Mengisi Akhir Pekan dengan Efektif: Cara Melakukan Evaluasi Jurnal Trading untuk Meningkatkan Konsistensi

Bagi sebagian besar pelaku pasar keuangan, hari Sabtu dan Minggu sering kali hanya dipandang sebagai waktu istirahat total karena seluruh aktivitas bursa global sedang berhenti beroperasi. Namun, bagi mereka yang serius ingin membangun karier jangka panjang dan mencapai konsistensi profit, akhir pekan justru merupakan waktu emas yang sangat berharga. Tanpa adanya tekanan dari pergerakan grafik harga yang naik-turun secara agresif di layar, akhir pekan memberikan suasana tenang yang ideal untuk melihat ke belakang. Memanfaatkan waktu luang ini untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap seluruh aktivitas transaksi selama seminggu terakhir adalah rahasia utama yang membedakan trader profesional dari amatir.

Seni Mengevaluasi Catatan Transaksi dan Memperbaiki Kesalahan

Langkah paling awal yang wajib dilakukan dalam agenda akhir pekan seorang trader adalah meninjau kembali jurnal perdagangan atau catatan transaksi yang telah dikumpulkan. Aktivitas belajar trading yang sesungguhnya bukan terjadi saat Anda sekadar membaca buku teori, melainkan saat Anda berani menganalisis setiap posisi beli atau jual yang telah dieksekusi. Anda perlu memeriksa kembali apakah transaksi yang berujung pada kerugian disebabkan oleh kegagalan sistem analisis teknikal, ataukah murni karena pelanggaran disiplin seperti masuk pasar terlalu terburu-buru akibat emosi serakah.

Menemukan pola kesalahan yang berulang adalah tujuan utama dari proses evaluasi ini. Sering kali, seorang pelaku pasar menyadari bahwa sebagian besar kerugian yang dialami sepanjang minggu terjadi karena mereka terjebak dalam overtrading di jam-jam penutupan pasar, atau karena tidak konsisten dalam menempatkan batasan risiko. Dengan mengenali kelemahan-kelemahan ini di saat pikiran sedang jernih, Anda dapat menyusun rencana perbaikan yang konkret serta melatih kekuatan psikologi trading agar tidak lagi mengulangi kesalahan fatal yang sama saat pasar dibuka kembali di awal pekan depan.

Menyusun Rencana Perdagangan yang Matang untuk Hari Senin

Setelah mengevaluasi kinerja masa lalu, waktu akhir pekan yang tersisa dapat digunakan untuk melakukan persiapan strategis menghadapi pergerakan pasar ke depan. Anda dapat membuka kembali grafik mingguan untuk memetakan level-level dukungan (support) dan resistansi (resistance) kunci pada instrumen mata uang atau komoditas andalan Anda. Dengan mengombinasikan analisis teknikal tersebut dengan kalender ekonomi yang berisi jadwal rilis data penting untuk seminggu ke depan, Anda akan memiliki panduan tertulis yang objektif mengenai kapan harus masuk dan kapan harus tetap berada di luar pasar.

Kesiapan strategi pra-perdagangan ini akan memberikan rasa percaya diri dan ketenangan pikiran yang sangat krusial saat Anda menjalankan aktivitas trading online harian. Ketika pasar global mulai bergejolak dan likuiditas kembali mengalir deras di dalam ekosistem pasar berjangka, Anda tidak lagi mengambil keputusan berdasarkan kepanikan atau rumor mendadak, melainkan mengeksekusi rencana matang yang sudah disusun dengan kepala dingin. Kedisiplinan dalam bersiap di akhir pekan inilah yang memastikan modal Anda tetap terlindungi dengan manajemen risiko yang terukur di segala kondisi pasar.

Tingkatkan Kualitas Perdagangan Anda Bersama KVB Futures

Membangun kedisiplinan dan profesionalisme dalam bertransaksi di pasar finansial dunia membutuhkan dukungan dari mitra broker yang memiliki komitmen tinggi terhadap transparansi dan stabilitas teknologi. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan kontrak berjangka yang andal, tepercaya, dan sepenuhnya patuh terhadap regulasi industri yang ketat. Kami berkomitmen penuh untuk mendampingi setiap tahapan perkembangan strategi Anda melalui penyediaan infrastruktur digital mutakhir yang memastikan setiap perintah masuk dan keluar pasar diproses secara instan tanpa penundaan.

Seluruh fasilitas digital dan layanan profesional kami dirancang khusus untuk membantu para pelaku pasar mengoptimalkan akurasi pengelolaan modal mereka secara terarah harian maupun mingguan. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan spesifikasi spesifik dari kontrak perdagangan kami dengan mengunjungi halaman resmi Broker trading Futures KVB Futures. Untuk segera mengambil langkah strategis Anda dalam memperkuat fondasi akun serta menangkap peluang pasar internasional secara profesional, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan Registrasi KVB Futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Akselerasi Peremajaan Sawit Petani di Riau Perkuat Implementasi Program B50

Pekanbaru – PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mengakselerasi peremajaan sawit petani di Riau sebagai bagian mendukung implementasi program B50 atau kebijakan mandatori pemerintah Indonesia yang mewajibkan campuran bahan bakar solar dengan 50 persen biodiesel berbahan baku minyak sawit.

Hingga akhir 2025, PTPN IV PalmCo tercatat telah melangsungkan peremajaan sawit petani Riau mencapai 12.600 hektare. Peremajaan tersebut dilangsungkan PTPN IV PalmCo melalui entitasnya PTPN IV Regional III secara berkelanjutan, diawali dari program revitalisasi perkebunan pada 2012 dan dilanjutkan dengan peremajaan sawit rakyat (PSR) pada 2019 hingga saat ini.

Sementara sepanjang 2026 ini, entitas kembali menargetkan program peremajaan sawit yang terus dilangsungkan secara berkelanjutan mencapai 4.500 ha di Bumi Lancang Kuning.

“Insya Allah, sampai akhir tahun ini program peremajaan sawit di Riau dapat mencapai 17.100 Ha. Alhamdulillah progresnya sangat baik, dan rekan-rekan petani juga sangat antusias terhadap program PSR ini,” kata Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Jumat (19/6).

Guna mewujudkan target tersebut, lanjut Bambang, PTPN IV Regional III melalui Distrik Petani Mitra terus menggesa setiap tahapan, mulai dari pendataan luasan, verifikasi, hingga penerbitan rekomendasi teknis (Rekomtek).

Program peremajaan sawit rakyat (PSR) yang dilangsungkan PTPN IV sendiri merupakan salah satu inisiatif perusahaan perkebunan milik negara tersebut untuk memangkas ketimpangan produktivitas sawit petani dan sawit perusahaan yang cukup dalam.

Sebagai perbandingan, berdasarkan data yang dirangkum dari berbagai sumber, rerata produktivitas sawit petani Indonesia saat ini berkisar 7-12 ton per hektare pertahun. Sementara, produktivitas sawit korporasi mampu menyentuh angka lebih dari 20 ton perhektare pertahun.

Untuk itu, peremajaan sawit menjadi inisiatif penting guna memangkas ketimpangan dan mendongkrak sawit petani sehingga produktivitas yang dihasilkan kian optimal.

Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Riau itu menjelaskan, saat ini produktivitas sawit petani mitra PTPN IV Regional III yang telah melangsungkan peremajaan berhasil meningkat signifikan. Sebagai contoh, petani mitra yang tergabung dalam koperasi dan melangsungkan peremajaan melalui program revitalisasi mampu menghasilkan produktivitas mencapai 29,10 ton/Ha/tahun.

Senada, ribuan petani mitra yang mengikuti program PSR dengan usia sawit TM-3 mampu mencatat hasil produktivitas mencapai 23,94 ton/Ha/tahun, jauh di atas standar yang ditetapkan oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebesar 19 ton/Ha/tahun.

Lebih jauh, ia menuturkan bahwa program peremajaan sawit yang terus didorong Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa tersebut diharapkan menjadi langkah penting untuk mendukung kebijakan pemerintah yang segera menerapkan kebijakan B50 awal Juli 2026 mendatang.

“Kami ingin turut ambil bagian dan berkontribusi meningkatkan produksi CPO nasional dengan memperkuat petani sawit sehingga produksi rekan-rekan petani meningkat dan pada akhirnya bisa mendukung kebijakan pemerintah untuk menjadikan sawit sebagai sumber energi baru terbarukan,” jelas Bambang.

Implementasi kebijakan biodiesel B50 sendiri direncanakan mulai berlaku pada 1 Juli 2026 dan berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun sepanjang tahun ini. Penghematan tersebut berasal dari berkurangnya kebutuhan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar seiring peningkatan penggunaan campuran biodiesel berbasis sawit.

Secara keseluruhan, PTPN IV Regional III diketahui telah melangsungkan kemitraan plasma mencapai 56.500 hektare yang melibatkan tidak kurang dari 28.000 petani sejak perusahaan berdiri.

Saat ini, ribuan petani mitra tersebut telah melangsungkan peremajaan guna mengganti sawit renta mereka dengan tanaman baru yang lebih produktif. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan PSR tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) yang selama ini menjadi mitra strategis perusahaan.

“Kami juga didukung oleh teman-teman Aspekpir dalam mengakselerasi program ini, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Selain program peremajaan, PTPN IV Regional III juga aktif mendukung peningkatan produktivitas petani melalui penyediaan bibit unggul bersertifikat. Sejak program tersebut diluncurkan pada 2019, entitas telah menyalurkan sedikitnya 2,56 juta bibit sawit unggul kepada 8.900 petani.

Bambang menuturkan bahwa keberhasilan kemitraan PTPN IV karena pola kemitraan yang dibangun dengan mengedepankan pola single management yang transparan telah menumbuhkan kepercayaan.

Melalui pola tersebut, kultur teknis petani mitra akan setara dengan standar tinggi perusahaan, mulai dari penumbangan sawit renta, pemanfaatan bibit sawit unggul bersertifikat, proses penanaman, pemupukan, hingga pemeliharaan untuk diterapkan di areal peremajaan sawit masyarakat.

Selanjutnya, PTPN IV juga turut menyiapkan bibit sawit unggul bersertifikat hingga pendampingan dan penguatan kelembagaan koperasi serta pelatihan kepada para petani sehingga mampu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan petani dalam mewujudkan perkebunan berkelanjutan.

Dengan target perluasan PSR serta dukungan bibit unggul dan penguatan aspek keberlanjutan, PTPN IV Regional III optimistis sektor sawit rakyat di Riau dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap program keberlanjutan serta memperkuat pendapatan petani sawit.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menabung atau Reksa Dana Dulu? Ini Cara Menentukannya Sesuai Tujuan Keuangan

Pernah kepikiran mulai investasi, tapi masih bingung apakah sebaiknya menabung dulu atau langsung membeli reksa dana? Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama bagi yang baru mulai mengelola keuangan.

Sebenarnya, tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua orang. Pilihannya bergantung pada tujuan penggunaan uang, kapan dana tersebut akan dibutuhkan, dan seberapa siap kamu menghadapi risiko investasi.

Supaya tidak salah langkah, yuk pahami perbedaannya.

Menabung dan Reksa Dana, Apa Bedanya?

Tabungan dan reksa dana sama-sama dapat digunakan untuk mengelola uang, tetapi keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

Tabungan umumnya dipilih untuk kebutuhan yang membutuhkan akses dana lebih cepat, seperti dana darurat atau pengeluaran rutin.

Sementara itu, reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang bertujuan mengembangkan nilai dana dalam jangka waktu tertentu. Nilai investasi dapat naik maupun turun mengikuti kondisi pasar, sehingga terdapat risiko yang perlu dipahami sebelum berinvestasi.

Karena memiliki karakteristik yang berbeda, banyak orang menggunakan keduanya sesuai kebutuhan masing-masing.

Kapan Sebaiknya Menabung Dulu?

Kalau kamu belum memiliki dana darurat atau masih membutuhkan uang dalam waktu dekat, menabung biasanya menjadi langkah yang lebih tepat.

Misalnya untuk kebutuhan seperti:

– Dana darurat

– Biaya pendidikan yang akan digunakan dalam waktu dekat

– Dana liburan

– Persiapan membeli barang kebutuhan

Dengan memiliki tabungan yang cukup, kamu tidak perlu mencairkan investasi ketika membutuhkan dana mendadak.

Kapan Reksa Dana Bisa Mulai Dipertimbangkan?

Kalau kebutuhan jangka pendek sudah lebih terencana dan kamu ingin mulai membangun investasi, reksa dana dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Sebelum mulai berinvestasi, pastikan tujuan keuanganmu sudah jelas. Misalnya untuk dana pendidikan beberapa tahun ke depan, persiapan membeli rumah, atau target keuangan jangka panjang lainnya.

Cara Kerja Reksa Dana

Banyak orang bertanya mengenai cara kerja reksa dana sebelum mulai berinvestasi.

Secara sederhana, dana dari para investor akan dikelola oleh Manajer Investasi sesuai kebijakan investasi pada masing-masing produk reksa dana.

Hasil investasi dapat meningkat maupun menurun mengikuti pergerakan nilai aset yang menjadi portofolio reksa dana tersebut.

Karena itu, penting untuk memahami karakteristik produk sebelum membeli.

Jenis-Jenis Reksa Dana

Sebelum memilih produk, kenali terlebih dahulu jenis jenis reksa dana yang tersedia.

Secara umum, terdapat beberapa kategori yang sering ditemui, seperti:

– Reksa Dana Pasar Uang

– Reksa Dana Pendapatan Tetap

– Reksa Dana Campuran

– Reksa Dana Saham

Setiap jenis memiliki tujuan investasi, tingkat risiko, dan potensi hasil yang berbeda.

Cara Memilih Reksa Dana

Tidak semua produk cocok untuk setiap orang. Karena itu, cara memilih reksa dana sebaiknya disesuaikan dengan beberapa hal berikut.

– Tujuan investasi

– Jangka waktu investasi

– Profil risiko

– Kebutuhan likuiditas

– Informasi produk yang tersedia

Sebelum membeli, baca Ringkasan Informasi Produk dan pahami kebijakan investasi serta risiko yang melekat pada produk tersebut.

Cara Main Reksa Dana, Apakah Harus Sering Dipantau?

Istilah cara main reksa dana sering digunakan oleh orang yang baru mulai belajar investasi.

Padahal, reksa dana bukan permainan yang mengejar keuntungan dalam waktu singkat.

Pastikan tujuan investasi yang jelas, memahami risiko produk, serta melakukan evaluasi secara berkala sesuai kebutuhan.

Mengenal Dollar Cost Averaging

Sebagian investor menerapkan strategi investasi reksa dana dollar cost averaging.

Strategi ini dilakukan dengan berinvestasi secara berkala dalam nominal yang relatif sama, tanpa bergantung pada kondisi pasar saat itu.

Cara tersebut dipilih sebagian investor untuk membangun kebiasaan investasi secara konsisten. Namun, strategi ini tidak menghilangkan risiko investasi maupun menjamin hasil tertentu.

Cara Investasi di Reksa Dana

Kalau baru memulai, cara investasi di reksa dana umumnya cukup sederhana.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

– Tentukan tujuan investasi

– Kenali profil risiko

– Pilih produk yang sesuai

– Pelajari informasi produk dan risikonya

– Mulai berinvestasi sesuai kemampuan

Tidak harus langsung dalam nominal besar. Banyak orang memilih memulai secara bertahap sambil mempelajari karakteristik investasi.

Reksa Dana Bisa Dicairkan Kapan?

Pertanyaan lain yang cukup sering muncul adalah reksa dana bisa dicairkan kapan.

Pada umumnya, investor dapat mengajukan penjualan kembali unit penyertaan sesuai ketentuan masing-masing produk. Proses pencairan dana memerlukan waktu sesuai mekanisme yang berlaku dan tidak selalu diterima pada hari yang sama.

Karena itu, reksa dana sebaiknya tidak digunakan sebagai tempat menyimpan dana yang sewaktu-waktu harus dipakai untuk kebutuhan mendesak.

Bagaimana Cara Investasi di Reksa Dana dengan Lebih Bijak?

Kalau masih bingung bagaimana cara investasi di reksa dana, mulailah dari tujuan keuangan yang ingin dicapai.

Saat tujuan sudah jelas, kamu akan lebih mudah menentukan jenis reksa dana, jangka waktu investasi, dan nominal yang ingin dialokasikan setiap bulan.

Gunakan dana yang memang sudah disiapkan untuk investasi, bukan dana yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Mulai Investasi Reksa Dana Lebih Praktis di neobank

Kalau kamu ingin mulai berinvestasi reksa dana, aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce menyediakan layanan pembelian reksa dana melalui mitra yang dapat dilakukan secara digital.

Melalui aplikasi neobank, kamu dapat melihat berbagai pilihan produk reksa dana yang tersedia beserta informasi produk untuk membantu menyesuaikan pilihan dengan tujuan investasimu.

Sebelum membeli reksa dana, pastikan kamu memahami manfaat, risiko, biaya (apabila ada), kebijakan investasi, serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Nilai investasi dapat naik maupun turun sehingga hasil investasi tidak dijamin.

***

Investasi reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus serta Ringkasan Informasi Produk sebelum melakukan investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang.

Jika ingin mulai investasi reksa dana, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Reksa Dana di website resmi Bank Neo Commerce

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Asia Afrika Festival 2026 Digelar Akhir Pekan di Kota Bandung, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang ke Stasiun Lebih Awal

Info Daop 2 Bd

Jumat, 10 Juli 2026

Asia Afrika Festival 2026 Digelar Akhir Pekan di Kota Bandung, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang ke Stasiun Lebih Awal

Bandung (Jawa Barat), 10 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan kereta api, khususnya yang akan berangkat dari Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong pada Sabtu-Minggu, 11–12 Juli 2026, untuk datang lebih awal ke stasiun seiring berlangsungnya acara Asia Afrika Festival 2026 di Kota Bandung.

Pelaksanaan agenda berskala internasional tersebut diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama menuju kawasan pusat Kota Bandung, termasuk akses menuju stasiun.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa pelanggan diharapkan dapat mengantisipasi potensi kemacetan dengan mengatur waktu keberangkatan dari rumah maupun lokasi asal perjalanan agar tetap dapat melakukan proses boarding dengan nyaman.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan kereta api agar memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun dengan sebaik-baiknya. Selama penyelenggaraan Asia Afrika Festival 2026 diperkirakan akan terjadi peningkatan kepadatan lalu lintas di Kota Bandung. Untuk itu, pelanggan diharapkan datang ke stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta agar memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses boarding dan menuju peron,” ujar Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan bahwa proses boarding di Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Cimahi ditutup 5 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta api. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh proses keberangkatan berlangsung aman, tertib, dan tepat waktu.

Penutupan boarding lima menit sebelum keberangkatan karena adanya waktu yang dibutuhkan pelanggan untuk berjalan dari area boarding menuju peron melalui fasilitas skybridge. Kebijakan ini berlaku untuk semua jadwal keberangkatan kereta api.

“Kebijakan penutupan boarding lima menit sebelum keberangkatan merupakan bagian dari upaya KAI untuk meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, sekaligus memberikan ruang yang cukup bagi pelanggan untuk menuju peron melalui skybridge dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelanggan untuk tidak menunda waktu keberangkatan menuju stasiun,” tambah Kuswardojo.

Selain itu, KAI Daop 2 Bandung mengambil kebijakan dengan memberhentikan 3 KA keberangkatan awal dari Stasiun Bandung juga berhenti di Stasiun Kiaracondong selama 2 hari (Sabtu-Minggu/ 11-12 Juli 2026). Kebijakan ini diambil untuk mempermudah para pelanggan yang akan berangkat dari wilayah Kota Bandung.

Ketiga KA tersebut yakni :

– KA Argo Wilis (Bandung – Surabaya Gubeng) berangkat dari Stasiun Bandung 07.45.

– KA Sangkuriang (Bandung – Ketapang Banyuwangi) berangkat dari Stasiun Bandung 14.45.

– KA Turangga (Bandung – Surabaya Gubeng) berangkat dari Stasiun Bandung 17.40.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau pelanggan untuk memastikan tiket, identitas, serta barang bawaan telah dipersiapkan sebelum tiba di stasiun sehingga proses boarding dapat berlangsung lebih cepat dan lancar.

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan dan mengajak masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari risiko kemacetan jalan raya.

“Kami berharap seluruh pelanggan dapat mengatur waktu perjalanan dengan baik sehingga dapat menikmati perjalanan menggunakan kereta api dengan nyaman tanpa khawatir tertinggal kereta akibat kepadatan lalu lintas selama pelaksanaan Asia Afrika Festival 2026,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wakil Presiden RI Tinjau Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, Jasa Marga Percepat Penyelesaian Proyek untuk Perkuat Konektivitas Jawa-Bali

Jakarta (10/07), Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) Tahap 1 pada Jumat (10/07). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan penyelesaian salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang 49,68 km yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB). Proyek ini dirancang untuk melengkapi konektivitas dari Jakarta hingga ujung timur Pulau Jawa sebagai akses utama menuju Pulau Bali.

Turut hadir mendampingi Wakil Presiden RI dalam kegiatan peninjauan ini, yaitu perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali Javid Hurriyanto. Selain itu, hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., serta Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis, M.D.A. Sementara dari pihak Jasa Marga hadir Komisaris Jasa Marga Nurul Gufron, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano, Direktur Utama PT JPB Adi Prasetyanto, serta jajaran Jasa Marga Group.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Jalan Tol Prosiwangi diharapkan mampu memperkuat konektivitas, meningkatkan daya saing wilayah, serta membuka lebih banyak peluang investasi dan lapangan kerja di Jawa Timur,” ujar Wapres Gibran.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa Perseroan berkomitmen menuntaskan pembangunan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan, dan tata kelola yang baik.

“Jasa Marga terus mengakselerasi penyelesaian Jalan Tol Prosiwangi sebagai bagian dari komitmen mendukung agenda pembangunan nasional. Kami memastikan setiap tahapan konstruksi dilaksanakan dengan mengedepankan aspek kualitas, keselamatan, keberlanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pengembangan ekonomi kawasan,” kata Rivan.

Saat ini, proyek pembangunan jalan tol ini diprioritaskan pada Tahap I Ruas Gending–Besuki sepanjang 49,68 km. Berdasarkan data per Juli 2026, Seksi 1 Gending–Kraksaan (12,88 km) dan Seksi 2 Kraksaan–Paiton (11,20 km) telah 100% rampung konstruksi fisik dan mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO). Sementara Seksi 3 Paiton–Besuki (25,60 km) telah 100% selesai pekerjaan jalan utama sejak April 2026 dan saat ini dalam tahap akhir Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

Komitmen terhadap keselamatan dan keberlanjutan juga menjadi prioritas. Seluruh paket pekerjaan konstruksi Tahap I berhasil mencatatkan zero accident. Selain itu, proyek ini menyerap lebih dari 1.300 tenaga kerja lokal dari Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.

Ketika beroperasi, Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh Probolinggo–Besuki menjadi 1 jam 15 menit. Efisiensi mobilitas ini diyakini akan menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Kehadiran tol ini akan memperlancar rantai pasok logistik menuju kawasan industri Paiton dan Pelabuhan Ketapang sebagai gerbang penyeberangan Jawa–Bali, sekaligus meningkatkan konektivitas pariwisata unggulan di wilayah Tapal Kuda serta membuka ruang usaha baru bagi pelaku UMKM setempat.

Sebagai wujud pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, Jalan Tol Prosiwangi menerapkan berbagai inovasi ramah lingkungan mulai dari proses konstruksi, kawasan rest area, hingga gedung operasional PT JPB.

Salah satu inovasi tersebut adalah Hybrid Wind Tree yang memadukan 35 solar petal dan 30 aeroleaf untuk menghasilkan listrik mandiri hingga 12,4 kW. Inovasi ini memperoleh Rekor MURI sebagai implementasi energi baru terbarukan pada proyek jalan tol. Selain itu, proyek ini menerapkan sistem pengelolaan air daur ulang (water treatment) untuk kebutuhan pemadam kebakaran, flushing toilet, dan penyiraman taman.

Pada pekerjaan konstruksi, pemanfaatan material batu hasil galian sebagai material timbunan badan jalan berhasil mengoptimalkan biaya pembangunan sekaligus menekan dampak lingkungan melalui pengurangan emisi karbon sebesar 6,3 juta kgCO₂e atau sekitar 45,4%.

Melalui perpaduan konektivitas dan kelestarian ekologis ini, Jasa Marga memastikan Jalan Tol Prosiwangi mampu memberikan nilai tambah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Kesiapan operasional pada proyek ini juga menjadi bukti nyata dari perwujudan Jasa Marga bersama Danantara Indonesia untuk selalu Melayani Sepenuh Hati dalam merajut konektivitas nasional secara andal. Melalui sinergi dan koordinasi tersebut, Jasa Marga berkomitmen penuh untuk terus mengawal percepatan pembangunan sisa ruas tol ini hingga tuntas demi mendorong akselerasi pemerataan ekonomi dan pariwisata di koridor timur Pulau Jawa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pembinaan Sepak Bola Daerah, PS PTPN III Juara Piala Presiden 2026 Zona Labuhanbatu

LABUHANBATU – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga daerah sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di wilayah operasional perusahaan. Komitmen tersebut membuahkan hasil dengan keberhasilan tim usia dini PS PTPN III meraih gelar Juara I pada ajang Piala Presiden Zona Labuhanbatu Tahun 2026.

Dalam laga final yang digelar di Lapangan PTPN III Rantauprapat, tim asuhan pelatih Erwin Setiawan berhasil mengalahkan PS Bintara Muda dengan skor 5-3. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan PS PTPN III mewakili Kabupaten Labuhanbatu pada putaran final tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya Holding Perkebunan Nusantara dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan melalui pemanfaatan fasilitas perusahaan di wilayah operasional, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya talenta-talenta muda dari kawasan perkebunan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pembinaan olahraga.

Model pembinaan tersebut mengedepankan proses penjaringan bakat (talent scouting) di wilayah nonperkotaan dengan memanfaatkan infrastruktur lapangan di lingkungan emplasmen perkebunan sebagai pusat latihan bagi anak-anak karyawan maupun masyarakat sekitar. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan kesempatan yang lebih luas bagi bibit-bibit potensial untuk berkembang melalui sistem latihan yang terstruktur.

Menjangkau Talenta dari Wilayah Perkebunan

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan keberadaan klub internal seperti PS PTPN III memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai wadah olahraga, tetapi juga sebagai sarana pengembangan potensi generasi muda di daerah operasional perusahaan.

“Kami memandang area emplasmen dan perkebunan sebagai lumbung talenta yang memiliki potensi besar jika dikelola dengan pola latihan yang tepat. Pendekatan kami difokuskan pada upaya menjembatani keterbatasan akses tersebut. Melalui pengelolaan klub seperti PS PTPN III, perusahaan berupaya menyediakan jalur pembinaan yang disiplin agar anak-anak di daerah operasional kami mendapatkan kesempatan berkompetisi hingga di tingkat nasional,” ujar Jatmiko.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut didukung oleh keberadaan berbagai klub yang aktif di sejumlah unit kebun di wilayah Sumatera Utara hingga Riau. Selain mengoptimalkan fasilitas olahraga milik perusahaan, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar melalui aktivitas olahraga yang inklusif.

Pembinaan Berkelanjutan Membangun Tradisi Prestasi

Prestasi tim usia dini PS PTPN III memperpanjang catatan positif klub yang sebelumnya telah menunjukkan kiprah di berbagai kompetisi regional maupun nasional. Pada musim kompetisi 2023, tim senior PS PTPN III berhasil meraih posisi Runner-up Liga 3 Zona Sumatera Utara serta Runner-up BUMN Fest Cabang Sepak Bola tingkat nasional.

Konsistensi pembinaan juga terlihat pada kelompok usia lainnya. Tim PS PTPN III U-15 sebelumnya mencatat kemenangan 5-0 atas SSB Padang Bolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara, pada laga pembuka Kompetisi Piala Soeratin Wilayah 3 Sumatera Utara. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sistem pembinaan yang dijalankan klub berlangsung secara berjenjang dan berkesinambungan.

Perkuat Dukungan Secara Institusional

Keberhasilan tim junior tersebut turut mendorong manajemen Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo untuk memperkuat dukungan terhadap keberlangsungan pembinaan secara lebih terstruktur. Jika sebelumnya operasional tim pada sejumlah kompetisi lokal masih mengandalkan semangat gotong royong pengurus dan orang tua atlet, kini perusahaan melakukan penguatan dukungan melalui mekanisme kelembagaan.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, mengatakan manajemen telah menginstruksikan jajaran unit di Rantauprapat untuk mengawal kebutuhan logistik tim menjelang putaran final tingkat provinsi.

“Tanggung jawab kami di tingkat manajemen adalah memastikan bahwa semangat di akar rumput ini mendapatkan payung dukungan yang stabil dan berkelanjutan lewat program TJSL yang terukur,” jelas Arya.

Ia menambahkan bahwa dukungan perusahaan diharapkan mampu memberikan ruang bagi pengurus dan pelatih untuk lebih fokus mempersiapkan aspek teknis dan pembinaan mental para atlet muda.

“Kami ingin dukungan yang akan dialokasikan dapat membuat tim pengurus dan pelatih bisa fokus sepenuhnya pada persiapan teknis sepak bola serta menjaga mental bertanding anak-anak menghadapi kompetisi tingkat Sumatra Utara nanti,” pungkasnya.

Melalui pembinaan olahraga yang berkelanjutan, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN IV PalmCo terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Selain mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi, program ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun ekosistem sosial yang inklusif, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul di daerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara, Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama

Jakarta — Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 6–8 Juli 2026 tidak hanya menghasilkan penguatan kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi digital, ketahanan pangan, dan pendidikan, tetapi juga melahirkan sebuah inisiatif yang menyoroti kedekatan hubungan budaya kedua negara.

Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, kedua pemimpin mengumumkan Tahun Tagore–Dewantara untuk Diplomasi Budaya dan Pendidikan, sebuah rangkaian peringatan selama 15 bulan yang akan berlangsung dari Juli 2026 hingga September 2027. Program ini menjadi salah satu dari enam pengumuman strategis yang disampaikan selama kunjungan Modi ke Indonesia dan akan menghadirkan festival budaya, pemutaran film, pameran tekstil, pertunjukan fesyen, kegiatan sastra, pertukaran akademik, hingga program pendidikan di kedua negara.

Peringatan tersebut sekaligus menandai 100 tahun perjalanan Rabindranath Tagore ke Indonesia, sebuah momen bersejarah yang menjadi simbol hubungan intelektual dan budaya antara India dan Indonesia.

Mengenang Perjalanan Tagore ke Nusantara

Pada tahun 1927, Rabindranath Tagore, penyair, filsuf, pendidik, sekaligus penerima Hadiah Nobel pertama dari Asia, melakukan perjalanan ke Pulau Jawa dan Bali. Dalam kunjungan tersebut, Tagore menyaksikan masyarakat yang tengah membangun identitas nasionalnya melalui seni, pendidikan, dan kebudayaan.

Seratus tahun kemudian, India dan Indonesia memilih untuk mengenang perjalanan tersebut dengan menetapkan tahun 2026–2027 sebagai Tahun Tagore–Dewantara untuk Diplomasi Budaya dan Pendidikan, sebagai simbol hubungan peradaban yang telah berkembang selama berabad-abad.

Tagore dan Ki Hadjar Dewantara, Dua Tokoh dengan Visi yang Sama

Nama “Tagore–Dewantara” dipilih untuk menghormati dua tokoh pendidikan yang memiliki cita-cita serupa dalam membangun generasi masa depan melalui pendidikan yang memerdekakan.

Rabindranath Tagore mendirikan Shantiniketan pada tahun 1901 dengan keyakinan bahwa pendidikan harus menumbuhkan kebebasan berpikir, kreativitas, rasa ingin tahu, dan kegembiraan belajar. Dua dekade kemudian, pada tahun 1922, Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, mendirikan Taman Siswa di Yogyakarta dengan filosofi yang hampir sama, yakni menjadikan pendidikan sebagai sarana membangun karakter, kebebasan, dan kemandirian, berbeda dari sistem pendidikan kolonial yang lebih menekankan perintah dan hukuman.

Hubungan antara kedua tokoh tersebut bukan sekadar kesamaan gagasan. Sejumlah akademisi mencatat bahwa pemikiran pendidikan Tagore turut menginspirasi Ki Hadjar Dewantara. Hubungan antara Shantiniketan dan Taman Siswa juga berkembang melalui berbagai pertukaran pendidikan, termasuk pengiriman siswa Taman Siswa seperti Ki Subroto dan Ki Rusli untuk belajar di Shantiniketan.

Pertukaran tersebut mempertemukan dua tradisi pendidikan yang tumbuh di India dan Indonesia. Hingga kini, warisan Ki Hadjar Dewantara tetap menjadi landasan sistem pendidikan Indonesia melalui semboyan Tut Wuri Handayani, sementara gagasan Tagore terus dikenang sebagai salah satu filosofi pendidikan paling berpengaruh di Asia.

Modi dan Prabowo Soroti Warisan Bersama

Dalam pernyataan pers bersama setelah pertemuan bilateral, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan kedua negara akan memperingati satu abad kunjungan bersejarah Gurudev Rabindranath Tagore ke Indonesia.

“Perjalanan Indonesia dalam membangun bangsa banyak dipengaruhi oleh pendidik visioner sekaligus Menteri Pendidikan pertamanya, Ki Hajar Dewantara. Falsafah pendidikan beliau sangat dipengaruhi oleh gagasan Gurudev Tagore. Sebagai penghormatan terhadap warisan intelektual dan budaya bersama tersebut, India dan Indonesia akan memperingatinya sebagai Tahun Tagore–Dewantara untuk Diplomasi Budaya dan Pendidikan,” ujar Modi.

Presiden Prabowo Subianto juga menyambut baik peluncuran inisiatif tersebut. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa restorasi dan konservasi Kompleks Candi Prambanan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, serta penetapan Tahun Tagore–Dewantara 2026–2027, mencerminkan eratnya hubungan peradaban antara Indonesia dan India.

Menurut Prabowo, berbagai inisiatif tersebut sekaligus mempertegas komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, riset dan teknologi, kebudayaan, serta hubungan antar masyarakat.

Diawali Pameran Foto dan Peluncuran Buku

Peluncuran Tahun Tagore–Dewantara bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Modi ke Indonesia pada 7 Juli 2026.

Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, Kedutaan Besar India menyelenggarakan pameran foto perjalanan Rabindranath Tagore di Indonesia di Jakarta International Convention Centre (JICC), lokasi penyelenggaraan acara komunitas yang dihadiri Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi.

Pada kesempatan yang sama, penulis Arindam Mukherjee menyerahkan bukunya yang berjudul Rabindranath Tagore’s Indonesian Odyssey: A Cultural Pilgrimage kepada Perdana Menteri Modi sebagai penghormatan terhadap perjalanan bersejarah Tagore di Indonesia.

Beragam Agenda Budaya Hingga September 2027

Selama 15 bulan ke depan, berbagai kegiatan budaya dan pendidikan akan diselenggarakan di Indonesia untuk melibatkan masyarakat luas.

Di bidang fesyen, Indonesia Fashion Week akan menghadirkan desainer Shantiniketan Papri Basak, yang akan memadukan motif khas India dengan batik Indonesia pada Agustus 2026.

Di bidang perfilman, Tagore Film Festival akan menghadirkan adaptasi sinematik berbagai karya Rabindranath Tagore bagi masyarakat umum dan kalangan akademisi di Jakarta pada September 2026.

Di sektor pendidikan, akan diselenggarakan Kuis Tagore–Dewantara di sejumlah kota di Indonesia. Program ini juga akan diikuti dengan pengenalan pembelajaran bahasa Sanskerta di sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur dan Bali, mengingat bahasa daerah di kedua wilayah tersebut memiliki keterkaitan sejarah yang kuat dengan bahasa Sanskerta.

Berbagai kegiatan masyarakat juga akan digelar, termasuk pertunjukan budaya dalam rangka Bijoya Sammeloni oleh Jakarta Bengali Association pada Oktober 2026, simposium sastra dan akademik mengenai pengaruh Tagore terhadap pemikiran Asia Tenggara pada November 2026, serta festival Tahun Baru Bengali Borsho Boron pada April 2027 yang merayakan tradisi pergantian tahun yang dimiliki kedua negara.

Selain itu, pameran foto mengenai perjalanan Tagore di Indonesia akan berkeliling ke berbagai kota di Indonesia sepanjang tahun dengan dukungan jaringan relawan muda serta berbagai platform digital untuk menjangkau generasi muda.

Perayaan Digelar di India dan Indonesia

Perayaan Tahun Tagore–Dewantara tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi juga di India.

Memasuki Januari 2027, pameran warisan tekstil “Sarong to Saree” akan membuka rangkaian kegiatan tahun kedua. Pameran tersebut menghubungkan tradisi tenun Indonesia dengan Shantiniketan dan akan disertai peluncuran buku karya pakar tekstil Darshan Shah dari Weavers Studio, Kolkata.

Pada Agustus 2026, Nalanda University dan Universitas Jambi juga akan memulai kemitraan pendidikan yang mencakup pemasangan patung Atisha Dipankara di Museum Muara Jambi serta penyerahan replika Prasasti Tembaga Nalanda kepada Museum Balaputradewa di Palembang. Kedua inisiatif tersebut dimaksudkan untuk menghidupkan kembali hubungan sejarah yang telah terjalin lebih dari seribu tahun.

Selain itu, India dan Indonesia juga tengah mengusulkan penerbitan perangko peringatan bersama oleh Pos Indonesia dan India Post sebagai simbol persahabatan kedua negara.

Rangkaian Tahun Tagore–Dewantara dijadwalkan ditutup pada Agustus atau September 2027 melalui penyelenggaraan konferensi internasional di Bali yang akan mempertemukan para akademisi dan cendekiawan dari berbagai negara di kawasan.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, lokasi, dan mekanisme pendaftaran setiap kegiatan akan diumumkan secara bertahap melalui Kedutaan Besar India di Jakarta, Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC), serta berbagai organisasi masyarakat India di Indonesia yang terlibat dalam penyelenggaraan program tersebut.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Agar Perjalanan Lebih Nyaman, Ini Tips Menggunakan LRT Jabodebek Saat Jam Sibuk

Jumlah pengguna LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi terus naik. Pada Juni 2026, rata-rata tap in pukul 06.00–09.00 WIB mencapai 511 pengguna per stasiun, naik 12% dibanding 456 pengguna di Mei 2026.

Aktivitas masyarakat yang memanfaatkan LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi di hari kerja (weekday) terus menunjukkan peningkatan. Pada bulan Juni 2026, rata-rata jumlah pengguna yang melakukan tap in antara pukul 06.00–09.00 WIB di 18 stasiun tercatat 511 pengguna per stasiun setiap hari kerja, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan rata-rata pada bulan Mei 2026 yang mencapai 456 pengguna. Kondisi tersebut menunjukkan semakin tingginya mobilitas masyarakat pada pagi hari yang menggunakan LRT Jabodebek, dan kebiasaan sederhana setiap pengguna memiliki peran penting dalam memperlancar arus naik dan turun pengguna serta menciptakan perjalanan yang lebih nyaman bagi semua.

Karena itu, LRT Jabodebek membagikan sejumlah tips sederhana yang dapat diterapkan pengguna saat bepergian pada jam sibuk. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat menggunakan LRT Jabodebek pada jam sibuk :

1. Siapkan kartu pembayaran dan pastikan isi saldo kartu sebelum tiba di gate

Menyiapkan kartu uang elektronik atau metode pembayaran sejak sebelum mengantre di gate akan membantu memperlancar antrean masuk maupun keluar stasiun.

2. Hindari membawa barang berukuran besar apabila tidak mendesak

Pastikan barang bawaan pengguna memenuhi aturan yang diperbolehkan dibawa dan tidak melebihi ukuran maksimal 100 x 40 x 30 sentimeter. Selain itu, koper berukuran besar, kardus, maupun barang bawaan yang memerlukan ruang cukup luas dapat membatasi ruang gerak pengguna lain ketika kondisi kereta sedang padat. Apabila harus membawanya, pengguna disarankan menempatkan barang sedekat mungkin dengan tubuh agar tidak mengganggu pergerakan pengguna lain.

3. Gunakan ransel di depan tubuh saat kereta penuh

Tas ransel yang tetap dikenakan di punggung sering kali tidak disadari mengenai pengguna lain dan mengurangi ruang di dalam kereta. Memindahkan ransel ke depan tubuh akan membuat ruang berdiri menjadi lebih lega.

4. Dahulukan pengguna yang akan turun

Memberikan ruang bagi pengguna yang keluar dari kereta akan mempercepat proses pertukaran pengguna sehingga waktu berhenti di stasiun dapat dimanfaatkan secara optimal.

5. Jangan berhenti tepat di depan pintu kereta atau eskalator

Setelah turun dari kereta maupun selesai menggunakan eskalator, pengguna sebaiknya segera bergerak menuju area yang lebih lapang agar tidak menghambat arus pengguna di belakang.

6. Perhatikan waktu kedatangan kereta

Pengguna disarankan tiba beberapa menit lebih awal di stasiun, terutama pada jam sibuk. Datang terlalu mepet sering kali membuat pengguna terburu-buru, berlari menuju peron, atau mencoba masuk ketika pintu kereta akan menutup, yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna lainnya.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kenyamanan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, layanan, maupun keandalan operasional, namun juga oleh kesiapan pengguna sebelum memasuki stasiun, berada di dalam kereta, hingga tiba di stasiun tujuan.

“Hal-hal sederhana seperti menyiapkan kartu pembayaran serta memastikan saldo kartu sebelum memasuki gate, memberikan kesempatan kepada pengguna turun terlebih dahulu, hingga menempatkan barang bawaan dengan tepat dapat membantu mempercepat proses naik turun pengguna. Jika dilakukan bersama-sama, perjalanan akan terasa lebih nyaman dan tertib,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa disiplin kecil yang dilakukan oleh setiap pengguna akan memberikan dampak besar terhadap kenyamanan perjalanan secara keseluruhan.

“Transportasi publik merupakan ruang bersama. Ketika setiap pengguna saling menghargai dengan menerapkan etika sederhana selama perjalanan, suasana di dalam stasiun maupun kereta menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” tutup Radhitya.

Seiring meningkatnya jumlah pengguna LRT Jabodebek pada hari kerja, penerapan etika sederhana selama menggunakan transportasi publik diharapkan dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna.

Dengan begitu, perjalanan pada jam sibuk dapat berlangsung lebih lancar sehingga pengalaman menggunakan transportasi publik menjadi semakin baik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya Perkuat Inklusi Keuangan Digital, Raih Best Bank Awards 2026

Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya kembali menorehkan prestasi melalui inovasi berkelanjutan pada berbagai produk perbankan digitalnya yang mampu menghadirkan solusi pembiayaan digital yang inklusif. Atas komitmen tersebut, Bank Raya meraih penghargaan Best Bank 2026 dari Investor Trust dalam kategori The Social Financing Excellence Award.

Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya kembali menorehkan prestasi melalui inovasi berkelanjutan pada berbagai produk perbankan digitalnya yang mampu menghadirkan solusi pembiayaan digital yang inklusif. Atas komitmen tersebut, Bank Raya meraih penghargaan Best Bank 2026 dari Investor Trust dalam kategori The Social Financing Excellence Award. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya Bank Raya dalam memperluas akses layanan keuangan, khususnya bagi masyarakat dan pelaku usaha yang belum terlayani secara optimal oleh layanan perbankan.

Salah satu produk unggulan Bank Raya, Pinang Dana Talangan, dinilai berhasil mendukung pemberdayaan pelaku usaha sekaligus memperkuat inklusi keuangan di Indonesia. Pinang Dana Talangan merupakan fasilitas pinjaman yang diperuntukkan bagi Agen Laku Pandai, termasuk Agen BRILink dan Agen Gadai, guna mendukung kelancaran transaksi keuangan mereka. Melalui proses pengajuan yang praktis, aman, dan cepat, pelaku usaha dapat memperoleh akses pembiayaan dengan pencairan dana dalam waktu kurang dari 10 menit. Hingga Triwulan I/2026, penyaluran Pinang Dana Talangan telah mencapai Rp7,25 triliun atau tumbuh 33,4% secara tahunan (year-on-year), dengan outstanding sebesar Rp1,15 triliun atau meningkat 63,0% (year-on-year). Pembiayaan tersebut telah dimanfaatkan oleh sekitar 52 ribu Agen BRILink dan Agen Gadai di berbagai wilayah Indonesia.

Ajeng Putri Hapsari selaku Corporate Secretary Bank Raya, mengatakan, “Bank Raya selalu berfokus pada inovasi produk yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat. Pinang Dana Talangan banyak dimanfaatkan oleh Agen BRILink di seluruh Indonesia, sehingga memudahkan proses transaksi keuangan masyarakat terutama di daerah-daerah yang membutuhkan akses keuangan. Dengan adanya Pinang Dana Talangan, maka Agen BRILink dapat melayani nasabah dengan lebih cepat dan usahanya juga dapat berkembang lebih pesat.”

Pinang Dana Talangan menawarkan pilihan tenor pinjaman jangka pendek dengan plafon hingga Rp200 juta serta pilihan tenor 3, 7, 14, dan 30 hari. Proses pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi BRILink Mobile dengan waktu proses sekitar 15 menit hingga dana dapat dicairkan.

“Ke depan, kami akan terus mengembangkan berbagai solusi perbankan digital yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan  inklusi keuangan melalui solusi digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha.” tutup Ajeng.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perluas Inklusi Keuangan Digital di Indonesia, Bank Raya Raih Best Bank Awards 2026

Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya kembali mendapatkan apresiasi atas inovasi di berbagai produk perbankan digitalnya karena mampu menghadirkan solusi pembiayaan digital yang inklusif. Bank Raya mendapatkan apresiasi sebagai Best Bank 2026 oleh Investor Trust, dalam kategori The Social Financing Excellence Award.

Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya kembali mendapatkan apresiasi atas inovasi di berbagai produk perbankan digitalnya karena mampu menghadirkan solusi pembiayaan digital yang inklusif. Bank Raya mendapatkan apresiasi sebagai Best Bank 2026 oleh Investor Trust, dalam kategori The Social Financing Excellence Award.  Apresiasi ini merupakan wujud komitmen Bank Raya dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya segmen yang belum terlayani secara optimal oleh layanan perbankan. 

Salah satu champion product Bank Raya yaitu Pinang Dana Talangan, dinilai mampu mendukung pemberdayaan pelaku usaha serta memperkuat inklusi keuangan di Indonesia. Pinang Dana Talangan merupakan pinjaman untuk mendukung transaksi keuangan Agen Laku Pandai termasuk Agen BRILink dan Agen Gadai, yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan secara cepat, mudah, dan aman dengan proses pencairan dana dalam waktu kurang dari 10 menit. Hingga Triwulan 1/2026, Bank Raya telah menyalurkan Pinang Dana Talangan sebesar Rp7,25 triliun, tumbuh sebesar 33,4% (yoy) atau mencatatkan outstanding sebesar Rp1,15 triliun, tumbuh 63,0% (yoy), yang telah disalurkan kepada sekitar 52 ribu Agen BRILink dan Agen Gadai. 

Ajeng Putri Hapsari selaku Corporate Secretary Bank Raya, mengatakan, “Bank Raya selalu berfokus pada inovasi produk yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat. Pinang Dana Talangan banyak dimanfaatkan oleh Agen BRILink di seluruh Indonesia, sehingga memudahkan proses transaksi keuangan masyarakat terutama di daerah-daerah yang membutuhkan akses keuangan. Dengan adanya Pinang Dana Talangan, maka Agen BRILink dapat melayani nasabah dengan lebih cepat dan usahanya juga dapat berkembang lebih pesat.”

Pinang Dana Talangan memiliki pilihan tenor pinjaman yang pendek  dengan  plafon hingga Rp200 juta dan  tenor pinjaman 3, 7, 14 dan 30 hari. Adapun pengajuan Pinang Dana Talangan dapat dilakukan langsung via aplikasi BRILink Mobile, dan hanya membutuhkan waktu 15 menit hingga dana cair. 

Bank Raya terus mendorong peningkatan penyaluran Pinang Dana Talangan serta meningkatkan kualitas credit scoring  guna semakin memperkuat kualitas kredit  agar dapat dimanfaatkan oleh semakin banyak nasabah dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan sesuai dengan risk appetite.

“Ke depan, kami akan terus mengembangkan berbagai solusi perbankan digital yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan  inklusi keuangan melalui solusi digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha.” tutup Ajeng.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES