Selama Libur Panjang Maulid Nabi SAW, Bandung, Cianjur, dan Priangan Timur Jadi Destinasi Favorit

Info Daop 2 Bd

Kamis, 27 Agustus 2026

Selama Libur Panjang Maulid Nabi SAW, Bandung, Cianjur, dan Priangan Timur Jadi Destinasi Favorit

Bandung (Jawa Barat), 27 Agustus 2026 – Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta api, baik untuk bersilaturahmi maupun menikmati beragam destinasi wisata. Sejumlah stasiun di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung tercatat menjadi pusat pergerakan pengguna jasa KA Jarak Jauh menuju berbagai destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam, kekayaan budaya, serta kuliner khas Jawa Barat.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang menunjukkan bahwa kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata maupun mengunjungi keluarga. Selama 5 hari (Jumat 21/8 s.d. Selasa 25/8) pada periode libur panjang ini, KAI Daop 2 Bandung mencatat pergerakan pengguna jasa KA di beberapa stasiun.

“Selama periode libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong menjadi salah satu pusat pergerakan pengguna jasa KA Jarak Jauh. Banyak masyarakat memanfaatkan momentum libur panjang ini untuk menikmati keindahan alam, budaya, dan kuliner di wilayah Bandung dan sekitarnya,” ujar Kuswardojo.

Di Stasiun Bandung, tercatat sebanyak 27.814 pengguna jasa KA Jarak Jauh berangkat, sementara 28.948 pengguna jasa datang. Sementara itu, Stasiun Kiaracondong melayani 14.280 pengguna jasa KA Jarak Jauh yang berangkat dan 13.615 pengguna jasa yang datang selama periode tersebut.

Kuswardojo menambahkan, tingginya mobilitas juga terlihat di sejumlah stasiun di wilayah Priangan Timur. Stasiun Tasikmalaya, Stasiun Banjar, dan Stasiun Garut menjadi titik pergerakan masyarakat yang memanfaatkan KA Jarak Jauh untuk menikmati berbagai potensi pariwisata di wilayah Priangan Timur.

Di Stasiun Tasikmalaya, terdapat 6.388 pengguna jasa KA Jarak Jauh yang berangkat dan 6.140 pengguna jasa yang datang. Kemudian di Stasiun Banjar, sebanyak 3.713 pengguna jasa berangkat dan 3.536 pengguna jasa datang. Sedangkan di Stasiun Garut, tercatat 3.439 pengguna jasa berangkat dan 3.460 pengguna jasa datang.

“Data tersebut menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat tidak hanya terpusat di Bandung, tetapi juga menyebar ke berbagai daerah tujuan wisata di Priangan Timur. Tasikmalaya, Banjar, dan Garut memiliki beragam destinasi wisata, budaya, serta kuliner yang menjadi daya tarik bagi wisatawan,” kata Kuswardojo.

Selain KA Jarak Jauh, peningkatan mobilitas masyarakat juga terjadi pada perjalanan KA Lokal Siliwangi yang melayani lintas Cipatat – Sukabumi PP. Stasiun Cianjur dan Stasiun Cipatat menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat yang menggunakan kereta api untuk keperluan silaturahmi, bisnis, maupun berwisata di Kabupaten Cianjur.

Selama periode libur panjang tersebut, pengguna jasa KA Lokal Siliwangi yang berangkat dari Stasiun Cianjur mencapai 6.767 orang, sedangkan dari Stasiun Cipatat mencapai 3.437 orang. Untuk pengguna jasa yang datang, Stasiun Cianjur tercatat melayani 7.063 orang dan Stasiun Cipatat sebanyak 3.981 orang.

“Kami melihat kereta api semakin menjadi bagian dari pilihan masyarakat dalam melakukan perjalanan wisata. Dengan menggunakan kereta api, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan potensi kepadatan lalu lintas di jalan raya,” tutur Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa, terutama pada momentum libur panjang ketika mobilitas masyarakat meningkat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. KAI Daop 2 Bandung akan terus memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, selamat, dan tepat waktu hingga pelanggan tiba di stasiun tujuan,” tutup Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga mengajak masyarakat untuk menjadikan perjalanan dengan kereta api sebagai bagian dari pengalaman menikmati destinasi wisata di Jawa Barat, sekaligus bersama-sama menjaga fasilitas dan lingkungan stasiun agar tetap nyaman bagi seluruh pengguna jasa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES