Dari Nol hingga 1,8 Juta Pengguna: The Genesis Menandai Babak Baru Pertumbuhan dan Kolaborasi Ekosistem FLOQ

Setelah mencapai lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan memperoleh pendanaan strategis sebesar USD 11,3 juta, FLOQ memperkenalkan fase pertumbuhan berikutnya yang berfokus pada inovasi, kolaborasi strategis, dan penguatan ekosistem aset digital Indonesia.

Jakarta, 28 Juni 2026 – Industri aset digital Indonesia memasuki fase perkembangan yang semakin matang.  Setelah bertahun-tahun didorong oleh pertumbuhan pengguna ritel dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap aset digital, industri kini bergerak menuju babak baru yang ditandai oleh meningkatnya partisipasi institusi, penguatan kerangka regulasi, serta hadirnya berbagai inovasi yang menghubungkan teknologi blockchain dengan sistem keuangan yang lebih luas.

Di tengah transformasi tersebut, FLOQ merayakan satu tahun perjalanannya melalui acara bertajuk The Genesis, sebuah momentum yang tidak hanya menjadi refleksi atas pencapaian perusahaan selama tahun pertama, tetapi juga menandai dimulainya fase pertumbuhan berikutnya bagi perusahaan dan ekosistem aset digital Indonesia.

Dalam waktu kurang dari satu tahun sejak diluncurkan, FLOQ telah melayani lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar, memperoleh pendanaan strategis sebesar USD 11,3 juta, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra global dan institusional.

Namun bagi FLOQ, pencapaian tersebut bukanlah tujuan akhir.

“Tahun pertama adalah fase pembuktian,” ujar Yudhono Rawis, Founder & CEO FLOQ.

“Pembuktian bahwa kami mampu membangun platform yang dipercaya jutaan pengguna. Pembuktian bahwa pertumbuhan dapat dicapai tanpa mengorbankan tata kelola, kepatuhan, dan kepercayaan. Tetapi yang lebih penting, tahun pertama memberikan fondasi bagi apa yang ingin kami bangun ke depan.”

Dari Adopsi Menuju Integrasi

Menurut Yudhono, salah satu perubahan terbesar yang terjadi dalam industri aset digital saat ini adalah bergesernya fokus dari sekadar adopsi menuju integrasi.

Beberapa tahun lalu, percakapan industri masih berpusat pada edukasi dan bagaimana memperkenalkan aset digital kepada masyarakat. Hari ini, diskusi telah berkembang jauh lebih luas, mencakup tata kelola, perlindungan konsumen, stablecoin, tokenisasi , aset dunia nyata, hingga bagaimana aset digital dapat menjadi bagian dari sistem keuangan masa depan.

“Pertanyaannya bukan lagi apakah aset digital akan menjadi bagian dari masa depan. Pertanyaannya adalah bagaimana kita membangun institusi, infrastruktur, dan ekosistem yang mampu mendukung masa depan tersebut secara bertanggung jawab,” lanjutnya.

Sebagai pelaku industri yang juga aktif dalam berbagai forum pengembangan ekosistem, FLOQ melihat bahwa pertumbuhan industri ke depan akan semakin ditentukan oleh kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun kepercayaan, mendorong inovasi, dan menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan.

Memasuki Babak Baru Melalui Kolaborasi Strategis

Sebagai bagian dari fase pertumbuhan berikutnya, FLOQ memperkenalkan sejumlah kolaborasi strategis yang mencerminkan arah perkembangan industri aset digital global.

Salah satunya adalah kolaborasi dengan Ripple dengan menghadirkan Ripple USD (RLUSD), stablecoin enterprise-grade yang dikembangkan oleh Ripple, di ekosistem aset digital Indonesia. Kehadiran RLUSD mencerminkan semakin pentingnya stablecoin sebagai infrastruktur keuangan digital yang menjembatani efisiensi teknologi blockchain dengan kebutuhan dunia nyata, termasuk pembayaran lintas batas, manajemen likuiditas, dan akses terhadap aset berbasis dolar AS.

FLOQ juga mendorong kolaborasi dengan Ondo Finance, yang merepresentasikan salah satu tren paling signifikan dalam industri saat ini, yaitu tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets). Perkembangan ini membuka peluang bagi akses yang lebih luas terhadap instrumen keuangan yang sebelumnya hanya tersedia bagi segmen tertentu.

Menurut FLOQ, kedua perkembangan tersebut menunjukkan bagaimana industri aset digital semakin bergerak dari fase spekulasi menuju fase utilitas, integrasi, dan adopsi yang lebih luas.

Membangun Ekosistem, Bukan Hanya Perusahaan

FLOQ meyakini bahwa masa depan industri tidak akan dibangun oleh satu perusahaan secara sendiri-sendiri.

Pertumbuhan yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi antara platform, regulator, institusi, penyedia teknologi, penyedia infrastruktur, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang berperan dalam membentuk fondasi industri.

Sepanjang tahun pertamanya, FLOQ memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra ekosistem termasuk Ripple, Ondo Finance, E-Cloud Valley, Verihubs, dan Adjust, yang mendukung tokenisasi aset dunia nyata, infrastruktur cloud, identitas digital, keamanan, analitik, dan skalabilitas platform.

“Kolaborasi bukan sekadar menghadirkan logo dalam sebuah acara. Kolaborasi adalah bagaimana berbagai pihak dengan keahlian yang berbeda dapat bekerja bersama untuk menciptakan nilai yang lebih besar bagi pengguna dan industri,” kata Yudhono.

The Genesis: Awal dari Babak Berikutnya

Tema The Genesis dipilih bukan untuk merayakan akhir dari sebuah perjalanan, melainkan untuk menandai sebuah permulaan.  Jika tahun pertama merupakan fase membangun fondasi dan memperoleh kepercayaan pengguna, maka babak berikutnya adalah bagaimana fondasi tersebut digunakan untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi masyarakat, industri, dan masa depan ekonomi digital Indonesia.

Ke depan, FLOQ akan terus berfokus pada pengembangan produk, perluasan kolaborasi strategis, peningkatan pengalaman pengguna, serta kontribusi terhadap pertumbuhan industri yang lebih matang, inklusif, dan berkelanjutan.

“Pada akhirnya, kami tidak hanya ingin membangun perusahaan yang lebih besar,” tutup Yudhono. “Kami ingin membantu membangun ekosistem yang lebih kuat. The Genesis bukanlah perayaan atas apa yang telah kami capai. Ini adalah awal dari apa yang sedang kami bangun.”

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Masih Berisiko Turun ke US$50.000, Meski Peluang Rebound Belum Tertutup

Jakarta, 28 Juni 2026 – FLOQ merilis laporan Market Outlook pekan keempat Juni 2026 yang menunjukkan bahwa pasar kripto masih berada dalam fase ketidakpastian tinggi setelah Bitcoin (BTC) kehilangan level psikologis US$60.000. Meskipun harga sempat pulih ke kisaran US$62.000, FLOQ menilai pergerakan tersebut belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren.

Tekanan terhadap pasar kripto saat ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor makroekonomi global, keluarnya dana investor institusi dari Spot Bitcoin ETF, hingga meningkatnya perhatian pasar terhadap perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat melalui CLARITY Act.

Menurut Yudhono Rawis, CEO & Founder FLOQ, investor perlu melihat kondisi pasar secara lebih menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada pergerakan harga harian.

“Breakdown di bawah US$60.000 memang menjadi sinyal penting karena level tersebut selama ini dipandang sebagai support psikologis Bitcoin. Namun, investor juga perlu memahami bahwa pergerakan pasar saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor makro global dibandingkan fundamental Bitcoin itu sendiri. Karena itu, kami melihat fase saat ini sebagai periode konfirmasi, bukan titik untuk mengambil keputusan secara emosional,” ujar Yudho.

Tekanan Makro Masih Mendominasi Pergerakan Bitcoin

Dalam laporan tersebut, FLOQ menjelaskan bahwa penurunan Bitcoin pada 24 Juni hingga menyentuh level intraday US$59.023 dipicu oleh beberapa faktor yang terjadi secara bersamaan.

Penguatan dolar Amerika Serikat, kenaikan imbal hasil US Treasury setelah sikap hawkish Federal Reserve, serta aksi jual pada saham-saham teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong investor global mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto.

Kondisi tersebut diperparah oleh likuidasi lebih dari US$850 juta dalam waktu 24 jam, yang sebagian besar berasal dari posisi long berleverage. Efek domino dari likuidasi tersebut turut menekan Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, hingga saham perusahaan yang memiliki eksposur besar terhadap Bitcoin.

Secara teknikal, Bitcoin juga masih diperdagangkan di bawah sejumlah indikator moving average utama, sehingga struktur downtrend dinilai masih aktif. Area US$64.000 kini menjadi resistance penting yang harus ditembus sebelum pasar dapat mengonfirmasi pemulihan yang lebih kuat.

Bitcoin Treasury Mulai Menghadapi Ujian

Selain pergerakan harga Bitcoin, FLOQ juga menyoroti tekanan yang mulai dirasakan perusahaan-perusahaan dengan strategi Bitcoin Treasury seperti Strategy dan Strive.

Perusahaan-perusahaan tersebut diketahui melakukan akumulasi Bitcoin pada harga rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan harga pasar saat ini. Di tengah pelemahan harga, investor mulai mempertanyakan keberlanjutan model pendanaan berbasis leverage maupun preferred equity yang digunakan untuk membiayai pembelian Bitcoin.

Menurut FLOQ, tantangan terbesar bukan hanya berasal dari potensi unrealized loss, tetapi juga kewajiban pembayaran dividen dan kebutuhan likuiditas apabila pasar bearish berlangsung lebih lama.

“Model Bitcoin Treasury belum pernah benar-benar diuji dalam periode penurunan harga yang panjang. Apabila tekanan harga terus berlanjut, investor akan mulai lebih memperhatikan kemampuan perusahaan dalam mengelola arus kas dibanding sekadar jumlah Bitcoin yang dimiliki,” jelas Yudho.

Outflow ETF Menunjukkan Investor Institusi Masih Berhati-hati

FLOQ mencatat bahwa Spot Bitcoin ETF masih mengalami tekanan dengan outflow kumulatif sekitar US$6 miliar dalam enam minggu terakhir.

Meskipun sempat terjadi inflow pada 23 Juni, jumlah tersebut dinilai belum cukup untuk membalikkan tren. FLOQ menilai pasar membutuhkan arus dana masuk yang konsisten sebelum dapat menyimpulkan bahwa tekanan jual mulai mereda.

Di sisi lain, data on-chain masih menunjukkan aktivitas akumulasi oleh long-term holder dan whale. Namun, akumulasi tersebut belum mampu mengimbangi tekanan dari redemption ETF.

CLARITY Act Berpotensi Menjadi Katalis Terbesar Tahun Ini

Di tengah tekanan jangka pendek, FLOQ menilai perkembangan CLARITY Act masih menjadi katalis positif terbesar bagi pasar aset digital sepanjang tahun 2026.

Teks final regulasi tersebut dijadwalkan dirilis pada awal Juli sebelum memasuki tahap floor vote pada bulan yang sama.

Apabila berhasil disahkan, Bitcoin dan Ethereum berpotensi memperoleh kepastian hukum sebagai digital commodity di bawah pengawasan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

“Pasar saat ini sedang mencari katalis baru. Jika CLARITY Act berhasil disahkan, dampaknya bukan hanya terhadap harga Bitcoin dalam jangka pendek, tetapi juga terhadap meningkatnya kepastian regulasi yang selama ini menjadi perhatian investor institusi. Ini berpotensi menjadi fondasi pertumbuhan industri aset digital dalam jangka panjang,” kata Yudho.

Tiga Skenario Bitcoin dalam Waktu Dekat

Dalam Market Outlook pekan ini, FLOQ memetakan tiga kemungkinan pergerakan Bitcoin dalam beberapa minggu ke depan.

Skenario pertama adalah recovery terkonfirmasi, apabila Bitcoin mampu bertahan di atas US$62.000 selama lebih dari tiga hari berturut-turut, didukung inflow ETF yang kembali positif, data inflasi PCE Amerika Serikat yang melandai, serta stabilnya Nasdaq. Dalam kondisi tersebut, Bitcoin berpotensi bergerak menuju kisaran US$64.000 hingga US$68.000.

Skenario kedua adalah konsolidasi, di mana Bitcoin diperkirakan bergerak dalam rentang US$59.000 – US$63.000 sambil menunggu perkembangan data ekonomi dan regulasi.

Sementara itu, skenario ketiga adalah breakdown lanjutan apabila Bitcoin kembali kehilangan level US$59.000 dengan volume transaksi yang besar. Dalam kondisi tersebut, target koreksi menuju US$50.000 – US$51.000 dinilai semakin realistis.

Investor Diminta Tetap Mengedepankan Manajemen Risiko

FLOQ mengimbau investor untuk tetap disiplin dalam menerapkan manajemen risiko selama volatilitas pasar masih tinggi.

Investor pemula disarankan menghindari panic selling maupun keputusan investasi yang didorong oleh euforia sesaat. Bagi investor jangka panjang, strategi akumulasi bertahap atau Dollar Cost Averaging (DCA) masih dapat dipertimbangkan selama dilakukan sesuai profil risiko dan tujuan investasi.

Sementara itu, trader jangka pendek disarankan menunggu konfirmasi arah pasar, khususnya di area US$62.000 – US$63.000 yang masih menjadi level penentu dalam waktu dekat.

“Volatilitas merupakan bagian dari karakter pasar kripto. Yang membedakan investor yang berhasil bukanlah kemampuan menebak harga berikutnya, melainkan kemampuan mengelola risiko dan tetap disiplin terhadap strategi investasi yang telah dibuat,” tutup Yudho.

Disclaimer: Laporan Market Outlook FLOQ disusun berdasarkan data publik hingga 25 Juni 2026 dan bertujuan sebagai informasi serta edukasi. Seluruh informasi dalam laporan ini bukan merupakan rekomendasi investasi maupun ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

HUT Jakarta ke-499, PAM JAYA Anugerahkan Jakarta Water Hero 2026 dan Rekor MURI Sambungan Rumah

Melalui JWH, PAM JAYA juga mendorong tercapainya target 100% cakupan layanan air minum perpipaan di 2029 sesuai Pergub DKI Jakarta No. 48 Tahun 2025 serta memperkuat kolaborasi dengan pelanggan dan stakeholder dalam mendukung ketahanan air yang berkelanjutan.

Jakarta, 26 Juni 2026 – Berawal dari berbagai aksi nyata
yang dilakukan oleh pelanggan, komunitas, dunia usaha hingga instansi
pemerintah, PAM JAYA kembali menyelenggarakan Jakarta Water Hero (JWH) 2026
dengan tema “Dari Aksi Nyata, Menjadi Gerakan Bersama”. Kegiatan ini menjadi
momentum pemberian apresiasi kepada para pihak yang telah berkontribusi dalam
mendukung penggunaan air perpipaan.

PAM JAYA Jakarta Water Hero telah diselenggarakan sejak 2023
dan tahun ini memasuki penyelenggaraan keempat kalinya.  Dalam JWH, apresiasi pun diberikan kepada
pelanggan dan berbagai pihak yang mendukung pemerataan layanan, serta
implementasi Zona Bebas Air Tanah (ZOBAT).

Melalui JWH, PAM JAYA juga mendorong tercapainya target 100%
cakupan layanan air minum perpipaan di 2029 sesuai Pergub DKI Jakarta No. 48
Tahun 2025 serta memperkuat kolaborasi dengan pelanggan dan stakeholder dalam
mendukung ketahanan air yang berkelanjutan.

Acara ini diselenggarakan di Halaman Balaikota DKI Jakarta
dan dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta serta Ketua DPRD
Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran banyak pihak menjadi cerminan semangat
kolaborasi dalam mendukung pengembangan layanan air minum perpipaan yang
berkelanjutan di Jakarta.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin menyampaikan bahwa
Jakarta Water Hero merupakan ajang apresiasi kepada pelanggan dan banyak pihak
yang telah mendukung program PAM JAYA, sekaligus mendorong semakin luasnya
penggunaan air perpipaan sebagai sumber air utama bagi masyarakat Jakarta.

“Saat ini layanan PAM JAYA telah menjangkau sekitar 82
persen warga Jakarta atau setara 8,9 juta jiwa, didukung jaringan perpipaan
sepanjang lebih dari 13.000 kilometer yang akan terus diperluas hingga 2029.
Kami juga terus memberikan apresiasi kepada pelanggan yang telah beralih dari
penggunaan air tanah ke air minum perpipaan, sekaligus memohon pengertian
masyarakat atas ketidaknyamanan sementara akibat pekerjaan pembangunan jaringan
pipa yang dilakukan untuk memperluas layanan bagi seluruh warga Jakarta,”
ujar Arief.

Dalam rangkaian acara ini, Gubernur DKI Jakarta bersama PAM
JAYA menerima penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori
“Penyambungan Pipa Air Minum kepada Pelanggan Terbanyak dalam Waktu Satu Tahun”
atas capaian penambahan 206.537 Sambungan Rumah pada tahun 2025. Penghargaan
ini menjadi salah satu bukti percepatan perluasan layanan air minum perpipaan
yang dilakukan PAM JAYA bagi masyarakat Jakarta.

Dalam ajang Jakarta Water Hero 2026, PAM JAYA memberikan
penghargaan dan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung
pengembangan layanan air minum perpipaan di Jakarta. Penghargaan tersebut
mencakup kategori niaga, Eksternal / Stakeholder, Perangkat Daerah Provinsi DKI
Jakarta, Komunitas Perempuan, Kementerian & Lembaga serta top 10 korporasi
yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam mendukung penggunaan air perpipaan
dan keberlanjutan sumber daya air.

Untuk kategori penghargaan top 10 Korporasi, penghargaan
diberikan kepada RSAB Harapan Kita, Rumah Sakit Sint Carolus, PT Pertamina
Trans Kontinental, Thamrin Nine, Rusunawa Rawa Bebek, Canisius College, PT
Ruang Maha Karya, PT Khong Guan Biscuit, Mahaka Square, dan Pusat Pengelolaan
Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK). Masing-masing penerima memperoleh predikat
penghargaan berdasarkan hasil penilaian juri atas komitmen dan kontribusinya
dalam optimalisasi penggunaan air minum perpipaan.

Tak hanya pelanggan korporasi, PAM JAYA juga memberikan
penghargaan kepada kategori pelanggan reguler rumah tangga sebagai bentuk
apresiasi atas komitmen mereka dalam menjadikan air minum perpipaan sebagai
sumber air utama.

Penghargaan juga diberikan kepada niaga, eksternal /
stakeholder, komunitas perempuan, serta instansi  yang telah mendukung berbagai program PAM
JAYA melalui peran, kolaborasi dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi
pengembangan layanan air minum perpipaan di Jakarta. Selain itu, apresiasi
turut diberikan kepada instansi pemerintah pusat dan perangkat daerah
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang selama ini berkontribusi dalam mendukung
program serta percepatan peningkatan cakupan layanan air minum perpipaan bagi
masyarakat Jakarta.

PAM JAYA juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengawasan
Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta atas
pendampingan yang telah diberikan dalam berbagai aspek penguatan tata kelola
perusahaan. Kolaborasi ini menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung
percepatan transformasi perusahaan agar semakin akuntabel, profesional dan
mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui Jakarta Water Hero 2026, PAM JAYA berharap semakin
banyak pihak yang terdorong untuk berpartisipasi dalam mendukung penggunaan air
perpipaan, pelestarian sumber air, serta mewujudkan target 100% cakupan layanan
air minum perpipaan di 2029 bagi seluruh warga Jakarta.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cara Mengatasi Inflasi agar Gaji Tidak Habis Percuma

Cara mengatasi inflasi bukan hanya dengan meningkatkan penghasilan, tetapi juga memastikan uang yang dimiliki dikelola dengan tepat. Tidak sedikit orang yang merasa gajinya terus naik dari tahun ke tahun, tetapi kondisi tabungannya justru tidak banyak berubah.

Fenomena ini cukup umum terjadi. Ketika pendapatan meningkat, pengeluaran sering kali ikut naik. Di sisi lain, harga barang dan jasa juga terus mengalami penyesuaian akibat inflasi. Akibatnya, kenaikan gaji yang diperoleh terasa tidak terlalu berdampak pada kondisi keuangan secara keseluruhan.

Lalu, bagaimana cara menghadapi inflasi agar keuangan tetap sehat dan tujuan finansial tetap berjalan?

Apa Itu Inflasi?

Inflasi adalah kondisi ketika harga barang dan jasa mengalami kenaikan secara umum dalam periode tertentu.

Ketika inflasi terjadi, daya beli uang akan menurun. Dengan jumlah uang yang sama, barang atau jasa yang bisa dibeli menjadi lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Sebagai contoh, jika beberapa tahun lalu Rp50.000 cukup untuk membeli kebutuhan tertentu, belum tentu jumlah yang sama masih memiliki daya beli yang setara saat ini.

Karena itu, memahami cara mengatasi inflasi menjadi penting agar kondisi keuangan tidak tertinggal oleh kenaikan harga.

Kenapa Gaji Naik Tapi Tabungan Tetap Stagnan?

Ada beberapa alasan yang sering menyebabkan kondisi tersebut.

1. Pengeluaran Ikut Naik

Saat penghasilan meningkat, banyak orang tanpa sadar meningkatkan gaya hidup.

Misalnya:

– Lebih sering makan di luar

– Upgrade gadget

– Menambah langganan hiburan

– Belanja lebih sering

Kondisi ini dikenal sebagai lifestyle inflation atau inflasi gaya hidup.

2. Tidak Memiliki Anggaran yang Jelas

Tanpa perencanaan keuangan, kenaikan gaji sering kali habis begitu saja untuk berbagai pengeluaran yang tidak terkontrol.

Akibatnya, porsi tabungan tidak ikut bertambah meskipun penghasilan meningkat.

3. Seluruh Dana Hanya Disimpan di Rekening Transaksi

Menyimpan seluruh dana dalam satu rekening memang praktis, tetapi sering kali membuat uang lebih mudah digunakan untuk kebutuhan yang sebenarnya tidak direncanakan.

Karena itu, penting untuk memisahkan dana berdasarkan tujuan keuangan masing-masing.

Cara Mengatasi Inflasi Agar Keuangan Tetap Bertumbuh

1. Tingkatkan Porsi Tabungan Saat Gaji Naik

Setiap kali mendapatkan kenaikan gaji, coba tingkatkan porsi tabungan terlebih dahulu sebelum menambah pengeluaran lainnya.

Misalnya:

– Kenaikan gaji Rp500.000

– Alokasikan sebagian untuk tabungan atau investasi

– Sisanya digunakan untuk kebutuhan lain

Cara sederhana ini dapat membantu kondisi keuangan berkembang lebih cepat.

2. Bangun Dana Darurat

Dana darurat menjadi salah satu fondasi penting dalam perencanaan keuangan.

Dana ini dapat membantu menghadapi kondisi tidak terduga seperti:

– Kehilangan pekerjaan

– Biaya kesehatan

– Kerusakan kendaraan

– Kebutuhan mendesak lainnya

Dengan dana darurat yang memadai, tujuan keuangan jangka panjang tidak mudah terganggu.

3. Pisahkan Uang Berdasarkan Tujuan

Membagi dana sesuai tujuan dapat membantu pengelolaan keuangan menjadi lebih terstruktur.

Misalnya:

– Dana darurat

– Dana liburan

– Dana pendidikan

– Dana investasi

– Dana kebutuhan harian

Cara ini membantu mengurangi risiko penggunaan dana yang tidak sesuai peruntukannya.

4. Evaluasi Pengeluaran Secara Berkala

Luangkan waktu untuk meninjau pengeluaran setiap bulan.

Perhatikan apakah terdapat:

– Langganan yang jarang digunakan

– Pengeluaran impulsif

– Biaya yang dapat dikurangi

Penghematan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.

5. Pertimbangkan Diversifikasi Aset

Selain menabung, sebagian masyarakat memilih mengalokasikan dana ke berbagai instrumen sesuai tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

Diversifikasi membantu mengurangi ketergantungan pada satu jenis aset saja dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

Emas Masih Menjadi Pilihan Banyak Orang

Salah satu instrumen yang sering dipilih masyarakat untuk tujuan jangka panjang adalah emas.

Alasannya karena emas telah lama dikenal sebagai salah satu aset yang digunakan untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.

Saat ini, pembelian emas juga semakin mudah karena dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi.

Namun perlu dipahami bahwa harga emas dapat mengalami kenaikan maupun penurunan sesuai kondisi pasar. Karena itu, emas tetap perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

Investasi Emas Online Kini Lebih Praktis

Menghadapi inflasi tidak selalu berarti harus mencari penghasilan tambahan yang lebih besar. Kamu juga perlu tahu bagaimana mengelola uang yang sudah dimiliki agar lebih terencana dan sesuai tujuan keuangan.

Bagi yang ingin mulai mengenal investasi emas, Investasi emas online neobank dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan. Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat membeli emas digital dari mitra yaitu Treasury dan Lakuemas. Bisa beli dengan nominal kecil dan memantau perkembangan investasi langsung melalui smartphone.

Sebelum berinvestasi, pastikan kamu memahami karakteristik produk, manfaat, biaya, risiko, serta ketentuan yang berlaku. Harga emas dapat naik maupun turun sesuai kondisi pasar sehingga investasi perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

***

Investasi mengandung risiko. Calon investor wajib memahami informasi produk sebelum melakukan transaksi investasi.

Jika ingin mempelajari fitur Emas di neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/infoneoemas

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Perjalanan yang Aman dan Nyaman, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi Jalan Tol Jagorawi

Jakarta, 29 Juni 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) kembali melaksanakan pekerjaan preservasi di Ruas Jalan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi (Jagorawi) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan tol agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus memberikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan bagi seluruh pengguna jalan.

Pekerjaan preservasi ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin yang dilakukan secara berkala untuk mempertahankan kondisi perkerasan jalan agar tetap optimal dan memperpanjang usia layanan jalan tol.

Selama periode 29 Juni hingga 5 Juli 2026, PT JMTM melaksanakan sejumlah pekerjaan yang meliputi Scrapping, Filling and Overlay (SFO) dan rekonstruksi perkerasan di beberapa titik Ruas Tol Jagorawi.

Pekerjaan Scrapping, Filling and Overlay (SFO) dilaksanakan setiap malam mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB guna meminimalkan dampak terhadap lalu lintas pengguna jalan. Adapun lokasi pekerjaan meliputi:

– 29 Juni 2026 : KM 18+850 s.d. KM 18+100 arah Jakarta (Lajur 2);

– 30 Juni 2026 : KM 18+250 s.d. KM 18+100 arah Jakarta (Lajur 1);

– 1 Juli 2026 : KM 30+825 s.d. KM 30+652 arah Jakarta (Lajur 1);

– 2 Juli 2026 : KM 31+242 s.d. KM 31+056 arah Jakarta (Lajur 1);

– 3 Juli 2026 : KM 37+000 s.d. KM 36+808 arah Jakarta (Lajur 1);

– 4 Juli 2026 : KM 33+395 s.d. KM 33+177 arah Jakarta (Lajur 2);

– 5 Juli 2026 : On Ramp Cimanggis 2.

Sementara itu, pekerjaan rekonstruksi perkerasan dilaksanakan dengan pengaturan lalu lintas berupa penutupan sementara lajur pada lokasi pekerjaan hingga proses perbaikan selesai. Adapun jadwal pekerjaan sebagai berikut:

– KM 22+110 s.d. KM 22+210 arah Ciawi Lajur 2, penutupan lajur dimulai Senin, 29 Juni 2026 pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali Jumat, 3 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

– KM 22+210 arah Ciawi Lajur 2, penutupan lajur dimulai Senin, 29 Juni 2026 pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali Kamis, 2 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

– KM 28+950 s.d. KM 29+050 arah Ciawi Lajur 1, penutupan lajur dimulai Senin, 29 Juni 2026 pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali Jumat, 3 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

– KM 24+969 s.d. KM 25+100 arah Jakarta Lajur 1, penutupan lajur dimulai Selasa, 30 Juni 2026 pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

– Off Ramp Gunung Putri, penutupan dimulai Rabu, 1 Juli 2026 pukul 22.00 WIB dan dibuka kembali Jumat, 3 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja dan manajemen lalu lintas secara optimal. Selama pekerjaan berlangsung, hanya lajur yang menjadi area pekerjaan yang ditutup sementara, sementara lajur lainnya tetap dapat digunakan oleh pengguna jalan. PT JMTM juga menyiapkan rambu-rambu pengamanan, traffic cone, water barrier, lampu peringatan, serta petugas di lapangan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan maupun pekerja.

PT Jasamarga Tollroad Maintenance menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan demi keselamatan bersama.

Melalui kegiatan preservasi jalan yang dilakukan secara berkelanjutan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur jalan tol yang andal, aman, nyaman, dan berkeselamatan sehingga mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya Hadirkan Raya Active, Fitur Bank Digital untuk Dukung Aktivitas Bergerak dan Wujudkan Tabungan Impian

Sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group, Bank Raya kembali menghadirkan inovasi melalui peluncuran Raya Active, sebuah fitur menabung yang mengintegrasikan aktivitas fisik nasabah dengan pencapaian target tabungan di Aplikasi Raya.

Sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group, Bank Raya kembali menghadirkan inovasi melalui peluncuran Raya Active, sebuah fitur menabung yang mengintegrasikan aktivitas fisik nasabah dengan pencapaian target tabungan di Aplikasi Raya. Melalui fitur ini, nasabah dapat menabung secara otomatis dengan memindahkan dana dari Saku Utama ke Saku Pintar setelah berhasil memenuhi target aktivitas fisik yang telah ditentukan.

Raya Active terhubung dengan aplikasi Health Connect di perangkat Android dan Apple Health di iOS untuk mencatat jumlah langkah, jarak tempuh, maupun kalori yang terbakar. Data aktivitas tersebut kemudian dikaitkan dengan target menabung yang telah ditetapkan, sehingga pengalaman menabung menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Lukman Hakim selaku Direktur Digital dan Operasional Bank Raya mengatakan, “Raya Active ini merupakan inovasi bank digital pertama yang menghubungkan gaya hidup sehat dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Sebagai bank digital, kami berupaya untuk memahami karakter nasabah kami yang sebagian besar adalah generasi muda yang memiliki kepedulian pada keuangan yang sehat. Disamping itu, gaya hidup sehat juga telah menjadi bagian dari lifestyle masyarakat saat ini.” 

Selain Raya Active, Bank Raya juga menghadirkan Saku Bareng, fitur tabungan kolektif yang memungkinkan lebih dari 300 anggota dalam satu komunitas menabung secara bersama dengan pengelolaan yang transparan. Fitur ini juga menyediakan hingga lima kantong tabungan untuk memudahkan pemisahan anggaran pribadi maupun komunitas. Di sisi lain, admin dapat memantau kontribusi dan pengeluaran anggota melalui fitur Rekap Keuangan yang secara otomatis menyusun laporan transaksi berdasarkan kategorinya.

Peluncuran Raya Active bertepatan dengan penyelenggaraan Bank Raya Fun Run yang bekerja sama dengan Kumparan. Ajang lari sejauh 5 kilometer yang berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026, di kawasan Car Free Day Jakarta tersebut diikuti ratusan pelari dari berbagai komunitas. Para peserta juga menjadi pengguna pertama yang merasakan pengalaman menggunakan Raya Active. Melalui kegiatan ini, Bank Raya ingin memperkenalkan fitur tersebut kepada komunitas olahraga sekaligus mengajak masyarakat membangun kebiasaan menabung melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara konsisten.

Dengan menghubungkan target olahraga dengan target finansial, Raya Active membantu pengguna mengumpulkan dana secara bertahap untuk mewujudkan berbagai kebutuhan, termasuk pembelian perlengkapan olahraga seperti sepatu lari, pakaian olahraga, smartwatch, maupun kebutuhan penunjang olahraga lainnya.

Cara mengaktifkan Raya Active pun cukup mudah. Pengguna hanya perlu menentukan target aktivitas, baik berupa jumlah langkah, jarak tempuh, maupun kalori yang ingin dicapai, sekaligus menetapkan target nominal tabungan. Selanjutnya, aplikasi akan secara otomatis mencatat perkembangan aktivitas pengguna. Ketika target aktivitas berhasil dipenuhi, dana dari Saku Utama akan otomatis dipindahkan ke Saku Pintar sesuai dengan pengaturan yang telah dipilih.

“Raya Active bukan hanya sekadar fitur, tetapi cara baru untuk membangun kebiasaan yang lebih sehat, lebih disiplin, dan lebih terencana. Dengan mengintegrasikan gaya hidup aktif ke dalam pengalaman perbankan digital, Bank Raya ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga mendukung kualitas hidup nasabah secara menyeluruh.” tegas Lukman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya Luncurkan Raya Active, Fitur Bank Digital Inovatif yang Ajak Masyarakat Aktif Bergerak untuk Capai Tabungan Impian

Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya kembali menghadirkan inovasi baru, Raya Active, yaitu fitur menabung yang menghubungkan aktivitas gerak nasabah untuk mencapai tabungan impian di Aplikasi Raya.

Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya kembali menghadirkan inovasi baru, Raya Active, yaitu fitur menabung yang menghubungkan aktivitas gerak nasabah untuk mencapai tabungan impian di Aplikasi Raya. Fitur Raya active ini memungkinkan nasabah menabung otomatis dengan memindahkan dana dari Saku Utama ke Saku Pintar, dan akan terkoneksi dengan Aplikasi Health Connect di Android dan Apple Health di iOS untuk menghitung jumlah langkah, jarak tempuh atau kalori nasabah dan dihubungkan dengan target menabung. Dengan demikian, menabung di Aplikasi Raya semakin menyenangkan. 

Lukman Hakim selaku Direktur Digital dan Operasional Bank Raya mengatakan, “Raya Active ini merupakan inovasi bank digital pertama yang menghubungkan gaya hidup sehat dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Sebagai bank digital, kami berupaya untuk memahami karakter nasabah kami yang sebagian besar adalah generasi muda yang memiliki kepedulian pada keuangan yang sehat. Disamping itu, gaya hidup sehat juga telah menjadi bagian dari lifestyle masyarakat saat ini.” 

Lukman juga menambahkan, Bank Raya saat ini juga fokus merangkul berbagai komunitas mulai dari komunitas hobi, olahraga, maupun pelaku usaha, sehingga dengan adanya Raya Active ini akan semakin memperkuat keunggulan kami dalam menghadirkan inovasi  untuk kebutuhan komunitas.

Untuk kebutuhan menabung bagi komunitas, disamping Raya Active Bank Raya juga memiliki Saku Bareng yang memungkinkan nasabah menabung kolektif secara transparan untuk lebih dari 300 anggota. Saku Bareng memberikan beberapa kemudahan lain seperti menu pembuatan hingga lima saku, sehingga mempermudah dalam memisahkan bujet pribadi dan komunitas. Admin juga bisa melihat rekap Saku Bareng dari kontribusi dan pengeluaran keuangan anggota yang otomatis dan terkategorisasi melalui fitur Rekap Keuangan.

Peluncuran Raya Active dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan Bank Raya Fun Run yang bekerja sama dengan Kumparan, sebuah ajang lari 5K yang digelar pada Minggu, 28 Juni 2026 di CFD Jakarta. Ratusan pelari dari berbagai komunitas turut memeriahkan acara ini sekaligus menjadi yang pertama mencoba fitur Raya Active. Melalui kegiatan ini, Bank Raya ingin memperkenalkan Raya Active lebih dekat kepada komunitas olahraga serta mendorong masyarakat membangun kebiasaan menabung melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Dengan menghubungkan target aktivitas olahraga dengan target menabung, Raya Active membantu pengguna mengumpulkan dana secara bertahap yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan olahraga, seperti membeli sepatu lari, pakaian olahraga, smartwatch, atau perlengkapan olahraga lainnya. 

Untuk mengaktifkan fitur Raya Active, pengguna cukup menentukan target aktivitas fisik, seperti jumlah langkah, jarak tempuh, atau kalori yang ingin dibakar, serta menetapkan target nominal tabungan yang ingin dicapai. Selanjutnya, pengguna dapat menjalankan aktivitas seperti biasa, sementara aplikasi akan mencatat progres aktivitas secara otomatis. Ketika target aktivitas tercapai, dana dari Saku Utama akan secara otomatis dipindahkan ke Saku Pintar atau Saku Bujet sesuai pengaturan yang telah dipilih pengguna.

“Raya Active bukan hanya sekadar fitur, tetapi cara baru untuk membangun kebiasaan yang lebih sehat, lebih disiplin, dan lebih terencana. Dengan mengintegrasikan gaya hidup aktif ke dalam pengalaman perbankan digital, Bank Raya ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga mendukung kualitas hidup nasabah secara menyeluruh.” tegas Lukman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perusahaan Wellness AS, Nutrivance Wellness, Resmi Ekspansi ke Indonesia dan Luncurkan Nutrivance Creatine Monohydrate

Nutrivance Wellness LLC secara resmi mengumumkan ekspansinya ke pasar Indonesia sebagai langkah strategis di Asia Tenggara. Untuk mengawali kehadirannya, perusahaan meluncurkan produk Nutrivance Creatine Monohydrate guna mendukung kebutuhan gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

JAKARTA, 27 Juni 2026 – Nutrivance Wellness LLC, perusahaan wellness yang terdaftar di Amerika Serikat, secara resmi mengumumkan ekspansi strategisnya ke pasar Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari visi pertumbuhan jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan solusi suplemen bernutrisi tinggi serta memperkuat kehadirannya di kawasan Asia Tenggara. Bersamaan dengan ekspansi ini, Nutrivance Wellness memperkenalkan produk andalan pertamanya untuk konsumen Indonesia, yaitu Nutrivance Creatine Monohydrate, yang telah resmi dipasarkan sejak 1 Juni 2026.

Ekspansi ini didorong oleh terus meningkatnya kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya menjaga kesehatan, kebugaran, dan mengadopsi gaya hidup aktif. Nutrivance Wellness hadir untuk menjawab kebutuhan pasar akan suplemen premium yang diproduksi dengan standar kualitas internasional, transparansi yang tinggi, serta inovasi yang dapat dipercaya oleh konsumen.

Standar Manufaktur Internasional dan Kepercayaan Konsumen

Seluruh produk Nutrivance Wellness dikembangkan menggunakan bahan baku pilihan yang telah melalui proses seleksi ketat. Proses produksi dilakukan di fasilitas manufaktur yang memiliki sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP), memastikan setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar pengawasan kualitas yang ketat dari awal proses hingga siap dikonsumsi oleh pelanggan.

Lebih dari sekadar menawarkan produk, Nutrivance Wellness berkomitmen membangun kepercayaan jangka panjang dengan konsumen. Perusahaan meyakini bahwa hubungan yang kuat dengan pelanggan dibentuk melalui transparansi informasi yang terbuka, konsistensi kualitas produk yang terjaga, serta penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab.

Komitmen Kepemimpinan dan Potensi Pasar Indonesia

Ella, selaku Founder & CEO Nutrivance Wellness LLC, menyampaikan antusiasmenya terhadap langkah ekspansi ini:

“Indonesia merupakan salah satu pasar wellness dengan pertumbuhan yang sangat pesat di Asia Tenggara. Kami bangga dapat menghadirkan Nutrivance Wellness kepada masyarakat Indonesia dan berkomitmen untuk menyediakan produk berkualitas tinggi yang didukung oleh standar manufaktur yang ketat, transparansi, serta inovasi berkelanjutan.”

Ketersediaan Produk dan Aksesibilitas

Sebagai langkah awal dalam membangun portofolio produknya di Indonesia, kehadiran Nutrivance Creatine Monohydrate diharapkan menjadi solusi praktis bagi para pencinta olahraga dan kebugaran. Ke depannya, Nutrivance Wellness berencana untuk terus memperluas lini produk wellness lainnya guna memenuhi berbagai kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.

Produk-produk dari Nutrivance Wellness kini telah tersedia dan dapat diperoleh konsumen melalui berbagai saluran penjualan digital resmi, yaitu website resmi di https://nutrivancewellness.com, TikTok Shop (Nutrivance Ph), serta Shopee melalui Nutrivance Wellness Official Store.

Tentang Nutrivance Wellness LLC
Nutrivance Wellness LLC adalah perusahaan wellness yang terdaftar di Amerika Serikat dan berfokus pada pengembangan suplemen nutrisi serta produk wellness premium. Dengan mengedepankan kualitas, transparansi, dan inovasi, perusahaan berkomitmen menghadirkan solusi wellness yang diproduksi sesuai standar kualitas internasional untuk mendukung gaya hidup yang lebih sehat dan aktif bagi konsumen di Indonesia dan Asia Tenggara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Program Mandiri Energi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Singkong di Lampung

Bandar Lampung – PTPN I Regional 7, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), membuka peluang kerja sama bagi investor untuk pengembangan budidaya singkong di Provinsi Lampung. Sebanyak lebih dari 10 ribu hektare lahan tersedia di Unit Kerja Kebun Kedaton, Bergen, Way Berulu, Way Lima, Tulungbuyut, dan Bungamayang guna mendukung implementasi Program Mandiri Energi nasional melalui pengembangan energi baru terbarukan berbasis etanol dari singkong.

Peluang investasi tersebut disampaikan Business Support Head PTPN I Regional 7, Iskandar Dewantara, dalam rapat percepatan hilirisasi industri singkong yang berlangsung di Bandar Lampung, Senin (25/5/2026). Iskandar menegaskan bahwa PTPN I Regional 7 sebagai unit operasional PTPN I di bawah Holding Perkebunan Nusantara siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.

“Kami siap melaksanakan kebijakan Bapak Presiden sebagaimana diamanatkan kepada Holding (PTPN Holding) dan HO (Head Office PTPN I) untuk mengeksekusi di lapangan. Kami punya lahan yang bisa dimanfaatkan untuk program ini seluas kurang lebih 10 ribu hektare di enam Kebun (unit kerja). Semuanya ada di Lampung,” kata Iskandar di hadapan puluhan calon investor yang hadir di Kantor Regional 7 Bandar Lampung.

Rapat yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Lampung tersebut dihadiri Kepala Dinas DKPTPH Provinsi Lampung DR Elvira Umihani, S.P., M.T., Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung sekaligus Ketua National Cassava Center (NCC) Kuswanta, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Sementara itu, pemaparan terkait kesiapan PTPN dalam program tersebut disampaikan Ketua Tim Percepatan Hilirisasi Komoditas Ubi Kayu Holding Perkebunan Nusantara, Erwin Sialagan.

Dalam sambutannya, Elvira Umihani menjelaskan bahwa Provinsi Lampung saat ini merupakan sentra utama produksi singkong nasional dengan kontribusi sekitar 62 persen terhadap produksi nasional. Menurutnya, terdapat 72 pabrik tapioka di Lampung yang sebagian besar bahan bakunya dipasok dari petani rakyat.

“Ada 72 pabrik tapioka di Lampung. Bahan bakunya dipasok dari singkong rakyat. Ada lebih 314 ribu keluarga yang mengandalkan ekonominya dari budi daya singkong di sini. Produksinya sekitar 15 juta ton per tahun. Sedangkan produktivitasnya saat ini rata-rata 7,5 ton per hektare,” kata dia.

Meski produksi singkong Lampung tergolong tinggi, Elvira menegaskan bahwa pengembangan industri etanol membutuhkan kepastian pasokan bahan baku dalam jangka panjang. Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian memberikan mandat kepada Holding Perkebunan Nusantara untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut.

“PTPN dinilai memiliki potensi dan sumber daya yang kuat untuk memegang mandat ini. Dan pada rapat kali ini, sengaja kita undang seluruh pihak, terutama calon investor untuk membahas strategi dan teknis dalam pelaksanaannya. Pada hari ini, pihak PTPN akan memaparkan segala sesuatunya untuk kemudian bapak ibu para pelaku usaha segera mengambil langkah positif,” ujarnya.

Sementara itu, Erwin Sialagan menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan implementasi bahan bakar campuran E-20 pada tahun 2028, yakni bensin dengan kandungan etanol sebesar 20 persen yang berasal dari bahan baku terbarukan, terutama singkong.

“Angka delapan juta kilo liter etanol itu diperkirakan dapat dihasilkan dari ubi kayu atau biasa disebut singkong dari lahan seluas 104 ribu hektare. Dan itu harus dicapai sampai 2029. Nah, untuk tahap awal ini, tahun 2026 harus terealisasi 10 ribu hektare. Selanjutnya akan dipercepat hingga mencapai angka tersebut. Dengan demikian, pasokan bahan baku untuk industri etanol tidak akan terputus,” kata dia.

Lebih lanjut, Erwin memaparkan potensi lahan yang dimiliki PTPN I Regional 7 yang dapat segera dimanfaatkan investor. Dalam skema kerja sama yang ditawarkan, Holding Perkebunan Nusantara menyediakan lahan, sementara aspek budidaya, pembiayaan, teknologi, hingga pemilihan varietas menjadi tanggung jawab mitra usaha.

“Model kerja samanya adalah KSU, kerja sama usaha. Kami hanya menyediakan lahan. Secara teknis budi daya dan pembiayaan, termasuk varietas yang akan ditanam, semua terserah investor. Dan regulasi terkait hasil panennya dimanfaatkan untuk program ketahanan energi, itu domain para pihak terkait. Yang pasti, kami sediakan lahan ini untuk program kemandirian energi nasional,” kata dia.

Usai pemaparan program, potensi lahan, serta model kerja sama yang ditawarkan, para investor menunjukkan antusiasme tinggi dalam sesi diskusi. Program pengembangan etanol berbasis singkong dinilai dapat memberikan kepastian pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami menyambut baik program ini. Untuk diketahui, baru beberapa bulan ini harga singkong kami bagus, bahkan sampai Rp2.000 per kilo. Dengan program ini (ketahanan energi), mudah-mudahan harga nggak turun lagi sehingga petani singkong bisa ikut sejahtera,” kata Jamsari, salah satu pengurus kelompok tani yang hadir pada acara tersebut.

Melalui inisiatif ini, Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan energi nasional, sekaligus mendorong hilirisasi komoditas pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekosistem industri etanol berbasis singkong yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hubungkan Ujung Jawa hingga Bali, Proyek Strategis Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Jasa Marga Pacu Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Jakarta (27/06), PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai market leader industri jalan tol di Indonesia terus membuktikan komitmennya dalam menghubungkan berbagai wilayah sekaligus menggerakkan roda perekonomian nasional. Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Perseroan kini tengah mengakselerasi tahapan akhir penyelesaian Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Tahap I (Ruas Gending-Besuki) untuk memberikan dampak positif yang masif bagi mobilitas dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Pembangunan ini menjadi wujud komitmen Jasa Marga sebagai bagian dari Danantara Indonesia dalam menghadirkan infrastruktur nasional yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas.

Pembangunan proyek strategis nasional ini mencatatkan progres yang sangat positif. Konstruksi fisik Seksi 1 Gending-Kraksaan (12,88 km) dan Seksi 2 Kraksaan-Paiton (11,20 km) telah rampung 100% dan telah mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO). Sementara itu, Seksi 3 Paiton-Besuki (25,60 km) juga telah sukses menyelesaikan 100% pekerjaan jalan utama (mainroad). Seluruh agenda konstruksi tersebut telah diselesaikan sejak April 2026 dan saat ini tengah memasuki fase akhir berupa penyelesaian administrasi serta Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO). Proses ULFO ini krusial untuk memastikan seluruh komponen struktural mulai dari jalan, jembatan, sistem drainase, hingga marka jalan telah memenuhi standar keselamatan sebelum resmi dioperasikan.

Tingginya urgensi kebutuhan masyarakat terhadap kehadiran Jalan Tol Prosiwangi sebelumnya telah teruji nyata. Pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2026 (periode 13-29 Maret 2026) lalu, ruas ini dibuka secara fungsional dan berhasil melayani total 226.028 kendaraan dengan lancar, aman, dan nyaman. Angka ini lebih besar 12% dari proyeksi lalu lintas jalan tol ini, yaitu sebesar 201.407 kendaraan.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa Jasa Marga tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, namun juga pada penciptaan nilai tambah yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat.

“Jalan Tol Prosiwangi dirancang untuk menjadi urat nadi utama komoditas lokal di wilayah Tapal Kuda. Kehadiran tol ini akan membuka gerbang pasar yang jauh lebih luas, inklusif, dan cepat bagi produk pertanian, sektor perikanan, hingga industri kreatif UMKM setempat yang selama ini terkendala waktu tempuh logistik yang melalui jalan nasional. Selain itu, akses untuk destinasi pariwisata di ujung timur Pulau Jawa juga semakin mudah,” papar Rivan.

Lebih lanjut, Jalan Tol Prosiwangi akan menghadirkan efisiensi waktu tempuh yang sangat signifikan di wilayah Jawa Timur. Perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki yang semula membutuhkan waktu sekitar 2 jam kini dapat dipangkas menjadi hanya 1 jam 15 menit saja dengan kecepatan rata-rata 80-100 km/jam. Sementara itu, perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi yang biasanya menguras waktu hingga lima jam diproyeksikan terpangkas menjadi hanya sekitar tiga jam perjalanan dengan kecepatan rata-rata di jalan nasional 60 km/jam.

Sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pekerjaan Umum dalam mewujudkan konektivitas nasional yang andal melalui pembangunan infrastruktur berkualitas, kehadiran proyek tol ini diproyeksikan selain mampu memangkas waktu tempuh secara masif sekaligus menciptakan efek domino (multiplier effect) yang positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Secara nyata, infrastruktur ini akan memperlancar akses menuju kawasan industri Paiton di Kabupaten Probolinggo, mempercepat distribusi logistik ke Pelabuhan Ketapang sebagai gerbang utama penyeberangan Jawa–Bali, serta mendongkrak konektivitas pariwisata unggulan mulai dari Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Pantai Pasir Putih Situbondo, hingga kawasan wisata Banyuwangi.

Kehadiran proyek tol ini turut memantik suburnya ekosistem infrastruktur pendukung di sepanjang kawasan timur Jawa Timur. Mulai dari pembangunan rest area, pertumbuhan sektor perhotelan, hingga penyediaan fasilitas umum baru di sekitar interchange, di mana seluruh perputaran ekonomi baru tersebut secara aktif menyerap ratusan tenaga kerja lokal dan memprioritaskan pelibatan warga sekitar. Kemudahan aksesibilitas dan penurunan biaya logistik ini menjadi motor penggerak baru bagi UMKM setempat. Jasa Marga memastikan bahwa setiap proyek jalan tol operasi maupun konstruksi yang dikelola harus mampu memperkuat daya saing daerah, mendorong tumbuhnya investasi, serta meningkatkan daya tarik pariwisata di daerah tersebut.

“Jalan Tol Prosiwangi ini pada akhirnya akan menjadi jembatan peradaban strategis yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali. Proyek ini melengkapi dan mengunci bentangan konektivitas dari ujung barat di Jakarta hingga ke ujung paling timur Pulau Jawa. Melalui rantai jaringan tol yang solid ini, Jasa Marga berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkeadilan, berkelanjutan, dan membawa manfaat nyata di setiap jengkal lajur yang dilalui masyarakat,” tutup Rivan.

Sebagai salah satu proyek strategis nasional, kehadiran Jalan Tol Prosiwangi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sistem logistik nasional, mempercepat arus barang dan jasa, memperluas peluang investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia khususnya di Pulau Jawa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES