Mulai Wujudkan Rencana Masa Depan dengan Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance

Jakarta, 15 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan semakin pentingnya perencanaan finansial jangka panjang, masyarakat kini semakin sadar bahwa mempersiapkan masa depan tidak bisa dilakukan secara mendadak. Mulai dari kebutuhan pendidikan anak, rencana liburan keluarga, renovasi rumah, hingga investasi kendaraan untuk mendukung mobilitas dan produktivitas, semuanya membutuhkan strategi keuangan yang matang.

Melihat kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan solusi pembiayaan multiguna melalui fasilitas dana dengan jaminan BPKB kendaraan. Program ini memberikan kemudahan akses dana dengan bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor hingga 4 tahun, serta pencairan hingga 90% dari harga kendaraan. Melalui fasilitas ini, masyarakat dapat memperoleh fleksibilitas pendanaan untuk berbagai kebutuhan produktif maupun personal tanpa harus menjual aset kendaraan yang dimiliki.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan,  “Perencanaan masa depan saat ini menjadi prioritas banyak keluarga Indonesia. Tidak hanya untuk kebutuhan pendidikan, tetapi juga untuk mendukung kualitas hidup, seperti perjalanan keluarga, pengembangan usaha, hingga investasi kendaraan yang menunjang aktivitas sehari-hari. Melalui fasilitas dana BRI Finance, kami ingin memberikan solusi pembiayaan yang mudah diakses, cepat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.”

Ia menambahkan bahwa kendaraan saat ini tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari aset produktif yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan finansial.

“Banyak masyarakat yang sebenarnya memiliki aset kendaraan dengan nilai yang masih baik, namun membutuhkan likuiditas untuk merealisasikan rencana-rencana penting mereka. Di sinilah BRI Finance hadir memberikan alternatif pembiayaan yang praktis, sehingga masyarakat tetap dapat menggunakan kendaraannya sambil memperoleh dana tambahan untuk kebutuhan yang lebih prioritas,” tambah Dhani.

Selain untuk kebutuhan pendidikan dan konsumtif terencana, fasilitas dana dari BRI Finance juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan produktif lainnya seperti modal usaha, renovasi rumah, hingga kebutuhan perjalanan atau liburan keluarga yang semakin diminati masyarakat pasca pandemi.

Masyarakat dapat mengajukan fasilitas dana secara mudah melalui layanan digital resmi BRI Flash maupun melalui jaringan layanan BRI Finance di berbagai kota di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Ramaikan The Elite Indonesia 2026 dengan Promo Spesial BRI KKB

Tangerang, 11 Mei 2026 – Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran The Elite Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–10 Mei 2026 di ICE BSD City Hall 9–10. Di tengah antusiasme para pecinta otomotif tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) hadir membawa berbagai promo menarik BRI Kredit Kendaraan Bermotor (BRI KKB) untuk membantu masyarakat mewujudkan kendaraan impiannya.

Melalui program khusus selama event berlangsung, BRI Finance menawarkan suku bunga BRI KKB mulai dari 3,75% flat p.a dengan pilihan tenor hingga 4 tahun. Penawaran ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi pengunjung yang ingin memiliki kendaraan baru dengan skema pembiayaan yang lebih ringan dan fleksibel.

Direktur Utama Wahyudi Darmawan mengatakan bahwa The Elite Indonesia menjadi ruang yang mempertemukan passion, lifestyle, dan komunitas otomotif dalam satu pengalaman yang unik.

“Ajang seperti The Elite Indonesia menunjukkan bahwa dunia otomotif saat ini sudah menjadi bagian dari lifestyle. Banyak masyarakat yang datang bukan hanya untuk melihat kendaraan, tetapi juga mencari inspirasi dan merasakan pengalaman otomotif yang berbeda. Melalui BRI KKB, kami ingin hadir sebagai partner pembiayaan yang dapat membantu mereka mewujudkan kendaraan impiannya dengan lebih mudah,” ujar Wahyudi.

Kehadiran BRI Finance dalam pameran otomotif premium ini juga menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk terus relevan dengan kebutuhan dan tren masyarakat yang terus berkembang. 

“Kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi konsumen dalam setiap prosesnya. Harapannya, masyarakat bisa menikmati perjalanan menuju mobil impiannya dengan lebih percaya diri dan sesuai dengan gaya hidup mereka,” tambah Wahyudi.

Selama acara berlangsung, pengunjung dapat mengunjungi booth BRI KKB di Hall 9–10 ICE BSD City untuk mendapatkan informasi seputar produk pembiayaan kendaraan serta berbagai penawaran spesial selama event.

Untuk informasi lebih lanjut terkait promo BRI KKB di The Elite Indonesia 2026, masyarakat dapat mengakses: bbri.id/kkbtheelite 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Diversifikasi Pembiayaan BRI Finance Berlanjut, Segmen Alat Berat Menunjukkan Kinerja Positif

Jakarta, 12 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha dari BRI yang bergerak di sektor pembiayaan, mencatatkan pertumbuhan positif pada segmen pembiayaan alat berat sepanjang kuartal I tahun 2026. Kinerja tersebut diraih di tengah kondisi industri pertambangan yang masih menghadapi tekanan akibat penurunan harga batubara global serta dinamika penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Hingga akhir Maret 2026, pembiayaan alat berat BRI Finance tumbuh sebesar 33,26% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kebutuhan pembiayaan untuk sektor produktif, khususnya alat berat, masih tetap terjaga seiring aktivitas operasional dan ekspansi sejumlah pelaku usaha di berbagai sektor industri.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kondisi penurunan average selling price (ASP) batubara hingga saat ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap kualitas maupun pertumbuhan portofolio pembiayaan alat berat perseroan.

“Di tengah dinamika industri pertambangan saat ini, permintaan pembiayaan alat berat masih menunjukkan tren yang cukup baik. Kami melihat kebutuhan pelaku usaha terhadap alat berat tetap ada, baik untuk mendukung operasional maupun pengembangan bisnis,” ujar Dhani.

Ia menambahkan, BRI Finance terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan melalui penerapan prinsip kehati-hatian secara konsisten.

“Kami tetap fokus pada pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. Karena itu, penguatan manajemen risiko, monitoring portofolio secara berkala, serta selektivitas dalam penyaluran pembiayaan terus menjadi prioritas kami, khususnya pada sektor-sektor yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap fluktuasi harga komoditas,” tambah Dhani.

Dari sisi komposisi bisnis, segmen pembiayaan alat berat memberikan kontribusi sebesar 17,8% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance hingga kuartal I 2026. Capaian tersebut mempertegas posisi segmen alat berat sebagai salah satu motor pertumbuhan perseroan dalam mendorong ekspansi pembiayaan produktif.

Sejalan dengan strategi bisnis jangka menengah, BRI Finance juga terus memperluas diversifikasi pembiayaan ke berbagai sektor produktif lainnya yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan lebih stabil dan berkelanjutan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga struktur portofolio tetap sehat, mengurangi konsentrasi risiko, serta memperkuat fundamental bisnis perusahaan di tengah dinamika ekonomi dan industri.

Dengan strategi tersebut, BRI Finance optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan sekaligus mempertahankan kualitas aset yang sehat di tengah tantangan pasar yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jelang Libur Panjang, BRI Finance Optimalkan Pembiayaan Mobil Baru bagi Masyarakat

Jakarta, 12 Mei 2026 – Bulan Mei 2026 kembali menghadirkan beberapa momen long weekend yang dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari. Mulai dari perjalanan singkat ke luar kota, staycation bersama keluarga, hingga road trip ke berbagai destinasi wisata menjadi pilihan yang mulai banyak direncanakan menjelang periode liburan panjang tersebut.

Di tengah meningkatnya aktivitas perjalanan, kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama bagi banyak masyarakat karena menawarkan fleksibilitas dan kenyamanan yang lebih. Dengan menggunakan mobil pribadi, masyarakat dapat lebih leluasa menentukan waktu perjalanan, mengatur rute sesuai kebutuhan, hingga membawa barang bawaan dengan lebih praktis, terutama saat bepergian bersama keluarga.

Tidak hanya itu, perjalanan jarak jauh dengan mobil baru juga dinilai memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan aman. Performa kendaraan yang masih optimal, efisiensi bahan bakar yang lebih baik, serta hadirnya berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan menjadi nilai tambah yang membuat perjalanan terasa lebih tenang, khususnya saat menghadapi mobilitas tinggi selama musim liburan.

Melihat meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi menjelang periode long weekend, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan mobil baru dengan bunga mulai dari 3,97% flat per tahun ADDB dan tenor hingga 5 tahun. Program ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil baru dengan cicilan yang lebih ringan dan proses pengajuan yang praktis.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Long weekend biasanya menjadi waktu yang dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian dan menikmati waktu bersama keluarga. Mobil pribadi masih menjadi pilihan karena memberikan fleksibilitas dan kenyamanan selama perjalanan. Melalui program ini, BRI Finance ingin membantu masyarakat memiliki mobil baru dengan cicilan yang lebih ringan dan proses yang praktis.”

Kehadiran program pembiayaan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang sedang merencanakan pembelian kendaraan untuk mendukung mobilitas maupun perjalanan bersama keluarga.

“Pada akhirnya, perjalanan yang nyaman bukan hanya soal sampai ke tujuan, tetapi juga tentang menikmati setiap momen bersama keluarga selama di perjalanan. Kami berharap BRI Finance dapat menjadi bagian dari perjalanan tersebut melalui solusi pembiayaan yang mudah, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Motor Premium Jadi Bagian Gaya Hidup, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Kompetitif

Jakarta, 22 Mei 2026 – Tren penggunaan sepeda motor premium di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan yang tidak hanya menunjang mobilitas, tetapi juga merepresentasikan gaya hidup. Motor kategori premium seperti maxi scooter dan sport bike kini semakin diminati karena menawarkan kombinasi kenyamanan, performa, serta pengalaman berkendara yang lebih optimal, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak menengah dan jauh.

Di tengah perkembangan tersebut, industri sepeda motor nasional tetap menunjukkan pertumbuhan yang solid. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor domestik sepanjang 2025 mencapai 6,41 juta unit atau tumbuh sekitar 1,3% secara tahunan. Memasuki 2026, tren positif tersebut masih berlanjut dengan penjualan yang stabil pada awal tahun, menandakan bahwa sepeda motor tetap menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat Indonesia.

Fenomena ini juga diikuti dengan meningkatnya minat konsumen terhadap motor premium yang menawarkan fitur modern, efisiensi, hingga kenyamanan berkendara yang lebih baik. Tidak sedikit masyarakat urban dan profesional muda yang kini memilih kendaraan roda dua premium sebagai penunjang aktivitas sekaligus bagian dari gaya hidup aktif dan produktif.

Melihat peluang tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan solusi pembiayaan motor baru premium untuk mendukung kebutuhan masyarakat akan kendaraan roda dua berkualitas dengan proses yang mudah dan fleksibel. Melalui program pembiayaan motor baru premium, BRI Finance menawarkan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan dengan tenor hingga 5 tahun. Program ini tersedia khusus bagi nasabah BRI dan karyawan BRI Group dengan proses pengajuan yang terintegrasi secara digital sehingga lebih praktis dan efisien.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Perkembangan segmen motor premium menunjukkan adanya perubahan preferensi masyarakat yang kini semakin mempertimbangkan aspek kenyamanan, performa, dan gaya hidup dalam memilih kendaraan. BRI Finance melihat peluang ini sebagai potensi pertumbuhan yang positif, sehingga kami menghadirkan solusi pembiayaan yang ringan, fleksibel, dan mudah diakses untuk mendukung kebutuhan masyarakat.”

Sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat, BRI Finance juga membagikan beberapa tips sebelum memilih motor premium, antara lain menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan mobilitas, memperhatikan efisiensi konsumsi bahan bakar, memastikan fitur keamanan dan kenyamanan, serta mempertimbangkan biaya perawatan jangka panjang.

Sejalan dengan komitmennya dalam menghadirkan solusi keuangan yang adaptif, BRI Finance terus memperkuat layanan digital guna memberikan kemudahan akses pembiayaan secara cepat dan efisien.

“Melalui dukungan pembiayaan yang kompetitif dan proses yang semakin praktis, BRI Finance optimistis dapat terus mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan roda dua premium serta menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mobilitasnya,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Program Ilmu Komunikasi BINUS University Raih Peringkat Pertama di Indonesia Versi SCImago

Program Ilmu Komunikasi BINUS University berhasil mencetak prestasi gemilang di SCImago Institutions Rankings 2026, yaitu peringkat 1 di Indonesia dan 50 besar di Asia.

BINUS University resmi menempati peringkat pertama sebagai perguruan tinggi dengan Program Studi Ilmu Komunikasi terbaik di Indonesia menurut daftar SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026.

Pencapaian gemilang ini berkat kerja keras semua pengajar dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi yang ada di BINUS University (S1 dan S2) terutama pada Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIK) BINUS Graduate Program yang mensyaratkan publikasi Internasional (Scopus) dan Nasional (Sinta 1 dan 2) untuk bisa yudisium dan wisuda dan semua pengajar dipacu untuk memiliki publikasi Scopus melalui Key Performance Indicator (KPI). Pencapaian ini, bahkan, tak kalah membanggakan, BINUS University juga menembus jajaran 50 besar universitas terbaik di Asia untuk kategori subbidang Ilmu Komunikasi.

Keberhasilan ini mencerminkan kualitas akademis yang unggul pada semua jenjang Program Studi Ilmu Komunikasi di BINUS University, baik di level S1 maupun S2. SCImago Institutions Rankings (SIR) menggunakan metodologi penilaian objektif yang menggabungkan tiga pilar penilaian utama, yaitu: Kinerja Penelitian (50%), Hasil Inovasi (30%), dan Dampak Sosial (20%). Penilaian tertinggi pada sektor penelitian mengukur volume serta dampak sitasi publikasi ilmiah yang terindeks di basis data Scopus.

Keberhasilan ini tentunya dicapai secara bersama-sama dengan Program Studi Ilmu Komunikasi di bawah afiliasi Communication Department BINUS University, Communication Department S1 di bawah Faculty Digital Communication, Hotel and Tourism dan Program Studi Magister Ilmu Komunikasi di bawah BINUS Graduate Program. MIK memegang peran strategis dalam meningkatkan skor kinerja riset dan publikasi universitas. Sebab, seluruh mahasiswa Program Studi S2 Communication Department BINUS University wajib menghasilkan artikel publikasi yang terindeks Scopus sebagai syarat kelulusan.

Kontribusi nyata mahasiswa dan pengajar Ilmu Komunikasi BINUS University melalui jurnal internasional bereputasi, mulai dari kategori Q1 hingga Q4, memperkuat posisi nilai tawar departemen Ilmu Komunikasi BINUS University di mata dunia. Hal ini juga merupakan, kolaborasi aktif penelitian dari berbagai Hibah penelitian dosen dan mahasiswa, serta publikasi mahasiswa dan dosen yang menggunakan afiliasi Communication Department dalam setiap karya ilmiah menjadi kunci utama dominasi peringkat ini.

Dr. Yanti, S.Kom., M.M., Dean of Digital Communication and Hotel & Tourism BINUS University, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja yang solid dan konsisten dari semua dosen di bidang Ilmu Komunikasi baik secara mandiri maupun lewat kolaborasi yang baik dengan kemitraan bersama dosen dari perguruan tinggi lainnya.

Dr. Muhammad Aras, S.Pd., M.Si, selaku Head of Master of Communication Science Department di BINUS Graduate Program, menyatakan bahwa pengakuan internasional ini adalah buah dari konsistensi dan kerjasama seluruh sivitas akademika BINUS University.

“Kami bangga atas pencapaian BINUS University sebagai institusi pendidikan melalui Program Studi Ilmu Komunikasi nomor satu di Indonesia. Harapannya, semua dosen dan mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi sebagai insan akademis terus berkarya secara kreatif, produktif, dan inovatif dalam riset dan publikasi ilmiah baik di level Internasional maupun Nasional. Kami ingin setiap penelitian dan publikasi dalam bidang Ilmu Komunikasi memberikan dampak sosial nyata bagi kemajuan masyarakat Indonesia serta dunia,” ujar Dr. Aras.

Data SIR menunjukkan bahwa BINUS University meraih posisi unggul dalam subkategori Statistics and Econometrics (Area 3315) yang mencakup luaran riset departemen komunikasi. Pemeringkatan ini menjadi rujukan penting bagi calon mahasiswa pascasarjana yang mencari program S2 Ilmu Komunikasi dengan reputasi riset global yang kuat. Keterlibatan aktif dalam publikasi berkualitas tinggi memastikan lulusan Magister Ilmu Komunikasi memiliki kompetensi yang relevan dengan dinamika industri dan akademis saat ini.

Sebagai bagian dari BINUS University, BINUS Graduate Program terus berkomitmen untuk meningkatkan visibilitas riset melalui berbagai jaringan publik dan media sosial. Langkah ini sejalan dengan upaya peningkatan dampak sosial yang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian SCImago. Melalui sinergi riset yang kuat, Magister Ilmu Komunikasi BINUS Graduate Program optimis dapat mempertahankan standar keunggulan tersebut di masa depan.**

Referensi: https://www.scimagoir.com/rankings.php?sector=Higher+educ.&area=3315&ranking=Overall&country=IDN

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

ION Launch Workshop Tampilkan Potensi Open Network bagi UMKM Indonesia

Jakarta — Indonesia Open Network (ION) mendorong pengembangan ekosistem digital terbuka yang dinilai dapat memperluas akses UMKM Indonesia ke perdagangan digital, layanan logistik, hingga pembiayaan dalam satu jaringan yang saling terhubung. Hal tersebut terlihat dalam penutupan ION Launch Workshop di SMESCO, Jakarta, Jumat (22/5/2026), yang menampilkan berbagai aplikasi berbasis open network hasil pengembangan developer dari Indonesia dan India selama empat hari pelatihan intensif.

Workshop tersebut dihadiri oleh Chairman Apindo sekaligus Mission Governance ION Shinta Kamdani, Mission Governance ION sekaligus Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, Founding MD dan CEO ONDC India sekaligus Mission Governance ION T Koshy, serta Steering Committee ION Dr Bayu Prawira Hie.

Dalam sambutannya, CEO Indonesia Economic Forum (IEF) sekaligus salah satu penggerak ION, Sachin V. Gopalan, menjelaskan bahwa workshop tersebut dirancang untuk menunjukkan bagaimana pengembangan aplikasi digital kini dapat dilakukan jauh lebih cepat melalui dukungan AI dan open network.

Ia mengatakan, berbagai aplikasi yang ditampilkan dalam workshop dibangun dari nol hingga siap didemonstrasikan hanya dalam beberapa hari.

“Biasanya pengembangan software seperti ini membutuhkan waktu dua sampai tiga bulan, tetapi kali ini bisa dilakukan hanya dalam dua sampai tiga hari dengan bantuan AI,” ujarnya.

Menurut Sachin, konsep open network memungkinkan produk dan layanan dari satu aplikasi dapat diakses oleh berbagai aplikasi lain dalam satu jaringan terbuka. Hal itu dinilai berbeda dengan model platform digital konvensional yang cenderung tertutup.

“Ke depannya akan ada ratusan aplikasi buyer di Indonesia. Semua saling terhubung sehingga siapa pun bisa membeli dari mana saja. Itulah kekuatan network dibandingkan platform,” katanya.

Ia menambahkan bahwa ION dibangun untuk mengurangi hambatan bagi pelaku usaha maupun pengembang aplikasi dalam masuk ke ekosistem digital.

Demonstrasi Marketplace hingga Kredit UMKM

Dalam sesi demonstrasi, sejumlah perusahaan dan pengembang mempresentasikan aplikasi berbasis ION yang mencakup marketplace UMKM, distribusi rantai pasok, social commerce, hingga layanan pembiayaan UMKM.

Salah satu demonstrasi memperlihatkan bagaimana penjual dapat mempublikasikan katalog produk ke dalam jaringan terbuka sehingga dapat diakses oleh berbagai aplikasi pembeli secara bersamaan.

Sistem tersebut juga memungkinkan transaksi, pelacakan pengiriman, hingga sistem rating berjalan lintas aplikasi.

Seller app yang sudah terkoneksi akan langsung tersedia di seluruh buyer app dalam jaringan,” jelas salah satu peserta dalam demonstrasi.

Selain itu, terdapat demonstrasi aplikasi social commerce yang menghubungkan kampanye influencer dengan penjualan produk melalui open network. Platform tersebut menggunakan AI untuk memprediksi performa konten dan meningkatkan konversi penjualan.

Perusahaan pengembang menjelaskan bahwa pendekatan tersebut dilakukan untuk mendorong adopsi open network dengan memanfaatkan kebiasaan masyarakat yang sudah aktif menggunakan media sosial dan mobile commerce.

“Yang paling penting adalah network effect dan adopsi solusi agar ekosistem ini berhasil dalam jangka panjang,” ujar salah satu perwakilan perusahaan teknologi yang mengikuti workshop.

Peserta lain dari perusahaan teknologi Ayantram juga memanfaatkan teknologi AI dan voice interaction dalam demonstrasi mereka. Salah satu peserta menjelaskan bahwa sistem tersebut digunakan untuk membantu pencarian produk, menerjemahkan katalog, hingga mendukung proses transaksi secara lebih natural dan multibahasa.

“AI membantu kami memahami permintaan pengguna, menerjemahkan katalog dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris, hingga memandu pengguna dari proses pencarian produk sampai pemesanan,” ujar salah satu peserta workshop dari Ayantram.

Ia menambahkan bahwa penggunaan AI juga membantu pengalaman pengguna menjadi lebih mudah digunakan dalam berbagai alur transaksi digital.

Workshop juga menampilkan solusi kredit UMKM yang memungkinkan produk pembiayaan dari lembaga keuangan langsung tersedia di berbagai aplikasi konsumen dalam jaringan ION.

“Produk kredit yang dipublikasikan langsung tersedia untuk jutaan konsumen di berbagai aplikasi dalam jaringan,” ujar salah satu peserta dari perusahaan teknologi asal India.

UMKM Dinilai Akan Lebih Mudah Masuk Ekosistem Digital

Beberapa peserta workshop yang berasal dari sektor UMKM dan pengembang aplikasi lokal menyebut ION berpotensi mempermudah proses digitalisasi usaha kecil di Indonesia.

Salah satu peserta mengatakan penggunaan open network membuat data penjual menjadi lebih terintegrasi sehingga proses transaksi dan distribusi produk menjadi lebih mudah.

“Kesimpulan dari workshop hari ini, data penjual akan lebih terpusat sehingga mempermudah ke depannya,” ujar salah satu peserta workshop.

Peserta lain yang mengembangkan platform untuk ribuan UMKM binaan mengatakan bahwa ION membuka peluang baru agar produk UMKM dapat lebih mudah dipublikasikan ke jaringan digital yang lebih luas.

“Kami membawahi lebih dari 10 ribu UMKM. Setelah belajar mengenai ION, kami membuat aplikasi agar UMKM bisa mempublish produk mereka ke network,” katanya.

ION Dinilai Bisa Perluas Inklusivitas Digital

Sandeep Chakravorty mengatakan berbagai use case yang ditampilkan dalam workshop menunjukkan bahwa open network memiliki peluang besar untuk berkembang di Indonesia.

“Untuk pertama kalinya saya melihat secara langsung apa yang bisa dicapai hanya dalam dua hari. Semua use case yang ditampilkan sangat menarik dan menunjukkan potensi besar pengembangan open network,” ujarnya.

Ia juga menilai keterbukaan ekosistem digital akan menjadi faktor penting dalam memperluas partisipasi UMKM dan pengembang lokal di Indonesia.

“Saya sangat mendukung inisiatif ini dan berharap dapat mencapai critical mass sehingga benar-benar memberikan dampak,” katanya.

Shinta Kamdani menilai implementasi ION berpotensi memperluas akses digital bagi UMKM Indonesia, terutama setelah melihat berbagai demonstrasi aplikasi yang dikembangkan dalam waktu singkat.

“Saya baru kembali dari berbagai aktivitas dan bertemu banyak UMKM. Ini membuka peluang besar agar UMKM bisa lebih terkoneksi, baik dari sisi aksesibilitas maupun affordability,” ujarnya.

Ia juga menilai open network dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif karena memungkinkan lebih banyak pelaku usaha memanfaatkan AI dan e-commerce secara terbuka.

“Sangat penting ketika ini benar-benar diluncurkan, masyarakat bisa excited dan memanfaatkannya. Open network dapat membuka banyak kemungkinan baru,” katanya.

Sementara itu, T Koshy mengapresiasi hasil workshop yang dinilai berhasil menunjukkan potensi besar pengembangan aplikasi berbasis open network dalam waktu singkat.

“Ini baru hasil pekerjaan sekitar tiga hari. Bayangkan jika program seperti ini dilakukan setiap bulan di kota dan desa, maka dalam enam bulan akan ada ratusan aplikasi yang dibangun,” ujarnya.

Menurutnya, dalam beberapa tahun ke depan, open network berpotensi mengubah lanskap perdagangan digital Indonesia secara signifikan.

Diharapkan Jadi Fondasi Baru Ekonomi Digital

ION tidak hanya ditujukan sebagai proyek teknologi, tetapi diharapkan berkembang menjadi fondasi baru perdagangan digital yang lebih terbuka di Indonesia. Dengan konsep open network, pelaku usaha kecil tidak lagi bergantung pada satu platform tertentu untuk menjangkau pasar, melainkan dapat terhubung ke berbagai aplikasi dan layanan dalam satu ekosistem yang saling terkoneksi.

Melalui workshop tersebut, ION juga ingin menunjukkan bahwa pengembangan teknologi digital kini tidak lagi eksklusif bagi perusahaan besar. Dengan dukungan AI dan sistem terbuka, pengembang lokal, startup, hingga UMKM dinilai memiliki peluang lebih besar untuk membangun solusi digital sendiri sesuai kebutuhan pasar Indonesia.

Ke depan, ION diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak aplikasi lokal, memperluas inklusivitas digital, sekaligus membuka akses ekonomi digital bagi pelaku usaha di berbagai daerah yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau oleh ekosistem digital nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LRT Jabodebek “Music On Track”, Hadirkan Pengalaman Perjalanan yang Lebih Seru di Stasiun Halim

LRT Jabodebek menggelar Vok Pop: Music On Track di Stasiun LRT Halim pada Sabtu, 23 Mei pukul 15.30–17.30 WIB. Acara menghadirkan penampilan Prinsa Mandagie, Ten2Five, dan 3 Composers untuk menciptakan suasana transit yang lebih hidup. Pengunjung juga bisa ikut aktivitas interaktif dan mendapatkan souvenir eksklusif, kopi, serta es teh gratis. Kegiatan ini bagian dari upaya menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang nyaman dan dekat dengan gaya hidup urban.

LRT Jabodebek kembali menghadirkan pengalaman perjalanan yang berbeda melalui kegiatan Vok Pop: Music On Track yang diselenggarakan pada Sabtu (23/5) di Stasiun LRT Halim. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek dalam menciptakan suasana perjalanan yang lebih menyenangkan sekaligus mendekatkan transportasi publik dengan gaya hidup masyarakat urban.

Acara yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB tersebut menghadirkan penampilan spesial dari sejumlah musisi nasional, seperti Prinsa Mandagie, Ten2Five, dan 3 Composers. Suasana stasiun pun berubah menjadi lebih hidup dengan antusiasme pengguna dan pengunjung yang menikmati pertunjukan musik secara langsung di area transit.

Selain pertunjukan musik, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang mendapatkan souvenir eksklusif LRT Jabodebek, mulai dari merchandise menarik hingga hadiah spesial yang dibagikan selama acara berlangsung. Selain itu, juga dibagikan Kopi dan es Teh Gratis bagi pengguna LRT Jabodebek.

Kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi layanan transportasi publik yang tidak hanya berfokus pada mobilitas, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi masyarakat.

“LRT Jabodebek ingin menghadirkan stasiun sebagai ruang publik yang lebih hidup, nyaman, dan dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan Music On Track ini, kami berharap pengguna dapat menikmati perjalanan yang bukan hanya cepat dan aman, tetapi juga menyenangkan,” ujar Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika.

Ditambahkannya, bahwa transportasi publik saat ini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Karena itu, LRT Jabodebek terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan kreatif yang mampu memberikan nilai tambah bagi pengguna.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa menggunakan transportasi publik bisa menjadi pengalaman yang positif dan menyenangkan. Kehadiran hiburan musik di stasiun menjadi salah satu cara kami membangun ekosistem transportasi yang lebih humanis, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban saat ini,” tambahnya.

Melalui kegiatan seperti Volk Pop: Music On Track, LRT Jabodebek berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan serta memperkuat peran transportasi publik sebagai bagian dari ruang aktivitas masyarakat modern yang aman, nyaman, dan terintegrasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

ASEAN-India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan

Jakarta — Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, hubungan antara ASEAN dan India dinilai justru semakin menemukan relevansinya. Namun hubungan tersebut kini tidak hanya dibangun melalui forum diplomatik dan kerja sama formal antarpemerintah, melainkan juga melalui koneksi masyarakat, budaya, hingga ekonomi kreatif yang tumbuh dari komunitas.

Semangat itu terlihat dalam penyelenggaraan ASEAN-India Bazaar 2026 yang digelar di The Westin Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, acara ini berkembang menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang mempertemukan komunitas ASEAN dan India melalui kuliner, seni, UMKM, hingga pertunjukan budaya.

Ruang Pertemuan Budaya dan Komunitas

Bazar yang diselenggarakan oleh komunitas Indoindians tersebut menghadirkan puluhan tenant dan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India. Di dalam ballroom hotel, pengunjung disuguhi berbagai kuliner khas India dan Asia Tenggara, produk tekstil tradisional, kerajinan tangan, aksesori, dekorasi rumah, produk kecantikan, hingga berbagai brand gaya hidup milik pelaku UMKM dan komunitas diaspora.

Selain itu, pertunjukan tari dan musik tradisional turut memeriahkan suasana. Atmosfer yang tercipta lebih menyerupai ruang pertemuan budaya dibanding sekadar pameran komersial. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati pengalaman lintas budaya melalui makanan, seni, dan interaksi langsung dengan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India.

Founder Indoindians, Poonam Sagar, mengatakan ASEAN-India Bazaar sejak awal memang dirancang bukan hanya sebagai ruang transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai jembatan budaya yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Ini lebih dari sekedar bazar. Ini adalah perayaan hubungan berabad-abad antara India dan Asia Tenggara, tempat budaya, makanan, ide, seni, dan masyarakat bertemu dalam satu ruang,” ujar Poonam dalam sambutannya.

Ia menambahkan setiap pelaku usaha dan produk yang hadir membawa cerita mengenai kreativitas, warisan budaya, serta perjalanan komunitas yang membangun identitas mereka masing-masing.

“Saat Anda berjalan di aula ini, Anda tidak hanya melihat produk atau stan. Anda melihat mimpi, kreativitas, keberanian, dan warisan budaya. Setiap pengusaha memiliki cerita dan setiap pengunjung menjadi bagian dari semangat bersama ini,” lanjutnya.

Poonam juga mengajak para pengunjung untuk mendukung pelaku usaha kecil dan kreator lokal yang terlibat dalam acara tersebut.

“Saya mendorong semua orang untuk menemukan sesuatu yang baru, mendukung kreator lokal dan usaha kecil, memulai percakapan, serta merayakan keberagaman,” katanya.

People-to-People Connectivity Jadi Kunci

Pesan mengenai pentingnya people-to-people connectivity menjadi benang merah dalam berbagai sambutan yang disampaikan para diplomat dan pejabat ASEAN yang hadir.

Duta Besar India untuk ASEAN, Srinivas Gotru, mengatakan ASEAN-India Bazaar menunjukkan bagaimana hubungan kedua kawasan terus berkembang melalui partisipasi komunitas dan masyarakat.

Menurutnya, antusiasme vendor, komunitas, hingga berbagai misi diplomatik yang terlibat menunjukkan hubungan ASEAN dan India kini semakin hidup di tingkat masyarakat.

“Ini adalah cara yang sangat baik untuk menghubungkan masyarakat lintas budaya. Kami sangat senang dapat bermitra dan menghadirkan acara ini,” ujar Srinivas Gotru.

Ia juga berharap ASEAN-India Bazaar dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat hubungan masyarakat ASEAN dan India ke depan.

Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai kerja sama ASEAN dan India saat ini semakin strategis karena kedua kawasan memiliki kedekatan historis dan geografis yang kuat.

Menurutnya, hubungan ASEAN dan India tidak selalu harus bergantung pada pusat-pusat geopolitik global tradisional.

“Kita tidak harus selalu melewati New York, London, atau Brussels. Hubungan itu bisa langsung terhubung melalui kawasan kita sendiri,” kata Sandeep Chakravorty.

Ia menyebut kerja sama ASEAN dan India kini menjadi simbol bagaimana dua kawasan berkembang bersama melalui budaya, perdagangan, konektivitas masyarakat, dan kolaborasi ekonomi kreatif.

ASEAN dan India Dinilai Memiliki Kedekatan Historis

Duta Besar dan Perwakilan Tetap Filipina untuk ASEAN, Evangeline T. Ong Jimenez-Ducrocq, juga menyoroti hubungan panjang antara ASEAN dan India yang menurutnya telah berlangsung selama ratusan tahun melalui pertukaran budaya dan perdagangan.

Ia mengatakan ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan tersebut masih terasa hidup hingga saat ini melalui pengalaman budaya yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Di sini kita melihat warna, rasa, tradisi, dan budaya yang terasa familiar namun tetap unik. Ini menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India telah tumbuh selama ratusan tahun,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan ASEAN dan India saat ini berkembang jauh melampaui sektor perdagangan dan investasi. Kerja sama kedua kawasan kini mencakup inovasi digital, pendidikan, kesehatan, keberlanjutan, hingga pertukaran budaya.

Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Filipina disebut terus mendorong kawasan yang lebih people-centered dan inklusif, termasuk melalui penguatan kerja sama dengan India sebagai salah satu mitra strategis utama ASEAN.

“Kami percaya koneksi antar masyarakat dapat membuka lebih banyak peluang bagi komunitas, UMKM, industri kreatif, dan generasi muda di kawasan ASEAN maupun India,” katanya.

Diplomasi Tidak Lagi Hanya Dibangun Lewat Forum Formal

Pandangan serupa juga disampaikan Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi.

Dalam sambutannya, Ina mengatakan diplomasi modern kini tidak lagi hanya dibangun melalui perjanjian dan forum resmi antarpemerintah, tetapi juga melalui interaksi sehari-hari masyarakat.

“Diplomasi tidak hanya dibangun melalui pengaruh dan perjanjian. Diplomasi juga tumbuh lewat makanan, tekstil, musik, seni, usaha kecil, dan kebahagiaan sederhana ketika masyarakat saling bertemu,” ujarnya.

Bagi Ina, ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan antar kawasan dapat tumbuh secara lebih membumi melalui budaya dan koneksi sosial masyarakat.

Pengalamannya pernah bertugas di India juga membuat ia melihat kedekatan Indonesia dan India tidak hanya hadir dalam hubungan diplomatik, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya.

“Hubungan seperti ini dibangun melalui koneksi sehari-hari antarmasyarakat. Itu yang menjadi fondasi hidup dari kemitraan strategis ASEAN dan India,” katanya.

Ketahanan Kawasan Dinilai Harus Dibangun Bersama

Wakil Sekjen Komunitas Ekonomi ASEAN, Satvinder Singh, mengatakan hubungan ASEAN dan India saat ini memasuki fase baru yang jauh lebih strategis.

Menurutnya, ASEAN dan India kini tidak hanya menjadi mitra ekonomi, tetapi juga co-creators of growth bagi kawasan dan dunia.

“Kami mewakili lebih dari dua miliar penduduk. Kerja sama kami mencakup perdagangan, investasi, ekonomi digital, konektivitas, keberlanjutan, dan inovasi,” kata Satvinder Singh.

Ia juga menyinggung meningkatnya risiko global mulai dari gangguan rantai pasok, ketegangan ekonomi, hingga perubahan iklim yang membuat hubungan antar kawasan perlu dibangun di atas kemitraan yang saling percaya.

“Di tengah berbagai ketidakpastian global, ini adalah momen bagi kita untuk memperkuat integrasi ekonomi, membangun rantai pasok yang lebih tangguh, dan memastikan kawasan kita tetap terhubung,” ujarnya.

Menurut Satvinder, acara seperti ASEAN-India Bazaar memiliki makna simbolik yang besar karena menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India sejak awal memang dibangun melalui pertukaran budaya, perdagangan, dan interaksi masyarakat.

Dengan kombinasi budaya, komunitas, dan kolaborasi ekonomi kreatif, ASEAN-India Bazaar 2026 memperlihatkan bahwa masa depan hubungan ASEAN dan India tidak lagi hanya bertumpu pada diplomasi tingkat tinggi, tetapi juga pada seberapa kuat masyarakat kedua kawasan dapat saling terhubung.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Komunitas Sadululur Sepoor Gelar Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Manggarai

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menggelar kampanye dan sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Manggarai, Sabtu (23/5). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membangun kesadaran bersama terkait pentingnya menciptakan ruang transportasi publik yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.

Dalam kegiatan tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menggandeng komunitas Railfans Sadulur Sepoor bersama petugas pengamanan untuk mengedukasi pelanggan commuter line mengenai pencegahan pelecehan seksual di area stasiun maupun selama perjalanan kereta api.

Selain kampanye langsung kepada pelanggan, masyarakat juga diajak berpartisipasi melalui penandatanganan petisi anti pelecehan seksual pada spanduk dukungan yang disediakan di area stasiun. Antusiasme pengguna jasa terlihat dari banyaknya pelanggan yang ikut memberikan dukungan terhadap gerakan tersebut.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, transportasi publik harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh masyarakat tanpa rasa khawatir terhadap tindakan yang mengganggu kenyamanan maupun keselamatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melapor apabila melihat ataupun mengalami tindakan pelecehan seksual. Pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi perlu dukungan dan keberanian bersama,” ujar Franoto.

Menurut dia, keterlibatan komunitas dalam kegiatan edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya saling menjaga di transportasi publik. Kehadiran komunitas diharapkan mampu membantu menyampaikan pesan secara lebih dekat kepada masyarakat, khususnya generasi muda pengguna kereta commuter line.

Franoto menambahkan, KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan humanis melalui berbagai langkah edukasi, pengawasan, serta penguatan sistem keamanan di lingkungan stasiun dan perjalanan kereta api.

Kegiatan kampanye anti pelecehan seksual ini didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan manfaat sosial kepada masyarakat serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keamanan dan kenyamanan bersama di ruang publik.

Humas Daop 1 Jakarta

Franoto Wibowo

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES