Bittime Dukung Langkah OJK Perkuat Pengawasan terhadap Platform Kripto Tanpa Izin

Bittime mendukung langkah OJK dalam memperkuat pengawasan terhadap industri aset kripto guna meningkatkan perlindungan konsumen dan membangun ekosistem yang lebih sehat. Sebagai PAKD yang berizin dan diawasi OJK, Bittime berkomitmen mendukung regulasi serta menghadirkan layanan investasi aset digital yang aman, transparan, dan terpercaya.

Bittime mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat pengawasan terhadap industri aset kripto di Indonesia sebagai upaya meningkatkan perlindungan konsumen dan membangun ekosistem aset digital yang lebih sehat.

Komitmen OJK tersebut tercermin melalui penguatan pengawasan terhadap industri, termasuk penghentian 228 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) ilegal hingga Mei 2026 bersama Satgas PASTI dan kementerian/lembaga terkait. Langkah tersebut disampaikan OJK dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Bulan Juli 2026 pada Selasa (4/8/2026).

Bittime menilai, penguatan pengawasan tersebut turut mendukung tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap industri aset kripto di Indonesia. Hal ini sejalan dengan data OJK yang menunjukkan jumlah akun konsumen aset keuangan digital mencapai 22,69 juta pada Juni 2026 atau meningkat 1,32% dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp28,58 triliun, naik 24,20% dibandingkan Mei 2026.

Bittime Dukung Penguatan Perlindungan Konsumen

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan langkah OJK merupakan upaya penting untuk memperkuat perlindungan konsumen sekaligus menciptakan ekosistem aset digital yang semakin sehat dan terpercaya.

“Bittime mendukung penuh upaya OJK dalam memperkuat pengawasan industri aset kripto sebagai bagian dari perlindungan konsumen dan penguatan kepercayaan terhadap ekosistem aset digital Indonesia. Regulasi yang jelas dan pengawasan yang konsisten akan memberikan kepastian bagi masyarakat untuk berinvestasi melalui platform yang telah memenuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Ryan.

Ryan menambahkan, meningkatnya jumlah investor dan nilai transaksi menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap aset digital tetap terjaga. Menurutnya, edukasi, perlindungan konsumen, dan kepastian regulasi perlu terus berjalan beriringan agar pertumbuhan industri berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

Kondisi tersebut juga tercermin dari aktivitas transaksi pengguna Bittime sepanjang Juli 2026. Data internal Bittime menunjukkan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masih menjadi aset kripto yang paling banyak diperdagangkan, disusul Solana (SOL). Di sisi lain, minat terhadap aset alternatif juga terus berkembang, tercermin dari tingginya aktivitas perdagangan PEPE serta tokenized assets seperti SPCXX, XAUT (Tether Gold), dan NVDAX, yang menunjukkan semakin beragamnya preferensi investasi pengguna.

Komitmen Bittime Dukung Ekosistem Berizin

Sejalan dengan minat investasi aset digital yang tetap terjaga di tengah dinamika pasar global, Bittime sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh OJK terus memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap berbagai aset digital global.

Dengan positioning sebagai “Indonesia’s Gateway to Global Assets”, Bittime menyediakan akses ke berbagai aset digital, mulai dari Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, USDT, hingga Tokenized US Stocks seperti NVDAX, AAPLX, GOOGLX, dan METAX.

Ryan menjelaskan, pada Juli 2026 Bittime juga menjadi pedagang aset keuangan digital pertama yang memperoleh izin perdagangan derivatif aset keuangan digital melalui proses perizinan yang sepenuhnya berlangsung di bawah era pengawasan OJK, dengan izin yang diterbitkan oleh PT Central Finansial X (CFX).

Sejak peluncuran layanan tersebut, minat pengguna terhadap perdagangan derivatif aset digital terus menunjukkan tren positif. Data internal Bittime mencatat Bitcoin (BTC), PUMP, Uniswap (UNI), Ethereum (ETH), dan Hyperliquid (HYPE) menjadi aset derivatif yang paling aktif diperdagangkan sepanjang Juli 2026. Seluruh transaksi tersebut menggunakan pasangan perdagangan USDT.

“Pencapaian ini mencerminkan komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan yang sesuai dengan regulasi Indonesia. Kami percaya penguatan tata kelola industri akan memberikan kepastian yang lebih besar bagi masyarakat untuk berinvestasi melalui platform yang berizin,” jelas Ryan.

Regulasi Jadi Fondasi Pertumbuhan Industri

Di tengah pertumbuhan industri aset digital di Indonesia, pasar kripto global juga masih menghadapi berbagai dinamika. Salah satunya adalah pengumuman bursa kripto global BitMart yang akan menghentikan aktivitas perdagangannya pada 26 Agustus 2026 sebelum menutup operasional bisnisnya secara penuh pada Januari 2027.

Menurut Ryan, perkembangan tersebut menjadi pengingat bahwa tata kelola yang baik, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam membangun industri aset digital yang berkelanjutan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kami meyakini industri aset kripto Indonesia memiliki prospek yang positif seiring meningkatnya adopsi masyarakat dan semakin kuatnya kerangka regulasi. Bittime akan terus mendukung upaya OJK dalam membangun ekosistem aset digital yang aman, transparan, serta berorientasi pada perlindungan konsumen, sekaligus membuka akses masyarakat Indonesia ke berbagai aset global melalui platform yang berizin,” pungkas Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bukan Content Creator, Ini Profesi Sampingan yang Diam-diam Digemari Gen Z

Narasi “cuan dari konten” terlanjur jadi mimpi kolektif Gen Z, followers dikejar, algoritma dipelajari mati-matian, tapi hasilnya kerap jauh dari janji manis yang beredar di media sosial.

Sementara itu, kebutuhan akan penghasilan tambahan tidak menunggu siapa pun jadi viral lebih dulu. Laporan 2026 Gen Z and Millennial Survey yang dirilis Deloitte mencatat hampir 30 persen Gen Z dan sekitar 25 persen milenial di dunia kini memiliki pekerjaan sampingan, baik paruh waktu maupun penuh waktu, di luar pekerjaan utama mereka.

Di celah itulah sebagian Gen Z bergerak diam-diam, menjadi reseller layanan digital seperti SMM Panel, jauh dari sorotan tapi terbukti menghasilkan.

Bisnis yang Bekerja Tanpa Pernah Tampil

Reseller layanan digital menjual kembali layanan peningkatan media sosial, followers, likes, views, dari penyedia besar ke pelanggan akhir, mulai dari UMKM, brand kecil, sampai individu yang ingin akunnya terlihat lebih meyakinkan. Tidak ada wajah yang perlu dikenali, tidak ada konten yang perlu dibuat, cukup selisih harga antara beli grosir dan jual eceran yang jadi mesin uangnya.

“Banyak yang tidak sadar, sebagian bisnis yang mereka lihat aktif dan kredibel di media sosial itu dibantu tangan reseller di belakang layar. Profesinya senyap, tapi perputaran transaksinya nyata dan terus berjalan setiap hari,” ujar Mas Eko, pengamat industri digital dari ProviderSMM.id.

Yang membuat profesi ini menarik, menurutnya, justru karena tidak menuntut personal branding maupun konsistensi produksi konten yang melelahkan. “Modalnya kecil, prosesnya bisa dipelajari cepat, dan hasilnya terasa jauh lebih cepat dibanding menunggu jadi content creator yang viral,” tambahnya.

Dua Sisi Mata Uang yang Sama

Industri ini berjalan lewat dua peran yang saling mengunci. Provider memegang sumber daya dan sistem pengiriman layanan secara langsung, biasanya dengan harga grosir dan akses API untuk mitra bisnis. Reseller membeli dari provider lalu menjualnya kembali ke pelanggan akhir, tanpa perlu memikirkan infrastruktur teknis di baliknya sama sekali.

“Bagi yang baru mulai, jadi reseller jauh lebih realistis dibanding langsung jadi provider, modal dan risikonya kecil, tapi peluang belajar cara kerja industri ini tetap terbuka lebar,” jelas Mas Eko. Ia menegaskan, faktor yang paling menentukan keberhasilan reseller bukan seberapa besar modal awal, melainkan ketepatan memilih smm panel terpercaya untuk diajak bekerja sama, transparansi soal drop rate, kejelasan sumber followers, hingga kebijakan garansi refill yang tertulis jelas jadi pembeda antara reseller yang bertahan lama dengan yang cepat kehilangan kepercayaan klien.

Yang Senyap, Belum Tentu Sepi

Tidak semua jalan menghasilkan uang di dunia digital butuh tepuk tangan atau notifikasi like yang ramai. Selama bisnis kecil masih berlomba membangun kredibilitas instan di media sosial, dan selama Gen Z masih mencari celah penghasilan yang tidak menuntut wajah dikenal publik, profesi reseller kemungkinan akan terus tumbuh, diam-diam, tapi jauh dari kata berhenti.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Startup Indonesia Bina Kids Luncurkan Platform AI Aman & Etis untuk Anak, Raih Pendanaan Strategis dari Hasan VC Singapura

Bina Kids secara resmi meluncurkan platform ‘Halal & Ethical AI Parental Guidance’ pertama untuk membantu orang tua mendampingi anak menggunakan kecerdasan buatan/ Artificial Intelligence (AI) secara aman dan sehat. Didirikan oleh Dian Widyahapsari, startup ini juga berhasil mengamankan pendanaan strategis dari modal ventura terkemuka Singapura, Hasan VC.

BATU, INDONESIA, 7 Agustus 2026 – Bina Kids, sebuah platform rintisan (startup) asal Indonesia, baru-baru ini secara resmi meluncurkan platform “Halal & Ethical AI Parental Guidance” pertama yang dirancang khusus untuk membantu orang tua mendampingi anak menggunakan kecerdasan buatan (AI) secara aman, sehat, dan bertanggung jawab. Langkah penting ini diperkuat dengan keberhasilan Bina Kids memperoleh dukungan strategis serta pendanaan dari Hasan VC, sebuah perusahaan modal ventura terkemuka yang berbasis di Singapura dengan fokus pada startup berdampak sosial.

Menjawab Tantangan Pengasuhan Anak di Era AI

Berawal dari perannya sebagai seorang ibu rumah tangga yang mendampingi anak-anak belajar di rumah (homeschooling), Dian Widyahapsari menyadari bahwa hadirnya teknologi kecerdasan buatan membawa peluang besar sekaligus tantangan baru bagi ketahanan keluarga. Dengan latar belakang pendidikan di bidang Psikologi, Dian melihat bahwa anak-anak masa kini tidak hanya membutuhkan akses ke teknologi yang cerdas & didesain sesuai untuk anak, melainkan juga pendampingan yang aman, beretika, dan selaras dengan nilai-nilai keluarga.

Keyakinan kuat tersebut kemudian melahirkan Bina Kids. Perjalanan inovatif platform ini mendapatkan pengakuan di kancah internasional saat sang pendiri terpilih sebagai satu-satunya perwakilan dari Indonesia dalam program Hasan VC Venture Studio di Kelantan, Malaysia, setelah menyisihkan berbagai pelamar dari berbagai negara dalam proses seleksi yang kompetitif.

Setelah menyelesaikan program akselerasi lanjutan di Hasan VC Accelerator Cohort 3, Bina Kids terus dikembangkan menjadi sebuah solusi matang yang siap menjawab kebutuhan keluarga digital modern. Pendanaan strategis yang diperoleh dari Hasan VC Singapura kini menjadi pendorong utama bagi Bina Kids untuk memperluas jangkauan layanannya guna menghadirkan ekosistem AI yang aman dan inklusif bagi jutaan keluarga di Indonesia, Asia Tenggara, hingga dunia.

Fitur-Fitur Unggulan Bina Kids

Untuk mewujudkan ekosistem digital yang ramah anak, Bina Kids memadukan solusi kecerdasan buatan dengan kendali pengasuhan dalam satu aplikasi praktis. Beberapa fitur utama yang dihadirkan meliputi:

1. Safe AI for Kids: Layanan chatbot AI interaktif yang memberikan respons aman, mendidik, mengembangkan rasa ingin tahu & kemampuan berpikir kritis, disesuaikan dengan tahapan perkembangan usia anak serta diselaraskan dengan etika dan nilai-nilai Islam.

2. Parental Dashboard: Panel kendali yang memudahkan orang tua untuk melihat secara transparan aktivitas eksplorasi dan proses belajar anak saat memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

3. Screen Time Management & App Control: Fitur pengatur waktu layar serta pembatasan akses aplikasi guna membantu anak membentuk pola kebiasaan menggunakan gawai yang lebih sehat.

4. Offline Activity Rewards: Program apresiasi yang memotivasi anak untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas digital di layar dengan kegiatan positif di dunia nyata.

Komitmen Pengasuhan Digital Berbasis Karakter

Pendiri Bina Kids, Dian Widyahapsari, menekankan pentingnya pengasuhan yang aktif di tengah pesatnya adopsi teknologi saat ini.

“Sebagai seorang ibu, saya percaya bahwa AI bukan sesuatu yang harus ditakuti, tetapi harus didampingi. Anak-anak berhak mendapatkan akses terhadap teknologi yang aman, etis, dan membantu mereka bertumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab. Melalui Bina Kids, kami ingin memberdayakan setiap orang tua agar dapat mendampingi anak menghadapi era AI dengan percaya diri, tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi fondasi keluarga,” jelas Dian.

Bagi Bina Kids, pengembangan startup ini bukan sekadar mengejar performa bisnis, melainkan sebuah misi jangka panjang untuk menjaga rasa ingin tahu alamiah anak-anak di era modern agar tetap terarah di koridor yang aman, sehat, dan menumbuhkan karakter yang kuat.

Platform Bina Kids saat ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat luas. Orang tua yang ingin mencoba dan memanfaatkan fitur-fitur pengasuhan digital berbasis AI ini dapat mengunjungi situs web resmi di https://binakids.com atau mengunduh aplikasi secara langsung melalui Google Play Store di tautan Bina Kids on Google Play.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

CARA GADAI BARANG YANG AMAN: 7 HAL YANG WAJIB DICEK SEBELUM MENYERAHKAN ASET

Ingin menggadaikan barang? Jangan hanya mencari pencairan tertinggi. Periksa legalitas OJK, biaya, penyimpanan, nilai appraisal, jatuh tempo, dan Surat Bukti Gadai.

Ketika membutuhkan dana dalam waktu relatif
cepat, gadai menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan karena
dana diperoleh dengan menjadikan aset tertentu sebagai jaminan.

Jangan memilih tempat gadai hanya berdasarkan
besarnya dana yang ditawarkan.

 Keamanan aset, legalitas perusahaan,
struktur biaya, hingga mekanisme apabila terjadi keterlambatan sama pentingnya.
Berikut tujuh hal yang sebaiknya diperiksa.

1. Pastikan Perusahaan Pergadaian Berizin OJK

Ini adalah pemeriksaan pertama. OJK
menganjurkan masyarakat memilih perusahaan pergadaian yang terdaftar dan
berizin. Jangan hanya percaya kepada tulisan “terpercaya”, “aman”, atau “resmi”
dalam sebuah iklan. Verifikasi perusahaan dan informasi izinnya.

Sebagai contoh, PT deGadai Solusi Digital
memperoleh izin usaha perusahaan pergadaian berdasarkan Keputusan Anggota Dewan
Komisioner OJK Nomor KEP-31/D.05/2023 tanggal 10 Mei 2023.

2. Ketahui Nilai Pasar Barang Anda

Sebelum datang, lakukan riset sederhana.
Jika barangnya mobil, cari harga kendaraan dengan tahun, tipe, kilometer dan
kondisi yang sebanding. Jika berupa jam tangan atau tas mewah, lihat transaksi
di pasar preloved untuk model serupa.

Harga beli tidak selalu sama dengan nilai
gadai. Nilai sebuah aset dapat berubah karena depresiasi, kondisi, likuiditas
pasar, kelengkapan, keaslian, model hingga permintaan.

3. Tanyakan Cara Barang Dinilai

Perusahaan pergadaian perlu menilai barang
karena aset tersebut menjadi jaminan atas dana yang diberikan. Untuk barang
luxury, faktor keaslian menjadi sangat penting. Pada tas branded, pemeriksaan
dapat meliputi material, jahitan, hardware, serial atau date code, kondisi,
model hingga bukti autentikasi.

deGadai juga menyediakan pemeriksaan tas
branded
menggunakan Entrupy, teknologi autentikasi yang melakukan analisis
terhadap karakteristik fisik produk.

4. Jangan Hanya Bertanya “Bunganya Berapa?”

Tanyakan total biaya, bukan hanya bunga.
Dalam layanan pergadaian dapat terdapat komponen biaya yang relevan dengan
transaksi, sehingga konsumen perlu memahami angka rupiah keseluruhan yang harus
dibayar.

Pertanyaan yang lebih tepat: “Jika saya
menerima dana Rp50 juta dan menebus pada tanggal X, berapa total uang yang
harus saya bayarkan?”

 

5. Pastikan Cara Penyimpanan Barang

Barang bernilai tinggi seperti mobil,
Rolex, Hermès, Chanel, laptop atau perhiasan memerlukan perlakuan yang sesuai.
OJK mewajibkan perusahaan pergadaian memiliki tempat penyimpanan yang memenuhi
persyaratan keamanan dan keselamatan serta mengasuransikan barang jaminan
sebagai bagian dari mitigasi risiko.

·      
Di mana barang saya disimpan?

·      
Apakah barang diasuransikan?

·      
Bagaimana prosedur
pengamanannya?

6. Baca Surat Bukti Gadai Sebelum Menandatangani

Jangan terburu-buru. Perhatikan jumlah
pinjaman, periode gadai, biaya, tanggal jatuh tempo, mekanisme pelunasan,
ketentuan perpanjangan dan konsekuensi apabila kewajiban tidak diselesaikan.
Setelah menerima Surat Bukti Gadai, simpan dokumen tersebut dengan baik.

7. Pastikan Sudah Punya Exit Plan

Sebelum menggadaikan aset, tanyakan: “Uang
untuk menebus barang ini nanti berasal dari mana?”

Sumbernya bisa berupa invoice klien yang
cair dua minggu lagi, bonus tahunan, pembayaran proyek, hasil penjualan stok,
atau sumber dana lain yang sudah cukup terukur. Jika jawabannya hanya “nanti
cari lagi”, sebaiknya hitung ulang kemampuan pembayaran.

Gadai Bukan Sekadar Mendapatkan Dana Cepat

Gadai yang sehat bukan tentang mendapatkan
dana sebesar-besarnya. Tujuannya adalah memperoleh likuiditas sesuai kebutuhan
dengan biaya dan risiko yang sudah dipahami, kemudian mendapatkan kembali aset
setelah kewajiban diselesaikan.

Karena itu, legalitas, transparansi dan
kemampuan melunasi harus datang sebelum pencairan. PT deGadai Solusi Digital
merupakan perusahaan pergadaian yang telah memperoleh izin usaha OJK
KEP-31/D.05/2023.

Langkah Selanjutnya

Punya aset dan ingin mengetahui estimasi
nilainya? Konsultasikan terlebih dahulu di deGadai.com sebelum mengambil
keputusan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Anytime Fitness Asia Resmikan Klub ke-600 di Asia, Indonesia Rayakan dengan Pembukaan Anytime Fitness Sakura Garden City Cipayung

Jaringan Anytime Fitness Asia telah diperluas hingga mencapai 600 klub di delapan pasar utama, termasuk pembukaan Anytime Fitness Sakura Garden City Cipayung yang menambah jumlah klub di Indonesia menjadi lebih dari 60. Akses bagi anggota juga telah diperluas melalui satu Purple Keyfob yang dapat digunakan di lebih dari 600 klub di Asia dan lebih dari 6.000 klub Anytime Fitness di seluruh dunia.

Jakarta: Anytime Fitness Asia resmi mencapai tonggak penting dengan mengoperasikan 600 klub di Asia, memperkuat posisinya sebagai jaringan gym 24 jam dengan pertumbuhan tercepat di kawasan. Pencapaian ini dirayakan melalui Grand Opening delapan klub di delapan pasar utama Asia, termasuk Anytime Fitness Sakura Garden City Cipayung di Jakarta Timur sebagai representasi Indonesia.

Perayaan itu digelar di Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Hong Kong, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Milestone tersebut menjadi bukti kuatnya pertumbuhan Anytime Fitness Asia sekaligus tingginya kepercayaan komunitas terhadap jaringan pusat kebugaran yang terus berkembang di kawasan.

Secara global, Anytime Fitness telah mengoperasikan lebih dari 6.000 klub di 42 negara, menghadirkan akses kebugaran selama 24 jam yang memungkinkan masyarakat menjalani gaya hidup sehat kapan saja dan di mana saja.

*Indonesia Perkuat Jaringan Anytime Fitness dengan Lebih dari 60 Klub*

Di Indonesia, pembukaan Anytime Fitness Sakura Garden City Cipayung sekaligus menambah jaringan Anytime Fitness Indonesia menjadi lebih dari 60 klub yang telah beroperasi. Pencapaian ini menjadi bagian dari strategi ekspansi berkelanjutan untuk menghadirkan akses pusat kebugaran yang semakin dekat dengan masyarakat di berbagai kota.

Ryan Cheal, Group Chief Operating Officer Inspire Brands Asia, mengatakan bahwa pencapaian ini memiliki makna lebih besar dibanding sekadar pertumbuhan jumlah klub. “Enam ratus klub lebih dari sekadar angka. Ini adalah 600 komunitas yang disatukan oleh komitmen bersama terhadap kesehatan dan kebugaran. Kami sangat berterima kasih kepada para anggota dan mitra waralaba yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Dukungan mereka menjadi fondasi bagi pertumbuhan Anytime Fitness Asia, dan kami akan terus memperluas akses terhadap gaya hidup sehat melalui pembukaan klub-klub baru di seluruh kawasan.”

Momentum pertumbuhan tersebut juga akan berlanjut melalui pembukaan sejumlah klub baru di berbagai lokasi strategis. Beberapa di antaranya meliputi AF Fanindo Sanctuary Garden sebagai klub pertama Anytime Fitness di Batam, AF Plaza Renon sebagai klub kedua di Bali, serta ekspansi ke AF Kalibata City Square, AF Tenth Avenue Mall di Bandung, dan AF Living Plaza Cinere.

*Satu Purple Keyfob untuk Akses ke 600 Klub Anytime Fitness di Asia*

Seiring berkembangnya jaringan Anytime Fitness Indonesia, para anggota kini dapat menikmati pengalaman berlatih yang lebih fleksibel melalui 1 Purple Keyfob. Satu keanggotaan memberikan akses ke lebih dari 60 klub Anytime Fitness di Indonesia, 600 klub Anytime Fitness di Asia, serta lebih dari 6.000 klub Anytime Fitness di seluruh dunia.

Kemudahan akses tersebut menjadi bagian dari kampanye regional “Train For Your Life”, yang mengajak masyarakat menjadikan aktivitas kebugaran sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Melalui jaringan gym 24 jam yang terus berkembang, Anytime Fitness ingin membantu lebih banyak orang membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat dilakukan kapan pun sesuai kebutuhan mereka.

Sebagai jaringan pusat kebugaran terbesar dengan pertumbuhan tercepat di dunia, Anytime Fitness saat ini melayani lebih dari lima juta anggota melalui hampir 6.000 klub yang tersebar di lebih dari 40 negara dan wilayah. Beroperasi selama 24 jam sehari, 365 hari setahun, Anytime Fitness menghadirkan layanan kebugaran yang mencakup coaching, nutrisi, hingga panduan pemulihan yang personal dan mudah diakses, baik di dalam klub, di rumah, maupun melalui perangkat seluler. Seluruh klub dimiliki dan dioperasikan secara independen oleh mitra waralaba, sementara setiap anggota dapat mengakses klub Anytime Fitness di seluruh dunia menggunakan keanggotaannya.

Ekspansi Anytime Fitness Asia didukung oleh Inspire Brands Asia (IBA) sebagai master franchisee regional yang mengelola jaringan 600 klub di delapan pasar utama, yaitu Singapura, Malaysia, Indonesia, Hong Kong, Filipina, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Selain mengawasi jaringan waralaba terbesar di kawasan, IBA juga mengelola lebih dari 100 klub korporat dengan dukungan lebih dari 1.500 karyawan, sekaligus terus mendorong pertumbuhan ekosistem kebugaran di Asia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Odoo Accounting Membantu Perusahaan Menyusun Laporan Keuangan Lebih Cepat

Odoo Accounting membantu perusahaan menyusun laporan keuangan yang akurat dan lebih cepat melalui sistem akuntansi yang terintegrasi. Didukung i2C Studio, implementasi ERP disesuaikan dengan kebutuhan bisnis agar proses keuangan menjadi lebih efisien dan andal.

Setiap akhir bulan, banyak tim finance menghadapi rutinitas yang sama: mengejar tutup buku. Data transaksi tersebar di banyak file, sementara jurnal masih diinput satu per satu secara manual. Rekonsiliasi bank pun memakan waktu berhari-hari sebelum laporan benar-benar siap. Tak jarang, proses ini baru selesai menjelang tengah bulan berikutnya.

Menurut riset APQC, median industri global untuk tutup buku adalah 6,4 hari kalender. Tim finance terbaik di dunia hanya butuh 4,8 hari, jauh dari kondisi banyak perusahaan di Indonesia. Akibatnya, keputusan bisnis sering diambil berdasarkan data yang sudah basi. Belum lagi risiko denda jika pelaporan pajak ikut molor karena laporan keuangan belum final.

Solusinya bukan menambah jam kerja tim finance, tapi mengganti cara kerja itu sendiri. Di sinilah ERP Terbaik untuk urusan keuangan berperan menggantikan pekerjaan manual dengan otomatisasi penuh. Odoo Accounting membantu perusahaan menyusun laporan keuangan tanpa proses berbelit. Artikel ini akan mengulas cara kerjanya lengkap dengan data pendukung terkini.

Mengapa Proses Tutup Buku Masih Jadi Momok Bagi Tim Finance

Masalah tutup buku jarang muncul dari satu penyebab tunggal. Biasanya ini gabungan dari data yang tersebar, proses approval manual, dan sistem yang tidak saling terhubung. Semakin banyak cabang atau lini bisnis, semakin rumit proses rekonsiliasinya. Tanpa sistem akuntansi terintegrasi, human error jadi risiko yang sulit dihindari.

Sebagai Vendor ERP yang menangani implementasi Odoo, i2C Studio kerap menemukan pola serupa di banyak klien. Pola ini biasanya muncul di perusahaan retail, distribusi, maupun manufaktur skala menengah.

Titik Rawan yang Bikin Laporan Keuangan Molor

Ada beberapa titik yang paling sering jadi sumber keterlambatan. Berikut yang paling umum ditemukan di lapangan:

● Rekonsiliasi bank manual yang memakan waktu berhari-hari untuk mencocokkan setiap transaksi

● Jurnal penyesuaian dan biaya berulang yang harus dicatat satu per satu setiap bulan

Ditambah lagi, laporan keuangan otomatis masih jarang tersedia di banyak perusahaan menengah. Padahal laporan yang cepat dan akurat adalah dasar dari keputusan bisnis yang tepat. Karena itu, banyak tim finance kini mencari ERP Terbaik yang bisa menyatukan rekonsiliasi dan pelaporan pajak sekaligus.

Odoo Accounting Membantu Perusahaan Memangkas Waktu Tutup Buku

Odoo Accounting membantu perusahaan mengganti proses manual dengan alur kerja otomatis dari awal hingga akhir. Setiap transaksi bank ditarik otomatis dan dicocokkan dengan faktur maupun pembayaran yang relevan. Sistem juga mengenali transaksi berulang, seperti tagihan vendor rutin atau biaya tetap bulanan. Laporan laba rugi, neraca, dan arus kas pun terbarui otomatis setiap ada transaksi baru.

Cara Kerja Rekonsiliasi Otomatis di Balik Layar

Proses ini terlihat sederhana bagi pengguna, tapi cukup detail di baliknya. Berikut alur umum tutup buku menggunakan sistem yang sudah terotomatisasi:

1. Menarik data transaksi bank secara otomatis melalui sinkronisasi rekening

2. Mencocokkan pembayaran, faktur, dan mutasi rekening lewat smart reconciliation

3. Menjalankan penyesuaian akrual dan jurnal penutup secara otomatis

4. Mengunci periode akuntansi agar data tidak berubah tanpa izin

Dengan alur seperti ini, tutup buku bisa selesai dalam hitungan hari, bukan minggu. Otomatisasi bisnis semacam ini juga menekan risiko kesalahan input yang sering terjadi secara manual. Tim finance pun bisa fokus pada analisis, bukan sekadar pekerjaan administratif berulang.

Kepatuhan Pajak Jadi Lebih Ringan dengan Modul Lokal Indonesia

Urusan pajak sering jadi bagian paling melelahkan dari tutup buku. Sejak awal 2024, sistem e-Faktur di Indonesia beralih ke format Coretax berbasis XML. Perubahan format ini menuntut perusahaan menyesuaikan cara pembuatan faktur pajaknya. Jika tidak disesuaikan, perusahaan berisiko gagal menerbitkan faktur pajak yang sah.

Fitur yang Menyesuaikan Aturan Coretax Terbaru

Modul akuntansi yang sudah mendukung lokalisasi Indonesia bisa langsung menghasilkan file sesuai format Coretax. Beberapa data berikut dikelola otomatis di dalam sistem:

● Nomor NPWP dan status PKP untuk setiap mitra transaksi

● Kode transaksi serta format XML sesuai standar Coretax terbaru

Perusahaan tidak perlu lagi menyusun ulang data secara manual sebelum lapor pajak. Kepatuhan pajak pun berjalan seiring proses tutup buku, bukan menjadi beban tambahan di akhir.

i2C Studio Mendampingi Perusahaan Menyusun Laporan Keuangan yang Bisa Diandalkan

Odoo Accounting membantu perusahaan menjaga akurasi data finance sejak transaksi pertama dicatat. Data yang akurat dan tepat waktu jadi dasar keputusan strategis, mulai dari ekspansi hingga pengajuan pinjaman. Di bawah PT Inspirasi Cipta Teknologi, i2C Studio hadir sebagai Vendor ERP yang memahami kebutuhan tim finance. Pendekatan ini membuat sistem akuntansi terintegrasi terasa relevan, bukan sekadar proyek teknologi yang mahal.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar Odoo Accounting

Berikut jawaban singkat seputar bagaimana Odoo Accounting membantu perusahaan menyusun laporan keuangan.

1. Apakah Odoo Accounting sudah mendukung e-Faktur Coretax? Ya, modul lokalisasi Indonesia pada Odoo sudah mendukung format XML sesuai sistem Coretax.

2. Berapa lama proses tutup buku bisa dipangkas dengan otomatisasi? Dengan otomatisasi penuh, banyak perusahaan bisa menyelesaikan tutup buku dalam 1 hingga 3 hari kerja.

3. Apakah sistem ini cocok untuk perusahaan menengah? Cocok, karena modulnya bisa disesuaikan dengan skala dan anggaran bisnis menengah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Layanan Lengkap ezSign untuk Tanda Tangan Digital dan Otomasi Dokumen

Layanan lengkap ezSign membantu perusahaan mempercepat proses persetujuan dokumen melalui tanda tangan digital tersertifikasi yang aman dan terverifikasi. Dengan jejak audit yang jelas dan otomasi dokumen, bisnis dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko dokumen fisik, serta memperlancar proses operasional.

Banyak perusahaan menahan kontrak hanya karena satu tanda tangan belum turun. Dokumen dicetak, dikirim, lalu dipindai ulang untuk kebutuhan arsip. Layanan Lengkap ezSign hadir sebagai jawaban atas pola kerja yang menyita waktu tersebut.

Dampaknya tidak berhenti di meja administrasi. Pembayaran tertunda karena berita acara belum lengkap tanda tangannya. Dokumen fisik juga rawan rusak, hilang, atau dipalsukan. Audit ikut melambat ketika riwayat dokumen sulit ditelusuri.

Di titik inilah tanda tangan digital tersertifikasi mengambil peran. Sebagai penyelenggara sertifikasi elektronik, ezSign menyediakan layanan e signature dengan identitas penandatangan yang terverifikasi. Setiap dokumen membawa jejak audit yang bisa diperiksa kembali.

Empat Kriteria yang Membuat Tanda Tangan Elektronik Layak Dipercaya

Tidak semua tanda tangan pada dokumen elektronik punya bobot hukum yang sama. Tanda tangan hasil pindaian gambar mudah digandakan dan tidak menunjukkan identitas pemiliknya. Perbedaan ini penting dipahami sebelum perusahaan memilih penyedia layanan.

Empat kriteria berikut menjadi acuan dalam menilai keandalan sebuah tanda tangan:

● Authenticity: identitas penandatangan dan dokumennya dapat diverifikasi keasliannya.

● Integrity: perubahan apa pun setelah penandatanganan dapat terdeteksi.

● Non-repudiation: penandatangan tidak dapat menyangkal dokumen yang telah ia tanda tangani.

● Confidentiality: informasi terlindungi dari pihak yang tidak berwenang.

Tingkatan yang Perlu Dibedakan

Tandatangan elektronik dikelompokkan menjadi simple, basic, advanced, dan qualified. Hanya kategori qualified yang tersertifikasi dan diterbitkan penyelenggara berizin. Pengakuan hukumnya bersandar pada UU ITE beserta perubahannya dan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019.

Layanan Lengkap ezSign Menyatukan Penandatanganan dan Pengelolaan Dokumen

Setiap organisasi punya alur persetujuan yang berbeda. Layanan Lengkap ezSign menyediakan single sign untuk dokumen tanpa keterlibatan pihak lain. Parallel sign dipakai saat penandatangan banyak dan tanpa urutan tertentu. Hierarchy sign cocok untuk approval berjenjang dari staf sampai direksi.

Untuk volume besar, bulk sign menuntaskan banyak dokumen dalam satu proses. Fitur ask from others membantu ketika Anda hanya meminta tanda tangan pihak lain. Template dokumen menjaga posisi spesimen tetap konsisten pada berkas sejenis.

Arsip, Verifikasi, dan Integrasi Sistem

Otomasi dokumen tidak berhenti pada tahap tanda tangan. Modul document management menangani penyimpanan, template, pembagian, dan pelacakan berkas. Verifikasi identitas ditopang e-KYC dengan OCR KTP, liveness detection, dan face recognition. API serta integrasi enterprise memungkinkan proses berjalan langsung dari sistem internal perusahaan.

e Meterai, e Stamp, dan e Seal untuk Legalitas Dokumen

Selain tanda tangan elektronik, ezSign juga menyediakan e Meterai, e Stamp, dan e Seal. e-Meterai berfungsi sebagai pembayaran pajak atas dokumen elektronik tertentu. e-Seal berupa segel perusahaan yang melekat pada dokumen resmi badan usaha. Ketiganya melengkapi kebutuhan administrasi yang selama ini bergantung pada berkas cetak.

Penempatan yang Menentukan Validitas

Satu hal teknis kerap luput dari perhatian tim legal. Meterai elektronik dan tanda tangan sebaiknya diposisikan berdampingan, bukan saling menimpa. Kode QR pada meterai berisiko gagal terbaca bila tertutup objek lain. Pastikan pula isi dokumen sudah final sebelum keduanya dibubuhkan.

Tahapan Menyiapkan Akun Korporat Sebelum Dokumen Berjalan

Perusahaan perlu merapikan berkas legalitas sebelum layanan dipakai. Perwakilan yang mendaftar harus tercantum dalam akta pendirian perusahaan. Berkas yang disiapkan meliputi:

● Akta pendirian badan usaha

● SK Kemenkumham

● NPWP dan nomor NIB

● Email sysadmin korporat yang aktif

Prosesnya kemudian berjalan dalam beberapa tahap:

1. Masuk ke akun ritel ezSign milik perwakilan korporat.

2. Buka menu setting, pilih profile, lalu klik add korporat.

3. Lengkapi biodata beserta dokumen pendukung perusahaan.

4. Tim RA ezSign memverifikasi permohonan yang diajukan.

5. Sysadmin melakukan e-KYC setelah menerima email verifikasi.

6. Sertifikat terbit otomatis setelah pembelian paket dan pembayaran selesai.

Catatan Operasional yang Sering Diabaikan

Sertifikat elektronik ezSign berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang. Jadwal perpanjangan sebaiknya ditandai jauh sebelum masa aktif berakhir. Sertifikat yang kedaluwarsa membuat proses tanda tangan terhenti sampai pendaftaran ulang tuntas. Verifikasi akun sendiri diproses tim RA maksimal 1×24 jam.

Menakar Kesiapan Sebelum Beralih ke Layanan Lengkap ezSign

Digitalisasi dokumen bukan sekadar memindahkan berkas ke layar. Perusahaan perlu memetakan dokumen mana yang wajib bermeterai dan mana yang cukup ditandatangani. Pemetaan itu menentukan alur kerja yang dibangun di dalam sistem. Penerapan e signature yang terencana membuat masa adaptasi tim jauh lebih ringan.

ezSign memposisikan diri sebagai mitra penyusun alur kerja, bukan sekadar penyedia perangkat. Sistem keamanannya bersandar pada standar ISO 27001, OTP dua faktor, SHA-256, dan RSA-2048. Perusahaan yang ingin menerbitkan sertifikat elektronik dapat berdiskusi lebih dulu melalui kanal resmi ezSign.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa saja yang termasuk dalam Layanan Lengkap ezSign?
Cakupannya meliputi tanda tangan digital, e-Meterai, e-Stamp, e-Seal, e-KYC, manajemen dokumen, dan integrasi API.

2. Berapa lama masa berlaku sertifikat dari ezSign?
Sertifikat berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang sebelum masa aktifnya habis.

3. Apakah dokumen yang ditandatangani melalui ezSign bisa diverifikasi?
Bisa, melalui laman verifikasi PDF resmi pemerintah maupun pembaca dokumen seperti Adobe Reader.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kepastian Produksi Tambang, Kontribusi Dividen dan Penerimaan Guna Perkuat Kedaulatan

JAKARTA – Kepastian produksi di sektor pertambangan dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga kontribusi industri mineral dan batu bara terhadap penerimaan negara. Di tengah upaya memperkuat hilirisasi dan kemandirian ekonomi nasional, keberlanjutan investasi serta kepastian operasional sektor pertambangan menjadi modal penting untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno peningkatan investasi dan keberlanjutan produksi dalam mendukung hilirisasi mineral masih perlu terus ditingkatkan. Terlebih kontribusi penerimaan negara melalui dividen, pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan royalti dari sektor pertambangan masih sangat dominan.

Oleh karena itu, untuk mendukung capaian tersebut dia menegaskan bahwa kepastian hukum dan konsistensi kebijakan merupakan faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor dan memperkuat daya saing Indonesia. “Kepastian hukum dan konsistensi kebijakan merupakan faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor dan memperkuat daya saing Indonesia,” kata Eddy.

Capaian kontribusi untuk negara tercermin dari kinerja perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Holding Industri Pertambangan MIND ID sepanjang tahun buku 2025. Sebagai induk holding, MIND ID menyetorkan dividen kepada negara sebesar Rp12,6 triliun yang ditopang oleh kinerja enam anggota holding, yakni PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), PT Timah Tbk, PT Vale Indonesia Tbk, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), dan PT Freeport Indonesia.

Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan bahwa kontribusi perusahaan kepada negara berasal dari berbagai instrumen penerimaan, tidak hanya dari satu sumber. Pada tahun 2026, Freeport Indonesia perkirakan mampu berkontribusi sekitar US$2,6 miliar, yang utamnaya berasal dari dividen sekitar US$1,1 miliar, pajak sekitar US$1 miliar, dan royalti sekitar US$500 juta.

“Struktur penerimaan tersebut menunjukkan bahwa keberlangsungan produksi dan investasi di sektor pertambangan memiliki dampak langsung terhadap besarnya kontribusi yang diterima negara, baik melalui dividen, pajak, maupun royalty,” jelasnya.

Selain dividen, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam MIND ID juga merupakan kontributor utama penerimaan negara dari sektor mineral dan batu bara melalui pembayaran royalti dan PNBP sesuai ketentuan yang berlaku. PT Bukit Asam menjadi salah satu penyumbang utama royalti batu bara, sementara ANTAM, PT Timah, dan PT Freeport Indonesia memberikan kontribusi signifikan melalui royalti komoditas nikel, timah, tembaga, dan emas.

Besarnya kontribusi fiskal tersebut menunjukkan peran strategis Grup MIND ID dalam menopang APBN sekaligus mendukung agenda hilirisasi nasional. Kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, mengurangi ketergantungan terhadap sumber pembiayaan eksternal, serta memastikan manfaat pengelolaan sumber daya alam dapat kembali dirasakan masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

Dalam semangat mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, kepastian produksi serta keberlanjutan investasi di sektor pertambangan menjadi fondasi penting agar kekayaan alam nasional terus memberikan nilai tambah dan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

POST Perkuat Digitalisasi Retail dengan Software Kasir Terintegrasi

Memilih sistem POS yang tepat membantu bisnis meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung pertumbuhan melalui pengelolaan transaksi dan berbagai kanal penjualan yang lebih terintegrasi.

Perkembangan bisnis retail di Indonesia mendorong pelaku usaha untuk mengelola operasional secara lebih efisien. Tidak hanya melayani transaksi di toko fisik, banyak bisnis kini juga menjual produk melalui marketplace, media sosial, hingga toko online. Kondisi ini membuat software kasir tidak lagi sekadar digunakan untuk mencatat penjualan, tetapi juga menjadi pusat pengelolaan operasional bisnis.

Berbeda dengan aplikasi kasir sederhana, sistem POS (Point of Sale) mengintegrasikan transaksi, inventaris, laporan penjualan, hingga pengelolaan pelanggan dalam satu platform. Pendekatan ini membantu pelaku usaha mengurangi proses manual sekaligus memperoleh data yang lebih akurat untuk mendukung pengambilan keputusan.

Mengapa Sistem POS Semakin Dibutuhkan?

Seiring pertumbuhan bisnis, kebutuhan operasional juga semakin kompleks. Pengelolaan stok di banyak outlet, penerapan promosi yang konsisten, hingga sinkronisasi penjualan dari berbagai kanal menjadi tantangan yang sulit ditangani jika masih mengandalkan pencatatan manual.

Karena itu, banyak pelaku retail mulai mencari software kasir yang mampu mendukung operasional secara menyeluruh. Beberapa fitur yang kini menjadi pertimbangan utama meliputi manajemen stok real-time, pembayaran digital, barcode scanning, laporan penjualan otomatis, dukungan multi-outlet, serta integrasi dengan e-commerce dan marketplace.

Data Membantu Bisnis Bertumbuh

Selain mempercepat transaksi, sistem POS retail juga menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis. Pemilik usaha dapat memantau produk terlaris, performa setiap outlet, tren penjualan, hingga efektivitas promosi melalui satu dashboard.

Informasi tersebut membantu pelaku usaha mengambil keputusan yang lebih cepat, mulai dari perencanaan stok, evaluasi kinerja, hingga strategi ekspansi ke cabang atau kanal penjualan baru.

Memilih Software Kasir Sesuai Kebutuhan Bisnis

Setiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda. Toko dengan satu outlet umumnya memprioritaskan kemudahan penggunaan dan biaya yang efisien, sementara bisnis yang terus berkembang membutuhkan sistem yang mampu mengelola banyak cabang dan berbagai kanal penjualan dalam satu platform.

Karena itu, memilih software kasir sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan fitur saat ini, tetapi juga kemampuan sistem dalam mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan.

Solusi POS untuk Bisnis Retail Modern

Bagi pelaku usaha yang ingin mengelola operasional secara lebih efisien, POST menghadirkan solusi POS berbasis cloud yang dirancang untuk bisnis retail. Melalui satu dashboard, pengguna dapat mengelola transaksi, stok, pembayaran QRIS, laporan penjualan, hingga operasional multi-outlet secara real-time.

Dengan sistem yang terintegrasi, POST membantu pelaku usaha menyederhanakan operasional sehari-hari sekaligus memperoleh data yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis secara lebih terukur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Optimistis Momentum GIIAS 2026 Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan

Jakarta, 5 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance
Indonesia (BRI Finance) menyambut positif penyelenggaraan Gaikindo Indonesia
International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai momentum yang dapat memperkuat
industri otomotif nasional sekaligus mendorong pertumbuhan pembiayaan
kendaraan.

Di tengah meningkatnya optimisme pasar
otomotif, Perseroan melihat tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan baru
sebagai peluang untuk memperluas akses pembiayaan dan menjangkau lebih banyak
calon nasabah. Pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut menghadirkan
berbagai inovasi kendaraan terbaru, mulai dari kendaraan bermesin konvensional,
hybrid, hingga kendaraan listrik yang kian diminati masyarakat.

Corporate Secretary PT BRI Multifinance
Indonesia (BRI Finance) Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, GIIAS tidak hanya
mendorong transaksi kendaraan, tetapi juga memberikan efek berganda bagi
perekonomian nasional, termasuk industri pembiayaan.

“GIIAS menjadi katalis positif bagi industri
otomotif dan pembiayaan. Meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan baru
merupakan peluang bagi BRI Finance untuk menjangkau lebih banyak nasabah
melalui solusi pembiayaan yang mudah dan kompetitif,” kata Dhani di Jakarta,
Rabu (5/8/2026).

Sektor otomotif sendiri masih menjadi tulang
punggung industri multifinance nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), sekitar 64% portofolio pembiayaan industri multifinance berasal
dari pembiayaan kendaraan bermotor.

Hingga Juni 2026, piutang pembiayaan industri
multifinance mencapai Rp511,26 triliun atau tumbuh 1,88% secara tahunan
(year-on-year), dengan rasio Non Performing Financing (NPF) net tetap terjaga
pada level 0,81%.

Prospek tersebut semakin didukung oleh
optimisme industri otomotif. GAIKINDO mempertahankan target penjualan mobil
nasional sebesar 850.000 unit pada 2026. Sementara itu, penjualan mobil secara
wholesales pada semester I-2026 mencapai 436.564 unit atau meningkat 15,9%
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, maraknya peluncuran
kendaraan listrik dan hybrid di GIIAS 2026 turut menjadi sinyal positif bagi
industri pembiayaan. BRI Finance menilai meningkatnya minat masyarakat terhadap
kendaraan ramah lingkungan akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan
pembiayaan kendaraan seiring semakin beragamnya pilihan produk di pasar.

“Hingga akhir tahun, kami optimistis
pembiayaan kendaraan masih memiliki ruang pertumbuhan yang baik, didukung
meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat serta permintaan terhadap kendaraan
baru, termasuk kendaraan listrik dan hybrid,” lanjut Dhani.

BRI Finance akan terus memperkuat kolaborasi
dengan jaringan dealer dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), serta
menghadirkan layanan pembiayaan yang mudah diakses, proses persetujuan yang
cepat, dan skema pembiayaan yang kompetitif. Melalui langkah tersebut,
Perseroan optimistis dapat memanfaatkan momentum positif industri otomotif
untuk memperluas basis nasabah sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang
berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES