Waspada Penipuan Telegram dan Titip Dana, HSB Investasi Imbau Transaksi Aman Lewat Aplikasi Resmi

Dipercaya 17 juta pengguna, aplikasi trading terbaik HSB Investasi tegaskan tak ada skema titip dana di Telegram. Kelola trading mandiri dengan deposit cepat dan instant WD di aplikasi resmi.

Di tengah pesatnya adopsi investasi digital di tanah air, masyarakat diimbau untuk semakin waspada terhadap modus kejahatan daring, khususnya skema penipuan titip dana yang marak beredar melalui grup Telegram dan media sosial. Menanggapi maraknya pihak tidak bertanggung jawab yang mencatut nama perusahaan, PT Handal Semesta Berjangka (HSB Investasi) menegaskan bahwa seluruh aktivitas perdagangan dan pengelolaan akun hanya dapat diakses langsung oleh nasabah melalui aplikasi resmi serta website resmi, tanpa skema titip kelola dana maupun perantara pihak ketiga.

Pencatutan nama ini disinyalir marak terjadi seiring reputasi HSB Investasi yang kian dikenal luas sebagai salah satu aplikasi trading populer di Indonesia. Dengan pencapaian lebih dari 17 juta unduhan di Google Play Store dan App Store serta pengakuan berkala dari bursa resmi ICDX, popularitas HSB kerap dimanfaatkan oleh oknum pelaku untuk membuat grup Telegram tiruan, menjanjikan keuntungan pasti tanpa risiko, dan meminta korban mentransfer dana ke rekening pribadi.

Manajemen HSB Investasi menegaskan bahwa pialang berjangka resmi yang berizin dan diawasi oleh BAPPEBTI tidak pernah menawarkan program titip dana bergaransi profit, pembagian keuntungan instan, maupun pembukaan rekening atas nama perorangan.

Mengedepankan keamanan dan kenyamanan investor, HSB menghadirkan kendali transaksi penuh langsung di dalam aplikasi. Nasabah dapat memanfaatkan fitur deposit instan via QRIS, transfer bank, hingga e-wallet, dengan jaminan keamanan dana yang disetorkan langsung ke rekening terpisah (segregated account) di bawah pengawasan ICH. Ditambah dengan kehadiran fitur Instant Withdrawal, proses penarikan modal maupun keuntungan dapat dilakukan kapan saja secara transparan ke rekening pribadi tanpa perantara pihak ketiga dan bebas dari pungutan fiktif.

Ketersediaan akses transaksi langsung ini menjadi pembeda utama antara platform berizin resmi dengan skema investasi bodong. Melalui kepatuhan regulasi, transparansi operasional, dan edukasi berkelanjutan, HSB terus mempertahankan posisinya sebagai aplikasi trading terpercaya yang #JadiPilihan jutaan investor di tanah air.

Masyarakat diimbau selalu memverifikasi legalitas setiap penawaran investasi dan hanya mengunduh aplikasi resmi HSB Investasi melalui Google Play Store atau Apple App Store. Waspadai modus situs tiruan (phishing) yang menyerupai tampilan HSB, dan pastikan selalu memeriksa keaslian alamat URL sebelum memasukkan data atau melakukan deposit. Seluruh saluran komunikasi resmi hanya disebarkan melalui situs web serta kanal media sosial resmi perusahaan yang terverifikasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga USDJPY Hari Ini Berpotensi Menguat, Ini Analisis Dupoin Futures

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY masih berada dalam perhatian pasar setelah yen bertahan di level lemah terhadap dolar AS. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, USDJPY pada timeframe H4 menunjukkan potensi penguatan setelah mengalami rejection pada zona support 156.918–156.341. Menurut analisis Dupoin Futures, kondisi tersebut membuka peluang bagi USDJPY untuk kembali bergerak naik menuju zona resistance 159.034–159.791.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat rejection pada zona support 156.918–156.341 sebagai sinyal penting dalam membaca pergerakan USDJPY. Rejection menunjukkan bahwa tekanan jual belum mampu membawa harga menembus area support. Dalam analisis Dupoin Futures, kondisi tersebut dapat menjadi dasar bagi terbentuknya pola kenaikan pada timeframe H4.

Apabila momentum bullish berlanjut, Dupoin Futures melihat peluang USDJPY untuk bergerak menuju resistance 159.034–159.791. Area resistance tersebut menjadi target teknikal yang perlu diperhatikan dalam skenario penguatan USDJPY berdasarkan analisis Dupoin Futures.

Selama harga mampu bertahan di atas support 156.918–156.341, Dupoin Futures melihat peluang kenaikan masih terbuka. Namun, apabila harga kembali menembus support tersebut, skenario bullish perlu dievaluasi karena tekanan terhadap USDJPY dapat meningkat.

Dari sisi fundamental, USDJPY masih mendapatkan dukungan dari perbedaan kebijakan moneter Amerika Serikat dan Jepang serta tingginya imbal hasil Treasury AS. Reuters mencatat dolar berada di sekitar 157,34 yen pada 30 September, sementara dolar AS tetap berada di jalur kenaikan bulanan.

Yield Treasury AS juga menjadi faktor penting dalam analisis Dupoin Futures. Imbal hasil Treasury 10 tahun telah berada di atas 5% dan mencatat kenaikan signifikan sepanjang September. Kondisi tersebut memberikan dukungan terhadap dolar AS karena perbedaan imbal hasil dengan Jepang masih menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pasar valuta asing.

Namun, Dupoin Futures melihat terdapat sejumlah faktor yang berpotensi memberikan dukungan terhadap yen. Ekspektasi mengenai arah kebijakan Bank of Japan menjadi salah satu faktor penting. Jika pasar semakin memperkirakan adanya kenaikan suku bunga BOJ, selisih imbal hasil antara AS dan Jepang dapat menyempit dan berpotensi mengurangi tekanan terhadap yen.

Selain kebijakan BOJ, Dupoin Futures juga mencermati risiko intervensi pemerintah Jepang. Yen yang kembali mengalami pelemahan tajam dapat meningkatkan perhatian otoritas Jepang terhadap volatilitas nilai tukar. Risiko tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan karena sinyal intervensi dapat menyebabkan pergerakan USDJPY yang cepat.

Dari sisi kebijakan Federal Reserve, perkembangan terbaru juga perlu diperhatikan. Data PCE Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan membuat ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pada Oktober menurun. Reuters melaporkan probabilitas kenaikan suku bunga Oktober turun menjadi sekitar 37% dari sekitar 70% sepekan sebelumnya. Kondisi tersebut sempat menekan yield jangka pendek dan dolar AS.

Meski demikian, Dupoin Futures menilai penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed belum otomatis menghilangkan dukungan terhadap USDJPY. Selama yield Treasury tetap tinggi dan USDJPY mampu mempertahankan support teknikal, peluang kenaikan masih terbuka.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures melihat rejection pada zona support 156.918–156.341 sebagai indikasi bahwa harga masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, USDJPY berpotensi bergerak menuju resistance 159.034–159.791 apabila momentum bullish tetap terjaga.

Dengan demikian, prediksi market USDJPY hari ini berdasarkan analisis Dupoin Futures menunjukkan potensi kenaikan menuju 159.034–159.791. Dupoin Futures tetap menilai support 156.918–156.341 sebagai level penting dalam skenario tersebut. Selain faktor teknikal, Dupoin Futures menyarankan pelaku pasar memperhatikan yield Treasury AS, kebijakan Federal Reserve, ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ, data ekonomi Jepang, dan risiko intervensi pemerintah Jepang karena seluruh faktor tersebut dapat memengaruhi volatilitas USDJPY.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hisense Luncurkan AC Generasi Terbaru, Eksklusif di Shopee pada 25 September–10 Oktober 2026

Hisense sebagai merek elektronik dan peralatan rumah tangga global memperluas pilihan AC untuk konsumen Indonesia melalui peluncuran dua model terbaru, AS08E2CEA 0,75 PK Standard dan AS10E4KBA 1 PK Inverter. Keduanya tersedia secara eksklusif di Shopee pada 25 September hingga 10 Oktober 2026

Jakarta, 1
Oktober 2026
 — Hisense sebagai merek elektronik dan peralatan rumah tangga
global memperluas pilihan AC untuk konsumen Indonesia melalui peluncuran dua
model terbaru, AS08E2CEA 0,75 PK Standard dan AS10E4KBA 1 PK Inverter. Keduanya
tersedia secara eksklusif di Shopee pada 25 September hingga 10 Oktober 2026.

“AC
ini dirancang untuk kebutuhan yang berbeda, kedua AC ini menawarkan fitur
pendinginan dan kenyamanan yang dilengkapi perlindungan komponen untuk
penggunaan sehari-hari konsumen untuk tetap nyaman digunakan sehari-hari,”
ujar Jaton Li,
President Director Hisense Indonesia
.

 

AS08E2CEA 0,75 PK Standard: Nyaman untuk Penggunaan Sehari-hari

Hisense
AC AS08E2CEA hadir bagi konsumen yang mencari AC standard berkapasitas 0,75 PK.
Model ini dilengkapi 4-in-1 Filter untuk membantu menjaga kualitas udara di
dalam ruangan, serta fitur Anti Jamur, Dehumidifier, Super Cooling, dan empat
mode tidur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Fitur
I-Feel membantu AC menyesuaikan pendinginan berdasarkan suhu di sekitar remote.
Sementara itu, Self Cleaning membantu menjaga kebersihan bagian dalam unit.

Untuk
mendukung ketahanan produk, AS08E2CEA menggunakan pipa tembaga 100%, evaporator
tahan karat, Golden Fin, dan enam lapis perlindungan antikorosi pada unit
outdoor. AC ini juga dilengkapi perlindungan PCB antiserangga dan dirancang untuk
tetap beroperasi pada tegangan rendah hingga 165 V.

 

AS10E4KBA 1 PK Inverter: Pendinginan dengan Efisiensi Energi

Bagi
konsumen yang mempertimbangkan konsumsi listrik dalam penggunaan sehari-hari,
Hisense menghadirkan AC AS10E4KBA 1 PK Inverter. Model ini memiliki mode hemat
energi dengan potensi penghematan hingga 75%.

AS10E4KBA
juga dilengkapi 4-in-1 Filter, Anti Jamur, Dehumidifier, Super Cooling, empat
mode tidur, Self Cleaning, dan I-Feel. Untuk perlindungan komponen, Hisense
menyematkan pipa tembaga 100%, evaporator tahan karat, Golden Fin, enam lapis
perlindungan antikorosi pada unit outdoor, serta perlindungan PCB antiserangga.
Model ini juga dirancang untuk beroperasi pada tegangan rendah hingga 165 V.

 

Tersedia Eksklusif di Shopee

Hisense
AC AS08E2CEA 0,75 PK Standard dan AS10E4KBA 1 PK Inverter dapat ditemukan
secara eksklusif di Official Store Hisense di Shopee selama periode 25
September–10 Oktober 2026. Konsumen dapat mengunjungi toko resmi tersebut untuk
melihat detail produk, ketersediaan, dan penawaran yang berlaku.

Melalui
kedua model ini, Hisense memberikan pilihan AC sesuai kebutuhan konsumen, baik
untuk penggunaan standard dengan fitur kenyamanan yang lengkap maupun
pendinginan inverter yang mengutamakan efisiensi energi dan lebih sehat, yang
mengadaptasi dari nilai “Innovating a Brighter Healthy Life”.

Sebagai
dukungan purna jual, Hisense melengkapi kedua model AC terbaru ini dengan
garansi kompresor selama 10 tahun dan garansi spare part selama 5 tahun,
untuk memberikan ketenangan bagi konsumen dalam penggunaan jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

WTI Gagal Tembus 94.71, Dupoin Futures Prediksi Harga Minyak Melemah

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) masih bergerak volatil di tengah perkembangan geopolitik Timur Tengah dan perubahan kondisi pasokan minyak global. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga WTI pada timeframe Daily masih berpotensi mengalami pelemahan setelah belum mampu ditutup di atas zona resistance 92.37–94.71. Kondisi tersebut, menurut Dupoin Futures, membuka peluang bagi harga minyak untuk melanjutkan koreksi menuju zona support 86.40–83.60.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa kegagalan WTI melakukan penutupan di atas resistance 92.37–94.71 menjadi salah satu sinyal penting dalam analisis Dupoin Futures. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa momentum bullish belum cukup kuat untuk mempertahankan harga di atas zona resistance.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, apabila tekanan jual kembali meningkat, harga WTI berpotensi bergerak menuju support 86.40–83.60. Dalam skenario tersebut, Dupoin Futures melihat area 86.40 sebagai support terdekat yang perlu diperhatikan sebelum harga menguji level 83.60.

Jika harga WTI mampu bertahan di zona support 86.40–83.60, Dupoin Futures melihat peluang terjadinya rebound teknikal. Namun, apabila support tersebut ditembus, tekanan bearish berpotensi berlanjut. Oleh karena itu, Dupoin Futures menilai respons harga pada area support dan resistance menjadi bagian penting dalam membaca pergerakan WTI berikutnya.

Dari sisi fundamental, harga minyak masih mendapatkan dukungan dari ketegangan geopolitik, tetapi pada saat yang sama menghadapi tekanan dari membaiknya arus pasokan. Reuters melaporkan WTI ditutup di sekitar US$90,42 per barel pada 30 September, naik sekitar 1,2% dalam perdagangan tersebut dan mencatat kenaikan sekitar 5% sepanjang September. Penguatan tersebut terjadi ketika pembicaraan AS-Iran mengalami kebuntuan dan pasar masih menghadapi kondisi pasar energi yang ketat.

Dupoin Futures mencermati bahwa perkembangan Selat Hormuz tetap menjadi faktor utama dalam menentukan sentimen minyak. Pemulihan arus ekspor dari kawasan Teluk dapat mengurangi kekhawatiran mengenai pasokan, tetapi risiko gangguan supply masih dapat meningkat apabila konflik geopolitik kembali memanas.

Reuters mencatat ekspor minyak dari kawasan Teluk telah mengalami pemulihan, dengan Goldman Sachs memperkirakan ekspor mencapai sekitar 23,3 juta barel per hari dalam sepekan terakhir. Arab Saudi juga kembali melakukan pengapalan minyak dari pelabuhan Laut Merah setelah pengoperasian East-West Pipeline dilanjutkan. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi tekanan supply-driven terhadap harga minyak.

Di sisi lain, kondisi pasar produk minyak AS masih relatif ketat. Reuters melaporkan penurunan stok bensin dan distilat AS turut mendukung harga minyak meskipun persediaan minyak mentah meningkat. Kondisi tersebut membuat keseimbangan antara pasokan crude dan kebutuhan produk olahan menjadi perhatian pasar.

Dupoin Futures juga mencermati rencana dan kebijakan pemerintah Amerika Serikat terkait cadangan minyak strategis. Setiap perubahan dalam kebijakan supply dapat memberikan dampak terhadap ekspektasi pasar dan volatilitas WTI.

Menurut Dupoin Futures, kondisi fundamental tersebut membuat harga minyak masih sensitif terhadap headline geopolitik. Ketegangan AS-Iran dapat memberikan dukungan terhadap WTI melalui kekhawatiran gangguan pasokan, sementara pemulihan arus minyak melalui kawasan Teluk dapat membatasi kenaikan harga.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai struktur teknikal Daily masih menunjukkan potensi pelemahan selama WTI belum mampu melakukan penutupan di atas resistance 92.37–94.71. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, kondisi tersebut membuka peluang koreksi menuju support 86.40–83.60.

Dengan demikian, prediksi harga WTI hari ini menurut Dupoin Futures masih menunjukkan peluang pelemahan menuju 86.40–83.60. Namun, Dupoin Futures menilai perkembangan konflik Timur Tengah, arus minyak melalui Selat Hormuz, kondisi supply global, dan kebijakan cadangan minyak AS tetap menjadi faktor yang dapat memicu perubahan arah harga secara cepat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun, Dupoin Futures Ungkap Analisisnya

Harga emas masih berada dalam tekanan setelah mengalami penurunan tajam dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga emas pada timeframe H4 masih berpotensi melanjutkan pelemahan setelah membentuk false break yang kemudian dikonfirmasi oleh pola Bearish Engulfing. Menurut analisis Dupoin Futures, kombinasi kedua sinyal tersebut menunjukkan tekanan bearish yang masih cukup kuat pada pergerakan XAUUSD.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat terbentuknya false break sebagai sinyal penting dalam membaca arah harga emas. False break menunjukkan bahwa harga sempat mencoba bergerak lebih tinggi, tetapi tidak mampu mempertahankan penguatan tersebut. Setelah itu, muncul pola Bearish Engulfing yang dalam analisis teknikal Dupoin Futures menjadi konfirmasi tambahan terhadap tekanan jual.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, kondisi tersebut membuka peluang bagi harga emas untuk kembali bergerak turun menuju zona support terdekat pada 4.129–4.114. Area 4.129–4.114 menjadi level penting yang perlu diperhatikan karena respons harga di zona tersebut dapat menentukan arah XAUUSD selanjutnya.

Jika tekanan bearish masih berlanjut dan harga mampu menembus area support tersebut, Dupoin Futures melihat potensi pelemahan yang lebih dalam. Sebaliknya, apabila harga emas mampu bertahan di zona 4.129–4.114, peluang terjadinya rebound teknikal tetap terbuka. Karena itu, Dupoin Futures menilai reaksi harga pada support menjadi salah satu indikator utama dalam perdagangan emas hari ini.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap emas masih berasal dari tingginya imbal hasil Treasury Amerika Serikat dan kekhawatiran bahwa harga energi yang tinggi dapat mempertahankan tekanan inflasi. Reuters melaporkan bahwa harga spot emas turun sekitar 0,7% menjadi US$4.152,86 per troy ounce pada 30 September dan berada di jalur penurunan bulanan sekitar 6,6%.

Data inflasi Amerika Serikat sebenarnya memberikan sedikit ruang positif bagi emas. Data Personal Consumption Expenditures (PCE) naik 0,3% pada Agustus, lebih rendah dari perkiraan ekonom sebesar 0,4%. Setelah data tersebut dirilis, probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Oktober turun menjadi sekitar 39% dari sebelumnya 45%, berdasarkan CME FedWatch. Namun, menurut Reuters, kenaikan harga energi tetap mendorong yield obligasi lebih tinggi sehingga memberikan tekanan kembali terhadap logam mulia.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Dupoin Futures karena arah yield Treasury dan dolar AS masih memiliki pengaruh besar terhadap emas. Ketika yield meningkat, aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas cenderung menghadapi tekanan relatif lebih besar. Sebaliknya, jika yield AS mulai turun, Dupoin Futures melihat peluang bagi XAUUSD untuk mendapatkan ruang recovery.

Selain yield dan dolar AS, Dupoin Futures juga mencermati perkembangan data tenaga kerja Amerika Serikat. Data ekonomi tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap langkah Federal Reserve selanjutnya. Bagi Dupoin Futures, perubahan ekspektasi suku bunga dapat berdampak langsung terhadap dolar AS, Treasury yield, dan akhirnya harga emas.

Dengan mempertimbangkan kondisi teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures melihat bahwa tekanan bearish pada emas masih perlu diwaspadai. Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai false break yang dikonfirmasi Bearish Engulfing pada timeframe H4 membuka peluang bagi harga untuk menguji support 4.129–4.114.

Dengan demikian, prediksi harga emas hari ini berdasarkan analisis Dupoin Futures menunjukkan potensi pelemahan menuju area 4.129–4.114. Namun, Dupoin Futures menilai area tersebut perlu dicermati karena kemampuan harga bertahan di atas support dapat membuka peluang rebound. Pergerakan yield Treasury, dolar AS, data tenaga kerja, dan harga energi akan menjadi faktor penting yang menentukan arah XAUUSD berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS UNIVERSITY Terpilih sebagai Satu-Satunya Universitas di Indonesia dalam Kiro Students, Buka Akses AI Development Eksklusif bagi Binusian

Jakarta, 10 September 2026 — Kesempatan untuk mengenal dan mengembangkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) semakin terbuka bagi Binusian. BINUS University terpilih sebagai satu-satunya universitas di Indonesia dalam program Kiro Students, sebuah program dari Amazon Web Services (AWS) yang memberikan akses kepada mahasiswa untuk menggunakan Kiro, AI-powered development environment yang dirancang untuk mendukung proses pengembangan perangkat lunak berbasis AI.

Terpilihnya BINUS University dalam program ini memberikan kesempatan eksklusif bagi Binusian untuk mendapatkan akses Kiro secara gratis selama satu tahun, dengan 1.000 credits setiap bulan. Kesempatan tersebut menempatkan BINUS University di antara sejumlah institusi pendidikan tinggi terkemuka dunia yang turut terpilih dalam Kiro Students, termasuk Arizona State University, Nanyang Technological University (NTU) Singapore, Carnegie Mellon University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), National University of Singapore (NUS), dan universitas global lainnya.

Bagi BINUS University, kesempatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri global. Akses terhadap Kiro memungkinkan Binusian untuk mengeksplorasi bagaimana AI dapat dimanfaatkan dalam proses pengembangan perangkat lunak, mulai dari menyusun ide dan spesifikasi, membangun kode, hingga mengembangkan dan menyempurnakan sebuah proyek.

“Perkembangan teknologi AI membawa perubahan besar terhadap cara kita belajar, bekerja, dan menciptakan solusi. Karena itu, bagi BINUS University, memberikan akses kepada Binusian terhadap teknologi yang digunakan dan dikembangkan di industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mereka menghadapi masa depan,” ujar Dr. Nelly S.Kom., M.M., Rektor BINUS University.

Menurutnya, terpilihnya BINUS University dalam Kiro Students juga memperkuat upaya BINUS dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa untuk mengaplikasikannya dalam berbagai konteks.

“Kami ingin Binusian tidak hanya memahami AI sebagai sebuah teknologi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menggunakannya dalam menciptakan, bereksperimen, dan menyelesaikan berbagai permasalahan nyata. Exposure seperti ini penting agar mahasiswa dapat terus berkembang sebagai talenta yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi sekaligus menciptakan inovasi yang relevan bagi masyarakat dan industri,” tambah Dr. Nelly.

Kiro merupakan lingkungan pengembangan berbasis AI yang dikembangkan oleh Amazon Web Services (AWS) dengan memanfaatkan generative AI dan agentic AI untuk mendukung proses software development. Berbeda dari sekadar AI assistant, Kiro dirancang untuk membantu pengguna menerjemahkan ide menjadi proses pengembangan yang lebih terstruktur melalui pendekatan spec-driven development.

Melalui Kiro Students, mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh 1.000 credits setiap bulan selama satu tahun secara gratis. Akses ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pembelajaran dan pengembangan proyek, seperti mengembangkan aplikasi, membangun prototype, mengerjakan project perkuliahan, mengikuti hackathon, melakukan eksperimen teknologi, hingga membangun portfolio digital.

Kesempatan ini juga menjadi bagian dari upaya BINUS University untuk menghadirkan global learning experience bagi Binusian. Dengan berada dalam ekosistem program yang juga melibatkan berbagai universitas terkemuka dunia, mahasiswa BINUS memiliki ruang untuk terus mengeksplorasi perkembangan teknologi dan memperluas perspektif mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran maupun pengembangan solusi.

Bagi Binusian, akses Kiro selama satu tahun menjadi kesempatan untuk learn by building, belajar dengan menciptakan, bereksperimen, dan mengembangkan berbagai kemungkinan baru dengan dukungan AI.

Lebih dari itu, terpilihnya BINUS University dalam Kiro Students mencerminkan komitmen BINUS untuk terus menghadirkan pengalaman belajar yang selaras dengan perkembangan teknologi global. Melalui berbagai inisiatif pembelajaran dan kolaborasi dengan industri, BINUS University terus mendorong Binusian untuk menjadi talenta digital yang tidak hanya mampu mengikuti perubahan, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan inovasi dan dampak di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Prestasi Pengelolaan Air Jakarta Mendunia, Arief Nasrudin Bawa PAM JAYA ke Forum PBB

Bagi PAM JAYA, keterlibatan dalam rangkaian 81st UN General Assembly menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman Jakarta sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang kolaborasi dengan pemimpin serta pelaku sektor air di tingkat internasional. Penjajakan di bidang water cooling untuk kebutuhan data center dan creative financing menjadi bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan air minum perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kebutuhan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan populasi yang terus berkembang

Jakarta, 22 September
2026 – Direktur Utama PAM JAYA, Arief
Nasrudin, menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia
yang diminta untuk memaparkan perspektif pengelolaan air minum perpipaan dalam Private CEO
Roundtable
di New York. Kehadiran tersebut merupakan
bagian dari rangkaian 81st UN General Assembly, agenda Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) yang mempertemukan para pemimpin dan pemangku
kepentingan global. PAM JAYA hadir atas undangan
Ministry of Foreign Affairs of the United
Arab Emirates (UAE)
selaku penyelenggara acara
tersebut untuk berbagi perspektif mengenai pengelolaan air minum perpipaan di
Jakarta.

Forum yang mempertemukan CEO dan pemimpin bisnis global ini
membahas berbagai isu strategis, termasuk investasi air yang menjadi fondasi
penting bagi pertumbuhan ekonomi, kesehatan, lingkungan, ketahanan pangan,
hingga keberlanjutan bisnis dan pembangunan infrastruktur masa depan.

PAM JAYA menargetkan 100% cakupan layanan di tahun 2029 dengan target
pengembangan kapasitas produksi hingga 32.950 liter per detik dan jaringan
perpipaan sepanjang 16.234 kilometer. Perluasan layanan tersebut juga diarahkan
untuk mengurangi ketergantungan terhadap
penggunaan air tanah
dan penurunan muka tanah,
meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta memperkuat daya dukung
Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan dan terus berkembang.

Konteks Jakarta tersebut menjadi bagian dari perspektif
yang dibawa PAM JAYA ke dalam forum. Arief menempatkan kebutuhan pengembangan
infrastruktur air, peningkatan kualitas layanan, dan keberlanjutan sumber daya
air sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pertumbuhan kota.

Kebutuhan investasi menjadi bagian penting
dalam pengembangan layanan.
PAM JAYA terus mendorong
revitalisasi jaringan perpipaan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus
mengurangi kehilangan air atau non-revenue water (NRW). Jaringan yang sebagian besar telah berusia lebih dari dua dekade
menjadi salah satu tantangan yang membutuhkan investasi dan dukungan dari mitra
strategis.

Selain membahas pengembangan layanan air, kehadiran PAM
JAYA dalam forum tersebut juga membuka peluang penjajakan awal di sektor industri yang berkaitan dengan water cooling
untuk kebutuhan data center. Penjajakan ini menjadi
bagian dari upaya melihat potensi peran PAM JAYA dalam mendukung kebutuhan air bagi perkembangan industri
berbasis teknologi dan infrastruktur digital.

Kehadiran Arief sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia
yang diminta untuk memaparkan perspektif dalam forum tersebut
juga menjadi kesempatan untuk membawa
pengalaman PAM JAYA ke dalam diskusi
bersama para pemimpin bisnis global. Dalam kesempatan yang sama, PAM JAYA
melakukan penjajakan awal mengenai creative financing dengan
sejumlah pemimpin bisnis sebagai salah satu alternatif pendekatan untuk
mendukung kebutuhan investasi dan pengembangan infrastruktur air.

Pengalaman Jakarta menunjukkan bahwa kebutuhan layanan air
minum perpipaan, pembangunan infrastruktur, investasi, dan pertumbuhan kota
saling berkaitan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Ruang yang diberikan kepada PAM JAYA di forum tersebut juga menjadi
kesempatan untuk berbagi
pengalaman Indonesia dalam
mengelola layanan air minum perpipaan di perkotaan sekaligus membahas peran air
dalam pembangunan dan investasi.

Pengalaman tersebut juga tidak terlepas dari transformasi PAM
JAYA dalam meningkatkan pengelolaan layanan melalui pemanfaatan teknologi,
seperti smart
water meter
, integrated billing system, dan enterprise
resource planning (ERP)
, yang mendukung efisiensi dan
akurasi data dalam pengambilan keputusan.

“Air bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi merupakan fondasi bagi
kehidupan, kesehatan, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi. Ketika kita
berbicara mengenai pembangunan masa depan, maka pembicaraan mengenai air harus
ditempatkan di bagian paling fundamental,” ujar Arief.

Bagi PAM JAYA,
keterlibatan dalam rangkaian 81st UN General Assembly menjadi kesempatan untuk
membawa pengalaman Jakarta sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang
kolaborasi dengan pemimpin
serta pelaku sektor air
di tingkat internasional. Penjajakan di bidang
water cooling
untuk kebutuhan data center
dan creative financing menjadi
bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan air minum perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kebutuhan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan populasi
yang terus berkembang

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pengelolaan Air Jakarta Jadi Sorotan di Forum PBB, Arief Nasrudin Bawa Pengalaman PAM JAYA

Bagi PAM JAYA, keterlibatan dalam rangkaian 81st UN General Assembly menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman Jakarta sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang kolaborasi dengan pemimpin serta pelaku sektor air di tingkat internasional. Penjajakan di bidang water cooling untuk kebutuhan data center dan creative financing menjadi bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan air minum perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kebutuhan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan populasi yang terus berkembang

Jakarta, 22 September
2026 – Direktur Utama PAM JAYA, Arief
Nasrudin, menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia
yang diminta untuk memaparkan perspektif pengelolaan air minum perpipaan dalam Private CEO
Roundtable
di New York. Kehadiran tersebut merupakan
bagian dari rangkaian 81st UN General Assembly, agenda Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) yang mempertemukan para pemimpin dan pemangku
kepentingan global. PAM JAYA hadir atas undangan
Ministry of Foreign Affairs of the United
Arab Emirates (UAE)
selaku penyelenggara acara
tersebut untuk berbagi perspektif mengenai pengelolaan air minum perpipaan di
Jakarta.

Forum yang mempertemukan CEO dan pemimpin bisnis global ini
membahas berbagai isu strategis, termasuk investasi air yang menjadi fondasi
penting bagi pertumbuhan ekonomi, kesehatan, lingkungan, ketahanan pangan,
hingga keberlanjutan bisnis dan pembangunan infrastruktur masa depan.

PAM JAYA menargetkan 100% cakupan layanan di tahun 2029 dengan target
pengembangan kapasitas produksi hingga 32.950 liter per detik dan jaringan
perpipaan sepanjang 16.234 kilometer. Perluasan layanan tersebut juga diarahkan
untuk mengurangi ketergantungan terhadap
penggunaan air tanah
dan penurunan muka tanah,
meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta memperkuat daya dukung
Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan dan terus berkembang.

Konteks Jakarta tersebut menjadi bagian dari perspektif
yang dibawa PAM JAYA ke dalam forum. Arief menempatkan kebutuhan pengembangan
infrastruktur air, peningkatan kualitas layanan, dan keberlanjutan sumber daya
air sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pertumbuhan kota.

Kebutuhan investasi menjadi bagian penting
dalam pengembangan layanan.
PAM JAYA terus mendorong
revitalisasi jaringan perpipaan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus
mengurangi kehilangan air atau non-revenue water (NRW). Jaringan yang sebagian besar telah berusia lebih dari dua dekade
menjadi salah satu tantangan yang membutuhkan investasi dan dukungan dari mitra
strategis.

Selain membahas pengembangan layanan air, kehadiran PAM
JAYA dalam forum tersebut juga membuka peluang penjajakan awal di sektor industri yang berkaitan dengan water cooling
untuk kebutuhan data center. Penjajakan ini menjadi
bagian dari upaya melihat potensi peran PAM JAYA dalam mendukung kebutuhan air bagi perkembangan industri
berbasis teknologi dan infrastruktur digital.

Kehadiran Arief sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia
yang diminta untuk memaparkan perspektif dalam forum tersebut
juga menjadi kesempatan untuk membawa
pengalaman PAM JAYA ke dalam diskusi
bersama para pemimpin bisnis global. Dalam kesempatan yang sama, PAM JAYA
melakukan penjajakan awal mengenai creative financing dengan
sejumlah pemimpin bisnis sebagai salah satu alternatif pendekatan untuk
mendukung kebutuhan investasi dan pengembangan infrastruktur air.

Pengalaman Jakarta menunjukkan bahwa kebutuhan layanan air
minum perpipaan, pembangunan infrastruktur, investasi, dan pertumbuhan kota
saling berkaitan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Ruang yang diberikan kepada PAM JAYA di forum tersebut juga menjadi
kesempatan untuk berbagi
pengalaman Indonesia dalam
mengelola layanan air minum perpipaan di perkotaan sekaligus membahas peran air
dalam pembangunan dan investasi.

Pengalaman tersebut juga tidak terlepas dari transformasi PAM
JAYA dalam meningkatkan pengelolaan layanan melalui pemanfaatan teknologi,
seperti smart
water meter
, integrated billing system, dan enterprise
resource planning (ERP)
, yang mendukung efisiensi dan
akurasi data dalam pengambilan keputusan.

“Air bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi merupakan fondasi bagi
kehidupan, kesehatan, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi. Ketika kita
berbicara mengenai pembangunan masa depan, maka pembicaraan mengenai air harus
ditempatkan di bagian paling fundamental,” ujar Arief.

Bagi PAM JAYA,
keterlibatan dalam rangkaian 81st UN General Assembly menjadi kesempatan untuk
membawa pengalaman Jakarta sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang
kolaborasi dengan pemimpin
serta pelaku sektor air
di tingkat internasional. Penjajakan di bidang
water cooling
untuk kebutuhan data center
dan creative financing menjadi
bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan air minum perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kebutuhan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan populasi
yang terus berkembang

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Arief Nasrudin Paparkan Transformasi Air Jakarta di Forum PBB, New York

Kehadiran Arief sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia yang diminta untuk memaparkan perspektif dalam forum tersebut juga menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman PAM JAYA ke dalam diskusi bersama para pemimpin bisnis global. Dalam kesempatan yang sama, PAM JAYA melakukan penjajakan awal mengenai creative financing dengan sejumlah pemimpin bisnis sebagai salah satu alternatif pendekatan untuk mendukung kebutuhan investasi dan pengembangan infrastruktur air.

Jakarta, 22 September
2026 – Direktur Utama PAM JAYA, Arief
Nasrudin, menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia
yang diminta untuk memaparkan perspektif pengelolaan air minum perpipaan dalam Private CEO
Roundtable
di New York. Kehadiran tersebut merupakan
bagian dari rangkaian 81st UN General Assembly, agenda Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) yang mempertemukan para pemimpin dan pemangku
kepentingan global. PAM JAYA hadir atas undangan
Ministry of Foreign Affairs of the United
Arab Emirates (UAE)
selaku penyelenggara acara
tersebut untuk berbagi perspektif mengenai pengelolaan air minum perpipaan di
Jakarta.

Forum yang mempertemukan CEO dan pemimpin bisnis global ini
membahas berbagai isu strategis, termasuk investasi air yang menjadi fondasi
penting bagi pertumbuhan ekonomi, kesehatan, lingkungan, ketahanan pangan,
hingga keberlanjutan bisnis dan pembangunan infrastruktur masa depan.

PAM JAYA menargetkan 100% cakupan layanan di tahun 2029 dengan target
pengembangan kapasitas produksi hingga 32.950 liter per detik dan jaringan
perpipaan sepanjang 16.234 kilometer. Perluasan layanan tersebut juga diarahkan
untuk mengurangi ketergantungan terhadap
penggunaan air tanah
dan penurunan muka tanah,
meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta memperkuat daya dukung
Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan dan terus berkembang.

Konteks Jakarta tersebut menjadi bagian dari perspektif
yang dibawa PAM JAYA ke dalam forum. Arief menempatkan kebutuhan pengembangan
infrastruktur air, peningkatan kualitas layanan, dan keberlanjutan sumber daya
air sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pertumbuhan kota.

Kebutuhan investasi menjadi bagian penting
dalam pengembangan layanan.
PAM JAYA terus mendorong
revitalisasi jaringan perpipaan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus
mengurangi kehilangan air atau non-revenue water (NRW). Jaringan yang sebagian besar telah berusia lebih dari dua dekade
menjadi salah satu tantangan yang membutuhkan investasi dan dukungan dari mitra
strategis.

Selain membahas pengembangan layanan air, kehadiran PAM
JAYA dalam forum tersebut juga membuka peluang penjajakan awal di sektor industri yang berkaitan dengan water cooling
untuk kebutuhan data center. Penjajakan ini menjadi
bagian dari upaya melihat potensi peran PAM JAYA dalam mendukung kebutuhan air bagi perkembangan industri
berbasis teknologi dan infrastruktur digital.

Kehadiran Arief sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia
yang diminta untuk memaparkan perspektif dalam forum tersebut
juga menjadi kesempatan untuk membawa
pengalaman PAM JAYA ke dalam diskusi
bersama para pemimpin bisnis global. Dalam kesempatan yang sama, PAM JAYA
melakukan penjajakan awal mengenai creative financing dengan
sejumlah pemimpin bisnis sebagai salah satu alternatif pendekatan untuk
mendukung kebutuhan investasi dan pengembangan infrastruktur air.

 

Pengalaman Jakarta menunjukkan bahwa kebutuhan layanan air
minum perpipaan, pembangunan infrastruktur, investasi, dan pertumbuhan kota
saling berkaitan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Ruang yang diberikan kepada PAM JAYA di forum tersebut juga menjadi
kesempatan untuk berbagi
pengalaman Indonesia dalam
mengelola layanan air minum perpipaan di perkotaan sekaligus membahas peran air
dalam pembangunan dan investasi.

Pengalaman tersebut juga tidak terlepas dari transformasi PAM
JAYA dalam meningkatkan pengelolaan layanan melalui pemanfaatan teknologi,
seperti smart
water meter
, integrated billing system, dan enterprise
resource planning (ERP)
, yang mendukung efisiensi dan
akurasi data dalam pengambilan keputusan.

“Air bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi merupakan fondasi bagi
kehidupan, kesehatan, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi. Ketika kita
berbicara mengenai pembangunan masa depan, maka pembicaraan mengenai air harus
ditempatkan di bagian paling fundamental,” ujar Arief.

Bagi PAM JAYA,
keterlibatan dalam rangkaian 81st UN General Assembly menjadi kesempatan untuk
membawa pengalaman Jakarta sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang
kolaborasi dengan pemimpin
serta pelaku sektor air
di tingkat internasional. Penjajakan di bidang
water cooling
untuk kebutuhan data center
dan creative financing menjadi
bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan air minum perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kebutuhan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan populasi
yang terus berkembang

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Arief Nasrudin Bawa Transformasi Air Jakarta ke Forum PBB di New York

Bagi PAM JAYA, keterlibatan dalam rangkaian 81st UN General Assembly menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman Jakarta sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang kolaborasi dengan pemimpin serta pelaku sektor air di tingkat internasional. Penjajakan di bidang water cooling untuk kebutuhan data center dan creative financing menjadi bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan air minum perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kebutuhan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan populasi yang terus berkembang

Jakarta, 22 September
2026 – Direktur Utama PAM JAYA, Arief
Nasrudin, menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia
yang diminta untuk memaparkan perspektif pengelolaan air minum perpipaan dalam Private CEO
Roundtable
di New York. Kehadiran tersebut merupakan
bagian dari rangkaian 81st UN General Assembly, agenda Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) yang mempertemukan para pemimpin dan pemangku
kepentingan global. PAM JAYA hadir atas undangan
Ministry of Foreign Affairs of the United
Arab Emirates (UAE)
selaku penyelenggara acara
tersebut untuk berbagi perspektif mengenai pengelolaan air minum perpipaan di
Jakarta.

 

Forum yang mempertemukan CEO dan pemimpin bisnis global ini
membahas berbagai isu strategis, termasuk investasi air yang menjadi fondasi
penting bagi pertumbuhan ekonomi, kesehatan, lingkungan, ketahanan pangan,
hingga keberlanjutan bisnis dan pembangunan infrastruktur masa depan.

 

PAM JAYA menargetkan 100% cakupan layanan di tahun 2029 dengan target
pengembangan kapasitas produksi hingga 32.950 liter per detik dan jaringan
perpipaan sepanjang 16.234 kilometer. Perluasan layanan tersebut juga diarahkan
untuk mengurangi ketergantungan terhadap
penggunaan air tanah
dan penurunan muka tanah,
meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta memperkuat daya dukung
Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan dan terus berkembang.

 

Konteks Jakarta tersebut menjadi bagian dari perspektif
yang dibawa PAM JAYA ke dalam forum. Arief menempatkan kebutuhan pengembangan
infrastruktur air, peningkatan kualitas layanan, dan keberlanjutan sumber daya
air sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pertumbuhan kota.

Kebutuhan investasi menjadi bagian penting
dalam pengembangan layanan.
PAM JAYA terus mendorong
revitalisasi jaringan perpipaan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus
mengurangi kehilangan air atau non-revenue water (NRW). Jaringan yang sebagian besar telah berusia lebih dari dua dekade
menjadi salah satu tantangan yang membutuhkan investasi dan dukungan dari mitra
strategis.

 

 

Selain membahas pengembangan layanan air, kehadiran PAM
JAYA dalam forum tersebut juga membuka peluang penjajakan awal di sektor industri yang berkaitan dengan water cooling
untuk kebutuhan data center. Penjajakan ini menjadi
bagian dari upaya melihat potensi peran PAM JAYA dalam mendukung kebutuhan air bagi perkembangan industri
berbasis teknologi dan infrastruktur digital.

 

Kehadiran Arief sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia
yang diminta untuk memaparkan perspektif dalam forum tersebut
juga menjadi kesempatan untuk membawa
pengalaman PAM JAYA ke dalam diskusi
bersama para pemimpin bisnis global. Dalam kesempatan yang sama, PAM JAYA
melakukan penjajakan awal mengenai creative financing dengan
sejumlah pemimpin bisnis sebagai salah satu alternatif pendekatan untuk
mendukung kebutuhan investasi dan pengembangan infrastruktur air.

 

Pengalaman Jakarta menunjukkan bahwa kebutuhan layanan air
minum perpipaan, pembangunan infrastruktur, investasi, dan pertumbuhan kota
saling berkaitan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Ruang yang diberikan kepada PAM JAYA di forum tersebut juga menjadi
kesempatan untuk berbagi
pengalaman Indonesia dalam
mengelola layanan air minum perpipaan di perkotaan sekaligus membahas peran air
dalam pembangunan dan investasi.

 

Pengalaman tersebut juga tidak terlepas dari transformasi PAM
JAYA dalam meningkatkan pengelolaan layanan melalui pemanfaatan teknologi,
seperti smart
water meter
, integrated billing system, dan enterprise
resource planning (ERP)
, yang mendukung efisiensi dan
akurasi data dalam pengambilan keputusan.

 

“Air bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi merupakan fondasi bagi
kehidupan, kesehatan, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi. Ketika kita
berbicara mengenai pembangunan masa depan, maka pembicaraan mengenai air harus
ditempatkan di bagian paling fundamental,” ujar Arief.

Bagi PAM JAYA,
keterlibatan dalam rangkaian 81st UN General Assembly menjadi kesempatan untuk
membawa pengalaman Jakarta sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang
kolaborasi dengan pemimpin
serta pelaku sektor air
di tingkat internasional. Penjajakan di bidang
water cooling
untuk kebutuhan data center
dan creative financing menjadi
bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan air minum perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kebutuhan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan populasi
yang terus berkembang

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES