Produksi Beton Precast Secara Efisien dan Ramah Lingkungan, Precast Plant WSBP Prambon Raih Sertifikat Standar Industri Hijau

Jakarta, September 2026 – Produk beton precast yang digunakan untuk membangun infrastruktur tidak hanya ditentukan oleh kualitas hasil akhirnya, tetapi juga oleh bagaimana produk tersebut dihasilkan. Menjawab kebutuhan industri konstruksi yang semakin memperhatikan efisiensi sumber daya dan aspek lingkungan, PT Waskita Beton Precast Tbk melalui Precast Plant WSBP Prambon meraih Sertifikat Standar Industri Hijau (SIH) dari Kementerian Perindustrian.

Pencapaian tersebut menandai penerapan proses produksi yang semakin terukur dalam penggunaan bahan baku, energi dan air, efisiensi proses, pengelolaan limbah, serta pengendalian emisi gas rumah kaca. Bagi pelanggan, penerapan ini memberikan nilai tambah dalam memperoleh produk beton yang dihasilkan melalui proses produksi yang memperhatikan efisiensi dan aspek lingkungan.

SIH merupakan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian sebagai acuan bagi industri dalam menerapkan prinsip industri hijau. Penerapannya mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, yang menempatkan Industri Hijau sebagai bagian dari pembangunan industri yang mengedepankan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Ketentuan tersebut kemudian dijabarkan secara lebih spesifik melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 28 Tahun 2025 tentang Standar Industri Hijau untuk Industri Beton Pracetak. Standar tersebut mencakup berbagai aspek dalam proses produksi, sehingga perhatian terhadap keberlanjutan tidak hanya berada pada produk yang dihasilkan, tetapi juga pada keseluruhan proses di baliknya.

Di Precast Plant WSBP Prambon, penerapan SIH berjalan berdampingan dengan sistem manajemen dan praktik operasional yang telah diterapkan. Precast Plant ini telah menerapkan ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018, serta mengoptimalkan penggunaan material dan energi dalam proses produksi.

Waskita Beton Precast juga memanfaatkan fly ash sebagai bahan baku alternatif serta penggunaan Biodiesel B40 sebagai bioenergi dalam kegiatan operasional. Pemanfaatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menggunakan sumber daya secara lebih efisien sekaligus memperhatikan aspek lingkungan dalam proses produksi beton.

Penerapan prinsip industri hijau tersebut berjalan seiring dengan efektivitas proses produksi. Precast Plant WSBP Prambon mencatat OEE sebesar 99,24% pada produk putar dan 94,93% pada produk non-putar. Efektivitas tersebut mendukung proses produksi yang optimal sehingga kebutuhan pelanggan terhadap produk beton dapat dilayani dengan proses yang semakin efisien dan konsisten.

Sementara dari aspek lingkungan, Waskita Beton Precast menerapkan pengelolaan air limbah dalam kegiatan operasional serta melakukan pengendalian terhadap emisi gas rumah kaca. Precast Plant WSBP Prambon mencatat intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 14,89 tCO₂eq per ton produk. Penerapan pengelolaan lingkungan tersebut menjadi bagian dari proses produksi yang tidak hanya memperhatikan output, tetapi juga penggunaan sumber daya dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

“Sertifikat Standar Industri Hijau memperkuat upaya kami untuk menghadirkan produk beton melalui proses produksi yang semakin efisien, terukur, dan memperhatikan aspek lingkungan. Bagi pelanggan, ini menjadi bagian dari nilai tambah yang kami hadirkan seiring dengan berkembangnya kebutuhan industri konstruksi terhadap produk dan proses yang semakin bertanggung jawab,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast.

Penerapan prinsip keberlanjutan Waskita Beton Precast juga diperluas hingga kegiatan di luar proses produksi. Melalui WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability, setiap 10 batang spun pile yang terkirim menjadi dasar untuk penanaman satu pohon baru. Dari pengiriman spun pile yang berasal dari Precast Plant WSBP Prambon, telah direalisasikan penanaman sebanyak 1.366 pohon, yang menjadi bagian dari total 10.482 pohon yang telah ditanam melalui program tersebut. Inisiatif ini menghubungkan aktivitas bisnis dengan upaya memberikan manfaat bagi lingkungan.

Bagi masyarakat dan industri konstruksi, penerapan prinsip industri hijau menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan. Karena itu, Waskita Beton Precast terus memperluas penerapan standar dan praktik produksi di seluruh unit produksinya, dengan tetap menjaga mutu produk, efisiensi proses, pengelolaan lingkungan, dan tata kelola perusahaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Waskita Beton Precast untuk menghadirkan produk dan solusi beton yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pembangunan, tetapi juga dihasilkan melalui proses yang semakin efisien dan memperhatikan keberlanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saat Kuliner Jepang Makin Dekat dengan Keseharian, Janji Jiwa Hadirkan “A Twist of Japan” bersama Chef Ray Janson

Jakarta, 23 September 2026 — Kuliner Jepang terus menemukan tempatnya di
tengah selera masyarakat Indonesia. Mulai dari sajian utama seperti sushi dan
ramen yang disajikan di restoran hingga pilihan yang lebih kasual
seperti onigiri, takoyaki, dan berbagai agemono (pilihan makanan
yang digoreng).

Sebuah studi yang mengulas perilaku Gen Z dalam memilih Japanese
food
di Jakarta Selatan pada tahun 2025 lalu juga menunjukkan bahwa 45%
responden mengonsumsi Japanese food sebanyak 1-2 kali per bulan,
sementara 35% mengonsumsinya 3-4 kali dan 20% lebih dari empat kali dalam
sebulan. Studi yang sama menemukan bahwa cita rasa menjadi faktor utama dalam
pemilihan Japanese food, disusul oleh pertimbangan harga, lokasi,
rekomendasi media sosial, dan pengalaman menarik secara visual dan emosional.
Sejalan dengan temuan tersebut, Agriculture & Food Affairs Department
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, menyebutkan jumlah restoran Jepang di
Indonesia pada tahun ini pun mencapai sekitar 6.500 gerai, menjadikannya yang
terbanyak di Asia Tenggara.

Popularitas tersebut juga membuka ruang bagi eksplorasi baru.
Alih-alih hanya menghadirkan hidangan Jepang dalam bentuk konvensional,
sejumlah pelaku industri kuliner mulai menerjemahkan elemen rasa yang familiar
ke dalam format yang lebih dekat dengan keseharian konsumen.

Pendekatan inilah yang diangkat Janji Jiwa, salah satu brand
dalam JIWA Group, melalui kolaborasi terbarunya bersama chef dan restaurateur
Ray Janson. Bertajuk “A Twist of Japan,” kolaborasi ini
mengeksplorasi karakter Japanese-inspired flavors melalui sajian
toast
yang praktis dan easy-to-go.

Bagi Janji Jiwa, eksplorasi tersebut menjadi cara untuk melihat
kembali bagaimana sebuah sajian yang sudah familiar dapat dikembangkan melalui
perspektif baru. Sementara bagi Ray, kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk
menerjemahkan pengalamannya di berbagai dapur dan lanskap kuliner ke dalam
sajian yang tetap approachable bagi konsumen Indonesia.

CEO JIWA Group, Billy Kurniawan, mengatakan, “Kolaborasi dengan Chef Ray
Janson menjadi salah satu cara kami untuk terus mengeksplorasi hal-hal baru dan
menghadirkan pengalaman yang relevan bagi Teman Sejiwa. Dengan pengalaman Ray
di industri kuliner serta pendekatannya yang eksploratif terhadap makanan, kami
melihat adanya keselarasan dengan semangat Janji Jiwa untuk terus berinovasi.
Melalui A Twist of Japan, kami ingin melihat bagaimana karakter toast Janji
Jiwa yang sudah familiar dapat dieksplorasi melalui perspektif dan inspirasi
baru.”

Di balik eksplorasi tersebut adalah Ray Janson, seorang chef,
restaurateur,
dan podcaster yang telah berkiprah di industri kuliner
selama lebih dari 15 tahun. Perjalanan profesionalnya mencakup pengalaman di
sejumlah dapur ternama di Prancis, Australia, dan Denmark, termasuk L’Atelier
de Joël Robuchon St. Germain di Paris, Quay di Sydney, serta Noma dan Kadeau di
Copenhagen.

Lulusan Le Cordon Bleu Paris tersebut kemudian melanjutkan kiprahnya
di Indonesia sebagai chef, restaurateur, dan entrepreneur. Ia
merupakan pemilik SEBA Blok M, Japanese izakaya and sake bar, serta
dikenal melalui Ray Janson Radio, podcast yang mengangkat berbagai
cerita dan figur di industri food and beverage Indonesia. Ray juga saat
ini berperan sebagai Kepala Bidang Komunikasi dan Media di Dewan Kuliner
Indonesia.

Dengan latar belakang tersebut, pendekatan Ray dalam kolaborasi ini
bukan sekadar menghadirkan elemen Jepang, melainkan mencari cara agar karakter
rasa tersebut tetap dapat diterima dalam konteks makanan sehari-hari.

“Kolaborasi dengan JIWA Group menjadi satu pengalaman yang membawa
challenge baru bagi saya. Toast Janji Jiwa telah dikenal luas dan menjadi
favorit banyak orang. Tantangannya bukan hanya bagaimana membawa inspirasi
Japanese food ke dalam format yang tetap approachable, familiar, dan
easy-to-enjoy untuk masyarakat Indonesia, tetapi juga bagaimana menjaga
kualitas dan karakter produk agar tetap konsisten ke depannya,” ujar Ray
Janson.

Eksplorasi tersebut kemudian diwujudkan melalui dua kreasi terbaru
Janji Jiwa, yaitu Goma Chicken Toast dan Menchi Beef Katsu Toast.

Goma Chicken Toast memadukan toasted bread dengan ayam crispy
bercita rasa pedas, kol segar, mayones creamy, saus wijen gurih, dan
bawang putih goreng aromatik. Perpaduan tersebut menghadirkan rasa gurih dan
tekstur renyah, dengan karakter wijen (sesame) dan bawang putih goreng (fried
garlic)
yang memperkaya keseluruhan sajian.

Sementara itu, Menchi Beef Katsu Toast menghadirkan toasted bread
dengan crispy beef menchi katsu, kol segar, dan mayones mustard
creamy,
serta saus Japanese-style dengan karakter rasa manis dan
gurih.

Kedua menu tersebut menjadi interpretasi A Twist of Japan terhadap
bagaimana Japanese-inspired flavors dapat hadir dalam format yang lebih
familiar. Bukan sebagai hidangan Jepang konvensional, melainkan sebagai everyday
comfort food
yang praktis dinikmati di tengah aktivitas sehari-hari.

Melalui kolaborasi ini, Janji Jiwa dan Chef Ray Janson menghadirkan
satu perspektif baru terhadap tren kuliner Jepang di Indonesia: bahwa
eksplorasi rasa tidak selalu harus berarti sesuatu yang asing. Justru dengan
membawa karakter yang sudah dikenal ke dalam format yang familiar, cita rasa
baru dapat menjadi bagian dari keseharian.

“Kami berharap A Twist of Japan dapat diterima dengan baik oleh
masyarakat Indonesia, khususnya para penikmat toast Janji Jiwa. Kami
ingin dua kreasi ini menjadi pilihan baru bagi mereka yang ingin menikmati cita
rasa yang familiar dengan pengalaman yang sedikit berbeda bersama Janji Jiwa,”
tutup Billy.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Panduan Membersihkan Kandang Kucing Dengan Benar

Kandang kucing adalah area paling krusial yang menentukan tingkat kenyamanan dan kesehatan anabul di dalam rumah Pawfriends. Memelihara hewan peliharaan bukan sekadar memberinya makan, tetapi juga memastikan lingkungan tempat tinggalnya tetap bersih, higienis, dan bebas dari sumber penyakit. Sering kali, pemilik anabul kurang menyadari bahwa kandang kucing yang jarang dibersihkan dapat memicu berbagai masalah serius, mulai dari stres pada anabul hingga penyebaran bakteri ke seluruh penjuru rumah.

Menjaga kebersihan kandang kucing sebenarnya bukanlah tugas yang sulit jika Pawfriends sudah mengetahui rutinitas dan teknik yang benar. Memahami kapan dan bagaimana cara mensterilkan kandang kucing akan menciptakan suasana rumah yang nyaman bagi Pawfriends, sekaligus memastikan anabul terhindar dari penyakit kulit maupun masalah pernapasan. Artikel ini akan membedah secara lengkap panduan merawat kandang kucing, indikator kebersihan yang wajib diperhatikan, serta solusi praktis untuk menjaga tempat buang air peliharaan Anda tetap higienis.

Mengapa Kebersihan Kandang Kucing Sangat Penting?

Sebelum membahas langkah-langkah pembersihannya, Pawfriends harus menyadari apa saja dampak buruk dari membiarkan kandang kucing kotor terlalu lama. Anabul adalah hewan yang sangat mengutamakan kebersihan; mereka bahkan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menjilati tubuhnya sendiri (self-grooming). Jika mereka dipaksa tinggal di dalam kandang kucing yang penuh dengan sisa kotoran dan bau urine, mereka akan merasa sangat stres.

Lebih jauh lagi, kandang kucing yang lembap dan kotor merupakan tempat ideal bagi parasit, kutu, dan jamur untuk berkembang biak. Oleh karena itu, rutinitas membersihkan kandang kucing tidak hanya berfungsi untuk menghilangkan bau tak sedap, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mencegah kucing kesayangan Pawfriends bolak-balik ke dokter hewan akibat infeksi saluran kemih maupun penyakit kulit.

Cara Membersihkan Kandang Kucing Secara Efektif

Bagi Pawfriends yang ingin memastikan kesehatan anabulnya terjaga, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membersihkan kandang kucing secara menyeluruh:

1. Buang Kotoran Padat Setiap Hari

Langkah paling mendasar dalam merawat kandang kucing adalah menyerok (scooping) kotoran padat dan gumpalan urine setiap harinya. Jangan biarkan kotoran tersebut menumpuk, karena gas amonia yang dihasilkan akan merusak kualitas udara di dalam ruangan.

Rekomendasi Artikel Lainnya: Rutinitas Membersihkan Litter Box agar Kucing Nyaman

2. Cuci Seluruh Bagian Seminggu Sekali

Membersihkan bagian dalam saja tidak cukup. Setidaknya seminggu sekali, Pawfriends harus mengosongkan seluruh isi kandang kucing dan mencucinya menggunakan sabun atau cairan pembersih enzim khusus hewan peliharaan. Pastikan Anda menggosok setiap sudut agar bersih maksimal.

3. Keringkan Secara Sempurna

Setelah dicuci bersih, pastikan kandang kucing dikeringkan secara sempurna di bawah sinar matahari atau dilap hingga benar-benar tidak ada sisa air. Menjemur perlengkapan anabul sangat direkomendasikan karena sinar ultraviolet alami mampu membunuh kuman yang tersisa.

4. Ganti Pasir Secara Berkala

Sebersih apa pun Pawfriends mencuci wadahnya, jika pasir di dalam kandang kucing tidak diganti baru secara teratur, bau tidak sedap akan terus muncul. Lakukan penggantian pasir secara total sesuai dengan rekomendasi jenis pasir yang Anda gunakan.

Simpulan

Menjaga rutinitas di atas adalah kunci utama. Pawfriends bisa memastikan bahwa sebuah kandang kucing sudah benar-benar bersih ketika tidak ada lagi aroma menyengat yang tertinggal di udara. Selain itu, anabul akan terlihat lebih rileks, mau makan dengan lahap, dan tidak ragu untuk masuk kembali ke dalam kandang kucing miliknya. Pada akhirnya, kebersihan kandang kucing akan menciptakan sirkulasi udara rumah yang segar dan kehidupan anabul yang jauh lebih sehat.

Rekomendasi Artikel Lainnya: Cara Mengatasi Bau Kotoran Kucing agar Rumah Tetap Segar

Solusi Bebas Bau Kandang Kucing dengan Deo-toilet dari Unicharm Indonesia

Apa pun tipe wadah toilet atau kandang kucing yang Pawfriends pilih, masalah bau kotoran tetap menjadi tantangan utama dalam merawat anabul di rumah. Untuk menjaga kebersihan tempat buang air anabul di sekitar kandang kucing, penggunaan sistem toilet yang higienis dan inovatif sangatlah diperlukan. Di sinilah Deo-toilet dari Unicharm Indonesia hadir sebagai jawaban praktis untuk menciptakan lingkungan hunian yang selalu segar.

Keunggulan Deo-toilet dari Unicharm Indonesia untuk Mengatasi Bau:

1. Menyerap bau dengan sistem 2x Penyaringan Bau.

2. Menggunakan pasir zeolite khusus tahan hingga 1 bulan, kering dalam 25 detik, dan tidak menggumpal.

3. Dilengkapi underpad penyerap urine 99.9% Anti Bakteri, membuat area toilet tetap kering.

4. Permukaan underpad berwarna putih, memudahkan memeriksa kesehatan kucing melalui warna urin.

5. Maksimal menyerap bau dan underpad cukup diganti tiap 1 minggu.

6. Mampu mengurangi sampah sampai 58% daripada pasir biasa.

7. Desain praktis dan aesthetic.

Memilih sistem yang tepat serta memanfaatkan keunggulan Deo-toilet dari Unicharm Indonesia adalah kombinasi terbaik demi menjaga kebersihan kandang kucing secara menyeluruh. Hal ini akan membebaskan rumah dari bau tak sedap, sekaligus memberikan kenyamanan luar biasa bagi sahabat bulu kesayangan para Pawfriends di rumah.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Pasir kotoran kucing dibuang kemana?

Pasir dan kotoran yang diambil dari dalam kandang kucing sebaiknya dibungkus rapat menggunakan kantong plastik terpisah lalu dibuang ke tempat sampah luar ruangan untuk mencegah penyebaran bakteri.

2. Cairan apa yang bisa menghilangkan bau kotoran kucing?

Pawfriends dapat menggunakan cairan pembersih khusus berbahan dasar enzim (enzymatic cleaner) untuk menetralisir protein penyebaran bau di area sekitar kandang kucing Anda.

3. Bagaimana cara agar kandang kucing tidak bau?

Untuk menjaga udara tetap segar, Pawfriends harus menyerok kotoran secara rutin setiap hari, menyediakan sirkulasi udara yang baik, dan menggunakan sistem penyaringan bau berkualitas di area kandang kucing tersebut.

4. Bagaimana cara membersihkan kotoran kucing dengan benar?

Gunakan sekop khusus untuk memisahkan kotoran dari pasir yang bersih, buang ke dalam plastik tertutup, lalu semprotkan penetral bau sebelum meletakkan kembali wadah buang airnya ke dalam kandang kucing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Belitung Setelah UNESCO Geopark: Slow Traveling di Pulau yang Baru Ditemukan Dunia

Pulau yang Baru Saja Ditemukan Dunia

Sebuah pita tipis aspal berkelok melalui desa-desa rindang yang memeluk garis pantai Belitung. Sesekali, sebuah skuter—penuh penumpang—melintas. Rasanya seperti memiliki pulau Indonesia ini hampir untuk diri sendiri. Pulau berbentuk sepatu bot di lepas pantai Sumatra ini sering dijuluki “Maldives-nya Indonesia” berkat terumbu perawannya, laut turquoise, formasi granit Triasik, dan pengakuan status UNESCO Global Geopark yang dikonfirmasi tahun lalu—sebuah penetapan yang bertujuan melindungi lingkungan alam dan mendorong pembangunan holistik dan berkelanjutan.

Hingga kini, Belitung masih berada di luar jalur wisata arus utama. Namun, berkat pengakuan UNESCO, penerbangan langsung baru dari Singapura, dan hotel-hotel ramah lingkungan yang mulai beroperasi, kondisi ini tidak akan bertahan lama. Warga lokal sama antusiasnya menyambut tamu baru, namun mereka juga bertekad menciptakan cetak biru untuk pariwisata berkelanjutan.

Bukit Peramun: Gerbang ke 17 Geosite

Ada 17 geosite yang tersebar di seluruh pulau. Yang pertama dikunjungi adalah Bukit Peramun, sebuah taman berjarak 30 menit berkendara dari pantai. Pemandu lokal, Jimie Afrian, memandu melalui hutan kayu besi dan pohon ara liar, menuju puncak saat matahari terbenam. Sepanjang jalur yang dipenuhi dedaunan, ia menunjukkan akar ginseng yang diubah menjadi obat herbal dan Batu Kember (Batu Kembar), yang dahulu digunakan untuk mengonfirmasi apakah seseorang siap menikah. Remaja dari lima desa sekitar akan mendaki hutan dan berdiri di antara batu granit raksasa, merentangkan tangan. Jika mereka bisa menyentuh kedua batu dengan kedua tangan, mereka dianggap telah mencapai kedewasaan.

Ada masa ketika pengunjung bisa menjelajahi jalur ini sendirian; kini semua orang memerlukan pemandu untuk menemani mereka melalui hutan yang dikelola komunitas ini, yang menjadi rumah bagi trenggiling, rangkong, dan kancil.

Tarsius Belitung: Bintang Sejati yang Terancam

Saat berdiri di platform pandang kayu yang menghadap lanskap tambal sulam yang dihiasi pertanian, perkebunan kelapa sawit, dan hutan, Afrian tampak sangat menyadari tanggung jawabnya. “Ini hanya 60 hektar, tapi kami akan melindunginya,” ujarnya, menatap ke kejauhan. Matahari akan terbenam, jadi kami melanjutkan ke titik tertinggi di taman, di mana warga lokal telah membuat restoran pop-up. Di sini, pengunjung menikmati pemandangan pedesaan yang panoramik sambil menyeruput teh dan mencelupkan potongan singkong segar ke madu lokal. Langit di atas taman mengalahkan filter ponsel mana pun. Warnanya berubah menjadi nuansa oker dan lilac saat matahari turun di balik perbukitan di cakrawala. Sungguh menakjubkan, tetapi matahari terbenam bukanlah acara utama. Untuk itu, kami perlu kembali ke hutan. Para penjaga sudah berjalan di depan kami dengan lampu inframerah untuk menemukan bintang sejati taman ini—tarsius Belitung yang terancam punah.

Sudut Pandang: Slow Traveling sebagai Bentuk Perlindungan

Pengakuan UNESCO bukan sekadar gelar, melainkan komitmen. Belitung menunjukkan bahwa pariwisata dapat menjadi alat konservasi jika dikelola dengan benar. Dengan 17 geosite yang tersebar, setiap kunjungan harus didampingi pemandu lokal—bukan untuk membatasi, melainkan untuk memastikan bahwa pengetahuan dan nilai ekologis tersampaikan dengan benar.

Bagi wisatawan yang lelah dengan destinasi yang penuh sesak, Belitung menawarkan ritme yang berbeda. Slow traveling bukan tentang mencapai sebanyak mungkin tempat dalam waktu sesingkat mungkin, melainkan tentang meresapi setiap momen—menyaksikan tarsius melompat dari satu dahan ke dahan lain, mendengarkan cerita rakyat dari pemandu, dan menyadari bahwa keindahan sejati Belitung terletak pada keseimbangan antara alam dan manusia.

Cacco Menjalin Kemitraan Bisnis dengan Perusahaan AI Commerce Indonesia, bitbybit Studio

Cacco, Inc. (Kantor Pusat: Minato-ku, Tokyo;
Presiden Direktur: Hiroyuki Iwai; Kode Saham: 4166; selanjutnya disebut
“Cacco”), penyedia layanan deteksi kecurangan No. 1 di Jepang*1 yang turut
membangun infrastruktur belanja daring yang aman, telah menjalin kemitraan
bisnis dengan PT Benar Benar Bagus (bitbybit Studio) (Kantor Pusat: Graha
Mampang, Lantai 3 Suite 305, Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan,
Indonesia; Partnership Manager: Hanna Dela; selanjutnya disebut “bitbybit
Studio”), perusahaan berbasis di Jakarta yang mengoperasikan platform commerce
bertenaga AI agent di WhatsApp.

*1:
Tokyo Shoko Research, “Survei Jumlah Situs E-Commerce Jepang yang Menggunakan
Layanan Deteksi Kecurangan Berbayar,” per akhir Maret 2026.

Melalui kemitraan ini, Cacco akan mendorong
adopsi layanan deteksi kecurangannya, yaitu “O-PLUX Payment Protection” dan
“O-PLUX Account Protection”, di kalangan merchant dan brand e-commerce yang
didukung oleh bitbybit Studio, sehingga memperluas penerapan layanan deteksi
kecurangan tersebut di pasar e-commerce Indonesia.

Melalui inisiatif ini, Cacco bertujuan
memanfaatkan teknologi dan keahlian deteksi kecurangan yang telah
dikembangkannya di Jepang untuk turut mewujudkan lingkungan digital commerce
yang sehat dan tepercaya di pasar e-commerce Indonesia.

■Latar Belakang Kemitraan

Cacco secara aktif memperkuat kemitraannya di
kawasan Asia Tenggara melalui kolaborasi dengan perusahaan pembayaran,
perusahaan teknologi digital, dan berbagai asosiasi industri. Kemitraan ini
merupakan bagian dari upaya berkelanjutan tersebut, yang bertujuan untuk turut
mewujudkan lingkungan digital commerce yang aman dan tepercaya di pasar
e-commerce Indonesia.

bitbybit Studio menyediakan platform yang
menggunakan AI agent※2 di
WhatsApp※3 untuk mendukung merchant
e-commerce secara menyeluruh, mulai dari customer engagement, penerimaan
pesanan, customer support, hingga marketing dalam satu platform, dan telah
digunakan oleh lebih dari 1.000 brand di 50+ negara, termasuk Indonesia. Dengan
menggabungkan jaringan dan pengalaman bitbybit bersama merchant e-commerce
lokal dengan teknologi serta keahlian pencegahan kecurangan milik Cacco, kedua
perusahaan bertujuan memperkuat kepercayaan dan keamanan di ekosistem digital
commerce Indonesia yang terus berkembang.

*2:
AI Agent: Sistem otonom yang memahami data kontekstual untuk mengambil
keputusan dan melakukan tindakan secara mandiri atas nama manusia.
*3: WhatsApp: Salah satu aplikasi perpesanan gratis terbesar di dunia yang
disediakan oleh Meta, digunakan oleh lebih dari 3 miliar pengguna di lebih dari
180 negara.

[Ringkasan
Kemitraan]

■Komentar dari Hanna Dela, Partnership Manager bitbybit Studio

Seiring dengan terus berkembangnya digital
commerce di Indonesia, kepercayaan dan keamanan menjadi semakin penting, baik
bagi pelaku bisnis maupun konsumen. Melalui kemitraan dengan Cacco, kami ingin
menggabungkan ekosistem commerce lokal bitbybit dan kemampuan customer
engagement berbasis AI dengan keahlian deteksi kecurangan Cacco yang telah
teruji. Bersama-sama, kami berharap dapat membantu brand menciptakan pengalaman
digital commerce yang lebih aman dan lancar bagi pelanggan mereka.

■Rencana ke Depan

Dengan memanfaatkan layanan deteksi kecurangan
“O-PLUX Payment Protection” dan layanan deteksi login mencurigakan “O-PLUX
Account Protection,” Cacco akan mendukung merchant dan brand e-commerce dalam
ekosistem bitbybit untuk mengatasi pesanan palsu dan login mencurigakan.
Melalui hal ini, Cacco bertujuan menghadirkan pengalaman digital commerce yang
aman dan tepercaya, baik bagi pengguna maupun merchant di pasar Indonesia.
Selain itu, dengan memanfaatkan jaringan luas bitbybit atas brand dan merchant
lokal serta pemahamannya terhadap pasar Indonesia, kedua perusahaan berencana
memperluas jangkauan “O-PLUX Payment Protection” dan “O-PLUX Account
Protection” ke lebih banyak bisnis.

■Tentang Layanan Deteksi
Kecurangan “O-PLUX”

https://caccoglobal.com/

“O-PLUX,” layanan deteksi kecurangan milik
Cacco, merupakan layanan cloud yang mendeteksi login mencurigakan dan pesanan
palsu yang terjadi di situs e-commerce, sehingga membantu mencegah kerugian
akibat penyalahgunaan dan kebocoran informasi. Layanan ini menggabungkan
analisis alamat IP, identifikasi perangkat, dan deteksi bot untuk menghadirkan
langkah pencegahan login mencurigakan dengan akurasi tinggi. O-PLUX juga
memanfaatkan shared negative database No. 1 di Jepang serta fitur pencocokan
data (record-matching) berpaten untuk mengotomatisasi dan menyederhanakan
proses screening, sehingga membantu mengurangi risiko dan mengoptimalkan
operasional merchant.

■Tentang bitbybit Studio

Bitbybit Studio (PT Benar Benar Bagus) adalah
perusahaan teknologi AI commerce yang berbasis di Indonesia. Melalui platform
commerce berbasis AI miliknya, bitbybit memungkinkan brand dan merchant
mengelola customer engagement, marketing, commerce, dan CRM di WhatsApp serta
berbagai kanal digital lainnya. AI agent no-code miliknya menangani berbagai
hal, mulai dari respons percakapan yang memahami konteks, rekomendasi produk,
pemulihan keranjang belanja (cart recovery), hingga memandu pelanggan hingga checkout,
sehingga membantu merchant e-commerce meningkatkan pengalaman pelanggan dan
mendorong pertumbuhan penjualan. Bitbybit Studio digunakan oleh lebih dari 1.000 brand
di 50+ negara dan merupakan Meta Tech Partner resmi serta Shopify Partner.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran PTPN Group bagi Ketahanan Pangan Nasional

JAKARTA — PT Perkebunan Nusantara I (Persero), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), meraih Anugerah Mahayuga dari Garuda TV sebagai institusi yang dinilai berkontribusi strategis dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka memperingati tiga tahun perjalanan Garuda TV di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (9/8/2026). Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan diterima langsung Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras.

Anugerah Mahayuga merupakan apresiasi Garuda TV kepada tokoh dan institusi yang dinilai memberikan kontribusi serta dampak positif bagi masyarakat dan bangsa. Bagi PTPN I, penghargaan tersebut menegaskan pentingnya peran perkebunan dalam mendukung ketahanan pangan dan energi, pengelolaan aset negara, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi seluruh insan perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas kontribusi bagi negara.

“Penghargaan ini bukan semata-mata tentang PTPN I, tetapi tentang seluruh insan perkebunan yang terus menjaga amanah negara. Perkebunan memiliki posisi strategis karena menyangkut pangan, energi, lapangan kerja, ekonomi masyarakat, sekaligus pengelolaan aset negara,” kata Rivai.

Menurut Rivai, mandat PTPN I tidak berhenti pada produksi komoditas. Pengelolaan perkebunan harus mampu meningkatkan produktivitas aset, menciptakan nilai tambah, dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial secara berkelanjutan. Karena itu, PTPN I terus melanjutkan transformasi perusahaan melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, digitalisasi, sumber daya manusia, serta peningkatan kinerja operasional dan finansial.

Transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi dan rantai nilai komoditas, sehingga perkebunan tidak hanya menghasilkan bahan baku, tetapi mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar dan memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Tantangannya bukan sekadar bagaimana menghasilkan komoditas, tetapi bagaimana seluruh rantai nilai perkebunan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian nasional,” ujar Rivai.

Dalam proses tersebut, PTPN I menempatkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sebagai satu kesatuan dalam pengelolaan aset negara. Prinsip keberlanjutan menjadi fondasi agar aset perkebunan tetap produktif dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Tugas kita adalah memastikan warisan aset negara ini tetap produktif, lestari, dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang,” kata Rivai.

Dedikasi bagi Insan PTPN I

Rivai menegaskan Anugerah Mahayuga dipersembahkan kepada seluruh insan PTPN I yang terus menjaga produktivitas perkebunan, mengelola aset negara, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Setiap jengkal lahan yang kita kelola, setiap komoditas yang kita hasilkan, dan setiap nilai tambah yang kita ciptakan harus bermuara pada kontribusi bagi Indonesia,” ujar Rivai.

Selain PTPN I, Anugerah Mahayuga juga diberikan kepada sejumlah tokoh dan institusi dalam berbagai kategori, di antaranya Dr. Taufiq Supriyadi, Harita Nickel, Melan Achmad, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, PT PLN (Persero), Musim Mas, dan Rosita Istiawan.

Bagi PTPN I, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk semakin menegaskan posisi perkebunan sebagai bagian strategis dari pembangunan nasional, produktif dalam mengelola aset, progresif dalam menciptakan nilai tambah, dan berkelanjutan dalam memberikan manfaat bagi Indonesia.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), PTPN I terus memperkuat kontribusi perkebunan melalui pengelolaan aset yang produktif, penciptaan nilai tambah, serta penerapan prinsip keberlanjutan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

45 Tahun Berkarya untuk Indonesia, BINUS University Buka Kolaborasi Masa Depan Dunia Kerja melalui BINUS HR Tech Summit 2026

Dalam momentum 45
tahun perjalanan BINA NUSANTARA dalam menghadirkan kontribusi melalui
pendidikan, inovasi, dan kolaborasi bagi Indonesia, BINUS University kembali
membuka ruang dialog lintas sektor melalui BINUS HR Tech Summit 2026.

Mengusung tema “HR
Tech Beyond Automation: The Rise of Agentic AI”
, kegiatan ini mempertemukan
para pemimpin industri, praktisi Human Resources (HR), technology experts,
akademisi, serta pemerintah untuk membahas bagaimana perkembangan Artificial
Intelligence (AI) membentuk masa depan dunia kerja yang semakin adaptif, inovatif,
dan tetap berpusat pada manusia.

Hadir membuka acara, President
of BINUS Higher Education, Stephen Wahyudi Santoso
menyampaikan bahwa BINUS
HR Tech Summit menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai perspektif antara
industri, HR, teknologi, dan pendidikan.

“Forum seperti
ini bukan hanya tentang membicarakan teknologi, tetapi tentang bringing people
together, mempertemukan berbagai perspektif agar kita dapat belajar satu sama
lain dan menemukan peluang kolaborasi baru.”

Beliau juga
mengapresiasi kehadiran para speakers, partners, guests, dan peserta yang
menjadi bagian dari forum ini untuk bersama-sama membangun masa depan dunia
kerja yang lebih inovatif dan people-centric.

Dalam kesempatan yang
sama, Rektor BINUS University menekankan bahwa perkembangan AI membawa
perubahan besar terhadap cara manusia bekerja, memimpin, dan mengembangkan
talenta.

Menurutnya, tantangan
utama di era teknologi bukan hanya bagaimana manusia menggunakan AI, tetapi
bagaimana memastikan teknologi dapat memperkuat peran manusia dalam menciptakan
dampak yang lebih besar.

“Masa depan
bukan tentang human versus AI. Masa depan adalah tentang what humans can
achieve with AI, dan bagaimana kita memastikan bahwa kemajuan teknologi selalu
diarahkan untuk menciptakan kehidupan, pekerjaan, dan masyarakat yang lebih
baik.”

Mengacu pada
perkembangan kebutuhan kompetensi global, kemampuan manusia seperti analytical
thinking, creative thinking, resilience, leadership, serta curiosity and
lifelong learning
menjadi semakin penting di tengah meningkatnya kebutuhan
terhadap AI, big data, dan technological literacy.

Hal ini menunjukkan
bahwa talenta masa depan bukan hanya mereka yang mampu menggunakan teknologi,
tetapi juga mereka yang mampu berpikir kritis, beradaptasi, berkolaborasi, dan
mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Melalui BINUS HR Tech
Summit 2026, BINUS University mengajak seluruh ekosistem untuk bersama-sama
membangun pemahaman bahwa transformasi digital membutuhkan sinergi antara
manusia, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor.

Sebagai bagian dari
komitmen fostering and empowering the society in building and serving the
nation
, BINUS terus menghadirkan berbagai inisiatif yang menghubungkan
pendidikan dengan kebutuhan industri, sekaligus mempersiapkan talenta yang siap
menghadapi perubahan global.

BINUS HR Tech Summit
2026 menghadirkan:

●     
1,200+ visitors

●     
500 industry representatives

●     
15 speakers

●     
7 sessions

●     
20 exhibitors

Melalui conference,
exhibition, dan networking opportunities, peserta mendapatkan kesempatan untuk
mengeksplorasi berbagai inovasi dalam bidang Artificial Intelligence, digital
transformation, talent management, people analytics, dan future of work.

Dengan semangat 45 tahun perjalanan BINA
NUSANTARA
, BINUS University akan terus membuka ruang kolaborasi untuk
menghadirkan solusi, membangun talenta, dan menciptakan dampak positif bagi
masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES