Trading Bukan Spekulasi: FLOQ Dorong Pendekatan Risk Management untuk Investor Kripto Baru

Harga Bitcoin Menembus US$81,000 di dalam kisaran hari. Volatilitas pasar memberikan opsi bagi investor untuk melihat peluang dan pada saat bersamaan tetap melakukan manajemen risiko. Pahami bersama Tim Trading Desk FLOQ tentang strategi investasi terukur.

Analisa dari Trading Desk FLOQ

Jakarta, Indonesia (7/5) – Di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi, FLOQ menilai bahwa pendekatan risk management menjadi semakin penting bagi investor kripto baru di Indonesia, terutama ketika pergerakan harga Bitcoin dan aset digital lainnya bergerak semakin agresif dalam waktu singkat.

Pada Rabu malam (6/5), harga Bitcoin tercatat mengalami kenaikan hingga menembus level US$81.697 pada pukul 20.45 WIB. Pergerakan ini melanjutkan tren volatilitas pasar kripto global yang dalam beberapa bulan terakhir dipengaruhi oleh berbagai sentimen makro, mulai dari arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, ketidakpastian geopolitik global, hingga meningkatnya arus investasi institusional ke aset digital.

Menurut FLOQ, kondisi tersebut menciptakan peluang besar bagi investor, namun sekaligus meningkatkan risiko, terutama bagi pengguna baru yang belum memiliki strategi trading dan pengelolaan risiko yang disiplin.

Industri Kripto Indonesia Memasuki Fase yang Lebih Matang

Pertumbuhan industri aset kripto Indonesia sendiri terus menunjukkan perkembangan signifikan. Per Mei 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah pengguna aset kripto di Indonesia telah mencapai 21,37 juta akun, meningkat dibandingkan 19,08 juta pengguna pada Oktober 2025. Sementara itu, nilai transaksi aset kripto per Maret 2026 tercatat mencapai Rp22,24 triliun, dengan total transaksi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp482,23 triliun.

Selain pertumbuhan jumlah investor, OJK juga mencatat terdapat 29 entitas yang telah memperoleh persetujuan dalam ekosistem aset kripto Indonesia, termasuk bursa, lembaga kliring, kustodian, dan pedagang aset kripto fisik (PAKD). Dari jumlah tersebut, 24 entitas merupakan pedagang aset kripto resmi. Hingga Maret 2026, tercatat pula sebanyak 1.464 jenis aset kripto diperdagangkan di pasar Indonesia.

Menurut FLOQ, angka tersebut menunjukkan bahwa industri kripto Indonesia mulai memasuki fase yang lebih matang. Namun di balik pertumbuhan pengguna dan transaksi yang semakin besar, edukasi mengenai strategi investasi dan pengelolaan risiko dinilai masih menjadi tantangan utama bagi banyak investor baru.

“Trading bukan sekadar mengejar keuntungan jangka pendek atau mengikuti hype pasar. Investor perlu memahami bahwa volatilitas yang tinggi juga berarti risiko yang tinggi. Karena itu, edukasi mengenai risk management menjadi fondasi penting dalam membangun kebiasaan investasi yang lebih sehat,” ujar Yudhono Rawis, Founder dan CEO FLOQ.

Buy the Dip dan Pentingnya Entry Strategy

Menurut FLOQ, fenomena “buy the dip” menjadi salah satu strategi yang mulai banyak diperhatikan investor ketika pasar mengalami koreksi tajam. Strategi ini merujuk pada pendekatan membeli aset saat harga mengalami penurunan dengan asumsi potensi pemulihan jangka panjang.

Namun, FLOQ mengingatkan bahwa strategi tersebut tetap membutuhkan perencanaan entry yang matang dan pengelolaan risiko yang jelas, terutama di tengah volatilitas Bitcoin yang dapat bergerak ribuan dolar hanya dalam hitungan hari.

“Banyak investor melihat koreksi pasar sebagai peluang. Tetapi tanpa strategi entry, limit harga, atau pengelolaan modal yang baik, keputusan membeli saat harga turun justru bisa berubah menjadi keputusan emosional,” tambah Yudhono.

Sebagai contoh, ketika harga Bitcoin berada di kisaran Rp1,431 miliar, trader dapat menggunakan fitur Limit Order untuk menyiapkan beberapa level entry sebelum pasar bergerak.

Alih-alih langsung membeli di market price, trader dapat memasang order beli otomatis di beberapa area koreksi, misalnya:

-1% di sekitar Rp1,416 miliar,

-3% di sekitar Rp1,388 miliar,

atau -5% di sekitar Rp1,359 miliar.

Dengan pendekatan ini, order baru akan tereksekusi apabila harga Bitcoin benar-benar turun ke level yang telah ditentukan sebelumnya. Menurut FLOQ, strategi seperti ini umum digunakan trader untuk memanfaatkan volatilitas jangka pendek tanpa harus terus memantau pergerakan market selama 24 jam.

Sebagai ilustrasi, apabila harga Bitcoin mengalami koreksi pada akhir pekan akibat volatilitas pasar, lalu rebound kembali ketika sentimen pasar membaik, trader berpotensi mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli saat koreksi dan harga ketika pasar kembali naik.

Sebagai contoh sederhana:

trader membeli Bitcoin di area -3% saat koreksi, lalu harga Bitcoin rebound beberapa persen ke area sebelumnya,maka trader dapat melakukan take-profit sesuai target yang telah dipersiapkan sejak awal.

Menurut FLOQ, pendekatan ini membantu investor membangun kebiasaan trading yang lebih disiplin karena keputusan entry dan exit telah direncanakan sebelumnya, bukan dilakukan secara impulsif akibat pergerakan harga atau sentimen media sosial.

Disclaimer: Informasi yang disampaikan dalam artikel ini bersifat edukatif dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual aset kripto tertentu. Pergerakan harga aset digital sangat volatil dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar global. Seluruh keputusan investasi dan trading merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dengan mempertimbangkan profil risiko pribadi.

Mengapa Banyak Trader Menghindari Market Order Saat Volatil

FLOQ menilai salah satu tantangan terbesar investor pemula bukan hanya memahami teknologi blockchain atau membaca pergerakan harga pasar, tetapi juga mengendalikan psikologi saat market bergerak ekstrem.

Dalam kondisi bullish, investor sering terdorong melakukan pembelian karena fear of missing out (FOMO). Sebaliknya, saat pasar terkoreksi tajam, banyak pengguna justru melakukan panic selling tanpa strategi yang jelas.

Padahal, menurut FLOQ, disiplin dalam menentukan entry point, target keuntungan, hingga batas risiko merupakan bagian penting dari pendekatan investasi yang lebih sehat.

Sebagai bagian dari pendekatan tersebut, FLOQ menghadirkan fitur Limit Order yang memungkinkan pengguna menentukan harga beli maupun jual sesuai strategi masing-masing. Berbeda dengan market order yang langsung mengikuti harga pasar, fitur ini membantu investor melakukan entry dan exit secara lebih terukur sekaligus mengurangi potensi slippage, kondisi ketika harga aset berubah sebelum transaksi berhasil dieksekusi.

Dalam periode tertentu, FLOQ juga menghadirkan program Zero Trading Fee untuk transaksi menggunakan fitur Limit Order guna mendorong pengguna mulai membangun kebiasaan trading yang lebih disiplin dan berbasis strategi.

Edukasi dan Literasi Menjadi Fokus Industri Kripto

Menurut FLOQ, pertumbuhan industri aset kripto Indonesia kini mulai memasuki fase yang lebih matang. Fokus pasar tidak lagi hanya mengenai jumlah pengguna baru, tetapi juga kualitas literasi dan kemampuan investor dalam memahami risiko investasi digital.

“Seiring berkembangnya industri aset digital Indonesia, kami percaya edukasi mengenai risk management akan menjadi salah satu fondasi utama yang menentukan kualitas pertumbuhan industri ke depan. Trading bukan sekadar soal cepat membeli dan menjual aset, tetapi bagaimana investor mampu mengambil keputusan secara disiplin di tengah volatilitas pasar,” tutup Yudhono.

Untuk membantu pengguna memahami strategi trading yang lebih terukur di tengah volatilitas pasar, FLOQ juga menyediakan berbagai materi edukasi melalui FLOQ Academy yang dapat diakses secara cuma-cuma.

Untuk memahami lebih lanjut tentang strategi Limit Order, pengguna dapat mempelajari panduan berikut:

Perbedaan Market Order dan Limit Order: Mana yang Lebih Sesuai untuk Strategimu?

Strategi Buy the Dip: Cara Membeli Saat Harga Turun

Cara Menghindari Slippage Saat Trading Crypto

Panduan Strategi Trading untuk Pemula

Melalui pendekatan ini, FLOQ berharap pengguna tidak hanya memanfaatkan fitur, tetapi juga memahami strategi di balik setiap keputusan trading.

Dengan kombinasi antara kontrol yang lebih baik melalui Limit Order, pendekatan edukasi yang berkelanjutan, serta komitmen terhadap Zero Fee tradingFLOQ terus memperkuat visinya untuk menghadirkan pengalaman investasi kripto yang lebih inklusif, transparan, dan berorientasi pada pengguna.

 Langkah Berikutnya 

Di mana pun Anda berada dalam perjalanan investasi, langkah selanjutnya adalah memastikan Anda memiliki pemahaman dan strategi yang tepat. 

Seperti dipaparkan sebelumnya, FLOQ menyediakan FLOQ Academy, sebuah platform edukasi yang dirancang untuk membantu pengguna memahami dasar-dasar investasi kripto secara bertahap dan terstruktur. Seluruh materi dapat diakses secara gratis, termasuk seri video edukasi melalui kanal YouTube FLOQ, sehingga pengguna dapat belajar kapan saja sesuai kebutuhan mereka. 

Sementara itu, bagi trader yang membutuhkan dukungan lebih lanjut dalam analisis maupun kemudahan bertransaksi, FLOQ juga menghadirkan layanan Guest Relation dan VIP Service. Dengan dukungan tim trading desk serta layanan yang lebih personal, pengguna dapat memperoleh insight yang lebih mendalam dan pengalaman trading yang lebih optimal. Tim kami dapat dihubungi melalui business@floq.id 

Layanan ini tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi strategi, tetapi juga mendukung pengelolaan portofolio yang lebih terarah di tengah dinamika pasar yang terus berkembang. 

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menjawab Tren Touring, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Premium dengan Bunga Kompetitif

Jakarta, 7 Mei 2026 – Tren touring motor di Indonesia terus menunjukkan peningkatan, seiring berkembangnya gaya hidup berkendara jarak jauh yang mengedepankan pengalaman, eksplorasi, dan konektivitas. Aktivitas ini kini tidak hanya menjadi bagian dari komunitas otomotif, tetapi juga semakin diminati oleh masyarakat urban dan profesional muda.

Secara industri, pasar sepeda motor nasional tetap menunjukkan daya tahan yang kuat. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan sepeda motor domestik sepanjang 2025 mencapai 6,41 juta unit, tumbuh sekitar 1,3% secara tahunan. Memasuki 2026, tren ini berlanjut dengan penjualan awal tahun yang tetap stabil di kisaran ratusan ribu unit per bulan, mencerminkan bahwa sepeda motor tidak hanya menjadi alat transportasi utama, tetapi juga bagian dari kebutuhan gaya hidup masyarakat.

Selain itu, meningkatnya popularitas motor kategori premium, seperti maxi scooter dan sport, menunjukkan pergeseran preferensi konsumen ke kendaraan yang menawarkan kenyamanan dan performa lebih tinggi, terutama untuk perjalanan jarak jauh atau touring.

Melihat perkembangan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan solusi pembiayaan motor baru yang dirancang untuk mendukung kebutuhan masyarakat akan kendaraan roda dua yang andal, baik untuk mobilitas harian maupun aktivitas touring.

Melalui program pembiayaan motor baru premium, BRI Finance menawarkan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan dengan tenor hingga 5 tahun. Program ini ditujukan khusus bagi nasabah BRI dan karyawan BRI Group, dengan proses pengajuan yang mudah dan terintegrasi secara digital.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Pertumbuhan pasar sepeda motor yang tetap stabil, termasuk meningkatnya minat pada segmen premium, menunjukkan bahwa kendaraan roda dua kini tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup. Touring menjadi salah satu bentuk ekspresi tersebut. BRI Finance hadir untuk mendukung kebutuhan ini melalui solusi pembiayaan yang ringan, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.”

Sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat, BRI Finance turut membagikan sejumlah tips agar aktivitas touring tetap optimal:

Pastikan motor dalam kondisi prima. Lakukan pengecekan rem, ban, oli, dan komponen penting lainnya sebelum perjalanan.

Gunakan riding gear yang lengkap dan sesuai dengan standar. 

Kelola waktu dan stamina. Istirahat setiap 2–3 jam untuk menjaga konsentrasi dan menghindari kelelahan.

Rencanakan rute dan antisipasi kondisi jalan.

Nikmati proses perjalanan. Touring bukan sekadar mencapai tujuan, tetapi tentang pengalaman di sepanjang perjalanan.

Sejalan dengan komitmennya dalam menghadirkan solusi keuangan yang adaptif, BRI Finance terus memperkuat layanan digital guna memberikan kemudahan akses pembiayaan secara cepat dan efisien.

“Dengan kombinasi tren gaya hidup touring yang terus berkembang serta dukungan pembiayaan yang kompetitif, BRI Finance optimistis dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan roda dua sekaligus menjadi mitra terpercaya dalam setiap perjalanan masyarakat Indonesia,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sinergi untuk Bumi: BRI dan Keuskupan Agung Jakarta Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekologi

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mempertegas komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penguatan kemitraan strategis bersama Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Langkah ini dilakukan dalam rangka menyukseskan tema tahunan “Penunjang Arah Dasar Pastoral KAJ 2026: Keutuhan Alam Ciptaan.”

Sinergi yang mengedepankan prinsip keberlanjutan ini ditandai dengan seremoni penyerahan dukungan operasional berupa 1 unit mobil listrik dan 1 unit motor listrik dari BRI kepada pihak Keuskupan. Penyerahan kendaraan ramah lingkungan tersebut menjadi simbol nyata dari transisi energi dan upaya kolektif dalam mengurangi emisi karbon di lingkungan pelayanan gereja.

Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

Tema “Keutuhan Alam Ciptaan” yang diusung KAJ untuk tahun 2026 merupakan panggilan bagi seluruh umat untuk menjaga bumi sebagai rumah bersama. BRI, sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi nilai Environmental, Social, and Governance (ESG), hadir menjadi mitra utama dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut ke dalam tindakan konkret.

Pemilihan kendaraan listrik sebagai dukungan operasional bukan tanpa alasan. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dan global dalam mendorong mobilitas bersih yang minim polusi.

Apresiasi dari Bapak Uskup

Bapa Uskup Ignatius Kardinal Suharyo secara langsung menerima dukungan tersebut dan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada BRI. Beliau menekankan bahwa kontribusi ini sangat berarti bagi kelancaran tugas-tugas pastoral yang kini semakin berorientasi pada kelestarian alam.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Bank Rakyat Indonesia atas dukungan dan kontribusi yang diberikan. Semoga kemitraan ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pelayanan gereja, tetapi juga bagi masyarakat luas serta kelestarian lingkungan kita,” ujar Ignatius Kardinal Suharyo.

Pemberdayaan Strategis yang Berkelanjutan

Selain bantuan sarana transportasi ramah lingkungan, kemitraan strategis ini juga mencakup berbagai program pemberdayaan lainnya, termasuk:

Digitalisasi Layanan Keuangan: Mempermudah umat dalam bertransaksi secara non-tunai melalui ekosistem BRI, yang secara tidak langsung mengurangi penggunaan kertas.

Dukungan Program Pastoral: Kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial yang berfokus pada pemberdayaan komunitas dan perlindungan ekosistem.

Komitmen BRI terhadap Green Economy

Bagi BRI, kerja sama dengan KAJ merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk menjadi pionir dalam green banking di Indonesia. Dengan mendukung institusi keagamaan yang memiliki pengaruh besar seperti KAJ, BRI berharap pesan mengenai pentingnya menjaga “Keutuhan Alam Ciptaan” dapat tersampaikan lebih luas ke seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi kolaborasi-kolaborasi serupa di masa depan, di mana sektor perbankan dan tokoh agama berjalan beriringan untuk menciptakan dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Liburan di Luar Negeri Makin Hemat, BRI Hadirkan Promo Kartu Kredit dengan Cashback Menarik

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menghadirkan
program menarik bagi nasabah setia melalui promo belanja luar negeri
menggunakan Kartu Kredit BRI. Program ini memberikan berbagai keuntungan, mulai
dari cashback saldo kredit hingga cicilan ringan, guna mendukung
kenyamanan transaksi nasabah saat bepergian ke mancanegara.

Program promo ini berlangsung pada periode 9 April 2026 hingga 31 Mei
2026 dan dapat dinikmati oleh pemegang Kartu Kredit BRI, khususnya segmen
premium seperti BRI World Access, BRI JCB Platinum, BRI Mastercard Platinum,
hingga BRI Kartu Kredit Visa Infinite.

Dalam program ini, nasabah berkesempatan memperoleh cashback
hingga Rp1 juta dengan akumulasi transaksi minimal Rp10 juta selama periode
program. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi, BRI juga memberikan penghargaan
kepada 475 nasabah dengan total akumulasi transaksi tertinggi sepanjang periode
program berlangsung.

Promo berlaku untuk transaksi offline (transaksi langsung) di
luar negeri menggunakan mata uang asing, mencakup berbagai destinasi populer
seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Australia,
Amerika Serikat, hingga United Kingdom.

Tak hanya itu, BRI juga memberikan kemudahan tambahan berupa program
cicilan bunga mulai dari 0% dengan tenor fleksibel hingga 36 bulan. Konversi
cicilan dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi BRImo maupun Contact BRI.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menyampaikan bahwa program
ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam memberikan nilai tambah bagi nasabah,
khususnya dalam mendukung gaya hidup dan kebutuhan transaksi global.

“BRI terus berupaya menghadirkan berbagai solusi keuangan yang relevan
dengan kebutuhan nasabah, termasuk dalam mendukung aktivitas perjalanan ke luar
negeri. Melalui promo ini, kami ingin memberikan kemudahan sekaligus keuntungan
lebih, sehingga setiap transaksi yang dilakukan nasabah dapat memberikan nilai
tambah yang optimal,” ujar Aris.

Lebih lanjut, Aris menambahkan bahwa program ini juga menjadi bagian
dari strategi BRI dalam memperkuat layanan kartu kredit, khususnya pada segmen
premium, dengan menghadirkan berbagai benefit yang kompetitif dan sesuai dengan
kebutuhan nasabah modern.

Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan, BRI optimistis program ini
dapat meningkatkan aktivitas transaksi nasabah di luar negeri sekaligus
memperkuat posisi BRI sebagai bank yang senantiasa memberikan solusi keuangan
yang inovatif dan bernilai tambah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan detail ketentuan,
nasabah dapat mengakses layanan resmi BRI atau menghubungi Contact BRI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pengguna Super Apps BRImo Tembus 47,8 Juta User, Jadi Andalan Kebutuhan Finansial Masyarakat

Jakarta – Akselerasi digital PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menuai
hasil nyata dengan mencatatkan capaian positif atas efektivitas transformasi
BRIvolution Reignite yang dijalankan secara berkelanjutan. Hal ini tercermin dari pertumbuhan pengguna Super
Apps BRImo yang mencapai 47,8 juta user atau meningkat 18,6% yoy per
Maret 2026.

Hal tersebut disampaikan Direktur Network &
Retail Funding
BRI Aquarius Rudianto dalam Press Conference Kinerja
Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI, Jakarta pada Kamis (30/04). Tingginya
jumlah pengguna BRImo tidak hanya mencerminkan perluasan jangkauan layanan
digital BRI, tetapi juga menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat
dalam memanfaatkan layanan BRImo untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.

Adapun, peningkatan pemanfaatan BRImo sendiri tercermin
dari nilai volume transaksi BRImo yang menunjukkan lonjakan signifikan, di mana
hingga Triwulan I 2026, nilai volume transaksi BRImo mencapai Rp2.042,2
triliun, atau meningkat 29,4% secara year-on-year (yoy) dibandingkan
posisi Maret 2025.

“Basis pengguna BRImo yang besar, yang diikuti
dengan pertumbuhan nilai transaksi, menunjukkan bahwa BRImo telah menjadi bagian
dari aktivitas keuangan sehari-hari nasabah. Dengan lebih dari 100 fitur yang
tersedia, BRImo terus dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan
transaksi, sehingga turut mendorong peningkatan pemanfaatan layanan ini,” ujar
Aquarius Rudianto.

Di sisi lain, kinerja BRImo yang tumbuh signifikan
tersebut pun berdampak positif terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BRI
yang secara konsolidasian meningkat 9,4% yoy, sehingga total DPK BRI mencapai
Rp1.555,1 triliun. Dari sisi komposisi, kualitas pendanaan juga semakin solid,
tercermin dari meningkatnya porsi dana murah (CASA) menjadi 68,07% pada
Triwulan I 2026 atau setara Rp1.058,6 triliun, dari sebelumnya 65,77% pada Triwulan
I 2025. Dalam setahun, pertumbuhan CASA BRI mencapai Rp123,7 triliun.

Penguatan CASA tersebut kemudian mendorong efisiensi biaya dana. Di sisi funding,
cost of fund turun dari 3% menjadi 2,3%. Ini menunjukkan efektivitas strategi
BRI dalam memperkuat CASA dan mengelola struktur pendanaan yang lebih efisien,
sehingga memberikan ruang yang lebih
baik bagi margin ke depan.

Peningkatan aktivitas transaksi digital dan
penguatan funding tersebut pun kian menunjang pertumbuhan bisnis BRI
secara keseluruhan. Hingga Triwulan I 2026, total aset BRI kini mencapai
Rp2.250 triliun atau tumbuh 7,2% yoy. Selain
itu, pembiayaan BRI menunjukkan pertumbuhan yang solid, dengan total kredit dan
pembiayaan meningkat sebesar 13,7% yoy menjadi Rp1.562 triliun.  Pada periode yang sama, dengan fundamental
bisnis yang tetap kuat di tengah dinamika industri, didukung oleh pertumbuhan
kredit yang selektif, pengelolaan biaya dana yang semakin efisien, serta
kualitas aset tetap terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih konsolidasian
sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7% secara yoy.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Akun Tiba-Tiba Logout? Waspadai Modus Penipuan Ini yang Bisa Bikin Uangmu Terkuras

Pernah mengalami akun aplikasi keuanganmu tiba-tiba logout, sementara nomor HP lama milikmu sebenarnya sudah tidak aktif? Di momen seperti itu, panik adalah reaksi yang natural. Tapi justru di situlah celah yang dimanfaatkan oleh penipu.

Banyak korban tidak menyadari. Awalnya sekadar mencari bantuan, namun malah berujung kehilangan uang jutaan rupiah, atau bahkan tiba-tiba memiliki tagihan pinjaman yang tidak pernah diajukan.

Ini bukan sekadar teori. Ini kejadian nyata yang sekarang makin marak terjadi.

Baru-baru ini, viral kisah seorang pengguna yang harus kehilangan uang jutaan rupiah dan terjerat tagihan pinjaman baru karena tertipu oleh Customer Service (CS) palsu. Mari kita bedah modusnya agar Anda dan keluarga tidak menjadi korban berikutnya. Dari Cari Bantuan, Malah Menjadi Korban

Modus ini kelihatannya sederhana, tapi sangat efektif karena bermain di ranah psikologis korban penipuan.

1. Korban Panik & Cari Bantuan: Saat akun bermasalah, korban biasanya langsung cari solusi di internet dan media sosial.

2. Penipu Menyamar sebagai CS Resmi: Pelaku memasang nomor WhatsApp palsu, atau bahkan aktif membalas komentar, mengaku sebagai Customer Service resmi.

3. Korban “Diarahkan” dengan Alasan Teknis: Korban diminta melakukan hal yang terdengar masuk akal, seperti ‘untuk verifikasi’ atau ‘syarat pembatalan’. Padahal, itu semua hanyalah manipulasi.

4. Dipersyaratkan Ajukan Pinjaman: Ini bagian paling berbahaya. Korban diminta mengambil pinjaman dengan dalih “pancing sistem”.

5. Diminta Transfer ke Rekening Pribadi: Setelah dana cair, korban diminta transfer ke rekening tertentu (biasanya atas nama pribadi) maupun virtual account dengan alasan “pembatalan”.

6. Instruksi Hapus Aplikasi: Penipu menggiring korban untuk menghapus (uninstall) aplikasi agar korban tidak bisa cek saldo atau transaksi secara real-time.

7. Modus via QRIS: Korban diminta scan QRIS dengan alasan “sinkronisasi OJK” atau “validasi akun”. Padahal, itu langsung memindahkan uang ke pelaku.

Sekarang Lebih Canggih! Penipu Masuk ke Ranah Google Maps

Bukan hanya di media sosial, bahkan sekarang penipu juga melakukan manipulasi melalui Google Maps. Mereka mengedit informasi bisnis dan menyisipkan nomor palsu di profil yang terlihat resmi.

Ciri-cirinya:

Nomor Handphone Biasa: Menggunakan nomor ponsel pribadi (seperti 0821…, 0877…) alih-alih nomor Call Center resmi.

Banyak Lokasi “Kantor” yang Mencurigakan: Saat mencari “CS Akulaku”, muncul banyak  titik lokasi dengan nama serupa namun memiliki nomor telepon yang berbeda-beda.

Jam Operasional Tidak Lazim: Seringkali mencantumkan “Buka 24 Jam” pada profil kantor fisik yang seharusnya memiliki jam kerja kantor normal.

Profil Tanpa Ulasan atau Ulasan Negatif: Biasanya tidak memiliki review asli dari pelanggan atau justru penuh dengan peringatan “Penipu” di kolom komentar.

Kalau kamu terburu-buru dan tidak berhati-hati, tentu akan dengan mudah terkelabui dengan informasi palsu tersebut.

Bedakan yang Asli dan yang Palsu

Agar tidak terjebak, pastikan selalu hanya berinteraksi dengan saluran resmi. Jangan pernah biarkan kepanikan mengarahkan Anda ke nomor yang salah. Simpan dan gunakan hanya kontak resmi berikut:

● Website untuk layanan informasi umum dan layanan Akulaku: www.akulaku.com

● Website untuk layanan pembiayaan (Buy Now Pay Later): www.akulakufinance.co.id

● Call Center Resmi: 1500920 (Pastikan hanya menghubungi nomor ini).

● Media Sosial: Pastikan akun memiliki centang biru (verifikasi) baik di Instagram, Tik Tok, Facebook, maupun Twitter/X.

Tips Aman (Anti-Fraud) Bertransaksi Digital

Jika Anda mengalami kendala pada akun, ingatlah Golden Rules berikut ini:

1. Jangan Pernah Transfer ke Nama Pribadi: CS resmi perusahaan manapun tidak akan pernah meminta Anda mentransfer uang ke rekening atas nama orang pribadi.

2. Jangan Pernah Berikan Kode OTP & Scan QRIS Tak Dikenal: Jangan pernah memberikan kode OTP atau memindai QRIS yang diberikan oleh orang lain melalui pesan singkat. QRIS bersifat sama dengan uang tunai; sekali pindai, uang Anda akan langsung berpindah tangan.

3. Jangan Mudah Percaya: Tidak ada sistem perbankan atau aplikasi keuangan di dunia yang mengharuskan penggunanya meminjam uang terlebih dahulu untuk memperbaiki masalah teknis.

4. Selalu Update Nomor HP Segera: Jika nomor HP Anda sudah tidak aktif, segera urus ke kantor cabang provider Anda atau datangi kantor resmi layanan terkait untuk perubahan data secara legal, bukan melalui perantara media sosial.

Rasa panik, takut kehilangan akses, dan ingin masalah segera cepat selesai adalah pintu masuknya. Penipu tahu kondisi psikologis itu. Hal itu yang mereka manfaatkan. Tetap tenang.

Ingat: Jika Anda menemukan nomor telepon di Google Maps yang meminta Anda melakukan pinjaman baru, mentransfer uang ke nama pribadi, atau meminta kode OTP. Langsung stop. Itu 100% penipuan.

Biasakan cek kembali. Pastikan setiap bantuan yang Anda hubungi berasal dari kanal resmi. Satu langkah kehati-hatian ini bisa menyelamatkanmu dari kerugian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

School of Computer Science BINUS University dan MAPID Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Dorong Inovasi Geospasial dan Artificial Intelligence di Indonesia

Jakarta, 06 Mei 2026 – Di tengah era transformasi digital yang semakin ditentukan oleh kekuatan data, teknologi geospasial dan artificial intelligence (AI) menjadi dua elemen strategis yang memainkan peran penting dalam berbagai sektor industri. Mulai dari perencanaan kota, logistik, agrikultur, ekonomi digital, mitigasi bencana, hingga pengembangan smart city, kebutuhan terhadap talenta digital yang mampu memahami data berbasis lokasi dan mengolahnya menjadi insight yang relevan kini semakin meningkat. Kondisi ini mendorong institusi pendidikan tinggi untuk tidak hanya fokus pada penguasaan teori, tetapi juga menghadirkan pengalaman pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri masa depan.

Menjawab tantangan tersebut, BINUS University melalui School of Computer Science BINUS University resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Multi Areal Planning Indonesia (MAPID) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada 8 April 2026 di Faculty Lounge, BINUS University Kampus Anggrek. Kolaborasi ini menjadi langkah visioner dalam memperkuat konektivitas antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam pengembangan teknologi geospasial dan kecerdasan buatan sebagai bagian dari ekosistem inovasi digital Indonesia.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Prof. Derwin Suhartono selaku Dean School of Computer Science BINUS University dan Bagus Imam Darmawan selaku CEO MAPID. Kehadiran kedua institusi ini menandai komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan industri berbasis data.

Dean School of Computer Science BINUS University, Prof. Derwin Suhartono, menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi faktor penting dalam mempersiapkan generasi digital yang mampu menghadapi tantangan global di era AI dan data economy.

“Perkembangan artificial intelligence dan teknologi geospasial saat ini tidak lagi bersifat eksperimental, tetapi sudah menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan di berbagai sektor industri. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan exposure yang lebih dekat dengan implementasi teknologi nyata di industri. Melalui kolaborasi dengan MAPID, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan, aplikatif, dan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi transformasi digital yang terus berkembang,” ujar Prof. Derwin.

Sebagai perusahaan teknologi yang berfokus pada platform geospasial untuk pengolahan, analisis, dan visualisasi data berbasis lokasi, MAPID membawa perspektif industri yang kuat dalam pengembangan talenta digital berbasis data spasial. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang baru dalam pengembangan riset, inovasi, dan implementasi teknologi yang berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat dan industri.

CEO MAPID, Bagus Imam Darmawan, menilai bahwa sinergi antara industri dan institusi pendidikan merupakan langkah strategis untuk membangun talenta digital Indonesia yang memiliki daya saing global sekaligus pemahaman praktis terhadap teknologi masa depan.

“Teknologi geospasial memiliki peran yang semakin penting dalam membantu organisasi memahami data secara lebih presisi dan kontekstual. Ketika dipadukan dengan artificial intelligence, potensi inovasinya menjadi sangat besar. Karena itu, kami percaya kolaborasi dengan BINUS University dapat menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan industri dengan pengembangan kompetensi generasi muda, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teknologi secara teoritis, tetapi juga mampu menciptakan solusi nyata berbasis data,” jelas Bagus.

Lebih dari sekadar penandatanganan kerja sama, kolaborasi ini langsung diwujudkan melalui penyelenggaraan sesi Industry Talks yang menghadirkan diskusi mendalam mengenai perkembangan teknologi spasial dan pemanfaatannya di berbagai sektor. Dalam sesi tersebut, Bagus Imam Darmawan bersama Dr. Alexander A.S. Gunawan selaku Leader of Research Interest Group Artificial Intelligence in Geospatial Economics BINUS University membahas bagaimana integrasi AI dan data geospasial mampu menghadirkan pendekatan pengambilan keputusan yang lebih akurat, prediktif, dan berbasis data.

Melalui forum interaktif tersebut, mahasiswa mendapatkan wawasan praktis mengenai pemanfaatan data geospasial lintas industri, sekaligus memahami bagaimana platform MAPID digunakan untuk mengolah, menganalisis, dan memvisualisasikan data berbasis lokasi. Diskusi ini turut memperlihatkan bagaimana perkembangan teknologi tidak lagi berjalan secara terpisah, melainkan saling terintegrasi untuk menciptakan solusi digital yang lebih efektif dan scalable.

Kolaborasi strategis ini juga membuka peluang pengembangan ekosistem pembelajaran yang lebih komprehensif bagi mahasiswa School of Computer Science BINUS University. Melalui kerja sama ini, mahasiswa akan memperoleh akses terhadap pengalaman industri secara langsung melalui program magang, proyek kolaboratif, riset terapan, hingga pengembangan solusi inovatif berbasis teknologi geospasial dan AI. Pendekatan experiential learning ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menerjemahkan teori menjadi implementasi nyata yang relevan dengan kebutuhan industri modern.

Sebagai institusi pendidikan yang konsisten mendorong innovation, technology, dan global employability, BINUS University terus memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai perusahaan teknologi dan industri digital. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif, problem solving, dan pemahaman teknologi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui kemitraan ini, School of Computer Science BINUS University dan MAPID berharap dapat melahirkan generasi talenta digital Indonesia yang siap menjadi pionir dalam pengembangan teknologi geospasial dan artificial intelligence, sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem transformasi digital yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PetroSync Provides API 653 Training to Meet Tank Inspection Standards

Meet tank inspection standards with PetroSync API 653 Training. Build practical skills, improve compliance, and grow your engineering career confidently.

Many engineers in oil and gas work hard to gain experience, but when larger responsibilities arrive, confidence does not always grow at the same pace. You may know operations well, yet inspection standards can still feel challenging when real decisions depend on them.

This is where career growth often slows down. Not because of effort, but because higher roles demand stronger judgment, faster decisions, and proven competency.

When Engineers Struggle to Meet Tank Inspection Standards in Real Operations

Meeting tank inspection standards is not just about following procedures. It requires practical understanding, consistent judgment, and the confidence to make decisions that affect safety and reliability.

Without enough real exposure, even capable engineers can hesitate when standards must be applied under pressure.

1. Incomplete Understanding of Standards Leads to Uncertain Inspection Decisions

Many engineers review standards for hours but still hesitate when real decisions must be made. Without practical context, judgment becomes slower and less confident in the field.

2. Limited Field Experience Causes Hesitation in Critical Tank Assessments

Engineers with limited field experience often need more time to assess tank conditions. This hesitation can delay actions when quick and accurate decisions are required.

3. Different Inspection Practices Across Teams Lead to Risky Compliance Gaps

When teams use different inspection methods, conflicting conclusions often appear. This creates compliance gaps, slows alignment, and increases uncertainty in operational decisions.

4. Lack of Qualification Slows Career Growth in Inspection Roles

Without recognized qualifications, some engineers wait longer for higher-responsibility roles. Career growth often slows when competency is difficult to demonstrate clearly.

At this stage, many engineers begin questioning whether they are truly ready. The more responsibility increases, the more hesitation appears when decisions matter most.

But the real issue is not potential. It is the lack of practical preparation to meet standards with confidence.

How Engineers Can Meet Tank Inspection Standards with Confidence

Confidence comes from preparation, not guesswork. Engineers need practical understanding, clear methods, and the ability to apply standards correctly in real operating conditions.

With the right learning path, decisions become faster, more accurate, and easier to justify.

1. Understand Real Tank Inspection Requirements Beyond Basic Theory

Engineers who study real inspection scenarios can improve decision quality significantly. Practical context helps them recognize issues earlier and respond more effectively in the field.

2. Build Practical Skills through API 653 Training

Through API 653 Training, engineers can complete 40–60 hours of structured learning. This helps turn theory into practical skills that can be used in daily inspection work.

3. Turn Inspection Data into Faster and More Accurate Decisions

With a structured framework, engineers can reduce hesitation and make clearer decisions faster. This improves response time while maintaining stronger judgment and consistency.

4. Apply Consistent Standards Based on API 653

Applying API 653 standards helps reduce inconsistent decisions across teams. It improves alignment, strengthens compliance, and creates more reliable tank inspection outcomes.

When preparation becomes practical and structured, standards no longer feel overwhelming. Engineers begin trusting their judgment and performing with greater confidence.

This is where the right training path starts accelerating both capability and career growth.

Why PetroSync Helps Engineers Become Trusted for Tank Inspection Roles

At some point, engineers realize that trust is earned through decisions. Moving into bigger roles requires more than experience alone.

PetroSync focuses on practical training that helps engineers understand standards, improve judgment, and perform confidently in real situations.

1. Training Built Around Real Tank Inspection Cases from Field Experience

The program uses real tank inspection cases commonly found in operations. Engineers learn how to evaluate conditions and make decisions based on realistic field challenges.

2. Structured Learning That Improves Accuracy and Confidence

Each session is designed to improve how engineers think and decide. This structured approach helps reduce hesitation while increasing confidence in daily inspection responsibilities.

3. Delivered by PetroSync to Support Certification and Career Growth

PetroSync provides guided preparation that helps engineers stay focused and consistent. This support improves certification readiness and opens opportunities for stronger career advancement.

In the end, meeting tank inspection standards is not just about passing requirements. It is about becoming the engineer trusted to make the right decision when it matters.

In an industry where trust creates opportunity, engineers who move forward are those who prepare before the chance arrives. If hesitation still controls your next step, growth will move the same way.

Now is the time to build confidence, strengthen your capability, and grow with PetroSync.

This Press Release is also published on VRITIMES

Permudah Konektivitas Antar Daerah, KA Sangkuriang Diminati Pelanggan

Info Daop 2 Bd

Kamis, 7 Mei 2026

Permudah Konektivitas Antar Daerah, KA Sangkuriang Diminati Pelanggan

Bandung (Jawa Barat), 7 Mei 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap pengoperasian KA Sangkuriang relasi Bandung – Ketapang PP. Dalam kurun waktu satu minggu sejak mulai beroperasi 1 Mei 2026 lalu, KA Sangkuriang yang berangkat awal dari Daop 2 Bandung, telah melayani total 6.399 pelanggan dari berbagai stasiun.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, tingginya minat masyarakat terhadap KA Sangkuriang menunjukkan bahwa layanan tersebut mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antar daerah.

“Sejak mulai dioperasikan, KA Sangkuriang mendapatkan sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Selama satu minggu operasional, tercatat sebanyak 6.399 pelanggan telah menggunakan layanan ini dengan rata-rata harian mencapai 914 pelanggan,” ujar Kuswardojo.

Dari data okupansi, KA Sangkuriang juga mencatat tingkat keterisian yang sangat tinggi. Dengan kapasitas tempat duduk yang disediakan setiap hari sebanyak 456 kursi, rata-rata okupansi harian KA Sangkuriang mencapai 200,5 persen. Tingginya angka okupansi tersebut menunjukkan adanya pergerakan penumpang dinamis pada berbagai relasi dan stasiun pemberhentian sepanjang perjalanan KA.

“Kehadiran KA Sangkuriang menjadi alternatif transportasi yang diminati masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta menghubungkan berbagai daerah di Pulau Jawa,” tambahnya.

KA Sangkuriang melayani masyarakat yang melakukan perjalanan dari Bandung dan wilayah Jawa Barat menuju berbagai kota di provinsi Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur. Kehadiran layanan ini juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perekonomian, dan mobilitas masyarakat antar wilayah.

KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang andal dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Berbagai evaluasi dan peningkatan pelayanan akan terus dilakukan guna memastikan perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan.

“KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih KA Sangkuriang sebagai moda transportasi perjalanan. Tingginya antusiasme ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pelanggan,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ekspansi ke Filipina, Voresi Jadikan Pendidikan Nonformal Kunci Pertumbuhan Ekonomi ASEAN

Voresi, startup EdTech asal Indonesia, resmi berekspansi ke Filipina pada awal kuartal kedua tahun 2026 melalui kolaborasi dengan berbagai Senior High School di Quezon, Manila, dan Caloocan. Ekspansi ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN dengan menjadikan pendidikan nonformal sebagai kunci pengembangan talenta muda. Melalui ekosistem berbasis AI seperti Voresi Lab+, Connect+, dan Journeys+, Voresi membantu remaja menemukan vocation, membangun profesi, hingga menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan. Keberhasilan menjangkau lebih dari 1.000 remaja di 8 provinsi di Indonesia serta terpilihnya Voresi dalam Top 10 Google for Startups AI Solutions Lab menjadi fondasi kuat bagi skalabilitas dan ekspansi regional Voresi.

Voresi, startup EdTech asal Indonesia, resmi memulai ekspansi regional ke Filipina pada awal kuartal kedua tahun 2026. Langkah ini menandai fase pertumbuhan strategis Voresi dalam membangun ekosistem pendidikan nonformal berbasis teknologi yang berorientasi pada penciptaan talenta produktif demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

Ekspansi ini menjadi bagian dari visi jangka panjang Voresi untuk menjawab pergeseran global menuju ekonomi berbasis keterampilan (skill-based economy), di mana jalur karier nonformal semakin mendominasi. Voresi melihat peluang besar di negara berkembang ASEAN, di mana sistem pendidikan formal belum sepenuhnya mampu menjembatani kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Perkembangan teknologi mendorong lahirnya banyak profesi baru di sektor nonformal. Karena itu, pendidikan nonformal akan menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Cosmas, CEO & Founder Voresi.

Membangun Ekosistem Talenta dari Vocation hingga Economic Value

Didirikan pada 2024, Voresi menghadirkan pendekatan berbeda melalui hybrid ecosystem yang membantu remaja menemukan dan mengembangkan vocation (panggilan hidup), sebagai fondasi dalam membangun karier yang berkelanjutan.

Melalui pendekatan ini, Voresi tidak hanya membantu remaja menemukan profesi impian, tetapi juga mengarahkan mereka pada specialization yang memiliki nilai ekonomi nyata. Hal ini memastikan bahwa passion yang dimiliki dapat dikonversi menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Produk unggulan Voresi dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mendampingi remaja secara menyeluruh dalam membangun masa depan mereka. Melalui Voresi Lab+, sebagai AI-powered personal lab, remaja dapat mengidentifikasi vocation, profession, hingga specialization sebagai peta jalan karier yang terarah dan terukur. Proses ini kemudian diperkuat melalui Connect+, yaitu platform mentoring yang menghubungkan remaja dengan para profesional yang telah sukses di bidang profesi yang mereka impikan, sehingga memungkinkan terjadinya pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan dunia nyata. Tidak berhenti pada tahap eksplorasi dan validasi, Voresi juga menghadirkan Journeys+, sebuah program experiential learning yang memberikan pengalaman langsung melalui industry exposure, workshop praktis, hingga internship placement, sehingga remaja dapat memahami dan menjalani proses menuju profesi impian mereka secara konkret. Ketiga layanan ini membentuk pendekatan end-to-end yang memastikan setiap individu tidak hanya menemukan arah, tetapi juga memiliki jalur yang jelas untuk mewujudkan potensi mereka menjadi nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Traction Kuat di Indonesia, Siap Replikasi ke Pasar ASEAN

Sejak berdiri, Voresi telah membantu lebih dari 1.000 remaja di 8 provinsi di Indonesia, mencerminkan adopsi pasar yang kuat terhadap pendekatan dan ekosistem yang dikembangkan.

Keberhasilan ini menjadi landasan ekspansi ke Filipina, yang dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan berbagai Senior High School (SHS) di wilayah Quezon, Manila, dan Caloocan. Melalui kemitraan ini, ribuan siswa kini mendapatkan akses ke platform Voresi dan seluruh ekosistem layanannya melalui www.voresi.com.

Langkah ini menegaskan skalabilitas model Voresi untuk direplikasi di berbagai negara berkembang dengan karakteristik pasar yang serupa.

Membuka Peluang Kolaborasi dan Investasi Regional

Dengan momentum ekspansi ini, Voresi membuka peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan, mitra industri, serta investor strategis yang memiliki visi dalam pengembangan talenta muda dan pertumbuhan ekonomi berbasis keterampilan di Asia Tenggara.

Voresi menargetkan untuk memperluas jangkauan ke lebih banyak negara ASEAN dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai emerging EdTech ecosystem player dari Indonesia.

“Kami percaya bahwa masa depan ekonomi ASEAN akan sangat ditentukan oleh kualitas talenta mudanya. Voresi hadir untuk memastikan setiap individu tidak hanya menemukan passion mereka, tetapi juga mampu mengubahnya menjadi nilai ekonomi yang nyata,” tutup Cosmas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES