IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun

IDX, IIX, dan BRIDS menyelenggarakan Indonesia Thematic Bonds Roundtable untuk membahas peluang pengembangan obligasi tematik dalam mendukung perekonomian yang inklusif dan tangguh.

Dengan Orange Bond sebagai salah satu studi kasus utama, forum ini mempertemukan pelaku pasar untuk membahas peluang pasar, praktik terbaik, serta langkah konkret dalam memperluas pipeline obligasi tematik di Indonesia.

Jakarta,
13 Agustus 2026
– Indonesia memiliki salah satu pasar
obligasi mata uang lokal terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai outstanding
mencapai sekitar Rp7.800 triliun (setara dengan USD480 miliar). Pemerintah
Indonesia juga telah menunjukkan kepemimpinan global dalam pengembangan
keuangan berkelanjutan, termasuk sebagai penerbit green sukuk terbesar di dunia,
sebuah instrumen pembiayaan inovatif yang kini telah direplikasi oleh berbagai
negara berkembang lainnya. Saat ini, surat utang negara mencakup lebih dari 90%
pasar obligasi domestik, mencerminkan peran sentral obligasi pemerintah
sekaligus menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan keuangan berkelanjutan di
masa depan.

Di tengah kondisi
tersebut, Indonesia mencatat tonggak baru dengan menjadi negara dengan komitmen
penerbitan Orange Bond terbesar di dunia sekaligus negara pertama yang
menerbitkan Orange Sukuk. Pencapaian ini justru didorong oleh sektor korporasi.
Jika penerbitan obligasi tematik di Indonesia selama ini banyak ditopang oleh
pemerintah, transaksi ini menandai semakin besarnya peran korporasi dalam
mendorong keuangan berkelanjutan, sekaligus membuka potensi pertumbuhan pasar
yang saling melengkapi. 

Sejalan
dengan momentum tersebut, Indonesia juga menargetkan penghimpunan Orange
Capital sebesar USD10 miliar pada tahun 2030, sebagaimana disepakati bersama
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan
Nasional (Bappenas). Pendanaan ini ditujukan untuk memberdayakan 100 juta
perempuan, anak perempuan, dan kelompok minoritas gender, khususnya dalam
mendukung aksi iklim dan pembangunan berkelanjutan yang berperspektif gender.

Untuk
memperkuat momentum tersebut, PT Bursa Efek Indonesia (IDX), Impact
Investment Exchange (IIX)
, dan PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)
menyelenggarakan Indonesia Thematic Bonds Roundtable bertajuk “Indonesia’s
Trillion-Rupiah Opportunity: Advancing an Inclusive and Resilient Economy
through Thematic Bonds” yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia.

Forum
ini mempertemukan calon penerbit obligasi dan para pelaku pasar modal untuk
membahas perkembangan pasar obligasi tematik di Indonesia, termasuk kerangka
kerja sebelum dan sesudah penerbitan (pre- and post-issuance framework) yang
diterapkan oleh para penerbit, dengan Orange Bond sebagai studi kasus utama.
Selain itu, forum ini juga akan membagikan pembelajaran dan praktik terbaik
dari berbagai penerbitan obligasi tematik, sekaligus merumuskan langkah-langkah
konkret untuk memperluas pipeline transaksi obligasi berbasis dampak
(impact-linked bonds) di Indonesia.

Listyorini Dian
Pratiwi, Wakil Direktur Pengembangan Perusahaan Tercatat Bursa Efek Indonesia,

mengatakan, “Momentum saat ini memberikan keyakinan kepada kami bahwa
target perolehan dana dari penerbitan instrumen utang berkelanjutan sebesar
lebih dari Rp200 triliun pada 2030, sebagaimana ditetapkan dalam Sustainable
Finance Roadmap, dapat tercapai. Nilai perolehan dana dari instrumen utang
berkelanjutan terus menunjukkan tren peningkatan dan sejak 2023 telah
berkontribusi lebih dari 10% terhadap total nilai perolehan dana instrumen
utang kami. Penerbitan Orange Bond dan Orange Sukuk oleh PNM tahun lalu yang
menjadi terobosan baru juga menunjukkan adanya permintaan yang jelas dari pasar
Indonesia terhadap peluang investasi yang berfokus pada gender. Seiring dengan
terus bertumbuhnya basis investor di pasar kami, kami meyakini pasar Indonesia
mampu menyerap lebih banyak penawaran instrumen utang berkelanjutan yang
inovatif dengan skala lebih besar di masa mendatang.”

Prof.
Shahnaz, CEO dan Founder Impact Investment Exchange (IIX),
mengatakan, “Selama lebih dari dua dekade, IIX membangun
infrastruktur pasar modal yang mampu menyalurkan investasi swasta untuk
mendorong kesetaraan gender dan ketahanan terhadap perubahan iklim. Indonesia
telah lama menjadi pasar prioritas bagi kami, mengingat besarnya pasar modal
nasional serta ambisi Indonesia dalam mengembangkan keuangan berkelanjutan. Penerbitan
perdana Orange Bond di Indonesia, yang didorong oleh sektor korporasi,
membuktikan bahwa modal tematik dapat bergerak melampaui neraca pemerintah dan
masuk ke arus utama pasar. Seiring Indonesia berupaya memobilisasi Orange
Capital sebesar USD10 Miliar pada 2030, kami terus bekerja bersama para mitra
ekosistem, termasuk BEI, BRIDS, serta para penerbit, investor, dan regulator
yang membentuk pasar ini, untuk menjalankan misi kami membangun perekonomian
yang inklusif dan tangguh melalui pasar modal yang memberikan manfaat bagi
semua. Roundtable ini merupakan bentuk kolaborasi yang kami butuhkan untuk
mewujudkannya.”

Plt.
Direktur Utama, Fifi Virgantria
mengatakan, “Obligasi
tematik membuka peluang besar untuk menghubungkan kebutuhan pendanaan korporasi
dengan meningkatnya minat investor terhadap investasi berkelanjutan. Sebagai
Joint Lead Underwriter (JLU) yang telah memimpin sejumlah penerbitan Orange
Bond dan Orange Sukuk, termasuk untuk PNM dan FIF, BRIDS melihat langsung
besarnya potensi pasar ini. Melalui kolaborasi dengan IDX dan IIX, kami
berharap semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan obligasi tematik sebagai
alternatif pendanaan sekaligus mempercepat terbentuknya pipeline penerbit
obligasi tematik di Indonesia.”

Rangkaian
acara roundtable meliputi pemaparan utama dari Bursa Efek Indonesia, sesi
pengenalan Orange Bond beserta peluang pasarnya oleh IIX, serta talk show
mengenai penerbitan Orange Bond pertama di Indonesia yang menghadirkan BRI
Danareksa Sekuritas, IIX, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Acara akan
dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan networking.

Indonesia
Thematic Bonds Roundtable diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas
partisipasi sektor korporasi dalam pasar obligasi tematik sekaligus mendukung
target nasional menghimpun Orange Capital sebesar USD10 miliar pada tahun 2030,
sejalan dengan posisi Indonesia sebagai ekonomi terbesar dan salah satu pasar
modal paling berkembang di Asia Tenggara.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Orange
Capital dan kerangka kerja Orange Bond, kunjungi https://orangemovement.global/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

Semangat kemerdekaan tahun ini hadir dengan kesempatan baru untuk memiliki hunian maupun ruang perkantoran di salah satu kawasan terintegrasi Jakarta Pusat. Melalui Promo Kemerdekaan 17•8•45,

Semangat kemerdekaan tahun ini hadir dengan kesempatan baru untuk memiliki hunian maupun ruang perkantoran di salah satu kawasan terintegrasi Jakarta Pusat. Melalui Promo Kemerdekaan 17•8•45, Menara Jakarta menghadirkan berbagai benefit spesial bagi konsumen yang ingin memiliki properti sekaligus menikmati kemudahan hidup dan beraktivitas di kawasan dengan akses premium.

Hadir hingga 31 Agustus 2026, Promo Kemerdekaan 17•8•45 menawarkan tiga benefit utama, yaitu 17 Bulan Free IPL, Rp 8 Juta Voucher ASRI Living, serta cicilan developer hingga 45 kali dengan bunga 0%. Rangkaian promo ini menjadi kesempatan menarik bagi konsumen yang ingin memiliki properti dengan skema pembayaran lebih ringan sekaligus menikmati berbagai keuntungan tambahan.

Nikmati Benefit Spesial Promo 17•8•45

Promo Kemerdekaan 17•8•45 dirancang untuk memberikan nilai lebih bagi konsumen yang ingin memiliki properti di Menara Jakarta. Melalui promo ini, konsumen dapat menikmati 17 Bulan Free IPL yang memberikan kemudahan dalam biaya pengelolaan properti, Rp 8 Juta Voucher ASRI Living untuk melengkapi kebutuhan lifestyle, serta cicilan developer hingga 45 kali dengan bunga 0% yang memberikan fleksibilitas lebih dalam proses pembayaran.

Dengan periode promo yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026, penawaran ini menjadi momentum tepat untuk mulai memiliki hunian maupun ruang perkantoran di kawasan strategis Jakarta Pusat. Berbagai benefit tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi konsumen yang ingin mendapatkan properti sekaligus menikmati kemudahan finansial dalam satu penawaran.

Menara Jakarta, Kawasan Terintegrasi dengan Akses Premium

Menara Jakarta merupakan kawasan hunian dan perkantoran terintegrasi seluas 5 hektare di Jakarta Pusat yang menghadirkan berbagai pilihan properti, mulai dari apartemen hingga office. Tidak hanya menjadi tempat tinggal dan bekerja, Menara Jakarta juga terus mengembangkan area lifestyle, commercial, dan working place yang mendukung berbagai kebutuhan aktivitas sehari-hari dalam satu kawasan.

Mengusung konsep Integrated, Menara Jakarta memberikan pengalaman kawasan yang lebih praktis dengan berbagai fungsi yang hadir dalam satu lingkungan. Keunggulan tersebut semakin lengkap dengan akses premium menuju berbagai destinasi penting di Jakarta Pusat. Berada dekat dengan Stasiun Rajawali serta memiliki akses mudah menuju Kemayoran, Menara Jakarta menawarkan konektivitas yang mendukung mobilitas menuju berbagai area bisnis, lifestyle, healthcare, hingga commercial hub di sekitarnya.

Dengan perpaduan lokasi strategis, kawasan terintegrasi, serta Promo Kemerdekaan 17•8•45, Menara Jakarta menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin memiliki properti sekaligus menikmati berbagai benefit spesial di momen kemerdekaan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Promo Kemerdekaan 17•8•45 dan pilihan properti

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BPR KS Carnival 2026: Menumbuhkan Semangat Kemerdekaan di Tengah Masyarakat

Semangat kemerdekaan terasa begitu hidup di BPR KS Leuwipanjang pada Sabtu, 8 Agustus 2026. BPR KS menggelar BPR KS Carnival 2026, sebuah acara yang dirancang bukan sekadar sebagai perayaan seremonial, melainkan sebagai ruang untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Lewat rangkaian lomba, bazar UMKM, hiburan musik, hingga penampilan kreatif dari berbagai tenant, BPR KS Carnival 2026 menunjukkan bahwa nilai patriotisme bisa disampaikan dengan cara yang hangat dan membumi — dirayakan bersama, bukan sekadar diperingati. Berikut rangkuman lengkap jalannya acara.

Merayakan Kemerdekaan Sebagai Nilai yang Terus Ditumbuhkan

BPR KS Carnival 2026 digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang jatuh setiap 17 Agustus. Acara ini bukan yang pertama kali diadakan — BPR KS Carnival sudah menjadi agenda rutin tahunan BPR KS, konsisten diselenggarakan setiap tahun sebagai wujud komitmen menjaga semangat kebangsaan tetap hidup di tengah masyarakat.

BPR KS Carnival digelar untuk menumbuhkan rasa patriotisme, terutama di kalangan generasi muda dan pelaku UMKM yang menjadi mitra BPR KS. Ia berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan sesaat, tetapi terus terpupuk lewat kegiatan-kegiatan yang mempertemukan masyarakat dalam suasana kebersamaan.

Nuansa merah putih mewarnai hampir seluruh sudut acara, mulai dari dekorasi, seragam panitia, hingga semangat para peserta yang hadir dengan antusias sejak pagi hari.

Rangkaian Acara yang Menghidupkan Semangat Kebangsaan

BPR KS Carnival 2026 diisi berbagai kegiatan yang dirancang agar pengunjung tidak sekadar menonton, tetapi ikut larut merasakan semangat kemerdekaan sepanjang hari.

Pengunjung bisa menikmati lomba-lomba khas tujuh belasan yang mengundang tawa dan mempererat kekompakan, bazar dengan beragam pilihan jajanan dan produk dari tenant UMKM, hingga hiburan musik yang menemani jalannya acara dari pagi hingga sore. Setiap kegiatan dirangkai dengan sentuhan nasionalisme, mengingatkan pengunjung akan nilai perjuangan dan kebersamaan yang menjadi semangat di balik peringatan kemerdekaan.

Salah satu momen yang turut mewarnai suasana adalah penampilan kreatif dari sejumlah tenant, dan beberapa cabang BPR KS, yang tampil dengan berbagai kostum dan karakter — salah satunya sosok Pejuang 45 yang menghadirkan kembali semangat perjuangan kemerdekaan di tengah keramaian acara. Penampilan semacam ini menjadi salah satu cara unik untuk mengajak pengunjung, khususnya generasi muda, mengenang jasa para pahlawan lewat pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian mereka.

Beberapa hal yang membuat rangkaian acara ini terasa hidup:

1. Lomba tujuh belasan yang mempererat kebersamaan

2. Penampilan kreatif tenant yang menghadirkan kembali semangat perjuangan dengan cara yang menghibur

3. Bazar UMKM yang sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk tumbuh

Antusiasme Masyarakat dan Tenant

Animo yang terlihat sepanjang acara mencerminkan sambutan positif dari masyarakat sekitar maupun tenant yang terlibat. Lebih dari 500 pengunjung tercatat memadati lokasi acara sepanjang hari, sementara lebih dari 10 tenant UMKM ikut ambil bagian, baik sebagai peserta bazar maupun penampil.

Beberapa tenant yang ikut berjualan mengungkapkan kesan positif atas jalannya acara. Menurut mereka, BPR KS Carnival 2026 berlangsung meriah dan tertata dengan baik, sehingga tidak hanya berhasil menghidupkan semangat kemerdekaan, tetapi juga memberikan keuntungan tersendiri dari hasil berjualan selama acara berlangsung. Dukungan terhadap pelaku UMKM juga menjadi bagian dari perhatian BPR KS dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain menghadirkan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya, BPR KS juga menyediakan solusi pembiayaan untuk mendukung kebutuhan usaha, salah satunya melalui SmartLoan, pinjaman dengan jaminan BPKB Mobil atau Motor. 

Antusiasme semacam ini menjadi indikasi bahwa perayaan kemerdekaan yang dikemas secara kolaboratif — melibatkan masyarakat dan pelaku usaha secara langsung — punya potensi besar untuk terus ditumbuhkan setiap tahunnya.

Mengapa Momentum Seperti Ini Penting Ditumbuhkan

BPR KS Carnival 2026 menunjukkan bagaimana sebuah lembaga keuangan bisa berperan lebih dari sekadar penyedia layanan finansial, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Alih-alih sekadar seremoni tahunan, acara ini dikemas sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan semangat patriotisme dengan kebersamaan warga dan pelaku UMKM.

Pendekatan semacam ini sejalan dengan semangat menjaga rasa cinta tanah air agar tetap relevan bagi generasi muda, tanpa kehilangan esensi perjuangan yang ingin diwariskan. Bagi pembaca yang ingin tahu lebih jauh soal produk-produk BPR KS, informasi lengkapnya bisa dicek di BPR KS, sementara aktivitas komunitas BPR KS lainnya bisa diikuti lewat Komunitas KS.

Penutup

BPR KS Carnival 2026 menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat terus ditumbuhkan lewat kegiatan yang dekat dengan keseharian masyarakat. Lewat kolaborasi bersama tenant dan rangkaian acara yang meriah, BPR KS berhasil menghadirkan momentum kebangsaan yang tidak hanya berkesan, tetapi juga bermakna bagi semua yang hadir.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Nikmati Perjalanan Merdeka Dengan Diskon Istimewa dari Daop 2 Bandung

Info Daop 2 Bd

Kamis, 13 Agustus 2026

Nikmati Perjalanan Merdeka Dengan Diskon Istimewa dari Daop 2 Bandung

Bandung (Jawa Barat), 13 Agustus 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengajak masyarakat untuk menikmati perjalanan pada Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2026 dengan memanfaatkan program diskon tarif sebesar 17 persen untuk seluruh perjalanan kereta api kelas ekonomi komersial dan tarif Rp.8,- untuk perjalanan KA Commuter Line.

Pada program diskon kali ini, penggunajasa keretaapi dapat melakukan pembelian tiket ekonomi komersial mulai tanggal 14 Agustus s.d. 17 Agustus 2026 untuk perjalanan pada tanggal 17 Agustus 2026, pembelian hanya melalui aplikasi Access by KAI dan web.kai.id.

Melalui program diskon ini diharapkan masyarakat dapat menikmati perjalanan menggunakan kereta api dengan lebih aman, nyaman, dan tarif yang lebih terjangkau. 

Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung menyediakan sebanyak 4.040 tempat duduk untuk kereta api ekonomi komersial keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung. Terdapat 13 layanan kereta api yang mendapatkan program diskon tersebut di wilayah Daop 2 Bandung.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa program diskon tarif ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan dengan tarif yang lebih terjangkau, aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa promo Hari Kemerdekaan.

“Program diskon tarif 17 persen ini merupakan bentuk dukungan KAI terhadap mobilitas masyarakat yang lebih aman dan nyaman pada hari kemerdekaan.

Kami melihat animo masyarakat untuk memanfaatkan jasa layanan KAI sangat baik, untuk itu Kami mengajak masyarakat yang belum merencanakan perjalanan liburan untuk segera memanfaatkan kesempatan ini sebelum kuota tempat duduk habis,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa kereta api menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat untuk berlibur bersama keluarga karena menawarkan kenyamanan, keamanan, serta efisiensi waktu perjalanan. Dengan adanya potongan harga ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau.

KAI Daop 2 Bandung juga memastikan seluruh layanan operasional berjalan dengan optimal selama libur kemerdekaan tersebut. 

“Selain menghadirkan tarif yang lebih ekonomis, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan selama masa promo kemerdekaan ini”. ungkap Kuswardojo.  

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan dan pemesanan tiket, masyarakat dapat mengakses aplikasi Access by KAI, situs kai.id, atau menghubungi Layanan Pelanggan 121.

Statement Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung

https://drive.google.com/drive/folders/1nmaw8u2rb2WXxIxtYb02xHPRGi6vM9Am?usp=sharing

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perayaan 18 Tahun Mall of Indonesia: Bigger Energy and Unforgettable Moments

Mall of Indonesia (MOI) merayakan perjalanan ke-18 tahunnya melalui rangkaian 18th Anniversary Celebration yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026.

Mall of Indonesia (MOI) merayakan perjalanan ke-18 tahunnya melalui rangkaian 18th Anniversary Celebration yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026. Mengusung semangat “Bigger Energy & Unforgettable Moments”, perayaan tahun ini menghadirkan perpaduan aktivitas sports & wellness, entertainment, hingga berbagai program spesial yang mengajak pengunjung untuk merayakan momen bersama.

Menjadi bagian dari rangkaian Basecamp Nation yang berlangsung pada 5–23 Agustus 2026, perayaan anniversary MOI menghadirkan atmosfer yang energetic dan penuh antusiasme. Berbagai aktivitas olahraga seperti Strength Training Session, HYROX Game Day, Zycle Ride, hingga Kids Sports Day turut meramaikan area MOI dan memberikan pengalaman aktif yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

Bigger Energy, Special Performance, dan Berbagai Kejutan

Puncak perayaan berlangsung pada 8 Agustus 2026, bertepatan dengan hari jadi ke-18 Mall of Indonesia. Suasana anniversary semakin meriah melalui rangkaian entertainment dan aktivitas yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang memorable bagi para pengunjung.

Salah satu highlight utama adalah penampilan spesial dari Ghea Indrawari yang menghadirkan suasana penuh energi dan excitement. Kehadiran special performance tersebut melengkapi rangkaian perayaan dan menjadi momen yang dinantikan pengunjung untuk menikmati musik sekaligus merayakan perjalanan 18 tahun Mall of Indonesia.

Kemeriahan juga semakin terasa melalui Balloon Drop Prizes yang menghadirkan kejutan voucher dari berbagai tenant pilihan. Momen tersebut menjadi salah satu aktivitas yang menarik antusiasme pengunjung, sekaligus memberikan pengalaman anniversary yang lebih interaktif dan penuh kejutan.

Celebrate with More Rewards and Delicious Treats

Tidak hanya menghadirkan entertainment, perayaan anniversary MOI juga dilengkapi dengan berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi pengunjung. Salah satunya melalui Take A Bite 18K yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026, menghadirkan pilihan menu dari tenant F&B terpilih dengan harga spesial hanya Rp18.000.

Program ini mendapatkan antusiasme dari pengunjung yang ingin menikmati berbagai pilihan makanan favorit sambil merayakan 18 tahun Mall of Indonesia. Dengan penawaran yang tersedia bagi 90 customer pertama setiap harinya, Take A Bite 18K menjadi salah 

satu bagian dari anniversary celebration yang menghadirkan pengalaman kuliner dengan harga yang lebih accessible.

Melalui perayaan 18th Anniversary ini, Mall of Indonesia tidak hanya memperingati perjalanan selama 18 tahun, tetapi juga merayakan hubungan yang telah terjalin bersama para pengunjung, tenant, komunitas, dan berbagai pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan MOI.

Dengan semangat “Bigger Energy & Unforgettable Moments”, Mall of Indonesia akan terus menghadirkan pengalaman yang relevan, engaging, dan memorable bagi masyarakat. 18 years down, and many more moments to celebrate.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Membangun Bersama Indonesia: Apa yang Diungkap Komitmen Jangka Panjang Google tentang Kemitraan Teknologi yang Dibutuhkan Negara

Oleh Sachin V. Gopalan, CEO Indonesia Economic Forum

Jakarta — Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 6–8 Juli 2026 menandai momentum baru dalam hubungan Indonesia-India, termasuk dalam kerja sama di bidang teknologi dan ekonomi digital. Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, kedua negara membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi digital, kecerdasan buatan, dan Digital Public Infrastructure. Salah satu pengumuman penting dalam kunjungan tersebut adalah peluncuran Indonesia Open Network (ION), jaringan digital terbuka Indonesia yang dikembangkan dengan mengadopsi arsitektur Open Network for Digital Commerce (ONDC) dari India.

Peluncuran ION menjadi bagian dari percakapan yang lebih besar mengenai bagaimana teknologi dapat digunakan bukan hanya untuk melayani konsumen, tetapi juga untuk membangun kemampuan dan ekosistem digital suatu negara. Pertanyaan tersebut menjadi semakin relevan ketika Indonesia memasuki fase baru transformasi digital, ketika kebutuhan akan infrastruktur terbuka, talenta digital, kecerdasan buatan, dan kemampuan nasional untuk berinovasi semakin besar.

Di tengah momentum tersebut, penting untuk melihat kembali bagaimana kemitraan teknologi jangka panjang dapat membantu membentuk ekosistem digital Indonesia. Dalam konteks inilah pengalaman Google di Indonesia menawarkan sebuah perspektif yang menarik tentang apa yang seharusnya diberikan oleh perusahaan teknologi global kepada negara tempat mereka beroperasi.

Setiap hari, jutaan masyarakat Indonesia menyalakan ponsel Android, melakukan pencarian melalui Google, menggunakan Maps untuk bernavigasi, berkolaborasi melalui Google Docs, belajar melalui YouTube, mengikuti pertemuan melalui Google Meet, dan berkomunikasi menggunakan Gmail.

Bagi sebagian besar masyarakat, berbagai produk tersebut telah begitu melekat dalam kehidupan sehari-hari hingga keberadaannya hampir tidak lagi terasa. Semuanya menjadi bagian dari rutinitas digital, membantu pelajar menyelesaikan tugas, pengusaha menjalankan bisnis, keluarga tetap terhubung, serta pekerja beraktivitas di tengah dunia yang semakin terkoneksi secara digital.

Namun, di balik aplikasi-aplikasi yang begitu familiar tersebut terdapat sebuah cerita yang jauh lebih besar.

Selama dua dekade terakhir, Google secara perlahan telah membantu menurunkan biaya untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital. Hal tersebut tidak dicapai semata-mata dengan membangun produk-produk yang sukses. Sebaliknya, Google menciptakan berbagai platform yang dapat menjadi fondasi bagi jutaan orang, bisnis, dan pengembang untuk membangun sesuatu di atasnya, sehingga kemampuan digital yang kuat dapat diakses oleh siapa pun yang memiliki koneksi internet, terlepas dari lokasi geografis maupun tingkat pendapatan.

Pada saat Indonesia memasuki fase berikutnya dalam transformasi digital, perbedaan tersebut layak mendapat perhatian lebih dekat. Masa depan tidak hanya akan ditentukan oleh perusahaan yang memperkenalkan teknologi terbaru atau model kecerdasan buatan paling canggih. Masa depan juga akan semakin ditentukan oleh pihak-pihak yang bersedia membantu negara membangun kemampuan digitalnya sendiri, memperkuat ekosistem lokal, serta meninggalkan pengetahuan yang mampu terus menciptakan nilai jauh setelah produk tertentu mengalami perubahan.

Bagi Indonesia, hal tersebut memunculkan sebuah pertanyaan penting. Di era ketika perusahaan teknologi global bersaing secara agresif untuk mendapatkan pengguna, beban kerja cloud, dan kepemimpinan di bidang kecerdasan buatan, apa yang seharusnya diharapkan sebuah negara dari mitra teknologinya? Apakah keberhasilan hanya diukur dari jumlah pengguna Indonesia yang berhasil dijangkau sebuah platform, atau juga dari seberapa besar kemampuan yang dibantu perusahaan tersebut untuk dibangun Indonesia bagi dirinya sendiri?

Perbedaan inilah yang mungkin akan menentukan babak berikutnya dari ekonomi digital Indonesia.

Lebih dari Sekedar Portofolio Produk

Ketika memikirkan Google, masyarakat tentu akan mengingat berbagai produk yang digunakan setiap hari. Google Search mengubah cara manusia mengakses informasi. Google Maps mengubah cara masyarakat bernavigasi di kota, menemukan bisnis, dan merencanakan perjalanan. YouTube mendemokratisasi publikasi dengan memberikan kesempatan kepada siapa pun yang memiliki smartphone untuk mengedukasi, menghibur, atau membangun audiens tanpa harus memiliki stasiun televisi atau perusahaan penerbitan. Android secara fundamental mengubah industri seluler dengan memungkinkan produsen di berbagai belahan dunia membangun smartphone yang terjangkau, sehingga internet dapat dijangkau oleh miliaran orang yang sebelumnya mungkin tidak memiliki akses terhadap ekonomi digital.

Filosofi yang sama juga terlihat dalam ekosistem teknologi Google yang lebih luas. Gmail membuat komunikasi kelas dunia dapat diakses secara gratis. Chrome mempercepat akses ke internet. Google Docs, Sheets, Drive, dan Meet menghadirkan perangkat kolaborasi berkualitas bagi perusahaan kepada pelajar, startup, dan usaha kecil tanpa memerlukan lisensi perangkat lunak yang mahal. Google Translate menurunkan hambatan bahasa yang selama ini memisahkan pasar dan budaya. Google Classroom memperluas akses terhadap pendidikan, sementara Google Play menciptakan sebuah pasar yang memungkinkan pengembang dari berbagai penjuru dunia menjangkau audiens global.

Secara individual, masing-masing produk tersebut menyelesaikan persoalan praktis. Namun secara kolektif, semuanya menunjukkan sesuatu yang jauh lebih signifikan. Kontribusi terbesar Google bukanlah satu aplikasi tertentu, melainkan filosofi yang konsisten untuk menurunkan berbagai hambatan yang sebelumnya menghalangi masyarakat biasa berpartisipasi dalam ekonomi digital. Google mengurangi biaya untuk mencari informasi, menyampaikan gagasan, berkolaborasi dengan rekan kerja, mempelajari keterampilan baru, dan membangun bisnis. Dengan demikian, Google turut mendemokratisasi akses terhadap teknologi itu sendiri.

Filosofi tersebut telah begitu melekat dalam kehidupan digital modern sehingga sering kali luput dari perhatian. Padahal, filosofi ini merupakan salah satu karakteristik penting dari kontribusi Google terhadap internet global, bukan sekadar menciptakan produk yang sukses, tetapi memperluas akses terhadap peluang digital dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Membangun Platform yang Dapat Dikembangkan oleh Pihak Lain

Mungkin kontribusi Google yang paling bertahan lama adalah kesediaannya untuk membangun platform, bukan sekadar produk.

Keberhasilan Android, misalnya, tidak pernah hanya berkaitan dengan smartphone. Melalui Android Open Source Project, Google memungkinkan ratusan produsen berinovasi di atas fondasi teknologi yang sama, alih-alih mengunci industri dalam satu ekosistem proprietary. Perangkat Android yang terjangkau menjadi pintu masuk bagi miliaran orang, termasuk jutaan masyarakat Indonesia, untuk pertama kalinya terhubung dengan internet.

Filosofi yang sama juga terlihat dalam portofolio teknologi Google yang lebih luas. TensorFlow mempercepat penelitian kecerdasan buatan dengan menyediakan perangkat machine learning canggih secara terbuka bagi peneliti dan pengembang di seluruh dunia. Kubernetes secara fundamental mengubah komputasi cloud dengan menjadi standar global untuk orkestrasi container. Flutter menyederhanakan pengembangan aplikasi di berbagai sistem operasi. Firebase memungkinkan startup meluncurkan layanan digital canggih tanpa harus terlebih dahulu berinvestasi besar dalam infrastruktur backend. Chromium turut membentuk perkembangan browser modern, sementara bahasa pemrograman Go menjadi salah satu perangkat yang banyak digunakan untuk membangun sistem digital berskala besar.

Masing-masing teknologi tersebut mengikuti pola yang sama. Alih-alih memusatkan inovasi hanya di dalam produk Google sendiri, teknologi-teknologi tersebut memungkinkan inovasi berkembang di seluruh ekosistem. Pengembang, universitas, startup, dan perusahaan dapat menciptakan nilai dengan lebih cepat karena teknologi dasar yang dibutuhkan telah tersedia.

Pendekatan ini secara fundamental mengubah ekonomi inovasi. Daripada setiap perusahaan harus menciptakan kembali infrastruktur dasar yang sama, para pengusaha dapat berfokus pada penyelesaian persoalan nyata. Daripada mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk membangun infrastruktur dasar, startup dapat mengarahkan perhatian pada pelanggan dan pengembangan gagasan baru.

Bagi negara berkembang seperti Indonesia, hal ini sangat penting. Inovasi menjadi semakin tidak bergantung pada akses terhadap modal dalam jumlah besar dan semakin bergantung pada akses terhadap pengetahuan, talenta, dan fondasi teknologi yang terbuka. Dalam konteks tersebut, kontribusi terbesar Google mungkin bukan hanya teknologi yang dibangunnya sendiri, tetapi berbagai inovasi yang dimungkinkan oleh teknologi tersebut.

Babak Digital Indonesia Berikutnya

Transformasi digital Indonesia kini memasuki tahap yang secara fundamental berbeda.

Babak pertama berfokus pada menghubungkan masyarakat dengan internet. Babak kedua ditandai dengan pertumbuhan pesat e-commerce, pembayaran digital, fintech, dan aplikasi seluler yang mengubah cara masyarakat Indonesia berkomunikasi, berbelanja, dan menjalankan bisnis. Namun, babak berikutnya jauh lebih ambisius. Fokusnya adalah membangun kapasitas nasional dalam kecerdasan buatan, Digital Public Infrastructure (DPI), komputasi cloud, keamanan siber, identitas digital, semikonduktor, serta keterampilan tingkat lanjut yang dibutuhkan untuk bersaing dalam ekonomi global yang berubah dengan cepat.

Hal-hal tersebut kini bukan lagi sekadar inisiatif teknologi. Semuanya telah menjadi prioritas pembangunan nasional.

Negara-negara yang menguasai kemampuan tersebut akan semakin mampu menentukan masa depan ekonominya sendiri. Sebaliknya, negara yang hanya menjadi konsumen teknologi yang dikembangkan di tempat lain berisiko menjadi bergantung pada ekosistem digital yang tidak mereka kendalikan.

Karena itu, visi Indonesia Emas 2045 tidak hanya berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi. Visi tersebut juga berbicara tentang membangun bangsa yang tangguh, inovatif, dan memiliki kemampuan teknologi untuk bersaing secara global, sekaligus memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Di sinilah peran mitra teknologi menjadi sangat penting. Pertanyaannya tidak lagi sekadar perusahaan mana yang menawarkan produk paling menarik. Pertanyaannya adalah perusahaan mana yang bersedia membantu Indonesia memperkuat kapasitasnya sendiri untuk berinovasi, mendidik, membangun institusi, dan menciptakan peluang bagi generasi mendatang.

Dari Platform Terbuka Menuju Jaringan Terbuka

Dalam konteks tersebut, dukungan Google terhadap ekosistem digital terbuka bukanlah perubahan strategi yang baru terjadi. Hal tersebut merupakan kelanjutan alami dari filosofi yang telah membentuk perusahaan sejak awal: teknologi menciptakan nilai terbesar ketika mampu menurunkan hambatan, memperluas partisipasi, dan memungkinkan pihak lain untuk berinovasi.

Filosofi yang sama kini menjadi dasar bagi generasi baru Digital Public Infrastructure (DPI). Di berbagai belahan dunia, pemerintah semakin menyadari bahwa tahap berikutnya dari transformasi digital tidak dapat sepenuhnya bergantung pada platform proprietary yang beroperasi secara terpisah. Sebaliknya, negara-negara mulai berinvestasi dalam infrastruktur digital bersama yang memungkinkan bisnis, pemerintah, dan masyarakat berinteraksi melalui standar yang sama, sebagaimana jalan, pelabuhan, dan jaringan telekomunikasi mendorong pertumbuhan ekonomi pada generasi sebelumnya.

Open Network for Digital Commerce (ONDC) India merupakan salah satu contoh paling ambisius dari pendekatan ini. Alih-alih menciptakan marketplace e-commerce lainnya, ONDC membangun jaringan terbuka tempat pembeli, penjual, perusahaan logistik, penyedia pembayaran, dan platform teknologi dapat saling terhubung dan berinteroperabilitas, terlepas dari aplikasi yang mereka gunakan. Persaingan pun bergeser, dari sekadar menguasai pelanggan menjadi menghadirkan produk, layanan, dan inovasi yang lebih baik.

Indonesia kini mengambil jalur serupa melalui Indonesia Open Network (ION). Terinspirasi oleh ONDC dan dibangun di atas arsitektur Beckn 2.0, ION berupaya membangun jaringan perdagangan yang terbuka dan interoperabel, tempat UMKM, koperasi, penyedia logistik, lembaga keuangan, dan aplikasi digital dapat berpartisipasi melalui standar bersama, bukan melalui silo digital yang terpisah. Tujuannya bukan menggantikan marketplace atau aplikasi yang sudah ada, melainkan menciptakan infrastruktur digital yang memungkinkan seluruh pihak tersebut terhubung secara lebih efisien sekaligus memberikan kebebasan lebih besar kepada pelaku usaha dalam menentukan cara mereka menjangkau pelanggan.

Bagi lebih dari 30 juta usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia, implikasinya sangat besar. Partisipasi digital tidak seharusnya lagi bergantung pada keharusan bergabung dengan satu platform dominan. Koperasi kopi di Aceh, produsen furnitur di Jepara, pelaku usaha perikanan di Maluku, maupun produsen batik di Pekalongan seharusnya dapat mengakses pembeli, logistik, pembayaran, pembiayaan, dan layanan digital melalui jaringan terbuka yang mendorong persaingan, bukan ketergantungan.

Visi tersebut sejalan dengan tujuan Indonesia yang lebih luas untuk memastikan transformasi digital tidak hanya memberikan manfaat kepada korporasi besar dan pusat-pusat perkotaan, tetapi juga kepada para pengusaha dan masyarakat di seluruh penjuru nusantara.

Kesediaan Google untuk mendukung berbagai ekosistem terbuka seperti ini karena itu sepenuhnya konsisten dengan pendekatan teknologi yang telah dijalankannya selama ini. Hal tersebut mencerminkan pemahaman bahwa infrastruktur digital menjadi semakin bernilai ketika mampu memberdayakan sebuah ekosistem, bukan hanya satu platform. Dalam ekonomi digital yang semakin terhubung, memungkinkan kolaborasi pada akhirnya dapat terbukti lebih bernilai daripada mengendalikannya.

Perbedaan antara Kehadiran dan Partisipasi

Indonesia telah menjadi salah satu ekonomi digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia, menjadikannya pasar prioritas bagi hampir setiap perusahaan teknologi global. Jutaan masyarakat Indonesia menggunakan mesin pencari internasional, platform media sosial, layanan cloud, dan perangkat kecerdasan buatan setiap hari. Dari perspektif komersial, Indonesia merupakan salah satu pasar digital paling menarik di Asia.

Namun, terdapat perbedaan penting antara melayani sebuah pasar dan berpartisipasi dalam pembangunannya.

Banyak perusahaan teknologi global menghadirkan produk unggulan kepada pengguna Indonesia melalui layanan digital lintas batas. Platform mereka digunakan secara luas, teknologi mereka sangat inovatif, dan pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari tidak dapat disangkal. Namun, tahap berikutnya dari perjalanan digital Indonesia membutuhkan sesuatu yang lebih dari sekadar produk. Indonesia membutuhkan kemitraan jangka panjang yang berkontribusi pada kemampuan negara untuk berinovasi, mendidik, membangun institusi, dan mengembangkan talenta.

Selama dua dekade terakhir, Google semakin menunjukkan komitmen yang lebih luas tersebut. Di luar produk komersialnya, perusahaan ini telah membangun kehadiran jangka panjang di Indonesia, berinvestasi dalam tim lokal, mengembangkan komunitas pengembang, bermitra dengan universitas, serta bekerja sama dengan lembaga pemerintah dalam bidang literasi digital, keamanan daring, dan pengembangan tenaga kerja. Melalui Google.org, Google juga mendukung pendidikan, organisasi nonprofit, ketahanan digital, serta berbagai inisiatif yang membantu masyarakat beradaptasi dengan lanskap teknologi yang berubah dengan cepat.

Investasi semacam ini jarang mendapatkan perhatian sebesar peluncuran produk baru atau kemajuan dalam kecerdasan buatan. Investasi tersebut tidak selalu menghasilkan berita utama secara langsung dan juga tidak mudah diukur melalui hasil keuangan kuartalan. Nilainya baru terlihat seiring waktu, ketika semakin banyak pengembang membangun bisnis yang sukses, semakin banyak pelajar memperoleh keterampilan digital, semakin banyak startup muncul, dan semakin banyak institusi memperkuat kemampuan teknologinya.

Inilah perbedaan antara kehadiran perusahaan dan partisipasi yang sesungguhnya. Yang pertama terutama berfokus pada melayani pelanggan. Yang kedua berkontribusi pada penguatan ekosistem tempat para pelanggan tersebut hidup dan bekerja.

Seiring Indonesia terus membangun ekonomi digitalnya, perbedaan ini akan menjadi semakin penting. Negara-negara yang menginginkan daya saing teknologi jangka panjang secara alami akan memilih mitra yang bersedia berinvestasi bukan hanya dalam pertumbuhan pasar, tetapi juga dalam membangun kapasitas nasional.

Membangun Menuju Indonesia Emas 2045

Ambisi Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi terkemuka di dunia pada 2045 tidak akan tercapai hanya melalui peningkatan PDB atau koneksi internet yang lebih cepat. Keberhasilan akan bergantung pada kemampuan negara dalam membangun institusi, talenta, kapasitas riset, dan infrastruktur digital yang dibutuhkan untuk bersaing dalam ekonomi global yang semakin berbasis pengetahuan.

Kecerdasan buatan, Digital Public Infrastructure, manufaktur semikonduktor, komputasi cloud, keamanan siber, dan keterampilan digital tingkat lanjut dengan cepat menjadi fondasi penting bagi daya saing nasional. Sebagaimana jalan, pelabuhan, dan listrik menjadi penentu pembangunan industri pada abad ke-20, infrastruktur digital akan semakin menentukan peluang ekonomi pada abad ke-21.

Pemerintah tidak dapat membangun masa depan ini sendirian. Begitu pula sektor swasta, universitas, maupun startup jika bergerak secara independen. Untuk mewujudkan ambisi Indonesia Emas 2045, dibutuhkan sebuah ekosistem tempat kebijakan publik, dunia usaha, akademisi, dan mitra teknologi bekerja bersama untuk memperluas peluang dan memperkuat kapasitas nasional.

Mungkin inilah pelajaran yang lebih luas dari keterlibatan Google selama bertahun-tahun di Indonesia. Kontribusi terbesarnya mungkin bukan satu produk, platform, atau terobosan teknologi tertentu, melainkan filosofi yang konsisten dalam menurunkan hambatan, memperluas akses, dan memungkinkan pihak lain untuk berinovasi.

Filosofi tersebut sejalan dengan ambisi digital Indonesia sendiri: menciptakan ekonomi di mana teknologi memberdayakan semua orang, bukan hanya mereka yang memiliki neraca keuangan terbesar, kekuatan pasar terbesar, atau keahlian teknis paling mendalam.

Perusahaan teknologi sering kali menggambarkan negara sebagai pasar. Indonesia seharusnya mengharapkan sesuatu yang lebih. Indonesia perlu mencari mitra yang memandang negara ini sebagai tempat untuk membangun, berinvestasi, dan berinovasi bersama dalam jangka panjang. Perusahaan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap masa depan Indonesia belum tentu merupakan perusahaan dengan pangsa pasar terbesar, melainkan perusahaan yang investasinya meninggalkan fondasi paling kuat untuk terus dikembangkan oleh pihak lain.

Jika Indonesia berhasil mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, sejarah kemungkinan tidak akan mengingat aplikasi mana yang paling banyak diunduh atau model kecerdasan buatan mana yang paling banyak menjadi berita utama. Sejarah justru akan mengingat kemitraan yang membantu memperkuat kapasitas Indonesia untuk berinovasi, bersaing, dan berkembang dengan caranya sendiri.

Pada akhirnya, ukuran keberlanjutan sebuah mitra teknologi bukanlah seberapa besar nilai yang diambilnya dari sebuah negara, melainkan seberapa besar kemampuan yang ditinggalkannya bagi negara tersebut.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Basecamp Nation, Festival Sports & Wellness di Mall of Indonesia

Mall of Indonesia kembali menghadirkan pengalaman lifestyle yang berbeda melalui Basecamp Nation, festival sports & wellness yang untuk pertama kalinya hadir pada 5–23 Agustus 2026.

Mall of Indonesia kembali menghadirkan pengalaman lifestyle yang berbeda melalui Basecamp Nation, festival sports & wellness yang untuk pertama kalinya hadir pada 5–23 Agustus 2026. Mengusung semangat hidup aktif, festival ini menghadirkan perpaduan olahraga, komunitas, hiburan, dan pengalaman berbelanja dalam satu rangkaian acara yang seru dan interaktif.

Sebagai bagian dari rangkaian 18th Anniversary Mall of Indonesia dan Indonesia Shopping Festival 2026, Basecamp Nation mengajak seluruh pengunjung untuk menemukan keseruan berolahraga dengan cara yang lebih menyenangkan. Berkolaborasi bersama Celebrity Fitness, Rockstar Academy, Zycle Pilates, Saucony, Indonesia Fitness Expo, serta berbagai komunitas olahraga, festival ini menghadirkan beragam aktivitas yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak, keluarga, hingga para fitness enthusiast.

Ragam Aktivitas Seru untuk Bergerak Lebih Aktif

Selama festival berlangsung, berbagai aktivitas menarik siap mengajak pengunjung untuk terus bergerak dan tetap aktif. Keseruan dimulai dengan Kids Sports Day pada 8–9 Agustus 2026 yang menghadirkan berbagai permainan olahraga untuk anak-anak dalam suasana yang fun dan edukatif. Di hari yang sama, para pecinta kebugaran juga dapat mengikuti Strength Training pada 9 Agustus 2026 bersama professional trainer untuk meningkatkan kekuatan dan teknik latihan.

Memasuki akhir pekan berikutnya, tantangan semakin seru lewat HYROX Game Day pada 16 Agustus 2026, yang mengkombinasikan endurance, strength, dan teamwork dalam berbagai functional fitness challenge. Sementara itu, kemeriahan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2026 akan diramaikan dengan Ballet Competition, Capoeira Roda da Independência, dan ditutup dengan sesi Zycle Ride yang siap membakar semangat para peserta.

Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai community classes seperti PoundFit Community, Yoga Community, Mat Pilates, Trampoline Dance Workout, Zumba Party, Booty Session, hingga Barre Intensity Class. Tak hanya aktif bergerak, suasana festival juga akan semakin meriah dengan DJ Performance, Live Music Performance, Move & Groove Dance Sessions, serta penampilan spesial Ghea Indrawari pada 8 Agustus 2026 dalam rangka perayaan 18 Tahun Mall of Indonesia.

Olahraga, Belanja, dan Beragam Promo dalam Satu Destinasi

Tak hanya menghadirkan aktivitas olahraga, Basecamp Nation juga diramaikan dengan berbagai bazaar bertema sports & wellness. Mulai 5–17 Agustus 2026, pengunjung dapat menjelajahi Sport & Wellness Bazaar dan Decathlon Pop Up Store untuk menemukan berbagai kebutuhan olahraga dan gaya hidup aktif. Selanjutnya, Obsessed With Speed Roadshow hadir pada 10–17 Agustus 2026, menghadirkan pengalaman menarik bagi para pecinta otomotif dan kecepatan.

Menutup rangkaian perayaan di bulan Agustus, Indonesia Toys Collector’s Playground akan berlangsung pada 20–30 Agustus 2026, menghadirkan pengalaman seru bagi para kolektor dan pecinta toys dari berbagai komunitas.

Keseruan festival juga semakin lengkap dengan berbagai program belanja spesial. Indonesia Shopping Festival berlangsung pada 7–23 Agustus 2026 dengan berbagai penawaran menarik dari tenant pilihan. Pengunjung juga dapat menikmati Lucky 18th Rewards pada 8–9 Agustus 2026, Independence Perks pada 10–17 Agustus 2026, hingga promo kuliner Take A Bite 18K pada 8–9 Agustus 2026, yang menghadirkan berbagai menu spesial dengan harga hanya Rp18.000.

Melalui Basecamp Nation, Mall of Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman lifestyle yang terus berkembang dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan memadukan olahraga, komunitas, hiburan, bazaar, hingga berbagai promo menarik dalam satu festival, Basecamp Nation menjadi destinasi yang tepat untuk menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dan teman sekaligus menginspirasi masyarakat untuk menjalani gaya hidup yang lebih aktif dan sehat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wisuda ke-75 BINUS University: Perjalanan Rachel Evangeline Binusian Bandung, Bertumbuh Bersama Ekosistem BINUS @Bandung

Jakarta, 9 Agustus 2026 — Momen wisuda sering kali menjadi titik refleksi atas perjalanan, pengalaman, dan pencapaian yang telah diraih selama masa perkuliahan. Bagi Rachel Evangeline, lulusan Program Studi Creativepreneurship BINUS @Bandung yang mengikuti Wisuda ke-75 BINUS University, momen tersebut menjadi pengingat atas berbagai kesempatan yang telah membentuk dirinya, mulai dari pengalaman organisasi, dunia kerja, pengembangan bisnis, hingga kesempatan belajar di tingkat internasional.

Perjalanan Rachel selama berkuliah di BINUS @Bandung dipenuhi dengan berbagai pengalaman yang membantunya berkembang secara akademik maupun pribadi. Menjelang kelulusannya, Rachel mengaku merasakan berbagai emosi yang bercampur menjadi satu. Di satu sisi, ia merasa bangga dan bersyukur karena berhasil menyelesaikan studi setelah melalui berbagai tantangan. Namun di sisi lain, ia juga menyadari bahwa akan banyak momen yang dirindukan, mulai dari suasana kelas, para dosen, hingga teman-teman yang telah menjadi bagian dari kehidupannya selama tujuh semester terakhir.

Di balik pencapaian tersebut, Rachel mengaku dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang membantunya bertahan dan berkembang selama masa kuliah. Kedua orang tuanya selalu menjadi tempat berdiskusi dan sumber dukungan dalam berbagai keputusan yang dihadapinya. Sementara itu, lingkungan BINUS @Bandung juga mempertemukannya dengan banyak sosok yang berperan penting dalam perjalanannya, termasuk teman-teman, dosen, serta partner bisnis yang hingga kini masih terus bertumbuh bersama dirinya.

Salah satu sosok yang paling berkesan bagi Rachel adalah sahabat sekaligus rekan bisnisnya yaitu Cecil, yang awalnya hanya merupakan teman sekelas sejak semester pertama. Seiring berjalannya waktu, keduanya berkembang menjadi rekan bisnis yang saling mendukung hingga setelah lulus. Rachel juga mengapresiasi berbagai dosen yang telah memberikan arahan selama masa perkuliahan, termasuk Puji Prabowo selaku Head Incubator, yang terus memberikan motivasi dan dukungan dalam pengembangan bisnis mereka.

Selama berkuliah, Rachel aktif mengikuti berbagai kegiatan yang membantunya memperluas pengalaman di luar ruang kelas. Pada semester-semester awal, ia bergabung dengan TFISC dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial serta volunteering. Pengalaman tersebut membantunya mengembangkan kemampuan bekerja sama dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Selain aktif dalam organisasi dan dunia profesional, Rachel juga mengembangkan bisnis yang berawal dari mandatory entrepreneurship project di Program Studi Creativepreneurship. Seiring berjalannya waktu, bisnis tersebut tidak hanya menjadi bagian dari tugas perkuliahan, tetapi berkembang menjadi usaha yang menghasilkan omzet stabil setiap bulannya.

Perjalanan bisnis Rachel mengalami perkembangan signifikan ketika ia mengikuti Enrichment Program pada Track Entrepreneurship melalui BINUS Incubator. Program ini memberikan kesempatan baginya untuk mengembangkan bisnis secara lebih terarah melalui berbagai pendampingan, kegiatan eksposur, dan pengalaman langsung dalam membangun usaha.

“Sebelum masuk kuliah, saya memang memiliki mimpi untuk menjadi entrepreneur dan berharap Creativepreneurship bisa membantu mewujudkannya. Salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat mengikuti Track Entrepreneurship, karena di fase itu bisnis yang kami bangun berkembang jauh melampaui ekspektasi saya. Kami berhasil menjangkau lebih dari 20 toko mitra konsinyasi dan mencapai pertumbuhan yang menjadi titik balik penting dalam perjalanan bisnis kami,” ujar Rachel.

Melalui program tersebut, Rachel dan partnernya berhasil memperluas jaringan bisnis dengan lebih dari 20 toko offline sebagai mitra konsinyasi. Mereka juga berhasil mencapai omzet dua digit per bulan melalui berbagai kanal penjualan offline maupun online. Berbagai program yang dihadirkan BINUS Incubator turut membantu meningkatkan eksposur bisnis mereka kepada pasar yang lebih luas.

Selain pengalaman kewirausahaan, Rachel juga memperoleh kesempatan untuk memperluas perspektif global melalui Summer Programme di National University of Singapore (NUS). Program tersebut mempertemukannya dengan peserta dari berbagai negara dan latar belakang yang berbeda, sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung dari para profesor di NUS Business School.

Menurut Rachel, pengalaman tersebut memperlihatkan bagaimana ilmu yang dipelajarinya selama berkuliah di BINUS @Bandung memiliki relevansi yang kuat dalam konteks internasional. Selain memperluas wawasan, kesempatan tersebut juga membantunya memahami berbagai perspektif baru mengenai dunia bisnis dan pendidikan.

Di bidang kompetisi, Rachel bersama partner bisnisnya juga berhasil menorehkan berbagai prestasi melalui ajang Business Pitching internal BINUS. Pada tahun pertama, tim mereka berhasil masuk dalam Top 5 Teams dan meraih penghargaan Best Presentation. Sementara pada tahun berikutnya, mereka kembali mencatatkan prestasi dengan meraih Top 3 Best Team sekaligus 1st Place Among B26 Students.

Perjalanan Rachel selama berkuliah menunjukkan bagaimana pengalaman belajar yang holistik dapat membantu mahasiswa berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara profesional dan personal. Berbagai kesempatan yang diperolehnya, mulai dari organisasi, pengalaman kerja, pengembangan bisnis, kompetisi, hingga program internasional, menjadi bekal yang membentuk dirinya hingga hari ini.

“Semangat dan kerja keras harus selalu ada dalam mindset kita. Jangan takut mengambil berbagai peluang yang ada selama kuliah, karena kita tidak pernah tahu ke mana kesempatan tersebut akan membawa kita. Kelilingi diri dengan orang-orang yang suportif dan terus berani mencoba, karena pengalaman-pengalaman itulah yang akan membentuk diri kita di masa depan,” tutup Rachel.

Perjalanan Rachel menjadi salah satu cerminan dari bagaimana BINUS @Bandung sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk berkembang secara menyeluruh. Melalui perpaduan antara kurikulum yang relevan, pengalaman industri, pengembangan bisnis, kesempatan internasional, komunitas yang suportif mahasiswa mendapatkan ruang untuk mengeksplorasi potensi dan mengubah ide menjadi karya nyata.

Kisah Rachel menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja, tetapi juga individu yang mampu menciptakan peluang, membangun bisnis, dan memberikan dampak melalui kreativitas, teknologi, dan jiwa kewirausahaan yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cara Top Up VP Valorant Aman dan Cepat di Gamezi

Panduan lengkap cara top up Valorant di Indonesia—cek Riot ID, pilih metode QRIS/e-wallet, bandingkan platform resmi, dan hindari penipuan. Beli VP dengan aman dan transparan.

Valorant Points (VP) adalah mata uang premium di Valorant yang digunakan untuk membeli skin senjata, Battle Pass, bundle eksklusif, spray, dan berbagai item kosmetik lainnya. Top up VP kini semakin mudah karena tersedia berbagai metode pembayaran seperti QRIS, GoPay, DANA, OVO, ShopeePay, transfer bank, hingga pulsa.

Kalau ingin transaksi yang cepat dan praktis, kamu bisa langsung top up VP Valorant di Gamezi, dengan proses instan, harga transparan, dan berbagai pilihan pembayaran.

Cara Cek Riot ID Valorant

Sebelum membeli VP, pastikan kamu mengetahui Riot ID beserta Tagline akun. Buka Valorant, masuk ke halaman profil, lalu salin Riot ID dengan format Nama#Tagline. Pastikan seluruh karakter sudah benar agar VP masuk ke akun yang tepat.

Cara Top Up VP Valorant

Setelah Riot ID siap, pilih nominal VP yang diinginkan, kemudian selesaikan pembayaran menggunakan QRIS, e-wallet, transfer bank, atau metode lain yang tersedia. Setelah pembayaran berhasil diverifikasi, VP biasanya akan masuk ke akun dalam hitungan detik hingga beberapa menit.

Selain melalui toko dalam game, banyak pemain memilih platform top up karena menawarkan metode pembayaran yang lebih lengkap dan proses yang lebih praktis.

Paket VP dan Battle Pass

VP dapat digunakan untuk membeli berbagai konten premium seperti Battle Pass, skin bundle, maupun item kosmetik lainnya. Jika berencana membeli Battle Pass sekaligus beberapa skin, memilih paket VP dengan nominal lebih besar biasanya memberikan nilai yang lebih baik.

Jika VP Belum Masuk

Apabila VP belum diterima setelah pembayaran berhasil, tunggu sekitar 5–15 menit lalu login kembali ke Valorant. Pastikan Riot ID yang digunakan sudah benar dan periksa status transaksi pada metode pembayaran yang dipakai. Jika masih mengalami kendala, hubungi layanan pelanggan platform top up dengan menyertakan bukti pembayaran.

Tips Aman Saat Top Up VP

Selalu gunakan platform terpercaya yang menyediakan metode pembayaran resmi dan tidak pernah meminta password maupun kode OTP akun Riot Games. Hindari penawaran VP dengan harga yang tidak masuk akal karena berisiko menyebabkan kerugian atau bahkan pelanggaran terhadap kebijakan akun.

Untuk pengalaman top up yang lebih aman dan cepat, kamu bisa langsung top up Valorant Points di Gamezi atau kunjungi Gamezi.id untuk melihat daftar game, promo, dan metode pembayaran terbaru.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

JALAN SEHAT BALI PINK RIBBON KEMBALI DIGELAR 17 OKTOBER 2026

Yayasan Pita Merah Muda Bali, atau yang lebih dikenal sebagai Bali Pink Ribbon (BPR), mengumumkan penyelenggaraan acara amal tahunan mereka, Bali Pink Ribbon Fun Walk. Memasuki tahun ketiga kerjasama dengan Sudamala Resorts dan Yayasan Sudamala Bumi Insani, jalan sehat pagi bertajuk “Steps of Hope” ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 06.30 hingga 10.30 WITA di Sudamala Resort Sanur.

JALAN SEHAT BALI PINK
RIBBON KEMBALI DIGELAR 17 OKTOBER

Bertajuk “Steps of Hope” di Sudamala Resort Sanur

 

Denpasar,13
 Agustus 2026 –
Yayasan Pita
Merah Muda Bali, atau yang lebih dikenal sebagai Bali Pink Ribbon (BPR),
mengumumkan penyelenggaraan acara amal tahunan mereka, Bali Pink Ribbon Fun
Walk. Memasuki tahun ketiga kerjasama dengan Sudamala Resorts dan Yayasan
Sudamala Bumi Insani, jalan sehat pagi bertajuk “Steps of Hope” ini
akan diselenggarakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 06.30 hingga 10.30 WITA
di Sudamala Resort Sanur.

 

Even galang
dana Bali Pink Ribbon ini adalah sebuah langkah nyata untuk peduli sekaligus
menjaga kebugaran melalui olahraga. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai
program edukasi kanker payudara dan deteksi dini / screening bagi perempuan di Bali dan pulau-pulau sekitarnya. Secara
khusus, donasi tahun ini akan digunakan untuk membiayai roadshow edukasi dan pemeriksaan medis ke daerah terpencil dan
pedesaan di Jawa Timur serta Nusa Tenggara.

 

Bali Pink
Ribbon Fun Walk diadakan rutin setiap bulan Oktober bertepatan dengan Bulan
Kesadaran Kanker Payudara Internasional dan telah menjadi agenda tahunan yang
dinanti sejak 2009. Pendiri organisasi, Gaye Warren, yang juga merupakan
seorang penyintas kanker payudara asal Inggris, terinspirasi oleh gerakan Pink
Ribbon Walks di negara asalnya dan membawa semangat juang tersebut ke Pulau
Dewata.

 

“Kami
menyambut hangat partisipasi semua pihak—baik para penyintas, pasien yang
sedang berjuang melawan kanker payudara saat ini, maupun mereka yang mengenang kehilangan
orang tercinta akibat kanker,” ujar Gaye Warren, Pendiri Bali Pink Ribbon.
“Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk mendukung upaya Bali Pink
Ribbon dalam meningkatkan kesadaran kanker payudara pada perempuan dan
pentingnya deteksi dini, karena deteksi dini menyelamatkan nyawa.”

 

Selain jalan
sehat yang penuh makna, “Steps of Hope” juga akan dimeriahkan dengan
berbagai kegiatan positif yang dapat dinikmati peserta, seperti pemeriksaan
payudara (USG), zumba yang energik, pengundian doorprize (lucky draw) dengan
hadiah menarik, yang kesemuanya tidak dipungut biaya.

 

Informasi Tiket & Pendaftaran

Tiket
partisipasi telah tersedia dengan harga Rp200.000,- (sudah termasuk kaos
eksklusif Steps of Hope). Untuk pembelian tiket atau peluang
kemitraan/sponsorship perusahaan, silakan menghubungi info@balipinkribbon.com atau via WA
+62 812 4695 0477 dan @bali.pink.ribbon.

 

Mari
melangkah bersama, sebarkan harapan, dan pastikan tidak ada perempuan yang
berjuang sendirian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES