Bittime Soroti Pelemahan Harga Bitcoin di Tengah Tekanan Pasar Global

Harga Bitcoin melemah ke kisaran US$81.600 pada 23 Oktober 2026 di tengah tekanan pasar global, ketidakpastian makroekonomi, dan perubahan arus dana ETF. Bittime menyoroti level support US$80.000 dan resistance US$85.000 sebagai referensi analisis pasar. Melalui Bittime Futures, pengguna dapat mengambil posisi long maupun short untuk merespons pergerakan harga, dengan tetap memahami risiko leverage, margin, dan likuidasi.

Harga Bitcoin kembali melemah di tengah meningkatnya kehati-hatian investor terhadap pasar global. Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai pergerakan ini perlu dicermati bersama sentimen pasar saham, arus dana ETF, dan perkembangan makroekonomi. Melalui ekosistem 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, Bittime menyediakan beragam pilihan layanan aset digital sesuai kebutuhan pengguna.

Bitcoin Melemah, Area US$80.000 Jadi Perhatian

Berdasarkan data CoinMarketCap yang dihimpun pada pagi 23 Oktober 2026, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$81.600, turun sekitar 2,3% dalam 24 jam. Harga sempat bergerak di rentang US$81.567 hingga US$84.840 dalam periode tersebut, mencerminkan tekanan jual yang masih membayangi pasar. Pelemahan ini terjadi setelah Bitcoin sempat naik mendekati US$85.000 pada 21 Oktober, sebelum kembali tertekan pada sesi berikutnya. 

Menurut laporan MarketWatch, penurunan saham teknologi dan meningkatnya sikap hati-hati investor turut menekan aset berisiko, termasuk Bitcoin. 

Dalam riset internal Bittime periode Oktober, analis Bittime mengidentifikasi US$80.000 sebagai area support bulanan dan US$85.000 sebagai area resistance untuk dicermati. Kedua level tersebut merupakan referensi analisis teknikal, bukan kepastian arah harga selanjutnya.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan, pelemahan Bitcoin menunjukkan bahwa sentimen pasar masih rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi dan pergerakan aset global. 

“Investor perlu mencermati berbagai indikator untuk memahami konteks pergerakan harga, tanpa berasumsi bahwa tekanan saat ini akan berlanjut atau segera berbalik,” ujar Ryan.

Tekanan Pasar Global dan Faktor Makroekonomi

Pergerakan pasar saham, khususnya sektor teknologi, menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika menilai sentimen terhadap aset berisiko. Ketidakpastian terkait valuasi perusahaan teknologi dan besarnya belanja infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dapat memengaruhi keputusan investor dalam mengatur alokasi aset.

Selain itu, ekspektasi suku bunga Federal Reserve, imbal hasil US Treasury, dan kekuatan dolar AS berpotensi memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto. 

Riset internal Bittime juga menyoroti inflasi AS sebesar 3,7% secara tahunan pada September 2026 serta kenaikan harga minyak Brent yang mencapai sekitar US$111 per barel pada 20 Oktober sebagai perkembangan yang perlu dipantau dalam konteks risiko inflasi dan kebijakan moneter.

Meski demikian, faktor-faktor tersebut tidak dapat dianggap sebagai penyebab tunggal pelemahan Bitcoin. Harga juga dipengaruhi likuiditas, aktivitas perdagangan spot dan derivatif, serta perubahan posisi investor.

“Ekspektasi suku bunga, perkembangan inflasi, dan kondisi pasar keuangan global dapat memengaruhi selera risiko investor. Namun, respons Bitcoin terhadap faktor-faktor tersebut tidak selalu sama. Karena itu, analisis sebaiknya mempertimbangkan berbagai indikator dan tidak hanya bertumpu pada satu perkembangan,” jelas Ryan.

Arus Dana ETF Bitcoin Tetap Perlu Dicermati

Arus dana spot Bitcoin exchange-traded fund (ETF) di Amerika Serikat merupakan salah satu indikator untuk mengamati minat investor institusional. Berdasarkan laporan Cointelegraph, ETF Bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih sekitar US$ 526,7 juta pada 19 Oktober 2026. Angka tersebut kemudian melambat menjadi sekitar US$ 23,2 juta pada 20 Oktober 2026. 

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa arus dana ETF dapat berfluktuasi dari hari ke hari. Arus masuk berpotensi mendukung permintaan Bitcoin, tetapi tidak selalu langsung tercermin pada harga karena pengaruh likuiditas dan aktivitas perdagangan di pasar yang lebih luas.

Oleh karena itu, data ETF dari beberapa hari sebelumnya perlu dibaca bersama perkembangan harga terbaru. Arus dana ETF dapat membantu memberikan konteks mengenai partisipasi investor institusional, tetapi tidak dapat digunakan sebagai indikator tunggal untuk memastikan arah pasar.

Aktivitas Pasar Kripto Indonesia Tetap Dinamis

Di Indonesia, OJK mencatat nilai transaksi aset kripto mencapai Rp23,16 triliun pada Agustus 2026, meningkat 12,87% dibandingkan Juli yang tercatat sebesar Rp20,52 triliun. Jumlah akun konsumen pedagang aset keuangan digital mencapai 23,21 juta pada periode yang sama.

Data tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan domestik yang tetap dinamis. Namun, peningkatan nilai transaksi tidak serta-merta menunjukkan arah harga aset kripto, karena aktivitas pasar dapat berubah mengikuti sentimen, likuiditas, dan kondisi ekonomi.

Bittime Futures di Tengah Perubahan Pasar

Di tengah volatilitas Bitcoin, Bittime Futures memungkinkan pengguna mengambil posisi long ketika memperkirakan harga akan naik atau short ketika memperkirakan harga akan turun. Fitur ini memberikan fleksibilitas untuk merespons berbagai skenario pasar, tetapi juga memiliki risiko kerugian dan likuidasi, terutama ketika menggunakan leverage.

Ryan menegaskan, “Bittime Futures memungkinkan pengguna mengambil posisi long maupun short berdasarkan analisis pasar. Namun, pengguna perlu memahami mekanisme leverage, margin, dan risiko likuidasi sebelum bertransaksi. Tidak ada strategi yang dapat menjamin keuntungan di tengah pergerakan harga yang tidak pasti.”

Bittime mengimbau pengguna untuk mengikuti perkembangan pasar melalui sumber tepercaya dan memahami karakteristik setiap produk sebelum bertransaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara signifikan, sementara indikator teknikal, arus dana ETF, dan perkembangan makroekonomi tidak menjamin arah harga maupun hasil investasi pada masa mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Solusi Pasca Kebijakan Meta 1 Oktober dengan WA Coexistence, Amankah?

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Perubahan tarif WhatsApp pada 1 Oktober 2026 membuat bisnis perlu lebih cermat mengelola biaya layanan pelanggan, terutama jika volume percakapannya tinggi. Sebagai gambaran, 10.000 balasan dengan tarif Rp367 per pesan dapat menghabiskan Rp3.670.000. Agar biaya operasional tetap terkendali tanpa mengurangi kualitas layanan, bisnis dapat mengevaluasi pola komunikasi dan mempertimbangkan WhatsApp Coexistence sebagai salah satu alternatif.

WhatsApp Coexistence dan Cloud API, Apa Bedanya?

WhatsApp Coexistence dan Full API sama-sama mendukung fitur seperti broadcast, chatbot, AI Agent, dan integrasi CRM. Perbedaannya, Coexistence memungkinkan bisnis menggunakan WhatsApp Business App dan Cloud API pada nomor yang sama, sedangkan Full API mengandalkan sistem terintegrasi untuk mengelola percakapan.

Dari sisi kecepatan pengiriman pesan massal, Coexistence mendukung hingga 20 pesan per detik, sedangkan Full API dapat mencapai 80 pesan per detik. Karena itu, bisnis yang rutin mengirim pesan dalam volume besar perlu mempertimbangkan kapasitas pengiriman kedua metode tersebut.

Apakah WhatsApp Coexistence Aman dan Bebas Biaya?

Metode integrasi ini aman digunakan karena memang fitur resmi dari Meta. Dengan metode coexistence, memungkinkan Anda memiliki dua opsi jalur untuk membalas pelanggan, melalui aplikasi dan melalui sistem.

Untuk balasan manual yang dikirim melalui untuk saat ini tidak dikenakan biaya, alias gratis. Sedangkan pesan melalui sistem API, termasuk respons chatbot dan AI Agent, tetap mengikuti tarif yang berlaku. Jadi, Coexistence dapat membantu mengoptimalkan biaya, tetapi tidak menghapus seluruh biaya komunikasi.

Perlu jadi catatan untuk pebisnis, walaupun saat ini balasan dari aplikasi itu gratis. Bisa saja kedepannya Meta juga menerapkan kebijakan tetap berbayar untuk balasan yang dikirim melalui aplikasi.

Barantum, Vendor WhatsApp API dengan Opsi Coexistence

Barantum merupakan penyedia CRM, Omnichannel, dan WhatsApp Business API sekaligus mitra resmi Meta. Barantum mendukung Coexistence bagi bisnis yang ingin mempertahankan aplikasi WhatsApp Business sambil memanfaatkan sistem terintegrasi. 

Tidak hanya WhatsApp, fitur Omnichannel Barantum memungkinkan bisnis mengelola percakapan dari berbagai saluran lainnya seperti Facebook, Instagram, Tiktok dan lainnya dalam satu platform..

Manfaat pengelolaan komunikasi terpusat juga terlihat dalam studi kasus VIVA Apotek yang dipublikasikan Barantum. Menurut M. Edi Irfandianto, dua admin menangani WhatsApp Blast dan percakapan dari berbagai aplikasi melalui satu sistem. Ia melaporkan peningkatan efisiensi kerja tim sekitar 20–30%. Hasil ini menunjukkan manfaat penggunaan platform Barantum, bukan penghematan khusus dari Coexistence.

Pada akhirnya, WhatsApp Coexistence dapat menjadi alternatif bagi bisnis yang masih membutuhkan WhatsApp Business App sekaligus ingin menggunakan fitur API. Namun, bisnis tetap perlu mempertimbangkan biaya keseluruhan, volume pesan, kebutuhan otomatisasi, dan alur kerja agent sebelum menentukan metode yang paling sesuai.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Karisma Event Nusantara 2026: 125 Festival Budaya yang Menggerakkan Desa dan Kota

Dieng Culture Festival: 62 Ribu Wisatawan dan Rp70 Miliar

Di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Festival Budaya Dieng atau Dieng Culture Festival (DCF) ke-16 menjadi bukti bahwa festival budaya dapat menjadi penggerak ekonomi yang nyata. Sekitar 62.000 wisatawan datang selama sepekan, dengan perputaran uang diperkirakan mencapai Rp70 miliar. Homestay penuh, pedagang lokal berjualan, dan aktivitas masyarakat hidup. Ketua Pokdarwis Pendawa Dieng Kulon, Alif Fauzi, menyebut angka itu merupakan akumulasi transaksi dari paket partisipan, biaya operasional festival, penginapan, transportasi, hingga omzet UMKM.

Kopi Dieng dan Ekonomi Petani di Balik Festival

Salah satu daya tarik DCF 2026 adalah Festival Kopi Dieng yang mencatat transaksi komoditas kopi pegunungan sekitar Rp15 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa festival budaya tidak hanya menjual pertunjukan, tetapi juga menghubungkan produk lokal dengan pasar yang lebih luas. Petani kopi, perajin, dan pelaku UMKM memperoleh akses langsung ke wisatawan, sementara wisatawan mendapatkan pengalaman autentik yang sulit ditemukan di pusat perbelanjaan. Model ini sejalan dengan visi Kementerian Pariwisata yang menempatkan DCF sebagai wajah pariwisata Indonesia yang autentik dan berdaya saing global.

KEN sebagai Kurasi Nasional Event Daerah

DCF 2026 merupakan bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program Kementerian Pariwisata yang menyeleksi 125 event dari 38 provinsi. Jumlah ini meningkat dari 99 event pada 2025, dengan penekanan pada kualitas, keberlanjutan, dan dampak ekonomi yang nyata. KEN mencakup beragam agenda: Festival Budaya Sekala Bekhak, Solo Keroncong Festival, Wayang Jogja Night Carnival, Festival Nasional Reog Ponorogo, Pesta Kesenian Bali, hingga Festival Budaya Lembah Baliem. Kurasi ini penting agar festival daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terhubung dalam kalender pariwisata nasional yang menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara.

Dari Sikka hingga Malinau: Festival sebagai Magnet Perjalanan

Selain Dieng, sejumlah festival daerah menunjukkan geliat serupa. Festival Musik Tradisi Sikka di Nusa Tenggara Timur digelar pada 23–24 Oktober 2026 dengan fokus promosi musik tradisi lokal dan kolaborasi UMKM. Irau Malinau ke-12 di Kalimantan Utara masuk KEN 2026 dan berlangsung selama sepekan, memadukan budaya dan ekonomi lokal. Cirebon Mask Festival 2026 menghadirkan delegasi seni topeng dari lima negara, menunjukkan bahwa festival budaya daerah dapat memiliki jangkauan internasional. Pola ini memperlihatkan bahwa magnet perjalanan tidak selalu berupa ikon nasional; festival di daerah pun mampu menarik wisatawan lintas provinsi dan lintas negara.

Menjaga Autentisitas di Tengah Komersialisasi

Tantangan terbesar festival budaya adalah menjaga keseimbangan antara daya tarik komersial dan autentisitas tradisi. DCF, misalnya, tetap mempertahankan ruwatan anak berambut gimbal dan prosesi budaya sebagai inti acara, sementara elemen hiburan seperti Jazz Atas Awan dan festival kopi menjadi pendukung. Jika festival kehilangan akar budayanya, daya tariknya akan pudar. Sebaliknya, jika dikelola dengan kurasi yang baik, festival dapat menjadi jalan bagi desa untuk dikenal dunia tanpa kehilangan identitasnya.

Kirim Uang ke Keluarga Beda Bank? Perhatikan Hal Ini

Mengirim uang kepada orang tua, saudara, atau anggota keluarga yang tinggal di kota berbeda sudah menjadi bagian dari kebutuhan finansial sehari-hari. Namun, ketika rekening pengirim dan penerima berasal dari bank yang berbeda, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar transaksi berjalan lancar.

Mulai dari memastikan nomor rekening tujuan hingga memahami biaya transfer, kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko kesalahan saat mengirim uang. Jika dilakukan secara rutin, memahami cara transfer antarbank juga dapat membantu mengelola pengeluaran dengan lebih teratur.

1. Pastikan Nomor Rekening dan Nama Penerima Benar

Sebelum mengirim uang, periksa kembali nomor rekening dan nama penerima. Kesalahan memasukkan nomor rekening dapat membuat dana terkirim ke rekening yang tidak sesuai dengan tujuan.

Jika menerima informasi rekening melalui pesan, pastikan data tersebut benar-benar berasal dari orang yang ingin kamu kirimi uang. Untuk menghindari penipuan, lakukan konfirmasi melalui saluran komunikasi yang tepercaya apabila ada perubahan nomor rekening atau permintaan transfer yang tidak biasa.

Sebelum menekan tombol konfirmasi, periksa kembali nama penerima yang ditampilkan aplikasi, nominal transfer, dan informasi transaksi lainnya.

2. Ketahui Kode Bank Tujuan

Saat melakukan transfer ke bank lain melalui metode yang meminta kode bank, kamu perlu memasukkan kode yang sesuai dengan bank penerima. Kode bank berfungsi untuk mengidentifikasi bank tujuan dalam transaksi.

Istilah kode bank transfer sering digunakan ketika seseorang mencari informasi mengenai cara mengirim uang ke rekening bank lain. Agar tidak salah memasukkan kode, periksa daftar kode bank yang tersedia pada aplikasi atau kanal resmi bank yang digunakan.

Pada sejumlah layanan transfer digital, bank tujuan dapat dipilih langsung dari daftar yang tersedia. Ikuti petunjuk pada aplikasi dan pastikan nama bank serta rekening penerima sudah benar sebelum melanjutkan transaksi.

3. Periksa Biaya Transfer Antarbank

Biaya transfer menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama jika kamu rutin mengirim uang kepada keluarga setiap bulan. Biaya yang dikenakan dapat berbeda bergantung pada bank, metode transfer, dan ketentuan layanan yang digunakan.

Karena itu, jika sedang mencari informasi mengenai transfer gratis antar bank atau transfer antar bank gratis, jangan hanya melihat klaim promosi. Periksa juga metode transfer yang digunakan, jumlah kuota gratis yang tersedia, serta biaya yang mungkin dikenakan setelah kuota habis.

Sebagai contoh, layanan BI-FAST dan transfer melalui metode lain dapat memiliki ketentuan biaya yang berbeda. Sebelum mengonfirmasi transaksi, periksa informasi biaya yang ditampilkan pada aplikasi agar kamu mengetahui jumlah dana yang akan dikirim dan biaya yang dikenakan.

4. Simpan Bukti Transferan

Setelah transaksi berhasil, simpan bukti transferan sebagai dokumentasi. Bukti transaksi dapat membantu pengirim dan penerima memastikan bahwa pengiriman uang telah dilakukan.

Dokumen tersebut juga berguna jika perlu memeriksa kembali tanggal transaksi, nominal transfer, atau informasi penerima. Jika uang belum diterima sesuai perkiraan, bukti transaksi dapat membantu ketika melakukan pengecekan melalui layanan resmi bank.

Namun, bukti transfer sebaiknya tidak dibagikan secara sembarangan. Informasi seperti nomor rekening, nama, dan detail transaksi merupakan data yang perlu dijaga. Jika perlu mengirimkan bukti kepada keluarga, gunakan saluran komunikasi pribadi yang aman.

5. Pahami Kuota Gratis Transfer yang Tersedia

Bagi orang yang rutin mengirim uang kepada keluarga, kuota gratis transfer dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih layanan perbankan. Namun, jumlah transfer gratis tidak selalu sama untuk setiap nasabah karena dapat bergantung pada program atau tingkat keanggotaan yang dimiliki.

Jika kamu mencari informasi mengenai neobank gratis transfer berapa kali, periksa ketentuan terbaru pada aplikasi atau situs resmi Bank Neo Commerce. Perhatikan jumlah kuota, metode transfer yang memenuhi syarat, dan biaya yang berlaku setelah kuota gratis habis.

Dengan memahami ketentuan tersebut, kamu dapat memperkirakan biaya transaksi secara lebih baik. Informasi yang diperiksa sebelum transfer juga membantu menghindari asumsi bahwa seluruh transaksi antarbank selalu bebas biaya.

6. Jadikan Transfer Bulanan Bagian dari Perencanaan Keuangan

Mengirim uang kepada keluarga secara rutin sebaiknya masuk dalam perencanaan anggaran bulanan. Tentukan nominal yang sesuai dengan kemampuan keuangan, lalu sisihkan dana untuk kebutuhan tersebut sebelum mengalokasikan uang ke pengeluaran lainnya.

Jika memungkinkan, catat tanggal dan nominal transfer agar pengeluaran lebih mudah dipantau. Cara ini juga membantu membedakan uang yang digunakan untuk kebutuhan pribadi dengan dana yang dialokasikan untuk keluarga.

Selain itu, pastikan saldo mencukupi sebelum transaksi dilakukan. Perencanaan yang sederhana dapat membantu mengurangi risiko kekurangan dana ketika kebutuhan keluarga muncul.

Kirim Uang ke Keluarga dengan Lebih Praktis lewat neobank Plus Gratisnya

Transfer antarbank dapat menjadi bagian penting dari pengelolaan keuangan keluarga. Dengan memastikan rekening tujuan, memeriksa biaya, menyimpan bukti transaksi, dan memahami kuota transfer, kamu dapat mengirim uang dengan lebih cermat.

Melalui neobank Plus Gratisnya, nasabah mendapatkan kuota transfer gratis sesuai level Neo Membership. Berdasarkan informasi promo, manfaat ini berlaku untuk seluruh nasabah dengan level Neo Membership 1–5, dengan rincian sebagai berikut:

L1 Citizen: 100 kali transfer gratis per bulan.

L2 Expert: 110 kali transfer gratis per bulan.

L3 Master: 125 kali transfer gratis per bulan.

L4 Hero: 150 kali transfer gratis per bulan.

L5 Legend: 200 kali transfer gratis per bulan.

Selain kuota transfer gratis, promo neobank PLUS juga menawarkan kupon diskon mingguan sesuai level keanggotaan. Nilai kupon yang ditawarkan mencapai Rp1.000 untuk L1 Citizen, Rp1.500 untuk L2 Expert, Rp2.000 untuk L3 Master, Rp4.000 untuk L4 Hero, dan Rp10.000 untuk L5 Legend. Program ini berlaku hingga 31 Desember 2026.

***

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kuota gratis transfer neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/neomembershipplus atau di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KEPATIHAN MANAJEMEN / K MANAJEMEN PECAHKAN REKOR PESERTA FASHION SHOW TERBANYAK TAHUN 2026 MELALUI “KETAPANG ETHNIC DAY 2026”

KETAPANG – Ajang “Ketapang Ethnic Day 2026 – Pemilihan Putra/Putri Ethnic Ketapang 2026” yang diinisiasi oleh Kepatihan Manajemen (K-Manajemen) sukses mencetak sejarah baru! Kompetisi yang diselenggarakan di Citimall Ketapang ini berhasil memecahkan rekor dengan menjaring total 87 peserta dari berbagai kalangan usia. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa industri kreatif, khususnya bidang fashion, mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat Ketapang.

Pendiri K-Manajemen, Yohanes Christ, S.S., M.Sos., atau yang akrab disapa Bang Krish, menyatakan bahwa kompetisi ini digelar dalam momentum nasional. “Ketapang Ethnic Day 2026 diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Hari Kebudayaan Nasional yang jatuh pada tanggal 17 Oktober 2026. Melalui 87 peserta yang mengikuti ajang ini, kita berhasil menampilkan keindahan berbagai busana daerah dari seluruh etnik di Nusantara,” ujarnya.

Selain dedikasi luar biasa dari tim panitia, kesuksesan event ini merupakan buah dari kolaborasi manis bersama Pemerintah Kabupaten Ketapang. Apresiasi tinggi bahkan diberikan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., melalui piagam penghargaan resmi yang beliau tandatangani, serta dukungan penuh dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ketapang.

Standar Penilaian dan Dewan Juri Profesional

Kompetisi yang berlangsung meriah dengan tema Adat Nusantara ini menerapkan standar penilaian yang ketat. Unsur penilaian terbagi dalam beberapa aspek, seperti teknik catwalk, teknik pose, dan look (keselarasan visual busana, makeup, serta hairdo).

Proses kurasi nilai dilakukan oleh dewan juri profesional dan ahli di bidangnya, yaitu:

• Vivian (Icon Duta Wisata Indonesia 2024)

• Hotijah (Putri Duta Wisata Indonesia 2024)

• Ria Andriana (Putri Etnik Indonesia 2024)

• Maisarah Echa (Putri Remaja Indonesia 2025 Kalimantan Barat)

• Anggi Tripurwanto (Putra Daerah Kalimantan Barat 2025)

Penobatan Duta dan Apresiasi Tim Panitia

Ajang ini juga menjadi momen penting penobatan Safa Lestari sebagai Brand Ambassador Kepatihan Manajemen yang baru. Safa terpilih karena dinilai memenuhi standar kriteria kualifikasi 4B, yaitu Beauty, Brain, Behaviour, and Brave. Kapasitas kepemimpinan Safa sebelumnya telah teruji nyata saat dirinya dipercaya sebagai Ketua Panitia Ketapang Ethnic Day 2026.

Safa Lestari selaku Ketua Panitia menambahkan, “Prestasi luar biasa ini tidak akan mungkin tercapai tanpa kerja keras seluruh tim panitia, mulai dari pemandu acara oleh Tiffany Vicka dan Putry Salsabila, desain grafis oleh Jodhie Patria, hingga tim usher yang dikawal oleh Ranum, Renata, Dwi Andika, dan Kayla Amanda.”

“Kami ingin menjadikan panggung ini sebagai wadah nyata bagi generasi muda di Ketapang untuk mencintai, melestarikan, dan bangga mengenakan kekayaan busana adat warisan leluhur Nusantara. Hal ini sejalan dengan misi kelima Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., yaitu peningkatan pembangunan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,” imbuh Safa.

Daftar Penobatan dan Pemenang Pemilihan Putra/Putri Ethnic Ketapang 2026

Berikut adalah daftar lengkap talenta terbaik yang berhasil meraih penghargaan dan gelar juara pada masing-masing kategori:

Gelar Khusus & Penobatan Terpilih:

• Brand Ambassador K-Manajemen: Safa Lestari

• Icon K-Manajemen: Grace Evelyn Halim, Aurora Keysha Anderson, Francanoela Erasmus Canaya, Reinn Gizelle, Nur Elif Firmansyah, Desta Jovi Pratama, Dwi Febian.

Kategori Putri (TK)

• Juara 1: Arra Jasmine Pambudi (Putri Ethnic Cilik Ketapang 2026)

• Juara 2: Aleesha Salfa Sabira

• Juara 3: Khoirunnisa Juana

Kategori Putri (SD Kelas 1-3)

• Juara 1: Aurora Keysha Anderson (Putri Ethnic Junior Ketapang 2026)

• Juara 2: Francanoela Erasmus Canaya

• Juara 3: Zea Azzahra

Kategori Putri (SD Kelas 4-6)

• Juara 1: Reinn Gizelle (Putri Ethnic Junior Ketapang 2026)

• Juara 2: Nur Elif Firmansyah

• Juara 3: F Aisyah Saqueena H

Kategori Putri (SMP)

• Juara 1: Syakira Elga Glensya (Putri Ethnic Ketapang 2026)

• Juara 2: Atika Sahra Rathifa

• Juara 3: Aura Aulia

Kategori Putri (SMA – Umum)

• Juara 1: Thalika Desire Anabel (Putri Ethnic Ketapang 2026)

• Juara 2: Naysila Oktaviana

• Juara 3: Atifa Kirani

Kategori Putra (TK)

• Juara 1: Muhammad Rais (Putra Ethnic Cilik Ketapang 2026)

• Juara 2: M Rayn Alfarizi

• Juara 3: Muammar Khadafi

Kategori Putra (SD)

• Juara 1: Dwi Febian (Putra Ethnic Junior Ketapang 2026)

• Juara 2: Azka Alfarizi

• Juara 3: Rafa Putra

Kategori Putra (SMP – SMA – Umum)

• Juara 1: Desta Jovi Pratama (Putra Ethnic Ketapang 2026)

• Juara 2: Narayan Noor D

• Juara 3: Ainul Dias Pwemadi

Dukungan Sponsor dan Mitra Strategis

Kemeriahan dan kesuksesan acara skala besar ini terwujud berkat dukungan dari berbagai mitra strategis, antara lain Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ketapang, Happy Time, Fruite City, Favehotel, Hot Cells, PT CMI, Kreen Indonesia, FDJ Cua, Grace Evelyn, Geshalonicca, AL Gibran Setiawan, Ricky Noverint, Genji Asfarenza, Okta.Po Makeup, Lala Makeup, Cahyatyara Makeup, SP Makeup, Nara Makeup, Sadeq Rasel PG, Frame_Studio, PE Shoot PG, Edowardox VG, Nabila VG, Orange Sport, Toko Cermat, Mandiri Tailor, Karina Florist, Uun Taxi Bike, Inge Studio, Alor Galery, serta dukungan publikasi dari Suara Pemred, Borneostreet.id dan K Expose.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 18 Persen pada September 2026

Pertumbuhan pengguna juga terlihat di sejumlah stasiun yang terhubung dengan moda transportasi lain

LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan jumlah pengguna pada September 2026. Sepanjang bulan tersebut, LRT Jabodebek melayani 2.893.108 pengguna, meningkat sekitar 18 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat sebanyak 2.449.304 pengguna.

Pertumbuhan juga terlihat pada kuartal III tahun 2026, LRT Jabodebek melayani 8.683.994 pengguna. Jumlah ini meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 7.729.511 pengguna.

Secara kumulatif, jumlah pengguna LRT Jabodebek sepanjang Januari hingga September 2026 telah mencapai 24.702.905 pengguna. Yang juga tumbuh sekitar 19 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 20.769.914 pengguna.

Pertumbuhan tersebut berlangsung seiring dengan konektivitas LRT Jabodebek dengan berbagai moda transportasi publik. Sejumlah stasiun LRT Jabodebek menjadi titik perpindahan perjalanan menuju kereta Commuter Line, Kereta Bandara, Kereta Cepat Whoosh, Transjakarta, shuttle, serta layanan bus antarkota dan antarprovinsi. Konektivitas tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat untuk melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lain sesuai dengan tujuan masing-masing.

Berikut stasiun integrasi yang mengalami peningkatan volume pengguna di periode Januari hingga September 2026 :

Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia.

tap in : 3.773.510 pengguna pada 2026, meningkat sekitar 19 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 3.182.097 pengguna.

tap out : 3.254.508 pengguna pada 2026, tumbuh sekitar 14 persen dari 2.845.094 pengguna pada 2025.

Stasiun Cikoko

tap in : 1.998.624 pengguna pada 2026, meningkat sekitar 21 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 1.652.309 pengguna.

tap out : 1.976.666 pengguna pada 2026, meningkat sekitar 18 persen dari 1.670.836 pengguna pada 2025.

Stasiun Halim

tap in : 372.735 pengguna pada 2026, meningkat sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 364.714 pengguna.

tap out : 321.546 pengguna pada 2026, meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 311.197 pengguna.

Stasiun TMII

tap in : 993.066 pengguna pada 2026, meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 896.691 pengguna.

tap out : 906.156 pengguna pada 2026, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 810.191 pengguna.

Stasiun Kampung Rambutan

tap in : 601.042 pengguna pada 2026, meningkat sekitar 41 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 427.644 pengguna.

tap out : 569.870 pengguna pada 2026, meningkat sekitar 37 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 415.605 pengguna.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pertumbuhan pengguna LRT Jabodebek sekaligus menunjukkan pentingnya konektivitas dalam mendukung perjalanan masyarakat.

“Pertumbuhan pengguna menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin menjadi bagian dari perjalanan masyarakat. Pada saat yang sama, pertumbuhan di sejumlah stasiun integrasi menunjukkan pentingnya konektivitas dalam membentuk perjalanan menggunakan transportasi publik,” ujar Radhitya.

Integrasi antarmoda memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk menyesuaikan perjalanan berdasarkan tujuan dan kebutuhan masing-masing.

“Masyarakat tidak selalu melakukan perjalanan dari satu titik ke titik lainnya dengan satu moda. Dengan adanya konektivitas ini, pengguna dapat menggunakan LRT Jabodebek kemudian melanjutkan perjalanan dengan moda lain, yang memberikan lebih banyak pilihan dalam menyusun perjalanan menggunakan transportasi publik,” katanya.

Pertumbuhan pengguna LRT Jabodebek hingga September 2026 memperlihatkan semakin besarnya aktivitas perjalanan yang dilayani oleh transportasi publik tersebut. Dengan terhubungnya LRT Jabodebek dengan berbagai moda dan pusat aktivitas, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melanjutkan perjalanan secara terintegrasi sesuai dengan tujuan masing-masing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bangun Budaya Transportasi Publik Sejak Dini, Hampir 39 Ribu Anak Ikuti Edutrain LRT Jabodebek

Membangun kebiasaan masyarakat untuk menggunakan transportasi publik membutuhkan proses yang panjang dan tidak cukup hanya dengan menyediakan sarana dan prasarana. Kebiasaan tersebut dapat ditanamkan sejak usia dini dengan mengenalkan cara menggunakan transportasi publik secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Hal inilah yang dihadirkan LRT Jabodebek melalui program Edutrain, yang memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak untuk mengenal transportasi publik sekaligus belajar mengenai keselamatan dan ketertiban selama menggunakan layanan kereta.

Sejak 2024, sebanyak 38.797 murid telah mengikuti Edutrain LRT Jabodebek. Pada periode Januari–September 2026, program ini diikuti 7.724 peserta dari 137 sekolah dan rombongan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga komunitas di wilayah Jabodetabek.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diajak naik LRT Jabodebek, tetapi juga belajar menggunakan fasilitas di stasiun dan kereta dengan baik dan aman, mengenal budaya antre, memahami pentingnya memberikan prioritas kepada pengguna yang membutuhkan, serta menjaga ketertiban. Peserta juga dikenalkan dengan berbagai profesi di balik operasional kereta dan teknologi operasional LRT Jabodebek yang menggunakan sistem otomatis dengan dukungan Train Attendant (TA) selama perjalanan.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pengalaman langsung penting untuk mengenalkan budaya transportasi publik kepada anak-anak sejak dini. Pengenalan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman awal bagi anak-anak untuk mengenal dan menggunakan transportasi publik dalam aktivitas sehari-hari.

“Edutrain bukan sekadar kegiatan naik kereta, tapi menjadi pengalaman belajar agar anak-anak memahami bagaimana menggunakan transportasi publik secara aman, tertib, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

LRT Jabodebek membuka kesempatan bagi sekolah maupun komunitas yang ingin mengikuti Edutrain. Pendaftaran diawali dengan pengiriman surat permohonan kepada Divisi LRT Jabodebek dan dilanjutkan dengan formulir daring setelah mendapatkan persetujuan.

Melalui Edutrain, LRT Jabodebek terus mendorong pengenalan transportasi publik sebagai bagian dari pengalaman belajar anak, sekaligus menanamkan nilai keselamatan, ketertiban, dan kepedulian terhadap sesama pengguna sejak usia dini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mau ke Bandung Naik Whoosh Pagi? Bisa Naik LRT Jabodebek yang Uji Coba Berangkat dari Dukuh Atas Pukul 05.30 WIB

Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke Bandung menggunakan Kereta Cepat Whoosh pada pagi hari dari wilayah Jakarta, dapat memanfaatkan LRT Jabodebek sebagai salah satu pilihan menuju Stasiun Halim. Melalui uji coba perjalanan lebih awal, LRT Jabodebek berangkat dari Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia pukul 05.30 WIB dan diperkirakan tiba di Stasiun Halim sekitar pukul 05.54 WIB, sementara perjalanan Kereta Cepat Whoosh pertama menuju Bandung dijadwalkan berangkat pukul 06.25 WIB.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa dengan adanya uji coba perjalanan LRT Jabodebek pada pagi hari ini dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mengawali perjalanan menuju Bandung dengan transportasi publik, khususnya bagi pengguna yang berada di kawasan yang terhubung dengan LRT Jabodebek.

“Masyarakat dapat memanfaatkan perjalanan LRT pukul 05.30 WIB sebagai bagian dari perjalanan menuju Stasiun Halim sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan Whoosh, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan transportasi publik sejak dari kawasan tempat tinggal hingga melanjutkan perjalanan antarkota,” ujar Radhitya.

Penggunaan LRT Jabodebek menuju Whoosh memberikan sejumlah manfaat, antara lain mengurangi kebutuhan menggunakan kendaraan pribadi menuju Halim, memberikan pilihan perjalanan yang lebih terintegrasi, serta memungkinkan masyarakat menghindari kebutuhan mencari dan menggunakan fasilitas parkir di sekitar stasiun keberangkatan.

“Dengan adanya uji coba ini, masyarakat dapat menggunakan transportasi LRT Jabodebek. Ini memberikan pilihan perjalanan yang lebih praktis, terintegrasi, dan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan sejak dari stasiun keberangkatan,” terangnya.

Uji coba perjalanan pukul 05.30 WIB dilaksanakan pada 1–3 Oktober dan dilanjutkan pada 5–10 Oktober 2026. Hingga 8 Oktober, perjalanan tersebut telah melayani 109 pengguna, dengan 31 pengguna tercatat turun di Stasiun Halim. Data awal menunjukkan Stasiun LRT Jabodebek Cawang menjadi titik asal terbanyak dengan 21 pengguna yang melanjutkan perjalanan hingga Stasiun Halim.

“Data awal ini menunjukkan adanya masyarakat yang telah memanfaatkan uji coba perjalanan LRT Jabodebek keberangkatan awal untuk menuju Stasiun Halim. Dan menjadi salah satu bahan evaluasi LRT Jabodebek dalam melihat kebutuhan mobilitas masyarakat pada pagi hari, termasuk potensi pengembangan konektivitas antarmoda,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang akan memanfaatkan konektivitas LRT Jabodebek dan Whoosh, pengguna dapat menuju Stasiun Dukuh Atas BSI kemudian menggunakan perjalanan LRT Jabodebek pukul 05.30 wib menuju Halim dan melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh pada keberangkatan awal pukul 06.25 wib.

“Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke Bandung pada pagi hari dapat mempertimbangkan perjalanan uji coba LRT Jabodebek keberangkatan pagi 05.30 wib sebagai salah satu pilihan menuju Stasiun Halim yang terhubung dengan Kereta Cepat Whoosh. Integrasi antarmoda transportasi publik akan semakin memberikan manfaat ketika masyarakat dapat menggunakannya secara terintegrasi dari titik keberangkatan hingga tujuan,” tutup Radhitya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026. Perpanjangan ini memberikan alternatif akses menuju Stasiun Halim bagi pengguna Kereta Cepat Whoosh yang berangkat pada pagi hari. Adapun perpanjangan uji coba perjalanan LRT Jabodebek dilakukan pada :

* 12–17 Oktober,

* 19–24 Oktober, dan

* 26–31 Oktober 2026.

Perjalanan ini dijadwalkan tiba di Stasiun Halim sekitar pukul 05.54 WIB, memberikan alternatif akses transportasi publik bagi masyarakat yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan

perpanjangan uji coba dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kebutuhan perjalanan masyarakat pada pagi hari, serta mengoptimalkan konektivitas antarmoda.

“Melalui uji coba ini, kami ingin memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang membutuhkan akses lebih awal menuju Stasiun Halim. Hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan layanan agar semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna,” ujarnya.

Dengan jadwal keberangkatan pertama Kereta Cepat Whoosh pukul 06.25 WIB, pengguna memiliki waktu sekitar 31 menit sejak estimasi kedatangan LRT di Stasiun Halim. Masyarakat diimbau memperhitungkan waktu perpindahan antarmoda serta proses pemeriksaan dan persiapan keberangkatan sesuai ketentuan Kereta Cepat Whoosh.

LRT Jabodebek mengajak masyarakat untuk memperhatikan jadwal perjalanan selama masa uji coba dan merencanakan perjalanan dengan cermat agar perjalanan menuju tujuan dapat berlangsung lebih nyaman dan terencana.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pengembangan Kompetensi Pekerja, Upaya LRT Jabodebek Jaga Keselamatan dan Kualitas Layanan

Di balik layanan LRT Jabodebek yang mengantarkan masyarakat setiap hari, terdapat pekerja dengan keahlian beragam yang berperan dalam menjaga operasional dan memberikan pelayanan kepada pengguna. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Divisi LRT Jabodebek terus mengembangkan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan sesuai bidang tugas masing-masing.

Sepanjang Januari – September 2026, peserta dari berbagai unit di LRT Jabodebek mengikuti berbagai program pelatihan yang mencakup kompetensi teknis perkeretaapian, keselamatan kerja, penanganan keadaan darurat, hingga peningkatan kualitas pelayanan pengguna.

Pengembangan kompetensi tidak berhenti pada satu program pelatihan. Pekerja dapat mengikuti pelatihan lanjutan atau pelatihan di bidang berbeda sesuai kebutuhan dan tanggung jawabnya. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek dalam memperkuat kesiapan sumber daya manusia untuk mendukung keselamatan operasional dan kualitas pelayanan.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pengembangan kompetensi pekerja menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan operasional dan kualitas layanan transportasi publik.

“Operasional LRT Jabodebek membutuhkan pekerja dengan kompetensi yang beragam dan sesuai bidang tugasnya. Karena itu, pengembangan kemampuan tidak hanya berfokus pada aspek teknis perkeretaapian, tetapi juga keselamatan, penanganan keadaan darurat, serta pelayanan kepada pengguna,” ujar Radhitya.

Pada aspek teknis, program pelatihan mencakup pengoperasian dan perawatan sarana, persinyalan, telekomunikasi, serta penanganan gangguan operasional. Sementara itu, penguatan kompetensi keselamatan dilakukan melalui pelatihan pemadam kebakaran, pertolongan pertama, manajemen insiden, dan keselamatan kerja.

Kemampuan pelayanan juga menjadi perhatian melalui pelatihan hospitality, komunikasi efektif, service excellence, serta penanganan keluhan dan pemulihan layanan. Pengembangan ini diarahkan untuk mendukung kesiapan pekerja dalam merespons kebutuhan pengguna secara tepat sesuai tugas dan tanggung jawabnya.

“Setiap pekerja memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendukung perjalanan masyarakat. Melalui pengembangan kompetensi yang berkelanjutan, LRT Jabodebek berupaya memperkuat kesiapan sumber daya manusia, baik dalam menjaga operasional maupun memberikan pelayanan yang responsif dan berorientasi pada keselamatan,” tambahnya.

Melalui pengembangan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional dan pelayanan, LRT Jabodebek terus memperkuat kesiapan sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya memberikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES