Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

KUPANG – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menjalin kerja sama dengan Perumda Pasar Kota Kupang untuk mendorong digitalisasi pembayaran retribusi dan transaksi pedagang di pasar-pasar Kota Kupang agar lebih mudah, aman, transparan, dan efisien.

Kerja sama tersebut ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang, di Meeting Room Umera Kofie, Selasa (15/9/2026). Acara dihadiri Direktur Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen Rizky Olyvia Nasution dan Direktur Perumda Pasar Kota Kupang Ganda Raymond Tadjo Tallo beserta jajaran kedua institusi.

Melalui kerja sama ini, Bank Mandiri Taspen akan menyediakan layanan perbankan digital untuk mendukung pengelolaan transaksi Perumda Pasar Kota Kupang, salah satunya melalui Mantap Cash Management (MCM). Perumda Pasar Kota Kupang juga akan memanfaatkan Virtual Account (VA) dan QRIS untuk pembayaran iuran, jasa pelayanan, serta kewajiban pembayaran lainnya dari penyewa lahan, pedagang, pelapak, dan pengguna jasa pasar.

Direktur Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen Rizky Olyvia Nasution mengatakan digitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemudahan transaksi bagi pedagang sekaligus mendukung tata kelola pasar yang lebih efektif dan transparan.

“Penandatanganan kerja sama ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata dalam membangun ekosistem pasar yang lebih modern, transparan, mudah, dan inklusif melalui pemanfaatan layanan digital. Kami berharap pembayaran retribusi dapat dilakukan secara mudah, cepat, aman, dan tercatat sehingga memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, pengelola pasar, dan tentunya para pedagang,” kata Rizky dalam sambutannya.

Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ke depan, sambung Rizky, kerja sama tersebut berpeluang dikembangkan melalui pemanfaatan QRIS, pembukaan rekening secara online, serta layanan perbankan lainnya untuk mendukung aktivitas usaha dan meningkatkan inklusi keuangan pedagang.

Sementara itu, Direktur Perumda Pasar Kota Kupang Ganda Raymond Tadjo Tallo menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan jawaban atas tantangan zaman. Dengan peralihan dari sistem manual ke digital, para pelaku usaha di pasar dapat lebih mudah bertransaksi, praktis dan aman.

“Manajemen Perumda Pasar Kota Kupang juga diuntungkan secara masif karena proses monitoring pendapatan dan arus kas kini dapat dipantau secara real-time dan jauh lebih cepat,” ujar Ganda.

Melalui sinergi ini, kedua belah pihak optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digital, meningkatkan daya saing pedagang lokal, sekaligus memperluas inklusi keuangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

PT Bank Mandiri Taspen berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Pegadaian, dan PT PELNI menghadirkan rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terintegrasi bagi masyarakat Banda Neira, Maluku Tengah. Program tersebut menyasar bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan masyarakat.

Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Ambon, Felix Trivili Ayanda, mengatakan kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan TJSL tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan, tetapi juga menciptakan manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat.

“Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan semangat kepedulian yang terus dihadirkan. Kepedulian tidak sekadar berbicara masalah lingkungan, tetapi juga pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membangun kolaborasi yang ada manfaatnya dan berkelanjutan,” ujar Felix dalam siaran pers yang diterima pada Rabu, 16 September 2026.

Rangkaian TJSL ini mulai dilangsungkan pada 4 September 2026, dimulai dengan penanaman 500 bibit pohon pala dilakukan di kawasan Benteng Belgica, dengan melibatkan masyarakat dan mahasiswa. Pala dipilih karena memiliki keterkaitan erat dengan sejarah, budaya, dan perekonomian masyarakat Kepulauan Banda.

Sementara itu, program kesehatan dalam rangkaian TJSL ini menyasar 100 masyarakat lanjut usia, melalui pemeriksaan kesehatan mata. Lansia yang membutuhkan juga mendapatkan bantuan kacamata untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidup.

Program lainnya adalah edukasi pemilahan dan pengelolaan sampah, penyediaan sarana pemilahan, bantuan dua unit biodigester untuk pengolahan sampah organik, serta penguatan pengelolaan Bank Sampah di Banda Neira.

Di bidang pendidikan, TJSL menghadirkan Ruang Belajar Banda Neira yang dilengkapi akses internet, laptop, alat tulis, tas sekolah, paket gizi, serta berbagai fasilitas penunjang. Ruang belajar tersebut juga menyediakan pendampingan belajar gratis bagi anak-anak.

Kolaborasi Bank Mandiri Taspen, PNM, Pegadaian, dan PELNI ini secara keseluruhan memberikan manfaat kepada sekitar 200 masyarakat di Banda Neira, baik secara langsung maupun melalui pemanfaatan fasilitas yang disediakan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Menabung sering kali terdengar mudah. Tinggal menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan, lalu membiarkannya terkumpul. Kenyataannya, menjaga kebiasaan menabung secara konsisten bisa menjadi tantangan, terutama ketika ada kebutuhan mendadak atau pengeluaran yang tidak direncanakan.

Kalau kamu sering gagal mencapai target tabungan, tidak perlu langsung menganggap cara menabungmu tidak berhasil. Coba evaluasi kembali target, kebiasaan, dan tempat menyimpan dana. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan agar menabung lebih teratur.

1. Cari Tahu Kenapa Kamu Tidak Konsisten

Langkah pertama adalah mengetahui penyebabnya. Apakah uang yang disisihkan terlalu besar? Apakah sering ada pengeluaran tidak terduga? Atau kamu belum memiliki tujuan yang jelas?

Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa membuat perubahan yang lebih realistis.

Misalnya, jika target Rp2 juta per bulan terlalu berat, kamu bisa menurunkannya menjadi nominal yang lebih sesuai dengan kondisi keuangan. Yang penting, target tersebut dapat dijalankan secara rutin.

2. Tentukan Tujuan Menabung

Menabung akan lebih mudah dilakukan ketika kamu memiliki tujuan yang jelas.

Kamu bisa membuat target untuk dana darurat, biaya pendidikan, membeli kendaraan, liburan, atau kebutuhan lainnya. Tentukan nominal dan perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target tersebut.

Setelah memiliki target, kamu bisa menghitung berapa dana yang perlu disisihkan secara berkala.

3. Pisahkan Dana Tabungan dari Uang untuk Kebutuhan Harian

Salah satu alasan tabungan mudah terpakai adalah karena dana tersebut bercampur dengan uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Coba pisahkan dana berdasarkan tujuan. Setelah menerima penghasilan, sisihkan dana tabungan terlebih dahulu sesuai kemampuan, kemudian gunakan sisa dana untuk kebutuhan lainnya.

Cara ini juga membuat perkembangan tabungan lebih mudah dipantau.

4. Buat Sistem Menabung yang Lebih Teratur

Kalau mengandalkan sisa uang di akhir bulan, jumlah yang berhasil ditabung bisa berubah-ubah. Kamu bisa mencoba membuat jadwal penyisihan dana setelah menerima penghasilan.

Selain itu, evaluasi pengeluaran secara berkala. Perhatikan transaksi yang sebenarnya bisa dikurangi dan alihkan sebagian dananya untuk target tabungan.

Tidak perlu langsung membuat perubahan besar. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin dapat membantu membangun pola menabung yang lebih teratur.

5. Pertimbangkan Tempat Menyimpan Dana Sesuai Tujuan

Tidak semua dana harus disimpan dengan cara yang sama. Pertimbangkan kapan dana tersebut akan digunakan dan seberapa mudah dana perlu diakses.

Untuk dana yang memiliki target waktu tertentu dan tidak direncanakan untuk digunakan dalam waktu dekat, deposito neobank dapat menjadi salah satu produk yang bisa dipelajari.

Deposito WOW di Aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce

Buat kamu yang ingin mencoba cara menyimpan dana dengan jangka waktu tertentu, Deposito WOW di neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan.

Deposito WOW merupakan produk deposito yang memungkinkan kamu menentukan pilihan tenor sesuai ketentuan produk. Penempatan dana dapat dimulai dari Rp100.000, bunga kompetitif* dengan pilihan tenor hingga 12 bulan.

Dengan karakteristik tersebut, Deposito WOW neobank dapat dipertimbangkan untuk dana yang memang sudah memiliki tujuan dan tidak diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari dalam jangka waktu penempatan.

Namun, deposito memiliki ketentuan tenor dan pencairan yang perlu dipahami sebelum melakukan penempatan. Pastikan dana yang ditempatkan bukan dana untuk kebutuhan rutin atau kebutuhan darurat yang mungkin diperlukan sewaktu-waktu.

Konsisten Tidak Berarti Harus Menabung dalam Jumlah Besar

Kalau selama ini kamu belum konsisten menabung, tidak perlu langsung menetapkan target yang terlalu tinggi. Mulai dari nominal yang realistis, tentukan tujuan yang jelas, dan buat sistem yang membantu kamu menyisihkan dana secara rutin.

Untuk dana dengan kebutuhan waktu tertentu, kamu juga dapat mempelajari produk seperti Deposito WOW neobank dan menyesuaikannya dengan tujuan serta kondisi keuanganmu.

Pahami karakteristik produk sebelum menempatkan dana. Jangan hanya melihat suku bunga, tetapi perhatikan juga tenor, pencairan sebelum jatuh tempo, biaya, serta ketentuan penjaminan yang berlaku.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*)Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito WOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito WOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Mimin, platform teknologi percakapan regional yang membantu bisnis mengintegrasikan percakapan berbasis AI, transaksi, dukungan agen manusia, dan interaksi lanjutan dengan pelanggan dalam satu perjalanan yang terhubung, hari ini mengumumkan ekspansinya ke Filipina melalui kemitraan afiliasi baru dengan TechShake.

Filipina menjadi langkah berikutnya dalam perjalanan pertumbuhan Mimin di Asia Tenggara, setelah sebelumnya bekerja sama dengan berbagai bisnis di Indonesia dan kawasan regional lainnya. Sebagai bagian dari ekspansi ini, Mimin akan menjalin komunikasi dengan pelaku bisnis, penyedia teknologi, komunitas industri, dan organisasi ekosistem untuk memahami kebutuhan lokal serta mengidentifikasi peluang penerapan conversational AI.

Melalui kolaborasi dengan TechShake, Mimin juga akan memperluas koneksinya dalam ekosistem bisnis dan inovasi di Filipina.

Menghadirkan Conversational AI bagi Lebih Banyak Bisnis di Filipina

Filipina merupakan pasar yang menjanjikan bagi perkembangan teknologi percakapan. Di Filipina, hubungan antara bisnis dan pelanggan banyak dibangun melalui interaksi langsung. Pelanggan terbiasa mengajukan pertanyaan, memperoleh respons dengan cepat, dan membangun kepercayaan melalui dialog. 

Platform Mimin mengintegrasikan interaksi berbasis AI, transaksi, dukungan agen manusia, dan interaksi lanjutan dengan pelanggan dalam satu perjalanan yang terhubung. Pendekatan ini membantu bisnis mengurangi fragmentasi dalam komunikasi pelanggan sekaligus menciptakan interaksi yang lebih cepat, terintegrasi, dan mudah ditindaklanjuti. 

Terhubung dengan Ekosistem Bisnis Lokal

Kolaborasi ini mempertemukan pengalaman Mimin dalam teknologi percakapan dengan jaringan dan pemahaman TechShake terhadap ekosistem startup dan inovasi di Filipina.

Melalui kemitraan ini, Mimin dan TechShake akan bersama-sama membuka ruang bagi pertukaran wawasan, koneksi, dan peluang kolaborasi yang relevan bagi bisnis di Filipina.

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan TechShake dalam perjalanan Mimin di Filipina. Bagi kami, kolaborasi ini merupakan kesempatan untuk saling belajar, bertukar wawasan, dan membangun hubungan dengan ekosistem setempat. Kami berharap pengalaman Mimin di Asia Tenggara dapat turut memberikan nilai bagi bisnis dan komunitas di Filipina.” 

— Bayu Eka Putra, Chief Operating Officer & Co-Founder, Mimin

“Kami menyambut baik kolaborasi dengan Mimin. Pengalaman Mimin dalam mengembangkan teknologi percakapan di Asia Tenggara menghadirkan perspektif yang relevan bagi ekosistem Filipina. Kami berharap kemitraan ini dapat membuka ruang bagi pertukaran ide dan peluang kolaborasi.” 

— Kotaro Adachi, Chief Executive Officer & Co-Founder, TechShake

Seiring dengan berkembangnya kehadiran Mimin di Filipina, perusahaan akan terus berinteraksi dengan bisnis, mitra teknologi, komunitas industri, dan berbagai pemangku kepentingan ekosistem lainnya untuk mengidentifikasi penerapan conversational AI yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Tentang Mimin

Mimin adalah platform teknologi percakapan B2B regional yang membantu bisnis menghubungkan percakapan berbasis AI, transaksi, dukungan manusia, dan interaksi lanjutan dengan pelanggan dalam satu rangkaian perjalanan yang berkelanjutan.

Mimin telah melayani lebih dari 50.000 bisnis di enam negara, membantu mereka mengelola komunikasi pelanggan secara lebih terintegrasi, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasar.

Mimin juga menginisiasi ConverXion, forum regional yang mempertemukan para pemimpin bisnis dan praktisi customer experience untuk membahas penerapan teknologi dan AI.

Tentang TechShake

TechShake merupakan penggerak ekosistem startup berbasis di Filipina yang paling aktif di Asia. Melalui penyelenggaraan berbagai acara, layanan konsultasi, dan inisiatif media, TechShake telah memfasilitasi ribuan koneksi dan peluang bagi para pelaku dalam ekosistem startup.

Didirikan pada 2016 oleh Kotaro Adachi dan Paolo Dominic Rentero, TechShake berkantor pusat di Makati, Metro Manila. TechShake memiliki misi untuk memajukan komunitas inovasi dengan menghubungkan startup, perusahaan, investor, dan pemangku kepentingan pemerintah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan.

TechShake juga menyelenggarakan IGNITE, salah satu konferensi inovasi terkemuka di Filipina.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

Memilih lokasi menjadi salah satu keputusan penting ketika memulai usaha kecil. Lokasi yang tepat dapat membantu pelanggan menemukan bisnis dengan lebih mudah dan membuat aktivitas operasional sehari-hari menjadi lebih praktis.

Namun, lokasi yang strategis tidak selalu berarti harus berada di kawasan paling ramai atau memiliki biaya sewa paling tinggi. Kamu perlu melihat karakter calon pelanggan, jenis usaha, akses menuju lokasi, sampai biaya yang harus dikeluarkan.

Berikut beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan sebelum memilih lokasi usaha kecil.

1. Kenali Target Pelanggan

Sebelum mencari lokasi, tentukan terlebih dahulu siapa calon pelangganmu.

Misalnya, usaha makanan yang menyasar pekerja kantoran akan memiliki kebutuhan lokasi yang berbeda dengan usaha perlengkapan sekolah atau toko kebutuhan rumah tangga.

Coba perhatikan kebiasaan calon pelanggan, termasuk area yang sering mereka datangi, waktu mereka beraktivitas, dan bagaimana mereka biasanya melakukan pembelian.

Dengan memahami target pelanggan, kamu bisa mempersempit pilihan lokasi berdasarkan kebutuhan bisnis.

2. Perhatikan Akses dan Visibilitas

Lokasi yang mudah ditemukan dapat membantu pelanggan datang ke tempat usaha. Perhatikan akses kendaraan, ketersediaan tempat parkir, kondisi jalan, serta apakah lokasi mudah terlihat dari area sekitarnya.

Kalau usaha berada di dalam pusat perbelanjaan atau area pertokoan, perhatikan juga posisi toko dan arus orang yang melewati lokasi tersebut.

Untuk usaha yang menerima pesanan secara online, akses untuk kurir juga perlu diperhatikan. Lokasi yang mudah dijangkau dapat membantu proses pengambilan dan pengantaran pesanan berjalan lebih praktis.

3. Cek Kompetitor di Sekitar Lokasi

Adanya kompetitor di sekitar lokasi tidak selalu berarti kamu harus mencari tempat lain. Justru, keberadaan bisnis sejenis bisa menunjukkan bahwa area tersebut memiliki calon pelanggan untuk produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana bisnis kamu dapat memiliki pembeda. Kamu bisa melihat harga, produk, pelayanan, jam operasional, hingga cara kompetitor menarik pelanggan.

Lakukan observasi langsung sebelum memutuskan. Jangan hanya melihat lokasi dari informasi di internet.

4. Hitung Biaya Lokasi dengan Kemampuan Usaha

Lokasi yang ramai memang menarik, tetapi biaya sewanya juga perlu diperhitungkan.

Hitung seluruh biaya yang berkaitan dengan lokasi, seperti sewa, listrik, air, renovasi, keamanan, dan kebutuhan operasional lainnya. Bandingkan biaya tersebut dengan perkiraan omzet dan margin usaha.

Jangan sampai biaya lokasi terlalu besar sehingga mengurangi dana yang seharusnya digunakan untuk stok, pemasaran, atau kebutuhan operasional lainnya.

5. Perhatikan Metode Pembayaran yang Digunakan Pelanggan

Selain lokasi fisik, pertimbangkan juga bagaimana pelanggan akan melakukan pembayaran.

Saat ini, pembayaran menggunakan QRIS dapat menjadi salah satu pilihan untuk menerima transaksi secara digital. Dengan QRIS, pelanggan dapat membayar menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi pemilik usaha, menyediakan pembayaran digital dapat menjadi bagian dari upaya memberikan pilihan pembayaran yang praktis kepada pelanggan.

QRIS neobank untuk Mendukung Transaksi Usaha

Setelah menemukan lokasi yang sesuai, kamu juga bisa menyiapkan kebutuhan transaksi usaha. Salah satunya dengan menggunakan QRIS neobank untuk menerima pembayaran dari pelanggan.

Melalui layanan QRIS, pelaku usaha dapat menerima pembayaran digital dari pelanggan yang menggunakan layanan pembayaran yang mendukung QRIS.

Kalau kamu sedang mencari informasi tentang buat QRIS neobank, pastikan mengikuti proses pendaftaran dan persyaratan yang ditentukan pada layanan QRIS yang tersedia. Informasi mengenai daftar QRIS neobank, biaya, serta ketentuan transaksi perlu diperiksa sebelum mendaftarkan usaha.

Melalui layanan neobank merchant di Neo Bisnis, pelaku usaha dapat menerima pembayaran menggunakan satu kode QR sesuai standar QRIS. Neo Bisnis menyediakan layanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi pelaku usaha, di antaranya:

– Pencatatan kas masuk dan kas keluar secara otomatis

– Bunga tabungan kompetitif*

– Gratis transfer antarbank hingga 90 kali per bulan

– Pembuatan QRIS merchant yang praktis dan mudah

– Pencairan dana hasil transaksi QRIS hingga 3 kali sehari, termasuk saat akhir pekan dan hari libur nasional untuk transaksi yang diproses sebelum pukul 14.00 WIB

Fitur-fitur tersebut dapat membantu pelaku usaha mengelola transaksi harian dengan lebih praktis sekaligus memantau arus kas bisnis.

Sebelum membuka rekening, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Jika ingin mulai menggunakan Neo Bisnis, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Bisnis di website resmi Bank Neo Commerce.  

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Jakarta, 17 September 2026 — Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan ketahanan setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada 16 September 2026. Keputusan tersebut menjadi kenaikan suku bunga pertama The Fed sejak 2023 dan membawa kisaran suku bunga federal funds menjadi 3,75%-4,00%.

Bitcoin tercatat berada di sekitar US$76.393,83 atau menguat 1,23% dalam 24 jam pada Kamis, 17 September 2026. Pergerakan tersebut terjadi seiring dengan pemulihan pasar kripto secara keseluruhan setelah keputusan FOMC yang sebelumnya telah banyak diantisipasi pelaku pasar.

Kenaikan Bitcoin juga berlangsung di tengah korelasi yang relatif kuat dengan pasar saham AS. Dalam sepekan terakhir, korelasi Bitcoin dengan S&P 500 tercatat sekitar 0,57, menunjukkan bahwa pergerakan aset kripto masih banyak dipengaruhi sentimen makroekonomi.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai respons Bitcoin setelah keputusan The Fed menunjukkan bahwa pasar mulai beradaptasi dengan kondisi suku bunga yang lebih tinggi.

“Bitcoin mampu bertahan di atas US$75.000 setelah kenaikan suku bunga The Fed menunjukkan bahwa sebagian besar risiko tersebut sudah diperhitungkan oleh pasar. Ke depan, perhatian tidak lagi hanya tertuju pada keputusan FOMC, tetapi juga pada bagaimana investor merespons arah kebijakan moneter berikutnya, inflasi, likuiditas, dan kondisi ekonomi global,” kata Yudho.

Menurut Yudho, level harga menjadi penting untuk melihat apakah pemulihan Bitcoin setelah FOMC dapat berlanjut atau justru kembali menghadapi tekanan jual.

“Jika Bitcoin mampu mempertahankan area US$75.000-US$76.000, peluang untuk menguji kembali area US$78.000 masih terbuka. Namun, apabila support tersebut gagal dipertahankan, pasar perlu bersiap menghadapi koreksi yang lebih dalam. Karena itu, dalam kondisi seperti sekarang, pergerakan harga perlu dilihat bersama dengan data makro dan arus dana institusional, bukan hanya dari momentum kenaikan harian,” lanjutnya.

Bitcoin Berpotensi Uji US$78.000

Secara teknikal, analisi FLOQ melihat area US$75.000-US$76.000 menjadi salah satu level penting bagi Bitcoin dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, BTC berpeluang menguji resistance berikutnya di sekitar US$78.000-US$78.200.

Sebaliknya, penurunan di bawah US$74.000 dapat meningkatkan risiko Bitcoin menguji area support US$72.000-US$74.000.

Pemulihan harga setelah FOMC juga didukung oleh berkurangnya tekanan likuidasi. Total likuidasi Bitcoin dalam 24 jam turun sekitar 60,18% menjadi US$84,36 juta. Likuidasi posisi long bahkan turun sekitar 83,18%.

Kondisi tersebut mengindikasikan tekanan forced selling mulai mereda dibandingkan sesi sebelumnya. Namun, volume perdagangan Bitcoin juga tercatat turun sekitar 24,52%, sehingga pemulihan harga belum sepenuhnya menunjukkan masuknya tekanan beli baru dalam skala besar.

Dengan demikian, kenaikan pasca-FOMC dapat lebih tepat dilihat sebagai fase pemulihan awal setelah ketidakpastian keputusan suku bunga mereda.

Proyeksi Pasar Masih Dipengaruhi Kebijakan The Fed

Meskipun Bitcoin mampu bertahan, prospek pasar belum sepenuhnya lepas dari risiko kebijakan moneter. Proyeksi terbaru The Fed menunjukkan masih adanya kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan pada 2026. Reuters melaporkan bahwa keputusan September tersebut disertai sinyal kebijakan yang lebih hawkish, sementara pasar juga kembali memperhitungkan kemungkinan kenaikan berikutnya.

Kondisi tersebut menjadi faktor penting bagi aset berisiko seperti Bitcoin. Suku bunga yang lebih tinggi dalam periode lebih panjang dapat memperketat likuiditas dan meningkatkan daya tarik aset berbasis yield, sehingga berpotensi membatasi ruang kenaikan aset kripto.

Di sisi lain, Bitcoin menunjukkan bahwa pasar telah mampu menyerap kenaikan suku bunga yang sebelumnya telah diperkirakan. Sejumlah analis juga melihat respons yang relatif terbatas setelah keputusan FOMC sebagai indikasi bahwa sebagian ekspektasi hawkish telah tercermin dalam harga.

Namun, tekanan dari sisi arus dana institusional masih perlu diperhatikan. Data yang dilaporkan pada 17 September menunjukkan spot Bitcoin ETF AS mengalami arus keluar bersih sekitar US$295,9 juta pada 16 September, setelah sebelumnya mencatat arus keluar sekitar US$450,4 juta pada 15 September.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pemulihan harga Bitcoin belum sepenuhnya diikuti oleh kembalinya aliran dana institusional ke produk investasi Bitcoin.

Fokus Pasar Beralih ke Data Ekonomi Berikutnya

Setelah keputusan FOMC berlalu, perhatian pelaku pasar selanjutnya akan tertuju pada data inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, imbal hasil obligasi AS, pergerakan dolar AS, serta komunikasi pejabat The Fed mengenai arah kebijakan berikutnya.

Yudho menambahkan bahwa kondisi tersebut membuat pergerakan Bitcoin berpotensi tetap volatil dalam beberapa pekan mendatang.

“Pasar kripto saat ini berada di fase yang sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi makro. Bitcoin sudah menunjukkan ketahanan setelah FOMC, tetapi konfirmasi tren berikutnya membutuhkan dukungan dari likuiditas dan permintaan yang lebih kuat. Area US$78.000 menjadi level yang menarik untuk diperhatikan, sementara US$75.000 menjadi batas penting untuk melihat apakah momentum pemulihan masih bertahan,” jelas Yudho.

Dengan kondisi tersebut, pergerakan trading Bitcoin ke depan masih akan ditentukan oleh interaksi antara sentimen makro, kebijakan moneter AS, arus dana institusional, dan struktur teknikal pasar.

Untuk jangka pendek, kemampuan BTC mempertahankan area US$75.000 menjadi salah satu indikator penting. Jika bertahan, pasar berpotensi kembali menguji US$78.000-US$78.200. Sebaliknya, kehilangan support US$74.000 dapat membuka ruang pengujian ulang area US$72.000-US$74.000.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Unitree, pemimpin global untuk robot humanoid dan quadruped enterprise, meluncurkan As2, platform robot industri andalan yang tersedia dalam dua versi: berkaki dan beroda. Keduanya mengangkut payload 15 kg atau lebih secara kontinu, menggunakan aksesori dan baterai yang sama, serta mendukung integrasi terbuka untuk sensor dan perangkat pihak ketiga.

Robot quadruped As2 dirancang untuk survei pertambangan, inspeksi gardu induk, patroli pabrik, serta riset robotika di universitas dan bidang AI. Halo Robotics, distributor resmi tunggal di Indonesia untuk Unitree, kini menghadirkan kedua versi tersebut di Indonesia.

“As2 adalah terobosan pasar yang revolusioner, menjadikan platform robot quadruped tercanggih di dunia mudah digunakan dan tersedia pada harga yang terjangkau untuk adopsi massal di berbagai industri,” ujar Johannes Soekidi, Managing Director Halo Robotics.

“Ini momen besar yang serupa dengan peluncuran seri drone Mavic oleh DJI: menjadikan platform teknologi canggih menjadi compact dan mudah digunakan, pada harga yang mudah disetujui seorang operations manager. As2 dapat dikustomisasi dengan mudah, dioperasikan sepenuhnya secara otomatis untuk operasi 24/7, dan berharga sepertiga dari kompetitor terdekat yang ada. Kami memperkirakan As2 akan digunakan secara luas di sektor pertambangan, energi, kelistrikan, dan industri berat di Indonesia, sekaligus mendukung generasi baru peneliti AI dan engineer robotika Indonesia,” tambahnya.

Kaki atau Roda

As2 berjalan dengan empat kaki. Robot ini menaiki tangga hingga 25 cm, mampu menanjak hingga 40°, dan mengangkut 15 kg secara kontinu dengan beban statis 65 kg. Kaki cocok untuk area dengan tangga, ruang dalam pabrik, scaffolding, dan medan tidak rata yang tidak dapat dilalui roda.

As2-W menambahkan roda di ujung setiap kaki. Robot ini mencapai 6 m/s, menempuh 30 km per pengisian baterai, dan mengangkut 16 kg secara kontinu dengan beban statis 150 kg, sekaligus menaiki undakan 30 cm dan hambatan hingga 0,8 m. Roda unggul pada jarak dan kecepatan. Kaki unggul pada medan paling sempit dan paling berat.

Keduanya memiliki tingkat proteksi IP54, baterai 15.000 mAh, dan akses pengembangan terbuka. As2 menggunakan 12 motor sendi, As2-W menggunakan 16.

Lini As2 Edu

Lini Edu adalah keseluruhan jajaran komersial dan riset: Standard, Smart, Plus, dan Ultimate, dalam versi berkaki maupun beroda. Keempatnya hanya berbeda pada sensor dan komputasi AI onboard. Sasis, payload, dan mobilitas identik di seluruh lini, dan setiap konfigurasi mencakup semua fitur konfigurasi sebelumnya.

Apa yang Sebenarnya Diubah oleh Sensor

Dua sensor menjelaskan seluruh lini ini.

Depth camera memungkinkan robot mengenali apa yang dilihatnya: gauge, valve, orang, atau flange yang terkorosi. Tanpa depth camera, robot mendeteksi ada objek di depannya tetapi tidak dapat mengenali objek tersebut. Depth camera juga penting untuk pekerjaan yang melibatkan robotic arm, karena menggenggam objek memerlukan data kedalaman rapat pada jarak dekat yang tidak disediakan LiDAR.

LiDAR navigasi 360° membuat peta lokasi, lalu menentukan posisi robot di dalam peta tersebut. Inilah pembeda antara mesin yang dikendalikan operator dari jarak jauh dan mesin yang menjalankan rute tetap sendiri, kembali ke charging dock, lalu mengulang misi keesokan hari tanpa operator.

Namun tidak satu pun dari kedua sensor ini diperlukan untuk pergerakan. Menaiki tangga, bekerja di tanjakan, dan melintasi medan kasar berjalan dengan set sensor standar pada setiap konfigurasi, karena pergerakan berkaki bergantung pada umpan balik sendi dan keseimbangan, bukan pada kamera.

ISS 3.0 Intelligent Side-Follow

Setiap konfigurasi As2 Edu dilengkapi ISS 3.0, Intelligent Side-follow System dari Unitree. Robot berjalan di samping operator dengan akurasi posisi tingkat sentimeter, membawa peralatan, sampel, atau sensor sementara operator tetap bekerja.

ISS melacak posisi remote controller melalui sinyal wireless, bukan melalui kamera. Perbedaan ini penting di lokasi industri: sistem tetap melacak dalam kondisi debu, asap, dan kondisi minim cahaya, serta tidak terganggu oleh pakaian high-visibility atau oleh beberapa orang yang berdiri berdekatan. ISS 3.0 adalah generasi ketiga sistem ini, peningkatan dari ISS 2.0 yang digunakan pada seri Go2.

Pengembangan Terbuka dan SDK

Setiap konfigurasi Edu mendukung secondary development penuh. Unitree menyediakan toolchain terbuka untuk mendukungnya:

– unitree_sdk2 untuk kontrol low-level dan high-level dalam C++ dan Python

– Interface ROS dan ROS 2, plus model robot URDF dan USD untuk simulasi

– Environment reinforcement learning untuk NVIDIA Isaac Lab, Isaac Sim, dan MuJoCo, dengan workflow sim-to-real dan terrain generation

– point_lio_unilidar, implementasi SLAM yang diadaptasi untuk LiDAR Unitree

– Model terbuka UnifoLM, termasuk rilis world-model-action dan vision-language-action dari Unitree

– UniStore, platform aplikasi dan motion library Unitree

Tim melatih policy di simulasi, memvalidasinya, lalu menerapkannya ke robot fisik melalui interface yang sama. Seluruh stack bersifat terbuka.

Posisi As2 dalam Lini Unitree

As2 dibanderol mulai sekitar sepertiga harga A2, quadruped industri Unitree yang lebih besar. A2 tetap menjadi mesin yang lebih berat (payload kontinu 25 kg, proteksi IP56, torsi sendi 180 N·m) dan tetap menjadi jawaban tepat untuk tugas terberat. As2 menghadirkan kemampuan kelas industri dengan biaya yang jauh lebih rendah.

Pada lini konsumer, selisihnya berbalik. As2 Edu Standard dibanderol sekitar tiga kali lipat Go2 Pro, dan spesifikasinya menjelaskan alasannya:

Go2 Pro adalah platform demonstrasi dan tugas ringan yang mumpuni. As2 Edu dibangun untuk pekerjaan industri terjadwal dan untuk pengembangan.

Untuk Siapa

Pertambangan: inspeksi stockpile dan haul road, survei bawah tanah di area yang akses personelnya terbatas atau tidak aman.

Survei dan pemetaan: pengambilan data LiDAR mobile di dalam ruangan, bawah tanah, dan di bawah kanopi, tempat GNSS gagal dan drone tidak dapat beroperasi.

Gardu induk dan utilitas: rute inspeksi otomatis pada jadwal tetap, menggantikan pemantauan manual.

Minyak, gas, dan industri berat: patroli pabrik rutin, area terbatas dan berbahaya, deteksi hotspot dan kebocoran.

Riset AI dan robotika: akses sensor penuh, dukungan simulasi, dan secondary development terbuka pada setiap konfigurasi Edu.

Harga

Lini As2 Edu dimulai dari Rp 193.500.000 untuk As2 Edu Standard dan mencapai Rp 363.750.000 untuk As2-W Edu Ultimate. Semua harga belum termasuk PPN.

Harga lengkap per model beserta spesifikasinya tersedia di tabel perbandingan harga dan spesifikasi Unitree As2.

Harga khusus untuk universitas dan organisasi riset tersedia dengan dukungan Unitree. Hubungi Halo Robotics untuk detailnya.

Catatan tentang konfigurasi retail: Unitree juga meluncurkan versi retail As2. Harga untuk versi ini belum dikonfirmasi. Konfigurasi retail tidak mendukung secondary development, pemrograman kustom, atau akses SDK, dan tidak ditujukan untuk penerapan industri maupun penggunaan riset.

Ketersediaan

Lini As2 dan As2-W Edu tersedia sekarang melalui Halo Robotics serta melalui dealer dan reseller resmi di seluruh Indonesia, menjangkau seluruh industri utama. Halo Robotics adalah distributor resmi tunggal di Indonesia untuk Unitree, dan mengoperasikan pusat layanan purna jual resmi Unitree.

Hubungi Halo Robotics untuk mendapatkan rekomendasi dealer, reseller, atau system integrator yang tepat sesuai aplikasi spesifik, atau untuk menjadwalkan demonstrasi di lokasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Menantang asumsi bahwa otoritas intelektual dalam pengambilan keputusan strategis didominasi oleh laki-laki, Founder dan CEO Sanggabiz sekaligus Trainer, Dwi Andi Rohmatika yang biasa dikenal DA, mewakili Indonesia sebagai nomine dalam ajang 2026 Asia-Pacific Women’s Empowerment Principles (WEPs) Awards yang diselenggarakan oleh UN Women. Berkompetisi di Kategori Leadership Commitment, DA menyoroti perjalanan kepemimpinannya dalam memperjuangkan agensi ekonomi perempuan, mulai dari mengubah sistem untuk akar rumput hingga menduduki posisi sebagai eksekutif.

Yogyakarta, 17 September 2026 — Beranjak dari komitmen pribadi untuk mendobrak sistem patriarki di sektor ekonomi, Dwi Andi Rohmatika (DA) resmi menjadi nomine dalam ajang internasional 2026 Asia-Pacific WEPs Awards. Kepemimpinannya membawa narasi kuat bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat, melainkan pakar yang mampu mengarahkan pertumbuhan institusi berskala besar.

Perjalanan kepemimpinan DA bermula dari pengamatannya terhadap ketidakadilan struktural. Tumbuh di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, ia menyaksikan langsung bagaimana ketimpangan di wilayah pedesaan dan norma patriarki membatasi potensi ekonomi perempuan. Pengalaman ini mengekspos masalah mendasar di mana perempuan, termasuk para ibu, janda, pengasuh, dan pengusaha yang kerap kali dianggap tidak utuh secara finansial tanpa adanya validasi atau otoritas laki-laki.

Menjadi perempuan pertama di keluarga besarnya yang meraih gelar sarjana hingga menamatkan pendidikan master di Cambridge Judge Business School, DA mengubah keprihatinan personal tersebut menjadi misi berskala global. “Tidak boleh ada perempuan yang ditolak kesempatannya hanya karena ia berasal dari pedesaan, seorang janda, seorang ibu, pengasuh, atau diremehkan di ruangan yang didominasi laki-laki,” tegas DA dalam komitmen kepemimpinannya.

Saat ini, DA secara aktif duduk di ruang-ruang dewan direksi yang acap kali masih didominasi laki-laki. Ia tidak hadir sekadar sebagai perwakilan simbolis perempuan, melainkan diakui otoritas intelektualnya sebagai pakar yang memberikan masukan krusial terkait valuasi bisnis, strategi perusahaan, keuangan publik, restrukturisasi, serta transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI).

Untuk mewujudkan visinya dalam skala yang eksponensial, DA. mendirikan Sanggabiz. Melalui Sanggabiz, ia menerjemahkan teori bisnis tingkat tinggi menjadi perangkat praktis, seperti sistem dashboard dan digitalisasi Standard Operating Procedure (SOP) yang memanfaatkan AI, agar UMKM milik perempuan memiliki alat mumpuni untuk berjualan, mencatat, mengambil keputusan, dan bertumbuh.

DA juga memastikan perusahaan yang dipimpinnya merefleksikan nilai yang ia suarakan. Sanggabiz secara konsisten menerapkan model kerja inklusif, dengan 75% posisi kepemimpinan diisi oleh perempuan dan pengalokasian sekitar 10% representasi tim bagi komunitas disabilitas. Hingga saat ini, inisiatif edukasi publik yang dipimpin DA telah berhasil menjangkau lebih dari 20.000 peserta melalui 200 lebih sesi lokakarya, pelatihan, dan forum publik.

Pencapaian Dwi Andi Rohmatika di ajang 2026 Asia-Pacific WEPs Awards ini diharapkan dapat menunjukkan kepada generasi muda bahwa kepemimpinan sejati bagi perempuan berarti dipercaya secara utuh untuk membentuk arah dan kebijakan institusi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

96 unit Widya Load Scanner kini beroperasi di 19 wilayah Indonesia, akurasi 98% tersertifikasi Sucofindo, cegah kecurangan muatan tambang.

Yogyakarta, 17 September 2026 — Widya Robotics, perusahaan teknologi asal Yogyakarta yang mengembangkan solusi berbasis LiDAR dan kecerdasan buatan, mencatat sedikitnya 96 unit Widya Load Scanner kini beroperasi di 19 provinsi dan kota di seluruh Indonesia. Sebaran ini membentang dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Merauke di ujung timur Papua.

Widya Load Scanner adalah sistem pengukuran volume muatan truk dan dump truck berbasis teknologi LiDAR yang digunakan di sektor tambang dan konstruksi. Alat ini bekerja dengan cara memindai permukaan material saat truk masih bermuatan, kemudian memindai kembali kondisi bak truk setelah kosong. Selisih dari dua hasil pindaian tersebut menghasilkan volume aktual muatan yang diangkut, tanpa perlu proses manual yang rawan kesalahan atau manipulasi.

Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah unit terbanyak, yaitu 14 unit, disusul Sumatera Selatan dengan 12 unit, dan Jambi serta Banten yang masing-masing memiliki 10 unit. Di wilayah pertambangan Kalimantan, alat ini juga tersebar cukup merata, dengan Kalimantan Timur mencatat 9 unit dan Kalimantan Tengah 4 unit. Sementara di kawasan timur Indonesia, unit ini bahkan sudah menjangkau Merauke dengan 2 unit yang aktif digunakan.

Yang membuat teknologi ini berbeda dari sistem serupa di pasaran adalah proses sertifikasi independennya. Tingkat akurasi Widya Load Scanner, yang mencapai hingga 98 persen, telah diverifikasi oleh PT Sucofindo, lembaga inspeksi dan sertifikasi milik negara yang selama ini dikenal sebagai rujukan pengujian di berbagai sektor industri di Indonesia. Sertifikasi ini penting karena data volume muatan yang dihasilkan tidak lagi sekadar klaim teknis dari produsen, melainkan angka yang sudah melalui uji pihak ketiga dan dapat dipertanggungjawabkan secara bisnis maupun hukum.

CEO Widya Robotics, Alwy Herfian, mengatakan penyebaran teknologi ini ke berbagai wilayah menunjukkan kebutuhan industri ekstraktif dan konstruksi Indonesia terhadap sistem pengawasan yang transparan dan bisa diandalkan.

“Selama ini, banyak perusahaan tambang dan konstruksi masih mengandalkan penaksiran manual untuk menghitung volume muatan, dan itu membuka celah kesalahan sekaligus potensi kecurangan. Dengan Load Scanner, semua pihak punya angka yang sama dan bisa dipercaya, karena hasilnya sudah lewat sertifikasi independen. Kami senang teknologi buatan anak negeri ini bisa dipakai dari Sumatra sampai Merauke, dan ini jadi bukti bahwa solusi lokal juga mampu bersaing di industri berat,” ujar Alwy.

Ia menambahkan, penggunaan Widya Load Scanner sejauh ini banyak diadopsi oleh perusahaan konstruksi dan BUMN karya, mengingat sektor ini kerap menghadapi tantangan dalam memastikan akurasi laporan volume material di lapangan, terutama pada proyek berskala besar yang melibatkan ratusan hingga ribuan rit truk setiap harinya.

Widya Load Scanner sendiri tersedia dalam dua versi, yaitu versi portable yang mudah dipindahkan untuk proyek jangka pendek seperti pembangunan jalan, dan versi static yang dipasang permanen di lokasi tetap seperti tambang atau batching plant. Setiap proses pemindaian hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit, sehingga tidak mengganggu ritme operasional truk di lapangan.

Dengan cakupan yang terus meluas ke berbagai wilayah, Widya Robotics menyatakan akan terus mengembangkan teknologi ini agar semakin adaptif terhadap kondisi lapangan di Indonesia, termasuk area dengan cuaca ekstrem dan medan yang sulit dijangkau.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring

Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), dan pemanfaatan data telah menjadi faktor utama dalam mendorong transformasi berbagai sektor industri di seluruh dunia. Menjawab tantangan tersebut, BINUS Online menyelenggarakan 2nd International Conference on Technology, Innovation and Management (ICTIM) 2026 yang diselenggarakan secara online pada 4–5 Agustus 2026 dengan mengangkat tema “Scaling Global Value: Integrating AI and Data-Driven Excellence in Technology and Business.”

Batas negara bukan lagi halangan bagi para akademisi dan peneliti untuk berbagi gagasan cemerlang. Hal ini dibuktikan secara nyata lewat penyelenggaraan 2nd International Conference on Technology, Innovation and Management (ICTIM) 2026 yang dihelat oleh BINUS Online secara virtual pada 4–5 Agustus 2026.

Memanfaatkan platform digital yang inklusif, konferensi ini sukses mempertemukan akademisi, mahasiswa, peneliti, hingga pembuat kebijakan dari berbagai belahan dunia. Antusiasme yang tinggi terlihat dari masuknya 351 artikel riset dari total 7 negara. Sebanyak 123 karya ilmiah berkualitas tinggi akhirnya lolos seleksi ketat untuk dipresentasikan di hadapan para pakar multidisiplin.

Konferensi ini dibuka oleh jajaran pimpinan tinggi BINUS University, termasuk Rektor Dr. Nelly, S.Kom., M.M., dan Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Prof. Dr. Eng. Budi Prawara dari BRIN Indonesia semakin memperkaya diskursus ilmiah, khususnya terkait pentingnya kedaulatan digital sebagai pendorong utama inovasi nasional.

Melalui sesi diskusi panel, presentasi paper, hingga forum networking akademik, ICTIM 2026 berhasil menciptakan ekosistem pertukaran pengetahuan yang efektif. Ajang ini tidak hanya memperluas jejaring riset internasional, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi jangka panjang demi memajukan dunia pendidikan dan teknologi masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES