Menjaga Lingkungan, Menguatkan Keberlanjutan PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Aksi Lingkungan Sepanjang 2026

Jakarta, 5 Oktober 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) telah menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pilar Lingkungan sepanjang 2026, mulai dari penanaman 2.500 pohon, pelestarian ekosistem pesisir melalui program penanaman lamun dan budidaya kepiting, hingga pelaksanaan uji emisi bagi 100 kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan upaya menjaga lingkungan perlu dilakukan secara konsisten dengan melihat kebutuhan dan karakteristik wilayah di sekitar operasional perusahaan. 

“Kami berupaya mengambil bagian melalui program yang relevan dengan kondisi di lapangan. Tidak hanya melalui penghijauan dan pelestarian ekosistem, tetapi juga melalui pengurangan emisi, pengelolaan sampah, serta dukungan kepada masyarakat. Kami ingin agar setiap program dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Memperluas Aksi, Menjaga Keberlanjutan

Sepanjang 2026, PT PSL bersama anak perusahaan telah melaksanakan Program Pelindo Lestari melalui kegiatan Pelindo Tanam Pohon di Kuala Indah, Sumatera Utara, dan Perawang, Riau, dengan penanaman 2.500 bibit pohon. Di sekitar wilayah operasional Jakarta-Tangerang-Cikampek (JTCC), Desa Srijaya, Bekasi, Jawa Barat, perusahaan juga melaksanakan Lomba Menghias Lingkungan melalui kegiatan penataan, revitalisasi, dan dekorasi lingkungan bertema pelestarian lingkungan dan kepelabuhanan.

Pada aspek ekosistem pesisir, PT PSL menjalankan Program Carbon Village Pelindo melalui Program LESTARI (Lamun untuk Ekosistem Sehat, Tangguh, dan Ekonomi Mandiri). Program ini mencakup kegiatan penanaman lamun untuk mendorong penyerapan karbon dan juga budidaya kepiting sebagai upaya menjaga ekosistem sekaligus penguatan ekonomi masyarakat di bidang kelautan.

Upaya tersebut juga mencakup respons terhadap kondisi lingkungan yang berdampak langsung kepada masyarakat. PT PSL memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lima desa sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, yaitu Desa Sungai Kunyit Laut, Desa Sungai Bundung Laut, Desa Sungai Duri II, Desa Sungai Kunyit Dalam, dan Desa Sungai Laki. Dukungan diberikan dalam bentuk penyaluran air bersih konsumsi, pembagian masker dan alat-alat kesehatan.

Di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, PT PSL juga melaksanakan program “Merdeka dari Emisi” melalui uji emisi bagi 100 kendaraan pengguna jasa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran terhadap pemeliharaan kendaraan sekaligus mendukung mobilitas yang lebih bersih di kawasan pelabuhan.

Komitmen menjaga kelestarian lingkungan tersebut akan terus dilanjutkan hingga akhir 2026. Berbagai inisiatif program menjadi bagian dari komitmen PT PSL sebagai anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui aksi yang mencakup penghijauan, pelestarian ekosistem pesisir, pengurangan emisi, pengelolaan sampah, serta dukungan kepada masyarakat, PT PSL terus berupaya memperkuat kontribusinya secara konsisten di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan program lingkungan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi dapat memberikan manfaat yang terjaga dalam jangka panjang,” ungkap Dewi.
—-

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PTPN Group Beri Penghargaan Masa Pengabdian kepada 1.239 Nusantara Planters PTPN IV PalmCo di Riau

Pekanbaru – PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara memberikan kado istimewa kepada 1.239 “Nusantara Planters” yang mengabdikan diri di PTPN IV Regional III Provinsi Riau berupa penghargaan masa pengabdian (PMP).

Kado itu merupakan bentuk apresiasi atas loyalitas para pegawai PTPN IV PalmCo yang telah mengabdikan diri selama lebih dari seperempat abad lamanya.

Apresiasi tersebut diserahkan langsung Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Arya Sandiyudha kepada para Nusantara Planters, sebutan bagi karyawan PTPN IV PalmCo yang telah bekerja selama 20 tahun, 25 tahun, 30 tahun, dan 35 tahun periode 2025/2026.

“Terima kasih atas dedikasi bapak ibu semua di PTPN IV Regional III. Dedikasi, komitmen, dan persistensi bapak ibu semua adalah warna tersendiri bagi entitas ini, untuk tidak hanya tumbuh, namun terus memberikan manfaat kepada bangsa dan negara,” kata Arya saat memberikan sambutannya pada kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Serba Guna Region Office Pekanbaru, Sabtu (22/8/2026).

Sebagai Direktur Pembina PTPN IV Regional III, Arya mengaku bangga dengan budaya dan semangat kerja para insan “Nusantara Planters” di wilayah operasional yang membentang di enam kabupaten/kota di Bumi Lancang Kuning tersebut.

Ia menyebut, semangat kerja positif tersebut telah membawa PTPN IV Regional III terus menjadi barometer, tidak hanya bagi regional lainnya, namun juga bagi industri perkebunan sawit di Nusantara.

Untuk itu, ia meyakini berbagai tantangan dan target yang telah ditetapkan pemegang saham, termasuk agar PTPN IV Regional III turut mendukung program ketahanan pangan pemerintah, dapat diwujudkan dengan baik.

“Salam hormat dari Pak Dirut, dan tentunya beliau sangat bangga dengan bapak ibu semua atas dedikasi dan integritas hingga membawa PTPN IV Regional III menjadi entitas yang unggul,” ujarnya.

Penyerahan penghargaan dilangsungkan di Gedung Serba Guna PTPN IV Regional III dan diwakili oleh 229 pegawai. Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso, Operation Head Sori Ritonga, Business Support Head Argo serta Ketua I Serikat Pekerja Rivana turut mendampingi Arya dalam menyerahkan penghargaan tersebut.

Dalam kegiatan tahun ini, tampak satu hal yang berbeda. Region Head Bambang Budi Santoso dan Operation Head Sori Ritonga, yang merupakan hasil regenerasi internal PTPN IV Regional III, turut menerima penghargaan masa pengabdian tersebut. Sejumlah Kepala Bagian, Group Manager, dan Manajer juga menerima penghargaan serupa.

Bambang Budi Santoso dalam sambutannya mewakili seluruh penerima penghargaan menyampaikan apresiasi kepada Arya Shandiyudha yang telah hadir dan menyerahkan penghargaan tersebut secara langsung kepada ratusan karyawan.

“Kami berdiri di sini mewakili seluruh penerima masa pengabdian. Suatu kehormatan bagi kami, karena ada 229 penerima penghargaan yang hadir mewakili seluruh 1.239 karyawan dan diserahkan langsung oleh Pak Arya,” kata Bambang yang memulai karir di PTPN IV sejak 2001 silam itu.

Menurutnya, penghargaan masa pengabdian memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar pengakuan atas lamanya seseorang bekerja. Perjalanan panjang para karyawan telah melewati berbagai tantangan, perubahan, hingga pergantian musim, namun semangat untuk menjaga keberlanjutan perusahaan tetap dipertahankan.

“Kita telah melalui berbagai ujian dan rintangan, musim hujan, musim kemarau, namun tetap melanjutkan kejayaan PTPN IV Regional III. Kita tidak pernah berhenti bangga menjadi bagian dari PTPN IV Regional III yang terdepan dan menjadi role model,” ujarnya.

Bambang menilai penghargaan tersebut juga menjadi simbol kuat dari rasa memiliki atau sense of belonging terhadap perusahaan yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup para karyawan dan keluarganya.

“Bagi kami, penghargaan ini bukan sebatas plakat dan sertifikat, namun simbol sense of belonging terhadap PTPN IV Regional III. Perusahaan ini telah memberikan kehidupan kepada kita, membangun masa depan bagi keluarga kita, hingga memastikan masa depan anak-anak kita melalui pendidikan,” katanya.

Karena itu, Bambang mengajak seluruh insan PTPN IV Regional III untuk terus menjaga rasa syukur sekaligus kecintaan terhadap perusahaan. Menurut dia, besarnya manfaat yang telah diberikan perusahaan juga membawa tanggung jawab bagi setiap insan untuk memberikan kontribusi terbaik.

“Jasa perusahaan yang diberikan kepada kita begitu besar. Jadi kewajiban kita semua untuk bersyukur dan mencintai perusahaan ini secara berkelanjutan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga para karyawan yang selama ini turut menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian mereka.

“Terima kasih juga kepada seluruh keluarga kita. Khusus kepada insan-insan yang masih muda, kami berpesan, peliharalah integritas dan kerja keras,” demikian pria berkacamata itu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengapa Anak Punya Wangi Favorit? Ini Cerita di Balik Wangi B&B yang Menemani Anak Aktif Seharian

1. B&B merupakan rangkaian Kids Personal Care Formulated for Kids dari Kino Indonesia yang teruji secara klinis serta tersertifikasi BPOM dan Halal yang dirancang khusus untuk kebutuhan personal care anak.
2. Anak cenderung menyukai karakter wangi yang ringan, segar, ceria, dan mudah dikenali, termasuk wangi buah yang diasosiasikan dengan energi positif dan keceriaan.
3. Pemilihan wangi B&B mempertimbangkan pengalaman dan preferensi anak, sehingga menghadirkan karakter wangi yang dekat dengan dunia anak sekaligus disukai orang tua.
4. Fitri Tropica berbagi pengalaman sebagai ibu mengenai bagaimana anak memiliki preferensi wangi sendiri dan bagaimana wangi menjadi bagian dari pengalaman anak menggunakan personal care.
5. B&B menghadirkan Active Fresh Formula yang menggabungkan Gentle Antibacterial, Odor Control, dan Long-Lasting Fragrance untuk membantu anak tetap bersih, segar, nyaman, dan wangi seharian

Jakarta, 5 Oktober 2026 – Bagi anak, rutinitas merawat diri bukan hanya tentang menjadi bersih. Ada pengalaman setelahnya yang membuat mereka merasa lebih segar, nyaman, dan siap kembali bermain. Salah satunya adalah wangi yang tetap menemani mereka sepanjang hari.  Memahami kebutuhan tersebut, B&B, sebagai Kids Personal Care Formulated for Kids dari Kino Indonesia, menghadirkan pengalaman produk personal care yang dirancang khusus untuk anak aktif agar wanginya tahan sepanjang hari. 

B&B tidak hanya memberikan sensasi bersih dan segar, tetapi juga menghadirkan karakter wangi yang dekat dengan dunia anak aktif dan dapat menemani aktivitas mereka seharian. Istilah Formulated for Kids pada B&B tidak sekadar menunjukkan bahwa produk ditujukan untuk anak.  Seluruh rangkaian B&B telah teruji secara klinis serta tersertifikasi resmi BPOM dan halal, sehingga dirancang untuk menjadi bagian dari penggunaan personal care anak sehari-hari dengan memperhatikan kebutuhan mereka. 

“Kami melihat bahwa bagi anak aktif, wangi bisa menjadi bagian dari pengalaman mereka saat menggunakan personal care. Karena itu, kami tidak hanya memikirkan bagaimana produk membersihkan, tetapi juga bagaimana pengalaman setelah menggunakannya, mulai dari rasa segar, nyaman, hingga wangi yang mereka sukai. Ini yang membuat kami menghadirkan B&B dengan wangi yang dekat dengan dunia anak aktif dan tetap dapat menemani aktivitas mereka dan bertahan lama,” ujar Popi Novella, Group Brand Manager B&B. 

Salah satu yang menjadi bagian dari pengalaman tersebut adalah karakter wangi B&B. Berbagai penelitian mengenai preferensi wangi pada anak aktif menunjukkan bahwa mereka cenderung menyukai karakter wewangian yang ringan, segar, ceria, dan mudah dikenali. Karakter wangi seperti buah juga kerap diasosiasikan dengan energi positif dan keceriaan. Namun, bagi B&B, menghadirkan wangi untuk anak aktif bukan sekadar membuat produk memiliki wangi yang menyenangkan. Wangi menjadi bagian dari pengalaman personal care yang dapat membuat rutinitas sehari-hari terasa lebih menyenangkan bagi anak aktif.

Hal ini juga dirasakan oleh Fitri Tropica, public figure sekaligus ibu, yang melihat bahwa anak memiliki preferensi masing-masing terhadap wangi dan juga yang terpenting adalah produk memang dikhususkan bagi anak serta terjamin kehalalannya. “Anak-anak itu biasanya punya pilihan sendiri. Ada wangi yang menurut kita enak, tapi ternyata anak punya favoritnya sendiri. Buat saya, justru menarik ketika anak sudah bisa bilang, ‘Aku suka yang ini,’ karena akhirnya menggunakan personal care juga menjadi sesuatu yang menyenangkan buat mereka, dan yang paling utama untuk saya adalah produknya khusus untuk anak dan tentu saja halal, ujar Fitri Tropica. 

Di balik pengalaman tersebut, B&B menghadirkan Active Fresh Formula yang menggabungkan tiga fungsi, yaitu Gentle Antibacterial, Odor Control, dan Long-Lasting Fragrance. Gentle Antibacterial membantu membersihkan kuman dan bakteri penyebab bau badan, Odor Control membantu mengurangi dan meredam bau tidak sedap, sementara Long-Lasting Fragrance membantu memberikan pengalaman wangi yang tahan lama.

Kombinasi tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan anak yang aktif bergerak, bermain, dan bereksplorasi. Bagi B&B, wangi bukan hanya sesuatu yang terasa saat pertama kali digunakan, tetapi juga bagian dari kesegaran yang tetap menemani anak aktif sepanjang aktivitas mereka. Dengan rangkaian mulai dari Hair & Body Wash, Shampoo & Conditioner, Shower Gel, Body Powder, Spray Cologne hingga Toothpaste, B&B menghadirkan kebutuhan personal care anak aktif dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Pada akhirnya, pengalaman setiap anak aktif terhadap wangi memang bisa berbeda. Ada yang menyukai wangi buah yang ceria, ada yang memilih wangi yang lebih lembut, dan ada pula yang langsung memiliki satu wangi favorit. Namun, satu hal yang ingin dihadirkan B&B tetap sama, yaitu memberikan pengalaman personal care yang membuat anak aktif merasa bersih, segar, nyaman, dan wangi seharian dengan karakter wangi B&B yang dirancang khusus untuk menemani dunia anak yang aktif.

Selain manfaat dan kelengkapan produk, B&B turut memperhatikan aspek nilai bagi keluarga Indonesia melalui kemasan dengan isi 25% lebih banyak pada produk tertentu. Bagi B&B, value bukan hanya tentang harga yang terjangkau. Yang lebih penting adalah bagaimana orang tua mendapatkan manfaat yang memang dibutuhkan anak aktif, dengan kualitas dan jumlah produk yang memberikan nilai lebih untuk penggunaan sehari-hari. 

Untuk informasi serta penawaran terbaik dari B&B , silakan mengakses media sosial B&B di Instagram ataupun Tiktok, @officialbnb.id. Dan kunjungi www.kino.co.id atau akun Kino official  untuk promo B&B terbaru.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Zentara Jelaskan Pentingnya Menghubungkan Threat Detection dengan Respons Keamanan

JAKARTA, INDONESIA – Oktober 2026 – Banyak Security Operations Center menghadapi tantangan bukan karena kekurangan alert, melainkan karena volume alert yang harus dianalisis dapat melebihi kapasitas tim untuk melakukan investigasi secara mendalam.

Alert keamanan membutuhkan konteks sebelum dapat menjadi keputusan. Analis perlu mengetahui indikator serangan, aset yang terdampak, aktivitas pengguna, kemungkinan eksploitasi, serta konsekuensi terhadap bisnis.

Zentara menjalankan operasi SOC 24/7 menggunakan platform ZX dan mengintegrasikannya dengan threat intelligence. ZX mendukung berbagai sumber data dari IT, OT, cloud, endpoint, firewall, identity provider, dan aplikasi SaaS, kemudian mengorelasikan sinyal tersebut untuk membantu proses detection dan analysis.

Threat intelligence memberikan konteks tambahan terhadap indikator dan teknik serangan. Dalam operasi keamanan, informasi tersebut membantu analis menentukan apakah sebuah indikator berkaitan dengan aktivitas berbahaya dan seberapa relevan ancaman tersebut terhadap lingkungan perusahaan.

Pendekatan ini menghubungkan threat intelligence platform dengan enterprise SIEM solution sebagai bagian dari security operations. Tujuannya bukan sekadar mengumpulkan log, tetapi membantu analis bergerak dari detection menuju investigation dan response.

Zentara juga menjalankan threat hunting berbasis hipotesis yang dipetakan terhadap MITRE ATT&CK. Hasil hunting dapat menghasilkan query dan detection logic yang kemudian digunakan untuk memperkuat kemampuan deteksi.

Security operations yang efektif membutuhkan kombinasi people, process, dan technology. Ketiganya perlu berjalan bersama agar alert dapat diterjemahkan menjadi tindakan yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Brewkasi 2026 Bawa Serunya Dunia Kopi ke GGP

Memasuki awal Oktober, Grand Galaxy Park (GGP) menghadirkan rangkaian acara yang mempertemukan komunitas kopi, pencinta kuliner, hingga masyarakat yang ingin menikmati berbagai aktivitas seru dalam satu destinasi.

Memasuki awal Oktober, Grand Galaxy Park (GGP) Bekasi menghadirkan rangkaian acara yang mempertemukan komunitas kopi, pencinta kuliner, hingga masyarakat yang ingin menikmati berbagai aktivitas seru dalam satu destinasi. Berlangsung pada 1–4 Oktober 2026, Brewkasi Event 2026 menjadi salah satu highlight utama yang membawa semangat dan ekosistem kopi ke Bekasi, bersamaan dengan hadirnya Jajan Viral Jakarta yang memboyong berbagai kuliner populer dari Jakarta dan kota lainnya.

Sebagai destinasi belanja, kuliner, dan hiburan di kawasan Grand Galaxy City, Bekasi, GGP terus menghadirkan program yang relevan dengan minat dan gaya hidup pengunjung. Kehadiran dua event ini sekaligus memperkaya pengalaman pengunjung di awal Oktober, mulai dari mengeksplorasi dunia kopi hingga berburu jajanan yang sedang ramai diperbincangkan.

Brewkasi 2026, Empat Hari Rayakan Serunya Dunia Kopi

Buat para coffee enthusiast, Brewkasi Event 2026 hadir selama empat hari dengan rangkaian program yang mempertemukan pelaku industri, barista, komunitas, hingga penikmat kopi. Salah satu daya tarik utamanya adalah berbagai kompetisi kopi, termasuk Santino Coffee Master, Brewkasi Cup Taster by The Room, dan Tarung Tiga Regional Bekasi by The Biji Kopi.

Khusus Santino Coffee Master, gelaran di Bekasi menjadi bagian penting dari rangkaian kompetisi Santino Day 2026 yang telah berlangsung di berbagai kota. Para finalis akan berkompetisi dalam ajang grand final Jakarta dengan menguji kemampuan melalui kategori seperti espresso, latte art, dan signature drink.

Pengunjung juga dapat menjelajahi area pameran yang menghadirkan berbagai kebutuhan seputar kopi, mulai dari coffee beans, matcha, artisan chocolate, pastries, coffee gear, machinery, hingga merchandise. Keseruan semakin lengkap dengan guest takeover, public cupping, serta live entertainment yang berlangsung sepanjang event.

Brewkasi 2026 berlangsung pada 1–4 Oktober 2026, pukul 10.00–22.00 WIB di Grand Galaxy Park, Bekasi, memberikan kesempatan bagi coffee lovers untuk menikmati pengalaman kopi sekaligus bertemu dengan komunitas dan pelaku industri dalam suasana yang lebih dekat.

Jajan Viral Jakarta Ikutan Meramaikan!

Di waktu yang sama, GGP juga menghadirkan Jajan Viral Jakarta untuk melengkapi keseruan awal Oktober. Event kuliner ini membawa berbagai jajanan yang tengah populer dari Jakarta dan sejumlah kota lainnya langsung ke Bekasi, sehingga pengunjung bisa berburu banyak pilihan dalam satu tempat.

Mulai dari Aldi’s Burger, Bebek Sinjay H. Endin, Lumpia Semarang Asli Jl. Mataram, Ki Satea, Squid King, Somtam Thailand, Panipuri Sangkuriang, GO!Bungeoppang, Siomay & Batagor Lompat BDG, FanTuan Rice Rolls, hingga jajanan dan produk dari sejumlah brand yang sedang ramai diburu. Ada pula pilihan jastip seperti Chocomory, Falala Chocolate, dan Bittersweet by Najla yang siap melengkapi perburuan kuliner.

Dengan hadirnya Brewkasi 2026 dan Jajan Viral Jakarta secara bersamaan, GGP menghadirkan pengalaman awal Oktober yang lebih beragam bagi warga Bekasi. Mau eksplor dunia kopi, menyaksikan kompetisi, hunting jajanan viral, atau sekadar menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga, semuanya bisa ditemukan dalam satu kunjungan ke GGP.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Inilah Kiat Produk UMKM Tembus Pasar Ekspor

Pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu mengubah pola pikir ketika membidik pasar ekspor. Produk yang berkualitas tinggi tidak menjamin diterima oleh pasar luar negeri jika tidak disertai dengan pemahaman mendalam terkait standar regulasi dan kebutuhan pasar di negara tujuan ekspor.

JAKARTA – Pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu mengubah pola pikir
ketika membidik pasar ekspor. Produk yang berkualitas tinggi tidak menjamin
diterima oleh pasar luar negeri jika tidak disertai dengan pemahaman mendalam
terkait standar regulasi dan kebutuhan pasar di negara tujuan ekspor.

Fasilitator Ekspor Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa
Perdagangan  (PPEJP) Dede Saputra
mengatakan, pengusaha UMKM perlu mengubah pendekatan dari produk sebagai pusat
(product centric) menjadi kebutuhan pembeli (buyer centric) di
negara tujuan ekspor.

“Produk yang bagus saja tidak cukup. Buyer tidak hanya membeli
produk tapi keberlanjutan dan kepatuhan pada regulasi di negaranya. Pengusaha
UMKM harus paham bagaimana negara tujuan ekspor memutuskan dalam memilih
pemasok,” ujar Dede di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Dia menegaskan hal itu ketika menjadi pembicara pada sesi Export
Bootcamp
yang merupakan rangkaian kegiatan Bootcamp UMKM Untuk Indonesia
(UUI) 2026: Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas Membuka Pasar Global.
Acara
yang diselenggarakan oleh Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) di
bawah Payung Program Keberlanjutan ”Sampoerna untuk Indonesia” ini menghadirkan
lebih dari 180 UMKM dari seluruh Nusantara.

Dede yang juga Tenaga Ahli Kementerian Perdagangan (Kemendag) itu
melanjutkan terdapat tiga pilar yang menjadi pertimbangan buyer untuk
memilih pemasok, khususnya jika menggunakan skema Business-to-Business (B2B).

Pertama, kepatuhan regulasi dan sertifikasi. Buyer internasional, katanya,
akan melakukan mitigasi risiko seperti kontainer barang yang tertahan di bea
cukai atau pemanggilan kembali produk (recall). Untuk menghindari hal
itu, pengusaha UMKM wajib memenuhi kelayakan mutu produk dan sejumlah syarat
sertifikasi di negara tujuan.

Dia mencontohkan untuk ekspor produk pangan ke pasar China, pengusaha UMKM
wajib memiliki sertifikat General Administration of Customs of the People’s
Republic of China
(GACC), sementara untuk masuk ke pasar Amerika Serikat, suatu
produk wajib memenuhi standar Food and Drug Administration (FDA).

Kedua, pengusaha UMKM harus memperhatikan keandalan pasokan produk. Keandalan
pasokan produk, tambahnya, terkait dengan jaminan kelancaran stok, memenuhi
standar operasional perusahaan (SOP), dan kualitas produk secara konsisten.

Dede mengingatkan ketika UMKM membawa contoh produk pada pameran
internasional atau business matching, pengusaha usaha harus bisa
memastikan pasokan jangka panjang. Ukuran keberhasilan dari pameran
internasional pertama-tama ialah mendapatkan buyer berkelanjutan, bukan
tentang produk yang laris.

“Jangan sampai saat diajak oleh Kemendag atau Bank Indonesia dalam
ajang seperti Trade Expo Indonesia (TEI), kita hanya jadi penghibur. Harus siap
segala macamnya,” tegas Dede.

Pilar ketiga, lanjut Dede, berkaitan dengan skema perdagangan
khususnya B2B. Buyer umumnya menghitung berdasarkan satuan palet atau
kontainer dan bukan berdasarkan produk eceran. Pengusaha UMKM perlu merinci
penetapan harga, kapasitas produksi bulanan, kemampuan mesin, jumlah SDM,
manajemen pasokan, hingga biaya jalur pengiriman (forwarder).

“Perlu diingat untuk B2B, lebih dari 78% buyer mengeliminasi
calon pemasok jika spesifikasi teknis, kualitas, sertifikasi food safety,
kapasitas tidak tercantum secara transparan sejak awal,” tegasnya.

Tren Pasar Global

Dede menambahkan pengusaha UMKM juga perlu belajar untuk membaca tren
kebutuhan pasar global atau validasi pasar. Cara paling sederhana, katanya,
ialah dengan melihat produk asal Indonesia yang paling laris di pasar global.

“Siapa pembeli terbesar, bagaimana tren pertumbuhan suatu produk,
karakter produk seperti apa, termasuk mapping Indonesian Trade Promotion
Center
(ITPC) dan Atase Perdagangan (Atdag) yang bisa membantu
ekspor,” jelasnya.

Selain membaca tren pasar global, pengusaha UMKM juga perlu mengecek produk
yang potensial asal Indonesia yang diterima di pasar global. Saat ini, tiga
produk UMKM Indonesia yang banyak diminati antara lain kopi, cokelat, dan
sepatu olahraga.

Selain mengubah pola pikir, Dede meminta pengusaha UMKM untuk menghindari
empat hal yang membuat produk tidak diterima pasar global. Pertama,
materi promosi atau brosur yang tidak sesuai dengan pasar negara tujuan.

“Jangan buat profil perusahaan dalam bahasa Indonesia ketika mengincar
pasar ekspor,” paparnya.

Kedua, hindari membuat klaim palsu terkait kapasitas produksi. Alih-alih
menyebut mampu memproduksi dalam skala tak terbatas, pengusaha UMKM lebih tepat
menjelaskan secara rinci kapasitas produksi riil secara jujur. Ketiga, pengusaha
UMKM juga perlu memperjelaskan minimum order quantity (MOQ) yang jelas
dan realistis.

“Terakhir, pahami ada perbedaan zona waktu dengan buyer
sehingga harus responsif ketika berkomunikasi,” imbuhnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

5 Ide Bisnis UMKM dan Cara Menjalankannya, Omzet Bisa Miliaran

Simak lima contoh bisnis dari para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Program Pemberdayaan UMKM “Sampoerna Entrepreneurship Training Center” (SETC) yang disampaikan pada acara Program Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026: Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas, Membuka Pasar Global.

JAKARTA – Memulai usaha
sering kali bukan soal keberanian, tetapi menemukan ide bisnis yang tepat untuk dijalankan. Banyak calon pengusaha
ingin terjun ke dunia bisnis,
namun masih mencari peluang
yang realistis, memiliki pasar, dan dapat dikembangkan dalam jangka panjang.

Di tengah
beragamnya kebutuhan konsumen, peluang usaha bisa muncul dari berbagai sektor. Produk sederhana pun dapat
memiliki nilai ekonomi lebih besar ketika dikembangkan melalui inovasi, strategi pemasaran, dan perluasan pasar.

Simak lima contoh bisnis
dari para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
binaan Program Pemberdayaan UMKM “Sampoerna Entrepreneurship
Training Center” (SETC)
yang disampaikan pada acara
Program Bootcamp UMKM Untuk
Indonesia (UUI) 2026: Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas, Membuka Pasar Global. Bukan hanya soal produk, tetapi juga
bagaimana bisnis dikembangkan hingga mampu membuka pasar baru dan berpotensi mencapai omzet miliaran.

 1.  Custom Seragam Korporasi

Temasira mengembangkan produk fashion custom yang tidak hanya mengandalkan logo, tetapi mengangkat cerita dan identitas perusahaan ke dalam desain.
Owner Temasira, Ali Eunoia, mengatakan proses tersebut
dimulai dengan memahami nilai, ideologi, dan kebutuhan klien sebelum
diterjemahkan menjadi desain dan produk.

Dari media sosial dan iklan digital,
Temasira mulai membuka peluang ke pasar korporasi. Menurut Ali, pada awalnya
ia belum secara khusus
memikirkan strategi mendekati pasar corporate. Namun,
iklan yang ditayangkan justru mendatangkan pemilik bisnis yang membutuhkan
produk dalam jumlah besar.

“Awalnya kami tidak kepikiran bagaimana approaching corporate. Ternyata dari iklan
saja ada business owner yang datang,” ujar Ali.

Temasira kemudian
mengembangkan pendekatan one-on-one untuk menggali kebutuhan calon klien. Kebutuhan tersebut
tidak hanya berupa seragam kerja, tetapi juga apparel event dan merchandise. Dari
pendekatan tersebut, Temasira bahkan menemukan calon klien dengan anggaran
sekitar Rp1,5 miliar untuk kebutuhan apparel dan merchandise.

Selain menawarkan custom motif dengan
minimum order mulai 30 pieces, Temasira juga memberikan rekomendasi material dan desain sesuai kebutuhan klien serta menyediakan opsi express production.

2. 
Memanfaatkan Pisang

Bananania melihat
keterbatasan daya simpan pisang sebagai peluang untuk menciptakan produk
bernilai tambah. Owner Bananania, Sofyani Mirah, mengatakan pihaknya mengolah
pisang menjadi keripik, selai, tepung pisang gluten-free, hingga cookies berbahan
100 persen pisang.

 Bisnis tersebut
juga dibangun dengan melibatkan petani. Karena hasil kebun sendiri belum mampu memenuhi
seluruh kebutuhan bahan baku, Bananania
bekerja sama dengan sejumlah
petani dan menerapkan SOP serta quality control untuk menjaga kualitas.
Bananania juga telah menerapkan standar Hazard Analysis Critical Control
Point
(HACCP) dan Good Manufacturing Practices (GMP).

Dari sisi pasar,
produk Bananania telah masuk ke lebih dari 600 outlet dan dipasarkan melalui
kanal online maupun offline. Bananania juga telah melakukan
ekspor ke Kanada, Malaysia, Filipina, Australia, dan Amerika Serikat,
serta mempersiapkan ekspansi
ke Korea Selatan.

Ke depan, Bananania
membuka peluang melalui perluasan distribusi, ekspor, dan co-branding.
Bananania juga mengembangkan konsep zero waste dengan memanfaatkan kulit
pisang sebagai bahan
baku enzim yang kemudian digunakan sebagai pupuk. Strategi
tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan nilai ekonomi lebih besar
dari komoditas lokal.

 3.  Budaya Makan Sambal

Quinn
of Spicy melihat budaya makan masyarakat Indonesia yang sulit dipisahkan dari
sambal sebagai peluang bisnis. Produk ini memadukan cabai dengan andaliman, rempah khas Sumatera
Utara, yang memberikan sensasi pedas dan aroma khas.

“Kami menggabungkannya dengan rempah khas,
namanya andaliman. Menghasilkan rasa pedas dan aroma yang khas,” ujar Owner Quinn of Spicy,
Rudy Yanto.

Sejak berdiri
pada 2020, Quinn of Spicy memperluas bisnis dari kanal digital ke modern
trade
. Produknya disebut telah terjual lebih dari 400 ribu unit di lokapasar
dengan rating 4,5 dari lebih
dari 30 ribu penilaian konsumen. Kapasitas produksi kini mencapai sekitar
20 ribu pieces per bulan dengan dukungan sekitar 25 pekerja
lokal.

Selain memperluas distribusi ke jaringan modern
trade
di Sumatera, Quinn of Spicy juga memberdayakan tenaga kerja lokal,
memberikan edukasi kepada
UMKM, serta mengolah limbah produksi menjadi pupuk
kompos.

Setelah membangun pasar domestik, Quinn of Spicy mulai membidik
pasar internasional dengan
mengikuti World Food Expo dan Food Hall di Singapura.

4.  Makanan Sehat

Granola Addict
mengembangkan produk berbasis sereal seperti granola, muesli, premix, hingga
biskuit. Bisnis yang dikembangkan Owner Granola Addict, Steven Kurniawan,
tersebut awalnya bertumbuh
melalui lokapasar sebelum
memperluas penjualan ke pasar
offline dan business-to-business (B2B), termasuk sektor
perhotelan.

Pandemi COVID-19
sempat menekan penjualan online. Kondisi tersebut
mendorong Granola Addict
mencari kanal pasar baru dengan masuk ke hotel-hotel. Strategi ini kemudian
membuka peluang baru, terutama di Bali yang kini menjadi salah satu pasar utama
perusahaan.

Steven menyebut masih terdapat ribuan
hotel di Indonesia
yang belum digarap.
Karena itu, sektor perhotelan dinilai
masih memberikan ruang
ekspansi, dengan dukungan
relasi bisnis dan jaringan
vendor yang telah dibangun.

“Untuk pengembangan ke depannya, kita mungkin akan masuk ke daerah-daerah dengan pasar yang potensial ataupun nanti
ke luar negeri,” kata Steven.

5.  Camilan Sehat Kaya Rasa

Casa Grata hadir
sejak 2018 dengan menawarkan camilan yang menggabungkan aspek kesehatan dan
cita rasa. Owner Casa Grata, Jane Tanuwijaya, mengatakan produknya dirancang bagi konsumen yang ingin menikmati camilan tanpa mengesampingkan gaya hidup sehat.

Diferensiasi Casa Grata terletak
pada produk gluten-free, sugar-free, vegan, yang telah memenuhi ketentuan halal. Saat
ini, Casa Grata memiliki 10 varian rasa dan terus mengembangkan produk melalui product
extension
, termasuk cake flavors dan dip.

Selain menyasar
konsumen individu melalui
B2C, Casa Grata
mengembangkan pasar B2B melalui kanal online, offline
event, retail
, supermarket, corporate, hingga ekspor. Mereka juga
melihat peluang di sektor maskapai penerbangan, hotel, dan resort serta
menjajaki kerja sama dengan buyer internasional.

Perluasan
pasar tersebut diikuti
dengan peningkatan kapasitas
dan efisiensi produksi. Dengan diferensiasi produk sehat yang tetap mengedepankan rasa,
pilihan varian, dan fleksibilitas distribusi, Casa Grata menargetkan produknya
semakin mudah diakses konsumen di pasar Indonesia maupun internasional.

Sebagai informasi, SETC merupakan program pemberdayaan UMKM yang digagas
PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di bawah payung Program
Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia”.

SETC juga memiliki
30 Collaborator Hub di 17 provinsi yang mendampingi lebih
dari 2.300 UMKM secara
berkelanjutan. Jejaring tersebut berperan sebagai local enabler dalam memperkuat kapabilitas pengusaha UMKM, membuka akses pasar, dan meningkatkan
daya saing.

Melalui pelatihan, pendampingan, jejaring kolaborasi, dan akses pasar,
SETC berupaya membantu pelaku
UMKM membangun fondasi
usaha agar mampu
menangkap peluang pertumbuhan
yang lebih besar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tigo AI Resmi Hadir di Aplikasi Mobile, Permudah Akses Platform Periklanan Berbasis AI

Jakarta, 5 Oktober 2026 — Tigo AI resmi memperluas akses layanannya melalui aplikasi mobile, menghadirkan pengalaman yang lebih praktis bagi pengguna untuk mengakses platform periklanan berbasis kecerdasan buatan langsung dari perangkat mereka.Peluncuran aplikasi mobile ini menjadi bagian dari langkah Tigo AI untuk membuat proses advertising digital semakin mudah dijangkau oleh bisnis, UMKM, online seller, brand, dan digital marketer yang membutuhkan dukungan dalam pembuatan serta pengelolaan materi promosi.

Akses Tigo AI Kini Lebih Praktis

Melalui aplikasi mobile, pengguna dapat mengakses berbagai fungsi Tigo AI dengan lebih fleksibel tanpa harus bergantung pada perangkat desktop.Pengguna dapat mulai dari memasukkan informasi mengenai brand, produk, target audiens, tujuan kampanye, hingga pesan utama yang ingin disampaikan. Informasi tersebut kemudian dapat digunakan oleh sistem AI untuk membantu proses pembuatan materi advertising.Dengan akses melalui smartphone, proses persiapan konten dapat dilakukan dengan lebih praktis, terutama bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.

Membantu Produksi Materi Iklan dengan AI

Tigo AI menggunakan teknologi AI untuk mendukung berbagai kebutuhan produksi materi promosi, seperti:Pengembangan ide dan konsep iklanPenyusunan copy dan captionPembuatan materi visualProduksi konten videoPembuatan beberapa variasi materi iklanPendekatan ini membantu bisnis menyederhanakan proses kreatif yang sebelumnya dapat melibatkan banyak tahapan terpisah.

Mendukung Kebutuhan Advertising di Berbagai Platform

Materi yang dibuat melalui Tigo AI dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan digital advertising, termasuk media sosial dan platform e-commerce.Konten dapat dipersiapkan untuk kanal seperti TikTok, Instagram, Facebook, Shopee, dan Lazada, sesuai dengan karakter serta format masing-masing platform.Dengan begitu, bisnis dapat menjaga konsistensi pesan kampanye sekaligus menyesuaikan bentuk konten untuk berbagai kanal digital.

Alur Kerja Advertising dalam Satu Platform

Aplikasi Tigo AI tidak hanya berfokus pada pembuatan konten. Platform ini juga mendukung alur kerja advertising yang lebih terstruktur, mulai dari persiapan kebutuhan kampanye hingga evaluasi hasil.Secara umum, prosesnya mencakup:Campaign Brief → Pembuatan Materi dengan AI → Persiapan Konten → Distribusi → Verifikasi → PelaporanAlur ini membantu pengguna memahami setiap tahap kampanye dengan lebih jelas dan terorganisir.

Membawa AI Advertising Lebih Dekat ke Pengguna

Peluncuran aplikasi mobile Tigo AI menandai langkah baru dalam menghadirkan teknologi advertising berbasis AI yang lebih mudah diakses dalam aktivitas sehari-hari.Dengan dukungan aplikasi mobile, pengguna dapat mengelola kebutuhan advertising dengan cara yang lebih fleksibel, cepat, dan

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Uang Nganggur Freelancer: Berapa Dana Darurat yang Perlu Disiapkan?

Menjadi freelancer punya fleksibilitas dalam menentukan proyek dan waktu kerja. Namun, penghasilan yang tidak selalu sama setiap bulan membuat pengelolaan keuangan perlu lebih terencana. Ada bulan ketika proyek datang bersamaan, tetapi ada pula periode ketika pemasukan lebih sedikit.

Karena itu, uang yang sedang tidak terpakai bisa dialokasikan untuk membangun dana darurat terlebih dahulu. Dana ini dapat membantu memenuhi kebutuhan ketika pemasukan berkurang, proyek tertunda, atau muncul pengeluaran yang tidak direncanakan.

Dana Darurat Berapa untuk Freelancer?

Pertanyaan dana darurat berapa sering muncul ketika mulai menyusun keuangan. Tidak ada satu nominal yang berlaku untuk semua orang karena kebutuhan setiap freelancer berbeda.

Salah satu acuannya adalah dana darurat sebesar 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan.

Misalnya, rata-rata kebutuhan bulanan seorang freelancer adalah Rp5 juta. Dengan acuan tersebut, dana darurat yang perlu disiapkan berada di kisaran:

– 3 kali pengeluaran: Rp15 juta

– 6 kali pengeluaran: Rp30 juta

Perhitungan tersebut menggunakan pengeluaran bulanan, bukan jumlah penghasilan.

Dana Darurat Berapa Persen dari Gaji?

Lalu, dana darurat berapa persen dari gaji?

Tidak ada persentase tunggal yang harus digunakan untuk menentukan total dana darurat. Untuk freelancer, perhitungan berdasarkan pengeluaran bulanan justru lebih relevan karena penghasilan bisa berubah dari satu bulan ke bulan berikutnya.

Jika ingin membangun dana darurat secara bertahap, tentukan terlebih dahulu jumlah yang realistis untuk disisihkan dari setiap pemasukan. Besarannya dapat disesuaikan dengan kondisi cash flow, kebutuhan rutin, dan jumlah proyek yang sedang berjalan.

Dengan begitu, pertanyaan dana darurat berapa persen sebaiknya tidak hanya dijawab dengan satu angka. Tentukan target nominal berdasarkan kebutuhan dan kemudian membuat pola penyisihan yang konsisten.

Dana Darurat Berapa Kali Gaji?

Pertanyaan dana darurat berapa kali gaji juga cukup umum. Namun, untuk freelancer, menggunakan gaji sebagai patokan kurang tepat karena tidak selalu memiliki penghasilan tetap setiap bulan. Lebih baik gunakan rata-rata pengeluaran bulanan sebagai dasar perhitungan.

Sebagai contoh, freelancer dengan pengeluaran Rp4 juta per bulan dapat menggunakan target Rp12 juta sampai Rp24 juta sebagai gambaran dana darurat berdasarkan acuan 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan.

Jika pendapatan sedang meningkat karena mendapatkan beberapa proyek sekaligus, tambahan pemasukan tidak harus langsung digunakan untuk meningkatkan gaya hidup. Sebagian dapat dialokasikan untuk memperkuat cadangan keuangan.

Pisahkan Uang Operasional dan Dana Darurat

Salah satu tantangan freelancer adalah mencampurkan uang proyek dengan uang untuk kebutuhan pribadi. Padahal, keduanya memiliki fungsi berbeda.

Buat pemisahan sederhana antara:

– Uang operasional, untuk kebutuhan kerja seperti perangkat, software, transportasi, atau biaya produksi.

– Uang kebutuhan rutin, untuk membayar kebutuhan sehari-hari.

Dana darurat, yang disiapkan untuk kondisi tidak terduga dan tidak digunakan untuk pengeluaran rutin.

Pemisahan ini membuat freelancer lebih mudah mengetahui berapa dana yang benar-benar tersedia dan berapa yang sebaiknya tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Apa yang Dilakukan Jika Dana Darurat Sudah Terkumpul?

Setelah target dana darurat tercapai, uang yang belum dibutuhkan dalam waktu dekat dapat dipertimbangkan untuk ditempatkan pada produk simpanan berdasarkan kebutuhan, jangka waktu, dan karakteristik produknya.

Namun, jangan menempatkan seluruh dana darurat pada instrumen yang membatasi akses dana. Sebagian dana yang mungkin diperlukan sewaktu-waktu sebaiknya tetap berada pada tempat yang mudah dicairkan.

Untuk dana yang memiliki tujuan dan jangka waktu tertentu, freelancer dapat mempertimbangkan Deposito FLEXI di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Produk ini memiliki minimum penempatan Rp100.000 dan dapat dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa penalti pokok. Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, bunga berjalan yang diterima mengikuti ketentuan produk. 

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 31 Januari 2027 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Berpeluang Tembus $97.000? Ini Level yang Jadi Penentu BTC Minggu Ini

Jakarta, 5 Oktober 2026 – Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi perhatian pasar kripto memasuki pekan kedua Oktober 2026. Setelah bergerak menguat dari level terendah pada akhir September, Bitcoin dinilai masih memiliki peluang melanjutkan kenaikan menuju US$92.000 hingga US$97.000.

Namun, peluang tersebut masih bergantung pada kemampuan Bitcoin mempertahankan area support penting di atas US$81.000 sekaligus menembus level resistance terdekat.

Mengacu pada analisis data internal FLOQ, area US$81.600–US$82.937 menjadi zona support utama Bitcoin. Selama harga BTC mampu bertahan di atas area tersebut, struktur kenaikan yang terbentuk sejak Juli dinilai masih terjaga.

Pada perdagangan 5 Oktober 2026, Bitcoin berada di kisaran US$86.000-an. Data pasar menunjukkan BTC sempat kembali mendekati US$87.000, tetapi belum mampu mempertahankan level tersebut secara konsisten.

Tiga Sinyal yang Menopang Bitcoin

Analisis tersebut melihat setidaknya tiga faktor teknikal yang masih mendukung prospek Bitcoin.

Pertama, Bitcoin masih berada di atas high Mei yang berada di sekitar US$82.800. Kedua, penutupan bulanan BTC berada di atas moving average 50 pekan, yang secara historis kerap menjadi salah satu indikator penting dalam perubahan tren jangka menengah.

Ketiga, tren penurunan yang dimulai pada Oktober 2025 dinilai telah berakhir setelah Bitcoin berhasil menembus high utama sebelumnya. Sejak titik terendah pada Juli, pergerakan BTC juga menunjukkan pola higher high dan higher low.

Kendati demikian, kondisi tersebut belum menjadi konfirmasi bahwa Bitcoin telah memasuki fase kenaikan berikutnya.

US$82.000 Jadi Level Penting BTC

Area US$81.600–US$82.937 menjadi salah satu level yang perlu diperhatikan investor dan pelaku pasar dalam beberapa hari ke depan.

Jika Bitcoin mampu bertahan di atas area tersebut, peluang untuk menguji resistance berikutnya masih terbuka. Sebaliknya, apabila support tersebut ditembus ke bawah, perhatian pasar berpotensi bergeser ke level US$78.200 yang berdekatan dengan moving average 50 pekan, kemudian US$75.000.

Dengan harga Bitcoin saat ini masih berada di kisaran US$86.000-an, pasar juga menunggu apakah BTC mampu menembus high pada 2 Oktober.

Penembusan level tersebut dapat menjadi konfirmasi awal bahwa Bitcoin mulai memasuki fase kenaikan berikutnya menuju target US$92.000 dan US$97.000.

BTC Masih Butuh Konfirmasi

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai pergerakan Bitcoin saat ini menunjukkan adanya ruang untuk melanjutkan pemulihan, tetapi pasar masih membutuhkan konfirmasi dari sisi momentum dan volume.

“Bitcoin saat ini masih berada dalam fase yang menarik karena struktur kenaikannya belum rusak. Namun, level resistance tetap menjadi kunci. Jika BTC mampu menembus high sebelumnya dengan dukungan volume dan permintaan yang lebih kuat, peluang untuk bergerak menuju US$92.000 akan semakin terbuka. Setelah itu, US$97.000 bisa menjadi target berikutnya yang diperhatikan pasar,” kata Yudho.

Menurut Yudho, area US$81.000–US$83.000 juga menjadi zona penting untuk mengukur apakah penguatan Bitcoin saat ini merupakan kelanjutan tren atau hanya reli sementara.

“Perlu diperhatikan bukan hanya seberapa tinggi Bitcoin bisa naik, tetapi juga seberapa kuat harga bertahan ketika terjadi koreksi. Selama area support utama masih terjaga, struktur bullish masih memiliki ruang. Sebaliknya, jika support tersebut ditembus, pasar perlu mengantisipasi perubahan momentum dan potensi koreksi yang lebih dalam,” lanjutnya.

Belum Ada Konfirmasi Bitcoin Menuju US$97.000

Di sisi lain, analisis teknikal tersebut belum memberikan konfirmasi penuh bahwa Bitcoin akan langsung bergerak menuju US$92.000 atau US$97.000.

Pemulihan dari level terendah 28 September disebut berlangsung dalam tiga tahap, sebuah pola yang dapat menunjukkan bahwa momentum kenaikan belum cukup kuat. Bitcoin juga masih bergerak dalam rentang perdagangan sehingga arah tren jangka pendek belum sepenuhnya jelas.

Selain itu, Bitcoin perlu menembus resistance dari high 2 Oktober untuk memberikan sinyal bahwa fase kenaikan berikutnya telah dimulai.

Kondisi pasar yang relatif tenang juga menjadi perhatian. Periode volatilitas rendah sebelumnya pernah diikuti oleh pergerakan besar, sehingga perubahan volatilitas menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan pelaku pasar.

Jika Terjadi Koreksi, Area Ini Perlu Diperhatikan

Skenario bullish tidak berarti Bitcoin terbebas dari risiko koreksi. Apabila reli saat ini akhirnya membentuk puncak, analisis tersebut memperkirakan Bitcoin dapat mengalami pullback menuju zona support yang lebih luas di US$63.326–US$74.800.

Koreksi tersebut, apabila terjadi, dapat membentuk higher low sebelum Bitcoin kembali mencoba melanjutkan tren menuju level tertinggi sepanjang masa.

Dengan demikian, pergerakan Bitcoin pada pekan ini akan sangat bergantung pada dua skenario utama. Bertahan di atas US$81.600–US$82.937 dan menembus resistance dapat membuka peluang menuju US$92.000 hingga US$97.000.

Sebaliknya, kehilangan support tersebut dapat membuat pasar kembali menguji level US$78.200 dan US$75.000.

Pergerakan harga Bitcoin tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi makroekonomi, arus dana institusional, sentimen pasar, dan perubahan likuiditas global. Karena itu, level teknikal tersebut sebaiknya dipandang sebagai referensi analisis, bukan kepastian arah harga.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES