Midweek Reversal: Membaca Potensi Pembalikan Arah Tren di Pertengahan Pekan

Dinamika pergerakan pasar keuangan internasional pada pertengahan pekan sering kali memperlihatkan pergeseran momentum yang sangat menarik untuk dicermati. Setelah pasar bergerak dalam satu arah yang dominan pada hari Senin dan Selasa, hari Rabu kerap menjadi titik jenuh di mana para pelaku pasar besar mulai melakukan aksi ambil untung (profit taking). Fenomena teknikal yang dikenal sebagai Midweek Reversal ini sering kali memicu perubahan arah tren secara mendadak, menciptakan peluang transaksi yang sangat berharga bagi trader yang jeli membaca sinyal pembalikan harga.

Untuk mengidentifikasi apakah pelemahan atau penguatan yang terjadi di pertengahan pekan merupakan pembalikan tren yang sah atau sekadar koreksi sementara, ketajaman dalam melakukan analisis emas dan mata uang utama sangatlah dibutuhkan. Trader profesional umumnya memperhatikan pola-pola konfirmasi pada grafik harian, seperti terbentuknya pola lilin pinbar atau engulfing di dekat area resistansi atau dukungan kuat. Ketika indikator osilator juga menunjukkan kondisi jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold), risiko terjadinya pembalikan pergerakan harga menjadi sangat tinggi, menandakan bahwa arah dominan awal pekan mulai kehabisan tenaga.

Memanfaatkan momen pembalikan arah di pertengahan pekan memberikan fleksibilitas taktis yang tinggi bagi mereka yang aktif menjalankan aktivitas trading online. Keunggulan utama bertransaksi di dalam ekosistem pasar berjangka adalah adanya fasilitas perdagangan dua arah yang memungkinkan Anda untuk langsung mengambil posisi jual (short) saat harga di puncak tren mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Dengan mengombinasikan konfirmasi teknikal yang presisi dan pembatasan risiko yang ketat, Anda dapat mengeksekusi peluang pembalikan arah ini secara terukur tanpa harus terjebak oleh lonjakan harga yang spekulatif.

Mengeksekusi strategi pembalikan arah di pertengahan pekan membutuhkan dukungan dari mitra broker yang memiliki komitmen tinggi terhadap transparansi dan kecepatan teknologi. KVB Futures hadir sebagai Broker Trading Futures yang andal dan terpercaya untuk menyediakan ekosistem transaksi dengan standar eksekusi yang presisi tanpa penundaan di segala kondisi pasar global. Untuk segera mengamankan posisi taktis Anda dan mulai menguasai peluang finansial internasional hari ini, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Register KVB Futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Danantara Indonesia Tinjau Transformasi Layanan Jasa Marga, Perkuat Pengalaman Perjalanan melalui Travoy Rest dan Jasamarga Tollroad Command Center

Jakarta (22/07), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria meninjau Travoy Rest KM 88A dan Travoy Rest KM 88B Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Jawa Barat, pada Selasa (21/07). Tinjauan kemudian dilanjutkan ke Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, untuk melihat secara langsung implementasi transformasi digital yang dikembangkan oleh Jasa Marga.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut jajaran Direksi Jasa Marga yaitu Wakil Direktur Utama Andry Tanudjaja, Direktur Pengembangan Usaha Ari Respati, Direktur Bisnis Reza Febriano, Direktur Operasi Fitri Wiyanti, Direktur Layanan Yaya Ruhiya serta Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Trias Andriyanto dan jajaran Group Head dan Direksi Anak Perusahaan Jasa Marga Group.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan sejumlah langkah transformasi yang telah dilakukan perusahaan, mulai dari rejuvenasi rest area hingga penguatan fungsi JMTC sebagai pusat kendali operasional berbasis teknologi. Pengembangan Travoy Rest menjadi bagian dari strategi Jasa Marga dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan melalui konsep destination hub area, sehingga rest area tidak lagi sekedar menjadi tempat beristirahat, melainkan destinasi yang menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan dan menyenangkan.

Sejumlah transformasi layanan Travoy Rest KM 88A dan B Jalan Tol Cipularang terlihat dari rejuvenasi dan penambahan jumlah toilet, penyediaan fasilitas yang semakin lengkap dan berkualitas, ruang terbuka yang ramah lingkungan, penambahan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga penguatan peran UMKM lokal. Upaya peningkatan pelayanan ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pengguna jalan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Transformasi pada Travoy Rest KM 88A Jalan Tol Cipularang dimulai dengan membenahi fasilitas esensial rest area sebagai prioritas utama. Travoy Rest ini ini kami siapkan menjadi showcase untuk pengembangan rest area ke depannya yang fokus pada peningkatan pelayanan pengguna jalan melalui perluasan kawasan, rejuvenasi toilet agar lebih nyaman sekaligus relokasi toilet untuk mempermudah akses, penambahan ruang terbuka hijau, serta optimalisasi alur kendaraan dan kapasitas parkir. Harapannya, Travoy Rest KM 88A dapat menjadi rest area percontohan yang mampu mengakomodasi kebutuhan pengguna jalan secara lebih optimal,” ujar Rivan.

Pada Travoy Rest KM 88B Jalan Tol Cipularang, transformasi berfokus pada peningkatkan peran dan kualitas UMKM lokal. Berbagai produk khas Nusantara dihadirkan untuk memberikan pengalaman kuliner yang lebih beragam kepada pengguna jalan. Selain itu Jasa Marga menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang mencakup pemilahan sejak sumber, pengumpulan, pemrosesan, hingga pemanfaatan kembali hasil olahan sampah menjadi pupuk organik. Seluruh proses tersebut dikembangkan melalui konsep showcase waste management di rest area sebagai percontohan pengelolaan lingkungan yang mendukung implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dalam transformasi layanan digital, Jasa Marga terus mengoptimalkan JMTC sebagai The Eye of Toll Road. Pusat kendali operasional terintegrasi ini memantau seluruh jaringan jalan tol Jasa Marga selama 24 jam secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan responsif terhadap dinamika lalu lintas. Didukung lebih dari 3.500 CCTV, Traffic Counting System, Variable Message Sign (VMS), Speed Camera, Weigh in Motion (WIM), radar lalu lintas, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta analisis big data, JMTC mampu memantau pergerakan sekitar 3,5 juta kendaraan setiap hari sekaligus mempercepat koordinasi penanganan kondisi darurat, rekayasa lalu lintas, dan penyampaian informasi secara akurat kepada pengguna jalan.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria Dony menyampaikan pesan utama Presiden Republik Indonesia adalah untuk memastikan pelayanan BUMN kepada masyarakat terus meningkat. Pemanfaatan teknologi perlu terus dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui pemantauan seluruh ruas jalan tol secara menyeluruh dan percepatan respons terhadap setiap kejadian.

“Teknologi juga harus mampu menyediakan informasi perjalanan yang akurat agar masyarakat dapat mengetahui kondisi lalu lintas dan memperkirakan waktu tempuh perjalanan. Dalam perjalanan tersebut, peningkatan kualitas rest area penting sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari layanan jalan tol karena pengguna jalan berhak memperoleh layanan yang baik dan fasilitas istirahat yang aman dan nyaman,” ujar Dony.

Menurut Dony, transofrmasi Jasa Marga sejalan dengan arah Danantara Indonesia dalam mendorong value creation yang berlandaskan service excellence. Dony mengapresiasi peningkatan pelayanan Jasa Marga yang tidak hanya berorientasi pada aspek operasional jalan tol, tetapi juga memberikan kemudahan, kenyamanan, dan nilai tambah bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Direksi dan juga karyawan Jasa Marga. Selama satu tahun kita melihat transformasi yang luar biasa dari Jasa Marga berjalan dengan cukup baik. Pada prinsipnya, Pemerintah ingin meningkatkan kualitas layanan kepada publik, sehingga masyarakat dapat menikmati dan merasakan layanan jalan tol meningkat dengan cukup signifikan. Tetap semangat dalam menjalankan tugas untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujar Dony.

Sebagai market leader pengelola jalan tol di Indonesia, Jasa Marga terus memperkuat transformasi layanan melalui inovasi, digitalisasi, dan penerapan prinsip keberlanjutan untuk menghadirkan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui komitmen tersebut, Jasa Marga memastikan setiap perjalanan pengguna jalan menjadi penuh arti dengan menghadirkan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan, sekaligus mendukung terwujudnya infrastruktur nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Perkuat Kesiapsiagaan Krisis MelaluiTraining of Trainer Business Continuity Management (BCM)

Sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga keberlangsungan operasional dan stabilitas bisnis, BRI Region 6 menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Training of Trainer (TOT) Business Continuity Management (BCM). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan ORD Group dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi berbagai potensi risiko dan kondisi krisis.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pekerja BRI Region 6 serta Bapak Fandi Imawan selaku Regional Business Support Head BRI Region 6. Dalam arahannya, Bapak Fandi Imawan menegaskan bahwa aspek Business Continuity Management (BCM) memiliki peran yang sangat penting dan krusial dalam menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan di tengah berbagai tantangan dan potensi gangguan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Menurutnya, penerapan BCM yang efektif tidak hanya bertujuan untuk memastikan operasional bisnis tetap berjalan pada saat terjadi kondisi darurat, tetapi juga menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga stabilitas perusahaan serta mempertahankan kepercayaan nasabah terhadap layanan BRI. Oleh karena itu, setiap pekerja perlu memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung implementasi BCM secara menyeluruh.

Dalam sesi sosialisasi dan pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep dasar BCM, identifikasi risiko, strategi mitigasi, prosedur tanggap darurat, hingga langkah-langkah pemulihan operasional pascakejadian. Narasumber dari ORD Group dan BPBD DKI Jakarta juga membagikan pengalaman, praktik terbaik, serta simulasi penanganan berbagai skenario krisis yang berpotensi mengganggu aktivitas bisnis.

Melalui kegiatan ini, BRI Region 6 terus memperkuat budaya kesiapsiagaan dan manajemen risiko di lingkungan kerja. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai Business Continuity Management, diharapkan seluruh insan BRI mampu merespons berbagai situasi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi sehingga keberlangsungan layanan kepada nasabah tetap terjaga.

Penyelenggaraan Sosialisasi dan TOT BCM ini menjadi wujud nyata komitmen BRI Region 6 dalam membangun organisasi yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan, sekaligus menjaga kepercayaan nasabah melalui layanan yang andal dan berkesinambungan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Kebersamaan dan Kebugaran, Pekerja BRI Region 6 Gelar Olahraga Basket Bersama

Sebagai bagian dari implementasi budaya Work Life Balance, para pekerja BRI Region 6 melaksanakan kegiatan olahraga basket bersama yang diselenggarakan setelah jam kerja. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kesehatan fisik, sekaligus mempererat hubungan antarpekerja di lingkungan BRI Region 6.

Kegiatan basket bersama diikuti dengan antusias oleh para pekerja dari berbagai unit dan fungsi kerja. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat sepanjang pertandingan, di mana para peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga membangun komunikasi dan interaksi yang lebih erat di luar aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Selain bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memupuk rasa kebersamaan, solidaritas, serta kerja sama antarpekerja. Melalui olahraga tim seperti basket, para peserta diajak untuk mengembangkan kekompakan, saling mendukung, dan membangun semangat kolaborasi yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja.

Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan komitmen BRI dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan harmonis. Dengan menjaga kesehatan fisik dan memperkuat hubungan antarpekerja, diharapkan setiap insan BRI dapat bekerja dengan lebih optimal serta mampu menghadapi berbagai tantangan bisnis dengan semangat yang positif.

Melalui kegiatan olahraga basket bersama ini, BRI Region 6 menunjukkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditunjang oleh pencapaian kinerja, tetapi juga oleh kualitas hubungan antarpekerja serta perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan sumber daya manusia. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat, solid, dan penuh semangat kebersamaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mesin Digital CS di BRI BO Veteran Permudah Layanan Nasabah, Lebih Cepat, Mudah, dan Praktis

BRI terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu inovasi yang telah diimplementasikan adalah penggunaan Mesin Digital Customer Service (Digital CS) yang memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengakses berbagai layanan perbankan secara lebih cepat, mudah, dan praktis.

Salah satu unit kerja yang telah mengoperasikan layanan tersebut adalah BRI Branch Office (BO) Veteran. Kehadiran Mesin Digital CS menjadi solusi bagi nasabah yang membutuhkan layanan administrasi perbankan tanpa harus menunggu antrean panjang di meja Customer Service.

Melalui Mesin Digital CS, nasabah dapat melakukan berbagai kebutuhan layanan secara mandiri, seperti pembukaan rekening, penggantian kartu, pembaruan data nasabah, aktivasi layanan perbankan, dan berbagai layanan lainnya. Proses yang sebelumnya memerlukan waktu tunggu kini dapat dilakukan dengan lebih efisien melalui sistem digital yang terintegrasi.

Penggunaan Mesin Digital CS tidak hanya memberikan kenyamanan bagi nasabah, tetapi juga membantu meningkatkan efektivitas operasional kantor layanan. Dengan berkurangnya antrean di Customer Service, petugas dapat lebih fokus menangani kebutuhan nasabah yang memerlukan penanganan khusus, sehingga kualitas layanan secara keseluruhan semakin optimal.

Sejak diterapkan di BO Veteran, Mesin Digital CS mendapatkan respons positif dari nasabah. Kemudahan akses, proses yang cepat, serta tampilan layanan yang ramah pengguna menjadikan fasilitas ini sebagai salah satu bentuk transformasi digital BRI dalam menghadirkan pengalaman perbankan yang modern dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui inovasi layanan digital ini, BRI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan, sejalan dengan transformasi perusahaan menuju layanan perbankan yang semakin digital dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI KCP Pangeran Jayakarta Gelar Sosialisasi Junio Smart di SMA 1 Cawang Baru

Dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar, BRI KCP Pangeran Jayakarta menggelar kegiatan sosialisasi produk tabungan BRI Junio Smart di SMA 1 Cawang Baru. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Zonadonni selaku Relationship Manager Funding Transaction (RMFT) dan Luthfi Navy Aditya yang sehari-hari bertugas sebagai Universal Banker (UB) di BRI KCP Pangeran Jayakarta.

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA 1 Cawang Baru, para guru, serta orang tua siswa yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan bersama dalam membangun kesadaran pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia dini.

Pada kesempatan tersebut, Zonadoni dan Luthfi Navy Aditya menyampaikan berbagai informasi mengenai produk BRI Junio Smart, mulai dari manfaat, fitur, kemudahan transaksi, hingga pentingnya menumbuhkan budaya menabung bagi generasi muda. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai keamanan transaksi perbankan serta berbagai layanan digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan finansial pelajar.

Selain sesi pemaparan produk, kegiatan juga diisi dengan layanan pembukaan rekening BRI Junio Smart bagi siswa yang berminat. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat orang tua dan siswa untuk mendapatkan informasi lebih lanjut serta memanfaatkan kesempatan pembukaan rekening secara langsung di lokasi kegiatan.

Melalui kegiatan ini, BRI KCP Pangeran Jayakarta berharap dapat memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar sekaligus mendorong terciptanya kebiasaan menabung sejak dini. Sosialisasi BRI Junio Smart menjadi salah satu bentuk komitmen BRI dalam mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat dan mempersiapkan generasi muda yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saatnya Berhenti Membeli Pakaian yang Hanya “Oke” di Awal

Dunia fashion lokal memang sedang ramai-ramainya. Brand baru bermunculan setiap minggu, namun banyak yang terjebak pada formula yang sama: mengejar tren musiman dan logo yang mencolok. Di tengah keriuhan itu, konsumen mulai sadar bahwa mereka sudah lelah dengan pakaian yang “gugur” sebelum waktunya.

Ada pergeseran perilaku yang menarik di sini. Pembeli sekarang jauh lebih kritis. Mereka tidak lagi beli kaos yang cuma terlihat bagus di foto, tapi yang bisa awet setelah puluhan kali dicuci. Mereka mencari kenyamanan jangka panjang, bukan gaya instan.

Commongoods melihat fenomena ini bukan sebagai pasar, melainkan sebuah tanggung jawab.

Melawan Budaya Fast Fashion dengan Kualitas

Tantangan utama yang dihadapi banyak orang saat ini adalah konsistensi. Seringkali, kita membeli kaos dengan harapan tinggi, tapi tiga kali masuk mesin cuci, kerahnya sudah melar atau warnanya memudar. Ini bukan masalah baju, tapi masalah harga diri pemakainya.

Commongoods menolak narasi “yang penting murah dan laku”.

Fokus brand ini sejak awal adalah durabilitas. Ini adalah resistensi halus terhadap budaya fast fashion yang memprioritaskan kuantitas di atas kualitas. Bagi mereka, pakaian basic yang baik bukanlah yang paling mencolok, melainkan yang paling bisa diandalkan setiap hari.

Minimalis Bukan Berarti Tanpa Karakter

Ada kesalahpahaman umum bahwa desain minimalis itu membosankan. Padahal, justru di sinilah letak tantangan sesungguhnya. Membuat pakaian dengan siluet bersih yang tetap terlihat modern dan proporsional saat dipakai, tanpa terlihat kedodoran atau kaku, memerlukan presisi yang tinggi.

Koleksi kaos oversize dari Commongoods adalah contoh nyata. Potongannya dirancang untuk beradaptasi dengan berbagai bentuk tubuh, memberikan kesan urban yang effortless. Ini bukan hanya tentang kaos, tapi juga instrumen kepercayaan diri. Saat jahitan tepi rapi dan pemilihan kain yang pas untuk cuaca tropis bersatu, di situlah fungsi dan estetika bertemu.

Investasi pada Citra Diri

Dalam ekosistem digital di mana penampilan seringkali menjadi kesan pertama, memilih pakaian basic yang berkualitas adalah investasi untuk personal branding. Kita tidak selalu butuh pakaian yang ramai untuk tampil prima. Justru, kemampuan memadupadankan busana minimalis yang berkualitas menunjukkan selera yang lebih matang.

Kehadiran Commongoods di industri lokal memberikan sinyal penting: bahwa produsen lokal sudah saatnya menetapkan standar yang lebih tinggi. Bukan lagi soal siapa yang bisa menjual paling murah, tapi siapa yang bisa memberikan nilai jangka panjang bagi penggunanya.

Tentang Commongoods

Commongoods adalah ruang bagi mereka yang percaya bahwa pakaian tidak hanya pelapis tubuh. Dengan pendekatan yang mengutamakan fungsi, ketahanan kain, dan desain yang timeless, brand ini berkomitmen menjadi solusi busana harian bagi masyarakat urban Indonesia yang tidak ingin berkompromi dengan kualitas.

Untuk melihat bagaimana mereka membingkai kembali standar pakaian basic, Anda bisa beli kaos oversize di official website Commongoods commongoods.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar Operational Enhancement Project untuk Tingkatkan Kompetensi Manager Operasional & Layanan

BRI Region 6 menyelenggarakan program Operational Enhancement Project (OEP) bagi para Manager Operasional & Layanan (MOL) dari berbagai unit kerja di wilayah Region 6. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kapabilitas sumber daya manusia serta meningkatkan kualitas pengelolaan operasional dan layanan di seluruh jaringan kerja BRI.

Pelaksanaan pendidikan OEP dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengelolaan operasional perbankan, penerapan manajemen risiko, penguatan kepatuhan, serta strategi peningkatan kualitas layanan kepada nasabah. Melalui program ini, para Manager Operasional & Layanan diharapkan mampu mengidentifikasi peluang perbaikan proses kerja, meningkatkan efektivitas operasional, dan mendorong terciptanya budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan prima.

Selain mendapatkan materi dari para instruktur dan praktisi berpengalaman, peserta juga terlibat dalam berbagai diskusi, studi kasus, serta penyusunan proyek peningkatan operasional yang dapat diimplementasikan di unit kerja masing-masing. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkan solusi yang berdampak nyata terhadap peningkatan kinerja operasional.

Melalui penyelenggaraan Operational Enhancement Project ini, BRI Region 6 menegaskan komitmennya dalam menciptakan insan BRI yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan bisnis yang terus berkembang. Diharapkan hasil dari program ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta pencapaian target bisnis perusahaan secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS – International Undergraduate Program Computer Science yang Dicari Industri

Kenapa Computer Science di International Undergraduate Program Makin Populer 

Apa kamu bercita-cita berkarier di bidang teknologi dan bekerja di perusahaan internasional yang mendunia? Kini, impian tersebut bisa terwujud! Dengan memilih international undergraduate program yang tepat, kamu bisa mengembangkan kemampuan ilmu komputer sekaligus memperoleh pengalaman belajar berstandar kelas dunia.  

Salah satu pilihannya adalah Computer Science di BINUS International yang menawarkan kurikulum global, keterampilan teknologi terkini, dan berbagai peluang untuk mempersiapkan karier di industri teknologi dunia. Penasaran apa saja keunggulannya? Simak artikel berikut, yuk! 

1. Mengasah mindset inovator global 

Computer Science di BINUS International tidak hanya mengajarkan kemampuan pemrograman, lho. Justru, kamu akan belajar menjadi inovator yang mampu menciptakan solusi teknologi untuk menjawab berbagai tantangan global.  

Melalui kurikulum berstandar internasional, pembelajaran berbasis proyek, collaborative work, peer-to-peer learning, serta exposure terhadap teknologi terkini seperti Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, Internet of Things (IoT), dan Cyber Security, mahasiswa didorong untuk berpikir kreatif, adaptif, dan inovatif.  

Selain itu, kesempatan mengikuti program internasional, magang profesional, riset, hingga venture creation membantu mahasiswa mengembangkan perspektif global sekaligus kemampuan untuk menjadi analyst, problem solver, maupun concept innovator yang dibutuhkan industri masa depan. 

2. Kurikulum yang relevan dengan industri saat ini 

Kurikulum Computer Science BINUS International dirancang agar selalu selaras dengan perkembangan industri teknologi global. Mahasiswa tidak hanya mempelajari dasar-dasar ilmu komputer, tapi juga berbagai bidang yang saat ini banyak dibutuhkan perusahaan, seperti Artificial Intelligence, Software Engineering, Distributed Systems, Computational Biology, hingga Research Methodology in Computer Science.  

Kurikulum ini juga dipadukan dengan program internship dan pembelajaran di universitas mitra internasional sehingga mahasiswa memperoleh kombinasi antara pemahaman akademik yang kuat dan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern. 

3. Banyak peminatan dengan dual degree 

Salah satu keunggulan Computer Science BINUS International adalah banyaknya pilihan peminatan yang dapat dipadukan dengan program dual degree. Mahasiswa dapat memilih berbagai bidang spesialisasi seperti Artificial Intelligence, Machine Learning, Data Science, Cyber Security, Software Engineering, Business Analytics, Cloud Computing, Blockchain Technologies, hingga Game and Mobile Development. 

Lebih kerennya lagi, semua peminatan tersebut bekerja sama dengan universitas ternama di luar negeri seperti La Trobe University, RMIT University, University of Wollongong, University of Nottingham, dan Edinburgh Napier University. Pilihan yang beragam ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan keahlian sesuai minat sekaligus memperoleh gelar internasional yang meningkatkan daya saing di pasar kerja global. 

4. Prospek karier yang beragam 

Lulusan Computer Science BINUS International memiliki peluang karier yang sangat luas karena dibekali kemampuan teknis, analitis, dan inovatif yang dibutuhkan berbagai industri. Mereka dapat berkarier sebagai Software Engineer, Application Developer, Data Scientist, AI dan Machine Learning Specialist, Cyber Security Analyst, IT Infrastructure Specialist, Business Intelligence Analyst, hingga Computer Systems Analyst.  

Selain itu, lulusan juga memiliki peluang untuk terjun ke bidang penelitian, kewirausahaan teknologi, maupun pengembangan solusi digital baru. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tenaga teknologi di berbagai sektor, profesi-profesi tersebut diprediksi akan terus menjadi salah satu pekerjaan paling dicari di masa depan. 

5. Banyak kesempatan menerapkan ilmu dalam praktik 

Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa Computer Science BINUS International juga mendapatkan banyak kesempatan untuk menerapkan ilmu secara langsung melalui berbagai aktivitas praktis.  

Mulai dari kompetisi teknologi, pengembangan proyek berbasis industri, program pengabdian masyarakat, penelitian bersama dosen, hingga kegiatan magang profesional, seluruh pengalaman tersebut membantu mahasiswa mengasah kemampuan teknis sekaligus soft skills yang dibutuhkan di dunia kerja. Dengan pengalaman praktik yang kuat, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan industri teknologi yang terus berkembang. 

Computer Science di BINUS International menawarkan lebih dari sekadar kemampuan coding. Melalui kurikulum berstandar internasional, berbagai pilihan peminatan, jalur dual degree, serta pengalaman belajar yang selaras dengan kebutuhan industri, international undergraduate program ini dirancang untuk membentuk lulusan yang siap menjadi inovator dan pemimpin teknologi di masa depan.  

Ditambah dengan banyaknya kesempatan untuk mengembangkan proyek, melakukan riset, hingga mengikuti program magang profesional, mahasiswa dapat membangun kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi global. 

Kalau kamu ingin mengembangkan karier di bidang teknologi dengan wawasan internasional dan peluang kerja yang luas, pertimbangkanlah program studi Computer Science BINUS International. Cari tahu informasi lengkap mengenai program ini di halaman Computer Science BINUS International!  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Lintasarta Dorong Digital Sovereignty bagi BPD di Seluruh Indonesia untuk Memperkuat Ekonomi Nasional

Lintasarta berkomitmen mempercepat transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia melalui penguatan fondasi digital yang berdaulat. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Lintasarta akan menyelenggarakan BPD Summit 2026 yang mempertemukan BPD dari seluruh Indonesia pada 5–7 Agustus 2026 di Semarang.

Forum ini menjadi wadah kolaborasi bagi BPD untuk membahas penerapan Digital Sovereignty sebagai fondasi transformasi digital, penguatan ketahanan siber, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) guna memperkuat peran BPD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pembahasan ini semakin relevan mengingat tingkat kematangan digital, kapabilitas keamanan siber, dan kesiapan talenta digital di setiap BPD masih beragam.

President Director & CEO Lintasarta Armand Hermawan mengatakan, BPD membutuhkan kapabilitas digital dan keamanan siber yang setara dengan bank-bank besar, tapi tetap efisien dan mampu mengakomodasi karakteristik serta kebutuhan masing-masing daerah. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Lintasarta Intelligent Core hadir sebagai fondasi digital yang mengintegrasikan ConnectivityCloudCybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu ekosistem yang aman, terhubung, dan andal.

“Fondasi ini dibangun di atas tiga prinsip utama, yaitu Sovereign melalui sovereign infrastructure dan sovereign AI, Integrated melalui solusi end-to-end yang menyatukan empat kapablitas utama (4C), serta Seamless Experience yang menghadirkan pengalaman digital yang terintegrasi, andal, dan efisien,” kata Armand.

Selain itu, tingkat kematangan Cybersecurity dan Security Operations Center (SOC) di setiap BPD juga masih bervariasi. Karena itu, dibutuhkan pendekatan yang memungkinkan kapabilitas keamanan siber yang lebih terintegrasi, proaktif, serta didukung oleh pemanfaatan AI agar mampu menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

Untuk mendukung transformasi tersebut, Lintasarta menghadirkan tiga pilar kolaborasi bagi BPD. Pertama, membangun forum kolaborasi yang memungkinkan BPD berbagi pengetahuan dan praktik terbaik di bidang transformasi digital, connectivity, keamanan siber, dan AI. Kedua, mendorong pemanfaatan AI untuk menjawab berbagai use case yang menjadi prioritas di masing-masing daerah. Ketiga, memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pengembangan talenta digital daerah dengan melibatkan BPD dan perguruan tinggi.

Ketiga pilar tersebut sejalan dengan Roadmap Penguatan BPD 2024–2027 yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya dalam mempercepat transformasi digital BPD sekaligus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi daerah dan nasional.

Di tengah meningkatnya tuntutan digitalisasi layanan keuangan, muncul pertanyaan penting: bagaimana BPD dapat mempercepat transformasi digital tanpa mengorbankan keamanan, menjaga kedaulatan data, sekaligus menghadirkan layanan terbaik bagi nasabah?

Pertanyaan tersebut akan menjadi salah satu fokus pembahasan dalam BPD Summit 2026, yang menghadirkan regulator, pimpinan BPD, serta berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan arah masa depan transformasi digital perbankan daerah. Melalui inisiatif ini, Lintasarta kembali menegaskan perannya sebagai Beyond AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison Group yang menghadirkan fondasi digital berdaulat guna memperkuat daya saing BPD dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES