Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya

Ketahui mekanisme perlindungan ekstra dana nasabah hingga USD 1 Juta tanpa potongan biaya di HSB Investasi, pialang berpredikat Rating A+++ BAPPEBTI di Q1 2026 dan Top Broker ICDX.

Mendengar adanya fasilitas perlindungan extra dana hingga bernilai USD 1.000.000, pertanyaan pertama yang kerap muncul dari trader adalah: “Berapa biaya premi yang harus dipotong dari akun saya?” Jawabannya adalah tanpa biaya tambahan alias bebas premi.

Di aplikasi trading HSB Investasi, fasilitas perlindungan ekstra ini diberikan sebagai nilai tambah murni bagi nasabah. Tidak ada potongan saldo berkala, tidak ada biaya administrasi tersembunyi, dan tidak ada pembengkakan komisi transaksi.

Mekanisme bebas biaya ini dapat terwujud berkat penggunaan struktur hukum Discretionary Trust:

1. Pemegang Polis dan Pembayar Premi: HSB Investasi bertindak sebagai pihak yang mengikat kontrak polis korporat dan menanggung 100% biaya premi asuransi kepada pihak penanggung (Aswata).

2. Penerima Manfaat (Beneficiaries): Nasabah yang memenuhi kriteria polis secara otomatis berstatus sebagai pihak penerima manfaat perwalian tanpa perlu mendaftar polis asuransi secara mandiri.

Jika suatu saat terjadi peristiwa kepailitan akibat penipuan internal perusahaan, dana santunan asuransi akan disalurkan oleh penanggung melalui jalur perwalian langsung kepada nasabah yang berhak.

Meskipun fasilitas perlindungan ini aktif tanpa biaya premi, sebagai nasabah Anda perlu memperhatikan beberapa ketentuan kelayakan. Perlindungan ini berlaku bagi nasabah yang memiliki saldo modal kas bersih (Covered Assets) lebih dari USD 20.000 sesaat sebelum peristiwa kepailitan terjadi. Selain itu, terdapat nilai retensi risiko mandiri sebesar USD 20.000 per nasabah, di mana ganti rugi asuransi akan membayarkan selisih kerugian bersih di atas angka tersebut hingga batas pagu maksimal USD 1 Juta.

Perlu digarisbawahi bahwa fasilitas perlindungan ekstra dana ini murni melindungi saldo modal kas Anda dari risiko institusional, seperti peristiwa kepailitan pialang yang disertai kecurangan atau pelanggaran hukum internal. Fasilitas ini tidak menanggung risiko kerugian pasar, seperti penurunan saldo akibat salah membaca pergerakan harga, margin call, atau hasil keputusan transaksi mandiri Anda saat posisi terbuka di pasar finansial.

Dengan skema ini, HSB Investasi menghadirkan standar keamanan ekstra tanpa perlu khawatir soal biaya premi tersembunyi. Kombinasi transparansi tanpa biaya ini semakin memperkuat reputasi pialang HSB Investasi yang telah menyandang Rating A+++ BAPPEBTI di Q1 2026 dan dinobatkan sebagai Top Broker ICDX. Dukungan ekosistem yang teruji serta jaring pengaman ekstra inilah yang menjadikan HSB sebagai aplikasi trading terbaik untuk transaksi berjangka yang aman, transparan, dan terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta

Jakarta, 13 Oktober 2026 – Dari liburan di kawasan pesisir Bali hingga pengalaman menginap di tepi danau di Sumatra Utara serta pilihan akomodasi di tengah kota Jakarta, Marclan International mengajak wisatawan menikmati empat pengalaman menginap berbeda melalui rangkaian penawaran hotel Oktober. Tersedia dalam periode pemesanan terbatas, penawaran ini menghadirkan potongan harga, keuntungan bersantap, dan berbagai pengalaman tambahan di Swarga Suites Bali Berawa, Marianna Resort & Convention Samosir, TMG Hotel Tebet, dan Hotel Des Indes Menteng.

Bagi wisatawan yang ingin memanfaatkan waktu untuk berlibur dalam beberapa bulan mendatang, penawaran ini memberikan kesempatan untuk menikmati suasana baru, baik dengan menghabiskan lebih banyak waktu di kawasan pesisir, menikmati liburan keluarga di tengah alam, maupun merencanakan kunjungan singkat ke kota dengan keuntungan tambahan.

Di Swarga Suites Bali Berawa, penawaran Stay Longer, Experience More mengajak tamu menikmati Canggu dengan lebih santai melalui masa inap minimal tiga malam. Paket ini mencakup sarapan harian, minuman selamat datang, pengalaman bersantap, perawatan kebugaran, serta keuntungan khusus di beach club tertentu. Berbagai fasilitas tersebut memberikan lebih banyak cara untuk menikmati waktu selama berada di Bali. Pemesanan tersedia hingga 31 Oktober 2026 untuk periode menginap hingga 31 Oktober 2026.

Bagi yang menginginkan suasana liburan berbeda, Marianna Resort & Convention Samosir menghadirkan Escape to Samosir, dengan potongan harga 20% untuk pengalaman menginap di kawasan Danau Toba. Tamu dapat menggunakan kode promo NAGITA untuk menikmati keuntungan eksklusif selama menginap. Penawaran ini mencakup sarapan harian untuk dua orang dewasa dan maksimal dua anak berusia di bawah lima tahun, akses ke Kids Club dengan aktivitas harian, penggunaan kolam renang infinity dan pusat kebugaran, serta akses Wi-Fi berkecepatan tinggi tanpa biaya tambahan. Periode pemesanan dan menginap berlaku hingga 3 Desember 2026.

Di Jakarta, TMG Hotel Tebet menghadirkan OctoVibes, dengan harga kamar mulai dari IDR 610.000 net per malam. Penawaran ini memadukan pengalaman menginap di Cozy Room dengan hidangan bercita rasa Korea yang menghadirkan kenyamanan, teh khas untuk dua orang, serta diskon 15% untuk makanan dan minuman. Tersedia untuk pemesanan dan periode menginap pada 1-31 Oktober 2026, penawaran ini menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan singkat di kota dengan keuntungan bersantap.

Sementara itu, Hotel Des Indes Menteng mengajak tamu merencanakan perjalanan lebih awal melalui penawaran Book Now, Save More, dengan potongan harga 40%. Tamu dapat melakukan pemesanan hingga 31 Oktober 2026 untuk periode menginap hingga 30 November 2026. Penawaran ini menjadi pilihan bagi mereka yang merencanakan kunjungan ke ibu kota dalam waktu dekat. Berlokasi di kawasan Menteng, hotel ini memadukan karakter yang terinspirasi dari warisan sejarah dengan lokasi strategis untuk menjelajahi berbagai destinasi di ibu kota.

Keempat penawaran tersebut mencerminkan beragam pengalaman yang tersedia dalam portofolio hotel Marclan International. Setiap properti menawarkan cara berbeda untuk menikmati perjalanan, mulai dari masa inap lebih panjang di kawasan pesisir dan liburan yang dekat dengan alam hingga pengalaman bersantap dalam suasana perkotaan serta menginap di hotel dengan karakter historis.

Wisatawan dapat melihat detail penawaran dan melakukan pemesanan melalui situs resmi Marclan Hotels berikut:

Swarga Suites Bali Berawa | Stay Longer, Experience More: Klik disini 

Marianna Resort & Convention Samosir | Escape to Samosir: Klik disini 

TMG Hotel Tebet | OctoVibes: Klik disini 

Hotel Des Indes Menteng | Book Now, Save More: Klik disini 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Marclan International dan portofolio hotelnya, kunjungi website Marclan International. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi

Dari psikologi organisasi hingga manajemen risiko migas, pendekatan manusia menjadi bagian penting dalam kepemimpinan menghadapi ketidakpastian bisnis.

JAKARTA, 12 Oktober 2026 – Industri energi selama ini identik dengan investasi bernilai besar, teknologi, serta kompleksitas operasional. Namun, di balik berbagai keputusan strategis perusahaan, terdapat satu faktor yang tidak kalah penting, yakni manusia.

Hal tersebut menjadi perhatian Aryasatya Wishnutama, President Director PT Indelberg Global Energy, yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional lintas disiplin, mulai dari psikologi industri dan organisasi, psikologi militer, hingga manajemen risiko di sektor minyak dan gas bumi.

Berbekal pendidikan Magister Psikologi dengan keahlian di bidang Psikologi Industri dan Organisasi, Aryasatya pernah berdinas di Dinas Psikologi Angkatan Darat. Ia kemudian melanjutkan karier di industri migas dan menduduki posisi Risk & Management Director pada salah satu perusahaan migas nasional.

Pengalaman tersebut membentuk perspektif kepemimpinannya, terutama dalam melihat hubungan antara perilaku manusia, pengambilan keputusan, dan risiko bisnis.

Faktor Manusia dalam Pengambilan Keputusan Bisnis

Di tengah dinamika industri energi yang semakin kompleks, perusahaan dituntut mampu membaca perubahan pasar, mengelola investasi, serta mengantisipasi risiko operasional dan finansial.

Namun, menurut Aryasatya, efektivitas strategi perusahaan juga sangat dipengaruhi oleh kualitas manusia yang menjalankannya.

Baca Juga : https://voicejogja.com/sabda-tanpa-lisan-thatwa-tan-tinulis/

“Perusahaan sering kali berfokus pada risiko finansial, operasional, dan perubahan pasar. Padahal, di balik berbagai risiko tersebut terdapat faktor manusia. Bagaimana seseorang berpikir, menilai situasi, dan mengambil keputusan akan sangat memengaruhi kualitas pengelolaan risiko perusahaan,” ujar Aryasatya.

Dalam perspektif psikologi organisasi, keputusan bisnis tidak selalu lahir dari pertimbangan rasional semata. Bias kognitif, tekanan pekerjaan, dinamika kelompok, hingga karakter kepemimpinan turut memengaruhi cara individu dan organisasi mengambil keputusan.

Karena itu, penguatan manajemen risiko perlu berjalan seiring dengan pembangunan budaya organisasi yang sehat, komunikasi yang terbuka, dan kepemimpinan yang bertanggung jawab.

Pengalaman Psikologi Militer dan Perspektif Kepemimpinan

Pengalaman Aryasatya di Dinas Psikologi Angkatan Darat menjadi bagian penting dalam perjalanan profesionalnya.

Lingkungan organisasi militer memiliki karakteristik yang menuntut disiplin, kesiapan mental, ketepatan penilaian, serta kemampuan bekerja dalam struktur organisasi yang kompleks.

Pengalaman tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya memahami karakter individu, dinamika kelompok, dan efektivitas kepemimpinan.

“Pemimpin tidak cukup hanya memahami strategi bisnis. Ia juga perlu memahami manusia yang menjalankan strategi tersebut. Kemampuan membaca karakter, membangun kepercayaan, dan menempatkan individu sesuai kompetensinya merupakan bagian penting dari efektivitas organisasi,” kata Aryasatya.

Menurutnya, pemahaman terhadap perilaku manusia memiliki relevansi dalam dunia korporasi, khususnya ketika organisasi menghadapi tekanan, perubahan, dan tuntutan pencapaian kinerja.

Manajemen Risiko Bukan Sekadar Sistem dan Prosedur

Perjalanan karier Aryasatya kemudian berlanjut ke industri minyak dan gas bumi hingga menduduki jabatan Risk & Management Director pada sebuah perusahaan migas nasional.

Pengalaman tersebut memperluas perspektifnya mengenai hubungan antara pengambilan keputusan manajerial, tata kelola perusahaan, dan pengendalian risiko bisnis.

Baca Juga : https://voicejogja.com/bale-tjarakan-menyelami-suwung/

Industri migas memiliki karakteristik risiko yang kompleks, mulai dari volatilitas harga energi, keselamatan operasional, kepatuhan terhadap regulasi, hingga ketidakpastian investasi.

Dalam kondisi tersebut, keberadaan sistem pengendalian risiko yang baik harus didukung oleh perilaku organisasi yang konsisten.

“Manajemen risiko bukan sekadar dokumen, matriks, atau prosedur pengendalian. Sistem yang baik tetap membutuhkan manusia yang memiliki kesadaran risiko, integritas, dan keberanian untuk mengambil keputusan secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Aryasatya menilai bahwa budaya sadar risiko perlu menjadi bagian dari perilaku organisasi sehari-hari, bukan hanya kewajiban administratif.

Pendekatan tersebut berkaitan dengan konsep human factors dalam manajemen risiko, yang menempatkan perilaku, kompetensi, komunikasi, dan kondisi kerja sebagai elemen penting dalam menjaga keandalan organisasi.

Kepemimpinan Strategis di Tengah Ketidakpastian Industri Energi

Kini, sebagai President Director PT Indelberg Global Energy, Aryasatya menghadapi tanggung jawab kepemimpinan dalam sektor bisnis yang dipengaruhi dinamika ekonomi global, perubahan geopolitik, dan kebutuhan energi.

Menurutnya, perusahaan perlu memiliki kemampuan mengidentifikasi peluang sekaligus mengelola risiko secara disiplin.

Kepemimpinan strategis tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menentukan arah bisnis, tetapi juga membangun organisasi yang siap menjalankan keputusan secara efektif.

“Pertumbuhan bisnis harus dibangun di atas fondasi organisasi yang kuat. Kita membutuhkan strategi yang tepat, pengelolaan risiko yang disiplin, dan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi serta integritas. Ketiganya harus berjalan bersama,” ungkap Aryasatya.

Ia memandang kualitas sumber daya manusia, tata kelola, dan kemampuan adaptasi organisasi sebagai aspek penting dalam menghadapi ketidakpastian bisnis.

Masa Depan Industri Energi Membutuhkan Kepemimpinan yang Memahami Manusia

Di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi, dan meningkatnya kompleksitas bisnis, faktor manusia tetap memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan organisasi.

Teknologi membantu perusahaan memperoleh informasi dan meningkatkan efisiensi. Sistem manajemen membantu mengendalikan proses. Namun, manusia tetap berperan dalam menafsirkan informasi, menetapkan prioritas, dan mengambil keputusan strategis.

Bagi Aryasatya, tantangan kepemimpinan masa depan terletak pada kemampuan mengintegrasikan kemajuan teknologi, ketajaman strategi, dan pemahaman terhadap perilaku manusia.

“Pada akhirnya, keputusan strategis selalu memiliki dimensi manusia. Perusahaan yang ingin bertahan dan berkembang harus mampu membangun kualitas kepemimpinan, budaya organisasi, dan kesadaran risiko secara bersamaan,” tuturnya.

Dengan latar belakang psikologi industri dan organisasi, pengalaman di lingkungan psikologi militer, serta rekam jejak manajemen risiko di sektor migas, Aryasatya Wishnutama membawa perspektif lintas disiplin dalam kepemimpinan bisnis energi.

Perjalanan profesionalnya memperlihatkan relevansi ilmu perilaku manusia dalam dunia korporasi, khususnya pada industri yang menuntut ketepatan pengambilan keputusan, disiplin pengelolaan risiko, dan orientasi strategis jangka panjang.

Profil Singkat Aryasatya Wishnutama

Aryasatya Wishnutama merupakan President Director PT Indelberg Global Energy. Ia memiliki latar belakang pendidikan Magister Psikologi dengan bidang keahlian Psikologi Industri dan Organisasi.

Sebelumnya, ia pernah berdinas di Dinas Psikologi Angkatan Darat dan menjabat sebagai Risk & Management Director pada perusahaan migas nasional.

Pengalaman profesionalnya mencakup bidang psikologi organisasi, kepemimpinan, manajemen risiko, dan pengelolaan bisnis energi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia

Bayangkan suatu hari aktivitas sederhana seperti berjalan, menaiki tangga, atau menggendong cucu tiba-tiba terasa lebih sulit dilakukan. Bukan karena tubuh sedang sakit, melainkan karena tulang yang selama ini menopang berbagai aktivitas ternyata sudah mengalami pengeroposan. Inilah yang membuat osteoporosis kerap disebut sebagai silent disease. Penurunan kepadatan tulang dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas dan baru diketahui setelah terjadi patah tulang. Padahal, patah tulang akibat kerapuhan tulang dapat berdampak panjang terhadap kemampuan seseorang untuk bergerak dan menjalani aktivitas sehari-hari.

Masalah ini juga bukan sekadar persoalan yang terjadi pada individu lanjut usia. International Osteoporosis Foundation (IOF) memperkirakan osteoporosis berdampak pada sekitar 500 juta orang di seluruh dunia. Pada 2025, IOF juga mencatat lebih dari 37 juta patah tulang akibat kerapuhan tulang terjadi setiap tahun pada orang berusia di atas 55 tahun, atau setara dengan sekitar 70 patah tulang setiap menit. Bahkan, sepanjang sisa hidupnya, sekitar 1 dari 3 perempuan dan 1 dari 5 laki-laki berusia di atas 50 tahun diperkirakan akan mengalami patah tulang akibat kerapuhan tulang.

Di Indonesia, perhatian terhadap kesehatan tulang juga semakin penting seiring meningkatnya populasi usia lanjut. Pada 2025, International Osteoporosis Foundation bersama Asia Pacific Consortium on Osteoporosis menerbitkan Asia-Pacific Regional Audit yang mencakup Indonesia dan 21 negara atau wilayah lainnya. Audit tersebut menyoroti masih adanya kesenjangan dalam Indonesia (PEROSI) bersama Kementerian Kesehatan untuk memperkuat pencegahan patah tulang berulang.

Yang membuat osteoporosis perlu mendapat perhatian adalah seseorang bisa merasa baik-baik saja meski kepadatan tulangnya sudah menurun. Risiko dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, riwayat patah tulang, riwayat keluarga, menopause, kurang aktivitas fisik, berat badan rendah, serta kekurangan kalsium dan vitamin D. WHO juga menekankan bahwa sebagian besar patah tulang pada usia lanjut berkaitan dengan kerapuhan tulang dan bahkan dapat terjadi akibat benturan ringan, seperti jatuh dari posisi berdiri. Karena itu, mengetahui faktor risiko dan kondisi tulang lebih awal dapat menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

Menariknya, osteoporosis ternyata bukan hanya persoalan usia lanjut. Sebuah penelitian pada perempuan dewasa muda usia 25–35 tahun di Kota Bogor menunjukkan bahwa kondisi kepadatan mineral tulang sudah perlu diperhatikan sejak usia muda, mengingat periode tersebut merupakan masa penting dalam pembentukan peak bone mass yang dapat mempengaruhi kesehatan tulang di kemudian hari. Temuan lain yang dipublikasikan pada 2025 juga menunjukkan bahwa pada kelompok dewasa muda di bawah 50 tahun yang menjalani terapi glukokortikoid jangka panjang, 44,4% mengalami osteoporosis akibat glukokortikoid. Hal ini menunjukkan bahwa usia muda bukan berarti sepenuhnya bebas dari risiko, terutama ketika terdapat faktor risiko tertentu. 

Karena itu, menjaga kesehatan tulang idealnya dimulai sejak dini, bukan menunggu hingga memasuki usia lanjut atau sampai terjadi patah tulang. Aktivitas fisik yang rutin, pola makan dengan asupan nutrisi yang cukup, menjaga berat badan yang ideal, serta menghindari kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko merupakan bagian dari upaya menjaga tulang tetap kuat. WHO menempatkan asupan nutrisi, aktivitas fisik, berhenti merokok, serta pencegahan jatuh sebagai bagian dari strategi pencegahan patah tulang akibat kerapuhan. Untuk mengetahui kondisi kesehatan tulang lebih dini, masyarakat dapat melakukan skrining di Prodia melalui pemeriksaan Panel ProHealthy Bone dan pemeriksaan satuan lainnya terkait kesehatan tulang seperti BMD (Bone Mineral Density), CTx (C-Telopeptide), N-MID Osteocalcin atau Prodia Bone, Muscle and Joint Genomics. Jangan sampai osteoporosis membatasi gerak aktif bersama keluarga, cek kesehatan tulang sejak dini di Prodia.

#TenangKarenaTau #Prodia #Osteoporosis #HealthcareInnovation

******

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026

JAKARTA, 12 Oktober 2026 — PT Bank Mandiri Taspen meraih penghargaan Most Efficient Bank – Bank KBMI 2 dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan efisiensi perusahaan di industri perbankan nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan BIFA 2026 yang berlangsung di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, pada Senin (12/10). Ajang ini memberikan apresiasi kepada pelaku industri jasa keuangan yang menunjukkan kinerja dan kontribusi terhadap perkembangan sektor keuangan Indonesia.

Bagi industri perbankan, efisiensi merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Kemampuan mengelola sumber daya secara optimal, menjaga efektivitas operasional, serta menerapkan tata kelola yang baik menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mempertahankan kinerja di tengah dinamika industri yang terus berkembang.

Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam membangun operasional yang efisien sekaligus menjaga kualitas layanan kepada nasabah.

“Bagi kami, efisiensi bukan semata-mata tentang mengoptimalkan biaya, tetapi juga bagaimana perusahaan mengelola sumber daya secara tepat, meningkatkan produktivitas, dan memastikan setiap proses bisnis memberikan nilai tambah. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat fondasi bisnis yang sehat dan berkelanjutan, tanpa mengesampingkan kualitas layanan kepada nasabah,” ujar Panji.

Menurutnya, upaya meningkatkan efisiensi perlu berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola perusahaan dan pengembangan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Dengan demikian, kinerja perusahaan tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga pada kemampuan untuk tumbuh secara konsisten dalam jangka panjang.

“Ke depan, kami akan terus mendorong perbaikan proses bisnis, memperkuat tata kelola, dan mengembangkan cara kerja yang semakin efektif. Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan dibangun melalui disiplin dalam menjalankan bisnis, kepercayaan nasabah, serta kontribusi seluruh insan perusahaan,” tambahnya.

Penghargaan Most Efficient Bank – Bank KBMI 2 menjadi salah satu pencapaian yang mendorong Bank Mandiri Taspen untuk terus menjaga kualitas kinerja dan memperkuat daya saing perusahaan. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk mempertahankan prinsip kehati-hatian, meningkatkan efektivitas operasional, dan menghadirkan layanan perbankan yang memberikan manfaat bagi nasabah.

Melalui upaya tersebut, Bank Mandiri Taspen berharap dapat terus memperkuat perannya dalam industri perbankan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan pelemahan setelah tertahan di zona resistance US$94,39–US$96,51. Analisis harian Dupoin Futures menunjukkan bahwa kondisi tersebut membuka peluang koreksi melalui pola ABC Correction, dengan target penurunan menuju area support US$89,53–US$87,92.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai zona resistance tersebut menjadi area penting untuk menentukan arah pergerakan minyak selanjutnya. Selama harga belum mampu menembus resistance US$94,39–US$96,51, tekanan bearish masih berpotensi berlanjut. Kegagalan melewati area tersebut dapat mengindikasikan bahwa momentum kenaikan belum cukup kuat untuk mendorong harga bergerak lebih tinggi.

Dalam skenario teknikal, pola ABC Correction membuka peluang bagi harga untuk mengalami koreksi setelah pergerakan sebelumnya. Apabila tekanan jual tetap mendominasi, WTI berpotensi bergerak menuju support US$89,53–US$87,92. Namun, perkembangan fundamental dapat mengubah arah harga dan memengaruhi validitas skenario tersebut.

Salah satu faktor yang berpotensi mendukung harga minyak adalah meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah. Ketegangan di kawasan tersebut dapat memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dan distribusi energi global. Jika risiko gangguan meningkat, pelaku pasar berpotensi memperhitungkan kemungkinan terbatasnya ketersediaan minyak, sehingga harga memperoleh dorongan untuk kembali menguat.

Jalur distribusi energi yang strategis juga menjadi perhatian karena gangguan terhadap pelayaran dapat memengaruhi kelancaran pengiriman minyak mentah. Ketidakpastian tersebut berpotensi meningkatkan volatilitas pasar, terutama apabila perkembangan geopolitik menimbulkan kekhawatiran baru mengenai pasokan global.

Di sisi lain, prospek meredanya konflik Rusia–Ukraina dapat membatasi kenaikan harga minyak. Apabila perkembangan diplomatik mendorong pemulihan pasokan energi, kekhawatiran terhadap keterbatasan pasokan berpotensi berkurang. Ekspektasi peningkatan ketersediaan minyak di pasar dapat memberikan tekanan terhadap harga, khususnya jika permintaan tidak tumbuh cukup kuat untuk menyerap tambahan pasokan.

Perbedaan sentimen ini membuat prospek WTI masih dipengaruhi oleh keseimbangan antara risiko pasokan dan kondisi permintaan. Ketegangan di Timur Tengah dapat menjadi katalis kenaikan, sedangkan potensi pemulihan pasokan dari kawasan Rusia–Ukraina dapat menahan penguatan. Karena itu, berita geopolitik dapat memicu perubahan harga meskipun indikator teknikal menunjukkan kecenderungan bearish.

Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, area US$94,39–US$96,51 perlu dipantau sebagai resistance utama. Selama harga tetap tertahan di bawah zona tersebut, peluang koreksi menuju US$89,53–US$87,92 masih terbuka. Sebaliknya, penembusan resistance dapat menjadi sinyal bahwa tekanan bearish melemah dan skenario pergerakan perlu ditinjau kembali.

Pelaku pasar perlu mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah dan Rusia–Ukraina, serta perubahan keseimbangan pasokan dan permintaan minyak global. Kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut dapat memengaruhi arah pergerakan WTI dalam jangka pendek.

Proyeksi ini merupakan gambaran kemungkinan pergerakan berdasarkan kondisi pasar, bukan kepastian harga atau rekomendasi transaksi. Pengelolaan risiko tetap penting mengingat harga minyak dapat bergerak volatil akibat perubahan situasi geopolitik maupun pasokan global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Harga emas berpeluang melanjutkan penguatan setelah menyelesaikan koreksi menuju area support US$4.146. Berdasarkan analisis harian Dupoin Futures, pergerakan XAUUSD berpotensi kembali membentuk tren utama atau primary trend bullish dengan target resistance terdekat di US$4.226–US$4.253.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, melihat level US$4.146 sebagai area penting yang dapat menentukan arah pergerakan emas selanjutnya. Selama harga mampu bertahan di atas support tersebut, peluang kenaikan masih terbuka. Namun, apabila tekanan jual kembali meningkat hingga menembus area support, skenario penguatan perlu dievaluasi kembali.

Dari sisi teknikal, zona US$4.226–US$4.253 menjadi resistance yang perlu diperhatikan. Jika momentum beli terus menguat, harga emas berpotensi menguji area tersebut. Meski demikian, pergerakan menuju resistance tidak berlangsung secara otomatis karena tetap bergantung pada kekuatan permintaan dan respons pasar terhadap perkembangan ekonomi global.

Faktor geopolitik menjadi salah satu pendorong yang dapat menopang harga emas. Ketidakpastian global berpotensi meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Dalam situasi ketika risiko politik dan ekonomi meningkat, sebagian investor cenderung mencari aset yang dinilai dapat membantu melindungi nilai kekayaan mereka.

Meski demikian, penguatan emas masih menghadapi sejumlah tantangan. Dolar Amerika Serikat yang menguat dapat membatasi kenaikan XAUUSD karena membuat emas relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dapat meningkatkan daya tarik instrumen berbunga dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil secara langsung.

Sikap hawkish Federal Reserve atau The Fed juga menjadi perhatian pasar. Ekspektasi bahwa suku bunga AS akan bertahan pada tingkat tinggi dapat mendukung dolar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga berpotensi menekan harga emas. Oleh karena itu, perkembangan kebijakan moneter tetap menjadi salah satu faktor yang menentukan arah pergerakan logam mulia.

Pelaku pasar juga mencermati data inflasi AS yang dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga berikutnya. Data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi kebijakan moneter ketat. Sebaliknya, meredanya tekanan inflasi dapat mengubah pandangan pasar terhadap prospek suku bunga dan memberikan ruang bagi emas untuk bergerak lebih tinggi.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, prospek emas masih terbuka untuk menguat selama support US$4.146 mampu dipertahankan. Area US$4.226–US$4.253 menjadi sasaran resistance terdekat yang perlu dipantau, sementara perkembangan geopolitik, dolar AS, imbal hasil obligasi, dan data inflasi akan memengaruhi keberlanjutan momentum kenaikan.

Proyeksi ini merupakan skenario berdasarkan kondisi pasar dan bukan kepastian arah harga. Pelaku pasar tetap perlu memperhatikan perubahan sentimen serta mengelola risiko dalam mengambil keputusan perdagangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Ekonomi Digital di Daerah, BRI Region 11 Yogyakarta Lakukan Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada Asal Banyumas

BRI Dukung Ekonomi Digital Daerah Melalui BRI Region 11 Yogyakarta dengan Pendampingan bagi UMKM Asal Banyumas

Banyumas, 9 Oktober 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui BRI Region 11 Yogyakarta terus memperkuat perannya dalam mendorong digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan serta edukasi pemanfaatan layanan transaksi digital secara berkelanjutan. Upaya ini diwujudkan melalui pendampingan kepada pelaku UMKM di berbagai daerah, termasuk Berkah Swasembada, usaha kedai kopi milik Ibnu Fajri yang berlokasi di Ajibarang Kulon, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Berkah Swasembada merupakan usaha kedai kopi yang mulai dirintis pada 2025, berangkat dari ketertarikan pemiliknya terhadap kopi dan keinginan untuk mempelajari beragam jenis kopi. Dalam mengembangkan usahanya, Ibnu Fajri menghadapi tantangan berupa persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Untuk menjawab tantangan tersebut, Berkah Swasembada mengoptimalkan promosi melalui platform digital, menjaga kualitas produk, serta menawarkan harga yang terjangkau bagi pelanggan.

“Saya memulai usaha ini karena memang memiliki ketertarikan terhadap kopi dan ingin terus belajar mengenal berbagai jenis kopi. Di tengah persaingan yang ada, saya berusaha menjaga kualitas produk, menetapkan harga yang terjangkau, dan memanfaatkan platform digital agar Berkah Swasembada semakin dikenal masyarakat,” ujar Ibnu.

Dalam mendukung aktivitas usahanya, Berkah Swasembada memanfaatkan berbagai layanan digital BRI, antara lain QRIS BRI, aplikasi BRImo, dan BRImerchant. Pemanfaatan layanan tersebut membantu pelaku usaha dalam mendukung aktivitas transaksi sekaligus menyesuaikan operasional bisnis dengan perkembangan perilaku konsumen yang semakin terbiasa menggunakan pembayaran nontunai.

Sebagai bagian dari upaya memperluas adopsi transaksi digital di kalangan UMKM, petugas transaksi BRI Branch Office Ajibarang secara berkelanjutan melakukan pendampingan dan edukasi penggunaan QRIS BRI. Pendampingan ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha memahami manfaat transaksi digital serta mengoptimalkan pemanfaatan layanan perbankan dalam mendukung kegiatan usaha sehari-hari.

Pada kesempatan terpisah, Regional Chief Executive Officer BRI Region 11 Yogyakarta, Kusdinar Wiraputra mengatakan, digitalisasi menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan UMKM karena dapat membantu pelaku usaha menyediakan alternatif pembayaran yang praktis, mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai, serta mendukung pencatatan transaksi secara lebih terstruktur. Dengan pencatatan transaksi yang tersedia, pelaku usaha juga dapat memiliki gambaran aktivitas bisnis yang lebih baik untuk mendukung evaluasi dan perencanaan pengembangan usaha.

Melalui QRIS BRI, pelaku UMKM dapat menyediakan pembayaran nontunai menggunakan kode QR yang dapat dipindai melalui aplikasi pembayaran yang mendukung standar QRIS. Solusi ini membantu pelaku usaha menghadirkan pilihan pembayaran yang lebih praktis tanpa harus menyediakan mesin electronic data capture (EDC) untuk menerima pembayaran QRIS. Pemanfaatan layanan digital tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan sekaligus mendorong pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.

“Kami terus mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan layanan transaksi digital sebagai bagian dari pengembangan usaha. Melalui QRIS BRI, kami berharap pelaku usaha dapat memberikan kemudahan pembayaran bagi pelanggan sekaligus mulai membangun pencatatan transaksi yang lebih terstruktur,” ujarnya.

BRI juga menghadirkan ekosistem layanan digital yang saling melengkapi melalui BRImo dan BRImerchant. BRImo mendukung kebutuhan transaksi perbankan nasabah, sementara BRImerchant membantu pelaku usaha dalam mendukung pengelolaan aktivitas transaksi merchant. Integrasi pemanfaatan layanan ini diharapkan dapat membantu UMKM menjalankan aktivitas usaha secara lebih praktis dan terorganisasi sesuai kebutuhan bisnisnya.

Bagi Berkah Swasembada, pendampingan dan pemanfaatan layanan digital BRI dirasakan membantu dalam mendukung pengembangan usaha. Ke depan, Ibnu Fajri berencana memperluas jangkauan pasar agar Berkah Swasembada semakin dikenal masyarakat. Pengalaman merintis usaha juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk terus menjaga kualitas produk, beradaptasi dengan persaingan, dan memanfaatkan peluang yang tersedia.

Komitmen BRI dalam mendukung UMKM tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan produk dan layanan perbankan, tetapi juga melalui edukasi serta pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha. Melalui jaringan layanan dan tenaga pemasar yang menjangkau berbagai wilayah, BRI terus mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan pemahaman terhadap layanan keuangan formal dan memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas bisnis.

Upaya tersebut sejalan dengan peran BRI sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan segmen UMKM. Dengan memperluas pemanfaatan layanan digital, BRI berupaya membantu pelaku usaha membangun proses bisnis yang lebih adaptif, memperluas akses terhadap layanan keuangan, serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi dinamika pasar.

Melalui pendampingan berkelanjutan dan penguatan ekosistem digital, BRI akan terus mendorong UMKM di berbagai daerah agar mampu berkembang, meningkatkan daya saing, dan mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SCALECON 2027, Konferensi Agentic AI Untuk Bisnis Indonesia

SCALECON 2027 Ajak Bisnis Indonesia Bangun “Agentic Enterprise”. Tinggalkan Eksperimen AI! 

JAKARTA, [Tanggal Publikasi Anda] – Bukan lagi sekadar eksperimen, masa depan kecerdasan buatan kini menuntut implementasi nyata. Membawa misi besar ini, Dewaweb resmi mengumumkan perhelatan SCALECON Jakarta 2027, konferensi bisnis dan teknologi berskala nasional yang akan diselenggarakan pada 27 Januari 2027 di Telkom Landmark Office, Jakarta. Dengan target dihadiri lebih dari 1.000 pemimpin bisnis dan teknologi, SCALECON kali ini mengusung tema berani: “The Agentic Enterprise: From AI Experimentation to Real Business Execution”.

Tingginya antusiasme adopsi AI di Indonesia seringkali mandek di tahap uji coba (eksperimen). SCALECON Jakarta 2027 hadir secara spesifik untuk menjembatani jurang pemisah antara hype AI dan eksekusi level produksi sesungguhnya. Acara ini akan memandu perusahaan bertransisi dari sekadar “menggunakan tools AI” menjadi “beroperasi dengan kemampuan Agentic”.

Berbeda dari konferensi teknologi pada umumnya yang hanya berfokus pada pamer kecanggihan (technology theatre), SCALECON 2027 menyajikan platform implementasi riil. Peserta akan dibekali wawasan konkret mengenai arsitektur agen AI, tata kelola & keamanan (security & governance), kolaborasi manusia dengan agen, hingga cara mengukur ROI yang jelas.

Rangkaian acara tidak terbatas pada konferensi satu hari, melainkan didesain sebagai perjalanan transformasi utuh. Peserta, mulai dari CEO, CIO, CTO, praktisi keamanan siber, hingga pengembang (developer) dapat memperdalam keterampilan mereka melalui lokakarya prapelaksanaan (Pre-Event Workshops) hingga program lanjutan pasca-acara (Post-Event Programs).

“Kami melihat banyak bisnis di Indonesia yang sudah mencoba menerapkan Agentic AI, namun masih belum memberikan hasil maksimal. SCALECON 2027 hadir bukan sekadar Event AI di Jakarta untuk menginspirasi, melainkan memberikan panduan strategis yang bisa langsung dieksekusi oleh perusahaan di era Agentic Enterprise.” ujar Edy Budiman, CEO Dewaweb & Founder SCALECON.

Didukung penuh oleh Dewaweb, penyedia infrastruktur cloud aman dan tangguh, SCALECON 2027 menegaskan bahwa inovasi AI memerlukan fondasi digital yang solid. Kesuksesan agen AI dalam menyelesaikan alur kerja yang kompleks mutlak membutuhkan infrastruktur, tata kelola data, dan perlindungan keamanan siber yang mumpuni.

Beli Tiket SCALECON Jakarta 2027

Tiket SCALECON Jakarta 2027 kini telah tersedia dalam berbagai kategori: Community Pass, Builder Pass, hingga VIP Pass yang menawarkan pengalaman networking dan pembelajaran premium.

Berhenti bereksperimen, saatnya mengeksekusi. Dapatkan wawasan implementasi teknologi AI yang paling aplikatif untuk mengakselerasi skala bisnis Anda. Untuk informasi pendaftaran, tiket, dan peluang kemitraan, kunjungi situs resmi SCALECON di https://scalecon.ai

Tentang SCALECON & Dewaweb:

SCALECON adalah Konferensi AI Terbesar di Indonesia yang diadakan tahunan untuk menjembatani implementasi dan strategi bisnis dengan solusi teknologi aplikatif. Diinisiasi oleh Dewaweb, penyedia layanan infrastruktur cloud hosting dan cyber security terkemuka di Indonesia, SCALECON terus berkomitmen mengakselerasi ekosistem transformasi digital di Tanah Air.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS @Semarang Dorong Transformasi Digital melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

Semarang – Transformasi digital kini memasuki fase baru. Organisasi tidak lagi sekadar memindahkan proses dan layanan ke platform digital, tetapi mulai memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk mengolah data, membantu pengambilan keputusan, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan pengalaman yang semakin relevan bagi masyarakat dan pengguna.

Perubahan tersebut membuat kebutuhan terhadap talenta digital turut berkembang. Generasi muda tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga perlu memahami cara kerja AI, menghubungkannya dengan kebutuhan nyata, serta menerapkannya untuk menyelesaikan permasalahan dan mendorong perubahan di berbagai sektor.

Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University mempertegas komitmennya dalam menyiapkan talenta digital Indonesia melalui perluasan akses pendidikan Artificial Intelligence ke berbagai wilayah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Semarang yang diselenggarakan pada 16 September 2026 di Kampus BINUS @Semarang.

Kehadiran program ini merupakan bagian dari semangat AI Empowers @ BINUS, yang menegaskan komitmen BINUS University dalam mengintegrasikan pemahaman dan pemanfaatan AI ke dalam ekosistem pembelajaran. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menggunakan teknologi AI, tetapi juga memahami cara mengembangkan dan menerapkannya secara strategis, etis, serta bertanggung jawab dalam berbagai bidang.

Melalui AI Empowers @ BINUS, BINUS University menghadirkan pengalaman belajar yang didukung Artificial Intelligence secara menyeluruh, membantu mahasiswa berkembang sejak hari pertama hingga menjadi profesional yang siap menghadapi tantangan masa depan dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

Bagi BINUS University, memilih perguruan tinggi saat ini bukan sekadar memilih jurusan, tetapi juga memilih ekosistem pembelajaran yang mampu mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan profesi dan industri. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai etika AI, komunikasi, kolaborasi, serta aspek bisnis melalui proyek nyata dan kolaborasi bersama industri.

Kehadiran Program Artificial Intelligence di berbagai kampus BINUS merupakan bagian dari upaya BINUS University untuk memberikan kesempatan yang semakin luas kepada generasi muda Indonesia dalam mempelajari teknologi masa depan. Langkah ini sejalan dengan semangat Fostering and Empowering the Society yang menjadi landasan BINUS University dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa penguasaan AI perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga untuk mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi Indonesia.

“Perluasan Program Artificial Intelligence merupakan bagian dari komitmen BINUS University untuk membuka kesempatan yang semakin luas bagi generasi muda Indonesia dalam menguasai teknologi masa depan. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang menghadirkan solusi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Dr. Nelly.

Di BINUS @Semarang, kehadiran Program Artificial Intelligence turut memperkuat fokus kampus sebagai Digital Transformation and AI Experience Campus. Pendekatan tersebut menghubungkan pemahaman teknologi dengan pengalaman nyata dalam menerapkan AI untuk mendorong perubahan, meningkatkan proses, dan menciptakan solusi yang relevan bagi industri maupun masyarakat.

Melalui ekosistem pembelajaran tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami konsep AI di dalam kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam mengeksplorasi, mengembangkan, dan menguji penerapannya melalui proyek serta kolaborasi. Dengan demikian, mahasiswa dapat memahami bagaimana teknologi digunakan untuk menjawab kebutuhan dan menghasilkan perubahan yang nyata.

Direktur Kampus BINUS @Semarang, Dr. Fredy Purnomo, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa transformasi digital membutuhkan talenta yang mampu menghubungkan teknologi dengan kebutuhan manusia, bisnis, dan masyarakat.

“Transformasi digital bukan sekadar mengadopsi teknologi baru, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperbaiki proses, menciptakan pengalaman yang lebih baik, dan memberikan solusi bagi berbagai kebutuhan. Melalui Program Artificial Intelligence di BINUS @Semarang, kami ingin mahasiswa tidak hanya mempelajari AI secara konseptual, tetapi juga memperoleh pengalaman untuk mengembangkan dan menerapkannya secara nyata,” ujar Dr. Fredy.

Menurutnya, pengalaman dalam menghadapi permasalahan nyata menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia profesional. Mahasiswa perlu dibiasakan untuk mengidentifikasi kebutuhan, mengolah data, mengevaluasi hasil, serta mengembangkan solusi teknologi yang dapat diterapkan secara bertanggung jawab.

Dari sisi akademik, kurikulum Program Artificial Intelligence di BINUS University dirancang secara multidisiplin dengan mengombinasikan fondasi matematika, data science, machine learning, computer vision, natural language processing, hingga Internet of Things dan robotics.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya memahami cara kerja teknologi AI, tetapi juga mampu mengevaluasi hasil, mengembangkan solusi, dan menerapkannya secara etis serta bertanggung jawab.

Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., M.T.I., menegaskan bahwa tantangan utama generasi muda saat ini adalah mempersiapkan diri agar mampu bekerja secara optimal bersama AI.

“Pertanyaan penting saat ini bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia, melainkan apakah generasi muda telah memiliki kompetensi untuk bekerja berdampingan dengan AI. Mahasiswa perlu memiliki fondasi akademik yang kuat agar mampu mengevaluasi hasil yang diberikan AI, mengembangkan solusi, serta menerapkan teknologi secara strategis, etis, dan bertanggung jawab,” jelas Prof. Derwin.

Penguasaan AI juga perlu dilengkapi dengan pemahaman mengenai proses transformasi digital secara menyeluruh. Teknologi yang canggih tidak akan memberikan hasil optimal apabila tidak dihubungkan dengan kebutuhan pengguna, kesiapan organisasi, serta tujuan yang ingin dicapai.

Melalui pengalaman pembelajaran berbasis proyek, mahasiswa didorong untuk melihat AI bukan sekadar sebagai perangkat teknologi, tetapi sebagai bagian dari proses perubahan. Mahasiswa diharapkan mampu memahami persoalan, merancang pendekatan, mengembangkan solusi, dan mengevaluasi dampak dari teknologi yang diterapkan.

Relevansi Program Artificial Intelligence dengan kebutuhan dunia kerja turut menjadi salah satu perhatian utama BINUS University. Perusahaan saat ini tidak hanya membutuhkan talenta yang mampu menggunakan berbagai perangkat berbasis AI, tetapi juga individu yang dapat memahami permasalahan bisnis, berpikir kritis, bekerja secara kolaboratif, dan mengubah teknologi menjadi solusi nyata.

Kolaborasi dengan dunia industri juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman mengenai penerapan AI dalam situasi nyata. Pengalaman tersebut menjadi penting agar mahasiswa memahami bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh relevansi, kesiapan penerapan, dan manfaat yang dihasilkan.

Selain perspektif industri, pengalaman alumni menjadi gambaran mengenai pentingnya fondasi akademik, pengalaman mengerjakan proyek, serta kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi. Di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung cepat, lulusan perlu mampu menghubungkan pengetahuan yang dimiliki dengan tantangan nyata di dunia profesional.

I Gusti Bagus Ramadha, alumni BINUS University yang saat ini berkarier sebagai AI Engineer dari GDP Labs, menilai bahwa pengalaman pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan proyek dan dunia industri menjadi bekal penting dalam perjalanan karier.

“Perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat, sehingga kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi semakin penting. Pengalaman belajar di BINUS membantu saya tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga belajar bekerja dalam tim, menyampaikan gagasan, serta menerapkan pengetahuan untuk menyelesaikan permasalahan nyata,” ungkap Rama.

Peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Semarang turut menjadi ruang untuk mempertemukan dunia pendidikan, industri, alumni, dan generasi muda. Melalui rangkaian kegiatan yang diselenggarakan, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan AI, kebutuhan kompetensi masa depan, serta peluang penerapannya dalam berbagai bidang.

Keterlibatan praktisi industri dan alumni juga diharapkan dapat memberikan gambaran yang semakin utuh mengenai perjalanan pendidikan dan karier di era transformasi digital. Generasi muda dapat memahami bahwa kompetensi teknologi perlu dilengkapi dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, serta keberanian untuk terus bereksperimen.

Sebagai langkah strategis jangka panjang, School of Computer Science BINUS University menempatkan penguasaan AI bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan teknis, tetapi sebagai pola pikir yang perlu dimiliki mahasiswa. Di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang, AI diproyeksikan menjadi penggerak transformasi dan inovasi di berbagai sektor, mulai dari finansial, manufaktur, industri kreatif, pendidikan, layanan publik, hingga kesehatan.

Melalui peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Semarang dan semangat #AIverywhereInBINUS, BINUS University berharap dapat melahirkan talenta digital yang tidak hanya memiliki kompetensi teknologi, tetapi juga mampu memahami proses transformasi, menciptakan pengalaman berbasis AI, dan mengembangkan solusi yang memberikan nilai bagi masyarakat. Dengan bekal tersebut, generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian dari percepatan transformasi digital serta memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES