ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Konsorsium ACT! (Accelerating Consumer Transformation and Sustainability in Indonesia) Project hadir di Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 dengan booth interaktif dan dua talk show. Kehadiran ini menunjukkan dua hal: tren konsumsi produk berkelanjutan di dalam negeri sudah terjadi dan semakin banyak petani menerapkan praktik produksi berkelanjutan.

Konsorsium ini menjadi bagian dari TEI 2026 bersama anggota dan mitranya melalui rangkaian aktivasi booth dan talk show bertema “Satu Standar, Dua Pasar: Melacak Jejak 4 Komoditas Indonesia dari Kebun ke Meja Konsumen dan Pasar Ekspor Global”. Inisiatif ini bertujuan untuk menampilkan kesiapan rantai pasok komoditas Indonesia, baik di pasar domestik maupun global, sekaligus mendorong para pelaku industri untuk menyadari pentingnya praktik berkelanjutan. Bertempat di Hall B ICE (Indonesia Convention Exhibition) BSD City, booth menghadirkan area diskusi interaktif bersama tim konsorsium, materi edukasi komprehensif, pengalaman virtual reality di perkebunan kopi, serta sesi mencicipi kopi berkelanjutan yang dipandu barista untuk para pengunjung dan pelaku bisnis.

“Melalui partisipasi kami dalam Trade Expo Indonesia 2026, ACT! Project berkomitmen untuk mendukung pelaku industri dan petani dalam menerapkan praktik berkelanjutan, khususnya pada komoditas utama seperti kakao, kopi, teh, dan kelapa sawit. Tren konsumsi berkelanjutan merupakan peluang positif untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing dalam rantai pasok,” ujar Managing Director Asia Pacific Rainforest Alliance, Chandra Panjiwibowo, di Jakarta, 14 Oktober 2026.

Direktur Eksekutif Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI), Ade Aryani,  menambahkan, “Melalui partisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2026, ACT! Project mendorong keterhubungan antara praktik produksi berkelanjutan di tingkat petani dengan kebutuhan pasar dan perilaku konsumsi. Pelaku usaha, khususnya sektor hotel, restoran, dan kafe (HoReKa), memiliki peran strategis dalam memperluas akses konsumen terhadap produk berkelanjutan, termasuk kopi. Melalui kolaborasi di sepanjang rantai nilai dan penguatan ketertelusuran, kami ingin mendorong agar keberlanjutan tidak hanya menjadi bagian dari proses produksi, tetapi juga pertimbangan dalam pemilihan produk oleh pelaku usaha dan konsumen.”

Pada TEI 2026, ACT! Project juga berpartisipasi dalam dua talk show. Sesi pertama bertajuk “Dari Sumber Berkelanjutan menuju Dampak Nyata: Cerita Petani & Pakar Sertifikasi dalam Menjawab Tren Ritel & Horeka Berkelanjutan” digelar pada 14 Oktober 2026. Pembicaranya adalah Manager Consumer Campaign and Engagement Rainforest Alliance, Margareth Meutia; petani teladan yang juga mitra Rikolto, Ketua Koperasi Serba Usaha Petani Kopi Toraja (KOPTAN PPKT) Thomas Upping; Cocoa & Coffee Programme Technical Advisor in Indonesia, Rikolto, Peni Agustijanto; dan Head of People and Coffee Solutions, Anomali Group, Donna Elvina Amelia.

Mereka membahas dinamika dan tantangan dalam mengubah praktik pertanian di lapangan, kondisi nyata di sepanjang rantai produksi, bagaimana sektor ritel dan HoReKa menerapkan praktik pengadaan berkelanjutan dan sertifikasi sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka, serta inisiatif ACT! Project untuk memperluas distribusi dan promosi kopi, teh, cokelat, dan minyak kelapa sawit berkelanjutan.

Sesi kedua digelar pada 15 Oktober 2026 dengan tajuk “Keterlacakan sebagai Nilai Tambah: Membuktikan Kesiapan 4 Komoditas Indonesia Menghadapi EUDR dan Menembus Pasar Global”. Konsorsium ACT! Project memandang persyaratan keberlanjutan dalam perdagangan global sebagai peluang, bukan ancaman, bagi para produsen dan petani untuk menerapkan praktik berkelanjutan serta memperluas jangkauan pasar komoditas Indonesia. Para pembicara yang hadir meliputi Managing Director Asia Pacific, Rainforest Alliance, Chandra Panjiwibowo; petani kakao teladan, Ketua Koperasi Kertasemaya Samaniya (KKS) I Ketut Wiadnyana; serta Data Analyst and Certification Manager, Olam Food Ingredients, Florindo Michael Bell.

Talk show tersebut menyoroti berbagai ketentuan dalam Regulasi Deforestasi Uni Eropa (EUDR), kebijakan UE yang mewajibkan produk komoditas tertentu bebas dari deforestasi, serta Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan peraturan ekspor lainnya yang berkaitan dengan keberlanjutan. Para ahli dan petani mengupas topik-topik ini dengan menyajikan fakta, data, dan pengalaman lapangan, termasuk pemetaan batas lahan, geolokasi, dan pencatatan rantai pasok. Diskusi ini juga menekankan bahwa kesiapan petani mandiri dalam mematuhi peraturan ekspor dapat membuka peluang yang lebih luas melalui praktik berkelanjutan, teknologi ketertelusuran, serta inovasi yang meningkatkan daya saing global komoditas unggulan.

Melalui dua talk show ini, ACT! Project bertujuan untuk menunjukkan keberhasilan praktik berkelanjutan berdasarkan pengalaman para petani, organisasi pendukung, dan pemegang sertifikasi, serta kesiapan sektor kopi, kakao, teh, dan kelapa sawit dalam memenuhi standar keberlanjutan global. Selain itu, ketertelusuran produk juga mempermudah akses ke pasar domestik: komoditas dengan asal-usul yang jelas dapat dijual kepada pembeli ekspor maupun konsumen Indonesia dengan standar yang sama.

Keduanya bermuara pada pesan yang sama: pasar produk berkelanjutan tidak hanya ada di luar negeri. Seiring bertambahnya pemahaman masyarakat dan terbukanya akses pendampingan bagi petani, pelaku industri perlu mulai meningkatkan kualitas melalui prinsip keberlanjutan serta memperbanyak volume produk berkelanjutan atau bersertifikat untuk memenuhi pasar domestik yang terus bertumbuh.

Chandra menegaskan bahwa di masa depan, ACT! Project mampu mendorong transformasi sektor komoditas Indonesia serta meningkatkan kapasitas pelaku industri dan petani dalam memenuhi permintaan pasar. “Dengan demikian, industri dapat menunjukkan bahwa praktik berkelanjutan dapat menjadi katalis bagi perluasan akses pasar serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Chandra.

“Ke depan, kami berharap ACT! Project dapat memperkuat kolaborasi antara produsen, sektor HoReKa, dan konsumen dalam membangun rantai nilai yang lebih transparan dan berkelanjutan. Ketika pelaku usaha semakin mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam pengadaan produk dan konsumen semakin memahami asal-usul produk yang mereka pilih, hal ini dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi komoditas berkelanjutan Indonesia sekaligus mendukung kesejahteraan petani dan kelestarian lingkungan,” ujar Ade.

Untuk mendorong praktik konsumsi berkelanjutan, ACT! Project tengah mengembangkan toolkit komunikasi bagi sektor HoReKa dan ritel, mengadakan lokakarya dengan pemangku kepentingan, serta melibatkan kalangan muda di berbagai kampus, seperti Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta dan Universitas Udayana di Bali, untuk mempraktikkan konsumsi berkelanjutan. Langkah-langkah ini mendukung target ACT! Project hingga tahun 2028, yaitu mengedukasi 800.000 konsumen (50% di antaranya perempuan) agar beralih ke produk kopi, cokelat, teh, dan minyak kelapa sawit bersertifikat, sekaligus mendorong pertumbuhan sebesar 5% dalam konsumsi dan produksi domestik produk bersertifikat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Transfer antarbank menjadi salah satu aktivitas yang cukup sering dilakukan dalam keseharian. Mulai dari mengirim uang kepada keluarga, membayar kebutuhan, hingga memindahkan dana ke rekening lain, semuanya bisa dilakukan melalui aplikasi perbankan.

Namun, biaya administrasi transfer antarbank dapat menjadi pengeluaran tambahan, terutama jika transaksi dilakukan berkali-kali dalam sebulan. Karena itu, memilih layanan perbankan dengan fasilitas transfer gratis bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk mengelola pengeluaran sehari-hari.

Saat ini, tersedia berbagai aplikasi transfer uang gratis yang menawarkan fasilitas transfer antarbank dengan ketentuan tertentu. Sebelum memilih, pahami jumlah kuota yang diberikan, batas penggunaannya, serta biaya yang mungkin berlaku di luar fasilitas gratis.

Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Aplikasi Transfer Gratis?

Tidak semua layanan transfer gratis memiliki ketentuan yang sama. Ada aplikasi yang memberikan kuota transaksi gratis dalam jumlah tertentu, sementara layanan lainnya menerapkan syarat berdasarkan jenis transaksi atau program yang sedang berlangsung.

Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan sebelum memilih aplikasi transfer gratis.

1. Periksa Kuota Transfer Gratis

Kuota transfer menunjukkan jumlah transaksi yang dapat dilakukan tanpa biaya administrasi dalam periode tertentu. Jika kamu cukup sering mengirim uang ke rekening bank lain, kuota bulanan yang lebih besar dapat membantu mengurangi pengeluaran untuk biaya transfer.

Perhatikan juga apakah kuota dihitung per bulan, jenis transfer yang termasuk dalam fasilitas tersebut, serta ketentuan setelah kuota habis. Informasi ini penting agar kamu dapat memperkirakan penggunaan layanan sesuai kebutuhan.

2. Pahami Jenis Transfer yang Tersedia

Transfer antarbank dapat dilakukan melalui beberapa mekanisme, salah satunya BI-FAST. Setiap mekanisme memiliki ketentuan transaksi dan biaya yang berbeda.

Sebelum melakukan transfer, periksa jenis layanan yang digunakan dan informasi biaya yang muncul pada aplikasi. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui apakah transaksi memenuhi ketentuan gratis transfer antarbank atau masih dikenakan biaya administrasi.

3. Perhatikan Batas Transaksi

Selain kuota bulanan, periksa batas nominal transfer per transaksi maupun per hari. Batas ini dapat berbeda berdasarkan layanan, jenis rekening, atau ketentuan bank.

Informasi tersebut membantu kamu memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan, baik untuk mengirim uang dalam jumlah kecil maupun melakukan pembayaran dengan nominal yang lebih besar.

4. Pilih Aplikasi yang Mudah Digunakan

Kemudahan mengakses layanan juga menjadi pertimbangan penting. Aplikasi perbankan digital memungkinkan pengguna melakukan transfer tanpa harus datang ke kantor cabang.

Sebelum menggunakan layanan, pastikan aplikasi menyediakan informasi penerima, nominal transaksi, dan biaya dengan jelas sebelum konfirmasi. Periksa kembali nama penerima dan nomor rekening agar terhindar dari kesalahan transfer.

5. Cek Ketentuan Setelah Kuota Habis

Fasilitas transfer gratis biasanya memiliki batas dan persyaratan tertentu. Karena itu, jangan hanya membandingkan jumlah kuota, tetapi periksa pula biaya yang berlaku setelah kuota habis.

Memahami ketentuan ini membantu kamu mengatur frekuensi transfer dan memperkirakan biaya transaksi bulanan dengan lebih baik.

Berapa Kali Gratis Transfer di neobank?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika mencari layanan transfer gratis adalah neobank gratis transfer berapa kali dalam satu bulan.

Melalui program neobank Plus, nasabah dapat memperoleh kuota gratis transfer antarbank sesuai level Neo Membership yang dimiliki. Rincian kuota transfer gratis per bulan adalah:

Level 1 – Citizen: 100 kali

Level 2 – Expert: 110 kali

Level 3 – Master: 125 kali

Level 4 – Hero: 150 kali

Level 5 – Legend: 200 kali

Nasabah pada level Legend dapat menikmati kuota hingga 200 kali transfer gratis per bulan hingga 31 Desember 2026. Jumlah kuota yang tersedia mengikuti level Neo Membership masing-masing, sehingga tidak semua nasabah memperoleh kuota yang sama.

Sebelum melakukan transfer, periksa informasi biaya dan ketentuan transaksi pada aplikasi neobank, termasuk ketika kuota gratis telah habis.

Cara Memanfaatkan Kuota Gratis Transfer dengan Bijak

Kuota transfer gratis dapat membantu mengurangi biaya administrasi, tetapi penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Berikut beberapa cara untuk memanfaatkannya.

Kelompokkan kebutuhan transfer. Jika memungkinkan, rencanakan pembayaran rutin dan pengiriman uang agar lebih mudah memantau transaksi selama sebulan.

Periksa sisa kuota. Ketahui jumlah transaksi gratis yang masih tersedia sebelum melakukan transfer berikutnya.

Periksa biaya sebelum konfirmasi. Jika kuota sudah habis atau transaksi tidak termasuk dalam fasilitas gratis, pastikan biaya yang berlaku sebelum melanjutkan transaksi.

Jaga keamanan transaksi. Jangan membagikan PIN, kata sandi, atau kode OTP kepada pihak lain. Pastikan nama penerima dan nomor rekening sudah benar sebelum mengonfirmasi transfer.

Dengan memahami ketentuan tersebut, fasilitas transfer gratis dapat dimanfaatkan secara lebih terencana tanpa mengabaikan keamanan transaksi.

Nikmati Kuota Gratis Transfer Antarbank hingga 200 Kali per Bulan hingga 31 Desember 2026

Bagi kamu yang sedang mencari gratis transfer neobank, neobank Plus menyediakan kuota transfer antarbank gratis berdasarkan level Neo Membership, mulai dari 100 kali hingga 200 kali per bulan. Benefit ini dapat menjadi pertimbangan bagi nasabah yang membutuhkan layanan transfer untuk berbagai transaksi sehari-hari.

Selain kuota transfer gratis, neobank Plus juga menyediakan kupon diskon mingguan untuk transaksi tertentu, seperti QRIS, pembayaran tagihan, dan isi ulang. Nilai kupon mengikuti level Neo Membership dan ketentuan program yang berlaku.

***

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kuota gratis transfer neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/neomembershipplus atau di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

FisTx ajak petambak kembali ke dasar budidaya: ganti air dengan air bersih dan steril. Baskara UV dan Cakra Elektrolisis, tanpa kaporit. Simak caranya.

Yogyakarta – Ketika kualitas air tambak udang menurun, jawaban paling tua dan paling sederhana tetap sama: ganti air dengan volume yang cukup dan air yang berkualitas. FisTx Indonesia (PT Aditya Inovasi Makmur), perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta, mengajak petambak kembali ke prinsip dasar itu, sambil memastikan syarat kedua terpenuhi: air pengganti harus bersih dan steril sebelum masuk kolam. Dua teknologi FisTx, Baskara UV dan Cakra Elektrolisis, dirancang untuk itu.

Ganti Air: Cara Lama Yang Masih Paling Masuk Akal

Di tambak tradisional, pergantian air memanfaatkan pasang surut dan menjadi cara berbiaya rendah menjaga mutu air. Kajian budidaya udang windu yang dirangkum Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur juga mencatat bahwa kolam tandon (reservoir) sebelum air masuk ke petak membantu memperbaiki kualitas air, mengurangi risiko masuknya organisme pembawa penyakit, dan meningkatkan kelangsungan hidup udang. Prinsipnya sama di tambak intensif: air yang buruk dibuang, diganti dengan air yang lebih baik.

Namun ganti air hanya menolong jika air penggantinya memang lebih baik. Praktisi nutrisi akuakultur Alune mengingatkan bahwa pergantian air membawa risiko patogen ikut masuk, sehingga air sebaiknya diolah lebih dulu sebelum dipakai.

Masalahnya Ada di Air Penggantinya

Selama ini jalan pintas yang umum adalah kaporit. Murah di awal, tetapi berulang setiap siklus. Berdasarkan data lapangan FisTx, dosis 30 ppm untuk kolam 1.000 m² dapat menghabiskan hingga Rp 44 juta per siklus. Residu klorinnya dapat menghambat mikroba baik, dan Vibrio bisa muncul kembali ketika efek kaporit memudar karena sterilisasi kimia bekerja sekali sentuh.

Dengan kata lain, mengganti air itu sendiri tidak rumit. Yang rumit adalah mendapatkan air pengganti yang benar-benar bersih.

Tiga Memudahan: Ganti Air Cepat, Mudah, dan Berkualitas

FisTx menempatkan dua teknologi pada jalur air masuk dan sistem air tambak agar petambak bisa kembali ke SOP dasar tanpa menambah bahan kimia:

Baskara UV mensterilkan air input dengan sinar UV-C pada panjang gelombang 253,7 nanometer yang merusak DNA dan RNA patogen, tanpa residu kimia. Umur lampunya sekitar 12.000 jam. UV bekerja optimal pada air yang jernih, sehingga dipasangkan dengan filtrasi.

Cakra Elektrolisis menghasilkan disinfektan asam hipoklorit (HOCl) langsung dari air laut lewat proses elektrokimia, dengan dosis 2 ppm dan debit 50 m³ per jam (hingga 200 m³ per jam). Teknologi ini tetap bekerja pada air keruh, kondisi yang membatasi UV.

Keduanya saling menutup celah. UV memberi disinfeksi cepat di pintu masuk, sedangkan HOCl menjaga air tetap terlindungi setelah masuk ke sistem. Menurut FisTx, sistem ini tidak memerlukan netralisasi residu kimia seperti pada kaporit, sehingga air siap dipakai tanpa langkah tambahan. Bagi petambak, artinya ganti air lebih cepat, lebih mudah dijalankan, dan memakai air yang telah disterilkan dari patogen termasuk Vibrio.

Bukti Dari Lapangan

Di sebuah tambak intensif di Pantai Blimbingsari, Banyuwangi, Baskara UV dan Cakra Elektrolisis dipasang bersama sebagai perlindungan berlapis. Pada Kolam B7 (5.000 m², tebar DOC 80), panen siklus pertama setelah implementasi Cakra Elektrolisis (Juli 2026) mencatat survival rate 82%, FCR 1,21, dan total panen 9.501 kg dengan size 46,8. Angka ini baru dari satu kolam di siklus pertama, dan FisTx akan memperbarui data seiring bertambahnya siklus. Uji laboratorium independen PT Suri Tani Pemuka (JAPFA) Animal Health & Laboratory Service di Banyuwangi juga mengkonfirmasi perbaikan parameter kualitas air pasca instalasi.

Di Tambak Agro Udang Manis, Bali, total panen naik dari 8,76 ton menjadi 13,6 ton setelah Baskara UV dipasang, dengan ukuran panen membaik dari size 86 ke size 37.

Sepanjang 2026, Cakra Elektrolisis terpasang di empat area Pulau Jawa: Banyuwangi (Pantai Blimbingsari), Kota Serang (Banten), Purworejo (pantai selatan), dan Jepara (pantai utara). Petambak bisa berkunjung, mengambil sampel air sendiri, dan mengujinya di laboratorium pilihan masing-masing.

“Kualitas air itu pondasi. Dulu petambak berhasil bukan karena resep rumit, melainkan karena airnya bersih dan volume pergantianya cukup. Teknologi kami tidak mengubah resep itu, hanya memastikan air yang masuk ke kolam memang bersih dan steril.” Rico Wisnu Wibisono, CEO FisTx Indonesia 

“Air yang steril itu pondasi budidaya yang sehat. FDS (fistx disinfektan system) sudah kami buktikan di berbagai daerah, hasilnya konsisten.” Bachtiar Umar, Head of Farming Expert FisTx 

Pengamat akuakultur Dr. Hasanuddin Atjo sebelumnya menegaskan bahwa teknologi pengolahan air baku perlu mendapat perhatian lebih dalam budidaya udang, “Teknologi treatment air baku untuk budidaya perlu menjadi perhatian. Inovasi ciptakan infrastruktur sterilisasi air dalam negeri yang murah seperti teknologi UV serta elektrolisis perlu didorong agar tidak lagi menggunakan bahan kimia.” (Oktober 2025)

Mulai Dari Air

Pesan FisTx sederhana: budidaya udang tidak harus selalu rumit. Mulailah dari memastikan air yang masuk ke kolam bersih dan berkualitas, lalu ganti air dengan volume yang cukup saat kualitas menurun. Petambak yang ingin berkonsultasi atau survei spesifikasi sesuai kondisi tambak dapat menghubungi tim teknologi FisTx melalui WhatsApp +62 821-2399-971.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

PT Railink atau KAI Bandara mencatat sebanyak 1 juta pergerakan penumpang pada layanan kereta api relasi Medan–Lubuk Pakam dan sebaliknya selama periode 1 Juli hingga 30 September 2026. Capaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda transportasi yang mendukung mobilitas harian serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatera Utara.

Selain menghadirkan layanan transportasi yang menghubungkan masyarakat, KAI Bandara juga terus memperkuat komitmen sosial melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Salah satunya diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan dan kebutuhan pokok kepada anak-anak di Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam, Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, KAI Bandara menyalurkan sebanyak 50 paket bantuan yang terdiri dari tas sekolah, alat tulis, serta paket sembako untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok panti asuhan. Bantuan diserahkan secara langsung oleh perwakilan KAI Bandara, Sosiawan Putra, dan diterima oleh Muhammad Khairi Kifrawi selaku pengurus Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam.

Perwakilan KAI Bandara, Sosiawan Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak.

“Bagi KAI Bandara, kehadiran perusahaan tidak hanya sebatas menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui bantuan ini, kami berharap anak-anak di Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan dan memiliki perlengkapan yang mendukung kegiatan belajar mereka. Kami juga berharap bantuan kebutuhan pokok ini dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari panti asuhan,” ujar Sosiawan Putra.

Melalui bantuan perlengkapan sekolah, KAI Bandara berharap anak-anak dapat menjalani kegiatan belajar dengan lebih optimal serta terus termotivasi untuk meraih cita-cita. Sementara itu, bantuan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung operasional panti asuhan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KAI Bandara untuk terus tumbuh bersama masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan. Sejalan dengan peran perusahaan dalam mendukung konektivitas transportasi, KAI Bandara juga berupaya menghadirkan kontribusi sosial yang inklusif dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?

Pahami cara kerja sistem keamanan data dan dana pada aplikasi trading online, mulai dari enkripsi privasi, segregated account, hingga proteksi ekstra HSB Investasi.

Popularitas aplikasi trading mobile memudahkan siapa pun untuk mengakses pasar finansial global langsung dari genggaman tangan. Cukup dengan beberapa sentuhan layar, transaksi jual dan beli aset derivatif dapat dieksekusi dalam hitungan detik. Namun, di balik kemudahan antarmuka visual yang modern, pertanyaan paling krusial yang wajib diajukan oleh setiap pelaku pasar adalah: seberapa aman dana modal dan data pribadi saya di dalam sistem tersebut?

Bagi investor yang cermat, keandalan sebuah platform tidak hanya diukur dari kecepatan grafik atau kelengkapan indikator analisis, melainkan dari integritas arsitektur keamanannya. Sistem perlindungan aplikasi trading yang kredibel pada dasarnya bekerja melalui dua pilar utama yang saling melengkapi: keamanan data digital dan keamanan dana kas.

Keamanan Data Digital

Aktivitas trading melibatkan pertukaran informasi sensitif, mulai dari data identitas kependudukan saat proses verifikasi nasabah (Know Your Customer / KYC), detail rekening perbankan, hingga riwayat transaksi. Pada platform berstandar tinggi, perlindungan data digital dijalankan melalui beberapa lapisan pertahanan:

1. Enkripsi Data Tingkat Lanjut (End-to-End Encryption): Seluruh data yang dikirimkan antara aplikasi di ponsel pintar Anda dan server pialang diamankan menggunakan protokol enkripsi SSL/TLS berstandar perbankan. Ini memastikan data sensitif tidak dapat disadap atau dimanipulasi oleh pihak ketiga saat transmisi berlangsung.

2. Autentikasi Berlapis dan Keamanan Sesi: Platform resmi menerapkan verifikasi identitas ganda (2FA/OTP) serta fitur biometrik (sidik jari atau pemindai wajah) untuk mencegah akses tidak sah, terutama jika perangkat Anda hilang atau berpindah tangan.

3. Kepatuhan Privasi Informasi: Pengelolaan data pribadi diawasi ketat dan tunduk pada regulasi perlindungan data yang berlaku di Indonesia, memastikan informasi nasabah tidak diperjualbelikan maupun disalahgunakan untuk kepentingan lain.

Keamanan Dana Kas

Berbeda dengan institusi perbankan yang memutar dana tabungan nasabah untuk aktivitas penyaluran kredit, pialang berjangka resmi memiliki aturan tata kelola dana yang jauh lebih ketat. Mekanisme pengamanan dana kas bekerja secara berlapis di bawah naungan otoritas resmi:

1. Rekening Terpisah (Segregated Account): Sesuai amanat Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), dana modal nasabah wajib disimpan terpisah 100% dari rekening operasional milik perusahaan pialang. Penempatan dana ini berada di bank kustodian nasional yang ditunjuk resmi, sehingga manajemen pialang tidak dapat menggunakan modal nasabah untuk biaya operasional kantor.

2. Pencatatan Transaksi oleh Lembaga Kliring: Setiap transaksi kontrak derivatif yang dieksekusi melalui bursa resmi (seperti ICDX) wajib didaftarkan dan dijamin penyelesaiannya oleh lembaga kliring independen, seperti Indonesia Clearing House/ICH. Melalui sistem ini, seluruh mutasi transaksi tercatat secara transparan dan dapat diaudit setiap saat.

Proteksi Ekstra Dana Jadi Terobosan Baru

Meskipun sistem rekening terpisah dan pengawasan kliring sudah menjadi standar baku yang wajib dipatuhi di Indonesia, industri finansial terus berkembang menuntut jaring pengaman yang lebih kokoh terhadap risiko institusional pialang, seperti peristiwa kepailitan tak terduga.

Menjawab kebutuhan tersebut, HSB Investasi selaku pialang berpredikat Rating A+++ di Q1 2026 oleh BAPPEBTI menetapkan standar baru perlindungan industri. Melalui aplikasi mobile yang aman dan terenkripsi, nasabah kini terlindungi oleh fasilitas Perlindungan Extra Dana yang diasuransikan oleh Aswata (Asuransi Wahana Tata) dan difasilitasi oleh WTW (Willis Towers Watson) tanpa biaya premi tambahan untuk mengantisipasi risiko kegagalan institusional.

Keamanan trading adalah kolaborasi dua arah antara keandalan sistem platform dan kewaspadaan mandiri nasabah. Sebagai pengguna, Anda tetap memegang kendali utama untuk menjaga kerahasiaan kata sandi, tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun, serta disiplin membatasi risiko pasar lewat fitur manajemen risiko seperti stop loss.

Pada akhirnya, platform trading yang tepat adalah yang menjaga data dan modal Anda tetap aman, sehingga Anda cukup fokus pada hasil transaksi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Jakarta-PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Tenaga Switchgear Sdn. Bhd. (TSG) dalam ajang Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang pada 22 September 2026. Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria dan Managing Director Tenaga Switchgear Sdn Bhd, Ir. Ts. Hisham Abd Rahman.

Perjanjian ini mencakup proyek-proyek Gas Insulated Switchgear (GIS) sekaligus mendukung pengembangan kapabilitas teknis dan keahlian lokal dalam penerapan teknologi High Voltage GIS. Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, menyampaikan bahwa kerja sama dengan TSG menjadi langkah strategis untuk memperluas kapabilitas PLN NPC dalam pengembangan teknologi Gas Insulated Switchgear (GIS).

Kolaborasi ini sekaligus membuka peluang untuk penguatan posisi PLN NPC dalam menggarap proyek infrastruktur ketenagalistrikan berteknologi tinggi. “Melalui kerja sama ini, kami mendorong transfer pengetahuan dan pengembangan kompetensi lokal dalam bidang High Voltage GIS. Kami optimistis kolaborasi dengan TSG dapat menghasilkan sinergi yang memberikan nilai tambah bagi pengembangan industri ketenagalistrikan nasional,” ujar Hendra Fitria, dalam keterangan resminya di Jakarta, dikutip Senin (12/10/2026).

Kolaborasi ini menjadi langkah nyata PLN NPC dalam memperluas kapabilitas untuk menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan berkelas dunia dan memperkuat daya saing industri nasional. Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 merupakan ajang pameran dan konferensi energi bergengsi tingkat regional.

Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, perusahaan utilitas, pelaku industri, investor, akademisi, serta penyedia teknologi untuk membahas tantangan dan peluang penguatan ketahanan sistem energi di Indonesia dan kawasan ASEAN.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

YOGYAKARTA, 14 Oktober 2026 — Pertamina SMEXPO Yogyakarta mencatat nilai gabungan transaksi, potensi, dan kesepakatan bisnis mencapai sekitar Rp3,8 miliar. Capaian ini menegaskan peran SMEXPO sebagai platform pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas akses pasar, membangun kemitraan strategis, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.

Berdasarkan rekapitulasi penyelenggaraan, nilai tersebut terdiri atas potensi dan kesepakatan bisnis business-to-business (B2B) sebesar Rp3.548.833.310, transaksi ritel sebesar Rp129.335.400, serta transaksi layanan Bengkel Enduro sebesar Rp5.290.000. Angka tersebut merupakan gabungan dari transaksi yang tercatat dan nilai potensi serta kesepakatan bisnis, sehingga tidak seluruhnya dapat diartikan sebagai penjualan yang telah terealisasi.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menyampaikan bahwa capaian SMEXPO tidak hanya diukur dari nilai transaksi, tetapi juga dari peluang kolaborasi dan perluasan akses pasar yang tercipta bagi pelaku UMKM.

Capaian SMEXPO Yogyakarta sebesar Rp3,8 miliar menunjukkan bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk terus berkembang ketika mendapatkan akses pasar dan peluang kemitraan yang tepat. Melalui Pertamina SMEXPO, Pertamina Foundation berupaya menghadirkan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan, memperluas jejaring bisnis, serta membangun kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti menjadi peluang usaha berkelanjutan. Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong UMKM untuk terus berinovasi, meningkatkan daya saing, dan menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional,” ujar President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari.

Nilai potensi dan kesepakatan B2B yang mencapai Rp3,55 miliar menjadi kontributor terbesar dalam capaian tersebut. Hal ini menunjukkan pentingnya mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli, mitra usaha, dan jejaring bisnis strategis agar peluang yang tercipta selama pameran dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama komersial yang berkelanjutan.

Peluang perluasan pasar juga terlihat dari keikutsertaan dua UMKM yang memiliki potensi ekspor, yakni PT Kritebar Hage Makmur melalui produk Kripik HG dan PT Allisha melalui produk Allisha Sate Ambal. Kehadiran kedua pelaku usaha ini memperlihatkan potensi produk lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Pengembangan peluang tersebut tetap memerlukan kesiapan produk, pemenuhan standar pasar tujuan, serta tindak lanjut dengan calon mitra pembeli.

Selain membuka peluang pertumbuhan bisnis, SMEXPO Yogyakarta turut menghadirkan inovasi produk yang mengedepankan aspek ramah lingkungan. Sejumlah UMKM yang membawa produk dengan karakteristik tersebut antara lain Agromina Fiber, Djati Ecocraft, Sambeliler Bag, dan Valmai Mie Organik. Keberagaman produk ini memperlihatkan upaya pelaku usaha dalam mengembangkan nilai tambah dan menghadirkan pilihan produk yang relevan dengan perhatian pasar terhadap keberlanjutan.

Dari aspek inklusivitas, kegiatan ini juga melibatkan satu UMKM yang dimiliki penyandang disabilitas dan/atau memberdayakan penyandang disabilitas. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan ekonomi yang lebih luas sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi yang dapat melibatkan berbagai kelompok masyarakat.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa penguatan UMKM membutuhkan ekosistem yang tidak berhenti pada promosi produk. Akses terhadap konsumen, pertemuan dengan calon mitra bisnis, pengembangan inovasi, dan peluang perluasan pasar menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan usaha.

Melalui Pertamina SMEXPO, Pertamina Foundation terus mendorong pengembangan UMKM agar memiliki daya saing yang lebih kuat, mampu memanfaatkan peluang kolaborasi, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Ke depan, tindak lanjut terhadap peluang bisnis yang terbentuk diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan memperluas kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Bandara Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak-anak Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam

PT Railink atau KAI Bandara kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan pendidikan dan kebutuhan pokok kepada anak-anak di Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh perwakilan KAI Bandara, Sosiawan Putra, dan diterima oleh Muhammad Khairi Kifrawi selaku pengurus Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam. Dalam kegiatan tersebut, KAI Bandara memberikan sebanyak 50 paket bantuan yang terdiri dari tas sekolah, alat tulis, serta paket sembako untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan operasional panti asuhan.

Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, KAI Bandara berharap anak-anak dapat semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan serta memiliki sarana pendukung yang memadai untuk kegiatan belajar sehari-hari. Sementara itu, bantuan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok dan meringankan beban pengelola panti asuhan.

Perwakilan KAI Bandara, Sosiawan Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak.

“Bagi KAI Bandara, pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam, menambah semangat mereka untuk belajar, serta menjadi motivasi untuk terus meraih cita-cita,” ujar Sosiawan Putra.

KAI Bandara berharap bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat bagi anak-anak dan pengelola Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung terciptanya generasi muda yang berpendidikan, mandiri, dan berdaya saing.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

●        Siswa BINUS SCHOOL mencatat prestasi akademik pada ujian internasional 2026, menegaskan komitmen BINUS SCHOOL dalam menghadirkan pendidikan internasional yang berkualitas.

●        IB Diploma Programme: Rata-rata nilai mata pelajaran siswa mencapai 5,2, melampaui rata-rata global tahun 2026 sebesar 4,9.

●        Cambridge Programme: 87% siswa meraih hasil dalam kategori Outstanding, High, dan Good pada Cambridge Checkpoint, sementara 25% siswa meraih nilai A/A* pada Cambridge A Level 2026.

●        Berlandaskan semangat “Purpose-Driven, Future-Ready”, BINUS SCHOOL memadukan pencapaian akademik dengan pengembangan pengetahuan, karakter, dan keterampilan sebagai bekal siswa melanjutkan pendidikan dan menghadapi masa depan.

Jakarta, 15 Oktober 2026 – Perubahan dunia yang semakin cepat dan persaingan masuk ke universitas terkemuka mendorong keluarga di Indonesia untuk semakin cermat memilih pendidikan bagi anak. Dalam memilih sekolah, orang tua mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kurikulum yang ditawarkan hingga kualitas pembelajaran dan pendampingan yang membantu setiap siswa mengembangkan potensi, meraih prestasi, dan mempersiapkan diri untuk bersaing di tingkat global.

Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS SCHOOL menghadirkan pembelajaran yang berfokus pada perkembangan siswa dan kesiapan mereka menghadapi masa depan yang dinamis. Upaya ini tercermin dalam capaian akademik terbaru siswa, dengan nilai International Baccalaureate (IB) yang melampaui rata-rata dunia serta hasil yang membanggakan pada ujian Cambridge.

Pada ujian IB Diploma Programme tahun 2026, rata-rata nilai mata pelajaran siswa BINUS SCHOOL mencapai 5,2 dan melampaui rata-rata global sebesar 4,9 berdasarkan data International Baccalaureate Organization (IBO). Capaian ini memperkuat rekam jejak BINUS SCHOOL Simprug, salah satu sekolah dalam jaringan BINUS SCHOOL, yang telah mencatat hasil IB di atas rata-rata dunia selama 18 tahun berturut-turut. Konsistensi tersebut mencerminkan kerja keras siswa dan pendampingan berkelanjutan dari sekolah, sekaligus menunjukkan kemampuan sekolah di Indonesia dalam membekali siswa untuk bersaing di tingkat global.

Prestasi juga diraih melalui program Cambridge yang diberikan oleh BINUS SCHOOL sejak jenjang pendidikan awal. Berdasarkan laporan dari Cambridge International, 87% siswa BINUS SCHOOL meraih hasil dalam kategori Outstanding, High, dan Good pada Cambridge Checkpoint. Sementara itu, 25% siswa memperoleh nilai A/A* pada ujian Cambridge A Level tahun 2026. Hasil yang membanggakan ini turut menjadi bukti upaya sekolah dalam membangun fondasi akademik yang kuat dan mendampingi siswa sepanjang perjalanan belajar menuju jenjang perguruan tinggi.

“Kami bangga atas pencapaian ini, yang merupakan buah dari kerja keras siswa, dedikasi para guru, dukungan orang tua, serta arahan para pimpinan sekolah. Kami terus mendampingi siswa untuk mengenali potensi dan tujuan mereka, membangun karakter, serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi masa depan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar BINUS SCHOOL Director, Sherrierose Garcia Gonzales.

Capaian akademik ini turut membuka peluang bagi lulusan BINUS SCHOOL untuk melanjutkan studi ke universitas terkemuka di luar negeri, termasuk University of Pennsylvania, University College London, Cornell University, The University of Edinburgh, Imperial College London, University of California, Berkeley, University of Washington, Monash University, dan University of Melbourne. Para siswa juga diterima di perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, seperti BINUS University, BINUS International, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gadjah Mada.

Sejak didirikan pada tahun 1998, BINUS SCHOOL terus mengembangkan ekosistem pembelajaran yang kini hadir di lima lokasi, yaitu Simprug, Serpong, Bekasi, Semarang, dan Surabaya, untuk mendukung perkembangan dan prestasi siswa. Melalui kelima sekolahnya, BINUS SCHOOL menawarkan program IB dan Cambridge yang diakui secara internasional, dengan jalur pembelajaran yang dirancang sesuai dengan kebutuhan, konteks, dan aspirasi siswa, serta berlandaskan komitmen bersama terhadap pendidikan internasional berkualitas. Sejalan dengan komitmen untuk mengembangkan siswa yang purpose-driven dan future-ready, jalur ini memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan keunggulan dan minat mereka sekaligus membangun pengetahuan, keterampilan, dan karakter sebagai bekal studi lanjut dan kehidupan setelah sekolah.

“Bagi BINUS SCHOOL, hasil ujian dan penerimaan di perguruan tinggi merupakan pencapaian penting, tetapi bukan tujuan akhir. Komitmen kami adalah menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, dengan guru yang memahami dan mengembangkan potensi setiap siswa, serta pembelajaran yang membantu mereka menemukan tujuan yang lebih jelas. Melalui semangat Purpose-Driven, Future-Ready, kami ingin para lulusan tidak hanya diterima di universitas pilihan mereka, tetapi juga memahami apa yang ingin mereka tekuni dan bagaimana mereka dapat berkontribusi bagi komunitas mereka,” tutup Sherrierose.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Medan, Oktober 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Percepatan Operasional Nonpetikemas Pelabuhan Belawan” di Grha Pelindo Medan pada Selasa (13/10). Forum ini menjadi langkah untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam mengidentifikasi peluang percepatan operasional serta memperkuat sinergi dalam mendukung kelancaran layanan nonpetikemas di Pelabuhan Belawan.

FGD diikuti perwakilan Bea Cukai Belawan (KPPBC TMP Belawan), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan, Pelindo Cabang Belawan, Pelindo Multi Terminal Branch Belawan, DPC INSA Medan–Belawan, DPW ALFI/ILFA Sumatera Utara, DPW ISAA Sumatera Utara, serta Asosiasi Tangki Timbun dan Pemompaan Belawan.

Kegiatan diawali dengan sambutan Executive General Manager Pelindo Regional 1 Cabang Belawan, Yusrizal, yang menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dan operator dalam mendukung kelancaran operasional pelabuhan. Sinergi tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi kendala serta menyelaraskan langkah perbaikan guna mendukung kelancaran arus barang.

Kepala Kantor Bea Cukai Belawan (KPPBC TMP Belawan), Agus Sujendro, turut menyoroti pentingnya pentingnya sinergi antara kepabeanan dan pengelola pelabuhan dalam mendukung kelancaran pelayanan serta memastikan pelaksanaan ketentuan kepabeanan berjalan secara optimal.

Agenda dilanjutkan dengan paparan operasional Pelindo Multi Terminal Branch Belawan yang membahas mengenai gambaran operasional terminal nonpetikemas serta aspek-aspek yang dapat dioptimalkan untuk mempercepat proses pelayanan. Selanjutnya, disampaikan paparan mengenai aspek kepabeanan yang berkaitan dengan kegiatan operasional pelabuhan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Belawan. Kedua paparan tersebut menjadi bahan diskusi untuk menyamakan pemahaman, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan peluang perbaikan proses melalui koordinasi antarpemangku kepentingan dengan fokus pembahasan pada upaya percepatan operasional nonpetikemas Pelabuhan Belawan.

Direktur Operasi dan Teknik Pelindo Multi Terminal, Wahyu Pradityo, menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi antara perusahaan dengan para pemangku kepentingan.

“Percepatan operasional membutuhkan pemahaman dan koordinasi yang selaras dari seluruh pihak yang terlibat. Melalui forum ini, kita dapat bertukar pandangan, mengidentifikasi hal-hal yang perlu dioptimalkan, serta membangun kesepahaman mengenai langkah perbaikan yang dapat ditindaklanjuti bersama. Harapannya, kolaborasi ini dapat mendukung proses operasional yang lebih efektif dan kelancaran pelayanan kepada pengguna jasa,” ujar Wahyu.

Melalui FGD ini, Pelindo Multi Terminal mendorong agar hasil diskusi menjadi dasar penguatan koordinasi dan penyelarasan proses kerja antarpemangku kepentingan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan operasional terminal nonpetikemas, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta memperkuat peran Pelabuhan Belawan dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES