JMFF 2026 Hadirkan Ruang Eksplorasi Anak, Orang Tua Sambut Positif

JAKARTA — Di antara suara tawa dan seruan kecil penuh semangat, seorang bocah berusia sekitar lima tahun berdiri di depan simulator excavator dengan helm kuning yang sedikit miring di kepalanya. Ia menggenggam joystick, melirik ke kiri memastikan orang tuanya masih memperhatikan, lalu dengan serius mulai menggerakkan lengan alat berat di hadapannya. Tak lama, senyum lebar mengembang di wajahnya.

Pemandangan seperti ini berulang di hampir setiap sudut Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 yang digelar di Avenue of the Stars, Lippo Mall Kemang, pelaksanaan hari ketiga Sabtu (4/6/2026).

Mengenakan rompi dan helm keselamatan berwarna putih, anak-anak secara bergantian anak berlarian menyusuri Mining Zone yang khas dengan konsep underground mining, mencoba berbagai wahana yang mensimulasikan operasional pertambangan, atau duduk serius menyusun balok di area Mining Builder.

Di luar area permainan, antrean orang tua masih terus berdatangan mendaftarkan anak-anaknya untuk ikut merasakan pengalaman bermain sambil belajar yang dirancang MIND ID bersama seluruh anggota Grup.

Bagi para orang tua yang hadir, JMFF 2026 terasa lebih dari sekadar hiburan liburan sekolah.

Chilla, 33 tahun, warga Jakarta, mengaku tidak menyangka acara ini bisa sebagus ini, apalagi terbuka untuk umum tanpa biaya masuk. “Acaranya free of charge dan dapat goodie bag kalau bisa ngejalanin semua misi. Best banget!” ujarnya.

Weny Ardianti, 37 tahun, warga Depok, datang bersama anaknya yang langsung larut dalam sistem stamp yang mengharuskan mereka mencoba satu per satu wahana. “Seru banget sehari jadi junior miner. Ngumpulin stamp dengan cobain wahana yang seru bikin anak nggak cuma main, tapi juga belajar sedikit tentang dunia pertambangan,” katanya.

Yunita, 33 tahun, mengaku sempat harus bersabar mengantre tapi tidak menyesal. “Tadi sempat antre, tapi akhirnya dapat giliran juga. Anaknya senang banget main excavator dan wahana lainnya,” ujarnya.

JMFF 2026 menghadirkan berbagai wahana edukatif mulai dari Mining Zone, Excavator Real Simulator, Tunnel Laser, hingga Mining Builder, dan seluruhnya dirancang untuk mengembangkan kreativitas, motorik, serta pemahaman anak tentang proses industri pertambangan secara menyenangkan.

Orang Tua Juga Dapat Ruang Belajar

Sementara anak-anak sibuk menjelajahi zona demi zona, para orang tua mendapat ruang tersendiri. JMFF 2026 menyediakan sesi talkshow edukasi bersama psikolog serta layanan konsultasi gratis bekerja sama dengan Dig and Beyond memberi kesempatan bagi orang tua untuk mendiskusikan tumbuh kembang anak secara langsung.

Psikolog Ulfa Nurida menjelaskan bahwa anak membutuhkan ruang eksplorasi untuk mengenali minat dan bakatnya dan proses itu tidak bisa dipaksakan atau dipersingkat.

“Kalau kita bicara soal minat bakat, itu terkait dengan masa depan mereka. Tapi bagaimana kita sebagai orang tua bisa memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi, tetapi tetap terarah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengalaman langsung seperti yang ditawarkan JMFF justru menjadi salah satu cara efektif bagi anak untuk mengenal dirinya sendiri.

“Dengan mereka punya pengalaman langsung, mereka bisa merasakan apakah ini sesuatu yang mereka sukai, tertarik, atau justru terasa sulit,” katanya.

Lebih lanjurlt, Ulfa juga mencatat antusiasme anak-anak selama mengikuti kegiatan ini sebagai sinyal positif bahwa pendekatan belajar berbasis pengalaman bekerja dengan baik.

Terbuka untuk umum tanpa biaya masuk, JMFF 2026 masih berlangsung hingga 5 Juli 2026 di Lippo Mall Kemang dan dari antrean yang belum juga surut sejak hari pertama, tampaknya masih banyak junior miner yang belum sempat merasakan giliran mereka.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jaga Keandalan Infrastruktur Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi Ruas Tol Jagorawi Periode 5–12 Juli 2026

Jakarta, 5 Juli 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) kembali melaksanakan pekerjaan preservasi di Ruas Jalan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi (Jagorawi) pada periode 5 hingga 12 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas perkerasan jalan agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan tol.

Pekerjaan preservasi meliputi Scrapping, Filling and Overlay (SFO) dan rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik pada Ruas Tol Jagorawi. Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan pengaturan lalu lintas yang telah disiapkan untuk meminimalkan gangguan terhadap mobilitas pengguna jalan.

Pekerjaan Scrapping, Filling and Overlay (SFO) dilaksanakan pada malam hari mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB dengan lokasi sebagai berikut:

* 6 Juli 2026 : KM 18+250 s.d. KM 18+100 arah Jakarta (Jalur B Lajur 2) sepanjang 150 meter.

* 7 Juli 2026 : KM 18+250 s.d. KM 18+100 arah Jakarta (Jalur B Lajur 1) sepanjang 150 meter.

* 8 Juli 2026 : KM 30+825 s.d. KM 30+652 arah Jakarta (Jalur B Lajur 1) sepanjang 173 meter.

* 9 Juli 2026 : KM 33+395 s.d. KM 33+177 arah Jakarta (Jalur B Lajur 2) sepanjang 218 meter.

* 10 Juli 2026 : KM 21+080 s.d. KM 21+181 arah Ciawi (Jalur A Lajur 4) sepanjang 101 meter.

* 11 Juli 2026 : KM 30+000 s.d. KM 29+750 arah Ciawi (Jalur A Lajur 4) sepanjang 250 meter.

* 12 Juli 2026 : KM 30+870 s.d. KM 31+242 arah Jakarta (Jalur B Lajur 1) sepanjang 372 meter.

Selain pekerjaan SFO, PT JMTM juga melaksanakan rekonstruksi perkerasan di beberapa titik dengan pengaturan penutupan sementara lajur sebagai berikut:

* 5 Juli 2026 : KM 21+889 s.d. KM 21+989 arah Ciawi (Jalur A Lajur 2), penutupan lajur mulai Minggu, 5 Juli 2026 pukul 22.00 WIB dan dibuka kembali Kamis, 9 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

serta KM 21+990 s.d. KM 22+005 arah Ciawi (Jalur A Lajur 2), penutupan lajur mulai Minggu, 5 Juli 2026 pukul 22.00 WIB dan dibuka kembali Rabu, 8 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

* 6 Juli 2026 : KM 29+073 s.d. KM 29+178 arah Ciawi (Jalur A Lajur 1), penutupan lajur mulai Senin, 6 Juli 2026 pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali Jumat, 10 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

* 7 Juli 2026 : KM 34+289 s.d. KM 34+199 arah Jakarta (Jalur B Lajur 2), penutupan lajur mulai Selasa, 7 Juli 2026 pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

* 8 Juli 2026 : Off Ramp Gunung Putri, penutupan dimulai Rabu, 8 Juli 2026 pukul 22.00 WIB dan dibuka kembali Jumat, 10 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa pekerjaan preservasi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan tol.

“PT Jasamarga Tollroad Maintenance terus berkomitmen melaksanakan pekerjaan preservasi secara berkelanjutan guna memastikan kondisi jalan tol tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kualitas, serta pengaturan lalu lintas agar dampak terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan.”

Selama pekerjaan berlangsung, PT JMTM menerapkan prosedur keselamatan kerja dan manajemen lalu lintas secara optimal. Area pekerjaan dilengkapi dengan rambu-rambu pengamanan, traffic cone, water barrier, lampu peringatan, serta petugas di lapangan. Penutupan hanya dilakukan pada lajur yang menjadi area pekerjaan, sementara lajur lainnya tetap dapat digunakan oleh pengguna jalan.

PT Jasamarga Tollroad Maintenance menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan demi keselamatan bersama.

Melalui pelaksanaan pekerjaan preservasi secara berkelanjutan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur jalan tol yang andal, aman, nyaman, dan berkeselamatan guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kunjungan Modi ke Indonesia: Mampukah Hubungan India-Indonesia Melompat Lebih Jauh?

Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat menghadirkan peluang untuk mengangkat salah satu kemitraan strategis yang paling belum dimanfaatkan secara optimal di Asia.

Sebagai dua negara demokrasi besar, kekuatan maritim, anggota G20, dan suara penting bagi Global South, India dan Indonesia selama ini belum sepenuhnya memaksimalkan potensi hubungan bilateral mereka.

Karena itu, kunjungan ini berpotensi menjadi titik balik yang penting. Namun, hal tersebut hanya dapat terwujud apabila kedua negara mampu melampaui simbolisme diplomatik dan mulai melembagakan kerja sama di bidang perdagangan, teknologi, konektivitas, keamanan maritim, serta hubungan antar masyarakat.

Dari Kemitraan Strategis Menuju Konvergensi Strategis

Hubungan kedua negara memperoleh momentum penting saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke India pada Januari 2025, yang bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Lima kesepakatan yang mencakup bidang kesehatan, pengobatan tradisional, kerja sama digital, keamanan maritim, dan pertukaran budaya menunjukkan semakin luasnya agenda bilateral.

Kehadiran Presiden Prabowo sebagai tamu utama dalam perayaan Hari Republik India juga menegaskan meningkatnya arti penting Indonesia dalam strategi Indo-Pasifik India.

Namun, pertanyaan yang lebih besar tetap muncul: apakah berbagai capaian tersebut mampu menghasilkan lompatan besar dalam hubungan kedua negara?

Jawabannya bergantung pada kemampuan India dan Indonesia untuk mengubah hubungan yang selama ini banyak didorong oleh kedekatan diplomatik menjadi hubungan yang didasarkan pada saling ketergantungan ekonomi dan teknologi.

Fondasi yang Sudah Terbangun

Secara historis, India dan Indonesia memiliki hubungan peradaban yang kuat dan saling pengertian politik yang mendalam. Kerja sama dalam perjuangan antikolonial, semangat Konferensi Asia-Afrika Bandung, serta dukungan terhadap tatanan dunia yang lebih multipolar telah menciptakan fondasi hubungan yang kokoh.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah perkembangan positif juga terlihat. Kerja sama maritim dan angkatan laut terus berkembang melalui patroli dan latihan bersama.

Hubungan pertahanan semakin erat, termasuk meningkatnya ketertarikan Indonesia terhadap peralatan pertahanan India. Pertukaran budaya dan pendidikan juga terus meningkat, termasuk dukungan India terhadap pelestarian kompleks Candi Prambanan.

Selain itu, investasi India di Indonesia mulai bertumbuh, pembahasan mengenai mekanisme perdagangan menggunakan mata uang lokal terus berjalan, dan kerja sama antara Penjaga Pantai India dengan BAKAMLA Indonesia semakin diperkuat.

Namun demikian, perdagangan bilateral masih berada di bawah potensi yang sesungguhnya. Investasi India di Indonesia juga masih tertinggal dibandingkan China, Jepang, Korea Selatan, maupun Singapura.

Hubungan India-Indonesia kerap digambarkan sebagai hubungan yang penting secara strategis, tetapi belum berkembang secara optimal dari sisi ekonomi.

Mengapa Momentum Saat Ini Berbeda

Sejumlah perkembangan global menjadikan momentum saat ini sangat berbeda dibandingkan periode sebelumnya.

Kepemimpinan Global South

India dan Indonesia semakin memandang diri mereka sebagai pemimpin Global South. Sebagai dua negara berkembang besar, keduanya memiliki kepentingan bersama dalam reformasi tata kelola global, pembiayaan iklim, pendanaan pembangunan, ketahanan pangan, serta akses terhadap teknologi.

Di tengah globalisasi yang menghadapi tekanan akibat rivalitas geopolitik, fragmentasi rantai pasok, dan meningkatnya proteksionisme, India dan Indonesia memiliki kesempatan untuk bersama-sama memperjuangkan tatanan ekonomi yang lebih inklusif.

Berbeda dengan banyak kerja sama Global South yang sering kali hanya bersifat retoris, India dan Indonesia memiliki skala ekonomi dan pengaruh diplomatik yang cukup besar untuk memengaruhi berbagai forum internasional seperti G20, BRICS, dan ASEAN.

Ketahanan Pangan dan Energi

Kedua negara juga menghadapi tantangan yang serupa dalam menghadapi inflasi pangan, fluktuasi harga energi, dan dampak perubahan iklim.

Indonesia merupakan produsen penting komoditas seperti minyak sawit, nikel, dan batu bara, sementara India merupakan salah satu pasar konsumen terbesar di dunia.

Investasi bersama dalam pengolahan pangan, pupuk, energi terbarukan, biofuel, dan cadangan strategis dapat meningkatkan ketahanan kedua negara.

Ketahanan pangan dan energi berpotensi menjadi salah satu pilar terkuat kerja sama masa depan karena didorong oleh kepentingan jangka panjang, bukan sekadar pertimbangan politik jangka pendek.

Peluang Besar di Bidang Maritim dan Pertahanan

Dimensi maritim mungkin menawarkan peluang strategis yang paling besar.

Indonesia berada di jalur strategis Selat Malaka, Selat Lombok, dan Selat Sunda, yang merupakan salah satu titik paling penting dalam geopolitik Indo-Pasifik. Sementara itu, India terus memperkuat keterlibatan maritimnya di kawasan timur melalui kebijakan Act East dan strategi Indo-Pasifik.

Kedua negara memiliki berbagai kepentingan yang sama, mulai dari kebebasan navigasi, peningkatan kesadaran domain maritim, penanggulangan penangkapan ikan ilegal, pemberantasan pembajakan dan kejahatan lintas negara, pengamanan rantai pasok, hingga respons terhadap bencana.

Tahap berikutnya dari kerja sama maritim seharusnya tidak lagi terbatas pada latihan bersama. Kolaborasi industri pertahanan, fasilitas pemeliharaan, produksi bersama, serta transfer teknologi dapat menjadi agenda yang lebih strategis.

Keinginan Indonesia untuk mendiversifikasi pemasok pertahanan juga membuka peluang yang lebih besar bagi sistem dan platform pertahanan India.

Kemitraan Digital yang Berpotensi Mengubah Permainan

Bidang yang mungkin paling menjanjikan adalah kerja sama digital.

Peluncuran Indonesia Open Network (ION), yang terinspirasi oleh Open Network for Digital Commerce (ONDC) di India, mencerminkan transfer pengetahuan yang penting dalam bidang infrastruktur digital publik.

Keberhasilan India dalam membangun berbagai digital public goods, mulai dari sistem identitas digital hingga infrastruktur pembayaran, telah menarik perhatian dunia.

Dengan ekonomi digital yang besar dan terus berkembang, Indonesia menjadi mitra yang ideal untuk mengadaptasi berbagai inovasi tersebut.

Kerja sama digital ke depan dapat mencakup pembangunan infrastruktur digital publik, pengembangan kecerdasan buatan, keamanan siber, teknologi finansial, digitalisasi UMKM, serta pengembangan keterampilan digital.

Di tengah persaingan teknologi global yang semakin intensif, kemitraan digital India dan Indonesia berpotensi menjadi model kerja sama baru bagi negara-negara Global South.

Tantangan yang Masih Menghambat

Meski terdapat optimisme, sejumlah kendala masih menghambat kemajuan hubungan kedua negara.

Kurangnya Pemahaman

Salah satu tantangan terbesar adalah minimnya pemahaman kedua negara satu sama lain.

Banyak pelaku bisnis India justru lebih memahami Eropa, Amerika Utara, atau negara-negara Teluk dibandingkan Indonesia. Sebaliknya, banyak masyarakat Indonesia masih melihat India terutama melalui lensa sejarah dan budaya.

Institusi yang mendorong pertukaran pemikiran secara berkelanjutan masih sangat terbatas. Karena itu, penguatan think tank, jaringan akademik, dan lembaga penghubung menjadi kebutuhan yang mendesak.

Persoalan Persepsi

Sebagian pemangku kepentingan di Indonesia juga menilai bahwa beberapa pihak di India masih memandang hubungan bilateral melalui perspektif “senioritas peradaban” dengan terlalu menekankan pengaruh historis India terhadap budaya Indonesia.

Narasi seperti ini berpotensi menimbulkan resistensi. Indonesia modern adalah negara yang berdaulat dan memiliki identitasnya sendiri. Oleh karena itu, hubungan masa depan harus dibangun atas dasar kemitraan yang setara, bukan warisan budaya semata.

Ekosistem Bisnis yang Belum Kuat

Perusahaan India juga sering menghadapi kesulitan dalam memahami lanskap politik dan regulasi Indonesia. Dibandingkan perusahaan Jepang dan China, banyak perusahaan India dinilai masih memiliki jaringan lokal yang lebih terbatas.

Berbagai tantangan seperti proses administrasi yang lambat, keterbatasan fasilitasi bisnis, hambatan dalam pengadaan pemerintah, serta kurangnya informasi pasar masih menjadi kendala.

Selain itu, infrastruktur diplomasi ekonomi dan komersial India juga kerap dinilai masih kurang dibandingkan beberapa negara pesaing.

Mobilitas Sumber Daya Manusia

Hubungan bisnis kedua negara masih banyak didominasi oleh tingkat CEO dan manajemen senior.

Mobilitas profesional muda, peneliti, mahasiswa, perusahaan rintisan, dan tenaga kerja terampil masih relatif terbatas. Padahal, peningkatan mobilitas dapat memperkuat pemahaman dan menciptakan basis dukungan yang lebih luas bagi hubungan bilateral.

Kurangnya Proyek Unggulan

Salah satu kelemahan yang paling terlihat adalah minimnya proyek-proyek unggulan yang dapat menjadi simbol keberhasilan kerja sama.

China memiliki proyek infrastruktur. Jepang memiliki kawasan industri. Korea Selatan memiliki ekosistem manufaktur.

India memerlukan proyek serupa, seperti taman teknologi, pusat layanan kesehatan unggulan, laboratorium kecerdasan buatan bersama, kemitraan universitas, kolaborasi pendidikan bergaya IIT, atau pusat manufaktur farmasi.

Tanpa keberhasilan yang terlihat secara nyata, persepsi publik akan terus tertinggal dibandingkan retorika diplomatik.

Mampukah Kunjungan Modi Menghasilkan Lompatan Besar?

Lompatan besar sangat mungkin terjadi, tetapi tidak otomatis terwujud.

Keberhasilan bergantung pada kemampuan kedua negara untuk mengubah hubungan yang selama ini didasarkan pada niat baik strategis menjadi kerja sama yang menghasilkan capaian konkret.

Tiga prioritas menjadi sangat penting.

Pertama, membangun kemitraan teknologi dan digital yang komprehensif dengan fokus pada kecerdasan buatan, infrastruktur digital publik, dan inovasi.

Kedua, menciptakan proyek-proyek unggulan di bidang kesehatan, pendidikan, dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketiga, memperdalam kerja sama maritim dan industri pertahanan sehingga kemitraan India-Indonesia dapat menjadi salah satu pilar stabilitas Indo-Pasifik.

India dan Indonesia saat ini memiliki konvergensi kepentingan yang sangat jarang terjadi. Keduanya memiliki kepentingan dalam kepemimpinan Global South, keamanan maritim, ketahanan pangan dan energi, serta pengembangan teknologi masa depan.

Kunjungan Presiden Prabowo ke India pada 2025 telah menciptakan momentum. Kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia memberikan kesempatan untuk mengubah momentum tersebut menjadi transformasi strategis.

Apakah hubungan India dan Indonesia dapat mengalami lompatan besar akan lebih ditentukan oleh implementasi dibandingkan deklarasi.

Apabila kedua negara mampu mengatasi kesenjangan pengetahuan, hambatan birokrasi, dan berbagai kesalahpahaman, serta menghadirkan proyek-proyek unggulan yang nyata, maka kemitraan India dan Indonesia berpotensi menjadi salah satu hubungan bilateral paling penting di kawasan Indo-Pasifik sekaligus model kerja sama Global South yang praktis dalam dekade mendatang.

*Gurjit Singh adalah Mantan Duta Besar India untuk Indonesia dan ASEAN serta penulis The Mango Flavour: India, ASEAN and the Act East Policy

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park, Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem

Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di provinsi ini mencapai 74,70 persen, tertinggi secara nasional. Di tengah tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi, Universitas Amikom Yogyakarta menghadirkan Amikom Creative Economy Park (ACEP) sebagai ekosistem yang mengintegrasikan pendidikan, industri kreatif, inovasi, dan kewirausahaan dalam satu lingkungan kampus.

Saat ini Universitas Amikom Yogyakarta memiliki sekitar 10.000 mahasiswa aktif yang belajar dalam lingkungan pendidikan berbasis teknologi, kreativitas, dan kewirausahaan. Pengembangan ekosistem tersebut didukung oleh tiga fakultas utama, yaitu Fakultas Ilmu Komputer (FIK), Fakultas Ekonomi dan Sosial (FES), serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Ketiga fakultas tersebut menghadirkan program studi yang relevan dengan kebutuhan industri digital dan ekonomi kreatif, mulai dari informatika, kecerdasan buatan, ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, bisnis digital, akuntansi, arsitektur, geografi, hingga perencanaan wilayah dan kota.

Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof. Dr. Mohammad Suyanto, M.M., mengatakan bahwa Amikom tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, industri, pemerintah, dan komunitas kreatif.

“Di Amikom, mahasiswa tidak hanya belajar untuk mencari pekerjaan, tetapi juga dipersiapkan untuk menciptakan pekerjaan. Melalui Amikom Creative Economy Park, kami membangun ekosistem yang memungkinkan mahasiswa terlibat langsung dalam industri kreatif sejak masih berada di bangku kuliah,” ujarnya.

Melalui ACEP, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman industri secara langsung melalui berbagai teaching industry dan unit kreatif yang berada di lingkungan kampus, seperti studio animasi, studio gim, software house, radio, televisi, motion capture studio, pusat inovasi, hingga technopreneur center. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan produk, mengelola proyek, serta memahami kebutuhan industri sebelum lulus.

Ekosistem tersebut telah melahirkan berbagai karya dan inovasi yang mendapatkan pengakuan di tingkat nasional maupun internasional. Mahasiswa dan alumni Amikom terlibat dalam pengembangan animasi, film, aplikasi digital, serta startup teknologi. Untuk memperkuat daya saing global, Amikom juga menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra internasional, termasuk institusi dan pelaku industri kreatif dari Silicon Valley dan Hollywood.

Komitmen terhadap inovasi dan kewirausahaan turut mengantarkan Universitas Amikom Yogyakarta meraih berbagai pengakuan internasional. Pada 2024, Amikom berhasil meraih Peringkat 1 Dunia kategori Leadership dan Peringkat 2 Dunia kategori Symbol/Promotion dalam World University Rankings for Innovation (WURI) 2024. Pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen Amikom dalam mengembangkan inovasi yang tidak hanya relevan bagi dunia pendidikan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri.

“Pengakuan internasional yang diraih Amikom menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan masa depan. Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan berinovasi, berkolaborasi, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Prof. Suyanto.

Selain membangun budaya inovasi, Amikom juga menumbuhkan budaya prestasi di kalangan mahasiswa. Pada 2024, universitas memberikan penghargaan beasiswa kepada 44 mahasiswa berprestasi yang berhasil meraih pencapaian di tingkat internasional, nasional, dan regional sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka di bidang akademik maupun non-akademik.

Untuk memastikan akses pendidikan yang lebih luas, Universitas Amikom Yogyakarta menyediakan berbagai program beasiswa bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa aktif. Program tersebut mencakup Beasiswa Prestasi Akademik, Beasiswa Prestasi Olahraga, Beasiswa Prestasi Seni Budaya, Beasiswa Pemimpin Muda, Beasiswa Mahasiswa Berprestasi, serta berbagai program beasiswa hasil kerja sama dengan mitra strategis. Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh dukungan biaya pendidikan hingga 100 persen sesuai kategori dan capaian prestasi yang dimiliki.

Melalui kombinasi pendidikan berbasis industri, budaya inovasi, prestasi global, dan akses pendidikan yang inklusif, Universitas Amikom Yogyakarta terus mengembangkan ekosistem Creative Economy Park untuk mencetak talenta unggul, inovator, dan entrepreneur masa depan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

Jakarta, 5 Juli 2026 – Pasar aset kripto memasuki awal Juli dengan volatilitas yang masih tinggi setelah Bitcoin (BTC) sempat menembus level psikologis penting, yaitu 200 – week Moving Average (MA), sebelum akhirnya pulih ke kisaran US$61.000 – 62.000. Di tengah tekanan tersebut, pelaku pasar juga dihadapkan pada sejumlah katalis besar, mulai dari arus keluar ETF Bitcoin yang mencetak rekor bulanan, kebijakan monetisasi Bitcoin oleh Strategy, hingga perkembangan pembahasan CLARITY Act di Amerika Serikat.

Menurut Yudhono Rawis, CEO & Founder FLOQ, kondisi saat ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase validasi, di mana investor masih menunggu kepastian dari sisi makroekonomi maupun regulasi.

“Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir mencerminkan pasar yang masih mencari keseimbangan. Penurunan di bawah 200-week Moving Average memang menjadi sinyal teknikal yang penting, tetapi rebound yang terjadi menunjukkan bahwa minat beli masih muncul di area support. Untuk jangka pendek, pasar masih membutuhkan konfirmasi sebelum dapat kembali memasuki tren bullish yang lebih kuat,” ujar Yudho.

Secara teknikal, Bitcoin sempat menyentuh level sekitar US$57.950 sebelum kembali menguat. Area US$57.800 – 58.000 kini menjadi support utama yang akan menentukan arah berikutnya, sementara US$62.500 menjadi resistance penting yang perlu ditembus dengan volume transaksi yang kuat agar momentum pemulihan dapat berlanjut.

Di sisi makro, pasar juga mencermati perubahan ekspektasi terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Data inflasi masih menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya reda, namun pelemahan pasar tenaga kerja mulai meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve akan mengurangi sikap hawkish pada pertemuan FOMC akhir Juli.

“Data ekonomi terbaru memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi mulai mereda, sementara pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Kondisi ini membuka peluang bagi The Fed untuk mengambil pendekatan yang lebih hati-hati. Walaupun belum menjadi sinyal penuh untuk kembali ke mode risk-on, sentimen tersebut cukup membantu meredakan tekanan terhadap aset berisiko, termasuk kripto,” jelas Yudho.

Perhatian investor juga tertuju pada keputusan Strategy yang membuka opsi monetisasi kepemilikan Bitcoin hingga US$1,25 miliar. Langkah ini dinilai mengubah narasi perusahaan yang selama ini dikenal sebagai pemegang Bitcoin jangka panjang tanpa rencana menjual asetnya.

“Program monetisasi ini belum tentu berarti penjualan Bitcoin akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, pasar akan terus memantau implementasinya karena jika tekanan pendanaan meningkat, potensi tambahan pasokan Bitcoin dari Strategy dapat memengaruhi sentimen investor,” kata Yudho.

Sementara itu, produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar sekitar US$4,1 – 4,5 miliar sepanjang Juni, menjadikannya bulan dengan outflow terbesar sejak produk tersebut diluncurkan. Meski demikian, FLOQ melihat terdapat beberapa indikator yang masih menunjukkan kekuatan fundamental pasar.

“Arus keluar ETF memang masih menjadi tekanan utama, tetapi data on-chain justru memperlihatkan investor jangka panjang belum melakukan distribusi besar-besaran. Cadangan Bitcoin di bursa tetap rendah dan akumulasi oleh pemegang besar masih berlangsung. Ini menjadi sinyal bahwa fondasi jangka panjang pasar belum berubah secara signifikan,” tambahnya.

Selain faktor pasar, perkembangan regulasi di Amerika Serikat juga diperkirakan menjadi salah satu penentu arah industri aset digital. Teks final CLARITY Act dijadwalkan terbit pada awal Juli, sementara peluang pembahasan di tingkat legislatif berlangsung sepanjang Juli hingga awal Agustus.

“Juli akan menjadi periode penting bagi industri aset digital. Pasar bukan hanya menunggu arah kebijakan moneter, tetapi juga kepastian regulasi. Apabila CLARITY Act menunjukkan kemajuan yang positif, hal tersebut berpotensi menjadi fondasi jangka panjang bagi adopsi institusional di pasar kripto,” ujar Yudho.

Di dalam negeri, kondisi pasar juga masih menghadapi sejumlah tantangan. Pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS, kontraksi PMI manufaktur, serta potensi penerapan tarif baru Amerika Serikat terhadap produk Indonesia menjadi faktor yang perlu dicermati investor dalam mengelola risiko portofolio.

FLOQ mengimbau investor untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dan menghindari keputusan investasi yang dipengaruhi oleh volatilitas jangka pendek. Investor pemula disarankan tetap konsisten menerapkan strategi dollar-cost averaging (DCA), sementara trader jangka pendek perlu memperhatikan level support dan resistance utama sebelum mengambil posisi baru.

Disclaimer: Informasi dalam siaran pers ini disusun berdasarkan data publik per 3 Juli 2026 dan bertujuan sebagai informasi pasar. Seluruh informasi bukan merupakan rekomendasi investasi maupun ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto. Investor diharapkan melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari
manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility,
hingga artificial intelligence (AI), membuat perusahaan semakin
membutuhkan tenaga profesional yang mampu mengembangkan sistem otomatisasi dan
robotika modern. Tak heran jika University of Advancing Technology (UAT) di AS memperkirakan bahwa tingkat
permintaan pekerjaan ahli robotics engineering akan meningkat sebesar
6,4% selama 10 tahun ke depan. Lantas, apa saja yang akan kamu pelajari selama
kuliah di jurusan Robotics Engineering?

Skill yang Dipelajari di
Jurusan Automotive Robotics Engineering

Mahasiswa Automotive Robotics Engineering akan
mempelajari kombinasi keilmuan teknik, teknologi digital, dan sistem
otomatisasi modern seperti:

●     
Mechanical
engineering

dan desain sistem mekanik

●     
Electrical
engineering

dan sistem elektronik

●     
Pemrograman
robotika serta embedded system

●      Artificial intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT)

●     
3D
modeling
menggunakan
software seperti CATIA dan AutoCAD

●     
Sistem
kontrol dan otomasi industri

●     
Problem
solving
dan analytical thinking

Prospek Karier Automotive
Robotics Engineering

Lulusan Automotive Robotics Engineering memiliki
peluang karier yang sangat luas di berbagai industri modern. Berikut beberapa
jalur karier yang menjanjikan:

1. Robotics engineer

Robotics engineer bertanggung jawab untuk merancang, mengembangkan,
memprogram, hingga merawat sistem robotik dan mesin otomatis. Profesi ini
menggabungkan kemampuan mekanika, elektronika, dan computer science untuk
menciptakan sistem pintar yang membantu pekerjaan manusia di berbagai industri
seperti otomotif, medis, logistik, hingga eksplorasi teknologi canggih. Seorang
robotics engineer juga perlu memahami AI, sensor, sistem kontrol,
serta automation system untuk meningkatkan efisiensi operasional
perusahaan.

2. Automotive engineer

Automotive engineer berfokus pada desain, pengembangan, produksi, dan
pengujian kendaraan bermotor seperti mobil, motor, hingga kendaraan listrik.
Bidang ini memadukan teknologi mekanik, perangkat lunak, sistem elektronik, dan
keselamatan kendaraan untuk menghasilkan transportasi modern yang lebih efisien
dan ramah lingkungan. Lulusan Robotics Engineering memiliki peluang
besar untuk bekerja sebagai product development engineer, automation system
engineer,
maupun engineer di industri kendaraan listrik dan
autonomous vehicle.

3. R&D engineer

R&D engineer atau Research and Development Engineer memiliki
tugas menciptakan inovasi produk dan teknologi baru melalui proses riset,
eksperimen, hingga pengujian. Profesi ini membutuhkan kemampuan analisis,
kreativitas, dan problem solving yang tinggi karena bertugas mengembangkan
solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan pasar. R&D engineer
sangat dibutuhkan di industri manufaktur, otomotif, teknologi, kesehatan,
hingga berbagai sektor yang mengutamakan inovasi produk.

4. Robotics consultant

Selain menjadi engineer, lulusan Robotics
Engineering
juga bisa berkarier sebagai robotics consultant. Profesi
ini bertugas membantu perusahaan merancang dan menerapkan solusi robotika serta
sistem otomasi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional. Robotics
consultant
biasanya bekerja di sektor manufaktur, kesehatan, logistik,
hingga pertanian dengan memanfaatkan teknologi seperti Robot Operating
System (ROS), AI,
sensor, dan automation system.

Peluang Entrepreneurship
untuk Lulusan Automotive Robotics Engineering

Tidak hanya memiliki prospek kerja yang luas, lulusan Automotive
Robotics Engineering
juga memiliki peluang besar untuk membangun bisnis
berbasis teknologi.

1. Smart mobility startup

Perkembangan kendaraan listrik dan smart
transportation
membuka peluang besar bagi lulusan Robotics Engineering
untuk membangun startup di bidang smart mobility. Salah satu
contohnya adalah pengembangan smart EV charging station, sistem
pengisian daya berbasis IoT, hingga solusi kendaraan pintar yang
mendukung mobilitas masa depan. Dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur
kendaraan listrik di Indonesia, sektor ini diprediksi terus berkembang dalam
beberapa tahun ke depan.

2. Automation solutions

Peluang entrepreneurship lainnya adalah membangun
bisnis automation solutions untuk industri manufaktur dan otomotif. Lulusan
Robotics Engineering
dapat menyediakan layanan integrasi robot industri,
otomatisasi lini produksi, hingga pengembangan sistem mekanis berbasis
teknologi digital. Kemampuan dalam robotika, AI, sistem kontrol, dan
pemrograman menjadi modal penting untuk menciptakan solusi industri yang lebih
efisien dan modern.

BINUS ASO School of Engineering menawarkan jurusan Automotive
Robotics Engineering
(ARE) dengan keunggulan kurikulum berstandar Jepang
hasil kolaborasi BINUS UNIVERSITY dan ASO College Group Jepang. Kamu akan
mendapatkan pengalaman praktik dengan pendekatan hands-on yang seimbang
antara teori dan praktik. Kurikulum ARE juga fokus pada teknologi otomotif
modern, AI, IoT, robotika industri, hingga sistem kendaraan
cerdas.

Salah satu keunggulan utamanya adalah kesempatan
mengikuti summer course di Fukuoka, Jepang. Melalui program ini,
mahasiswa dapat belajar langsung di Jepang sekaligus memahami budaya kerja dan
standar industri Jepang secara nyata. Didukung fasilitas modern, dosen lokal
dan Jepang, serta koneksi industri internasional, BINUS ASO mempersiapkan
mahasiswa menjadi engineer global yang siap bersaing di industri masa
depan.

Tertarik
membangun karier di dunia robotika dan teknologi otomotif modern? Cari
informasi lengkap dan bergabung bersama BINUS ASO School of Engineering
sekarang juga!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo

Yahukimo, Papua Pegunungan, 5 Juli 2026 – Koops TNI Habema bergerak cepat mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT
AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban penembakan di Bandara
Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Jumat (3/7).
Di waktu yang sama, tim patroli juga diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan
pengejaran terhadap pelaku penembakan pilot serta pembakaran pesawat.

Operasi evakuasi dilaksanakan dengan mengedepankan
kecepatan, ketelitian, dan faktor keamanan mengingat lokasi kejadian berada di
wilayah pegunungan yang sulit dijangkau. Sebanyak 10 personel Koops TNI Habema
diterjunkan dengan dukungan dua helikopter Caracal sehingga proses evakuasi
dapat berjalan secara aman dan terkoordinasi.

Berkat operasi yang berjalan lancar, jenazah Nicholas F.
Goselin berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan diterbangkan menuju Timika
menggunakan dukungan udara Koops TNI Habema. Selanjutnya, jenazah diserahkan
kepada pihak yang berwenang untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang
berlaku.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M.Wirya Arthadiguna
, S.H, M.Si,
menyampaikan duka cita yang mendalam atas
meninggalnya pilot PT AMA Air sekaligus menegaskan komitmen Koops TNI Habema
dalam menjaga keamanan wilayah. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam
atas gugurnya pilot PT AMA Air. Koops TNI Habema berkomitmen mendukung proses
evakuasi, menjaga keamanan wilayah, serta membantu penegakan hukum. Tim patroli
juga terus melaksanakan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku. Kami
akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar keamanan masyarakat dan
pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap terjaga.”

Sejalan dengan komitmen tersebut, tim patroli Koops TNI
Habema terus bergerak melakukan penyisiran dan pengejaran bersama unsur
terkait. Langkah ini dilakukan untuk mendukung proses penegakan hukum sekaligus
memastikan situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo tetap kondusif.

Selain operasi
pengejaran, Koops TNI Habema bersama unsur terkait memperkuat pengamanan di
sekitar lokasi kejadian guna mendukung proses penyelidikan. Pengamanan juga
dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga kelancaran
penerbangan perintis yang menjadi jalur penting bagi wilayah pedalaman Papua.

Bagi masyarakat Papua
Pegunungan, penerbangan perintis memiliki peran yang sangat vital. Moda
transportasi ini menjadi penghubung distribusi logistik, pelayanan kesehatan,
pendidikan, hingga kebutuhan masyarakat di daerah yang sulit dijangkau melalui
jalur darat.

Koops TNI Habema
memastikan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait akan
terus diperkuat. Pengamanan wilayah, pendalaman kronologi kejadian, hingga
operasi pengejaran terhadap para pelaku akan terus dilakukan untuk menjaga
stabilitas keamanan di Yahukimo dan wilayah sekitarnya.

Keberhasilan operasi
evakuasi ini menjadi bukti bahwa di tengah tantangan medan Papua yang berat,
keselamatan dan kemanusiaan tetap menjadi prioritas. Bersamaan dengan itu,
Koops TNI Habema akan terus hadir menjaga keamanan, mendukung penegakan hukum,
serta memastikan masyarakat Papua dapat beraktivitas dengan tenang dan
pelayanan penerbangan perintis tetap berjalan demi menghubungkan harapan di
setiap pelosok negeri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cara Memisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha agar Bisnis Lebih Tertata

Memisahkan uang pribadi dan uang usaha adalah salah satu langkah sederhana yang dapat membantu pelaku usaha mengelola keuangan dengan lebih rapi. Sayangnya, masih banyak UMKM dan pemilik bisnis yang menggunakan satu rekening untuk semua transaksi. Akibatnya, pemasukan usaha, belanja operasional, hingga kebutuhan pribadi bercampur menjadi satu.

Kondisi ini membuat keuntungan bisnis sulit dihitung. Bahkan, tidak sedikit pelaku usaha yang merasa omzet terus bertambah, tetapi saldo rekening tidak pernah benar-benar mencerminkan perkembangan usahanya.

Lalu, bagaimana cara memisahkan keuangan bisnis dengan lebih praktis?

Kenapa Uang Pribadi dan Uang Usaha Harus Dipisahkan?

Saat bisnis masih baru berjalan, menggunakan satu rekening memang terasa lebih praktis. Namun, seiring bertambahnya transaksi, cara ini justru bisa menyulitkan.

Beberapa dampaknya antara lain:

– Sulit mengetahui keuntungan usaha.

– Pengeluaran pribadi dan operasional tercampur.

– Arus kas menjadi kurang jelas.

– Pencatatan keuangan memakan waktu lebih lama.

– Evaluasi kondisi bisnis menjadi kurang akurat.

Memisahkan rekening membantu setiap transaksi memiliki tujuan yang lebih jelas.

Gunakan Rekening Khusus untuk Bisnis

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memiliki rekening usaha yang digunakan khusus untuk aktivitas bisnis.

Misalnya untuk:

– Menerima pembayaran pelanggan.

– Membayar supplier.

– Membayar operasional usaha.

– Menyimpan hasil penjualan.

Sementara itu, kebutuhan pribadi tetap menggunakan rekening yang berbeda.

Kebiasaan sederhana ini membuat arus kas lebih mudah dipantau dari waktu ke waktu.

Tentukan Gaji untuk Diri Sendiri

Banyak pemilik usaha mengambil uang dari hasil penjualan kapan saja saat membutuhkan. Padahal, cara ini membuat keuntungan bisnis sulit dihitung.

Coba tentukan nominal tertentu sebagai “gaji” yang dipindahkan dari rekening usaha ke rekening pribadi setiap bulan. Dengan begitu, kebutuhan pribadi tidak lagi bercampur dengan uang operasional bisnis.

Catat Semua Transaksi

Sekecil apa pun nominalnya, biasakan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran usaha.

Misalnya:

– Penjualan harian

– Pembelian stok

– Ongkos kirim

– Biaya operasional

– Pembayaran supplier

Pencatatan yang konsisten membantu melihat kondisi keuangan bisnis secara lebih menyeluruh.

Sisihkan Dana untuk Pengembangan Usaha

Tidak semua keuntungan perlu langsung digunakan.

Sebagian pelaku usaha memilih menyisihkan sebagian laba untuk kebutuhan seperti:

– Menambah stok barang

– Membeli peralatan baru

– Membuka cabang

– Dana operasional 

Cara ini membantu bisnis memiliki ruang untuk terus berkembang tanpa mengganggu kebutuhan pribadi.

Kapan Sebaiknya Buka Rekening Atas Nama Usaha?

Banyak orang mengira buka rekening atas nama usaha baru diperlukan ketika bisnis sudah memiliki omzet besar.

Padahal, rekening usaha sudah bisa dipertimbangkan sejak usaha mulai menerima transaksi secara rutin, baik toko online, usaha kuliner, jasa, maupun UMKM lainnya.

Semakin cepat keuangan dipisahkan, semakin mudah pula memantau perkembangan bisnis dari waktu ke waktu.

Kelola Transaksi Bisnis Lebih Praktis dengan Rekening Neo Bisnis

Kalau ingin memisahkan keuangan usaha dari rekening pribadi, Rekening Neo Bisnis dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Neo Bisnis dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi pelaku usaha melalui berbagai fitur yang memudahkan pengelolaan bisnis, antara lain:

– Pencatatan kas masuk dan kas keluar secara otomatis

– Bunga tabungan kompetitif*

– Gratis transfer antarbank hingga 90 kali per bulan

– Pembuatan QRIS merchant yang praktis dan mudah

Pencairan dana hasil transaksi QRIS hingga 3 kali sehari, termasuk saat akhir pekan dan hari libur nasional untuk transaksi yang diproses sebelum pukul 14.00 WIB

Semua fitur tersebut dapat diakses melalui satu aplikasi sehingga aktivitas transaksi bisnis menjadi lebih praktis.

Sebelum membuka rekening, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Jika ingin mulai menggunakan Neo Bisnis, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Bisnis di website resmi Bank Neo Commerce.

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

100 Santri Ikut Merasakan Kemeriahan Junior Miners Fun Fest 2026

JAKARTA — Di tengah kemeriahan Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 yang digelar di Avenue of The Stars, Lippo Mall Kemang Village, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026), ada momen yang menghangatkan.

Sebanyak 100 santri tingkat sekolah dasar dari Pondok Pesantren Darul Kirom hadir dan menjadi bagian dari pengalaman belajar yang tidak biasa, mengenal dunia pertambangan langsung melalui berbagai wahana edukatif interaktif.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyerahkan langsung bantuan pendidikan kepada para santri sebagai bagian dari komitmen MIND ID bersama seluruh anggota Grup dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda Indonesia.

MIND ID menyalurkan 100 paket perlengkapan sekolah, yang mencakup paket berisi tas, tempat pensil, buku tulis, buku cerita, pulpen, pensil, penghapus, penggaris, rautan, tumbler, krayon, dan buku gambar.

Selama mengikuti JMFF 2026, para santri menjelajahi berbagai wahana bertema operasional pertambangan yang mencerminkan kegiatan nyata Grup MIND ID dari Sumatra Utara hingga Papua Tengah.

Pengalaman ini memberikan gambaran langsung tentang dunia industri pertambangan sekaligus membuka wawasan baru tentang peluang dan profesi yang dapat mereka raih di masa depan.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Kirom, KH Ahmad Kamaludin, menyampaikan apresiasi atas konsistensi MIND ID dalam mendukung pendidikan para santri.

“Anak-anak sangat antusias dan mendapatkan pengalaman baru. Mereka bisa melihat langsung hal-hal yang sebelumnya hanya mereka ketahui dari pembelajaran di kelas. Ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan MIND ID telah memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi pondok pesantren.

“MIND ID sudah lama membantu kami, baik melalui perlengkapan sekolah maupun dukungan lainnya. Harapan kami, kerja sama ini terus berlanjut dan semakin memberi manfaat,” katanya.

MIND ID konsisten menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif, sekaligus juga menanamkan mimpi dan kepercayaan diri bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan generasi emas Indonesia yang unggul secara akademis, sekaligus juga memiliki wawasan, keberanian, dan semangat untuk menjadi bagian pembangunan peradaban masa depan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Di Balik Perjalanan Nyaman, Begini Cara LRT Jabodebek Menjaga Kebersihan Stasiun dan Kereta Setiap Hari

Di balik kebersihan stasiun dan kereta LRT Jabodebek yang dinikmati pengguna setiap hari, terdapat sistem pengelolaan kebersihan yang berlangsung sejak sebelum operasional dimulai, selama perjalanan kereta berlangsung, hingga seluruh rangkaian kembali ke depo setelah layanan berakhir.

Untuk menjaga standar kebersihan tersebut, LRT Jabodebek menyiagakan sebanyak 524 petugas kebersihan yang bekerja di seluruh lintas pelayanan. Mereka bertugas secara bergantian untuk memastikan kebersihan area stasiun, rangkaian kereta, hingga fasilitas pendukung lainnya tetap terpelihara setiap hari.

Petugas kebersihan tersebut terdiri atas 3 kelompok utama, yaitu 60 petugas On Trip Cleaning yang menjaga kebersihan selama perjalanan kereta berlangsung, 48 petugas pencuci interior kereta di Depo LRT Jabodebek yang memastikan setiap rangkaian siap beroperasi dan dalam kondisi bersih, serta 416 petugas kebersihan yang tersebar di seluruh stasiun untuk merawat area publik, mulai dari hall, peron, ruang tunggu, toilet, lift, eskalator, hingga fasilitas pendukung lainnya agar tetap bersih, rapi, dan nyaman digunakan oleh seluruh pengguna.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa LRT Jabodebek terus berupaya menjaga pengelolaan kebersihan yang dilakukan secara menyeluruh, karena menjadi salah satu aspek layanan yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kebersihan di LRT Jabodebek tidak hanya dilakukan sebelum atau setelah operasional. Selama kereta melayani pengguna, petugas On Trip Cleaning terus memantau dan menjaga kebersihan interior agar perjalanan tetap nyaman & terjaga,” ujarnya.

Penguatan layanan kebersihan tersebut sejalan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menggunakan LRT Jabodebek. Selama periode Januari – Mei 2026, LRT Jabodebek melayani 13.211.856 pengguna, meningkat sekitar 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 10.727.798 pengguna.

Peningkatan tersebut juga tercermin dari rata-rata jumlah pengguna harian pada hari kerja yang naik dari sekitar 98 ribu pengguna pada periode Januari – Mei 2025 menjadi sekitar 120 ribu pengguna pada periode yang sama tahun 2026. Bertambahnya volume perjalanan masyarakat tersebut mendorong LRT Jabodebek untuk terus menjaga kualitas pelayanan, termasuk memastikan kebersihan stasiun dan kereta tetap terpelihara di tengah meningkatnya aktivitas pengguna.

Selain pembersihan rutin, petugas juga melakukan sanitasi fasilitas, pemantauan area dengan intensitas aktivitas tinggi, serta respons cepat terhadap kondisi yang memerlukan penanganan khusus. Penempatan petugas di setiap stasiun juga disesuaikan dengan karakteristik dan volume pengguna sehingga kebersihan fasilitas dan layanan dapat tetap terjaga sepanjang jam operasional.

“Kebersihan bukan sekadar menjaga tampilan fasilitas, namun bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi masyarakat. Melalui pengelolaan kebersihan yang dilakukan setiap hari, KAI ingin memastikan setiap pengguna LRT Jabodebek memperoleh layanan yang berkualitas dan semakin percaya untuk menjadikan transportasi publik sebagai pilihan mobilitas sehari-hari,” tutup Radhitya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES