Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Besaran cicilan yang ideal umumnya disesuaikan dengan kemampuan finansial agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Salah satu cara yang sering digunakan untuk mengukurnya adalah melalui Debt Service Ratio (DSR) atau rasio cicilan terhadap pendapatan. 

Dengan memahami debt service ratio adalah apa dan bagaimana cara menghitungnya, kamu dapat mengambil keputusan finansial yang lebih bijak sebelum mengajukan pinjaman.

Mengelola cicilan dengan baik tidak hanya membantu menjaga arus kas tetap sehat, tetapi juga mengurangi risiko keterlambatan pembayaran di masa depan.

Debt Service Ratio Adalah Apa?

Debt Service Ratio adalah rasio yang menunjukkan perbandingan antara total kewajiban cicilan bulanan dengan pendapatan bulanan. Rasio ini sering digunakan oleh lembaga keuangan sebagai salah satu pertimbangan dalam menilai kemampuan membayar calon peminjam.

Semakin besar persentase DSR, semakin besar pula porsi penghasilan yang digunakan untuk membayar cicilan. Karena itu, penting untuk menjaga agar cicilan tetap sesuai dengan kemampuan keuangan.

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Disarankan?

Tidak ada angka yang berlaku sama untuk semua orang maupun menjadi ketentuan baku. Namun, banyak perencana keuangan menyarankan agar total cicilan bulanan tidak mengambil porsi terlalu besar dari pendapatan sehingga masih tersedia dana untuk kebutuhan pokok, tabungan, dana darurat, dan tujuan keuangan lainnya.

Besaran yang sesuai dapat berbeda pada setiap orang, tergantung pada:

– Jumlah penghasilan

– Pengeluaran rutin

– Jumlah tanggungan keluarga

– Dana darurat yang dimiliki

– Tujuan keuangan jangka panjang

Karena itu, sebelum mengajukan pinjaman, lakukan evaluasi kondisi keuangan secara menyeluruh.

Rumus Debt Service Ratio

Untuk mengetahui kemampuan membayar cicilan, kamu dapat menggunakan rumus debt service ratio berikut:

Debt Service Ratio (DSR) = Total cicilan bulanan ÷ Pendapatan bulanan × 100%

Contoh Perhitungan

Misalnya:

Pendapatan bulanan: Rp8.000.000

Total cicilan bulanan: Rp2.000.000

Maka:

DSR = (Rp2.000.000 ÷ Rp8.000.000) × 100%

Hasilnya adalah 25%.

Artinya, sekitar 25% dari pendapatan bulanan digunakan untuk membayar cicilan, sedangkan sisanya masih dapat dialokasikan untuk kebutuhan hidup, tabungan, investasi, maupun pengeluaran lainnya.

Perhitungan ini hanya merupakan ilustrasi dan bukan penilaian kelayakan kredit.

Mengapa Menghitung DSR Itu Penting?

Menghitung DSR sebelum mengajukan pinjaman memberikan beberapa manfaat, antara lain:

– Membantu mengetahui kemampuan membayar cicilan

– Mengurangi risiko kesulitan keuangan

– Membantu menyusun anggaran bulanan

– Menjaga keseimbangan antara cicilan dan kebutuhan rumah tangga

– Mendukung perencanaan keuangan jangka panjang

Dengan mengetahui kondisi keuangan sejak awal, keputusan mengambil pinjaman dapat dilakukan secara lebih terencana.

Tips Agar Cicilan Tetap Sehat

Selain menghitung DSR, beberapa langkah berikut juga dapat membantu menjaga kondisi keuangan.

1. Hitung Seluruh Pengeluaran Bulanan

Pastikan seluruh kebutuhan rutin sudah diperhitungkan sebelum mengambil cicilan baru.

2. Sisihkan Dana Darurat

Dana darurat dapat membantu menghadapi kondisi yang tidak terduga tanpa mengganggu pembayaran cicilan.

3. Hindari Mengambil Banyak Pinjaman Sekaligus

Semakin banyak kewajiban cicilan, semakin besar pula beban keuangan setiap bulan.

4. Bayar Cicilan Tepat Waktu

Pembayaran sesuai jadwal membantu menghindari denda atau konsekuensi lain sesuai ketentuan yang berlaku.

5. Evaluasi Kemampuan Membayar Secara Berkala

Jika pendapatan atau pengeluaran berubah, lakukan evaluasi kembali terhadap kondisi keuangan agar tetap seimbang.

Pinjaman Online dari Bank, Apa Bedanya?

Saat mencari pembiayaan, sebagian masyarakat mencari Pinjaman Online dari Bank karena disediakan oleh bank yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelum mengajukan pinjaman, pahami terlebih dahulu informasi mengenai manfaat, suku bunga, biaya, tenor, risiko, persyaratan, serta kemampuan membayar cicilan. Menggunakan pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial dapat membantu menjaga kesehatan keuangan dalam jangka panjang.

Ajukan Neo Pinjam Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Finansial

Jika kamu membutuhkan tambahan dana untuk berbagai kebutuhan, Neo Pinjam di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan.

Neo Pinjam menyediakan fasilitas Pinjaman Online dari bank dengan proses pengajuan yang dilakukan secara digital. Neo Pinjam punya limit sampai dengan Rp100 juta dan tenor hingga 24 bulan. 

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu telah memahami manfaat, suku bunga, biaya, tenor, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Sesuaikan jumlah pinjaman dan cicilan dengan kemampuan finansial agar pengelolaan keuangan tetap sehat.

***

Fitur, limit, tenor, bunga, biaya, dan ketentuan Neo Pinjam dapat berubah sesuai kebijakan Bank Neo Commerce. 

Pinjaman merupakan komitmen finansial. Pastikan jumlah pinjaman dan tenor yang dipilih sesuai dengan kemampuan membayar agar kewajiban dapat dipenuhi tepat waktu.

Jika ingin mencoba Neo Pinjam unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Batulicin, (28/7) – Dalam memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Batulicin turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman dan pelestarian mangrove sebanyak 410 bibit mangrove yang diselenggarakan oleh PT Dua Samudera Perkasa (DSP) di kawasan KEK Port Setangga, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan” ini menjadi wujud kolaborasi perusahaan dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir, mitigasi perubahan iklim, dan keberlanjutan lingkungan.

Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Batulicin, Adhytia Rian Pratama, menyampaikan bahwa partisipasi PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada Tujuan Penanganan Perubahan Iklim dan Tujuan Menjaga Ekosistem Daratan.

“Kami mengapresiasi PT Dua Samudera Perkasa atas terselenggaranya kegiatan ini. Keterlibatan SUCOFINDO merupakan bentuk dukungan nyata terhadap konservasi pesisir dan mitigasi perubahan iklim melalui kolaborasi berbagai pihak. Kami berharap mangrove yang ditanam hari ini dapat terus dipelihara sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara dari PT Dua Samudera Perkasa, Reddy Erwanda menyampaikan bahwa peringatan Hari Mangrove Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PT Dua Samudera Perkasa dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir. Mangrove memiliki peran strategis dalam melindungi garis pantai, menjaga habitat berbagai spesies, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Kami mengapresiasi partisipasi seluruh perusahaan yang terlibat dan berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut melalui pemeliharaan dan pemantauan mangrove secara berkelanjutan,” tuturnya.

Di akhir, Adhytia Rian Pratama menuturkan bahwa sebagai perusahaan Testing, Inspection, Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus mendorong penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan maupun melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. PT SUCOFINDO (PERSERO) juga terus mendukung penerapan prinsip keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab di berbagai sektor industri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai layanan di bidang lingkungan, antara lain Sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ISO 45001, Audit Lingkungan, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Sampling, Analisis dan Monitoring Kualitas Air, Udara, dan Emisi, Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus-Menerus dan Dalam Jaringan (SPARING), serta Stasiun Pengamat Air Sungai (SPAS). Melalui berbagai layanan tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) berkomitmen mendukung upaya pelestarian lingkungan, mitigasi perubahan iklim, serta mendorong terciptanya pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Digitalisasi administrasi dengan tanda tangan elektronik membantu instansi pemerintah mempercepat proses layanan, meningkatkan keamanan dokumen, dan mengurangi risiko pemalsuan. Melalui solusi seperti ezSign, transformasi layanan publik dapat dilakukan secara bertahap tanpa mengganggu operasional yang sedang berjalan.

Proses administrasi di banyak instansi pemerintahan masih bergantung pada tanda tangan basah. Pejabat yang sedang dinas luar kota sering membuat dokumen tertahan berhari-hari. Warga yang mengurus izin pun harus menunggu lebih lama dari seharusnya. Padahal penerapan tanda tangan elektronik sebenarnya bisa mempercepat seluruh proses ini.

Penumpukan dokumen fisik juga membuka celah risiko lain yang tak kalah serius. Stempel atau surat keputusan palsu berpotensi disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab. Kasus semacam ini pernah mencuat di sejumlah daerah dan merugikan citra instansi terkait. Dampaknya bisa merembet ke turunnya kepercayaan publik terhadap layanan yang diberikan.

Semakin lama proses administrasi berjalan manual, semakin besar pula potensi risiko tersebut muncul. Warga pun cenderung menilai pelayanan publik sebagai sesuatu yang lambat dan berbelit. Kondisi ini menjadi alasan kuat bagi instansi pemerintah untuk mulai bertransformasi.

ezSign hadir sebagai platform e signature yang bisa mendukung kebutuhan administrasi pemerintahan. Layanan ini mencakup penandatanganan elektronik berjenjang, verifikasi identitas, hingga pencatatan aktivitas dokumen. Bagi instansi yang masih awam dengan teknologi ini, penjelasan berikut bisa membantu memahami penerapannya. Artikel ini juga membahas contoh kasus terkait risiko dokumen fisik di lingkup pemerintahan.

Kenapa Birokrasi Pemerintahan Perlu Beralih ke Tanda Tangan Elektronik

Disposisi dan Surat Dinas yang Lebih Cepat Disetujui

Disposisi surat sering tertahan karena pejabat penandatangan sedang tidak berada di kantor. Dengan tanda tangan elektronik, dokumen bisa langsung disetujui lewat perangkat masing-masing. Proses yang tadinya memakan waktu berhari-hari berpotensi dipangkas jadi hitungan jam. Alur kerja instansi pun menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Landasan Hukum yang Mendukung Layanan Publik Digital

Penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik sudah diatur dalam kebijakan nasional. Aturan ini mendorong instansi pemerintah mengadopsi layanan digital, termasuk tandatangan elektronik untuk dokumen resmi. Landasan hukum ini memberi kepastian bahwa dokumen digital tetap sah secara administratif. Instansi pun bisa memulai transisi ke sistem yang lebih modern dengan lebih tenang.

Studi Kasus: Risiko Pemalsuan Dokumen di Lingkup Pemerintahan

Pemalsuan surat keputusan maupun stempel dinas bukan hal yang asing di sejumlah daerah. Kasus semacam ini biasanya melibatkan pihak yang memanfaatkan celah pada dokumen fisik. Akibatnya, keabsahan dokumen jadi diragukan dan proses verifikasi ulang harus dilakukan. Hal ini menambah beban kerja bagi instansi yang seharusnya sudah selesai dengan urusan tersebut.

Dampak yang Dirasakan Instansi dan Masyarakat

Risiko semacam ini membawa dampak yang tidak sedikit. Berikut beberapa dampak yang biasa muncul:

● Proses verifikasi ulang yang memakan waktu dan tenaga tambahan

● Menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap keabsahan dokumen resmi

● Potensi kerugian hukum bagi pihak yang dirugikan langsung

Karena itu, mekanisme yang mampu menjaga keaslian dokumen jadi kebutuhan mendesak. Sertifikat elektronik yang terintegrasi dalam sistem tandatangan elektronik bisa membantu menjawab persoalan ini.

Fitur ezSign yang Relevan untuk Kebutuhan Instansi Pemerintah

Alur Persetujuan Berjenjang Sesuai Struktur Organisasi

Struktur birokrasi pemerintahan umumnya melibatkan banyak level persetujuan. Fitur Hierarchy Sign pada ezSign memungkinkan dokumen berjalan sesuai urutan pejabat yang berwenang. Setiap tahap persetujuan tercatat otomatis sehingga mudah ditelusuri kembali. Proses ini membantu instansi menjaga tata kelola dokumen tetap rapi.

Keamanan Dokumen Lewat e Meterai dan Audit Trail

Selain alur persetujuan, keamanan dokumen juga jadi perhatian penting. Berikut beberapa fitur pendukung yang tersedia:

● e Meterai dan e Stamp untuk kebutuhan legalitas dokumen resmi

● Audit Trail untuk mencatat setiap aktivitas penandatanganan

● Otentikasi berlapis melalui OTP, PIN, atau biometrik

Kombinasi fitur ini membantu menjaga keaslian setiap dokumen pemerintahan yang diterbitkan. Warga maupun pihak terkait juga bisa lebih percaya terhadap dokumen yang diproses secara digital.

Langkah Memulai Digitalisasi Dokumen bagi Instansi yang Baru Mencoba

Bagi instansi yang baru mulai, prosesnya bisa dilakukan secara bertahap. Berikut tahapan umum yang biasa dilakukan:

1. Melakukan audit terhadap alur dokumen dan pejabat penandatangan

2. Membuat akun serta menentukan peran pengguna sesuai jabatan

3. Melatih staf terkait cara penggunaan tanda tangan elektronik

4. Menjalankan uji coba pada satu bagian sebelum diterapkan menyeluruh

Pendekatan bertahap ini membantu staf beradaptasi tanpa mengganggu pelayanan yang sedang berjalan. Evaluasi rutin juga diperlukan agar alur kerja baru bisa terus disempurnakan.

ezSign, Mitra Pendukung Transformasi Layanan Publik Digital

Pada akhirnya, digitalisasi administrasi bukan sekadar soal mengikuti tren teknologi. Langkah ini penting untuk menjaga keaslian dokumen sekaligus mempercepat pelayanan bagi masyarakat. ezSign menyediakan fitur yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan instansi, mulai dari alur persetujuan berjenjang hingga keamanan berlapis. Bagi instansi yang ingin memulai transformasi ini, tim ezSign dapat membantu memberi penjelasan lebih lanjut.

FAQ Seputar Tanda Tangan Elektronik untuk Pemerintahan

1. Apakah tanda tangan elektronik sah digunakan untuk dokumen pemerintahan? Ya, penggunaannya didukung kebijakan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang berlaku.

2. Apakah ezSign bisa disesuaikan dengan struktur eselon instansi? Bisa, fitur Hierarchy Sign mendukung alur persetujuan berjenjang sesuai jabatan.

3. Bagaimana instansi baru bisa mulai menerapkan e signature ini? Instansi bisa memulai dari audit alur dokumen, lalu bertahap melatih staf terkait.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Di tengah meningkatnya kebutuhan dunia akan rantai pasok yang lebih tangguh dan kemitraan manufaktur baru, Indonesia mencatat sejarah sebagai negara pertama dari Asia Tenggara yang dipercaya menjadi Official Partner Country pada INNOPROM 2026, pameran industri terbesar di kawasan Eurasia yang berlangsung pada 6-9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia. Momentum bersejarah tersebut menandai semakin kuatnya posisi Indonesia sebagai mitra strategis industri global sekaligus membuka babak baru kerja sama manufaktur dengan Rusia dan negara-negara Eurasia. Kehadiran Indonesia sebagai negara mitra resmi ditandai dengan pembukaan Indonesia Pavilion yang menjadi pusat promosi industri manufaktur nasional selama penyelenggaraan INNOPROM 2026.

“Keikutsertaan Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkuat hubungan industri nasional dengan negara Eurasia. Kami ingin mendorong terbangunnya kemitraan yang saling menguntungkan dengan Rusia dan negara-negara Eurasia melalui peningkatan investasi, transfer teknologi, penguatan hilirisasi industri, serta perluasan akses pasar ekspor bagi produk manufaktur Indonesia. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi industri nasional yang berdaya saing, bernilai tambah, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.” Ujar Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita

Status sebagai Official Partner Country menempatkan Indonesia sebagai fokus utama penyelenggaraan INNOPROM 2026. Selama empat hari pameran, Indonesia menghadirkan rangkaian agenda strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, asosiasi bisnis, dan mitra internasional melalui forum bisnis, business matching, hingga pertemuan bilateral. Pembukaan Indonesia Pavilion langsung mendapat perhatian jajaran pimpinan Federasi Rusia. Sesaat sebelum Opening Ceremony INNOPROM 2026, Mikhail Mishustin, Perdana Menteri Federasi Rusia menjadikan Paviliun Indonesia sebagai salah satu destinasi yang dikunjungi jajaran pimpinan Federasi Rusia dalam trade fair tour INNOPROM 2026. Didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Direktur Jenderal KPAII Tri Supondy, rombongan meninjau langsung inovasi, teknologi, serta peluang investasi yang ditawarkan industri manufaktur Indonesia.

Mengusung tema Navigating Industrial Futures, Indonesia Pavilion menghadirkan pengalaman interaktif yang menampilkan transformasi industri manufaktur Indonesia menuju sektor yang modern, inovatif, dan berkelanjutan. Berdiri di atas area seluas lebih dari 1.500 meter persegi, paviliun ini menghadirkan 50 coexhibitor dari berbagai sektor strategis, mulai dari industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika, industri agro, industri kimia, farmasi, dan tekstil, industri kecil dan menengah, hingga kawasan industri. Seluruh peserta menampilkan produk, teknologi, inovasi, dan peluang investasi yang mencerminkan semakin kuatnya daya saing industri manufaktur Indonesia di pasar global.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Tri Supondy, mengatakan Indonesia Pavilion dirancang sebagai platform yang menghubungkan pelaku industri nasional dengan calon mitra strategis dari Rusia dan kawasan Eurasia.

Melalui berbagai forum bisnis, business matching, dan pertemuan industri selama INNOPROM 2026, pemerintah menargetkan lahirnya kerja sama konkret yang dapat segera ditindaklanjuti dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan industri kedua negara. Partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 mencerminkan semakin besarnya kepercayaan dunia terhadap kapasitas industri manufaktur Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik. Lebih dari sekadar keikutsertaan dalam sebuah pameran internasional, momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperluas diplomasi industri Indonesia, memperkuat integrasi ke rantai pasok global, serta membuka peluang investasi dan kolaborasi teknologi yang akan mendukung pertumbuhan industri nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026

Indonesia terus memperkuat promosi kawasan industri sebagai destinasi investasi global. Dalam ajang INNOPROM 2026 di Ekaterinburg, Rusia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menawarkan potensi kawasan industri nasional kepada pemerintah dan pelaku usaha Rusia sebagai pintu masuk pengembangan klaster industri internasional yang saling menguntungkan.

“Pengembangan kawasan industri merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat pemerataan industrialisasi sekaligus memperkuat daya saing manufaktur nasional. Kawasan industri memainkan peranan penting dalam mempercepat transformasi industri nasional, ekosistem terintegrasi yang mendukung hilirisasi, peningkatan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, hingga daya saing industri nasional di tingkat global” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sesi Business Talk – Panel Discussion Dialogue between Russian and Indonesian SEZs/Industrial Estate: Regulatory Harmonization and The Development of International Industrial Clusters di Ekaterinburg, Rusia (8/7).

Optimisme tersebut didukung oleh kinerja kawasan industri yang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, kawasan industri berhasil menarik investasi sebesar Rp6.744,58 triliun atau tumbuh 9,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menyerap sekitar 2,35 juta tenaga kerja. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin RI, Tri Supondy menegaskan bahwa harmonisasi regulasi menjadi fondasi penting untuk menciptakan iklim investasi kawasan industri yang semakin kondusif antara Indonesia dan Rusia.

“Harmonisasi regulasi antara Indonesia dan Rusia menjadi kunci untuk memastikan setiap investasi kawasan industri berjalan efisien, transparan, dan saling menguntungkan bagi kedua negara. Kami berharap dialog ini dapat menjadi landasan bagi kemitraan jangka panjang, tidak hanya dalam hal investasi, tetapi juga transfer pengetahuan dan pengembangan kapasitas kawasan industri kedua negara.” ucap Tri.

Diskusi tersebut mempertemukan perwakilan pemerintah, asosiasi kawasan industri, serta pengelola kawasan industri dari Indonesia dan Rusia guna membahas peluang kerja sama investasi, pengembangan kawasan industri, serta pembentukan kawasan industri yang saling terhubung (klaster industri internasional). Hingga triwulan II 2026, Indonesia memiliki 180 kawasan industri yang menampung hampir 12 ribu perusahaan atau tenan. Pengembangan kawasan industri dilakukan melalui empat pendekatan utama, yakni kawasan berteknologi tinggi, kawasan berbasis hilirisasi sumber daya alam, kawasan hemat air di luar Pulau Jawa, serta kawasan padat karya di Pulau Jawa guna meningkatkan efisiensi sistem logistik nasional.

Untuk memperkuat daya tarik investasi, pemerintah juga menyediakan berbagai insentif fiskal dan nonfiskal. Fasilitas tersebut meliputi kemudahan perizinan berusaha berbasis risiko, status kawasan industri sebagai Objek Vital Nasional yang memberikan kepastian keamanan investasi, pemberian Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) bagi industri tertentu, program restrukturisasi mesin dan peralatan industri, serta berbagai insentif perpajakan seperti investment allowance, tax allowance, super tax deduction untuk kegiatan riset dan pelatihan vokasi, hingga pembebasan bea masuk mesin dan bahan baku melalui skema masterlist. Selain itu, Indonesia juga menawarkan tingkat upah yang kompetitif di sejumlah wilayah industri sebagai salah satu daya tarik bagi investor manufaktur.

Sebagai contoh keberhasilan pengembangan kawasan industri, Kemenperin turut memaparkan Kendal Special Economic Zone (Kendal SEZ). Kawasan yang dikembangkan melalui kerja sama Jababeka & Co. dan Sembcorp Urban Development Singapura tersebut telah menjadi salah satu kawasan industri dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Hingga 2025, Kendal SEZ mencatatkan investasi kumulatif sebesar Rp187,05 triliun dan menyerap lebih dari 76 ribu tenaga kerja. Saat ini, Kendal SEZ telah menampung 142 badan usaha dari berbagai negara, dengan sektor fesyen, otomotif, energi terbarukan, dan elektronika sebagai sektor dominan. Tingginya tingkat okupansi kawasan mendorong pengembangan Ecosystem Hub seluas 1.200 hektar yang akan mencakup pusat riset dan inovasi, kawasan industri berkelanjutan, kawasan komersial, serta permukiman terpadu.

Pengembangan tersebut diproyeksikan mampu menyerap hingga 250 ribu tenaga kerja dengan tambahan investasi sekitar Rp370 triliun. Selain menawarkan infrastruktur industri yang lengkap, Kendal SEZ juga membuka peluang kolaborasi di bidang pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama dengan sejumlah politeknik vokasi serta pengembangan digitalisasi pengelolaan kawasan industri. Dialog mengenai harmonisasi regulasi ini melengkapi penandatanganan Nota Kesepahaman antara Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) dan Association of Clusters, Technology Parks and SEZs of Russia yang dilakukan sehari sebelumnya di Ekaterinburg. Kesepahaman tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan Indonesia dan Rusia dalam pengembangan kawasan industri, peningkatan investasi, serta pembentukan klaster industri internasional yang berdaya saing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah global. Langkah strategis ini terlihat nyata melalui partisipasi aktif Indonesia sebagai negara mitra (Partner Country) dalam pameran industri internasional INNOPROM 2026 yang berlangsung di Yekaterinburg, Rusia.

“Indonesia membawa agenda industri yang tegas, yaitu mempercepat hilirisasi mulai dari mineral kritis dan manufaktur maju, hingga energi, ketahanan pangan, dan kawasan industri,” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam sambutannya pada acara Business Forum: Russia–Indonesia Industrial Dialogue di Yekaterinburg, Rusia, Selasa (7/7/2026).

Agus juga menambahkan bahwa Indonesia sangat optimistis untuk memperdalam kemitraan teknologi dengan Rusia, serta mengintegrasikan manufaktur bernilai tambah tinggi ke dalam pasar Eurasia. Sektor manufaktur atau Industri Pengolahan (IP) terbukti masih menjadi penopang utama atau tulang punggung perekonomian nasional. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sektor IP pada Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan pertumbuhan yang positif sebesar 5,04 persen. Angka pertumbuhan ini lebih tinggi jika kita bandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang menyentuh angka 4,55 persen.

Selain itu, sektor IP memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yaitu mencapai 19,07 persen atau setara dengan Rp1.179,62 triliun. Kinerja memukau ini juga terlihat dari realisasi investasi pada Triwulan I Tahun 2026, di mana sektor IP menyumbang hingga 36,49 persen atau senilai Rp182,04 triliun. Tidak hanya dari sisi modal, sektor ini juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang sangat masif, yakni sebanyak 20,04 juta orang per Februari 2026. Sementara pada sektor perdagangan internasional, kontribusi ekspor IP pada periode Januari–Februari 2026 mendominasi hingga 83,61 persen dengan nilai penjualan mencapai Rp622,68 triliun.

Hubungan ekonomi antara Indonesia dan Rusia sendiri memperlihatkan perkembangan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Nilai total perdagangan bilateral kedua negara tumbuh sebesar 5,4 persen hingga mencapai USD 4,8 miliar pada tahun 2025.

Nilai ekspor produk Indonesia ke Rusia pun melonjak tajam sebesar 7,5 persen dengan total nilai sekitar USD 1,8 miliar pada tahun 2025. Indonesia secara rutin mengekspor komoditas unggulan seperti karet, kopi, coklat, teh, alas kaki, komponen elektronik, serta produk kimia.

Sebaliknya, Indonesia mengimpor komoditas penting dari Rusia seperti pupuk, besi, baja, sereal, kimia organik, hingga pesawat terbang. Lebih lanjut, pelaksanaan forum bisnis ini mengangkat tiga topik kunci, antara lain Joint industrial projects, Investment opportunities for industrial companies in Russia and Indonesia, dan Tools and mechanisms to support exporters. “Saya yakin forum hari ini akan membawa kedua negara, khususnya sektor industri dapat berkolaborasi secara konkret melalui inisiasi proyek-proyek kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan” tambah Menperin.

Guna memperkokoh jalinan kerja sama strategis ini, kedua negara sepakat menandatangani tujuh dokumen perjanjian atau Memorandum of Understanding (MoU) baru di bidang industri. Dokumen tersebut meliputi kerja sama antara Kementerian Perindustrian dengan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, serta lima dokumen kerjasama teknis dan komersial yang melibatkan pelaku usaha seperti Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PCM Kabel Indonesia, PT Athira Maritim Indonesia, Perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI) bersama United Industrial Corporation AK Bars dan MoU antara PT Minang Jordanindo dengan CHETRA LLC, serta nota kesepahaman antara Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia dengan the Association of Clusters dan Technology Parks, and SEZs of the Russian Federation (ACTPRF).

Kerja sama baru ini melengkapi dua MoU terdahulu yang sudah berjalan sejak Desember 2025 di bidang galangan kapal dan studi krisotil asbestos. Peran Indonesia sebagai Partner Country diharapkan dapat menjadi landasan kuat untuk membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan, baik bagi Indonesia dan Rusia maupun pada skala global, ditengah tantangan geoekonomi dan geopolitik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Pasar Rusia dan Eurasia Kian Terbuka untuk produk kelapa sawit dan turunannya

Pemerintah Indonesia memanfaatkan Forum Bisnis Indonesia–Rusia pada ajang INNOPROM 2026 di Ekaterinburg, Rusia, sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi industri melalui pengembangan bioenergi berbasis kelapa sawit. Forum bertema Palm Oil and the Future of Sustainable Energy tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan inovasi industri nasional sekaligus membuka peluang kerja sama investasi, perdagangan, dan pengembangan teknologi dengan Rusia serta negara-negara di kawasan Eurasia.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam pengembangan bioenergi berbasis kelapa sawit melalui kerja sama dengan Rusia dan negara-negara Eurasia. Melalui inovasi, hilirisasi, dan kerja sama internasional, kami ingin menjadikan industri sawit tidak hanya sebagai penggerak ekonomi nasional, tetapi juga sebagai bagian dari solusi menuju ketahanan energi dan pembangunan industri yang berkelanjutan,” ujar Menteri Perindustrian

Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Rusia (8/7). Partisipasi Indonesia dalam forum tersebut mencerminkan komitmen pemerintah untuk

memperluas akses pasar industri nasional melalui kolaborasi internasional. Di tengah meningkatnya kebutuhan dunia terhadap energi yang lebih bersih, Indonesia menawarkan pengalaman dan kapasitas industrinya dalam mengembangkan bioenergi berbasis kelapa sawit sebagai peluang kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Forum yang dihadiri lebih dari 100 pemimpin industri, pejabat pemerintah, pelaku usaha, dan pengunjung INNOPROM 2026 itu menjadi ruang dialog antara pelaku industri Indonesia dan Rusia untuk bertukar pengalaman, membangun jejaring bisnis, serta menjajaki peluang investasi dan pengembangan teknologi di sektor bioenergi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian RI, Tri Supondy, mengatakan forum tersebut menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan bahwa transformasi industri sawit Indonesia telah berkembang jauh melampaui perannya sebagai komoditas ekspor. “Forum ini sangat bagus dan merupakan kesempatan berharga untuk menyampaikan bahwa Indonesia bukan cuma menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, tapi juga terus berinovasi melalui produk unggulan industri nasional,” ujar Tri di Ekaterinburg Expo, Rusia.

Sebagai produsen kelapa sawit terbesar di dunia, Indonesia memanfaatkan forum tersebut untuk memperlihatkan kesiapan industrinya dalam mendukung transisi energi global. Salah satu langkah yang dipaparkan adalah penerapan mandatori biodiesel B50 yang mulai berlaku pada Juli 2026. Program ini mewajibkan penggunaan bahan bakar diesel yang mengandung 50 persen biodiesel berbahan baku minyak sawit, sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor, memperkuat ketahanan energi nasional, serta menekan emisi karbon. Indonesia juga memperkenalkan berbagai kebijakan yang mendukung keberlanjutan industri sawit, mulai dari program peremajaan kebun rakyat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan teknologi di industri biodiesel dan produk turunannya melalui Indonesia Plantation Fund (IPF). Selain itu, penerapan sistem sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) terus diperkuat agar produksi kelapa sawit Indonesia memenuhi standar keberlanjutan global dan semakin kompetitif di pasar internasional.

Direktur Urusan Hukum dan Kerja Sama Kelembagaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Pangihutan Siagian, mengatakan keberhasilan program biodiesel nasional menunjukkan bahwa pengembangan industri sawit dapat berjalan seiring dengan agenda transisi energi dan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, dukungan BPDPKS juga mencakup program peremajaan kebun rakyat, pengembangan sumber daya manusia, riset dan inovasi, serta pembangunan sarana dan prasarana perkebunan untuk memperkuat daya saing industri sawit Indonesia dari hulu hingga hilir.

Selain mempromosikan inovasi bioenergi, forum tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas kerja sama ekonomi Indonesia dengan Rusia. Salah satu peluang yang mengemuka adalah penguatan hubungan perdagangan melalui penyelesaian perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Dengan posisi Rusia sebagai salah satu mitra utama di kawasan tersebut, kolaborasi di sektor bioenergi diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama industri, investasi, transfer teknologi, dan perluasan akses pasar bagi produk manufaktur Indonesia.

Melalui Forum Bisnis Indonesia–Rusia di INNOPROM 2026, Indonesia menegaskan bahwa inovasi bioenergi berbasis kelapa sawit bukan hanya menjadi bagian dari strategi transisi energi nasional, tetapi juga instrumen diplomasi industri untuk membangun kemitraan yang lebih erat dengan Rusia. Dengan memadukan kekuatan inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi internasional, Indonesia berharap dapat menciptakan peluang baru bagi pertumbuhan industri sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis di kawasan Eurasia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,33% Flat per Tahun

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan kebutuhan akan kendaraan yang semakin beragam, skema pembiayaan yang ringan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan pembelian mobil. Selain besaran cicilan, masyarakat kini juga semakin memperhatikan fleksibilitas tenor serta kemudahan proses pengajuan agar kepemilikan kendaraan dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan mobil baru dengan bunga mulai 3,33% flat per tahun dan tenor hingga lima tahun. Program ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan untuk memperluas akses pembiayaan kendaraan yang kompetitif sekaligus mendukung masyarakat dalam mewujudkan kepemilikan kendaraan secara lebih terencana.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi masih menunjukkan prospek yang positif seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas di berbagai daerah. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi industri pembiayaan untuk terus menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar.

“Mobil saat ini bukan hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga mendukung produktivitas, aktivitas usaha, hingga kebutuhan keluarga. Karena itu, kami terus menghadirkan solusi pembiayaan yang kompetitif agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam mewujudkan kepemilikan kendaraan sesuai kemampuan finansialnya,” ujar Dhani.

BRI Finance dalam hal ini tidak hanya berupaya menghadirkan program dengan suku bunga yang kompetitif, tetapi juga terus memperkuat kualitas layanan dan memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BRI Finance untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Ke depan, BRI Finance akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui pengembangan produk, inovasi layanan, serta sinergi dengan ekosistem BRI Group guna memperluas jangkauan pembiayaan di berbagai segmen pasar. Perseroan optimistis strategi tersebut akan mendorong pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas sekaligus memperkuat kontribusi BRI Finance dalam mendukung perkembangan industri pembiayaan dan sektor otomotif nasional.

Press Relase ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Panduan Mandi Bayi Anti-Rewel di Cuaca Panas (Plus Checklist Singkat)

Di cuaca panas, waktu mandi bisa menjadi momen menyenangkan atau justru penuh Drama — terutama saat keramas。 Kabar baiknya,sebagian besar 戏剧 bisa dikurangi dengan langkah yang sederhana。

Langkah 1 — Atur suhu 空气。古纳坎空气 suam-suam kuku,布坎空气帕纳斯。 Air yang terlalu panas membuat kulit bayi cepat kering。

Langkah 2 — Pilih produk yang tepat。 Untuk bayi yang aktif、produk 2-in-1 yang 无泪 memudahkan orang tua:satu tangan tetap bisa menyangga bayi、dan satu produk cukup untuk rambut serta tubuh。 Contohnya CoveBaby 氨基二合一沐浴露和洗发水,阳无泪,ber-pH 5.5,dan bebas SLS/SLES,酒精,serta paraben。

CoveBaby Amino 2合1沐浴洗发水PDP” />

Langkah 3 — Busakan dengan lembut。 Tuang sedikit 产品、busakan di tangan、lalu usapkan perlahan。 Hindari menggosok terlalu keras, terutama di area lipatan。

Langkah 4 — Jaga durasi。 Mandi cukup 5-10 menit。 Terlalu lama berendam justru bisa membuat kulit kering。

Langkah 5 — Keringkan 和 lembapkan。 Keringkan dengan menepuk lembut (bukan menggosok)、lalu segera oleskan pelembap saat kulit masih sedikit lembap。

清单 singkat sebelum mandi:

• Air suam-suam kuku sudah siap

• Produk 无泪 dan ber-pH seimbang

• Handuk lembut di dekat jangkauan

• Pelembap siap dipakai setelah mandi

• Ruangan tidak terlalu dingin agar bayi tidak kaget

Kenapa pendekatan 2 合 1 terasa membantu di iklim tropis?卡琳娜巴伊 Cenderung lebih Sering Mandi、Satu Produk yang lembut membuat rutinitas lebih praktis dan mengurangi risiko mata perih sehingga bayi lebih tenang。

使用本产品时,请注意以下事项:请注意,请注意以下事项: CoveBaby Amino 2 合 1 — 已通过 ISO 22716 认证(食品安全认证) oleh SGS — Shopee 和 Tokopedia 官方商店 CoveBaby 的详细信息。

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

5 Mitos tentang Sabun Mandi Bayi yang Masih Sering Dipercaya

请注意,请注意以下事项:贝里库特·利马·扬·帕林·塞林·迪特梅。

Mitos 1:“Kalau berbusa banyak,berarti lebih bersih。”

事实:Busa yang melimpah sering berasal dari deterjen keras seperti SLS/SLES。 Banyaknyabusatidakmenentukandayabersih; yang lebih penting adalah kelembutan Formulanya。

Mitos 2:“Sabun dewasa boleh dipakai asal sedikit。”

事实:Sabun dewasa umumnya lebih basa dan dirancang untuk kulit yang lebih tebal。 pH 值 阳 性 tidak sesuai tetap bisa mengganggu 皮肤屏障 bayi walaupun dipakai sedikit。

Mitos 3:“Sabun bayi tidak perlu dilihat kandungannya”。

事实:Justru sebaliknya。 Membalik kemasan dan membaca daftar“bebas dari”(SLS/SLES、酒精、对羟基苯甲酸酯) adalah cara paling praktis menilai apakah sabun cukup lembut。

Mitos 4:“Kalau kulit bayi merah setelah mandi,berarti sabunnya bekerja。”

事实:Kemerahan justru bisa menjadi tanda kulit teriritasi。请注意以下事项。

Mitos 5:“Semua yang berlabel ‘bayi’ Pasti aman。”

事实:标签是saja tidak cukup。 Pastikan 产品 BPOM 和理想值,pH 值 5.5。

Lalu,产品是什么? CoveBaby 氨基二合一沐浴露和洗发水、misalnya、diformulasikan berbasis asamamino dengan pH 5.5、bersifat 无泪、serta bebas SLS/SLES、酒精、对羟基苯甲酸酯。 Kandungan 芦荟、泛醇、洋甘菊和洋甘菊混合在一起 — pas untuk kulit bayi yang mudah bereaksi karena panas dan keringat。

CoveBaby Amino 2-1 Bath & Shampoo PDP” />

Perlu diingat、sabun bayi berfungsi Membersihkan dan merawat、bukan mengobati。 Bila kemerahan atau gatal menetap dan meluas, sebaiknya periksakan ke dokter.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES