Kolaborasi SleekFlow dan MiiTel: Hadirkan Solusi Terintegrasi untuk Optimalkan After Sales

Jakarta, 2 Maret 2026 – SleekFlow dan MiiTel berkolaborasi menggelar iftar gathering sekaligus live demo eksklusif bertajuk “Streamlining After Sales Operations” pada Rabu, 25 Februari 2026, di Manzo, Jakarta.

Acara ini mempertemukan para pemimpin dan tim after sales dari berbagai industri untuk membahas bagaimana integrasi omnichannel chat dan call intelligence dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus kualitas pengalaman pelanggan.

Momentum ini menjadi semakin relevan karena berlangsung di tengah Ramadan, periode di mana volume customer service di berbagai sektor cenderung meningkat signifikan. Saat volume meningkat, kelemahan sistem akan semakin terlihat, khususnya transisi dari chat ke call yang seringkali tidak mulus.

Pada praktiknya, pelanggan umumnya memulai percakapan melalui chat karena dianggap praktis. Namun, ketika isu menjadi lebih kompleks, seperti komplain produk, refund, atau kendala teknis, pelanggan membutuhkan interaksi via telepon untuk mendapatkan layanan yang lebih cepat dan jelas.

Meski demikian, banyak perusahaan belum menggunakan sistem chat dan call yang terintegrasi, sehingga agent harus berpindah-pindah platform, konteks percakapan hilang, dan pelanggan harus mengulang kembali cerita mereka.

Melalui sesi ini, SleekFlow dan MiiTel memperkenalkan dan mendemonstrasikan secara langsung solusi terintegrasi yang memungkinkan agent beralih dari chat ke voice call dalam sesi yang sama, tanpa kehilangan histori percakapan.

Dengan integrasi WhatsApp Business Call dan MiiTel, ketika pelanggan membutuhkan bantuan via panggilan, sistem secara otomatis menyediakan opsi panggilan dalam percakapan tersebut, sehingga transisi dapat dilakukan secara instan. Pendekatan ini menghilangkan hambatan bagi pelanggan sekaligus menghemat waktu berharga bagi agent. 

Selain memastikan transisi chat ke call berjalan mulus, sesi ini juga menyoroti pentingnya visibilitas dan kontrol kualitas secara real-time. Melalui integrasi dengan MiiTel, supervisor dan manajer dapat melakukan live monitoring terhadap percakapan yang sedang berlangsung, memberikan arahan langsung kepada agent melalui fitur whispering tanpa terdengar oleh pelanggan, hingga bergabung ke dalam panggilan jika diperlukan.

Kemampuan ini memungkinkan tim after sales tidak hanya bereaksi setelah masalah terjadi, tetapi melakukan intervensi saat itu juga. Dengan dukungan real-time, kualitas layanan dapat dijaga secara konsisten, risiko miskomunikasi dapat ditekan, dan proses penyelesaian masalah menjadi lebih cepat dan terkontrol, terutama di periode dengan volume tinggi seperti Ramadan.

Dengan integrasi ini, peserta juga diperlihatkan bagaimana dokumentasi percakapan, transkrip otomatis, serta AI-powered summary dapat memberikan insight yang lebih dalam bagi tim dan manajemen. 

Dengan analisis berbasis data, percakapan tidak lagi berhenti sebagai interaksi layanan, melainkan menjadi sumber informasi strategis untuk meningkatkan kualitas layanan, mempercepat resolusi, dan memperkuat retensi pelanggan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai perusahaan, termasuk Motul, Lion Parcel, JPX Helmet, Elig Indonesia, GetFound, HealthyGo, Trans Food and Beverage, Blum, TOTO, Cellini, dan Soundlife. Kehadiran para brand tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan industri terhadap solusi komunikasi yang terintegrasi, terutama bagi tim after sales di sektor Home & Living, Electronics, Automotive, dan Logistics.

Melalui kolaborasi ini, SleekFlow dan MiiTel menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi end-to-end yang tidak hanya menghubungkan kanal komunikasi, tetapi juga menghubungkan konteks, insight, dan keputusan bisnis dalam satu ekosistem yang seamless.

Tertarik mengeksplorasi solusi MiiTel untuk tim bisnis Anda? Klik di sini untuk dapatkan demo gratis sekarang juga!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Selama Bulan Ramadhan, Kuliner Kereta Siapkan Menu Takjil untuk Penumpang Kereta Api

Jakarta, 2 Maret 2026 – Selama bulan Ramadhan, Kuliner Kereta by KAI Services menyediakan menu khusus berbuka puasa untuk para penumpang kereta api yang berbuka puasa dalam perjalanan didalam kereta. Sajian menu khusus yang bisa dipesan penumpang antara lain Buko Pandan, Bubur Kacang Hijau, Kolak Pisang, Kurma, hingga Gorengan.

Tidak hanya menu khusus, untuk menu-menu regular seperti Nasi Goreng Parahyangan Legend, Nasi Sei Sapi, Nasi Sapi Lada Hitam juga bisa menjadi pilihan untuk penumpang saat berbuka puasa ataupun saat waktu sahur di kereta. Selain makanan, Kuliner Kereta juga menyediakan aneka jenis minuman mulai dari air mineral, kopi hitam, teh premium untuk penumpang yang ingin membatalkan puasa di dalam perjalanan kereta.

Tati Sulaiman, penumpang kereta api, megatakan, pengalaman berbuka puasa di kereta api ternyata menyenangkan karena kita bisa pesan makanan untuk berbuka puasa langsung lewat prama prami yang berkeliling rangkaian.

“Kemarin waktu ke Surabaya, saya pesan kolak pisang dan kurma sebagai takjil untuk berbuka puasa bareng keluarga di kereta. Selain enak, dengan adanya menu khusus Ramadhan ini, kita juga tetap bisa merasakan nuansa puasa Ramadhan dalam perjalanan kereta.” ujar Tati.

Menurut Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendri Wintoko, Kuliner Kereta selama bulan Ramadhan ini menyediakan aneka menu khusus seperti Kolak Pisang hingga kurma yang bisa menjadi sajian bagi penumpang kereta untuk berbuka puasa di perjalanan. Tidak hanya itu, buat yang ingin makan berat, Kuliner Kereta juga menyediakan menu regular seperti nasi sei sapi hingga nasi goreng parahyangan legend.

“Buat penumpang yang ingin menikmati sajian berbuka puasa di kereta api, Kuliner Kereta menyediakan aneka sajian menu berbuka. Menjelang waktu berbuka, prama prami kami akan berkeliling rangkaian untuk menawarkan sajian berbuka puasa kepada penumpang yang menjalankan ibadah puasa.” ujar Ixfan dalam keterangan resminya pada Senin (2/3).

Ixfan menambahkan, untuk kemudahan transaksi calon penumpang bisa melakukan pemesanan di awal atau melakukan pre order melalui fitur Railfood di aplikasi Access by KAI dan kulinerkereta.id. “Jadi penumpang tidak perlu repot memesan saat perjalanan kereta dan produk pasti diantarkan langsung ke kursi penumpang oleh prama prarmi KAI Services” tambahnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komitmen SUCOFINDO Wujudkan Dekarbonisasi Menuju Net Zero Emission melalui Praktik Bisnis Berkelanjutan

Jakarta – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat perannya dalam mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan percepatan transisi menuju Net Zero Emission (NZE) melalui praktik bisnis berkelanjutan yang terintegrasi dengan kompetensi di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC).

Komitmen tersebut mendapatkan pengakuan dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year 2026 yang diselenggarakan oleh Metro TV. Pada ajang tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) meraih penghargaan Environmental and Industrial Compliance Excellence Award 2026 atas kontribusinya dalam mendorong kepatuhan lingkungan dan tata kelola industri berkelanjutan.

Direktur Operasi PT SUCOFINDO (PERSERO), Dani Pramantyo, menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian dari strategi bisnis Perusahaan.

“Keberlanjutan bukan sekedar komitmen, melainkan telah terimplementasikan dalam program dan layanan yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berimbang,” ujar Dani Pramantyo.

Implementasi tersebut salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi dengan DLHKP Kebumen dalam pembangunan fasilitas dan optimalisasi biogas di Kabupaten Kebumen. Program ini memanfaatkan gas metana dari timbulan sampah di TPA untuk diolah menjadi biogas yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga, sekaligus mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca.

Menurut Dani Pramantyo, inisiatif tersebut juga selaras dengan peran SUCOFINDO sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK), sehingga kontribusi perusahaan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan ekosistem ekonomi karbon nasional.

Selain itu, PT SUCOFINDO (PERSERO) Bersama dengan Bendesa Adat Manukaya Let Gianyar dan Yayasan Akshara Linia mengembangkan program pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui pembangunan TPS 3R serta Green House & Ecofarm. Progam ini dirancang untuk menciptakan dampak berkelanjutan, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dapat dicapai melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan yang terintegrasi sehingga dapat menciptakan nilai ekonomi dan sosial secara bersama-sama,” ujar Dani Pramantyo.

Penghargaan Indonesia Top Achievement of the Year pada kategori Environmental and Industrial Compliance Excellence Award 2026 yang diraih oleh PT SUCOFINDO (PERSERO), Dani Pramantyo menyebutkan bahwa menjadi motivasi bagi PT SUCOFINDO (PERSERO) untuk terus meningkatkan kinerja dan kontribusi bagi Indonesia dan juga global.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan hijau dan solusi berbasis ESG, program aksi hijau, maupun layanan green generation lainnya guna mendukung target Net Zero Emission Indonesia,” tutup Dani Pramantyo.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, Certification (TIC) PT SUCOFINDO (PERSERO) siap mendukung optimalisasi program CSR bagi pelaku usaha melalui layanan seperti social mapping, konsultansi ISO 26000, penyusunan Sustainability Report, pengukuran Community Satisfaction Index (CSI), serta evaluasi dampak program CSR dengan metode Social Return On Investment (SROI). Pendekatan ini memastikan program CSR lebih terukur, strategis, dan selaras dengan agenda Pembangunan berkelanjutan nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Akselerasi Pembiayaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi Kuartal III-2026

Jakarta, 3 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, menegaskan rencana penerbitan obligasi akan dilakukan pada kuartal III-2026, seiring dengan strategi percepatan ekspansi pembiayaan yang difokuskan pada paruh kedua tahun ini.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa hingga kuartal I-2026 perseroan belum menjadwalkan aksi korporasi di pasar obligasi. Penerbitan surat utang baru akan dipertimbangkan dilakukan pada kuartal III-2026, dengan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan serta momentum pertumbuhan bisnis.

“Perseroan belum memiliki rencana penerbitan obligasi hingga akhir kuartal I-2026. Kami menargetkan realisasi penerbitan pada kuartal III-2026, menyesuaikan kebutuhan ekspansi pembiayaan,” ujar Wahyudi.

Langkah tersebut selaras dengan target pertumbuhan pembiayaan baru yang diproyeksikan semakin agresif pada semester II-2026. BRI Finance membidik penyaluran pembiayaan baru sekitar Rp1 triliun per bulan sebagai bagian dari strategi ekspansi yang berkelanjutan.

Pada kuartal III-2026, perseroan menargetkan penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar. Besaran tersebut dirancang secara terukur untuk mengoptimalkan struktur pendanaan, baik dalam memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek maupun mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Selain kebutuhan bisnis, kondisi pasar juga menjadi pertimbangan utama dalam menentukan waktu penerbitan. “Kami memproyeksikan tren suku bunga pada periode tersebut berpotensi lebih kondusif, sehingga memungkinkan perseroan memperoleh biaya dana yang lebih kompetitif,” tambah Wahyudi.

Dana hasil penerbitan obligasi nantinya akan dialokasikan untuk memperkuat ekspansi pembiayaan baru, sejalan dengan strategi pertumbuhan BRI Finance sepanjang 2026 dan komitmen perseroan dalam menjaga kinerja yang sehat serta berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cara Cerdas Menggunakan Jasa Pengiriman Luar Negeri

Agar proses benar-benar efisien, memanfaatkan konsultasi dari penyedia jasa yang berpengalaman adalah langkah cerdas. Dengan arahan yang tepat, Anda dapat memperoleh rekomendasi layanan terbaik, estimasi biaya yang transparan, serta solusi cepat jika terjadi kendala selama pengiriman.

Dengan memahami strategi di atas, Anda dapat menggunakan jasa pengiriman luar negeri secara lebih cerdas. Hasilnya, pengiriman menjadi lebih cepat, biaya lebih hemat, dan risiko dapat diminimalkan sejak awal.

Pahami Kebutuhan Pengiriman Sejak Awal

Agar pengiriman luar negeri berjalan hemat dan cepat, langkah pertama adalah memahami kebutuhan secara menyeluruh. Tentukan negara tujuan, jenis barang, berat, ukuran, serta estimasi waktu pengiriman. Dengan kejelasan ini, Anda dapat memilih layanan yang paling sesuai tanpa membayar fitur yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Pilih Layanan Sesuai Prioritas Waktu dan Biaya

Setiap jasa pengiriman menawarkan berbagai pilihan layanan dengan karakteristik berbeda. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan pilihan dengan prioritas Anda. Jika waktu menjadi faktor utama, layanan ekspres adalah solusi tepat. Sebaliknya, apabila anggaran lebih terbatas, layanan reguler dapat menjadi alternatif yang lebih ekonomis dengan waktu pengiriman yang tetap terukur.

Optimalkan Packing untuk Menekan Ongkir

Selain memilih layanan, packing memiliki peran besar dalam menentukan biaya. Pengiriman internasional menghitung ongkir berdasarkan berat aktual atau berat volumetrik, mana yang lebih besar. Karena itu, penggunaan kemasan yang pas dan efisien dapat membantu menekan biaya. Gunakan kardus yang sesuai ukuran barang dan tambahkan pelindung secukupnya agar aman tanpa menambah volume berlebih.

Lengkapi Dokumen untuk Proses yang Lebih Cepat

Dokumen yang lengkap dan akurat akan mempercepat proses pengiriman. Invoice, packing list, serta deskripsi barang yang jelas membantu pihak bea cukai melakukan pemeriksaan dengan lebih efisien. Selain itu, penulisan nilai barang yang realistis dapat menghindarkan paket dari penahanan yang tidak perlu.

Manfaatkan Asuransi dan Layanan Tambahan Secara Tepat

Asuransi sering dianggap sebagai biaya tambahan, padahal justru memberikan perlindungan penting. Terutama untuk barang bernilai tinggi atau mudah rusak, asuransi membantu meminimalkan risiko kerugian. Namun, pilih layanan tambahan secara selektif agar biaya tetap terkendali dan sesuai kebutuhan.

Pantau Pengiriman dan Respon dengan Cepat

Setelah paket dikirim, lakukan pemantauan secara berkala melalui fitur tracking. Dengan begitu, Anda dapat segera merespon jika ada permintaan dokumen tambahan atau kendala di perjalanan. Langkah ini membantu menjaga agar pengiriman tetap sesuai jadwal.

Gunakan Konsultasi Ahli untuk Hasil Optimal

Agar proses benar-benar efisien, memanfaatkan konsultasi dari penyedia jasa yang berpengalaman adalah langkah cerdas. Dengan arahan yang tepat, Anda dapat memperoleh rekomendasi layanan terbaik, estimasi biaya yang transparan, serta solusi cepat jika terjadi kendala selama pengiriman.

Dengan memahami strategi di atas, Anda dapat menggunakan jasa pengiriman luar negeri secara lebih cerdas. Hasilnya, pengiriman menjadi lebih cepat, biaya lebih hemat, dan risiko dapat diminimalkan sejak awal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tak Ada Kota Menang Adipura 2025: Pemda Tak Bisa Lagi “Poles” Data Persampahan

Sirkularium menilai hasil Adipura 2025 sudah tepat, yakni belum ada satu pun kota di Indonesia yang layak menang Adipura. Adanya perombakan standar penilaian oleh Kementerian Lingkungan Hidup telah mengakhiri era ‘Adipura-pura’ di bidang pengelolaan sampah. Kini kota yang ingin menang Adipura wajib menganggarkan pengelolaan sampah minimal 3% dari APBD, memiliki Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS), serta menghentikan praktik open dumping di TPA. Meskipun mengejutkan, langkah ini diapresiasi sebagai upaya membangun transparansi dalam tata kelola pengelolaan sampah di Indonesia.

Hasil penilaian Adipura 2025 yang diumumkan pada 25 Februari 2026 mengejutkan publik. Dari 514 kabupaten dan kota yang dinilai, tidak ada satu pun daerah yang berhasil memenuhi kriteria “Adipura” atau “Adipura Kencana” yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sebagai tolak ukur kota bersih di Indonesia.

Sirkularium, firma konsultan independen di bidang ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah berkelanjutan, menilai fenomena “The Adipura Reset” ini sebagai sebuah langkah berani dan jujur dalam tata kelola persampahan di Indonesia.

“Hasil ini adalah market correction yang sangat diperlukan. Memiliki baseline data yang tepat jauh lebih berguna daripada menerima penghargaan berdasarkan data hasil polesan,” ujar Dody Iswandi Maulidiawan, Direktur Sirkularium. Menurutnya, kebijakan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, yang kerap melakukan verifikasi lapangan secara langsung dan mendadak telah berhasil membongkar praktik “Cosmetic Governance” dalam tata kelola persampahan yang selama ini lazim terjadi.

Dokumen “The Adipura Reset” dari Sirkularium menyoroti beberapa alasan utama di balik rontoknya nilai kota-kota besar:

Penguatan Sistem Audit: Selama tahun 2025, KLH memperketat audit fisik untuk menutup celah antara klaim dan realitas lapangan. Pada berbagai kesempatan, Menteri tampak turun langsung untuk mengecek kondisi TPA, TPS3R, bank sampah dan lingkungan sekitar.

Larangan Keras Open Dumping: Kota yang masih mempraktikkan pembuangan sampah terbuka (open dumping) langsung didiskualifikasi, sekalipun pusat kotanya terlihat sangat bersih.

Komitmen Anggaran 3%: Untuk pertama kalinya, kota diwajibkan mengalokasikan minimal 3% dari APBD khusus untuk pengelolaan sampah agar layak mendapat penghargaan.

Nasib Kota-Kota Besar
Ketegasan standar baru ini membuat kota-kota yang sebelumnya menjadi langganan juara, termasuk Jakarta, harus turun kasta menjadi “Kota dalam Pembinaan”. Meski demikian, terdapat 35 kota yang patut diapresiasi karena berhasil masuk dalam daftar pendek kategori “Menuju Kota Bersih” (Toward Clean City), terutama daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo dan Malang.

Sirkularium memandang langkah “The Adipura Reset” ini menjadi fondasi empiris yang jujur dan dibutuhkan untuk memperbaiki tata kelola persampahan di Indonesia demi mencapai target pengelolaan sampah 100% pada tahun 2029.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saat Kebersamaan Menjadi Cerita: Bukber Perdana Topotels Hadirkan Kehangatan Ramadan di Pusat Jakarta

Ramadan selalu menghadirkan cerita tentang kebersamaan dan kehangatan. Tahun ini, Topotels Hotels & Resorts menghadirkan pengalaman Buka Bersama perdana di Odua Thamrin Jakarta, dengan suasana hangat dan lokasi strategis di pusat kota. Dengan penawaran spesial Rp125.000 nett per pax (minimal 10 orang) serta paket kamar Rp480.000 nett termasuk sahur untuk 2 orang dan diskon 20% room service, momen berbuka terasa lebih bermakna. Program ini berlangsung 19 Februari – 20 Maret 2026 dan menjadi pilihan tepat untuk merayakan Ramadan bersama orang terdekat.

Jakarta, Februari 2026 – Ramadan selalu membawa cerita. Tentang pertemuan yang tertunda, tentang tawa yang kembali terdengar di satu meja, dan tentang doa yang terucap dalam kebersamaan. Tahun ini, Topotels Hotels & Resorts menghadirkan momen spesial melalui perayaan Buka Bersama (Bukber) perdana yang diselenggarakan di Odua Thamrin Jakarta.

Mengusung konsep “Sederhana yang Bermakna”, acara ini menjadi simbol komitmen Topotels dalam menghadirkan pengalaman Ramadan yang hangat, nyaman, dan penuh keceriaan di tengah hiruk pikuk ibu kota. Berlokasi strategis di pusat Jakarta, Odua Thamrin menjadi pilihan ideal bagi keluarga, komunitas, maupun perusahaan yang ingin mengadakan buka puasa bersama tanpa harus keluar dari pusat aktivitas kota.

Paket Bukber Mulai Rp125.000 Nett per Pax

Dengan harga hanya Rp125.000 nett per orang (minimum reservasi 10 orang), tamu dapat menikmati sajian berbuka yang variatif dalam suasana intimate dan nyaman. Harga sudah termasuk pajak dan service, sehingga tamu dapat fokus menikmati momen kebersamaan tanpa biaya tambahan tersembunyi.

Suasana yang hangat, pelayanan profesional, serta lokasi yang mudah dijangkau menjadikan program ini solusi ideal bagi perusahaan, komunitas, maupun keluarga besar yang ingin merayakan Ramadan dengan praktis namun tetap berkesan.

Stay Package Ramadan Rp480.000 Nett

Tak hanya menghadirkan pengalaman berbuka, Topotels juga menawarkan paket kamar spesial Ramadan seharga Rp480.000 nett, termasuk:

Menginap 1 malam

Sahoor untuk 2 orang

Diskon 20% untuk layanan room service

Promo berlaku pada periode 19 Februari – 20 Maret 2026, memberikan kesempatan bagi tamu untuk menikmati staycation Ramadan yang nyaman dan bernilai tambah.

Lebih dari Sekadar Program Musiman

Bukber perdana ini bukan sekadar agenda F&B, melainkan bagian dari strategi Topotels dalam mempererat relasi dengan pasar dan komunitas di Jakarta. Melalui pendekatan yang sederhana namun penuh makna, Topotels ingin menghadirkan Ramadan sebagai pengalaman emosional yang membangun kedekatan antara brand dan tamu.

Di tengah dinamika industri hospitality yang kompetitif, Topotels terus berinovasi menghadirkan program yang relevan, terjangkau, dan tetap berkualitas.

Informasi & Reservasi

Rayakan Ramadan Anda bersama kami. Reservasi dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 0858 8885 5014

Ikuti juga Instagram resmi @Topotelshotels untuk mendapatkan update promo dan kegiatan menarik lainnya selama Ramadan 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya Raih Penghargaan Indonesia Popular Digital Product Awards 2026, Perkuat Posisi sebagai Bank Digital Pilihan Masyarakat

Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi teknologi, serta memperluas akses layanan keuangan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Sejalan dengan upaya tersebut, Bank Raya mendapatkan penghargaan dalam ajang Digital Day 2026: Digital Sovereignty – Leaders Must Act Now to Secure The Future. Pada acara yang diselenggarakan di Auditorium Abdul Rahman Saleh RRI, Bank Raya berhasil memenangkan kategori Indonesia Popular Digital Product Awards 2026.

Jakarta, 2 Maret 2026 –  Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi teknologi, serta memperluas akses layanan keuangan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Sejalan dengan upaya tersebut, Bank Raya mendapatkan penghargaan dalam ajang Digital Day 2026: Digital Sovereignty – Leaders Must Act Now to Secure The Future. Pada acara yang diselenggarakan di Auditorium Abdul Rahman Saleh RRI, Bank Raya berhasil memenangkan kategori Indonesia Popular Digital Product Awards 2026. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen Bank Raya dalam menghadirkan inovasi digital yang relevan, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Penghargaan Indonesia Popular Digital Product Awards 2026 memberikan apresiasi kepada perusahaan dan pemimpin teknologi yang dinilai berhasil mendorong transformasi digital serta memperkuat kedaulatan digital nasional di berbagai sektor, termasuk industri keuangan. Penilaian penghargaan dilakukan berdasarkan kajian popularitas yang mengukur tingkat pemahaman dan apresiasi publik terhadap produk serta layanan digital di industri keuangan. Metodologi ini memastikan bahwa penghargaan diberikan kepada produk dan layanan yang benar-benar diminati, dipercaya, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Kami berterima kasih atas penghargaan dalam ajang Digital Day 2026 ini. Penghargaan ini menjadi kehormatan sekaligus pengakuan atas komitmen kami dalam memperkuat transformasi digital dan menghadirkan solusi perbankan yang inovatif, relevan, serta berorientasi pada kebutuhan nasabah. Sejalan dengan tema Digital Sovereignty: Leaders Must Act Now to Secure The Future, kami meyakini kepemimpinan di era digital menuntut keberanian berinovasi, ketangguhan dalam tata kelola, dan konsistensi dalam menciptakan nilai berkelanjutan.” Ujar Lukman Hakim, Direktur Digital dan Operasional Bank Raya yang juga di ajang yang bersamaan mendapatkan penghargaan Indonesia Popular CIO & CTO Awards 2026.

Bank Raya konsisten menghadirkan inovasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis digital,  menempatkan inovasi teknologi sebagai prioritas utama, penguatan proses melalui peningkatan kapasitas digital, penyusunan kebijakan, dan tata kelola IT. Bank Raya juga memastikan sistem pelindungan data nasabah yang komprehensif, seperti menjaga kelancaran layanan digital dan penguatan aspek keamanan untuk mendukung kepercayaan nasabah. 

“Penghargaan ini kami dedikasikan bagi seluruh insan Bank Raya, BRI Group, nasabah, serta para pemangku kepentingan atas dukungan yang berkelanjutan. Pencapaian ini mencerminkan komitmen kepemimpinan Bank Raya yang menjunjung integritas, kolaborasi, dan akuntabilitas, serta mendorong inovasi dan pembelajaran berkelanjutan untuk beradaptasi dengan dinamika industri digital. Kami berharap pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi industri perbankan digital Indonesia dan menghadirkan nilai nyata bagi masyarakat.” tutup Lukman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi

JAKARTA — Upaya memperkuat tata kelola dan pengamanan aset negara kian menjadi perhatian badan usaha milik negara (BUMN) sektor perkebunan. PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero) menggandeng sejumlah Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Sumatera dan Kalimantan untuk memperkuat perlindungan hukum atas aset Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola perusahaan.

Kerja sama yang dijalankan sepanjang 2024 hingga 2026 itu mencakup pendampingan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam perkara perdata dan tata usaha negara, penyusunan pendapat hukum (legal opinion), hingga langkah pemulihan aset dan penagihan kewajiban pihak ketiga.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, sinergi lintas wilayah dengan institusi kejaksaan menjadi bagian dari strategi memperkuat Good Corporate Governance (GCG) sekaligus memitigasi risiko hukum di tengah kompleksitas persoalan agraria.

“Kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi di berbagai provinsi adalah langkah strategis untuk membangun pengawalan hukum secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga penyelesaian sengketa,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu.

Sejumlah Kejati yang telah menjalin kerja sama antara lain Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Riau, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kejaksaan Tinggi Jambi, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Jejaring ini mencakup seluruh regional operasional PalmCo. Pendekatannya dibagi dalam dua tahap. Pada tahap preventif, perusahaan meminta pendampingan sejak awal dalam setiap kebijakan strategis agar memiliki landasan hukum yang kuat. Sementara pada tahap kuratif, JPN memberikan bantuan hukum dalam proses persidangan maupun penyelesaian sengketa.

Di Kalimantan Tengah, kesepakatan kerja sama diteken pada 13 Februari 2026. Kepala Kejati Kalimantan Tengah Nurcahyo J.M. menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum secara profesional untuk memastikan setiap langkah strategis perusahaan tetap berada dalam koridor hukum.

Adapun di Sumatera Barat, nota kesepahaman diteken pada 12 November 2024. Kepala Kejati Sumatera Barat Muhibuddin menegaskan komitmen institusinya mendukung penguatan tata kelola perusahaan agar selaras dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan regulasi.

Kompleksitas Sengketa Agraria

Langkah ini dinilai relevan mengingat luasnya areal HGU yang dikelola PalmCo serta kompleksitas persoalan lahan di sejumlah daerah. Sengketa agraria, tumpang tindih klaim, hingga penguasaan lahan oleh pihak ketiga menjadi tantangan yang kerap dihadapi perusahaan perkebunan negara.

Untuk memperkuat posisi hukum, perusahaan juga menyusun dokumentasi historis HGU dalam bentuk “buku putih” sebagai langkah antisipatif atas potensi klaim di masa mendatang.

Pengamat tata kelola BUMN menilai kolaborasi dengan aparat penegak hukum dapat mempercepat penyelesaian sengketa dan meminimalkan kerugian negara, sepanjang tetap dijalankan secara transparan dan akuntabel.

Bagi PalmCo, pengamanan aset tidak hanya terkait stabilitas operasional, tetapi juga keberlanjutan kontribusi terhadap perekonomian nasional. “Kami ingin memastikan setiap hektar aset negara yang kami kelola terlindungi secara hukum dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan negara,” kata Jatmiko.

Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola BUMN dan isu agraria, pendekatan kolaboratif lintas provinsi ini menjadi salah satu upaya memperkuat perlindungan aset negara sekaligus menjaga kesinambungan usaha di sektor perkebunan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Transisi Energi Butuh Mineral Kritis, MIND ID di Pusat Ekosistem

JAKARTA — Percepatan transisi energi nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN) menempatkan sektor mineral dan batubara sebagai fondasi penting dalam mendukung pengembangan energi bersih.

Sekertaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Yudha menegaskan, peningkatan porsi energi surya dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) ke depan tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan mineral kritis yang menjadi komponen utama sistem energi masa depan.

“Kalau kita melihat peta transisi energi dalam PP KEN, energi surya akan mempunyai porsi sangat besar, PLTN juga signifikan pada 2060. Dengan begitu, mineral-mineral untuk baterai dan komponen pendukungnya ada di sektor Minerba. Itu mendukung langsung transisi energi,” ujar Satya.

Menurut dia, keterkaitan antara kebijakan energi nasional dan sektor minerba bersifat dua arah. Di satu sisi, mineral kritis seperti nikel, bauksit, tembaga hingga material ikutan menjadi bahan baku utama teknologi energi bersih. Di sisi lain, proses hilirisasi di sektor minerba sendiri membutuhkan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan.

“Smelter tidak mungkin berjalan tanpa listrik, apalagi ke depan kita berbicara listrik yang lebih hijau dan sustainable. Jadi sektor energi dan minerba ini saling menopang,” kata Satya.

Ia menambahkan, dalam skenario KEN terbaru, transisi energi tidak hanya berbicara mengenai bauran pembangkit, tetapi juga kesiapan rantai pasok mineral yang menopang teknologi energi bersih. Peningkatan kapasitas pembangkit energi surya, pengembangan PLTN, hingga sistem penyimpanan energi akan meningkatkan kebutuhan terhadap mineral strategis yang selama ini dikelola sektor pertambangan nasional.

“Agenda kita adalah agenda transisi. Kalau energi surya porsinya besar, kalau PLTN masuk signifikan, maka kebutuhan mineral untuk baterai, kabel, komponen listrik, itu otomatis meningkat. Artinya sektor Minerba berada di jantung ekosistem transisi,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, peran holding industri pertambangan seperti MIND ID menjadi krusial. Sebagai entitas yang membawahi sejumlah BUMN tambang strategis, MIND ID dinilai memiliki posisi sentral dalam memastikan ketersediaan dan pengolahan mineral kritis guna mendukung transformasi energi nasional.

Satya menegaskan, keberhasilan kebijakan energi nasional tidak bisa dilepaskan dari kesiapan industri dalam menyediakan bahan baku strategis sekaligus menjalankan hilirisasi bernilai tambah.

“Sehebat apa pun skenario energi nasional, itu tidak lepas dari supply dan demand. Siapa yang men-supply? Siapa yang memakai? Industri adalah pengguna energi terbesar sekaligus penyedia bahan baku penting bagi transisi. Karena itu kolaborasi antara pembuat kebijakan dan pelaku industri menjadi sangat penting,” katanya.

Ia menambahkan, Dewan Energi Nasional berperan merumuskan arah kebijakan, sementara implementasinya bergantung pada sinergi lintas sektor, termasuk industri minerba. Dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen dan komitmen menuju net zero emission 2060, penguatan ekosistem mineral kritis menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi ketahanan energi nasional.

“Transisi energi ini bukan hanya soal mengganti sumber energi, tetapi juga membangun fondasi industrinya. Dan di situlah peran sektor Minerba, termasuk MIND ID, menjadi strategis,” ujar Satya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES