Mengelola Pembubuhan e-Meterai Dokumen Perusahaan di Satu Akun ezSign

Pengelolaan e-Meterai dalam satu akun ezSign membantu perusahaan memusatkan saldo, pemakaian, dan riwayat pembubuhan dokumen. Sistem terpusat memudahkan penelusuran data sekaligus membantu perusahaan merencanakan kebutuhan e-Meterai.

Bagian keuangan beli meterai elektronik sendiri, tim legal punya stok terpisah, cabang lain entah dari mana. Mengelola pembubuhan e-Meterai dengan cara seperti ini terlihat praktis di awal. Repotnya baru terasa ketika laporan pemakaian diminta dan datanya tidak ketemu.

Kondisi itu melahirkan tiga masalah sekaligus. Saldo tidak terpantau, dokumen sempat tertahan karena kuota habis, dan pencatatannya berantakan. Pada beberapa kasus, meterai terbubuh di dokumen yang sebenarnya tidak memerlukannya. Kuota terpakai, sementara dokumennya harus diterbitkan ulang.

Semua itu bisa dihindari dengan memusatkan pengelolaannya. Satu akun perusahaan memungkinkan pembubuhan meterai dan Tandatangan Elektronik berjalan dalam satu alur. Saldo, kewenangan, dan riwayat pemakaiannya berada di tempat yang sama.

Kenapa Mengelola Pembubuhan e-Meterai Perlu Dipusatkan

Meterai elektronik bukan sekadar gambar yang ditempel di halaman. Sifatnya melekat pada dokumen dan kuotanya terpakai begitu dibubuhkan. Karena itu kendalinya perlu jelas sejak sebelum dokumen diproses.

Pemusatan juga memudahkan penelusuran. Bagian keuangan bisa melihat pemakaian tanpa harus mengumpulkan laporan dari tiap unit. Auditor pun mendapat satu sumber data, bukan potongan catatan yang tersebar.

Manfaat lainnya terasa pada perencanaan anggaran. Pola pemakaian setahun terakhir bisa dibaca dari satu tempat. Dari sana perusahaan lebih mudah memperkirakan kebutuhan periode berikutnya.

Yang paling sering luput dari perhatian

Banyak perusahaan hanya memantau jumlah sisa kuota. Padahal yang sama pentingnya adalah siapa yang memakainya dan untuk dokumen apa. Tanpa keterangan itu, lonjakan pemakaian sulit dijelaskan saat ditanyakan.

Memastikan Dokumen Mana yang Memang Perlu Dimeteraikan

Tidak semua dokumen perusahaan membutuhkan meterai. Undang-Undang Bea Meterai mengatur jenis dokumen yang terutang bea, termasuk dokumen yang menyebut jumlah uang di atas batas tertentu. Memahami batas ini menghemat kuota sekaligus mencegah kesalahan pembubuhan.

● Perjanjian kerja sama dan kontrak dengan nilai transaksi tertentu.

● Surat pernyataan dan dokumen yang dipakai sebagai alat bukti.

● Dokumen keuangan seperti kuitansi dengan nilai di atas ketentuan.

Sebaliknya, memo internal dan surat tugas umumnya tidak memerlukannya. Menempatkan meterai di dokumen semacam itu hanya membuang kuota. Bila ragu, konsultasikan lebih dulu dengan tim pajak atau penasihat hukum.

Mengatur Kewenangan dan Saldo dalam Satu Akun

Akun perusahaan mengenal pembagian peran yang jelas. Ada yang meninjau, ada yang menyetujui, dan ada yang membubuhkan. Pemisahan ini mencegah dokumen diteken atau dimeteraikan pihak yang tidak berwenang.

Kewenangan meterai sebaiknya tidak otomatis disamakan dengan kewenangan tanda tangan. Tim yang baru mempelajari cara buat tanda tangan digital kerap menggabungkan keduanya. Padahal keduanya bisa diatur terpisah sesuai tanggung jawab masing-masing orang.

Tahapan menyiapkan alurnya

1. Tentukan admin yang bertanggung jawab atas saldo perusahaan.

2. Petakan jenis dokumen yang wajib dimeteraikan beserta unit pemiliknya.

3. Atur peran peninjau, penyetuju, dan penandatangan untuk tiap alur dokumen.

4. Lakukan pengisian saldo melalui admin korporat atau tim penjualan.

5. Pantau pemakaian dan riwayatnya secara berkala dari dasbor akun.

Langkah keempat sering dianggap urusan administratif semata. Padahal pengisian saldo sebaiknya dijadwalkan, bukan menunggu kuota menipis. Musim tutup buku dan periode tender biasanya menaikkan pemakaian secara mendadak.

Kesalahan Saat Mengelola Pembubuhan e-Meterai Tanpa Kendali Terpusat

Kesalahan paling mahal adalah membubuhkan meterai di dokumen yang keliru. Kuota tidak bisa ditarik kembali dan dokumennya harus disiapkan ulang. Pemeriksaan isi sebelum pembubuhan menutup sebagian besar risiko ini.

Kekeliruan berikutnya terletak pada urutan kerja. Meterai dan tanda tangan punya urutan yang perlu diikuti agar dokumen tetap valid. Menukar urutannya bisa membuat status tanda tangan terbaca tidak sah.

Yang ketiga menyangkut arsip. Dokumen akhir sebaiknya disimpan dalam bentuk berkas asli, bukan hasil cetak. Data meterai dan sertifikat penandatangannya ikut hilang begitu dokumen dicetak.

Ketiganya terdengar sepele, tetapi berulang di banyak perusahaan. Menuliskannya sebagai prosedur singkat biasanya lebih efektif daripada mengandalkan ingatan. Satu halaman panduan internal sudah cukup untuk menyeragamkan cara kerja tim.

Menjaga Kesiapan Dokumen Sepanjang Tahun

Pengelolaan meterai sebenarnya persoalan kebiasaan, bukan teknologi. Saldo yang terpantau, kewenangan yang jelas, dan riwayat yang tercatat sudah menyelesaikan sebagian besar keluhan. Sisanya tinggal memastikan tim memahami dokumen mana yang memerlukannya.

ezSign merupakan layanan PT Solusi Identitas Global Net, penyelenggara sertifikasi elektronik yang diakui Kementerian Komunikasi dan Digital. Layanannya mencakup sertifikat elektronik, tandatangan elektronik, eMaterai, serta pencatatan aktivitas dokumen dalam satu akun. Tim yang sekaligus mencari cara buat tanda tangan digital untuk dokumen perusahaan dapat menjadikannya rujukan diskusi awal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah meterai elektronik yang telanjur dibubuhkan bisa dibatalkan?

Tidak, karena kuotanya sudah terpakai sehingga dokumen perlu disiapkan ulang bila terjadi kesalahan.

2. Siapa yang sebaiknya memegang kendali saldo meterai perusahaan?

Sebaiknya satu admin korporat yang ditunjuk, agar pemakaian dan pengisiannya mudah ditelusuri.

3. Apakah semua dokumen perusahaan wajib dibubuhi meterai?

Tidak, hanya dokumen yang terutang bea meterai sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

IPCC Catat Pertumbuhan Operasional Hingga Agustus 2026, Terminal Satelit Perkuat Kinerja Konsolidasi

Jakarta, September 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), sebagai operator terminal kendaraan terbesar di Indonesia di bawah naungan PT Pelindo Multi Terminal, terus memperkuat kinerja operasional melalui transformasi dan pengembangan layanan yang dijalankan Perseroan. Hal tersebut tercermin dari peningkatan trafik operasional secara konsolidasi antara Branch Jakarta dan lima Terminal Satelit IPCC hingga Agustus 2026. Secara konsolidasi, IPCC mencatat 2.595 ship call, meningkat dari 2.250 ship call pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 15,33% YoY. Peningkatan juga tercermin pada trafik Completely Built Up (CBU) yang mencapai 607.196 unit, dibandingkan 597.871 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 1,56% YoY.

Penguatan kinerja juga terlihat pada sejumlah segmen layanan lainnya. Hingga Agustus 2026, trafik alat berat tercatat mencapai 22.648 unit, meningkat 5,76% YoY dibandingkan 21.415 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, segmen Truck/Bus mencapai 213.689 unit, tumbuh 44,29% YoY dari 148.101 unit. Pertumbuhan signifikan turut tercatat pada General Cargo yang mencapai 173.697 packages, meningkat 114,03% YoY dibandingkan 81.154 packages pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja konsolidasi tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan aktivitas di Terminal Satelit IPCC. Di sisi lain, Terminal Internasional Branch Jakarta masih menghadapi tekanan pada segmen impor. Meski demikian, aktivitas ekspor CBU menunjukkan penguatan di tengah dinamika perdagangan dan geopolitik global. Kondisi tersebut menjadi perhatian Perseroan untuk terus memperkuat strategi peningkatan trafik kargo di Terminal Internasional Branch Jakarta sekaligus mengoptimalkan kontribusi jaringan Terminal Satelit.

Penguatan kinerja IPCC juga berlangsung sejalan dengan perkembangan industri otomotif nasional. Berdasarkan data GAIKINDO, total produksi CBU nasional pada Januari sampai dengan Agustus 2026 mencapai 859.256 unit, tumbuh 13,44% YoY. Pada periode yang sama, trafik CBU yang dilayani IPCC mencapai 607.196 unit atau meningkat 1,56% YoY.

“Pertumbuhan trafik di berbagai wilayah operasional menunjukkan semakin pentingnya integrasi antara Branch Jakarta dan Terminal Satelit dalam mendukung rantai logistik kendaraan nasional. Kami akan terus memperkuat kualitas layanan, kapabilitas operasional, serta sinergi antarterminal untuk merespons kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri otomotif secara lebih adaptif,” ujar Wing Megantoro, Direktur Utama IPCC.

Wing menambahkan ke depan, IPCC akan terus melanjutkan transformasi operasional dan bisnis melalui penguatan sumber daya, peningkatan kualitas pelayanan, digitalisasi, serta optimalisasi jaringan terminal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menghadirkan layanan terminal kendaraan yang semakin terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi IPCC untuk Menjadi Ekosistem Terminal Kendaraan Berkelas Dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kripto Tak Lagi Sekadar Soal Harga, Ini Kunci Memahami Masa Depannya

Jakarta, 28 September 2026 – Kripto tidak lagi cukup dipahami hanya dari pergerakan harga. Seiring industri yang semakin matang, pemahaman terhadap risiko, strategi, hingga peran teknologi blockchain dalam sistem keuangan menjadi semakin penting, terutama bagi investor pemula.

Hal tersebut menjadi salah satu benang merah dalam fireside session bertajuk “Crypto for Beginners: Exploring the Future of Finance” di BINUS Crypto Week 2026, yang menghadirkan Founder Crypstock, Andy Lynn, bersama CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis.

Dalam sesi tersebut, Andy membawa perspektif dari sisi edukasi dan pengalaman investor. Sementara Yudho melihat perkembangan kripto dari sisi industri dan bagaimana aset digital mulai terhubung semakin erat dengan sistem keuangan yang lebih luas.

Pemula Perlu Belajar Market Sebelum Mengejar Return

Sebagai praktisi yang telah aktif di pasar kripto sejak 2017, Andy selama ini banyak menekankan pentingnya memahami market, risiko, dan strategi secara bertahap. Crypstock sendiri memosisikan edukasinya tidak sekadar sebagai ruang diskusi, tetapi juga menyediakan materi terstruktur, analisis pasar, data on-chain, hingga pembelajaran manajemen risiko.

Menurut Andy, tantangan utama bagi investor baru bukan sekadar memilih aset yang dianggap berpotensi naik, tetapi membangun pemahaman terhadap bagaimana pasar bekerja.

“Buat yang baru masuk kripto, jangan mulai dari pertanyaan ‘coin apa yang harus dibeli’, tapi mulai dari memahami market-nya dulu. Pelajari risikonya, kenali karakter asetnya, lalu bangun strategi yang sesuai dengan profil masing-masing,” kata Andy.

Pendekatan ini juga berangkat dari perjalanan Andy yang telah melewati beberapa siklus pasar, termasuk periode bearish 2018 dan berbagai fase volatilitas kripto setelahnya. Dalam sejumlah diskusi sebelumnya, ia juga membagikan pengalaman mengenai pentingnya proses belajar setelah menghadapi berbagai dinamika pasar.

Bagi Andy, semakin mudahnya akses terhadap aset kripto, seperti Bitcoin dan lainnya justru membuat kemampuan menyaring informasi menjadi semakin penting.

“Informasi di kripto sangat cepat dan banyak. Karena itu, pemula perlu punya fondasi supaya tidak hanya mengikuti hype atau keputusan orang lain. Kalau fondasinya kuat, kita bisa mengambil keputusan dengan lebih rasional,” tambahnya.

Masa Depan Kripto Bergerak ke Arah Utilitas dan Integrasi Keuangan

Berbeda dari Andy yang menyoroti kesiapan investor, Yudho melihat perkembangan industri kripto dari perspektif yang lebih luas.

Menurutnya, ruang pertumbuhan kripto masih terbuka karena ukuran pasar aset digital secara global masih relatif kecil dibandingkan pasar keuangan tradisional. Namun, ia menilai fase pertumbuhan berikutnya tidak akan sama dengan siklus sebelumnya.

“Kripto masih sangat menarik karena secara ukuran market masih jauh lebih kecil dibandingkan traditional equity market. Jadi ruang pertumbuhannya masih ada. Tetapi future-nya akan berbeda, bukan lagi sekadar cerita get rich quick,” ujar Yudho.

Ia menilai katalis pertumbuhan berikutnya akan semakin banyak datang dari perkembangan regulasi dan integrasi antara aset digital dengan produk keuangan konvensional.

Perkembangan seperti produk ETF kripto, pembayaran berbasis aset digital, hingga tokenisasi dinilai menjadi indikator bahwa industri mulai bergerak ke fase yang lebih matang.

“Regulasi justru bisa menjadi katalis. Kita sekarang melihat ETF, crypto payment, sampai tokenisasi mulai berkembang. Ini menunjukkan bahwa kripto perlahan menjadi bagian dari ekosistem keuangan yang lebih besar,” jelasnya.

Tokenisasi menjadi salah satu tema yang menurut Yudho patut diperhatikan karena memungkinkan berbagai aset tradisional direpresentasikan melalui teknologi blockchain.

“Traditional market akan tetap tumbuh, tetapi blockchain menciptakan cara baru untuk mengakses dan memperdagangkan aset. Di sini saya melihat tokenisasi punya peran besar untuk fase berikutnya,” kata Yudho.

Dari Mengejar Tren ke Membangun Perspektif Jangka Panjang

Diskusi antara Andy dan Yudho memperlihatkan dua tantangan yang saling berkaitan dalam perkembangan industri kripto.

Dari sisi investor, literasi dan manajemen risiko menjadi fondasi agar masyarakat tidak hanya masuk karena tren. Sementara dari sisi industri, inovasi, regulasi, dan integrasi dengan keuangan tradisional menjadi faktor yang akan menentukan arah pertumbuhan berikutnya.

Yudho menilai peluang tetap ada, tetapi investor perlu menyesuaikan ekspektasi dengan industri yang semakin matang.

“Masih ada chance, tapi mungkin tidak akan semasif seperti dulu. Karena itu, menurut saya pendekatannya harus berubah. Stay for the long game,” terangnya.

BINUS Crypto Week 2026 sendiri menghadirkan sejumlah agenda edukasi terkait cryptocurrency, blockchain, dan perkembangan ekosistem Web3. Sebelumnya, agenda FLOQ di acara tersebut juga diarahkan untuk membahas literasi keuangan, perbedaan antara investasi dan spekulasi, serta pemahaman dasar yang perlu dimiliki pengguna baru sebelum masuk ke pasar aset digital.

Melalui sesi “Crypto for Beginners: Exploring the Future of Finance”, pesan yang disampaikan bukan sekadar mengenai potensi pertumbuhan kripto, melainkan pentingnya membangun pemahaman sejak awal agar generasi baru investor dapat mengikuti perkembangan industri secara lebih terukur dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Membangun Karier Chef Profesional: Peta Jalan Pendidikan Kuliner dari SMK hingga Industri Global

Pendidikan Menengah Kejuruan

Perjalanan menjadi chef profesional di Indonesia kerap dimulai dari bangku SMK. SMK Negeri 9 Padang, misalnya, menerapkan kurikulum yang melibatkan teaching factory dan magang industri. Hasilnya, penyerapan lulusan meningkat dari 44,9 persen menjadi 74 persen. Studi ini menunjukkan bahwa keterlibatan industri dalam perencanaan kurikulum—meski masih terbatas—memberikan dampak signifikan terhadap kesiapan kerja lulusan.

SMK Negeri 1 Ketapang juga menjadi pilot project tenaga kerja siap pakai. Gubernur Kalimantan Barat mengapresiasi tiga jurusan unggulan—Farmasi, Kuliner dan Tata Boga, serta Perhotelan—yang dinilai mampu melahirkan lulusan yang cepat terserap dunia industri.

Pendidikan Tinggi Vokasi: Spesialisasi yang Lebih Dalam

Politeknik Negeri Balikpapan menawarkan Program Studi D3 Seni Kuliner dengan akreditasi “Baik Sekali”. Kurikulumnya dirancang dengan komposisi praktik dominan, mencakup teknik pemotongan, pengenalan peralatan dapur, standar sanitasi, K3, nutrisi, dan kimia pangan. Pada tahap inti, pembelajaran berfokus pada penguasaan teknik memasak spesifik—dari kekayaan masakan Indonesia, teknik saus dan hidangan kontinental, hingga seni membuat roti dan kue di Pastry & Bakery.

Yang membedakan adalah model dua semester pelatihan kerja industri: satu semester untuk memperkuat operasional kuliner dan satu semester untuk manajerial. Prospek karier lulusan pun berjenjang, dari Commis Chef hingga Executive Chef dan wirausaha kuliner.

Program Intensif dan Spesialisasi

Budi Mulia Dua Culinary School di Sleman telah beroperasi selama 25 tahun dan membatasi 65 peserta per angkatan untuk menjaga kualitas praktik. Program ini terdiri dari satu semester di sekolah dan satu semester di industri, dengan pengajar para chef dari bakery dan hotel bintang lima di Yogyakarta. Materi yang diajarkan mencakup dasar-dasar kuliner, metode memasak, pengetahuan produk makanan, higiene sanitasi, etika kerja, bahasa Inggris, pastry bakery, masakan Indonesia, oriental, kontinental, dan culinary arts.

APCA Indonesia menerapkan metode full hands-on selama sembilan bulan dengan jadwal Senin hingga Jumat, 09.00–17.00 WIB. Fokus utamanya adalah membentuk karakter: disiplin, kreativitas, dan ketangguhan. Lulusan APCA diakui memiliki etos kerja dan kemampuan adaptasi yang baik terhadap ritme dapur profesional.

Jejak Karier Alumni: Dari Magang hingga Restoran Sendiri

BCPS di Tabanan, Bali, menjadi contoh bagaimana pendidikan kuliner dapat mengubah trajektori hidup. Wayan Sidarta, anak buruh bangunan, kini magang di Amankila Resort yang menyandang Two Michelin Keys. Natasha Rachel, alumnus SMA Bandung, pernah magang di Jepang dan Prancis, kini menjadi bagian dari tim dapur KŌRO Bali.

Made Ariani Siswanto, pendiri BCPS, membangun sekolah ini dari keinginan mendiang ayahnya untuk menciptakan “dapur” yang menghubungkan pendidikan dengan industri pariwisata. Kini BCPS memiliki jejaring restoran dan hotel di lima negara.

Ekosistem Pendukung yang Semakin Lengkap

Disciples Escoffier Indonesia menawarkan program Chef Apprentice in Culinary Arts dengan durasi sekitar enam bulan, terbagi dalam tiga bulan kelas dan laboratorium dapur, diikuti magang industri. Sementara itu, program vokasi dengan dua pilihan keahlian—koki profesional untuk kuliner dan pastry/bakery—berlangsung 18 bulan, termasuk magang enam bulan di perhotelan atau restoran.

Dengan beragam jalur pendidikan yang tersedia—dari SMK, politeknik, sekolah masak swasta, hingga program sertifikasi internasional—peta jalan menjadi chef profesional di Indonesia semakin jelas dan terstruktur. Kuncinya adalah memilih jalur yang sesuai dengan tujuan karier dan memanfaatkan jejaring industri yang semakin terbuka.

JessC dan Fauziah Latiff Bersatu di “Tak Terpisah”, Single Kolaborasi Tembus 6 Radio Indonesia

JessC berkolaborasi dengan diva Malaysia Fauziah Latiff melalui lagu “Tak Terpisah”, yang mempertemukan dua penyanyi dari generasi berbeda dalam sebuah karya tentang persahabatan dan hubungan antarmanusia. Single tersebut juga mendapat respons di Indonesia dengan masuk chart di enam stasiun radio, yaitu KPFM, Classy Net Radio, Suara Surabaya (SSFM), Elmitra FM, STAR FM dan Radio AR Bali.

JAKARTA —— Kolaborasi lintas generasi menjadi warna utama dalam lagu “Tak Terpisah”, ketika penyanyi JessC berduet dengan diva senior Malaysia, Fauziah Latiff. Menariknya, single tersebut juga mendapat respons dari pasar Indonesia dan tercatat masuk chart di enam stasiun radio Indonesia.

“Tak Terpisah” mempertemukan dua penyanyi dari generasi berbeda dalam sebuah karya yang mengangkat tema persahabatan dan hubungan antarmanusia. Bagi JessC, berkolaborasi dengan Fauziah Latiff menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan musiknya yang dalam beberapa tahun terakhir semakin berkembang di Indonesia.

Fauziah Latiff dikenal sebagai salah satu penyanyi perempuan yang memiliki perjalanan panjang dalam industri musik Malaysia. Sementara itu, JessC terus mengembangkan karya dalam berbagai bahasa, termasuk Mandarin, Inggris dan Melayu, serta memperluas aktivitas musiknya ke sejumlah pasar di luar Malaysia.

Pertemuan keduanya melalui “Tak Terpisah” menjadi salah satu kolaborasi yang mempertemukan pengalaman panjang Fauziah dengan pendekatan musik JessC yang lebih lintas bahasa dan pasar.

“Saya sangat menghargai Fauziah sebagai salah satu penyanyi besar yang sudah memiliki perjalanan panjang dalam musik. Ketika kami mendapat kesempatan untuk berkolaborasi, saya merasa ini adalah sebuah pertemuan yang menarik karena kami datang dari generasi yang berbeda, tetapi memiliki kecintaan yang sama terhadap musik,” ujar JessC.

Respons terhadap “Tak Terpisah” juga mulai terlihat di Indonesia. Single tersebut tercatat masuk chart di enam stasiun radio Indonesia, yaitu KPFM, Classy Net Radio, Suara Surabaya (SSFM), Elmitra FM, STAR FM dan Radio AR Bali.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu perkembangan terbaru dalam hubungan JessC dengan pasar musik Indonesia. Sebelumnya, sejumlah karya JessC, termasuk lagu dari album berbahasa Melayu “Dekati”, telah diperkenalkan kepada pendengar Indonesia melalui berbagai aktivitas promosi dan distribusi musik.

Bagi JessC, respons dari radio Indonesia memberikan gambaran mengenai bagaimana sebuah karya dapat menemukan pendengarnya di negara lain.

“Indonesia selalu menjadi pasar yang saya perhatikan karena kedekatan bahasa dan budayanya. Ketika ‘Tak Terpisah’ mulai mendapat tempat di radio-radio Indonesia, tentu saya merasa senang. Saya melihat ini sebagai bagian dari perjalanan lagu tersebut untuk menemukan pendengarnya di luar negara asalnya,” katanya.

Selain aktivitas musik, JessC memiliki latar belakang di bidang kesehatan dan dikenal sebagai Certified Therapeutic Musician. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan personalnya, sementara aktivitas utamanya tetap berfokus pada musik sebagai penyanyi dan penulis lagu.

Kolaborasi dengan Fauziah Latiff juga menjadi bagian dari perjalanan JessC dalam memperluas jaringan musik di kawasan Asia. Bagi Indonesia, kehadiran “Tak Terpisah” memberikan satu lagi titik pertemuan antara karya JessC dan pendengar Tanah Air.

JessC berharap hubungan tersebut dapat terus berkembang melalui lebih banyak karya maupun kesempatan untuk tampil secara langsung di Indonesia.

“Saya berharap hubungan dengan pendengar Indonesia dapat terus berkembang. Saya ingin suatu hari nanti bisa datang dan bertemu langsung dengan mereka melalui sebuah pertunjukan. Bagi saya, hubungan dengan pendengar tidak hanya terjadi melalui lagu, tetapi juga melalui pengalaman bertemu secara langsung,” ujar JessC.

Dengan “Tak Terpisah” yang kini telah mendapat ruang di enam stasiun radio Indonesia, perjalanan JessC di pasar musik Indonesia masih terus berlanjut. Kolaborasi bersama Fauziah Latiff sekaligus membuka satu lagi babak dalam perjalanan musiknya, kali ini melalui sebuah lagu yang mempertemukan dua generasi penyanyi dari Malaysia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial

Info Daop 2 Bd

Minggu, 27 September 2026

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial

Bandung (Jawa Barat), 27 September 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PT Kereta Api Indonesia (Persero) serta meningkatkan brand awareness, brand image, dan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api, KAI menghadirkan program tarif spesial bagi masyarakat. Melalui program tersebut, pengguna jasa KA dapat menikmati tiket dengan tarif yang dibayarkan hanya 81 persen dari tarif yang berlaku.

Khusus di wilayah operasional KAI Daop 2 Bandung, terdapat 18 layanan kereta api komersial yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam program tarif spesial HUT ke-81 KAI tersebut. Program ini menjadi salah satu bentuk apresiasi KAI kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong semakin banyak masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk perjalanan jarak jauh.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, program tarif spesial HUT ke-81 KAI merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pengalaman perjalanan menggunakan kereta api dengan tarif yang lebih terjangkau.

“Dalam rangka memperingati HUT ke-81 KAI, kami menghadirkan program tarif spesial dengan pembayaran tiket hanya sebesar 81 persen dari tarif yang berlaku. Dari wilayah Daop 2 Bandung, terdapat 18 layanan kereta api yang dapat dipilih oleh masyarakat. Kami berharap program ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, pengguna jasa KA dapat memanfaatkan program tersebut dengan melakukan pembelian tiket melalui seluruh channel resmi penjualan tiket KAI pada 28 September 2026. Adapun tarif spesial berlaku untuk perjalanan mulai 28 September 2026 hingga H+45 sejak tanggal pembelian, sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk merencanakan perjalanan pada periode tersebut.

Program tarif spesial ini berlaku untuk KA komersial kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi jarak jauh. Sementara itu, tarif tersebut tidak berlaku untuk layanan Suite Class Compartment, Luxury, Priority, Imperial, Panoramic, dan/atau kereta wisata lainnya.

Selain itu, tarif spesial tidak berlaku pada tarif khusus serta tidak dapat digabungkan dengan reduksi dan/atau program diskon lainnya. Dengan ketentuan tersebut, pengguna jasa KA diimbau memperhatikan jenis kereta, kelas layanan, serta ketentuan tarif sebelum melakukan transaksi.

KAI juga memberikan fleksibilitas kepada pengguna jasa KA yang telah memperoleh tiket dengan tarif spesial. Tiket tersebut dapat dibatalkan maupun dilakukan perubahan jadwal, dengan tetap mengikuti ketentuan pembatalan dan perubahan jadwal yang berlaku di KAI.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan melakukan pemesanan melalui kanal resmi KAI. Pastikan pengguna jasa KA memilih jadwal dan layanan sesuai kebutuhan serta memperhatikan seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku agar perjalanan dapat dipersiapkan dengan baik,” kata Kuswardojo.

Program tarif spesial HUT ke-81 KAI ini diharapkan semakin memperkuat kedekatan KAI dengan masyarakat sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan menggunakan kereta api. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen menghadirkan layanan perjalanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu bagi seluruh pengguna jasa KA.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Semarak HUT Ke-37, Bank Raya Ajak Masyarakat Rasakan Pengalaman Raya Active Lewat Jalan Sehat

Bank Raya sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group terus memperkuat langkahnya dalam menghadirkan inovasi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat.

Memasuki usia ke-37 tahun, Bank Raya sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group terus memperkuat langkahnya dalam menghadirkan inovasi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat. Mengusung tema “Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan”, Bank Raya menghadirkan Raya Active, sebuah fitur dalam Aplikasi Raya yang mengintegrasikan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung. Melalui inovasi ini, nasabah dapat membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mengupayakan pencapaian target finansial.

Diperkenalkan pada Semester I/2026, Raya Active menjadi salah satu inovasi Bank Raya yang dirancang untuk mendorong nasabah agar lebih aktif menjalankan aktivitas fisik dalam kesehariannya. Berbagai aktivitas seperti jumlah langkah, jarak yang ditempuh, maupun jumlah kalori yang terbakar dapat dikaitkan dengan target finansial yang ingin dicapai. Dengan konsep tersebut, kegiatan fisik sehari-hari tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses membangun kebiasaan menabung.

Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya, mengatakan, “Tema Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan menggambarkan komitmen Bank Raya untuk terus berkembang melalui inovasi yang memberikan manfaat dan nilai tambah bagi nasabah serta masyarakat. Kehadiran Raya Active merupakan upaya kami untuk menghadirkan pengalaman perbankan digital yang lebih terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari nasabah. Kami ingin agar layanan digital tidak hanya mendukung kebutuhan finansial, tetapi juga dapat mendorong terbentuknya pola hidup yang lebih sehat serta kebiasaan yang disiplin dalam mencapai tujuan finansial.”

Raya Active memberikan pendekatan baru yang lebih interaktif dalam membangun kebiasaan menabung. Nasabah dapat menetapkan sasaran aktivitas fisik maupun jumlah dana yang ingin ditabung, kemudian menghubungkannya melalui mekanisme yang tersedia di Aplikasi Raya. Untuk mendukung kemudahan penggunaan, fitur ini dapat terintegrasi dengan data aktivitas kesehatan melalui Health Connect pada perangkat Android dan Apple Health pada perangkat iOS.

Melalui Raya Active, Bank Raya terus memperluas layanan perbankan digital agar semakin relevan dengan aktivitas dan kebutuhan masyarakat. Integrasi antara aktivitas fisik dan tujuan finansial dalam satu platform digital diharapkan dapat membantu nasabah membentuk kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Raya Jejak Hijau Hadir untuk Mendorong Kepedulian terhadap Lingkungan

Sejalan dengan upaya mendorong gaya hidup sehat melalui Raya Active, Bank Raya juga menghadirkan inovasi lain pada momentum HUT ke-37 melalui peluncuran Raya Jejak Hijau. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan nasabah terhadap isu lingkungan dengan memberikan informasi mengenai estimasi jejak karbon, termasuk estimasi emisi karbon (CO2e) yang berhasil dihindari dari setiap transaksi digital nasabah.

Dalam menghadirkan Raya Jejak Hijau, Bank Raya berkolaborasi dengan Jejakin melalui pemanfaatan solusi CarbonIQ untuk menghitung estimasi avoided emissions yang berasal dari transaksi digital nasabah. Kehadiran fitur ini merupakan bagian dari komitmen Bank Raya dalam memperkuat penerapan prinsip ESG, sekaligus mengajak nasabah untuk memahami dampak lingkungan yang dapat dikaitkan dengan aktivitas transaksi yang dilakukan sehari-hari.

Raya Jejak Hijau memberikan pemahaman bahwa aktivitas perbankan digital tidak hanya berkaitan dengan kemudahan dan efisiensi transaksi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penerapan gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Kehadiran fitur tersebut melengkapi rangkaian inovasi Bank Raya yang berupaya mengintegrasikan aspek kesehatan, finansial, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam pengalaman digital nasabah.

“Perjalanan Bank Raya selama 37 tahun menjadi momentum untuk terus beradaptasi terhadap perubahan dan perkembangan kebutuhan masyarakat. Kami akan terus menghadirkan inovasi yang dekat dengan aktivitas sehari-hari nasabah, termasuk melalui Raya Active yang menghubungkan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung, serta Raya Jejak Hijau yang menghadirkan aspek keberlanjutan dalam aktivitas transaksi digital. Ke depan, kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan Bank Raya dapat terus berlangsung secara berkelanjutan dan pada saat yang sama memberikan manfaat serta nilai tambah bagi nasabah, masyarakat, dan lingkungan,” tutup Bagus.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rayakan HUT Ke-37, Bank Raya Hadirkan Pengalaman Raya Active melalui Jalan Sehat

Memperingati HUT ke-37, Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, terus menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat. Mengusung tema “Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan”, Bank Raya memperkuat komitmennya melalui Raya Active, fitur pada Aplikasi Raya yang menghubungkan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung, sehingga nasabah dapat membangun gaya hidup sehat sekaligus mencapai tujuan finansial.

Memperingati
HUT ke-37, Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, terus menghadirkan
inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat.
Mengusung tema “Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan”, Bank Raya
memperkuat komitmennya melalui Raya Active, fitur pada Aplikasi Raya yang
menghubungkan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung, sehingga nasabah dapat
membangun gaya hidup sehat sekaligus mencapai tujuan finansial.

Raya
Active telah diperkenalkan pada Semester 1/2026 sebagai inovasi yang mendorong
nasabah untuk lebih aktif dalam menjalankan aktivitas fisik sehari-hari.
Melalui fitur ini, aktivitas seperti jumlah langkah, jarak tempuh, dan kalori
yang terbakar dapat dihubungkan dengan target finansial. Dengan demikian,
aktivitas sehat yang dilakukan nasabah dapat menjadi bagian dari perjalanan
mereka dalam membangun kebiasaan menabung.

Ida
Bagus Ketut Subagia selaku Direktur Utama Bank Raya,
mengatakan,
“Tema Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan merefleksikan semangat
Bank Raya untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi
nasabah dan masyarakat. Melalui Raya Active, kami ingin menghadirkan pengalaman
perbankan digital yang tidak hanya berfokus pada aktivitas finansial, tetapi
juga dapat terintegrasi dengan keseharian nasabah, khususnya dalam membangun
kebiasaan hidup yang lebih sehat dan disiplin dalam mencapai tujuan finansial.”

Raya
Active dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif dalam
membangun kebiasaan menabung. Nasabah dapat menentukan target aktivitas maupun
nominal yang ingin dicapai, kemudian menghubungkannya dengan mekanisme menabung
melalui Aplikasi Raya. Fitur ini juga dapat terintegrasi dengan data aktivitas
kesehatan melalui Health Connect pada perangkat Android dan Apple
Health
pada perangkat iOS, sehingga aktivitas fisik nasabah dapat tercatat
secara lebih praktis.

Kehadiran
Raya Active menjadi bagian dari upaya Bank Raya dalam menghadirkan layanan
perbankan digital yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Dengan
mengintegrasikan aktivitas fisik dan tujuan finansial dalam satu pengalaman
digital, Bank Raya mendorong terbentuknya kebiasaan positif yang dapat
dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

 

Luncurkan
Raya Jejak Hijau untuk Ajak Nasabah Peduli Jejak Karbon

Selain
mendorong gaya hidup sehat melalui Raya Active, pada momentum HUT ke-37 ini
Bank Raya juga meluncurkan fitur Raya Jejak Hijau, fitur untuk
meningkatkan awareness dan engagement nasabah dalam meningkatkan
kepedulian terhadap bumi dan lingkungan mulai dari menghitung jejak karbon atau
informasi mengenai estimasi emisi karbon (CO2e) yang dihemat dari setiap
transaksi digital nasabah. Raya Jejak Hijau dikembangkan melalui kolaborasi
dengan Jejakin dalam memanfaatkan solusi
CarbonIQ untuk menghitung estimasi avoided emissions dari transaksi
digital nasabah. 
Peluncuran fitur ini sejalan dengan komitmen Bank Raya memperkuat pilar
ESG, dan merupakan bagian dari upaya Bank Raya untuk meningkatkan kesadaran
nasabah terhadap dampak lingkungan dari aktivitas transaksi sehari-hari.

Melalui
Raya Jejak Hijau, Bank Raya berupaya memberikan perspektif baru bahwa aktivitas
transaksi digital juga dapat menjadi bagian dari kebiasaan yang lebih
berkelanjutan. Kehadiran fitur ini melengkapi rangkaian inovasi Bank Raya dalam
mengembangkan layanan digital yang tidak hanya memberikan kemudahan transaksi,
tetapi juga mengangkat aspek kesehatan, finansial, dan keberlanjutan.

“Perjalanan
37 tahun menjadi momentum bagi Bank Raya untuk terus beradaptasi dengan
perubahan kebutuhan masyarakat. Kami akan terus mengembangkan inovasi yang
relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti Raya Active yang menghubungkan
aktivitas sehat dengan kebiasaan menabung, serta Raya Jejak Hijau yang
menghadirkan perspektif keberlanjutan dalam aktivitas transaksi digital. Ke
depan, kami ingin pertumbuhan Bank Raya terus berjalan seiring dengan
terciptanya nilai tambah bagi nasabah, masyarakat, dan lingkungan,” tutup Bagus.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jaga Kualitas Jalan dan Keselamatan Pengguna, JMTM Laksanakan Preservasi di Sejumlah Titik Tol Jakarta–Cikampek

Jakarta, 27 September 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melalui Area Jakarta-Cikampek melaksanakan pekerjaan preservasi di sejumlah titik Jalan Tol Jakarta–Cikampek. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya JMTM dalam menjaga kondisi perkerasan jalan, mendukung kenyamanan perjalanan, serta memastikan aspek keselamatan bagi pengguna jalan.

Pekerjaan preservasi yang dilaksanakan meliputi scrapping dan filling serta rekonstruksi kaku dan lentur di sejumlah titik pada jalur arah Jakarta, jalur arah Cikampek, serta akses menuju dan dari kawasan Kalihurip, Cikarang, dan Karawang.

Adapun rincian lokasi dan jadwal pelaksanaan pekerjaan adalah sebagai berikut:

1. Pekerjaan Scrapping dan Filling pada Jalur Arah Jakarta

Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap pada 28 September–3 Oktober 2026, dengan waktu pekerjaan 21.00–05.00 WIB, di lokasi:

– Senin, 28 September 2026

KM 47+322–47+196 B/L1

KM 12+900–12+700 B/L1

– Selasa, 29 September 2026

KM 47+196–47+070 B/L1

KM 12+700–12+500 B/L1

– Rabu, 30 September 2026

KM 47+070–46+944 B/L1

KM 12+500–12+300 B/L1

– Kamis, 1 Oktober 2026

KM 38+400–38+250 B/L2

KM 12+300–12+100 B/L1

– Jumat, 2 Oktober 2026

KM 38+250–38+100 B/L2

KM 12+100–11+900 B/L1

KM 34+537–34+375 B/L3

– Sabtu, 3 Oktober 2026

KM 38+100–37+980 B/L2

KM 11+900–11+700 B/L1

KM 30+208–30+100 B/L2

2. Pekerjaan Scrapping dan Filling pada Akses Masuk Kalihurip 2

Pekerjaan dilaksanakan pada 28 September–3 Oktober 2026, dengan waktu pekerjaan 21.00–05.00 WIB, dengan rincian:

3. Pekerjaan Rekonstruksi Kaku dan Lentur

Selain scrapping dan filling, JMTM juga melaksanakan pekerjaan rekonstruksi kaku dan lentur di sejumlah lokasi dengan jadwal sebagai berikut:

– Minggu, 27 September–Kamis, 1 Oktober 2026

KM 22+500 arah Cikampek (Lajur 2), mulai pukul 01.00 WIB pada 27 September hingga 24.00 WIB pada 1 Oktober 2026

KM 35+100 arah Cikampek (Lajur 2), mulai pukul 01.00 WIB pada 27 September hingga 24.00 WIB pada 1 Oktober 2026

– Off Ramp Cikarang Timur arah Cikampek

Pelaksanaan berlangsung mulai Minggu, 27 September 2026 pukul 01.00 WIB hingga Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.

Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan serta petugas di lapangan.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa pelaksanaan preservasi merupakan bagian dari komitmen JMTM untuk menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur jalan tol.

“Kami terus berupaya menjaga kondisi jalan tol melalui pekerjaan preservasi yang dilaksanakan secara terencana dan bertahap. Pekerjaan ini dilakukan untuk memastikan kualitas perkerasan jalan tetap terjaga sekaligus mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dalam melakukan perjalanan,” ujar Suchandra.

JMTM mengimbau pengguna Jalan Tol Jakarta–Cikampek untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area pekerjaan, khususnya pada malam hingga dini hari. Pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui aplikasi Travoy atau dengan menghubungi One Call Center 133 yang tersedia selama 24 jam.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Lemari ke Mereka yang Membutuhkan, Grand Qin Hotel Luncurkan Program ReQineration

Lewat ReQineration, Grand Qin Hotel Syariah dan Qin Hotel Syariah Banjarbaru mengajak masyarakat memberikan kehidupan kedua bagi pakaian yang masih layak pakai.

BANJARBARU, September 2026 – Sebuah pakaian mungkin sudah tidak lagi menjadi pilihan utama di dalam lemari, tetapi bukan berarti masa manfaatnya telah berakhir. Berangkat dari semangat tersebut, Grand Qin Hotel Syariah Banjarbaru dan Qin Hotel Syariah Banjarbaru di bawah Qin Group meluncurkan program sustainability bertajuk “ReQineration”.

Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Qin Group terhadap lingkungan sekaligus masyarakat dengan mengajak tamu hotel dan masyarakat Kota Banjarbaru untuk memberikan kehidupan kedua bagi pakaian yang sudah tidak digunakan, namun masih dalam kondisi layak pakai. Melalui sustainable waste dropbox, masyarakat dapat menyumbangkan pakaian bekas layak pakai untuk kemudian dikumpulkan dan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.

Nama ReQineration sendiri membawa semangat untuk memberikan “kehidupan kedua” terhadap pakaian yang masih memiliki nilai guna. Bukan hanya mengurangi potensi pakaian berakhir sebagai limbah, program ini juga membuka ruang bagi masyarakat untuk berbagi melalui sesuatu yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Program ReQineration digagas oleh Noor Hasnawati, Human Capital Manager Grand Qin Hotel Syariah Banjarbaru dan Qin Hotel Syariah Banjarbaru.

“Melalui ReQineration, kami ingin mengajak lebih banyak orang melihat bahwa barang yang sudah tidak kita gunakan belum tentu kehilangan manfaatnya. Pakaian yang masih layak pakai dapat menjadi sesuatu yang berarti bagi orang lain,” ujar Noor Hasnawati.

Bagi Grand Qin Hotel dan Qin Hotel Banjarbaru, keberlanjutan bukan hanya berkaitan dengan bagaimana sebuah perusahaan mengelola operasionalnya, tetapi juga bagaimana setiap aktivitas dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Semangat tersebut juga sejalan dengan berbagai kegiatan sosial yang sebelumnya telah dilakukan oleh Grand Qin Hotel Syariah Banjarbaru dan Qin Hotel Syariah Banjarbaru. Salah satunya adalah program QIN Religi Care, yang menjadi bagian dari inisiatif MORA Impact.

Melalui ReQineration, Qin Group berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memilah pakaian yang sudah tidak digunakan dan mempertimbangkan kembali kemungkinan untuk memberikannya kepada orang lain yang membutuhkan.

Karena terkadang, sesuatu yang bagi kita sudah tidak terpakai masih bisa menjadi sesuatu yang berarti bagi orang lain.

Give your clothes a second life

Untuk membaca informasi dan berita terbaru lainnya mengenai kegiatan Grand Qin Hotel dan Qin Hotel Banjarbaru, kunjungi halaman https://grandqinhotels.com/news/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES