Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat

Bathymetry survey memetakan kedalaman dan bentuk dasar perairan untuk kebutuhan konstruksi, pelabuhan, hingga inspeksi struktur bawah air. Kombinasi unmanned surface vehicle, ROV, dan sensor echosounder membuat pemetaan lebih cepat, aman, dan terukur.

Setiap proyek yang menyentuh dasar perairan membutuhkan satu hal yang sama, yaitu peta kedalaman yang akurat. Bathymetry survey menjawab kebutuhan itu dengan mengukur kedalaman dan bentuk dasar sungai, danau, dan laut. Hasilnya menjadi dasar perencanaan alur pelayaran, pemasangan pipa dan kabel bawah laut, serta pemantauan sedimentasi di pelabuhan dan bendungan.

Metode utamanya memakai echosounder, baik single-beam untuk garis kedalaman maupun multi-beam untuk cakupan yang lebih luas. Sensor ini kini dibawa oleh dua jenis wahana. Unmanned surface vehicle memetakan area permukaan yang luas, sedangkan ROV turun langsung ke dasar untuk memetakan sekaligus memeriksa struktur dari dekat.

Di sinilah peran ROV menjadi menonjol. QYSEA FIFISH melengkapi ROV dengan QY-BT, Smart Bathymetry Survey Tool, yang mendigitalkan dan memvisualkan kondisi dasar perairan secara langsung. Untuk pekerjaan berat, QYSEA FIFISH X1 hadir sebagai platform misi 1-by-N untuk aplikasi NDT dengan bobot sekitar 30 kilogram dan sistem tool dock yang dapat berganti perangkat, mulai dari ultrasonic thickness gauge hingga lengan robotik. Untuk mobilitas tinggi, QYSEA FIFISH E-Master yang lebih ringan sekitar 6 kilogram menjadi pilihan yang gesit.

Penerapannya luas. Di minyak dan gas lepas pantai, bathymetry survey dan ROV memeriksa pipa bawah laut serta tiang anjungan. Di energi terbarukan, survei dasar laut mendukung pemasangan turbin angin. Di pelabuhan dan bendungan, pemetaan dasar menjaga keselamatan struktur dan alur. Pemetaan ini tersedia melalui solusi ROV QYSEA dari Halo Robotics.

Selengkapnya: https://halorobotics.com/bathymetry-survey-metode-alat-rov-pemetaan-dasar-perairan/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas

Info Daop 2 Bd

Selasa, 15 September 2026

KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas

Bandung (Jawa Barat), 15 September 2026 – Mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan yang semakin tinggi membutuhkan sistem transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga terintegrasi antara satu moda dengan moda lainnya. Integrasi antarmoda dan kawasan menjadi salah satu kunci untuk menciptakan perjalanan masyarakat yang lebih mudah, efisien, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari ekosistem transportasi perkotaan, KAI Daop 2 Bandung terus mendorong pemanfaatan transportasi kereta api sebagai salah satu pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan, baik untuk aktivitas bekerja, pendidikan, bisnis, wisata maupun kebutuhan mobilitas lainnya.

Di wilayah KAI Daop 2 Bandung terdapat 44 stasiun yang melayani naik dan turun penumpang KA. Stasiun-stasiun tersebut melayani berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari pengguna KA Commuter Line yang dikelola oleh KAI Commuter untuk mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari, hingga pengguna KA Jarak Jauh dengan berbagai pilihan layanan dan kelas perjalanan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, integrasi antarmoda menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan. Menurutnya, perjalanan menggunakan kereta api akan semakin optimal apabila terhubung dengan moda transportasi lainnya serta didukung kawasan yang mudah diakses dari dan menuju stasiun.

“Mobilitas perkotaan membutuhkan konektivitas yang terintegrasi. Kereta api tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem transportasi yang menghubungkan masyarakat dari satu kawasan ke kawasan lainnya. Karena itu, integrasi antara kereta api dengan angkutan umum, kendaraan pribadi, layanan pengumpan, serta fasilitas pejalan kaki dan pesepeda menjadi penting untuk menciptakan perjalanan yang lebih mudah dan efisien,” ujar Kuswardojo.

Besarnya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api tercermin dari jumlah pengguna jasa yang terus memanfaatkan layanan KA di wilayah Daop 2 Bandung. Selama Januari hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 10.289.085 pengguna jasa KA Commuter Line berangkat dari berbagai stasiun di wilayah KAI Daop 2 Bandung.

Sementara itu, pada periode yang sama, sebanyak 3.691.261 pengguna jasa KA Jarak Jauh tercatat berangkat dari berbagai stasiun di wilayah KAI Daop 2 Bandung menuju berbagai kota tujuan. Angka tersebut menunjukkan bahwa kereta api telah menjadi bagian penting dari aktivitas mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan komuter maupun perjalanan antarkota.

Untuk perjalanan KA Jarak Jauh, masyarakat memiliki beragam pilihan layanan sesuai kebutuhan perjalanan, mulai dari kelas ekonomi, eksekutif, Panoramic, hingga Compartment Suite. Keberagaman pilihan tersebut memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan layanan perjalanan sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Kuswardojo menambahkan, keberadaan stasiun sebagai simpul transportasi memiliki peran strategis dalam membangun konektivitas kawasan. Semakin baik keterhubungan antara stasiun dengan pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan permukiman, perkantoran, pusat pendidikan, pusat perdagangan, destinasi wisata, dan layanan transportasi lainnya, maka semakin mudah masyarakat menjadikan kereta api sebagai bagian dari perjalanan sehari-hari.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kereta api sebagai pilihan transportasi dalam bepergian. Dengan menggunakan KA, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, sekaligus mendukung terciptanya mobilitas yang lebih tertib dan efisien. Tentunya, manfaat tersebut akan semakin optimal apabila perjalanan dari dan menuju stasiun juga didukung konektivitas antarmoda yang baik,” tutur Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga terus berkomitmen menghadirkan layanan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan. Masyarakat dapat memilih layanan perjalanan sesuai kebutuhan dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya.

Melalui penguatan konektivitas dan integrasi antarmoda, KAI berharap kereta api dapat semakin berperan sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dan wilayah aglomerasi. Integrasi transportasi bukan hanya tentang menghubungkan moda, tetapi juga menghubungkan masyarakat dengan kawasan, aktivitas, dan berbagai tujuan perjalanan secara lebih mudah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan

Self reward bisa menjadi salah satu cara untuk menikmati hasil dari kerja keras. Setelah menyelesaikan target pekerjaan, mendapatkan penghasilan, atau melewati periode yang cukup melelahkan, membeli sesuatu yang diinginkan tentu boleh saja.

Namun, self reward tetap perlu masuk dalam perencanaan keuangan. Jangan sampai keinginan menikmati hasil kerja hari ini justru membuat kebutuhan bulanan atau target keuangan yang sudah direncanakan menjadi terganggu.

Salah satu caranya adalah menyiapkan dana khusus untuk self reward. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati uang hasil kerja tanpa mengambil dana untuk kebutuhan lain.

Self Reward Boleh, Asalkan Sudah Masuk Rencana

Tidak ada aturan bahwa seluruh penghasilan harus ditabung dan tidak boleh digunakan untuk bersenang-senang. Yang perlu diperhatikan adalah kemampuan keuangan secara keseluruhan.

Sebelum menyiapkan dana self reward, pastikan kebutuhan rutin dan kewajiban sudah diperhitungkan. Dana darurat juga sebaiknya menjadi salah satu prioritas sebelum mengalokasikan uang untuk kebutuhan yang sifatnya konsumtif.

Kamu bisa menentukan nominal tertentu setiap bulan untuk self reward. Misalnya, setelah menerima penghasilan, sebagian dana langsung dipisahkan untuk kebutuhan rutin, tabungan, dan self reward.

Cara ini membuat pengeluaran untuk kesenangan tetap memiliki batas yang jelas.

Buat Tabungan Khusus untuk Target yang Berbeda

Selain self reward, kamu mungkin memiliki target keuangan lain yang membutuhkan persiapan. Misalnya tabungan nikah, liburan, pendidikan, membeli kendaraan, atau kebutuhan jangka panjang lainnya.

Masing-masing target bisa memiliki nominal dan jangka waktu berbeda. Karena itu, memisahkan dana berdasarkan tujuan dapat membantu kamu mengetahui perkembangan setiap target.

Misalnya, kamu memiliki target tabungan nikah dalam beberapa tahun. Dana tersebut sebaiknya tidak dicampur dengan uang yang memang disiapkan untuk membeli barang atau menikmati liburan.

Dengan begitu, ketika ingin melakukan self reward, kamu tidak perlu mengambil dana yang sudah dialokasikan untuk tujuan lain.

Tentukan Nominal Self Reward Sesuai Kemampuan

Self reward tidak harus selalu mahal. Kamu bisa menentukan nominal berdasarkan kondisi keuangan dan prioritas saat ini.

Coba tentukan batas pengeluaran untuk self reward setiap bulan. Jika ada kebutuhan yang lebih penting pada bulan tertentu, nominal tersebut juga bisa disesuaikan.

Prinsipnya, self reward sebaiknya tetap menjadi bagian dari anggaran, bukan alasan untuk mengeluarkan uang di luar kemampuan.

Pilih Tempat Menyimpan Dana yang Mudah Dipantau

Kalau dana self reward masih akan digunakan beberapa waktu lagi, kamu bisa menyimpannya pada rekening yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik dana tersebut.

Salah satu pilihan yang bisa digunakan adalah tabungan online. Dengan rekening yang dapat diakses secara digital, kamu bisa lebih mudah memantau saldo dan memisahkan dana dari rekening yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Tabungan NOW di Aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce

Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat digunakan untuk menyimpan dana sekaligus membantu mengelola kebutuhan tabungan secara digital.

Tabungan NOW merupakan produk tabungan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan penyimpanan dana. Produk ini tidak memiliki setoran awal dan tidak dikenakan biaya administrasi bulanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tabungan NOW juga memberikan bunga kompetitif* yang dibayarkan setiap hari sesuai ketentuan produk. Dengan fitur Bunga cair harian, kamu dapat memantau perkembangan saldo tabungan secara berkala melalui aplikasi.

Untuk pertanyaan tabungan NOW minimal saldo, pastikan mengacu pada ketentuan produk yang berlaku karena kebutuhan saldo dan ketentuan rekening dapat berubah.

Jadi, kamu bisa memisahkan dana sesuai tujuan, termasuk dana untuk self reward, tanpa harus mencampurnya dengan kebutuhan sehari-hari. Jangan lupa tetap sesuaikan nominal tabungan dengan kemampuan keuangan dan target yang ingin dicapai.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*)Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?

Jakarta, 15 September 2026 — Pergantian Menteri Keuangan menjadi perhatian industri aset kripto Indonesia, terutama terkait arah kebijakan fiskal dan perpajakan di sektor aset digital. Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Meski pengaturan dan pengawasan aset kripto berada di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan tetap memiliki peran dalam menentukan kebijakan fiskal dan perpajakan sektor tersebut.

Saat ini, ketentuan perpajakan aset kripto mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2025. Regulasi tersebut menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penyerahan aset kripto, namun tetap mengenakan PPh Pasal 22 final sebesar 0,21 persen atas transaksi melalui Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dalam negeri.

Dari rekam jejak publiknya, Suahasil belum secara spesifik menyatakan sikap mendukung atau menolak aset kripto sebagai instrumen investasi. Pandangannya selama ini lebih banyak berkaitan dengan perkembangan fintech, transformasi keuangan digital, serta pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas sistem keuangan.

Suahasil juga pernah terlibat dalam riset akademik mengenai central bank digital currency (CBDC) pada 2022. Namun, pembahasan mengenai CBDC tersebut tidak secara langsung menunjukkan sikap terhadap aset kripto terdesentralisasi seperti Bitcoin.

Industri Soroti Daya Saing Pasar Kripto Indonesia

Selain arah kebijakan fiskal, struktur perpajakan juga menjadi perhatian pelaku industri aset kripto. Pajak transaksi dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi daya saing platform domestik, terutama ketika industri Indonesia berhadapan dengan pasar global.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan pelaku industri terus mencermati perkembangan kebijakan perpajakan aset kripto di Indonesia. Menurutnya, dialog antara industri dan regulator menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem aset digital yang dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Kami melihat pentingnya dialog yang konstruktif antara industri dan regulator untuk terus menyempurnakan ekosistem aset digital di Indonesia, termasuk dari sisi kebijakan perpajakan,” ujar Yudho.

Ia menilai kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan fiskal, kepatuhan, dan pertumbuhan industri akan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ekosistem aset digital Indonesia.

Menurutnya, penyesuaian kebijakan tetap menjadi bagian dari pembahasan untuk menciptakan kondisi industri yang lebih sehat. Di sisi lain, ia menegaskan bahwa pelaku industri tetap perlu menjalankan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Yudho juga menilai tantangan Indonesia untuk berkembang sebagai pusat industri kripto global tidak hanya berkaitan dengan jumlah pengguna maupun nilai transaksi domestik. “Menjadi pasar besar berbeda dengan menjadi pusat kripto global,” ujarnya.

Pandangan dia, Indonesia perlu membangun produk dan ekosistem yang kompetitif agar mampu menarik likuiditas serta pelaku industri dari pasar global.

Dengan fondasi regulasi aset digital yang semakin terbentuk, tahap berikutnya dinilai akan berkaitan dengan bagaimana Indonesia meningkatkan daya saing ekosistem domestik sekaligus menciptakan ruang bagi inovasi dan partisipasi pelaku global.

Potensi Pajak Kripto Global Capai US$457 Miliar

” />

Perhatian terhadap perpajakan aset kripto juga muncul di tengah besarnya potensi penerimaan pajak dari aktivitas aset digital secara global.

Laporan perusahaan analitik blockchain Chainalysis yang dirilis pada 26 Agustus 2026 mencatat aktivitas kripto on-chain global yang berpotensi dikenakan pajak mencapai sedikitnya US$457 miliar sepanjang 2025.

Aktivitas tersebut mencakup capital gain dari central exchange maupun terdesentralisasi, pendapatan dari staking dan mining, serta aktivitas pinjaman dan pembayaran berbasis aset kripto.

Amerika Serikat tercatat memiliki potensi terbesar dengan nilai US$112,6 miliar. Posisi berikutnya ditempati Jerman, China, Inggris, dan India. Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ke-12 dengan potensi aktivitas kena pajak mencapai sekitar US$10,1 miliar. Angka tersebut terdiri dari sekitar US$3,6 miliar capital gain, US$2,6 miliar pendapatan dari imbal hasil, dan US$3,9 miliar dari aktivitas pembayaran.

Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dapat dijangkau oleh sistem pengawasan pajak transaksi aset, seperti Bitcoin yang ada. Chainalysis memperkirakan kerangka pelaporan pajak internasional OECD, Crypto-Asset Reporting Framework (CARF), baru mencakup sekitar 14 persen aktivitas transaksi kena pajak di jaringan blockchain.

Sejumlah aktivitas seperti decentralized finance (DeFi), transaksi peer-to-peer, dan aktivitas melalui self-custody wallet juga menjadi tantangan tersendiri bagi otoritas pajak karena tidak seluruhnya dapat dipantau melalui mekanisme pelaporan konvensional.

Pergantian Menteri Keuangan dan besarnya aktivitas ekonomi aset kripto yang berpotensi menjadi sumber penerimaan negara, arah kebijakan fiskal sektor aset digital diperkirakan masih akan menjadi perhatian industri.

Di tengah perkembangan tersebut, Yudho melihat Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat posisinya di industri aset digital global, selama pengembangan ekosistem berjalan seiring dengan kepastian regulasi.

“Indonesia memiliki pasar dan potensi yang besar. Tantangan berikutnya adalah bagaimana potensi tersebut dapat berkembang menjadi ekosistem yang kompetitif secara global, dengan tetap mengedepankan kepatuhan dan perlindungan konsumen,” pungkas CEO FLOQ.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Jakarta, 10 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat pembiayaan mobil bekas masih memiliki ruang pertumbuhan di tengah dinamika pasar otomotif nasional. Pilihan kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau menjadi salah satu pertimbangan konsumen, terutama ketika masyarakat semakin selektif dalam menentukan kendaraan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Peluang tersebut berjalan di tengah perbaikan pasar otomotif nasional. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan penjualan mobil baru secara wholesales pada Januari–Agustus 2026 mencapai 599.491 unit, tumbuh 20,1% secara tahunan. Sementara penjualan retail mencapai 594.984 unit atau meningkat 13,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Agustus 2026 saja, penjualan retail tercatat 83.442 unit, menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun ini.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan perkembangan tersebut memberikan gambaran bahwa aktivitas pasar otomotif mulai menunjukkan momentum yang lebih positif. Namun, perseroan melihat pasar mobil bekas memiliki karakteristik dan dinamika permintaan tersendiri.

“Mobil bekas tetap menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau. Bagi kami, kebutuhan tersebut membuka ruang untuk memperkuat pembiayaan mobil bekas secara selektif, dengan tetap memperhatikan profil konsumen dan kualitas aset,” ujar Dhani.

Minat terhadap kendaraan bekas juga masih terlihat pada segmen kendaraan dengan harga yang relatif terjangkau. Sejumlah pelaku industri menilai mobil jenis multi purpose vehicle (MPV), khususnya dengan harga di bawah Rp200 juta, masih menjadi salah satu pilihan yang banyak dicari konsumen. Kondisi ini menunjukkan bahwa aspek keterjangkauan tetap menjadi pertimbangan penting dalam keputusan pembelian kendaraan.

Dari sisi BRI Finance, peluang tersebut turut tercermin dari kinerja pembiayaan. Hingga Mei 2026, pembiayaan mobil bekas BRI Finance tercatat tumbuh 77,64% secara tahunan. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa kebutuhan pembiayaan kendaraan bekas masih memiliki ruang untuk dikembangkan.

Untuk memperkuat penetrasi di segmen tersebut, BRI Finance mengoptimalkan jaringan pembiayaan dan memperkuat kerja sama dengan dealer. Perseroan juga terus meningkatkan kualitas proses akuisisi serta layanan kepada konsumen, sehingga pertumbuhan pembiayaan dapat berjalan seiring dengan pengelolaan risiko yang terukur.

“Pertumbuhan pembiayaan tetap kami dorong dengan pendekatan yang selektif. Kami terus mencermati perkembangan pasar dan daya beli masyarakat, sekaligus memastikan kualitas aset dan penerapan manajemen risiko tetap menjadi bagian penting dalam setiap proses pembiayaan,” kata Dhani.

BRI Finance memandang mobil bekas memiliki peran dalam memberikan alternatif kepemilikan kendaraan bagi masyarakat dengan kebutuhan dan kemampuan finansial yang beragam. Dengan memperkuat jaringan, kemitraan dealer, serta kualitas proses pembiayaan, perseroan akan terus mengembangkan segmen tersebut secara terukur dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menggeliat Lewat Rel Kereta: Menakar Wajah Baru Pariwisata dan Ekonomi Kebumen

Peningkatan pergerakan wisatawan domestik di Kebumen juga berbanding lurus dengan lompatan pengakuan atas bentang alamnya. Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kebumen mencatat angka kunjungan wisatawan domestik terus menanjak, dengan total kunjungan menembus lebih dari 600.000 hingga 1 juta pengunjung ke berbagai objek wisata daerah setiap tahunnya.

KEBUMEN — Deru lokomotif yang melintasi jalur ganda lintas selatan Jawa kini membawa dinamika baru bagi Kabupaten Kebumen. Daerah yang dahulu kerap diposisikan sekadar perlintasan transit antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Purwokerto ini mulai memantapkan posisinya sebagai destinasi mandiri dalam peta pariwisata Jawa Tengah. Transformasi ini didorong oleh integrasi moda transportasi kereta api, penetapan status kawasan sebagai taman bumi dunia, serta pergeseran preferensi pelancong menuju konsep slow travel dan liburan singkat (short staycation). 

 Konektivitas langsung tanpa hambatan jalan raya memberi kemudahan bagi pelancong kota-kota besar untuk merancang perjalanan berdurasi ringkas. Keberadaan infrastruktur akomodasi seperti Mexolie Hotel—yang menempati kompleks cagar budaya bekas pabrik minyak kelapa era kolonial persis di sisi timur Stasiun Kebumen—menjadi katalis bagi tren perjalanan 24 jam: tiba dengan kereta, beristirahat leluasa, menjelajah denyut kota, lalu kembali tanpa risiko kemacetan antarkota.

Kereta Api Jadi Akselerator Mobilitas

Berdasarkan data operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, tren volume penumpang kereta api antarkota menunjukkan peningkatan yang konsisten, mencatatkan pertumbuhan penumpang lebih dari 14 persen secara tahunan (year-on-year). Pada masa-masa angkutan liburan nasional, Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong tercatat konsisten melayani puluhan ribu pergerakan penumpang datang dan berangkat.

Peningkatan ketepatan waktu (on-time performance), modernisasi sarana, serta kemudahan reservasi digital dinilai menjadi alasan utama tingginya preferensi wisatawan menggunakan jalur rel. 

“Keandalan operasional, ketepatan waktu, dan kemudahan akses stasiun menjadi faktor penentu meningkatnya loyalitas masyarakat menggunakan kereta api. Peningkatan volume penumpang di stasiun-stasiun seperti Kebumen memperlihatkan bahwa konektivitas rel memegang peran vital dalam membuka akses perekonomian dan pariwisata daerah,” tulis evaluasi operasional PT KAI Daop 5 Purwokerto.

 Bagi pelancong berdurasi 24 jam, stasiun berfungsi sebagai simpul logistik yang presisi. Akses stasiun yang langsung terhubung dengan area penginapan memangkas ongkos transfer dan keletihan fisik perjalanan, sehingga waktu pelesir dapat dimaksimalkan sejak jam pertama kedatangan.

Daya Tarik Alam Berstandar Dunia dan Munculnya Destinasi Baru

Peningkatan pergerakan wisatawan domestik di Kebumen juga berbanding lurus dengan lompatan pengakuan atas bentang alamnya. Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kebumen mencatat angka kunjungan wisatawan domestik terus menanjak, dengan total kunjungan menembus lebih dari 600.000 hingga 1 juta pengunjung ke berbagai objek wisata daerah setiap tahunnya.

Tonggak capaian terbesar terjadi seiring ditetapkannya Geopark Kebumen ke dalam jaringan UNESCO Global Geoparks (UGGp). Meliputi 22 kecamatan dan 374 desa, kawasan bertajuk “The Mother of Earth” ini memadukan lebih dari 40 situs geologi purba, keanekaragaman hayati, dan kekayaan budaya:

Pesisir Selatan Bertebing Kapur: Pantai Menganti dengan panorama tebing karst dan pasir putih, Pantai Karangbolong, hingga Pantai Mliwis.

Keajaiban Karst Bawah Tanah: Goa Jatijajar dan Goa Petruk yang menyuguhkan formasi stalaktit eksotis serta legenda pewayangan lokal.

Laboratorium Geologi Terbuka: Singkapan batuan dasar samudera purba di kawasan Karangsambung.

Meski demikian, para pengamat perjalanan menyarankan segmentasi logistik yang realistis bagi pelancong.

“Kunjungan 24 jam paling efektif bila difokuskan pada ritme pusat kota, eksplorasi kuliner lokal, dan wisata heritage. Untuk destinasi alam seperti Pantai Menganti atau Goa Jatijajar yang memerlukan waktu tempuh 1 hingga 1,5 jam dari pusat kota, opsi terbaik adalah menambah minimal satu malam inap agar agenda tidak terburu-buru dan terhindar dari risiko tertinggal kereta,” papar catatan kurasi panduan perjalanan lokal Kebumen. 

Multiplier Effect Ekonomi dan Ekosistem UMKM

Geliat pariwisata ini secara nyata mendongkrak denyut ekonomi kerakyatan dan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peningkatan lama tinggal wisatawan (length of stay) serta tingginya tingkat hunian kamar (occupancy rate) hotel pada periode akhir pekan dan libur panjang menggerakkan rantai nilai sektor jasa.

Dampak berganda (multiplier effect) terlihat pada sektor-sektor penunjang:

Rantai Pasok Kuliner Tradisional: Permintaan harian terhadap kuliner khas seperti Nasi Penggel, Sate Ambal berlumur bumbu kedelai, pecel kangkung, hingga industri rumahan Lanthing Kebumen mengalami lonjakan penjualan berkala. 

Jasa Transportasi & Pemandu: Tumbuhnya ekosistem sewa kendaraan pribadi, sopir lokal berlisensi, hingga komunitas tour guide geopark.

Ekonomi Kreatif Pedesaan: Pengembangan desa-desa wisata berbasis komunitas (Pokdarwis) di sekitar geosite yang membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda daerah.

“Pariwisata berbasis geopark bukan sekadar pelestarian alam, tetapi lokomotif pembangunan ekonomi inklusif. Setiap kunjungan wisatawan domestik menghasilkan perputaran uang langsung ke pelaku usaha mikro, perhotelan, hingga pedagang pasar tradisional,” terang pejabat Pemkab Kebumen dalam tinjauan pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Sinergi antara ketepatan waktu moda rel kereta api, preservasi peninggalan bersejarah di pusat kota, dan kekayaan geologi kelas dunia membuktikan bahwa Kebumen bukan lagi sekadar lintasan, melainkan destinasi yang hidup dan menggerakkan roda ekonomi masyarakatnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Didorong oleh Permintaan yang Tinggi, Enago Meluncurkan Situs Web Terlokalisasi untuk Memperkuat Ekosistem Riset Akademik Indonesia

JAKARTA, Indonesia – Dengan didukung pengalaman selama lebih dari 20 tahun dalam bidang penerbitan akademik, pengembangan kapasitas institusional, dan kemitraan dengan jurnal global, Enago hari ini mengumumkan peluncuran platform berbahasa Indonesia yang telah dilokalisasi, www.enago.id.

Platform terlokalisasi ini dirancang untuk mendukung seluruh ekosistem akademik di Indonesia – membantu peneliti Indonesia meraih penerimaan naskah di jurnal, mendukung universitas dalam meningkatkan metrik pemeringkatan internasional, serta mendampingi jurnal menuju pengindeksan Scopus.

Dengan mengatasi hambatan bahasa, pembayaran, dan pengajuan naskah, pusat layanan regional ini menyediakan dukungan operasional yang dibutuhkan untuk mengubah hasil riset ilmiah lokal menjadi dampak yang diakui secara global.

“Setelah satu dekade melayani dan tumbuh bersama komunitas akademik Indonesia, saya bangga melihat kehadiran lokal kami akhirnya terwujud,” ujar N Arya, Senior Manager Strategic Alliances, Enago.

Untuk mengetahui selengkapnya dan mulai menggunakan layanan kami, kunjungi www.enago.id hari ini.

JAKARTA, Indonesia – Dengan
didukung pengalaman selama lebih dari 20 tahun dalam bidang penerbitan
akademik, pengembangan kapasitas institusional, dan kemitraan dengan jurnal global,
Enago hari ini mengumumkan peluncuran platform berbahasa Indonesia yang telah
dilokalisasi, www.enago.id. Berlandaskan pengalaman selama dua dekade dalam
membantu peneliti di seluruh dunia meraih penerimaan naskah di jurnal, mendukung
universitas dalam meningkatkan metrik pemeringkatan internasional, serta mendampingi
jurnal menuju pengindeksan Scopus, platform terlokalisasi ini dirancang untuk
mendukung seluruh ekosistem akademik di Indonesia.

“Setelah satu dekade
melayani dan tumbuh bersama komunitas akademik Indonesia, saya bangga melihat kehadiran
lokal kami akhirnya terwujud, sebuah babak baru dalam melayani dunia akademik
Indonesia dengan tujuan yang lebih kuat, komitmen yang lebih besar, serta visi untuk
tahun-tahun mendatang. Terima kasih atas seluruh dukungan dan kepercayaan yang
telah diberikan selama ini, serta untuk perjalanan selanjutnya!”
ujar
N Arya, Senior Manager Strategic Alliances, Enago.

Dengan mengatasi hambatan
bahasa, pembayaran, dan pengajuan naskah, pusat layanan regional ini
menyediakan dukungan operasional yang dibutuhkan untuk mengubah hasil riset
ilmiah lokal menjadi dampak yang diakui secara global.
“Tujuan kami sejak awal
adalah mengatasi berbagai hambatan dalam komunikasi ilmiah global dengan cara
memadukan keahlian manusia yang mendalam di bidang keilmuan dengan teknologi canggih
dan solusi AI yang bertanggung jawab.”
ujar Sharad Mittal, Pendiri
Enago.

“Seiring perkembangan AI
yang dengan cepat mengubah cara penelitian dilakukan, dievaluasi, dan
dipublikasikan, penyediaan infrastruktur regional khusus akan memastikan bahwa para
akademisi dan institusi di Indonesia dapat memanfaatkan berbagai perangkat
mutakhir untuk menghadapi standar publikasi yang kompleks dengan penuh
keyakinan.”

Untuk mengetahui selengkapnya
dan mulai menggunakan layanan kami, kunjungi www.enago.id hari ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sasar Peluang Kemitraan dan Investasi Strategis, Sanggabiz Tampil Memukau Lewat Business Showcase dan Pitching di Capital Room GIK UGM

Mempertegas posisinya sebagai konsultan bisnis dan pengembang kapasitas terdepan, Sanggabiz berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi “Capital Room: Business Pitching & Business Showcase”. Dalam acara yang didukung oleh Komdigi dan Garuda Spark ini, Founder Sanggabiz, Dwi Andi Rohmatika, mempresentasikan visi masa depan perusahaan melalui sesi Curated Startup Pitching, sekaligus memamerkan inovasi operasional Sanggabiz melalui area Business Showcase di hadapan para investor dan mitra strategis.

Yogyakarta, 4 September 2026 — Dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan bisnis dan memperluas jaringan kemitraan berskala nasional, Sanggabiz sukses mengambil peran strategis dalam ajang “Capital Room: Business Pitching & Business Showcase“. Mengusung tema utama “Pitch. Connect. Raise.”, acara bergengsi ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh Taka Lab, ConnectX, dan GIK UGM pada Jumat, 4 September 2026, berlokasi di GIK UGM, Jl. Persatuan, Sendowo, Sleman, Yogyakarta.

Didukung penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Garuda Spark, ajang ini didedikasikan khusus bagi startup dan perusahaan rintisan yang tengah mencari peluang investasi, mitra strategis, serta peluang bisnis baru (For Startups Seeking Investment, Strategic Partners, Business Opportunities).

Sepanjang acara yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 20.00 WIB ini, Sanggabiz tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga menghadirkan ekshibisi interaktif pada area Business Showcase. Melalui showcase ini, tim Sanggabiz mendemonstrasikan secara langsung inovasi layanan mereka kepada para pemangku kepentingan dan calon investor. Pengunjung dapat melihat bagaimana Sanggabiz mengimplementasikan workflow operasional yang telah di-infused dengan kapabilitas AI-powered system serta penerapan RAPI Method, sebuah pendekatan yang dirancang untuk memastikan proses bisnis klien berjalan jauh lebih terarah dan terotomatisasi secara efisien.

Puncak momentum dari partisipasi Sanggabiz dalam ajang ini adalah penampilan Founder Sanggabiz, Dwi Andi Rohmatika (DA), yang terpilih untuk tampil dalam sesi Curated Startup Pitching. Di hadapan panel investor, kolaborator, dan pemimpin industri digital, DA memaparkan cetak biru (blueprint) pertumbuhan Sanggabiz dan bagaimana perusahaan telah berhasil mendampingi lebih dari 400 organisasi mitra.

Dalam pitching-nya, DA menekankan bahwa keunggulan kompetitif Sanggabiz tidak hanya terletak pada pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) atau teknologi mutakhir, tetapi juga pada nilai fundamental perusahaan yang sangat inklusif. Ia menyoroti penerapan R.E.A.L™ Framework yang diusung perusahaannya, serta komitmen nyata terhadap kepemimpinan perempuan (women-led) dan pemberdayaan komunitas disabilitas di dalam struktur tim Sanggabiz.

“Kami berada di Capital Room hari ini bukan sekadar untuk mencari investasi, tetapi untuk menemukan mitra strategis yang memiliki kesamaan visi. Sanggabiz telah membuktikan bahwa integrasi antara teknologi AI yang efisien dan lingkungan kerja yang inklusif dapat menciptakan solusi bisnis yang scalable dan berkelanjutan. Inilah masa depan operasional bisnis yang ingin kami tawarkan kepada skala pasar yang lebih luas,” tegas DA saat menutup sesi pitching-nya yang disambut antusiasme tinggi dari para peserta.

Melalui partisipasi aktif dalam ekosistem Capital Room di GIK UGM, Sanggabiz memproyeksikan terjadinya kesepakatan bisnis strategis baru yang akan mengokohkan langkah perusahaan dalam mengekspansi layanan konsultasi bisnis dan pengembangan kapasitas di tingkat nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah

Bittime menghadirkan program perdagangan pada 11–27 September 2026 dengan total reward hingga sepuluh juta rupiah dalam bentuk $HYPE. Program ini memberikan apresiasi kepada pengguna berdasarkan akumulasi volume perdagangan yang dicapai selama periode berlangsung.

Pasar aset digital terus berkembang dengan munculnya berbagai ekosistem blockchain yang menawarkan fungsi dan aktivitas berbeda. Salah satunya adalah Hyperliquid, blockchain yang dikenal dengan aktivitas perdagangan aset digital, khususnya perpetual futures dan spot trading. Berdasarkan data CoinGecko, token native ekosistem tersebut, $HYPE, mencatatkan all-time high (ATH) sebesar US$89,60. Pergerakan tersebut turut diikuti oleh volume perdagangan yang tinggi, dengan volume harian $HYPE menembus lebih dari US$1 miliar pada sejumlah hari di awal September, termasuk sekitar US$1,68 miliar pada 4 September dan US$1,48 miliar pada 7 September.

Melihat perhatian pasar terhadap ekosistem tersebut, Bittime menghadirkan program perdagangan pada 11–27 September 2026 dengan total reward hingga sepuluh juta rupiah dalam bentuk $HYPE. Program ini memberikan apresiasi kepada pengguna berdasarkan akumulasi volume perdagangan yang dicapai selama periode berlangsung.

Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime, mengatakan bahwa meningkatnya perhatian terhadap $HYPE mencerminkan semakin beragamnya ekosistem dan aset yang tersedia di pasar crypto. “Perkembangan $HYPE dan ekosistem Hyperliquid menjadi salah satu dinamika yang menarik untuk diperhatikan. Semakin beragamnya ekosistem aset digital memberikan lebih banyak pilihan bagi pelaku pasar untuk mengeksplorasi berbagai instrumen. Melalui program ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada pengguna berdasarkan aktivitas perdagangan yang memenuhi ketentuan program,” ujar Ryan.

Berbeda dari program yang hanya menghitung transaksi pada satu aset, volume perdagangan dalam program Bittime ini diakumulasikan dari seluruh token yang diperdagangkan pengguna selama periode berlangsung. Transaksi dalam IDR maupun USDT akan diperhitungkan dalam menentukan pencapaian tier reward, sehingga volume dapat dikumpulkan dari berbagai aset yang tersedia di Bittime.Syarat dan Ketentuan Program 

Reward diberikan satu kali berdasarkan tier volume trading yang dicapai pengguna selama periode kampanye. Pengguna dengan volume trading minimal Rp5 juta berkesempatan memperoleh reward hingga Rp100 ribu, dengan nominal reward yang meningkat sesuai tier, yaitu hingga Rp300 ribu untuk volume Rp25 juta, Rp1 juta untuk Rp100 juta, Rp2,5 juta untuk Rp350 juta, dan hingga Rp10 juta dalam bentuk $HYPE untuk volume minimal Rp2 miliar. 

Besaran reward yang diterima dapat berbeda-beda, tergantung pada proporsi volume trading dalam tier yang dicapai serta ketersediaan kuota. Pemberian reward dilakukan secara first-come, first-served, sehingga mencapai minimum volume pada suatu tier tidak otomatis menjamin pengguna mendapatkan reward maksimum. 

Menurut Ryan, semakin banyaknya pilihan aset dan strategi di pasar crypto juga perlu diikuti dengan pemahaman yang memadai mengenai karakteristik serta risiko masing-masing aset. “Di tengah pasar yang semakin dinamis, edukasi tetap menjadi bagian penting dalam aktivitas trading. Pengguna perlu memahami karakteristik aset, mekanisme perdagangan, dan risiko yang menyertainya sebelum mengambil keputusan. Dengan pemahaman yang baik, pengguna dapat menyikapi peluang pasar secara lebih terukur dan tidak hanya mengikuti momentum,” lanjut Ryan.

Untuk berpartisipasi, pengguna wajib menyelesaikan verifikasi akun atau KYC dan melakukan registrasi melalui halaman event Bittime. Program menggunakan mekanisme first-come, first-served dengan kuota terbatas pada setiap tier. Bittime juga menerapkan ketentuan untuk menjaga integritas program, termasuk larangan penggunaan multi-akun, wash trading, maupun aktivitas manipulatif lainnya.

Reward akan diberikan dalam bentuk $HYPE dan dikreditkan ke wallet Bittime pengguna maksimal 7–14 hari kerja setelah periode program berakhir, sesuai ketentuan program. Melalui program ini, Bittime melihat dinamika $HYPE dan ekosistem Hyperliquid sebagai bagian dari semakin beragamnya perkembangan pasar aset digital, sekaligus memberikan apresiasi kepada pengguna yang berpartisipasi dalam aktivitas perdagangan selama periode program. Informasi lengkap mengenai program ini dapat dilihat melalui halaman resmi program Bittime.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

Ia menghabiskan sepuluh tahun membantu media besar merebut perhatian orang Indonesia. Lalu ia keluar, dan membangun sesuatu yang menjual keahlian itu kepada brand.

Ada satu pertanyaan yang hampir selalu muncul ketika sebuah brand tiba-tiba ramai dibicarakan di media sosial Indonesia: siapa yang mengatur ini? Jawabannya jarang sekali punya wajah. Industri yang menggerakkan percakapan publik di negara ini bekerja dengan cara yang membuat pelakunya nyaris tidak pernah terlihat.

Selo Pangestu Imawan adalah salah satu dari mereka. Bedanya, ia tidak keberatan menjelaskan cara kerjanya.

Sebagai Founder dan CEO Posthinks Agency, ia memimpin perusahaan yang dalam waktu kurang dari dua tahun sudah menangani nama-nama seperti Pertamina, Shopee, Telkom, OCBC, Unilever, dan BRI. Angka yang dipegangnya juga tidak kecil: jaringan lebih dari 100 ribu talent dan buzzer, 10 ribu jaringan media, serta 500 lebih content clipper.

Sepuluh tahun di dalam ruang mesin

Untuk memahami bagaimana Posthinks bisa berdiri dengan skala seperti itu sejak awal, jejak kariernya perlu dibaca lebih dulu. Ia melewati hampir seluruh babak perubahan media Indonesia dari dalam: Suara Merdeka Group, Kompas Gramedia, RWE Digital Agency, Okezone, kumparan, hingga Urbanasia Group, tempat ia menjabat Chief Sales & Marketing Officer.

Susunan itu bukan sekadar daftar pindah kerja. Ia berada di media cetak ketika distribusi adalah segalanya, di era portal ketika trafik menjadi mata uang, di ruang redaksi digital-native ketika algoritma mulai menggantikan peran editor, lalu di kursi komersial ketika pertanyaannya berubah menjadi bagaimana semua ini dibayar.

“Saya tidak pernah pindah industri. Yang saya lakukan cuma pindah posisi duduk, sampai akhirnya saya melihat seluruh ruangannya.”

Yang ia temukan dari kursi terakhir itulah yang jadi alasan Posthinks ada. Brand membutuhkan satu pihak yang memahami redaksi, algoritma, komunitas, dan target bisnis sekaligus. Yang tersedia di pasar, menurutnya, umumnya hanya menguasai satu atau dua di antaranya.

Taruhan yang diambil pada Januari 2025

Ia mendirikan Posthinks pada Januari 2025, meninggalkan posisi C-level yang sudah mapan. Keputusan yang, diakuinya sendiri, terdengar tidak masuk akal di atas kertas.

Yang membuatnya berani adalah satu hal yang tidak dimiliki kebanyakan agency baru: ia sudah punya jaringannya lebih dulu. Sepuluh tahun berpindah dari satu ruang redaksi ke ruang redaksi lain meninggalkan sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan modal awal — nomor telepon orang-orang yang memutuskan.

Yang bisa dibuktikan

Posthinks memposisikan diri sebagai 360° media-tech agency, dan menolak dinilai dari metrik yang biasa dipakai industri. Bukan jangkauan, melainkan hasil yang bisa dilacak.

Salah satu angka yang mereka bawa ke meja klien: tiga juta unique visitor per bulan untuk OCBC — yang menurut Selo datang bukan dari memperbanyak jumlah konten, melainkan dari membenahi struktur dan otoritasnya.

“Reach itu angka yang enak dipresentasikan dan hampir tidak pernah menjelaskan apa pun soal penjualan.”

Ke mana ia melihat

Taruhan berikutnya sudah ia pasang: pergeseran dari mesin pencari ke mesin penjawab. Ketika semakin banyak orang bertanya langsung kepada AI alih-alih mengetik kata kunci, pekerjaan berubah dari merebut peringkat menjadi merebut kutipan.

Ia menyebut lima tahun ke depan akan ditentukan oleh tiga hal yang saling mengunci: SEO yang berevolusi, AI yang masuk ke alur kerja harian, dan data perilaku yang akhirnya benar-benar dipakai untuk mengambil keputusan.

Sampai di sana, ia tetap memilih bekerja dari balik layar. Yang berubah hanya satu: kali ini ia bersedia menjelaskan apa yang dikerjakannya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES