Karaoke Manekineko Celebrates Opening 20 Outlets with New Promotions

KUALA LUMPUR, OCTOBER 2026 – Marking the milestone of opening its 20th outlet in Malaysia, Karaoke Manekineko is turning up the volume this October with a trio of exciting new promotions!

The 20th Outlet Celebration, renewed Student Package and Birthday Mic Drop promotions offer something for every occasion — from a casual karaoke session with friends and a post-class hangout to a memorable birthday celebration. With special rates and added perks, Karaoke Manekineko invites customers to grab the mic, gather their favourite people and make every celebration one to remember.

Celebrating 20 Outlets with Karaoke from RM20

To mark the milestone of opening its 20th outlet in Malaysia, Karaoke Manekineko is offering special weekday karaoke rates at just RM20 per person.

Enjoy 3 hours of karaoke from 11.00am to 3.59pm, or 2 hours from 4.00pm until closing, with free-flow drinks included. The promotion is available Monday to Friday, with a minimum of two persons per session.

As part of the celebration, customers can also enjoy 20% off all à la carte menu items.

The Student Package Gets an Extra Hour of Fun

For students looking for an affordable way to unwind and catch up with friends, Karaoke Manekineko is giving its popular Student Package a refresh, now with a new 3-hour option for those who want to make more time for singing and fun. The revamped package offers 1 hour for RM9.90, 2 hours for RM18, and a new 3-hour option at RM27.90 per person, with free-flow drinks included.

The 1-hour and 2-hour packages are valid throughout the week, while the 3-hour package is available on weekends, public holidays and weekdays from 4.00pm until closing.

Birthday Celebrations Get the Mic Drop Treatment

For birthdays, Karaoke Manekineko is bringing the party to the next level with its new Birthday Mic Drop promotion.

Available in three packages for groups of 5–8 pax, 9–15 pax and 16–20 pax, the Birthday Mic Drop packages offer different room options, karaoke durations, food, cakes, free-flow drinks and birthday-themed extras to suit different group sizes and celebration styles.

Priced from RM359, the packages are designed to make birthday celebrations easier to plan while giving guests everything they need for a fun-filled karaoke party — from singing and food to cakes and festive birthday touches.

A Month Made for Party, Sing and Celebrate

With three new promotions launching this October, Karaoke Manekineko Malaysia is inviting customers to make the most of the month and celebrate the brand’s journey to its 20th outlet.

From affordable student sessions and special anniversary rates to all-in birthday celebrations, the promotions are designed around what Karaoke Manekineko does best — bringing people together through music, food and fun.

The October promotions are available at participating Karaoke Manekineko Malaysia outlets, subject to the respective promotion terms and conditions.

Party. Sing. Celebrate. 🎤🎉

Karaoke Manekineko Malaysia — where every celebration deserves a song.

This press release has also been published on VRITIMES

Saham Johnson & Johnson Anjlok Meski Laba Kuat, Bisnis MedTech Jadi Sorotan

Saham Johnson & Johnson (J&J) mengalami tekanan pada perdagangan Selasa, 13 Oktober 2026, meskipun perusahaan kesehatan asal Amerika Serikat tersebut mencatatkan kinerja keuangan kuartal III yang melampaui ekspektasi pasar. Penurunan saham dipicu kekhawatiran investor terhadap pertumbuhan bisnis teknologi medis atau MedTech yang lebih lambat dari perkiraan.

Mengutip Yahoo Finance, saham J&J sempat turun hampir 7% setelah investor menyoroti lemahnya penjualan perangkat medis. Kondisi ini terjadi meskipun perusahaan kembali menaikkan proyeksi pendapatan dan laba untuk tahun penuh 2026. Sebelum mengalami koreksi, saham J&J telah menguat lebih dari 27% sepanjang tahun berjalan.

Pendapatan J&J Lampaui Ekspektasi

Pada kuartal III 2026, Johnson & Johnson membukukan pendapatan sebesar US$25,4 miliar dengan laba yang disesuaikan (adjusted earnings) sebesar US$2,59 per saham. Hasil tersebut melampaui ekspektasi analis dan menunjukkan bahwa bisnis farmasi perusahaan masih memiliki momentum pertumbuhan.

Namun, respons pasar tidak sepenuhnya positif. Investor menilai pertumbuhan pendapatan yang kuat belum cukup untuk menghilangkan kekhawatiran terhadap kinerja sejumlah lini bisnis, khususnya MedTech.

Perusahaan juga menghadapi sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi prospek pertumbuhan, mulai dari tekanan harga di pasar internasional hingga dampak konflik geopolitik terhadap pengeluaran sektor kesehatan.

Situasi ini memperlihatkan bahwa hasil keuangan yang melampaui ekspektasi tidak selalu membuat harga saham naik. Investor juga mempertimbangkan sumber pertumbuhan perusahaan, kualitas pendapatan, serta kemampuan manajemen mempertahankan kinerja dalam beberapa kuartal mendatang.

Bisnis MedTech Tumbuh di Bawah Perkiraan

Salah satu faktor utama yang membebani saham J&J adalah kinerja divisi MedTech. Pada kuartal III 2026, pendapatan segmen tersebut meningkat 2,5% menjadi sekitar US$8,6 miliar. Angka ini berada di bawah perkiraan analis yang mencapai sekitar US$8,71 miliar.

Pertumbuhan tersebut juga dinilai kurang memuaskan karena bisnis MedTech kembali menunjukkan kinerja yang lebih lemah selama dua kuartal berturut-turut.

CFO Johnson & Johnson, Joe Wolk, menjelaskan bahwa bisnis perangkat medis menghadapi tantangan dari berbagai arah. Salah satunya adalah hasil studi di Inggris yang mempertanyakan manfaat pompa jantung Impella dalam prosedur tertentu terhadap pasien berisiko tinggi.

Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut memengaruhi penjualan. Menurut Wolk, sebagian negara di kawasan tersebut mengalihkan anggaran dari sektor kesehatan ke pertahanan sehingga berdampak pada permintaan produk MedTech.

Dengan demikian, perlambatan penjualan tidak sepenuhnya mencerminkan hilangnya kebutuhan terhadap perangkat medis. Perubahan prioritas anggaran dan kondisi pasar turut memengaruhi realisasi penjualan perusahaan.

Bisnis Farmasi Menjadi Penopang Pertumbuhan

Berbeda dengan MedTech, divisi farmasi J&J mencatatkan kinerja yang lebih kuat. Pendapatan segmen Innovative Medicine meningkat 7,7% menjadi US$16,76 miliar pada kuartal III 2026.

Pertumbuhan tersebut membantu menopang pendapatan perusahaan di tengah perlambatan bisnis perangkat medis. Sejumlah obat menjadi pendorong kinerja, termasuk Tremfya, yang mencatatkan kenaikan penjualan sekitar 68% dibandingkan periode sebelumnya.

Kinerja farmasi memperlihatkan bahwa portofolio obat inovatif masih menjadi salah satu kekuatan utama J&J. Namun, ketergantungan pada segmen yang tumbuh lebih cepat juga membuat investor mencermati apakah bisnis MedTech dapat kembali memberikan kontribusi yang lebih besar.

Bagi perusahaan dengan skala bisnis sebesar J&J, keseimbangan pertumbuhan antarsegmen menjadi penting untuk menjaga kinerja jangka panjang. Perlambatan pada satu lini bisnis dapat memengaruhi persepsi pasar, sekalipun segmen lainnya masih mencatatkan hasil positif.

Proyeksi Tahunan Naik, tetapi Belum Cukup Meyakinkan Investor

Johnson & Johnson kembali menaikkan proyeksi pendapatan dan laba untuk tahun penuh 2026. Meski demikian, langkah tersebut belum cukup untuk meredakan kekhawatiran investor terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.

Pasar masih menunggu bukti bahwa perbaikan kinerja dapat berlangsung secara berkelanjutan, terutama pada bisnis MedTech. Investor juga perlu memperhatikan bagaimana perusahaan mengatasi tekanan geopolitik, persaingan, dan tantangan pada sejumlah produk.

Di sisi lain, J&J berencana memisahkan bisnis ortopedinya, DePuy Synthes, melalui langkah spin-off yang ditargetkan berlangsung pada pertengahan 2027. Strategi ini diharapkan memungkinkan perusahaan lebih fokus pada bidang dengan prospek pertumbuhan yang dinilai lebih menarik, termasuk kardiovaskular dan teknologi bedah robotik.

Hal yang Perlu Dicermati Investor

Pergerakan saham Johnson & Johnson menunjukkan bahwa investor tidak hanya menilai besarnya laba atau pendapatan, tetapi juga memperhatikan kualitas pertumbuhan dan prospek masing-masing segmen bisnis.

Meski perusahaan memiliki portofolio farmasi yang kuat, perlambatan MedTech menjadi faktor yang perlu dipantau. Perkembangan konflik geopolitik, perubahan alokasi anggaran kesehatan, serta strategi perusahaan dalam memperbaiki kinerja perangkat medis dapat memengaruhi sentimen pasar berikutnya.

Bagi investor, memahami laporan keuangan dan faktor di balik pergerakan saham menjadi bagian penting sebelum mengambil keputusan investasi. Harga saham dapat bergerak berlawanan dengan ekspektasi ketika pasar menilai prospek perusahaan belum sepenuhnya sesuai dengan valuasinya.

Pantau Pergerakan Saham AS di Nanovest

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplorasi berbagai aset kripto dalam satu aplikasi.

Bagi investor yang baru ingin memulai, Nanovest menyediakan akses ke berbagai instrumen investasi dan memiliki perlindungan dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Informasi lebih lanjut dapat kamu kunjungi melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store maupun App Store.

Kinerja Johnson & Johnson menjadi pengingat bahwa hasil keuangan yang kuat tidak selalu menjamin kenaikan harga saham. Investor tetap perlu mencermati pertumbuhan setiap segmen, risiko bisnis, dan prospek perusahaan sebelum menentukan strategi investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Raih Top 10 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026, Jasa Marga Terus Perkuat Transformasi Layanan Berbasis Customer Experience

Jakarta (14/10), PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat 10 dalam ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (13/10). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dan Direktur Layanan Jasa Marga Yaya Ruhiya sebagai bentuk komitmen Perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan jalan tol yang berorientasi pada kebutuhan dan pengalaman pengguna jalan.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menyampaikan bahwa ajang CX100 merupakan momentum penting untuk membangun pola pikir pelayanan berkelanjutan di seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Hari ini bukan semata-mata tentang siapa yang menang atau kalah. Yang terpenting adalah membangun pola pikir bahwa pelayanan membuat perusahaan kita berkelanjutan,” ucap Dony.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa CX100 menjadi momentum bagi Perusahaan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat transformasi layanan yang dijalankan secara berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan pergeseran paradigma Jasa Marga dari infrastructure menuju infraculture, yaitu menempatkan pengalaman dan kebutuhan masyarakat sebagai pengguna jalan sebagai bagian penting dalam pengelolaan infrastruktur jalan tol.

“Bagi Jasa Marga, transformasi layanan tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur dan menghadirkan teknologi. Keberhasilannya harus tercermin dalam pengalaman nyata yang dirasakan masyarakat. Dengan melayani rata-rata 3,5 juta kendaraan setiap hari, kami perlu memastikan setiap aspek perjalanan, mulai dari kemudahan memperoleh informasi, keandalan operasional jalan tol, hingga respons petugas saat terjadi kendala, dapat memberikan pengalaman yang semakin baik bagi pengguna jalan,” ujar Rivan.

Danantara Indonesia CX100 merupakan inisiatif Danantara Indonesia sebagai bentuk kalibrasi dan pengukuran layanan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada sektor pelayanan publik untuk meningkatkan Customer Experience (CX) secara komprehensif, terstruktur, dan berbasis data. Kalibrasi ini mencakup delapan sektor layanan publik, di mana Jasa Marga masuk dalam sektor Infrastruktur Transportasi dengan subklaster Railway & Toll Infrastructure. Evaluasi mengacu pada tiga pilar pengalaman pelanggan, yaitu Effectiveness (ketepatan), Ease (kemudahan), dan Emotion (kenyamanan). Pengambilan data dilakukan melalui kombinasi enam metodologi riset yang mencakup Polling, Online Survey, Face-to-Face Interview, Mystery Shopping, In-Depth Interview, serta Focus Group Discussion (FGD) bersama para pakar, asosiasi, dan stakeholder.

Sejalan dengan pendekatan tersebut, Jasa Marga mengembangkan strategi Total Experience Excellence untuk memastikan transformasi layanan berlangsung secara menyeluruh. Strategi ini mengintegrasikan penguatan infrastruktur, pemanfaatan teknologi dan data, serta pengembangan budaya pelayanan. Implementasinya mencakup peningkatan kapabilitas karyawan (Employee Experience), penyempurnaan perjalanan pengguna jalan (Customer Experience), penguatan proses operasional (Business Experience), serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam ekosistem jalan tol (Multiple Experience).

Implementasi Total Experience Excellence tersebut dioperasionalkan secara nyata melalui Smart Toll Road Ecosystem yang terhubung dalam satu Integrated Mobility Ecosystem. Ekosistem mobilitas cerdas ini bertumpu pada penguatan sistem digital terintegrasi melalui pemanfaatan artificial intelligence dan pemrosesan data pada Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) serta Aplikasi Travoy. Langkah tersebut berjalan selaras dengan pengembangan ekosistem hijau yang mendukung keberlanjutan lingkungan melalui penyediaan sarana SPKLU dan pengelolaan emisi, sekaligus memperkuat social economic multiplier yang mengoptimalkan fungsi rest area sebagai penyokong UMKM lokal dan kelancaran rantai pasok logistik nasional.

Rivan menjelaskan bahwa keberlanjutan transformasi layanan membutuhkan keterlibatan seluruh karyawan (Roadster Jasa Marga) dalam menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada pengguna jalan. Kualitas pengalaman pelanggan tidak terlepas dari kesiapan, kompetensi, dan pengalaman karyawan dalam bekerja. Karena itu, Jasa Marga terus mendorong evaluasi dan perbaikan layanan secara berkelanjutan agar setiap inovasi dan pengembangan yang dilakukan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna jalan atas kepercayaan dan masukan yang diberikan kepada Jasa Marga. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Bagi kami, Melayani Sepenuh Hati bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan melalui pelayanan yang semakin baik dan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Rivan.

Bagi Jasa Marga, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, dengan kepercayaan dan kepuasan pengguna jalan sebagai tolok ukur utama keberhasilan transformasi. Melalui penguatan operasional, inovasi digital, dan budaya pelayanan yang berkelanjutan, Jasa Marga berkomitmen untuk memastikan setiap inovasi dan pengembangan yang dilakukan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menghadirkan perjalanan yang semakin lancar, aman, dan nyaman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

GEMA Motorcars Perkenalkan Koleksi Rare Cars, dari G-Class Limited Edition hingga Porsche 718 Spyder RS

Jakarta, 11 Oktober 2026 — Dalam dunia otomotif premium, sebuah kendaraan dapat memiliki nilai lebih dari sekadar performa, kemewahan, dan fungsi mobilitas. Jumlah produksi yang terbatas, konfigurasi tertentu, pilihan warna yang tidak umum, karakter mesin, hingga posisi sebuah model dalam sejarah sebuah brand dapat menjadikannya bagian dari koleksi yang bernilai bagi automotive enthusiast dan kolektor.

Memahami karakter tersebut, GEMA Motorcars memperkenalkan sejumlah rare and collectible cars melalui Exclusive Media Briefing, menghadirkan pilihan kendaraan dengan spesifikasi, konfigurasi, dan karakter yang tidak mudah ditemukan di pasar Indonesia.

Seperti yang disampaikan oleh CEO GEMA Motorcars, Gary Suwandi, “Untuk kendaraan seperti ini, pelanggan biasanya tidak hanya mencari mobil. Mereka mencari kombinasi antara spesifikasi, sejarah, kelangkaan, kondisi, dan pengalaman kepemilikan. Karena itu, kami melihat peran GEMA Motorcars bukan hanya mempertemukan unit dengan calon pembeli, tetapi juga membantu pelanggan memahami kendaraan yang mereka pilih dan memastikan prosesnya berjalan dengan transparan.”

Koleksi tersebut mencakup:

Mercedes-Benz G 500 Edition STRONGER THAN THE 1980s dalam warna Colorado Beige

Edisi khusus ini diproduksi secara terbatas hanya 460 unit di seluruh dunia, sebagai penghormatan terhadap W 460, generasi pertama G-Class yang diperkenalkan pada 1979.

Mengambil inspirasi dari karakter G-Class pada era awal, edisi ini menghadirkan sejumlah elemen desain bernuansa heritage, termasuk pilihan warna yang terinspirasi dari palet G-Class era 1980-an, amber-coloured indicators, detail eksterior berwarna hitam, serta elemen interior yang mengingatkan pada karakter desain generasi awal. Kombinasi antara kemampuan G-Class modern dengan elemen desain yang terinspirasi dari sejarahnya memberikan karakter tersendiri

bagi model ini, terutama bagi kolektor yang menghargai heritage dan eksklusivitas sebuah limited edition.

Porsche 911 GT3 RS dengan konfigurasi Paint to Sample

Dari lini Porsche, 911 GT3 RS menawarkan karakter yang berorientasi kuat pada performa. Model ini mengusung mesin 4.0-liter naturally aspirated flat-six dengan high-revving character hingga 9.000 rpm (revolutions per minute), serta dikembangkan dengan pendekatan yang sangat dekat dengan DNA motorsport Porsche.

Karakter tersebut diperkuat melalui konstruksi ringan serta sistem aerodinamika yang dirancang untuk menghasilkan downforce tinggi dan mengoptimalkan performa di lintasan. GT3 RS menjadi salah satu model yang merepresentasikan hubungan erat antara teknologi motor sport dan mobil sport Porsche yang dapat digunakan di jalan raya. Unit yang diperkenalkan GEMA Motorcars juga memiliki konfigurasi Paint to Sample (PTS), program personalisasi Porsche yang memungkinkan pelanggan memilih warna khusus di luar pilihan warna standar.

Porsche 718 Spyder RS

Memiliki daya tarik historis yang kuat, Porsche menyebut model ini sebagai final newly developed Porsche 718 with a combustion engine, menjadikannya salah satu model penting dalam perjalanan keluarga 718 menuju era elektrifikasi.

Porsche 718 Spyder RS mengusung mesin 4.0-liter naturally aspirated six-cylinder boxer dengan tenaga 500 PS (horsepower) dan redline hingga 9.000 rpm. Mesin tersebut dikembangkan dari teknologi yang juga digunakan pada Porsche 911 GT3 dan 911 GT3 Cup, kemudian dipadukan dengan transmisi Porsche Doppelkupplung (PDK). Sebagai mid-engined roadster, Spyder RS menawarkan pengalaman berkendara terbuka dengan lightweight soft-top yang dapat dilepas. Kombinasi antara mesin naturally aspirated berputaran tinggi, bobot ringan, dan konfigurasi open-top memberikan karakter berkendara yang berbeda dari model 718 lainnya.

Defender OCTA Edition One

Varian khusus yang menggabungkan kemampuan extreme off-road dengan performa tinggi dan kemewahan. Defender OCTA dikembangkan sebagai varian performa tinggi dalam keluarga Defender, dengan sistem suspensi 6D Dynamics yang mengendalikan gerakan pitch dan roll, serta OCTA Mode yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan kendaraan di medan off-road.

Khusus OCTA Edition One, Land Rover menghadirkan spesifikasi khusus yang hanya tersedia pada tahun pertama produksi, termasuk pilihan warna Faroe Green, detail Chopped Carbon Fibre, interior khusus, serta pelek forged alloy 20 inci. Karakter tersebut menjadikan OCTA Edition One menarik bagi kolektor yang mencari perpaduan antara kemampuan off-road, performa, dan eksklusivitas sebuah edisi khusus.

Lamborghini Revuelto

Merepresentasikan babak baru dalam perjalanan V12 Lamborghini. Revuelto memadukan mesin 6.5-liter V12 dengan tiga motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan hingga 1.015 CV.

Model ini mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam 2,5 detik dan mencapai kecepatan maksimum lebih dari 350 km/jam. Alih-alih meninggalkan karakter V12 yang menjadi bagian penting dari identitas Lamborghini, Revuelto mempertahankan mesin tersebut sekaligus mengintegrasikannya dengan teknologi elektrifikasi. Pendekatan ini menjadikan Revuelto sebagai salah satu model penting dalam evolusi V12 super sports car menuju era baru performa.

Lamborghini Urus S

Menawarkan karakter yang cocok bagi pelanggan yang mencari kombinasi antara performa dan utilitas. Model ini menggunakan mesin 4.0-liter twin-turbo V8 dengan tenaga maksimum 666 CV, menghadirkan performa tinggi dalam format Super SUV.

Dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 3,5 detik dan kecepatan maksimum 305 km/jam, Urus S memadukan karakter performa Lamborghini dengan format SUV yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi untuk penggunaan sehari-hari.

Bagi GEMA Motorcars, menghadirkan rare and collectible cars bukan sekadar menambah variasi portofolio. Setiap unit memiliki cerita, karakter, spesifikasi, kondisi, dan kebutuhan perawatan yang berbeda sehingga proses transaksi membutuhkan pendekatan yang lebih personal dan terkurasi.

GEMA Motorcars juga memberikan pendampingan dalam aspek pemeriksaan kendaraan, dokumentasi, hingga layanan purnajual. Untuk kebutuhan servis dan pemeriksaan teknis, pelanggan dapat memperoleh pendampingan untuk mengakses jaringan bengkel resmi sesuai brand dan status kendaraan, termasuk proses yang berkaitan dengan garansi apabila masih berlaku dan memenuhi ketentuan pabrikan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari layanan GEMA Motorcars yang mencakup konsultasi dan pencarian unit, inspeksi kendaraan, trade-in, fasilitas pembiayaan, pengurusan dokumen, garansi kendaraan, hingga test drive.

“Kami memahami bahwa bagi kolektor, detail kecil bisa menjadi sangat penting. Warna, trim, tahun produksi, jumlah unit, spesifikasi mesin, hingga riwayat kendaraan dapat memengaruhi bagaimana sebuah mobil dilihat dan dihargai. Karena itu, kami ingin membangun GEMA Motorcars sebagai partner yang memahami bukan hanya sisi transaksinya, tetapi juga passion di balik setiap kendaraan,” lanjut Gary.

Ke depan, GEMA Motorcars akan terus memperluas portofolio rare, collectible, dan high-performance cars, sekaligus memperkuat layanan pendukung, kolaborasi, serta komunitas otomotif. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya GEMA Motorcars untuk membangun ekosistem jual beli kendaraan premium yang mengutamakan kepercayaan, transparansi, dan pendampingan personal di setiap tahap transaksi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PT Rohto Laboratories Indonesia hadirkan kembali kegiatan ROHTO PEDULI – “Joy of Seeing – A Healthy Future for All” dengan membagikan 1.500 kacamata gratis bagi siswa SD dan SMP serta 500 kacamata gratis bagi para lansia & operator pabrik.

Padalarang 8 Oktober 2026 –  ROHTO Peduli terus hadir dengan slogan “Clear Vision for Brighter Future” dan telah  memasuki tahun ke-5 sejak diluncurkan pada tahun 2022. Tahun ini Program ROHTO PEDULI ini juga bertepatan dengan momen Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) serta memperingati hari jadi ke-30 PT Rohto Laboratories Indonesia (30th Anniversary).

Kacamata gratis yang diberikan juga bertambah dari tahun sebelumnya, dengan total jumlah kacamata yang dibagikan secara gratis menjadi 2.000 kacamata, naik dari tahun lalu yang berjumlah 1.200 kacamata. Sasaran program CSR ROHTO Peduli tahun ini adalah 15 sekolah, pada tingkat SD dan SMP yang tersebar di daerah Bandung, Purwokerto, Malang, Surabaya dan Jember. Selain itu juga menyasar para lansia di sekitar pabrik cimareme dan Laksana Mekar di Kabupaten Bandung Barat, termasuk seluruh operator pabrik. Kegiatan sudah dimulai sejak 8 September dengan mengunjungi sekolah-sekolah di 5 daerah. Kegiatan ini diawali dengan edukasi untuk menjaga kesehatan mata, pemeriksaan mata dan selanjutnya dibagikan kacamata secara gratis kepada mereka yang membutuhkan dari hasil pemeriksaan mata masing-masing.

Pemeriksaan mata dilakukan menggunakan peralatan refractometer dan dilanjutkan dengan pemeriksaan manual menggunakan phoropter, serta pengumpulan profil peserta untuk membantu menentukan kondisi penglihatan dan ukuran lensa yang sesuai. Total pemeriksaan yang dilakukan selama program ini mencapai lebih dari 3.000 peserta dan mereka yang membutuhkan alat bantu diberikan kacamata secara gratis yang sesuai dengan kondisi matanya. Total Kacamata yang dibagikan secara gratis sekitar 2.000 kacamata untuk kegiatan tahun 2026 ini. 

Dalam rangka merayakan 30th Anniversary PT Rohto Laboratories Indonesia, ROHTO Peduli juga telah mengadakan bakti sosial berupa operasi katarak gratis di 8 titik dengan target 500 orang, bekerja sama dengan tim dokter spesialis mata di daerah masing-masing. Selain itu perusahaan juga melakukan kerja bakti, donor darah, memberikan donasi kepada panti disabilitas dan panti anak berkebutuhan khusus. 

Mukdaya Massidy, President Director PT ROHTO LABORATORIES INDONESIA mengatakan: “Kami bersyukur bahwa kegiatan ROHTO PEDULI “Joy of Seeing – A Healthy Future for All” telah memasuki tahun ke-5 dan kami terus membagikan kacamata secara gratis dan terus bertambah kepada para siswa SD dan SMP. Kami yakin bahwa kegiatan ini akan dapat menjangkau siswa-siswi di sekolah yang kami kunjungi sehingga dapat diketahui dengan tepat, siapa saja yang membutuhkan alat bantu kacamata dalam proses belajar mereka baik di sekolah maupun di rumah. Dengan program ROHTO PEDULI “Joy of Seeing” ini kami senang dapat turut memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan mata, bukan hanya sekedar memberikan kacamata saja, tetapi kegiatan ini juga diawali dengan sesi edukasi kepada para siswa-siswi untuk menjaga kesehatan mata mereka dan pemeriksaan mata yang komprehensif agar dapat dipastikan mereka akan mendapatkan kacamata yang sesuai dengan kondisi mata mereka sehingga membantu mereka dalam meningkatkan prestasi belajar.”

ROHTO PEDULI “Joy of Seeing – A Healthy Future for All” khususnya untuk pembagian kacamata gratis ke sekolah-sekolah ini turut didukung oleh Pesona Optic, dan Bank Resona Perdania. Pesona Optic melakukan pemeriksaan mata yang tepat dan komprehensif dilanjutkan dengan pembuatan kacamata yang sesuai dan berkualitas. Bank Resona Perdania telah ikut berpartisipasi sejak tahun 2024, telah turut menambah dampak positif bagi peserta dari program ini.

Memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) yang jatuh pada tanggal 8 Oktober 2026, diharapkan ROHTO PEDULI “Joy of Seeing – A Healthy Future for All” menjadi momentum penting untuk peduli akan kesehatan mata dan akses terhadap layanan kebutuhan akan kesehatan mata bagi masyarakat. Program ROHTO Peduli “Joy of Seeing” telah turut berpartisipasi secara nyata untuk memberikan kontribusi kepada generasi muda, yaitu para siswa-siswi SD dan SMP serta juga para lansia. Secara khusus dapat memberikan semangat dan membangkitkan perhatian akan penting kesehatan mata, layanan kesehatan mata yang mudah dan terjangkau serta menjaga kesehatan mata itu sendiri sejak dini.

Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua pihak yang belum dapat kami sebutkan satu per satu dan telah ikut berpartisipasi dan membantu program ROHTO PEDULI di tahun ini.

Sesuai motto kami, A Healthy Future for All,  PT. Rohto Laboratories Indonesia akan terus mengembangkan produk-produk yang memberikan manfaat nyata bagi penggunanya dan semua kalangan di Indonesia serta kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk rangkaian CSR yang dilakukan dalam program-program ROHTO Peduli ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

JELANG WAJIB HALAL 18 OKTOBER, FONDASI INDUSTRI HALAL TELAH SIAP

JAKARTA — Indonesia memasuki tahap lanjutan kewajiban sertifikasi halal pada 18 Oktober 2026 dengan basis 2,87 juta pelaku industri halal, 99 persen di antaranya berskala kecil dan mikro. Tenggat itu menjadi acuan bagi rangkaian kebijakan yang dibangun Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sejak 2020 di bawah Agus Gumiwang Kartasasmita, yang dicopot dari jabatan Menteri Perindustrian dalam perombakan kabinet bulan ini.

 

Menurut Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), tahap ini mencakup sejumlah kelompok produk, termasuk kosmetik, tekstil, keramik serta kelompok makanan dan minuman, sesuai penahapan.

Pasar besar, nilai tambah belum sepenuhnya tertangkap

Peluang yang diperebutkan tidak kecil. State of the Global Islamic Economy Report mencatat belanja konsumen Muslim di sektor ekonomi halal mencapai US$2,6 triliun pada 2024. Angka itu diproyeksikan naik menjadi US$3,56 triliun pada 2029.

 

Di dalam negeri, sekitar 87 persen penduduk beragama Islam. Industri makanan dan minuman, sektor terbesar ekonomi halal, tumbuh 6,15 persen pada 2025 dan menyumbang sekitar 6,72 persen produk domestik bruto (PDB). Sekitar 65 juta UMKM menyumbang kira-kira 61 persen PDB.

 

Namun besarnya pasar belum otomatis menjadi kekuatan industri. Pertanyaan yang kini diajukan pengambil kebijakan bukan lagi seberapa besar pasar halal Indonesia, melainkan seberapa besar nilainya yang ditangkap produsen dalam negeri.

 

Dari sertifikat ke ekosistem produksi

“Ekonomi halal merupakan bagian penting dari perang ekonomi global yang harus kita menangkan,” tegas Agus Gumiwang. Sejak 2020, Kemenperin atas inisiasi Agus Gumiwang membangun industri halal lewat beberapa jalur: kelembagaan, regulasi, infrastruktur, rantai pasok, business model, promosi, dan layanan publik, yang merupakan ekosistem dari ekonomi halal.

 

Di sisi kelembagaan, kementerian membentuk Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) pada tahun 2020, yang pada Januari 2025 diubah menjadi Pusat Industri Halal (PIH). Kemenperin juga membentuk Lembaga Pemeriksa Halal, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), serta lembaga pelatihan halal untuk menyiapkan penyelia dan pendamping.

 

Di sisi infrastruktur, Kemenperin mengatur pembentukan kawasan industri halal melalui Permenperin Nomor 17 Tahun 2020 dan mendorong pembangunan Halal Industrial Park bersama Himpunan Kawasan Industri (HKI). Arah jangka menengahnya dituangkan dalam Roadmap Pengembangan Industri Halal 2025–2029 (Permenperin Nomor 40 Tahun 2025), yang melengkapi Masterplan Industri Halal Indonesia 2023–2029 di tingkat nasional.

 

Kemenperin kini memfasilitasi empat kawasan industri halal, yakni di Bintan, Cikande, Jababeka, dan Sidoarjo. Ekosistem pendukungnya mencakup 22 Lembaga Pemeriksa Halal, empat Lembaga Pendamping Proses Produk Halal, lima lembaga pelatihan jaminan produk halal, dan tiga lembaga sertifikasi profesi.

 

Pada 2021, Kemenperin memulai Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) dengan tujuan untuk membangun kesadaran, motivasi, apresiasi, dan promosi para pelaku industri dan konsumen. Pada edisi perdana IHYA, sebanyak 145 perusahaan mendaftarkan diri secara mandiri, dan sejak itu digelar setiap tahun. Tingkat partisipasi perusahaan meningkat pada IHYA edisi 2026 menjadi 1.091 perusahaan.

Inisiasi : halal sebagai agenda industrialisasi

Pergeseran paling menonjol selama beberapa tahun terakhir adalah cara pandang. Industri halal tidak diperlakukan semata sebagai urusan sertifikasi, tetapi dikaitkan dengan agenda yang lebih besar: industrialisasi, trade barrier, pendalaman struktur industri, peningkatan utilisasi produksi dan investasi, serta pengembangan kawasan industri. Logikanya, produk halal membutuhkan bahan baku, mesin, kemasan, laboratorium, tenaga kerja, pembiayaan, dan logistik. Makin banyak mata rantai itu tersedia di dalam negeri, makin besar nilai tambah ekonomi yang tumbuh di Indonesia.

 

Pendekatan ini juga menyasar IKM. Sertifikasi diposisikan sebagai pintu masuk peningkatan mutu, standardisasi, dan keterhubungan dengan rantai pasok industri besar, bukan garis akhir.  “Sertifikasi ini bukan tujuan akhir. Ini adalah instrumen,” kata ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Abdul Hakam Naja, seperti dikutip Fortune Indonesia awal Oktober.

 

Hasilnya mulai tercermin di peringkat global. Dalam State of the Global Islamic Economy Report 2025/2026, sektor makanan halal Indonesia naik dari peringkat keempat pada tahun 2019 ke peringkat ketiga dunia pada tahun 2025. Di sektor fesyen muslim Indonesia saat ini menempati peringkat pertama, naik dari peringkat ketiga pada tahun 2019. Sementara di sektor farmasi dan kosmetik halal Indonesia naik dari posisi keenam pada tahun 2019 ke peringkat keempat pada tahun 2025. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Indonesia unggul pada salah satu sektor dengan bobot penilaian terbesar yakni 30 persen.

 

Menurut data yang dipaparkan Kemenperin, hingga akhir semester I-2026 sebanyak 2,67 juta perusahaan telah bersertifikat halal, dengan 5,49 juta produk dan 2,76 juta sertifikat. Pada 2025, Indonesia menarik investasi asing langsung US$24,2 miliar. Ekspor Indonesia ke negara-negara OKI pada 2024 mencapai US$12,51 miliar, naik 4,61 persen.

 

Agus Gumiwang sendiri menegaskan arah kebijakan ekonomi halal. “Indonesia harus bertransformasi dari sekadar pasar menjadi produsen dan pemain utama industri halal dunia,” ujarnya akhir September lalu.

 

“Kalau industri menengah besar saya yakin sudah siap,” kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman, seperti dikutip Katadata akhir Agustus lalu. Tantangannya ada di sekitar 1,7 juta industri kecil dan rumah tangga, yang kurang dari 1 juta di antaranya sudah bersertifikat. “Yang tantangan adalah di kecil, kecil rumah tangga, masih banyak yang belum,” ujarnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan

Jakarta, 12 Oktober 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. Langkah ini sejalan dengan arah penataan portofolio BUMN yang didorong oleh Danantara Asset Management (DAM) dan Badan Pengaturan (BP) BUMN, sekaligus menjadi bagian dari transisi Telkom sebagai Operating Holding menuju Strategic Holding sesuai inisiatif strategis TLKM 30.

Sejalan dengan aspirasi pemegang saham dalam rangka penataan dan optimalisasi portofolio, Telkom terus melaksanakan program streamlining terhadap 50 entitas di lingkungan TelkomGroup. Hingga semester pertama 2026, Telkom telah menuntaskan streamlining terhadap 24 entitas. Saat ini, proses penataan terhadap 26 entitas lainnya terus berjalan dengan mengupayakan penyelesaian semaksimal mungkin pada 2026, sesuai dengan tahapan kajian dan tata kelola yang berlaku bagi tiap entitas.

Sebagai salah satu BUMN dengan jumlah anak usaha terbanyak, Telkom menjalankan penataan portofolio untuk menjawab berbagai tantangan, mulai dari kompleksitas pengelolaan lintas lini bisnis, tumpang tindih usaha, kebutuhan peningkatan efisiensi operasional, hingga keterbatasan sejumlah entitas dalam bergerak lebih tangkas untuk menangkap peluang dan mendorong inovasi.

Melalui percepatan penataan ini, Telkom mengarahkan pembentukan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi berbasis Holding Company–Operating Company (HoldCo–OpCo), dengan struktur yang lebih ramping, fokus setiap OpCo pada bisnis inti (core business) yang semakin tajam, serta kinerja dan penciptaan nilai yang lebih kuat secara berkelanjutan.

Penataan portofolio juga membuka peluang untuk mengoptimalkan nilai bisnis yang selama ini belum tergali secara maksimal. Saat ini, Telkom melakukan delavering bisnis ke dalam empat segmen utama, yaitu B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, International. Penataan ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi masing-masing segmen bisnis, membuka peluang kemitraan strategis, serta mendorong penciptaan nilai yang lebih tinggi. Transformasi menuju Strategic Holding ini turut mendukung upaya Telkom dalam mencapai target valuasi lebih dari Rp550 triliun di tahun 2030.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan, komitmen Telkom dalam mengakselerasi streamlining diwujudkan melalui eksekusi yang disiplin.

“Arahan pemegang saham kami maknai sebagai mandat untuk bergerak lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian. Karena itu, setiap entitas kami evaluasi secara menyeluruh, apakah relevan dengan bisnis inti, berkontribusi pada nilai grup, dan memiliki prospek yang jelas. Percepatan yang kami lakukan bukan hanya untuk mengejar jumlah, melainkan memastikan portofolio TelkomGroup semakin sehat, sumber daya terfokus pada empat segmen bisnis TelkomGroup, sehingga setiap OpCo dapat bergerak dengan lebih linchah,” ujar Nanang.

Lebih lanjut, Nanang menambahkan, program streamlining sejak awal dirancang untuk memperkuat fundamental TelkomGroup sebagai digital telco. Telkom memiliki berbagai portfolio bisnis mulai dari core business di sektor telekomunikasi digital sampai dengan yang bersifat support atau adjacent. Sejalan dengan harapan stakeholder terhadap Telkom, program streamlining dapat mendukung penguatan profitabilitas dan penciptaan nilai yang berkelanjutan melalui pelepasan bisnis-bisnis yang memiliki margin kecil, sehingga EBITDA margin konsolidasi menjadi meningkat. Di tengah pelaksanaan streamlining dan penataan organisasi serta sumber daya manusia yang berjalan selaras, Telkom berhasil mencatatkan kinerja positif pada periode 1H26. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan pendapatan yang positif, disertai peningkatan profitabilitas pada kuartal II 2026, salah satunya tercermin dari EBITDA margin yang kembali berada di atas 50%.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Karyawan (SEKAR) Telkom Nashri menyatakan dukungan terhadap langkah streamlining yang dilakukan manajemen untuk menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.

“SEKAR Telkom mendukung streamlining sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis Telkom. Kami juga mengapresiasi komunikasi yang telah terjalin dengan baik antara manajemen dan karyawan. SEKAR Telkom juga sepakat bahwa pelaksanaan transformasi harus terencana, transparan, dan berkeadilan, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan, kepastian kerja dan kenyamanan karyawan. Kami meyakini, keberhasilan transformasi perusahaan harus berjalan beriringan dengan terciptanya lingkungan kerja yang kondusif dan masa depan karyawan yang lebih baik,” pungkas Nashri.

Dalam pelaksanaannya, Telkom memastikan setiap keputusan terkait streamlining diambil melalui mekanisme tata kelola dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap tahapan dijalankan berdasarkan kajian yang komprehensif, termasuk melalui proses due diligence yang melibatkan pihak ketiga independen, dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Business Judgment Rule (BJR).

Khususnya terhadap beberapa inisiatif streamlining yang memiliki kompleksitas tinggi, termasuk potensi cut loss, write-off atau permasalahan hukum, Telkom mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan kepastian hukum dalam setiap proses pengambilan keputusan. Sejalan dengan hal tersebut, Telkom berharap adanya percepatan penerbitan peraturan pelaksanaan sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Badan Usaha Milik Negara, guna memperkuat landasan hukum dan mendukung kelancaran pelaksanaan program penataan portofolio TelkomGroup.

Telkom juga memastikan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait serta menempatkan aspek sumber daya manusia sebagai perhatian utama, dengan memastikan setiap penyesuaian dilakukan secara bertanggung jawab, sukarela, dan menghormati hak-hak karyawan yang terdampak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%

Info Daop 2 Bd

Selasa, 13 Oktober 2026

Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%

Bandung (Jawa Barat), 13 Oktober 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api jarak jauh sepanjang Triwulan III 2026, periode Juli hingga September. Sejumlah relasi perjalanan menjadi pilihan favorit pengguna jasa KA, baik untuk keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung maupun perjalanan menuju berbagai kota tujuan.

Berdasarkan data perjalanan selama tiga bulan tersebut, Stasiun Gambir, Yogyakarta, Pasarsenen, Bekasi, dan Lempuyangan menjadi stasiun tujuan favorit pengguna jasa KA yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung. Sementara itu, stasiun-stasiun yang sama juga tercatat sebagai stasiun asal favorit bagi pengguna jasa KA yang tiba di wilayah Daop 2 Bandung.

Tingginya minat tersebut menunjukkan bahwa kereta api terus menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas antarkota, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, kunjungan keluarga, maupun wisata. Konektivitas antarkota yang didukung layanan kereta api menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang perjalanan masyarakat secara praktis dan terencana.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jasa KA yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api, khususnya di wilayah Daop 2 Bandung.

“Terima kasih kepada seluruh pengguna jasa KA yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Tingginya minat masyarakat selama Triwulan III 2026 menjadi motivasi bagi KAI Daop 2 Bandung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan perjalanan yang aman, selamat, tepat waktu, dan berkesan,” ujar Kuswardojo.

Dari sisi layanan, terdapat tujuh KA keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung yang mencatat tingkat okupansi tinggi sepanjang Triwulan III 2026. KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang menempati posisi teratas dengan okupansi mencapai 240,53 persen. Capaian ini menunjukkan tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang menghubungkan Bandung dengan sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Banyuwangi.

Berikut tujuh KA favorit pengguna jasa KA berdasarkan tingkat okupansi selama Triwulan III 2026:

1. KA Sangkuriang (7044A) relasi Bandung–Ketapang, okupansi 240,53 persen.

2. KA Malabar (70) relasi Bandung–Malang, okupansi 183,37 persen.

3. KA Kahuripan (274) relasi Kiaracondong–Blitar, okupansi 170,80 persen.

4. KA Cikuray (299) relasi Garut–Pasarsenen, okupansi 161,70 persen.

5. KA Papandayan (129B)** relasi Garut–Gambir, okupansi 147,77 persen.

6. KA Argo Wilis (10B) relasi Bandung–Surabaya Gubeng, okupansi 134,57 persen.

7. KA Mutiara Selatan (72) relasi Bandung–Surabaya Gubeng, okupansi 124,90 persen.

Kuswardojo menambahkan bahwa tingginya angka okupansi melebihi 100 persen tidak berarti terjadi kelebihan kapasitas tempat duduk, melainkan merupakan akumulasi jumlah pelanggan yang naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan (dinamis), sehingga satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan dalam satu rangkaian perjalanan.

“KAI menerapkan sistem penjualan tiket sesuai kapasitas tempat duduk yang tersedia pada setiap segmen perjalanan. Dengan demikian, seluruh pelanggan tetap memperoleh tempat duduk sesuai tiket yang dimiliki, meskipun secara akumulatif tingkat okupansi dapat melebihi 100 persen,” jelasnya.

Kuswardojo mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak jauh-jauh hari, terutama apabila ingin bepergian menggunakan KA favorit atau pada periode dengan permintaan tinggi. Tiket KA jarak jauh dapat dipesan mulai 45 hari sebelum tanggal keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, serta kanal penjualan resmi lainnya.

“Dengan merencanakan perjalanan lebih awal, masyarakat memiliki kesempatan lebih baik untuk memilih jadwal dan relasi KA yang sesuai dengan kebutuhan. Kami juga mengimbau pengguna jasa KA agar melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi untuk mendapatkan informasi perjalanan yang akurat dan menghindari risiko penipuan,” tambah Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan. Dukungan serta kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kereta api secara berkelanjutan.

Melalui berbagai layanan KA jarak jauh yang menghubungkan wilayah Bandung dan sekitarnya dengan beragam kota di Indonesia, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, tepat waktu, dan berkesan bagi seluruh pengguna jasa KA.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor

Pelemahan Bitcoin pada 13 Oktober 2026 terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Bittime menyoroti tiga faktor yang perlu dicermati investor, yaitu penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak dan ekspektasi inflasi, serta arus dana ETF Bitcoin spot AS. Investor diimbau memahami dinamika pasar dan risiko setiap instrumen sebelum mengambil keputusan. Bittime juga menjelaskan karakteristik perdagangan Futures, termasuk posisi long dan short, penggunaan leverage, serta risiko kerugian dan likuidasi.

Pelemahan Bitcoin di tengah ketidakpastian ekonomi global mendorong pelaku pasar untuk mencermati berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan aset kripto. Bittime, platform 3-in-1 yang menyediakan layanan Spot, Staking, dan Futures, melihat dinamika tersebut sebagai pengingat pentingnya memahami faktor yang dapat memengaruhi pasar aset digital serta karakteristik dan risiko setiap instrumen perdagangan dalam menghadapi volatilitas pasar.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Selasa 13 Oktober 2026 pagi, harga Bitcoin berada di kisaran US$82.400 pada 13 Oktober 2026, turun sekitar 1,45% dalam 24 jam dan 3,73 perse dalam sepekan. 

Harga tersebut juga sekitar 34,7% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high atau ATH) sebesar US$126.198,07 yang tercatat pada 6 Oktober 2025. Pergerakan ini berlangsung di tengah tekanan pasar yang dipengaruhi oleh sejumlah perkembangan ekonomi dan geopolitik global.

Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi OJK, Bittime menilai bahwa pergerakan Bitcoin perlu dipahami dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global, bukan hanya perkembangan internal industri kripto.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn menuturkan pergerakan Bitcoin saat ini perlu dilihat dalam konteks ekonomi global yang lebih luas. 

“Perubahan ekspektasi suku bunga, penguatan dolar AS, dan ketidakpastian geopolitik dapat memengaruhi selera risiko investor. Karena itu, penting bagi pelaku pasar untuk memahami bagaimana berbagai faktor tersebut saling berkaitan sebelum mengambil keputusan,” ujar Ryan.

Tiga Faktor yang Perlu Dicermati dari Pergerakan Bitcoin

Salah satu faktor yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah penguatan dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik. Dalam laporan pada 12 Oktober 2026, Reuters menyoroti penguatan dolar AS ke dekat level tertinggi dalam 18 bulan, didukung permintaan terhadap aset yang dianggap lebih aman dan perhatian investor terhadap data inflasi AS. Perubahan sentimen tersebut menjadi konteks penting dalam memahami minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Faktor kedua adalah perkembangan harga minyak dan implikasinya terhadap ekspektasi inflasi. Reuters juga melaporkan pada 13 Oktober 2026 bahwa harga minyak sedikit melemah setelah kenaikan pada hari sebelumnya, sementara pasar masih mempertimbangkan risiko gangguan pasokan energi di tengah ketegangan geopolitik. Perubahan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi dan pandangan pasar terhadap kebijakan moneter, meskipun dampaknya terhadap Bitcoin tidak selalu langsung atau konsisten.

Faktor ketiga adalah aliran dana pada produk investasi Bitcoin. Dalam laporan 12 Oktober 2026, Investing menyoroti tekanan terhadap harga Bitcoin di tengah kenaikan harga minyak dan arus dana keluar dari produk spot Bitcoin exchange-traded funds (ETF) di Amerika Serikat. 

Arus dana tersebut dapat memberikan gambaran mengenai perubahan permintaan terhadap produk investasi Bitcoin, tetapi tidak mencerminkan seluruh aktivitas investor di pasar kripto.

Ryan menambahkan bahwa indikator makroekonomi dan arus investasi perlu dibaca secara menyeluruh sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan.

“Data ekonomi dan arus investasi dapat membantu memberikan konteks yang lebih lengkap dalam membaca pasar Bitcoin. Namun, indikator tersebut tidak dapat memastikan arah harga berikutnya. Investor perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan dan memahami bahwa kondisi pasar dapat berubah dengan cepat,” jelas Ryan.

Peluang Futures di Tengah Dinamika Pasar

Perubahan kondisi pasar membuat pemahaman terhadap karakteristik instrumen perdagangan semakin penting. Dalam ekosistem Bittime yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, layanan Futures menyediakan mekanisme perdagangan derivatif bagi pengguna yang ingin mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pergerakan harga.

Bittime Futures menyediakan 49 pasangan perdagangan dengan leverage hingga 25x serta pilihan margin Cross dan Isolated. Melalui posisi long, pengguna dapat mengambil posisi berdasarkan ekspektasi kenaikan harga, sedangkan posisi short memungkinkan pengguna mengambil posisi berdasarkan ekspektasi penurunan harga.

Fitur tersebut memberikan fleksibilitas dalam menentukan strategi perdagangan di tengah kondisi pasar yang berubah-ubah. Namun, fleksibilitas ini tidak menghilangkan risiko kerugian ketika pasar bergerak berlawanan dengan posisi yang diambil.

“Futures memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pasar, baik ketika memperkirakan harga akan naik maupun turun. Namun, fleksibilitas tersebut harus disertai pemahaman mengenai mekanisme perdagangan, penggunaan margin, dan risiko yang melekat pada produk derivatif,” kata Ryan.

Penggunaan leverage memungkinkan pengguna membuka eksposur perdagangan yang lebih besar dibandingkan margin yang digunakan. Di sisi lain, leverage juga memperbesar dampak pergerakan harga terhadap modal. Dalam kondisi tertentu, pergerakan harga yang relatif kecil sekalipun dapat menyebabkan kerugian signifikan atau memicu likuidasi posisi, bergantung pada besarnya leverage, margin, dan kondisi perdagangan.

Pilihan margin Cross dan Isolated juga memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, pengguna perlu memahami mekanisme margin, ketentuan likuidasi, dan potensi kerugian sebelum menggunakan fitur tersebut. Perdagangan Futures tidak menjamin keuntungan, baik ketika pasar mengalami kenaikan maupun penurunan.

Pemahaman Risiko dalam Perkembangan Pasar Aset Digital

Dinamika Bitcoin pada Oktober 2026 menunjukkan pentingnya memahami hubungan antara kondisi ekonomi global dan pasar aset digital. Penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak, ekspektasi kebijakan moneter, serta arus investasi dapat memberikan konteks tambahan dalam membaca pergerakan harga. Namun, tidak ada satu faktor yang dapat digunakan secara terpisah untuk memastikan arah pasar berikutnya.

Bittime menyediakan berbagai pilihan layanan perdagangan aset digital melalui ekosistem Spot, Staking, dan Futures. Seiring perkembangan produk, pemahaman terhadap mekanisme perdagangan, karakteristik risiko, dan kondisi keuangan masing-masing pengguna tetap menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan.

“Perkembangan industri aset digital tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap produk perdagangan, tetapi juga dengan peningkatan pemahaman pengguna terhadap risiko. Keputusan yang terukur dimulai dari riset mandiri, pemahaman terhadap instrumen yang digunakan, dan pengelolaan eksposur sesuai kemampuan finansial. Tidak ada strategi yang menghilangkan seluruh risiko, terutama di pasar yang volatil,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Beyond Borders: Dari Indonesia, Membawa Kapabilitas PLN NPC ke Dunia

Jakarta, 13 Oktober — Perjalanan membangun infrastruktur energi tidak selalu berhenti di batas negara. Bagi PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), pengalaman lebih dari dua dekade mengerjakan berbagai proyek ketenagalistrikan di Indonesia menjadi bekal untuk mengambil langkah lebih jauh: membawa kapabilitas EPC Indonesia ke pasar global.

Langkah tersebut diwujudkan melalui proyek East Coast Rail Link (ECRL) di Malaysia, yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan PLN NPC sekaligus proyek luar negeri pertama perusahaan.

Proyek ini bukan sekadar tentang bekerja di negara lain. ECRL menjadi pembuktian bahwa pengalaman, kompetensi, dan kemampuan eksekusi yang dibangun PLN NPC selama bertahun-tahun di Indonesia dapat diterapkan dalam lingkungan proyek internasional dengan tuntutan standar, koordinasi, dan karakter pekerjaan yang berbeda.

Dalam proyek ECRL, PLN NPC dipercaya mengerjakan pekerjaan design and build electrification pada sejumlah lokasi, mencakup empat lokasi elektrifikasi, 132 kV Switching Station, Overhead Line (OHL), serta Underground Cable (UGC)

Bekerja di negeri orang berarti membawa tim, pengalaman, sistem kerja, dan kemampuan engineering ke lingkungan baru. Perbedaan kondisi lapangan, koordinasi lintas pihak, hingga tuntutan penyelesaian pekerjaan menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi tim PLN NPC. Namun, pengalaman menghadapi berbagai karakter proyek di Indonesia menjadi fondasi penting untuk menjawab tantangan tersebut.

Dari satu lokasi ke lokasi lainnya, tim PLN NPC bekerja memastikan setiap bagian pekerjaan dapat diselesaikan dan diintegrasikan sesuai kebutuhan proyek. Sejumlah milestone penting berhasil dicapai, termasuk energisasi FS01 Tunjung, Kelantan pada 15 Januari 2026; FS02 pada 25 Februari 2026; FS09 pada 27 Februari 2026; serta FS02 Underground Cable pada 30 April 2026.

Pada pekerjaan UGC FS02, PLN NPC menyelesaikan jalur sepanjang 10 kilometer, yang menjadi salah satu feeder station UGC terpanjang yang dikerjakan PLN NPC. Perjalanan ECRL kemudian mencapai milestone berikutnya melalui energisasi FS10 Gombak pada 29 Juni 2026, menandai berlanjutnya kontribusi PLN NPC dalam proyek strategis infrastruktur transportasi dan ketenagalistrikan di Malaysia.

Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, mengatakan bahwa ECRL menjadi bagian penting dari perjalanan perusahaan dalam membangun kapabilitas dan kepercayaan di pasar internasional.

“ECRL menjadi pembuktian bahwa pengalaman yang kami bangun selama lebih dari dua dekade di Indonesia dapat dibawa ke level internasional. Tantangannya tentu berbeda, tetapi prinsipnya sama: memahami kebutuhan proyek, bekerja dengan disiplin, berkolaborasi, dan memastikan setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Hendra.

Menurutnya, keberhasilan mengerjakan proyek di Malaysia juga tidak terlepas dari kontribusi para insan PLN NPC yang berada di balik pelaksanaan proyek.

“Di balik setiap milestone ECRL, ada tim yang bekerja jauh dari rumah, beradaptasi dengan lingkungan baru, menghadapi tantangan di lapangan, dan tetap menjaga standar pekerjaan. Mereka membawa bukan hanya nama PLN NPC, tetapi juga membawa pengalaman dan kapabilitas Indonesia ke level global,” lanjutnya.

Bagi PLN NPC, perjalanan ECRL menjadi lebih dari sekadar ekspansi bisnis. Proyek ini menjadi bagian dari proses membangun global capability—mengubah pengalaman menjadi kompetensi, kompetensi menjadi kepercayaan, dan kepercayaan menjadi peluang untuk melangkah lebih jauh.

Memasuki usia ke-23 tahun, PLN NPC terus memperkuat langkahnya sebagai perusahaan EPC yang mampu menghadirkan solusi ketenagalistrikan di berbagai kondisi dan wilayah.

Perjalanan yang dimulai dari proyek-proyek di Indonesia kini telah melewati batas geografis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES