16ᵗʰ UOB Painting Of The Year Hadir Kembali di ASHTA

ASHTA District 8 di Jakarta Selatan kembali memperkuat komitmennya terhadap perkembangan seni dan kreativitas dengan menjadi partner 16th UOB Painting of the Year (POY) (Indonesia).

ASHTA District 8 di Jakarta Selatan kembali memperkuat komitmennya terhadap perkembangan seni dan kreativitas dengan menjadi partner 16ᵗʰ UOB Painting of the Year (POY) (Indonesia). Memasuki tahun kedua sebagai partner penyelenggaraan UOB POY, ASHTA kembali menghadirkan pameran karya para finalis dan pemenang kompetisi seni tersebut di The Melting Pot, Ground Floor, ASHTA District 8, yang dapat dikunjungi publik hingga 7 Oktober 2026.

Kolaborasi berkelanjutan ini menjadi bagian dari upaya ASHTA untuk terus menghadirkan art sebagai salah satu elemen penting dalam karakter dan pengalaman ruangnya. Bagi ASHTA, seni tidak hanya hadir sebagai karya yang dinikmati secara visual, tetapi juga menjadi medium untuk mempertemukan berbagai perspektif, gagasan, dan komunitas dalam satu ruang. Kehadiran UOB POY untuk tahun kedua sekaligus memperkuat posisi ASHTA sebagai ruang yang mendukung ekosistem seni dan memberikan akses yang lebih dekat bagi masyarakat urban untuk berinteraksi dengan karya seni Indonesia.

Pameran 16ᵗʰ UOB POY (Indonesia) di ASHTA District 8 menampilkan 48 karya finalis, termasuk delapan karya pemenang, dengan beragam pendekatan artistik yang mengeksplorasi pengalaman manusia, ruang, lingkungan, serta cara manusia memahami dunia di sekitarnya. Pameran ini juga menjadi bagian dari Oktober Kreasi, kampanye nasional yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk merayakan ekonomi kreatif Indonesia dan keberagaman subsektor kreatifnya.

Merayakan Ragam Karya dan Perspektif Seni Indonesia

Salah satu karya yang menjadi highlight sekaligus pemenang dalam pameran tahun ini adalah “Urban Realism Layers” karya Begok Oner, yang meraih penghargaan 16ᵗʰ UOB Painting of the Year (Indonesia) untuk kategori Established Artist. Karya tersebut memadukan lapisan gambar, kata-kata, dan tekstur yang mengingatkan pada permukaan ruang publik, sekaligus menghubungkan ekspresi visual kontemporer dengan jejak seni cadas prasejarah. Melalui pendekatan tersebut, Oner mengeksplorasi kebutuhan manusia untuk berkomunikasi, mengekspresikan diri, dan terhubung dengan orang lain.

Sementara itu, dari kategori Emerging Artist, “Liminal Fragment 03” karya Alif Lamra meraih penghargaan Most Promising Artist of the Year (Indonesia). Karya monokromatik ini menghadirkan fragmen laut, langit, cahaya, dan bayangan yang membentuk lanskap familiar namun menyisakan ruang bagi berbagai interpretasi. Praktik artistik Lamra sendiri banyak mengeksplorasi objek dan ruang dalam kondisi transisi, ketika sesuatu yang awalnya terasa familiar perlahan menjadi tidak pasti.

Melalui keberadaan karya-karya tersebut di ASHTA, pengunjung dapat melihat lebih dekat keberagaman perspektif seniman Indonesia sekaligus menikmati pengalaman seni dalam konteks ruang urban yang dinamis. Bagi ASHTA, kesempatan untuk kembali menjadi bagian dari perjalanan UOB POY juga menjadi bentuk dukungan terhadap keberlanjutan ekosistem seni, khususnya dalam membuka ruang bagi seniman untuk memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih luas.

Hal tersebut sejalan dengan pandangan Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, yang mengatakan, “Kami menyambut baik dukungan berkelanjutan UOB Indonesia terhadap pengembangan ekonomi kreatif Indonesia, khususnya di bidang seni. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta penting untuk membuka lebih banyak peluang bagi para seniman, mengembangkan talenta lokal, serta memperkenalkan karya kreatif Indonesia kepada audiens regional dan global. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat untuk mendorong kemajuan ekosistem seni Indonesia dan meningkatkan kiprah seniman Indonesia di tingkat global.”

Mendekatkan Seni dengan Kehidupan Sehari-hari 

Bagi ASHTA, keberlanjutan kolaborasi dengan UOB dalam Painting of the Year menjadi bagian dari perjalanan untuk terus membawa art closer to everyday life. Dengan menghadirkan karya-karya pilihan dari seniman Indonesia di tengah kawasan urban, ASHTA membuka ruang bagi publik untuk melihat, menikmati, dan menemukan perspektif baru melalui seni.

Melalui kolaborasi yang kembali berlanjut tahun ini, ASHTA berharap ruang yang dihadirkan tidak berhenti sebagai tempat berlangsungnya pameran, tetapi menjadi titik temu yang mendorong lebih banyak percakapan mengenai seni, kreativitas, dan perspektif baru. Dengan art sebagai bagian dari DNA-nya, ASHTA terus membuka ruang bagi karya dan ide untuk menjadi bagian dari pengalaman urban yang lebih meaningful.

Pameran 16ᵗʰUOB Painting of the Year (Indonesia) dapat dikunjungi setiap hari di The Melting Pot, Ground Floor, ASHTA District 8, mulai 24 September hingga 7 Oktober 2026, pukul 10.00–22.00 WIB.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Ungkap Pola Ransomware yang Berkembang Sebelum Enkripsi Dimulai

Riset Threat Intelligence ITSEC Asia terhadap GodDamn ransomware menunjukkan pentingnya mendeteksi penyalahgunaan kredensial, akses jarak jauh, pergerakan lateral dan gangguan terhadap sistem keamanan sejak tahap awal.

Jakarta, 29 September 2026 — PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber dan AI di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik, merilis whitepaper terbaru bertajuk From Sample to Signal: Uncovering the GodDamn Ransomware Operation. Riset ini menunjukkan bahwa ancaman ransomware perlu dipahami sebagai rangkaian aktivitas yang dapat berkembang jauh sebelum korban melihat tanda paling jelas berupa file yang terenkripsi.

Analisis Tim Threat Intelligence ITSEC Asia terhadap GodDamn Ransomware menemukan sejumlah perilaku yang dapat menjadi sinyal serangan, mulai dari eksekusi mencurigakan, perubahan Registry dan service, ARP scanning, SMB probing, modifikasi file dalam jumlah besar hingga pembuatan ransom note. Sampel yang dianalisis juga menunjukkan kemampuan pemrosesan dan enkripsi pada lingkungan Windows dan Linux.

Dalam salah satu insiden yang dikaji, aktivitas sebelum ransomware dijalankan mencakup penggunaan remote access, pengumpulan kredensial, network discovery serta lateral movement. Sedikitnya sepuluh host telah terdampak sebelum tahap ransomware deployment berlangsung.

Patrick Dannacher, President Director ITSEC Asia, mengatakan bahwa organisasi perlu melihat ransomware sebagai proses intrusi, bukan sekadar malware yang mengenkripsi file.

“Ransomware sering kali baru terlihat ketika file sudah terenkripsi dan operasional mulai terganggu. Padahal sebelum itu, penyerang bisa saja sudah memperoleh akses, mengumpulkan kredensial dan bergerak di dalam jaringan. Karena itu, kemampuan mendeteksi aktivitas yang tidak wajar sejak tahap awal menjadi sangat krusial,” ujar Patrick.

Riset ini juga mencatat laporan penggunaan PoisonX, malicious kernel driver yang digunakan untuk mengganggu proses produk keamanan sebelum enkripsi. ITSEC Asia mengklasifikasikan temuan tersebut sebagai Reported karena berasal dari investigasi eksternal dan tidak direkayasa balik secara independen dalam penelitian ini.

Sebagai bagian dari metodologinya, ITSEC Asia membedakan setiap temuan menjadi Observed, Reported dan Assessed. Pendekatan ini digunakan agar satu sampel, satu insiden atau satu laporan eksternal tidak langsung digeneralisasi sebagai pola seluruh operasi ransomware.

Berdasarkan penelitian tersebut, ITSEC Asia merekomendasikan organisasi untuk memperkuat behavioral detection, endpoint dan network visibility serta perlindungan terhadap backup dan recovery infrastructure. Tim keamanan juga perlu memonitor aktivitas seperti remote access yang tidak biasa, SMB probing, lateral movement, perubahan file dalam volume tinggi dan upaya mengganggu endpoint protection.

“Semakin cepat organisasi dapat menghubungkan sinyal dari identitas, endpoint dan jaringan, semakin besar kesempatan untuk menghentikan serangan sebelum mencapai sistem yang lebih kritis. Fokus pertahanan perlu bergeser dari sekadar mencari indikator malware menjadi memahami perilaku yang muncul sepanjang rangkaian serangan,” tutup Patrick.

Whitepaper From Sample to Signal: Uncovering the GodDamn Ransomware Operation disusun berdasarkan bukti teknis dan informasi yang tersedia dalam periode penelitian hingga 10 Agustus 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan Strategis dengan Petani melalui PSR Awards 2026

Yogyakarta — PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), untuk pertama kalinya menggelar Gala Dinner dan PSR Award 2026 perdana di LPP Garden Hotel Yogyakarta sebagai bentuk apresiasi kepada petani, koperasi, regional, unit pembelian, dan pemasok Tandan Buah Segar (TBS) yang berkontribusi dalam ekosistem kemitraan perusahaan. Agenda perdana ini dihadiri jajaran manajemen PTPN IV PalmCo, Komisaris Utama Desrial, Direktur Utama Jatmiko K. Santosa, Direktur Hubungan Kelembagaan Arya Sandhiyudha, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Hilda Savitri, Ketua Umum ASPEKPIR Setiyono, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto, pemerintah daerah, serta mitra petani dari Regional 1 hingga 7, sebagai langkah memperkuat sinergi strategis dan membangun kemitraan sawit rakyat yang semakin produktif, profesional, dan berkelanjutan, Jumat (11/9/2026).

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa kemitraan dengan petani merupakan bagian fundamental dari keberlangsungan operasional perusahaan. “Kami menegaskan komitmen untuk tumbuh bersama petani sawit rakyat melalui kemitraan yang transparan, produktif, saling menguntungkan, dan berkelanjutan. Penguatan hubungan ini tidak hanya memperkokoh keberlangsungan operasional perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani, penguatan industri sawit nasional, serta terciptanya nilai tambah berkelanjutan bagi negara dan masyarakat,” tegas Jatmiko.

Komisaris Utama PTPN IV PalmCo, Desrial, menegaskan besarnya peran pekebun rakyat dalam industri sawit nasional. “Jumlah pekebun sawit rakyat ini secara persentase adalah sekitar 41-42% sehingga ini merupakan suatu kekuatan yang sangat besar untuk industri sawit nasional kita,” katanya.

Sementara itu, Arya Sandhiyudha menjelaskan bahwa Gala Dinner dan PSR Award 2026 merupakan momentum memperkuat serta mempererat hubungan tersebut.

“Pelaksanaan Gala Dinner dan PSR Award PTPN IV PalmCo tahun 2026 yang diselenggarakan di Jogja ini akan menjadi momentum untuk memperkuat dan kebersamaan antara petani sawit rakyat dengan PTPN IV,” ujarnya. Penguatan hubungan hulu-hilir ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mengembangkan rantai nilai sawit yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus sejalan dengan implementasi pendekatan ekonomi sirkular melalui optimalisasi keterhubungan antarmata rantai usaha.

Ketua Umum ASPEKPIR, Setiyono, mengapresiasi komitmen PTPN IV PalmCo dalam membangun hubungan yang semakin harmonis dengan petani sawit rakyat.

“Bagi kami para petani sawit, Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) adalah harapan bagi petani,” ujar Setiyono.

Menurutnya, keberhasilan PSR harus tercermin melalui peningkatan produktivitas, kesejahteraan keluarga petani, penguatan kelembagaan, dan keberlanjutan perkebunan rakyat bagi generasi mendatang.

PSR Award 2026 menghadirkan lima kategori penghargaan yang disusun berdasarkan indikator kinerja terukur dan transparan. Kebun Plasma Terbaik menilai pencapaian produktivitas dan penerapan single management. Regional PSR Terbaik mempertimbangkan komposisi kemitraan, capaian luas terhadap RKAP, realisasi luasan, serta persentase luas terhadap total PTPN IV PalmCo. Selanjutnya, Regional Pembelian TBS Terbaik menilai tonase terhadap RKAP, margin kontribusi terhadap RKAP, dan persentase pasokan TBS kepada PalmCo.

Sementara itu, Unit Pembelian TBS Terbaik dinilai berdasarkan capaian RKAP, margin kontribusi, dan persentase pasokan kepada regional. Adapun Pemasok TBS Terbaik mempertimbangkan kuantum pasokan, konsistensi, kualitas TBS, legalitas, serta ketepatan administrasi. Seluruh indikator tersebut menunjukkan bahwa penghargaan perdana ini tidak diberikan semata berdasarkan jumlah pasokan, tetapi juga mempertimbangkan produktivitas, kualitas, kepatuhan, konsistensi, dan tata kelola kemitraan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Heru Tri Widarto, menyampaikan bahwa pelaksanaan PSR secara nasional telah mencatat perkembangan signifikan sejak dimulai pada 2016.

“Sebenarnya PSR itu cukup membanggakan, karena sudah 440.000 hektar rekomtek yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan sejak tahun 2016,” kata Heru.

Namun demikian, ia menyoroti realisasi PSR melalui jalur kemitraan yang masih sekitar 27.000 hektare, sehingga diperlukan penguatan kolaborasi antara pemerintah, PTPN, petani, dan mitra strategis untuk mempercepat pencapaian target.

Ia mendorong PTPN IV PalmCo bersama para pemangku kepentingan untuk memperkuat hubungan dengan petani plasma sekaligus mempercepat penerbitan rekomendasi teknis (Rekomtek). Menurutnya, percepatan tersebut penting agar peremajaan tanaman tua dapat segera diikuti dengan penggunaan benih unggul dan penerapan praktik budidaya yang baik untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas TBS.

Bagi PTPN IV PalmCo, penguatan kemitraan melalui PSR dapat menciptakan hubungan hulu dan hilir yang semakin terintegrasi. Melalui pendampingan dan konsep pengelolaan bersama, perusahaan dapat membantu memastikan proses pemupukan, pemeliharaan, hingga panen dilakukan secara lebih profesional sesuai standar, sehingga produktivitas kebun rakyat dapat meningkat sekaligus memberikan kepastian terhadap kualitas dan kontinuitas pasokan TBS ke pabrik.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem sawit rakyat yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak. Kebun rakyat yang produktif akan memperkuat pasokan bahan baku, sementara petani memperoleh peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan. Dalam perspektif ekonomi sirkular, keterhubungan tersebut mendorong optimalisasi nilai dari setiap mata rantai usaha, mulai dari kebun, petani, koperasi, hingga pengolahan di pabrik, sehingga manfaat ekonomi dapat berputar dan tumbuh secara berkelanjutan di dalam ekosistem perkebunan.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), PTPN IV PalmCo terus memperkuat kemitraan dengan petani dan pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem sawit rakyat yang produktif, profesional, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KOMBINASIKAN 130 AUDITOR HALAL DENGAN LABORATORIUM MOLEKULER DDPCR, SUCOFINDO RAIH PENGHARGAAN DI INDONESIA HALAL AWARDS 2026

Jakarta, 20 September 2026 — PT SUCOFINDO (PERSERO) menerima penghargaan Excellence in Integrated Halal Auditing and Laboratory Assurance pada malam puncak Indonesia Halal Awards 2026 yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam rangkaian The 5th Summit of Halal-20 (H20), Minggu (20/9) di Trans Hotel Jakarta. Penghargaan ini menempatkan SUCOFINDO sebagai salah satu penerima dari klaster Badan Usaha Milik Negara yang diakui atas kemampuannya mengintegrasikan pemeriksaan halal berbasis audit dengan pengujian laboratorium terakreditasi dan sistem digital dalam satu kesatuan layanan.

Penghargaan diberikan setelah melalui proses penjurian berlapis oleh Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026 yang beranggotakan empat tokoh lintas kompetensi. Dewan juri terdiri dari Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si., Dekan FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk domain halal science, obat, kosmetik, dan bahan baku; Prof. Dr. Istianingsih Sastrodiharjo, SE., SE, M.S.Ak., Guru Besar Universitas Bhayangkara Jakarta Raya untuk domain corporate governance, etika bisnis, dan kinerja organisasi; Fertiana Santy, S.Kep., Ns., MPPM, CM, Ph.D., Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH Republik Indonesia untuk domain regulator dan kemitraan halal; serta Drs. Arief Hidayat Thamrin, M.M., Koordinator Data Riset dan CEO Salutee, untuk domain metodologi data riset dan awards management.

Dalam pertimbangan penjurian, SUCOFINDO dinilai memiliki keunggulan yang membedakannya dari lembaga pemeriksa halal lain, yaitu perpaduan kompetensi auditor, laboratorium terakreditasi, dan sistem digital yang saling menguatkan dalam satu alur layanan. Sebagai perusahaan inspeksi pertama di Indonesia yang berdiri sejak 22 Oktober 1956, SUCOFINDO membawa fondasi teknis yang matang ke ekosistem sertifikasi halal nasional. Kelembagaan ini didukung 130 auditor halal bersertifikat BNSP yang terdaftar di BPJPH. SUCOFINDO juga dilengkapi dengan 93 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dan jaringan 68 laboratorium.

Dewan juri secara khusus menyoroti kapabilitas laboratorium halal SUCOFINDO yang telah terakreditasi ISO/IEC 17025. Laboratorium ini menggunakan teknologi Droplet Digital PCR (ddPCR), yang berbeda dari PCR konvensional atau Real-Time PCR (qPCR) biasa. Melalui teknologi ddPCR, sampel uji dipecah menjadi ribuan tetesan mikroskopis (droplets) sehingga pengujian DNA porcine menjadi jauh lebih akurat.

Selain itu, laboratorium pangan SUCOFINDO yang memiliki uji penetapan kadar alkohol untuk produk minuman dan laboratorium farmasi SUCOFINDO yang memiliki uji daya tembus air untuk produk farmasi juga telah terakreditasi ISO/IEC 17025 guna mendukung audit sertifikasi halal. Kombinasi antara audit lapangan dan pengujian molekuler inilah yang menempatkan SUCOFINDO pada posisi yang berbeda dari penghargaan yang berbasis pada jumlah cabang atau volume pemeriksaan semata, karena penghargaan ini menilai kedalaman teknis pemeriksaan berbasis bukti ilmiah.

Kesinambungan status kelembagaan SUCOFINDO juga menjadi dasar pertimbangan yang kuat. BPJPH menetapkan SUCOFINDO sebagai Lembaga Pemeriksa Halal melalui SK Nomor 117 Tahun 2020, disusul kualifikasi sebagai Lembaga Pemeriksa Halal Utama pada 17 Februari 2023 dan sertifikat penambahan ruang lingkup LPH pada 02 Juli 2025 dengan cakupan nasional dan internasional yang mengacu pada standar ISO/IEC 17065, menambah kapabilitas SUCOFINDO dalam mengaudit seluruh cakupan ruang lingkup produk wajib bersertifikat halal. Status LPH Utama ini melengkapi rangkaian akreditasi standar manajemen yang telah dimiliki SUCOFINDO, termasuk ISO/IEC 17025 untuk laboratorium dan ISO 37001 untuk sistem manajemen anti penyuapan.

Inovasi digital turut memperkuat dasar penghargaan. SUCOFINDO mengembangkan aplikasi SAHIH (Sistem Aplikasi Halal dan Informasi Halal) yang terhubung otomatis dengan SIHALAL, sistem resmi BPJPH untuk pelaku usaha mendaftarkan permohonan sertifikasi halal. SAHIH mengelola aliran data pemeriksaan mulai dari audit dokumen, audit lapangan, pengujian laboratorium bila diperlukan, hingga penyusunan laporan LPH. Integrasi digital ini mengurangi pengisian ulang data pada sistem internal dan mempercepat proses pemeriksaan.

Portofolio implementasi SUCOFINDO di berbagai segmen juga menjadi bukti konkret kemampuan eksekusi lembaga tersebut. SUCOFINDO menjalankan pemeriksaan halal pada jaringan gerai JCO Indonesia, mendampingi 50 UMKM mitra binaan Pertamina pada program 2023, memeriksa fasilitas logistik PT Mitsui-Soko Indonesia pada 2024, hingga menjalankan program pemeriksaan halal pada kantin DPR RI dan Resto Tuniang di Bali. Portofolio lintas segmen ini menunjukkan kemampuan SUCOFINDO menerapkan pemeriksaan halal pada berbagai jenis pelaku usaha, mulai dari merek nasional, UMK, penyedia jasa logistik, hingga layanan penyajian pangan.

Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si., Dekan FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus anggota Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026, menyampaikan pandangannya atas terpilihnya SUCOFINDO sebagai penerima penghargaan.

“Yang menempatkan SUCOFINDO pada kategori ini adalah kemampuannya menyambungkan dua kompetensi yang di banyak lembaga berjalan terpisah, yaitu audit halal berbasis dokumen dan lapangan dengan verifikasi ilmiah berbasis laboratorium. Pada industri halal kontemporer, ada situasi tertentu di mana pemeriksaan visual dan dokumenter saja tidak cukup, misalnya ketika ada kecurigaan kontaminasi silang bahan baku atau ketika produk mengandung parameter kritis seperti alkohol dan turunan hewan. Di titik itulah laboratorium menjadi penentu keputusan,” ujar Prof. Zilhadia.

“Penggunaan teknologi Droplet Digital PCR untuk deteksi molekuler juga menjadi elemen yang dipertimbangkan dewan juri. Metode ini memberi ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan PCR konvensional dalam mendeteksi jejak kontaminasi pada tingkat molekul. Kemampuan menghadirkan teknologi setingkat ini di dalam ekosistem sertifikasi halal nasional adalah kontribusi yang layak diakui dalam kategori integritas pemeriksaan dan penjaminan laboratorium,” tambahnya.

Direktur Komersial PT SUCOFINDO (PERSERO) Agus Permadi menyampaikan pada kesempatan tersebut bahwa, “Penghargaan ini menjadi momentum dan motivasi bagi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) SUCOFINDO untuk terus berkomitmen dalam mendukung dan mendampingi pelaku usaha maupun industri dalam mengimplementasikan standar halal sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya SUCOFINDO dalam membantu pelaku usaha memastikan pemenuhan aspek kehalalan produk, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk di pasar domestik maupun global,” ujar Agus Permadi.

Agus Permadi menambahkan bahwa melalui integrasi layanan pemeriksaan halal dan kapabilitas laboratorium, SUCOFINDO siap menjadi mitra bagi pelaku usaha dan industri dalam memenuhi ketentuan halal secara tepat, transparan dan sesuai regulasi. Dengan demikian, implementasi halal tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban regulasi, tetapi juga dapat menjadi nilai tambah untuk memperkuat kepercayaan konsumen serta membuka peluang produk Indonesia untuk berkompetisi di pasar yang semakin luas.

“Sehingga melalui peran dan kapasitas serta kapabilitas tersebut, SUCOFINDO terus memperkuat kontribusinya dalam membangun ekosistem halal yang kredibel, berkualitas, dan berdaya saing, sekaligus mendukung pelaku usaha Indonesia untuk tumbuh dan berkembang di tengah semakin luasnya peluang pasar produk halal,” tutup Agus Permadi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PT Akarsa Garment Indonesia Perkuat Kapasitas Manufaktur Pakaian Terintegrasi

Industri Tekstil dan Pakaian Jadi (TPJ) di Indonesia terus menunjukkan resiliensi dan tren pertumbuhan yang positif pascapandemi. Merujuk pada tren pemulihan sektor manufaktur nasional, kebutuhan akan pakaian kerja, seragam korporasi, dan produk fesyen berskala besar (B2B) kembali mengalami lonjakan tajam. Data pertumbuhan industri pengolahan nonmigas mengindikasikan bahwa subsektor pakaian jadi masih menjadi salah satu kontributor penting dalam pergerakan ekonomi domestik, didorong oleh tingginya permintaan dari instansi pemerintah, BUMN, swasta, hingga institusi pendidikan.

Mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut, PT Akarsa Garment Indonesia, perusahaan manufaktur garmen terkemuka di Tanah Air, mengumumkan optimalisasi kapasitas produksinya. Dengan pendekatan one-stop solution yang mengintegrasikan seluruh proses pemotongan kain (cutting), penjahitan (sewing), hingga finishing, Akarsa siap memenuhi kebutuhan sandang institusional berskala besar dengan standar kualitas (Quality Control) yang sangat ketat.

Pemenuhan Standar untuk Institusi dan Pendidikan

Pengadaan seragam institusi bukanlah sekadar pemenuhan pakaian dasar, melainkan sebuah unsur disiplin, identitas, dan keselamatan kerja (K3). Sebagai contoh, dalam institusi penegak hukum, penunjukan mitra penjahit baju dinas polri tidak dapat dilakukan sembarangan karena spesifikasi material, warna, dan presisi jahitan telah diatur dalam regulasi baku yang sangat ketat.

Hal serupa juga terjadi di sektor pendidikan. Setiap menjelang tahun ajaran baru atau pergantian kurikulum, pesanan untuk penjahit baju seragam sekolah dari berbagai yayasan dan instansi pendidikan melonjak drastis. Kebutuhan kain yang menyerap keringat dan jahitan yang kuat untuk aktivitas siswa menuntut pabrik untuk bekerja ekstra. Tingginya permintaan ini sering kali membuat pengelola sekolah dari berbagai wilayah turut mencari penjahit baju seragam sekolah berskala pabrik yang mampu menjamin ketepatan waktu pengiriman tanpa cacat produksi (zero defect).

Di sisi lain, pergeseran tren di kalangan eksekutif juga mendorong kebutuhan pakaian kustom yang lebih elegan. Banyak perusahaan maupun kalangan profesional secara spesifik mencari penjahit baju pria jakarta selatan guna memproduksi seragam executive, kemeja custom-fit, hingga workwear berkualitas premium. Untuk memenuhi ekspektasi tersebut, Akarsa hadir memadukan keahlian penjahit baju pria jakarta selatan bergaya butik dengan kapasitas mesin pabrik massal yang efisien.

Edukasi bagi Pertumbuhan Bisnis Fesyen Lokal

Selain melayani pengadaan B2B untuk korporasi, PT Akarsa Garment Indonesia juga menjadi tulang punggung bagi banyak pelaku UMKM dan pemilik brand fesyen lokal. Banyak pengusaha fesyen pemula sering kali menghadapi kerugian finansial akibat salah memilih vendor manufaktur. Menyadari hal ini, Akarsa aktif memberikan edukasi dan tips mencari penjahit berskala konveksi maupun garmen yang memiliki rekam jejak produksi yang stabil.

Menerapkan cara mencari penjahit yang benar sangatlah krusial agar merek fesyen tidak terjebak pada masalah keterlambatan jadwal (lead time) yang dapat merusak momentum peluncuran koleksi mereka. Selain itu, para pelaku usaha juga diwajibkan untuk. Mengetahui perbedaan penjahit skala rumahan (penjahit halus), konveksi menengah, dan garmen manufaktur terintegrasi.

Dengan mengetahui perbedaan penjahit serta skala pengelolaannya, pemilik merek dapat membuat keputusan strategis mengenai alokasi pesanan mereka—apakah untuk pembuatan sampel (belasan potong) atau produksi massal (puluhan ribu potong per bulan) yang membutuhkan mesin berteknologi mutakhir.

Solusi Rantai Pasok Terpusat di Jabodetabek

Berpusat di area yang sangat strategis dengan akses logistik yang mudah, PT Akarsa Garment Indonesia terus memperkuat jaringan rantai pasoknya. Pengalaman bertahun-tahun serta penggunaan teknologi produksi modern menempatkan pabrik ini sebagai rekomendasi tempat jahit terdekat dan terpercaya bagi ratusan korporasi yang berbasis di kawasan ibukota dan sekitarnya.

Tidak hanya itu, bagi perusahaan multinasional yang beroperasi di wilayah industri, Akarsa juga kerap masuk dalam rekomendasi tempat jahit terdekat untuk pengajuan tender seragam kerja lapangan (safety wear) berkualitas tinggi.

Bagi korporasi, instansi pemerintah, maupun pelaku bisnis fesyen yang ingin merevolusi kualitas seragam dan produk pakaian mereka, konsultasi B2B dan informasi mengenai layanan manufaktur komprehensif dapat diakses langsung dengan mengunjungi portal resmi PT Akarsa Garment Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rekomendasi Wedding Venue Mewah Jakarta Selatan: Rà Suites Simatupang Hadirkan Paket Pernikahan Eksklusif

JAKARTA — Wedding venue megah, elegan, dan berkelas di Jakarta Selatan kini semakin lengkap dengan kehadiran paket pernikahan eksklusif dari Rà Suites Simatupang. Menjawab kebutuhan calon pengantin akan tempat pernikahan yang representatif dan fleksibel, Rà Suites Simatupang menghadirkan ruang perjamuan berkapasitas hingga 700 tamu undangan dengan penawaran harga mulai dari Rp108.000.000,- nett untuk 150 orang.

Lokasi Strategis di Pusat Jakarta Selatan dengan Aksesibilitas Optimal  

Sebagai salah satu pilihan hotel untuk wedding di Jakarta Selatan, Rà Suites Simatupang menawarkan lokasi prima di koridor bisnis TB Simatupang. Lokasi ini memudahkan mobilitas para tamu undangan karena terhubung langsung dengan berbagai moda transportasi dan pusat gaya hidup utama.

Akses Jalan & Transportasi Publik: Sangat dekat dengan akses pintu masuk dan keluar jalan tol TB Simatupang, stasiun MRT, serta halte TransJakarta/busway.

Dekat Pusat Perbelanjaan & Hiburan: Dikelilingi destinasi populer seperti Cilandak Town Square (Citos), Pondok Indah Mall (PIM), dan Gandaria City.

Fasilitas Wedding Venue Megah dan Akomodasi 202 Kamar  

Rà Suites Simatupang dirancang dengan estetika kontemporer yang mewah, tata pencahayaan modern, serta fasilitas perjamuan berstandar tinggi. Venue ini sangat adaptif untuk beragam konsep acara, mulai dari intimate wedding, akad nikah, resepsi tradisional, hingga resepsi berskala besar.

Untuk kenyamanan keluarga besar dan mempelai, hotel ini menyediakan total 202 kamar eksklusif dengan ragam tipe, mulai dari kenyamanan Deluxe Room hingga kemewahan premium Ambassador Suite.

Rincian Paket Wedding Rà Suites Simatupang (Mulai Rp108 Juta / 150 Pax)  

Paket pernikahan ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan kepraktisan menyeluruh (all-in convenience), yang mencakup:

-> Penggunaan venue pernikahan eksklusif (kapasitas fleksibel hingga 700 pax)

-> Pilihan hidangan istimewa (buffet dan stall) kreasi profesional

-> Gratis food tasting untuk memastikan cita rasa menu pilihan sebelum hari perayaan

-> Gratis penggunaan dedicated area hotel untuk sesi foto pre-wedding

-> Akomodasi menginap di kamar pengantin

-> Fasilitas standar perjamuan hotel (sound system standar, ruang transit keluarga, serta tata meja resepsi)

-> Area parkir luas dan fasilitas layanan valet khusus bagi para tamu

Tim spesialis pernikahan Rà Suites Simatupang siap memberikan asistensi profesional mulai dari tahap konsultasi konsep, food testing, pemilihan vendor rekanan, hingga koordinasi teknis di hari perayaan agar acara berjalan sempurna dan berkesan.

Informasi Reservasi & Jadwal Survei Lokasi

Bagi calon pengantin yang ingin melakukan konsultasi paket pernikahan, pengecekan ketersediaan tanggal, atau jadwal venue tour, silakan menghubungi:

Hotline Reservasi: +62 811-1120-0660

Wedding Sales:

– Firly +62 877-3467-0975

– Fifi +62 812-8178-922

Instagram:

– @rasuitessimatupang

– @weddingrasuitessimatupang

Alamat: Jl. TB Simatupang No. 30, Cilandak, Jakarta Selatan 12430

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sundaland Heritage Barbeque Dinner di Rà Suites Simatupang, Pilihan BBQ Dinner Setiap Jumat di Jakarta Selatan

Pilihan Barbeque Dinner untuk Keluarga, Teman, dan Kolega.

Mencari barbeque dinner di Jakarta Selatan untuk menikmati malam Jumat bersama keluarga, sahabat, atau kolega? Rà Suites Simatupang menghadirkan Sundaland Heritage Barbeque Dinner, pengalaman makan malam bertema heritage yang memadukan aneka hidangan barbeque, seafood, live grill, dan live music dalam satu suasana yang hangat dan berkesan.

Hadir setiap Jumat pukul 18.00–20.30 WIB, Sundaland Heritage Barbeque Dinner menawarkan pengalaman BBQ dinner di Jakarta dengan konsep yang terinspirasi dari kekayaan budaya dan tradisi kuliner kawasan Sundaland serta Asia Tenggara.

Dengan harga IDR 358.000 nett per orang, para tamu dapat menikmati berbagai pilihan hidangan barbeque dan seafood yang disiapkan melalui live grill station, sehingga memberikan pengalaman bersantap yang lebih segar, interaktif, dan menarik.

Mengusung tema “Sundaland Heritage”, program ini mengambil inspirasi dari kekayaan budaya, alam, dan tradisi kuliner yang berkembang di kawasan Asia Tenggara.

Nuansa tropis dan elemen dekoratif bernuansa heritage dipadukan dengan penyajian hidangan barbeque untuk menciptakan pengalaman makan malam yang tidak hanya memanjakan selera, tetapi juga memberikan atmosfer yang unik.

“Melalui Sundaland Heritage Barbeque Dinner, kami ingin memberikan pengalaman kuliner yang lebih lengkap bagi para tamu. Bukan hanya menikmati hidangan barbeque, tetapi juga menikmati live grill, musik, dan suasana yang membuat malam Jumat terasa lebih spesial,” ujar Pranajaya, Food & Beverage Director Rà Hospitality.

Sundaland Heritage Barbeque Dinner dapat menjadi pilihan untuk berbagai momen, mulai dari family dinner, gathering bersama teman, hingga casual dinner bersama kolega.

Berlokasi di Rà Suites Simatupang, kawasan Jakarta Selatan yang strategis, program ini menawarkan kesempatan untuk menikmati hidangan barbeque dalam suasana yang nyaman tanpa harus bepergian jauh dari pusat aktivitas Jakarta Selatan.

Sundaland Heritage Barbeque Dinner

Lokasi : Layana Restaurant – Rà Suites Simatupang, Jl TB Simatupang No. 30, Jakarta Selatan

Jadwal: Setiap JumatJam: 18.00–20.30 WIB

Harga Rp 358.000 nett/orang

Termasuk:

– Barbeque Dinner

– Live Grill Station

– Live Music

*Syarat & ketentuan berlaku

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, hubungi (021) 2276 0345 atau +62 811-1120-0751.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Papan Sedekah Sayur hingga Rumah Sahabat Lansia, Anita Ratna Faoziyah Dianugerahi Tokoh Filantropi 2026

Jakarta, 29 September 2026 – Kepedulian terhadap
masyarakat tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan. Hal tersebut menjadi
prinsip yang dipegang Ketua Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna
Faoziyah, S.T., M.Sc.
, dalam membangun berbagai program sosial yang
menyasar kebutuhan nyata masyarakat, mulai dari pangan, kesehatan, pendidikan,
pemberdayaan perempuan hingga pendampingan kelompok rentan.

Konsistensi Anita dalam
mengembangkan gerakan sosial tersebut membawanya menerima penghargaan Tokoh
Filantropi 2026
dalam rangkaian Kabar Award 2026 di Auditorium Perpustakaan
Nasional, Jakarta, Jumat (11/9/2026). Penghargaan tersebut menjadi apresiasi
atas kiprahnya bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda dalam mengembangkan
filantropi yang mengedepankan pelayanan, kolaborasi, dan pemberdayaan
masyarakat.

Selama enam tahun, Anita
bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda mengembangkan gerakan sosial yang tidak
berhenti pada pemberian bantuan sesaat. Berbagai program dirancang agar
masyarakat mendapatkan dukungan yang lebih berkelanjutan, sekaligus membuka
ruang bagi relawan, komunitas, dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan masyarakat
untuk ikut terlibat dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar.

Ketua
Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, S.T., M.Sc.,
 “Saya selalu percaya bahwa setiap kebaikan
harus punya dampak. Bukan hanya bagaimana bantuan sampai kepada mereka yang
membutuhkan, tetapi bagaimana setelah itu mereka bisa kembali berdaya, memiliki
harapan, dan merasakan bahwa mereka tidak berjalan sendirian.“

Salah
satu aksi nyata tersebut diwujudkan melalui Papan Sedekah Sayur, yang
mempertemukan hasil pertanian dengan kebutuhan pangan masyarakat. Program ini
tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan, tetapi juga melibatkan
petani dan berbagai pihak dalam membangun ekosistem berbagi, sehingga
manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak.

Perhatian
terhadap kelompok rentan juga diwujudkan melalui Rumah Sahabat Lansia.
Melalui program ini, Amal Bunda memberikan pendampingan kepada para lanjut
usia, termasuk perhatian terhadap kebutuhan kesehatan dan perlindungan sosial.
Pendekatan tersebut dilakukan agar lansia tidak hanya menerima bantuan, tetapi
tetap mendapatkan pendampingan dan perhatian dalam menjalani kehidupan
sehari-hari.

Di
bidang kesehatan, Anita juga mendorong kolaborasi untuk menghadirkan layanan
yang dapat langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui program
khitan gratis bagi anak-anak di Cilacap
bersama PLN Indonesia Power dan
Puskesmas Adipala. Berbagai gerakan tersebut menjadi bagian dari program Amal
Bunda yang hingga memasuki tahun keenam telah menjangkau sekitar 3,74 juta
penerima manfaat
, dengan dukungan ratusan relawan perempuan.

Skala
penerima manfaat tersebut menunjukkan bagaimana gerakan sosial yang dibangun
Anita berkembang melalui kolaborasi dan keterlibatan banyak pihak. Program
tidak hanya diarahkan untuk menjawab kebutuhan mendesak, tetapi juga
menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pendampingan, akses, dan
kesempatan agar dapat kembali berdaya.

Bagi Anita, penghargaan
tersebut bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah memastikan gerakan yang
telah dibangun terus memberikan manfaat dan mengajak semakin banyak orang untuk
terlibat. Dari akses pangan, pendampingan lansia hingga layanan kesehatan,
Anita ingin memastikan bahwa setiap kebaikan tidak berhenti sebagai bantuan,
tetapi dapat menjadi jalan bagi masyarakat untuk memiliki harapan dan kehidupan
yang lebih baik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PT Etos Kreatif Indonesia dan Yayasan Rintisan Amal Bunda Turun Langsung ke NTT, Salurkan Makanan, Layanan Kesehatan hingga Dukungan Psikososial

NTT, 29 September 2026 – Kepedulian PT Etos
Kreatif Indonesia bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda
diwujudkan lewat aksi
nyata di Desa Nangadhero dan Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten
Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 22–24 September 2026. Tiga aksi
langsung dihadirkan, mulai dari membagikan 250 porsi makanan, menggelar
kegiatan psikososial untuk 125 anak, hingga membuka layanan kesehatan gratis
bagi sekitar 80–100 warga.

Tak hanya menyalurkan
bantuan, Ethos turun langsung menemui masyarakat, mendengarkan kebutuhan
mereka, dan memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan. Chairman
PT Etos Kreatif Indonesia, Mukit Hendrayatno, bersama Ketua Yayasan
Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, hadir dan berinteraksi
langsung dengan masyarakat di lokasi.

Di Desa Nangadhero, Ethos
bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda membuka dapur umum bagi sekitar 35 kepala
keluarga (KK) yang berada di pengungsian tenda serta masyarakat sekitar.
Sebanyak 250 porsi makanan dibagikan, terdiri dari nasi, ayam tumis, sayur
kacang panjang dan jagung manis, semangka, serta air minum.

Chairman PT
Etos Kreatif Indonesia, Mukit Hendrayatno
, mengatakan, “Kami datang
bukan hanya membawa makanan, tetapi ingin memastikan masyarakat tahu bahwa
mereka tidak sendiri. Kami ingin hadir, melihat langsung, menyapa, dan berbagi
apa yang kami bisa. Semoga apa yang kami bawa hari ini bisa sedikit meringankan
kebutuhan warga.“

Perhatian
juga diberikan kepada anak-anak melalui kegiatan psikososial yang diikuti 125
anak usia TK dan SD, termasuk anak-anak
TPQ dan masyarakat sekitar. Kegiatan diisi dengan game, ice breaking,
sosialisasi, makan bubur bersama, serta pemberian makanan tambahan (PMT) berupa
roti, susu, dan buah-buahan.

Ketua
Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah
,
mengatakan, “Anak-anak juga perlu
merasa diperhatikan dan didengar. Karena itu, kami ingin mereka punya ruang
untuk bermain, tertawa, dan merasakan bahwa di tengah situasi yang mereka
hadapi, masih ada orang-orang yang peduli dan ingin menemani mereka.”

Sementara
di Desa Marapokot, program Peduli NTT menghadirkan layanan kesehatan
gratis bagi anak-anak, orang dewasa hingga lansia, dengan target sekitar 80–100
penerima manfaat. Bekerja sama dengan
Puskesmas Nagekeo, warga mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, gula darah,
asam urat, dan kolesterol, sekaligus layanan pengobatan serta obat-obatan
sesuai kebutuhan.

Rangkaian aksi tersebut
menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, mulai dari pangan,
kesehatan, hingga dukungan psikososial bagi anak-anak
. Kehadiran Mukit
Hendrayatno dan Anita Ratna Faoziyah juga menjadi bagian dari komitmen Ethos
dan Yayasan Rintisan Amal Bunda untuk tidak berhenti pada pemberian bantuan,
tetapi hadir, mendengar cerita warga, dan memahami kondisi mereka dari dekat.

Pada akhirnya, kepedulian
bukan hanya tentang seberapa besar bantuan yang diberikan, tetapi tentang
kemauan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Di Nagekeo, Ethos dan
Yayasan Rintisan Amal Bunda ingin meninggalkan lebih dari sekadar bantuan,
makanan yang menguatkan, layanan kesehatan yang membantu, tawa anak-anak yang
kembali terdengar, dan pesan sederhana bahwa mereka tidak berjalan sendirian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

ERP Garmen: Ukuran, Warna, dan Varian Tanpa Duplikat SKU di Odoo

ERP garmen di Odoo membantu mengelola ukuran, warna, dan varian produk tanpa membuat SKU terpisah untuk setiap kombinasi. Struktur data yang tepat membuat stok, penjualan, dan kebutuhan bahan lebih mudah dipantau.

Satu model kaos bisa lahir dalam lima ukuran dan enam warna. Pada banyak sistem lama, tiga puluh kombinasi itu dicatat sebagai tiga puluh produk terpisah. Pola pencatatan seperti ini membuat kebutuhan ERP Garmen sering disadari terlambat. Master data sudah telanjur menggembung sebelum tim gudang mengeluh.

Masalahnya tidak berhenti pada daftar produk yang panjang. Stok opname melambat karena satu rak berisi puluhan kode berbeda. Laporan penjualan per model juga tidak terbaca utuh, sebab angkanya terpecah. Pembelian kain ikut meleset, karena tren ukuran tidak pernah terlihat jelas.

Dampak finansialnya menyusul diam-diam. Ukuran S pada warna tertentu menumpuk sebagai dead stock, sementara L selalu kosong. Tim penjualan kehilangan order karena katalog menampilkan ketersediaan yang keliru. Semuanya berawal dari struktur data, bukan dari kurangnya kerja keras.

Odoo menawarkan jalan keluar yang lebih tertata. Ukuran dan warna diperlakukan sebagai atribut, bukan sebagai produk baru. Karena itu banyak pemilik konveksi mulai melirik jasa pembuatan ERP untuk membenahi fondasi datanya. Satu model tetap satu produk, dengan varian yang tetap terkendali.

Mengapa Satu Model Bisa Melahirkan Puluhan Kode Barang

Warisan dari Cara Pencatatan Lama

Spreadsheet tidak mengenal konsep varian produk. Setiap kombinasi harus ditulis sebagai baris baru agar stoknya terbaca. Kebiasaan itu terbawa ketika perusahaan pindah ke software akuntansi sederhana. Akibatnya, satu desain bisa menempati puluhan baris master data.

Biaya yang Jarang Dihitung

Duplikasi kode barang menambah beban administrasi setiap hari. Tim harus memastikan kode mana yang benar sebelum surat jalan dicetak. Kesalahan kecil di tahap ini berujung retur dan komplain pelanggan. Waktu yang hilang jarang tercatat, tetapi biayanya nyata.

Cara Odoo Menyusun Atribut Ukuran dan Warna Tanpa Kode Ganda

Odoo memisahkan template produk dari varian turunannya. Template menyimpan identitas model, sedangkan varian menyimpan kombinasi atributnya. Dokumentasi resmi Odoo menempatkan atribut dan nilai atribut sebagai pembentuk varian. Satu kaos polo cukup didaftarkan sekali, lalu ukuran dan warnanya dikembangkan.

Detail yang Tetap Melekat pada Tiap Varian

Varian bukan sekadar label tambahan di dalam modul inventory:

• Kode internal unik yang berfungsi sebagai SKU tanpa membuat produk baru

• Barcode berbeda untuk setiap kombinasi ukuran dan warna

• Harga tambahan pada ukuran besar apabila memang dibutuhkan

• Stok, perkiraan kebutuhan, dan riwayat pergerakan yang terpisah per varian

Kombinasi yang Tidak Perlu Dibuat

Tidak semua warna tersedia pada semua ukuran. Odoo menyediakan aturan pengecualian untuk kombinasi yang memang tidak diproduksi. Varian juga dapat dibentuk secara dinamis, hanya ketika transaksi muncul. Master data pun berhenti tumbuh tanpa kendali.

Langkah Merapikan Data Produk Saat Migrasi ke ERP Garmen

Migrasi data sebaiknya tidak dikerjakan sambil berjalan. Struktur atribut perlu disepakati sebelum satu baris data dipindahkan. Urutan berikut lazim dipakai selama pendampingan implementasi:

1. Kelompokkan kode lama ke dalam model induk yang sama

2. Tetapkan daftar atribut resmi, misalnya ukuran, warna, dan bahan

3. Susun pola penamaan kode internal agar konsisten antar model

4. Petakan stok akhir tiap kode lama ke varian barunya

5. Uji coba transaksi penjualan dan produksi sebelum sistem dipakai penuh

Peran Pendamping Teknis

Tahap pemetaan inilah yang paling banyak memakan waktu. Konsultan Odoo berpengalaman biasanya meminta data penjualan dua tahun terakhir. Dari sana terlihat kombinasi mana yang benar-benar hidup di pasar. Kode yang tidak pernah terjual tidak perlu ikut dipindahkan.

Dampak Operasional yang Terasa Setelah Varian Rapi

Perubahan pertama terlihat di meja penjualan. Order dapat diisi melalui tampilan matriks ukuran dan warna sekaligus. Satu layar menggantikan kebiasaan menambah baris satu per satu. Waktu input turun, kesalahan ketik ikut berkurang.

Produksi dan Pembelian Ikut Terbantu

Bill of Material bisa mengikuti atribut tertentu pada tiap varian. Kain biru hanya muncul pada varian biru, tanpa perlu BoM tambahan. Rencana pembelian menjadi lebih tajam karena kebutuhan per ukuran terbaca. Manajemen stok bergerak dari tebakan menuju angka.

Laporan yang Bisa Dibaca Pemilik

Data varian yang rapi membuat laporan terbaca dari dua arah:

• Performa model secara utuh untuk menentukan koleksi berikutnya

• Rincian ukuran dan warna untuk memutuskan produksi ulang

Pemilik akhirnya bisa menilai koleksi tanpa menunggu rekap manual. Pertanyaan soal ukuran paling laku terjawab dalam hitungan menit. Keputusan restock pun berpindah dari perasaan menuju catatan penjualan. Di titik ini, ERP Garmen mulai terasa manfaatnya secara nyata.

Menata Fondasi ERP Garmen Sebelum Skala Produksi Bertambah

Persoalan utamanya bukan jumlah produk, melainkan cara produk didefinisikan. Ukuran dan warna adalah atribut, dan sistem harus memperlakukannya demikian. Selama struktur itu benar, penambahan koleksi baru tidak menimbulkan kekacauan. Sistem ERP justru semakin berguna ketika volume produksi naik.

i2C Studio menjalankan pendampingan implementasi Odoo dari audit alur kerja di lapangan. Sebagai Odoo Silver Partner yang berbasis di Bandung, timnya memetakan proses sebelum menyentuh konfigurasi. Layanan jasa pembuatan ERP diarahkan pada kebutuhan nyata, bukan pada daftar fitur. Diskusi awal bersama konsultan Odoo umumnya cukup untuk menilai kesiapan data Anda.

1. Apakah setiap ukuran perlu dibuat sebagai produk terpisah di Odoo?

Tidak perlu, karena ukuran cukup didaftarkan sebagai atribut sehingga variannya terbentuk otomatis.

2. Apakah tiap varian tetap memiliki SKU dan barcode sendiri?

Bisa, sebab Odoo menyediakan kode internal dan barcode pada level varian.

3. Berapa lama proses merapikan data produk lama biasanya berjalan?

Durasinya bergantung pada jumlah kode lama serta kerapian catatan stok yang tersedia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES