PT Rohto Laboratories Indonesia hadirkan kembali kegiatan ROHTO PEDULI – “Joy of Seeing – A Healthy Future for All” dengan membagikan 1.500 kacamata gratis bagi siswa SD dan SMP serta 500 kacamata gratis bagi para lansia & operator pabrik.

Padalarang 8 Oktober 2026 –  ROHTO Peduli terus hadir dengan slogan “Clear Vision for Brighter Future” dan telah  memasuki tahun ke-5 sejak diluncurkan pada tahun 2022. Tahun ini Program ROHTO PEDULI ini juga bertepatan dengan momen Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) serta memperingati hari jadi ke-30 PT Rohto Laboratories Indonesia (30th Anniversary).

Kacamata gratis yang diberikan juga bertambah dari tahun sebelumnya, dengan total jumlah kacamata yang dibagikan secara gratis menjadi 2.000 kacamata, naik dari tahun lalu yang berjumlah 1.200 kacamata. Sasaran program CSR ROHTO Peduli tahun ini adalah 15 sekolah, pada tingkat SD dan SMP yang tersebar di daerah Bandung, Purwokerto, Malang, Surabaya dan Jember. Selain itu juga menyasar para lansia di sekitar pabrik cimareme dan Laksana Mekar di Kabupaten Bandung Barat, termasuk seluruh operator pabrik. Kegiatan sudah dimulai sejak 8 September dengan mengunjungi sekolah-sekolah di 5 daerah. Kegiatan ini diawali dengan edukasi untuk menjaga kesehatan mata, pemeriksaan mata dan selanjutnya dibagikan kacamata secara gratis kepada mereka yang membutuhkan dari hasil pemeriksaan mata masing-masing.

Pemeriksaan mata dilakukan menggunakan peralatan refractometer dan dilanjutkan dengan pemeriksaan manual menggunakan phoropter, serta pengumpulan profil peserta untuk membantu menentukan kondisi penglihatan dan ukuran lensa yang sesuai. Total pemeriksaan yang dilakukan selama program ini mencapai lebih dari 3.000 peserta dan mereka yang membutuhkan alat bantu diberikan kacamata secara gratis yang sesuai dengan kondisi matanya. Total Kacamata yang dibagikan secara gratis sekitar 2.000 kacamata untuk kegiatan tahun 2026 ini. 

Dalam rangka merayakan 30th Anniversary PT Rohto Laboratories Indonesia, ROHTO Peduli juga telah mengadakan bakti sosial berupa operasi katarak gratis di 8 titik dengan target 500 orang, bekerja sama dengan tim dokter spesialis mata di daerah masing-masing. Selain itu perusahaan juga melakukan kerja bakti, donor darah, memberikan donasi kepada panti disabilitas dan panti anak berkebutuhan khusus. 

Mukdaya Massidy, President Director PT ROHTO LABORATORIES INDONESIA mengatakan: “Kami bersyukur bahwa kegiatan ROHTO PEDULI “Joy of Seeing – A Healthy Future for All” telah memasuki tahun ke-5 dan kami terus membagikan kacamata secara gratis dan terus bertambah kepada para siswa SD dan SMP. Kami yakin bahwa kegiatan ini akan dapat menjangkau siswa-siswi di sekolah yang kami kunjungi sehingga dapat diketahui dengan tepat, siapa saja yang membutuhkan alat bantu kacamata dalam proses belajar mereka baik di sekolah maupun di rumah. Dengan program ROHTO PEDULI “Joy of Seeing” ini kami senang dapat turut memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan mata, bukan hanya sekedar memberikan kacamata saja, tetapi kegiatan ini juga diawali dengan sesi edukasi kepada para siswa-siswi untuk menjaga kesehatan mata mereka dan pemeriksaan mata yang komprehensif agar dapat dipastikan mereka akan mendapatkan kacamata yang sesuai dengan kondisi mata mereka sehingga membantu mereka dalam meningkatkan prestasi belajar.”

ROHTO PEDULI “Joy of Seeing – A Healthy Future for All” khususnya untuk pembagian kacamata gratis ke sekolah-sekolah ini turut didukung oleh Pesona Optic, dan Bank Resona Perdania. Pesona Optic melakukan pemeriksaan mata yang tepat dan komprehensif dilanjutkan dengan pembuatan kacamata yang sesuai dan berkualitas. Bank Resona Perdania telah ikut berpartisipasi sejak tahun 2024, telah turut menambah dampak positif bagi peserta dari program ini.

Memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) yang jatuh pada tanggal 8 Oktober 2026, diharapkan ROHTO PEDULI “Joy of Seeing – A Healthy Future for All” menjadi momentum penting untuk peduli akan kesehatan mata dan akses terhadap layanan kebutuhan akan kesehatan mata bagi masyarakat. Program ROHTO Peduli “Joy of Seeing” telah turut berpartisipasi secara nyata untuk memberikan kontribusi kepada generasi muda, yaitu para siswa-siswi SD dan SMP serta juga para lansia. Secara khusus dapat memberikan semangat dan membangkitkan perhatian akan penting kesehatan mata, layanan kesehatan mata yang mudah dan terjangkau serta menjaga kesehatan mata itu sendiri sejak dini.

Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua pihak yang belum dapat kami sebutkan satu per satu dan telah ikut berpartisipasi dan membantu program ROHTO PEDULI di tahun ini.

Sesuai motto kami, A Healthy Future for All,  PT. Rohto Laboratories Indonesia akan terus mengembangkan produk-produk yang memberikan manfaat nyata bagi penggunanya dan semua kalangan di Indonesia serta kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk rangkaian CSR yang dilakukan dalam program-program ROHTO Peduli ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

JELANG WAJIB HALAL 18 OKTOBER, FONDASI INDUSTRI HALAL TELAH SIAP

JAKARTA — Indonesia memasuki tahap lanjutan kewajiban sertifikasi halal pada 18 Oktober 2026 dengan basis 2,87 juta pelaku industri halal, 99 persen di antaranya berskala kecil dan mikro. Tenggat itu menjadi acuan bagi rangkaian kebijakan yang dibangun Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sejak 2020 di bawah Agus Gumiwang Kartasasmita, yang dicopot dari jabatan Menteri Perindustrian dalam perombakan kabinet bulan ini.

 

Menurut Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), tahap ini mencakup sejumlah kelompok produk, termasuk kosmetik, tekstil, keramik serta kelompok makanan dan minuman, sesuai penahapan.

Pasar besar, nilai tambah belum sepenuhnya tertangkap

Peluang yang diperebutkan tidak kecil. State of the Global Islamic Economy Report mencatat belanja konsumen Muslim di sektor ekonomi halal mencapai US$2,6 triliun pada 2024. Angka itu diproyeksikan naik menjadi US$3,56 triliun pada 2029.

 

Di dalam negeri, sekitar 87 persen penduduk beragama Islam. Industri makanan dan minuman, sektor terbesar ekonomi halal, tumbuh 6,15 persen pada 2025 dan menyumbang sekitar 6,72 persen produk domestik bruto (PDB). Sekitar 65 juta UMKM menyumbang kira-kira 61 persen PDB.

 

Namun besarnya pasar belum otomatis menjadi kekuatan industri. Pertanyaan yang kini diajukan pengambil kebijakan bukan lagi seberapa besar pasar halal Indonesia, melainkan seberapa besar nilainya yang ditangkap produsen dalam negeri.

 

Dari sertifikat ke ekosistem produksi

“Ekonomi halal merupakan bagian penting dari perang ekonomi global yang harus kita menangkan,” tegas Agus Gumiwang. Sejak 2020, Kemenperin atas inisiasi Agus Gumiwang membangun industri halal lewat beberapa jalur: kelembagaan, regulasi, infrastruktur, rantai pasok, business model, promosi, dan layanan publik, yang merupakan ekosistem dari ekonomi halal.

 

Di sisi kelembagaan, kementerian membentuk Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) pada tahun 2020, yang pada Januari 2025 diubah menjadi Pusat Industri Halal (PIH). Kemenperin juga membentuk Lembaga Pemeriksa Halal, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), serta lembaga pelatihan halal untuk menyiapkan penyelia dan pendamping.

 

Di sisi infrastruktur, Kemenperin mengatur pembentukan kawasan industri halal melalui Permenperin Nomor 17 Tahun 2020 dan mendorong pembangunan Halal Industrial Park bersama Himpunan Kawasan Industri (HKI). Arah jangka menengahnya dituangkan dalam Roadmap Pengembangan Industri Halal 2025–2029 (Permenperin Nomor 40 Tahun 2025), yang melengkapi Masterplan Industri Halal Indonesia 2023–2029 di tingkat nasional.

 

Kemenperin kini memfasilitasi empat kawasan industri halal, yakni di Bintan, Cikande, Jababeka, dan Sidoarjo. Ekosistem pendukungnya mencakup 22 Lembaga Pemeriksa Halal, empat Lembaga Pendamping Proses Produk Halal, lima lembaga pelatihan jaminan produk halal, dan tiga lembaga sertifikasi profesi.

 

Pada 2021, Kemenperin memulai Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) dengan tujuan untuk membangun kesadaran, motivasi, apresiasi, dan promosi para pelaku industri dan konsumen. Pada edisi perdana IHYA, sebanyak 145 perusahaan mendaftarkan diri secara mandiri, dan sejak itu digelar setiap tahun. Tingkat partisipasi perusahaan meningkat pada IHYA edisi 2026 menjadi 1.091 perusahaan.

Inisiasi : halal sebagai agenda industrialisasi

Pergeseran paling menonjol selama beberapa tahun terakhir adalah cara pandang. Industri halal tidak diperlakukan semata sebagai urusan sertifikasi, tetapi dikaitkan dengan agenda yang lebih besar: industrialisasi, trade barrier, pendalaman struktur industri, peningkatan utilisasi produksi dan investasi, serta pengembangan kawasan industri. Logikanya, produk halal membutuhkan bahan baku, mesin, kemasan, laboratorium, tenaga kerja, pembiayaan, dan logistik. Makin banyak mata rantai itu tersedia di dalam negeri, makin besar nilai tambah ekonomi yang tumbuh di Indonesia.

 

Pendekatan ini juga menyasar IKM. Sertifikasi diposisikan sebagai pintu masuk peningkatan mutu, standardisasi, dan keterhubungan dengan rantai pasok industri besar, bukan garis akhir.  “Sertifikasi ini bukan tujuan akhir. Ini adalah instrumen,” kata ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Abdul Hakam Naja, seperti dikutip Fortune Indonesia awal Oktober.

 

Hasilnya mulai tercermin di peringkat global. Dalam State of the Global Islamic Economy Report 2025/2026, sektor makanan halal Indonesia naik dari peringkat keempat pada tahun 2019 ke peringkat ketiga dunia pada tahun 2025. Di sektor fesyen muslim Indonesia saat ini menempati peringkat pertama, naik dari peringkat ketiga pada tahun 2019. Sementara di sektor farmasi dan kosmetik halal Indonesia naik dari posisi keenam pada tahun 2019 ke peringkat keempat pada tahun 2025. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Indonesia unggul pada salah satu sektor dengan bobot penilaian terbesar yakni 30 persen.

 

Menurut data yang dipaparkan Kemenperin, hingga akhir semester I-2026 sebanyak 2,67 juta perusahaan telah bersertifikat halal, dengan 5,49 juta produk dan 2,76 juta sertifikat. Pada 2025, Indonesia menarik investasi asing langsung US$24,2 miliar. Ekspor Indonesia ke negara-negara OKI pada 2024 mencapai US$12,51 miliar, naik 4,61 persen.

 

Agus Gumiwang sendiri menegaskan arah kebijakan ekonomi halal. “Indonesia harus bertransformasi dari sekadar pasar menjadi produsen dan pemain utama industri halal dunia,” ujarnya akhir September lalu.

 

“Kalau industri menengah besar saya yakin sudah siap,” kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman, seperti dikutip Katadata akhir Agustus lalu. Tantangannya ada di sekitar 1,7 juta industri kecil dan rumah tangga, yang kurang dari 1 juta di antaranya sudah bersertifikat. “Yang tantangan adalah di kecil, kecil rumah tangga, masih banyak yang belum,” ujarnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan

Jakarta, 12 Oktober 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. Langkah ini sejalan dengan arah penataan portofolio BUMN yang didorong oleh Danantara Asset Management (DAM) dan Badan Pengaturan (BP) BUMN, sekaligus menjadi bagian dari transisi Telkom sebagai Operating Holding menuju Strategic Holding sesuai inisiatif strategis TLKM 30.

Sejalan dengan aspirasi pemegang saham dalam rangka penataan dan optimalisasi portofolio, Telkom terus melaksanakan program streamlining terhadap 50 entitas di lingkungan TelkomGroup. Hingga semester pertama 2026, Telkom telah menuntaskan streamlining terhadap 24 entitas. Saat ini, proses penataan terhadap 26 entitas lainnya terus berjalan dengan mengupayakan penyelesaian semaksimal mungkin pada 2026, sesuai dengan tahapan kajian dan tata kelola yang berlaku bagi tiap entitas.

Sebagai salah satu BUMN dengan jumlah anak usaha terbanyak, Telkom menjalankan penataan portofolio untuk menjawab berbagai tantangan, mulai dari kompleksitas pengelolaan lintas lini bisnis, tumpang tindih usaha, kebutuhan peningkatan efisiensi operasional, hingga keterbatasan sejumlah entitas dalam bergerak lebih tangkas untuk menangkap peluang dan mendorong inovasi.

Melalui percepatan penataan ini, Telkom mengarahkan pembentukan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi berbasis Holding Company–Operating Company (HoldCo–OpCo), dengan struktur yang lebih ramping, fokus setiap OpCo pada bisnis inti (core business) yang semakin tajam, serta kinerja dan penciptaan nilai yang lebih kuat secara berkelanjutan.

Penataan portofolio juga membuka peluang untuk mengoptimalkan nilai bisnis yang selama ini belum tergali secara maksimal. Saat ini, Telkom melakukan delavering bisnis ke dalam empat segmen utama, yaitu B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, International. Penataan ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi masing-masing segmen bisnis, membuka peluang kemitraan strategis, serta mendorong penciptaan nilai yang lebih tinggi. Transformasi menuju Strategic Holding ini turut mendukung upaya Telkom dalam mencapai target valuasi lebih dari Rp550 triliun di tahun 2030.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan, komitmen Telkom dalam mengakselerasi streamlining diwujudkan melalui eksekusi yang disiplin.

“Arahan pemegang saham kami maknai sebagai mandat untuk bergerak lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian. Karena itu, setiap entitas kami evaluasi secara menyeluruh, apakah relevan dengan bisnis inti, berkontribusi pada nilai grup, dan memiliki prospek yang jelas. Percepatan yang kami lakukan bukan hanya untuk mengejar jumlah, melainkan memastikan portofolio TelkomGroup semakin sehat, sumber daya terfokus pada empat segmen bisnis TelkomGroup, sehingga setiap OpCo dapat bergerak dengan lebih linchah,” ujar Nanang.

Lebih lanjut, Nanang menambahkan, program streamlining sejak awal dirancang untuk memperkuat fundamental TelkomGroup sebagai digital telco. Telkom memiliki berbagai portfolio bisnis mulai dari core business di sektor telekomunikasi digital sampai dengan yang bersifat support atau adjacent. Sejalan dengan harapan stakeholder terhadap Telkom, program streamlining dapat mendukung penguatan profitabilitas dan penciptaan nilai yang berkelanjutan melalui pelepasan bisnis-bisnis yang memiliki margin kecil, sehingga EBITDA margin konsolidasi menjadi meningkat. Di tengah pelaksanaan streamlining dan penataan organisasi serta sumber daya manusia yang berjalan selaras, Telkom berhasil mencatatkan kinerja positif pada periode 1H26. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan pendapatan yang positif, disertai peningkatan profitabilitas pada kuartal II 2026, salah satunya tercermin dari EBITDA margin yang kembali berada di atas 50%.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Karyawan (SEKAR) Telkom Nashri menyatakan dukungan terhadap langkah streamlining yang dilakukan manajemen untuk menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.

“SEKAR Telkom mendukung streamlining sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis Telkom. Kami juga mengapresiasi komunikasi yang telah terjalin dengan baik antara manajemen dan karyawan. SEKAR Telkom juga sepakat bahwa pelaksanaan transformasi harus terencana, transparan, dan berkeadilan, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan, kepastian kerja dan kenyamanan karyawan. Kami meyakini, keberhasilan transformasi perusahaan harus berjalan beriringan dengan terciptanya lingkungan kerja yang kondusif dan masa depan karyawan yang lebih baik,” pungkas Nashri.

Dalam pelaksanaannya, Telkom memastikan setiap keputusan terkait streamlining diambil melalui mekanisme tata kelola dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap tahapan dijalankan berdasarkan kajian yang komprehensif, termasuk melalui proses due diligence yang melibatkan pihak ketiga independen, dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Business Judgment Rule (BJR).

Khususnya terhadap beberapa inisiatif streamlining yang memiliki kompleksitas tinggi, termasuk potensi cut loss, write-off atau permasalahan hukum, Telkom mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan kepastian hukum dalam setiap proses pengambilan keputusan. Sejalan dengan hal tersebut, Telkom berharap adanya percepatan penerbitan peraturan pelaksanaan sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Badan Usaha Milik Negara, guna memperkuat landasan hukum dan mendukung kelancaran pelaksanaan program penataan portofolio TelkomGroup.

Telkom juga memastikan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait serta menempatkan aspek sumber daya manusia sebagai perhatian utama, dengan memastikan setiap penyesuaian dilakukan secara bertanggung jawab, sukarela, dan menghormati hak-hak karyawan yang terdampak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%

Info Daop 2 Bd

Selasa, 13 Oktober 2026

Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%

Bandung (Jawa Barat), 13 Oktober 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api jarak jauh sepanjang Triwulan III 2026, periode Juli hingga September. Sejumlah relasi perjalanan menjadi pilihan favorit pengguna jasa KA, baik untuk keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung maupun perjalanan menuju berbagai kota tujuan.

Berdasarkan data perjalanan selama tiga bulan tersebut, Stasiun Gambir, Yogyakarta, Pasarsenen, Bekasi, dan Lempuyangan menjadi stasiun tujuan favorit pengguna jasa KA yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung. Sementara itu, stasiun-stasiun yang sama juga tercatat sebagai stasiun asal favorit bagi pengguna jasa KA yang tiba di wilayah Daop 2 Bandung.

Tingginya minat tersebut menunjukkan bahwa kereta api terus menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas antarkota, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, kunjungan keluarga, maupun wisata. Konektivitas antarkota yang didukung layanan kereta api menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang perjalanan masyarakat secara praktis dan terencana.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jasa KA yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api, khususnya di wilayah Daop 2 Bandung.

“Terima kasih kepada seluruh pengguna jasa KA yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Tingginya minat masyarakat selama Triwulan III 2026 menjadi motivasi bagi KAI Daop 2 Bandung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan perjalanan yang aman, selamat, tepat waktu, dan berkesan,” ujar Kuswardojo.

Dari sisi layanan, terdapat tujuh KA keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung yang mencatat tingkat okupansi tinggi sepanjang Triwulan III 2026. KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang menempati posisi teratas dengan okupansi mencapai 240,53 persen. Capaian ini menunjukkan tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang menghubungkan Bandung dengan sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Banyuwangi.

Berikut tujuh KA favorit pengguna jasa KA berdasarkan tingkat okupansi selama Triwulan III 2026:

1. KA Sangkuriang (7044A) relasi Bandung–Ketapang, okupansi 240,53 persen.

2. KA Malabar (70) relasi Bandung–Malang, okupansi 183,37 persen.

3. KA Kahuripan (274) relasi Kiaracondong–Blitar, okupansi 170,80 persen.

4. KA Cikuray (299) relasi Garut–Pasarsenen, okupansi 161,70 persen.

5. KA Papandayan (129B)** relasi Garut–Gambir, okupansi 147,77 persen.

6. KA Argo Wilis (10B) relasi Bandung–Surabaya Gubeng, okupansi 134,57 persen.

7. KA Mutiara Selatan (72) relasi Bandung–Surabaya Gubeng, okupansi 124,90 persen.

Kuswardojo menambahkan bahwa tingginya angka okupansi melebihi 100 persen tidak berarti terjadi kelebihan kapasitas tempat duduk, melainkan merupakan akumulasi jumlah pelanggan yang naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan (dinamis), sehingga satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan dalam satu rangkaian perjalanan.

“KAI menerapkan sistem penjualan tiket sesuai kapasitas tempat duduk yang tersedia pada setiap segmen perjalanan. Dengan demikian, seluruh pelanggan tetap memperoleh tempat duduk sesuai tiket yang dimiliki, meskipun secara akumulatif tingkat okupansi dapat melebihi 100 persen,” jelasnya.

Kuswardojo mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak jauh-jauh hari, terutama apabila ingin bepergian menggunakan KA favorit atau pada periode dengan permintaan tinggi. Tiket KA jarak jauh dapat dipesan mulai 45 hari sebelum tanggal keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, serta kanal penjualan resmi lainnya.

“Dengan merencanakan perjalanan lebih awal, masyarakat memiliki kesempatan lebih baik untuk memilih jadwal dan relasi KA yang sesuai dengan kebutuhan. Kami juga mengimbau pengguna jasa KA agar melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi untuk mendapatkan informasi perjalanan yang akurat dan menghindari risiko penipuan,” tambah Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan. Dukungan serta kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kereta api secara berkelanjutan.

Melalui berbagai layanan KA jarak jauh yang menghubungkan wilayah Bandung dan sekitarnya dengan beragam kota di Indonesia, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, tepat waktu, dan berkesan bagi seluruh pengguna jasa KA.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor

Pelemahan Bitcoin pada 13 Oktober 2026 terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Bittime menyoroti tiga faktor yang perlu dicermati investor, yaitu penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak dan ekspektasi inflasi, serta arus dana ETF Bitcoin spot AS. Investor diimbau memahami dinamika pasar dan risiko setiap instrumen sebelum mengambil keputusan. Bittime juga menjelaskan karakteristik perdagangan Futures, termasuk posisi long dan short, penggunaan leverage, serta risiko kerugian dan likuidasi.

Pelemahan Bitcoin di tengah ketidakpastian ekonomi global mendorong pelaku pasar untuk mencermati berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan aset kripto. Bittime, platform 3-in-1 yang menyediakan layanan Spot, Staking, dan Futures, melihat dinamika tersebut sebagai pengingat pentingnya memahami faktor yang dapat memengaruhi pasar aset digital serta karakteristik dan risiko setiap instrumen perdagangan dalam menghadapi volatilitas pasar.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Selasa 13 Oktober 2026 pagi, harga Bitcoin berada di kisaran US$82.400 pada 13 Oktober 2026, turun sekitar 1,45% dalam 24 jam dan 3,73 perse dalam sepekan. 

Harga tersebut juga sekitar 34,7% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high atau ATH) sebesar US$126.198,07 yang tercatat pada 6 Oktober 2025. Pergerakan ini berlangsung di tengah tekanan pasar yang dipengaruhi oleh sejumlah perkembangan ekonomi dan geopolitik global.

Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi OJK, Bittime menilai bahwa pergerakan Bitcoin perlu dipahami dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global, bukan hanya perkembangan internal industri kripto.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn menuturkan pergerakan Bitcoin saat ini perlu dilihat dalam konteks ekonomi global yang lebih luas. 

“Perubahan ekspektasi suku bunga, penguatan dolar AS, dan ketidakpastian geopolitik dapat memengaruhi selera risiko investor. Karena itu, penting bagi pelaku pasar untuk memahami bagaimana berbagai faktor tersebut saling berkaitan sebelum mengambil keputusan,” ujar Ryan.

Tiga Faktor yang Perlu Dicermati dari Pergerakan Bitcoin

Salah satu faktor yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah penguatan dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik. Dalam laporan pada 12 Oktober 2026, Reuters menyoroti penguatan dolar AS ke dekat level tertinggi dalam 18 bulan, didukung permintaan terhadap aset yang dianggap lebih aman dan perhatian investor terhadap data inflasi AS. Perubahan sentimen tersebut menjadi konteks penting dalam memahami minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Faktor kedua adalah perkembangan harga minyak dan implikasinya terhadap ekspektasi inflasi. Reuters juga melaporkan pada 13 Oktober 2026 bahwa harga minyak sedikit melemah setelah kenaikan pada hari sebelumnya, sementara pasar masih mempertimbangkan risiko gangguan pasokan energi di tengah ketegangan geopolitik. Perubahan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi dan pandangan pasar terhadap kebijakan moneter, meskipun dampaknya terhadap Bitcoin tidak selalu langsung atau konsisten.

Faktor ketiga adalah aliran dana pada produk investasi Bitcoin. Dalam laporan 12 Oktober 2026, Investing menyoroti tekanan terhadap harga Bitcoin di tengah kenaikan harga minyak dan arus dana keluar dari produk spot Bitcoin exchange-traded funds (ETF) di Amerika Serikat. 

Arus dana tersebut dapat memberikan gambaran mengenai perubahan permintaan terhadap produk investasi Bitcoin, tetapi tidak mencerminkan seluruh aktivitas investor di pasar kripto.

Ryan menambahkan bahwa indikator makroekonomi dan arus investasi perlu dibaca secara menyeluruh sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan.

“Data ekonomi dan arus investasi dapat membantu memberikan konteks yang lebih lengkap dalam membaca pasar Bitcoin. Namun, indikator tersebut tidak dapat memastikan arah harga berikutnya. Investor perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan dan memahami bahwa kondisi pasar dapat berubah dengan cepat,” jelas Ryan.

Peluang Futures di Tengah Dinamika Pasar

Perubahan kondisi pasar membuat pemahaman terhadap karakteristik instrumen perdagangan semakin penting. Dalam ekosistem Bittime yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, layanan Futures menyediakan mekanisme perdagangan derivatif bagi pengguna yang ingin mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pergerakan harga.

Bittime Futures menyediakan 49 pasangan perdagangan dengan leverage hingga 25x serta pilihan margin Cross dan Isolated. Melalui posisi long, pengguna dapat mengambil posisi berdasarkan ekspektasi kenaikan harga, sedangkan posisi short memungkinkan pengguna mengambil posisi berdasarkan ekspektasi penurunan harga.

Fitur tersebut memberikan fleksibilitas dalam menentukan strategi perdagangan di tengah kondisi pasar yang berubah-ubah. Namun, fleksibilitas ini tidak menghilangkan risiko kerugian ketika pasar bergerak berlawanan dengan posisi yang diambil.

“Futures memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pasar, baik ketika memperkirakan harga akan naik maupun turun. Namun, fleksibilitas tersebut harus disertai pemahaman mengenai mekanisme perdagangan, penggunaan margin, dan risiko yang melekat pada produk derivatif,” kata Ryan.

Penggunaan leverage memungkinkan pengguna membuka eksposur perdagangan yang lebih besar dibandingkan margin yang digunakan. Di sisi lain, leverage juga memperbesar dampak pergerakan harga terhadap modal. Dalam kondisi tertentu, pergerakan harga yang relatif kecil sekalipun dapat menyebabkan kerugian signifikan atau memicu likuidasi posisi, bergantung pada besarnya leverage, margin, dan kondisi perdagangan.

Pilihan margin Cross dan Isolated juga memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, pengguna perlu memahami mekanisme margin, ketentuan likuidasi, dan potensi kerugian sebelum menggunakan fitur tersebut. Perdagangan Futures tidak menjamin keuntungan, baik ketika pasar mengalami kenaikan maupun penurunan.

Pemahaman Risiko dalam Perkembangan Pasar Aset Digital

Dinamika Bitcoin pada Oktober 2026 menunjukkan pentingnya memahami hubungan antara kondisi ekonomi global dan pasar aset digital. Penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak, ekspektasi kebijakan moneter, serta arus investasi dapat memberikan konteks tambahan dalam membaca pergerakan harga. Namun, tidak ada satu faktor yang dapat digunakan secara terpisah untuk memastikan arah pasar berikutnya.

Bittime menyediakan berbagai pilihan layanan perdagangan aset digital melalui ekosistem Spot, Staking, dan Futures. Seiring perkembangan produk, pemahaman terhadap mekanisme perdagangan, karakteristik risiko, dan kondisi keuangan masing-masing pengguna tetap menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan.

“Perkembangan industri aset digital tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap produk perdagangan, tetapi juga dengan peningkatan pemahaman pengguna terhadap risiko. Keputusan yang terukur dimulai dari riset mandiri, pemahaman terhadap instrumen yang digunakan, dan pengelolaan eksposur sesuai kemampuan finansial. Tidak ada strategi yang menghilangkan seluruh risiko, terutama di pasar yang volatil,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Beyond Borders: Dari Indonesia, Membawa Kapabilitas PLN NPC ke Dunia

Jakarta, 13 Oktober — Perjalanan membangun infrastruktur energi tidak selalu berhenti di batas negara. Bagi PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), pengalaman lebih dari dua dekade mengerjakan berbagai proyek ketenagalistrikan di Indonesia menjadi bekal untuk mengambil langkah lebih jauh: membawa kapabilitas EPC Indonesia ke pasar global.

Langkah tersebut diwujudkan melalui proyek East Coast Rail Link (ECRL) di Malaysia, yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan PLN NPC sekaligus proyek luar negeri pertama perusahaan.

Proyek ini bukan sekadar tentang bekerja di negara lain. ECRL menjadi pembuktian bahwa pengalaman, kompetensi, dan kemampuan eksekusi yang dibangun PLN NPC selama bertahun-tahun di Indonesia dapat diterapkan dalam lingkungan proyek internasional dengan tuntutan standar, koordinasi, dan karakter pekerjaan yang berbeda.

Dalam proyek ECRL, PLN NPC dipercaya mengerjakan pekerjaan design and build electrification pada sejumlah lokasi, mencakup empat lokasi elektrifikasi, 132 kV Switching Station, Overhead Line (OHL), serta Underground Cable (UGC)

Bekerja di negeri orang berarti membawa tim, pengalaman, sistem kerja, dan kemampuan engineering ke lingkungan baru. Perbedaan kondisi lapangan, koordinasi lintas pihak, hingga tuntutan penyelesaian pekerjaan menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi tim PLN NPC. Namun, pengalaman menghadapi berbagai karakter proyek di Indonesia menjadi fondasi penting untuk menjawab tantangan tersebut.

Dari satu lokasi ke lokasi lainnya, tim PLN NPC bekerja memastikan setiap bagian pekerjaan dapat diselesaikan dan diintegrasikan sesuai kebutuhan proyek. Sejumlah milestone penting berhasil dicapai, termasuk energisasi FS01 Tunjung, Kelantan pada 15 Januari 2026; FS02 pada 25 Februari 2026; FS09 pada 27 Februari 2026; serta FS02 Underground Cable pada 30 April 2026.

Pada pekerjaan UGC FS02, PLN NPC menyelesaikan jalur sepanjang 10 kilometer, yang menjadi salah satu feeder station UGC terpanjang yang dikerjakan PLN NPC. Perjalanan ECRL kemudian mencapai milestone berikutnya melalui energisasi FS10 Gombak pada 29 Juni 2026, menandai berlanjutnya kontribusi PLN NPC dalam proyek strategis infrastruktur transportasi dan ketenagalistrikan di Malaysia.

Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, mengatakan bahwa ECRL menjadi bagian penting dari perjalanan perusahaan dalam membangun kapabilitas dan kepercayaan di pasar internasional.

“ECRL menjadi pembuktian bahwa pengalaman yang kami bangun selama lebih dari dua dekade di Indonesia dapat dibawa ke level internasional. Tantangannya tentu berbeda, tetapi prinsipnya sama: memahami kebutuhan proyek, bekerja dengan disiplin, berkolaborasi, dan memastikan setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Hendra.

Menurutnya, keberhasilan mengerjakan proyek di Malaysia juga tidak terlepas dari kontribusi para insan PLN NPC yang berada di balik pelaksanaan proyek.

“Di balik setiap milestone ECRL, ada tim yang bekerja jauh dari rumah, beradaptasi dengan lingkungan baru, menghadapi tantangan di lapangan, dan tetap menjaga standar pekerjaan. Mereka membawa bukan hanya nama PLN NPC, tetapi juga membawa pengalaman dan kapabilitas Indonesia ke level global,” lanjutnya.

Bagi PLN NPC, perjalanan ECRL menjadi lebih dari sekadar ekspansi bisnis. Proyek ini menjadi bagian dari proses membangun global capability—mengubah pengalaman menjadi kompetensi, kompetensi menjadi kepercayaan, dan kepercayaan menjadi peluang untuk melangkah lebih jauh.

Memasuki usia ke-23 tahun, PLN NPC terus memperkuat langkahnya sebagai perusahaan EPC yang mampu menghadirkan solusi ketenagalistrikan di berbagai kondisi dan wilayah.

Perjalanan yang dimulai dari proyek-proyek di Indonesia kini telah melewati batas geografis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Mandiri Taspen Raih Dua Penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan

JAKARTA, 13 Oktober 2026 — PT Bank Mandiri Taspen meraih dua penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan Kategori Besar, masing-masing untuk layanan pembayaran pensiunan PT TASPEN (Persero) dan PT ASABRI (Persero). Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kinerja Bank Mandiri Taspen dalam mendukung layanan pembayaran pensiun.

Penghargaan tersebut diraih dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Mitra Pembayaran Pensiun dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan PT TASPEN (Persero), yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan pada Selasa (13/10), di Aula Gedung Yusuf Anwar, Kompleks Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Dua penghargaan yang diterima meliputi Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan PT TASPEN (Persero) Kategori Besar dan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan PT ASABRI (Persero) Kategori Besar. Dalam kegiatan tersebut, Bank Mandiri Taspen diwakili oleh Direktur Funding (Retail & Network), Rizky Olivia Nasution, bersama SEVP Operations, Freddy Kurnianto.

Direktur Funding (Retail & Network) PT Bank Mandiri Taspen, Rizky Olivia Nasution, mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan pembayaran pensiun yang optimal.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Bank Mandiri Taspen dalam menghadirkan layanan pembayaran pensiun yang optimal. Ke depan, kami akan terus meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat kualitas layanan kepada nasabah, sehingga kami dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi para pensiunan,” ujar Rizky Olivia.

Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dan kontribusi seluruh insan perusahaan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan arahan Dewan Komisaris dan Direksi, serta kerja keras seluruh Mantap Squad. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” tambah Rizky Olivia.

Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bank Mandiri Taspen untuk terus menjaga kinerja layanan pembayaran pensiun, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat kualitas pelayanan kepada nasabah. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PLUS Diskonnya dari neobank Plus: Ada Promo QRIS, Diskon Merchant, hingga Top Up E-Wallet

Transaksi digital kini menjadi bagian dari berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari membayar belanjaan menggunakan QRIS hingga mengisi saldo e-wallet. Di tengah beragam kebutuhan tersebut, promo transaksi bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk mengelola pengeluaran dengan lebih efisien.

Melalui neobank Plus, nasabah dapat menemukan berbagai penawaran untuk transaksi digital, mulai dari promo QRIS, diskon di merchant yang berpartisipasi, hingga promo e-wallet dan top up dengan manfaat bebas biaya administrasi pada periode tertentu. Rangkaian penawaran ini menjadi bagian dari PLUS Diskonnya, salah satu kategori benefit dalam program neobank Plus.

Apa Saja Promo dalam PLUS Diskonnya?

PLUS Diskonnya menghadirkan sejumlah penawaran untuk transaksi digital dan pembayaran sehari-hari. Setiap promo memiliki periode, mekanisme, serta ketentuan yang berbeda.

1. Promo QRIS melalui Program 10.10 Dobel Untung

Melalui program 10.10 Dobel Untung yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2026, nasabah berkesempatan mendapatkan benefit hingga Rp101.010 dengan minimum transaksi Rp101.010.

Program ini menawarkan manfaat sesuai mekanisme dan kuota yang ditetapkan. Sebelum bertransaksi, nasabah perlu memeriksa ketentuan promo untuk mengetahui jenis benefit yang tersedia, cara mendapatkannya, serta persyaratan transaksi yang harus dipenuhi.

2. Diskon QRIS hingga 10% di Merchant Pilihan

Selain promo QRIS, neobank Plus menghadirkan program 10.10 Merchant Eksklusif dengan potongan harga sebesar 10%, hingga Rp101.010, dengan minimum transaksi Rp101.010.

Promo ini berlaku di merchant yang berpartisipasi, termasuk:

– Blibli dan TikTok Shop

– Rupa-Rupa, Sociolla, dan Guardian

– Bluebird dan Hotel Murah

– Telkomsel, UPoint, dan Dunia Games

– Tokocrypto, Gococo, HeiHei, dan Warung Kopi Hari-Hari

Dengan penawaran tersebut, nasabah berkesempatan memperoleh diskon saat bertransaksi di merchant yang memenuhi ketentuan program. Ketersediaan promo tetap mengikuti periode, merchant, dan syarat yang berlaku.

3. Promo E-Wallet dan Top Up Tanpa Biaya Admin

Kebutuhan mengisi saldo e-wallet juga termasuk dalam rangkaian PLUS Diskonnya. Melalui program FreeTamin, pengguna berkesempatan mendapatkan pembebasan biaya administrasi untuk top up e-wallet tertentu selama periode promo.

Untuk Oktober 2026, jadwal promo yang tersedia adalah sebagai berikut:

– OVO: Setiap Selasa, pada 6, 13, 20, dan 27 Oktober 2026, pukul 10.00–17.00 WIB, dengan minimum top up Rp20.000.

– ShopeePay: Setiap Rabu, pada 7, 14, 21, dan 28 Oktober 2026, pukul 10.00–17.00 WIB, dengan minimum top up Rp20.000.

Nasabah dapat memeriksa informasi lengkap mengenai mekanisme dan ketentuan masing-masing promo sebelum melakukan top up. Pembebasan biaya administrasi berlaku sesuai persyaratan program, bukan untuk seluruh transaksi e-wallet secara otomatis.

4. Kupon Diskon untuk Pembayaran Tagihan dan Isi Ulang

Benefit PLUS Diskonnya juga berkaitan dengan kupon diskon mingguan yang tersedia melalui Neo Membership. Kupon ini dapat digunakan untuk transaksi tertentu, termasuk pembayaran tagihan online, QRIS, dan isi ulang.

Besaran diskon mengikuti level Neo Membership yang dimiliki. Pengguna perlu memeriksa nilai kupon, periode penggunaan, dan ketentuan transaksi agar dapat memanfaatkan benefit sesuai kebutuhan.

Manfaatkan Promo Digital Sesuai Kebutuhan

Promo transaksi dapat menjadi pertimbangan tambahan ketika memilih metode pembayaran. Namun, manfaat yang diterima tetap bergantung pada jenis transaksi, nilai minimum pembayaran, periode promo, dan persyaratan yang ditetapkan.

Melalui PLUS Diskonnya, neobank Plus menghadirkan beragam penawaran yang mencakup promo QRIS, diskon QRIS di merchant pilihan, promo e-wallet/top up tanpa biaya admin pada periode tertentu, serta kupon untuk pembayaran tagihan dan isi ulang.

neobank Plus merupakan rangkaian benefit dan promo dari neobank, bukan produk atau rekening baru. Informasi mengenai promo cashback QRIS, diskon merchant, FreeTamin, dan kupon Neo Membership dapat dilihat melalui aplikasi neobank serta halaman resmi program terkait.

***

Periode, kuota, merchant, minimum transaksi, dan manfaat promo mengikuti syarat dan ketentuan masing-masing program.

Jika ingin mempelajari  promo neobank PLUS, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link s.id/neodobeluntung, s.id/neopromoeksklusif, s.id/neofreetamindana, s.id/neofreetaminovo, s.id/neofreetaminspay, s.id/neofreetamingopay atau di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Hadir di Multifinance Day 2026, Perkuat Edukasi dan Inklusi nKeuangan

Denpasar, 10 Oktober 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) berpartisipasi dalam Multifinance Day 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) pada 9–11 Oktober 2026 di Main Atrium Living World Denpasar, Bali. Kegiatan ini menjadi wadah bagi industri perusahaan pembiayaan untuk memperkenalkan produk dan layanan keuangan sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Partisipasi BRI Finance dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai layanan pembiayaan. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan peran perusahaan pembiayaan dalam memenuhi kebutuhan finansial serta mendorong pemanfaatan produk keuangan secara bijak.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa peningkatan literasi keuangan perlu berjalan beriringan dengan akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan.

“Literasi keuangan menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat. Masyarakat perlu memahami manfaat layanan pembiayaan sekaligus mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan membayar sebelum mengambil keputusan. Melalui Multifinance Day 2026, kami mendukung upaya agar masyarakat semakin cermat dalam memilih dan memanfaatkan produk pembiayaan,” ujar Dhani.

Mengusung tema “Bijak Berhutang, Hidup Sejahtera”, Multifinance Day 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang mencakup edukasi keuangan, pameran produk pembiayaan, hiburan, serta kegiatan sosial. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya industri untuk mendekatkan layanan pembiayaan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab.

“Keputusan menggunakan pembiayaan perlu didasarkan pada perencanaan yang matang. Selain mempertimbangkan tujuan penggunaan dana, masyarakat juga perlu memahami kewajiban pembayaran yang menyertainya agar pembiayaan dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan kondisi keuangan pribadi. Kami berharap edukasi seperti ini dapat membantu masyarakat mengambil keputusan finansial dengan lebih terukur,” tambah Dhani.

Melalui partisipasi dalam Multifinance Day 2026, BRI Finance terus mendukung penguatan literasi dan inklusi keuangan serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan pembiayaan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menembus Medan, Menghubungkan Energi: Dedikasi PLN NPC Membangun Negeri

Jakarta, 13 Oktober – Sebuah jaringan transmisi mungkin terlihat sederhana ketika berdiri kokoh di kejauhan. Menara-menara yang menjulang, konduktor yang membentang, dan listrik yang mengalir melalui jaringan. Namun, di balik setiap kilometer transmission line, ada cerita tentang manusia yang bekerja di tengah medan yang tidak selalu mudah.

Selama 23 tahun berkarya, PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) menjadi bagian dari perjalanan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan Indonesia, termasuk membangun Transmission Line (TL) yang harus melewati berbagai karakter medan dan kondisi geografis.

Bagi tim proyek PLN NPC, perjalanan membangun transmission line tidak selalu dimulai dari jalan yang mulus. Ada lokasi yang harus dicapai melalui medan berbukit, kontur tanah yang menantang, akses terbatas, hingga lokasi pekerjaan yang jauh dari pusat aktivitas.

Di tempat-tempat seperti inilah dedikasi diuji.

Setiap titik tower membutuhkan perencanaan dan eksekusi yang cermat. Tim harus memahami kondisi medan, menentukan metode kerja yang sesuai, mengatur mobilisasi material dan peralatan, serta memastikan seluruh pekerjaan berlangsung dengan mengutamakan keselamatan.

Tidak jarang, perjalanan menuju lokasi pekerjaan menjadi bagian dari tantangan itu sendiri.

Personel harus menempuh medan yang sulit untuk memastikan pekerjaan tetap berjalan. Material yang dibutuhkan harus dimobilisasi dengan mempertimbangkan kondisi akses. Di lapangan, rencana yang telah disusun dapat kembali disesuaikan dengan kondisi aktual.

Bagi mereka yang bekerja di lapangan, semua itu menjadi bagian dari pekerjaan. Namun, di balik tantangan tersebut terdapat satu tujuan yang sama yaitu memastikan setiap tower berdiri dan setiap jalur transmisi tersambung sebagaimana mestinya.

Salah satu pengalaman tersebut tercermin dalam pembangunan TL Payakumbuh-Garuda Sakti, yang menghadirkan tantangan tersendiri karena karakter medan yang dilalui. Proyek seperti ini membutuhkan kolaborasi erat antara engineering, konstruksi, project management, hingga tim lapangan untuk menerjemahkan desain menjadi infrastruktur nyata di tengah kondisi geografis yang beragam.

Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, mengatakan bahwa kemampuan menghadapi tantangan lapangan merupakan bagian penting dari perjalanan PLN NPC selama 23 tahun.

“Di balik setiap infrastruktur yang kami bangun, ada orang-orang yang bekerja dengan dedikasi tinggi. Mereka datang ke lokasi, menghadapi kondisi medan, mencari solusi ketika ada tantangan, dan memastikan pekerjaan tetap berjalan dengan aman. Inilah bagian dari perjalanan PLN NPC yang mungkin tidak selalu terlihat, tetapi sangat berarti,” ujar Hendra.

Menurutnya, pembangunan transmission line bukan hanya pekerjaan teknis, tetapi juga membutuhkan ketangguhan dan kepedulian dari seluruh tim yang terlibat.

“Kami percaya bahwa membangun infrastruktur ketenagalistrikan berarti membangun sesuatu yang manfaatnya akan dirasakan jauh setelah proyek selesai. Karena itu, setiap kilometer yang kami bangun memiliki cerita tentang kerja keras, kolaborasi, dan tanggung jawab,” lanjutnya.

Selama lebih dari dua dekade, pengalaman menghadapi berbagai kondisi proyek telah menjadi bagian dari perjalanan PLN NPC dalam membangun kapabilitas EPC. Dari medan yang sulit hingga lokasi dengan akses terbatas, setiap proyek memberikan pengalaman baru sekaligus memperkuat kemampuan perusahaan dalam menghadirkan solusi ketenagalistrikan. Sebab, ketika sebuah transmission line akhirnya berdiri dan listrik mengalir melaluinya, yang terlihat hanyalah hasil akhirnya.

Yang tidak selalu terlihat adalah langkah kaki orang-orang yang mendaki medan sulit, tangan yang bekerja di lapangan, keputusan yang diambil di tengah keterbatasan, dan dedikasi yang membuat semuanya menjadi nyata.

Itulah bagian dari cerita 23 tahun PLN NPC.

Bukan sekadar membangun jaringan.

Tetapi menghubungkan energi, menghubungkan wilayah, dan ikut membangun negeri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES