Insiden Peretasan Bursa Kripto Jadi Alarm Industri, Keamanan Investor Jadi Prioritas
Jakarta, 30 Oktober 2026 – Serangkaian insiden keamanan siber yang menimpa sejumlah platform perdagangan aset kripto, baik di tingkat global maupun domestik, menjadi perhatian pelaku industri. Selain berdampak terhadap platform yang terdampak secara langsung, kejadian tersebut juga berpotensi memengaruhi sentimen dan kepercayaan investor terhadap pasar aset kripto secara keseluruhan.
CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menyampaikan keprihatinannya terhadap perkembangan tersebut. Menurutnya, keterhubungan pasar kripto secara global membuat insiden keamanan di satu platform dapat memberikan dampak terhadap persepsi investor di berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Dampak dari insiden keamanan siber yang terjadi di sejumlah platform perdagangan aset kripto tentu dapat dirasakan oleh investor di Indonesia. Dalam jangka pendek, kondisi ini berpotensi membuat sebagian investor mengambil sikap wait and see sambil mencermati perkembangan situasi dan memastikan keamanan aset mereka. Itu normal dan baik, sehingga mereka bisa lebih percaya diri untuk masuk ke pasar,” kata Yudho dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).
Sentimen Pasar Kripto Masih Dipengaruhi Isu Keamanan
Dari sisi pasar, kekhawatiran terhadap keamanan platform turut memberikan tekanan terhadap pergerakan Bitcoin dan sejumlah aset kripto lainnya. Meski demikian, pasar mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami koreksi.
Menurut Yudho, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar kripto masih memiliki ruang untuk kembali menguat meskipun industri tengah menghadapi berbagai tantangan. Perkembangan sentimen investor dan respons pelaku industri terhadap insiden keamanan menjadi sejumlah faktor yang perlu dicermati ke depan.
Ia menilai, berbagai kejadian ini perlu menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pelaku industri, terutama dalam memperkuat sistem keamanan, infrastruktur teknologi, serta prosedur mitigasi risiko.
Penguatan Keamanan dan Pengawasan Jadi Perhatian
Selain kesiapan teknologi, penguatan pengawasan dan standar kepatuhan juga dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia.
Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator bisa dapat terus mendorong terciptanya ekosistem perdagangan aset kripto yang sehat, transparan, serta memiliki perlindungan konsumen yang semakin baik.
Yudho juga menilai komitmen platform yang terdampak untuk bertanggung jawab dan menangani kerugian pengguna akibat insiden peretasan merupakan langkah penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
“Keamanan dan kepercayaan merupakan fondasi utama dalam bisnis aset kripto. Investor tidak hanya membutuhkan akses terhadap berbagai aset digital dan inovasi teknologi, tetapi juga kepastian bahwa platform tempat mereka bertransaksi memiliki sistem keamanan, mitigasi risiko, serta respons insiden yang memadai,” jelasnya.
Industri Kripto Didorong Tumbuh Lebih Aman
Sebagai langkah antisipatif terhadap perkembangan risiko keamanan siber, FLOQ turut menambahkan pengamanan ekstra untuk memperkuat perlindungan platform. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan aspek keamanan dalam menjaga kepercayaan pengguna.
Menurut Yudho, penguatan keamanan perlu menjadi perhatian bersama seluruh pelaku industri, baik di tingkat global maupun domestik. Evaluasi berkelanjutan, kolaborasi, dan peningkatan standar keamanan menjadi aspek penting untuk membangun ekosistem perdagangan aset kripto yang lebih tangguh.
“Kami optimistis industri aset kripto dapat tumbuh semakin kuat melalui berbagai pembelajaran dari insiden yang terjadi. Momentum ini perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi dan membangun ekosistem perdagangan aset kripto yang semakin aman, sehingga kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga,” tutup Yudho.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
