Akselerasi Pertumbuhan Mikro 2026: BRI BO Otista Perkuat Sinergi dengan Merchant di Jakarta Timur

JAKARTA – Memasuki periode krusial Maret 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Branch Office (BO) Jakarta Otista semakin agresif dalam memperkuat pondasi ekonomi mikro. Upaya ini diwujudkan melalui agenda strategis bertajuk “Optimalisasi Kinerja Mikro dan Sinergi Merchant 2026” yang digelar dengan fokus pada peningkatan kualitas ekosistem pembayaran digital dan pemberdayaan pelaku usaha.

Acara yang berlangsung penuh antusiasme ini dihadiri langsung oleh Area Head BRI Jakarta Timur, Bapak Andi Halim. Kehadiran jajaran manajemen wilayah ini menegaskan pentingnya peran unit mikro di Otista sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Jakarta Timur.

Sinergi Tanpa Batas dengan Merchant

Fokus utama dalam agenda ini adalah mempererat hubungan dengan para merchant binaan BRI. Selain melakukan evaluasi kinerja triwulan pertama, BRI BO Otista juga memberikan apresiasi serta edukasi mengenai pemanfaatan fitur-fitur terbaru dalam ekosistem pembayaran BRI guna mempermudah transaksi masyarakat.

“Maret adalah momentum penting untuk memastikan seluruh target kinerja mikro berjalan di jalur yang benar. Namun, di atas angka-angka tersebut, sinergi dengan para merchant adalah kunci utama. Kami ingin tumbuh bersama, memastikan setiap pelaku usaha mendapatkan layanan finansial yang optimal,” ujar Bapak Andi Halim di sela-sela kegiatan.

Transformasi Digital di Akar Rumput

Dalam sesi diskusi, tim mikro BRI BO Otista memaparkan strategi percepatan penyaluran kredit mikro yang tepat sasaran serta penguatan penetrasi QRIS dan EDC bagi para pedagang. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha sekaligus memberikan kenyamanan bagi nasabah dalam bertransaksi.

Melalui kolaborasi yang solid antara jajaran Area Head, Branch Office, dan para pelaku usaha, BRI BO Otista optimis dapat mencapai target kinerja Maret 2026 sekaligus memberikan dampak positif bagi inklusi keuangan di wilayah Jakarta Timur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, BRI KC Jakarta Otista Salurkan Bingkisan untuk Anak Yatim melalui Kelurahan Bidara Cina

JAKARTA – Mengisi kemuliaan bulan Ramadhan 1447 H dengan aksi nyata, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Kantor Cabang (KC) Jakarta Otista melaksanakan kegiatan santunan bagi anak-anak yatim di wilayah Bidara Cina, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Acara penyerahan bingkisan yang berlangsung penuh kehangatan ini dilaksanakan di kantor Kelurahan Bidara Cina. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Manager Operasional BRI KC Jakarta Otista, Bapak Dian Priharko, yang secara simbolis menyerahkan paket bingkisan kepada para penerima manfaat.

Turut mendampingi dalam prosesi tersebut, Bapak Lurah Bidara Cina beserta jajaran staf kelurahan. Sinergi antara perbankan dan perangkat pemerintah setempat ini memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran kepada anak-anak yatim yang membutuhkan di wilayah tersebut.

“Kegiatan ini adalah wujud syukur kami sekaligus bentuk kepedulian BRI terhadap anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Kami berharap bingkisan ini dapat memberikan keceriaan dan menambah semangat bagi adik-adik di Kelurahan Bidara Cina dalam menjalankan ibadah di bulan suci,” ujar Bapak Dian Priharko di sela-sela acara.

Lurah Bidara Cina menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BRI KC Jakarta Otista atas inisiatif sosial ini. Menurutnya, perhatian dari institusi seperti BRI sangat berarti dalam mendukung kesejahteraan sosial warga, khususnya bagi anak-anak yatim di wilayahnya.

Melalui semangat “Memberi Makna Indonesia”, BRI KC Jakarta Otista berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi secara positif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, khususnya di wilayah Jakarta Timur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Life Berbagi Berkah “Takjil on The Road” di Bulan Ramadan 1447 Hijriah

Dalam rangka memperingati
dan mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H dengan kegiatan positif, PT Asuransi BRI
life menyelenggarakan berbagai kegiatan social sebagai bentuk kepedulian kepada
masyarakat. Salah satunya melalui program “Takjil on the Road”, yaitu kegiatan
berbagi takjil yang dilaksanakan sejak awal Ramadan hingga Jumat, 13 Maret
2026.

“Takjil on the Road”
merupakan bentuk kepedulian karyawan BRI Life terhadap masyarakat sekitar yang
membutuhkan.  Dengan mengusung tema “Sharing
is Caring”
, Pekerja BRI Life berhasil mengumpulkan ratusan goodie bag
berisi paket takjil lengkap untuk berbuka puasa, yang kemudian dibagikan kepada
masyarakat yang membutuhkan.

Direktur BRI Life Sutadi mengatakan, “Kegiatan Berbagi di bulan Ramadan merupakan
salah satu bentuk kepedulian BRI Life terhadap masyarakat. Program ini juga
menjadi bagian dari kegiatan sosial rutin yang dilaksanakan BRI Life setiap
Ramadan, sebagai upaya untuk terus mempererat hubungan antara BRI Life dengan
masyarakat sekitar”.

Program “Sharing is Caring” merupakan kepedulian nyata dari
Manajemen dan para Pekerja  BRI Life  dengan berbagi paket takjil kepada
masyarakat. Para Pekerja BRI Life juga secara sukarela turut langsung membagikan
paket tersebut ke lokasi, yang disambut dengan antusias oleh masyarakat.

Puncak kegiatan tersebut dilaksanakan
pada Jumat 13 Maret 2026, dengan melibatkan komunitas MomotoRun BRI Life.
Sebanyak 100 pekerja BRI Life yang tergabung dalam komunitas tersebut turut
ambil bagian dalam kegiatan berbagi dengan membagikan paket takjil tersebut
kepada masyarakat.

Selain membagikan paket takjil,
rombongan MomotoRun melanjutkan touring dengan melakukan kunjungan
langsung ke beberapa panti asuhan, salah satunya Panti Asuhan Al Madaniyah di kawasan
kuningan Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, BRI Life turut menyalurkan
bantuan paket sembako yang terdiri dari dari beras, minyak goreng, gula pasir
dan terigu. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur BRI Life, Sutadi, serta
Pejabat Eksekutif BRI life, Aestika Oryza Gunarto, yang turut melepas
keberangkatan komunitas MomotoRun.

Sebagai perusahaan yang
berkomitmen pada nilai-nilai kepedulian, BRI Life terus berupaya memberikan
dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai program sosial. Kegiatan
berbagi takjil ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian BRI Life terhadap
lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan
ini, BRI Life terus menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan makna
bagi Negeri, tidak hanya melalui layanan asuransi, tetapi juga melalui aksi
nyata dalam membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial di lingkungan
sekitar. Kami berharap program berbagi berkah di bulan Ramadan ini dapat
memberikan manfaat bagi orang banyak,”
tutup Sutadi saat
melepas komunitas MomotoRun.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

AI Center Makassar Dorong Komersialisasi Proyek AI Talenta Digital Menjadi Bisnis Berpendapatan Berkelanjutan

AI Center Makassar mendorong talenta digital mengembangkan proyek Artificial Intelligence menjadi produk bisnis dengan model pendapatan berkelanjutan melalui program AI Clinic.

Kebutuhan talenta digital di Indonesia terus meningkat seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital. Laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama World Bank menyebutkan Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030, atau sekitar 600 ribu talenta setiap tahun. Namun, banyak talenta teknologi masih berfokus pada pengembangan prototipe atau portofolio tanpa pendampingan yang memadai untuk mengubah inovasi tersebut menjadi produk bisnis yang berkelanjutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence Makassar menyelenggarakan AI Clinic for Business: Turning AI Projects into Recurring Income pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Telkom AI Center Makassar. Program ini menjadi ruang diskusi dan mentoring bagi talenta digital agar proyek Artificial Intelligence (AI) yang sebelumnya masih berupa prototipe atau portofolio dapat dikembangkan menjadi produk dengan nilai komersial.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi komersialisasi solusi AI, mulai dari penyusunan model bisnis, identifikasi kebutuhan pasar, hingga pengembangan skema monetisasi berbasis recurring income. Pendekatan ini bertujuan membantu talenta teknologi tidak hanya menciptakan inovasi teknis, tetapi juga memahami cara menghadirkan produk AI yang relevan dan berkelanjutan di pasar.

Sesi pembukaan menghadirkan pemaparan dari Khairul Umam yang membahas strategi pengembangan model bisnis serta peluang inkubasi bagi startup berbasis teknologi. Selain itu, Kholil Haq Al Hakim turut memberikan wawasan mengenai penguatan aspek teknis serta implementasi Artificial Intelligence agar solusi yang dikembangkan peserta lebih siap diterapkan di dunia industri.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan mentoring one-on-one, di mana setiap tim memperoleh masukan spesifik terkait strategi bisnis, kesiapan teknologi, serta peluang komersialisasi solusi AI yang mereka kembangkan. Sesi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan arahan praktis yang dapat langsung diterapkan pada pengembangan proyek mereka.

Salah satu peserta, Silmi Hafizat, mengungkapkan bahwa sesi mentoring memberikan perspektif baru dalam mengembangkan proyek teknologi menjadi produk bisnis. “Sesi mentoring sangat membuka wawasan kami, bukan hanya dari sisi teknis tetapi juga bagaimana menyusun model bisnis yang realistis dan skema pendapatan berulang. Kami jadi lebih memahami langkah konkret untuk membawa prototipe kami ke pasar,” ujarnya.

Sementara itu, Mizan Lazuardi menegaskan bahwa AI Clinic dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kemampuan teknis dan kesiapan komersial talenta digital. “Kami ingin memastikan inovasi AI tidak berhenti pada tahap prototipe, tetapi berkembang menjadi produk digital yang memiliki model pendapatan berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha,” jelasnya.

Melalui program ini, Telkom AI Center Makassar tidak hanya mendorong peningkatan keterampilan teknologi, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan digital bagi talenta muda. Inisiatif ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak inovasi AI yang tidak berhenti sebagai proyek pengembangan, tetapi berkembang menjadi startup teknologi dan solusi digital yang memberikan dampak nyata bagi dunia usaha, khususnya sektor UMKM, serta memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia Timur. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom AI Center Makassar Gelar Mini Demo Day Tampilkan Solusi AI untuk Otomasi Workflow UMKM

Talenta digital mempresentasikan solusi AI untuk otomasi workflow UMKM dalam Mini Demo Day yang digelar Telkom AI Center Makassar melalui program AI Connect.

Program AI Connect yang diinisiasi Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence menggelar Mini Demo Day – AI Automation for SME pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Telkom AI Center Makassar. Kegiatan ini menjadi wadah bagi developer muda, mahasiswa, dan talenta teknologi untuk mempresentasikan berbagai solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu meningkatkan efisiensi operasional usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Inisiatif ini dinilai relevan mengingat sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan jumlah UMKM di Indonesia telah mencapai lebih dari 64 juta unit usaha, atau sekitar 99 persen dari total unit usaha, dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan inovasi teknologi yang dapat membantu UMKM meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.

Dalam sesi Mini Demo Day, beberapa tim mempresentasikan proyek AI yang berfokus pada otomasi proses bisnis UMKM, di antaranya KasirTa’ POS, sistem kasir pintar berbasis AI dengan fitur input suara, serta SmartBiz Blast AI, asisten pemasaran digital yang membantu menghitung profitabilitas produk sekaligus mengotomatisasi promosi. Selain itu, peserta juga menampilkan Laporin.AI yang mampu mengubah data mentah menjadi laporan bisnis secara otomatis, Mandja.bot sebagai chatbot layanan pelanggan berbasis web, U-Smart Apps untuk menghasilkan visual promosi produk secara otomatis melalui teknologi AI generatif, serta SAPI (Sistem Atur Penjualan & Inventory) yang membantu pengelolaan penjualan dan stok barang secara lebih terstruktur.

Sesi demo menghadirkan Khairul Umam dari Inkubator Bisnis Kota Makassar dan Kholil Haq Al Hakim CTO GoDentist. Keduanya berperan sebagai judges yang memberikan feedback kepada peserta terkait pengembangan model bisnis, serta aspek teknologi dan implementasi Artificial Intelligence dari solusi yang dipresentasikan.

Program Lead Telkom AI Connect, Mizan Lazuardi, dalam sesi opening menyampaikan keynote bahwa pemanfaatan teknologi AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus membuka peluang inovasi baru bagi pelaku usaha.

“Melalui program seperti ini, kami ingin membantu talenta digital tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga memahami bagaimana solusi AI tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi bisnis dan memiliki model yang berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu peserta, Fachrul Muslihi, yang mengembangkan KasirTa’ POS, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi talenta teknologi untuk menguji sekaligus menyempurnakan solusi yang dikembangkan. “Melalui kegiatan ini kami mendapatkan banyak masukan dari praktisi industri, terutama terkait bagaimana solusi AI yang kami bangun dapat lebih relevan dengan kebutuhan pelaku usaha dan berpotensi untuk diterapkan atau mendapatkan usecase di Inkubator Bisnis Kota Makassar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, AI Center Makassar mendorong lahirnya inovasi AI yang tidak hanya berhenti sebagai prototipe, tetapi mampu berkembang menjadi solusi yang relevan bagi kebutuhan pelaku UMKM serta berpotensi diimplementasikan secara nyata di dunia usaha.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Siaga Ramadan Idulfitri Pertamina NRE Gelar Commanders Call, Pastikan Operasional Energi Bersih Lancar

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menggelar Commander’s Call di fasilitas PT Jawa Satu Power, Karawang, sebagai langkah konsolidasi kesiapan operasional subholding PNRE dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Forum ini memperkuat koordinasi antara kantor pusat dan unit operasional lintas entitas—termasuk PGE, Jawa Satu Power, dan Jawa Satu Regas—guna memastikan keandalan pasokan energi tetap terjaga pada periode dengan kebutuhan energi yang tinggi.

Karawang, Jawa Barat – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) sebagai Subholding Pertamina Power & New Renewable Energy (SH PNRE) menggelar Commander’s Call di fasilitas pembangkit listrik PT Jawa Satu Power di Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Jumat, (13/03/2026), guna memastikan kesiapan dan kesiagaan unit operasi serta proyek di lingkungan SH PNRE dalam menghadapi periode Ramadan dan Idul Fitri 2026. Pelaksanaan Commander’s Call dihadiri oleh pimpinan, manajemen, serta pekerja dari berbagai entitas di lingkungan SH PNRE, antara lain PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO), PT Jawa Satu Power, dan PT Jawa Satu Regas.

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi antara Kantor Pusat dengan garda terdepan area operasional dan proyek guna menjaga keandalan sistem kelistrikan dan energi menyambut periode Idulfitri 2026.

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, menegaskan bahwa kesiapan operasional tidak hanya ditentukan oleh keandalan fasilitas pembangkit, tetapi juga oleh integrasi sistem pemantauan serta koordinasi lintas entitas di lingkungan subholding.

“Periode Ramadan dan Idulfitri merupakan momentum penting di mana kebutuhan energi masyarakat tetap harus terjaga secara andal dan aman. Forum ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam menjaga keandalan operasi selama periode Idulfitri,” tutur John

Lebih lanjut, John menegaskan bahwa SH PNRE memastikan seluruh lini operasi, mulai dari pembangkitan hingga proyek pengembangan energi bersih, berada dalam kondisi siap siaga.

“Sinergi antar entitas serta pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci dalam menjaga keandalan operasi sekaligus memastikan layanan energi tetap optimal bagi masyarakat,” Lanjut John.

Berbicara mengenai pemanfaatan teknologi digital, Norman Ginting selaku Direktur Proyek & Operasi Pertamina NRE menjelaskan bahwa entitas di lingkup SH PNRE telah mengaplikasikan tiga upaya digitalisasi guna mendukung berjalannya operasional perusahaan.

“Dalam menyalurkan energi bersih, kami menekankan tiga hal utama yaitu keselamatan, keandalan aset operasi, dan keberlanjutan kegiatan operasi. Untuk mendukung hal tersebut, SH PNRE terus memperkuat digitalisasi melalui pengembangan aplikasi NOVA (New & Renewable Energy Operation and Visualization), pemanfaatan AI CCTV dan face recognition untuk mendukung aspek keselamatan, serta implementasi G-Bionic di PGE dalam membangun budaya kerja berbasis data yang adaptif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Norman.

Lebih jauh, pengembangan aplikasi NOVA memungkinkan pemantauan kinerja operasional Pertamina NRE dan anak perusahaan secara waktu nyata (real time), serta penerapan AI CCTV dan face recognition bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sekaligus memastikan validitas personil yang bertugas di area operasi.

Lebih jauh, pemanfaatan G-Bionic juga turut mendukung keandalan operasional panas bumi selama periode Ramadan dan Idulfitri. Melalui sistem pemantauan operasi pengeboran secara real-time, PGE dapat melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan seperti stuck pipe atau kondisi pipa pengeboran yang terjepit di dalam sumur, sehingga langkah mitigasi dapat segera dilakukan. Selain meningkatkan efisiensi dan optimalisasi kinerja pengeboran, implementasi ini juga membantu menjaga kelancaran operasi serta keandalan pasokan energi bersih selama periode Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Sebagai penutup, John Anis, menyampaikan apresiasi atas kinerja serta komitmen tinggi terhadap aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang telah ditunjukkan oleh seluruh area operasi di lingkungan SH PNRE. “Saya mengapresiasi performa dan komitmen HSSE yang telah ditunjukkan oleh seluruh area operasi. Saya juga mengingatkan agar seluruh area memperhatikan delapan pesan HSSE dan meningkatkan kewaspadaan, karena pengalaman menunjukkan bahwa insiden sering terjadi akibat kelalaian pada periode seperti ini. Tetap jaga produktivitas, namun hindari pekerjaan berisiko tinggi dan jangan ragu menggunakan Stop Work Authority (SWA) atau kewenangan untuk menghentikan pekerjaan apabila terdapat kondisi kerja yang tidak aman,” tutup John.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hadir untuk Melayani, PAM JAYA Sediakan 15 Unit Bus untuk Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026

“Dengan adanya program ini, kami berharap para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan selamat sampai tujuan, dan bisa bertemu dengan keluarga. Kami bangga bisa ikut ambil bagian dari program ini,” tutur Esa.

Rini Pujiati, peserta mudik dari Jakarta Utara dengan tujuan Sragen Jawa Tengah mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemprov DKI dan PAM JAYA karena menyediakan bus gratis untuk dirinya dan keluarga.

JAKARTA, 17 Maret 2026 – PAM JAYA mendukung penuh Program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan menyediakan 15 unit bus gratis bagi masyarakat Jakarta yang hendak mudik ke Sumatera dan Jawa. Ini merupakan wujud nyata komitmen pelayanan dan kepedulian PAM JAYA kepada masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara simbolis melepas pemudik gratis di Monumen Nasional pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Direktur Strategi dan Bisnis PAM JAYA Anugrah Esa, dan beberapa jajaran Pemprov DKI Jakarta lainnya.

“Pada tahun ini tema yang diambil pemerintah DKI Jakarta adalah mudik gratis dari Jakarta untuk keluarga. Tema ini mengingatkan pada kita semua bahwa mudik bukan hanya sekedar perjalanan pulang, tetapi momentum merawat silaturahim, mempererat hubungan keluarga, dan menjaga nilai kebersamaan,” ujar Pramono di Monas, Selasa (17/3/2026).

Pramono menjelaskan bahwa program mudik gratis tahun ini didukung oleh program Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta. Salah satunya adalah PAM JAYA.

“Saya sengaja menyebut perusahaan yang mendukung kami melalui program CSR ini sebagai apresiasi sekaligus harapan agar bisa ditingkatkan lagi tahun depan,” terangnya.

Menurut data Dinas Perhubungan DKI Jakarta, tercatat 35.012 penumpang ikut dalam program mudik dan balik gratis milik Pemprov DKI Jakarta tahun ini, dengan total 744 unit armada bus siap diberangkatkan.

Direktur Strategi dan Bisnis PAM JAYA Anugrah Esa menjelaskan bahwa tahun ini adalah tahun pertama PAM JAYA ikut berpartisipasi dalam program mudik gratis Pemprov DKI Jakarta. PAM JAYA menyiapkan 15 unit bus yang melayani rute Solo (6 bus), Madiun (2 bus), Palembang (1 bus), Sragen (1 bus), dan Wonogiri (5 bus) sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk memastikan perjalanan mudik aman dan nyaman.

“Dengan adanya program ini, kami berharap para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan selamat sampai tujuan, dan bisa bertemu dengan keluarga. Kami bangga bisa ikut ambil bagian dari program ini,” tutur Esa.

Rini Pujiati, peserta mudik dari Jakarta Utara dengan tujuan Sragen Jawa Tengah mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemprov DKI dan PAM JAYA karena menyediakan bus gratis untuk dirinya dan keluarga.

“Syukur alhamdulillah, apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan PAM JAYA. Kami bisa pulang kampung dengan gratis. Sebagai masyarakat Jakarta program ini sangat membantu kami. Saya berharap kegiatan mudik gratis ini dapat dilanjutkan dan ditingkatkan di tahun depan,” ujar Rini.

Ke depan, sinergi antara PAM JAYA dan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat akan terus ditingkatkan. Komitmen PAM JAYA dalam memberikan kontribusi nyata menjadi prioritas utama.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mahasiswa Interior Design BINUS @Bandung Tampilkan Karya di Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026

Jakarta, 5 Maret 2026 — Ajang pameran furnitur terbesar di Indonesia, Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026, kembali digelar di ICE BSD pada 5–8 Maret 2026. Dalam perhelatan berskala internasional ini, BINUS @Bandung turut ambil bagian melalui keterlibatan mahasiswa Program Studi Desain Interior dengan menampilkan karya furnitur hasil proses pembelajaran dan eksplorasi kreatif. Keterlibatan BINUS ini menjadi langkah penting dalam mempertemukan mahasiswa dengan industri furnitur global.

Kesempatan tampil di IFEX 2026 hadir melalui kerjasama BINUS dan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), serta Diandra Promosindo. Kolaborasi ini membuka paparan langsung terhadap standar industri, dinamika buyer & supplier, dan tren pasar internasional.

Partisipasi BINUS @Bandung di IFEX 2026 tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga menjadi momentum pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Melalui kolaborasi antara program studi Interior Design dan BINUS Entrepreneurship Center, mahasiswa diajak memahami bagaimana sebuah karya desain dapat merespon industri, bekerja sama dengan brand, serta disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan ruang profesi. Karya pameran Agriculture Modern Style mengintegrasikan prinsip modern dengan kearifan pertanian sebagai atmosfer yang membentuk karakter ruang. Ini merupakan hasil interpretasi kreatif mahasiswa terhadap tren furnitur kontemporer, mulai dari pemilihan material, penyusunan konsep ruang, hingga pengalaman pengunjung dalam booth pameran.

Dalam produksi booth pameran, karya pameran ini memperoleh dukungan dari Arkon Indonesia dan Tiffani Performance Fabrics. Arkon Indonesia dikenal luas dalam solusi bidang jasa desain interior dan kontraktor, dengan fokus mulai dari arsitektur ruangan sampai custom furniture. Sementara Tiffani Performance Fabrics merupakan produsen kain yang menyediakan berbagai solusi tekstil dengan spesialisasi kualitas premium seperti kebutuhan interior fabrics: indoor, outdoor, faux leather & curtain.

Lima desainer yang karyanya ditampilkan dalam pameran ini yaitu Florensia Karen Tangsul Alam, Samantha Angela Santosa, Dinara Aurelia, Hansel Frederich Majanto, dan Casey Karlijn Constantine. Sementara lainnya yang merupakan mahasiswa semester 4 terlibat berperan menangani aspek artistik, produksi, hingga operasional booth selama pameran berlangsung.

Seluruh proses kreatif, mulai dari pengembangan konsep desain hingga eksekusi di lapangan, didampingi oleh para mentor akademik. Di antaranya adalah Imanda Dea Sabiella, S.E., MBA selaku dosen Creativepreneurship BINUS @Bandung; Riono Abdullah S.Ds., M.Ds., Deanawati Insani Wasilah, S.Ds., M.Ds. selaku dosen Interior Design BINUS @Bandung; serta Bayu Ramadhan Wardani, S.Ds., M.Ds., selaku dosen Interior Design BINUS @Bandung yang juga sekaligus seorang praktisi desain furnitur. Pendampingan ini bertujuan memastikan karya yang dihasilkan tidak hanya memiliki kualitas desain yang kuat, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri. 

Bayu Ramadhan Wardani menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam pameran ini menjadi pengalaman penting untuk memahami praktik industri secara langsung. “Event pameran ini diharapkan menjadi pengalaman awal mahasiswa untuk terjun ke dunia profesi, terutama dalam memahami praktik industri furniture secara langsung. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang networking yang akan sangat bermanfaat ketika mereka memasuki dunia profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Samantha Angela Santosa menyampaikan bahwa partisipasi dalam ajang Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 memberikan perspektif baru baginya dan Binusian lainnya mengenai hubungan antara dunia desain dan industri. “Keterlibatan kami di IFEX 2026 membuka wawasan tentang bagaimana desain berinteraksi langsung dengan industri. Mahasiswa belajar bagaimana storytelling produk, spesifikasi teknis, dan nilai bisnis yang saling terkoneksi. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi awal agar Interior Design BINUS @Bandung semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Selama pameran, para mahasiswa menerapkan pendekatan design meets business yaitu mengamati umpan balik pengunjung, dengan demikian, karya furnitur tidak berhenti pada studio outcome, tetapi bergerak menjadi produk dengan potensi komersial.

Campus Director BINUS @Bandung, Dr. Johan Muliadi Kerta, S.Kom., M.M. menjelaskan bahwa partisipasi mahasiswa dalam ajang IFEX 2026 menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendorong integrasi antara kreativitas, teknologi, dan kewirausahaan. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam ekosistem industri kreatif dan desain. Melalui partisipasi di IFEX 2026 ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata tentang bagaimana ide desain dikembangkan, diproduksi, hingga dipresentasikan di hadapan pelaku industri,” ungkapnya.

Sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, BINUS @Bandung memposisikan forum seperti IFEX untuk menghubungkan kajian desain dan teknologi material dengan praktik kewirausahaan. Paparan internasional ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk memvalidasi gagasan, memahami standar profesional, dan membangun jaringan dengan merek dan pelaku industri. Melalui sinergi akademik industri ini, BINUS @Bandung terus mendorong lahirnya perancang furnitur dan creativepreneur muda yang siap berkontribusi pada ekosistem bisnis kreatif nasional maupun global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Negara Importir Minyak yang Paling Rentan Saat Krisis Energi

Krisis energi global, terutama akibat konflik geopolitik seperti gangguan di Selat Hormuz, dapat memberikan tekanan besar pada perekonomian dunia. Salah satu pihak yang paling terdampak adalah negara-negara yang bergantung pada impor minyak.

Ketika pasokan terganggu, harga minyak global cenderung melonjak. Kondisi ini membuat biaya energi meningkat tajam, memicu inflasi, dan menekan pertumbuhan ekonomi di negara importir.

Bagi trader dan investor, memahami negara mana saja yang paling rentan sangat penting untuk membaca arah pasar energi dan dampaknya terhadap instrumen lain.

Untuk insight lebih dalam terkait kondisi ini, Anda dapat membaca daftar negara yang dirugikan saat Selat Hormuz ditutup.

Mengapa Negara Importir Lebih Rentan?

Negara importir minyak sangat bergantung pada pasokan energi dari luar negeri. Ketika terjadi gangguan distribusi global, mereka harus membeli minyak dengan harga lebih tinggi atau mencari alternatif pasokan.

Sebagian besar negara di Asia sangat bergantung pada minyak dari Timur Tengah, sehingga krisis di kawasan tersebut langsung berdampak pada ekonomi mereka.

Selain itu, negara dengan cadangan energi terbatas akan lebih cepat merasakan dampak krisis dibandingkan negara yang memiliki stok strategis besar.

Negara Importir Minyak yang Paling Rentan

Berikut beberapa negara yang paling rentan saat terjadi krisis energi global:

1. India

India menjadi salah satu negara paling berisiko dalam krisis energi. Negara ini mengimpor sekitar 55% minyaknya dari Timur Tengah dan memiliki cadangan yang relatif terbatas.

Bahkan, dalam beberapa kondisi, cadangan energi India diperkirakan hanya cukup untuk beberapa minggu, sehingga sangat rentan terhadap gangguan pasokan jangka panjang.

2. Jepang

Jepang merupakan salah satu negara dengan ketergantungan impor minyak tertinggi di dunia. Sekitar 95% kebutuhan minyaknya berasal dari Timur Tengah.

Meskipun memiliki cadangan strategis yang cukup besar, ketergantungan tinggi membuat Jepang tetap rentan terhadap gangguan distribusi energi global.

3. Korea Selatan

Korea Selatan hampir sepenuhnya bergantung pada impor energi, dengan sekitar 70% minyaknya berasal dari Timur Tengah.

Ketergantungan ini membuat Korea Selatan sangat sensitif terhadap fluktuasi harga minyak dan gangguan pasokan global.

4. China

China merupakan importir minyak terbesar di dunia dan sangat bergantung pada pasokan energi global, dengan sekitar setengah impor minyaknya berasal dari Timur Tengah.

Namun, dibandingkan negara lain, China memiliki cadangan strategis yang lebih besar sehingga relatif lebih tahan dalam jangka pendek.

5. Indonesia

Indonesia juga termasuk negara yang rentan karena berstatus sebagai net importir minyak. Ketergantungan terhadap pasokan luar negeri membuat Indonesia menghadapi tekanan besar ketika harga minyak naik.

Kenaikan harga minyak global dapat berdampak pada subsidi energi, inflasi, serta nilai tukar rupiah.

6. Negara Asia Selatan (Pakistan & Bangladesh)

Negara-negara seperti Pakistan dan Bangladesh memiliki ketahanan energi yang lebih lemah karena keterbatasan cadangan dan kondisi ekonomi yang lebih rapuh.

Dalam situasi krisis energi, negara-negara ini berpotensi mengalami tekanan ekonomi yang lebih besar dibandingkan negara maju.

Dampak Krisis Energi bagi Negara Importir

Krisis energi tidak hanya berdampak pada harga bahan bakar, tetapi juga memengaruhi berbagai sektor ekonomi.

Kenaikan harga minyak dapat memicu inflasi global, meningkatkan biaya produksi, dan menurunkan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, sektor industri, transportasi, dan logistik menjadi sektor yang paling terdampak karena sangat bergantung pada energi.

Peluang Trading di Tengah Krisis Energi

Meskipun krisis energi memberikan tekanan pada banyak negara, kondisi ini juga menciptakan peluang di pasar keuangan.

Harga minyak yang volatil dapat dimanfaatkan oleh trader untuk mencari peluang trading di pasar komoditas. Selain itu, pergerakan harga energi juga berdampak pada mata uang dan indeks saham.

Melalui broker trading kvb futures, trader dapat mengakses berbagai instrumen seperti forex, emas, indeks saham, dan komoditas termasuk minyak dalam satu platform trading.

Bagi Anda yang ingin memanfaatkan peluang di pasar global, Anda dapat membuka akun melalui halaman daftar akun trading di Register Link KVB.

Kesimpulan

Negara importir minyak merupakan pihak yang paling rentan dalam krisis energi global. Ketergantungan tinggi terhadap pasokan luar negeri membuat negara-negara ini menghadapi tekanan besar ketika harga minyak naik.

India, Jepang, Korea Selatan, China, serta Indonesia termasuk negara yang paling terdampak dalam kondisi ini.

Dengan memahami dinamika tersebut, trader dan investor dapat lebih siap menghadapi volatilitas pasar serta memanfaatkan peluang yang muncul dari krisis energi global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Elnusa Petrofin Perkuat Operasional Jelang Hari Raya, Komitmen Dukung SATGAS Ramadan – Idulfitri 2026/1447 H Pertamina

PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk. (ELSA) dan bagian dari ekosistem Pertamina Group, menegaskan kesiapan operasionalnya dalam mendukung pelaksanaan Satuan Tugas (SATGAS) Ramadan–Idulfitri 2026/1447 H PT Pertamina (Persero) yang telah berlangsung sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 nanti. Kesiapan ini menjadi krusial dalam mengantisipasi peningkatan konsumsi energi nasional, sekaligus memastikan distribusi BBM tetap berjalan aman, andal, dan tepat waktu di seluruh wilayah operasional.

Jakarta, 17 Maret 2026 – PT Elnusa Petrofin
(EPN), anak usaha PT Elnusa
Tbk. (ELSA) dan bagian dari ekosistem Pertamina Group,
menegaskan kesiapan operasionalnya dalam mendukung pelaksanaan Satuan Tugas
(SATGAS) Ramadan–Idulfitri 2026/1447 H PT Pertamina (Persero) yang telah berlangsung sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 nanti. Kesiapan ini menjadi krusial dalam
mengantisipasi peningkatan konsumsi energi nasional, sekaligus memastikan
distribusi BBM tetap berjalan aman, andal, dan tepat waktu di seluruh wilayah operasional.

Sebagai salah satu
tulang punggung logistik energi
nasional, Elnusa Petrofin
mengoptimalkan kapabilitas operasional melalui penguatan armada,
peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kesiapan
infrastruktur pendukung yang terintegrasi dengan
standar keselamatan berbasis
HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).

Dalam periode
Satgas ini, Elnusa
Petrofin mengoperasikan sebanyak
1.885 unit Mobil
Tangki (MT) dengan total
kapasitas angkut mencapai
31.576 kiloliter (KL).
Penguatan armada ini turut
didukung oleh penambahan 114 unit MT asset baru, sebagai bagian dari strategi
perusahaan dalam meningkatkan keandalan dan fleksibilitas distribusi di tengah
lonjakan kebutuhan energi.

Di sisi sumber daya manusia, perusahaan menyiapkan 7.567 Awak Mobil Tangki (AMT) yang tersebar di seluruh wilayah
operasional. Untuk memastikan kualitas layanan dan keselamatan distribusi, Elnusa
Petrofin juga telah
melaksanakan program peningkatan kompetensi bagi 1.083 AMT, yang di-upgrade dari level AMT 2 menjadi AMT 1. Langkah ini
mencerminkan komitmen perusahaan dalam
membangun kapabilitas SDM yang adaptif
dan profesional dalam menghadapi dinamika operasional,
khususnya pada periode puncak konsumsi energi.

Sebagai upaya
mitigasi terhadap potensi lonjakan demand throughput, Elnusa Petrofin juga
menyiapkan 225 unit armada tambahan melalui skema spot charter yang tersebar
secara strategis di berbagai wilayah. Armada ini berfungsi sebagai buffer
capacity untuk menjaga kelancaran distribusi, terutama
di wilayah dengan tingkat konsumsi
tinggi maupun area dengan
tantangan aksesibilitas.

Direktur Utama
PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menegaskan bahwa kesiapan perusahaan dalam Satgas Ramadan–Idulfitri
merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam menjaga ketahanan energi
nasional.

“Satgas
Ramadan–Idulfitri merupakan misi strategis pelayanan nasional yang menuntut
kesiapan operasional secara
menyeluruh. Elnusa Petrofin
memastikan seluruh aspek,
mulai dari SDM, armada,
hingga sistem pengendalian distribusi, berada dalam kondisi optimal.“

Dalam aspek
keselamatan operasional, perusahaan mengoperasikan Road Traffic Control (RTC) yang siap menemani
AMT bertugas, dan 124
titik rest area dan check
point yang tersebar
di seluruh Indonesia guna memastikan kebugaran AMT selama bertugas.
Setiap AMT diwajibkan untuk beristirahat setelah maksimal empat jam berkendara,
sebagai bagian dari penerapan manajemen fatigue
berbasis HSSE. Selain
itu, Elnusa Petrofin juga menyiapkan 25 titik SPBU kantong
berkapasitas 16 KL yang ditempatkan di lokasi rawan kemacetan guna memastikan
kontinuitas pasokan BBM di titik-titik kritikal selama arus mudik dan balik.

“Kami
berkomitmen untuk menjaga agar energi tetap tersedia secara aman, tepat waktu,
dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah
dan merayakan Idulfitri dengan tenang,” ujar Doni.

Lebih lanjut, dalam
mendukung stabilitas distribusi energi nasional, Elnusa Petrofin turut
menyalurkan BBM ke sektor-sektor strategis, termasuk 520 Stasiun Pengisian
Bahan Bakar Polisi (SPBP) untuk mendukung operasional pengamanan, serta 638
Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) yang tersebar di seluruh Indonesia,
termasuk wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

Melalui kesiapan
yang terintegrasi, Elnusa Petrofin menegaskan perannya sebagai salah satu garda
depan distribusi energi nasional, sekaligus memastikan bahwa setiap liter
energi yang disalurkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan kelancaran
mobilitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri
1447 H.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES