjaman baru.

Jika kondisi keuangan mulai terbebani cicilan, evaluasi kembali pengeluaran dan kemampuan membayar sebelum mengambil kewajiban baru.

Perhatikan Total Biaya Pinjaman

Jangan hanya melihat nominal dana yang diterima atau besarnya cicilan bulanan. Sebelum mengajukan pinjaman, perhatikan juga bunga, provisi, biaya layanan, denda jika ada, tenor, dan total kewajiban pembayaran.

Informasi tersebut dapat membantu memberikan gambaran mengenai biaya yang perlu ditanggung selama masa pinjaman. Pastikan seluruh komponen biaya dan mekanisme pembayaran tercantum dalam informasi produk serta perjanjian.

Sisakan Dana untuk Kondisi Tidak Terduga

Mengatur keuangan saat punya cicilan bukan berarti seluruh penghasilan digunakan untuk membayar utang. Tetap sisihkan dana untuk kebutuhan yang tidak terduga.

Dana darurat dapat membantu ketika terjadi pengeluaran mendadak atau perubahan kondisi pemasukan. Besarnya dana yang perlu disiapkan dapat disesuaikan dengan pengeluaran rutin, tanggungan, dan kondisi masing-masing.

Jika penghasilan berubah setiap bulan, seperti pada freelancer atau pekerja dengan pendapatan tidak tetap, evaluasi anggaran secara berkala agar cicilan tetap dapat dibayarkan ketika pemasukan sedang turun.

Pertimbangkan Kembali Sebelum Mengajukan Pinjaman Baru

Sebelum menambah cicilan, hitung kembali seluruh kewajiban yang sedang berjalan. Periksa apakah cicilan baru masih dapat dibayar setelah kebutuhan rutin dan kewajiban lainnya diperhitungkan.

Riwayat pembayaran juga perlu diperhatikan. Informasi mengenai fasilitas kredit yang dilaporkan ke SLIK dapat menjadi salah satu informasi yang digunakan dalam proses penilaian kredit. Karena itu, menjaga pembayaran tetap sesuai perjanjian menjadi bagian dari pengelolaan pinjaman.

Pinjaman Online dari Bank untuk Kebutuhan yang Terencana

Istilah pinjaman online dari bank dapat merujuk pada fasilitas pinjaman yang diajukan secara digital melalui aplikasi bank. Berbeda dengan fintech lending, pengajuan pinjaman melalui bank merupakan bagian dari layanan perbankan yang diberikan oleh bank sesuai produk dan ketentuan yang berlaku.

Salah satu fasilitas yang dapat digunakan nasabah untuk mengajukan pinjaman secara digital adalah Neo Pinjam. Neo Pinjam di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce merupakan fasilitas pinjaman tanpa jaminan dari Bank Neo Commerce yang dapat diajukan melalui aplikasi neobank, dengan limit hingga Rp100 juta dan tenor hingga 12 bulan. 

Sebelum mengajukan pinjaman neobank, pastikan membaca informasi produk, memahami bunga dan biaya, serta memilih jumlah dan tenor yang sesuai dengan kemampuan membayar.

***

Fitur, limit, bunga, tenor, biaya, persyaratan, dan ketentuan Neo Pinjam dapat berubah sesuai kebijakan Bank Neo Commerce. Pengajuan dan persetujuan pinjaman mengikuti hasil penilaian kelayakan kredit dan ketentuan yang berlaku.

Pinjaman merupakan komitmen finansial. Pastikan kamu memahami kewajiban pembayaran sebelum mengajukan fasilitas kredit.

Jika ingin mencoba Neo Pinjam unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM

Memasarkan produk secara daring telah menjadi keniscayaan bagi pengusaha UMKM di tengah era digital. Sayangnya, belum semua pengusaha UMKM dapat mengoptimalkan penjualan secara daring untuk menambah omzet.

JAKARTA – Memasarkan produk secara daring telah menjadi keniscayaan bagi pengusaha UMKM di tengah era digital. Sayangnya, belum semua pengusaha UMKM dapat mengoptimalkan penjualan secara daring untuk menambah omzet.

Weliyan Tanoyo, Founder Digifolium, mengatakan bahwa terdapat dua kendala umum pengusaha UMKM belum dapat memaksimalkan penjualan daring, yakni tidak terbiasa dengan beragam fitur di lokapasar (marketplace) dan keterbatasan jumlah sumber daya manusia (SDM).

“Jadi sebenarnya bukan gaptek (gagap teknologi), hanya belum terbiasa. Yang berikutnya banyak UMKM masih single fighter, sehingga kemampuannya terbatas. Pelatihan dan materi yang bagus tidak segera dikerjakan sehingga lupa,” ujarnya di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Weliyan menuturkan hal itu ketika menjadi pembicara pada sesi Digitalization Bootcamp yang merupakan rangkaian kegiatan Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026: Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas Membuka Pasar Global.

Kegiatan bootcamp UMKM itu diselenggarakan oleh Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang menghadirkan 230 pelaku UMKM, termasuk 180 UMKM binaan SETC dan 50 pengusaha UMKM yang tergabung dalam Jakpreneur. SETC merupakah bagian dari program pemberdayaan UMKM oleh PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di bawah Payung Program Keberlanjutan ”Sampoerna untuk Indonesia”.

Weliyan menuturkan, pengusaha UMKM perlu secara konsisten melakukan pengelolaan waktu untuk meningkatkan kemampuan pemasaran daring. Pengelolaan waktu yang konsisten membantu pelaku UMKM menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usahanya.

UMKM juga perlu cermat dan bijak mengakali lesunya penjualan. Jika produk andalan sedang sepi, pengusaha UMKM dapat mencoba produk lain yang masih terkait untuk mempertahankan kinerja penjualan. Dia mencontohkan ketika penjualan sepatu sepi, pengusaha UMKM dapat mencoba menjual sabuk atau ikat pinggang.

Manfaatkan Fitur Live Streaming

Pada kesempatan yang sama, Rika Yeo, Womanpreneur & E-Commerce Coach membagikan kiat memanfaatkan dan mempraktikan live streaming untuk memasarkan produk UMKM. Live streaming harus punya tujuan yang jelas yakni memasarkan produk yang direncanakan dan dapat dikombinasikan dengan produk unggulan.

Menurutnya, kunci keberhasilan penjualan secara live streaming ialah harus mampu berinteraksi secara aktif dengan penonton. Makin banyak interaksi menandakan aktivitas live streaming berjalan baik dan bakal disarankan oleh lokapasar.

“Rumusnya sederhana, cukup ingat SKSD Aja. SKSD Aja itu singkatan dari Sapa atau menyapa penonton. Berikutnya Kenalan, Spill problem konsumen, lalu Diskon. Jangan lupa untuk selalu selipkan Ajakan untuk membeli,” katanya.

Rika lantas membagikan kiat agar konsumen membeli produk yang dipasarkan secara live streaming. Menurutnya, produk yang dipasarkan harus mampu menyelesaikan masalah konsumen, memberikan manfaat, dan tunjukkan bukti yang kemudian ditutup dengan ajakan membeli.

“Kita bisa mulai dari masalah yang dihadapi konsumen, lalu tunjukkan bukti, dan demonstrasikan hal yang mau ditonjolkan dari produk. Calon pembeli akan tertarik ketika melihat bukti. Diskon dapat diberikan saat konsumen melakukan check out,” tambahnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

“Satu Jalur, Sejuta Cerita”: Merayakan Kisah-kisah Jalur Komuter Indonesia

Jakarta, 9 Oktober 2026 – Kereta api kian menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Indonesia. Sepanjang 2025, KAI Commuter mengangkut lebih dari 400 juta penumpang secara nasional, tumbuh sekitar 7% dibanding tahun sebelumnya, dengan 349,3 juta di antaranya merupakan pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek.

Pertumbuhan tersebut diiringi modernisasi armada. Sejak Juni 2025, 11 rangkaian KRL generasi baru produksi CRRC Sifang, dengan total 132 kereta, bertahap beroperasi di lintas Bogor dan Cikarang. Rangkaian ini menghadirkan sistem pendingin yang lebih baik, interior yang lebih lega, teknologi keselamatan terbaru, serta fasilitas yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil.

Di balik semua pencapaian tersebut, ada jutaan cerita perjalanan. Mulai pelajar yang berangkat ke sekolah, pekerja yang pulang ke rumah, hingga keluarga yang menjelajah kota. Sebagai bentuk apresiasi atas kemajuan transportasi publik Indonesia sekaligus ruang bagi masyarakat untuk merekam cerita tersebut, CRRC Sifang selaku produsen Kereta Cepat Whoosh dan KRL generasi baru, kembali menyelenggarakan CRRC Commuter Line Drawing and Photography Competition 2026. Kompetisi ini merupakan edisi kedua, setelah edisi perdana pada 2024 yang digelar untuk merayakan satu tahun beroperasinya Whoosh.

Mengusung tema “Satu Jalur, Sejuta Cerita”, kompetisi ini mengajak peserta menuangkan pengalaman, pengamatan, maupun imajinasi tentang kehidupan yang terhubung melalui Commuter Line. Setiap karya wajib menghadirkan rangkaian KRL generasi baru produksi CRRC Sifang sebagai elemen utama.

Kompetisi menggambar terbuka gratis bagi pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK/MA di wilayah Jabodetabek diikuti oleh 1.414 peserta dari 29 sekolah. Hasil karya yang terkumpul terdiri atas 754 peserta jenjang SMP/MTs dari 13 sekolah dan 660 peserta jenjang SMA/SMK/MA dari 16 sekolah. Dari seluruh karya tersebut, dewan juri melakukan proses kurasi dan hingga terpilih menjadi 10 besar karya terbaik.

Sementara itu, kompetisi fotografi terbuka bagi komunitas pecinta kereta api (railfans) dan umum di seluruh lintas layanan Commuter Line Jabodetabek. Setiap peserta dapat mengirimkan hingga tiga karya foto. Kompetisi ini diikuti oleh 269 peserta dari 43 komunitas.

Seluruh karya dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas praktisi dan profesional di bidang seni dan fotografi. Ada lima aspek penilaian: kesesuaian tema, kreativitas dan orisinalitas, teknik, komposisi visual, serta kekuatan pesan. 

“Kami terkesan melihat bagaimana tema ‘Satu Jalur, Sejuta Cerita’ ditafsirkan dengan begitu beragam. Peserta tidak sekadar menggambar atau memotret kereta, tetapi menangkap manusia dan cerita di dalamnya. Bagi kami, ini menunjukkan bahwa transportasi publik telah menjadi bagian dari keseharian Masyarakat,” ujar Mr. Han Wenfeng, General Manager CRRC Sifang Co., Ltd. untuk Wilayah Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian program ini, pada Rabu, 16 September 2026, CRRC Sifang juga sempat mengajak siswa dan guru SMPN 3 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, mengikuti study tour untuk mengenal langsung teknologi kereta cepat dan KRL generasi baru.

Perjalanan dimulai dari Stasiun Padalarang menggunakan Kereta Cepat Whoosh menuju Stasiun Halim, Jakarta. Dari sana, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line sebelum mengunjungi Museum Nasional. Selama study tour, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai perkembangan Indonesia, salah satunya dari sisi transportasi publik, khususnya Kereta Cepat Whoosh dan KRL Commuter Line generasi baru produksi CRRC Sifang. Melalui pengalaman ini, siswa tidak hanya merasakan langsung kenyamanan dan kecepatan Whoosh, tetapi juga memahami peran transportasi publik dalam menghubungkan kota-kota di Indonesia.

“Kami ingin para siswa tidak hanya mengenal kereta cepat dan KRL dari gambar, tetapi merasakan langsung teknologinya. Harapannya, pengalaman ini dapat menumbuhkan minat mereka pada dunia teknologi dan transportasi, dan kelak sebagian dari mereka ikut membangun perkeretaapian Indonesia,” ujar Mr. Han Wenfeng, General Manager CRRC Sifang Co., Ltd. untuk Wilayah Indonesia.

Dengan terselenggaranya edisi kedua ini, CRRC Sifang berharap kompetisi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar, komunitas, serta masyarakat di tahun-tahun mendatang.

“Kereta yang kami bangun pada akhirnya adalah tentang manusia yang menggunakannya. Melalui kompetisi ini, kami ingin generasi muda dan komunitas melihat transportasi publik bukan sekadar sarana berpindah tempat, melainkan bagian dari cerita hidup mereka. Kami mengajak lebih banyak pelajar, guru, dan komunitas untuk bersiap mengikuti kompetisi berikutnya dan terus membagikan cerita perjalanan mereka melalui karya,” tutup Mr. Han Wenfeng, General Manager CRRC Sifang Co., Ltd. untuk Wilayah Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia

BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan BRI Gebyar Lelang, sebuah kegiatan lelang yang diselenggarakan secara serentak di 74 lokasi di seluruh Indonesia. Partisipasi ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam mendukung optimalisasi pengelolaan aset serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh berbagai aset melalui mekanisme lelang yang transparan dan kompetitif.

Melalui kegiatan BRI Gebyar Lelang, BRI Region 6 turut mendukung upaya peningkatan nilai dan pemanfaatan aset secara optimal, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai aset-aset yang ditawarkan melalui proses lelang. Kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud sinergi BRI dalam menghadirkan proses bisnis yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Penyelenggaraan BRI Gebyar Lelang secara serentak di 74 lokasi di seluruh Indonesia mencerminkan komitmen BRI untuk terus meningkatkan efektivitas pengelolaan aset serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses lelang yang diselenggarakan.

Dengan berpartisipasi dalam kegiatan ini, BRI Region 6 berharap dapat mendukung keberhasilan program BRI Gebyar Lelang sekaligus memperkuat kontribusi BRI dalam menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat. Semangat BRILiaN terus diwujudkan melalui berbagai inisiatif strategis yang mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan pelayanan terbaik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Logistik Sabet 4 Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang jasa logistik, kembali mencatatkan prestasi melalui kinerja kehumasan dengan meraih empat penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Penghargaan tersebut diterima oleh Manager of Public Relations KAI Logistik, Adjeng Putri Adhatu, dalam acara yang berlangsung di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, Kamis (08/10).

Anugerah Humas Indonesia merupakan ajang yang mengukur kinerja akuntabilitas komunikasi dan keterbukaan informasi publik badan publik. Memasuki penyelenggaraan kedelapan, AHI menjadi salah satu wadah apresiasi bagi institusi dalam mengembangkan praktik komunikasi publik yang informatif, inovatif, dan akuntabel. Tahun ini, kompetisi mencakup enam kategori, yaitu Pelayanan Informasi Publik Terinovatif, PPID Terbaik, Media Internal, Kanal Digital, Program Kehumasan Pemerintah (Government Public Relations/GPR), serta Kartini Humas Indonesia. Proses penjurian berlangsung secara daring dan luring selama lima hari pada 1–5 September 2026 dengan melibatkan dewan juri yang berasal dari kalangan praktisi humas, komunikasi publik, jurnalis, akademisi, dan pakar branding.

Pada penyelenggaraan tahun ini, KAI Logistik berhasil meraih penghargaan pada empat kategori, yakni Gold untuk Kategori Kanal Digital, Gold untuk Kategori Program Kehumasan Pemerintah (Government Public Relations/GPR), Silver untuk Kategori Media Internal melalui video profile KAI Logistik, serta Bronze untuk Kategori Media Internal meelalui majalah internal. Raihan tersebut menjadi apresiasi atas berbagai upaya komunikasi yang dilakukan KAI Logistik dalam menyampaikan informasi perusahaan, memperkuat keterhubungan dengan pemangku kepentingan, serta menghadirkan program komunikasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Manager of Public Relations KAI Logistik, Adjeng Putri Adhatu, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi tim kehumasan untuk terus menghadirkan komunikasi yang relevan dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun masyarakat. “Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja kolaboratif seluruh tim dalam mengelola komunikasi KAI Logistik, baik melalui kanal digital, media internal, video profil, maupun program kehumasan. Kami melihat penghargaan ini bukan sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi agar semakin informatif, kreatif, dan dekat dengan kebutuhan publik,” ujarnya.

Salah satu capaian yang mendapat apresiasi adalah Program Kehumasan “Paw-sitive Impact”, yang mengangkat informasi edukasi mengenai layanan pengiriman hewan peliharaan melalui KALOG Express. Program tersebut dikembangkan dengan pendekatan komunikasi 360 degree melalui kolaborasi bersama komunitas, blogger, dan influencer di media sosial. Melalui pendekatan tersebut, informasi mengenai layanan pengiriman hewan peliharaan dikemas secara lebih dekat dan mudah dipahami masyarakat, sekaligus memperkenalkan kapabilitas KAI Logistik dalam mendukung kebutuhan logistik yang beragam.

Penguatan komunikasi juga dilakukan melalui pengembangan berbagai media dan program kehumasan yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian informasi, tetapi turut membangun engagement dengan publik. Hal ini diwujudkan melalui pengelolaan media internal, pengembangan konten digital, video profil, kampanye tematik, hingga kolaborasi dengan komunitas dan kreator dalam memperluas jangkauan pesan perusahaan. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI Logistik untuk membangun komunikasi dua arah yang adaptif sekaligus memperkuat reputasi perusahaan sebagai penyedia jasa logistik yang terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.

Ke depan, KAI Logistik akan terus memperkuat peran kehumasan sebagai bagian dari strategi komunikasi perusahaan melalui pengelolaan informasi yang transparan, pengembangan kanal komunikasi yang adaptif, serta program yang mampu membangun engagement dengan publik. Raihan empat penghargaan pada AHI 2026 diharapkan menjadi dorongan bagi KAI Logistik untuk terus menghadirkan praktik komunikasi yang berkesinambungan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap perusahaan sebagai penyedia jasa logistik berbasis konektivitas perkeretaapian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PTPN III Perkenalkan Platform Digital Terintegrasi dalam Forum Inovasi Teknologi Danantara 2026

Jakarta – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III, sebagai Holding Perkebunan Nusantara, memperkenalkan inovasi tata kelola teknologi informasi terintegrasi dalam kegiatan Road to Danantara Technology, Innovation and Investment Forum (DTIIF) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (8/10).

Mengusung tema “Shaping the Future of Digital & Financial Innovation in Indonesia” dengan semangat “From Emerging Technology to Investable Growth”, forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong percepatan transformasi digital, pengembangan inovasi teknologi, serta penguatan ekosistem investasi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Divisi Transformasi Digital PTPN III (Persero), Prasetyo Mimboro, memaparkan keberhasilan perusahaan dalam mengembangkan Sistem Penyelenggaraan Teknologi Informasi (PTI), sebuah platform digital terintegrasi yang dirancang untuk memperkuat tata kelola, manajemen risiko, pemantauan kinerja, serta pengukuran dampak implementasi teknologi informasi di seluruh entitas PTPN Group.

Prasetyo menjelaskan bahwa pengembangan platform tersebut menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam memastikan setiap inisiatif transformasi digital dapat dikelola secara terukur, akuntabel, dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

“PTPN telah berhasil mengembangkan platform Penyelenggaraan Teknologi Informasi (PTI) yang memungkinkan perusahaan mengukur dampak dari setiap inisiatif transformasi digital. Melalui platform ini, kami tidak hanya melakukan pengukuran dampak, tetapi juga mengintegrasikan seluruh proses penyelenggaraan teknologi informasi di lingkungan korporasi, mulai dari perencanaan, implementasi, pemantauan, hingga evaluasi kinerja,” ujar Prasetyo.

Platform PTI dikembangkan sebagai pusat pengelolaan dan pelaporan teknologi informasi yang mengintegrasikan berbagai aspek, mulai dari perencanaan program kerja, pengelolaan anggaran, pemantauan indikator kinerja, pengukuran tingkat kematangan tata kelola TI, hingga pengawasan keamanan siber dan evaluasi implementasi program digitalisasi.

Melalui sistem tersebut, Holding PTPN III dapat memantau perkembangan dan kinerja transformasi digital di seluruh entitas secara lebih komprehensif melalui dashboard terintegrasi. Sistem ini juga memungkinkan proses pelaporan manajemen dilakukan secara berkala, sekaligus mendukung identifikasi risiko dan pengambilan keputusan berbasis data.

Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan bahwa transformasi digital PTPN Group tidak hanya diarahkan pada pengembangan aplikasi, tetapi juga pada penyelarasan proses bisnis antara Holding, Subholding, dan seluruh entitas operasional perusahaan.

Hal ini sejalan dengan Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) PTPN Group periode 2025–2029 yang mengusung arah pengembangan Digital, Sustainability, and Growth, dengan fokus pada penguatan teknologi pertanian atau AgriTech, integrasi sistem, serta pengembangan kapabilitas sumber daya manusia digital.

Dalam roadmap tersebut, PTPN Group telah menetapkan 15 use case transformasi digital yang direncanakan untuk dikembangkan selama lima tahun, dengan tujuh inisiatif prioritas pada periode 2025–2026. Sejumlah inisiatif tersebut mencakup pemantauan kesehatan tanaman (health monitoring), optimalisasi panen (harvest optimization), pemantauan operasional pabrik secara real-time, optimalisasi perencanaan transportasi, serta pengembangan dashboard kinerja operasional kebun dan pabrik.

Selain pengembangan berbagai solusi digital, PTPN Group juga memperkuat enam aspek pendukung teknologi (tech enablers), antara lain pengembangan business cockpit platform, pengelolaan data secara komprehensif, optimalisasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP), pengelolaan aset digital, integrasi layanan berbasis API, serta penguatan keamanan siber.

Transformasi tersebut turut didukung melalui pengembangan Digital Academy sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan sumber daya manusia dalam mengadopsi teknologi serta mendukung implementasi digitalisasi secara berkelanjutan.

Keberhasilan pengembangan platform PTI juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan BUMN lainnya. Platform ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai solusi Software as a Service (SaaS) yang dapat dimanfaatkan dalam memperkuat tata kelola teknologi informasi dan pengukuran dampak transformasi digital secara terintegrasi.

Partisipasi PTPN III dalam forum DTIIF 2026 sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda transformasi BUMN yang didorong Danantara Indonesia, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan proses bisnis yang lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada penciptaan nilai.

Melalui pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi, PTPN III terus memperkuat langkah transformasinya menuju World-Class Smart Agri Company, sekaligus mendukung modernisasi sektor perkebunan nasional serta agenda ketahanan pangan dan energi Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Besi Datang Tepat Waktu dan Utuh, Ini yang Disiapkan Sentral Besi Pratama Putra

Keterlambatan pengiriman besi dapat menghentikan pekerjaan, menambah biaya, dan menggeser jadwal proyek. Karena itu, distributor dengan sistem pengiriman yang terkelola membantu memastikan material tiba tepat waktu dan pekerjaan tetap berjalan lancar.

Pekerjaan pembesian berhenti sejak pagi karena truk belum juga datang. Tukang menunggu, alat menganggur, dan jadwal pengecoran bergeser. Pemandangan semacam ini akrab di banyak proyek. Karena itu memilih toko besi terdekat bukan lagi sekadar urusan kenyamanan.

Persoalannya bukan kejadian sesekali. Penelitian yang dimuat Jurnal Kajian Teknik Sipil pada 2025 memetakan penyebab keterlambatan proyek di Indonesia. Keterlambatan pengiriman material menempati peringkat kedua dengan angka 62 persen. Posisinya hanya kalah dari perubahan desain oleh pemilik proyek.

Dampaknya merembet ke banyak arah. Upah harian tetap berjalan meski tidak ada pekerjaan yang selesai. Sewa alat ikut terbuang dan urutan pekerjaan berikutnya mundur. Pada proyek berdenda, selisih beberapa hari saja sudah terasa.

Kemampuan pemasok mengantar tepat waktu karena itu bernilai setara dengan harganya. Memilih distributor besi baja yang mengelola pengirimannya sendiri memberi kepastian lebih. Jadwal bisa disepakati, bukan sekadar diperkirakan.

Keterlambatan Material Tidak Pernah Berdiri Sendiri

Satu kiriman yang meleset jarang berhenti sebagai satu masalah. Pekerjaan struktur tersusun berantai dan saling menunggu. Pembesian yang tertunda membuat bekisting ikut tertunda. Pengecoran akhirnya bergeser ke hari yang belum tentu cerah.

Biaya yang Tidak Pernah Masuk Rencana Anggaran

Pos biaya akibat menunggu hampir tidak pernah dianggarkan. Upah tim yang tidak produktif tetap dibayar penuh. Mobilisasi ulang alat berat menimbulkan ongkos tambahan. Semuanya muncul tanpa menambah satu pun volume pekerjaan.

Material besi yang tiba dalam kondisi melengkung menimbulkan persoalan serupa. Batang harus diluruskan atau bahkan diganti. Waktu yang terpakai untuk itu tidak pernah kembali.

Mengapa Toko Besi Terdekat Lebih Mudah Menjaga Ketepatan Kirim

Jarak tempuh menentukan banyak hal dalam pengantaran material besi berukuran panjang. Rute pendek memperkecil kemungkinan terjebak kemacetan dan penutupan jalan. Pengiriman susulan di hari yang sama pun masih memungkinkan. Pada pekerjaan yang berjalan cepat, keluwesan semacam itu sangat berharga.

Pemasok Berarmada Sendiri dan Pemasok yang Menitipkan Pengiriman

Perbedaan keduanya justru terasa ketika ada perubahan mendadak. Pemasok dengan armada sendiri bisa mengatur ulang urutan pengantaran. Pemasok yang menitipkan ke jasa angkut pihak ketiga punya ruang lebih sempit. Jadwalnya mengikuti rute penyedia angkutan, bukan kebutuhan proyek.

Penanganan saat bongkar muat juga tidak sama. Kru yang terbiasa membawa besi tahu cara menata muatan agar tidak melengkung. Batang panjang membutuhkan tumpuan di beberapa titik, bukan sekadar ditumpuk.

Yang Disiapkan Sentral Besi Pratama Putra di Sepanjang

CV Sentral Besi Pratama Putra menempati Jalan Raya Taman Nomor 8, Sepanjang, Sidoarjo. Posisinya berada di jalur yang menghubungkan Sidoarjo dengan Surabaya. Perusahaan ini bergerak sebagai distributor besi baja yang melayani pembelian retail maupun kebutuhan proyek. Pengantaran dijalankan memakai armada miliknya sendiri.

Ragam barang yang tersedia mencakup kebutuhan struktur sekaligus pekerjaan pelengkap:

• besi beton polos dan ulir serta besi siku

• profil kanal C, UNP, WF, dan H Beam

• plat strip, plat eser, dan plat bordes

• pipa air, pipa gas, dan pipa kotak

• aksesoris pagar serta kawat las

Kelengkapan semacam itu memangkas jumlah pemasok yang perlu dihubungi. Satu nota, satu jadwal kirim, dan satu pihak yang bertanggung jawab. Bagi pelaksana, penyederhanaan ini mengurangi pekerjaan administrasi yang tidak perlu.

Layanan berjalan Senin sampai Sabtu pada pukul 08.00 hingga 16.00. Pemesanan dapat ditempuh lewat saluran telepon maupun pesan WhatsApp. Jalur surel tersedia untuk kebutuhan penawaran tertulis.

Langkah Memastikan Material Sampai Utuh dan Tepat Waktu

1. Sampaikan jadwal pekerjaan, bukan hanya tanggal yang diinginkan untuk pengiriman.

2. Pastikan akses menuju titik bongkar cukup lebar bagi kendaraan pengangkut.

3. Sepakati sejak awal siapa yang menyiapkan tenaga bongkar di lokasi.

4. Siapkan alas dan tumpuan agar batang panjang tidak melengkung saat ditumpuk.

5. Periksa jumlah, ukuran, dan kondisi material besi sebelum surat jalan ditandatangani.

Langkah pertama paling sering dilewatkan. Pemasok yang mengetahui urutan pekerjaan dapat menyusun prioritas pengantaran. Informasi sesederhana itu kerap menyelamatkan jadwal pengecoran.

Menjadikan Toko Besi Terdekat sebagai Mitra Jadwal

Harga material tentu tetap menjadi pertimbangan utama. Namun selisih beberapa persen kehilangan artinya ketika pekerjaan berhenti menunggu. Ketepatan kirim dan kondisi barang saat tiba punya nilai ekonomi yang nyata.

Hubungan dengan pemasok sebaiknya dibangun sejak tahap perencanaan. Berbagi jadwal pekerjaan memungkinkan penyesuaian dilakukan jauh sebelum kebutuhan mendesak. Toko besi terdekat yang memahami ritme proyek bisa menyesuaikan pengantaran tanpa banyak negosiasi ulang.

Sentral Besi Pratama membuka ruang diskusi semacam itu bagi pelaksana di Sidoarjo dan sekitarnya. Kebutuhan material besi dapat dibicarakan lebih dulu, termasuk urutan dan waktu pengantarannya. Pendekatan ini menempatkan pemasok sebagai bagian dari perencanaan, bukan sekadar penyedia barang.

Pertanyaan yang Sering Muncul

1. Seberapa besar pengaruh keterlambatan material terhadap jadwal proyek?

Penelitian pada 2025 menempatkannya sebagai penyebab keterlambatan terbesar kedua di Indonesia dengan angka 62 persen.

2. Apa keuntungan memesan dari pemasok yang memiliki armada sendiri?

Jadwal pengantaran lebih mudah disesuaikan ketika urutan pekerjaan di lapangan berubah mendadak.

3. Kapan jadwal pengiriman sebaiknya dibicarakan dengan pemasok?

Sejak tahap perencanaan, agar urutan pengantaran bisa mengikuti tahapan pekerjaan di lokasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga WTI Pekan Depan Dibayangi Tekanan Jual dan Ketidakpastian Pasokan

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan pelemahan pada pekan depan setelah gagal menembus zona resistance US$93,15–US$94,72. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, penolakan harga di area tersebut membuka peluang bagi minyak untuk bergerak turun menuju support US$88,61–US$86,82. Secara teknikal, pergerakan ini berpotensi membentuk pola ABC Correction yang mendukung skenario koreksi lanjutan.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menjelaskan bahwa kegagalan WTI melewati resistance menunjukkan tekanan jual masih perlu diperhatikan. Pada timeframe Daily, harga membentuk rejection setelah mencoba menembus area US$93,15–US$94,72. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa momentum kenaikan belum cukup kuat untuk mengonfirmasi perubahan arah tren.

Menurut analisis Dupoin Futures, zona resistance tersebut akan menjadi salah satu level kunci untuk menentukan arah WTI pada pekan depan. Apabila harga kembali menguji resistance tetapi gagal menembusnya, peluang penurunan menuju US$88,61–US$86,82 masih terbuka. Sebaliknya, jika WTI mampu menembus dan bertahan di atas resistance, skenario bearish yang dipantau Dupoin Futures perlu ditinjau kembali.

Pola ABC Correction yang berpotensi terbentuk mencerminkan kemungkinan berlanjutnya fase koreksi setelah harga mengalami pergerakan naik sebelumnya. Dalam skenario ini, Dupoin Futures melihat zona US$88,61–US$86,82 sebagai area support yang perlu diperhatikan. Reaksi harga ketika mencapai zona tersebut akan membantu menunjukkan apakah tekanan jual masih dominan atau mulai mereda.

Dari sisi fundamental, prospek pemulihan pasokan minyak global dapat menjadi faktor yang membatasi kenaikan harga. Apabila distribusi energi dari Timur Tengah kembali berjalan lebih normal dan arus ekspor meningkat, kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan berpotensi berkurang. Kondisi tersebut dapat mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya menopang harga minyak.

Namun, Dupoin Futures menilai risiko gangguan pasokan masih menjadi faktor yang dapat meningkatkan volatilitas WTI. Serangan terhadap kapal tanker dan ketidakpastian pengiriman melalui Selat Hormuz berpotensi menghambat distribusi minyak mentah. Jika gangguan kembali meningkat, harga minyak dapat mengalami rebound meskipun struktur teknikal masih menunjukkan risiko penurunan.

Perkembangan terbaru memperlihatkan bagaimana sentimen geopolitik dapat mengubah arah harga dalam waktu singkat. Reuters melaporkan pada Jumat, 9 Oktober 2026, bahwa harga WTI turun sekitar US$0,52 menjadi US$90,97 per barel setelah komentar Presiden AS Donald Trump mengenai kemungkinan pembicaraan dengan Iran meredakan sebagian kekhawatiran terhadap gangguan pasokan. Namun, risiko tetap ada karena situasi di Timur Tengah belum sepenuhnya stabil dan ancaman terhadap distribusi energi masih menjadi perhatian pasar. 

Selain faktor geopolitik, potensi pemulihan pasokan dan perkembangan produksi minyak juga akan memengaruhi keseimbangan pasar. Reuters mencatat bahwa ancaman badai di Teluk Meksiko turut mengganggu produksi minyak lepas pantai AS, sehingga menambah ketidakpastian terhadap pasokan jangka pendek. Faktor tersebut dapat menahan penurunan harga meskipun tekanan jual muncul dari meredanya kekhawatiran konflik.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai bahwa pelaku pasar perlu mengamati perkembangan pasokan global bersamaan dengan respons harga terhadap resistance utama. Jika WTI tetap gagal menembus US$93,15–US$94,72, peluang koreksi menuju US$88,61–US$86,82 masih terbuka. Namun, peningkatan risiko gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz berpotensi memicu lonjakan harga dan membuat pergerakan minyak lebih volatil.

Dengan demikian, prediksi harga WTI pekan depan menurut analisis Dupoin Futures masih cenderung bearish selama harga belum berhasil menembus resistance US$93,15–US$94,72. Target penurunan berada di zona US$88,61–US$86,82, dengan pola ABC Correction sebagai salah satu skenario teknikal yang perlu dicermati.

Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa perkembangan geopolitik, pemulihan pasokan, serta kondisi distribusi energi dapat mengubah sentimen pasar. Karena itu, konfirmasi pergerakan harga tetap diperlukan sebelum menentukan apakah tekanan jual akan berlanjut atau digantikan oleh rebound.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026

Medan, Oktober 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Belawan mencatat kinerja positif dalam pelayanan arus barang hingga Agustus 2026, seiring dengan meningkatnya aktivitas general cargo, bag cargo, dan curah kering yang dilayani di wilayah operasionalnya.

Hingga Agustus 2026, trafik general cargo dan bag cargo tercatat sebesar 475.346 ton/m³, tumbuh 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 390.907 ton/m³. Peningkatan tersebut antara lain didorong oleh meningkatnya kegiatan bongkar pupuk dalam kemasan (in bag) dan semen dalam kemasan (in bag).

Sementara itu, arus curah kering hingga Agustus 2026 mencapai 4,12 juta ton, meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3,6 juta ton. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas bongkar muat komoditas bungkil dan cangkang, termasuk untuk mendukung kebutuhan industri dan perdagangan.

Dari sisi produktivitas, kinerja operasional general cargo hingga Agustus 2026 tercatat mencapai 1.722 ton/ship/day (t/s/d). Sementara produktivitas layanan curah kering mencapai 6.110 ton/ship/day (t/s/d). Capaian tersebut menunjukkan upaya Branch Belawan dalam menjaga efektivitas proses bongkar muat seiring dengan meningkatnya arus barang.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Belawan, Khoiruddin Lubis, mengatakan peningkatan arus barang menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menjaga kualitas layanan dan produktivitas operasional.

“Seiring dengan meningkatnya aktivitas bongkar muat, kami terus melakukan penguatan pada proses layanan dan koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat. Kami berupaya agar kegiatan operasional dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan prosedur, dengan tetap mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” ujar Khoiruddin.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari koordinasi antara Pelindo Multi Terminal, pengguna jasa, perusahaan pelayaran, dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional. Dengan meningkatnya aktivitas berbagai komoditas, penguatan koordinasi dan konsistensi penerapan standar operasional menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran layanan.

Ke depan, Pelindo Multi Terminal Branch Belawan terus mendorong optimalisasi produktivitas dan kualitas pelayanan untuk mendukung kelancaran arus barang serta aktivitas perdagangan dan industri di wilayah Sumatera Utara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES