Dari Riset Jadi Solusi Nyata, BINUS Hadirkan Multihelix Hub untuk Menjawab Kebutuhan Industri dan Masyarakat

Di tengah kebutuhan industri dan masyarakat terhadap inovasi yang semakin relevan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan menjadi semakin penting untuk memastikan hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi dapat dikembangkan menjadi solusi nyata. Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University meluncurkan Multihelix Hub di BINUS @BSD, yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB, BSD, Tangerang. Inisiatif ini menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, komunitas, UMKM, dan media untuk mendorong pengembangan inovasi berbasis riset yang mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat.Dikelola oleh Research and Technology Transfer (RTT) BINUS University, Multihelix Hub dikembangkan sebagai ruang kolaborasi yang memungkinkan mitra menyampaikan kebutuhan maupun tantangan yang dihadapi, kemudian bekerja bersama peneliti BINUS untuk merancang, mengembangkan, dan menguji solusi yang relevan. Vice Rector for Research and Technology Transfer BINUS University, Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si., menekankan pentingnya membangun ekosistem inovasi yang terbuka dan melibatkan berbagai pihak.“Berbeda dari Science & Techno Park (STP) konvensional yang kerap birokratis, Multihelix Hub BINUS@BSD hadir meruntuhkan sekat eksklusivitas riset dan industri untuk mendemokratisasi inovasi di pusat ekosistem teknologi BSD sekaligus Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia. Melalui applied co-creation yang lincah dan berakar pada kecerdasan kolektif industri, talenta digital, serta masyarakat, hub ini mentransformasi seluruh helix dari sekadar relasi transaksional menjadi penggerak kemajuan bersama yang berdaulat dan berdaya setara. Kemitraan organik ini memastikan sustainable competitive advantage dari setiap inovasi,” ungkap Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si. Untuk mendukung kolaborasi tersebut, Multihelix Hub menghadirkan fasilitas diskusi dan pengembangan inovasi melalui BINUS DigiHub serta Space to Create, yang dilengkapi dengan area laboratorium dan fasilitas pembuatan serta pengujian purwarupa. Ekosistem ini juga didukung oleh BINUS BRIDGE (BINUS Research-Driven Innovation and Development for Greater Empowerment), platform digital yang menghubungkan hasil riset dan inovasi BINUS dengan kebutuhan mitra industri, pemerintah, maupun komunitas. Melalui platform tersebut, mitra dapat mengeksplorasi inovasi yang tersedia sekaligus mengajukan peluang kolaborasi untuk dikembangkan bersama peneliti.

Tidak hanya mempertemukan peneliti dan mitra, Multihelix Hub juga memfasilitasi pengujian inovasi, pendampingan startup berbasis riset, serta pengenalan hasil penelitian kepada publik. Melalui kegiatan Industrial-Solution Matching, BINUS mendorong terbentuknya kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti menjadi proyek penelitian dan pengembangan inovasi bersama.Sebagai langkah awal, pada 2026 BINUS melalui RTT menargetkan tujuh hingga delapan dokumen kesepakatan penelitian bersama industri, yang mencakup peta jalan penelitian serta rencana pembiayaan untuk mendukung implementasi solusi. Technology Transfer Senior Specialist BINUS University, Hendy Risdianto Wijaya, S.T., M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa Multihelix Hub membuka kesempatan bagi industri untuk terlibat langsung dalam proses pengembangan solusi berbasis riset.“Industri yang memiliki tantangan teknis atau kebutuhan inovasi dapat menyampaikannya melalui BINUS BRIDGE maupun datang langsung ke Multihelix Hub. Kami kemudian menghubungkan kebutuhan tersebut dengan peneliti yang memiliki keahlian relevan, sehingga kolaborasi dapat berkembang menjadi solusi yang siap diuji dan diimplementasikan,” jelas Hendy.Kehadiran Multihelix Hub menjadi bagian dari komitmen BINUS University untuk terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang memberikan dampak nyata. Sejalan dengan visi “Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation,” BINUS mendorong agar pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan industri, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan Indonesia.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026

KAI Logistik Perusahaan yang bergerak di bidang layanan logistik terintegrasi, mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan sepeda motor melalui KALOG Express. Sepanjang Januari hingga September 2026, KAI Logistik telah mengangkut dan mendistribusikan sekitar 122 ribu unit sepeda motor dengan total volume mencapai sekitar 17.800 ton. Capaian ini menunjukkan peran KALOG Express dalam mendukung kebutuhan distribusi kendaraan bermotor antarkota melalui layanan logistik berbasis kereta api.

Ferdian Pardosi, VP of Commercial KAI Logistik, menyampaikan bahwa kinerja angkutan sepeda motor hingga September 2026 ini mengalami pertumbuhan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Secara tahunan (year-on-year), jumlah sepeda motor yang didistribusikan meningkat sekitar 17%, dari 104 ribu unit menjadi 122 ribu unit. Sementara itu, dari sisi volume angkutan, terjadi peningkatan sekitar 19%, dari sekitar 15.000 ton menjadi 17.800 ton. “Pertumbuhan ini menjadi salah satu indikator positif bagi layanan KALOG Express. Kami melihat adanya kepercayaan masyarakat yang terus berkembang terhadap layanan pengiriman sepeda motor, sekaligus peluang untuk memperluas pemanfaatan layanan logistik berbasis kereta api dalam memenuhi kebutuhan distribusi antarkota,” ungkap Ferdian.

Lebih lanjut, Ferdian menjelaskan bahwa kinerja angkutan sepeda motor pada Triwulan III 2026 menjadi yang tertinggi dibandingkan dua triwulan sebelumnya. Pada periode Juli hingga September 2026, KAI Logistik mendistribusikan sekitar 51.800 unit sepeda motor atau setara dengan 42% dari total pengiriman sepanjang Januari hingga September. Jumlah tersebut meningkat sekitar 16 ribu unit dibandingkan capaian Triwulan sebelumnya. “Peningkatan pada Triwulan III menunjukkan dinamika permintaan pengiriman sepeda motor yang cukup kuat. Momentum liburan serta meningkatnya mobilitas masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan aktivitas pendidikan, turut menjadi faktor yang mendukung kebutuhan pengiriman kendaraan antarkota,” jelas Ferdian.

Dari sisi pola distribusi, tingginya aktivitas pengiriman pada Triwulan III juga tercermin dari sejumlah kota yang menjadi titik penting dalam jaringan pengiriman KALOG Express. Berdasarkan data pengiriman, lima kota yang menonjol sebagai kota asal maupun tujuan pengiriman meliputi Yogyakarta, Malang, Semarang, Surabaya, dan Jakarta. Kota-kota tersebut memiliki mobilitas masyarakat yang dinamis serta keterkaitan aktivitas ekonomi dan pendidikan, sehingga kebutuhan pengiriman sepeda motor dapat muncul baik untuk keperluan perpindahan domisili, kegiatan pendidikan, maupun kebutuhan personal lainnya.

Ferdian menambahkan bahwa KALOG Express terus berupaya menghadirkan layanan pengiriman yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kemudahan proses, keandalan operasional, dan jangkauan distribusi. “Kami memahami bahwa sepeda motor merupakan salah satu moda transportasi yang penting bagi masyarakat. Karena itu, layanan pengiriman perlu didukung proses penanganan yang baik serta koordinasi distribusi yang terencana, agar kendaraan dapat dikirimkan sesuai kebutuhan pelanggan. Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan KALOG Express agar semakin mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan pengiriman masyarakat,” tutup Ferdian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO Perkuat Kepedulian Sosial melalui Bantuan Air Bersih di Bali

Denpasar, (22/10) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70, PT SUCOFINDO (PERSERO) menyalurkan bantuan fasilitas sumur bor air bersih kepada masyarakat di wilayah Provinsi Bali. Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan akses terhadap air bersih yang layak. Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng kepada Bendesa Adat Tangsub, I Kadek Mas Putra, Perbekel Desa Lebih, I Wayan Agus Muliana, serta Plt. Perbekel Desa Selat, I Ketut Ariawan.

Rusdi Palureng menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program bertajuk “Jaga Air Bersih untuk Desa” yang menyasar 70 titik wilayah operasional cabang dan unit pelayanan PT SUCOFINDO (PERSERO) di seluruh Indonesia, salah satunya di Bali.

“Bantuan ini diberikan ke tiga titik lokasi berbeda, yakni berada di Taman Puspa Aman dan Balai Banjar Tangsub, Kabupaten Gianyar, serta Tanah Desa Adat Gembalan, Kabupaten Klungkung. Pelaksanaan pembangunan fasilitas sumur bor ini turut didampingi langsung oleh tim SUCOFINDO Cabang Denpasar untuk memastikan pembangunan infrastruktur sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan,” ujarnya.

Rusdi Palureng menambahkan, pemilihan ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan air bersih yang kurang memadai. Pada musim kemarau, warga kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, sementara sumber air alternatif di sekitar aliran sungai berisiko mengalami pencemaran dan penurunan kualitas. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, fasilitas sumur bor dibangun dengan kedalaman kurang lebih 50 meter. Kedalaman ini dirancang untuk memastikan debit air yang stabil dan kualitas air tanah yang higienis.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Perbekel Desa Selat, I Ketut Ariawan mengapresiasi inisiatif PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga.

“Kehadiran sumur bor ini adalah jawaban atas doa dan kebutuhan mendesak masyarakat kami. Selama ini masalah air selalu menjadi kendala utama, terutama saat kemarau panjang. Antusiasme warga sangat tinggi mendengar infrastruktur ini akhirnya terwujud. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan kami,” tuturnya.

Penyediaan sarana air bersih merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya mengenai air bersih dan sanitasi layak, aman, dan berkelanjutan bagi semua. Sejalan dengan semangat HUT ke-70 bertema Ensuring Quality Protecting Trust, PT SUCOFINDO (PERSERO) berharap program “Jaga Air Bersih untuk Desa” dapat memperluas manfaat perusahaan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia serta memperkuat komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Gaya Hidup Aktif, BRI Region 11 Yogyakarta Hadirkan Promo Tiket K24 Run 2026 melalui BRImo

BRI kolaborasi dengan K24 Run 2026 melalui BRImo

Yogyakarta, 20 Oktober 2026 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRImo menghadirkan promo spesial pembelian tiket K24 Run 2026 sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan transaksi digital sekaligus mendukung gaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat. Ajang lari tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Melalui program ini, BRI memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh tiket K24 Run 2026 dengan harga spesial melalui aplikasi BRImo. Program promo berlangsung pada 7–20 Oktober 2026 dengan kuota terbatas untuk masing-masing kategori lari.

Pada kategori 5K, peserta dapat menikmati potongan harga sebesar Rp50.000 dari harga normal Rp185.000 menjadi Rp135.000, dengan kuota sebanyak 300 tiket. Sementara itu, kategori 2.4K mendapatkan potongan harga sebesar Rp25.000 dari harga normal Rp150.000 menjadi Rp125.000, dengan kuota sebanyak 100 tiket.

Promo ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan layanan digital BRI untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang praktis dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui menu Lifestyle pada BRImo, pembelian tiket dapat dilakukan secara digital tanpa harus melalui proses transaksi yang rumit.

Regional Office BRI Region 11 Yogyakarta turut mendukung inisiatif ini sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan layanan perbankan digital yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi melalui kegiatan olahraga diharapkan dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam aktivitas positif sekaligus meningkatkan pemanfaatan BRImo untuk berbagai kebutuhan gaya hidup.

Untuk menikmati promo tersebut, masyarakat dapat mengikuti langkah berikut:

1. Login ke aplikasi BRImo.

2. Pilih menu Lifestyle, kemudian klik banner K24 Run 2026.

3. Pilih kategori lari 5K atau 2.4K sesuai preferensi.

4. Pastikan kuota tiket promo masih tersedia.

5. Lanjutkan pembayaran dan nikmati harga tiket spesial sesuai ketentuan yang berlaku.

BRI mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan periode promo sebelum berakhir pada 20 Oktober 2026, dengan tetap memperhatikan ketersediaan kuota dan syarat serta ketentuan program.

Melalui inisiatif ini, BRI Region 11 Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kolaborasi yang mendorong gaya hidup sehat, produktif, dan modern.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Sri Asih perempuan tangguh hadirkan layanan perbankan melalui AgenBRILink untuk warga Kutoarjo

Kutoarjo, Oktober 2026 — Di tengah aktivitasnya mengelola toko sembako di Argopeni, Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sri Asih menjalankan peran lain yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Sejak 2017, ia menjadi AgenBRILink yang melayani kebutuhan transaksi keuangan warga, terutama transfer dan tarik tunai.

Bagi Sri Asih, menjadi AgenBRILink bukan sekadar menambah layanan di tokonya. Usaha ini merupakan langkah untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan perbankan yang dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Awalnya saya tertarik menjadi AgenBRILink untuk menambah penghasilan keluarga dan mengembangkan usaha. Di sisi lain, saya juga ingin membantu masyarakat supaya lebih mudah melakukan transaksi keuangan. Alhamdulillah, usaha ini memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga dan membantu mengembangkan usaha yang saya jalankan,” ujar Sri Asih.

Kehadiran AgenBRILink di lingkungan tempat tinggal menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan layanan transaksi keuangan secara praktis. Berlokasi sekitar satu kilometer dari Kantor Cabang BRI Kutoarjo, tempat usaha Sri Asih melayani berbagai kalangan, mulai dari nasabah simpanan dan pinjaman BRI hingga masyarakat umum.

Transfer dan tarik tunai menjadi dua layanan yang paling banyak dimanfaatkan warga. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan transaksi keuangan harian dengan lebih mudah, tanpa harus selalu datang ke kantor bank.

Berawal dari Usaha Sembako, Tumbuh Bersama Masyarakat

Menjalankan toko sembako sekaligus menjadi AgenBRILink memberikan pengalaman tersendiri bagi Sri Asih. Aktivitas usaha yang dijalaninya tidak hanya berorientasi pada pengembangan pendapatan keluarga, tetapi juga membangun hubungan dengan masyarakat yang setiap hari datang untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Bagi Sri Asih, pengalaman paling berkesan selama menjadi agen adalah ketika dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transaksi dengan cepat dan mudah. Baginya, kepuasan menjalankan usaha tidak hanya berasal dari tambahan pendapatan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan orang lain.

“Yang paling berkesan adalah ketika bisa membantu masyarakat yang membutuhkan transaksi dengan cepat dan mudah. Rasanya senang karena usaha yang saya jalankan bisa bermanfaat bagi orang lain. Pesan saya untuk agen dan calon AgenBRILink lainnya, tetap semangat dan selalu jujur dalam menjalankan usaha,” ungkapnya.

Kisah Sri Asih menggambarkan bagaimana pelaku usaha lokal dapat mengembangkan bisnis sekaligus mengambil peran dalam mendukung aktivitas ekonomi di lingkungannya. Melalui layanan AgenBRILink, toko sembako yang dikelolanya berkembang menjadi titik layanan transaksi keuangan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

BRI Perkuat Peran AgenBRILink sebagai Mitra Ekonomi Lokal

Branch Office Head BRI Kutoarjo, Tri Suseno, menyampaikan bahwa AgenBRILink memiliki peran penting dalam mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat. Keberadaan agen di tengah lingkungan warga membantu memperluas akses transaksi keuangan sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.

“AgenBRILink merupakan mitra strategis BRI yang hadir di tengah masyarakat. Melalui keberadaan agen seperti Ibu Sri Asih, masyarakat dapat mengakses layanan transaksi keuangan dengan lebih mudah dan dekat dengan tempat tinggal mereka. Pada saat yang sama, kemitraan ini membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menambah pendapatan, mengembangkan usaha, serta tumbuh bersama masyarakat di sekitarnya. Kami berharap para agen terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang baik, aman, dan jujur,” ujar Tri Suseno.

Untuk menjaga kualitas layanan, BRI Kantor Cabang Kutoarjo secara berkala melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap agen melalui kunjungan rutin, pendampingan, edukasi transaksi, serta evaluasi kinerja. Langkah ini dilakukan untuk membantu agen menjalankan operasional dengan baik, menjaga keamanan transaksi, dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Komitmen BRI Mendukung UMKM dan Inklusi Keuangan

BRI terus mendorong pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pengembangan ekosistem usaha yang saling mendukung. Salah satunya diwujudkan melalui layanan AgenBRILink, yang memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengintegrasikan layanan transaksi perbankan dengan kegiatan usaha sehari-hari.

Bagi pelaku usaha seperti Sri Asih, kemitraan AgenBRILink menghadirkan peluang untuk memperoleh tambahan pendapatan sekaligus memperluas manfaat usaha bagi masyarakat. Sementara bagi warga, keberadaan agen membantu mendekatkan layanan transaksi keuangan yang dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari.

Melalui pembinaan dan pendampingan berkelanjutan, BRI berupaya memastikan jaringan AgenBRILink dapat berkembang secara sehat, memberikan layanan yang andal, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Kisah Sri Asih menjadi gambaran bahwa pemberdayaan UMKM tidak selalu dimulai dari langkah besar. Dengan semangat, kejujuran, dan kemauan untuk melayani, usaha yang tumbuh dari lingkungan sekitar dapat memberikan manfaat bagi keluarga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Melalui penguatan jaringan AgenBRILink, BRI Kantor Cabang Kutoarjo berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha lokal agar berkembang bersama masyarakat, sekaligus memperluas akses layanan keuangan yang mudah dijangkau di berbagai wilayah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

AnyMind Group Memasuki Pasar Amerika Serikat

Entitas baru di Amerika Serikat memperluas jaringan teknologi dan operasional perusahaan untuk mendukung ekspansi dan pertumbuhan bisnis antara Amerika Serikat dan Asia Pasifik di bidang pemasaran, e-commerce, distribusi, dan logistik

AnyMind Group [TSE:5027], perusahaan BPaaS untuk pemasaran, e-commerce, dan transformasi digital, hari ini mengumumkan dimulainya kegiatan operasional di Amerika Serikat yang berbasis di Los Angeles, California. Ekspansi ini merupakan langkah lanjutan untuk mewujudkan visi perusahaan dalam “membangun infrastruktur bisnis generasi baru di dunia”. Melalui kehadiran ini, perusahaan di Amerika Serikat dapat mengakses solusi end-to-end yang memadukan teknologi yang dikembangkan AnyMind Group, dukungan operasional lokal, dan jaringan mitra. Sementara itu, perusahaan dari luar Amerika Serikat dapat memanfaatkan infrastruktur tersebut untuk memasuki pasar Amerika Serikat.

Ekspansi ini bertujuan untuk memperkuat dukungan lokal dan integrasi operasional bagi perusahaan di Asia Pasifik yang ingin memasuki pasar Amerika Serikat. Perusahaan asal Amerika Serikat juga dapat memanfaatkan teknologi AnyMind Group untuk mengembangkan bisnis di pasar domestik serta berekspansi ke Asia Pasifik melalui rangkaian solusi pemasaran, commerce, logistik, dan distribusi yang telah tersedia.

Kehadiran AnyMind Group di Amerika Serikat merupakan kelanjutan dari dukungan yang telah diberikan kepada klien. Selama tujuh bulan terakhir, perusahaan telah membantu 15 brand Asia berekspansi dan mengembangkan bisnis di Amerika Serikat. Kehadiran tim lokal akan memungkinkan AnyMind Group memperkuat dukungan tersebut sekaligus mengembangkan jaringan mitra di Amerika Serikat.

Pada tahap awal, AnyMind Group akan menghadirkan platform live commerce AnyLive serta rangkaian solusi pemanfaatan data dan AI di pasar Amerika Serikat. Solusi ini mencakup agentic AI berstandar enterprise, integrasi dan pemanfaatan data ritel online dan offline, AIGC (AI-Generated Content atau konten yang dihasilkan AI), analisis brand dan konsumen, serta kapabilitas lainnya.

Melalui model Business-Process-as-a-Service (BPaaS), AnyMind Group memadukan software yang dikembangkan sendiri dengan tim operasional lokal untuk membantu perusahaan membangun permintaan pasar, menjual produk, serta mengelola proses bisnis yang menunjang pertumbuhan. Layanannya mencakup influencer marketing dan periklanan digital, live commerce dan social commerce, pengelolaan e-commerce, interaksi pelanggan, logistik, distribusi offline, serta pemanfaatan AI dan data. Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan klien menghubungkan aktivitas pemasaran dengan penjualan dan pemenuhan pesanan, didukung oleh tim yang memahami karakteristik konsumen, saluran penjualan, dan kebutuhan operasional di setiap pasar.

Selain menyediakan solusi bagi perusahaan, AnyMind Group membantu publisher dan kreator memperluas jangkauan audiens serta mengembangkan sumber pendapatan melalui periklanan, kemitraan dengan platform, dan commerce. Seluruh lini bisnis ini membentuk ekosistem yang menghubungkan brand, publisher, kreator, dan konsumen. Sejalan dengan misi “Excite Consumers Together”, AnyMind Group berkolaborasi dengan klien dan mitra di seluruh ekosistemnya untuk menghadirkan produk, konten, dan pengalaman berbelanja yang menarik bagi konsumen sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis.

Kosuke Sogo, CEO, AnyMind Group, mengatakan: “Prioritas kami saat ini adalah menjawab kebutuhan klien yang sudah ada dan mewujudkannya menjadi hasil nyata. Kehadiran tim lokal dan jaringan mitra akan membantu kami memahami pasar Amerika Serikat serta mendukung pertumbuhan jangka panjang klien. Dengan menghubungkan keahlian dan jaringan yang kami bangun di Amerika Serikat dengan infrastruktur kami di Asia Pasifik, kami dapat membantu perusahaan dari kedua kawasan mengembangkan bisnis di pasar satu sama lain. Hal ini akan membuka peluang baru bagi klien dan memperkuat nilai yang kami hadirkan di setiap pasar.”

Didirikan di Singapura pada 2016, AnyMind Group telah beroperasi di 15 pasar yang mencakup Asia Tenggara, Asia Timur, India, dan Timur Tengah sebelum memasuki pasar Amerika Serikat. Hingga Juni 2026, perusahaan melayani lebih dari 1.500 perusahaan di Asia Pasifik dan internasional untuk layanan pemasaran, 230 perusahaan untuk layanan commerce, 1.600 publisher, dan 1.100 kreator. AnyMind Group memindahkan kantor pusatnya ke Tokyo, Jepang, pada 2019 dan tercatat di Tokyo Stock Exchange Growth Market pada 2023.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Marcom Awards Q3 2026, Fusion Hotel Group Indonesia Perkuat Komitmen Mengukur Kinerja Marketing Unit

Program apresiasi ini menilai kontribusi marketing communication terhadap reputasi, keterlibatan tamu, pelaksanaan promosi, dan dukungan terhadap bisnis hotel. Ayola Sentosa Palembang meraih dua penghargaan, sementara Ayola First Point Pekanbaru memperoleh penghargaan Most Improved Marcom Performance.

Jakarta, 22 Oktober 2026 — Memasuki penghujung kuartal ketiga 2026, Fusion Hotel Group Indonesia kembali menyelenggarakan Marcom Awards Q3 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk mengukur kinerja marketing communication di setiap unit hotel secara terstruktur dan berbasis indikator.

Program ini mengevaluasi bagaimana aktivitas marketing communication dijalankan dan mendukung kebutuhan bisnis hotel. Penilaian mencakup pengelolaan reputasi dan ulasan tamu, efektivitas komunikasi digital, konsistensi aktivasi promosi, kualitas pelaksanaan kampanye, serta kontribusi terhadap penjualan dan pendapatan.

Dalam hasil penilaian Q3 2026, Ayola Sentosa Palembang meraih Online Reputation & Guest Engagement Award dan Marcom Impact Award. Adapun Ayola First Point Pekanbaru menerima Most Improved Marcom Performance.

Pada kategori Online Reputation & Guest Engagement, penilaian meliputi rating Google dan OTA, tingkat respons terhadap ulasan, serta kualitas pengelolaan review. Selama periode Juli–September 2026, Ayola Sentosa Palembang mencatat rata-rata overall score sebesar 98,40 dan rata-rata performance score 98,20.

Sementara itu, kategori Marcom Impact menilai dukungan aktivitas marketing communication terhadap penjualan, konsistensi promosi, kualitas eksekusi kampanye, kontribusi bisnis, serta kepatuhan terhadap standar korporat. Kategori Most Improved Marcom Performance mengukur perkembangan kontribusi bisnis, efektivitas komunikasi digital, konsistensi pelaksanaan program, dan kualitas brand serta koordinasi lintas fungsi.

“Melalui Marcom Awards, kami ingin memastikan bahwa kinerja marketing communication setiap unit dapat dievaluasi dengan indikator yang jelas dan relevan dengan prioritas bisnis. Hasil penilaian ini juga menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat reputasi hotel, meningkatkan keterlibatan tamu, dan mengembangkan aktivitas pemasaran yang semakin terarah,” ujar Stella Corporate Marcom Manager, Fusion Hotel Group Indonesia.

Fusion Hotel Group Indonesia mengapresiasi seluruh tim hotel yang telah berpartisipasi dalam Marcom Awards Q3 2026. Ke depan, perusahaan akan terus mendorong kolaborasi antara tim Marcom, Sales, Revenue, dan Operasional agar program komunikasi pemasaran dapat dijalankan secara konsisten, sesuai karakter masing-masing hotel, serta mendukung pencapaian bisnis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

“Gods within Her”: Generasi Muda Vietnam di Tengah Milan Fashion Week

Menjelang Milan Fashion Week, LA TRỊNH atelier—yang dipimpin oleh desainer Namie Trịnh dan produser Hiền Thảo—secara resmi meluncurkan koleksi Musim Semi/Musim Panas 2027 bertajuk “Gods within Her”.

Lebih dari sekadar perayaan feminitas, peragaan ini menjadi bukti nyata akan otonomi dan semangat berani dari generasi baru talenta Vietnam yang dengan percaya diri menaklukkan salah satu pusat mode dunia.

“Gods within Her” mengambil inspirasi dari perjalanan mitologis para dewi yang melintasi berbagai wilayah, dari Asia hingga Eropa, sembari mengeksplorasi titik temu antara keyakinan abadi akan kecantikan ilahi dan ikonografi yang tak lekang oleh waktu.

Panggung peragaan busana ini menyuguhkan perjalanan megah melintasi alam legendaris; alih-alih sekadar memamerkan busana, LA TRỊNH membawa audiens masuk ke dalam semesta mitologis yang memikat.

Semangat seni yang membebaskan dituangkan langsung ke dalam rancangan-rancangan tersebut, dengan LA TRỊNH atelier mengadopsi arketipe mitologi Asia yang dikaitkan dengan pengetahuan, seni, musik, dan intelektualitas. Di sini, kecantikan melampaui bentuk fisik semata, melainkan tumbuh dari kreativitas, pemahaman mendalam, serta kemampuan untuk menciptakan nilai yang abadi.

“Gods within Her” berhasil memikat para penikmat mode internasional serta perwakilan media dari Vietnam, Asia Tenggara, dan Eropa. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh ternama, seperti fashionista Quỳnh Anh Shyn, penata gaya Nam Phùng, Anna Woods, dan Xuan Xu—menandai awal dari perjalanan kreatif yang menjanjikan bagi LA TRỊNH atelier ke depannya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Thampy Koshy Soroti Pengalaman ONDC India untuk Mendukung ION di Bali Tech Week 2026

BALI  — Jaringan digital terbuka berpotensi memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil dan mendorong ekonomi digital yang lebih inklusif. Hal tersebut menjadi salah satu sorotan Thampy Koshy, salah satu tokoh penting di balik Open Network for Digital Commerce (ONDC) India, dalam sesi fireside chat di Bali Tech Week 2026, Sanur, Bali, Rabu (21/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Koshy membagikan pembelajaran dari pengalaman India yang relevan bagi pengembangan Indonesia Open Network (ION).

Sesi bertajuk “Designing Open & Interoperable Digital Markets: What We Can Learn from ONDC” merupakan bagian dari program Fair Digital Markets yang berlangsung di Garuda Stage, Ballroom 2, dengan Alvin Evander sebagai moderator.

Prinsip utama jaringan terbuka adalah memungkinkan penjual menjangkau konsumen melalui berbagai aplikasi pembelian tanpa harus membangun integrasi terpisah dengan setiap platform. Dengan menghubungkan penjual, pembeli, dan penyedia layanan melalui protokol bersama, pendekatan ini menawarkan alternatif terhadap model platform konvensional sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Pembelajaran dari ONDC untuk Indonesia Open Network (ION)

Konsentrasi pasar, tingginya komisi platform, dan terbatasnya jangkauan konsumen masih menjadi tantangan dalam perdagangan digital, terutama bagi pelaku usaha kecil. Jaringan terbuka menawarkan pendekatan alternatif dengan memungkinkan penjual menampilkan produk melalui berbagai aplikasi digital menggunakan infrastruktur bersama, sehingga mengurangi ketergantungan pada satu platform.

Prinsip tersebut menjadi landasan yang relevan bagi Indonesia Open Network (ION), yang mengembangkan ekosistem perdagangan digital terbuka dan interoperabel berdasarkan arsitektur ONDC India. Dengan menghubungkan pembeli dan penjual melalui berbagai aplikasi, ION bertujuan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Pengalaman India menunjukkan potensi pengembangan model tersebut. ONDC telah mencatat hampir 600 juta transaksi dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun sebelumnya dan memperluas cakupannya dari sektor ritel ke layanan mobilitas dan logistik. Perkembangan ini menunjukkan bagaimana infrastruktur interoperabel dapat mendukung berbagai sektor dalam satu ekosistem digital yang saling terhubung.

Kolaborasi dan Logistik untuk Memperluas Akses Pasar

Pengembangan jaringan terbuka membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pelaku usaha, institusi pemerintah, asosiasi industri, wirausahawan, dan konsumen. Pengalaman India melalui ONDC menunjukkan pentingnya partisipasi lintas sektor agar ekosistem dapat berkembang, alih-alih hanya bergantung pada satu organisasi.

Diskusi tersebut juga mengangkat perbandingan antara Unified Payments Interface (UPI) India dan QRIS Indonesia sebagai contoh infrastruktur interoperabel yang memungkinkan berbagai penyedia layanan berpartisipasi dalam satu sistem bersama. Rekam jejak transaksi digital turut mendukung transparansi melalui dokumentasi pesanan, harga, dan komitmen pengiriman, sehingga menyediakan dasar yang lebih jelas untuk menyelesaikan sengketa antara pembeli dan penjual.

Logistik menjadi bidang lain yang menawarkan peluang, terutama bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Jaringan yang interoperabel dapat menghubungkan perusahaan pengiriman besar dengan penyedia layanan lokal, sehingga membantu pelaku usaha di kota-kota kecil dan wilayah terpencil memperoleh akses terhadap layanan pengiriman. Keterhubungan ant operator juga dapat membuka kesempatan bagi penyedia lokal untuk berpartisipasi dalam ekosistem logistik yang lebih luas.

Selain itu, jaringan terbuka berpotensi melengkapi perdagangan melalui media sosial. Media sosial dapat membantu pelaku usaha mempromosikan produk, sementara integrasi dengan aplikasi pembelian digital yang menerapkan verifikasi penjual dan menyediakan dukungan transaksi dapat membantu meningkatkan kepercayaan konsumen.

Potensi Indonesia dalam Ekonomi Digital ASEAN

Indonesia berpotensi memainkan peran penting dalam pengembangan pasar digital interoperabel di ASEAN. Penggunaan protokol bersama oleh berbagai jaringan dapat membuka peluang transaksi lintas negara dan memungkinkan pelaku usaha menjangkau konsumen di pasar regional.

Pengembangan ION dapat mendukung visi tersebut dengan menghubungkan pelaku usaha, platform digital, dan penyedia layanan melalui ekosistem yang interoperabel. Pengalaman India melalui ONDC memberikan pembelajaran praktis bagi Indonesia dalam membangun infrastruktur digital terbuka, memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan, dan memperluas kesempatan bagi pelaku usaha kecil.

Diskusi di Bali Tech Week 2026 menegaskan pentingnya pertukaran pengetahuan antara India dan Indonesia dalam mengeksplorasi pendekatan untuk membangun ekosistem perdagangan digital yang lebih terhubung dan inklusif, dengan potensi manfaat bagi perekonomian digital ASEAN secara lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kekuatan di Balik Masa Depan Digital Indonesia

Langkah berani Meutya Hafid dalam mempertemukan para pemimpin pemerintahan, energi, telekomunikasi, dan teknologi mengungkap ambisi yang lebih besar: mengorkestrasi transformasi digital Indonesia sebagai satu ekosistem nasional.

Oleh Sachin V. Gopalan, Founder & CEO Indonesia Economic Forum

SANUR, BALI, 19 Oktober 2026 — Kehadiran Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dalam pembukaan Bali Tech Week 2026 atas undangan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI), komputasi awan, dan perdagangan digital bergantung pada infrastruktur fisik, termasuk listrik, pendinginan, dan konektivitas. Transformasi digital Indonesia bukan sekadar proyek teknologi, melainkan tantangan pembangunan nasional yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Tiga Prioritas Meutya Hafid: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga

Saat membuka Bali Tech Week 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Meutya memaparkan tiga prioritas: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Sebagai negara kepulauan, Indonesia menghadapi tantangan pemerataan akses internet. Dengan sekitar 235 juta pengguna internet, perhatian kini juga perlu diarahkan pada pemanfaatan konektivitas untuk meningkatkan produktivitas dan menciptakan nilai ekonomi.

Prioritas Terjaga menekankan perlindungan dari penipuan, pencurian identitas, penyalahgunaan data pribadi, dan risiko terhadap anak-anak di internet. Ketiga prioritas tersebut saling berkaitan: infrastruktur membuka akses, inovasi menciptakan peluang, dan kepercayaan publik menopang keduanya.

Meutya juga menekankan pentingnya mengembangkan AI sesuai kebutuhan nasional sambil mempertahankan kerja sama internasional. Pemerintah, perusahaan teknologi, universitas, operator jaringan, dan investor perlu menyelaraskan prioritas untuk membangun infrastruktur serta menerapkan inovasi.

Perspektif Menteri Energi tentang Infrastruktur Digita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyoroti kebutuhan energi industri AI. Pusat data memerlukan pasokan listrik berkelanjutan, sistem pendingin, dan infrastruktur pendukung yang andal. Ia membahas estimasi kebutuhan tambahan kapasitas listrik hingga 20 gigawatt atau 20.000 megawatt seiring pertumbuhan industri pusat data Indonesia.

Bahlil menyebut Batam, Karimun, dan Bintan sebagai lokasi potensial pengembangan pusat data. Perencanaan perlu mempertimbangkan ketersediaan lahan, air, energi, dan peluang regional, termasuk pengembangan energi terbarukan.

Investasi pusat data juga diharapkan memberikan manfaat bagi pemasok, pekerja, dan pelaku usaha lokal. Namun, ketersediaan listrik nasional tidak otomatis menjamin pasokan yang terjangkau dan andal di setiap lokasi. Kebutuhan air, pendinginan, akses jaringan listrik, dan permintaan komersial tetap memerlukan kajian. Hal ini menegaskan hubungan erat antara perencanaan digital, industri, dan pembangunan wilayah.

Menghubungkan Bangsa Berarti Menghubungkan Ekosistem

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Edwin Hidayat Abdullah menjelaskan bahwa Bali Tech Week menggabungkan 13 program teknologi yang mempertemukan pemerintah, perusahaan telekomunikasi, perusahaan rintisan, investor, akademisi, dan peserta internasional.

Komdigi melaporkan hampir 1.000 pertemuan bisnis satu lawan satu telah terdaftar hingga akhir hari pertama, dengan target sekitar 2.000 pertemuan selama sepekan. Pertemuan tersebut membuka peluang kolaborasi, meskipun tidak secara langsung menjamin investasi.

Indonesia telah memiliki infrastruktur digital, talenta kewirausahaan, dan berbagai inisiatif publik. Menghubungkan unsur-unsur tersebut dapat mengurangi duplikasi serta mengidentifikasi kesenjangan antara kebijakan, pembiayaan, dan pelaksanaan.

Dari Konektivitas Digital Menuju Kemampuan Teknologi Nasiona

Sekretaris Jenderal Komdigi Dr. Ismail dan CEO GoTo Group Hans Patuwo membahas peran Asia Tenggara dalam teknologi dan inovasi. GoTo mengumumkan model bahasa besar sumber terbuka dengan 27 miliar parameter yang mendukung bahasa Indonesia serta bahasa Jawa, Sunda, Bali, dan Batak.

AI yang mendukung bahasa lokal berpotensi memperluas akses masyarakat terhadap teknologi yang sesuai dengan konteks bahasa dan budaya Indonesia. Model sumber terbuka juga memungkinkan peneliti, universitas, perusahaan rintisan, dan pelaku usaha mengembangkan aplikasi tanpa memulai dari nol.

Tantangan selanjutnya adalah memastikan teknologi tersebut membantu pedagang, pendidik, instansi publik, dan perusahaan menyelesaikan persoalan nyata. Keberhasilan Indonesia beralih dari konsumen menjadi pencipta teknologi akan ditentukan oleh manfaat penerapannya.

Telekomunikasi: Jaringan Masa Depan Harus Memberikan Lebih Banyak Manfaa

Direktur Utama Telkom Indonesia Nanang Hendarno membahas infrastruktur nasional, sementara Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menyoroti reformasi regulasi dan investasi untuk memperluas konektivitas terjangkau. Angga menyebut biaya regulasi operator diperkirakan mencapai 13–14 persen dari pendapatan.

Diskusi Indonesia’s Next Network juga menghadirkan Direktur Utama Telkomsel Nugroho serta pelaku industri Desmond Cheung dan Merza Fachys.

Pengembangan jaringan tidak hanya bertujuan menyalurkan lebih banyak data, tetapi juga menghadirkan layanan bernilai tambah, termasuk solusi berbasis AI. Bagi masyarakat di luar kota besar, konektivitas harus tetap terjangkau, andal, dan mampu meningkatkan produktivitas serta membuka peluang ekonomi.

Singapura dan Indonesia: Kepercayaan Merupakan Fondasi Pertumbuhan

Dalam dialog dengan Menteri Pengembangan Digital dan Informasi Singapura Josephine Teo, Meutya membahas hubungan antara keamanan digital, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi, termasuk perlindungan anak.

Keamanan siber, perlindungan identitas, dan pengelolaan data pribadi menjadi semakin penting seiring berkembangnya AI dan layanan daring. Kepercayaan konsumen memengaruhi partisipasi dalam transaksi digital, sedangkan sistem yang tidak aman meningkatkan risiko bisnis.

Pengalaman Singapura dapat menjadi referensi bagi Indonesia, dengan penyesuaian terhadap populasi dan kondisi masyarakat yang lebih beragam. Perlindungan pengguna perlu dirancang sejak awal pengembangan layanan digital, bukan sekadar menjadi tahap regulasi setelah teknologi diterapkan.

Ekonomi Digital yang Lebih Luas: Aset, Keuangan, dan Model Bisnis Baru

Tokocrypto Digital Summit membahas aset digital, tokenisasi, dan teknologi keuangan, termasuk tokenisasi aset dunia nyata, derivatif, serta potensi AI agen dalam layanan keuangan.

Perkembangan ini dapat memperluas akses terhadap produk keuangan dan menciptakan model bisnis baru. Namun, pengawasan, integritas pasar, dan perlindungan konsumen tetap menjadi perhatian penting.

Membangun Kecerdasan Kolektif untuk Cetak Biru Digital Nasional

Bali Tech Week berupaya membangun pemahaman bersama di antara institusi yang menentukan masa depan digital Indonesia. Pemerintah dapat menetapkan arah, tetapi pengembangan jaringan, penyediaan energi, inovasi AI, dan pelatihan tenaga kerja membutuhkan keterlibatan produsen energi, operator telekomunikasi, perusahaan teknologi, universitas, investor, dan regulator.

Mempertemukan para pemangku kepentingan dapat membantu menyelaraskan prioritas dan mengidentifikasi kekurangan koordinasi. Strategi digital yang kuat memerlukan perencanaan investasi energi, regulasi yang mendukung inovasi sekaligus melindungi pengguna, serta peluang bagi bisnis lokal untuk memperoleh manfaat. Kerja sama internasional juga dapat memperluas akses ke pasar, modal, dan keahlian teknis.

Implikasi yang Lebih Luas

Hari pertama Bali Tech Week 2026 menegaskan bahwa transformasi digital mencakup pemerataan akses, produktivitas, keamanan, energi, dan penguatan industri. Prioritas Meutya menghubungkan inklusi dan kepercayaan, sementara perspektif Bahlil menyoroti kebutuhan energi bagi ekonomi AI. Pengumuman GoTo menunjukkan potensi inovasi lokal, diskusi telekomunikasi menyoroti kebutuhan jaringan yang lebih terjangkau, dan dialog dengan Singapura menekankan kepercayaan publik.

Tantangan berikutnya adalah pelaksanaan. Infrastruktur harus menjadi kapasitas yang andal, riset harus menghasilkan produk bermanfaat, dan pertemuan lintas sektor perlu menghasilkan kolaborasi berkelanjutan. Masa depan digital Indonesia bergantung pada kemampuan pemerintah, industri, dan berbagai institusi untuk bekerja bersama.

Tentang Bali Tech Week 2026

Bali Tech Week 2026 (BTW 2026) merupakan inisiatif Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama DS Group untuk menghubungkan pemerintah, industri, pendiri perusahaan, investor, serta komunitas teknologi Indonesia dan internasional.

Acara perdana berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali, dengan tema “Archipelago Ascending — Advance Together, Innovate Further”. Menggabungkan 13 acara utama, BTW 2026 mencakup perusahaan rintisan, gim, AI, keamanan siber, aset digital, infrastruktur, kebijakan, dan investasi. Acara ini menargetkan lebih dari 4.000 peserta, termasuk 1.000 delegasi internasional dari lebih dari 30 negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES