Kebutuhan Dana Tunai Menguat, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan 44,74%

Jakarta, 14 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan positif pada bisnis pembiayaan dana tunai hingga paruh pertama 2026. Per Juni 2026, tercatat penyaluran pembiayaan dana tunai tumbuh 44,74% secara tahunan (year on year/yoy) dan memberikan kontribusi sebesar 10,88% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap akses pendanaan yang praktis dan fleksibel masih terjaga di tengah dinamika perekonomian sepanjang semester pertama tahun ini.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa peningkatan penyaluran pembiayaan dana tunai turut mencerminkan respons perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

“Pertumbuhan pembiayaan dana tunai sebesar 44,74% secara tahunan hingga Juni 2026 menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap akses pendanaan masih cukup kuat. Kami melihat peluang ini dengan tetap mengedepankan kualitas pembiayaan dan prinsip kehati-hatian,” ujar Dhani.

Pertumbuhan bisnis tersebut tidak terlepas dari kemudahan akses terhadap layanan pembiayaan, dukungan jaringan layanan yang luas, serta strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan untuk menjangkau kebutuhan nasabah secara lebih efektif.

Untuk itu, BRI Finance juga terus mengembangkan pendekatan pembiayaan yang mempertimbangkan karakteristik dan profil risiko masing-masing segmen. Dalam penyaluran pembiayaan dana tunai, perusahaan menerapkan proses seleksi dan underwriting secara prudent untuk memastikan pertumbuhan bisnis tetap berjalan seiring dengan terjaganya kualitas aset.

“Pertumbuhan pembiayaan harus selalu diikuti dengan pengelolaan risiko yang disiplin. Karena itu, kami terus memperkuat proses seleksi debitur dan melakukan monitoring kualitas kredit secara berkelanjutan, khususnya pada segmen pembiayaan dana tunai,” jelas Dhani.

Ke depan, BRI Finance akan terus mengoptimalkan pertumbuhan bisnis pembiayaan dengan menyeimbangkan aspek ekspansi, kualitas portofolio, dan manajemen risiko. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus membangun pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Long Weekend Kemerdekaan, BRI Finance Dorong Masyarakat Wujudkan Rencana Liburan

Jakarta, 13 Agustus 2026 – Momentum libur panjang Hari Kemerdekaan dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk sejenak beristirahat dari rutinitas dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Tahun ini, masyarakat akan menikmati long weekend selama tiga hari, mulai Sabtu (15/8) hingga Senin (17/8), saat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi sebagian masyarakat, momentum tersebut menjadi waktu yang tepat untuk merealisasikan rencana yang sudah lama disiapkan, termasuk melakukan perjalanan singkat bersama keluarga. Dengan waktu yang terbatas, perjalanan ke destinasi dalam kota maupun luar kota menggunakan kendaraan pribadi menjadi salah satu pilihan untuk menikmati libur panjang secara lebih fleksibel.

Namun, selain waktu dan tujuan perjalanan, kesiapan anggaran juga menjadi bagian penting dalam merencanakan liburan. Biaya transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga kebutuhan selama perjalanan perlu diperhitungkan agar rencana liburan tetap berjalan sesuai kemampuan finansial.

Melihat kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan fasilitas dana tunai, BRI Flash, dengan jaminan BPKB kendaraan sebagai salah satu alternatif solusi pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan dana untuk berbagai kebutuhan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Libur panjang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk sejenak keluar dari rutinitas dan menikmati waktu bersama keluarga. Bagi yang sudah memiliki rencana perjalanan, tentu persiapan perlu dilakukan dengan baik, termasuk dari sisi anggaran. BRI Finance berupaya menyediakan alternatif pembiayaan yang fleksibel untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat di tengah situasi ekonomi saat ini.”

Melalui fasilitas dana BRI Finance, masyarakat dapat memperoleh pencairan hingga 90% dari harga kendaraan, dengan bunga mulai dari 0,73% per bulan dan pilihan tenor hingga 4 tahun. Fasilitas tersebut menggunakan BPKB kendaraan sebagai jaminan, sementara kendaraan tetap dapat digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari selama masa pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penggunaan BPKB sebagai jaminan memberikan alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan dana namun tetap ingin mempertahankan kendaraan sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari. Di sisi lain, BRI Finance mengingatkan masyarakat untuk tetap mempertimbangkan kemampuan finansial sebelum mengajukan pembiayaan. Besaran dana, tenor, dan kewajiban pembayaran perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan masing-masing agar pembiayaan dapat dikelola secara sehat.

“Pada akhirnya, pembiayaan perlu direncanakan dengan matang. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara bijak dan sesuai kebutuhan, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya sekaligus tetap menjaga kesehatan keuangan,” ujar Dhani.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai BRI Flash, informasi dan pengajuan dapat dilakukan melalui WhatsApp resmi BRI Finance di (+62) 811-1937-0838 maupun kanal resmi BRI Finance.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menjawab Dinamika Perdagangan Dunia, BINUS @Bekasi Hadirkan Program S1 Global Trade Management

Gandeng Kementerian Perdagangan dan Praktisi Ekspor-Impor
dalam Peluncuran Program Baru

BEKASI,
16 September 2026
— BINUS
University resmi meluncurkan Global Trade Management (GTM), program
studi baru di bawah BINUS Business School Undergraduate Program, pada Rabu
(16/9) di Multimedia Gallery, BINUS @Bekasi. Peluncuran ini menandai satu
dasawarsa BINUS @Bekasi sekaligus menjadi respon atas dinamika perdagangan
internasional yang terus bergerak.

Berdasarkan
data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor Indonesia periode Januari–Juli 2026
mencapai US$167,03 miliar, naik 4,43 persen dibanding periode sama tahun 2025,
sementara impor tumbuh lebih cepat sebesar 19,94 persen menjadi US$163,33
miliar, sehingga neraca perdagangan Indonesia Januari-Juli 2026 mencatat
surplus US$3,70 miliar. Tren ini menegaskan kebutuhan tenaga kerja yang
memahami ekspor-impor, kepabeanan, dan rantai pasok global — kompetensi inti
yang dibangun GTM.

Program
ini memadukan perspektif global business, kebijakan perdagangan, supply
chain, data analytics,
dan artificial intelligence, dengan
pendekatan experiential learning: simulasi bisnis, proyek industri, dan
sertifikasi profesional ekspor-impor.

“Global
Trade Management hadir karena Bekasi dan kawasan sekitarnya memiliki ekosistem
bisnis yang sangat dinamis. Kami ingin mahasiswa memahami bagaimana bisnis
lokal terhubung dengan rantai nilai global,” ujar Prof. Gatot Soepriyanto,
S.E., Ak., M.Buss., Ph.D., Direktur Kampus BINUS @Bekasi.

Senada,
Prof. Dr. Sevenpri Candra, Dekan BINUS Business School Undergraduate Program
menyampaikan, “GTM melengkapi program Management yang sudah lebih dulu
berkembang di BINUS @Bekasi. Lulusan diharapkan mampu melihat bagaimana
pertumbuhan bisnis berkembang dan mengambil keputusan berbasis data dengan AI
Tools.”

Peluncuran
turut dimeriahkan talkshow ‘The World in Motion: How Global Trade
Connects Business, People, and Opportunities’
, menghadirkan:

1. Dr. Reza
Pahlevi Chairul, Direktur Pengamanan Perdagangan, Ditjen Perdagangan Luar
Negeri, Kementerian Perdagangan RI
2. Hilmi
Kartasasmita, B.Sc. (Hons), M.A., Deputy Head of The Global Engagement
Office (GEO), Indonesian Chamber of Commerce and Industry
3. Dr. Bilal
Khalid, Assistant Dean for International Education Standards
Accreditation, King Mongkut’s Institute of Technology Ladkraban
g (KMITL),
Thailand
4. Gyandev
Timothy Pandori, S.E., alumnus BINUS Business School, Founder PT
Ayo Makan Sayur dan Business Development PT Sumatran Organic Spice

Sebagai
alumni S1 BINUS Business School, Gyandev Timothy Pandori, telah malang
melintang di dunia perdagangan internasional, khususnya dalam bisnis
ekspor-impor rempah-rempah Nusantara. Kehadirannya turut membawa perspektif
praktis mengenai tantangan dan peluang membawa produk Indonesia ke pasar
global.

Keterlibatan
berbagai perspektif tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi di
bidang perdagangan global membutuhkan keterhubungan antara akademisi,
pemerintah, dan industri. Melalui forum tersebut, peserta memperoleh gambaran
mengenai perkembangan perdagangan internasional, kebijakan, kebutuhan industri,
serta peluang bisnis yang muncul dari semakin terhubungnya pasar global.

Pendaftaran
Program Global Trade Management BINUS @Bekasi kini telah dibuka, dengan beragam
skema beasiswa yang tersedia bagi calon mahasiswa. Program ini berada di bawah
naungan BINUS Business School yang telah terakreditasi AACSB (Association to
Advance Collegiate Schools of Business)
, akreditasi internasional yang
hanya dimiliki sekitar 5 persen sekolah bisnis di dunia.

—

Dapatkan dokumentasi selengkapnya di tautan berikut: https://drive.google.com/drive/folders/1qVgpNvA7hEI_fa3U2xywMB_8-Jldt29v 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

USDJPY Berpotensi Naik ke 157.503, Dupoin Futures Waspadai Tren Bearish

Pergerakan pasangan mata uang USD/JPY atau USDJPY berpotensi menguat dalam jangka pendek pada perdagangan hari Kamis (17/9). Berdasarkan analisis Geraldo Kofit selaku analis Dupoin Futures, USDJPY pada timeframe Daily berpeluang membentuk secondary trend dengan bergerak naik menuju resistance terdekat di level 157.503. Namun, secara tren utama, pergerakan USDJPY masih berada dalam kecenderungan bearish sehingga penguatan harga berpotensi menjadi bagian dari koreksi sebelum kembali menghadapi tekanan jual.

Analis Dupoin Futures melihat level 157.503 sebagai area penting yang perlu diperhatikan dalam pergerakan USDJPY selanjutnya. Kenaikan menuju resistance tersebut dapat menjadi bagian dari secondary trend atau tren sekunder yang bergerak berlawanan dengan tren utama. Dengan struktur tersebut, pergerakan naik USDJPY belum serta-merta menunjukkan perubahan tren besar menjadi bullish.

Dalam analisis Dupoin Futures, tren utama USDJPY masih menunjukkan arah penurunan. Oleh karena itu, area resistance 157.503 menjadi salah satu level yang perlu dicermati untuk melihat respons harga. Apabila USDJPY mengalami koreksi setelah mencapai resistance tersebut, tekanan bearish berpotensi kembali muncul dan membuka ruang bagi pelemahan harga.

Secara teknikal, strategi yang menjadi perhatian dalam analisis Dupoin Futures adalah menunggu pergerakan harga mendekati atau melakukan koreksi di area resistance sebelum melihat potensi pelemahan lebih lanjut. Level 157.503 dapat menjadi acuan untuk mengamati apakah momentum kenaikan mulai kehilangan tenaga atau justru mampu mengubah struktur tren utama.

Pergerakan USDJPY juga mendapat dukungan dari sisi fundamental melalui penguatan dolar AS. Dolar AS bergerak di sekitar level tertinggi dalam tujuh minggu setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga dan memberikan sinyal bahwa peluang kenaikan tambahan masih terbuka. Kondisi tersebut memberikan dukungan terhadap USD dan menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong USDJPY bergerak lebih tinggi.

Kebijakan The Fed menjadi perhatian penting karena perubahan suku bunga AS dapat memengaruhi perbedaan imbal hasil antara aset dalam dolar AS dan yen Jepang. Ketika ekspektasi suku bunga Amerika Serikat meningkat, daya tarik dolar dapat ikut menguat. Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap yen sekaligus mendukung pasangan USDJPY.

Namun, arah USDJPY tidak hanya ditentukan oleh kebijakan Federal Reserve. Pasar juga menantikan keputusan Bank of Japan atau BOJ. Kebijakan BOJ dapat memberikan katalis yang berbeda bagi yen, khususnya apabila bank sentral Jepang mempertahankan atau memperkuat kebijakan moneternya.

Menurut Dupoin Futures, apabila BOJ mengambil pendekatan yang lebih ketat terhadap kebijakan moneter, peluang penguatan yen dapat meningkat. Penguatan JPY tersebut berpotensi membatasi kenaikan USDJPY meskipun dolar AS masih mendapatkan dukungan dari kebijakan The Fed.

Perbedaan arah kebijakan antara The Fed dan BOJ menjadi salah satu faktor penting bagi pergerakan pasangan mata uang ini. Di satu sisi, ekspektasi kenaikan suku bunga AS memberikan dukungan terhadap dolar. Di sisi lain, kebijakan BOJ yang lebih ketat dapat memberikan dukungan terhadap yen. Kondisi tersebut berpotensi membuat USDJPY bergerak volatil ketika pasar merespons keputusan dan komunikasi kedua bank sentral.

Dupoin Futures melihat kondisi tersebut perlu diperhatikan bersamaan dengan struktur teknikal USDJPY. Secara Daily, kenaikan menuju 157.503 masih dapat dikategorikan sebagai secondary trend selama tren besar belum berubah. Artinya, penguatan harga dalam jangka pendek masih berpotensi menghadapi resistance sebelum menentukan arah berikutnya.

Jika harga gagal mempertahankan momentum bullish ketika mendekati 157.503, pelaku pasar dapat mencermati kemungkinan munculnya tekanan jual. Sebaliknya, kemampuan USDJPY menembus resistance tersebut perlu diamati untuk melihat apakah terdapat perubahan pada struktur teknikal. Namun, berdasarkan analisis Dupoin Futures, tren besar masih bergerak turun sehingga resistance tersebut menjadi area penting dalam membaca potensi kelanjutan bearish.

Dari sisi fundamental, pelaku pasar juga perlu memperhatikan perkembangan dolar AS setelah keputusan The Fed serta respons pasar terhadap kebijakan BOJ. Perubahan ekspektasi suku bunga kedua negara dapat memengaruhi selisih imbal hasil dan pada akhirnya berdampak terhadap pergerakan USDJPY.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, prediksi USDJPY hari ini menunjukkan adanya peluang kenaikan menuju resistance 157.503 sebagai bagian dari secondary trend. Namun, Dupoin Futures menilai tren utama masih berada dalam arah bearish. Oleh karena itu, respons harga di sekitar resistance tersebut menjadi penting untuk melihat potensi munculnya kembali tekanan pelemahan.

Secara keseluruhan, USDJPY masih memiliki ruang untuk bergerak naik dalam jangka pendek seiring penguatan dolar AS, tetapi struktur Daily menunjukkan bahwa kenaikan tersebut berpotensi menjadi tren sekunder. Level 157.503 menjadi resistance utama yang perlu dicermati. Pergerakan di area tersebut, ditambah keputusan BOJ dan perkembangan kebijakan The Fed, akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah USDJPY berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Minyak Anjlok 3%, Dupoin Futures Prediksi WTI Berpotensi Lanjut Melemah

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Berdasarkan analisis Geraldo Kofit selaku analis Dupoin Futures, pergerakan WTI pada timeframe H4 menunjukkan adanya potensi penurunan setelah harga membentuk pola Rising Wedge. Pola tersebut menjadi salah satu sinyal teknikal yang perlu diperhatikan karena dapat mengindikasikan potensi pembalikan tren dari bullish menjadi bearish.

Dalam analisis Dupoin Futures, pembentukan Rising Wedge pada grafik H4 menunjukkan bahwa momentum kenaikan harga minyak mulai menghadapi tekanan. Setelah sebelumnya bergerak dalam tren bullish, struktur tersebut membuka peluang bagi WTI untuk mengalami koreksi lebih lanjut. Jika tekanan jual berlanjut, harga minyak berpotensi bergerak menuju area support yang berada di level 98.46 hingga 96.07.

Analis Dupoin Futures melihat area 98.46 sebagai support yang perlu diperhatikan dalam skenario pelemahan WTI. Apabila harga mampu menembus area tersebut, tekanan bearish berpotensi semakin kuat dan membuka ruang bagi minyak untuk bergerak menuju support berikutnya di 96.07. Respons harga pada kedua level tersebut akan menjadi penting untuk melihat apakah koreksi hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi perubahan tren yang lebih luas.

Prediksi harga minyak WTI hari ini juga tidak terlepas dari perkembangan fundamental pasar energi global. Harga minyak sebelumnya mengalami penurunan lebih dari 3% setelah muncul laporan mengenai peningkatan pasokan crude oil dari Arab Saudi. Tambahan pasokan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kondisi supply-demand minyak global dan menjadi salah satu faktor yang menekan harga WTI.

Menurut Dupoin Futures, peningkatan pasokan minyak dari salah satu produsen utama dunia dapat memberikan tekanan terhadap harga apabila pasar menilai ketersediaan crude cukup untuk memenuhi kebutuhan. Sentimen tersebut menjadi semakin penting ketika pasar sebelumnya telah memperhitungkan risiko pasokan akibat ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Penurunan harga minyak juga memiliki implikasi terhadap perekonomian global. Harga energi merupakan salah satu komponen yang dapat memengaruhi tekanan inflasi. Ketika harga minyak mengalami penurunan, kekhawatiran terhadap kenaikan biaya energi dan inflasi global berpotensi ikut berkurang. Kondisi ini dapat memberikan sedikit ruang bagi bank sentral, termasuk Federal Reserve, dalam menentukan arah kebijakan moneternya.

Dupoin Futures menilai pelemahan harga minyak dapat mengurangi salah satu faktor yang sebelumnya berpotensi mempertahankan tekanan inflasi. Jika harga energi lebih rendah, tekanan terhadap biaya produksi dan transportasi juga berpotensi menurun. Situasi tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed, khususnya terkait kemungkinan mempertahankan suku bunga tinggi untuk mengendalikan inflasi.

Namun, risiko geopolitik Timur Tengah masih menjadi faktor yang dapat membatasi penurunan WTI. Kawasan tersebut merupakan salah satu wilayah penting dalam rantai pasokan energi global. Setiap peningkatan ketegangan berpotensi memunculkan kekhawatiran mengenai gangguan distribusi atau pasokan minyak, sehingga dapat meningkatkan volatilitas harga.

Dalam pandangan Dupoin Futures, perkembangan geopolitik perlu terus dipantau karena dapat mengubah sentimen pasar minyak dengan cepat. Ketika risiko gangguan pasokan meningkat, harga WTI berpotensi mendapatkan dorongan meskipun secara teknikal sedang menunjukkan sinyal bearish. Sebaliknya, apabila kondisi geopolitik relatif mereda dan pasokan tetap meningkat, tekanan terhadap harga minyak dapat berlanjut.

Dari sisi teknikal, pola Rising Wedge menjadi perhatian utama dalam analisis WTI saat ini. Pola tersebut terbentuk ketika harga masih mencatat kenaikan, tetapi ruang pergerakannya semakin menyempit. Dalam konteks ini, Dupoin Futures melihat adanya potensi reversal dari tren bullish menuju bearish apabila tekanan jual semakin dominan.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memperkirakan WTI memiliki peluang untuk melanjutkan koreksi dalam jangka pendek. Area 98.46 menjadi support awal yang perlu dicermati. Jika harga berhasil menembus level tersebut, WTI berpotensi melanjutkan penurunan menuju 96.07.

Pelaku pasar juga perlu mencermati perkembangan pasokan crude global, kebijakan produsen minyak utama, pergerakan harga energi lainnya, serta dinamika geopolitik Timur Tengah. Faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan volatilitas dan menyebabkan pergerakan WTI berubah dengan cepat.

Secara keseluruhan, prediksi harga minyak WTI hari ini dari Dupoin Futures menunjukkan kecenderungan bearish dalam jangka pendek. Pembentukan Rising Wedge pada timeframe H4 memberikan sinyal potensi pembalikan tren setelah periode penguatan. Selama tekanan jual berlanjut, WTI berpeluang menguji support 98.46 dan kemudian 96.07. Meski demikian, perkembangan geopolitik Timur Tengah tetap menjadi faktor kunci yang berpotensi memengaruhi arah harga minyak berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

XAUUSD Berpotensi Lanjut Turun, Dupoin Futures Soroti Level 4.318

Harga emas dunia atau XAUUSD masih berpotensi menghadapi tekanan pada perdagangan hari Kamis (17/9). Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe Daily menunjukkan peluang pelemahan lanjutan menuju area support 4.235 hingga 4.186. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai tren penurunan masih menjadi perhatian selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas resistance 4.318.

Dalam analisis Dupoin Futures, level 4.318 menjadi area penting untuk menentukan perkembangan arah XAUUSD selanjutnya. Selama harga masih bergerak di bawah resistance tersebut, struktur pergerakan emas dinilai masih berada dalam tren penurunan yang relatif panjang. Kondisi ini membuat area support 4.235-4.186 menjadi zona yang perlu diperhatikan apabila tekanan jual kembali meningkat.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menjelaskan bahwa apabila XAUUSD gagal menembus resistance 4.318, peluang harga untuk melanjutkan pelemahan masih terbuka. Penurunan dapat membawa harga emas menguji support 4.235 terlebih dahulu sebelum bergerak menuju level 4.186. Respons harga di area tersebut akan menjadi penting untuk melihat apakah tekanan bearish mulai mereda atau justru semakin kuat.

Prediksi harga emas hari ini dari Dupoin Futures juga mendapat perhatian dari sisi fundamental. Sentimen pasar emas masih dipengaruhi oleh perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat. Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu dan memberikan sinyal bahwa kenaikan tambahan masih dapat terjadi pada tahun ini. Keputusan tersebut mendorong penguatan dolar AS dan meningkatkan tekanan terhadap aset non-yielding seperti emas.

Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor yang dapat membatasi pergerakan XAUUSD. Data perdagangan terbaru menunjukkan indeks dolar AS mencapai level tertinggi dalam tujuh minggu setelah keputusan The Fed, sementara Treasury yield juga bergerak lebih tinggi. Reuters mencatat indeks dolar berada di sekitar 100,33 pada Kamis, sedangkan imbal hasil Treasury 10 tahun masih berada di sekitar 5%.

Menurut Dupoin Futures, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi harga emas karena kenaikan yield meningkatkan opportunity cost dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Ketika investor mendapatkan imbal hasil lebih tinggi dari instrumen berbasis dolar dan obligasi pemerintah AS, minat terhadap emas dapat mengalami tekanan.

Pergerakan Treasury yield juga menjadi perhatian utama pasar. Yield Treasury 10 tahun sempat menyentuh sekitar 5,04%, level tertinggi dalam beberapa dekade, sebelum bergerak lebih rendah. Pada perdagangan terbaru, yield tersebut kembali berada di sekitar 5%, menunjukkan bahwa tekanan dari pasar obligasi terhadap emas masih cukup signifikan.

Di sisi lain, penurunan harga minyak dapat menjadi faktor yang sedikit mengurangi tekanan terhadap emas. Harga minyak yang lebih rendah berpotensi meredakan kekhawatiran terhadap inflasi sehingga dapat mengurangi dorongan terhadap kenaikan yield. Sebelumnya, penurunan harga minyak dan Treasury yield turut membantu emas menguat menjelang keputusan The Fed.

Selain itu, risiko geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor yang dapat memberikan dukungan terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketidakpastian geopolitik berpotensi mendorong investor mencari aset defensif, sehingga dapat menahan sebagian tekanan jual yang berasal dari penguatan dolar AS dan tingginya yield.

Dengan mempertimbangkan kombinasi faktor tersebut, Dupoin Futures melihat XAUUSD masih memiliki risiko pelemahan dalam perspektif Daily. Level 4.318 menjadi resistance utama yang perlu ditembus untuk mengurangi dominasi tren bearish. Selama level tersebut belum berhasil ditembus, Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpotensi melanjutkan penurunan menuju support 4.235 hingga 4.186.

Pelaku pasar juga akan mencermati perkembangan kebijakan The Fed, pergerakan dolar AS, serta Treasury yield sebagai katalis utama XAUUSD. Guidance bank sentral AS mengenai arah suku bunga berikutnya dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap USD dan yield, sementara perkembangan geopolitik tetap berpotensi memberikan dukungan safe haven bagi emas.

Secara keseluruhan, prediksi harga emas hari ini menurut Dupoin Futures masih menunjukkan kecenderungan bearish. Selama XAUUSD belum mampu menembus resistance 4.318, area 4.235-4.186 menjadi zona support yang berpotensi diuji apabila tekanan jual berlanjut. Namun, perubahan pada USD, Treasury yield, harga minyak, serta risiko geopolitik tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi volatilitas dan arah pergerakan emas selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif, Permudah Pengguna Akses Informasi di Stasiun

LRT Jabodebek menghadirkan Layar Interaktif sebagai fasilitas digital untuk mempermudah pengguna memperoleh berbagai informasi selama berada di stasiun. Fasilitas tersebut resmi diperkenalkan pada Minggu (13/9) di Stasiun Ciracas, bertepatan dengan peringatan tiga tahun LRT Jabodebek melayani masyarakat.

Melalui Layar Interaktif, pengguna dapat mengakses informasi perjalanan terkini, termasuk jadwal keberangkatan dan informasi layanan. Fasilitas tersebut juga mengintegrasikan sejumlah informasi yang dibutuhkan pengguna dalam satu titik akses digital, mulai dari peta interaktif untuk menemukan fasilitas dan rute hingga informasi pusat aktivitas di sekitar stasiun.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kehadiran fasilitas tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan teknologi untuk memudahkan pengguna memperoleh informasi selama berada di stasiun.

“Kehadiran Layar Interaktif merupakan bagian dari upaya LRT Jabodebek menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin praktis. Pengguna dapat memperoleh informasi perjalanan dan fasilitas yang dibutuhkan tanpa harus mencari melalui beberapa kanal berbeda,” ujarnya.

Pengembangan layanan tersebut sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna LRT Jabodebek. Sejak 28 Agustus hingga 31 Desember 2023, LRT Jabodebek melayani 4.562.673 pengguna. Jumlah tersebut meningkat menjadi 21.055.870 pengguna pada 2024 dan kembali meningkat menjadi 28.816.787 pengguna pada 2025. Sementara itu, sepanjang Januari hingga 31 Agustus 2026, LRT Jabodebek telah melayani 21.809.797 pengguna.

Seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, LRT Jabodebek juga melakukan penyesuaian layanan. Sejak 15 Juni 2026, LRT Jabodebek menyesuaikan menambah frekuensi perjalanan pada jam sibuk pagi, tanpa menambah total 430 perjalanan pada hari kerja. Penyesuaian tersebut dilakukan setelah uji coba pada 8–12 Juni 2026. Hasil evaluasi menunjukkan dua perjalanan tambahan menuju Dukuh Atas BSI, masing-masing dari Jati Mulya pada pukul 07.11 WIB dan Harjamukti pada pukul 07.26 WIB.

Rangkaian pengembangan tersebut menunjukkan upaya LRT Jabodebek untuk meningkatkan pelayananan terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat, melalui pengaturan perjalanan maupun pemanfaatan teknologi dalam memberikan akses informasi kepada pengguna.

Pengenalan Layar Interaktif sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan “Tiga Tahun LRT Jabodebek Mengabdi, Melayani dengan Hati”. Dalam kegiatan tersebut, LRT Jabodebek mengundang 200 pengguna yang selama ini menjadikan LRT Jabodebek sebagai pilihan utama dalam mobilitas sehari-hari.

Tiga pengguna dengan frekuensi perjalanan tertinggi mendapatkan apresiasi berupa penghargaan, suvenir, serta top up kartu uang elektronik (KUE). Selain pengguna, LRT Jabodebek juga memberikan apresiasi kepada tiga mitra tenant yang turut mendukung kebutuhan pengguna di area stasiun.

LRT Jabodebek juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat atas dukungan dan kolaborasi dalam meningkatkan layanan LRT Jabodebek sebagai bagian dari ekosistem transportasi publik di kawasan Jabodebek.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pengumuman tiga pemenang lomba fotografi bertema “Jelajah Visual LRT Jabodebek: Estetik dan Edukatif, Transportasi Cerdas, Mobilitas Tanpa Batas”, yang mengabadikan berbagai aktivitas dan pengalaman masyarakat selama menggunakan LRT Jabodebek.

Memasuki tahun keempat layanan, LRT Jabodebek terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui pengembangan fasilitas dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung perjalanan yang semakin mudah dan praktis bagi pengguna.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LRT Jabodebek Lakukan Uji Coba Perjalanan 05.30 WIB untuk Dukung Pengguna Whoosh Keberangkatan Pagi

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan uji coba perjalanan LRT Jabodebek untuk mendukung mobilitas masyarakat yang akan menggunakan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Halim pada keberangkatan awal. Adapun uji coba tersebut berlangsung selama 3 hari, mulai Kamis (17/9) hingga Sabtu (19/9).

Uji coba perjalanan LRT Jabodebek dilakukan pada relasi Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia – Jatimulya dengan keberangkatan awal pukul 05.30 WIB, dan selanjutnya mengikuti jadwal reguler pukul 06.05 WIB dan seterusnya.

Perjalanan LRT Jabodebek tersebut dijadwalkan tiba di Stasiun Halim pada pukul 05.54 WIB, sehingga memberikan waktu sekitar 31 menit bagi masyarakat untuk melanjutkan perjalanan menuju stasiun Kereta Cepat Whoosh keberangkatan awal pukul 06.25 WIB.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan uji coba ini merupakan bagian dari upaya LRT Jabodebek dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin terintegrasi dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Uji coba ini dilakukan untuk memberikan alternatif perjalanan yang lebih awal bagi masyarakat, khususnya pengguna yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh pada keberangkatan pagi. KAI ingin memastikan konektivitas antarmoda dapat semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanannya,” terangnya.

Uji coba ini sekaligus memperkuat peran LRT Jabodebek sebagai salah satu bagian dari ekosistem transportasi publik yang terhubung dengan berbagai moda transportasi. LRT Jabodebek memiliki konektivitas dengan Kereta Cepat Whoosh melalui Stasiun Halim, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan transportasi publik secara berkesinambungan dalam perjalanan menuju berbagai tujuan.

Bagi masyarakat yang akan menuju Bandung menggunakan Whoosh pada keberangkatan awal dari Stasiun Halim, uji coba perjalanan lebih awal ini memberikan pilihan untuk memulai perjalanan menggunakan LRT Jabodebek sebelum melanjutkan perjalanan dengan Kereta Cepat Whoosh.

“Selama ujicoba, LRT Jabodebek akan melakukan evaluasi untuk terus meningkatkan layanan dan konektivitas antarmoda, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keandalan, dan kenyamanan pengguna,” tutup Radhitya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Ketika biaya balasan WhatsApp meningkat, pertanyaan “mahal atau murah” tidak cukup dijawab dari tarif per pesan. Biaya Rp350-an dapat terasa tinggi bila percakapan tidak menghasilkan apa pun, tetapi tetap efisien ketika membantu bisnis mendapatkan qualified lead, deal, dan closing bernilai lebih besar.

Karena itu, evaluasi perlu dimulai dari hasil. Manajemen perlu menghitung return on investment sekaligus total cost of ownership: hubungkan jumlah pesan dengan perjalanan pelanggan, lalu bandingkan manfaat yang dihasilkan dengan seluruh biaya operasional yang menyertainya.

Hitung ROI dan TCO, Bukan Hanya Biaya per Pesan

Gunakan empat metrik dasar. Cost per Chat dihitung dari total biaya pesan dibagi jumlah chat. Cost per Qualified Lead adalah biaya pesan dibagi jumlah lead yang memenuhi kriteria. Cost per Won membagi biaya pesan dengan jumlah deal yang berhasil ditutup.

Messaging ROI dapat dihitung dari margin kontribusi deal won dikurangi biaya pesan, lalu hasilnya dibagi biaya pesan dan dikalikan 100 persen. Gunakan margin kontribusi, bukan seluruh revenue, agar perhitungannya tidak melebih-lebihkan manfaat.

Untuk menghitung TCO, jumlahkan biaya pesan, lisensi atau paket, biaya AI atau panggilan yang digunakan, serta biaya tenaga kerja dan operasional yang relevan. Iklan, tenaga sales, diskon, dan platform lain tetap perlu dipisahkan agar pembaca tidak menganggap biaya pesan mewakili seluruh investasi.

TCO juga perlu memasukkan waktu yang hilang akibat percakapan berulang, duplikasi data, dan handoff tanpa konteks. Biaya ini tidak selalu tampak pada invoice, tetapi memengaruhi kapasitas agent serta kebutuhan penambahan tenaga kerja. Gunakan periode evaluasi yang sama agar komponen tersebut tidak dihitung secara acak.

Benchmark universal tidak banyak membantu karena nilai deal, tingkat kualifikasi, dan margin setiap bisnis berbeda. Bandingkan campaign, produk, sumber lead, atau periode dengan definisi yang sama.

Hubungkan Source Percakapan hingga Deal dan Won

Perhitungan hanya akurat jika bisnis mengetahui dari mana percakapan berasal dan apa hasil akhirnya. Source harus tetap terbawa dari chat pertama sampai contact, lead, deal, dan won; tanpa itu, biaya mudah terlihat besar karena revenue tidak terhubung ke asal percakapan.

Pada kebutuhan tersebut, CTA WhatsApp Tracking Barantum dapat digunakan untuk menandai source dari teks awal campaign melalui kode yang disiapkan bisnis.

Kode tersebut mengikuti contact, lead, dan deal sehingga tim dapat membedakan beberapa campaign yang masuk ke nomor yang sama. Pencatatan ini tetap memerlukan setup dan konsistensi penggunaan kode.

Setelah source terbentuk, CRM Barantum mencatat sales owner, tahapan pipeline, nilai deal, serta status won atau lost agar biaya dapat dibandingkan dengan hasil.

Barantum tidak menarik ad spend langsung dari platform iklan. Karena itu, ROAS penuh tetap dihitung manual dengan membandingkan biaya campaign dari platform terhadap revenue atau margin yang sudah dikaitkan dengan source. Batas ini penting agar laporan tidak dianggap menghitung profitabilitas otomatis.

Agar data konsisten, tetapkan definisi setiap tahap. “Lead” tidak cukup berarti nomor yang mengirim pesan, sedangkan “qualified” perlu memiliki kriteria kebutuhan, anggaran, kewenangan, atau waktu implementasi yang jelas.

Pastikan deal won tetap membawa source awal meski percakapan berpindah agent atau kanal. Tanpa disiplin ini, campaign yang sebenarnya menghasilkan revenue dapat terlihat tidak efektif, sementara sumber terakhir memperoleh kredit yang berlebihan.

Kapan WhatsApp Masih Worth It?

WhatsApp masih layak ketika cost per qualified lead dan cost per won berada di bawah margin yang dihasilkan, waktu respons mendukung conversion, dan pelanggan memang memilih kanal tersebut. Nilai deal yang tinggi dapat membuat biaya pesan relatif kecil.

Alur perlu diperbaiki ketika banyak pesan tidak menghasilkan kualifikasi, agent menanyakan data yang sama berulang kali, atau follow-up dilakukan tanpa prioritas. WhatsApp Business API Barantum dapat menjadi bagian dari alur yang lebih terukur, tetapi keputusan kanal tetap harus mengikuti data penggunaan dan kebutuhan pelanggan.

Jangan menilai keberhasilan hanya dari turunnya jumlah pesan. Bandingkan juga qualified lead, deal, won, waktu penyelesaian, dan margin kontribusi sebelum serta sesudah perubahan. Dengan pendekatan tersebut, bisnis dapat menentukan secara objektif kapan WhatsApp tetap worth it dan kapan alur perlu diringkas atau dialihkan.

Mulailah dari satu campaign dengan data source yang rapi. Hitung biaya per tahap, identifikasi pesan yang tidak membantu pelanggan maju, lalu uji perubahan alur. Hasil uji tersebut lebih berguna daripada menetapkan satu batas biaya yang sama untuk semua produk dan pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Jakarta, 16 September 2026 — PT Akulaku Finance Indonesia, turut mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penyaluran bantuan kemanusiaan bersama Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI).

Bantuan dengan total senilai Rp75 juta tersebut merupakan kontribusi bersama tiga perusahaan dalam naungan Akulaku Group, yaitu PT Akulaku Finance Indonesia, PT Akulaku Silvrr Indonesia dan PT Bank Neo Commerce Tbk. Bantuan disalurkan melalui BAZNAS RI untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan pokok masyarakat terdampak bencana.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Kantor BAZNAS RI dan dihadiri oleh perwakilan Akulaku Group, termasuk Edy Salim, Direktur Teknologi Informasi PT Akulaku Finance Indonesia, bersama Herryson, Direktur Utama PT Akulaku Silvrr Indonesia, serta Adrian Soewardjo, Direktur Operations & IT PT Bank Neo Commerce Tbk.

Sementara itu, BAZNAS RI diwakili oleh H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Perencanaan, Pengembangan, dan Inovasi; H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., selaku Plt. Direktur Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya; Budi Setiawan selaku Kepala Divisi Pengumpulan CSR; serta Fahruddin selaku Kepala Divisi Pengumpulan Digital.

Edy Salim, Direktur Teknologi Informasi PT Akulaku Finance Indonesia, mengatakan bahwa dukungan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS RI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok selama masa tanggap darurat dan proses awal pemulihan,” ujar Edy Salim.

Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk pengadaan dan pendistribusian kebutuhan pangan, antara lain beras, minyak goreng, mi instan, serta kebutuhan pokok lainnya. Penyaluran dilakukan melalui jaringan kemanusiaan BAZNAS RI dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Edy menambahkan, kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga kemanusiaan menjadi penting untuk memastikan bantuan dapat memberikan dampak yang lebih luas dan tepat sasaran.

“Kami percaya bahwa kepedulian akan memberikan dampak yang lebih besar ketika berbagai pihak bergerak bersama. Kolaborasi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan dukungan bagi mereka yang sedang menghadapi situasi sulit,” tambah Edy.

Melalui kolaborasi bersama BAZNAS RI, PT Akulaku Finance Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam berbagai inisiatif sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia, termasuk mendukung masyarakat yang terdampak bencana dan membutuhkan bantuan untuk bangkit kembali.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES