BRI Bersama Pemprov DKI Jakarta Tanam 5.000 Pohon Produktif melalui Program BRI Peduli Grow & Green

Aksi penanaman 5.000 pohon produktif oleh BRI yang diwakili oleh Fandi Imawan, Regional Business Support Head BRI Region 6 bersama dengan Pemprov DKI Jakarta

Jakarta, 30 Oktober 2026. Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melaksanakan program BRI Peduli Grow & Green melalui penanaman 5.000 pohon produktif di Embung Pemuda, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian BRI terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Fandi Imawan selaku Regional Business Support Head (RBSH) BRI Region 8 yang mewakili BRI menyampaikan harapannya agar program BRI Peduli Grow & Green dapat memberikan manfaat nyata bagi kelestarian lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mendukung peningkatan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi penanaman.

Melalui penanaman 5.000 pohon produktif ini, BRI berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat, sekaligus menghadirkan nilai ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Pelaksanaan program BRI Peduli Grow & Green juga menjadi wujud sinergi antara BRI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong kepedulian terhadap lingkungan serta memperkuat semangat gotong royong untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui program TJSL BRI Peduli, BRI terus berkomitmen untuk menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan semangat BRI untuk Indonesia yang lebih hijau, berkelanjutan, dan sejahtera.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wisata Olahraga Indonesia 2026 Jadi Peluang Bisnis, Event Lari dan Kompetisi Dunia Gerakkan UMKM

Wisata Olahraga Memperluas Pasar Industri Pariwisata

Penyelenggaraan kompetisi olahraga semakin menjadi salah satu cara destinasi Indonesia menciptakan aktivitas ekonomi baru pada 2026.

Maraton, kejuaraan sepeda, kompetisi selancar, dan balapan internasional tidak hanya menarik atlet serta penggemar olahraga, tetapi juga menghadirkan peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran peserta menciptakan permintaan terhadap penginapan, makanan, transportasi, jasa dokumentasi, penyewaan perlengkapan, dan produk lokal.

Hubungan antara olahraga dan pariwisata tersebut membuat sports tourism memiliki cakupan ekonomi lebih luas dibandingkan aktivitas pertandingan itu sendiri.

Maraton Bali Menunjukkan Besarnya Perputaran Belanja

Maybank Marathon 2026 menjadi salah satu contoh kontribusi ekonomi kegiatan olahraga.

Kompetisi yang diselenggarakan pada 23 Agustus di Gianyar, Bali, menghadirkan 14.100 peserta dari 46 negara.

Menurut studi Maybank Indonesia bersama Katadata Insight Center yang dipublikasikan pada Oktober 2026, dampak ekonomi langsung ajang tersebut mencapai Rp229,9 miliar.

Jumlah ini meningkat dibandingkan catatan tahun sebelumnya sebesar Rp170,8 miliar.

Rata-rata pengeluaran peserta juga meningkat dari Rp12,5 juta menjadi Rp16,3 juta per orang.

Data tersebut memperlihatkan bahwa pengeluaran wisatawan olahraga merupakan salah satu sumber permintaan bagi sektor pariwisata daerah.

Kompetisi Sepeda Membuka Peluang Jasa Spesialis

Berbeda dengan olahraga lari, kompetisi bersepeda membutuhkan dukungan teknis yang lebih spesifik.

Peserta memerlukan pengangkutan sepeda, peralatan keselamatan, layanan perawatan, serta akses transportasi menuju lokasi pertandingan.

Kebutuhan tersebut dapat membuka ruang usaha baru di kawasan penyelenggaraan.

Contohnya, Banyuwangi Ijen Geopark Downhill 2026 berlangsung pada 19–20 September di Kecamatan Licin dengan keikutsertaan 216 pembalap.

Lintasan ekstrem sepanjang 2,3 kilometer menjadi daya tarik bagi komunitas sepeda gunung sekaligus memperkenalkan potensi wisata petualangan Banyuwangi.

Surfing Mendukung Bisnis Wisata Bahari

Kompetisi selancar memberikan dampak berbeda karena aktivitasnya berkaitan langsung dengan karakter lingkungan pesisir.

Grand Final Liga Surfing Indonesia 2026 berlangsung pada 20–22 Oktober di Pantai Pererenan, Bali, dengan 123 peselancar.

Kegiatan ini menunjukkan potensi penyelenggaraan kompetisi nasional sebagai penggerak layanan wisata selancar.

Sekolah surfing, penyewaan papan, penginapan, dan usaha kuliner dapat mengembangkan produk yang menyasar pengunjung dengan minat khusus.

Namun, keberlanjutan bisnis tersebut juga membutuhkan kualitas lingkungan pantai yang terjaga.

MotoGP Mandalika Menghasilkan Aktivitas Ekonomi Berskala Besar

Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi contoh bagaimana kompetisi internasional dapat mendukung ekonomi destinasi.

Balapan di Mandalika pada 9–11 Oktober mencatat 157.875 penonton.

Kementerian Pemuda dan Olahraga melaporkan estimasi dampak ekonomi sebesar Rp5,2 triliun, meningkat dibandingkan Rp4,96 triliun pada 2025.

Dampak ekonomi tersebut mencakup aktivitas yang lebih luas daripada penjualan tiket, termasuk berbagai pengeluaran pengunjung dan kegiatan ekonomi terkait.

Besarnya angka itu sekaligus menunjukkan perlunya keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok penyelenggaraan.

Strategi Memperluas Manfaat untuk UMKM

Agar manfaat wisata olahraga lebih merata, penyelenggara perlu menyediakan ruang usaha bagi masyarakat sekitar.

Produk kuliner, kerajinan, layanan transportasi, dan paket wisata dapat diintegrasikan dengan agenda pertandingan.

Pelatihan layanan pelanggan, sistem pembayaran digital, serta promosi bersama juga dapat membantu UMKM menjangkau wisatawan.

Dengan strategi tersebut, kegiatan olahraga berpotensi menghasilkan manfaat ekonomi yang berlanjut setelah kompetisi selesai, sekaligus menciptakan pasar baru bagi industri pariwisata Indonesia.

Dupoin Futures Gandeng Cinépolis Indonesia, Hadirkan Voucher Diskon Tiket Rp35 Ribu

PT Dupoin Futures Indonesia berkolaborasi dengan Cinépolis Indonesia menghadirkan program promo berupa voucher diskon Rp35.000 untuk pembelian tiket film bagi pelanggan Cinépolis yang melakukan registrasi akun melalui aplikasi Dupoin Futures.

Program ini berlangsung mulai 1 Oktober 2026 hingga 2 April 2027 dan berlaku di seluruh jaringan Cinépolis Indonesia. Pelanggan dapat mengikuti program dengan memindai QR code yang tersedia pada cabang Cinépolis, kemudian mengunduh aplikasi Dupoin Futures dan menyelesaikan proses registrasi.

Setelah registrasi berhasil, pengguna akan menerima email dari Dupoin Futures yang berisi informasi voucher. Voucher dapat digunakan pada kunjungan berikutnya untuk memperoleh potongan Rp35.000 dari pembelian tiket film di Cinépolis sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, Gunawan, mengatakan kolaborasi dengan Cinépolis menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pengalaman digital yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Kami melihat kolaborasi ini sebagai kesempatan untuk memperkenalkan Dupoin Futures melalui pengalaman yang sederhana dan relevan bagi masyarakat. Selain memberikan manfaat berupa voucher tiket, kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengenal platform dan layanan Dupoin Futures secara lebih dekat,” ujar Gunawan.

Melalui kerja sama tersebut, Dupoin Futures memperluas pendekatan digitalnya melalui kolaborasi lintas industri, sementara pelanggan Cinépolis mendapatkan manfaat tambahan dalam bentuk potongan harga tiket.

PT Dupoin Futures Indonesia merupakan perusahaan pialang berjangka yang menyediakan akses perdagangan berbagai instrumen, termasuk forex, logam, indeks saham, dan komoditas. Dupoin Futures berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) serta tercatat pada regulator terkait.

Cinépolis Indonesia merupakan jaringan bioskop yang menyediakan layanan pemesanan tiket serta berbagai program promosi bagi pelanggan melalui jaringan bioskopnya di Indonesia.

Program promo Dupoin Futures x Cinépolis Indonesia berlaku 1 Oktober 2026 – 2 April 2027 di seluruh cabang Cinépolis Indonesia. Syarat dan ketentuan berlaku.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Main Padel Lebih Hemat, Dupoin Futures Hadirkan Diskon Lapangan Rp50 Ribu

PT Dupoin Futures Indonesia berkolaborasi dengan Times Square Padel menghadirkan program promo bagi penggemar olahraga padel berupa voucher diskon untuk biaya sewa lapangan dan raket. Melalui program ini, pelanggan berkesempatan memperoleh diskon Rp50.000 untuk court fee dan Rp45.000 untuk racket rental.

Promo tersebut berlaku mulai 25 September 2026 hingga 31 Desember 2026 dan dapat digunakan khusus di Times Square Padel Jakarta, yang berlokasi di Jl. Raya Cilandak KKO, RT.14/RW.5, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12560.

Untuk memperoleh voucher, pelanggan cukup melakukan scan QR code yang tersedia pada materi promosi, kemudian mengunduh aplikasi Dupoin Futures dan melakukan registrasi akun. Setelah proses tersebut selesai, voucher dapat langsung digunakan pada hari yang sama untuk mendapatkan potongan biaya sesuai ketentuan program.

Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, Gunawan, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan program yang relevan dengan aktivitas dan gaya hidup masyarakat.

“Padel menjadi salah satu aktivitas olahraga yang semakin menarik perhatian masyarakat, terutama sebagai pilihan untuk berolahraga sekaligus bersosialisasi. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan oleh para pemain, baik mereka yang sudah rutin bermain maupun yang baru ingin mencoba olahraga padel,” ujar Gunawan.

Program ini memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk menikmati aktivitas olahraga dengan biaya yang lebih terjangkau. Selain court fee, potongan juga tersedia untuk penyewaan raket, sehingga pelanggan dapat lebih mudah mencoba atau kembali bermain tanpa harus memiliki perlengkapan sendiri.

Times Square Padel Jakarta menjadi lokasi pelaksanaan program selama periode promo berlangsung. Voucher dapat digunakan sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku dan hanya berlaku di Times Square Padel Jakarta.

PT Dupoin Futures Indonesia merupakan perusahaan pialang berjangka yang menyediakan layanan perdagangan berjangka berbasis teknologi. Sementara itu, Times Square Padel merupakan fasilitas olahraga padel di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, yang menyediakan lapangan serta layanan penyewaan perlengkapan bagi pemain.

Melalui kolaborasi ini, pelanggan dapat memanfaatkan voucher selama periode 25 September–31 Desember 2026 untuk mendapatkan potongan biaya bermain dan penyewaan raket di Times Square Padel Jakarta.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mencari Tempat Luxury Pawn di Jakarta? Gunakan 7 Pemeriksaan Ini

Dalam pencarian daring, sebagian orang memakai ejaan singkat “lux pawn” atau “luxpawn” ketika mencari layanan gadai barang mewah. Namun, “Luxpawn” juga digunakan dalam nama badan usaha lain. Karena itu, pastikan nama perusahaan penyedia yang Anda hubungi memang deGadai atau PT Degadai Solusi Digital.

Mencari luxury pawn di Jakarta sebaiknya tidak berhenti pada lokasi terdekat. Ketika barang yang dijaminkan bernilai tinggi dan memiliki nilai sentimental, kualitas informasi dan kepastian prosedur tidak kalah penting dibandingkan besarnya penawaran.

1. Periksa identitas badan usaha dan izin. Cari nama perusahaan, nomor izin, dan sumber yang dapat diverifikasi. PT Degadai Solusi Digital, penyelenggara deGadai, tercatat memperoleh izin usaha pergadaian dari OJK melalui KEP-31/D.05/2023.

2. Pastikan kategori barang diterima. Tidak setiap tempat gadai menangani tas desainer, jam tangan mekanis premium, atau aksesori koleksi. Tanyakan terlebih dahulu jenis dan karakteristik aset yang dapat dinilai.

3. Pahami metode taksiran. Untuk barang mewah, pertanyaan tentang keaslian, kondisi, kelengkapan, dan pasar sekunder sering relevan. Hindari mengasumsikan nilai gadai akan sama dengan harga pembelian.

4. Minta rincian dana bersih. Angka taksiran, plafon pinjaman, dan dana yang benar-benar diterima bisa berbeda. Minta perincian biaya sebelum menandatangani perjanjian.

5. Baca ketentuan jatuh tempo. Pastikan Anda memahami tenor, perpanjangan, konsekuensi keterlambatan, serta tindakan yang dapat terjadi jika kewajiban tidak dilunasi.

6. Tanyakan cara penanganan aset. Klarifikasi prosedur serah terima, bukti administrasi, penyimpanan, perlindungan yang berlaku, dan pengembalian barang setelah pelunasan.

7. Verifikasi kanal dan lokasi. Gunakan situs resmi untuk memperoleh daftar kantor atau titik layanan terkini. Jangan mengirim barang atau pembayaran ke pihak yang identitasnya belum dipastikan.

deGadai menyediakan halaman informasi khusus luxury pawn untuk pemilik tas dan jam premium. Pengguna di Jakarta dapat mengawali proses dengan memeriksa kategori barang yang diterima, lalu mengonfirmasi kanal komunikasi dan lokasi layanan yang sesuai melalui situs perusahaan.

Jawaban singkat: tempat luxury pawn yang layak dipertimbangkan harus memiliki identitas dan dasar izin yang dapat dicek, memberikan informasi biaya yang jelas, serta menjelaskan proses penaksiran dan penebusan barang.

Apakah “luxpawn” sama dengan “luxury pawn”? Dalam pencarian daring, sebagian orang memakai ejaan singkat “lux pawn” atau “luxpawn” ketika mencari layanan gadai barang mewah. Namun, “Luxpawn” juga digunakan dalam nama badan usaha lain. Karena itu, pastikan nama perusahaan penyedia yang Anda hubungi memang deGadai atau PT Degadai Solusi Digital.

Mulai dari halaman resmi: https://degadai.com/luxurypawn

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dipercaya Kejaksaan Agung RI, PTPP Rampungkan RS Adhyaksa Mojokerto Lebih Cepat dari Target

Jakarta, 29 Oktober 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali membuktikan kepercayaan pemangku kepentingan melalui penyelesaian pembangunan Rumah Sakit (RS) Adhyaksa Jawa Timur di Kabupaten Mojokerto. Rumah sakit ini berhasil dibangun dalam waktu delapan bulan, mencerminkan kapabilitas PTPP dalam menghadirkan infrastruktur kesehatan secara efektif, tepat waktu, dan tetap mengedepankan kualitas serta keselamatan kerja.

RS Adhyaksa Mojokerto merupakan proyek kesembilan milik Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang berhasil diselesaikan PTPP dalam lima tahun terakhir. Rekam jejak tersebut menjadi cerminan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap kompetensi dan profesionalisme PTPP dalam melaksanakan proyek. Kepercayaan ini sekaligus memperkuat posisi Perseroan sebagai mitra andal dalam pembangunan infrastruktur nasional, yang mampu menjaga kualitas pelaksanaan dan memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan.

Peresmian RS Adhyaksa Jawa Timur dihadiri oleh Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat Sruningwati Burhanuddin, Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto, Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan Rina Virawati, pejabat eselon II Kejaksaan Agung, unsur Forkopimda Mojokerto, serta Direktur Utama PTPP Novel Arsyad. Dalam sambutannya, Jaksa Agung mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pembangunan rumah sakit tersebut dan menegaskan bahwa fasilitas ini diperuntukkan bagi masyarakat luas tanpa membedakan latar belakang.

“RS Adhyaksa bukan hanya diperuntukkan secara eksklusif bagi insan Kejaksaan. Rumah sakit ini adalah milik masyarakat, melayani seluruh lapisan tanpa membedakan latar belakang ekonomi, sosial, agama, maupun profesi,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin.

RS Adhyaksa Mojokerto merupakan rumah sakit tipe C yang terdiri atas satu bangunan utama dan enam bangunan penunjang, dengan fasilitas antara lain ruang operasi, CT Scan, X-Ray, Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap umum, dan ruang rawat inap pembantaran untuk menunjang kebutuhan kesehatan yustisial. Rumah sakit ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung operasional serta memperoleh Sertifikasi Bangunan Gedung Hijau (BGH) tingkat Madya dari Kementerian PUPR.

Pembangunan rumah sakit ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp214,31 miliar termasuk PPN dan dilaksanakan melalui skema kerja sama operasi (Joint Operation/JO), dengan PTPP sebagai pemimpin kerja sama dan porsi pekerjaan sebesar 97,5%. Dalam pelaksanaannya, PTPP mengedepankan kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan tata kelola proyek yang baik untuk memastikan hasil pembangunan memenuhi standar yang ditetapkan.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Perseroan merupakan tanggung jawab untuk terus menghadirkan hasil kerja yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata.

“PTPP berkomitmen menghadirkan infrastruktur kesehatan yang berkualitas dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah. Melalui pelaksanaan proyek yang efektif dan tepat waktu, kami terus berupaya memberikan kinerja terbaik sekaligus menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan,” ujar Novel Arsyad.

PTPP terus memperkuat komitmen untuk menjadi mitra pembangunan yang andal melalui pelaksanaan proyek yang berkualitas, tepat waktu, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat serta keberlanjutan kepercayaan para pemangku kepentingan. Melalui proyek ini, PTPP terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur kesehatan nasional yang mendukung pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.

—SELESAI—

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Best Indonesian Gift Dorong Pariwisata Indonesia dikenal Dunia lewat Souvenir Wisata

Best Indonesian Gift (BIG), manufaktur dan supplier souvenir wisata berbasis di Bali yang berdiri sejak 9 Juli 2014, hadir sebagai strategic partner dalam pengembangan dan pengadaan souvenir untuk bisnis retail dan pariwisata. Melalui produk dengan desain modern, fungsional, dan mengangkat identitas lokal, BIG membantu mitra menghadirkan pilihan souvenir yang siap dipasarkan dan relevan dengan kebutuhan bisnis mereka. Didukung kapasitas produksi hingga 50.000 pcs per bulan serta proses pengembangan produk yang terintegrasi, BIG mendukung mitra dalam menghadirkan souvenir berkualitas sekaligus memperkenalkan budaya dan karakter destinasi Indonesia kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

BADUNG, BALI — Souvenir menjadi salah satu cara bagi wisatawan untuk membawa pulang kenangan dari sebuah perjalanan. Selain sebagai buah tangan, souvenir juga bisa memperkenalkan budaya, karakter, dan identitas suatu destinasi kepada orang lain, termasuk wisatawan dari luar negeri.

Melihat peluang tersebut, Best Indonesian Gift (BIG), manufaktur dan supplier souvenir wisata yang berbasis di Bali, mengembangkan berbagai produk untuk memenuhi kebutuhan bisnis pariwisata. Sebagai manufaktur souvenir Indonesia, BIG menghadirkan produk yang mengangkat identitas lokal melalui desain yang menarik, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan masa kini.

Souvenir Wisata yang Membawa Identitas Indonesia

Setiap destinasi memiliki ciri khas yang bisa diangkat menjadi inspirasi souvenir. Identitas tersebut tidak harus selalu ditampilkan melalui nama daerah atau gambar landmark. Ilustrasi, warna, makanan khas, budaya lokal, hingga karakter masyarakat juga dapat menjadi bagian dari desain produk.

Dalam mengembangkan souvenir, aspek visual perlu berjalan seiring dengan fungsi produk dan material yang digunakan. Souvenir yang menarik sekaligus bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari memiliki peluang untuk bertahan lebih lama bersama pemiliknya.

Cara wisatawan menikmati souvenir juga ikut berkembang. Saat ini, produk yang menarik secara visual dapat menjadi bagian dari foto perjalanan atau konten media sosial. Dengan begitu, souvenir berpotensi memperkenalkan suatu destinasi kepada audiens yang lebih luas, bahkan setelah wisatawan kembali ke tempat asalnya.

Perkembangan ini membuka peluang bagi souvenir wisata Indonesia untuk tampil dengan desain yang lebih modern dan beragam, tanpa kehilangan unsur lokal yang menjadi ciri khasnya. Produk souvenir khas Indonesia dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan identitas daerah kepada wisatawan dari berbagai negara.

Mendukung Kebutuhan Souvenir Bisnis Pariwisata

Didirikan pada 9 Juli 2014, Best Indonesian Gift mengembangkan bisnisnya sebagai supplier souvenir Indonesia yang melayani kebutuhan retail, destinasi wisata, serta berbagai mitra bisnis lainnya.

Bagi pelaku usaha pariwisata, menyediakan souvenir bukan hanya soal memilih produk yang menarik. Ketersediaan barang, konsistensi kualitas, variasi koleksi, hingga penataan display juga perlu diperhatikan agar produk dapat dipasarkan dengan baik.

BIG menyediakan beragam pilihan souvenir dan gift khas Indonesia, mulai dari produk reguler hingga produk custom yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan mitra. Selain itu, tersedia paket stand display souvenir yang menggabungkan berbagai pilihan produk dalam satu konsep penjualan.

Paket ini membantu mitra menyiapkan area penjualan dengan koleksi yang telah dikurasi, tanpa harus memilih dan menyusun setiap produk secara terpisah. Dengan pengadaan yang lebih terarah, mitra dapat lebih fokus pada operasional bisnis dan pelayanan kepada pengunjung.

Mengembangkan Kapasitas Produksi untuk Kebutuhan Mitra

Sebagai perusahaan manufaktur, Best Indonesian Gift menangani proses pengembangan produk, desain, produksi, hingga pengendalian kualitas. Proses tersebut mendukung penyediaan souvenir reguler maupun produk yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan mitra.

BIG memiliki kapasitas produksi hingga 50.000 pcs per bulan. Kemampuan produksi ini menjadi salah satu modal untuk mendukung kebutuhan pengadaan souvenir dalam jumlah besar, baik untuk kebutuhan retail maupun bisnis pariwisata.

Dalam pengembangan produk, kebutuhan setiap mitra dapat berbeda, mulai dari konsep desain, material, hingga jumlah produksi. Karena itu, proses pengembangan dan produksi perlu disesuaikan dengan karakter produk serta tujuan penggunaannya.

Dengan dukungan proses manufaktur dan pengembangan produk, BIG menyediakan pilihan bagi mitra yang membutuhkan souvenir siap jual maupun produk yang dirancang untuk membawa identitas tertentu.

Membawa Cerita Indonesia Lebih Jauh

Souvenir dapat menjadi pengingat perjalanan sekaligus cara sederhana untuk mengenalkan suatu tempat kepada orang lain. Sebuah produk dengan ilustrasi budaya lokal, misalnya, dapat memancing rasa ingin tahu tentang daerah asalnya. Begitu pula souvenir dengan desain khas destinasi yang dapat membuat wisatawan kembali mengingat pengalaman selama berkunjung.

Bagi pariwisata Indonesia, hal ini menjadi peluang untuk memperkenalkan kekayaan daerah melalui produk yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Souvenir tidak harus selalu berupa barang pajangan, tetapi juga dapat hadir sebagai benda yang digunakan, dibagikan, atau dibawa dalam berbagai aktivitas.

Ke depan, Best Indonesian Gift akan terus mengembangkan produk dan kemitraan untuk mendukung kebutuhan souvenir di sektor pariwisata. Melalui pengembangan souvenir yang menggabungkan identitas lokal, desain modern, dan fungsi yang relevan, BIG ingin turut membuka jalan bagi cerita tentang Indonesia untuk dibawa pulang oleh wisatawan dan dikenal lebih luas hingga ke mancanegara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

IKHTIAR MELINDUNGI DAN MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK DALAM NEGERI

JAKARTA — Sekitar 78,39 persen produk manufaktur nasional sepanjang 2019–2026 dipasarkan di dalam negeri, sehingga perlindungan pasar domestik penting untuk menjaga industri sebagai penggerak ekonomi. Impor yang tidak memenuhi standar atau dijual di bawah harga wajar dapat menggerus pangsa produsen lokal. Namun, perlindungan harus sementara dan terukur, agar industri—terutama yang baru berkembang (infant industries)—bisa memperkuat kapasitas, efisiensi, dan teknologi hingga mampu bersaing mandiri.

Sejak 2020, Kementerian Perindustrian di bawah Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) menyusun kebijakan berlapis untuk melindungi industri dalam negeri dari derasnya impor, yaitu substitusi impor, peningkatan belanja produk dalam negeri, reformasi TKDN, pengetatan lartas dan pertek impor, perluasan SNI wajib, bea masuk antidumping dan pengamanan, serta penataan pelabuhan masuk impor.

Dampaknya mulai terlihat pada sektor yang selama ini tertekan impor, seperti naiknya utilisasi pabrik keramik, tumbuhnya industri padat karya, dan meningkatnya investasi tekstil.

Industri keramik menjadi contoh paling nyata. Sejak bea masuk antidumping (BMAD) berlaku pada Oktober 2024, utilisasi pabrik keramik naik dari 63 persen menjadi 66 persen pada 2025, lalu sekitar 73 persen pada 2026, dengan proyeksi 75 persen. “Sekarang produk impornya nggak masuk, kami yang berkembang,” kata CEO PT Platinum Ceramics Industry Liem May Tjoe pada Juli 2026.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto menyebut capaian ini sebagai titik balik. “Capaian ini menunjukkan industri keramik Indonesia tidak hanya mampu bertahan,” ujarnya.

Industri padat karya juga menguat. Pada triwulan II 2026, industri tekstil dan pakaian jadi tumbuh 6,36 persen, naik dari 4,86 persen pada triwulan sebelumnya dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional 5,29 persen—padahal sektor ini kerap disebut sunset industry.

Investasi tekstil dan pakaian jadi mencapai Rp11,40 triliun pada semester I 2026, naik 11,85 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki tumbuh 11,30 persen.

Pekerjaan rumah masih ada. Impor tekstil Januari–Mei 2026 naik menjadi US$3,58 miliar dari US$3,41 miliar. Industri baja juga masih tertekan, dengan impor sekitar 7 juta ton hingga Agustus 2026 dan utilisasi 43–57 persen. “Kami bukan antiimpor, tetapi perlu ada keseimbangan agar industri nasional tetap dapat tumbuh dan berdaya saing,” kata Wakil Ketua Umum IISIA Ismail Mandry.

Substitusi Impor

Di tengah pandemi 2020, AGK mencanangkan substitusi impor dengan target 35 persen atau Rp152,83 triliun pada 2022, melalui empat strategi: pendalaman struktur industri, kemandirian bahan baku, dukungan regulasi dan insentif, serta optimalisasi P3DN. Lima sektor prioritasnya mewakili 70 persen PDB industri.

Hasilnya mulai terlihat meski belum merata. Pada 2020, impor sektor logam turun 44 persen, produksi slab, billet, dan bloom naik 30,25 persen, dan utilisasinya naik dari 67,86 persen menjadi 88,38 persen. “Kita berhasil menekan impor sebesar 44%,” kata Dirjen ILMATE saat itu, Taufiek Bawazier. Impor minuman dan hasil tembakau juga turun hampir 21,5 persen.

Pada 2021, substitusi impor alat olahraga mencapai 37 persen, melampaui target 22 persen. Impor juga turun di sektor mesin dan alat transportasi (34 persen), tekstil dan alas kaki (18 persen), IKM kimia, sandang, dan kerajinan (17 persen), serta semen, keramik, dan bahan galian nonlogam (15 persen).

Kenaikan impor 2021 didominasi bahan baku dan barang modal untuk pemulihan industri, yang sebagian diolah menjadi produk ekspor—ekspor manufaktur Januari–November 2021 naik 35,36 persen menjadi US$160 miliar. AGK menekankan perlunya mencari jalan “agar bahan baku dan penolong itu bisa diproduksi di dalam negeri.”

Pasokan domestik kemudian diperkuat oleh kompleks petrokimia Lotte Chemical Indonesia senilai US$4 miliar di Cilegon yang diresmikan November 2025. Sebanyak 70 persen produksinya akan menggantikan impor bahan baku plastik, yang sebelumnya sekitar separuh kebutuhannya dipenuhi dari impor.

Peningkatan Belanja Produk Dalam Negeri

Belanja pemerintah menjadi instrumen penting untuk memperluas pasar industri nasional melalui TKDN dan P3DN, terutama setelah terbitnya Inpres Nomor 2 Tahun 2022. Menurut AGK, belanja produk dalam negeri pada 2023 mendekati Rp1.000 triliun.

Untuk 2024, pemerintah menargetkan penggunaan produk dalam negeri 95 persen dalam pengadaan APBN, APBD, dan proyek BUMN. AGK menekankan bahwa anggaran dari uang rakyat sepatutnya dibelanjakan untuk produk yang memberi manfaat kembali kepada rakyat.

Kemenperin juga menggelar program business matching sejak 2023 yang melibatkan kementerian, lembaga, pemda, dan BUMN. Nilai komitmen pembelian naik dari Rp214 triliun pada 2022 menjadi Rp1.157 triliun pada 2023 dan Rp1.428 triliun pada 2024, atau meningkat 560 persen dalam tiga tahun.

Reformasi TKDN

Melalui Permenperin Nomor 35 Tahun 2025, AGK mereformasi TKDN. Kegiatan litbang mendapat tambahan nilai TKDN hingga 20 persen, dan perusahaan yang berproduksi di Indonesia dengan fasilitas dan tenaga kerja lokal dapat mencapai TKDN minimal 25 persen. Masa berlaku sertifikat diperpanjang dari tiga menjadi lima tahun, dan proses sertifikasi dipangkas dari 22 menjadi 10 hari kerja. Pengawasan juga diperketat, termasuk pencabutan sertifikat untuk pelanggaran seperti TKDN washing. “Reformasi TKDN adalah jawaban atas kebutuhan dunia usaha,” kata AGK.

Hingga 21 Juli 2026, sertifikat TKDN telah diterbitkan dalam jumlah besar. Menurut kajian Kemenperin, setiap Rp1 belanja produk dalam negeri berpotensi menghasilkan output ekonomi Rp2,2. Karena itu, perluasan sertifikasi perlu diiringi realisasi pembelian.

Pengetatan Larangan dan Pembatasan (Lartas) dan Pertimbangan Teknis (Pertek)

Pada Oktober 2023, AGK mengusulkan pemindahan pengawasan impor delapan kelompok barang jadi dari pascaperbatasan (post-border) ke perbatasan (border), meliputi pakaian jadi, mainan anak, elektronik, alas kaki, kosmetik, barang tekstil jadi lainnya, obat tradisional dan suplemen kesehatan, serta tas.

Usulan itu diakomodasi lewat Permendag Nomor 36 Tahun 2023. Kemenperin lalu menyiapkan pertek untuk impor pakaian jadi, alas kaki, besi dan baja, obat tradisional dan suplemen, kosmetik, elektronik, serta ban, agar impor diselaraskan dengan neraca komoditas dan kapasitas produksi domestik.

Setelah Permendag Nomor 8 Tahun 2024 melonggarkan impor, Kemenperin pada Juli 2024 mengusulkan kepada Presiden agar pertek kembali menjadi syarat impor untuk kebutuhan pokok dan industri padat karya. Pada April 2026, pemerintah menugaskan Kemenperin menyusun daftar komoditas impor yang wajib memperoleh pertek.

Perluasan SNI

SNI wajib melindungi industri domestik sekaligus memastikan produk yang beredar memenuhi syarat mutu, keselamatan, keamanan, kesehatan, dan lingkungan (K3L). Menurut AGK, standar membuat industri “tidak hanya lebih kompetitif, tetapi juga lebih adaptif.” Pada Juni 2026, ia mendorong Indonesia belajar dari negara pesaing yang memakai standardisasi untuk mengendalikan impor—melanjutkan kritiknya pada 2021 soal lemahnya perlindungan: “Kita telanjang.”

Pengawasan pun diperluas. Pada 2021, Kemenperin mengawasi 95 merek impor dalam 10 SNI wajib di 15 provinsi; pada 2024, 67 SNI wajib dan 113 merek di 36 provinsi. Hingga September 2026, cakupannya 45 SNI wajib dan 78 merek, naik dari 28 SNI dan 73 merek setahun sebelumnya, dengan tambahan enam SNI dan sembilan merek pada Oktober–November 2026.

Dari 5.552 SNI produk industri, 136 sudah wajib, termasuk 16 Permenperin yang terbit Oktober 2024 untuk produk seperti ubin keramik, katup, semen, kompor dan selang gas LPG, serta sepatu pengaman. Standar yang sama berlaku bagi produk lokal dan impor. Ketua Umum Asaki Edy Suyanto menyebut SNI wajib ubin keramik menghadirkan “kesetaraan kualitas” di pasar domestik.

Pada industri baja, SNI diterapkan berjenjang dari bahan baku hingga produk jadi melalui Permenperin Nomor 22, 23, dan 24 Tahun 2025, dengan masa transisi satu tahun. Tujuh kelompok produk baja efektif wajib SNI pada 20 Mei 2026. IISIA mendukung kebijakan ini dan menekankan pentingnya harmonisasi standar dari hulu ke hilir.

Penguatan Bea Masuk Impor

Ruang penguatan instrumen teknis perdagangan masih besar. Per April 2026, Indonesia baru memiliki 142 instrumen hambatan teknis perdagangan (TBT), jauh di bawah Amerika Serikat (lebih dari 2.000), China (1.600), Korea Selatan (1.100), dan Thailand (760).

Atas inisiatif AGK, Kementerian Keuangan menerbitkan PMK Nomor 70 Tahun 2024 yang mengenakan BMAD 35–50 persen terhadap ubin keramik asal China selama lima tahun. BMAD menangani praktik dumping, sementara SNI wajib menjamin mutu produk.

Industri tekstil hulu juga dilindungi lewat bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) berdasarkan PMK Nomor 98 Tahun 2025, yang berlaku tiga tahun sejak 10 Januari 2026 untuk impor kain tenunan kapas pada 16 pos tarif.

Penataan Pintu Masuk Barang Impor

Sejak November 2024, AGK mengusulkan agar impor elektronik, tekstil dan produk tekstil, pakaian jadi, alas kaki, kosmetik, keramik, katup, serta obat tradisional dialihkan ke Pelabuhan Sorong, Bitung, dan Kupang.

Utilisasi ketiga pelabuhan itu masih rendah, yakni Sorong 23,09 persen, Bitung 34,7 persen, dan Kupang 32,6 persen. Pengalihan impor diharapkan menghidupkan pelabuhan, logistik, dan industri perkapalan, serta mendorong ekonomi kawasan timur Indonesia. Namun, usulan ini belum diputuskan pemerintah.

Pada akhirnya, keberhasilan perlindungan industri tercermin dari menguatnya posisi produsen nasional di pasar domestik serta bertambahnya produksi, investasi, dan lapangan kerja.

Melindungi pasar domestik menjadi syarat agar manufaktur bisa menjadi motor perekonomian. “Bukan ekonomi yang menarik manufaktur, tapi manufaktur yang harus menarik ekonomi,” ujar AGK dalam paparan kinerja akhir 2025.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bosowa Berlian Motor, Dealer Terpercaya dengan Jaringan 37 Dealer, Semarakkan GIIAS Makassar 2026

Makassar, 28 Oktober 2026 – PT Bosowa Berlian Motor (BBM), dealer resmi Mitsubishi Motors terpercaya di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri otomotif nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026 yang berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.

Partisipasi Bosowa Berlian Motor pada pameran otomotif terbesar di kawasan timur Indonesia ini menjadi momentum untuk semakin mendekatkan Mitsubishi Motors kepada masyarakat sekaligus menghadirkan pengalaman terbaik bagi calon konsumen melalui berbagai program penjualan yang menguntungkan.

Tahun ini, kemeriahan GIIAS Makassar 2026 semakin istimewa dengan kehadiran langsung Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar, yang menyapa pengunjung dan berbagi pengalaman seputar produk serta teknologi Mitsubishi Motors. Kehadiran Rifat Sungkar menjadi daya tarik tersendiri sekaligus mempertegas komitmen Mitsubishi Motors dalam menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan konsumen.

Saat ini, PT Bosowa Berlian Motor merupakan salah satu jaringan dealer Mitsubishi Motors terpercaya dan terbesar di Indonesia dengan dukungan 37 dealer yang tersebar di berbagai wilayah operasional. Jaringan yang luas tersebut tidak hanya melayani kebutuhan penjualan kendaraan, tetapi juga menyediakan layanan purna jual, perawatan berkala, ketersediaan suku cadang asli, hingga dukungan teknis profesional untuk memastikan kenyamanan pelanggan sepanjang masa kepemilikan kendaraan Mitsubishi Motors.

Kinerja Mitsubishi Motors di wilayah Indonesia Timur terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2026, Mitsubishi berhasil membukukan market share sebesar 29,4%, meningkat 4,9 poin dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebesar 24,5%. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan Mitsubishi Motors.

Selain itu, antusiasme konsumen terhadap produk Mitsubishi juga terlihat pada penyelenggaraan GIIAS Jakarta 2026, di mana Mitsubishi Motors berhasil mencatatkan 3.212 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran berlangsung.

Anton Wijaya, Chief Executive PT Bosowa Berlian Motor, mengatakan bahwa GIIAS Makassar merupakan salah satu agenda penting untuk memperkuat kehadiran Mitsubishi Motors di Indonesia Timur.

“GIIAS Makassar menjadi momentum yang sangat baik bagi kami untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan memperkenalkan berbagai produk unggulan Mitsubishi Motors. Dengan dukungan jaringan 37 dealer yang melayani penjualan hingga layanan purna jual serta perawatan kendaraan, Bosowa Berlian Motor siap memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Kami optimistis pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia Timur akan terus berkembang dan Mitsubishi Motors dapat menjadi pilihan utama masyarakat.”

Untuk memberikan nilai tambah kepada pengunjung selama pameran berlangsung, PT Bosowa Berlian Motor menghadirkan berbagai program spesial yang berlaku selama GIIAS Makassar 2026. Konsumen yang melakukan pembelian Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross berkesempatan mendapatkan Lucky Dip hingga Rp7 juta. Sementara itu, untuk pembelian Mitsubishi Destinator dan Pajero Sport, konsumen dapat mengikuti program Spinning Wheel dengan keuntungan hingga Rp10 juta.

Tidak hanya itu, pelanggan yang melakukan SPK secara langsung selama pameran berlangsung juga berkesempatan memperoleh beragam hadiah elektronik menarik serta souvenir eksklusif yang telah disiapkan oleh PT Bosowa Berlian Motor.

Firmansyah Ichsan, Chief Operation Officer, PT Bosowa Berlian Motor, menjelaskan bahwa berbagai program yang dihadirkan merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada pelanggan setia sekaligus upaya memberikan pengalaman pembelian yang lebih menguntungkan selama pameran.

“Kami ingin memberikan lebih dari sekadar penawaran harga. Karena itu, kami menghadirkan berbagai benefit menarik, mulai dari Lucky Dip, Spinning Wheel hingga hadiah elektronik dan souvenir eksklusif bagi konsumen yang melakukan SPK selama GIIAS Makassar 2026. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk mengunjungi booth Mitsubishi Motors dan memanfaatkan berbagai promo spesial yang hanya tersedia selama ajang ini berlangsung.”

Melalui keikutsertaan pada GIIAS Makassar 2026, PT Bosowa Berlian Motor berharap dapat terus memperkuat posisi Mitsubishi Motors di kawasan Indonesia Timur, memperluas jangkauan pasar, serta menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi masyarakat yang ingin membeli kendaraan Mitsubishi Motors, pastikan hanya membeli di Bosowa Berlian Motor dealer terpercaya melalui jaringan dealer yang luas, layanan profesional, serta dukungan purna jual yang lengkap.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai promo, produk, layanan, maupun program penjualan Mitsubishi Motors selama GIIAS Makassar 2026 dapat menghubungi Asisten Virtual TANYA BOSOWA melalui WhatsApp di +62 852-5554-4464.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengenal Teknologi AI di Balik Alika, Asisten Virtual Akulaku untuk Pengalaman Digital yang Lebih Praktis

Jakarta, 30 Oktober 2026 —Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui inovasi terbarunya, Akulaku memperkenalkan Alika, asisten virtual berbasis AI dari Akulaku yang dirancang untuk membantu pengguna mengakses berbagai layanan dengan lebih mudah dan praktis.

Saat ini, Alika tengah memasuki tahap uji coba (beta testing) di aplikasi Akulaku. Asisten virtual berbasis AI ini memungkinkan pengguna memberikan perintah melalui teks maupun suara, memperoleh rekomendasi produk, hingga membantu merangkum informasi tagihan dalam satu tampilan.

Berbeda dari chatbot konvensional yang umumnya mengandalkan respons terstruktur, Alika mengintegrasikan sejumlah teknologi AI untuk memahami kebutuhan pengguna dan memberikan respons yang lebih relevan sesuai konteks.

Lantas, apa itu Alika, bagaimana teknologi AI di baliknya bekerja, dan fitur apa saja yang dapat dimanfaatkan pengguna?

Apa itu Alika, asisten AI Akulaku?

Alika adalah asisten virtual berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Akulaku untuk menyederhanakan interaksi pengguna dengan berbagai fitur dan layanan di dalam aplikasi.

Melalui Alika, pengguna dapat menyampaikan kebutuhan menggunakan bahasa sehari-hari tanpa harus menelusuri berbagai menu secara manual.

Sebagai contoh, pengguna cukup mengetik atau mengucapkan perintah seperti “isi pulsa”, “bayar tagihan listrik”, atau “beli tiket pesawat”. Alika kemudian membantu mengarahkan pengguna menuju fitur atau halaman yang sesuai.

Selain mempermudah navigasi, Alika juga dikembangkan untuk mendukung aktivitas belanja dan membantu pengguna melihat informasi tagihan melalui fitur berbasis AI.

Mengenal 5 Teknologi dan Fitur AI di Balik Alika Akulaku

Untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih intuitif, Alika memanfaatkan berbagai kemampuan teknologi kecerdasan buatan. Berikut lima teknologi dan fitur utama yang mendukung cara kerja asisten AI Akulaku ini.

1. Natural Language Processing (NLP): Memahami Bahasa Sehari-hari

Salah satu teknologi utama yang mendukung Alika adalah Natural Language Processing (NLP), yaitu teknologi AI yang memungkinkan sistem memproses dan memahami bahasa manusia.

Melalui teknologi ini, Alika dirancang untuk mengenali maksud dari perintah pengguna, termasuk ketika disampaikan dalam bahasa percakapan yang tidak terlalu formal. Misalnya, ketika pengguna mengetik “mau beli pulsa” atau “cek tagihan listrik”, Alika dapat mengidentifikasi kebutuhan tersebut dan membantu mengarahkan pengguna ke layanan yang relevan.

Kemampuan ini membuat interaksi dengan aplikasi menjadi lebih sederhana karena pengguna tidak harus mengingat nama menu atau mencari fitur satu per satu.

2. Speech Recognition: Mengakses Fitur Akulaku dengan Perintah Suara

Selain melalui teks, Alika juga mendukung interaksi berbasis suara dengan memanfaatkan teknologi speech recognition atau pengenalan ucapan.

Teknologi ini memungkinkan perintah yang diucapkan pengguna diubah menjadi informasi yang dapat diproses oleh sistem AI.

Alika dikembangkan untuk mendukung penggunaan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari, termasuk berbagai variasi cara pengucapan.

Dengan fitur ini, pengguna dapat menyampaikan kebutuhan melalui suara, seperti “beli paket data” atau “bayar listrik”, kemudian memperoleh bantuan navigasi menuju layanan yang tersedia.

Kemampuan pengenalan suara tersebut masih terus disempurnakan selama tahap uji coba untuk meningkatkan akurasi dan kenyamanan penggunaan.

3. AI Bill Assistant: Membantu Membaca dan Merangkum Tagihan

Mengelola beberapa tagihan dari berbagai layanan digital terkadang membutuhkan waktu, terutama ketika pengguna harus membuka aplikasi yang berbeda untuk memeriksa nominal dan tanggal jatuh tempo.

Melalui fitur AI Bill Assistant, Alika dirancang untuk membantu pengguna melihat dan memahami informasi tagihan dengan lebih praktis.

Fitur ini memanfaatkan teknologi computer vision dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mengenali informasi dari gambar atau tangkapan layar tagihan yang diunggah pengguna.

Sebagai contoh, pengguna dapat mengunggah tangkapan layar tagihan dari platform lain. Alika kemudian dapat membantu mengidentifikasi informasi seperti nominal pembayaran dan tanggal jatuh tempo dari gambar tersebut.

Informasi yang berhasil dikenali dapat ditampilkan bersama informasi tagihan Akulaku, termasuk PayLater dan pinjaman tunai, sesuai akses yang diberikan pengguna.

Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh ringkasan informasi tagihan dalam satu tampilan, sehingga lebih mudah memantau kewajiban pembayaran dan merencanakan pengeluaran.

Hasil pembacaan AI tetap perlu diperiksa kembali oleh pengguna untuk memastikan informasi yang ditampilkan sesuai dengan tagihan aslinya.

4. Ecommerce Assistant: Rekomendasi Produk Berbasis AI

Selain membantu pengelolaan tagihan, Alika juga dilengkapi dengan fitur Ecommerce Assistant yang dirancang untuk mendukung pengalaman belanja online.

Fitur ini memanfaatkan teknologi recommendation engine berbasis AI untuk membantu menampilkan pilihan produk yang relevan dengan kebutuhan dan preferensi pengguna.

Misalnya, pengguna dapat mengajukan pertanyaan seperti:

● “Rekomendasikan HP dengan budget Rp3 juta.”

● “Apa perbedaan iPhone dan Xiaomi?”

● “Cari smartphone dengan kamera bagus untuk foto.”

Berdasarkan permintaan tersebut, Alika dapat membantu menampilkan rekomendasi produk beserta informasi pendukung, seperti harga dan spesifikasi yang tersedia.

Fitur ini bertujuan mempermudah pengguna dalam mengeksplorasi dan membandingkan pilihan produk sebelum melakukan pembelian.

Dengan dukungan AI, proses pencarian produk dapat menjadi lebih praktis tanpa harus menelusuri terlalu banyak kategori secara manual.

5. Quick Jump: Akses Lebih Cepat ke Fitur Akulaku

Alika juga menghadirkan kemampuan Quick Jump, yaitu fitur navigasi yang membantu pengguna mengakses halaman tertentu di aplikasi Akulaku melalui perintah singkat.

Misalnya, ketika pengguna mengetik “top up”, “bayar tagihan”, atau “pinjam uang”, sistem dapat membantu mengarahkan pengguna ke halaman layanan yang relevan.

Fitur ini dirancang untuk mempersingkat langkah navigasi, khususnya untuk aktivitas yang sering dilakukan pengguna.

Dengan Quick Jump, Alika tidak hanya berfungsi sebagai asisten percakapan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempermudah akses terhadap berbagai layanan di aplikasi Akulaku.

Alika masih dalam tahap beta testing dan terus dikembangkan

Sebagai inovasi berbasis AI, Alika saat ini masih berada dalam tahap uji coba atau beta testing.Pada tahap ini, Akulaku terus mengevaluasi dan menyempurnakan kemampuan Alika agar dapat memberikan pengalaman pengguna yang semakin baik.

Beberapa area pengembangan yang menjadi perhatian meliputi:

● Pemahaman bahasa: Meningkatkan kemampuan mengenali variasi bahasa sehari-hari, istilah percakapan, dan cara penyampaian perintah pengguna.

● Pembacaan informasi tagihan: Menyempurnakan kemampuan AI dalam mengenali informasi dari berbagai format gambar dan dokumen tagihan.

● Rekomendasi produk: Meningkatkan relevansi rekomendasi berdasarkan kebutuhan yang disampaikan pengguna.

● Interaksi suara: mengoptimalkan kemampuan pengenalan ucapan dalam berbagai kondisipenggunaan.

Masukan yang diperoleh selama masa uji coba dapat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan fitur dan peningkatan kualitas layanan ke depan.

Karena masih dalam tahap beta, ketersediaan fitur, kemampuan sistem, dan pengalaman penggunaan Alika dapat berbeda serta mengalami perubahan seiring proses pengembangan.

Apa yang membuat Alika berbeda dari asisten AI lainnya?

Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam layanan digital dan keuangan terus berkembang di Indonesia. Teknologi AI kini digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari layanan pelanggan,pencarian informasi, hingga personalisasi pengalaman pengguna.

Melalui Alika, Akulaku berupaya mengintegrasikan beberapa kemampuan tersebut dalam satu asisten virtual di aplikasinya.

Alika menggabungkan navigasi berbasis percakapan, pengenalan suara, bantuan pembacaan tagihan, dan rekomendasi produk untuk mendukung berbagai kebutuhan pengguna.

Integrasi ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman yang lebih sederhana dan relevan, baik ketika pengguna ingin menemukan layanan, mengeksplorasi pilihan produk, maupun memeriksa informasi tagihan.

Bagaimana Alika menjaga privasi dan data pengguna?

Perlindungan data pribadi menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan layanan digital berbasis kecerdasan buatan, khususnya yang berkaitan dengan informasi keuangan.

Dalam penggunaan fitur tertentu, seperti AI Bill Assistant, akses terhadap informasi tagihan Akulaku memerlukan persetujuan atau otorisasi dari pengguna.

Pengguna juga dapat mengunggah informasi tagihan dari sumber lain secara sukarela untuk diproses melalui fitur yang tersedia.

Pemrosesan informasi tersebut mengacu pada kebijakan privasi Akulaku dan ketentuan yang berlaku.

Pengguna tetap disarankan untuk memeriksa informasi yang dihasilkan AI, khususnya nominal tagihan, tanggal jatuh tempo, serta detail transaksi, sebelum mengambil keputusan pembayaran.

Cara Menggunakan Alika di Aplikasi Akulaku

Bagi pengguna yang ingin mencoba asisten AI Akulaku, berikut langkah-langkah untuk mengakses Alika:

1. Perbarui aplikasi Akulaku ke versi terbaru melalui toko aplikasi resmi.

2. Buka aplikasi Akulaku dan masuk ke akun Anda.

3. Cari ikon Alika yang muncul pada halaman beranda apabila fitur telah tersedia untuk akun tersebut.

4. Ketuk ikon Alika untuk memulai interaksi melalui teks atau suara.

5. Sampaikan kebutuhan, misalnya mencari produk, mengakses layanan pembayaran, atau memeriksa informasi tagihan melalui fitur yang tersedia.

Saat ini, akses Alika masih tersedia secara bertahap selama masa uji coba. Karena itu, fitur tersebut mungkin belum muncul pada semua akun pengguna Akulaku.

Akulaku Terus Mengembangkan Pengalaman Digital Berbasis AI

Kehadiran Alika merupakan bagian dari upaya Akulaku dalam memanfaatkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan pengguna.

Melalui pemanfaatan berbagai kemampuan AI, mulai dari pemahaman bahasa, pengenalan suara, pembacaan informasi tagihan, hingga rekomendasi produk, Alika dikembangkan untuk menghadirkan interaksi yang lebih praktis dalam satu aplikasi.

Ke depan, Akulaku akan terus mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan Alika dengan mengutamakan kebutuhan pengguna, kualitas layanan, serta aspek perlindungan data. Ingin mengenal Alika lebih dekat? Perbarui aplikasi Akulaku dan jelajahi fitur asisten AI yang tersedia pada akun Anda.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES