ITE Group Hadir di Jakarta, Lihat Indonesia sebagai Mitra Strategis untuk Memperluas Akses Bisnis ke Pasar Rusia

Tangerang, 08 Juli 2026 – Sebagai penyelenggara pameran bisnis internasional (B2B) terbesar di Rusia, ITE Group terus memperluas kolaborasi dengan negara-negara yang memiliki potensi ekspor tinggi, termasuk Indonesia. Melihat pertumbuhan perdagangan bilateral yang semakin kuat serta daya saing produk manufaktur Indonesia di pasar global, ITE Group memilih Indonesia sebagai salah satu negara prioritas dalam pengembangan partisipasi internasional pada pamerannya.

Didirikan pada tahun 1991, ITE Group menyelenggarakan lebih dari 30 pameran internasional setiap tahun yang mencakup berbagai sektor industri, mulai dari konstruksi, bahan bangunan, kemasan, makanan dan minuman, pariwisata, hingga teknologi. Setiap tahunnya, ekosistem ITE mempertemukan lebih dari 500.000 pengunjung profesional, 10.000 eksibitor internasional, serta didukung database lebih dari 2,5 juta kontak bisnis, menjadikannya salah satu platform B2B terbesar di kawasan Rusia, area CIS, dan negara-negara sekitarnya.

Melalui rangkaian pameran unggulan seperti MosBuild, Woodex, Aquaflame, MITT, RosUpack, WorldFood, dan DairyTech, serta platform digital ITE Connect, perusahaan Indonesia memiliki akses langsung kepada importir, distributor, kontraktor, retailer, hingga para pemangku kepentingan utama di pasar Rusia.

Kunjungan ITE Group yang dipimpin oleh CEO Dmitry Zavgorodniy ke Jakarta pada 08 Juli 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat hubungan dagang Indonesia dan Rusia sekaligus memperkenalkan berbagai peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha Indonesia melalui jaringan pameran internasional ITE. 

Dalam MosBuild Forum Jakarta 2026 yang diselenggarakan di Garuda 2, ICE BSD City, juga menghadirkan narasumber lain seperti dari International Sales Director of ITE Group, PT Tatalogam Lestari, dan PT Eurotrans Logistics Indonesia.  Forum ini dibuka dengan sambutan oleh Robi Handoko selaku Kepala Bidang Bahan Kimia dan Bahan Bangunan, Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 

“Kementerian Perdagangan sangat menyambut baik adanya MosBuild ini karena memiliki tujuan untuk dapat meningkatkan eksplorasi Indonesia ke pasar global khusus nya dalam produk bangunan seperti material bangunan, konstruksi, dan juga produk bahan pembangunan Indonesia khususnya di pasar Eurasia dan Rusia.” ujarnya. 

Keputusan ITE Group untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia, didukung oleh meningkatnya hubungan perdagangan kedua negara. Pada tahun 2025, nilai ekspor Indonesia ke Rusia meningkat 42,7% atau mencapai US$1,88 miliar, mencerminkan semakin besarnya peluang bagi produk Indonesia untuk memasuki pasar Rusia.

ITE Group melihat sejumlah sektor unggulan Indonesia yang memiliki peluang pertumbuhan signifikan. Salah satunya adalah produk kayu, yang mencatat kenaikan ekspor hingga 156% atau mencapai USD 23,9 juta pada 2025. Sebaliknya, ekspor furnitur Indonesia ke Rusia masih mencapai sekitar USD 3,8 juta, atau hanya 0,17% dari total impor furnitur Rusia. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang pasar yang sangat besar bagi produsen furnitur Indonesia, terutama setelah berkurangnya pemasok dari negara-negara lain.

“Indonesia memiliki basis manufaktur yang sangat besar dan semakin mendapat perhatian di pasar Rusia. Kami melihat peluang besar untuk mempertemukan perusahaan-perusahaan Indonesia dengan pembeli, distributor, dan mitra bisnis melalui ekosistem pameran ITE. Tidak hanya melalui MosBuild, tetapi juga berbagai pameran sektor lainnya yang didukung oleh platform digital ITE Connect, sehingga hubungan bisnis dapat dimulai bahkan sebelum pameran berlangsung,” ujar Dmitry Zavgorodniy, CEO ITE Group.

MosBuild merupakan salah satu flagship event dalam portofolio ITE Group sekaligus pameran bangunan dan interior terbesar di Rusia dan area CIS. Pameran ini memberikan akses langsung kepada target pasar seperti wholesaler, retailer, perusahaan konstruksi, arsitek, hingga pengembang properti.

Hal tersebut sejalan dengan pernyataan dari Darryl Pawsey, International Sales Director of ITE Group yang menyampaikan bahwa “Ini bukan hanya tentang datang ke pameran dan bertemu pembeli, ada kesempatan untuk menjelajahi pasar, industri, bertemu arsitek, bertemu desainer, dan mendapatkan gambaran serta pemahaman mengenai apa yang sedang terjadi.” 

Melalui keikutsertaan dalam MosBuild, perusahaan Indonesia tidak hanya memperoleh akses langsung kepada buyer dan pelaku industri di Rusia, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai kebutuhan pasar, tren industri, struktur distribusi, serta peluang pengembangan bisnis di kawasan Rusia dan CIS. 

Pada penyelenggaraan tahun 2026, MosBuild berhasil menghadirkan 87.995 total pengunjung dengan 1.250 eksibitor dari 51 negara. Peserta MosBuild dapat merasakan berbagai akses eksklusif selama pameran berlangsung seperti area networking khusus berupa Decorium Conference. 

Dalam beberapa tahun terakhir, MosBuild mencatat peningkatan partisipasi dari negara-negara baru yang sebelumnya belum pernah mengikuti pameran sebelum tahun 2022. Indonesia secara resmi menjadi salah satu negara peserta baru setelah untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam penyelenggaraan MosBuild 2026. Perusahaan dari Indonesia ini, yaitu PT Tatalogam Lestari yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur untuk baja lapis. 

Pada kegiatan ini, PT Tatalogam Lestari memberikan testimonial setelah mengikuti MosBuild 2026. “MosBuild itu kita dibekali dengan yang namanya platform digital ITE Connect. Jadi kita dikonekkan dengan calon customer kita. Jadi selama kita pameran sampai 3 bulan ke depan, itu merupakan suatu keuntungan bagi kita yang mengikuti acara MosBuild tersebut. Jadi beberapa hasil yang kita dapatkan, terus terang pastinya adalah lead customer. Baik itu dari manufaktur, distributor, retailer, aplikator, kontraktor, ataupun arsitek lokal Rusiada, bahkan dari negara-negara lain yang datang seperti dari Turki, dan negara-negara Eropa sekitar Rusia” ujar Hengky Prasetia, selaku Account Manager, PT Tatalogam Lestari. Partisipasi tersebut mencerminkan semakin besarnya potensi produk Indonesia untuk bersaing di pasar Rusia. 

Indonesia memiliki kapabilitas manufaktur yang sangat besar di berbagai kategori yang ditampilkan pada MosBuild, mulai dari furnitur, produk interior, komponen kayu, keramik, sanitasi, pencahayaan, material dekoratif, bahan bangunan hingga teknologi konstruksi.

Bagi peserta yang berminat untuk mengikuti MosBuild, PT Eurotrans Logistik Indonesia menjelaskan proses pengiriman logistik pameran dari Indonesia menuju Rusia. Disampaikannya oleh Theresia Sumanti, General Manager PT Eurotrans Logistik Indonesia terkait dengan peluang yang akan didapatkan oleh para manufaktur perusahaan di Indonesia untuk mengikuti pameran MosBuild di Rusia, Eurotrans dapat membantu dari segi logistik pengiriman hingga sampai ke lokasi pameran di tempat yang sudah ditentukan, dan setelah selesai pameran kargo akan dipulangkan kembali ke Indonesia.

Sebagai mitra resmi ITE Group di Indonesia, PT Debindomulti Adhiswasti akan mendampingi perusahaan yang berminat mengikuti MosBuild 2027, mulai dari konsultasi mengenai pilihan paviliun, persiapan pameran, strategi promosi, serta pemanfaatan platform ITE Connect untuk melakukan business matching sebelum pameran berlangsung. 

MosBuild 2027 akan diselenggarakan pada 30 Maret – 2 April 2027 di Crocus Expo, Moskow. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi, mosbuild.com. Jadwal event dari ITE Group dapat diakses melalui, ite.group/en/calendar. Perusahaan di Indonesia dapat memperoleh informasi resmi melalui PT Debindomulti Adhiswasti dengan Bapak Majid Satriansyah pada alamat email berikut, majid@debindo.com.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026

Banjarmasin, 6 Juli 2026 — Sebagai wujud
komitmen dalam mendukung agenda nasional peningkatan literasi dan inklusi
keuangan syariah, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah)
turut berpartisipasi dalam Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026 Goes to
Banjarmasin
yang diselenggarakan pada 4 – 5 Juli 2026 di Main Atrium Duta
Mall Banjarmasin. Kegiatan ini merupakan program kolaboratif yang diinisiasi
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah
(PUJKS) sebagai rangkaian kampanye edukasi keuangan syariah nasional.

SYAFIF 2026
dirancang untuk mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk dan
layanan jasa keuangan syariah, memperluas akses masyarakat terhadap lembaga
keuangan syariah, sekaligus mengkampanyekan program literasi, inklusi, dan
pelindungan konsumen. Rangkaian kegiatan meliputi mini expo produk dan layanan
keuangan syariah, talkshow edukasi, edu-tainment, hingga pembagian doorprize
yang melibatkan berbagai PUJKS lintas sektor, mulai dari perbankan syariah,
pasar modal syariah, hingga industri keuangan non-bank syariah.

Kehadiran program
seperti SYAFIF menjadi semakin relevan mengingat masih terdapat kesenjangan
yang cukup lebar antara pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah di
Indonesia. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK)
2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan bersama Badan Pusat Statistik, indeks
literasi keuangan syariah tercatat sebesar 43,42%, sementara indeks inklusi
keuangan syariah baru mencapai 13,41%[1]. Kesenjangan sekitar 30
poin persen antara literasi dan inklusi ini menunjukkan bahwa meskipun
pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah terus meningkat, pemanfaatannya
di kehidupan sehari-hari masih perlu didorong lebih jauh dan di sinilah kolaborasi
lintas industri seperti SYAFIF memainkan peran strategis.

Vivin Arbianti
Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah,
menyampaikan
,”Partisipasi Prudential Syariah dalam SYAFIF 2026 di Banjarmasin
merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap upaya kolaboratif OJK dan seluruh
Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah dalam memperluas literasi dan inklusi
keuangan syariah di Indonesia. Sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah,
kami percaya bahwa edukasi adalah fondasi utama untuk menghadirkan perlindungan
yang inklusif, transparan, dan berlandaskan prinsip syariah bagi keluarga
Indonesia.”

Selama dua hari
penyelenggaraan, Prudential Syariah menghadirkan booth interaktif yang
menawarkan konsultasi finansial gratis, games literasi keuangan syariah, hingga
kesempatan mendapatkan merchandise eksklusif, shopping voucher bagi pengunjung
serta sesi Literasi Asuransi Syariah.

“Melalui
kehadiran kami di Banjarmasin, kami berharap dapat semakin dekat dengan
masyarakat Kalimantan Selatan dan memperkenalkan bahwa perencanaan keuangan
syariah, termasuk perlindungan jiwa syariah adalah langkah penting yang bisa
dimulai sejak dini. Ini adalah bagian dari peran kami
sebagai#SatuYangMelindungi bagi keluarga Indonesia hadir di setiap tahapan
kehidupan,” tutup Vivin.

SYAFIF 2026 akan
berlanjut ke empat kota berikutnya yakni Jakarta (Agustus), Semarang sebagai
puncak EKSiS (September), Aceh (Oktober), dan Makassar (November), dan
Prudential Syariah berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam mendukung
suksesnya rangkaian program strategis nasional ini.

[1] Survei Nasional Literasi
Dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menakar Daya Hidup Kemang: Episentrum Kosmopolitan Jakarta yang Bertahan di Tengah Tantangan Aksesibilitas

Kemampuan Kemang dalam mengintegrasikan bisnis kuliner, komunitas ekspatriat, dan sejarah panjang galeri seni dalam sebuah lingkungan yang ramah pejalan kaki membuatnya sulit digantikan oleh konsep mal konvensional. Bagi masyarakat urban yang mencari pengalaman kota yang hidup dan dinamis, Kemang tetap menjadi destinasi dengan nilai efisiensi spasial yang tinggi.

JAKARTA — Di tengah masifnya pembangunan pusat
perbelanjaan modern dan gedung pencakar langit di pusat bisnis Jakarta, kawasan
Kemang, Jakarta Selatan, tetap mempertahankan karakternya yang distingtif.
Sebagai sebuah distrik gaya hidup (lifestyle), kawasan yang berpusat di
Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan ini menawarkan kepadatan titik
kuliner internasional, ruang kreatif, dan galeri seni yang dapat diakses dalam
radius jalan kaki.

Namun, di balik daya tarik kulturalnya, kawasan ini juga
menyimpan tantangan struktural, khususnya dalam aspek konektivitas transportasi
publik perkotaan.

Genealogi Distrik Ekspatriat dan Kantong Seni Tertua

Transformasi Kemang menjadi ruang kosmopolitan tidak terjadi
secara instan, melainkan melalui proses organik yang dimulai sejak era 1980-an.
Sejarah mencatat bahwa kawasan yang memiliki kontur berbukit dan vegetasi yang
relatif rindang ini pada awalnya menjadi lokasi hunian favorit bagi komunitas
ekspatriat asal Eropa dan Amerika Serikat.

Kehadiran komunitas internasional tersebut menstimulasi
pertumbuhan ekonomi kreatif lokal. Toko kerajinan tradisional yang awalnya
didirikan untuk melayani warga asing secara bertahap berevolusi menjadi galeri
seni permanen. Saat ini, Kemang tercatat sebagai rumah bagi beberapa galeri
seni dengan rekam jejak terpanjang di Indonesia, antara lain:

Hadiprana
Gallery:
Berdiri sejak tahun 1962 di Jl. Kemang Raya No. 30 ini tercatat
sebagai galeri seni pertama di Indonesia. Edwin’s
Gallery:
Beroperasi sejak 1984 di Jalan Kemang Raya No. 21, galeri ini
telah menyelenggarakan lebih dari 200 pameran yang melibatkan lebih dari
400 seniman lintas negara. Dia.Lo.Gue
Artspace:
Berlokasi di Jl. Kemang Selatan No. 99A, ruang kreatif
terpadu ini berfungsi sebagai galeri sekaligus kafe yang beroperasi setiap
hari.

Konsistensi ekosistem ini diperkuat oleh penyelenggaraan
agenda kultural tahunan berskala nasional, seperti Indonesia Contemporary
Art and Design
(ICAD), yang terus menjadikan Kemang sebagai barometer seni
kontemporer di ibu kota.

Anatomi Aksesibilitas: Kompromi Infrastruktur Rel dan
Solusi Jalan Tol

Dari perspektif perencanaan kota, daya tarik premium Kemang
harus dibayar dengan keterbatasan akses transportasi berbasis rel. Hingga saat
ini, kawasan Kemang belum terintegrasi secara langsung dengan jaringan kereta
komuter (KRL) maupun Mass Rapid Transit (MRT).

Ketiadaan akses rel langsung ini memaksa terjadinya kompromi
mobilitas:

Integrasi
Transportasi:
Perjalanan menuju stasiun terdekat, seperti Stasiun MRT
Cipete Raya, membutuhkan waktu tempuh sekitar 10 hingga 15 menit
berkendara menggunakan moda transportasi online. Konektivitas
Jalan Tol:
Akses kendaraan pribadi bertumpu pada jaringan Tol Lingkar
Luar Jakarta (JORR S) melalui Gerbang Tol Fatmawati dengan tarif rata-rata
Rp 17.000, yang menghubungkan kawasan ini ke koridor Jakarta Selatan,
Serpong (Tol Serpong-Balaraja), hingga Bogor (Tol Jagorawi). Kepadatan
Lokal:
Koridor utama seperti Jl. Kemang Raya rutin mengalami lonjakan
volume kendaraan yang signifikan, terutama pada jam sibuk dan akhir pekan,
sehingga menuntut alokasi waktu tempuh yang lebih panjang bagi para pelaju.

Narasi Mobilitas Urban: Dari Koridor Kuliner ke Destinasi
Sekitar

Meskipun menghadapi tantangan kemacetan lokal pada
waktu-waktu tertentu, tata letak Kemang memberikan efisiensi jarak yang tinggi
menuju berbagai pusat kegiatan di Jakarta Selatan jika diakses di luar jam-jam padat.

Sebagai ilustrasi mobilitas, titik pusat di Jl. Kemang Raya
memiliki kedekatan geografis dengan beberapa sentra komersial utama:

Menuju
Blok M Square dapat ditempuh dalam waktu sekitar 4 menit
berkendara. Menuju
Plaza Senayan membutuhkan waktu sekitar 6 menit berkendara. Menuju
Bandara Internasional Soekarno-Hatta memerlukan waktu tempuh
estimasi satu jam, bergantung pada eskalasi kepadatan lalu lintas.

Kepadatan tempat nongkrong berkualitas dalam satu koridor
jalan inilah yang secara konsisten membedakan Kemang dari kawasan permukiman
atau bisnis lainnya di Jakarta Selatan.

Potret Industri Akomodasi: Menakar Liberta Hotel Kemang

Karakter Kemang yang bertumpu pada aktivitas jalan kaki di
sepanjang koridor utama turut memengaruhi preferensi dalam pemilihan akomodasi. Salah
satu properti yang berada langsung di jantung lanskap ini adalah Liberta Hotel
Kemang,
yang terletak di Jl. Kemang Raya No. 6, Bangka.

Secara fasilitas, hotel berkapasitas sekitar 130 kamar
ber-AC ini menyediakan infrastruktur penunjang berupa kolam renang outdoor,
rooftop terrace, restoran, bar, serta layanan spa. Keunggulan utama
akomodasi ini terletak pada aspek lokasinya; hanya berjarak satu menit jalan
kaki dari La Codefin dan lima menit dari Food Garden Kemang, menempatkan tamu
langsung di pusat aktivitas kuliner.

Berdasarkan analisis ulasan konsumen, performa hotel ini
menunjukkan konsistensi yang baik pada fasilitas inti seperti kebersihan kamar,
kolam renang, dan operasional rooftop restaurant. Kendati tidak
memposisikan diri dalam segmen kemewahan bintang lima, akomodasi di koridor ini
dinilai sebagai pilihan yang rasional bagi pelaku perjalanan urban yang
memprioritaskan kedekatan akses langsung ke ruang publik Kemang.

Kemang tetap menjadi anomali yang sukses di tengah
modernisasi Jakarta. Di satu sisi, kawasan ini menuntut toleransi tinggi
terhadap kemacetan lokal dan minimnya transportasi publik berbasis rel
langsung. Namun, di sisi lain, kemampuan Kemang dalam mengintegrasikan bisnis
kuliner, komunitas ekspatriat, dan sejarah panjang galeri seni dalam sebuah
lingkungan yang ramah pejalan kaki membuatnya sulit digantikan oleh konsep mal
konvensional. Bagi masyarakat urban yang mencari pengalaman kota yang hidup dan
dinamis, Kemang tetap menjadi destinasi dengan nilai efisiensi spasial yang
tinggi.

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Anatomi Kuliner Seminyak: Polarisasi Tiga Stratum Ekonomi dalam Satu Koridor Jalan

Seminyak berhasil menciptakan replika ekosistem F&B yang komplet namun kontras. Ruang urban yang sempit ini mampu mengakomodasi unit usaha mikro seperti warung tradisional sekaligus menjadi arena kompetisi bagi restoran berstandar internasional.

SEMINYAK — Skena kuliner Seminyak, Bali, saat ini
berdiri sebagai salah satu lanskap gastronomi paling dinamis sekaligus
terpolarisasi di Indonesia. Di kawasan ini, kedekatan geografis mampu
mengaburkan batas kelas ekonomi. Dalam radius jalan kaki lima menit, lanskap
visual jalanan menyajikan kontras yang ekstrem: sebuah warung lokal dengan menu
Rp 40.000 per porsi beroperasi berdampingan dengan restoran premium yang
menawarkan tasting menu seharga Rp 1.000.000.

Secara struktural, industri komersial makanan dan minuman
(F&B) di Seminyak terbagi secara tegas ke dalam tiga tingkatan anggaran, di
mana wilayah Petitenget mengukuhkan posisinya sebagai episentrum kuliner kelas
atas.

Stratifikasi Pasar F&B Seminyak

Berdasarkan analisis pasar komparatif, pengelompokan
destinasi kuliner di Seminyak tidak lagi didominasi oleh kategorisasi jenis
masakan, melainkan oleh stratifikasi daya beli dan pengalaman bersantap (dining
experience
):

Stratum
Bawah (Warung Lokal):
Berada pada kisaran harga Rp 30.000 hingga Rp
50.000 per porsi. Opsi ini menjadi tulang punggung bagi perputaran ekonomi
cepat, khususnya untuk makan siang.

Stratum
Menengah (Mid-Range):
Mematok harga mulai dari Rp 100.000
hingga Rp 300.000 per menu utama. Segmen ini mendominasi volume transaksi
harian di koridor utama. Stratum
Atas (Fine Dining):
Berkisar antara Rp 600.000 hingga lebih
dari Rp 1.000.000 per orang. Segmen ini mengandalkan reputasi chef, konsep
interior, dan sistem reservasi ketat.

Komparasi Karakteristik dan Distribusi Geografis

Setiap stratum memiliki pusat konsentrasi massa dan
karakteristik operasional yang berbeda secara signifikan di lapangan.

1. Sektor Warung Tradisional: Efisiensi Kasual dan Kelas
Memasak

Sektor ini mengandalkan hidangan klasik Indonesia dan Bali
seperti nasi campur, sate babi, bebek goreng, hingga babi guling. Operasional
di tingkat ini murni bersifat taktis: tidak menerima reservasi dan mayoritas
bertumpu pada transaksi tunai. Dua representasi utama di segmen ini adalah
Warung Nia—yang juga mengintegrasikan bisnisnya dengan kelas memasak dan tur
pasar lokal—serta Waroeng Bernadette yang membangun ceruk pasar lewat menu
rendang.

2. Sektor Menengah (Mid-Range): Identitas Harian
Seminyak

Klaster mid-range terkonsentrasi di sepanjang Jalan
Kayu Aya (yang dikenal sebagai Eat Street) dan sebagian Jalan
Petitenget. Segmen ini menjadi motor penggerak identitas kuliner harian
Seminyak karena sifatnya yang lebih fleksibel; reservasi hanya disarankan pada
akhir pekan namun jarang bersifat wajib. Ragam konsep di kelas ini mencakup:

Bambu
(Jl. Petitenget No. 198): Menu Indonesia klasik dengan eksekusi gourmet. Sisterfields
(Jl. Kayu Cendana No. 7): Pelopor menu brunch bergaya Australia. Cafe
Organic
(Jl. Petitenget): Berfokus pada menu berbasis nabati (plant-based).
Fu
House
(Kawasan Petitenget): Menyajikan kuliner Thailand kontemporer. Naughty
Nuri’s Seminyak
: Mengandalkan menu iga babi skala masif.

3. Sektor Fine Dining: Petitenget sebagai Pusat
Gravitasi

Jalan Petitenget saat ini tercatat memiliki konsentrasi fine
dining
tertinggi di Seminyak. Pada tingkatan ini, manajemen tidak lagi
sekadar menjual makanan, melainkan arsitektur dan narasi kuliner. Faktor
retensi dan manajemen meja menjadi sangat kritikal, di mana reservasi jauh-jauh
hari mutlak diperlukan, terutama untuk jam makan malam utama.

Beberapa pemain kunci yang mendefinisikan standar industri
di koridor ini meliputi:

Merah
Putih:
Beroperasi sejak 2013 di sebuah aula tinggi bersambungan kayu
tradisional, menyajikan kuliner Indonesia modern dengan harga menu utama
mulai dari Rp 180.000++. Sangsaka:
Terletak di jalan akses yang lebih tenang, mengandalkan oven bertenaga
kayu (wood-fired) dan resep rumahan Jawa dengan format tasting
menu
seharga kisaran Rp 600.000 per orang. Mauri:
Menawarkan konsep kuliner Italia intim berkapasitas terbatas (40 kursi)
yang memanfaatkan hasil kebun hidroponik atap sendiri, dipimpin oleh Chef
Maurizio Bombini. Sardine
by K Club:
Memadukan menu hidangan laut (seafood)
Mediterania-Indonesia dengan nilai jual berupa pemandangan sawah. La
Lucciola:
restoran Italia yang menguasai titik strategis tepi pantai (beachfront)
di Pantai Petitenget, yang mejanya kerap habis dipesan demi momentum
matahari terbenam (sunset).

Dampak Regulasi Biaya dan Perilaku Konsumen

Dari sisi kalkulasi finansial, struktur harga di Seminyak
memiliki komponen tambahan yang seragam. Mayoritas restoran memberlakukan biaya
layanan (service charge) sebesar 10% di luar pajak pemerintah. Dalam
ekosistem ini, pemberian tip tambahan bersifat sukarela (tidak wajib),
sementara pada level warung tradisional, simplifikasi pembayaran dengan
membulatkan nominal ke atas sudah menjadi norma yang diterima.

Polarisasi harga yang tajam ini memaksa konsumen, baik
wisatawan domestik maupun mancanegara, untuk melakukan diversifikasi
pengeluaran secara taktis—memadukan warung untuk efisiensi siang hari dan fine
dining
untuk kebutuhan jaringan atau rekreasi malam.

Kejelasan Lokasi: Efisiensi Spasial Akomodasi

Bagi industri akomodasi, kedekatan dengan titik-titik
kuliner strategis ini merupakan salah satu pendorong utama tingkat hunian (occupancy
rate
). Berada di sisi Petitenget, seperti lokasi Liberta Hotel Seminyak di
Jl. Petitenget No. 2, memberikan keuntungan logistik yang signifikan bagi
wisatawan.

Akses jalan kaki menuju klaster fine dining utama
(Merah Putih, Sangsaka, Mauri) sekaligus keterjangkauan menuju koridor mid-range
Jalan Kayu Aya meminimalisir ketergantungan pada transportasi kendaraan di
tengah risiko kemacetan lokal di Seminyak. Hal ini menjadi sangat krusial terutama bagi
konsumen yang terikat jadwal reservasi ketat pada jam-jam seating
tertentu.

Seminyak berhasil menciptakan replika ekosistem F&B yang
komplet namun kontras. Ruang urban yang sempit ini mampu mengakomodasi unit
usaha mikro seperti warung tradisional sekaligus menjadi arena kompetisi bagi
restoran berstandar internasional. Bagi perkembangan industri pariwisata Bali,
keberhasilan Seminyak mempertahankan variasi stratum ini—meski ditekan oleh
pertumbuhan properti kelas atas di Petitenget—adalah alasan mengapa kawasan ini
tetap menjadi parameter utama skena kuliner modern, melampaui pertumbuhan
wilayah sekitarnya.

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cerdas Kelola Keuangan: CEO FLOQ Bagikan Tips Praktis Memilih Aplikasi Investasi

Jakarta, 10 Juli 2026 – Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat mengelola keuangan, termasuk dalam berinvestasi. Kini, hanya melalui telepon pintar, masyarakat dapat membuka rekening investasi, membeli berbagai instrumen, hingga memantau perkembangan portofolio secara real-time. Kemudahan tersebut membuat investasi semakin mudah dijangkau oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda yang mulai menyadari pentingnya mempersiapkan kondisi finansial sejak dini.

Di sisi lain, semakin banyaknya aplikasi investasi yang bermunculan juga menghadirkan tantangan tersendiri. Tanpa pemahaman yang memadai, masyarakat berisiko memilih aplikasi hanya karena sedang populer atau ramai diperbincangkan, tanpa mempertimbangkan apakah platform tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan investasinya.

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan bahwa memilih aplikasi investasi merupakan salah satu keputusan paling penting sebelum seseorang mulai membangun portofolio. Aplikasi investasi bukan sekadar sarana untuk melakukan transaksi, tetapi juga menjadi media yang akan digunakan investor untuk memantau perkembangan aset serta mengambil keputusan finansial dalam jangka panjang.

“Banyak orang beranggapan bahwa semua aplikasi investasi memiliki fungsi yang sama. Padahal, setiap platform memiliki karakteristik, fitur, dan pengalaman pengguna yang berbeda. Karena itu, penting bagi calon investor untuk memahami apa yang benar-benar mereka butuhkan sebelum menentukan pilihan,” ujar Yudho.

Menurut Yudho, agar tidak terjebak dalam memilih platform, calon investor dapat menerapkan langkah-langkah taktis berikut secara berurutan saat mengevaluasi sebuah aplikasi investasi:

1. Memastikan Aspek Legalitas dan Keamanan Sebagai Fondasi Utama

Langkah pertama yang paling krusial sebelum menempatkan dana adalah memeriksa status regulasi dan sistem keamanan platform. Calon investor wajib memastikan bahwa aplikasi pilihan mereka telah beroperasi di bawah izin resmi regulator terkait di Indonesia dan memiliki sistem enkripsi yang kuat untuk melindungi data pribadi serta aset finansial yang bersifat sensitif.

2. Memilih Platform dengan Fitur yang Disederhanakan (Simplified Features)

Bagi investor yang baru memulai, aplikasi dengan tampilan grafik yang terlalu kompleks justru bisa memicu rasa bingung dan berujung pada pengambilan keputusan yang keliru. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mencari platform yang berfokus pada kemudahan navigasi agar proses transaksi berjalan ringkas tanpa banyak distraksi.

Menyadari kebutuhan tersebut, FLOQ sengaja merancang platformnya dengan pendekatan simplified features. Tanpa perlu dipusingkan oleh deretan fitur analitik rumit yang belum tentu dibutuhkan di awal perjalanan, pengguna pemula di FLOQ dapat langsung memantau pergerakan portofolio serta mengeksekusi jual-beli aset digital melalui alur kerja yang jelas, intuitif, dan ramah pengguna.

3. Memeriksa Transparansi Biaya dan Kesiapan Layanan Konsumen

Sebelum mulai membeli aset digital, investor harus memahami secara utuh seluruh struktur biaya yang berlaku, mulai dari biaya transaksi hingga biaya admin, guna menghindari adanya biaya tersembunyi yang merugikan di kemudian hari. Selain transparansi biaya, kehadiran layanan bantuan yang responsif juga menjadi penentu kenyamanan berinvestasi jika sewaktu-waktu terjadi kendala teknis.

Untuk memastikan kenyamanan maksimal ini, FLOQ menerapkan keterbukaan biaya penuh sejak awal di dalam aplikasinya. Kesiapan operasional tersebut juga didukung oleh fitur In-App Live Chat 24/7. Artinya, kapan pun pengguna menghadapi pertanyaan atau kendala transaksi, mereka bisa langsung terhubung dengan tim customer support secara instan langsung dari dalam aplikasi tanpa perlu repot keluar sistem.

4. Memanfaatkan Fasilitas Edukasi yang Terstruktur dan Berjenjang

Teknologi seharusnya membantu investor menjadi lebih paham pasar, bukan sekadar membuat transaksi menjadi lebih cepat. Memilih platform yang menyediakan ekosistem belajar yang terarah sangat penting agar setiap keputusan investasi diambil berdasarkan analisis objektif, bukan sekadar mengikuti tren sesaat di media sosial.

Langkah konkretnya, calon investor dapat memanfaatkan platform edukasi gratis seperti FLOQ Academy yang menyediakan akses belajar fleksibel kapan saja dan di mana saja. Agar proses belajar tidak membingungkan, FLOQ Academy memisahkan kurikulumnya secara terstruktur berdasarkan tingkat kemahiran pengguna:

– Level Dasar (Mulai Dari Sini & Dasar): Dirancang untuk membangun fondasi kuat bagi pemula, mencakup panduan praktis pendaftaran aplikasi, pengenalan istilah dasar seperti Altcoin dan Crypto Pair, cara kerja teknologi blockchain, hingga dasar-dasar manajemen risiko.

– Level Lanjutan: Ditujukan bagi pengguna yang ingin mengasah kemampuan analisis, seperti cara membaca tren harga menggunakan Trend Line, mengenali pola indikator, dan memahami siklus pasar untuk keputusan yang lebih matang.

– Level Profesional: Dirancang khusus untuk membangun disiplin strategi investasi lanjutan, pemahaman risiko tingkat tinggi, hingga analisis mendalam mengenai volume pada fase siklus pasar.

Yudho menilai bahwa menyelaraskan platform dengan tingkat pemahaman dan tujuan keuangan adalah kunci utama dalam membangun konsistensi investasi jangka panjang.

“Tidak ada satu aplikasi investasi yang dapat dikatakan paling baik untuk semua orang. Yang paling tepat adalah aplikasi yang mampu menyederhanakan proses belajar dan bertransaksi bagi penggunanya,” ungkap Yudho.

Melalui komitmen dalam menghadirkan inovasi simplified features serta edukasi gratis yang terarah melalui FLOQ Academy, FLOQ berharap dapat terus mendampingi masyarakat Indonesia untuk bertumbuh menjadi investor yang cerdas, kritis, dan percaya diri dalam memanfaatkan teknologi untuk mencapai tujuan keuangan masa depan.

Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian akibat volatilitas harga pasar. Seluruh informasi yang tersedia hanya bersifat umum dan bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi investasi. Kami menghimbau seluruh konsumen untuk melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi secara matang sebelum melakukan transaksi aset kripto. Konsumen juga diharapkan untuk bertransaksi sesuai dengan profil risiko dan kemampuan finansial masing-masing serta tidak menggunakan dana yang berada di luar batas kemampuan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Gugik.id Menjadi Mitra Terpercaya Pengadaan Sparepart IT dan Server di Indonesia

PT Gugik Digital Indonesia (Gugik.id) memperluas penetrasi pasar infrastruktur teknologi dengan menyediakan solusi komponen jaringan, suku cadang IT, serta server enterprise refurbished bergaransi. Langkah ini diambil guna memberikan efisiensi biaya operasional bagi sektor korporasi dan pengelola data center di Indonesia.

Kebutuhan akan infrastruktur teknologi informasi (IT) yang andal dan efisien kini menjadi prioritas utama bagi sektor korporasi, data center, hingga pelaku usaha rintisan di Indonesia di tengah percepatan transformasi digital.

Menjawab tantangan tersebut, Gugik.id (PT Gugik Digital Indonesia) hadir sebagai mitra penyedia solusi perangkat keras jaringan, suku cadang (sparepart) IT, serta server enterprise refurbished berkualitas tinggi.

Ketergantungan bisnis pada ketersediaan data secara real-time menuntut sistem operasional server untuk terus beroperasi tanpa henti selama 24 jam penuh. Namun, tingginya biaya investasi pengadaan unit baru seringkali menjadi hambatan bagi perusahaan dalam melakukan ekspansi kapasitas penyimpanan.

Gugik.id mengatasi kendala tersebut dengan menawarkan lini server refurbished premium, seperti seri Dell PowerEdge. Seluruh unit telah melalui proses kurasi dan pengujian ketat guna menjamin kinerja yang setara dengan perangkat baru.

Perwakilan manajemen PT Gugik Digital Indonesia menjelaskan bahwa stabilitas jaringan dan infrastruktur server merupakan jantung dari operasional bisnis.

“Komitmen Gugik.id bukan sekadar menjual perangkat keras, melainkan memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) kepada para pelaku industri melalui penyediaan infrastruktur enterprise class yang andal, ketersediaan suku cadang yang lengkap, serta efisiensi biaya yang signifikan,” ujar perwakilan manajemen Gugik.id dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

Selain menyediakan unit server utuh, Gugik.id juga memperkuat layanan pada kelengkapan portofolio komponen dan suku cadang IT enterprise. Komponen tersebut meliputi prosesor berkinerja tinggi, enterprise storage (SAS/SSD), memori (RAM) server, network converged adapters, hingga power supply unit (PSU) redundan.

Ketersediaan suku cadang yang lengkap ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para administrator jaringan dan teknisi data center dalam meminimalkan risiko waktu henti (downtime) bisnis.

Gugik.id juga menyediakan solusi teknologi kustomisasi, termasuk modifikasi performa server untuk arsitektur jaringan spesifik. Layanan ini mencakup optimasi sistem operasi mikro, perancangan platform peer-to-peer (P2P), hingga konfigurasi komputasi tingkat tinggi untuk kecerdasan buatan (AI).

Seluruh produk yang dipasarkan didukung oleh jaminan garansi fungsional serta layanan dukungan teknis dari tim ahli berpengalaman di bidang manajemen infrastruktur server.

Melalui kombinasi efisiensi biaya dan standar pengujian kualitas yang ketat, Gugik.id bersiap memperluas kemitraan dengan instansi pemerintahan, sektor swasta, institusi pendidikan, hingga penyedia layanan internet (ISP) di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Fajir sebagai Top Scorer Geothermal League 2026, Pekerja BRI Lengkapi Dominasi Gemilang Tim Mini Soccer BRI Region 6

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh insan BRILiaN. Selain sukses mengantarkan Tim Mini Soccer BRI Region 6 meraih Juara 1 pada ajang Geothermal League 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), salah satu pekerja BRI juga berhasil meraih gelar Top Scorer turnamen. Prestasi tim BRI Region 6 sebagai juara telah dipublikasikan secara luas setelah penyelenggaraan kompetisi tersebut.

Raihan gelar Top Scorer menjadi pelengkap sempurna atas keberhasilan Tim Mini Soccer BRI Region 6 menjuarai kompetisi. Pencapaian individu tersebut merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan sepanjang turnamen. Dengan ketajaman dalam mencetak gol dan kontribusi besar di setiap pertandingan, pekerja BRI tersebut menjadi sosok penting di balik perjalanan tim menuju podium juara.

Keberhasilan meraih dua prestasi bergengsi sekaligus, yaitu Juara 1 dan Top Scorer, menunjukkan bahwa kekompakan tim berpadu dengan kualitas individu mampu menghasilkan pencapaian yang luar biasa. Prestasi ini juga mencerminkan nilai-nilai AKHLAK dan semangat BRILiaN yang senantiasa dijunjung tinggi oleh insan BRI, baik dalam menjalankan tugas maupun saat berkompetisi di bidang olahraga.

Ajang Geothermal League 2026 tidak hanya menjadi wadah untuk berkompetisi secara sportif, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kolaborasi antarinstansi. Melalui pencapaian ini, BRI Region 6 kembali membuktikan komitmennya dalam membangun budaya hidup sehat, meningkatkan kebersamaan, serta mendorong setiap pekerja untuk terus berprestasi di berbagai bidang.

Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh insan BRILiaN untuk terus mengembangkan potensi diri, menjaga semangat kebersamaan, dan menghadirkan prestasi yang membanggakan bagi BRI di tingkat nasional maupun pada berbagai ajang kompetisi lainnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperluas jaringan kemitraan internasional guna mempercepat kemandirian dan hilirisasi manufaktur di dalam negeri. Langkah taktis ini berjalan nyata melalui penguatan kolaborasi ekonomi spesifik dengan wilayah industri utama di Federasi Rusia.

“Saya berharap Dokumen Memorandum yang akan ditandatangani nanti dapat menjadi awal dari komitmen bersama yang lebih kuat untuk ditindaklanjuti melalui saluran-saluran resmi yang ada, dalam upaya meningkatkan kerja sama industri, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dan wilayah Sverdlovsk,” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia

(Menperin RI), Agus Gumiwang Kartasasmita, memenuhi undangan Gubernur Sverdlovsk, Denis Pasler, di Yekaterinburg, Rusia, Selasa (7/7/2026). Beliau menambahkan bahwa momentum berharga ini merupakan buah dari partisipasi terhormat Indonesia sebagai negara mitra (Partner Country) dalam ajang pameran teknologi industri internasional INNOPROM 2026.

Wilayah Sverdlovsk memegang reputasi global sebagai salah satu pusat kekuatan industri terbesar di Rusia yang memiliki keunggulan masif pada sektor pertambangan, metalurgi, serta rekayasa mesin. Penandatanganan perjanjian perdagangan bebas Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) pada akhir tahun lalu juga ikut memicu perluasan ruang kolaborasi kedua pihak. Menperin RI secara aktif memanfaatkan keunggulan teknologi Sverdlovsk dengan mengajak para investor Rusia membangun fasilitas pengolahan bersama di Indonesia. Sinergi ini bertujuan penuh untuk memperkuat program hilirisasi industri nasional.

Selain sektor pertambangan, Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama yang luas pada industri rekayasa mesin, alat berat, serta rantai pasok metalurgi untuk menyuplai kebutuhan industri otomotif, galangan kapal, dan pengolahan pangan domestik. Indonesia yang saat ini tengah berfokus membangun ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) juga menyambut baik rencana pertukaran keahlian teknologi manufaktur kendaraan dengan Sverdlovsk.

Tri Supondy selaku Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian melakukan penandatangan MoU dengan Menteri Hubungan Ekonomi Internasional dan Luar Negeri Wilayah Sverdlovsk (Federasi Rusia), V. Yarin, yang telah digagas sebelumnya oleh Menperin RI dan Gubernur Sverdlovsk.

“Penandatanganan MOU ini menjadi bukti bahwa kerjasama industri tidak hanya berhenti di level nasional, tapi juga dapat diperkuat dengan kerjasama provinsi dari sebuah negara dengan berfokus pada klaster khusus” ujar Tri Supondy (8/7/2026).

Kedua pihak, disepakati akan saling bertukar informasi mengenai entitas bisnis yang tertarik dalam pertukaran teknologi, pembentukan jaringan sektoral atau rantai pasok dan pendirian usaha patungan (joint venture) atau fasilitas produksi bersama.

Melalui jalinan hubungan diplomatik yang telah terbina kuat lebih dari tujuh dekade, Kemenperin berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh poin kesepakatan ini agar tidak berhenti di atas kertas, melainkan segera mewujud menjadi investasi fisik di lapangan. Pertemuan ini juga menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar bahwa Pemerintah Indonesia siap memfasilitasi kemitraan yang aman, berkelanjutan, dan saling menguntungkan demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi kedua negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia Tuntaskan Misi Kerjasama Industri di INNOPROM 2026, Hasilkan Belasan Kerja Sama Strategis

13 MOU ditandatangani dari berbagai macam sektor industri nasional

Indonesia menutup keikutsertaannya sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 dengan berbagai pencapaian strategis untuk memperkuat kemitraan industri, membuka peluang investasi, dan memperluas akses pasar Indonesia di kawasan Eurasia. Selama empat hari penyelenggaraan pameran industri internasional tersebut, Kementerian Perindustrian memanfaatkan setiap agenda bilateral meeting, business forum, business talk, dan business matching sebagai sarana untuk memperluas kerja sama industri, membuka peluang investasi, mempercepat alih teknologi, serta meningkatkan akses pasar bagi produk manufaktur Indonesia.

“Partisipasi Indonesia sebagai Partner Country pada INNOPROM 2026 telah memperkuat posisi industri nasional di pasar Eurasia. Hal ini terlihat dari tingginya antusias pelaku industri dari pasar Eurasia yang menginginkan kerja sama dengan industri nasional dan bahkan telah melakukan penandatanganan MOU sepanjang kehadiran kita di Rusia” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia (Menperin RI) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rangkaian kegiatan INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Federasi Rusia. (9/7)

Pencapaian tersebut diwujudkan melalui 8 bilateral meeting dengan pemerintah Armenia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Azerbaijan, Tajikistan, Wilayah Chelyabinsk, Wilayah Kirov, dan Wilayah Sverdlovsk. Pertemuan tersebut menghasilkan berbagai komitmen untuk memperkuat kerja sama industri, perdagangan, investasi, hilirisasi, pengembangan kawasan industri, penguatan rantai pasok, alih teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia industri yang diwujudkan melalui penandatanganan 13 Memorandum of Understanding (MoU).

Ke 13 MoU tersebut meliputi kesepakatan antara Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, serta kerja sama dengan Kyrgyzstan, Kazakhstan, Wilayah Chelyabinsk, Wilayah Kirov, dan Wilayah Sverdlovsk. Selain itu, kerja sama business-to-business (B2B) juga diwujudkan melalui penandatanganan MoU yang melibatkan Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PCM Kabel Indonesia, PT Athira Maritim Indonesia, dan Perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI) bersama United Industrial Corporation AK Bars, MoU antara PT Minang Jordanindo dan CHETRA LLC, serta nota kesepahaman antara Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia dan Association of Clusters, Technology Parks and Special Economic Zones of the Russian Federation (ACTPRF).

MoU yang ditandatangani akan menjadi landasan bagi pengembangan kerja sama industri di berbagai sektor strategis, meliputi pengembangan industri manufaktur, rekayasa mesin, industri alat berat,otomotif, metalurgi, industri kimia, industri halal, pengolahan mineral, pengembangan kawasan industri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia industri, serta penguatan investasi dan perdagangan. Selain itu Kementerian Perindustrian RI juga sukses menyelenggarakan 8 business talk & business forum yang konsisten dihadiri oleh para pelaku industri, calon investor dan stakeholders industri di Eurasia.

Diplomasi bisnis melalui penyelenggaraan business forum dan business talk ini membahas berbagai isu strategis, antara lain manufaktur maju, semikonduktor, telematika, industri maritim, hilirisasi, industri sawit berkelanjutan, serta penguatan rantai nilai industri antara kawasan Eurasia dan ASEAN. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondy, menyampaikan bahwa berbagai capaian yang diperoleh selama INNOPROM 2026 menunjukkan besarnya minat mitra internasional untuk membangun kerja sama dengan Indonesia.

Capaian yang diraih Indonesia selama INNOPROM 2026 menunjukkan bahwa industri nasional semakin dipercaya dan berbagai kerja sama yang terbangun melalui ajang ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang investasi, perdagangan, dan kolaborasi industri yang memberikan nilai tambah bagi penguatan daya saing manufaktur Indonesia,” ujar Tri Supondy.

Direktur Program Bisnis Formika Event, Anton Atrashkin, turut mengapresiasi partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026.

“Kami sangat mengapresiasi atas kerja sama dan kontribusi yang luar biasa dalam menyukseskan partisipasi Indonesia sebagai Partner Country di INNOPROM 2026. Ini merupakan kali pertama pelaku usaha Indonesia hadir di Rusia dalam skala sebesar ini, dan kami melihat begitu banyak talenta serta energi yang dicurahkan untuk menghadirkan paviliun dan rangkaian kegiatan yang sangat mengesankan,” ujar Direktur Program Bisnis Formika Event, di Paviliun Indonesia, INNOPROM 2026, Yekaterinburg, Rusia.

Keberhasilan Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 menegaskan bahwa diplomasi industri tidak hanya memperluas jejaring kemitraan internasional, tetapi juga menghasilkan kerja sama konkret yang mendukung investasi, pengembangan industri bernilai tambah, dan perluasan akses pasar. Berbagai capaian tersebut menjadi fondasi bagi penguatan kemitraan industri Indonesia dengan negara-negara di kawasan Eurasia sekaligus mendukung transformasi industri nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian

Jakarta – Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu faktor yang semakin diperhatikan masyarakat dalam memilih sepeda motor, terutama untuk mendukung mobilitas harian di kawasan perkotaan. Menjawab kebutuhan tersebut, Yamaha menghadirkan Grand Filano Hybrid yang mengusung mesin Blue Core Hybrid 125 cc dengan sejumlah teknologi untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Berdasarkan hasil pengujian World Motorcycle Test Cycle (WMTC), Yamaha Grand Filano Hybrid mencatat konsumsi bahan bakar mencapai 60,2 kilometer per liter. Angka tersebut menjadi salah satu keunggulan skutik premium tersebut dalam mendukung penggunaan sehari-hari.

Mesin Blue Core Hybrid pada Grand Filano dilengkapi teknologi Electric Power Assist Start yang memberikan tambahan tenaga pada beberapa detik pertama saat akselerasi. Sistem ini membantu meringankan kerja mesin ketika motor mulai berjalan sehingga akselerasi terasa lebih halus sekaligus tetap efisien.

Efisiensi bahan bakar juga didukung oleh fitur Stop & Start System (SSS) yang secara otomatis mematikan mesin ketika motor berhenti selama beberapa detik, misalnya saat lampu lalu lintas menyala merah. Mesin akan kembali aktif saat pengendara memutar tuas gas sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan, terutama pada kondisi lalu lintas perkotaan yang padat.

Selain itu, sistem Fuel Injection membantu mengatur suplai bahan bakar secara lebih presisi. Teknologi Blue Core yang diterapkan Yamaha juga dirancang untuk mengurangi gesekan di dalam mesin sehingga performa tetap optimal dengan konsumsi BBM yang efisien.

Meski demikian, konsumsi bahan bakar aktual dapat berbeda pada setiap pengguna, bergantung pada gaya berkendara, kondisi jalan, beban kendaraan, hingga perawatan mesin.

Dari sisi desain, Grand Filano memiliki bobot sekitar 100 kilogram yang turut mendukung efisiensi karena mesin tidak bekerja terlalu berat dalam penggunaan harian. Motor ini juga dibekali tangki bahan bakar berkapasitas 4,4 liter yang memungkinkan pengendara menempuh jarak lebih jauh dalam sekali pengisian.

Tak hanya mengedepankan efisiensi, Grand Filano juga dilengkapi berbagai fitur penunjang kenyamanan, seperti Smart Front Refuel yang memungkinkan pengisian bahan bakar tanpa membuka jok, bagasi berkapasitas 27 liter, Smart Key System (keyless), panel instrumen digital dengan TFT Sub Display, serta konektivitas Y-Connect yang memungkinkan pengguna memantau informasi kendaraan melalui telepon pintar.

Yamaha sendiri telah menghadirkan beberapa model skutik berteknologi hybrid di Indonesia, yakni Grand Filano Hybrid, Fazzio Hybrid, dan Gear Ultima Hybrid. Ketiga model tersebut mengusung teknologi Blue Core Hybrid yang dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.

Dengan kombinasi teknologi hybrid, fitur efisiensi, dan kelengkapan fitur modern, Grand Filano Hybrid menjadi salah satu pilihan di segmen skutik premium bagi konsumen yang mengutamakan konsumsi bahan bakar hemat untuk menunjang mobilitas harian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES