Delegasi Bisnis Indonesia Hadiri Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou: 31 Delegasi dari 16 Perusahaan, Empat Lembaga Pemerintah, dan Dua Asosiasi

Delegasi bisnis Indonesia beranggotakan 31 orang dari empat lembaga pemerintah, dua asosiasi, dan 16 perusahaan menghadiri Global Digital Trade Expo (GDTE) ke-5 di Hangzhou, Tiongkok, pada 23-26 September 2026, difasilitasi DTI Conference & Expo (DTICX). Programnya mencakup forum industri tentang AI dan teknologi hijau, upacara pembukaan GDTE, Global Digital Innovation Dialogue for Events (DICE) bersama IAEE, dua hari sesi temu bisnis dan pertemuan tertutup dengan perusahaan teknologi Tiongkok, malam gala Night of Digital Trade, serta upacara penutupan dan jamuan makan malam di atas kapal. Sanct Social, aplikasi sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga, menjadi salah satu dari 16 perusahaan dalam delegasi.

Jakarta, 8 Oktober 2026 — Delegasi bisnis Indonesia menghadiri Global Digital Trade Expo (GDTE) ke-5 di Hangzhou Grand Convention and Exhibition Center, Tiongkok, pada 23-26 September 2026. Delegasi yang difasilitasi DTI Conference & Expo (DTICX) ini beranggotakan 31 orang: perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Smart City, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta; dua asosiasi, Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) dan Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO); serta 16 perusahaan, system integrator, dan perusahaan teknologi, termasuk Sanct Social.

GDTE adalah pameran perdagangan digital tahunan di Hangzhou, kota asal sejumlah perusahaan teknologi terbesar Tiongkok. Pameran ke-5 dibuka pada 24 September 2026 dan mempertemukan perusahaan teknologi dari berbagai negara, dengan AI, kacamata pintar, komputasi awan, dan perdagangan lintas negara sebagai tema yang menonjol di area pameran.

Forum, pembukaan, dan DICE

Rangkaian dibuka dengan Industry Conference on AI and Green & Low-Carbon Technology, dengan Kepala Jakarta Smart City sebagai salah satu pembicara pada sesi pengembangan kawasan nol karbon. Pada 24 September 2026, perwakilan Jakarta Smart City dan Ketua Umum IDPRO menghadiri upacara pembukaan GDTE, sementara anggota delegasi lainnya mengunjungi area pameran dan memulai sesi temu bisnis.

Pada hari yang sama, Direktur Layanan Infrastruktur Digital KOMDIGI menyampaikan sambutan pembuka pada Global Digital Innovation Dialogue for Events (DICE), forum yang diselenggarakan bersama International Association of Exhibitions and Events (IAEE) di InterContinental Hangzhou, dengan tema ELEVATE. Malamnya, delegasi menghadiri Night of Digital Trade, malam gala GDTE, dengan bendera negara peserta, termasuk Indonesia, terpasang di atas panggung utama.

Dua hari temu bisnis

Hari kedua dan ketiga diisi sesi temu bisnis dan pertemuan tertutup satu-lawan-satu antara anggota delegasi dan perusahaan teknologi Tiongkok, antara lain produsen kacamata pintar, pengembang model AI, produsen kartu pemroses AI, dan penyedia layanan komputasi awan. Setiap perusahaan dalam delegasi mendapat meja dan jadwal pertemuannya sendiri.

Sanct Social mengikuti seluruh rangkaian sesi temu bisnis. “Bagi perusahaan rintisan, duduk semeja langsung dengan produsennya adalah cara paling cepat untuk memahami apa yang sudah diproduksi dan dipasarkan di Tiongkok,” ujar Pendiri Sanct Social Sion Abednego dalam keterangan resmi, Kamis (8/10). “Dari beberapa pertemuan, ada satu yang cocok dan sedang kami tindak lanjuti. Kalau berjalan lancar, tahun depan kami kembali untuk melihat prototipenya.”

Penutupan dan malam di sungai

Hari ketiga ditutup dengan upacara penutupan GDTE, dilanjutkan jamuan makan malam delegasi di atas kapal yang menyusuri sungai di tengah kota Hangzhou, dengan gedung-gedung di kedua tepi sungai menyala sebagai satu layar raksasa. Kunjungan ini bertepatan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur pada 25 September 2026.

Tentang Sanct Social

Sanct Social adalah aplikasi sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga, tersedia untuk iPhone di App Store Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Informasi lebih lanjut: https://sanct.social

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Artha Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Artha Gading melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Artha Gading. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai rasa kebangsaan serta semangat nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila serta komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Artha Gading untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, BRI BO Artha Gading terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pasar Kripto Kembali Berfluktuasi, FLOQ Dorong Konsistensi Trading Lewat Trading Streak

Jakarta, 8 Oktober 2026 — Pasar aset kripto kembali menghadapi tekanan pada awal Oktober 2026. Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di bawah US$84.000 setelah gagal menembus level US$87.000, di tengah meningkatnya tekanan dari pasar global.

Berdasarkan data pasar pada 7 Oktober 2026, Bitcoin berada di kisaran US$83.900, turun sekitar 1,7 persen dalam 24 jam terakhir. Tekanan juga terjadi pada sejumlah aset kripto lainnya, seiring kenaikan yield obligasi pemerintah Amerika Serikat, harga minyak, serta penguatan dolar AS yang membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko.

Meski sentimen pasar kembali berfluktuasi, aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia menunjukkan perkembangan yang tetap positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto pada Agustus 2026 mencapai Rp23,16 triliun, meningkat 12,87 persen secara month-to-month (mtm) dibandingkan Rp20,52 triliun pada Juli 2026.

Pada periode yang sama, jumlah akun konsumen aset keuangan digital juga terus bertambah hingga mencapai 23,21 juta akun, naik 1,23 persen dari 22,93 juta akun pada Juli 2026.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa volatilitas harga tidak serta-merta menghentikan minat masyarakat terhadap aset kripto. Pergerakan pasar justru menjadi salah satu faktor yang membuat investor dan trader perlu semakin disiplin dalam menentukan strategi dan mengelola risiko.

FLOQ Hadirkan Trading Streak

Melihat dinamika tersebut, FLOQ menghadirkan Trading Streak Campaign, sebuah program yang dirancang untuk mendorong konsistensi aktivitas trading pengguna selama periode tertentu.

Program ini berlangsung pada 9-22 Oktober 2026. Pengguna yang ingin mengikuti campaign perlu melakukan transaksi jual atau beli aset kripto dengan nilai minimal Rp100.000 setiap hari selama periode streak yang dipilih.

Terdapat dua target dalam program tersebut. Pengguna yang berhasil mempertahankan trading selama 7 hari berturut-turut berkesempatan mendapatkan deposit aset kripto RLUSD senilai Rp100.000 untuk 100 pengguna terpilih.

Sementara itu, pengguna yang mampu mempertahankan streak selama 14 hari berturut-turut berkesempatan mendapatkan iPhone 18 Pro Max 256 GB untuk satu pengguna terpilih.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan program tersebut dibuat untuk mengajak pengguna membangun kebiasaan trading yang lebih konsisten, bukan sekadar mengejar momentum pergerakan harga dalam jangka pendek.

“Kami melihat aktivitas pasar kripto di Indonesia tetap memiliki ruang pertumbuhan, meskipun kondisi pasar global sedang bergerak sangat dinamis. Karena itu, melalui Trading Streak kami ingin mendorong pengguna yang memang sudah memiliki rencana trading untuk lebih konsisten menjalankan strateginya,” kata Yudho.

Menurut Yudho, data OJK mengenai pertumbuhan transaksi dan jumlah akun konsumen menunjukkan bahwa ekosistem aset kripto Indonesia terus berkembang. Namun, pertumbuhan tersebut juga perlu diikuti dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko dan pentingnya pengelolaan transaksi secara disiplin.

“Bagi kami, konsistensi bukan berarti harus selalu melakukan transaksi dalam jumlah besar. Yang lebih penting adalah memahami kondisi pasar, memiliki strategi dan bertransaksi sesuai profil risiko serta kemampuan finansial. Reward dalam program ini kami posisikan sebagai benefit tambahan, bukan alasan untuk melakukan transaksi secara berlebihan,” ungkap Yudho.

Volatilitas Jadi Bagian dari Dinamika Pasar

Tekanan terbaru pada Bitcoin menunjukkan bahwa volatilitas masih menjadi karakter utama pasar aset kripto. Pada 7 Oktober, BTC kembali berada di bawah US$84.000 setelah sebelumnya beberapa kali gagal melewati area US$87.000. Sejumlah analis melihat level US$83.000 sebagai area penting yang perlu diperhatikan pasar dalam jangka pendek.

Di tengah kondisi tersebut, investor dan trader memiliki peluang untuk melakukan evaluasi terhadap strategi masing-masing, termasuk menentukan apakah akan melakukan transaksi, menunggu konfirmasi pasar, atau menyesuaikan ukuran posisi dengan kondisi risiko.

Trading Streak FLOQ kemudian memberikan alternatif bagi pengguna yang memang sudah memiliki rencana transaksi untuk menjaga konsistensi selama periode campaign.

Namun, mencapai streak tidak secara otomatis membuat peserta mendapatkan reward. Penerima penawaran ditentukan berdasarkan ketentuan campaign yang berlaku. FLOQ juga menegaskan bahwa pengguna tetap perlu memahami kondisi pasar dan risiko aset kripto sebelum melakukan transaksi.

Dengan jumlah konsumen aset kripto yang telah mencapai 23,21 juta akun dan nilai transaksi bulanan yang kembali meningkat, perkembangan pasar domestik menunjukkan bahwa minat terhadap aset digital masih terjaga meski harga bergerak fluktuatif.

Melalui Trading Streak, FLOQ berharap pengguna dapat menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk membangun kebiasaan trading yang lebih terencana dan disiplin, dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasar serta kemampuan masing-masing.

Trading Streak FLOQ berlangsung pada 9-22 Oktober 2026. Informasi mengenai mekanisme, syarat dan ketentuan campaign tersedia melalui kanal resmi FLOQ.

Disclaimer: Aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk risiko kerugian akibat volatilitas harga. Informasi ini bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi investasi. Pengguna disarankan melakukan riset secara mandiri dan bertransaksi sesuai profil risiko serta kemampuan finansial masing-masing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Regulasi dan Etika Data Genomik: Menjaga Kedaulatan Genetik di Era Precision Medicine

Data Genetik sebagai Data Pribadi Spesifik: Apa Artinya?

Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi telah mengategorikan data genetik sebagai data pribadi yang bersifat spesifik. Klasifikasi ini menempatkan data genetik pada level perlindungan tertinggi, setara dengan data biometrik dan catatan kesehatan.

Namun, pengaturan dalam UU PDP masih bersifat umum dan belum secara khusus mengatur mekanisme pemrosesan data genetik. Kekosongan regulasi ini menjadi perhatian serius mengingat volume data genomik yang dikumpulkan melalui BGSI terus bertambah.

Pada September 2026, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2026 sebagai peraturan pelaksana UU PDP. Salah satu poin utamanya adalah pengklasifikasian data pribadi menjadi dua kategori: data pribadi spesifik dan data pribadi umum. Data pribadi spesifik mencakup informasi kesehatan, data biometrik, data genetik, catatan kriminal, data anak, dan data keuangan pribadi.

Fragmentasi Kerangka Hukum: Tantangan Integrasi

Studi yang diterbitkan pada Juni 2026 dalam jurnal OJS Rewangrencang mengidentifikasi bahwa kerangka hukum nasional masih tersebar dalam undang-undang kesehatan, undang-undang perlindungan data pribadi, dan regulasi mengenai rekam medis, penelitian, dan institusi biomedis. Belum ada satu regulasi yang mengatur data genomik secara terintegrasi.

Isu-isu bioetika yang teridentifikasi meliputi perlindungan data, informed consent, benefit-sharing, diskriminasi genetik, dan keamanan transfer data lintas negara. Rekomendasi yang diberikan kepada pemerintah mencakup perumusan regulasi yang mengatur pengembangan biogenomik secara komprehensif.

Transfer Data Lintas Negara: Antara Kolaborasi dan Kedaulatan

Indonesia secara empiris melakukan kerja sama melalui transfer data genom keluar wilayah Indonesia, dengan menggunakan UU PDP dan UU Kesehatan sebagai dasar hukum. Praktik ini menimbulkan pertanyaan mendasar: bagaimana menyeimbangkan kebutuhan kolaborasi riset internasional dengan kedaulatan data genetik nasional?

Pertanyaan ini semakin relevan mengingat kerja sama Indonesia dengan BGI Group dari Tiongkok yang ditandatangani pada September 2026 untuk mengintegrasikan teknologi genomik dalam sistem precision medicine dan kesehatan publik Indonesia. Di satu sisi, kolaborasi ini mempercepat transfer teknologi; di sisi lain, memerlukan pengawasan ketat untuk memastikan data genetik warga Indonesia tidak disalahgunakan.

Peran BPOM dalam Regulasi Precision Medicine

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara proaktif menyambut perkembangan precision medicine dan Advanced Therapy Medicinal Products (ATMP) melalui penguatan kerangka regulasi. Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa Indonesia mendukung inovasi dalam negeri melalui jalur regulasi khusus di setiap tahapan pengembangan produk, yang mengacu pada Peraturan BPOM Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penilaian Produk Terapi Advanced dan Peraturan BPOM Nomor 24 Tahun 2025 tentang Persetujuan Pengembangan Obat Baru.

“Percepatan regulasi merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem inovasi kesehatan, namun tetap harus berjalan dengan prinsip kehati-hatian dan pengawasan yang kuat,” ujar Taruna Ikrar.

Menuju Tata Kelola yang Menjamin Keadilan Genetik

Kajian yang dilakukan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes menyoroti perlunya desain tata kelola untuk menjamin perlindungan data genetik dan mencegah penyalahgunaan informasi dalam layanan farmakogenomik dan nutrigenomik.

Tantangan ke depan bukan hanya soal teknologi, melainkan soal keadilan. Bagaimana memastikan manfaat genomik dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya mereka yang mampu membayar? Bagaimana mencegah diskriminasi genetik di dunia kerja dan asuransi? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan menentukan apakah precision medicine di Indonesia benar-benar menjadi milik semua.

BRI BO Tanah Abang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Tanah Abang melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Tanah Abang. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai rasa kebangsaan serta semangat nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila serta komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Tanah Abang untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, BRI BO Tanah Abang terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan usaha secara individual. Kolaborasi, transfer pengetahuan, serta keterhubungan dengan jejaring pasar menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha yang mampu berkembang secara berkelanjutan.

JAKARTA — Penguatan
usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak cukup hanya mengandalkan
pertumbuhan usaha secara individual. Kolaborasi, transfer pengetahuan, serta
keterhubungan dengan jejaring pasar menjadi bagian penting dalam membangun
ekosistem usaha yang mampu berkembang secara berkelanjutan.

Director of Stakeholder Relations
and Sustainability PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) Romulus Sutanto mengatakan
semangat berbagi dan gotong royong memungkinkan manfaat pengembangan usaha
menjangkau lebih banyak pelaku UMKM dan komunitas di sekitarnya.

Menurutnya, keberhasilan usaha
tidak semata-mata tecermin dari keuntungan yang diperoleh, tetapi juga manfaat
yang dapat diberikan kepada pelaku usaha lain.

“Semakin banyak menabur, semakin
banyak kita menuai,” ujarnya dalam “Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026:
Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas, Membuka Pasar Global” di Jakarta, Rabu
(30/9/2026).

Bootcamp yang digelar Sampoerna
Entrepreneurship Training Center (SETC) pada 29–30 September 2026 tersebut
melibatkan lebih dari 180 pelaku UMKM binaan SUI/SETC dari seluruh Indonesia,
serta 50 UMKM Jakpreneur. Acara di bawah Payung Program Keberlanjutan
“Sampoerna untuk Indonesia” itu menjadi bagian dari upaya jangka panjang
Sampoerna dalam membangun ekosistem kewirausahaan melalui peningkatan kapasitas
dan perluasan akses pasar bagi UMKM.

Sejak 2007, SETC telah melatih
lebih dari 108.000 pengusaha UMKM. Program tersebut juga memfasilitasi
penetrasi ekspor UMKM, di antaranya, ke Tiongkok melalui The 21st China
International Small and Medium Enterprises Fair 2026, bekerja sama dengan Dinas
Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi DKI
Jakarta. Pengusaha binaan SETC juga turut berpartisipasi di acara Jakarta
International Investment, Trade, Tourism and SMEs Expo (JITEX).

Ekosistem itu turut diperkuat Sampoerna Retail Community (SRC) yang membina
lebih dari 250.000 toko kelontong. Jaringan tersebut mencatatkan total omzet
Rp251 triliun per tahun atau setara dengan 9,46% dari PDB ritel nasional 2025.

Memperluas Dampak Pendampingan

Dalam memperluas jangkauan pembinaan, SETC mengembangkan Collaborator Hub
sebagai jejaring penggerak pemberdayaan UMKM di tingkat lokal. Saat ini, sebanyak 30 Collaborator Hub
tersebar di 17 provinsi dan secara berkelanjutan mendampingi lebih dari 2.300
UMKM.

Jejaring tersebut menjalankan pendampingan berbasis praktik, membangun
kolaborasi, serta membantu pelaku usaha mengakses pasar. Perannya diarahkan
bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas suatu usaha, tetapi juga menciptakan
dampak ekonomi yang lebih luas di daerah.

Romulus menilai pendekatan tersebut penting karena pelaku UMKM yang telah
berkembang dapat membagikan pengalaman dan pengetahuan kepada pengusaha lain.
Efek berantai dari proses itu selanjutnya berpotensi menjangkau keluarga hingga
komunitas di sekitar usaha.

“Bayangkan, ada berapa jumlah kepala keluarga yang Bapak dan Ibu bantu
semua di sini. Itu yang membuat saya merinding,” kata dia kepada para
Collaborator Hub yang hadir.

Menurut Romulus, semangat tersebut juga ditemuinya selama 18 tahun membina
ekosistem SRC. Sejumlah pemilik toko kelontong anggota SRC, misalnya, bersedia
memberikan pendampingan kepada toko lain kendati menjual produk serupa dan
berpotensi menjadi pesaing.

“Ketika saya tanya, Bapak, Ibu, kenapa mau bina tetangga sebelah, warung
yang juga saingan kamu, terus nanti kamu dapat apa?” katanya.

Jawaban para pemilik warung kelontong tersebut kemudian melekat di hati
Romulus.

Mereka mengingatkan pada prinsip bahwa semakin banyak kebaikan yang
ditabur, semakin banyak pula berkah yang akan dituai.

Praktik itu, lanjutnya, menunjukkan bahwa kolaborasi tidak selalu harus
berhenti ketika pelaku usaha berhadapan dengan kompetisi.

Romulus juga memperkenalkan Falsafah Tiga Tangan yang menjadi salah satu
landasan Sampoerna dalam menjalankan bisnis dan program pemberdayaan. Ketiga
prinsip itu meliputi menghasilkan produk berkualitas bagi konsumen dewasa,
memberikan nilai kepada pemangku kepentingan, serta menghadirkan manfaat bagi
masyarakat.

Prinsip tersebut dinilainya relevan bagi UMKM, terutama ketika produk lokal
mulai diarahkan pada pasar yang lebih luas.

Cerita Pemberdayaan dari Daerah

Model pendampingan tersebut antara lain dijalankan Collaborator Hub asal
Balikpapan, Nurul Ahdaniyah. Melalui PT Bungas Food Nusantara, dia
mengembangkan minuman herbal Bungas Wedang Dayak sekaligus bekerja sama dengan
10 kelompok tani yang menanam bawang dayak.

“Melalui SETC ini saya bisa sharing dengan teman-teman bagaimana usaha bisa
berkembang. Dan memang benar,
ketika kita menanam kebaikan, kita akan menuai,” kata dia.

Selama mengikuti SETC, Nurul juga mempelajari cara ekspor ke sejumlah
negara, antara lain Singapura, Malaysia, Nigeria, dan Australia. Dia berharap
produk berbasis bawang dayak dapat memperoleh pasar yang semakin luas.

Cerita lain datang dari Collaborator Hub asal Kebumen, Novita atau Ovi,
melalui Komunitas Pelepah Berdaya. Komunitas tersebut memanfaatkan limbah
pelepah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi sekaligus memberikan
pelatihan kepada warga lembaga pemasyarakatan.

“Saya itu grassroot, langsung ke masyarakat bawah banget, karena
saya membina warga lembaga pemasyarakatan,” ujar dia.

Menurut Ovi, pengolahan pelepah tidak hanya menghasilkan produk yang
memiliki nilai jual, tetapi juga membantu warga binaan memperoleh keterampilan
dan kepercayaan diri.

“Saat mereka (warga binaan) tahu bagaimana cara memanfaatkan pelepah pisang
tadi, oh ternyata produk yang saya buat bisa laku di pasaran, mereka itu dengan
bangga bercerita ke keluarganya. Saya melakukan pelatihan di rutan, mereka
sangat antusias,” ucap Ovi, menceritakan pengalamannya membina warga binaan.

Dengan pola tersebut, pendampingan UMKM bergerak dari peningkatan kemampuan
pengusaha secara individual menuju pembentukan jejaring yang memungkinkan
pengetahuan, akses pasar, dan manfaat ekonomi diteruskan kepada pelaku usaha
maupun komunitas lainnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD

JAKARTA – PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) berhasil mencapai Commercial on Date (COD) atas Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sekupang 50 MW Batam pada 31 Agustus 2026. Tahapan ini menunjukkan PLTMG Sekupang telah masuk fase operasi komersial untuk mendukung keandalan sistem ketenagalistrikan Batam.

COD ini menjadi tahap akhir dari rangkaian pekerjaan yang dilaksanakan PLN NPC. Untuk menyelesaikan COD, tahapan yang dilalui yaitu loading test atau pembebanan bertahap, reliability run, dan performance test.

Pelaksanaan tahapan project ini, dimulai dari perencanaan teknis, desain sistem, konstruksi pembangkit, instalasi peralatan mekanikal dan elektrikal, hingga pengujian dan komisioning. Selanjutnya, PLTMG Sekupang 50 MW telah melalui proses first firing dan first synchrone pada seluruh unit untuk memastikan sistem beroperasi secara aman, andal, dan sesuai standar kinerja yang ditetapkan.

PLTMG Sekupang 50 MW menggunakan teknologi mesin berbahan bakar gas modern. Teknologi tersebut menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan pembangkit konvensional, lebih efisien, dan responsif terhadap perubahan beban.

Terkait hal ini, Direktur Utama PT PLN NPC, Hendra Fitria mmenyampaikan bahwa pencapaian COD PLTMG Sekupang 50 MW menjadi momentum penting bagi PLN NPC dalam memperkuat kontribusi pada pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Batam. Capaian ini juga menjadi motivasi bagi PLN NPC untuk terus menghadirkan karya EPC yang memberikan nilai tambah bagi sistem ketenagalistrikan nasional.

“Penyelesaian proyek ini merupakan wujud komitmen PLN NPC untuk memastikan setiap pekerjaan EPC dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, serta standar keselamatan yang tinggi,” ujar Hendra Fitria,” ujar Hendra Fitria.

Pencapaian COD PLTMG Sekupang 50 MW menjadi milestone penting bagi PLN NPC dalam memperkuat rekam jejak pelaksanaan proyek pembangkit sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkualitas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei

JAKARTA: PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) dan PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi menandatangani kontrak dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terkait Pekerjaan Penyiapan Infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei di Kabupaten Lembata, Nusantara Tenggara Timur (NTT). Kontrak ini meliputi pembangunan access road, wellpad, dan water supply system.

Kontrak tersebut resmi ditandatangani oleh Hendra Fitria selaku Leader Konsorsium antara PT PLN Nusantara Power Construction (NPC) dan PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi dengan General Manager PT PLN UIP Nusra, RDW Manurung, yang dihadiri juga oleh SRM Pertanahan, Komunikasi, dan Umum PLN UIP Nusra, Iko Sumarsono.

Pekerjaan penyiapan infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung PLTP Atadei sebagai salah satu sumber energi terbarukan di NTT. PLTP tersebut juga berkontribusi terhadap penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PLN NPC menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk mengerjakan Project Pekerjaan Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei. Ia menegaskan komitmen PLN NPC untuk melaksanakan pekerjaan secara tepat waktu.

“Pekerjaan ini menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan pengembangan PLTP Atadei. Kami ingin memastikan seluruh lingkup pekerjaan dapat terlaksana dengan baik sehingga memberikan fondasi yang kuat bagi tahapan pengembangan proyek selanjutnya,” ujar Hendra.

PLN NPC terus melangkah, membangun fondasi infrastruktur energi hari ini untuk mengakselerasi transformasi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan berdaya saing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok

Sanct Social, aplikasi sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan oleh Sion Abednego, founder asal Indonesia, bergabung dalam delegasi bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo (GDTE) ke-5 di Hangzhou, Tiongkok, pada 23-27 September 2026, atas undangan DTI Conference & Expo (DTICX) dan penyelenggara GDTE. Selama tiga hari, Sanct mengikuti sesi temu bisnis dengan sejumlah perusahaan teknologi Tiongkok serta mempelajari kacamata pintar dan model AI yang telah dipasarkan di negara tersebut. Dari rangkaian pertemuan itu, satu peluang kemitraan kini dalam tahap tindak lanjut, dan Sanct berencana kembali pada 2027 untuk melihat prototipenya. Sanct tersedia gratis di App Store Indonesia, Malaysia, dan Singapura sejak 30 September 2026, tanpa iklan, dengan 5.000 pengguna yang telah bergabung di platform.

Jakarta, 7 Oktober 2026 — Sanct Social, aplikasi sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan oleh pengusaha asal Indonesia Sion Abednego, bergabung dalam delegasi bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo (GDTE) ke-5 di Hangzhou, Tiongkok, pada 23-27 September 2026. Keikutsertaan ini atas undangan DTI Conference & Expo (DTICX) dan penyelenggara GDTE.

Delegasi Indonesia terdiri atas perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Smart City, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, MASTEL, IDPRO, serta sejumlah system integrator dan perusahaan teknologi nasional. Sanct hadir sebagai salah satu perusahaan rintisan dalam rombongan tersebut.

 

Tiga hari di GDTE

GDTE ke-5 dibuka pada 24 September 2026 di Hangzhou Grand Convention and Exhibition Center. Hari pertama delegasi diisi dengan kunjungan ke area pameran. Pada hari kedua dan ketiga, Sanct mengikuti sesi temu bisnis dengan perusahaan teknologi Tiongkok, antara lain produsen kacamata pintar, pengembang model AI, dan produsen kartu pemroses AI. Hari ketiga ditutup dengan upacara penutupan, dilanjutkan jamuan makan malam delegasi di atas kapal yang menyusuri sungai di tengah kota Hangzhou.

Di area pameran, Sanct mempelajari produk yang telah dipasarkan di Tiongkok, di antaranya kacamata pintar dengan asisten AI terintegrasi, kartu pemroses AI, asisten suara, dan model AI untuk kebutuhan industri. Dari rangkaian sesi temu bisnis tersebut, satu peluang kemitraan kini dalam tahap tindak lanjut.

“Kami hadir di Hangzhou untuk belajar, sekaligus menjajaki peluang kemitraan,” ujar Pendiri Sanct Sion Abednego dalam keterangan resmi, Rabu (7/10). “Sanct masih startup muda, jadi saya ingin melihat langsung apa yang sudah diproduksi dan dipasarkan di sana. Dari beberapa pertemuan, ada satu yang cocok dan sedang kami tindak lanjuti. Kalau berjalan lancar, tahun depan kami kembali untuk melihat prototipenya.”

 

Panggung digital Tiongkok

Hangzhou merupakan kota asal sejumlah perusahaan teknologi terbesar Tiongkok, dan GDTE menjadi ajang tahunan yang mempertemukan pelaku perdagangan digital dari berbagai negara. Pada malam pertama, delegasi Indonesia menghadiri Night of Digital Trade, malam gala GDTE, dengan bendera negara peserta, termasuk Indonesia, terpasang di atas panggung utama.

Tentang Sanct

Sanct tersedia gratis untuk iPhone di App Store Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Teman pertama ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR, melalui kode undangan, atau melalui perkenalan dari teman. Pengguna baru diminta mengajak lima orang terdekat lebih dulu. Setiap hari pukul 18.00, Sanctum dibuka untuk mereka: ruang virtual berupa pantai kecil di dalam aplikasi, tempat keluarga dan sahabat yang berjauhan menghabiskan sore bersama.

Bagaimana data pengguna diperlakukan

Sanct tidak memiliki iklan maupun linimasa publik, dan tidak menjual data pengguna ke pihak ketiga. Sancty, teman kecil di dalam aplikasi, memproses data hanya di dalam akun pengguna itu sendiri untuk merespons, dan data tersebut tidak digunakan untuk melatih model AI publik. Kebijakan privasi Sanct dapat dibaca di https://sanctsocial.app/privacy

Harga dan ketersediaan

Sanct gratis: fitur inti tetap gratis, sementara fitur premium yang bersifat opsional menyusul kemudian, tanpa iklan di kedua versi. Sanct tersedia untuk iPhone di App Store Indonesia dan Malaysia sejak 30 September 2026, dan di Singapura sejak 28 September 2026. Versi Android di Google Play belum tersedia. Aplikasi ini mendukung bahasa Indonesia, Inggris, Melayu, dan Hindi, dengan 5.000 pengguna yang telah bergabung di platform.

Unduh Sanct dan informasi lebih lanjut: https://sanct.social

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA

Surabaya, (6/10) – Dorong para pelaku usaha untuk mengadopsi praktik-praktik yang lebih bertanggung jawab secara lingkungan dan sosial, serta meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja para pekerja, PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Focus Group Discussion terkait dengan Kebijakan dan Implementasi Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) untuk Industri Kimia di Provinsi Jawa Timur (30/9).

Kepala Bidang Pemberdayaan Industri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Ria Trianamiki menyampaikan bahwa industri kimia nasional menunjukkan kinerja yang meningkat dan berkontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Pengelolaan yang tepat diperlukan untuk meminimalkan risiko terhadap keselamatan pekerja, lingkungan hidup dan fasilitas industri. Sehingga pemerintah memandang bahwa pembinaan dan pengawasan penggunaan bahan kimia perlu diperkuat melalui regulasi teknis setingkat peraturan Menteri,” kata Ria Trianamiki.

Ria Trianamiki menjelaskan, “Agenda hari ini adalah sebagai wadah untuk mengevaluasi dan menyelaraskan kebijakan, meningkatkan kesiapsiagaan industri, dan membangun sinergi lintas sektor dalam menurunkan tingkat potensi risiko, khususnya di Wilayah Provinsi Jawa Timur, serta mendukung pemenuhan regulasi Permenperin Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia dalam Kegiatan Usaha Industri Kimia,” ucap Ria Trianamiki.

Selaras dengan hal tersebut, Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian RI, Sri Bimo Pratomo turut menyampaikan, “Dampak dari keadaan darurat kimia tidak hanya merugikan sektor industri secara materil, tetapi juga memengaruhi keselamatan jiwa pekerja, masyarakat sekitar dan kelestarian lingkungan hidup. Oleh karena itu, kebijakan dan sistem implementasi Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) menjadi sebuah kemutlakan yang harus diterapkan secara disiplin, terpadu, dan berkesinambungan oleh setiap pelaku industri kimia di wilayah Provinsi Jawa Timur,” tutur Sri Bimo Pratomo.

Menurutnya, keselamatan dan keamanan industri kimia bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif atau regulasi, melainkan wujud nyata dari tanggung jawab kemanusiaan dan keberlanjutan bisnis itu sendiri. “Sehingga melalui agenda ini dapat melahirkan berbagai gagasan konstruktif, rekomendasi kebijakan yang aplikatif serta langkah konkret dalam memperkuat mitigasi risiko kimia di Provinsi Jawa Timur,” tegas Sri Bimo Pratomo.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (PERSERO), Budi Utomo menyampaikan bahwa sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) siap berperan dalam mendorong upaya mitigasi dan mengurangi potensi risiko terhadap bahaya kimia salah satunya di Provinsi Jawa Timur.

“SUCOFINDO terus berkomitmen dalam upaya implementasi prinsip-prinsip keberlanjutan, dalam hal ini khususnya pada industri kimia dan turut mendukung dalam implementasi regulasi terkait Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK). Kami hadir untuk memberikan solusi dalam mencegah dan meminimalisir potensi bahaya kimia dan siap mendukung transisi menuju industri yang lebih berkelanjutan,” ujar Budi Utomo.

Sesuai dengan perannya, PT SUCOFINDO (PERSERO) siap berkontribusi aktif, salah satunya sebagai Lembaga Verifikasi Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) dalam Kegiatan Usaha Industri Kimia yang ditunjuk melalui Keputusan Menteri Perindustrian RI Nomor 6 Tahun 2025 tanggal 3 Januari 2025.

“SUCOFINDO sebagai lembaga Testing, Inspection, Certification (TIC) independen siap mendukung implementasi regulasi yang telah ditetapkan agar berjalan sesuai dengan standar dan aturan sebagai upaya perlindungan bagi pekerja, lingkungan dan keberlanjutan bisnis,” tutur Budi Utomo.

Lebih lanjut Budi Utomo menegaskan bahwa Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) membutuhkan komitmen bersama, kesiapsiagaan, serta sinergi lintas sektor untuk memastikan setiap potensi risiko dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat dan tepat.

“Melalui penerapan prosedur keselamatan yang konsisten, peningkatan kompetensi, serta koordinasi yang kuat, diharapkan dapat tercipta lingkungan kerja yang aman, tanggap terhadap keadaan darurat, dan berorientasi pada terwujudnya zero accident.”

Project Coordinator PT SUCOFINDO (PERSERO), Gun Galryadi menyampaikan pada pemaparannya di agenda tersebut bahwa PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai verifikator dalam implementasi Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) siap mendukung pemenuhan ketentuan P2KDBK sesuai regulasi pemerintah.

“SUCOFINDO sesuai perannya siap memastikan proses verifikasi berjalan objektif, profesional dan independen. Sehingga fokus strategis kami tidak hanya kepatuhan terhadap regulasi namun juga technical assurance dan kesiapsiagaan industri agar penerapan sistem pencegahan dan penanggulangan keadaan darurat bahan kimia berjalan efektif dan berkelanjutan,” jelas Gun Galryadi.

“PT SUCOFINDO (PERSERO), khususnya Cabang Surabaya siap memberikan pendampingan secara menyeluruh dalam implementasi P2KDBK. Dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki, kami siap membantu memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku, sehingga upaya penanggulangan keadaan darurat bahaya kimia dapat terlaksana secara efektif, terukur dan berkelanjutan,” tutup Gun Galryadi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES