Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Unitree, pemimpin global untuk robot humanoid dan quadruped enterprise, meluncurkan As2, platform robot industri andalan yang tersedia dalam dua versi: berkaki dan beroda. Keduanya mengangkut payload 15 kg atau lebih secara kontinu, menggunakan aksesori dan baterai yang sama, serta mendukung integrasi terbuka untuk sensor dan perangkat pihak ketiga.

Robot quadruped As2 dirancang untuk survei pertambangan, inspeksi gardu induk, patroli pabrik, serta riset robotika di universitas dan bidang AI. Halo Robotics, distributor resmi tunggal di Indonesia untuk Unitree, kini menghadirkan kedua versi tersebut di Indonesia.

“As2 adalah terobosan pasar yang revolusioner, menjadikan platform robot quadruped tercanggih di dunia mudah digunakan dan tersedia pada harga yang terjangkau untuk adopsi massal di berbagai industri,” ujar Johannes Soekidi, Managing Director Halo Robotics.

“Ini momen besar yang serupa dengan peluncuran seri drone Mavic oleh DJI: menjadikan platform teknologi canggih menjadi compact dan mudah digunakan, pada harga yang mudah disetujui seorang operations manager. As2 dapat dikustomisasi dengan mudah, dioperasikan sepenuhnya secara otomatis untuk operasi 24/7, dan berharga sepertiga dari kompetitor terdekat yang ada. Kami memperkirakan As2 akan digunakan secara luas di sektor pertambangan, energi, kelistrikan, dan industri berat di Indonesia, sekaligus mendukung generasi baru peneliti AI dan engineer robotika Indonesia,” tambahnya.

Kaki atau Roda

As2 berjalan dengan empat kaki. Robot ini menaiki tangga hingga 25 cm, mampu menanjak hingga 40°, dan mengangkut 15 kg secara kontinu dengan beban statis 65 kg. Kaki cocok untuk area dengan tangga, ruang dalam pabrik, scaffolding, dan medan tidak rata yang tidak dapat dilalui roda.

As2-W menambahkan roda di ujung setiap kaki. Robot ini mencapai 6 m/s, menempuh 30 km per pengisian baterai, dan mengangkut 16 kg secara kontinu dengan beban statis 150 kg, sekaligus menaiki undakan 30 cm dan hambatan hingga 0,8 m. Roda unggul pada jarak dan kecepatan. Kaki unggul pada medan paling sempit dan paling berat.

Keduanya memiliki tingkat proteksi IP54, baterai 15.000 mAh, dan akses pengembangan terbuka. As2 menggunakan 12 motor sendi, As2-W menggunakan 16.

Lini As2 Edu

Lini Edu adalah keseluruhan jajaran komersial dan riset: Standard, Smart, Plus, dan Ultimate, dalam versi berkaki maupun beroda. Keempatnya hanya berbeda pada sensor dan komputasi AI onboard. Sasis, payload, dan mobilitas identik di seluruh lini, dan setiap konfigurasi mencakup semua fitur konfigurasi sebelumnya.

Apa yang Sebenarnya Diubah oleh Sensor

Dua sensor menjelaskan seluruh lini ini.

Depth camera memungkinkan robot mengenali apa yang dilihatnya: gauge, valve, orang, atau flange yang terkorosi. Tanpa depth camera, robot mendeteksi ada objek di depannya tetapi tidak dapat mengenali objek tersebut. Depth camera juga penting untuk pekerjaan yang melibatkan robotic arm, karena menggenggam objek memerlukan data kedalaman rapat pada jarak dekat yang tidak disediakan LiDAR.

LiDAR navigasi 360° membuat peta lokasi, lalu menentukan posisi robot di dalam peta tersebut. Inilah pembeda antara mesin yang dikendalikan operator dari jarak jauh dan mesin yang menjalankan rute tetap sendiri, kembali ke charging dock, lalu mengulang misi keesokan hari tanpa operator.

Namun tidak satu pun dari kedua sensor ini diperlukan untuk pergerakan. Menaiki tangga, bekerja di tanjakan, dan melintasi medan kasar berjalan dengan set sensor standar pada setiap konfigurasi, karena pergerakan berkaki bergantung pada umpan balik sendi dan keseimbangan, bukan pada kamera.

ISS 3.0 Intelligent Side-Follow

Setiap konfigurasi As2 Edu dilengkapi ISS 3.0, Intelligent Side-follow System dari Unitree. Robot berjalan di samping operator dengan akurasi posisi tingkat sentimeter, membawa peralatan, sampel, atau sensor sementara operator tetap bekerja.

ISS melacak posisi remote controller melalui sinyal wireless, bukan melalui kamera. Perbedaan ini penting di lokasi industri: sistem tetap melacak dalam kondisi debu, asap, dan kondisi minim cahaya, serta tidak terganggu oleh pakaian high-visibility atau oleh beberapa orang yang berdiri berdekatan. ISS 3.0 adalah generasi ketiga sistem ini, peningkatan dari ISS 2.0 yang digunakan pada seri Go2.

Pengembangan Terbuka dan SDK

Setiap konfigurasi Edu mendukung secondary development penuh. Unitree menyediakan toolchain terbuka untuk mendukungnya:

– unitree_sdk2 untuk kontrol low-level dan high-level dalam C++ dan Python

– Interface ROS dan ROS 2, plus model robot URDF dan USD untuk simulasi

– Environment reinforcement learning untuk NVIDIA Isaac Lab, Isaac Sim, dan MuJoCo, dengan workflow sim-to-real dan terrain generation

– point_lio_unilidar, implementasi SLAM yang diadaptasi untuk LiDAR Unitree

– Model terbuka UnifoLM, termasuk rilis world-model-action dan vision-language-action dari Unitree

– UniStore, platform aplikasi dan motion library Unitree

Tim melatih policy di simulasi, memvalidasinya, lalu menerapkannya ke robot fisik melalui interface yang sama. Seluruh stack bersifat terbuka.

Posisi As2 dalam Lini Unitree

As2 dibanderol mulai sekitar sepertiga harga A2, quadruped industri Unitree yang lebih besar. A2 tetap menjadi mesin yang lebih berat (payload kontinu 25 kg, proteksi IP56, torsi sendi 180 N·m) dan tetap menjadi jawaban tepat untuk tugas terberat. As2 menghadirkan kemampuan kelas industri dengan biaya yang jauh lebih rendah.

Pada lini konsumer, selisihnya berbalik. As2 Edu Standard dibanderol sekitar tiga kali lipat Go2 Pro, dan spesifikasinya menjelaskan alasannya:

Go2 Pro adalah platform demonstrasi dan tugas ringan yang mumpuni. As2 Edu dibangun untuk pekerjaan industri terjadwal dan untuk pengembangan.

Untuk Siapa

Pertambangan: inspeksi stockpile dan haul road, survei bawah tanah di area yang akses personelnya terbatas atau tidak aman.

Survei dan pemetaan: pengambilan data LiDAR mobile di dalam ruangan, bawah tanah, dan di bawah kanopi, tempat GNSS gagal dan drone tidak dapat beroperasi.

Gardu induk dan utilitas: rute inspeksi otomatis pada jadwal tetap, menggantikan pemantauan manual.

Minyak, gas, dan industri berat: patroli pabrik rutin, area terbatas dan berbahaya, deteksi hotspot dan kebocoran.

Riset AI dan robotika: akses sensor penuh, dukungan simulasi, dan secondary development terbuka pada setiap konfigurasi Edu.

Harga

Lini As2 Edu dimulai dari Rp 193.500.000 untuk As2 Edu Standard dan mencapai Rp 363.750.000 untuk As2-W Edu Ultimate. Semua harga belum termasuk PPN.

Harga lengkap per model beserta spesifikasinya tersedia di tabel perbandingan harga dan spesifikasi Unitree As2.

Harga khusus untuk universitas dan organisasi riset tersedia dengan dukungan Unitree. Hubungi Halo Robotics untuk detailnya.

Catatan tentang konfigurasi retail: Unitree juga meluncurkan versi retail As2. Harga untuk versi ini belum dikonfirmasi. Konfigurasi retail tidak mendukung secondary development, pemrograman kustom, atau akses SDK, dan tidak ditujukan untuk penerapan industri maupun penggunaan riset.

Ketersediaan

Lini As2 dan As2-W Edu tersedia sekarang melalui Halo Robotics serta melalui dealer dan reseller resmi di seluruh Indonesia, menjangkau seluruh industri utama. Halo Robotics adalah distributor resmi tunggal di Indonesia untuk Unitree, dan mengoperasikan pusat layanan purna jual resmi Unitree.

Hubungi Halo Robotics untuk mendapatkan rekomendasi dealer, reseller, atau system integrator yang tepat sesuai aplikasi spesifik, atau untuk menjadwalkan demonstrasi di lokasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Menantang asumsi bahwa otoritas intelektual dalam pengambilan keputusan strategis didominasi oleh laki-laki, Founder dan CEO Sanggabiz sekaligus Trainer, Dwi Andi Rohmatika yang biasa dikenal DA, mewakili Indonesia sebagai nomine dalam ajang 2026 Asia-Pacific Women’s Empowerment Principles (WEPs) Awards yang diselenggarakan oleh UN Women. Berkompetisi di Kategori Leadership Commitment, DA menyoroti perjalanan kepemimpinannya dalam memperjuangkan agensi ekonomi perempuan, mulai dari mengubah sistem untuk akar rumput hingga menduduki posisi sebagai eksekutif.

Yogyakarta, 17 September 2026 — Beranjak dari komitmen pribadi untuk mendobrak sistem patriarki di sektor ekonomi, Dwi Andi Rohmatika (DA) resmi menjadi nomine dalam ajang internasional 2026 Asia-Pacific WEPs Awards. Kepemimpinannya membawa narasi kuat bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat, melainkan pakar yang mampu mengarahkan pertumbuhan institusi berskala besar.

Perjalanan kepemimpinan DA bermula dari pengamatannya terhadap ketidakadilan struktural. Tumbuh di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, ia menyaksikan langsung bagaimana ketimpangan di wilayah pedesaan dan norma patriarki membatasi potensi ekonomi perempuan. Pengalaman ini mengekspos masalah mendasar di mana perempuan, termasuk para ibu, janda, pengasuh, dan pengusaha yang kerap kali dianggap tidak utuh secara finansial tanpa adanya validasi atau otoritas laki-laki.

Menjadi perempuan pertama di keluarga besarnya yang meraih gelar sarjana hingga menamatkan pendidikan master di Cambridge Judge Business School, DA mengubah keprihatinan personal tersebut menjadi misi berskala global. “Tidak boleh ada perempuan yang ditolak kesempatannya hanya karena ia berasal dari pedesaan, seorang janda, seorang ibu, pengasuh, atau diremehkan di ruangan yang didominasi laki-laki,” tegas DA dalam komitmen kepemimpinannya.

Saat ini, DA secara aktif duduk di ruang-ruang dewan direksi yang acap kali masih didominasi laki-laki. Ia tidak hadir sekadar sebagai perwakilan simbolis perempuan, melainkan diakui otoritas intelektualnya sebagai pakar yang memberikan masukan krusial terkait valuasi bisnis, strategi perusahaan, keuangan publik, restrukturisasi, serta transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI).

Untuk mewujudkan visinya dalam skala yang eksponensial, DA. mendirikan Sanggabiz. Melalui Sanggabiz, ia menerjemahkan teori bisnis tingkat tinggi menjadi perangkat praktis, seperti sistem dashboard dan digitalisasi Standard Operating Procedure (SOP) yang memanfaatkan AI, agar UMKM milik perempuan memiliki alat mumpuni untuk berjualan, mencatat, mengambil keputusan, dan bertumbuh.

DA juga memastikan perusahaan yang dipimpinnya merefleksikan nilai yang ia suarakan. Sanggabiz secara konsisten menerapkan model kerja inklusif, dengan 75% posisi kepemimpinan diisi oleh perempuan dan pengalokasian sekitar 10% representasi tim bagi komunitas disabilitas. Hingga saat ini, inisiatif edukasi publik yang dipimpin DA telah berhasil menjangkau lebih dari 20.000 peserta melalui 200 lebih sesi lokakarya, pelatihan, dan forum publik.

Pencapaian Dwi Andi Rohmatika di ajang 2026 Asia-Pacific WEPs Awards ini diharapkan dapat menunjukkan kepada generasi muda bahwa kepemimpinan sejati bagi perempuan berarti dipercaya secara utuh untuk membentuk arah dan kebijakan institusi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

96 unit Widya Load Scanner kini beroperasi di 19 wilayah Indonesia, akurasi 98% tersertifikasi Sucofindo, cegah kecurangan muatan tambang.

Yogyakarta, 17 September 2026 — Widya Robotics, perusahaan teknologi asal Yogyakarta yang mengembangkan solusi berbasis LiDAR dan kecerdasan buatan, mencatat sedikitnya 96 unit Widya Load Scanner kini beroperasi di 19 provinsi dan kota di seluruh Indonesia. Sebaran ini membentang dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Merauke di ujung timur Papua.

Widya Load Scanner adalah sistem pengukuran volume muatan truk dan dump truck berbasis teknologi LiDAR yang digunakan di sektor tambang dan konstruksi. Alat ini bekerja dengan cara memindai permukaan material saat truk masih bermuatan, kemudian memindai kembali kondisi bak truk setelah kosong. Selisih dari dua hasil pindaian tersebut menghasilkan volume aktual muatan yang diangkut, tanpa perlu proses manual yang rawan kesalahan atau manipulasi.

Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah unit terbanyak, yaitu 14 unit, disusul Sumatera Selatan dengan 12 unit, dan Jambi serta Banten yang masing-masing memiliki 10 unit. Di wilayah pertambangan Kalimantan, alat ini juga tersebar cukup merata, dengan Kalimantan Timur mencatat 9 unit dan Kalimantan Tengah 4 unit. Sementara di kawasan timur Indonesia, unit ini bahkan sudah menjangkau Merauke dengan 2 unit yang aktif digunakan.

Yang membuat teknologi ini berbeda dari sistem serupa di pasaran adalah proses sertifikasi independennya. Tingkat akurasi Widya Load Scanner, yang mencapai hingga 98 persen, telah diverifikasi oleh PT Sucofindo, lembaga inspeksi dan sertifikasi milik negara yang selama ini dikenal sebagai rujukan pengujian di berbagai sektor industri di Indonesia. Sertifikasi ini penting karena data volume muatan yang dihasilkan tidak lagi sekadar klaim teknis dari produsen, melainkan angka yang sudah melalui uji pihak ketiga dan dapat dipertanggungjawabkan secara bisnis maupun hukum.

CEO Widya Robotics, Alwy Herfian, mengatakan penyebaran teknologi ini ke berbagai wilayah menunjukkan kebutuhan industri ekstraktif dan konstruksi Indonesia terhadap sistem pengawasan yang transparan dan bisa diandalkan.

“Selama ini, banyak perusahaan tambang dan konstruksi masih mengandalkan penaksiran manual untuk menghitung volume muatan, dan itu membuka celah kesalahan sekaligus potensi kecurangan. Dengan Load Scanner, semua pihak punya angka yang sama dan bisa dipercaya, karena hasilnya sudah lewat sertifikasi independen. Kami senang teknologi buatan anak negeri ini bisa dipakai dari Sumatra sampai Merauke, dan ini jadi bukti bahwa solusi lokal juga mampu bersaing di industri berat,” ujar Alwy.

Ia menambahkan, penggunaan Widya Load Scanner sejauh ini banyak diadopsi oleh perusahaan konstruksi dan BUMN karya, mengingat sektor ini kerap menghadapi tantangan dalam memastikan akurasi laporan volume material di lapangan, terutama pada proyek berskala besar yang melibatkan ratusan hingga ribuan rit truk setiap harinya.

Widya Load Scanner sendiri tersedia dalam dua versi, yaitu versi portable yang mudah dipindahkan untuk proyek jangka pendek seperti pembangunan jalan, dan versi static yang dipasang permanen di lokasi tetap seperti tambang atau batching plant. Setiap proses pemindaian hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit, sehingga tidak mengganggu ritme operasional truk di lapangan.

Dengan cakupan yang terus meluas ke berbagai wilayah, Widya Robotics menyatakan akan terus mengembangkan teknologi ini agar semakin adaptif terhadap kondisi lapangan di Indonesia, termasuk area dengan cuaca ekstrem dan medan yang sulit dijangkau.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring

Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), dan pemanfaatan data telah menjadi faktor utama dalam mendorong transformasi berbagai sektor industri di seluruh dunia. Menjawab tantangan tersebut, BINUS Online menyelenggarakan 2nd International Conference on Technology, Innovation and Management (ICTIM) 2026 yang diselenggarakan secara online pada 4–5 Agustus 2026 dengan mengangkat tema “Scaling Global Value: Integrating AI and Data-Driven Excellence in Technology and Business.”

Batas negara bukan lagi halangan bagi para akademisi dan peneliti untuk berbagi gagasan cemerlang. Hal ini dibuktikan secara nyata lewat penyelenggaraan 2nd International Conference on Technology, Innovation and Management (ICTIM) 2026 yang dihelat oleh BINUS Online secara virtual pada 4–5 Agustus 2026.

Memanfaatkan platform digital yang inklusif, konferensi ini sukses mempertemukan akademisi, mahasiswa, peneliti, hingga pembuat kebijakan dari berbagai belahan dunia. Antusiasme yang tinggi terlihat dari masuknya 351 artikel riset dari total 7 negara. Sebanyak 123 karya ilmiah berkualitas tinggi akhirnya lolos seleksi ketat untuk dipresentasikan di hadapan para pakar multidisiplin.

Konferensi ini dibuka oleh jajaran pimpinan tinggi BINUS University, termasuk Rektor Dr. Nelly, S.Kom., M.M., dan Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Prof. Dr. Eng. Budi Prawara dari BRIN Indonesia semakin memperkaya diskursus ilmiah, khususnya terkait pentingnya kedaulatan digital sebagai pendorong utama inovasi nasional.

Melalui sesi diskusi panel, presentasi paper, hingga forum networking akademik, ICTIM 2026 berhasil menciptakan ekosistem pertukaran pengetahuan yang efektif. Ajang ini tidak hanya memperluas jejaring riset internasional, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi jangka panjang demi memajukan dunia pendidikan dan teknologi masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

Rebranding Resmi Digelar 16 September 2026, Hadirkan Konsep Urban Stay dan Pengalaman Hospitality yang Lebih Segar

Makassar, 16 September 2026 – Horison Inn Artha Kencana Makassar resmi memasuki babak baru melalui rebranding dan bergabungnya hotel ke dalam manajemen PT Metropolitan Golden Management (MGM). Langkah strategis ini menandai penguatan jaringan Horison Hotels Group di kawasan Indonesia Timur sekaligus menghadirkan arah baru bagi hotel dalam memberikan pengalaman menginap yang nyaman, relevan, dan berkualitas bagi para tamu.

Mengusung tema “Your New Urban Stay in the Heart of Makassar”, rebranding Horison Inn Artha Kencana Makassar menjadi momentum untuk memperkenalkan identitas dan pengalaman hospitality yang lebih segar, dengan tetap mempertahankan keunggulan lokasi hotel di pusat Kota Makassar.

Acara rebranding yang berlangsung pada 16 September 2026 di Makassar turut dihadiri oleh jajaran Direksi, Vice President, dan General Manager PT Metropolitan Golden Management, serta jajaran pemilik Horison Inn Artha Kencana Makassar. Kehadiran kedua pihak mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan hotel serta memperkuat kualitas pengelolaan dan pelayanan kepada tamu.

“Bergabungnya Horison Inn Artha Kencana Makassar ke dalam manajemen PT Metropolitan Golden Management menjadi momentum untuk menghadirkan sesuatu yang baru dan memberikan pengalaman berbeda bagi para tamu. Horison Inn Artha Kencana Makassar menjadi pionir dalam menghadirkan restoran Tjap Dua Djempol di lingkungan Horison Group. Mengusung konsep Asian Comfort Food, Tjap Dua Djempol menyajikan beragam hidangan Asia dengan cita rasa yang familiar, autentik, dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan,” ungkap Bayu Waskito Nugroho, Executive Director PT Metropolitan Golden Management.

Bergabungnya Horison Inn Artha Kencana Makassar dengan PT Metropolitan Golden Management merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan hotel, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta mengoptimalkan potensi pasar hospitality di Kota Makassar yang terus berkembang.

Membawa Semangat Baru untuk Urban Hospitality di Makassar

Melalui rebranding ini, Horison Inn Artha Kencana Makassar hadir dengan semangat baru sebagai akomodasi urban yang mengutamakan kenyamanan, aksesibilitas, dan pelayanan profesional.

Hotel yang berlokasi di Jl. Dr. Sutomo No. 31, Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113, berada di kawasan strategis pusat Kota Makassar dan berjarak sekitar 1,3 kilometer dari Pantai Losari. Lokasi ini memberikan kemudahan bagi tamu untuk menjangkau berbagai pusat bisnis, destinasi wisata, kawasan kuliner, serta sejumlah titik penting di Kota Makassar.

Dengan total 49 kamar, Horison Inn Artha Kencana Makassar menawarkan pilihan akomodasi yang terdiri dari 35 Kamar Twin, 12 Kamar King, dan 2 Junior Suite. Komposisi kamar tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam segmen tamu, mulai dari wisatawan individu, pasangan dan keluarga, hingga pelaku perjalanan bisnis.

Tidak hanya mengandalkan akomodasi, hotel ini juga menghadirkan sejumlah fasilitas penunjang untuk melengkapi kebutuhan tamu selama menginap.

Di area kuliner, Tjap Dua Djempol Restaurant hadir dengan konsep Asian Comfort Food, menyajikan ragam hidangan Asia yang dekat dengan selera masyarakat. Sementara itu, Sakeca Lounge menjadi pilihan bagi tamu untuk bersantai dan menikmati waktu di area hotel.

Untuk kebutuhan pertemuan dan kegiatan bisnis, Horison Inn Artha Kencana Makassar dilengkapi dengan 3 ruang meeting dengan total kapasitas hingga 383 pax, yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan, mulai dari pertemuan bisnis, seminar, hingga kegiatan kelompok.

Fasilitas untuk Kebutuhan Tamu Modern

Sebagai bagian dari komitmen terhadap kenyamanan tamu, Horison Inn Artha Kencana Makassar menyediakan sejumlah fasilitas, antara lain resepsionis 24 jam, Wi-Fi gratis, area parkir, AC, Smart TV di setiap kamar, serta fasilitas meeting.

Kombinasi antara lokasi strategis, pilihan kamar, fasilitas meeting, serta pilihan dining dan lounge menjadikan hotel ini sebagai pilihan akomodasi yang relevan bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang membutuhkan akses mudah ke berbagai kawasan penting di Kota Makassar.

Memperkuat Sinergi Owner dan Manajemen

Rebranding Horison Inn Artha Kencana Makassar sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara pemilik hotel dan PT Metropolitan Golden Management.

Kolaborasi ini diarahkan untuk menciptakan pengelolaan hotel yang semakin profesional, meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman tamu, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Dengan bergabungnya Horison Inn Artha Kencana Makassar bersama PT Metropolitan Golden Management, kami optimistis hotel ini dapat berkembang lebih baik dan memberikan nilai tambah bagi para tamu maupun perkembangan industri hospitality di Makassar,” ujar Bayu Waskito Nugroho.

Dengan identitas baru dan dukungan manajemen Horison Hotels Group, Horison Inn Artha Kencana Makassar ke depan akan terus mengembangkan kualitas produk dan pelayanan untuk menjawab kebutuhan wisatawan dan pelaku bisnis yang berkunjung ke Makassar.

Rebranding ini menjadi awal dari perjalanan baru Horison Inn Artha Kencana Makassar untuk menghadirkan urban stay yang nyaman, strategis, dan berorientasi pada pengalaman tamu, sekaligus mengambil bagian dalam pertumbuhan pariwisata dan industri hospitality di Sulawesi Selatan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Beralih dari Telepon Kabel ke IP Phone, Apa Keuntungannya untuk Bisnis?

Di era transformasi digital saat ini, banyak perusahaan mulai beralih dari telepon kabel ke IP phone.

Bukan tanpa alasan, IP phone menawarkan operasional komunikasi bisnis dengan biaya yang lebih hemat, fleksibilitas tinggi, hingga kemampuannya untuk terintegrasi dengan berbagai tools bisnis lainnya.

Namun, apakah IP phone benar-benar pilihan solusi terbaik untuk bisnis Anda?

Sebelum memutuskan untuk mengganti sistem telepon bisnis Anda, penting untuk memahami dan mempertimbangkan apa saja keuntungan menggunakan IP phone dibandingkan telepon kabel.

Dengan demikian, Anda dapat memaksimalkan manfaatnya sekaligus mengantisipasi risikonya.

Apa itu IP Phone?

IP Phone (Internet protocol Phone) atau yang juga populer disebut VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah sistem telepon yang menggunakan koneksi internet untuk melakukan panggilan, menggantikan jaringan telepon konvensional.

Berbeda dengan telepon konvensional yang memerlukan infrastruktur fisik seperti kabel dan PBX, IP phone bekerja melalui cloud, sehingga lebih fleksibel dan efisien digunakan melalui laptop maupun smartphone. 

Kemampuan ini membuat IP phone menjadi solusi ideal untuk kebutuhan kerja di era modern dan juga pada sistem kerja jarak jauh (remote).

7 Keuntungan Menggunakan IP phone untuk Bisnis Anda

1. Biaya Panggilan Lebih Hemat

Salah satu alasan kuat untuk beralih ke IP phone adalah biayanya yang lebih hemat dibandingkan dengan telepon kabel.

Pada sistem telepon kabel, biaya panggilan sering kali bergantung pada jarak dan durasi, terutama untuk panggilan antarkota atau internasional.

Sebaliknya, IP phone menggunakan internet sehingga biaya komunikasi menjadi jauh lebih rendah.

Bahkan, untuk komunikasi antarpengguna dalam jaringan yang sama, panggilan dapat dilakukan tanpa biaya tambahan.

IP phone menjadi solusi ideal untuk perusahaan dengan aktivitas penelponan yang tinggi. Efisiensi ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengeluaran operasional.

2. Biaya Implementasi Lebih Rendah

Penggunaan telepon kabel membutuhkan investasi awal yang tidak sedikit, mulai dari pembelian perangkat telepon, instalasi kabel, hingga pengadaan PBX (Private Branch Exchange).

Dengan IP phone, sistem komunikasi dapat dijalankan melalui cloud, sehingga perusahaan hanya perlu memanfaatkan perangkat yang sudah ada, seperti laptop dan smartphone. Selain lebih hemat, proses implementasi IP Phone juga jauh lebih cepat dan tidak rumit.

3. Fleksibel Digunakan Di Mana Saja

Fleksibilitas menjadi faktor penting, khususnya di era kerja hybrid dan remote saat ini. IP phone memungkinkan staf tetap terhubung dengan sistem komunikasi perusahaan tanpa harus berada di kantor.

Selama terhubung dengan internet, panggilan dapat dilakukan dari mana saja. Baik dari rumah, di perjalanan, maupun lokasi kerja lainnya.

Menariknya, semua tetap menggunakan nomor bisnis yang sama, sehingga profesionalitas komunikasi tetap terjaga.

4. Mudah Integrasi dengan Sistem Bisnis

Keunggulan lain dari IP Phone adalah kemampuannya untuk terhubung dengan berbagai tools bisnis. Sistem ini dapat diintegrasikan dengan CRM, platform call center, hingga aplikasi meeting online.

Integrasi ini membuat alur kerja menjadi lebih efisien. Misalnya, ketika terdapat panggilan masuk, data pelanggan dapat langsung muncul secara otomatis. Hal ini tidak hanya mempercepat respons, tetapi juga membantu tim Anda memberikan layanan yang lebih personal dan tepat sasaran.

5. Kelola Sistem Telepon secara Terpusat

Bagi perusahaan yang memiliki banyak tim atau cabang, mengelola sistem telepon sering kali menjadi tantangan tersendiri.

IP phone mampu menyederhanakan hal ini dengan menghadirkan sistem yang terpusat. Seluruh aktivitas komunikasi dapat dipantau dan diatur dari satu dashboard.

Internal call antar cabang dapat dilakukan tanpa biaya, dan pengaturan seperti call forwarding atau distribusi panggilan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Hasilnya, operasional dapat menjadi lebih efisien dan mudah dikontrol.

6. Mendukung Sistem Kerja Hybrid dan Remote Work

Perubahan cara kerja dalam beberapa tahun terakhir membuat banyak perusahaan beradaptasi dengan sistem remote dan hybrid. IP phone menjadi salah satu teknologi yang mendukung transisi ini.

Tanpa perangkat tambahan, staf dapat menggunakan smartphone atau laptop sebagai telepon kantor. Mereka tetap dapat mengakses fitur komunikasi yang sama seperti di kantor, sehingga produktivitas tetap terjaga meskipun bekerja dari lokasi yang berbeda.

7. Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Komunikasi

Tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, IP phone juga dapat menjadi alat untuk meningkatkan performa tim. Beberapa IP phone seperti MiiTel Phone sudah dilengkapi dengan fitur call recording, voice-to-text transcription, hingga voice analytics.

Dengan data tersebut, perusahaan dapat mengevaluasi kualitas komunikasi tim, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, dan memberikan pelatihan yang lebih efektif.

Tidak hanya itu, pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan juga menjadi lebih baik dan berdampak langsung pada peningkatan kepuasan pelanggan.

Tertarik Beralih ke IP phone? Coba MiiTel Phone Sekarang Juga!

Jika Anda berencana beralih dari telepon kabel ke IP phone, memilih layanan yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan manfaatnya.

MiiTel Phone adalah solusi IP phone berbasis AI yang tidak hanya menghadirkan kualitas panggilan jernih dan implementasi cepat, tetapi juga dilengkapi fitur seperti recording, transkripsi, dan analisis percakapan untuk meningkatkan performa tim.

Didukung integrasi dengan CRM dan sistem bisnis lainnya, MiiTel membantu menyederhanakan operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan pelanggan.

Dengan dukungan customer success yang responsif, MiiTel siap membantu Anda mengoptimalkan komunikasi bisnis secara lebih efektif.

Tertarik mengeksplorasi solusi MiiTel Phone untuk bisnis Anda? Klaim demo gratis di sini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kinerja Terjaga, KAI Logistik Catat Kelola 12,7 Juta Ton Barang hingga Agustus 2026

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatat kinerja yang terjaga dalam pengelolaan angkutan barang berbasis kereta api. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, KAI Logistik berhasil mengelola total 12,7 juta ton barang. Kinerja tersebut mencerminkan aktivitas logistik yang tetap bergerak positif sekaligus memperkuat peran KAI Logistik dalam mendukung kebutuhan distribusi komoditas dan barang di berbagai wilayah Indonesia.

Secara bulanan, volume angkutan KAI Logistik
menunjukkan perkembangan yang positif. Pada Januari 2026, total angkutan
bulanan tercatat sebesar 1,1 juta ton dan secara bertahap meningkat hingga
mencapai 2,07 juta ton pada Agustus 2026, yang menjadi volume bulanan tertinggi
sepanjang tahun berjalan. Perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator
positif bagi kinerja perusahaan, terutama dengan semakin beragamnya kebutuhan
angkutan yang dikelola melalui berbagai lini bisnis KAI Logistik.

VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari,
menyampaikan bahwa capaian hingga Agustus  ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk
menjaga konsistensi kinerja sekaligus memperkuat fondasi bisnis ke depan.
“Kinerja hingga Agustus 2026 menunjukkan bahwa aktivitas angkutan barang KAI
Logistik tetap memiliki ruang pertumbuhan. Tidak hanya dari sisi volume, kami
juga melihat pentingnya menjaga komposisi bisnis melalui penguatan berbagai
segmen, termasuk peti kemas, kurir, maupun komoditas non kontainer. Hal ini
menjadi bagian dari upaya kami untuk merespons kebutuhan pelanggan dengan
layanan yang semakin relevan,” ujar Dwi.

Segmen angkutan batu bara masih menjadi kontributor
utama dengan realisasi mencapai 8,2 juta ton atau sekitar 64% dari total volume
Januari hingga Agustus 2026. Sejalan dengan itu, aktivitas bulanan bongkar muat
batu bara melalui kereta api juga menunjukkan peningkatan dari sekitar 590 ribu
ton pada Januari menjadi lebih dari 1,4 juta ton pada Agustus. Peningkatan
tersebut turut mencerminkan semakin aktifnya distribusi batu bara melalui moda
kereta api dalam mendukung kebutuhan sektor energi dan industri.

Di sisi lain, KAI Logistik terus memperkuat
diversifikasi bisnis melalui layanan KALOG Plus, khususnya pada angkutan peti
kemas. Hingga Agustus 2026, segmen peti kemas mencatat volume sekitar 2 juta
ton atau 16% dari total angkutan. Penguatan bisnis peti kemas menjadi bagian
dari strategi perusahaan untuk memperluas portofolio layanan sekaligus
memberikan alternatif solusi distribusi bagi pelanggan dari berbagai sektor.
Dengan semakin beragamnya komoditas yang dikelola, KAI Logistik berupaya
menjaga pertumbuhan bisnis secara lebih berimbang dan adaptif terhadap dinamika
kebutuhan logistik.

Sementara itu, layanan pengiriman barang ritel melalui
layanan KALOG Express mencatat total volume sebesar 54.645 ton sepanjang
Januari hingga Agustus 2026, dengan volume bulanan tertinggi terjadi pada
Agustus sebesar 8.369 ton. Adapun untuk segmen bisnis angkutan non kontainer
yang mencakup semen, Limbah B3, dan CPO (Crude Palm Oil) mencatat total
volume sekitar 332 ribu ton. Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari
upaya KAI Logistik dalam mengoptimalkan potensi setiap lini bisnis sekaligus
membuka ruang pertumbuhan pada komoditas dan layanan yang masih dapat
dikembangkan.

Memasuki periode akhir tahun, KAI Logistik akan
melanjutkan penguatan kapasitas dan kualitas layanan, memperluas peluang kerja
sama dengan pelanggan strategis, serta mengoptimalkan jaringan dan konektivitas
angkutan berbasis kereta api. “Kami akan menjaga momentum ini dengan tetap
berfokus pada kebutuhan pelanggan, keandalan operasional, serta pengembangan
layanan yang memberikan nilai tambah. Dengan dukungan seluruh insan KAI
Logistik, pelanggan, dan mitra kerja, kami berharap kinerja positif yang telah
berjalan dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun sekaligus menjadi pijakan
untuk pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan,” tutup Dwi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BSSN Catat 5,2 Miliar Anomali Trafik Siber Sepanjang 2025, Widya Security Ingatkan Kewajiban Audit Keamanan di Bawah UU PDP

Sebanyak 5,2 miliar anomali siber di sepanjang tahun 2025, Widya Security ingatkan pentingnya pentest sistem perusahaan di tengah penegakan penuh UU PDP.

Yogyakarta, 17 September 2026 — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat sedikitnya 5,2 miliar anomali trafik internet terjadi di Indonesia sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 93,78 persen teridentifikasi sebagai aktivitas terkait malware yang berpotensi berkembang menjadi serangan ransomware. Data ini dipaparkan langsung oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN dalam sebuah forum industri di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Lanskap Keamanan Siber Indonesia yang disusun BSSN, sektor layanan publik, pemerintahan, dan keuangan menjadi yang paling sering menjadi sasaran pelaku kejahatan siber. Ketiga sektor ini menyimpan data pribadi dalam jumlah besar, mulai dari data kependudukan hingga transaksi finansial, sehingga menjadi target empuk bagi peretas yang mencari celah keamanan sistem.

Widya Security, perusahaan penyedia layanan keamanan siber asal Yogyakarta, menilai lonjakan angka ini sejalan dengan meningkatnya urgensi kepatuhan terhadap Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Masa transisi UU PDP sendiri telah berakhir sejak 17 Oktober 2024, yang berarti setiap pelanggaran terkait pemrosesan dan perlindungan data pribadi kini bisa langsung dikenai sanksi tanpa masa tenggang lagi.

Sanksi yang diatur dalam UU PDP terbilang berat. Denda administratif dapat mencapai dua persen dari pendapatan tahunan perusahaan, sementara sanksi pidana bagi korporasi berpotensi dikalikan sepuluh dari denda dasar sesuai Pasal 70, sehingga total nilainya bisa menembus puluhan miliar rupiah. Perusahaan yang mengelola data pribadi dalam skala besar, termasuk di sektor keuangan, kesehatan, dan e-commerce, juga diwajibkan menunjuk pejabat pelindungan data pribadi serta melaporkan insiden kebocoran data paling lambat tiga hari setelah diketahui.

Yang menarik, hingga saat ini lembaga pengawas independen yang seharusnya menangani penegakan UU PDP, yaitu Badan Pelindungan Data Pribadi, belum juga terbentuk. Rancangan Peraturan Presiden soal pembentukan badan ini baru diajukan ke Presiden pada Mei 2026, dan operasionalisasinya diperkirakan masih membutuhkan waktu enam hingga dua belas bulan ke depan. Sementara itu, fungsi pengawasan untuk sementara dijalankan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

CEO Widya Security, Alwy Herfian, menyebut kondisi ini justru menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk berbenah lebih awal, sebelum pengawasan sepenuhnya berpindah ke lembaga independen.

“Banyak perusahaan masih menunggu sampai ada insiden atau sampai diaudit baru bergerak memperbaiki sistem keamanannya. Padahal, selama Badan PDP belum terbentuk, ini justru waktu yang paling tepat untuk melakukan audit dan pembenahan secara mandiri, sebelum penegakan hukumnya semakin ketat. Kalau menunggu sampai ada kebocoran data dulu baru bertindak, risikonya sudah terlambat, baik dari sisi finansial maupun kepercayaan publik,” ujar Alwy.

Ia menambahkan, layanan seperti Vulnerability Assessment and Penetration Testing atau VAPT yang disediakan Widya Security dirancang untuk membantu perusahaan mengidentifikasi celah keamanan pada aplikasi, server, jaringan, hingga situs web sebelum dieksploitasi pihak yang tidak bertanggung jawab. Proses ini juga menjadi salah satu bentuk kepatuhan teknis yang bisa ditunjukkan perusahaan ketika sewaktu-waktu diperiksa terkait UU PDP.

Widya Security sejauh ini telah menangani audit keamanan untuk berbagai klien lintas sektor, mulai dari perbankan, fintech, hingga instansi pemerintah daerah, dengan metodologi pengujian yang merujuk pada standar internasional seperti OWASP dan MITRE ATT&CK.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dorong Pembiayaan Produktif, BRI Finance Konsisten Menjaga Kualitas Portofolio

Jakarta, 19 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat pembiayaan produktif masih memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan dunia usaha untuk ekspansi dan memperkuat kapasitas operasional. Perseroan pun terus mengembangkan segmen ini secara selektif dengan tetap mengedepankan kualitas portofolio dan manajemen risiko.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, peluang pertumbuhan pembiayaan produktif perlu diimbangi dengan kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko sejak proses penyaluran. Karena itu, BRI Finance memperkuat proses underwriting, melakukan pemantauan kualitas portofolio secara berkala, serta menyesuaikan penyaluran dengan profil risiko dan prospek usaha debitur.

“Pertumbuhan pembiayaan bagi kami bukan semata mengenai peningkatan penyaluran, tetapi juga memastikan pembiayaan tersebut memiliki kualitas yang baik. Pendekatan ini penting agar ekspansi bisnis dapat berjalan secara sehat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi nasabah maupun Perseroan,” ujar Dhani.

Ruang pertumbuhan pembiayaan produktif juga tercermin dari masih terbukanya peluang peningkatan porsi pembiayaan produktif di industri multifinance. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), porsi penyaluran pembiayaan produktif perusahaan pembiayaan mencapai 44,47% dari total penyaluran pembiayaan per Juni 2026. Sementara itu, OJK menargetkan porsinya meningkat menjadi 46%–48% pada 2026–2027 sebagaimana tercantum dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan 2024–2028.

Arah tersebut turut menjadi peluang bagi BRI Finance untuk memperkuat perannya dalam mendukung kebutuhan pendanaan dunia usaha. Perseroan melihat pembiayaan investasi masih memiliki prospek yang positif, terutama untuk mendukung ekspansi usaha, peningkatan kapasitas operasional, dan kebutuhan modal kerja.

Dari sisi portofolio, BRI Finance melihat pembiayaan alat berat dan working capital sebagai segmen yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Pembiayaan alat berat dapat mendukung kebutuhan aset produktif, sementara working capital dapat membantu menjaga kelancaran aktivitas operasional usaha.

“Pembiayaan investasi, alat berat, dan working capital memiliki peluang yang sejalan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Kami akan terus mengoptimalkan segmen tersebut secara selektif dengan mempertimbangkan kemampuan pembayaran debitur dan prospek sektor usahanya,” jelas Dhani.

Untuk memperkuat pengembangan bisnis tersebut, BRI Finance juga mengoptimalkan sinergi dengan ekosistem BRI Group. Sinergi ini menjadi salah satu strategi Perseroan untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Ke depan, BRI Finance akan terus mengembangkan pembiayaan produktif dengan pendekatan yang terukur, didukung penguatan manajemen risiko dan pemantauan kualitas aset. Dengan strategi tersebut, Perseroan optimistis dapat menangkap peluang pertumbuhan di sektor produktif sekaligus menjaga fundamental bisnis tetap kuat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Merdeka Melaju dengan Motor Baru, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mulai 0,7% per Bulan

Jakarta, 19 Agustus 2026 – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahun membawa semangat untuk terus melangkah, berkarya, dan mewujudkan berbagai harapan. Semangat tersebut tidak hanya hadir dalam perayaan, tetapi juga dalam berbagai pencapaian yang ingin diwujudkan masyarakat, termasuk memiliki kendaraan yang dapat mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

Turut menyemarakkan momentum tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mewujudkan motor impian melalui pembiayaan motor baru dengan bunga mulai dari 0,7% per bulan ADDM dan tenor hingga 5 tahun.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Kemerdekaan merupakan momentum untuk merayakan semangat masyarakat dalam terus bergerak dan mewujudkan berbagai harapan. BRI Finance ingin turut menjadi bagian dari semangat tersebut dengan menghadirkan kesempatan bagi konsumen untuk mewujudkan motor yang diimpikan, melalui solusi pembiayaan yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan.”

Selain menunjang mobilitas, kendaraan roda dua juga dapat menjadi bagian dari aktivitas produktif, baik untuk bekerja, menjalankan usaha, maupun mendukung berbagai aktivitas keluarga. Oleh karena itu, BRI Finance melihat momentum kemerdekaan ini sebagai kesempatan untuk menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi konsumen.

“Semarak kemerdekaan bagi BRI Finance bukan hanya tentang menghadirkan sebuah program, tetapi juga bagaimana kami dapat ikut mendukung konsumen dalam mewujudkan sesuatu yang menjadi bagian dari rencana mereka. Kami berharap program ini dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi nasabah BRI dan karyawan BRI Group untuk memiliki motor yang sesuai dengan kebutuhan dan impiannya,” tutur Dhani.

BRI Finance terus berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang memberikan nilai tambah bagi konsumen, sekaligus menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk bersama-sama mewujudkan berbagai langkah dan harapan ke depan. Konsumen dapat memperoleh informasi dan mengajukan pembiayaan melalui kanal resmi BRI Finance maupun Official WhatsApp BRI Finance di (+62) 811-1937-0838.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES