SUCOFINDO Dorong Kepatuhan dan Kesiapsiagaan Industri Kimia Kalimantan Timur melalui Sosialisasi dan Coaching Clinic P2KDBK

Samarinda, (25/9) – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda bersama Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Sosialisasi dan Coaching Clinic Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) Wilayah Kalimantan Timur di Samarinda. Kegiatan yang diikuti oleh 45 perusahaan industri kimia ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan pelaku industri dalam menerapkan sistem P2KDBK guna mendukung keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta keberlanjutan usaha.

Pgs. Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda, Ibnu Pandu Bintang Pamungkas menegaskan bahwa penerapan P2KDBK merupakan langkah penting dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan industri.

“Kami memandang kegiatan ini bukan hanya sebagai forum sosialisasi regulasi, tetapi juga sebagai ruang dialog dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga verifikasi untuk membangun pemahaman yang sama mengenai implementasi P2KDBK di lapangan. Kami berharap perusahaan tidak hanya memahami apa yang harus dipenuhi, tetapi juga memperoleh gambaran yang jelas mengenai bagaimana mempersiapkan dan mengimplementasikannya sesuai dengan kondisi masing-masing perusahaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Ibnu Pandu Bintang Pamungkas berharap PT SUCOFINDO (PERSERO) dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Perindustrian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan pelaku industri dalam mewujudkan lingkungan industri yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, implementasi P2KDBK juga diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan, melindungi lingkungan, serta mendukung keberlangsungan operasional industri di Kalimantan Timur.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur, Heni Purwaningsih menyampaikan bahwa pertumbuhan industri di Kalimantan Timur harus berjalan seiring dengan penguatan aspek keselamatan dan pengelolaan risiko.

“Kalimantan Timur terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional. Oleh karena itu, kesiapan perusahaan dalam mengelola risiko bahan kimia menjadi hal yang sangat penting. Melalui kegiatan ini, kami berharap perusahaan dapat semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan, memperkuat sistem tanggap darurat, serta meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, masyarakat, dan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya,” tuturnya.

Pada sesi sosialisasi, Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian, Rizky Aditya Wijaya, menyampaikan bahwa penerapan P2KDBK menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong industri yang lebih tertib, patuh, dan berdaya saing.

“P2KDBK bukan sekadar dokumen yang harus dimiliki perusahaan, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan industri dalam mengelola risiko bahan kimia. Melalui penerapan yang baik, perusahaan dapat meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, lingkungan, serta menjaga keberlangsungan operasional usaha,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Project Manager SBU Perdagangan, Industri, Kelautan PT SUCOFINDO (PERSERO), Ahmedi Ershad turut memaparkan peran PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam mendukung implementasi P2KDBK melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC).

“SUCOFINDO memberikan dukungan kepada pelaku industri melalui layanan verifikasi dokumen dan lapangan, evaluasi kesiapan sistem tanggap darurat, serta sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kami juga memberikan pemahaman mengenai tata cara penyusunan dokumen, mekanisme verifikasi, urgensi penerapan P2KDBK, hingga tahapan penerbitan perizinan berbasis risiko yang terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS). Langkah ini penting untuk membantu perusahaan memenuhi kewajiban sebelum batas waktu pemenuhan yang ditetapkan pemerintah pada 30 November 2026,” paparnya.

Selain sesi sosialisasi, peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti coaching clinic yang memungkinkan konsultasi secara langsung terkait penyusunan dokumen, identifikasi risiko, kesiapan tanggap darurat, hingga proses verifikasi dan sertifikasi P2KDBK. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu perusahaan menyusun langkah yang tepat dalam meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Payday Jadi Momen Self-Reward, Bayar Lebih Hemat Pakai QRIS neobank

Tanggal gajian sering jadi momen untuk memberi sedikit apresiasi setelah menyelesaikan berbagai pekerjaan. Mulai dari makan di tempat favorit, membeli kebutuhan yang sudah masuk wishlist, sampai menikmati secangkir kopi di akhir pekan. Supaya pengeluaran tetap terukur, pembayaran digital bisa menjadi salah satu cara praktis untuk menyelesaikan transaksi sekaligus mencatat pengeluaran.

Salah satunya melalui QRIS neobank. Fitur ini memungkinkan pembayaran di merchant yang menerima QRIS langsung dari aplikasi neobank, tanpa perlu menyiapkan uang tunai. Saldo rekening akan terpotong setelah transaksi dikonfirmasi menggunakan PIN.

Cara Bayar Pakai QRIS neobank

Cara bayar pakai QRIS neobank cukup sederhana. Pengguna bisa mengikuti beberapa langkah berikut:

1. Login aplikasi neobank dan pilih menu “Scan QR”.

2. Pindai kode QRIS yang tersedia di merchant.

3. Masukkan nominal pembayaran, lalu pilih “Bayar”.

4. Konfirmasi transaksi dengan memasukkan PIN.

Setelah transaksi selesai, pembayaran akan langsung diproses ke merchant. QRIS neobank juga tidak mengenakan biaya transaksi kepada pengguna berdasarkan informasi produk yang tersedia saat ini.

Dengan begitu, momen self-reward setelah gajian bisa dilakukan tanpa perlu membawa uang tunai. Riwayat transaksi juga dapat dilihat kembali melalui aplikasi neobank.

Ada Flash Diskon QRIS neobank

Buat yang ingin memanfaatkan momen payday sekaligus mendapatkan potongan, neobank menghadirkan Flash Diskon pada 25–27 September 2026, setiap pukul 10.00–15.00 WIB.

Selama periode tersebut, pengguna QRIS neobank bisa mendapatkan voucher dengan skema berbeda untuk pengguna baru dan pengguna lama.

Pengguna baru berkesempatan mendapatkan voucher diskon tagihan Rp5.000, serta diskon QRIS Rp5.000. Sementara itu, pengguna lama berkesempatan mendapatkan voucher diskon tagihan Rp2.500 dan diskon QRIS Rp5.000.

Untuk mendapatkan promo, transaksi QRIS memiliki minimum transaksi Rp125.000. Kesempatan dan kuota promo juga mengikuti ketentuan yang berlaku selama periode program.

Cek Ketentuan Sebelum Transaksi

Promo Flash Diskon memiliki kuota terbatas dan mekanisme yang berbeda berdasarkan kategori pengguna. Voucher tagihan Rp5.000 untuk pengguna QRIS neobank pertama kali diberikan satu kali selama periode promo, sedangkan pengguna lama memiliki kesempatan mendapatkan diskon QRIS sebanyak tiga kali selama periode tersebut, berdasarkan syarat dan kuota promo.

Hadiah voucher akan dikirimkan maksimal 7 hari kerja. Voucher diskon QRIS dapat digunakan hingga 14 Oktober 2026. Jika tidak digunakan sampai batas waktu tersebut, voucher akan hangus.

Informasi promo, termasuk minimum transaksi, kesempatan, kuota, dan periode penggunaan voucher, perlu diperhatikan sebelum melakukan transaksi agar pengguna dapat mengikuti program sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Dengan QRIS neobank, pembayaran untuk kebutuhan sehari-hari maupun self-reward setelah payday dapat dilakukan langsung dari aplikasi neobank dan Bank Neo Commerce. 

***

Promo berlaku sesuai Syarat dan Ketentuan. Kuota promo terbatas dan dapat berakhir apabila kuota telah terpenuhi. Informasi program dapat berubah sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Info lebih lanjut mengenai promo, kamu bisa kunjungi link https://s.id/neoqrisfd dan jika ingin transaksi QRIS, klik s.id/igneoqris 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Paylabs Hadirkan Soundbox on App di FEKDI x IFSE 2026, Perkuat Keamanan Transaksi QRIS

Jakarta, 24 September 2026 – Paylabs, penyedia solusi pembayaran digital, memperkenalkan Soundbox on App, fitur point-of-sale (POS) dengan notifikasi suara real-time yang membantu merchant memverifikasi transaksi QRIS secara lebih praktis, cepat, dan aman tanpa memerlukan perangkat tambahan. Inovasi ini diperkenalkan dalam ajang Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia & Indonesia Fintech Summit and Expo (FEKDI x IFSE) 2026 yang berlangsung pada 24–26 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

FEKDI x IFSE 2026 mengusung tema “Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional,” serta mempertemukan regulator, industri perbankan, fintech, pelaku usaha, hingga talenta digital untuk mendorong kolaborasi dan inovasi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan digital Indonesia.

Melalui Soundbox on App, Paylabs mengintegrasikan fungsi POS dengan notifikasi suara dalam satu aplikasi. Solusi ini memungkinkan merchant menerima konfirmasi pembayaran secara langsung setiap kali transaksi QRIS berhasil dilakukan tanpa memerlukan soundbox eksternal maupun biaya sewa perangkat tambahan. Integrasi tersebut membantu merchant memantau transaksi sekaligus menyederhanakan operasional dalam satu platform.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) Firlie Ganinduto menilai pertumbuhan pembayaran digital perlu diikuti penguatan keamanan dan kepercayaan merchant, terutama UMKM yang menjadi mayoritas pengguna QRIS.

“Semakin luas adopsi pembayaran digital, semakin penting memastikan merchant dapat memverifikasi setiap transaksi dengan cepat dan aman. Inovasi seperti Soundbox on App menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjawab kebutuhan nyata merchant sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap ekosistem pembayaran digital,” ungkap Firlie di Jakarta (24/9).

Kebutuhan akan solusi verifikasi transaksi yang lebih praktis semakin relevan seiring pesatnya pertumbuhan adopsi QRIS di Indonesia. Bank Indonesia mencatat hingga Juni 2026, QRIS telah digunakan oleh 65,77 juta pengguna dan diterima oleh 44,86 juta merchant, dengan 96,68% di antaranya merupakan UMKM. Meningkatnya volume transaksi digital menjadikan kemampuan merchant memverifikasi pembayaran secara cepat sebagai faktor penting untuk mendukung kelancaran operasional.

Chief Executive Officer Paylabs Bimo Adhiprabowo, mengatakan, bahwa pertumbuhan pembayaran digital perlu diimbangi dengan solusi yang memperkuat kepercayaan merchant dalam menerima transaksi.

“Bagi kami, inovasi bukan hanya tentang membuat pembayaran semakin mudah, tetapi juga memastikan pelaku usaha memiliki solusi yang dapat membantu mereka memverifikasi transaksi secara lebih cepat dan praktis. Melalui Soundbox on App, kami ingin berkontribusi dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang lebih resilient, sekaligus mendukung pertumbuhan dan inklusi keuangan bagi UMKM,” ujar Bimo.

Peluncuran Soundbox on App turut memperkuat portofolio solusi pembayaran Paylabs yang mendukung berbagai metode pembayaran, mulai dari QRIS, transfer bank, kartu, hingga uang elektronik, dengan pilihan integrasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Melalui pendekatan tersebut, Paylabs terus mengembangkan solusi pembayaran yang membantu merchant mengelola penerimaan transaksi secara lebih terintegrasi.

Lewat peluncuran Soundbox on App di FEKDI x IFSE 2026, Paylabs menegaskan komitmennya untuk menghadirkan inovasi pembayaran yang tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga memperkuat keamanan dan efisiensi operasional merchant di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Soroti Momentum Hari Gajian sebagai Bagian dari Kebiasaan Investasi

Bittime menghadirkan program PayDay GainDay yang berlangsung pada 25 September hingga 11 Oktober 2026, di tengah kembali meningkatnya perhatian pasar terhadap pergerakan Ethereum ($ETH).

Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan program PayDay GainDay yang berlangsung pada 25 September hingga 11 Oktober 2026, di tengah kembali meningkatnya perhatian pasar terhadap pergerakan Ethereum ($ETH). Melalui program ini, pengguna berkesempatan memperoleh bonus hingga Rp5 juta dalam bentuk Ethereum, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. 

Berdasarkan data CoinGecko, harga ETH tercatat berada di sekitar US$2.752 pada 22 September 2026, naik dari sekitar US$2.398 pada 15 September, atau meningkat sekitar 14,8% dalam satu pekan. Pada 22 September, volume perdagangan ETH juga tercatat mencapai sekitar US$27,2 miliar, menunjukkan tingginya aktivitas perdagangan pada periode tersebut.

Pergerakan tersebut berlangsung setelah ETH mengalami penguatan dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data Reuters, ETH telah melewati level resistensi US$2.661,52 pada 11 September setelah sebelumnya mengalami reli lebih dari 30% pada akhir Agustus. Meski demikian, pergerakan harga kripto tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor pasar sehingga investor perlu mempertimbangkan risiko dan kondisi finansial masing-masing sebelum mengambil keputusan.

Di tengah dinamika tersebut, momentum hari gajian juga menjadi konteks bagi Bittime untuk menghadirkan PayDay GainDay, sebuah program yang menghubungkan aktivitas deposit dan pembelian aset dengan tingkatan bonus yang tersedia selama periode program. Momentum hari gajian dapat menjadi salah satu kesempatan untuk membangun kebiasaan mengalokasikan sebagian pendapatan secara lebih terencana. Melalui PayDay GainDay, Bittime menghadirkan mekanisme yang menghubungkan aktivitas deposit dan pembelian aset dengan tingkatan bonus yang tersedia selama periode program.

Terdapat lima level dalam program ini, dengan bonus mulai dari Rp50 ribu hingga Rp5 juta dan kuota yang berbeda pada setiap level. Pada level tertinggi, pengguna yang memenuhi minimum net deposit Rp350 juta dan total pembelian Rp1,5 miliar berkesempatan memperoleh bonus hingga Rp5 juta dalam $ETH. Sementara itu, level lainnya menawarkan bonus sebesar Rp50 ribu, Rp200 ribu, Rp500 ribu, dan Rp2 juta berdasarkan ketentuan yang berlaku. 

Seluruh bonus memiliki kuota terbatas dan diberikan berdasarkan mekanisme first come, first served. Untuk mengikuti program, pengguna perlu melakukan verifikasi akun (KYC) dan registrasi pada halaman event. Perhitungan net deposit dilakukan berdasarkan total deposit IDR dikurangi total withdrawal selama periode program, sementara total pembelian dihitung berdasarkan akumulasi volume pembelian aset selama periode yang ditentukan.

“Momentum hari gajian dapat dimanfaatkan sebagai pengingat untuk mulai mengalokasikan dana secara lebih terencana. Melalui PayDay GainDay, kami ingin memberikan kesempatan bagi pengguna untuk membangun kebiasaan tersebut sambil mengenal lebih jauh bagaimana investasi aset digital dilakukan. Namun, setiap keputusan investasi tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko dan kondisi finansial masing-masing,” ujar Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime.

Bittime mengingatkan bahwa aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dengan harga yang dapat berubah secara signifikan. Program PayDay GainDay bersifat informasi dan bukan merupakan nasihat, rekomendasi, tawaran, maupun ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto. Informasi lengkap mengenai mekanisme, syarat dan ketentuan, serta cara mengikuti PayDay GainDay dapat dilihat melalui artikel resmi Bittime.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jadi Alternatif di Tengah Dinamika Daya Beli, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Jakarta, 24 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat bisnis pembiayaan mobil bekas seiring besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pilihan kendaraan yang sesuai dengan kemampuan finansial. Segmen ini dinilai memiliki karakteristik pasar yang berbeda dan membutuhkan pendekatan pembiayaan yang disesuaikan dengan profil konsumen maupun kondisi kendaraan.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) memperkirakan volume pasar mobil bekas di Indonesia mencapai sekitar 1,6–1,7 juta unit per tahun. Menurut GAIKINDO, besarnya pasar tersebut antara lain berkaitan dengan tekanan daya beli masyarakat kelas menengah dalam dua tahun terakhir, sementara harga mobil bekas yang lebih rendah dibandingkan kendaraan baru menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat memilih kendaraan bekas.

Bagi BRI Finance, karakteristik tersebut menjadi bagian dari pertimbangan dalam mengembangkan pembiayaan mobil bekas. Hingga Mei 2026, pembiayaan mobil bekas BRI Finance tumbuh 77,64% secara tahunan (year-on-year). Kinerja tersebut menunjukkan perkembangan positif pada segmen pembiayaan kendaraan bekas di tengah kondisi daya beli masyarakat dan persaingan industri yang masih dinamis.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Segmen mobil bekas masih memiliki potensi yang baik karena menawarkan pilihan kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen. Kami akan terus memperkuat penetrasi di segmen ini dengan mempertimbangkan perkembangan pasar dan daya beli masyarakat, sekaligus menjaga kualitas aset dan penerapan manajemen risiko yang prudent.”

Untuk menangkap peluang tersebut, BRI Finance memperkuat penetrasi melalui optimalisasi jaringan dan pengembangan kerja sama dengan dealer. Perseroan juga meningkatkan kualitas proses akuisisi serta layanan kepada konsumen untuk mendukung proses pembiayaan yang lebih efektif.

Strategi tersebut menjadi bagian dari pendekatan selective growth BRI Finance dalam mengembangkan pembiayaan kendaraan. Perseroan tidak hanya mempertimbangkan potensi pasar, tetapi juga mencermati profil konsumen, kondisi kendaraan, serta kemampuan pembayaran dalam proses pembiayaan.

Pendekatan tersebut penting mengingat pembiayaan mobil bekas memiliki karakteristik tersendiri, termasuk dari sisi usia dan kondisi kendaraan yang menjadi objek pembiayaan. Dengan proses akuisisi dan pengelolaan portofolio yang terukur, BRI Finance dapat menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas pembiayaan.

“Pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kualitas portofolio. Karena itu, kami menerapkan pendekatan yang selektif dalam mengembangkan pembiayaan mobil bekas, mulai dari pemilihan channel, proses akuisisi, hingga pengelolaan risiko. Dengan demikian, pertumbuhan yang kami capai dapat tetap sehat dan berkelanjutan,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wujudkan Impian Punya Mobil Baru di Akhir September, BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 3,33%

Jakarta, 24 September 2026 – Memasuki penghujung September, rencana memiliki mobil baru menjadi salah satu momentum yang dapat direalisasikan masyarakat, khususnya bagi konsumen yang telah mempersiapkan kebutuhan kendaraan sejak beberapa waktu sebelumnya. Kehadiran kendaraan baru tidak hanya memberikan kenyamanan dalam mobilitas sehari-hari, tetapi juga dapat menunjang aktivitas keluarga, pekerjaan, hingga perjalanan bersama orang-orang terdekat.

Pilihan kendaraan yang semakin beragam membuat konsumen kini dapat menyesuaikan mobil dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing. Mulai dari mobil untuk menunjang aktivitas harian, kendaraan keluarga, hingga pilihan kendaraan dengan teknologi elektrifikasi, konsumen memiliki lebih banyak alternatif dalam menentukan kendaraan yang sesuai.

Namun, memiliki mobil baru tetap perlu disertai perencanaan finansial yang matang. Selain menentukan jenis dan spesifikasi kendaraan, konsumen perlu memperhitungkan uang muka, besaran angsuran, tenor pembiayaan, serta biaya kepemilikan kendaraan secara keseluruhan.

Melihat kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan pembiayaan mobil baru dengan bunga mulai 3,33% flat per tahun dan pilihan tenor hingga lima tahun. Skema tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin merealisasikan rencana memiliki mobil baru dengan pembayaran yang dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa keputusan memiliki mobil baru merupakan bagian dari perencanaan kebutuhan jangka menengah maupun panjang, sehingga konsumen perlu memastikan kendaraan dan skema pembiayaan yang dipilih sesuai dengan kondisi finansial.

“Memiliki mobil baru tentu menjadi impian banyak orang, terlebih ketika kendaraan tersebut memang sudah menjadi kebutuhan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Momentum akhir September dapat menjadi kesempatan untuk merealisasikan rencana tersebut, tentunya dengan tetap memperhitungkan kemampuan finansial dan kebutuhan lainnya,” ujar Dhani.

Menurut Dhani, konsumen dapat memulai dengan menentukan tujuan penggunaan kendaraan, kemudian mempertimbangkan kapasitas, fitur keselamatan, kenyamanan, efisiensi, serta biaya perawatan. Setelah menentukan kendaraan, konsumen juga perlu memilih skema pembiayaan yang membuat kewajiban pembayaran tetap terukur selama masa angsuran.

“Pembiayaan kendaraan sebaiknya bukan sekadar soal mendapatkan mobil yang diinginkan, tetapi juga bagaimana konsumen dapat menjalaninya dengan nyaman sampai akhir tenor. BRI Finance di sini menghadirkan pilihan pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel agar masyarakat dapat mewujudkan rencana memiliki mobil baru dengan perencanaan yang lebih terukur,” tambah Dhani.

Melalui pembiayaan mobil baru tersebut, BRI Finance terus memperluas akses masyarakat terhadap solusi pembiayaan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan perencanaan yang tepat, impian memiliki mobil baru di penghujung September dapat menjadi langkah untuk menghadirkan kenyamanan dan mendukung mobilitas masyarakat dalam menjalani berbagai aktivitas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Program Enrichment BINUS UNIVERSITY Beri Kesempatan Mahasiswa untuk Berkarier di Jepang

Erick Riccardo Wu, mahasiswa Japanese Popular Culture BINUS University angkatan B27, kini menjalani internship sebagai Translator pada divisi Business Development di Aso College Group. Kesempatan tersebut didapatkannya melalui program Enrichment dari BINUS University untuk terjun langsung ke lingkungan kerja di Jepang.

Jakarta, 25 September 2026 – Bekerja di Jepang kerap menjadi impian bagi anak muda Indonesia yang tertarik dengan budaya, kemajuan teknologi, hingga peluang karier global. Namun, pengalaman Erick Riccardo Wu, mahasiswa Japanese Popular Culture BINUS University angkatan B27, menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Jepang saja belum cukup untuk dapat beradaptasi di lingkungan profesional Negeri Sakura.

Erick saat ini menjalani internship sebagai Translator pada divisi Business Development di Aso College Group. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman baginya untuk terjun langsung ke lingkungan kerja di Jepang sekaligus memahami bagaimana bahasa, budaya, dan etika profesional saling berkaitan dalam aktivitas sehari-hari.

Sejak awal, Jepang memang menjadi salah satu negara yang ingin Erick tuju untuk mengembangkan pengalaman internasionalnya. Ketertarikan terhadap budaya, perkembangan teknologi, serta peluang kerja di Jepang membuatnya sempat mempertimbangkan program study abroad exchange. Namun, setelah melihat kembali jalur karier yang ingin ditempuh, ia memilih pengalaman yang lebih dekat dengan dunia korporasi.

“Awalnya saya mengincar program study abroad exchange. Namun, karena jalur karier yang ingin saya tempuh adalah korporasi, setelah mempertimbangkannya dengan matang saya akhirnya memutuskan untuk mencoba melamar ke perusahaan ini,” ujar Erick.

Memasuki lingkungan profesional di negara lain tentu membawa tantangan tersendiri. Bagi Erick, tantangan terbesarnya justru datang dari proses memahami perbedaan budaya dan cara berkomunikasi. Ia menemukan adanya berbagai kebiasaan hingga aturan tidak tertulis di lingkungan kerja Jepang yang berbeda dengan di Indonesia. Hambatan bahasa juga masih sesekali muncul, terlebih ketika berhadapan dengan komunikasi profesional yang menuntut ketepatan pemilihan kata dan konteks.

Alih-alih menghindari kesalahan, Erick memilih untuk aktif bertanya dan melakukan konfirmasi ketika menemukan hal yang belum dipahaminya. “Banyak peraturan tidak tertulis yang berbeda dengan di Indonesia dan harus diperhatikan. Saya juga mengalami kendala dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Jepang. Namun, seiring berjalannya waktu, saya rajin bertanya, mencari tahu, dan memastikan kembali agar tidak terjadi miskomunikasi maupun kesalahpahaman,” ungkap Erick.

Pengalaman tersebut membuat Erick menyadari bahwa bekerja dalam lingkungan global membutuhkan kompetensi yang lebih luas daripada sekadar kemampuan akademik. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu modal terpenting, mulai dari menyesuaikan cara membawa diri, gaya komunikasi, hingga memahami alur kerja yang berlaku.

Rasa ingin tahu dan kerendahan hati juga dinilainya penting. Dua hal tersebut mendorong seseorang untuk lebih proaktif belajar dari lingkungan baru dan tidak ragu menerima perspektif yang berbeda.

Bekal yang diperoleh Erick selama menjalani perkuliahan di BINUS University turut membantunya menghadapi pengalaman tersebut. Selain pembelajaran bahasa Jepang, ia mendapatkan pemahaman mengenai etika bisnis Jepang, termasuk cara menggunakan bahasa dalam situasi profesional, tata krama ketika menyapa, penulisan laporan, hingga detail etiket seperti pengaturan posisi duduk dalam konteks bisnis.

Pembelajaran mengenai pola pikir dan budaya masyarakat Jepang juga membuat proses adaptasinya menjadi lebih mudah. Sementara itu, berbagai tugas selama perkuliahan di BINUS University seperti presentasi, penulisan paper, serta praktik penerjemahan dalam bahasa Jepang memberinya fondasi untuk menjalankan pekerjaannya sebagai Translator.

Tidak hanya dari ruang kelas, pengalaman organisasi selama kuliah juga memberikan bekal yang ia rasakan manfaatnya di dunia profesional. Kemampuan leadership, pengambilan keputusan, time management, hingga komunikasi antar divisi menjadi bagian dari keterampilan yang kini digunakannya selama menjalani internship.

“Buatlah targetmu sendiri, barulah motivasi untuk mencapai target tersebut akan bangkit. Walaupun terkadang lelah dan putus asa, jangan berhenti berjuang. Tetaplah rendah hati dan jangan merasa diri sudah hebat atau sudah tahu. Banyak peluang global yang tersedia apabila kita lebih proaktif dalam mencari tahu,” tutup Erick.

Pengalaman Erick menjadi salah satu gambaran bagaimana BINUS University terus mendorong mahasiswa untuk memperluas pengalaman belajar hingga ke lingkungan profesional global. “Melalui pembelajaran yang menggabungkan kompetensi akademik, pemahaman lintas budaya, pengembangan soft skills, serta berbagai kesempatan untuk memperoleh pengalaman internasional, BINUS University mendorong mahasiswa untuk membangun perspektif global yang relevan dengan perjalanan karier mereka ke depan. Kesempatan seperti internship di Jepang dan scholarship ke Universitas di Jepang menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman menuju karier global,” ujar Dr. Rudi Hartono Manurung, Head of Japanese Popular Culture BINUS University.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tanda Tangan Dokumen dari HP, Begini Cara Kerja Aplikasi ezSign Perorangan

ezSign Perorangan memungkinkan pengguna menandatangani dokumen langsung dari HP tanpa perlu mencetaknya terlebih dahulu. Proses digital membantu menjaga informasi terkait penandatanganan agar dokumen lebih mudah ditelusuri saat dibutuhkan.

Surat perjanjian masuk lewat email saat Anda sedang di perjalanan. Laptop tertinggal di rumah, sementara pengirimnya menunggu jawaban hari itu juga. Tanda tangan dokumen dari HP akhirnya jadi satu-satunya jalan keluar yang masuk akal.

Masalahnya, banyak orang menempuh cara yang keliru. Dokumen dicetak, diteken manual, lalu difoto dan dikirim kembali. Hasilnya berupa gambar tanpa keterangan apa pun soal penandatangannya. Saat dokumen itu dipersoalkan, tidak ada yang bisa dibuktikan secara teknis.

Ada jalan yang lebih rapi dan tidak lebih repot. Cara Membuat Tanda Tangan Digital lewat aplikasi ponsel kini cukup sederhana. Prosesnya selesai dalam hitungan menit tanpa perlu mencetak apa pun.

Yang Sebenarnya Terjadi Saat Tanda Tangan Dokumen dari HP

Banyak yang mengira tanda tangannya tersimpan di dalam ponsel. Anggapan itu keliru dan justru membuat orang salah menilai keamanannya. Ponsel hanya berperan sebagai alat otorisasi, bukan tempat penyimpanan kunci.

Kunci kriptografi disimpan di perangkat pengaman milik penyelenggara. Ketika Anda menekan tombol setuju, sistem meminta bukti bahwa itu benar Anda. Setelah terbukti, barulah tanda tangan dibubuhkan ke dokumen di sisi server.

Kenapa pembedaan ini penting

Karena kuncinya tidak berada di ponsel, mengganti perangkat tidak menghapus sertifikat Anda. Begitu pula sebaliknya, orang yang memegang ponsel Anda belum tentu bisa menandatangani. Masih ada lapisan verifikasi yang harus dilewati lebih dulu.

Tahapan dari Pasang Aplikasi sampai Dokumen Selesai Diteken

Alurnya cukup seragam untuk pengguna perorangan. Yang membedakan hanya kesiapan dokumen dan kelengkapan data diri Anda. Cara membuat tanda tangan digital lewat aplikasi pun relatif seragam antar penyedia. Perbedaannya lebih terasa pada metode verifikasi dan kelengkapan fiturnya.

1. Unduh aplikasinya melalui App Store atau Play Store.

2. Daftarkan akun memakai email dan nomor ponsel aktif.

3. Lengkapi verifikasi identitas untuk keperluan penerbitan sertifikat elektronik.

4. Siapkan contoh tanda tangan atau pilih penandatanganan tanpa spesimen.

5. Unggah dokumennya, tentukan posisi tanda tangan, lalu bubuhkan.

6. Unduh hasilnya dan periksa statusnya sebelum dikirim balik.

Langkah keenam paling sering dilewati orang. Padahal pemeriksaan singkat itu memastikan tanda tangannya terbaca sah oleh penerima. Dokumen juga sebaiknya dikirim dalam bentuk berkas asli, bukan hasil tangkapan layar.

Dokumen yang bisa diunggah

Berkas tidak harus berupa PDF sejak awal. Dokumen pengolah kata, lembar kerja, dan berkas gambar umumnya bisa dikonversi otomatis. Meski begitu, memeriksa tata letaknya setelah konversi tetap disarankan.

Lapisan Keamanan yang Bekerja di Balik Layar

Keamanan biasanya menjadi keraguan pertama sebelum orang buat tanda tangan digital. Kekhawatiran itu wajar, meski cara kerjanya sering disalahpahami. Otorisasi tidak bergantung pada satu faktor saja. Sistem umumnya menggabungkan beberapa lapisan sebelum tanda tangan dibubuhkan.

● Kode sekali pakai yang dikirim lewat pesan singkat, surel, atau aplikasi percakapan.

● PIN yang hanya diketahui pemilik akun.

● Verifikasi biometrik memakai sidik jari atau pengenalan wajah.

Kalau ponselnya telanjur hilang

Langkah pertama adalah mengamankan akses ke email dan nomor yang terdaftar. Keduanya menjadi pintu masuk bagi kode sekali pakai. Setelah itu, hubungi penyelenggara untuk menindaklanjuti status akun Anda.

Riwayat aktivitas juga membantu di situasi seperti ini. Dari sana terlihat dokumen apa saja yang diteken dan kapan waktunya. Keterangan itu memudahkan Anda menilai apakah ada penyalahgunaan.

Kapan Tanda Tangan Dokumen dari HP Kurang Memadai

Aplikasi ponsel tidak selalu menjadi pilihan terbaik. Ada situasi yang lebih nyaman dikerjakan lewat portal web. Mengenali batasnya membuat Anda tidak memaksakan alat yang kurang pas.

Dokumen atas nama jabatan sebaiknya diteken memakai akun korporat. Sertifikat perorangan hanya memuat nama pribadi tanpa keterangan perusahaan. Begitu pula bila dokumennya berjumlah puluhan, karena pekerjaan massal lebih cepat lewat komputer.

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik mengakui dokumen elektronik sebagai alat bukti yang sah. Pengakuan itu bersandar pada keandalan sistemnya, bukan pada perangkat yang Anda pegang.

Menyesuaikan Alat dengan Kebutuhan Dokumen Anda

Menandatangani lewat ponsel menyelesaikan persoalan kecepatan tanpa mengorbankan keabsahan. Kuncinya ada pada sertifikat yang melekat, bukan pada gambar tanda tangannya. Selama sertifikatnya diterbitkan penyelenggara resmi, dokumen tetap bisa dipertanggungjawabkan.

ezSign merupakan layanan PT Solusi Identitas Global Net, penyelenggara sertifikasi elektronik yang diakui Kementerian Komunikasi dan Digital. Layanannya dapat diakses lewat aplikasi ponsel maupun portal web, lengkap dengan e-Meterai dan pencatatan aktivitas. Pengguna perorangan yang ingin buat tanda tangan digital dapat memulainya dari aplikasi tersebut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah tanda tangan lewat ponsel sama sahnya dengan lewat komputer?

Sama, karena keabsahannya ditentukan sertifikat elektronik yang dipakai, bukan perangkat yang mengaksesnya.

2. Apakah perlu memindai tanda tangan asli terlebih dahulu?

Tidak wajib, sebab tersedia pilihan penandatanganan tanpa spesimen maupun pembuatan contoh tanda tangan di aplikasi.

3. Bagaimana memastikan dokumen yang sudah diteken benar-benar sah?

Buka berkasnya memakai pembaca PDF atau portal verifikasi resmi untuk melihat status tanda tangannya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kolaborasi BRI dan DPD REI DIY Hadirkan Amazing BRI REI Property Expo 2026

BRI Region 11 Yogyakarta berkolaborasi dengan Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Yogyakarta, September 2026 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui BRI Region 11 Yogyakarta berkolaborasi dengan Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Amazing BRI REI Property Expo 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 8–13 September 2026 di Grand Atrium Pakuwon Mall Jogja tersebut menghadirkan beragam pilihan hunian sekaligus solusi pembiayaan KPR BRI bagi masyarakat.

Amazing BRI REI Property Expo 2026 diikuti oleh 25 developer yang menghadirkan sebanyak 84 proyek properti dengan kapasitas sekitar 1.000 unit hunian. Beragam pilihan properti tersedia dalam pameran ini, mulai dari hunian bersubsidi hingga rumah komersial dengan nilai miliaran rupiah, yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui layanan KPR BRI.

Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 11 Yogyakarta, Kusdinar Wiraputra, mengatakan bahwa penyelenggaraan Amazing BRI REI Property Expo 2026 merupakan hasil kolaborasi dan diskusi antara BRI dengan REI DIY untuk semakin mendekatkan solusi pembiayaan perumahan kepada masyarakat.

“Amazing BRI REI Expo ini merupakan hasil diskusi bersama REI DIY agar masyarakat dapat lebih mengenal produk KPR BRI apabila memiliki kebutuhan terkait rumah hunian. Melalui expo ini, masyarakat juga dapat lebih leluasa memilih lokasi dan hunian yang sesuai dengan kebutuhan maupun keinginan,” ujar Kusdinar.

Menurutnya, keberadaan pameran properti juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi secara lebih komprehensif, tidak hanya terkait pilihan hunian, tetapi juga mengenai skema pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

Dalam gelaran tersebut, BRI turut menghadirkan berbagai program pembiayaan KPR untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Program yang ditawarkan antara lain suku bunga mulai dari 3,17% untuk satu tahun pertama, diskon premi asuransi jiwa hingga 30%, fasilitas instant approval, hingga kesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik melalui program undian.

Selain menghadirkan berbagai pilihan proyek properti dan program pembiayaan, Amazing BRI REI Property Expo 2026 juga dilengkapi dengan literasi keuangan dan simulasi KPR. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada pengunjung mengenai aspek pembiayaan rumah sebelum mengambil kredit dengan jangka waktu panjang.

“Kami ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat agar setiap pilihan dalam mengambil pinjaman atau kredit benar-benar dipikirkan dan dipersiapkan dengan baik. Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat dapat menyesuaikan pilihan pembiayaan dengan kebutuhan dan kemampuan finansialnya,” lanjut Kusdinar.

Masyarakat yang ingin mewujudkan rumah impian dapat segera mengunjungi Branch Office BRI yang menyediakan layanan KPR BRI, yakni Branch Office Yogya Cik Di Tiro, Branch Office Yogya Adisucipto, Branch Office Yogya Mlati, dan Branch Office Wonosari untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai layanan dan solusi pembiayaan KPR BRI.

Melalui kolaborasi bersama REI DIY, BRI terus berupaya memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan sekaligus memberikan akses kepada masyarakat terhadap solusi finansial yang relevan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya BRI untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung masyarakat dalam mewujudkan kebutuhan hunian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jaga Kekayaan Mineral, Perkuat Kontribusi Bagi Negeri

JAKARTA — Indonesia memiliki kekayaan mineral yang melimpah, mulai dari nikel, tembaga, emas, bauksit hingga batu bara. Namun, sumber daya tersebut bersifat terbatas sehingga membutuhkan tata kelola yang kuat agar pemanfaatannya tidak hanya memberikan nilai tambah, tetapi juga menjaga keberlanjutan kekayaan mineral nasional.
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperkuat tata kelola pertambangan, termasuk memastikan mineral tidak lagi hanya dijual sebagai bahan mentah, melainkan diolah di dalam negeri untuk menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar.
Penguatan tersebut dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari digitalisasi pengawasan, pencatatan penerimaan negara, hingga penataan tambang rakyat dan penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan, penggunaan sistem digital seperti e-PNBP menjadi salah satu instrumen untuk memastikan aktivitas pertambangan yang masuk dalam sistem resmi dapat tercatat dengan baik.
“Perbaikan tata kelola untuk emas itu kita sudah lakukan, salah satunya melalui penggunaan aplikasi seperti e-PNBP.
Dengan sistem ini, aktivitas yang tidak sesuai ketentuan tidak dapat masuk ke dalam sistem resmi,” ujar Tri.
Selain penguatan sistem pengawasan, tata kelola pertambangan juga berkaitan dengan peran negara dalam mengelola sumber daya mineral melalui badan usaha milik negara (BUMN) pertambangan.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai, penguatan peran BUMN seperti MIND ID dapat meningkatkan kontribusi sektor pertambangan terhadap penerimaan negara.
“Sebagai agent of development, MIND ID menjalankan peran sebagai perpanjangan tangan negara di sektor pertambangan, sehingga nilai ekonomi dari pengelolaan sumber daya alam dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara,” kata Faisal.
Melalui pengelolaan yang terintegrasi di bawah holding MIND ID, perusahaan anggota seperti ANTAM, Bukit Asam, INALUM, Freeport Indonesia, PT Timah, dan Vale Indonesia tercatat menyumbang lebih dari Rp98 triliun kepada negara sepanjang 2022–2024 melalui dividen, pajak, dan PNBP.
Di sisi lain, pakar pertambangan sekaligus Dewan Penasihat Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli mengingatkan bahwa kekayaan mineral tidak bersifat tak terbatas, sehingga pemanfaatannya harus dilakukan secara hati-hati dan terukur.
Menurut dia, praktik pertambangan ilegal menjadi salah satu tantangan utama karena tidak hanya menguras sumber daya, tetapi juga menimbulkan kerusakan lingkungan serta mengurangi potensi penerimaan negara.
“Selain menguras sumber daya mineral, pertambangan ilegal juga menimbulkan kerusakan lingkungan dan kerugian bagi negara,” kata Rizal.
Persoalan ini juga menjadi perhatian Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sepanjang 2023–2025, nilai transaksi yang diduga terkait pertambangan emas tanpa izin (PETI) mencapai Rp185,03 triliun, dengan total perputaran dana yang diduga mencapai Rp992 triliun.
Besarnya angka tersebut menunjukkan potensi penerimaan negara yang holang dari aktivitas pertambangan ilegal.
Anggota Komisi XII DPR RI Yulian Gunhar menekankan bahwa penguatan tata kelola harus diarahkan untuk memastikan manfaat ekonomi dari sumber daya alam benar-benar dirasakan oleh negara dan masyarakat.
Menurut dia, hal tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 mengenai penguasaan negara atas sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“Kondisi ini perlu menjadi perhatian karena keberhasilan pengelolaan sektor pertambangan tidak hanya diukur dari sisi operasional, tetapi juga dari kontribusinya terhadap negara, baik melalui penerimaan, dividen, royalti, pajak, penciptaan lapangan kerja, maupun penguasaan teknologi,” kata Gunhar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES