Bank Neo Commerce Gandeng HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung Adakan Literasi Keuangan, Ajak Mahasiswa Waspada Terhadap Penipuan Digital

Bandung, 26 Juni 2026 – PT Bank Neo Commerce Tbk (“Bank Neo Commerce”, “Bank”, “BNC”, “Perseroan”), sebagai salah satu pelaku jasa keuangan di Indonesia, menggelar kegiatan literasi keuangan pada Jumat (26/6) dengan menggandeng Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat (HIMMAS) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Pada kegiatan literasi keuangan yang menyasar mahasiswa dan dilakukan secara daring tersebut, BNC membahas tantangan mengelola keuangan dan juga waspada terhadap tindak kejahatan di era digital.  

Bertajuk “Tantangan Mengelola Keuangan di Era Digital dan Mawas Terhadap Penipuan Digital”, hadir sebagai pembicara yaitu Vicky Valentino Frickel, selaku Fraud Operations Head PT Bank Neo Commerce Tbk yang membahas betapa pentingnya kita sebagai generasi muda yang hidup di era digital seperti ini untuk lebih memahami seluk beluk terkait keuangan, mulai dari mengelola keuangan, berbagai tantangannya hingga bagaimana cara terhindar dari beragam tindak kejahatan digital.  

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Enjang Muhaemin, M.Ag.  dalam sambutannya mengatakan, “Mewakili para mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung terutama yang hadir di webinar ini, saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Bank Neo Commerce yang sebesar-besarnya karena telah memberikan edukasi penting terkait keuangan di era digital ini. Kami merasa beruntung setiap ada praktisi di berbagai industri yang berkenan memberikan pengetahuan dan wawasannya kepada para mahasiswa kami, hal ini penting karena sangat bermanfaat untuk melengkapi pembelajaran. Baik teori yang diberikan di dalam kelas, dan pengalaman yang dibagikan oleh praktisi langsung seperti ini, merupakan hal yang sangat penting untuk dipelajari oleh mahasiswa karena komprehensif dan saling melengkapi. Semoga kegiatan literasi keuangan ini dapat menjadi awal dari berbagai kolaborasi di masa depan antara UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Bank Neo Commerce.” 

Juga memberikan sambutan dalam acara webinar tersebut, Public Relations Head PT Bank Neo Commerce Tbk, Puji Agung Budiman mengatakan, “Sebagai salah satu bank dengan layanan digital di Indonesia, yang mendukung program pemerintah dalam meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia, kami perlu turut serta untuk memberikan literasi kepada berbagai lapisan masyarakat. Di era digital ini, sangat mudah bagi kita untuk melakukan segala transaksi keuangan hanya melalui aplikasi di smartphone. Di sisi lain tindak kejahatan di era digital juga menjadi mudah dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Tugas kita lah untuk paham bagaimana cara mengenali dan menghindari tindak kejahatan digital tersebut. Bank Neo Commerce secara konsisten memberikan literasi keuangan bagi masyarakat, dengan membahas segala macam aspek, termasuk waspada terhadap penipuan digital.” 

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) penanganan penipuan oleh Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 s.d. 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran. Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp386,5 miliar.  

Dalam sesi paparan pada kegiatan literasi keuangan, Fraud Operations Head PT Bank Neo Commerce Tbk, Vicky Valentino Frickel mengatakan, “Di era digital yang semakin canggih ini, banyak celah yang digunakan pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan digital. Beberapa diantaranya dan banyak kasus terjadi mereka menggunakan modus penipuan dengan menggunakan suara Artificial Intelligence (AI), video call dengan menggunakan pengubah wajah, deepfake dan voice cloning, serta beragam modus lainnya seperti phising yang sangat umum dilakukan. Sebagai pengguna teknologi, utamanya aplikasi-aplikasi terkait keuangan, kita harus paham beragam modus yang digunakan oleh scammers yang mencoba menipu kita. Penting untuk memahami modus, ciri-ciri, kejahatan siber sehingga kita bisa dengan mudah untuk mengenali dan menghindarinya, agar terhindar dari kerugian.” 

BNC menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan bersama HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini juga dalam rangka mendukung program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) 2026, serta dalam rangka menyemarakkan Bulan Literasi Keuangan yang dicanangkan oleh OJK. “Ke depan, Bank Neo Commerce akan selalu berkomitmen untuk terus memberikan edukasi terkait keuangan kepada khalayak luas, dan menggandeng berbagai pihak untuk berkolaborasi sehingga jangkauannya akan lebih luas lagi. Kami berterima kasih kepada HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang mau bekerja sama untuk turut meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia, dan dalam konteks ini terhadap mahasiswa,” tutup Vicky.  

Bank Neo Commerce juga menyediakan berbagai kanal informasi dan panduan terkait serba serbi keuangan, baik terkait menabung, investasi hingga menyangkut keamanan digital yang dapat diakses melalui situs resmi, akun media sosial resmi bank, dan neobank, aplikasi milik BNC. Hal ini sejalan dengan kampanye yang tengah digalakkan oleh OJK yaitu GENCARKAN 2026. Nasabah diharapkan dapat memanfaatkan berbagai informasi yang terdapat di berbagai kanal yang disediakan Bank Neo Commerce tersebut guna meningkatkan pemahaman tentang berbagai aspek terkait keuangan, diantaranya terkait pengelolaan keuangan dan meingkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan keuangan di era digital.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

RAYAKAN “LIVABLE ART” DAN DEKONSTRUKSI MONOKROM: PURANA DAN PURAGRAPH RESMI LUNCURKAN KOLABORASI BERSAMA AFGANIAL DI HÖRBISS, YATS COLONY

YOGYAKARTA, 27 Juni 2026 – Hari ini, ruang kreatif rindang Hörbiss di YATS Colony Yogyakarta menjadi pusat desain kontemporer tanah air. PURANA dan PURAGRAPH secara resmi meluncurkan koleksi kolaborasi yang telah lama dinantikan bersama desainer dan seniman ternama, Anton Afganial. Peluncuran ini ditandai dengan pameran privat berkonsep tinggi dan instalasi interaktif, menerjemahkan bentuk arsitektural menjadi ekspresi busana yang hidup dan fungsional.

Koleksi kolaboratif ini menonjolkan kontras estetika yang memukau. PURANA menghadirkan busana resort kelas atas yang anggun dengan siluet mengalir di mana coretan kuas ekspresif Anton tertanam langsung dalam motif dasarnya. Sebaliknya, PURAGRAPH menarik perhatian lewat rangkaian atasan monokrom hitam dan putih polos tanpa motif (patternless deconstructive tops) yang mengandalkan potongan struktural dan selembar statement patch dari potongan lukisan Anton yang dijahit dengan presisi.

“Livable Art adalah tentang bercerita lewat apa yang kita kenakan,” kata Nonita Respati, Founder & Chief Creative Officer Purana. “Melalui lensa arsitektural Anton, aliran motif Purana dan dekonstruksi monokrom Puragraph menemukan suara yang seimbang dan menyatu. Dengan menyematkan sapuan kuas ‘Abundance’ ke dalam motif dasar orisinal kami, kami menciptakan ‘Livable Art’ dalam arti sesungguhnya—seni yang tidak hanya Anda lihat, tetapi seni yang Anda tinggali dan rasakan sehari-hari.”

Seniman Anton Afganial merefleksikan sinergi dari peluncuran langsung ini: “Energi kreatif di YATS Colony adalah kanvas yang sempurna bagi kolektif kami. ‘Abundance’ dilukis untuk merayakan kebahagiaan-kebahagiaan sederhana dalam hidup. Melihat emosi-emosi dinamis tersebut keluar dari kanvas datar untuk dihidupi di atas kain—mengalir anggun pada sutra Purana dan tersemat sebagai lencana struktural pada katun polos Puragraph—menjadikan tubuh manusia sebagai galeri utama yang bergerak.”

“Atasan hitam dan putih dekonstruktif polos khas Puragraph bertindak sebagai jangkar esensial yang memperkokoh seluruh pameran ini,” ujar Maritza Putri, Lead Designer sekaligus representasi Puragraph. “Fokus kami pada konstruksi mentah tanpa motif menyediakan garis-garis tenang namun kuat yang membiarkan statement patch artistik Anton melompat keluar dari kain dengan kontras luar biasa. Ini memberi ruang bagi generasi muda kreatif untuk mengenakan karya seni ini sebagai lencana kehormatan yang langka.”

Acara peluncuran privat ini dihadiri oleh para kurator kreatif terkemuka Yogyakarta, seniman, VIP lokal, dan penentu tren, mengukuhkan kolaborasi ini sebagai salah satu pencapaian desain paling signifikan secara budaya tahun ini.

Supported by:

Wardah · Optik Seis · KLAR · Havaianas · Fuguku

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Safe Haven Kembali Diminati, Harga Emas Berpotensi Lanjut Reli

Pergerakan harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan pada perdagangan hari Senin (29/6). Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, kondisi pasar mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah tekanan jual yang sempat mendominasi beberapa waktu terakhir mulai berkurang. Dari sisi teknikal maupun fundamental, peluang kenaikan emas dinilai masih cukup terbuka selama tidak muncul sentimen baru yang mengubah arah pasar secara signifikan.

Geraldo menjelaskan bahwa pada grafik H4, harga emas berhasil mempertahankan posisinya di atas area support penting yang terbentuk dalam beberapa sesi terakhir. Kemampuan harga bertahan di level tersebut menjadi tanda bahwa minat beli mulai kembali meningkat. Kondisi ini juga memperlihatkan bahwa tekanan dari pihak penjual tidak lagi sebesar sebelumnya sehingga membuka peluang bagi emas untuk bergerak lebih tinggi.

Selain bertahan di area support, pergerakan harga juga membentuk pola swing low yang valid. Dalam analisis teknikal, pola tersebut sering kali menjadi sinyal awal bahwa tren naik mulai terbentuk setelah fase pelemahan. Munculnya pola ini menunjukkan bahwa pembeli mulai mengambil alih kendali pasar dan berusaha mempertahankan harga di atas level support yang ada.

“Selama support tetap terjaga, peluang penguatan emas masih cukup besar. Struktur pergerakan harga saat ini masih mendukung skenario kenaikan dalam jangka pendek,” ujar Geraldo dalam hasil analisisnya.

Berdasarkan proyeksi teknikal, target kenaikan terdekat berada di area resistance 4.095. Jika level tersebut berhasil ditembus dengan volume transaksi yang kuat, harga emas diperkirakan memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan menuju resistance berikutnya di kisaran 4.144.

Sementara itu, indikator Stochastic masih bergerak di area overbought atau jenuh beli. Walaupun kondisi tersebut biasanya menjadi tanda bahwa harga sudah naik cukup tinggi, hingga kini belum terlihat adanya sinyal yang menunjukkan pelemahan momentum maupun pembalikan arah. Selama tekanan beli masih mendominasi, pergerakan naik diperkirakan masih dapat berlanjut.

Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek ketika harga mendekati area resistance. Tidak menutup kemungkinan sebagian pelaku pasar akan melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir. Koreksi seperti ini umumnya bersifat sementara sebelum pasar kembali menentukan arah pergerakan berikutnya.

Selain didukung oleh faktor teknikal, prospek kenaikan harga emas juga mendapat dorongan dari sejumlah sentimen fundamental. Salah satunya adalah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi pasar keuangan. Perlambatan pertumbuhan ekonomi di beberapa negara, ketegangan geopolitik, serta tingginya volatilitas pasar membuat investor cenderung mencari aset yang dinilai lebih aman.

Dalam situasi seperti ini, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih sebagai aset safe haven. Ketika tingkat ketidakpastian meningkat, permintaan terhadap logam mulia biasanya ikut naik sehingga mampu memberikan dorongan positif terhadap harga.

Faktor lain yang berpotensi menopang kenaikan emas adalah pelemahan dolar Amerika Serikat. Ketika nilai tukar dolar menurun, harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Kondisi tersebut biasanya mendorong peningkatan permintaan sehingga harga emas memiliki peluang untuk bergerak lebih tinggi.

Selain itu, pasar juga mulai mencermati kemungkinan perubahan arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Jika ekspektasi terhadap penurunan suku bunga kembali menguat, maka tekanan terhadap dolar AS diperkirakan akan berkurang. Situasi ini umumnya memberikan dampak positif bagi emas karena investor mulai beralih ke aset yang dianggap mampu menjaga nilai investasi.

Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi faktor yang mendukung prospek emas. Ketika imbal hasil obligasi turun, biaya peluang untuk memiliki emas menjadi lebih rendah sehingga logam mulia kembali menarik bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi portofolio.

Meskipun demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan berbagai data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis dalam waktu dekat. Data inflasi, tenaga kerja, hingga aktivitas sektor manufaktur masih menjadi indikator penting yang dapat memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve sekaligus menentukan pergerakan dolar AS dan harga emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa peluang penguatan emas masih lebih dominan dibandingkan potensi pelemahannya dalam jangka pendek. Dari sisi teknikal, terbentuknya support yang kuat, munculnya valid swing low, serta masih kuatnya momentum beli memberikan sinyal positif bagi pergerakan harga. Di sisi fundamental, meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven, peluang pelemahan dolar AS, serta potensi kebijakan moneter yang lebih longgar menjadi faktor yang dapat menopang kenaikan emas. Dengan kombinasi kedua faktor tersebut, harga emas diperkirakan berpeluang menguji resistance di level 4.095 dan berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 4.144 apabila sentimen pasar tetap kondusif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Barantum, Solusi Vendor WhatsApp CRM untuk Bisnis Indonesia

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Komunikasi dengan pelanggan kini berlangsung lebih cepat, terutama melalui WhatsApp. Namun, semakin banyaknya percakapan yang masuk juga membuat banyak bisnis kesulitan menjaga respons tetap cepat, konsisten, dan terorganisir.

Jika tidak didukung sistem yang memadai, pesan dari pelanggan bisa saja terabaikan, tindak lanjut menjadi kurang cepat, dan kesempatan penjualan pun berisiko terlewat. Oleh sebab itu, menentukan vendor WhatsApp CRM Indonesia yang sesuai menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas layanan tetap optimal.

Tantangan Pemilik Bisnis dalam Mengelola Komunikasi Pelanggan

Banyak pemilik bisnis sering menghadapi kendala saat jumlah pesan pelanggan terus meningkat setiap hari. Tim customer service atau sales sering kali harus berpindah-pindah aplikasi untuk membalas chat, memantau prospek, hingga mencatat riwayat percakapan secara manual.

Akibatnya, koordinasi tim menjadi kurang efektif, waktu respons melambat, dan pengalaman pelanggan pun menurun. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berdampak pada tingkat kepuasan pelanggan maupun pertumbuhan bisnis.

Bagaimana WhatsApp CRM Membantu Bisnis?

WhatsApp CRM membantu bisnis mengelola seluruh komunikasi pelanggan dalam satu platform sehingga proses penjualan dan layanan menjadi lebih efisien. Selain memudahkan kolaborasi tim, sistem ini juga membantu memastikan setiap prospek mendapatkan tindak lanjut yang tepat waktu.

Beberapa manfaat WhatsApp CRM bagi bisnis meliputi:

● Otomatisasi chat untuk mempercepat respons pelanggan.

● Pengelolaan leads dalam satu sistem terpusat.

● Integrasi omnichannel untuk mengelola berbagai channel komunikasi.

● Monitoring aktivitas dan performa tim.

● Analitik percakapan untuk mendukung pengambilan keputusan.

Saat memilih vendor WhatsApp CRM Indonesia, pastikan solusi yang ditawarkan memiliki fitur yang lengkap, biaya yang transparan, integrasi yang mudah, serta dukungan implementasi yang baik agar investasi memberikan hasil optimal.

Mengapa Memilih Barantum untuk WhatsApp CRM?

Sebagai penyedia solusi CRM untuk bisnis di Indonesia, Barantum CRM menghadirkan WhatsApp CRM yang dirancang untuk membantu bisnis mengelola komunikasi pelanggan secara lebih efektif. Solusi ini telah terintegrasi dengan WhatsApp Business API, CRM, AI Agent, Omnichannel Chat, hingga Call Center sehingga seluruh interaksi pelanggan dapat dikelola dalam satu platform.

Keunggulan Barantum WhatsApp CRM meliputi:

● Fitur lengkap untuk sales, customer service, dan customer engagement.

● Mitra resmi Meta untuk penggunaan WhatsApp Business API yang terpercaya.

● Harga yang terjangkau dan transparan tanpa biaya tersembunyi.

● Skema bayar per respons yang lebih fleksibel.

● Integrasi otomatis dengan WhatsApp, CRM, AI Agent, serta channel komunikasi lainnya.

● Pelayanan onboarding dan implementasi yang cepat, hanya membutuhkan waktu 3–7 hari kerja,

● Keamanan data berstandar ISO 27001 dan mematuhi UU PDP No.27 tahun 2022 di Indonesia.

● Rating 4,9/5 dari lebih dari 1.220 ulasan di Google Bisnis per 24 Juni 2026, menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi.

Dengan solusi yang terintegrasi, biaya yang transparan, serta dukungan implementasi yang responsif, Barantum menjadi pilihan bagi banyak bisnis yang ingin meningkatkan produktivitas tim sekaligus menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik melalui WhatsApp CRM.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS ASO Pindah ke BSD, Apa Untungnya?

BINUS ASO School of Engineering resmi akan berpindah
dari Alam Sutera ke kawasan D-HUB SEZ di BSD City. Perpindahan ini menjadi
langkah strategis untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan
dunia industri teknologi global sekaligus memperkuat posisi BINUS ASO sebagai
salah satu pilihan terbaik untuk Program International di Indonesia. Relokasi
ini akan menghadirkan kampus baru dengan fasilitas modern dan membuka lebih
banyak peluang bagi mahasiswa. Simak selengkapnya di artikel berikut!

Apa Itu D-HUB SEZ BSD?

D-HUB SEZ BSD adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten yang dikembangkan oleh
Sinar Mas Land di BSD City. Kawasan seluas 60 hektar ini ditetapkan pada
Oktober 2024 sebagai pusat inovasi terintegrasi yang berfokus pada empat sektor
utama, yaitu kesehatan, pendidikan, teknologi digital, dan ekonomi kreatif.

D-HUB SEZ dirancang untuk menjadi pusat pertumbuhan
ekonomi berbasis kreativitas dan teknologi di Indonesia. Kawasan ini juga
menghadirkan ekosistem pendidikan internasional dengan kehadiran institusi
global seperti Monash University Indonesia dan BINUS University.

Sebagai satu-satunya KEK di Jabodetabek, D-HUB
menawarkan infrastruktur modern, smart buildings, akses strategis, serta
berbagai insentif investasi bagi perusahaan nasional maupun internasional.
Kawasan ini diproyeksikan mampu menarik investasi hingga Rp18,8 triliun dan
menciptakan sekitar 13.000 lapangan kerja baru.

Memasuki tahun 2026, pengembangan kawasan ini akan
difokuskan pada operasional Biomedical Campus serta penguatan sektor
kesehatan dan pendidikan berbasis teknologi. Kehadiran BINUS ASO di kawasan ini
tentu menjadi keuntungan besar bagi mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman
kuliah program international dengan lingkungan belajar yang modern dan
relevan dengan kebutuhan industri masa depan.

Keunggulan Lokasi Baru
BINUS ASO School of Engineering

Berikut beberapa keunggulan utama yang ditawarkan:

1. Dekat dengan pusat industri teknologi

Salah satu keuntungan utama kepindahan BINUS ASO ke
D-HUB SEZ adalah lokasinya yang berada di pusat ekosistem teknologi dan
digital. Kawasan ini memang dirancang sebagai hub inovasi untuk perusahaan
teknologi, startup, industri kreatif, hingga sektor kesehatan modern.

Lokasinya sangat strategis karena hanya sekitar lima
menit dari akses Tol Serbaraja dan memiliki konektivitas yang baik menuju
Jakarta maupun Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hal ini membuat mahasiswa
lebih mudah menjangkau berbagai perusahaan global untuk kegiatan akademik
maupun profesional.

Selain itu, status KEK membuat banyak perusahaan
tertarik membangun fasilitas riset dan bisnis di kawasan ini. Dengan begitu,
mahasiswa BINUS ASO akan belajar di lingkungan yang sangat dekat dengan
perkembangan teknologi terkini dan kebutuhan industri global.

Kondisi ini juga mendukung mahasiswa yang memiliki
impian untuk kuliah ke luar negeri atau mengikuti Program Double Degree karena
mereka sudah terbiasa berada dalam lingkungan internasional sejak masa
perkuliahan.

2. Infrastruktur modern

D-HUB SEZ BSD dibangun dengan konsep smart ecosystem
yang menggabungkan teknologi, keberlanjutan, dan kenyamanan. Kawasan ini
dilengkapi smart buildings, infrastruktur digital modern, ruang terbuka
hijau, hingga fasilitas medis berkonsep modern. Lingkungan seperti ini tentu
sangat mendukung proses belajar mahasiswa teknik dan teknologi. Mahasiswa dapat
merasakan atmosfer kampus masa depan yang lebih adaptif terhadap perkembangan
industri digital.

Manfaat Lokasi Baru BINUS
ASO bagi Mahasiswa

Dengan lokasi baru ini, mahasiswa dapat memperoleh
berbagai manfaat, seperti:

1. Networking industri global

Berada di kawasan yang dipenuhi perusahaan teknologi dan
institusi internasional memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk membangun
networking industri global. Selain memperluas relasi, hal tersebut juga
membuka akses terhadap peluang karier internasional, wawasan tren industri
terbaru, hingga kesempatan bertemu mentor profesional dari berbagai negara.
Mahasiswa BINUS ASO nantinya memiliki kesempatan lebih besar untuk mengikuti
kolaborasi industri, seminar internasional, hingga proyek bersama perusahaan
global.

2. Peluang magang yang lebih luas

Karena berada di kawasan digital hub yang menjadi
rumah bagi startup dan perusahaan teknologi global, mahasiswa BINUS ASO akan
memiliki akses yang lebih mudah terhadap peluang magang. Kedekatan lokasi
dengan berbagai perusahaan memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja
nyata sejak masih kuliah. Pengalaman ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi,
membangun portofolio profesional, dan memperluas peluang kerja setelah lulus.

Dengan lingkungan yang semakin terhubung dengan industri
internasional, BINUS ASO School of Engineering menghadirkan pengalaman akademik
yang bertujuan mempersiapkan mahasiswa untuk bersaing di tingkat global.
Tertarik merasakan pengalaman belajar teknologi di lingkungan internasional
modern? Cari informasi lengkap dan bergabung bersama BINUS ASO School of Engineering sekarang juga!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hukum Perdagangan Internasional hingga Siber Jadi Fokus Magister Hukum Bisnis BINUS University

BINUS University melalui BINUS Graduate Program secara resmi meluncurkan Magister Hukum Bisnis/Master of Business Law, sebuah program S2 yang dirancang untuk mempersiapkan profesional dan calon pemimpin masa depan agar mampu menghadapi tantangan hukum di era digital dan globalisasi.

Transformasi digital yang dipicu oleh
perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), ekonomi digital,
dan perdagangan internasional telah mengubah cara dunia bisnis beroperasi. Di
tengah perubahan tersebut, berbagai isu hukum baru terus bermunculan, mulai
dari keamanan siber, perlindungan data, sengketa bisnis digital, hingga
kompleksitas regulasi dalam perdagangan lintas negara. Kondisi ini menuntut
hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya memahami hukum, tetapi juga mampu
melihat keterkaitannya dengan teknologi, bisnis, dan dinamika global.

Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS
University melalui BINUS Graduate Program secara resmi meluncurkan Magister
Hukum Bisnis/Master of Business Law
, sebuah program S2 yang dirancang untuk
mempersiapkan profesional dan calon pemimpin masa depan agar mampu menghadapi
tantangan hukum di era digital dan globalisasi.

Peluncuran program ini diselenggarakan di
BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek, Jakarta Barat (26/6) dan dihadiri oleh mahasiswa,
akademisi, praktisi hukum, regulator, dan khalayak umum. Acara dibuka oleh
Direktur BINUS Graduate Program, Prof. Dr. Sani M. Isa, S.Si, M.Kom dan
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia
(PERADI), Dr. Hermansyah Dulaimi. Dilanjutkan dengan keynote
session
yang menghadirkan Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman,
S.H., M.H.
dan Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro
Esti Widya Putri, B.A., M.S.c.

Dalam paparannya, keynote speakers
menyoroti pentingnya kesiapan regulasi dan sumber daya manusia dalam menghadapi
percepatan transformasi digital yang memengaruhi aktivitas perdagangan,
investasi, dan bisnis di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu,
dibahas pula bagaimana hukum harus mampu berkembang secara adaptif agar dapat
menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha yang terus berubah.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, BINUS
University juga menggelar seremoni peluncuran Magister Hukum Bisnis/Master of
Business Law yang menandai komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan
hukum yang relevan dengan tantangan masa depan. Program ini dirancang untuk
membekali mahasiswa dengan perspektif multidisipliner yang menghubungkan aspek
hukum, bisnis, teknologi, dan hubungan internasional.

Magister Hukum Bisnis/Master of Business
Law BINUS University memiliki fokus pada hukum perdagangan internasional
yang diperkuat dengan pemahaman mengenai Cyber Law, ICT Law,
dan Digital Forensics. Melalui pendekatan tersebut,
mahasiswa diharapkan mampu memahami berbagai isu hukum yang muncul dalam
ekosistem bisnis modern, termasuk transaksi digital, keamanan siber,
perlindungan data, perdagangan internasional, serta penyelesaian sengketa yang
melibatkan teknologi.

Berbeda dengan program magister hukum pada
umumnya, Magister Hukum Bisnis/Master of Business Law BINUS University terbuka
bagi lulusan dari berbagai disiplin ilmu. Pendekatan ini

memberikan kesempatan bagi para profesional
dari latar belakang bisnis, teknologi, komunikasi, pemerintahan, maupun bidang
lainnya untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai aspek hukum yang semakin
penting dalam dunia kerja dan industri.

Program ini juga mengadopsi model
pembelajaran hybrid learning yang memungkinkan mahasiswa
mengikuti perkuliahan secara fleksibel melalui kombinasi kelas daring dan
luring. Selain itu, durasi studi 18 bulan yang diterapkan memungkinkan proses
studi berlangsung lebih efisien sehingga mendukung kebutuhan para profesional
yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan aktivitas karier
mereka.

Rangkaian peluncuran turut menghadirkan
talkshow bertema ‘Law in the Age of AI and Digital Economy in International
Trade’
yang mempertemukan perspektif akademisi dan praktisi dalam membahas
berbagai isu hukum kontemporer. Sesi ini menghadirkan Yakup Putra Hasibuan,
CEO Perqara dan pengacara di Hasibuan & Hasibuan, Dr. Tia Mariatul
Kibtiah
dari Dosen International Relation BINUS University, serta Dr.
Muhammad Reza Syariffudin Zaki,
Dosen Business Law BINUS University
sekaligus Managing Partner Reza Zaki Law Firm.

Diskusi menyoroti berbagai perkembangan
yang tengah membentuk lanskap hukum bisnis global. Dari sisi teknologi,
pembahasan mencakup perkembangan cyber law, praktik litigasi modern,
penyelesaian sengketa bisnis, hingga tantangan hukum yang muncul dalam ekosistem
digital dan platform teknologi. Para pembicara juga membahas bagaimana
perubahan geopolitik dan geoekonomi global semakin memengaruhi arah perdagangan
internasional, investasi, serta pembentukan kebijakan hukum di berbagai negara.

Perspektif hubungan internasional turut
menjadi sorotan, khususnya terkait dinamika konflik global, peran ASEAN, serta
implikasinya terhadap stabilitas kawasan dan perkembangan regulasi di berbagai
negara. Dalam konteks tersebut, hukum bisnis dinilai memiliki peran strategis
dalam menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan berbagai perubahan yang terjadi
di tingkat global.

Melalui diskusi tersebut, para peserta
memperoleh gambaran mengenai bagaimana perkembangan teknologi, perdagangan
internasional, dan geopolitik global kini saling terhubung dan memengaruhi
praktik hukum modern. Situasi ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap
profesional hukum yang memiliki perspektif multidisipliner semakin penting di
masa mendatang.

“Dengan diluncurkannya Magister Hukum
Bisnis/Master of Business Law, kami berharap dapat berkontribusi dalam mencetak
generasi profesional yang mampu memahami kompleksitas hubungan antara hukum,
bisnis, teknologi, dan dinamika global, sekaligus menghadirkan solusi yang
relevan bagi perkembangan industri dan masyarakat,” ujar Prof. Dr. Shidarta,
S.H., M.Hum
selaku Head of Program Master of Business Law BINUS University.
Ia menambahkan bahwa penerimaan mahasiswa untuk kelas perdana pada September
2026
telah dibuka dan ini menjadi bagian dari komitmen BINUS University
dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang selaras dengan semangat fostering
and empowering the society in building the nation.
***

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PetroSync Supports Operational Performance Through Specialized Training Solutions

Enhance operational performance with PetroSync’s specialized training programs for oil and gas, petrochemical, power, and mining professionals.

When Operational Performance Depends on Workforce Reliability

Unexpected Equipment Issues Continue to Interrupt Operational Targets

In industrial operations, productivity often depends on the reliability of equipment and the people responsible for maintaining it. Yet many organizations continue to experience unexpected equipment issues that interrupt production schedules and create pressure on operational teams.

When critical assets fail without warning, the impact is rarely limited to maintenance activities. Production plans are disrupted, deadlines become harder to achieve, and operational priorities shift from improvement to recovery.

Maintenance Backlogs Create Pressure on Daily Operations

As facilities grow and assets age, maintenance teams frequently find themselves managing increasing workloads. Planned activities compete with urgent repairs, inspections, and operational requests, creating a backlog that becomes difficult to control.

Over time, unresolved maintenance tasks can increase operational risks and make it harder for organizations to maintain consistent performance across their facilities.

Teams Spend More Time Solving Problems Than Preventing Them

Many organizations remain trapped in a reactive cycle. Teams spend significant amounts of time responding to equipment failures and operational disruptions instead of focusing on preventive strategies that could reduce future issues.

This approach often creates short-term solutions without addressing the underlying causes of recurring problems, leading to repeated challenges and ongoing resource consumption.

Reliability Challenges Affect Productivity Across Multiple Functions

Reliability issues are rarely isolated to one department. Engineering teams, maintenance personnel, operations staff, and management all feel the impact when equipment performance becomes unpredictable.

A recurring equipment problem can affect production targets, maintenance schedules, project timelines, and overall business performance, making reliability a company-wide concern rather than a purely technical issue.

Workforce Capability Gaps Limit Long-Term Operational Improvement

As experienced professionals retire and workforce transitions continue, many organizations face challenges in maintaining critical technical knowledge. New employees may have strong academic backgrounds but limited exposure to real operational environments.

Without structured development programs, these capability gaps can limit an organization’s ability to improve reliability performance and achieve long-term operational goals.

Enhancing Reliability and Maintenance Competency Through Targeted Training

Shifting from Reactive Maintenance to a More Proactive Reliability Culture

Organizations seeking sustainable performance improvements often begin by changing how they approach maintenance and reliability. Instead of focusing solely on fixing problems after they occur, they invest in building the competencies needed to anticipate and prevent failures.

This shift helps teams spend less time responding to emergencies and more time supporting strategic operational objectives.

Building Industry-Recognized Expertise Through Certified Maintenance & Reliability Professional Training

Many organizations strengthen workforce capabilities through programs such as Certified Maintenance & Reliability Professional Training. These structured learning opportunities help professionals understand maintenance and reliability principles that support better operational decision-making.

Participants often gain practical insights that can be applied immediately within their organizations, helping them contribute more effectively to asset performance improvement initiatives.

Strengthening Coordination Between Maintenance, Engineering, and Operations Teams

Operational excellence depends on collaboration between multiple functions. Maintenance teams cannot improve reliability on their own, just as engineering and operations teams cannot achieve long-term performance improvements without alignment.

Training helps create a common understanding across departments, improving communication and supporting more effective decision-making when operational challenges arise.

Applying Reliability Best Practices to Improve Asset Availability and Performance

Organizations that consistently achieve strong asset performance often follow structured reliability practices rather than relying solely on experience or instinct. Understanding these proven approaches helps teams make more informed decisions regarding maintenance planning and asset management.

Professionals interested in strengthening their knowledge frequently explore concepts related to Certified Maintenance & Reliability Professional methodologies and their role in improving operational performance.

Supporting Sustainable Workforce Growth Through Continuous Professional Development

Workforce development has become a strategic priority across industrial sectors. As technology advances and operational expectations increase, organizations must continually invest in their people to remain competitive.

Continuous learning initiatives help employees develop new skills while ensuring organizations maintain the capabilities needed to support future growth and operational excellence.

Why PetroSync Is a Preferred Training Partner for Industrial Professionals

Industry-Relevant Programs Designed Around Real Operational Challenges

Training is most effective when it reflects the realities professionals encounter in their daily work. Programs that address real operational challenges help participants connect learning outcomes directly to workplace responsibilities.

This practical relevance increases engagement and improves the likelihood that new knowledge will be applied after the training is completed.

Experienced Instructors with Practical Maintenance and Reliability Backgrounds

Learning from professionals with direct industry experience provides valuable context that extends beyond theoretical concepts. Real-world examples help participants understand how reliability challenges are addressed within active industrial environments.

These practical insights often become one of the most valuable aspects of the learning experience.

Hands-On Learning That Delivers Immediate Workplace Impact

Many professionals attend training because they are looking for solutions they can apply immediately. Whether improving maintenance planning, supporting reliability initiatives, or contributing to operational improvements, practical learning creates value that extends well beyond the classroom.

This focus on application helps organizations maximize the return on their workforce development investments.

Flexible Training Options for Individual and Corporate Development Needs

Industrial organizations often operate under demanding schedules and resource constraints. Flexible learning formats make it easier for individuals and teams to continue developing their skills while maintaining operational commitments.

As a result, professional development can remain a priority without disrupting day-to-day business activities.

Professional Development Programs Delivered by PetroSync

As organizations continue to focus on reliability, operational performance, and workforce readiness, technical competency remains one of the most important factors influencing long-term success. Through specialized learning solutions, PetroSync supports engineering and maintenance professionals in strengthening their expertise, improving workplace performance, and contributing more effectively to organizational objectives.

For companies seeking sustainable operational improvements, investing in workforce development is not simply a training initiative—it is a strategic step toward building more reliable operations and stronger business outcomes.

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

Partisipasi Indonesia Buka Pintu Kemitraan Industri dengan Eurasia

Kehadiran Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 membuka akses langsung bagi investor dan pelaku usaha Eurasia untuk menjajaki peluang kemitraan industri di Indonesia, yang kini bergerak di bawah kerangka kebijakan industri baru, Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN). INNOPROM 2026 yang akan berlangsung pada 6-9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia, menjadi titik temu antara pelaku industri Eurasia dan ekosistem industrialisasi Indonesia yang tengah bertransformasi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi hanya menawarkan potensi pasar, tetapi juga menghadirkan arah pembangunan industri yang jelas dan terukur. “Melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional, Indonesia membangun fondasi industri yang lebih kuat, modern, dan berkelanjutan. Kami membuka ruang yang luas bagi kemitraan internasional yang mampu menghadirkan investasi berkualitas, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri nasional,” ujarnya.

SBIN merupakan respon Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terhadap perubahan ekonomi global yang semakin cepat, mulai dari percepatan digitalisasi, transisi energi, hingga pergeseran rantai pasok global, sekaligus menjadi peta jalan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Strategi ini berpijak pada visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dan menjadi panduan utama dalam menjalankan industrialisasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. SBIN akan menjalankan empat prioritas yang membuka ruang kemitraan bagi investor Eurasia di berbagai sektor industri Indonesia. Empat pilar prioritas tersebut termasuk penguatan produksi manufaktur bernilai tambah lebih dari sumber daya alam, penguasaan teknologi industri melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, industrialisasi hijau dan pengembangan sumber daya manusia industri.

Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. “Tujuan utama keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 adalah untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. Pada pameran ini, Indonesia akan memperkenalkan SBIN yang memungkinkan Indonesia untuk membangun ekosistem manufaktur yang terstruktur, transparan, dan lebih terbuka bagi kolaborasi internasional,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta (24/6).

Indonesia memasuki INNOPROM 2026 dengan posisi yang kuat sebagai negara manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Nilai Tambah Manufaktur (Manufacturing Value Added/MVA) Indonesia mencapai USD 265 miliar, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-13 dunia. Ekspor manufaktur nonmigas Indonesia hingga Agustus 2025 mencapai USD 147,9 miliar atau hampir 80 persen dari total ekspor nasional. Basis industri inilah yang menjadi fondasi konkret dari kehadiran Indonesia di Ekaterinburg. Partisipasi Indonesia di INNOPROM 2026 akan membawa lebih dari 50 pelaku industri yang siap membuka peluang kemitraan yang konkret bagi pelaku industri dan investor di Eurasia. Terdapat empat peluang kerja sama utama yang ditawarkan Indonesia kepada mitra Eurasia. Pertama, kemitraan teknologi dan alih teknologi bagi perusahaan yang memiliki keunggulan di bidang mesin industri, sistem otomasi, petrokimia, dan material untuk berkolaborasi dengan industri nasional yang sedang mempercepat modernisasi proses produksinya melalui zona paviliun industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika (ILMATE) serta industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT). Kedua, peluang investasi langsung di kawasan industri yang telah siap beroperasi dan dikelola secara profesional, dengan dukungan kepastian regulasi yang diperkuat melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN).

Ketiga, kerja sama dalam pengembangan rantai pasok hilirisasi komoditas strategis seperti nikel, bauksit, tembaga, kobalt, dan lithium yang membuka kebutuhan besar akan teknologi pengolahan dan rekayasa material. Keempat, kolaborasi di sektor agro dan pangan bernilai tambah melalui zona paviliun AGRO, yang menawarkan peluang kemitraan di bidang teknologi pengolahan pangan, logistik, hingga perluasan akses distribusi dan pasar. Melalui partisipasi sebagai Official Partner Country, Indonesia tidak hanya menampilkan capaian industrinya, tetapi juga menawarkan kerangka kerja sama yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan dukungan SBIN, INNOPROM 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan investasi, transfer teknologi, serta kemitraan industri jangka panjang yang memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai manufaktur global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

Jakarta (28/06), PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap menyiagakan seluruh lini operasional di jaringan jalan tol Jasa Marga Group dalam mengantisipasi potensi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode libur sekolah Juni-Juli 2026. Jasa Marga memastikan kesiapsiagaan personel, penguatan kapasitas transaksi di gerbang tol, pematangan skenario rekayasa lalu lintas, hingga optimalisasi fasilitas di rest area untuk menjamin pelayanan jalan tol yang andal untuk masyarakat.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyatakan bahwa Perseroan telah mempersiapkan sejumlah langkah dalam memastikan perjalanan masyarakat berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman selama periode libur panjang tersebut.

“Peningkatan volume lalu lintas kami antisipasi dengan kesiapan operasional yang matang di lapangan. Jasa Marga Group menyiagakan seluruh aspek pelayanan, mulai dari transaksi, pengaturan lalu lintas, hingga pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang berkeselamatan hingga tiba di tujuan,” ungkap Rivan.

Dalam menghadapi potensi lonjakan volume kendaraan tersebut, Jasa Marga telah menuntaskan seluruh program preservasi berkala sebelum masa liburan dimulai untuk menjamin kualitas infrastruktur jalan tol berada dalam kondisi optimal. Selain penyelesaian pemeliharaan rutin dan preventif di seluruh ruas operasional, Jasa Marga juga menyiagakan tim patching yang bertugas selama 24 jam secara shift untuk menangani perbaikan darurat secara cepat tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Skenario rekayasa lalu lintas di berbagai titik yang berpotensi mengalami kepadatan juga telah kami matangkan. Rekayasa lalu lintas seperti contraflow, pengalihan arus kendaraan, ramp metering akan diterapkan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian,” lanjut Rivan.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan, Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk mengoptimalkan perencanaan perjalanan menggunakan aplikasi Travoy. Aplikasi ini menyediakan berbagai informasi penting seperti kondisi lalu lintas terkini, pantauan CCTV real time, lokasi titik rawan (blackspot), tarif tol, hingga informasi lokasi dan fasilitas rest area. Selain itu, Travoy juga dilengkapi fitur layanan darurat yang memungkinkan pengguna mengakses layanan derek online, terhubung langsung dengan One Call Center 133, serta fitur Chat Us yang siaga selama 24 jam untuk memberikan respons cepat apabila pengguna jalan menghadapi kendala di lajur tol.

Kesiapan di lajur jalan tol juga diimbangi dengan kesiapan 62 rest area di sepanjang ruas tol Jasa Marga Group yang terdiri atas 26 rest area dikelola langsung oleh Jasa Marga (Travoy Rest) dan 38 Rest Area Mitra. Untuk memfasilitasi pengguna kendaraan listrik, Jasa Marga telah mengoperasikan total 207 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 58 lokasi rest area.

“Kami senantiasa mendampingi perjalanan masyarakat dengan memastikan seluruh kanal informasi operasional terkini serta layanan darurat 24 jam siaga penuh melalui One Call Center 133. Dengan seluruh kesiapan operasional dan teknologi yang menyeluruh, Jasa Marga berkomitmen semangat Melayani Sepenuh Hati untuk menghadirkan layanan jalan tol yang andal dan berkualitas sehingga seluruh keluarga Indonesia dapat menikmati perjalanan libur sekolah dengan lancar, aman, dan nyaman,” tutup Rivan.

Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk memastikan kendaraan maupun pengemudi dalam kondisi prima sebelum memulai perjalanan, memastikan kecukupan bahan bakar serta saldo kartu uang elektronik, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan, serta terus memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV real time di aplikasi Travoy. Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas juga bisa didapatkan melalui One Call Center 133 Jasa Marga, akun X @PTJASAMARGA, aplikasi Travoy dan media sosial resmi Jasa Marga.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelanggan Daop 2 Bandung Naik 7,4 Persen pada 1 Minggu Awal Masa Liburan Sekolah

Info Daop 2 Bd

Minggu, 28 Juni 2026

Pelanggan Daop 2 Bandung Naik 7,4 Persen pada 1 Minggu Awal Masa Liburan Sekolah

Bandung (Jawa Barat), 28 Juni 2026 – Antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api selama masa libur sekolah terus menunjukkan tren positif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat penjualan tiket Kereta Api (KA) Jarak Jauh dari semua kelas layanan pada periode 20 hingga 26 Juni 2026 mencapai 94.090 tiket.

Jumlah tersebut meningkat 7,4 persen dibandingkan periode satu minggu sebelumnya, yakni 13 hingga 19 Juni 2026 yang mencatat penjualan tiket Kereta Api (KA) Jarak Jauh dari semua kelas layanan sebanyak 87.580 tiket. Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan layanan kereta api sebagai pilihan utama perjalanan selama musim liburan.

Salah satu faktor yang mendorong meningkatnya volume pelanggan adalah program stimulus pemerintah berupa pemberian diskon tarif sebesar 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial yang berlaku untuk keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Pada periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung menyediakan sebanyak 64.640 tempat duduk untuk pelanggan yang ingin menikmati perjalanan dengan tarif lebih terjangkau.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa program stimulus pemerintah memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama masa liburan sekolah.

“Peningkatan penjualan tiket sebesar 7,4 persen dibandingkan minggu sebelumnya menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. Program diskon tarif 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial menjadi momentum yang sangat baik untuk mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi massal yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan selama musim liburan sekolah,” ujar Kuswardojo.

Sementara itu, hingga Minggu, 28 Juni 2026 pukul 09.00 WIB, jumlah pelanggan KA Jarak Jauh keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung yang memanfaatkan program diskon transportasi 30% juga menunjukkan angka yang sangat tinggi. Total tiket yang telah terjual mencapai 80.436 pelanggan dari seluruh stasiun yang dilewati KA tersebut, atau setara dengan 124,4 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen tersebut merupakan hal yang lazim terjadi dalam operasional kereta api karena adanya sistem naik dan turun penumpang (dinamis) di berbagai stasiun sepanjang lintas perjalanan. Dengan sistem tersebut, satu tempat duduk dapat dimanfaatkan lebih dari satu pelanggan pada segmen perjalanan yang berbeda tanpa mengurangi kenyamanan maupun keselamatan perjalanan.

Kuswardojo menambahkan, KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal selama periode libur sekolah. Seluruh aspek operasional, pelayanan pelanggan, hingga kesiapan sarana dan prasarana terus dipastikan berjalan optimal guna mengakomodasi meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat yang telah memiliki rencana perjalanan agar segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI karena ketersediaan tempat duduk pada sejumlah perjalanan favorit terus bergerak dinamis. KAI Daop 2 Bandung akan terus memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan pelanggan selama masa libur sekolah berlangsung dengan aman, nyaman, selamat, dan berkesan,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES