Gelar Business & Service Immersion di JMTC, Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol

Jakarta (09/10), PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan pelayanan jalan tol kepada 37 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) melalui kegiatan Jasa Marga Business & Service Immersion: Understanding the Business, Experiencing the Service di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (07/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian P3MD yang diinisiasi oleh Danantara Indonesia untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Human Capital & Transformasi Jasa Marga Yoga Tri Anggoro, Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti, para Group Head dan Direksi Jasa Marga Group, serta perwakilan manajemen Danantara Indonesia.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa operasional jalan tol memiliki fungsi strategis dalam mengawal kelancaran mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi nasional. Menurutnya, pekerjaan di BUMN infrastruktur transportasi harus dimaknai sebagai bentuk pengabdian kepada publik.

“Jasa Marga tidak hanya membangun infrastruktur fisik, namun juga mengelola lalu lintas sebagai nadi perekonomian bangsa. Karena itu, setiap pekerjaan yang dilakukan Roadster Jasa Marga dimaknai sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Calon pemimpin BUMN masa depan juga perlu memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi nyata, dengan memastikan setiap keputusan dan langkah yang diambil memberikan manfaat bagi pelayanan publik,” jelas Rivan.

Rivan menambahkan bahwa kegiatan business immersion ini adalah bagian penting dari rangkaian pembelajaran P3MD selama sembilan bulan. Dalam kegiatan ini, para peserta dapat melihat secara langsung bagaimana Jasa Marga mengoptimalkan data operasional melalui teknologi dan digitalisasi untuk meningkatkan standar pelayanan kepada pengguna jalan, mendukung penegakan hukum, hingga menjadi dasar dalam perumusan rekayasa lalu lintas.

Dalam kesempatan yang sama, VP Operational Learning & Design PT Danantara Asset Management (DAM) Dumoli HM Sirait menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pengelolaan bisnis BUMN sekaligus mendukung penyusunan Action Learning Project (ALP).

“Program ini dirancang agar para peserta dapat mengamati secara dekat praktik terbaik pengelolaan bisnis di Jasa Marga. Pengalaman lapangan ini menjadi referensi penting bagi peserta, yang didampingi oleh SBM ITB, untuk menyusun Action Learning Project yang aplikatif dan memberikan dampak positif bagi pengembangan BUMN,” kata Dumoli.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta diajak mendalami empat stasiun pembelajaran (learning stations), yaitu Core Operations untuk memahami proses bisnis inti, Technology & Digital untuk melihat otomatisasi sistem dan pemanfaatan data, Quality, Risk & Safety untuk mempelajari keandalan layanan dan manajemen risiko, serta Customer/Distribution yang berfokus pada penyampaian output layanan kepada masyarakat.

Pengalaman peserta kemudian dilanjutkan dengan eksplorasi langsung JMTC sebagai pusat monitoring dan koordinasi operasional jalan tol. Melalui fasilitas ini, peserta melihat bagaimana Jasa Marga memantau kondisi lalu lintas, mendeteksi potensi gangguan, mengidentifikasi insiden, hingga mengoordinasikan respons layanan operasional secara real-time dengan dukungan teknologi dan sistem informasi terintegrasi.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan showcase kendaraan operasional, di mana peserta melihat langsung armada pelayanan lalu lintas PT Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO), seperti Mobile Customer Service (MCS), ambulans, derek, dan rescue, serta armada preservasi jalan tol PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM).

Pengalaman peserta tidak berhenti pada pemaparan dan peninjauan lapangan. Peserta juga diajak memecahkan studi kasus operasional melalui diskusi kelompok, dengan menganalisis skenario manajemen lalu lintas saat puncak arus mudik dan penguraian kepadatan rest area. Hasil analisis kemudian dipresentasikan untuk mendapatkan tanggapan langsung dari manajemen Jasa Marga.

Rivan berharap pengalaman interaktif tersebut dapat memperkaya business insight dan leadership lesson bagi seluruh peserta P3MD. Ia juga membuka ruang bagi peserta yang memiliki gagasan inovatif untuk Jasa Marga agar dapat menyampaikannya dan mengembangkan gagasan tersebut bersama Jasa Marga.

“Jika dalam prosesnya muncul gagasan atau inovasi yang dapat dikembangkan bersama Jasa Marga, kami tentu terbuka untuk mendengarkan dan mendukung. Semoga pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menjadi pemimpin BUMN yang adaptif, dekat dengan kebutuhan masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi nyata,” tutup Rivan.

Melalui kegiatan ini, Jasa Marga turut membuka ruang pembelajaran dan pertukaran pengalaman bagi calon pemimpin BUMN, sekaligus memperkenalkan praktik pengelolaan bisnis dan pelayanan jalan tol yang mengintegrasikan operasional, teknologi, manajemen risiko, dan kebutuhan pengguna jalan. Kolaborasi bersama Danantara ini menjadi wujud nyata komitmen Jasa Marga dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya Asta Cita ke-4 dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui penguatan kapasitas kepemimpinan talenta muda ini, Jasa Marga optimis dapat terus mencetak SDM BUMN unggul yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BP Tapera Perkuat Kolaborasi Lintas Kementerian/Lembaga untuk Percepatan Pembangunan Perumahan Nasional

Melalui penguatan koordinasi lintas Kementerian/Lembaga ini, diharapkan pembangunan perumahan nasional dapat berjalan lebih terpadu, tepat sasaran, dan mampu mendukung percepatan pencapaian Program Tiga Juta Rumah bagi masyarakat Indonesia

Jakarta, 8 Oktober 2026 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperkuat sinergi lintas sektor melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (NKB) tentang Penguatan Koordinasi dan Pengendalian untuk Optimalisasi dan Percepatan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama sejumlah Kementerian/Lembaga.

Kerja sama ini melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian PPN/Bappenas, Badan Pusat Statistik, Badan Bank Tanah, serta BP Tapera.

Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi, sinkronisasi, pemantauan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan perumahan dan kawasan permukiman, termasuk dalam mendukung pencapaian target pembangunan dan Program Tiga Juta Rumah.

Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Transformasi Digital Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Okto Irianto, menyampaikan bahwa pembangunan perumahan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan unit rumah, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan ketersediaan dan kepastian lahan, kesesuaian tata ruang, dukungan infrastruktur dasar, kemampuan pembiayaan masyarakat, kesiapan pemerintah daerah, serta kualitas data sebagai dasar perencanaan dan implementasi.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan perumahan tidak dapat dilakukan oleh satu kementerian atau lembaga secara sendiri, melainkan membutuhkan keterpaduan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga pengendalian.

Melalui Nota Kesepahaman Bersama ini, terdapat tiga penguatan utama yang ingin diwujudkan, yaitu penguatan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan, penguatan basis data dan informasi yang akurat serta terintegrasi, serta penguatan monitoring dan pengendalian pembangunan perumahan.

“Nota Kesepahaman Bersama ini harus kita tempatkan bukan sebagai akhir dari proses koordinasi, tetapi sebagai awal dari pola kerja sama yang lebih komprehensif,” ujar Okto.

Sementara itu, Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera, Wilson Lie Simatupang, menyampaikan bahwa kerja sama lintas Kementerian/Lembaga menjadi penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai tantangan dalam ekosistem perumahan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wilson menyoroti pentingnya penyelarasan kebijakan dalam mendukung implementasi program pembiayaan perumahan, salah satunya terkait kebijakan KPR dengan tenor hingga 40 tahun. Menurutnya, masih terdapat beberapa hal yang perlu disinergikan bersama, khususnya terkait aspek agunan yang menjadi perhatian bank penyalur.

“Dengan adanya forum ini, semoga Nota Kesepahaman Bersama yang telah kita tandatangani dapat mengakselerasi upaya bersama dalam mencapai Program Tiga Juta Rumah,” ujar Wilson.

Sebagai lembaga yang memiliki mandat dalam pengelolaan pembiayaan perumahan rakyat, BP Tapera terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Hingga 7 Oktober 2026, program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dikelola BP Tapera telah menyalurkan 176.247 unit KPR Subsidi dengan nilai penyaluran mencapai sekitar Rp21,96 triliun.

Melalui penguatan koordinasi lintas Kementerian/Lembaga ini, diharapkan pembangunan perumahan nasional dapat berjalan lebih terpadu, tepat sasaran, dan mampu mendukung percepatan pencapaian Program Tiga Juta Rumah bagi masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

52 Siswa Bimbel Patriot Muda Training Centre Ikuti Wisuda Prabhatar 2026, Dua Raih Predikat Terbaik

Sebanyak 52 siswa bimbel Patriot Muda Training Centre resmi menjadi Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian 2026 dan mengikuti Wisuda Prabhatar di Akademi Militer Magelang pada 8 Oktober 2026. Sabrina Vonny Larasati Sumiok meraih predikat Taruni Terbaik Akademi Kepolisian, dan Azarya Galang Sion Tulili Panandu meraih predikat Taruna Terbaik Matra Laut 2026.

MAGELANG, 8 Oktober 2026. Patriot Muda Training Centre, lembaga bimbingan belajar persiapan seleksi TNI, POLRI, Sekolah Kedinasan, dan Universitas Pertahanan (UNHAN), mencatat 52 siswanya lulus terpilih sebagai Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Tahun 2026. Mereka mengikuti Wisuda Prabhatar Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Tahun Pendidikan 2026 di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026).

Dari 52 siswa tersebut, 31 orang diterima di Akademi Militer (Akmil), 10 orang di Akademi Angkatan Laut (AAL), 7 orang di Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 4 orang di Akademi Kepolisian (Akpol).

Dua siswa Patriot Muda meraih predikat terbaik. Sabrina Vonny Larasati Sumiok, siswa Patriot Muda cabang Bandung, menjadi Taruni Terbaik Akademi Kepolisian. Azarya Galang Sion Tulili Panandu, siswa Patriot Muda cabang Samarinda yang diterima di AAL, meraih predikat Taruna Terbaik Matra Laut 2026.

“Kami bangga dengan 52 siswa yang hari ini resmi menjadi taruna dan taruni. Pencapaian Sabrina dan Azarya menunjukkan bahwa persiapan yang tekun sejak awal membuahkan hasil. Selamat menempuh pendidikan, semoga menjadi perwira yang berintegritas, tangguh, dan setia mengabdi kepada bangsa dan negara,” kata Muhamad Siswan Efandi, S.Tr.Pi., Direktur Patriot Muda Training Centre.

Para siswa tersebut datang dari cabang-cabang Patriot Muda di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi, mulai dari Medan, Palembang, dan Lampung sampai Samarinda, Balikpapan, dan Makassar. Usai upacara, mereka menerima plakat penghargaan khusus dari Patriot Muda Training Centre.

Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian (Prabhatar) Tahun 2026 dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, didampingi Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko yang menyampaikan amanat Kapolri. Sebanyak 1.944 taruna dan taruni diwisuda, terdiri dari 1.595 Taruna Akademi TNI dan 349 Bhayangkara Taruna Akpol. Wisuda ini menandai berakhirnya Pendidikan Dasar Integratif Tahap I di Resimen Chandradimuka Akademi TNI, Magelang.

Selain persiapan Akademi TNI dan Akpol, Patriot Muda membimbing persiapan seleksi Bintara TNI dan POLRI, Universitas Pertahanan (UNHAN), serta sekolah kedinasan seperti IPDN, PKN STAN, STIS, dan STIN. Berita lengkap dan dokumentasi acara dapat dibaca di blog Patriot Muda.

Patriot Muda Training Centre adalah lembaga bimbingan belajar khusus untuk persiapan seleksi TNI, POLRI, UNHAN, dan sekolah kedinasan. Didirikan di Jakarta pada 2017, Patriot Muda kini memiliki 27 cabang: Jakarta Timur, Depok, Bekasi, Tangerang, Serang, Bogor, Bandung, Semarang, Magelang, Surabaya, Malang, Kediri, Madiun, Palembang, Lampung, Jambi, Pekanbaru, Medan, Samarinda, Banjarmasin, Balikpapan, Bulungan, Sampit, Palangkaraya, Pontianak, Makassar, dan Parepare. Konsultasi persiapan seleksi: bimbel Akpol dan program lain di patriotmuda.id.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Aplikasi Trading HSB Investasi Punya Empat Lapis Perlindungan Dana Nasabah

Ketahui 4 lapis perlindungan dana nasabah di aplikasi trading terbaik HSB Investasi. Berizin resmi dengan Rating A+++ Bappebti dan Top Broker ICDX, HSB berikan perlindungan ekstra hingga USD 1 Juta.

Bagi pelaku transaksi derivatif berjangka, mengetahui ke mana dana disetorkan dan bagaimana dana tersebut diamankan adalah hal wajib sebelum memulai transaksi. PT Handal Semesta Berjangka (HSB Investasi) menerapkan arsitektur perlindungan dana komprehensif yang tersusun dalam empat lapisan proteksi berjenjang.

Struktur empat lapis ini dirancang untuk menutup celah risiko, mulai dari kepatuhan hukum transaksi harian hingga jaring pengaman darurat jika terjadi krisis institusional. Berikut rincian mekanisme dari masing-masing lapisan perlindungan dana yang diterapkan oleh HSB Investasi:

Lapisan 1: Regulasi Resmi BAPPEBTI

HSB Investasi beroperasi secara legal di bawah izin dan pengawasan ketat Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI ) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, memastikan kepatuhan penuh terhadap undang-undang yang berlaku.

Lapisan 2: Penjaminan Kliring Transaksi

Setiap order transaksi yang dieksekusi di aplikasi HSB tercatat dan dijamin oleh lembaga kliring resmi (Kliring Berjangka Indonesia/Indonesia Clearing House), menjamin transparansi penyelesaian transaksi secara terbuka.

Lapisan 3: Sistem Rekening Terpisah (Segregated Account)

Dana simpanan kas nasabah tidak disimpan di rekening pribadi perusahaan, melainkan ditempatkan di bank kustodian nasional terdaftar yang terpisah penuh dari dana operasional HSB Investasi.

Lapisan 4: Perlindungan Ekstra Dana Nasabah hingga USD 1 Juta

Sebagai lapis pengaman pamungkas, broker forex HSB Investasi bermitra dengan WTW dan Aswata untuk memberikan polis asuransi perlindungan modal kas nasabah jika pialang mengalami kepailitan akibat penipuan internal (misconduct).

Tiga lapisan pertama merupakan fondasi kepatuhan hukum wajib di Indonesia. Kehadiran lapisan keempat berupa fasilitas perlindungan ekstra asuransi menjadikan ekosistem HSB Investasi kian kokoh dibanding pialang berjangka pada umumnya.

Komitmen keamanan menyeluruh ini dibuktikan lewat predikat Rating A+++ BAPPEBTI serta pencapaian prestisius sebagai Top Broker ICDX, yang semakin mengukuhkan reputasi HSB Investasi sebagai salah satu aplikasi trading terbaik di Indonesia. Dengan integrasi empat lapis proteksi ini, kamu dapat fokus menyusun analisa dan mengeksekusi strategi trading di pasar finansial dengan rasa aman dan keyakinan penuh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari BINUS@Bekasi Menuju New Zealand, Perjalanan Global Marry Jane Jessica Tombeng

Bagi mahasiswa, pengalaman belajar tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui berbagai kesempatan yang tersedia, mahasiswa dapat memperluas perspektif, mengenal budaya baru, sekaligus mengembangkan diri di lingkungan global.

Hal tersebut menjadi bagian dari perjalanan Marry Jane Jessica Tombeng (MJ), mahasiswa Psikologi BINUSIAN 2027 sekaligus salah satu BINUS STAR Ambassador. Melalui Enrichment Program, MJ memilih track Study Abroad dan mendapatkan kesempatan untuk belajar di Victoria University of Wellington, New Zealand.

MJ pertama kali mengenal Enrichment Program dan pilihan Study Abroad melalui First Year Program. Dengan latar belakang pendidikan yang sebelumnya juga memiliki pengalaman internasional, kesempatan untuk belajar di luar negeri menjadi salah satu impiannya. Mulai Semester 4, MJ mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk mengikuti program tersebut, mulai dari dokumen untuk BINUS, Victoria University of Wellington, hingga kebutuhan administrasi untuk New Zealand Immigration Office.

Menjadi satu-satunya mahasiswa dari cohort BINUSIAN 2027 yang memilih New Zealand membuat pengalaman ini menjadi tantangan tersendiri bagi MJ. Ia perlu beradaptasi dengan kehidupan di negara baru, belajar hidup lebih mandiri, hingga melakukan perjalanan dan mengeksplorasi lingkungan sekitar secara independen. Pengalaman tersebut membantunya keluar dari zona nyaman sekaligus menjadi pribadi yang lebih adaptif dan percaya diri dalam menghadapi situasi baru.

Selama berada di Victoria University of Wellington, MJ berkesempatan mengambil Forensic Psychology, salah satu mata kuliah yang menjadi impiannya. Melalui mata kuliah ini, ia dapat memperluas pemahamannya mengenai manusia dan perilaku dalam konteks hukum, sekaligus mendapatkan perspektif akademik yang lebih luas.

Tidak hanya dari sisi akademik, MJ juga mendapatkan kesempatan untuk mempelajari budaya Māori melalui mata kuliah Te Iwi Māori me āna Tikanga: Māori Social Culture and Beliefs. Pengalaman tersebut memberikan perspektif baru mengenai budaya, nilai, dan kehidupan masyarakat Māori. Bagi MJ, pembelajaran ini juga menjadi ruang refleksi untuk terus berkembang, membangun karakter, dan memahami tujuan hidupnya.

Bagi MJ, perjalanan Study Abroad bukan sekadar kesempatan untuk belajar di luar negeri. Pengalaman ini menjadi bagian dari proses untuk mengenal diri sendiri, membangun kemandirian, serta melihat dunia dari perspektif yang lebih luas.

Melalui Enrichment Program, BINUS memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengalaman dan kompetensi di luar lingkungan pembelajaran konvensional. Sejalan dengan semangat BINUS @Bekasi sebagai kampus Business, Service, and Technology, pengalaman global menjadi salah satu langkah bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia yang terus berkembang.

Perjalanan MJ menjadi bukti bahwa pengalaman belajar dapat membawa mahasiswa melampaui batas, membuka perspektif baru, dan menciptakan kesempatan untuk terus bertumbuh.

“Berawal dari BINUS, melangkah lebih jauh untuk mendunia.”

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan

Harga emas dunia atau XAUUSD berpotensi melanjutkan penguatan pada pekan depan dengan target pengujian resistance US$4.208–US$4.233. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe Daily masih menunjukkan secondary trend yang mengarah naik. Selama momentum bullish tetap terjaga, harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan untuk menguji zona resistance terdekat tersebut.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai pergerakan harga emas saat ini masih memberikan ruang bagi penguatan lanjutan. Setelah mengalami rejection di area US$4.100, XAUUSD kembali bergerak naik menuju US$4.170. Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan jual sebelumnya mulai diimbangi oleh minat beli, meskipun arah harga berikutnya masih akan bergantung pada kekuatan momentum bullish.

Menurut analisis Dupoin Futures, zona US$4.208–US$4.233 menjadi area penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar pada pekan depan. Jika harga mampu mempertahankan momentum kenaikan, XAUUSD berpeluang menguji resistance tersebut. Namun, apabila harga kembali menghadapi tekanan jual ketika mendekati resistance, penguatan emas dapat tertahan dan membuka kemungkinan terjadinya koreksi.

Dupoin Futures juga menyoroti area US$4.100 sebagai support penting dalam menjaga struktur kenaikan jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang emas untuk melanjutkan penguatan masih terbuka. Sebaliknya, apabila XAUUSD kembali turun dan menembus support, momentum bullish berisiko melemah sehingga proyeksi kenaikan menuju US$4.208–US$4.233 perlu dievaluasi kembali.

Dari sisi fundamental, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah masih berpotensi memberikan dukungan terhadap harga emas. Dalam situasi ketika risiko global meningkat, emas cenderung mendapat perhatian investor sebagai aset safe haven. Permintaan terhadap logam mulia dapat meningkat ketika pelaku pasar mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi maupun geopolitik.

Perkembangan pasar terbaru juga menunjukkan bahwa pelemahan dolar AS dan penurunan yield Treasury dapat mendukung pemulihan emas. Reuters melaporkan pada Jumat, 9 Oktober 2026, bahwa harga emas naik sekitar 0,9% menjadi US$4.169,32 per troy ounce. Penguatan tersebut didorong oleh melemahnya dolar AS dan penurunan yield Treasury yang membuat emas relatif lebih menarik bagi investor.

Meski demikian, Dupoin Futures menilai prospek kenaikan emas tetap menghadapi risiko dari kebijakan moneter Amerika Serikat. Ekspektasi bahwa Federal Reserve atau The Fed masih berpotensi menaikkan suku bunga pada akhir tahun dapat menjaga dolar AS dan yield Treasury tetap tinggi. Kondisi tersebut berpotensi membatasi kenaikan XAUUSD karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga seperti instrumen berbasis obligasi.

Reuters juga melaporkan bahwa pelaku pasar masih memantau peluang kenaikan suku bunga The Fed, dengan ekspektasi kenaikan pada Desember tetap menjadi perhatian. Perubahan proyeksi suku bunga dapat memengaruhi pergerakan dolar AS dan yield Treasury, sehingga berpotensi memicu perubahan momentum pada pasar emas.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai pelaku pasar perlu mencermati kombinasi faktor teknikal dan fundamental sebelum menyimpulkan arah harga berikutnya. Pergerakan dolar AS, yield Treasury, serta perkembangan geopolitik dapat menentukan apakah penguatan emas mampu berlanjut hingga pekan depan.

Secara keseluruhan, prediksi harga emas pekan depan berdasarkan analisis Dupoin Futures masih menunjukkan peluang kenaikan menuju US$4.208–US$4.233. Selama support US$4.100 bertahan dan momentum bullish tidak kehilangan kekuatan, skenario pengujian resistance masih relevan. Namun, penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih hawkish dapat menjadi hambatan bagi kenaikan harga emas. Karena itu, Dupoin Futures menilai reaksi XAUUSD di sekitar resistance akan menjadi salah satu penentu penting arah pergerakan selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), bank digital bagian dari BRI Group, telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2026 (RUPSLB 2026) pada 7 Oktober 2026. Rapat tersebut dihadiri oleh para pemegang saham, Dewan Komisaris, dan Direksi Bank Raya. Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan Perseroan, meliputi perubahan Anggaran Dasar Perseroan serta perubahan susunan pengurus Perseroan.

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), bank digital bagian dari BRI Group, telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2026 (RUPSLB 2026) pada 7 Oktober 2026. Rapat tersebut dihadiri oleh para pemegang saham, Dewan Komisaris, dan Direksi Bank Raya. Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan Perseroan, meliputi perubahan Anggaran Dasar Perseroan serta perubahan susunan pengurus Perseroan.

Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan para pemegang saham terhadap keputusan yang dihasilkan dalam RUPSLB 2026.

“Kami mengapresiasi dukungan para pemegang saham yang telah menyetujui seluruh agenda dalam RUPSLB 2026. Kinerja Bank Raya pada Semester I/2026 menunjukkan perkembangan yang positif, sekaligus menjadi landasan bagi kami untuk terus memperkuat bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Kami optimistis keputusan yang dihasilkan dalam RUPSLB ini akan mendukung upaya Perseroan dalam menjaga pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Bagus.

Pada agenda pertama, pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan sebagai langkah penyesuaian dan penyelarasan terhadap ketentuan yang berlaku. Perubahan ini dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan regulasi serta kebutuhan Perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha. Melalui penyesuaian tersebut, Bank Raya berharap dapat terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang, serta memastikan pengelolaan bisnis berjalan secara sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Selanjutnya, pada agenda kedua, pemegang saham menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan, termasuk penunjukan Hari Basuki sebagai Direktur Bisnis. Pengangkatan tersebut akan berlaku efektif setelah yang bersangkutan memperoleh persetujuan melalui uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan keputusan RUPSLB 2026 tersebut, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Raya adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Muhamad Sidik HeruwibowoKomisaris Independen: Johanes Kuntjoro Adi S.Komisaris Independen: Retno Wahyuni WijayantiKomisaris Independen: Farid RahmanKomisaris: Tatang Yuliono*)

Susunan Direksi

Direktur Utama: Ida Bagus Ketut SubagiaDirektur Keuangan: Rustarti Suri PertiwiDirektur Digital & Operasional: Lukman HakimDirektur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia: Danar WidyantoroDirektur Bisnis: Hari Basuki**)

*) Sedang dalam proses uji kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

**) Pengangkatan berlaku efektif setelah lulus uji kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Dari sisi kinerja, Bank Raya membukukan laba bersih sebesar Rp12,01 miliar pada Semester I/2026. Capaian ini didukung oleh pertumbuhan bisnis kredit digital yang menunjukkan keberlanjutan aktivitas pembiayaan Perseroan. Hingga akhir Semester I/2026, penyaluran kredit digital tercatat sebesar Rp16,46 triliun, meningkat 22,6% secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara itu, outstanding kredit digital mencapai Rp3,17 triliun, tumbuh 21,2% yoy.

Pada segmen pendanaan, Digital Saving Bank Raya tercatat mencapai Rp2,47 triliun atau meningkat 66,4% yoy. Penggunaan layanan digital juga terus menunjukkan perkembangan positif, tercermin dari jumlah transaksi pada Aplikasi Raya yang tumbuh 41,2% menjadi 3 juta transaksi. Kinerja tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Raya untuk memperluas pemanfaatan layanan perbankan digital sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis Perseroan.

Sejalan dengan perkembangan bisnis tersebut, Bank Raya terus mengembangkan inovasi digital yang dekat dengan kebutuhan nasabah. Pada Semester I/2026, Bank Raya menghadirkan fitur Raya Active, yang mengintegrasikan aktivitas fisik sehari-hari dengan kebiasaan menabung. Melalui fitur ini, nasabah dapat memanfaatkan informasi aktivitas, seperti jumlah langkah, jarak tempuh, dan kalori yang terbakar, untuk mendukung pencapaian target finansial. Inovasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus membangun kebiasaan menabung secara konsisten.

Selain itu, pada Semester II/2026, Bank Raya meluncurkan Raya Jejak Hijau, fitur yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan nasabah dalam menjaga kelestarian lingkungan. Fitur ini menyajikan informasi mengenai estimasi emisi karbon (CO2e) yang berhasil dihindari melalui transaksi digital nasabah. Kehadiran Raya Jejak Hijau menjadi bagian dari upaya Bank Raya untuk mendorong perilaku yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan layanan digital serta memperkuat komitmen Perseroan terhadap penerapan prinsip keberlanjutan.

Bagus menambahkan, “Seiring dengan perkembangan bisnis yang terus kami dorong, penguatan susunan kepengurusan menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan Bank Raya memiliki kompetensi dan kepemimpinan yang sesuai dengan kebutuhan Perseroan. Kami berharap perubahan ini dapat memperkuat sinergi dalam pengambilan keputusan, meningkatkan efektivitas pengelolaan bisnis, serta mendukung Bank Raya dalam menghadapi dinamika industri dan tantangan ke depan.”

Informasi lebih lanjut mengenai hasil RUPSLB 2026 Bank Raya dapat diakses melalui situs web Bursa Efek Indonesia, sistem eASY.KSEI, serta situs web resmi Perseroan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkembangan Teknologi Mengubah Cara Bank Melayani Nasabah

BNC: Perkembangan AI Membuka Peluang Baru bagi Industri Perbankan untuk Menghadirkan Layanan yang Semakin Relevan

Jakarta, 09 Oktober 2026 — Perkembangan artificial intelligence (AI) terus menjadi bagian dari diskusi mengenai masa depan industri perbankan. Setelah transformasi digital membuat berbagai layanan perbankan semakin mudah diakses melalui kanal digital, perkembangan teknologi AI membuka berbagai kemungkinan baru dalam cara bank memberikan layanan, memahami kebutuhan nasabah, mengelola risiko, dan meningkatkan efisiensi.

PT Bank Neo Commerce Tbk (“Bank Neo Commerce”, “BNC”, “Perseroan”, “Bank”) melihat perkembangan tersebut sebagai bagian dari dinamika teknologi yang perlu terus diikuti oleh industri perbankan. Bagi BNC, pemahaman terhadap perkembangan teknologi menjadi penting agar setiap inovasi yang dikembangkan ke depan tetap relevan dengan kebutuhan nasabah dan perkembangan industri.

Adrian Soewardjo, Direktur Operasional & Teknologi Informasi PT Bank Neo Commerce Tbk, mengatakan “Perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat, termasuk AI. Bagi kami, penting untuk terus mengikuti dan memahami perkembangan tersebut, termasuk melihat bagaimana teknologi ini dapat memberikan manfaat bagi industri perbankan dan masyarakat. Namun, penerapannya tentu perlu mempertimbangkan kesiapan teknologi, keamanan, tata kelola, serta kebutuhan nasabah.”

Salah satu perkembangan yang menarik untuk diperhatikan adalah potensi pergeseran dari  layanan yang bersifat responsive menuju layanan yang semakin predictive. Dengan perkembangan teknologi dan pemanfaatan data yang tepat, bank di masa depan memiliki peluang untuk memberikan layanan dan informasi yang semakin relevan dengan kebutuhan dan konteks nasabah, dengan tetap memperhatikan privasi, keamanan, persetujuan nasabah, dan prinsip kehati-hatian.

AI juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam berbagai area perbankan, antara lain customer service, fraud detection, risk management, credit assessment, compliance, data analytics, hingga pengembangan produk dan layanan. Perkembangan di berbagai area tersebut menjadi bagian dari tren teknologi yang terus diamati oleh industri keuangan.

Bukan Sekadar Generative AI

Perkembangan AI di sektor perbankan juga tidak terbatas pada penggunaan generative AI atau chatbot. Berbagai teknologi AI dapat memiliki fungsi yang lebih luas, termasuk membantu mengenali pola, mendukung analisis, mengidentifikasi potensi risiko, hingga membantu proses tertentu menjadi lebih efisien.

Perkembangan agentic AI, misalnya, mulai membuka diskusi mengenai sistem AI yang tidak hanya memberikan informasi atau rekomendasi, tetapi juga dapat membantu menjalankan serangkaian proses berdasarkan parameter dan kewenangan tertentu. Perkembangan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengawasan, keamanan, auditability, dan batasan kewenangan dalam penggunaan AI di sektor keuangan.

“Semakin besar kemampuan teknologi, semakin besar pula kebutuhan untuk memastikan teknologi tersebut digunakan secara tepat. Dalam industri perbankan, aspek trust menjadi sangat penting. Data yang berkualitas, keamanan, governance, dan human oversight akan tetap menjadi bagian penting ketika industri mengeksplorasi berbagai kemungkinan pemanfaatan AI,” jelas Adrian kemudian.

BNC menilai bahwa perkembangan AI di perbankan pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan kecanggihan teknologi. Kualitas data, infrastruktur, cybersecurity, kompetensi sumber daya manusia, tata kelola, serta kemampuan mengelola risiko juga menjadi faktor penting dalam menentukan manfaat dan keberlanjutan pemanfaatan teknologi tersebut.

Kerangka Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan Indonesia yang diterbitkan OJK pada 2025 juga menunjukkan pentingnya aspek tata kelola dan manajemen risiko dalam pemanfaatan AI di sektor perbankan.

Di sisi lain, perkembangan teknologi juga akan membawa perubahan terhadap peran manusia di industri perbankan. Seiring semakin banyaknya proses yang dapat dibantu oleh teknologi, manusia tetap memiliki peran penting dalam hal judgement, empati, pengambilan keputusan, pengawasan, dan pemahaman terhadap konteks nasabah.

Mengikuti Perkembangan Teknologi Perbankan

BNC tidak menampik kemungkinan bahwa perkembangan AI akan menjadi salah satu bagian dari perjalanan transformasi teknologi di industri perbankan. Setelah hadirnya berbagai layanan digital, perkembangan teknologi selanjutnya dapat membuka peluang bagi layanan perbankan yang semakin personal, relevan, dan kontekstual.

Karena itu, BNC terus mengikuti perkembangan teknologi, termasuk AI, serta mengamati berbagai peluang dan tantangan yang muncul bagi industri perbankan. Setiap pengembangan teknologi tentunya perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan,kebutuhan, keamanan, tata kelola, dan manfaat yang dapat diberikan kepada nasabah.

“Kami percaya bahwa teknologi seharusnya menjadi sarana untuk memberikan manfaat yang nyata. Karena itu, perkembangan AI akan terus kami ikuti dan pelajari seiring dengan perkembangan industri. Ketika suatu teknologi benar-benar relevan, memberikan manfaat, dan telah didukung kesiapan yang memadai, tentu akan ada ruang untuk mempertimbangkan pemanfaatannya secara bertahap dan bertanggung jawab,” tutup Adrian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tokenized Stocks Tembus US$3 Miliar, Akses Saham AS Makin Diminati Investor Indonesia

Jakarta, 7 Oktober 2026 — Tokenisasi aset mulai mengubah cara investor mengakses pasar keuangan global. Salah satu segmen yang tumbuh paling cepat adalah tokenized stocks, aset digital yang merepresentasikan eksposur terhadap saham maupun produk pasar modal seperti exchange-traded fund (ETF).

Laporan terbaru Binance Research bertajuk Rewriting the On-Chain Economy mencatat kapitalisasi pasar tokenized stocks telah menembus US$3 miliar pada September 2026, meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan sekitar US$700 juta pada awal tahun.

Pertumbuhan tersebut menjadikan tokenized stocks sebagai kategori Real World Asset (RWA) dengan pertumbuhan tercepat sepanjang 2026. Pada periode yang sama, total pasar RWA on-chain telah mencapai sekitar US$38 miliar atau tumbuh 50 persen sejak awal tahun.

Aktivitasnya juga tidak lagi sebatas menyimpan aset. Binance Research mencatat nilai transfer tokenized stocks secara on-chain telah melampaui US$100 miliar pada kuartal III 2026, naik lebih dari 16 kali lipat dibandingkan US$6 miliar pada kuartal I.

Data tersebut menunjukkan perubahan perilaku investor. Tokenized stocks mulai digunakan dalam aktivitas perdagangan dan bahkan masuk ke ekosistem decentralized finance (DeFi), antara lain sebagai aset yang dapat digunakan sebagai agunan maupun dalam liquidity pool. Rasio nilai tokenized stocks yang digunakan dalam DeFi juga meningkat dari 1,8 persen menjadi 6,3 persen sepanjang 2026.

Tren Global Mulai Masuk Indonesia

Perkembangan tersebut mulai terlihat di pasar Indonesia. Sejumlah platform aset digital lokal, termasuk FLOQ telah menghadirkan produk yang memberikan eksposur terhadap saham dan ETF Amerika Serikat melalui aset berbasis blockchain.

FLOQ mencatat pada kuartal II 2026 jumlah trader aktif pada kategori US Stocks Tokenized Assets meningkat 18 persen secara kuartalan, sementara jumlah transaksi tumbuh 17 persen dan volume perdagangan naik 11 persen. Pertumbuhan tersebut turut didorong meningkatnya minat terhadap produk berbasis indeks atau ETF.

FLOQ juga menyediakan token yang memberikan eksposur terhadap ETF Amerika Serikat, termasuk produk yang mengikuti indeks seperti S&P 500 dan Nasdaq. Produk tersebut memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap pasar saham AS melalui infrastruktur aset digital tanpa harus membeli saham satu per satu.

Langkah serupa dilakukan sejumlah pemain domestik lainnya yang menghadirkan tokenized stocks yang merepresentasikan saham perusahaan global seperti Tesla, Alphabet, NVIDIA, Circle, Apple, Amazon, dan Coinbase.

Dengan demikian, perkembangan tokenized stocks di Indonesia tidak hanya terlihat dari bertambahnya pilihan produk, tetapi juga dari meningkatnya minat investor terhadap eksposur aset global melalui platform digital.

Eksposur Saham Global Jadi Jembatan Menuju Tokenisasi

CEO dan Founder FLOQ Yudhono Rawis menilai pertumbuhan tokenized stocks menunjukkan bahwa batas antara pasar aset digital dan pasar keuangan tradisional semakin tipis.

“Tokenisasi saham menunjukkan bahwa blockchain mulai bergerak dari sekadar infrastruktur untuk aset kripto menjadi bagian dari infrastruktur pasar keuangan yang lebih luas. Investor tidak lagi hanya melihat blockchain sebagai tempat memperdagangkan aset digital native, tetapi juga sebagai teknologi untuk memperoleh eksposur terhadap aset dunia nyata seperti saham dan ETF,” ujar Yudhono.

Menurut Yudhono, perkembangan tersebut relevan bagi Indonesia karena minat investor domestik terhadap aset global terus berkembang. Kehadiran produk berbasis saham AS dan ETF di platform digital juga menunjukkan adanya permintaan terhadap instrumen yang memungkinkan diversifikasi portofolio dengan akses yang lebih sederhana.

“Bagi Indonesia, peluangnya bukan hanya menghadirkan lebih banyak aset global. Yang lebih penting adalah membangun ekosistem yang membuat akses tersebut dilakukan secara transparan, memiliki underlying yang jelas, memahami perbedaan antara kepemilikan saham dan eksposur ekonomi, serta tetap mengikuti kerangka regulasi yang berlaku,” katanya.

Regulasi Menjadi Faktor Penting

Perkembangan tokenized stocks global juga mulai mendapatkan perhatian regulator. Di Amerika Serikat, Securities and Exchange Commission (SEC) pada September 2026 memberikan temporary, conditional exemptive relief bagi platform tertentu untuk memperdagangkan saham NMS yang ditokenisasi melalui mekanisme on-chain.

SEC menegaskan bahwa tokenized stocks yang masuk dalam skema tersebut harus memenuhi persyaratan tertentu, termasuk memberikan hak dan keistimewaan yang sama seperti sekuritas tradisional yang mendasarinya.

Perkembangan di AS tersebut menunjukkan bahwa tokenisasi mulai bergerak dari tahap eksperimen menuju pembahasan mengenai infrastruktur pasar keuangan.

Di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga tengah mengembangkan kerangka untuk tokenisasi Real World Asset. Hingga September 2026, OJK mencatat sejumlah model bisnis tokenisasi telah menyelesaikan proses regulatory sandbox, termasuk tokenisasi emas, tokenisasi surat berharga dengan skema Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), dan tokenisasi manfaat kepemilikan properti.

OJK juga mencatat ekosistem aset keuangan digital domestik terus berkembang. Pada Agustus 2026 terdapat 23,21 juta akun konsumen pada pedagang aset keuangan digital, seperti BItcoin dan lainnya naik 1,23 persen secara bulanan. Nilai transaksi aset kripto mencapai Rp23,16 triliun, meningkat 12,87 persen dibandingkan Juli.

Menurut Yudho, perkembangan tersebut dapat menjadi fondasi bagi Indonesia untuk ikut mengambil bagian dalam ekonomi on-chain yang semakin luas.

“Indonesia memiliki basis pengguna aset digital yang besar dan pasar investor yang semakin terbuka terhadap aset global. Tantangannya sekarang adalah bagaimana pertumbuhan tersebut dapat diikuti dengan inovasi produk, edukasi, infrastruktur, dan regulasi yang berjalan beriringan. Tokenisasi dapat menjadi salah satu jembatan antara pasar modal tradisional dan ekosistem digital,” kata Yudhono.

Bukan Sekadar Memindahkan Saham ke Blockchain

Yudho menambahkan, pertumbuhan tokenized stocks sebaiknya tidak dipahami hanya sebagai proses “memindahkan saham ke blockchain”. Nilai utama tokenisasi justru terletak pada kemungkinan membangun infrastruktur pasar yang lebih fleksibel.

“Hal menarik dari tokenisasi bukan hanya bentuk tokennya, tetapi apa yang bisa dilakukan setelah aset berada di jaringan blockchain. Ada peluang untuk menghadirkan perdagangan 24/7, settlement yang lebih efisien, interoperabilitas dengan aplikasi keuangan digital, hingga penggunaan aset sebagai bagian dari ekosistem finansial on-chain,” ujarnya.

Tren tersebut mulai terlihat secara global. Binance Research mencatat rasio perdagangan tokenized stocks di decentralized exchange (DEX) yang sebelumnya hampir nol sepanjang 2025 dan paruh pertama 2026 meningkat menjadi rata-rata 11 persen pada September 2026. Angka tersebut mulai mendekati rasio memecoin yang berada di sekitar 17 persen.

Bagi industri aset digital Indonesia, perkembangan ini membuka peluang baru. Jika tahap awal tokenisasi di dalam negeri banyak berfokus pada emas, surat berharga, properti, dan aset lainnya, meningkatnya permintaan terhadap saham serta ETF global dapat menjadi tahap berikutnya dalam perkembangan RWA.

Dengan semakin banyaknya investor Indonesia yang mencari diversifikasi ke aset global, tokenized stocks berpotensi menjadi salah satu titik temu antara pasar modal, aset digital, dan teknologi blockchain.

Namun, pemahaman terhadap produk tetap menjadi faktor penting. Tokenized stock tidak selalu berarti kepemilikan langsung atas saham yang tercatat di bursa. Struktur produk, penerbit, underlying asset, hak investor, kustodian, mekanisme penebusan, serta aspek regulasi dapat berbeda pada masing-masing produk.

Karena itu, pertumbuhan tokenized stocks perlu diikuti dengan transparansi dan edukasi agar inovasi akses aset global tetap berkembang sejalan dengan prinsip perlindungan investor.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Investasi Pertama di Usia 20-an: Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Mulai

Memulai investasi di usia 20-an bisa menjadi salah satu cara untuk mulai mengenal pengelolaan keuangan jangka panjang. Namun, investasi sebaiknya tidak dilakukan hanya karena mengikuti tren. Sebelum menempatkan dana, penting untuk memahami tujuan, jangka waktu, kondisi keuangan, dan risiko dari instrumen yang dipilih.

Usia 20-an juga biasanya menjadi periode ketika seseorang mulai memiliki penghasilan sendiri dan belajar mengatur berbagai kebutuhan. Karena itu, langkah pertama dalam berinvestasi bukan menentukan produk, melainkan memastikan kondisi keuangan sudah cukup siap.

Tentukan Tujuan Investasi

Sebelum membeli instrumen investasi, tentukan terlebih dahulu untuk apa dana tersebut akan digunakan. Tujuan investasi bisa berkaitan dengan kebutuhan jangka menengah maupun jangka panjang.

Misalnya, kamu ingin menyiapkan dana untuk pendidikan lanjutan, membeli kendaraan, memiliki rumah, atau kebutuhan lain di masa mendatang. Tujuan tersebut akan membantu menentukan jangka waktu investasi dan tingkat risiko yang dapat dipertimbangkan.

Jangan menggunakan dana yang memang diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari atau kewajiban rutin sebagai dana investasi. Pisahkan terlebih dahulu kebutuhan tersebut agar perubahan nilai investasi tidak mengganggu kondisi keuangan.

Siapkan Dana Darurat

Investasi sebaiknya dilakukan setelah kebutuhan dasar dan dana darurat mulai diperhatikan. Dana darurat berfungsi sebagai cadangan ketika muncul kebutuhan yang tidak direncanakan.

Salah satu acuan dalam materi literasi keuangan OJK adalah dana darurat sebesar 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan. Besaran yang dibutuhkan tetap dapat berbeda berdasarkan kondisi, tanggungan, dan kebutuhan masing-masing orang.

Dengan adanya dana darurat, dana investasi tidak perlu dicairkan hanya karena ada kebutuhan mendadak.

Kenali Profil Risiko

Setiap instrumen investasi memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda. Karena itu, jangan memilih produk hanya berdasarkan potensi keuntungan yang ditawarkan.

Kenali terlebih dahulu seberapa besar perubahan nilai investasi yang dapat kamu terima dan berapa lama dana tersebut dapat ditempatkan. Profil risiko dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih instrumen yang sesuai dengan kondisi dan tujuan investasi.

Untuk investor pemula, memahami risiko menjadi bagian penting sebelum melakukan transaksi. Nilai investasi dapat naik maupun turun, sehingga tidak ada instrumen investasi yang memberikan hasil pasti.

Kenali Reksa Dana sebagai Salah Satu Pilihan Investasi

Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang dapat dipertimbangkan sesuai tujuan dan profil risiko masing-masing investor. Dalam reksa dana, dana dari sejumlah investor dikelola dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi sesuai kebijakan investasi produk.

Jenis reksa dana juga memiliki karakteristik berbeda. Reksa Dana Pasar Uang, misalnya, memiliki kebijakan investasi yang berbeda dengan Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, maupun Reksa Dana Saham.

Karena itu, sebelum membeli reksa dana, baca prospektus dan fund fact sheet serta pahami kebijakan investasi, risiko, biaya, dan ketentuan transaksi produk.

Mulai dari Nominal yang Sesuai Kemampuan

Investasi tidak harus dimulai dengan nominal besar. Yang lebih penting adalah memastikan dana yang digunakan memang dialokasikan untuk investasi dan tidak mengganggu kebutuhan utama.

Kamu juga dapat menentukan jumlah investasi secara berkala berdasarkan kemampuan keuangan. Misalnya, menyisihkan sebagian penghasilan setelah kebutuhan rutin dan dana darurat diperhitungkan.

Cara ini dapat membantu membangun kebiasaan investasi sekaligus membuat kamu lebih terbiasa memantau perkembangan portofolio.

Jangan Mengabaikan Risiko Investasi

Salah satu hal yang perlu dipahami investor pemula adalah investasi tidak sama dengan menabung. Nilai investasi dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan karakteristik instrumennya.

Karena itu, hindari mengambil keputusan hanya berdasarkan kinerja masa lalu atau janji imbal hasil tertentu. Baca informasi produk dan pahami risiko sebelum melakukan transaksi.

Jika tujuan investasi berubah atau kondisi keuangan berubah, evaluasi kembali portofolio secara berkala. Penyesuaian investasi sebaiknya tetap mempertimbangkan tujuan, jangka waktu, dan profil risiko.

Reksa Dana Online di neobank

Perkembangan layanan digital membuat transaksi reksa dana dapat dilakukan secara online. Namun, kemudahan akses tetap perlu diikuti dengan pemahaman terhadap produk yang dibeli.

Melalui reksa dana online di neobank, pengguna dapat mengakses pilihan produk reksa dana yang tersedia melalui aplikasi. Produk reksa dana tersedia melalui mitra yang bekerja sama dengan Bank Neo Commerce. Reksa dana di neobank bisa mulai dari Rp10.000 dan dikelola oleh manajer investasi. 

Sebelum melakukan transaksi, pengguna perlu membaca informasi produk, memahami risiko, serta memastikan produk yang dipilih sesuai dengan tujuan dan profil risiko.

***

Investasi reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus serta Ringkasan Informasi Produk dan Layanan sebelum melakukan investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. 

Jika ingin mulai investasi reksa dana, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Reksa Dana di website resmi Bank Neo Commerce. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES