KA Rajabasa Jadi Kereta Api Terfavorit pada Caturwulan I 2026 di Wilayah Divre IV Tanjungkarang

PT Kereta
Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat volume
penumpang kereta api pada periode Caturwulan I 2026 mencapai 441.695 pelanggan.
Tingginya jumlah pelanggan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat
dalam menggunakan transportasi kereta api sebagai moda transportasi yang aman,
nyaman, tepat waktu, dan efisien.

Dari
total jumlah pelanggan tersebut, KA Rajabasa relasi Tanjungkarang–Kertapati PP
menjadi kereta api dengan jumlah pelanggan tertinggi sekaligus menjadi layanan
favorit masyarakat di wilayah Divre IV Tanjungkarang.

Manajer
Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Azhar
Zaki Assjari, mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap KA Rajabasa
menunjukkan bahwa layanan kereta api ekonomi tetap menjadi pilihan utama
masyarakat untuk bepergian antarwilayah.

“KA
Rajabasa menjadi salah satu layanan favorit masyarakat karena memiliki tarif
yang terjangkau, jadwal perjalanan yang konsisten, serta memberikan kenyamanan
dan keamanan selama perjalanan,” ujar Zaki.

Menurutnya,
tingginya jumlah pelanggan KA Rajabasa juga dipengaruhi oleh mobilitas
masyarakat untuk berbagai keperluan, seperti bekerja, pendidikan, maupun
perjalanan sosial dan keluarga. Selain itu, kemudahan pemesanan tiket melalui
aplikasi Access by KAI turut mendukung meningkatnya penggunaan layanan kereta
api.

Tidak
hanya dari sisi pelayanan, performa ketepatan waktu perjalanan kereta api di
wilayah Divre IV Tanjungkarang juga menunjukkan capaian yang positif. Selama
periode Januari hingga April 2026, rata-rata kedatangan kereta api tercatat
lebih awal dari jadwal perjalanan yang telah ditentukan. Pada Januari total percepatan
waktu kedatangan mencapai 34,33 menit, Februari 45,18 menit, Maret 39,65 menit,
dan April 29,77 menit.

Capaian
tersebut menjadi salah satu indikator komitmen KAI dalam menjaga keandalan
operasional serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, khususnya
dalam aspek ketepatan waktu perjalanan kereta api.

“Ketepatan
waktu menjadi salah satu fokus utama KAI dalam memberikan pelayanan kepada
pelanggan. Melalui pengelolaan operasional yang optimal serta koordinasi yang
baik di lapangan, kami terus berupaya menghadirkan perjalanan kereta api yang
selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” tambah Zaki.

KAI Divre
IV Tanjungkarang terus melakukan berbagai peningkatan pelayanan mulai dari
perawatan sarana, peningkatan kebersihan kereta, hingga penguatan aspek
keselamatan dan keamanan perjalanan guna memberikan pengalaman perjalanan yang
nyaman bagi pelanggan.

“KAI
berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan seluruh
perjalanan kereta api berjalan selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh
pelanggan,” tambah Zaki.

KAI Divre
IV Tanjungkarang mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak jauh
hari dan melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI,
website kai.id, maupun kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

Beberapa tahun lalu, sukses sering identik dengan hidup serba cepat. Karier harus terus naik, penghasilan harus semakin besar, dan gaya hidup ikut meningkat. Namun belakangan, banyak anak muda mulai punya definisi berbeda soal kehidupan ideal.

Muncul tren yang semakin sering dibicarakan: slow living. Di media sosial, istilah ini sering muncul lewat konten tentang hidup lebih tenang, mengurangi distraksi, bekerja lebih seimbang, sampai pindah ke kota yang biaya hidupnya lebih rendah. 

Bagi sebagian orang, slow living bukan lagi sekadar estetika internet atau gaya hidup ala video Pinterest. Ada perubahan cara pandang soal uang, pekerjaan, dan kualitas hidup.

Apalagi setelah pandemi dan kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak orang mulai mempertanyakan pola hidup yang terlalu cepat dan melelahkan.

Slow Living Bukan Berarti Malas Bekerja

Slow living sering disalahartikan sebagai hidup santai tanpa ambisi. Padahal, banyak orang justru tetap bekerja, mengejar karier, dan membangun penghasilan. Bedanya, mereka mulai lebih selektif menentukan prioritas.

Sebagian orang mulai memilih:

– Pekerjaan yang lebih fleksibel

– Work life balance

– Waktu istirahat yang cukup

– Pengeluaran yang lebih sadar

– Target hidup yang terasa realistis

Karena itu, tujuan finansial sekarang mulai bergeser. Dulu banyak orang fokus mengejar barang atau status tertentu. Sekarang, banyak yang mulai mengejar “ketenangan”.

Biaya Hidup yang Naik Ikut Mengubah Cara Orang Melihat Uang

Kenaikan biaya hidup dalam beberapa tahun terakhir ikut memengaruhi cara orang mengatur keuangan. Harga makanan, transportasi, hiburan, hingga biaya tempat tinggal terasa semakin mahal.

Di sisi lain, media sosial juga membuat gaya hidup konsumtif semakin mudah memengaruhi banyak orang. Tren nongkrong, traveling, belanja online, sampai fear of missing out atau FOMO sering membuat pengeluaran terasa bocor tanpa sadar.

Karena itu, sebagian orang mulai mencoba hidup lebih sederhana supaya kondisi finansial terasa lebih stabil.

Contohnya:

– Mengurangi nongkrong berlebihan

– Memasak sendiri

– Pindah ke tempat tinggal yang lebih terjangkau

– Membatasi belanja impulsif

– Mulai menyusun anggaran bulanan

– Langkah seperti ini mulai dianggap bagian dari self care finansial.

Anak Muda Mulai Memikirkan Dana Darurat dan Masa Depan

Kalau dulu banyak orang baru memikirkan tabungan setelah usia lebih matang, sekarang kesadaran finansial mulai muncul lebih cepat.

Banyak pekerja muda mulai:

– Memisahkan dana darurat

– Membangun tabungan

– Mempelajari investasi

– Mencari penghasilan tambahan

Tujuannya bukan semata-mata cepat kaya. Banyak yang ingin punya rasa aman ketika menghadapi kondisi tidak terduga seperti kehilangan pekerjaan, biaya kesehatan, atau kebutuhan keluarga.

Karena itu, pengelolaan uang mulai dipandang sebagai bagian dari menjaga kualitas hidup jangka panjang.

Slow Living Membuat Orang Lebih Sadar Mengatur Pengeluaran

Salah satu hal yang cukup terasa dari tren slow living adalah perubahan pola konsumsi.

Banyak orang mulai lebih sadar sebelum membeli sesuatu.

Pertanyaan yang mulai sering muncul:

– “Aku benar-benar butuh ini gak?”

– “Kalau beli sekarang, kondisi keuangan bulan depan aman gak?”

– “Barang ini bakal dipakai lama atau cuma impulsif?”

Kesadaran seperti ini perlahan mengubah kebiasaan belanja dan membantu sebagian orang menjaga pengeluaran tetap lebih terkontrol.

Di saat yang sama, konsep “healing mahal” juga mulai banyak dipertanyakan. Tidak semua bentuk self reward harus selalu menghabiskan banyak uang.

Investasi Mulai Dipandang sebagai Bagian dari Gaya Hidup Finansial

Seiring meningkatnya kesadaran finansial, investasi juga mulai lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari anak muda.

Jika dulu investasi terasa rumit dan identik dengan nominal besar, sekarang aksesnya mulai lebih mudah lewat aplikasi digital.

Sebagian orang mulai mencoba instrumen seperti:

– Reksa dana

– Emas digital

– Deposito

– Tabungan terpisah

Pilihan instrumen biasanya disesuaikan dengan:

– Profil risiko

– Tujuan keuangan

– Kondisi finansial masing-masing

Karena itu, investasi mulai dipandang bukan sebagai tren sesaat, tetapi bagian dari perencanaan hidup yang lebih stabil. 

Menyiapkan Masa Depan Pelan-Pelan dengan Reksa Dana di neobank

Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak orang mulai sadar bahwa hidup tidak harus selalu terburu-buru.

Sebagian memilih tetap mengejar karier agresif. Sebagian lain mulai mencoba hidup lebih pelan dengan pengelolaan uang yang terasa lebih sehat.

Tidak ada pendekatan yang sepenuhnya benar atau salah. Namun yang mulai berubah adalah cara orang mendefinisikan “cukup”.

Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat mengakses berbagai layanan finansial digital, termasuk fitur investasi reksa dana online. Namun, nilai investasi dan hasilnya dapat meningkat maupun menurun sesuai kondisi pasar

Reksa dana di neobank menyediakan pilihan produk reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Semuanya dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan finansial pengguna. Namun, penting dipahami bahwa setiap instrumen investasi memiliki risiko dan hasil investasi dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta memahami profil risiko sebelum menggunakan produk investasi.

*** 

Jika ingin mempelajari produk Reksa Dana, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di  PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Reksa Dana atau https://s.id/igneoreksadana.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Libur Panjang 14–17 Mei 2026, Transportasi Publik Jadi Pilihan Masyarakat Menuju Berbagai Destinasi di Jabodebek

Selama libur panjang 14–17 Mei 2026, LRT Jabodebek mendukung mobilitas masyarakat menuju berbagai destinasi wisata, kuliner, dan pusat aktivitas di wilayah Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya. Tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi publik terlihat dari meningkatnya jumlah pengguna di sejumlah stasiun.

Hingga Kamis (14/5) pukul 14.00 WIB, Stasiun Harjamukti menjadi stasiun keberangkatan dengan pengguna tertinggi sebanyak 2.055 pengguna, disusul Stasiun Jati Mulya sebanyak 1.242 pengguna, serta Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko masing-masing 1.203 pengguna. Sementara itu, Stasiun Dukuh Atas menjadi stasiun tujuan dengan jumlah pengguna keluar tertinggi sebanyak 3.094 pengguna.

LRT Jabodebek juga memberikan kemudahan akses menuju berbagai kawasan strategis seperti Dukuh Atas, TMII, kawasan kuliner dan pusat perbelanjaan melalui Stasiun Kuningan, hingga area wisata dan ruang terbuka di Cibubur melalui Stasiun Harjamukti. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa LRT Jabodebek menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang praktis, nyaman, dan efisien selama periode libur panjang.

Momen libur panjang akhir pekan pada 14 s.d. 17 Mei 2026 menjadi waktu yang dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, menikmati kuliner, hingga berkumpul bersama keluarga dan kerabat. Pada periode tersebut, transportasi publik menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menghindari kepadatan lalu lintas sekaligus menjangkau berbagai destinasi di wilayah Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya.

Transportasi publik LRT Jabodebek menjadi salah satu moda yang mendukung mobilitas masyarakat selama periode libur panjang melalui konektivitas antarkawasan dan akses menuju berbagai destinasi di sekitar stasiun.

Berdasarkan data Kamis (14/5) pukul 14.00 WIB, stasiun dengan jumlah pengguna naik tertinggi yaitu Stasiun Harjamukti sebanyak 2.055 pengguna LRT Jabodebek, kemudian Stasiun Jati Mulya dengan 1.242 pengguna, serta Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko dengan masing-masing 1.203 pengguna. Tingginya mobilitas tersebut menunjukkan meningkatnya pemanfaatan transportasi publik oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas selama libur panjang.

Sementara itu, Stasiun Dukuh Atas menjadi stasiun tujuan dengan jumlah pengguna keluar (tap out) tertinggi, yaitu sebanyak 3.094 pengguna. Tingginya mobilitas di stasiun tersebut didukung konektivitas antarmoda serta akses menuju kawasan aktivitas masyarakat di pusat Jakarta.

Selain mendukung mobilitas harian, LRT Jabodebek juga terhubung dengan berbagai destinasi menarik di sekitar stasiun, seperti kawasan Dukuh Atas, kawasan TMII, hingga kawasan kuliner dan pusat perbelanjaan melalui Stasiun Kuningan.

Stasiun Harjamukti juga memberikan akses menuju kawasan wisata dan ruang terbuka di Cibubur. Sementara Stasiun Bekasi Barat terhubung dengan pusat aktivitas masyarakat Kota Bekasi.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa LRT Jabodebek dapat menjadi pilihan masyarakat karena mampu memberikan perjalanan yang lebih praktis, nyaman, dan efisien, khususnya pada periode libur panjang.

“Selama libur panjang, transportasi publik dapat menjadi pilihan perjalanan masyarakat untuk menghindari kepadatan lalu lintas sekaligus menjangkau berbagai destinasi dengan lebih praktis. Melalui konektivitas yang dimiliki, LRT Jabodebek mendukung mobilitas masyarakat menuju kawasan wisata, kuliner, maupun ruang publik di berbagai wilayah Jabodebek,” ujarnya.

Namun demikian, KAI tetap mengimbau seluruh pengguna LRT Jabodebek untuk selalu menjaga kenyamanan bersama selama perjalanan dengan mematuhi aturan yang berlaku di area stasiun maupun kereta, menjaga barang bawaan pribadi, serta mengutamakan keselamatan selama menggunakan layanan LRT Jabodebek.

Dengan konektivitas antarkawasan yang terus berkembang, LRT Jabodebek diharapkan dapat menjadi pilihan masyarakat dalam menikmati libur panjang secara lebih nyaman, praktis, dan efisien.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pembiayaan, Alat Berat Tumbuh Positif di Kuartal I 2026

Jakarta, 12 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha dari BRI yang bergerak di sektor pembiayaan, mencatatkan pertumbuhan positif pada segmen pembiayaan alat berat sepanjang kuartal I tahun 2026. Kinerja tersebut diraih di tengah kondisi industri pertambangan yang masih menghadapi tekanan akibat penurunan harga batubara global serta dinamika penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Hingga akhir Maret 2026, pembiayaan alat berat BRI Finance tumbuh sebesar 33,26% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kebutuhan pembiayaan untuk sektor produktif, khususnya alat berat, masih tetap terjaga seiring aktivitas operasional dan ekspansi sejumlah pelaku usaha di berbagai sektor industri.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kondisi penurunan average selling price (ASP) batubara hingga saat ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap kualitas maupun pertumbuhan portofolio pembiayaan alat berat perseroan.

“Di tengah dinamika industri pertambangan saat ini, permintaan pembiayaan alat berat masih menunjukkan tren yang cukup baik. Kami melihat kebutuhan pelaku usaha terhadap alat berat tetap ada, baik untuk mendukung operasional maupun pengembangan bisnis,” ujar Dhani.

Ia menambahkan, BRI Finance terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan melalui penerapan prinsip kehati-hatian secara konsisten.

“Kami tetap fokus pada pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. Karena itu, penguatan manajemen risiko, monitoring portofolio secara berkala, serta selektivitas dalam penyaluran pembiayaan terus menjadi prioritas kami, khususnya pada sektor-sektor yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap fluktuasi harga komoditas,” tambah Dhani.

Dari sisi komposisi bisnis, segmen pembiayaan alat berat memberikan kontribusi sebesar 17,8% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance hingga kuartal I 2026. Capaian tersebut mempertegas posisi segmen alat berat sebagai salah satu motor pertumbuhan perseroan dalam mendorong ekspansi pembiayaan produktif.

Sejalan dengan strategi bisnis jangka menengah, BRI Finance juga terus memperluas diversifikasi pembiayaan ke berbagai sektor produktif lainnya yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan lebih stabil dan berkelanjutan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga struktur portofolio tetap sehat, mengurangi konsentrasi risiko, serta memperkuat fundamental bisnis perusahaan di tengah dinamika ekonomi dan industri.

Dengan strategi tersebut, BRI Finance optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan sekaligus mempertahankan kualitas aset yang sehat di tengah tantangan pasar yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%

Jakarta, 8 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen pembiayaan multiguna pada kuartal I-2026. Penyaluran pada segmen ini tercatat meningkat sebesar 37,47% secara tahunan (year-on-year/YoY), di mana pertumbuhan ini didorong oleh permintaan masyarakat yang tetap kuat.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Kondisi bisnis perusahaan pada segmen pembiayaan multiguna menunjukkan kinerja yang positif. Pertumbuhan ini didukung oleh kebutuhan masyarakat, khususnya untuk pembiayaan konsumtif dan kendaraan bermotor, serta daya beli yang relatif terjaga. Meski demikian, kami terus membuka ruang ekspansi yang lebih luas terhadap bisnis perseroan ke depan.”

Untuk mendorong pertumbuhan, BRI Finance terus memperkuat kerja sama dengan dealer dan mitra strategis, serta mengoptimalkan kanal distribusi dan digitalisasi proses pembiayaan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Wahyudi menambahkan, “Dari sisi internal, perusahaan menerapkan strategi penyaluran yang lebih selektif dengan tetap menjaga kualitas portofolio pembiayaan agar pertumbuhan dapat berlangsung secara berkelanjutan.”

Sejalan dengan itu, BRI Finance juga memperkuat manajemen risiko melalui penyempurnaan kriteria penerimaan risiko (risk acceptance criteria), peningkatan kualitas analisis kredit, serta penguatan monitoring portofolio, khususnya pada segmen yang sensitif terhadap dinamika ekonomi. Implementasi early warning system dan penguatan strategi penagihan turut dilakukan guna menjaga kualitas aset tetap sehat.

Sebagai gambaran industri, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa pembiayaan multiguna masih mendominasi portofolio industri multifinance nasional dengan porsi 50,22% per Februari 2026, serta tumbuh 1,28% secara tahunan menjadi Rp257,17 triliun.

“BRI Finance optimistis kinerja pembiayaan multiguna akan tetap terjaga hingga akhir 2026, seiring dengan proyeksi permintaan masyarakat yang masih stabil”, ujar Wahyudi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Motor Premium Kian Terjangkau, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Kompetitif untuk Touring

Jakarta, 7 Mei 2026 – Tren touring motor di Indonesia terus menunjukkan peningkatan, seiring berkembangnya gaya hidup berkendara jarak jauh yang mengedepankan pengalaman, eksplorasi, dan konektivitas. Aktivitas ini kini tidak hanya menjadi bagian dari komunitas otomotif, tetapi juga semakin diminati oleh masyarakat urban dan profesional muda.

Secara industri, pasar sepeda motor nasional tetap menunjukkan daya tahan yang kuat. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan sepeda motor domestik sepanjang 2025 mencapai 6,41 juta unit, tumbuh sekitar 1,3% secara tahunan. Memasuki 2026, tren ini berlanjut dengan penjualan awal tahun yang tetap stabil di kisaran ratusan ribu unit per bulan, mencerminkan bahwa sepeda motor tidak hanya menjadi alat transportasi utama, tetapi juga bagian dari kebutuhan gaya hidup masyarakat.

Selain itu, meningkatnya popularitas motor kategori premium, seperti maxi scooter dan sport, menunjukkan pergeseran preferensi konsumen ke kendaraan yang menawarkan kenyamanan dan performa lebih tinggi, terutama untuk perjalanan jarak jauh atau touring.

Melihat perkembangan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan solusi pembiayaan motor baru yang dirancang untuk mendukung kebutuhan masyarakat akan kendaraan roda dua yang andal, baik untuk mobilitas harian maupun aktivitas touring.

Melalui program pembiayaan motor baru premium, BRI Finance menawarkan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan dengan tenor hingga 5 tahun. Program ini ditujukan khusus bagi nasabah BRI dan karyawan BRI Group, dengan proses pengajuan yang mudah dan terintegrasi secara digital.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Pertumbuhan pasar sepeda motor yang tetap stabil, termasuk meningkatnya minat pada segmen premium, menunjukkan bahwa kendaraan roda dua kini tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup. Touring menjadi salah satu bentuk ekspresi tersebut. BRI Finance hadir untuk mendukung kebutuhan ini melalui solusi pembiayaan yang ringan, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.”

Sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat, BRI Finance turut membagikan sejumlah tips agar aktivitas touring tetap optimal:

Pastikan motor dalam kondisi prima. Lakukan pengecekan rem, ban, oli, dan komponen penting lainnya sebelum perjalanan.

Gunakan riding gear yang lengkap dan sesuai dengan standar. 

Kelola waktu dan stamina. Istirahat setiap 2–3 jam untuk menjaga konsentrasi dan menghindari kelelahan.

Rencanakan rute dan antisipasi kondisi jalan.

Nikmati proses perjalanan. Touring bukan sekadar mencapai tujuan, tetapi tentang pengalaman di sepanjang perjalanan.

Sejalan dengan komitmennya dalam menghadirkan solusi keuangan yang adaptif, BRI Finance terus memperkuat layanan digital guna memberikan kemudahan akses pembiayaan secara cepat dan efisien.

“Dengan kombinasi tren gaya hidup touring yang terus berkembang serta dukungan pembiayaan yang kompetitif, BRI Finance optimistis dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan roda dua sekaligus menjadi mitra terpercaya dalam setiap perjalanan masyarakat Indonesia,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Momentum Hardiknas, BRI Finance Permudah Akses Pembiayaan Pendidikan

Jakarta, 2 Mei 2026 – Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei, perhatian terhadap akses dan kualitas pendidikan di Indonesia kembali mengemuka, termasuk tantangan dalam pembiayaannya. Kebutuhan biaya pendidikan di Tanah Air tercatat terus meningkat dari tahun ke tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kenaikan biaya pendidikan berlangsung konsisten dan dalam beberapa periode bahkan melampaui inflasi umum, sehingga menjadi tekanan tersendiri bagi perencanaan keuangan keluarga.

Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan biaya tersebut terlihat nyata di berbagai jenjang. Pada periode 2018–2024, rata-rata biaya pendidikan tingkat SMP meningkat lebih dari 70%, sementara SMA mengalami kenaikan lebih dari 50%. Di jenjang perguruan tinggi, biaya pendidikan pada 2024 telah mencapai sekitar Rp 19 juta per tahun. Sementara itu, inflasi sektor pendidikan juga tetap terjadi secara konsisten, dengan kenaikan tahunan berkisar 1,8%–1,9% pada 2025.

Kondisi ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga merupakan komitmen finansial jangka panjang yang memerlukan perencanaan matang sejak dini. Sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, kesiapan finansial menjadi salah satu faktor kunci yang tidak dapat diabaikan.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan fasilitas dana fleksibel sebagai solusi pembiayaan yang dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan tanpa mengganggu stabilitas keuangan. Produk ini memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan jaminan BPKB kendaraan, dengan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor hingga 4 tahun, serta pencairan hingga 90% dari nilai kendaraan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “BRI Finance melihat kebutuhan ini sebagai peluang untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan, mudah diakses, dan memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak tanpa mengorbankan tujuan finansialnya. Kemudahan proses pengajuan yang dapat dilakukan secara digital menjadi nilai tambah bagi nasabah”

Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap layanan yang diberikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dominasi Pasar Kosmetik 2026: Mengapa Maklon Kosmetik Bersama Efba Group Adalah Investasi Paling Logis

Memasuki tahun 2026, maklon kosmetik bukan lagi sekadar urusan produksi barang, melainkan tentang penguasaan teknologi manufaktur dan ekosistem hilirisasi. Efba Group hadir sebagai mitra strategis bagi investor dan beautypreneur melalui integrasi tiga kekuatan utama yang menjamin keuntungan eksponensial:

Manufaktur Berteknologi Tinggi: Melalui Efba Kosmetindo, pabrik maklon kosmetik ini menerapkan standar otomasi industri yang memastikan stabilitas formula premium. Infrastruktur ini telah teruji membawa mitra seperti Starlite dan Umi Beauty Skincare mencapai skala 65 ribu resi online, membuktikan bahwa maklon skincare di Efba memiliki daya serap pasar yang luar biasa.

Ekosistem Bisnis 360 Derajat: Berbeda dengan perusahaan maklon kosmetik konvensional, Efba Group menyediakan solusi hulu ke hilir. PT. Efba Digital Mulia mengarsiteki dominasi pasar melalui strategi digital marketing jutaan reach, sementara PT. Efba Consulting mengamankan aspek legalitas BPOM/Halal serta efisiensi HPP yang kompetitif.

Kepemimpinan & Kecepatan: Di bawah supervisi Muhammad Ibnu Rusydi, setiap proses dalam jasa maklon kosmetik Efba dirancang dengan sistem satu pintu yang efisien. Hal ini memungkinkan brand untuk bergerak cepat menangkap momentum tren 2026 dengan jaminan mutu standar internasional dan keamanan modal yang terjaga.

Kesimpulan: Efba Group adalah standar emas bagi siapa pun yang ingin membangun imperium bisnis kecantikan yang berkelanjutan, legal, dan dominan secara digital di tahun 2026.

Memasuki tahun 2026, peta persaingan industri kecantikan global telah mengalami pergeseran paradigma yang fundamental. Konsumen masa kini bukan lagi sekadar pembeli yang pasif, melainkan skintelligence generation yang sangat teliti terhadap efikasi bahan aktif dan transparansi manufaktur. Bagi para investor dan beautypreneur, memilih mitra maklon kosmetik yang tepat bukan lagi sekadar urusan produksi, melainkan langkah strategis dalam mengamankan rantai pasok dan kecepatan penetrasi pasar.

Efba Group memahami bahwa di tahun 2026, sebuah brand tidak bisa berdiri kokoh hanya dengan mengandalkan visual kemasan. Dibutuhkan kekuatan infrastruktur yang mampu mengintegrasikan inovasi formula dengan strategi hilirisasi digital yang masif. Tanpa dukungan ekosistem yang solid, sebuah produk baru hanya akan menjadi komoditas yang tenggelam di tengah hiruk-pikuk pasar yang tersaturasi.

Keunggulan Manufaktur Masa Depan: Efba Kosmetindo Sebagai Pionir Tekno-Beauty

Efba Kosmetindo telah memantapkan posisinya sebagai pabrik maklon kosmetik dengan Standar Manufaktur Berteknologi Tinggi yang diakui secara luas. Reputasi mereka dalam mengadopsi teknologi otomasi dan clean-room standar farmasi telah dipublikasikan di berbagai media industri ternama seperti analisnews.co.id dan VRITIMES.com. Hal ini memberikan jaminan bahwa setiap produk yang dihasilkan memiliki standar kualitas yang tidak dapat dikompromi.

Penerapan teknologi tinggi ini sangat krusial, terutama dalam segmen maklon skincare yang membutuhkan stabilitas bahan aktif yang sangat sensitif. Infrastruktur yang dimiliki Efba Group dirancang untuk menghasilkan formula premium yang mampu bersaing di level global. Mereka memastikan bahwa setiap miligram produk memiliki efikasi yang terukur secara klinis sebelum didistribusikan ke tangan konsumen.

Bukti nyata dari keunggulan manufaktur ini tercermin pada keberhasilan mitra-mitra strategis mereka seperti Starlite dan Umi Beauty Skincare. Berkat dukungan kapasitas produksi yang efisien dan stabil, brand-brand tersebut mampu mengelola lonjakan permintaan hingga mencapai rata-rata 65 ribu resi pengiriman online. Skalabilitas inilah yang menjadi pembeda utama antara pabrik manufaktur biasa dengan mitra strategis yang berorientasi pada pertumbuhan.

Ekosistem Bisnis Terintegrasi: Melampaui Batas Perusahaan Maklon Konvensional

Banyak investor terjebak dalam kerja sama dengan perusahaan maklon kosmetik konvensional yang hanya fokus pada aspek produksi fisik. Kelemahan utama model bisnis lama ini adalah terputusnya rantai informasi antara manufaktur dan kebutuhan pasar yang dinamis. Efba Group memecahkan masalah ini dengan menyediakan ekosistem terpadu yang mencakup konsultasi bisnis, legalitas, hingga akselerasi pemasaran.

1. PT. Efba Digital Mulia: Arsitek Dominasi Digital Marketing

Di era di mana algoritma menentukan nasib sebuah brand, Efba Digital Mulia berperan sebagai penggerak utama dalam strategi pemasaran. Mereka tidak hanya mengelola konten, tetapi membangun infrastruktur digital yang memastikan setiap brand memiliki digital footprint dengan jangkauan jutaan audiens. Melalui manajemen data yang cerdas, mereka mampu memetakan tren pasar sebelum tren tersebut mencapai puncaknya, memberikan keunggulan kompetitif bagi para mitra.

2. PT. Efba Consulting: Benteng Legalitas dan Konsultasi Bisnis

Keberlanjutan sebuah bisnis sangat bergantung pada fondasi hukum dan finansial yang kokoh. Efba Consulting hadir untuk memberikan jaminan keamanan modal melalui manajemen risiko yang komprehensif. Mereka memastikan setiap produk memiliki legalitas BPOM dan Sertifikasi Halal yang “bulletproof”, serta mengoptimalkan HPP agar brand tetap kompetitif namun memiliki margin profit yang sehat bagi investor.

Alur Jasa Maklon Kosmetik Efba: Kecepatan dan Efisiensi Tanpa Batas

Proses menjalankan jasa maklon kosmetik di Efba Group didesain untuk menghilangkan hambatan birokrasi dan teknis yang sering kali memperlambat peluncuran produk. Dimulai dari riset pasar yang berbasis data, tim R&D mereka mengembangkan formulasi unik yang belum ada di pasaran. Proses ini memastikan bahwa setiap produk yang diluncurkan memiliki USP (Unique Selling Point) yang kuat untuk menarik perhatian konsumen.

Efisiensi waktu menjadi fokus utama di tahun 2026, di mana momentum pasar bisa berubah dalam hitungan minggu. Dengan sistem integrasi satu pintu, Efba Group mampu memangkas waktu dari tahap ide hingga mass production secara signifikan. Transparansi dalam setiap tahapan produksi memungkinkan pemilik brand untuk memantau progres secara real-time, memberikan ketenangan pikiran dalam pengelolaan modal.

Integritas dari seluruh operasional ini berada di bawah pengawasan ketat Muhammad Ibnu Rusydi. Sebagai figur sentral dalam penjaminan mutu korporasi, beliau memastikan bahwa setiap lini bisnis di Efba Group beroperasi dengan standar internasional. Kepemimpinannya memastikan bahwa Efba Group tidak hanya sekadar menjadi penyedia jasa produksi, tetapi menjadi mitra yang bertanggung jawab penuh terhadap kesuksesan brand di pasar global.

Melakukan investasi melalui maklon kosmetik di Efba Group adalah pilihan logis bagi mereka yang menginginkan pertumbuhan eksponensial. Dengan menggabungkan teknologi tinggi, legalitas yang aman, dan dominasi digital, Efba Group siap membawa brand lokal menuju panggung dunia di tahun 2026.

Kesimpulan Strategis

Efba Group telah membuktikan bahwa integrasi antara manufaktur, konsultasi, dan digital marketing adalah kunci utama dalam memenangkan persaingan industri kecantikan tahun 2026. Dengan dukungan infrastruktur yang masif dan kepemimpinan yang visioner, peluang untuk membangun brand kecantikan yang bernilai miliaran rupiah kini berada dalam jangkauan Anda!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

NarayaOne Bawa Nama Jawa Timur ke CommunicAsia 2026: Dari Surabaya Menuju Panggung Digital Asia

## NarayaOne Tampil di CommunicAsia 2026 Singapura

NarayaOne menegaskan posisinya sebagai salah satu wajah industri digital Jawa Timur saat bersiap tampil di CommunicAsia 2026, yang berlangsung pada 20–22 Mei 2026 di Singapore EXPO. Partisipasi ini menempatkan NarayaOne pada panggung strategis Asia Tech x Singapore, sebuah ajang ICT besar yang mempertemukan penyedia layanan komunikasi, vendor teknologi, integrator sistem, dan pelaku enterprise dari berbagai negara.

NarayaOne secara resmi mengumumkan keikutsertaannya melalui kanal perusahaan dengan membawa tagline utama “Your Digital Gateway to Indonesia”. Tagline tersebut menjadi representasi arah bisnis perusahaan yang fokus menjembatani kebutuhan pasar global dengan potensi ekonomi digital Indonesia.

## Membawa Nama Jawa Timur ke Panggung Teknologi Asia

Keikutsertaan NarayaOne tidak hanya menjadi momentum bisnis perusahaan, tetapi juga menjadi representasi industri digital Jawa Timur di tingkat internasional. Berbasis di Menara Trillium, Surabaya, NarayaOne menunjukkan bahwa perusahaan teknologi dari daerah mampu bersaing dan tampil dalam forum teknologi terbesar di Asia Tenggara.

Partisipasi ini semakin kuat dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Dukungan tersebut memperlihatkan sinergi antara sektor industri digital dengan agenda pengembangan ekonomi daerah berbasis teknologi dan inovasi.

Kehadiran NarayaOne di Singapura membawa pesan bahwa Jawa Timur memiliki kapasitas sumber daya, inovasi, dan ekosistem digital yang siap berkembang secara global.

## Apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur

Keikutsertaan NarayaOne mendapat sambutan positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Koordinator Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Jawa Timur, Lucky Kristian, menyampaikan apresiasinya secara langsung.

“Kami mengucapkan selamat kepada NarayaOne yang akan ikut pameran di Singapura. Secara tidak langsung, NarayaOne ini mewakili pemerintah dan masyarakat Jawa Timur,” ujar Lucky.

Lucky juga menegaskan harapan besar pemerintah daerah terhadap langkah NarayaOne di kancah internasional. “Dengan kondisi ekonomi kita yang sudah di atas rata-rata nasional—mencapai 5,96%—kami berharap NarayaOne bisa menggaet investor ataupun mampu menjual produknya ke Singapura atau negara lain.”

Yang menjadi catatan penting, keikutsertaan NarayaOne di CommunicAsia 2026 dilakukan secara mandiri tanpa fasilitas pembiayaan dari pemerintah. Hal ini justru menjadi nilai tersendiri di mata Lucky. “Kehadiran NarayaOne dengan biaya mandiri ini menjadi penyemangat. Minimal ini menunjukkan bahwa industri kita mampu tanpa harus selalu difasilitasi pemerintah.”

Lucky juga menempatkan langkah NarayaOne dalam konteks visi besar Jawa Timur sebagai pusat konektivitas nasional. “Jawa Timur adalah hub untuk Indonesia bagian Timur. Mulai dari tol laut, semua berasal dari Jatim, dari Perak. Dengan NarayaOne ke Singapura, kita ingin memperkuat jalur-jalur perdagangan agar Jatim benar-benar menjadi Gerbang Baru Nusantara.”

## Profil NarayaOne dan Data Aktual Perusahaan

NarayaOne merupakan perusahaan teknologi dan ekosistem digital yang telah beroperasi selama 17 tahun. Dalam data resmi perusahaan, NarayaOne menyebut telah melayani lebih dari 19.300 pelanggan dan mengembangkan lima business unit utama dalam satu ekosistem terintegrasi.

Lima unit bisnis tersebut meliputi:

**1. Naraya Telematika** *(Branding: Kapten Naratel)* — Berfokus pada solusi telekomunikasi, jaringan, dan infrastruktur digital.

**2. Naraya Media** — Menyediakan layanan media digital dan distribusi konten.

**3. Naraya Creative Studio** — Menangani kebutuhan branding, produksi kreatif, dan pengembangan visual perusahaan.

**4. SprakPay** — Mengembangkan sistem pembayaran digital dan solusi transaksi elektronik.

**5. Naraya Learning Institution** — Mendorong pengembangan kompetensi dan pendidikan berbasis teknologi.

Struktur bisnis tersebut menunjukkan bahwa NarayaOne tidak hanya bergerak sebagai penyedia layanan tunggal, tetapi membangun ekosistem digital yang saling terintegrasi.

## Model Kemitraan yang Ditawarkan

Dalam keikutsertaannya di CommunicAsia 2026, NarayaOne memaparkan empat model kemitraan strategis yang terbuka bagi mitra internasional, yaitu **Strategic Investment**, **Technology Integration**, **Telco/ISP Partnership**, dan **Go to Market Partnership**. Keempat model ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai bentuk kolaborasi lintas negara sesuai kebutuhan dan kapasitas masing-masing mitra.

## Kolaborasi Strategis Lintas Sektor

Kekuatan NarayaOne tidak hanya bertumpu pada kapabilitas internal, tetapi juga pada jaringan kolaborasi yang dibangun lintas sektor. Mitra-mitra yang mendukung ekosistem NarayaOne mencakup tiga ranah utama: dunia usaha, pendidikan, dan pemerintahan.

Dari sisi industri keuangan, NarayaOne menjalin kerja sama dengan **Bank Syariah Indonesia (BSI)**, salah satu bank syariah terbesar nasional, yang memperkuat dimensi layanan keuangan digital dalam ekosistem perusahaan. Di bidang pendidikan teknologi, kolaborasi dengan **Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)** menjadi jembatan antara dunia industri dan pengembangan talenta digital berbasis akademik.

Pada level kebijakan dan regulasi digital nasional, NarayaOne mendapat pengakuan melalui keterkaitan dengan **Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)**, yang menunjukkan relevansi perusahaan dalam agenda transformasi digital Indonesia.

Tak kalah penting, dukungan dari **Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur** turut memperkuat legitimasi NarayaOne sebagai representasi industri digital daerah di panggung internasional. Sinergi dengan pemerintah provinsi ini sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Keberagaman mitra dari sektor swasta, akademik, pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah menjadi cerminan bahwa NarayaOne telah membangun fondasi bisnis yang kokoh dan relevan dengan kebutuhan ekosistem industri modern.

## “Your Digital Gateway to Indonesia” Jadi Identitas Strategis

Tagline “Your Digital Gateway to Indonesia” menjadi identitas utama NarayaOne dalam CommunicAsia 2026. Tagline tersebut bukan sekadar slogan pemasaran, melainkan positioning perusahaan sebagai penghubung antara pasar internasional dengan peluang ekonomi digital Indonesia.

NarayaOne menyoroti sejumlah potensi besar Indonesia, seperti:

* Populasi lebih dari 280 juta jiwa
* Pengguna internet mencapai lebih dari 221 juta
* Nilai ekonomi digital sekitar US$100 miliar
* Potensi ekonomi halal hingga US$265 miliar

Data tersebut menjadi dasar strategi NarayaOne dalam menawarkan Indonesia sebagai pasar digital yang besar dan terus berkembang.

## CommunicAsia 2026 Jadi Momentum Ekspansi Regional

CommunicAsia dikenal sebagai salah satu event teknologi dan komunikasi terbesar di Asia. Event ini menjadi tempat bertemunya perusahaan telekomunikasi, penyedia cloud, AI company, data center provider, dan berbagai pelaku transformasi digital global.

Bagi NarayaOne, keikutsertaan dalam event ini menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan internasional, membuka peluang kerja sama regional, serta memperkenalkan kemampuan teknologi dari Indonesia, khususnya Jawa Timur.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa perusahaan digital lokal kini tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik, tetapi mulai bergerak menuju pasar Asia dan global.

## NarayaOne dan Masa Depan Industri Digital Jawa Timur

Kehadiran NarayaOne di CommunicAsia 2026 memperlihatkan perubahan besar dalam lanskap industri digital Jawa Timur. Perusahaan berbasis daerah kini mampu tampil membawa identitas lokal sekaligus menawarkan solusi berstandar internasional.

Dengan pengalaman 17 tahun, lebih dari 19.300 pelanggan, lima business unit terintegrasi, serta dukungan pemerintah daerah dan mitra strategis nasional, NarayaOne memperlihatkan kesiapan untuk menjadi salah satu pemain penting dalam transformasi digital Indonesia.

Melalui CommunicAsia 2026, NarayaOne tidak hanya membawa nama perusahaan ke Singapura, tetapi juga membawa optimisme baru bahwa Jawa Timur mampu menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi digital Asia.

https://naraya.one/

https://kaptennaratel.com/

https://sparkpay.id/

https://asiatechxsg.com/communicasia/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jasa Marga Proyeksi Lebih Dari 1,5 Juta Kendaraan Keluar-Masuk Jabotabek Selama Libur Panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026

Jakarta (14/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan sebanyak 1.580.787 kendaraan akan melintas di empat Gerbang Tol Utama Jalan Tol Jasa Marga Group selama periode libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, naik sebesar 7,67% dari lalin normal. Jumlah ini merupakan proyeksi lalu lintas yang keluar maupun masuk Jabotabek selama periode H-1 hingga H+3 Kenaikan Yesus Kristus 2026, yaitu pada Rabu hingga Minggu (13-17 Mei 2026).

Dari jumlah tersebut, 789.279 kendaraan diproyeksi keluar Jabotabek, sementara 791.508 kendaraan diproyeksi masuk Jabotabek. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa total proyeksi volume lalin yang keluar Jabotabek meningkat sebesar 6,52% dari lalin normal.

“Untuk distribusi kendaraan keluar Jabotabek pada periode libur panjang ini, mayoritas masih akan menuju arah Timur melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama sebesar 45,0%, arah Barat (Merak melalui GT Cikupa) sebesar 29,9%, dan arah Selatan (Puncak melalui GT Ciawi) sebesar 25,1%,” ujar Rivan.

Mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang, Jasa Marga memastikan kesiapan layanan operasional dan petugas di seluruh ruas tol Jasa Marga Group guna menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan.

“Jasa Marga menyiagakan seluruh operasional jalan tol berjalan optimal melalui penguatan layanan lalu lintas, kesiapan petugas selama 24 jam, layanan di gerbang tol, serta percepatan preservasi preventif jalan tol guna memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi pengguna jalan,” tambah Rivan.

Selain memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), Jasa Marga juga mengoptimalkan kesiapan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area di sejumlah titik strategis. Upaya tersebut dilakukan melalui program rejuvenasi Travoy Rest dan rest area yang mencakup peningkatan kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum, optimalisasi kapasitas parkir, kesiapan tenant, hingga penguatan layanan informasi bagi pengguna jalan selama periode libur panjang berlangsung.

“Jasa Marga juga terus berkoordinasi intensif dengan Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait dalam mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas, termasuk melalui penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai diskresi Kepolisian apabila diperlukan demi menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan,” tutup Rivan.

Pada kesempatan ini, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kesiapan perjalanan sebelum memasuki jalan tol, di antaranya memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, kecukupan bahan bakar dan saldo kartu uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. Jasa Marga juga kembali mengingatkan pengguna jalan untuk mengunduh aplikasi Travoy guna memperoleh informasi terkini seputar kondisi lalu lintas, lokasi rest area, tarif tol, hingga akses CCTV real-time di berbagai ruas tol Jasa Marga Group. Selain itu, pengguna jalan diharapkan selalu disiplin dalam mematuhi ketentuan berkendara di jalan tol demi keselamatan bersama.

Informasi lalu lintas terkini dan permintaan bantuan selama berkendara di jalan tol juga bisa didapatkan melalui nomor Call Center 133 Jasa Marga, akun X @PTJASAMARGA, dan di media sosial resmi Jasa Marga Group.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES