Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

Rebranding Resmi Digelar 16 September 2026, Hadirkan Konsep Urban Stay dan Pengalaman Hospitality yang Lebih Segar

Makassar, 16 September 2026 – Horison Inn Artha Kencana Makassar resmi memasuki babak baru melalui rebranding dan bergabungnya hotel ke dalam manajemen PT Metropolitan Golden Management (MGM). Langkah strategis ini menandai penguatan jaringan Horison Hotels Group di kawasan Indonesia Timur sekaligus menghadirkan arah baru bagi hotel dalam memberikan pengalaman menginap yang nyaman, relevan, dan berkualitas bagi para tamu.

Mengusung tema “Your New Urban Stay in the Heart of Makassar”, rebranding Horison Inn Artha Kencana Makassar menjadi momentum untuk memperkenalkan identitas dan pengalaman hospitality yang lebih segar, dengan tetap mempertahankan keunggulan lokasi hotel di pusat Kota Makassar.

Acara rebranding yang berlangsung pada 16 September 2026 di Makassar turut dihadiri oleh jajaran Direksi, Vice President, dan General Manager PT Metropolitan Golden Management, serta jajaran pemilik Horison Inn Artha Kencana Makassar. Kehadiran kedua pihak mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan hotel serta memperkuat kualitas pengelolaan dan pelayanan kepada tamu.

“Bergabungnya Horison Inn Artha Kencana Makassar ke dalam manajemen PT Metropolitan Golden Management menjadi momentum untuk menghadirkan sesuatu yang baru dan memberikan pengalaman berbeda bagi para tamu. Horison Inn Artha Kencana Makassar menjadi pionir dalam menghadirkan restoran Tjap Dua Djempol di lingkungan Horison Group. Mengusung konsep Asian Comfort Food, Tjap Dua Djempol menyajikan beragam hidangan Asia dengan cita rasa yang familiar, autentik, dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan,” ungkap Bayu Waskito Nugroho, Executive Director PT Metropolitan Golden Management.

Bergabungnya Horison Inn Artha Kencana Makassar dengan PT Metropolitan Golden Management merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan hotel, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta mengoptimalkan potensi pasar hospitality di Kota Makassar yang terus berkembang.

Membawa Semangat Baru untuk Urban Hospitality di Makassar

Melalui rebranding ini, Horison Inn Artha Kencana Makassar hadir dengan semangat baru sebagai akomodasi urban yang mengutamakan kenyamanan, aksesibilitas, dan pelayanan profesional.

Hotel yang berlokasi di Jl. Dr. Sutomo No. 31, Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113, berada di kawasan strategis pusat Kota Makassar dan berjarak sekitar 1,3 kilometer dari Pantai Losari. Lokasi ini memberikan kemudahan bagi tamu untuk menjangkau berbagai pusat bisnis, destinasi wisata, kawasan kuliner, serta sejumlah titik penting di Kota Makassar.

Dengan total 49 kamar, Horison Inn Artha Kencana Makassar menawarkan pilihan akomodasi yang terdiri dari 35 Kamar Twin, 12 Kamar King, dan 2 Junior Suite. Komposisi kamar tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam segmen tamu, mulai dari wisatawan individu, pasangan dan keluarga, hingga pelaku perjalanan bisnis.

Tidak hanya mengandalkan akomodasi, hotel ini juga menghadirkan sejumlah fasilitas penunjang untuk melengkapi kebutuhan tamu selama menginap.

Di area kuliner, Tjap Dua Djempol Restaurant hadir dengan konsep Asian Comfort Food, menyajikan ragam hidangan Asia yang dekat dengan selera masyarakat. Sementara itu, Sakeca Lounge menjadi pilihan bagi tamu untuk bersantai dan menikmati waktu di area hotel.

Untuk kebutuhan pertemuan dan kegiatan bisnis, Horison Inn Artha Kencana Makassar dilengkapi dengan 3 ruang meeting dengan total kapasitas hingga 383 pax, yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan, mulai dari pertemuan bisnis, seminar, hingga kegiatan kelompok.

Fasilitas untuk Kebutuhan Tamu Modern

Sebagai bagian dari komitmen terhadap kenyamanan tamu, Horison Inn Artha Kencana Makassar menyediakan sejumlah fasilitas, antara lain resepsionis 24 jam, Wi-Fi gratis, area parkir, AC, Smart TV di setiap kamar, serta fasilitas meeting.

Kombinasi antara lokasi strategis, pilihan kamar, fasilitas meeting, serta pilihan dining dan lounge menjadikan hotel ini sebagai pilihan akomodasi yang relevan bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang membutuhkan akses mudah ke berbagai kawasan penting di Kota Makassar.

Memperkuat Sinergi Owner dan Manajemen

Rebranding Horison Inn Artha Kencana Makassar sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara pemilik hotel dan PT Metropolitan Golden Management.

Kolaborasi ini diarahkan untuk menciptakan pengelolaan hotel yang semakin profesional, meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman tamu, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Dengan bergabungnya Horison Inn Artha Kencana Makassar bersama PT Metropolitan Golden Management, kami optimistis hotel ini dapat berkembang lebih baik dan memberikan nilai tambah bagi para tamu maupun perkembangan industri hospitality di Makassar,” ujar Bayu Waskito Nugroho.

Dengan identitas baru dan dukungan manajemen Horison Hotels Group, Horison Inn Artha Kencana Makassar ke depan akan terus mengembangkan kualitas produk dan pelayanan untuk menjawab kebutuhan wisatawan dan pelaku bisnis yang berkunjung ke Makassar.

Rebranding ini menjadi awal dari perjalanan baru Horison Inn Artha Kencana Makassar untuk menghadirkan urban stay yang nyaman, strategis, dan berorientasi pada pengalaman tamu, sekaligus mengambil bagian dalam pertumbuhan pariwisata dan industri hospitality di Sulawesi Selatan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Beralih dari Telepon Kabel ke IP Phone, Apa Keuntungannya untuk Bisnis?

Di era transformasi digital saat ini, banyak perusahaan mulai beralih dari telepon kabel ke IP phone.

Bukan tanpa alasan, IP phone menawarkan operasional komunikasi bisnis dengan biaya yang lebih hemat, fleksibilitas tinggi, hingga kemampuannya untuk terintegrasi dengan berbagai tools bisnis lainnya.

Namun, apakah IP phone benar-benar pilihan solusi terbaik untuk bisnis Anda?

Sebelum memutuskan untuk mengganti sistem telepon bisnis Anda, penting untuk memahami dan mempertimbangkan apa saja keuntungan menggunakan IP phone dibandingkan telepon kabel.

Dengan demikian, Anda dapat memaksimalkan manfaatnya sekaligus mengantisipasi risikonya.

Apa itu IP Phone?

IP Phone (Internet protocol Phone) atau yang juga populer disebut VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah sistem telepon yang menggunakan koneksi internet untuk melakukan panggilan, menggantikan jaringan telepon konvensional.

Berbeda dengan telepon konvensional yang memerlukan infrastruktur fisik seperti kabel dan PBX, IP phone bekerja melalui cloud, sehingga lebih fleksibel dan efisien digunakan melalui laptop maupun smartphone. 

Kemampuan ini membuat IP phone menjadi solusi ideal untuk kebutuhan kerja di era modern dan juga pada sistem kerja jarak jauh (remote).

7 Keuntungan Menggunakan IP phone untuk Bisnis Anda

1. Biaya Panggilan Lebih Hemat

Salah satu alasan kuat untuk beralih ke IP phone adalah biayanya yang lebih hemat dibandingkan dengan telepon kabel.

Pada sistem telepon kabel, biaya panggilan sering kali bergantung pada jarak dan durasi, terutama untuk panggilan antarkota atau internasional.

Sebaliknya, IP phone menggunakan internet sehingga biaya komunikasi menjadi jauh lebih rendah.

Bahkan, untuk komunikasi antarpengguna dalam jaringan yang sama, panggilan dapat dilakukan tanpa biaya tambahan.

IP phone menjadi solusi ideal untuk perusahaan dengan aktivitas penelponan yang tinggi. Efisiensi ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengeluaran operasional.

2. Biaya Implementasi Lebih Rendah

Penggunaan telepon kabel membutuhkan investasi awal yang tidak sedikit, mulai dari pembelian perangkat telepon, instalasi kabel, hingga pengadaan PBX (Private Branch Exchange).

Dengan IP phone, sistem komunikasi dapat dijalankan melalui cloud, sehingga perusahaan hanya perlu memanfaatkan perangkat yang sudah ada, seperti laptop dan smartphone. Selain lebih hemat, proses implementasi IP Phone juga jauh lebih cepat dan tidak rumit.

3. Fleksibel Digunakan Di Mana Saja

Fleksibilitas menjadi faktor penting, khususnya di era kerja hybrid dan remote saat ini. IP phone memungkinkan staf tetap terhubung dengan sistem komunikasi perusahaan tanpa harus berada di kantor.

Selama terhubung dengan internet, panggilan dapat dilakukan dari mana saja. Baik dari rumah, di perjalanan, maupun lokasi kerja lainnya.

Menariknya, semua tetap menggunakan nomor bisnis yang sama, sehingga profesionalitas komunikasi tetap terjaga.

4. Mudah Integrasi dengan Sistem Bisnis

Keunggulan lain dari IP Phone adalah kemampuannya untuk terhubung dengan berbagai tools bisnis. Sistem ini dapat diintegrasikan dengan CRM, platform call center, hingga aplikasi meeting online.

Integrasi ini membuat alur kerja menjadi lebih efisien. Misalnya, ketika terdapat panggilan masuk, data pelanggan dapat langsung muncul secara otomatis. Hal ini tidak hanya mempercepat respons, tetapi juga membantu tim Anda memberikan layanan yang lebih personal dan tepat sasaran.

5. Kelola Sistem Telepon secara Terpusat

Bagi perusahaan yang memiliki banyak tim atau cabang, mengelola sistem telepon sering kali menjadi tantangan tersendiri.

IP phone mampu menyederhanakan hal ini dengan menghadirkan sistem yang terpusat. Seluruh aktivitas komunikasi dapat dipantau dan diatur dari satu dashboard.

Internal call antar cabang dapat dilakukan tanpa biaya, dan pengaturan seperti call forwarding atau distribusi panggilan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Hasilnya, operasional dapat menjadi lebih efisien dan mudah dikontrol.

6. Mendukung Sistem Kerja Hybrid dan Remote Work

Perubahan cara kerja dalam beberapa tahun terakhir membuat banyak perusahaan beradaptasi dengan sistem remote dan hybrid. IP phone menjadi salah satu teknologi yang mendukung transisi ini.

Tanpa perangkat tambahan, staf dapat menggunakan smartphone atau laptop sebagai telepon kantor. Mereka tetap dapat mengakses fitur komunikasi yang sama seperti di kantor, sehingga produktivitas tetap terjaga meskipun bekerja dari lokasi yang berbeda.

7. Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Komunikasi

Tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, IP phone juga dapat menjadi alat untuk meningkatkan performa tim. Beberapa IP phone seperti MiiTel Phone sudah dilengkapi dengan fitur call recording, voice-to-text transcription, hingga voice analytics.

Dengan data tersebut, perusahaan dapat mengevaluasi kualitas komunikasi tim, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, dan memberikan pelatihan yang lebih efektif.

Tidak hanya itu, pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan juga menjadi lebih baik dan berdampak langsung pada peningkatan kepuasan pelanggan.

Tertarik Beralih ke IP phone? Coba MiiTel Phone Sekarang Juga!

Jika Anda berencana beralih dari telepon kabel ke IP phone, memilih layanan yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan manfaatnya.

MiiTel Phone adalah solusi IP phone berbasis AI yang tidak hanya menghadirkan kualitas panggilan jernih dan implementasi cepat, tetapi juga dilengkapi fitur seperti recording, transkripsi, dan analisis percakapan untuk meningkatkan performa tim.

Didukung integrasi dengan CRM dan sistem bisnis lainnya, MiiTel membantu menyederhanakan operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan pelanggan.

Dengan dukungan customer success yang responsif, MiiTel siap membantu Anda mengoptimalkan komunikasi bisnis secara lebih efektif.

Tertarik mengeksplorasi solusi MiiTel Phone untuk bisnis Anda? Klaim demo gratis di sini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kinerja Terjaga, KAI Logistik Catat Kelola 12,7 Juta Ton Barang hingga Agustus 2026

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatat kinerja yang terjaga dalam pengelolaan angkutan barang berbasis kereta api. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, KAI Logistik berhasil mengelola total 12,7 juta ton barang. Kinerja tersebut mencerminkan aktivitas logistik yang tetap bergerak positif sekaligus memperkuat peran KAI Logistik dalam mendukung kebutuhan distribusi komoditas dan barang di berbagai wilayah Indonesia.

Secara bulanan, volume angkutan KAI Logistik
menunjukkan perkembangan yang positif. Pada Januari 2026, total angkutan
bulanan tercatat sebesar 1,1 juta ton dan secara bertahap meningkat hingga
mencapai 2,07 juta ton pada Agustus 2026, yang menjadi volume bulanan tertinggi
sepanjang tahun berjalan. Perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator
positif bagi kinerja perusahaan, terutama dengan semakin beragamnya kebutuhan
angkutan yang dikelola melalui berbagai lini bisnis KAI Logistik.

VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari,
menyampaikan bahwa capaian hingga Agustus  ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk
menjaga konsistensi kinerja sekaligus memperkuat fondasi bisnis ke depan.
“Kinerja hingga Agustus 2026 menunjukkan bahwa aktivitas angkutan barang KAI
Logistik tetap memiliki ruang pertumbuhan. Tidak hanya dari sisi volume, kami
juga melihat pentingnya menjaga komposisi bisnis melalui penguatan berbagai
segmen, termasuk peti kemas, kurir, maupun komoditas non kontainer. Hal ini
menjadi bagian dari upaya kami untuk merespons kebutuhan pelanggan dengan
layanan yang semakin relevan,” ujar Dwi.

Segmen angkutan batu bara masih menjadi kontributor
utama dengan realisasi mencapai 8,2 juta ton atau sekitar 64% dari total volume
Januari hingga Agustus 2026. Sejalan dengan itu, aktivitas bulanan bongkar muat
batu bara melalui kereta api juga menunjukkan peningkatan dari sekitar 590 ribu
ton pada Januari menjadi lebih dari 1,4 juta ton pada Agustus. Peningkatan
tersebut turut mencerminkan semakin aktifnya distribusi batu bara melalui moda
kereta api dalam mendukung kebutuhan sektor energi dan industri.

Di sisi lain, KAI Logistik terus memperkuat
diversifikasi bisnis melalui layanan KALOG Plus, khususnya pada angkutan peti
kemas. Hingga Agustus 2026, segmen peti kemas mencatat volume sekitar 2 juta
ton atau 16% dari total angkutan. Penguatan bisnis peti kemas menjadi bagian
dari strategi perusahaan untuk memperluas portofolio layanan sekaligus
memberikan alternatif solusi distribusi bagi pelanggan dari berbagai sektor.
Dengan semakin beragamnya komoditas yang dikelola, KAI Logistik berupaya
menjaga pertumbuhan bisnis secara lebih berimbang dan adaptif terhadap dinamika
kebutuhan logistik.

Sementara itu, layanan pengiriman barang ritel melalui
layanan KALOG Express mencatat total volume sebesar 54.645 ton sepanjang
Januari hingga Agustus 2026, dengan volume bulanan tertinggi terjadi pada
Agustus sebesar 8.369 ton. Adapun untuk segmen bisnis angkutan non kontainer
yang mencakup semen, Limbah B3, dan CPO (Crude Palm Oil) mencatat total
volume sekitar 332 ribu ton. Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari
upaya KAI Logistik dalam mengoptimalkan potensi setiap lini bisnis sekaligus
membuka ruang pertumbuhan pada komoditas dan layanan yang masih dapat
dikembangkan.

Memasuki periode akhir tahun, KAI Logistik akan
melanjutkan penguatan kapasitas dan kualitas layanan, memperluas peluang kerja
sama dengan pelanggan strategis, serta mengoptimalkan jaringan dan konektivitas
angkutan berbasis kereta api. “Kami akan menjaga momentum ini dengan tetap
berfokus pada kebutuhan pelanggan, keandalan operasional, serta pengembangan
layanan yang memberikan nilai tambah. Dengan dukungan seluruh insan KAI
Logistik, pelanggan, dan mitra kerja, kami berharap kinerja positif yang telah
berjalan dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun sekaligus menjadi pijakan
untuk pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan,” tutup Dwi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BSSN Catat 5,2 Miliar Anomali Trafik Siber Sepanjang 2025, Widya Security Ingatkan Kewajiban Audit Keamanan di Bawah UU PDP

Sebanyak 5,2 miliar anomali siber di sepanjang tahun 2025, Widya Security ingatkan pentingnya pentest sistem perusahaan di tengah penegakan penuh UU PDP.

Yogyakarta, 17 September 2026 — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat sedikitnya 5,2 miliar anomali trafik internet terjadi di Indonesia sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 93,78 persen teridentifikasi sebagai aktivitas terkait malware yang berpotensi berkembang menjadi serangan ransomware. Data ini dipaparkan langsung oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN dalam sebuah forum industri di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Lanskap Keamanan Siber Indonesia yang disusun BSSN, sektor layanan publik, pemerintahan, dan keuangan menjadi yang paling sering menjadi sasaran pelaku kejahatan siber. Ketiga sektor ini menyimpan data pribadi dalam jumlah besar, mulai dari data kependudukan hingga transaksi finansial, sehingga menjadi target empuk bagi peretas yang mencari celah keamanan sistem.

Widya Security, perusahaan penyedia layanan keamanan siber asal Yogyakarta, menilai lonjakan angka ini sejalan dengan meningkatnya urgensi kepatuhan terhadap Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Masa transisi UU PDP sendiri telah berakhir sejak 17 Oktober 2024, yang berarti setiap pelanggaran terkait pemrosesan dan perlindungan data pribadi kini bisa langsung dikenai sanksi tanpa masa tenggang lagi.

Sanksi yang diatur dalam UU PDP terbilang berat. Denda administratif dapat mencapai dua persen dari pendapatan tahunan perusahaan, sementara sanksi pidana bagi korporasi berpotensi dikalikan sepuluh dari denda dasar sesuai Pasal 70, sehingga total nilainya bisa menembus puluhan miliar rupiah. Perusahaan yang mengelola data pribadi dalam skala besar, termasuk di sektor keuangan, kesehatan, dan e-commerce, juga diwajibkan menunjuk pejabat pelindungan data pribadi serta melaporkan insiden kebocoran data paling lambat tiga hari setelah diketahui.

Yang menarik, hingga saat ini lembaga pengawas independen yang seharusnya menangani penegakan UU PDP, yaitu Badan Pelindungan Data Pribadi, belum juga terbentuk. Rancangan Peraturan Presiden soal pembentukan badan ini baru diajukan ke Presiden pada Mei 2026, dan operasionalisasinya diperkirakan masih membutuhkan waktu enam hingga dua belas bulan ke depan. Sementara itu, fungsi pengawasan untuk sementara dijalankan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

CEO Widya Security, Alwy Herfian, menyebut kondisi ini justru menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk berbenah lebih awal, sebelum pengawasan sepenuhnya berpindah ke lembaga independen.

“Banyak perusahaan masih menunggu sampai ada insiden atau sampai diaudit baru bergerak memperbaiki sistem keamanannya. Padahal, selama Badan PDP belum terbentuk, ini justru waktu yang paling tepat untuk melakukan audit dan pembenahan secara mandiri, sebelum penegakan hukumnya semakin ketat. Kalau menunggu sampai ada kebocoran data dulu baru bertindak, risikonya sudah terlambat, baik dari sisi finansial maupun kepercayaan publik,” ujar Alwy.

Ia menambahkan, layanan seperti Vulnerability Assessment and Penetration Testing atau VAPT yang disediakan Widya Security dirancang untuk membantu perusahaan mengidentifikasi celah keamanan pada aplikasi, server, jaringan, hingga situs web sebelum dieksploitasi pihak yang tidak bertanggung jawab. Proses ini juga menjadi salah satu bentuk kepatuhan teknis yang bisa ditunjukkan perusahaan ketika sewaktu-waktu diperiksa terkait UU PDP.

Widya Security sejauh ini telah menangani audit keamanan untuk berbagai klien lintas sektor, mulai dari perbankan, fintech, hingga instansi pemerintah daerah, dengan metodologi pengujian yang merujuk pada standar internasional seperti OWASP dan MITRE ATT&CK.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dorong Pembiayaan Produktif, BRI Finance Konsisten Menjaga Kualitas Portofolio

Jakarta, 19 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat pembiayaan produktif masih memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan dunia usaha untuk ekspansi dan memperkuat kapasitas operasional. Perseroan pun terus mengembangkan segmen ini secara selektif dengan tetap mengedepankan kualitas portofolio dan manajemen risiko.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, peluang pertumbuhan pembiayaan produktif perlu diimbangi dengan kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko sejak proses penyaluran. Karena itu, BRI Finance memperkuat proses underwriting, melakukan pemantauan kualitas portofolio secara berkala, serta menyesuaikan penyaluran dengan profil risiko dan prospek usaha debitur.

“Pertumbuhan pembiayaan bagi kami bukan semata mengenai peningkatan penyaluran, tetapi juga memastikan pembiayaan tersebut memiliki kualitas yang baik. Pendekatan ini penting agar ekspansi bisnis dapat berjalan secara sehat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi nasabah maupun Perseroan,” ujar Dhani.

Ruang pertumbuhan pembiayaan produktif juga tercermin dari masih terbukanya peluang peningkatan porsi pembiayaan produktif di industri multifinance. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), porsi penyaluran pembiayaan produktif perusahaan pembiayaan mencapai 44,47% dari total penyaluran pembiayaan per Juni 2026. Sementara itu, OJK menargetkan porsinya meningkat menjadi 46%–48% pada 2026–2027 sebagaimana tercantum dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan 2024–2028.

Arah tersebut turut menjadi peluang bagi BRI Finance untuk memperkuat perannya dalam mendukung kebutuhan pendanaan dunia usaha. Perseroan melihat pembiayaan investasi masih memiliki prospek yang positif, terutama untuk mendukung ekspansi usaha, peningkatan kapasitas operasional, dan kebutuhan modal kerja.

Dari sisi portofolio, BRI Finance melihat pembiayaan alat berat dan working capital sebagai segmen yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Pembiayaan alat berat dapat mendukung kebutuhan aset produktif, sementara working capital dapat membantu menjaga kelancaran aktivitas operasional usaha.

“Pembiayaan investasi, alat berat, dan working capital memiliki peluang yang sejalan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Kami akan terus mengoptimalkan segmen tersebut secara selektif dengan mempertimbangkan kemampuan pembayaran debitur dan prospek sektor usahanya,” jelas Dhani.

Untuk memperkuat pengembangan bisnis tersebut, BRI Finance juga mengoptimalkan sinergi dengan ekosistem BRI Group. Sinergi ini menjadi salah satu strategi Perseroan untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Ke depan, BRI Finance akan terus mengembangkan pembiayaan produktif dengan pendekatan yang terukur, didukung penguatan manajemen risiko dan pemantauan kualitas aset. Dengan strategi tersebut, Perseroan optimistis dapat menangkap peluang pertumbuhan di sektor produktif sekaligus menjaga fundamental bisnis tetap kuat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Merdeka Melaju dengan Motor Baru, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mulai 0,7% per Bulan

Jakarta, 19 Agustus 2026 – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahun membawa semangat untuk terus melangkah, berkarya, dan mewujudkan berbagai harapan. Semangat tersebut tidak hanya hadir dalam perayaan, tetapi juga dalam berbagai pencapaian yang ingin diwujudkan masyarakat, termasuk memiliki kendaraan yang dapat mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

Turut menyemarakkan momentum tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mewujudkan motor impian melalui pembiayaan motor baru dengan bunga mulai dari 0,7% per bulan ADDM dan tenor hingga 5 tahun.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Kemerdekaan merupakan momentum untuk merayakan semangat masyarakat dalam terus bergerak dan mewujudkan berbagai harapan. BRI Finance ingin turut menjadi bagian dari semangat tersebut dengan menghadirkan kesempatan bagi konsumen untuk mewujudkan motor yang diimpikan, melalui solusi pembiayaan yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan.”

Selain menunjang mobilitas, kendaraan roda dua juga dapat menjadi bagian dari aktivitas produktif, baik untuk bekerja, menjalankan usaha, maupun mendukung berbagai aktivitas keluarga. Oleh karena itu, BRI Finance melihat momentum kemerdekaan ini sebagai kesempatan untuk menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi konsumen.

“Semarak kemerdekaan bagi BRI Finance bukan hanya tentang menghadirkan sebuah program, tetapi juga bagaimana kami dapat ikut mendukung konsumen dalam mewujudkan sesuatu yang menjadi bagian dari rencana mereka. Kami berharap program ini dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi nasabah BRI dan karyawan BRI Group untuk memiliki motor yang sesuai dengan kebutuhan dan impiannya,” tutur Dhani.

BRI Finance terus berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang memberikan nilai tambah bagi konsumen, sekaligus menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk bersama-sama mewujudkan berbagai langkah dan harapan ke depan. Konsumen dapat memperoleh informasi dan mengajukan pembiayaan melalui kanal resmi BRI Finance maupun Official WhatsApp BRI Finance di (+62) 811-1937-0838.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PT Akarsa Garment Indonesia dan Alas Kaki Tangguh Sepakati Kemitraan Manufaktur Terintegrasi untuk Pasar B2B

JAKARTA, 15 September 2026 – PT Akarsa Garment Indonesia secara resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan produsen sepatu nasional, Alas Kaki Tangguh, untuk menghadirkan konsolidasi layanan manufaktur perlengkapan kerja terpadu (one-stop B2B procurement). Kesepakatan kemitraan bertempo dua tahun ini ditandatangani di Jakarta guna menjawab meningkatnya permintaan pengadaan seragam dan sepatu kerja industri di Indonesia.
Sinergi ini menggabungkan kapasitas produksi pakaian kerja PT Akarsa Garment Indonesia yang mencapai 50.000 unit per bulan dengan kapasitas manufaktur Alas Kaki Tangguh sebesar 10.000 pasang sepatu keselamatan (safety shoes) dan sepatu dinas harian per bulan. Melalui skema terintegrasi ini, perusahaan korporasi, BUMN, dan instansi pemerintah dapat melakukan pengadaan seragam serta alas kaki kerja melalui satu pintu koordinasi produksi.

Efisiensi Rantai Pasok dan Standar Mutu Industri

Langkah strategis ini diambil untuk memangkas durasi rantai pasok (lead time) serta meminimalisasi ketidaksesuaian spesifikasi yang kerap terjadi pada pengadaan terpisah antara pakaian dan alas kaki

Dalam kesepakatan tersebut, kedua produsen menerapkan sistem pengawasan mutu bersama (joint Quality Control) yang meliputi konsistensi warna, ketahanan material bahan terhadap standar keselamatan kerja (K3), serta uji durabilitas jahitan sebelum pengiriman

 “Kemitraan B2B ini berfokus pada penyederhanaan proses manufaktur bagi klien korporasi. Dengan menyatukan lini produksi garmen dan alas kaki, kami dapat menjamin kepastian jadwal pengiriman serta efisiensi biaya logistik hingga 15 persen bagi mitra perusahaan,” ujar Manajemen PT Akarsa Garment Indonesia dalam keterangannya di Jakarta.

Target Pasar dan Fasilitas Operasional

Pada tahap awal kerja sama tahun 2026–2028, konsolidasi manufaktur ini membidik penyerapan pengadaan dari sektor industri pengolahan, energi, logistik, serta instansi pelayanan publik skala nasional.

Seluruh proses koordinasi sampel (sample making) dan manajemen layanan difokuskan di Kantor Utama PT Akarsa Garment Indonesia di Joglo, Jakarta Barat, sementara eksekusi produksi skala besar dijalankan di fasilitas pabrik Pemalang, Jawa Tengah, serta jaringan pabrik mitra di Jawa Barat.

  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Lebih Leluasa Wujudkan Rencana Finansial, BRI Finance Siapkan Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

Jakarta, 18 Agustus 2026 – Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus selalu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang memiliki ruang untuk menentukan arah dan pilihan dalam kehidupan. Semangat tersebut kini semakin relevan ketika masyarakat mulai memaknai kemerdekaan dalam konteks yang lebih personal, termasuk kebebasan dalam menentukan tujuan finansial.

Bagi sebagian orang, kemerdekaan finansial dapat berarti memiliki kendaraan yang menunjang pekerjaan. Bagi yang lain, kendaraan bisa menjadi bagian dari kebutuhan keluarga, mendukung mobilitas sehari-hari, atau bahkan membuka peluang untuk mengembangkan usaha. Setiap orang memiliki tujuan yang berbeda, dan untuk mencapainya dibutuhkan pilihan pembiayaan yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan.

Melihat kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan BRI Flash, fasilitas pembiayaan dengan jaminan BPKB kendaraan yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk memperoleh dana tunai sekaligus tetap menggunakan kendaraannya untuk menunjang aktivitas sehari-hari, sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui BRI Flash, masyarakat dapat memperoleh pencairan dana hingga 90% dari harga kendaraan, dengan bunga mulai dari 0,73% per bulan dan pilihan tenor hingga 4 tahun. 

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, semangat kemerdekaan dapat dimaknai secara luas, termasuk sebagai keberanian untuk menentukan tujuan dan mengambil langkah untuk mencapainya.

“Momentum kemerdekaan mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki hak untuk menentukan arah hidupnya sendiri. Dalam konteks finansial, tujuan setiap orang tentu berbeda. Ada yang ingin mendukung mobilitas keluarga, mengembangkan usaha, maupun memenuhi kebutuhan produktif lainnya. Karena itu, kami berupaya menghadirkan solusi pembiayaan yang memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Dhani.

Dengan BRI Flash, BRI Finance memungkinkan masyarakat memiliki ruang yang lebih luas untuk menentukan prioritas finansialnya. Kendaraan yang dimiliki tetap dapat digunakan, sementara dana yang diperoleh dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan tujuan masing-masing, tentunya dengan mempertimbangkan kemampuan finansial.

Semangat “Merdeka dari Menentukan Tujuan Finansial” pun menjadi relevan di tengah kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Kemerdekaan finansial tidak selalu dimulai dari keputusan besar, melainkan dari kemampuan untuk menentukan prioritas, mengelola sumber daya yang dimiliki, dan memilih solusi yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

“Pada akhirnya, setiap perjalanan memiliki tujuan yang berbeda. Yang terpenting adalah memiliki kebebasan untuk menentukan tujuan tersebut dan merencanakan langkah untuk mencapainya secara bijak. BRI Finance dapat menjadi salah satu pilihan yang membantu masyarakat melangkah menuju tujuan finansial mereka,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pendekatan Hak Asasi Manusia dan Target 95-95-95, Arah Baru Penanggulangan HIV/AIDS Indonesia 2026

Realitas HIV/AIDS di Indonesia

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan bahwa diperkirakan ada 0,7 persen atau 1,96 juta orang Indonesia yang terkena HIV, dan dari angka itu baru 564 ribu orang yang teridentifikasi. Kesenjangan antara estimasi dan jumlah yang teridentifikasi ini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia.

Capaian saat ini masih jauh dari target global 95-95-95 pada 2030. Dante menyebutkan bahwa capaian Indonesia baru sekitar 65 persen yang teridentifikasi, 70 persen yang terobati, dan 56 persen yang tersupresi viral load-nya. Angka-angka ini menunjukkan bahwa masih diperlukan kerja keras dan pendekatan yang lebih komprehensif untuk menutup kesenjangan yang ada.

Tiga Upaya Komprehensif Berbasis Hak Asasi Manusia

Kementerian Kesehatan menekankan perlunya pendekatan berbasis hak asasi manusia dalam penanggulangan AIDS guna penanganan yang lebih komprehensif. Terdapat tiga upaya utama yang diusung: pemerataan akses, mengubah stigma, serta merangkul semua pihak.

“Agar supaya lebih komprehensif, penanggulangan HIV/AIDS ini harus lebih adil dan harus lebih merata, tidak membebani. Itu yang pertama,” kata Dante. Ia juga menyoroti bahwa stigma terkait HIV/AIDS dalam masyarakat perlu diubah karena hal itu menjadi kendala dalam pengobatan dan evaluasi para pasien.

Pemerintah juga mengusung tata laksana program HIV yang dikenal dengan ABCDE: abstinence (tidak berhubungan seks), be faithful (setia pada pasangan), condom, don’t use drugs (tidak memakai narkoba), dan edukasi. Prinsip “no one left behind” menjadi landasan moral dalam setiap upaya penanggulangan, memastikan tidak ada satupun yang tertinggal, baik yang sudah teridentifikasi maupun yang belum.

Strategi STOP dan Akses Pengobatan Gratis

Di tingkat daerah, pemerintah mengusung strategi nasional bertajuk STOP untuk menekan kasus HIV menuju target 2030. Pokja Litbang KPA Merauke, Inge Silvia, menyebutkan bahwa pemerintah menargetkan minimal 95 persen masyarakat mendapatkan sosialisasi terkait HIV. Strategi ini menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi yang masif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Salah satu pilar penting dalam penanggulangan HIV/AIDS adalah akses pengobatan yang terjangkau. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Imran Pambudi, memastikan pengobatan HIV/AIDS bisa diakses secara gratis di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Seluruh proses pemeriksaan hingga pengobatan HIV di puskesmas telah dijamin oleh program pemerintah tanpa dipungut biaya, mencakup konseling, pengujian sampel darah laboratorium, hingga pemberian obat ARV secara gratis.

RAN HIV dan IMS 2026–2029 sebagai Kerangka Kerja

Untuk memberikan arah yang lebih terstruktur, Kemenkes menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Penanggulangan HIV dan IMS Tahun 2026–2029. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) turut berkomitmen penuh dalam mendukung program kesehatan nasional ini. PPNI memberikan masukan dan usulan demi efektivitas RAN 2026–2029, di antaranya optimalisasi peran perawat di fasilitas primer, peningkatan kompetensi khusus, integrasi asuhan keperawatan, serta perlindungan dan keselamatan kerja.

Dengan kerangka kerja yang jelas, pendekatan berbasis hak asasi manusia, dan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat, pemerintah berharap dapat mempercepat pencapaian target 95-95-95 pada 2030. Namun, keberhasilan akhirnya akan sangat bergantung pada kemampuan mengatasi stigma sosial, memperluas akses deteksi dini, dan memastikan kesinambungan pengobatan bagi semua orang yang membutuhkan.

ETF Bitcoin Kehilangan US$450 Juta Setelah Clarity Act Gagal Melaju di Senat AS

Pasar kripto kembali menghadapi tekanan setelah ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus dana keluar hingga sekitar US$450 juta dalam satu hari. Arus keluar tersebut terjadi setelah Senat Amerika Serikat gagal meloloskan langkah prosedural untuk melanjutkan pembahasan Digital Asset Market Clarity Act, atau CLARITY Act, sebuah rancangan regulasi yang dinilai penting bagi kepastian aturan aset digital di AS.

Data yang dikutip dari SoSoValue menunjukkan ETF Bitcoin spot AS mengalami net outflow sekitar US$450,33 juta pada Selasa, menjadi arus keluar harian terbesar sejak 25 Juni 2026. Pergerakan tersebut terjadi ketika investor merespons ketidakpastian regulasi yang kembali meningkat setelah rancangan undang-undang tersebut gagal memperoleh dukungan yang dibutuhkan di Senat.

CLARITY Act Gagal Mendapatkan 60 Suara

CLARITY Act dirancang untuk memberikan kerangka regulasi yang lebih jelas bagi industri aset digital di Amerika Serikat. Salah satu tujuan utama rancangan tersebut adalah memperjelas status dan pembagian kewenangan pengawasan terhadap berbagai jenis aset digital serta aktivitas yang berkaitan dengan perdagangan kripto.

Namun, pada pemungutan suara prosedural di Senat, langkah untuk melanjutkan pembahasan hanya memperoleh 49 suara, sementara dibutuhkan setidaknya 60 suara untuk dapat maju. Kegagalan tersebut secara efektif menghentikan peluang rancangan regulasi tersebut untuk disahkan melalui Senat pada 2026, meskipun pembahasan mengenai regulasi aset digital masih dapat berlanjut melalui jalur lain.

Sejumlah anggota Partai Demokrat yang sebelumnya terlibat dalam negosiasi rancangan tersebut juga menentang langkah prosedural tersebut. Reuters melaporkan bahwa perdebatan tidak hanya berkaitan dengan aturan pasar aset digital, tetapi juga mencakup kekhawatiran mengenai ketentuan etika dan kepentingan finansial yang terkait dengan industri kripto.

Bitcoin Ikut Mengalami Tekanan

Kegagalan tersebut langsung memengaruhi sentimen pasar. Bitcoin sempat turun di bawah US$76.000, setelah sebelumnya berada di atas US$80.000 pada awal September. Data pasar yang dikutip sejumlah media menunjukkan Bitcoin berada sekitar 8% di bawah level tertingginya pada 4 September.

Meski demikian, penurunan Bitcoin relatif lebih terbatas dibandingkan beberapa aset kripto lainnya. CoinDesk mencatat Bitcoin turun sekitar 1,7% dalam periode 24 jam, sementara XRP turun sekitar 8,1% dan Stellar (XLM) sekitar 9,6%. Dari 100 aset yang masuk dalam CoinDesk 100 Index, sebanyak 95 mengalami penurunan dalam periode tersebut.

Perbedaan pergerakan tersebut menunjukkan bahwa dampak kegagalan regulasi tidak dirasakan secara seragam di seluruh pasar kripto. Aset yang lebih sensitif terhadap perubahan regulasi di AS mengalami tekanan lebih besar dibandingkan Bitcoin.

ETF Bitcoin Jadi Perhatian Investor

ETF Bitcoin spot menjadi salah satu instrumen yang banyak diperhatikan karena memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap Bitcoin melalui produk yang diperdagangkan di bursa saham AS.

Namun, arus dana masuk dan keluar dari produk tersebut juga dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan sentimen investor. Dalam kasus terbaru, ketidakpastian regulasi menjadi salah satu faktor yang bertepatan dengan keluarnya modal dalam jumlah besar dari ETF Bitcoin.

Arus keluar sebesar US$450 juta juga menjadi indikator bahwa investor institusional dan pemegang ETF sedang melakukan penyesuaian terhadap kondisi pasar. Sebelumnya, ETF Bitcoin AS telah mengalami sejumlah periode arus dana keluar ketika harga Bitcoin dan sentimen terhadap aset kripto melemah.

Tekanan Juga Terlihat di Pasar Derivatif

Selain ETF, tekanan juga terlihat pada pasar derivatif kripto. Data yang dikutip CoinDesk menunjukkan posisi futures dengan leverage senilai lebih dari US$570 juta mengalami likuidasi dalam periode 24 jam setelah pemungutan suara Senat. Angka tersebut menjadi yang terbesar sejak 22 Agustus.

Likuidasi terjadi ketika posisi leverage tidak lagi mampu memenuhi persyaratan margin akibat pergerakan harga. Kondisi tersebut dapat memperbesar volatilitas ketika banyak posisi harus ditutup secara otomatis dalam waktu berdekatan.

Data derivatif juga menunjukkan adanya perubahan posisi trader. Rasio long-short taker berbalik menjadi bearish, dengan posisi short mencakup sekitar 51,5% dari volume dalam periode 24 jam. Di sisi lain, open interest Bitcoin futures justru meningkat, yang menunjukkan adanya aktivitas baru di tengah penurunan harga.

Pasar Kini Menunggu Kebijakan The Fed

Selain perkembangan regulasi kripto, investor juga mengalihkan perhatian pada kebijakan moneter Amerika Serikat. Keputusan Federal Reserve menjadi katalis penting bagi pasar aset berisiko, termasuk Bitcoin dan aset kripto lainnya.

Kondisi tersebut membuat pasar kripto menghadapi dua faktor penting secara bersamaan: ketidakpastian regulasi aset digital di AS dan arah kebijakan suku bunga bank sentral.

Sementara itu, pasar tradisional menunjukkan pergerakan yang relatif berbeda. Dalam laporan CoinDesk, futures Nasdaq 100 berada di zona positif, sementara emas juga mengalami kenaikan sekitar 0,88% pada periode yang sama.

Apa Artinya bagi Investor Kripto?

Peristiwa ini menunjukkan bahwa perkembangan regulasi dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pasar aset digital. Meskipun kegagalan CLARITY Act meningkatkan ketidakpastian mengenai kerangka regulasi kripto di AS, hal tersebut tidak serta-merta menentukan arah jangka panjang Bitcoin maupun aset digital lainnya.

Investor tetap perlu memperhatikan berbagai faktor, mulai dari kebijakan moneter, arus dana ETF, kondisi likuiditas, perkembangan regulasi, hingga pergerakan harga dan volatilitas masing-masing aset.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplorasi berbagai koin kripto lainnya.

Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang dapat menjadi pilihan bagi investor di Indonesia. Bagi investor yang baru ingin memulai berinvestasi, Nanovest memiliki perlindungan dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas.

Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut dapat kamu kunjungi melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga sudah tersedia di Play Store maupun App Store.

Dengan ETF Bitcoin mencatat outflow terbesar dalam beberapa bulan dan CLARITY Act gagal melaju di Senat, perkembangan regulasi AS menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Untuk investor, memahami hubungan antara kebijakan, arus dana institusional, dan pergerakan aset menjadi bagian penting dalam melihat dinamika pasar kripto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES