Apa Itu Jasa Komen? Cara Kerja, Harga, dan Risiko Jasa Komentar

Jasa komen adalah layanan untuk memesan komentar bagi unggahan sendiri di media sosial. Pemesan menentukan berapa banyak komentar yang masuk dan, bila mau, apa isinya. Layanan seperti ini dipakai pemilik toko online dan kreator yang unggahannya sudah rapi tetapi kolom komentarnya masih sepi.

Jasa Komen (jasakomen.com), panel yang baru memperkenalkan diri ke publik, menyediakannya untuk enam platform sekaligus, mulai dari Instagram dan TikTok sampai Threads, Twitter/X, Facebook, dan YouTube. Lewat panel jasa komen tersebut, pemesan tidak perlu mengirim pesan ke admin lalu menunggu balasan. Harga terpampang di situs dan pesanan dibuat sendiri.

Kenapa Kolom Komentar Diperhitungkan

Orang jarang membeli tanpa melirik komentar lebih dulu. Riset Accenture yang dimuat Medcom pada Mei 2023 mencatat bahwa likes dan komentar baik di media sosial memengaruhi keputusan pembelian 86 persen konsumen online Indonesia. Karena pengaruhnya sebesar itu, komentar pesanan punya aturan main, terutama soal isi yang tidak boleh menyesatkan.

Harga Jasa Komentar per Platform

Per 13 Oktober 2026, jasa komentar dari akun Indonesia di Jasa Komen dipatok Rp300.000 per 1.000 komentar untuk Instagram, atau Rp300 per komentar. Lima platform lainnya, yaitu TikTok, Threads, Twitter/X, Facebook, dan YouTube, sama-sama Rp330.000 per 1.000 komentar. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, dan daftar terbaru tersedia di jasakomen.com.

Pesanan boleh dimulai dari lima komentar. Artinya, siapa pun bisa mencoba jasa komentar Instagram dengan Rp1.500 atau jasa komentar TikTok dengan Rp1.650 sebelum memesan dalam jumlah besar.

Jenis Jasa Komen yang Bisa Dipesan

Pilihan paling sederhana adalah komentar random, yang isinya diserahkan kepada akun pengomentar. Bagi yang ingin mengatur sendiri, tersedia komentar custom dengan harga yang sama. Pemesan cukup menulis daftar komentarnya, satu baris untuk satu komentar. Pemilik toko online biasanya memilih jenis ini karena teksnya bisa diarahkan ke hal yang sering ditanyakan pembeli, seperti ukuran, stok, atau cara pesan.

Ada juga layanan untuk menghidupkan percakapan yang sudah berjalan. Reply komentar dipakai untuk membalas komentar yang sudah ada, sedangkan likes pada komentar seharga Rp150.000 per 1.000 membantu mengangkat komentar tertentu.

Pemesan yang membutuhkan profil pengomentar tertentu bisa memilihnya. Di Instagram, komentar dari akun pria atau wanita dihargai Rp420.000 per 1.000, dari akun dengan lebih dari 100 followers Rp480.000, dan dari akun dengan lebih dari 1.000 followers Rp1.080.000.

Cara Kerja Jasa Komen

Prosesnya selesai dalam empat langkah.

1, Daftar akun di situs, lalu isi saldo lewat QRIS, virtual account, atau transfer bank.

2. Pilih platform dan jenis komentar.

3. Tempel tautan unggahan yang sifatnya publik.

4. Kalau memilih komentar custom, tulis daftar komentarnya.

Untuk komentar custom Instagram, komentar dikerjakan akun Indonesia dan mulai masuk 4 sampai 12 jam setelah pesanan dibuat. Kata sandi akun tidak pernah diminta. Pemesan yang ingin komentarnya masuk sedikit demi sedikit bisa mengaktifkan fitur drip feed.

Kelebihan, Kekurangan dan Risiko Jasa Komen

Yang memudahkan pemesan adalah keterbukaan harganya. Tarif, batas minimum, dan batas maksimum sudah terlihat sebelum saldo diisi. Pesanan bisa dimulai dari lima komentar, teks dan profil pengomentar bisa dipilih, dan bila pesanan gagal, hanya terkirim sebagian, atau dibatalkan, selisihnya kembali ke saldo secara otomatis.

Kelebihan lainnya ada pada bukti pengerjaan. Tersedia layanan yang dilengkapi bukti tangkapan layar, dan semua pesanan bisa mendapatkan bukti pengerjaan dalam bentuk file Excel dan PDF. Dokumen ini berguna bagi agensi, admin media sosial, atau pemilik usaha yang perlu melaporkan hasil kerja kepada klien maupun atasan.

Ada pula hal yang perlu diterima sejak awal. Komentar custom murah tidak bergaransi refill dan tidak disertai bukti tangkapan layar, meskipun bukti pengerjaan berupa Excel dan PDF tetap bisa diperoleh. Saldo yang sudah diisi tidak bisa ditarik ke rekening bank. Isi komentar random berada di luar kendali pemesan, tetapi komentarnya akan disesuaikan dengan topik videonya. Bila platform media sosial mengambil tindakan terhadap akun pemesan, hal itu tidak ditanggung panel.

Konten Komentar yang Ditolak

Tidak semua komentar bisa dipesan. Jasa Komen menolak pesanan yang memuat perjudian, pornografi, SARA, ujaran kebencian, fitnah, hoaks, penipuan, kampanye hitam, produk ilegal, atau serangan terhadap individu, brand, dan kompetitor. Klaim berlebihan dan testimoni palsu yang menyesatkan juga ditolak. Layanan ini hanya boleh dipakai untuk akun milik sendiri atau akun yang dikelola secara sah, dan pemesannya minimal berusia 17 tahun.

“Komentar custom itu ditulis pemesan sendiri, jadi isinya juga tanggung jawab pemesan. Kalau melanggar ketentuan, pesanannya kami tolak atau kami batalkan,” kata tim Jasa Komen.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menembus Batas, Membawa Energi: 23 Tahun PLN NPC Hadir di Pulau-Pulau Terisolir

Jakarta, 13 Oktober 2026 – Tidak semua pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berlangsung di lokasi yang mudah dijangkau. Ada pekerjaan yang dimulai dengan perjalanan panjang menuju pulau-pulau terluar, membawa peralatan dan material melewati laut, menghadapi keterbatasan akses, hingga memastikan setiap instalasi dapat berdiri dan beroperasi di tengah kondisi geografis yang menantang. Selama 23 tahun berkarya, PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) telah menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Salah satu wujud kontribusi PLN NPC hadir melalui pembangunan infrastruktur pembangkit energi bersih di enam pulau terisolir di Jawa Timur. Enam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tersebut tersebar di Pulau Gili Noko dengan kapasitas 50 kWp, Pulau Saebus 100 kWp, Pulau Sadulang 100 kWp, Pulau Saular 25 kWp, Pulau Sepangkur 75 kWp, dan Pulau Kemirian 50 kWp. Secara total, keenam proyek tersebut mencapai 400 kWp kapasitas pembangkit energi surya.

Namun, angka 400 kWp tidak sepenuhnya menggambarkan cerita di balik pembangunannya.

Di balik setiap kapasitas yang terpasang, terdapat pekerjaan yang harus menyesuaikan dengan karakteristik pulau. Mobilisasi personel, peralatan, material, hingga pelaksanaan konstruksi membutuhkan perencanaan dan koordinasi yang matang. Kondisi geografis dan keterbatasan akses membuat pekerjaan di wilayah kepulauan membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan proyek di daratan.

Bagi PLN NPC, membangun infrastruktur ketenagalistrikan di pulau-pulau terisolir bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan konstruksi. Setiap proyek menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur energi yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah yang secara geografis berada jauh dari pusat sistem kelistrikan.

Enam pulau. Enam proyek. Satu semangat: membawa energi lebih dekat.

Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, mengatakan bahwa pengalaman membangun di wilayah dengan tantangan geografis menjadi bagian penting dari perjalanan perusahaan selama 23 tahun.

“Membangun infrastruktur ketenagalistrikan di pulau terisolir membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis. Ada tantangan mobilisasi, kondisi lokasi, cuaca, akses, dan berbagai dinamika di lapangan yang harus dihadapi bersama. Di situlah semangat dan kemampuan tim benar-benar diuji,” ujar Hendra.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa kapabilitas EPC tidak hanya diukur dari kemampuan membangun proyek dalam kondisi ideal, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan solusi ketika kondisi lapangan menuntut lebih.

“Kami ingin setiap proyek yang dikerjakan PLN NPC memiliki arti. Ketika kami datang ke sebuah wilayah yang sulit dijangkau dan kemudian meninggalkan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan, di situlah kami melihat makna dari pekerjaan kami,” lanjutnya.

Perjalanan membangun enam PLTS di pulau-pulau terisolir menjadi bagian dari rekam jejak PLN NPC dalam mengerjakan proyek dengan karakteristik dan tingkat tantangan yang beragam. Dari pembangkit hingga transmisi, dari wilayah perkotaan hingga daerah dengan akses terbatas, pengalaman tersebut membentuk PLN NPC menjadi perusahaan EPC yang terus mengembangkan kemampuan untuk menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur energi.

Memasuki usia ke-23 tahun, PLN NPC membawa pengalaman tersebut untuk terus melangkah lebih jauh. Tantangan geografis bukan menjadi batas, melainkan bagian dari perjalanan untuk membuktikan bahwa infrastruktur energi dapat dibangun di mana pun dibutuhkan.

Karena bagi PLN NPC, membangun energi bukan hanya tentang mendirikan pembangkit. Ini tentang menembus batas, menjangkau wilayah, dan menghadirkan harapan melalui energi.

23 tahun berkarya. Dari daratan hingga kepulauan terisolir, PLN NPC terus membangun untuk masa depan energi Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tahun PLN NPC, Perkuat Peran Membangun Infrastruktur Energi hingga Wilayah Terisolir

Jakarta, 13 Oktober 2026 – Dua puluh tiga tahun perjalanan PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) ditandai dengan kiprah membangun berbagai infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia. Tidak hanya membangun pembangkit dan jaringan listrik, PLN NPC juga hadir di lokasi-lokasi dengan tantangan geografis yang tidak sederhana, termasuk kepulauan terisolir dan wilayah dengan medan konstruksi yang sulit.

Salah satu kontribusi tersebut diwujudkan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada enam titik yang berlokasi di kepulauan terisolir di Jawa Timur dengan total kapasitas sebesar 400 kWp. Adapun PLTS tersebut berlokasi di Pulau Gili Noko, Pulau Saebus, Pulau Sadulang, Pulau Saular, Pulau Sepangkur, dan Pulau Kemirian.

Pengembangan pembangkit energi bersih ini menjadi bagian dari upaya mendukung penyediaan listrik di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap sistem kelistrikan utama.

Di wilayah kepulauan, tantangan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan kondisi geografis, tetapi juga akses menuju lokasi, mobilisasi material, hingga pelaksanaan konstruksi. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari kapabilitas PLN NPC dalam mengerjakan proyek ketenagalistrikan dengan karakteristik lokasi yang beragam.

Kontribusi PLN NPC juga terlihat pada pembangunan infrastruktur transmisi yang menghubungkan dan memperkuat sistem kelistrikan. Salah satunya melalui Transmission Line (TL) 275 kV Payakumbuh-Garuda Sakti, yang merupakan bagian krusial dari backbone (penopang inti) sistem transmisi kelistrikan Pulau Sumatera. Transmission Line ini dibangun dengan menghadapi tantangan medan dan kondisi geografis di sepanjang jalur transmisi.

Pekerjaan transmisi di medan sulit membutuhkan ketepatan engineering, metode konstruksi yang adaptif, serta koordinasi yang kuat di lapangan. Setiap tahapan pekerjaan harus disesuaikan dengan kondisi aktual agar pembangunan infrastruktur tetap dapat berjalan secara aman, efektif, dan memenuhi standar yang ditetapkan.

Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, mengatakan bahwa pengalaman menghadapi beragam karakteristik proyek menjadi bagian penting dari perjalanan PLN NPC selama 23 tahun.

“Selama 23 tahun, PLN NPC tidak hanya membangun infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga belajar menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Mulai dari wilayah kepulauan terisolir hingga medan yang sulit dalam pembangunan jaringan transmisi. Pengalaman ini menjadi modal bagi kami untuk terus meningkatkan kapabilitas dan memberikan solusi EPC yang semakin andal,” ujar Hendra.

Menurut Hendra, tantangan geografis justru menjadi bagian dari proses PLN NPC dalam membangun kompetensi dan memperkuat kemampuan eksekusi proyek.

“Setiap lokasi memiliki tantangannya sendiri. Karena itu, kemampuan engineering, perencanaan, penguasaan metode konstruksi, dan kolaborasi menjadi sangat penting. Bagi kami, keberhasilan sebuah proyek bukan hanya dilihat dari infrastrukturnya yang selesai dibangun, tetapi juga dari manfaat yang dapat dihadirkan bagi sistem kelistrikan dan masyarakat,” lanjutnya.

Memasuki usia ke-23 tahun, PLN NPC terus memperluas pengalaman dan kapabilitasnya dalam pembangunan infrastruktur energi. Perjalanan tersebut juga membawa PLN NPC mengerjakan proyek di luar negeri, termasuk di Malaysia, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai bagian dari ekosistem EPC ketenagalistrikan PLN Group.

Dari pulau-pulau terisolir hingga jalur transmisi di medan yang menantang, perjalanan 23 tahun PLN NPC menjadi bagian dari perjalanan membangun infrastruktur energi Indonesia-menghadirkan listrik lebih dekat, menghubungkan lebih banyak wilayah, dan membuka peluang untuk melangkah lebih jauh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Beli Besi Eceran atau Mulai Menyetok? Hitungan untuk Usaha Fabrikasi Kecil

Usaha fabrikasi kecil menghadapi dilema antara membeli besi eceran untuk menjaga modal atau menyetok material agar biaya lebih hemat dan pekerjaan lebih lancar. Solusinya adalah mengatur strategi pembelian dan bekerja sama dengan pemasok besi yang menawarkan harga kompetitif serta pengiriman cepat.

Pesanan pagar dan kanopi datang beruntun, tetapi gudang bengkel nyaris kosong. Setiap pekerjaan baru selalu diawali belanja material lebih dulu. Pola ini terasa aman karena modal tidak tertahan. Akibatnya skema stok jarang dibicarakan dengan distributor besi hollow Sidoarjo.

Kondisi semacam ini bukan masalah satu dua bengkel. Badan Pusat Statistik mencatat 4,46 juta unit industri mikro dan kecil pada survei 2025. Sebanyak 69,85 persen di antaranya menghadapi kesulitan permodalan. Sementara 30,45 persen mengaku terkendala pasokan bahan baku.

Dua angka itu menggambarkan jepitan yang nyata. Modal terbatas memaksa pembelian dicicil per pesanan. Namun pembelian eceran menggerus margin yang memang sudah tipis. Keduanya saling mengunci dan sulit diurai sendirian.

Jalan keluarnya tidak selalu berupa tambahan modal. Seringkali cukup dengan mengubah cara membeli dan memilih mitra pasokan. Kesepakatan dengan toko besi sidoarjo yang sanggup mengirim cepat sudah mengubah banyak hal.

Membeli Per Pesanan Terlihat Aman, tetapi Ada Ongkos Tersembunyi

Membeli sesuai kebutuhan terlihat paling masuk akal. Uang baru keluar ketika pekerjaan sudah pasti. Risiko barang mengendap pun hampir tidak ada. Perhitungannya baru berubah ketika ongkos di luar harga barang ikut dihitung.

Biaya yang Tidak Pernah Masuk Nota

Setiap pembelian kecil menanggung ongkos kirim yang besarnya sama. Waktu pemilik usaha juga terpakai untuk belanja berulang. Pekerjaan kerap tertunda sehari hanya karena menunggu material datang. Bila dijumlahkan sebulan, angkanya tidak bisa disebut kecil.

Harga satuan pipa kotak pada pembelian eceran umumnya lebih tinggi. Selisihnya tampak tipis bila dilihat per batang. Pada volume setahun, selisih itu berubah menjadi angka yang terasa.

Menyetok Juga Tidak Otomatis Lebih Menguntungkan

Sebagian pemilik usaha lalu mengambil kesimpulan sebaliknya. Mereka memborong banyak sekaligus demi harga yang lebih murah. Langkah ini kadang berhasil, tetapi sering pula menjadi beban. Semuanya bergantung pada seberapa cepat stok tersebut berputar.

Modal yang Berhenti Bergerak

Besi yang menumpuk tiga bulan tanpa terpakai adalah modal yang berhenti. Uang itu tidak bisa dipakai menerima pesanan lain. Padahal selisih harga grosir hanya diperoleh sekali. Keuntungan kecil itu mudah kalah oleh peluang yang terlewat.

Risiko fisiknya pun nyata. Pipa kotak hitam yang disimpan di tempat lembap mudah berkarat. Permukaan berkarat menyulitkan pengecatan sekaligus menurunkan mutu hasil akhir.

Yang Perlu Ditanyakan ke Distributor Besi Hollow Sidoarjo

Keputusan menyetok sebaiknya diambil setelah bertanya, bukan menebak. Pemasok biasanya punya gambaran pola permintaan di wilayahnya. Informasi itu membantu memilih ukuran mana yang layak disimpan. Distributor besi hollow Sidoarjo yang terbiasa melayani bengkel umumnya terbuka membahasnya.

• selisih harga antara pembelian satuan dan pembelian dalam jumlah

• ukuran serta ketebalan pipa kotak yang paling sering keluar dari gudang mereka

• kesanggupan mengirim cepat ketika ada pesanan mendadak

• pilihan antara hollow hitam dan galvanis beserta daya simpannya

• kemungkinan pemesanan terjadwal tanpa harus menebus sekaligus

Ukuran yang Berulang dan Ukuran yang Jarang

Kesalahan umum adalah menyetok semua ukuran sekaligus. Cara yang lebih aman adalah memisahkannya menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berisi ukuran yang muncul di hampir setiap pesanan. Kelompok kedua berisi ukuran yang hanya sesekali terpakai.

Ukuran berulang layak disimpan dalam jumlah terbatas. Ukuran yang jarang sebaiknya tetap dibeli per pekerjaan. Pembagian sesederhana itu menjaga modal tetap bergerak.

Lima Langkah Menemukan Titik Balik Menyetok

1. Catat ukuran yang dipakai pada sepuluh pekerjaan terakhir beserta jumlahnya.

2. Tandai ukuran yang muncul di lebih dari separuh pekerjaan tersebut.

3. Tanyakan selisih harga satuan dan harga borongan khusus untuk ukuran itu.

4. Perkirakan berapa lama stok tersebut biasanya habis terpakai.

5. Setok hanya bila perkiraan waktu habisnya lebih cepat dari satu bulan.

Langkah kelima berfungsi sebagai penyaring paling penting. Stok yang habis dalam sebulan masih tergolong modal yang bergerak. Lebih lama dari itu, selisih harganya jarang sepadan.

Menjadikan Distributor Besi Hollow Sidoarjo sebagai Perpanjangan Gudang

Ada pilihan ketiga yang sering terlewat di antara eceran dan memborong. Bengkel tidak perlu memiliki gudang besar bila pemasoknya dekat dan sigap. Stok tetap tersedia, hanya saja tersimpan di tempat orang lain. Modal pun tidak perlu mengendap dalam bentuk batangan pipa kotak.

Pendekatan ini menuntut hubungan yang lebih terbuka. Pemilik usaha perlu memberi gambaran kebutuhan bulanannya. Pemasok dapat menyiapkan ketersediaan ukuran yang paling sering diminta. Toko besi sidoarjo yang buka enam hari dalam sepekan memudahkan pengambilan mendadak.

CV Sentral Besi Pratama Putra di Jalan Raya Taman, Sepanjang, menyediakan beragam ukuran profil dan pipa. Sebagai distributor besi hollow Sidoarjo, perusahaan ini melayani pembelian retail maupun kebutuhan proyek dengan armada sendiri. Pembicaraan mengenai ukuran yang sering dipakai umumnya membantu bengkel menyusun pola pembeliannya.

Pertanyaan yang Sering Muncul

1. Apakah membeli besi dalam jumlah besar selalu lebih hemat?

Tidak, sebab selisih harganya bisa kalah oleh modal yang mengendap ketika stok lambat terpakai.

2. Ukuran mana yang paling layak disetok oleh bengkel kecil?

Ukuran yang muncul di lebih dari separuh pekerjaan dan biasanya habis dalam waktu sekitar sebulan.

3. Lebih aman menyetok hollow hitam atau galvanis?

Galvanis lebih tahan disimpan lama, sedangkan hollow hitam sebaiknya cepat dipakai atau dilindungi dari lembap.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kinerja Bongkar Muat Batu Bara KAI Logistik Meningkat Signifikan, Perkuat Keandalan Rantai Pasok Energi Nasional

Aktivitas bongkar muat merupakan salah satu mata rantai penting dalam memastikan kelancaran arus komoditas energi dari titik kedatangan menuju fasilitas atau titik tujuan berikutnya. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap layanan loading dan unloading yang andal dan efisien, KAI Logistik terus memperkuat kapabilitas pengelolaan jasa bongkar muat batu bara sebagai bagian dari kontribusinya dalam mendukung kelancaran rantai pasok energi nasional.

Hingga September 2026, KAI Logistik mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam pengelolaan bongkar muat batu bara. Pada September 2026, volume pengelolaan mencapai 1,566 juta ton, sekaligus menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun 2026 atau meningkat sekitar 9% dibandingkan bulan sebelumnya. Pertumbuhan tersebut juga tercermin pada kinerja secara triwulanan. Sepanjang Triwulan III 2026, KAI Logistik mencatatkan volume pengelolaan bongkar muat batubara sebesar 4.271.642 ton, meningkat 26% dibandingkan Triwulan II 2026 dan tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Yuskal Setiawan, Direktur Utama KAI Logistik menyampaikan bahwa peningkatan kinerja tersebut mencerminkan semakin kuatnya kapasitas operasional perusahaan dalam mendukung pergerakan komoditas energi, sekaligus memperkuat peran KAI Logistik dalam ekosistem logistik nasional. “Komoditas energi memiliki peran strategis dalam menopang aktivitas industri dan perekonomian. Karena itu, keandalan rantai pasok energi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan komoditas, tetapi juga oleh kemampuan sistem logistik dalam memastikan distribusinya berlangsung secara andal, efisien, dan berkesinambungan. KAI Logistik berkomitmen mengambil bagian dalam memastikan konektivitas tersebut melalui penguatan kapasitas dan keandalan layanan logistik berbasis kereta api.”

Peningkatan kinerja tersebut antara lain didorong oleh peningkatan volume salah satu mitra IUP dengan area operasional di Terminal Muara Lawai, dengan penambahan hingga empat rangkaian kereta. Setiap trainset terdiri atas 55 Gerbong Datar (GD) atau setara dengan 110 container. Dengan kapasitas rata-rata sekitar 23 ton per container, satu trainset memiliki kapasitas sekitar 2.300 s.d 2.530 metrik ton.

”Penambahan rangkaian tersebut memberikan tambahan kapasitas sekaligus mendukung kelancaran arus komoditas dari wilayah produksi menuju titik tujuan. Optimalisasi layanan berbasis kereta api menjadi salah satu upaya KAI Logistik dalam meningkatkan kapasitas angkut dan menjaga keandalan distribusi komoditas dalam skala besar,” lanjut Yuskal.

Selain peningkatan volume di Muara Lawai, pertumbuhan kinerja juga didukung oleh penambahan mitra melalui dengan relasi Tanjung Enim–Kertapati yang mulai dilayani sejak Juli 2026. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi volume hingga 2,2 juta ton sampai dengan akhir tahun 2026.

Penambahan kapasitas dan perluasan kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi KAI Logistik dalam memperkuat konektivitas logistik pada koridor-koridor strategis. Dengan dukungan jaringan perkeretaapian, layanan bongkar muat dan distribusi dapat terintegrasi secara lebih efektif antara sentra produksi, terminal, dan titik tujuan.

”Ke depan, KAI Logistik akan terus memperkuat kapasitas, produktivitas, dan konektivitas layanan untuk mendukung kebutuhan distribusi komoditas strategis. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan logistik yang andal, efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan rantai pasok dan kesinambungan aktivitas ekonomi nasional,” tutup Yuskal

Dengan kapabilitas yang terus dikembangkan, KAI Logistik tidak hanya berperan sebagai pengelola layanan logistik, tetapi juga sebagai bagian dari infrastruktur logistik strategis dalam mendukung kelancaran distribusi komoditas energi bagi keberlangsungan industri dan perekonomian nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Renovasi hingga Smart Home, BRI Finance Fasilitasi Dana Tunai untuk Berbagai Kebutuhan

Jakarta, 9 Oktober 2026 – Memiliki rumah tidak lagi berhenti pada kebutuhan akan tempat tinggal. Seiring perubahan gaya hidup, masyarakat mulai memberikan perhatian lebih pada bagaimana hunian dapat mendukung kenyamanan sekaligus aktivitas sehari-hari. Kondisi ini mendorong meningkatnya kebutuhan home improvement, mulai dari renovasi dapur dan pembaruan interior hingga penggunaan perangkat elektronik yang lebih hemat energi serta teknologi smart home.

Kecenderungan serupa juga terlihat pada pilihan kendaraan. Sebagian masyarakat mulai mempertimbangkan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebagai alternatif yang dinilai dapat mendukung efisiensi dalam penggunaan sehari-hari. Berbagai kebutuhan tersebut pada akhirnya mendorong masyarakat untuk mengalokasikan dana tidak hanya untuk memiliki aset, tetapi juga meningkatkan fungsi dan kualitas aset yang sudah dimiliki.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan perubahan tersebut mencerminkan semakin berkembangnya cara masyarakat dalam menentukan prioritas pengeluaran. Menurutnya, pengeluaran untuk rumah maupun kendaraan kini semakin dipertimbangkan berdasarkan manfaat yang dapat diperoleh dalam jangka panjang.

“Keputusan untuk melakukan renovasi rumah, memperbarui peralatan, maupun menggunakan kendaraan listrik pada dasarnya merupakan bagian dari upaya masyarakat meningkatkan kualitas hidup. Namun, setiap kebutuhan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan finansial masing-masing agar manfaat yang diperoleh sejalan dengan perencanaan keuangan,” ujar Dhani.

Dalam memenuhi kebutuhan tersebut, pembiayaan multiguna dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan dana. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk untuk renovasi rumah, pembelian furnitur, perangkat elektronik, maupun kebutuhan lainnya.

BRI Finance melalui BRI Flash menyediakan fasilitas dana multiguna dengan menjaminkan BPKB kendaraan. Fasilitas ini menawarkan tenor pembiayaan hingga empat tahun dengan suku bunga mulai dari 0,73% per bulan. Nasabah juga berkesempatan memperoleh pencairan dana hingga 90% dari nilai kendaraan atau maksimal Rp500 juta, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“BRI Finance berupaya menyediakan pilihan pembiayaan yang dapat membantu masyarakat mengelola kebutuhan secara lebih terencana. Kami melihat pembiayaan bukan sekadar sebagai akses terhadap dana, tetapi juga sebagai bagian dari perencanaan untuk mewujudkan kebutuhan yang memiliki nilai dan manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Karena itu, penggunaannya tetap perlu dilakukan secara bijak dan disesuaikan dengan kemampuan membayar,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Waskita Beton Precast Optimalkan Aset melalui Kerja Sama Pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung

Jakarta, Oktober 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk melakukan langkah optimalisasi aset melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd., dan PT Adhi Industri terkait pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung. Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk mengkaji peluang pemanfaatan fasilitas secara lebih produktif sekaligus membuka potensi nilai ekonomi dari aset Perusahaan.

Melalui kesepahaman ini, Waskita Beton Precast bersama kedua mitra akan membahas sejumlah alternatif skema pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung, mulai dari penyewaan fasilitas, kerja sama operasional, hingga bentuk kerja sama strategis lainnya.

Kerja sama ini melibatkan Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd., perusahaan asal Tiongkok yang bergerak di bidang di bidang konstruksi bangunan, infrastruktur jalan dan jembatan, dan produksi beton siap pakai. Serta PT Adhi Industri yang bergerak di bidang konstruksi dan industri. Keterlibatan kedua mitra menjadi bagian dari upaya mengeksplorasi peluang optimalisasi Precast Plant WSBP Cibitung melalui kolaborasi yang sesuai dengan kapabilitas dan kebutuhan para pihak.

Precast Plant WSBP Cibitung memiliki kapasitas produksi hingga 325.000 ton per tahun dan mampu memproduksi berbagai jenis beton precast, seperti PC-I Girder, Full Slab, Square Pile, dan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP). Sepanjang operasionalnya, fasilitas ini telah menyuplai produk beton pracetak untuk berbagai proyek infrastruktur di Indonesia, antara lain Jalan Tol Batang–Semarang, Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu, Jalan Tol Cimanggis–Cibitung, dan berbagai proyek lainnya.

“Melalui kerja sama ini, Waskita Beton Precast membuka peluang optimalisasi Precast Plant WSBP Cibitung melalui berbagai skema yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Kami berharap pembahasan bersama para mitra dapat menghasilkan bentuk kerja sama yang tepat, sehingga potensi aset dapat dimanfaatkan secara lebih produktif,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast.

Optimalisasi aset melalui skema kerja sama yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan produktivitas fasilitas sekaligus membuka peluang pendapatan berbasis aset bagi Waskita Beton Precast. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efektivitas aset yang dimiliki.

Dalam menjalankan kegiatan usaha, Waskita Beton Precast senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Melalui langkah optimalisasi aset ini, Waskita Beton Precat terus mengembangkan pemanfaatan aset secara produktif dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026

Memasuki Q4 2026, investor kripto perlu mencermati empat faktor utama yang memengaruhi sentimen pasar, yaitu kebijakan suku bunga dan kondisi makroekonomi global, arus dana ETF Bitcoin spot, potensi profit-taking setelah reli Bitcoin pada Q3, serta perkembangan altcoin dan regulasi. Bittime mengingatkan investor untuk memahami dinamika pasar, mempertimbangkan risiko, dan menyesuaikan keputusan investasi dengan profil serta toleransi risiko masing-masing.

Memasuki kuartal IV 2026, sentimen pasar aset kripto tidak hanya dipengaruhi oleh pergerakan harga Bitcoin, tetapi juga oleh kondisi makroekonomi, hingga perkembangan regulasi. Bittime, sebagai platform 3-in-1 yang menyediakan Spot, Staking, dan Futures yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melihat pemahaman terhadap faktor-faktor tersebut sebagai bagian penting dalam membaca dinamika pasar dan mengelola risiko investasi aset digital.

Data CoinMarketCap menunjukkan kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar US$ 1,68 triliun pada 30 September 2026, dengan harga Bitcoin sekitar US$ 83.553. Sementara itu, Reuters melaporkan Citigroup kembali menaikkan proyeksi Bitcoin dan Ether, antara lain dengan mempertimbangkan aktivitas pasar kripto dan arus dana ETF.

Suku Bunga dan Kondisi Makro Masih Membentuk Sentimen

Kebijakan moneter Amerika Serikat menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan investor pada Q4. Pada September 2026, Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00%, sembari menyoroti inflasi yang masih tinggi dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi.

Perubahan suku bunga, inflasi, imbal hasil obligasi, serta kondisi likuiditas global dapat memengaruhi preferensi investor terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan investor perlu melihat perkembangan pasar kripto dalam konteks ekonomi yang lebih luas.

“Pergerakan pasar kripto semakin berkaitan dengan kondisi makroekonomi global. Karena itu, investor perlu memahami perkembangan suku bunga, inflasi, dan likuiditas agar dapat membaca perubahan sentimen secara lebih utuh, bukan hanya merespons pergerakan harga dalam jangka pendek,” ujar Ryan.

Arus ETF Menjadi Indikator Sentimen Institusional

Selain kondisi makro, arus dana melalui ETF Bitcoin spot AS juga menjadi salah satu indikator yang dapat membantu melihat sentimen investor institusional. Data Farside Investors menunjukkan arus ETF Bitcoin spot AS masih bergerak dinamis pada akhir September hingga awal Oktober, dengan periode inflow dan outflow yang cukup besar.

Sementara itu, The Block melaporkan ETF Bitcoin spot AS mencatat net inflow sekitar US$2,65 miliar sepanjang September. Dinamika tersebut menunjukkan bahwa arus modal institusional tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam membaca kondisi pasar.

Menurut Ryan, arus dana institusional dapat memberikan perspektif tambahan terhadap sentimen, tetapi tidak seharusnya menjadi satu-satunya dasar dalam menilai kondisi pasar.

“Arus dana institusional dapat memberikan gambaran mengenai tingkat minat pasar, tetapi angka inflow atau outflow sebaiknya tidak dilihat secara terpisah. Kondisi makro, likuiditas, dan dinamika pasar secara keseluruhan tetap perlu menjadi pertimbangan.”

Reli Q3 Membuka Ruang untuk Profit-Taking

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi pasar setelah reli pada kuartal sebelumnya. Reuters mencatat Bitcoin naik sekitar 43% pada Q3 2026.

Kenaikan tersebut dapat membuka ruang bagi sebagian pelaku pasar untuk merealisasikan keuntungan. Di saat yang sama, perubahan sentimen global dapat meningkatkan volatilitas dan membuat pergerakan harga menjadi lebih cepat.

Investor karena itu perlu membedakan antara volatilitas jangka pendek dengan perubahan fundamental pasar, sekaligus mempertimbangkan instrumen yang digunakan untuk mengelola eksposur terhadap aset kripto.

Pelaku Pasar Melihat Peluang Altcoin dan Perkembangan Regulasi

Dari perspektif pelaku pasar, perkembangan altcoin dan regulasi juga menjadi perhatian dalam membaca sentimen pasar Q4. Eko Mamahit, Founder Future Coin, melihat adanya peluang penguatan pada pasar altcoin setelah pergerakan Bitcoin, meskipun potensi koreksi tetap perlu diantisipasi. 

“Di Q4 2026, saya melihat pasar altcoin berpeluang ikut menguat menyusul pergerakan Bitcoin dan membuka peluang terjadinya mini altseason. Meski demikian, potensi koreksi pasar masih tetap perlu diantisipasi. Menurut saya, ada beberapa faktor utama yang dapat menjadi penentu arah pasar kripto menuju fase bullrun, antara lain perkembangan dan persetujuan CLARITY Act di Senat AS, persetujuan Bitcoin Reserve Act di AS, serta kebijakan The Fed dalam mulai memangkas suku bunga.”

Sejalan dengan pandangan tersebut, Alexander Brian, Fulltime Trader, menilai sentimen pasar kripto pada Q4 2026 masih cukup positif setelah Bitcoin mencatat penguatan pada Q3. Namun, menurutnya, kenaikan tersebut perlu dicermati karena pasar dapat memasuki fase konsolidasi atau koreksi setelah mengalami reli.

“Menurut saya, sentimen pasar kripto di Q4 2026 masih cukup oke setelah Bitcoin mengalami penguatan di Q3. Tapi, kenaikan ini juga perlu dilihat dengan hati-hati karena setelah rally biasanya pasar bisa masuk fase konsolidasi atau bahkan koreksi. Yang paling menentukan menurut saya adalah kondisi makroekonomi, terutama arah suku bunga dan likuiditas global. Selain itu, arus dana institusional ke Bitcoin, sentimen investor, serta perkembangan regulasi juga bakal punya pengaruh besar,” ujar Alexander Brian.

Futures Bisa Menjadi Alternatif di Tengah Perubahan Pasar

Dalam kondisi pasar yang dinamis, Futures dapat menjadi salah satu alternatif bagi investor yang memahami karakteristik instrumen tersebut. Berbeda dari perdagangan Spot, Futures memungkinkan pelaku pasar mengambil posisi long maupun short. Namun, karakteristik tersebut juga disertai risiko yang lebih tinggi dan membutuhkan pemahaman terhadap mekanisme kontrak serta manajemen risiko.

Bittime menghadirkan Bittime Futures sebagai bagian dari platform 3-in-1 yang menyediakan Spot, Staking, dan Futures. Sejak diluncurkan pada Juli 2026, Bittime Futures menyediakan 49 pasangan perdagangan, posisi long dan short, serta leverage hingga 25x melalui mekanisme cross dan isolated margin. Bittime menargetkan pertumbuhan volume perdagangan Futures hingga 10 kali lipat pada tahun pertama.

Penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian. Pergerakan harga yang relatif kecil dapat memberikan dampak lebih besar terhadap posisi, sementara investor juga menghadapi risiko likuidasi apabila margin yang tersedia tidak lagi mencukupi.

Membaca Sentimen Secara Lebih Menyeluruh

Dengan kombinasi kondisi makroekonomi, arus institusional, potensi profit-taking, volatilitas, dan perkembangan regulasi, sentimen pasar kripto pada Q4 2026 dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor secara bersamaan. Karena itu, investor perlu mempertimbangkan kondisi pasar, karakteristik instrumen, serta profil dan toleransi risiko masing-masing dalam mengambil keputusan 

Ryan menambahkan, investor perlu menjaga pendekatan yang disiplin ketika menghadapi dinamika pasar pada kuartal terakhir tahun ini.

“Q4 sebaiknya menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman terhadap pasar, bukan sekadar mengejar pergerakan harga. Investor perlu memahami faktor yang membentuk sentimen, menilai risikonya, dan menyesuaikan keputusan dengan profil serta toleransi risikonya masing-masing,” pungkasnya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting

Melalui dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Metranet turut mengambil bagian dalam agenda pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dengan Dinsos PPKB Kota Pekalongan.

Metranet, anak perusahaan Telkom Group yang bergerak di bidang Business to Business (B2B) IT Solution, turut mendukung pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kota Pekalongan yang dijalankan oleh Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kota Pekalongan. Kegiatan berlangsung di UPT Puskesmas Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, pada Kamis (17/9).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bunda Inggit selaku Istri Wali Kota Pekalongan, jajaran Dinsos PPKB Kota Pekalongan, serta sejumlah pihak terkait. Dalam kesempatan tersebut, Metranet memberikan dukungan berupa bantuan paket sembako bagi 27 sasaran, yang terdiri dari beras 5 kg, kecap manis, biskuit, minyak goreng, dan telur. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan Metranet terhadap upaya bersama dalam membantu keluarga sasaran dan mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Pekalongan.

GENTING merupakan program pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) yang mendorong semangat gotong royong dari berbagai pihak untuk membantu keluarga berisiko stunting. Melalui program ini, berbagai pihak dapat turut mengambil peran dalam memberikan dukungan kepada keluarga sasaran.

Selain melalui dukungan langsung kepada keluarga sasaran, kontribusi Metranet dalam isu stunting juga diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi digital. Dashboard Manajemen Stunting (DMS) yang dikembangkan Metranet menjadi salah satu solusi digital yang mendukung pemerintah dalam pemantauan, pengelolaan, dan analisis data terkait stunting. Platform ini dirancang untuk membantu pemerintah daerah memperoleh informasi berbasis data secara lebih terintegrasi sehingga dapat mendukung proses monitoring dan pengambilan keputusan.

Bagi Metranet, keterlibatan dalam kegiatan GENTING menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk turut mendukung agenda pemerintah sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan sinergi antara Metranet dan Dinsos PPKB Kota Pekalongan dalam mendukung berbagai upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah.

Kolaborasi lintas pihak menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan upaya pencegahan stunting. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, tenaga kesehatan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, dukungan terhadap keluarga yang membutuhkan diharapkan dapat terus diperkuat.

Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, Metranet berharap dukungan terhadap Program GENTING dapat turut memberikan kontribusi bagi upaya pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mendukung terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Mulai 1 Oktober 2026, balasan bisnis melalui WhatsApp Business Platform yang sebelumnya gratis tanpa batas kini dikenai biaya setelah kuota gratis 1.000 pesan service per nomor bisnis per bulan habis. Ketentuan ini mencakup pesan balasan yang dikirim oleh customer service maupun chatbot yang menggunakan kategori pesan service. Artinya, semakin banyak pesan balasan yang dikirim, semakin besar potensi biaya yang perlu ditanggung bisnis.

Untuk membantu bisnis menghadapi perubahan tersebut, Barantum akan membagikan strategi penghematan biaya WhatsApp melalui webinar “Strategi Hemat Biaya WhatsApp Pasca 1 Oktober 2026” pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00-15.30 WIB secara online melalui Zoom. Sesi ini akan membahas cara menghitung biaya, mengevaluasi SOP layanan, dan mempertimbangkan kanal komunikasi yang sesuai agar efisiensi tetap sejalan dengan kualitas layanan pelanggan.

Mengapa Bisnis Perlu Meninjau Biaya WhatsApp?

Sebelumnya, pesan service berupa balasan bebas dalam jendela layanan pelanggan 24 jam tidak dikenai biaya Meta. Sejak 1 Oktober 2026, setiap nomor bisnis memperoleh kuota gratis 1.000 pesan service per bulan. Setelah kuota tersebut habis, pesan berikutnya untuk penerima di Indonesia dikenai tarif Rp356,65 per pesan. Template utility yang dikirim dalam jendela layanan 24 jam juga mulai dikenai biaya.

Perubahan ini membuat bisnis perlu menghitung ulang pengeluaran berdasarkan jumlah pesan yang dikirim. Pesan masuk dari pelanggan tidak dikenai biaya Meta, tetapi balasan service dari petugas maupun chatbot dapat menambah pemakaian kuota. Penggunaan AI Agent juga perlu diperhitungkan apabila terdapat biaya tambahan dari penyedia layanan.

Sebagai ilustrasi, satu nomor bisnis menerima 1.500 chat per bulan. Setiap chat menghasilkan rata-rata enam hingga tujuh pesan balasan, sehingga totalnya mencapai 10.000 pesan balasan per bulan. Setelah dikurangi kuota gratis 1.000 pesan, terdapat 9.000 pesan yang dikenai tarif Rp356,65 per pesan. Estimasi biaya Meta menjadi Rp3.209.850 per bulan.

Angka tersebut merupakan simulasi dengan asumsi seluruh balasan termasuk kategori service yang dikenai tarif tersebut. Biaya aktual dapat berbeda sesuai kategori pesan, ketentuan penagihan, serta komponen biaya lain. Simulasi ini belum mencakup pajak, biaya platform WhatsApp API, atau biaya layanan AI.

Karena itu, bisnis perlu meninjau kembali volume pesan dan pola respons sebelum menentukan langkah penghematan. Untuk menghitung estimasi berdasarkan pola pemakaian, Anda dapat menggunakan kalkulator tarif WhatsApp API Barantum. Hasilnya dapat menjadi gambaran awal untuk membandingkan potensi biaya dengan pengeluaran aktual dan menentukan peluang optimasi layanan.

Workshop Gratis untuk Tekan Biaya WhatsApp

Melalui webinar “Strategi Hemat Biaya WhatsApp Pasca 1 Oktober 2026”, Barantum mengajak bisnis mengevaluasi pengeluaran WhatsApp sekaligus meninjau proses layanan pelanggan. Webinar ini mengusung subjudul “Optimalkan Layanan, SOP, dan Channel Tanpa Mengurangi Customer Experience” dan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00-15.30 WIB melalui Zoom.

Dalam sesi ini, peserta akan diajak memahami perubahan skema biaya WhatsApp, menghitung estimasi pengeluaran berdasarkan volume pesan, serta mengidentifikasi peluang optimasi melalui perbaikan SOP dan pemilihan kanal komunikasi. Pembahasan juga akan menyoroti pentingnya mengurangi pertanyaan berulang tanpa membuat pelanggan kesulitan memperoleh jawaban.

Webinar menghadirkan Ahmad, Sr. Digital Marketing & CRM Expert, serta Alif, Sr. Business Development & CRM Consultant. Keduanya akan membahas strategi yang dapat dipertimbangkan bisnis untuk meningkatkan efisiensi layanan berdasarkan kebutuhan operasional. Anda dapat melakukan pendaftaran melalui form registrasi webinar Barantum.

Penghematan biaya WhatsApp tidak cukup dilakukan dengan mengurangi jumlah balasan. Anda juga perlu memastikan setiap interaksi membantu menyelesaikan kebutuhan pelanggan secara efektif. Dengan perhitungan biaya dan evaluasi proses yang tepat, perusahaan dapat menentukan strategi layanan yang lebih efisien tanpa mengabaikan pengalaman pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES