XAU/USD Lanjutkan Tren Bearish, Target Penurunan Mengarah ke 4.379

Harga emas global diperkirakan masih menghadapi tekanan sepanjang pekan ketiga bulan Mei, seiring dominasi tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan signifikan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 masih mencerminkan kecenderungan turun yang kuat, dengan peluang penurunan lanjutan selama harga belum mampu menembus area resistance penting.

Dari sisi teknikal, struktur harga emas saat ini masih membentuk pola lower high dan lower low, yang menjadi indikasi utama bahwa tren bearish masih mendominasi pasar. Pola ini menggambarkan bahwa setiap kenaikan harga cenderung terbatas dan diikuti oleh tekanan jual baru. Selain itu, posisi harga yang masih berada di bawah indikator Moving Average (MA) 21 dan 50 memperkuat sinyal pelemahan, mengingat kedua indikator tersebut kini berperan sebagai resistance dinamis yang menahan pergerakan naik.

Dalam proyeksi untuk pekan ini, area resistance terdekat berada di level 4.589 dolar AS sebagai batas awal dan 4.639 dolar AS sebagai resistance berikutnya. Selama harga bergerak di bawah kisaran tersebut, tren turun diperkirakan masih akan berlanjut. Sementara itu, level support terdekat berada di 4.462 dolar AS, dengan support lanjutan di sekitar 4.379 dolar AS yang menjadi target berikutnya apabila tekanan jual semakin meningkat.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas masih didorong oleh penguatan dolar Amerika Serikat dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi ini membuat investor lebih tertarik pada instrumen berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih kompetitif dalam jangka pendek. Kuatnya dolar secara langsung berdampak negatif terhadap harga emas, mengingat hubungan keduanya yang cenderung berbanding terbalik.

Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve turut memperkuat sentimen negatif bagi emas. Pelaku pasar saat ini meyakini bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama, terutama jika data ekonomi tetap menunjukkan kinerja yang solid, khususnya di sektor tenaga kerja dan inflasi. Lingkungan suku bunga tinggi ini menjadi faktor utama yang mengurangi daya tarik emas sebagai aset investasi.

Di sisi lain, stabilnya sentimen pasar global juga turut menekan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika kondisi pasar relatif kondusif dan investor memiliki kepercayaan terhadap pertumbuhan ekonomi, aliran dana cenderung beralih ke aset berisiko seperti saham atau instrumen keuangan lainnya. Hal ini menyebabkan permintaan terhadap emas menurun, sehingga memberikan tekanan tambahan pada harga.

Geraldo Kofit menegaskan bahwa selama harga emas belum mampu menembus kembali area resistance utama pada timeframe H4, maka tren bearish diperkirakan masih akan tetap bertahan. Setiap kenaikan harga yang terjadi dalam kondisi ini kemungkinan hanya bersifat sementara atau sekadar koreksi teknikal sebelum kembali melanjutkan penurunan.

Dengan mempertimbangkan kombinasi antara faktor teknikal dan fundamental, harga emas pada pekan ini diperkirakan masih akan bergerak dalam bias negatif, dengan potensi menguji level support yang lebih rendah. Investor diimbau untuk tetap waspada terhadap perkembangan ekonomi global, khususnya data dari Amerika Serikat serta arah kebijakan moneter Federal Reserve, yang akan menjadi faktor utama dalam menentukan arah pergerakan harga emas ke depan. Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi kunci dalam mengelola risiko investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Double Degree: Cara Raih Gelar Global dari Jakarta

Seberapa pesat globalisasi di
dunia pendidikan? Ternyata, cepat sekali! Berdasarkan data dari OECD, jumlah mahasiswa internasional yang
terdaftar di negara-negara seperti Australia, Inggris, Amerika Serikat, dan
lainnya meningkat dari 3 juta pada tahun 2014 menjadi lebih dari 4,6 juta pada
tahun 2022. Bahkan, saat puncak pandemi COVID-19, jumlah mahasiswa
internasional tetap naik sebesar 18%.

Angka-angka ini membuktikan bahwa
minat anak muda untuk mendapatkan kualitas pendidikan global tidak pernah
surut. Kamu pun bisa menjadi bagian dari tren global ini melalui program double
degree
yang ditawarkan oleh BINUS International. Bagaimana cara kerjanya?
Yuk, simak di sini!

Apa Itu Program Dual
Award?

Program double degree atau
dual award adalah sebuah jalur pendidikan khusus dari BINUS
International yang memungkinkanmu meraih dua gelar sekaligus dalam satu masa
studi reguler (4 tahun). Setelah lulus nanti, kamu akan langsung mengantongi
gelar sarjana dari Indonesia (S.E. atau S.Kom.) dan gelar sarjana dari
universitas bergengsi di luar negeri (seperti B.Bus. atau B.Comp.Sc.).

Bagaimana Skema
Perkuliahan di Jakarta?

Dalam skema perkuliahan program double
degree
, kamu akan menjalani masa studi dua tahun pertama di kampus BINUS
International yang berlokasi di Jakarta. Selama periode ini, kamu akan
mengikuti program international di Indonesia yang sepenuhnya menggunakan
bahasa Inggris dan kurikulum berstandar global.

Setelah fondasi akademismu sudah
bertambah kuat dan persiapan mentalmu semakin matang, barulah kamu kuliah ke
luar negeri di kampus mitra BINUS International untuk menyelesaikan sisa masa
studi selama 1-2 tahun. Pola ini membantumu menghemat biaya hidup yang besar,
tapi kamu tetap mendapatkan pengalaman tinggal dan belajar di luar negeri
secara penuh.

Universitas Mitra
Double Degree BINUS International

Dalam
rangka membuka peluang merasakan pengalaman pendidikan global yang berkualitas,
BINUS International telah bekerja sama dengan sejumlah kampus luar negeri
ternama untuk kuliah program international dengan skema double degree.
Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. UNSW

UNSW merupakan salah satu anggota
dari Group of Eight, sebuah koalisi universitas riset terkemuka di Australia
yang selalu masuk jajaran kampus elite dunia. Bagi kamu yang mengambil jurusan
International Business dan ingin double degree di UNSW, tersedia
beberapa pilihan peminatan yang sangat relevan dengan kebutuhan industri saat
ini. Kamu bisa memilih fokus studi pada bidang International Business, Human
Resource Management, Management, atau Marketing.

2. RMIT

Masih berlokasi di Australia,
RMIT dikenal sebagai institusi yang sangat mengedepankan aspek praktis dan
inovasi teknologi dalam setiap kurikulumnya. Melalui kemitraan dengan BINUS
International, kamu memiliki kesempatan untuk mengambil jurusan Business and
Technology sebagai bagian dari program Bachelor of Business di RMIT.

Program ini akan membekali kamu
dengan keahlian penting dalam strategi IT, teknologi keuangan (fintech),
transformasi bisnis digital, serta berbagai bentuk inovasi lainnya.

3. La Trobe University Australia

Kamu lebih tertarik pada dunia
teknologi informasi murni? La Trobe University Australia akan sangat cocok
untukmu! La Trobe memiliki reputasi yang solid dalam menghasilkan lulusan siap
berkarier dengan kemampuan teknis yang mumpuni.

Program double degree di
universitas ini tersedia khusus untuk mahasiswa yang mengambil program Computer
Science serta Business Information Systems. Di sini, kamu akan mendalami cara
membangun sistem informasi yang kompleks dan solusi perangkat lunak yang
cerdas.

Keunggulan Akademis
& Karier Global

Melalui double degree,
kamu akan mendapatkan paparan terhadap dua budaya akademis yang berbeda. Dengan
begini, fleksibilitas, kreativitas, dan critical thinking kamu semakin
terasah. Apalagi, perusahaan-perusahaan multinasional sangat menghargai lulusan
yang memiliki pengalaman internasional karena mereka dianggap lebih mandiri dan
memiliki kemampuan komunikasi lintas budaya yang baik.

Selain itu, ijazah dari
universitas mitra luar negeri juga memberikan validasi bahwa kompetensimu sudah
diakui secara global. Alhasil, kamu pun memiliki peluang lebih besar untuk
langsung memulai karier di luar negeri atau menduduki posisi strategis di perusahaan
global yang beroperasi di Indonesia.

Syarat & Proses
Seleksi

Program double degree ini
terbuka lebar bagi seluruh mahasiswa BINUS International yang memiliki IPK/GPA
minimal 3.00 dari skala 4.00 selama dua tahun pertama kuliah di Indonesia.
Selain prestasi akademis, kamu juga perlu memiliki sertifikat kemahiran
berbahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS dengan skor minimum yang disyaratkan
oleh masing-masing universitas mitra.

 

Double
degree
ada supaya kamu bisa meraih impian untuk mendapatkan
pendidikan kelas dunia tanpa harus meninggalkan Indonesia dalam waktu yang
terlalu lama. Jadi, jangan lewatkan kesempatan emas untuk memperluas cakrawala
dan membangun koneksi global sejak dini. Bergabunglah bersama BINUS
International, dan dapatkan informasi lebih lanjut tentang pendaftaran di
sini
!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Customer Service Lebih Efisien dengan AI Agent dari Barantum

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Banyak bisnis mulai menghadapi tantangan saat jumlah chat customer terus meningkat setiap hari. Tim customer service sering kewalahan membalas pertanyaan berulang, sementara pelanggan tetap mengharapkan respon cepat kapan pun dibutuhkan.

Customer Service Kewalahan Menangani Chat Pelanggan yang Terus Masuk

Seiring meningkatnya aktivitas digital, volume chat customer juga ikut bertambah. Jika seluruh pertanyaan masih ditangani manual, operasional customer service akan semakin sulit dikontrol dan kualitas pelayanan menjadi tidak konsisten.

1. Pertanyaan Pelanggan Berulang Membuat Tim Sulit Fokus ke Kasus yang Lebih Penting

Banyak tim customer service menghabiskan lebih dari 60% waktu kerja hanya untuk menjawab pertanyaan yang sama setiap hari. Akibatnya, komplain atau kebutuhan pelanggan yang lebih penting sering terlambat ditangani.

“Semakin besar volume chat masuk, semakin besar risiko tim kehilangan fokus pada kebutuhan customer yang lebih prioritas.”

2. Respons yang Lambat Mulai Menurunkan Kepuasan Pelanggan

Pelanggan saat ini terbiasa mendapatkan respon dalam hitungan menit, bukan jam. Saat balasan terlalu lama, customer lebih mudah berpindah ke kompetitor yang dianggap lebih responsif.

3. Tim Customer Service Kesulitan Menangani Chat di Luar Jam Operasional

Banyak permintaan atau pertanyaan customer masuk pada malam hari, akhir pekan, atau saat jam sibuk operasional. Tanpa sistem otomatis, banyak leads potensial akhirnya tidak mendapatkan respon sama sekali.

4. Banyak Leads dan Pelanggan Tidak Terlayani dengan Konsisten

Perbedaan respon antar agen sering membuat pengalaman pelanggan menjadi kurang konsisten. Ada customer yang mendapat jawaban cepat, sementara lainnya harus menunggu terlalu lama tanpa kepastian.

5. Management Kesulitan Menjaga Kualitas Respons Saat Volume Chat Meningkat

Ketika jumlah chat meningkat 2-3 kali lipat, management biasanya mulai kesulitan memantau kualitas pelayanan secara manual. Hal ini membuat evaluasi performa customer service menjadi kurang maksimal.

Pelayanan Pelanggan Bisa Lebih Cepat dan Konsisten dengan Bantuan AI

Banyak bisnis mulai menggunakan sistem otomatis untuk membantu menjaga kecepatan respon customer. Teknologi AI membantu operasional customer service tetap berjalan lebih stabil meski volume chat terus meningkat.

1. Pertanyaan Sederhana dari Pelanggan Bisa Dijawab Otomatis Selama 24 Jam

AI dapat membantu menjawab pertanyaan umum customer secara otomatis selama 24/7 tanpa menunggu agen tersedia. Hal ini membantu bisnis menjaga response time tetap cepat bahkan di luar jam operasional.

“Bisnis dengan respon di bawah 5 menit berpeluang meningkatkan konversi hingga 8x lebih tinggi dibanding respon manual.”

2. Tim Customer Service Lebih Fokus Menangani Kebutuhan Pelanggan yang Kompleks

Tim Customer Service dapat lebih fokus menangani komplain atau kebutuhan pelanggan yang membutuhkan komunikasi lebih detail. Pertanyaan sederhana dapat dijawab otomatis oleh AI Agent sehingga agen manusia memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan kasus yang lebih kompleks dan urgent.

3. Riwayat Percakapan Pelanggan Membantu Respons Menjadi Lebih Relevan dan Cepat

Histori percakapan customer yang tersimpan rapi membantu proses pelayanan menjadi lebih cepat dan relevan. Agen tidak perlu meminta pelanggan mengulang penjelasan dari awal setiap kali menghubungi bisnis.

4. Seluruh Interaksi Pelanggan Bisa Dipantau Lebih Mudah dalam Satu Sistem

Integrasi AI Agent dengan CRM membantu histori customer dan proses follow up tersimpan lebih rapi dalam satu dashboard. Tim customer service juga lebih mudah menjaga kualitas pelayanan tetap konsisten.

5. Management Lebih Mudah Menjaga Konsistensi Pelayanan di Semua Channel

Management dapat mengatur knowledge base AI Agent sesuai kebutuhan bisnis sehingga jawaban AI Agent ke customer tetap konsisten di berbagai channel dan kapan pun dibutuhkan. Hal ini membantu menjaga kualitas pelayanan tetap stabil meski volume chat dan jumlah customer terus meningkat.

AI Agent Barantum Bantu Customer Service Bekerja Lebih Efisien

Barantum adalah platform CRM dan customer service yang membantu operasional bisnis menjadi lebih terorganisir. Sistemnya membantu perusahaan mengelola komunikasi customer, monitoring layanan, dan aktivitas follow up dalam satu dashboard terintegrasi.

Melalui AI Agent Barantum, bisnis dapat menjaga pelayanan customer tetap cepat tanpa membebani tim secara berlebihan. Sistem ini membantu operasional customer service berjalan lebih stabil, responsif, dan siap menghadapi volume chat yang terus meningkat.

1. AI Agent Siap Merespons Chat Pelanggan Secara Otomatis Selama 24/7

AI Agent Barantum membantu bisnis memberikan respon otomatis kapan pun customer menghubungi bisnis. Sistem ini mampu membantu menangani ribuan chat setiap hari dengan response time yang jauh lebih cepat.

“Fitur AI Agent di Barantum membantu bisnis menjaga respon customer tetap aktif selama 24 jam penuh.”

2. Proses Follow Up dan Distribusi Chat Menjadi Lebih Terorganisir

Barantum membantu proses distribusi chat dan follow up customer menjadi lebih rapi dalam satu sistem terintegrasi. Hal ini membantu mengurangi risiko chat terlewat saat volume inquiry meningkat.

3. Tim Bisa Fokus Menangani Permasalahan Pelanggan yang Lebih Spesifik

Dengan bantuan AI Agent Barantum, pertanyaan sederhana dapat dijawab otomatis sehingga agen manusia lebih fokus menangani kebutuhan customer yang lebih kompleks. Operasional customer service juga menjadi lebih ringan dan terarah.

4. Barantum Membantu Bisnis Memberikan Pelayanan yang Lebih Cepat dan Konsisten

Barantum membantu bisnis menjaga kualitas pelayanan tetap stabil di berbagai channel komunikasi customer. Sistem otomatis ini membantu perusahaan mempercepat respon sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan secara lebih konsisten.

Saat volume chat customer terus meningkat, proses manual akan semakin sulit dikendalikan. Dengan sistem customer service dan AI Agent Barantum, bisnis dapat menjaga respon tetap cepat, operasional lebih terorganisir, dan pelayanan customer berjalan lebih konsisten setiap hari.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Di Tengah Dinamika Pasar, Perlindungan Finansial Jadi Semakin Relevan

Jakarta, 22 Mei 2026 – Di tengah dinamika ekonomi global dan volatilitas pasar keuangan yang meningkat, masyarakat Indonesia dinilai perlu semakin memperhatikan pentingnya perencanaan dan perlindungan finansial jangka panjang. Pelemahan nilai tukar rupiah, tekanan terhadap pasar saham, hingga meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dinilai meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap instrumen yang dapat membantu menjaga stabilitas kondisi keuangan keluarga.

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, menilai situasi tersebut menjadi pengingat pentingnya masyarakat memiliki fondasi finansial yang lebih kuat dan terencana.

“Kondisi ekonomi dan pasar keuangan pada dasarnya akan selalu bergerak dinamis. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kesiapan finansial yang lebih baik agar tidak mudah terdampak oleh perubahan jangka pendek. Perencanaan keuangan yang sehat dan perlindungan yang tepat menjadi penting untuk membantu menjaga stabilitas finansial keluarga,” ujar Gatot Haryadi, Corporate Secretary IFG Life.

Laporan Macroeconomic Monitor April 2026 yang disusun IFG Progress bersama Bahana Sekuritas dan Bahana TCW Investment Management mencatat bahwa konsumsi domestik Indonesia masih relatif resilien. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia tercatat berada di level optimistis sebesar 122,9 pada Maret 2026, meski sedikit melambat dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi tahunan Indonesia pada April 2026 melandai menjadi 2,42% secara year-on-year dan tetap berada dalam rentang sasaran Bank Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan daya tahan konsumsi masyarakat masih cukup terjaga, meskipun masyarakat tetap dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi dan kenaikan biaya hidup di sejumlah sektor.

Di sisi lain, menurut data BPS, inflasi pada sektor kesehatan dan biaya kebutuhan rumah tangga dalam beberapa tahun terakhir masih menunjukkan tren peningkatan. Situasi ini membuat masyarakat perlu semakin memperhatikan kesiapan finansial jangka panjang, karena risiko kesehatan maupun kehilangan penghasilan dapat memberikan tekanan ekonomi yang lebih besar apabila tidak diantisipasi sejak dini.

“Perlindungan bukan hanya berbicara tentang manfaat finansial, tetapi juga tentang rasa aman dan kesiapan menghadapi berbagai tahap kehidupan. Ketika kondisi ekonomi berubah cepat, masyarakat yang telah memiliki perencanaan keuangan dan proteksi yang baik cenderung lebih siap menghadapi berbagai situasi,” tambah Gatot.

Dalam mendukung kebutuhan perlindungan masyarakat, IFG Life menghadirkan berbagai layanan perlindungan jiwa dan kesehatan yang dirancang untuk membantu masyarakat menjaga stabilitas finansial ketika menghadapi risiko di berbagai tahap kehidupan, mulai dari perencanaan finansial keluarga, perlindungan kesehatan, kelangsungan pendidikan anak, hingga kesiapan memasuki masa pensiun.

IFG Life menilai masyarakat perlu semakin memberikan perhatian terhadap pentingnya pengelolaan risiko dan perlindungan finansial di tengah kondisi ekonomi yang semakin dinamis. Tantangan seperti kenaikan biaya hidup, tekanan ekonomi global, hingga ketidakpastian pasar menunjukkan pentingnya kesiapan finansial sebagai bagian dari ketahanan jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Ganti 2.800 Meter Rel Untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan KA

Info Daop 2 Bd

Rabu, 20 Mei 2026

KAI Daop 2 Bandung Ganti 2.800 Meter Rel Untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan KA

Bandung (Jawa Barat), 20 Mei 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus berkomitmen meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api melalui perawatan serta peningkatan kualitas prasarana perkeretaapian di wilayah operasionalnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, selama periode Januari 2026 hingga April 2026, KAI Daop 2 Bandung telah mengganti rel sepanjang total 2.800 meter di sejumlah titik, yakni di petak jalan Lebakjero – Leles, Leles – Karangsari, serta Karangsari – Cibatu.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa kegiatan penggantian rel ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan prasarana guna memastikan perjalanan kereta api dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

“Perawatan dan penggantian rel merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan jalur kereta api. Melalui penggantian rel sepanjang 2.800 meter yang telah dilakukan sejak Januari hingga April 2026 ini, KAI Daop 2 Bandung terus berupaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik kepada pelanggan,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa jalur-jalur yang dilakukan penggantian rel merupakan lintas aktif dengan tingkat frekuensi perjalanan kereta api yang tinggi sehingga diperlukan perawatan berkala dan peningkatan kualitas prasarana secara berkesinambungan.

Selain penggantian rel, KAI Daop 2 Bandung juga secara rutin melakukan pemeriksaan jalur, perawatan wesel, perbaikan geometri lintas, hingga penguatan konstruksi prasarana lainnya untuk memastikan seluruh perjalanan kereta api dapat beroperasi dengan aman, lancar, dan nyaman.

“KAI menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam operasional perjalanan kereta api. Oleh karena itu, seluruh jajaran KAI Daop 2 Bandung terus melakukan berbagai langkah preventif dan peningkatan kualitas prasarana agar perjalanan kereta api tetap andal, selamat, aman, dan nyaman,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang turut serta dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. KAI mengimbau masyarakat untuk turut menjaga fasilitas dan prasarana perkeretaapian serta tidak melakukan aktivitas di jalur rel demi keselamatan bersama.

Dengan adanya peningkatan prasarana tersebut, KAI Daop 2 Bandung berharap dapat terus menghadirkan layanan transportasi kereta api yang semakin aman, nyaman, tepat waktu, dan menjadi pilihan utama masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

AkuSign Perkuat Ekosistem Tanda Tangan Digital untuk Dukung Keamanan Transaksi Elektronik di Indonesia

AkuSign melalui acara “AkuSign Experience Day” memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem tanda tangan elektronik tersertifikasi yang aman, sah, dan terpercaya. Bersama regulator seperti BSSN dan KOMDIGI serta kolaborasi dengan AITI, AkuSign menyoroti meningkatnya ancaman keamanan siber di era transformasi digital, mulai dari penyalahgunaan identitas hingga manipulasi dokumen berbasis AI.

AkuSign, penyedia layanan tanda tangan elektronik tersertifikasi dan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) berizin di Indonesia, resmi memperkuat komitmennya dalam mendukung keamanan transaksi digital nasional melalui pengembangan ekosistem tanda tangan elektronik yang aman, sah, dan terpercaya.

Komitmen tersebut disampaikan dalam acara “AkuSign Experience Day” yang diselenggarakan pada Rabu, 20 Mei 2026 di Jakarta dan dihadiri oleh regulator, asosiasi industri, pelaku usaha, pelanggan, serta media.

Dalam acara tersebut, AkuSign juga berkolaborasi bersama Asosiasi IT Indonesia (AITI) untuk mendorong peningkatan edukasi dan adopsi tanda tangan elektronik tersertifikasi sebagai bagian penting dari transformasi digital di berbagai sektor industri.

Menjawab Tantangan Keamanan di Era Transformasi Digital

Perkembangan transformasi digital yang semakin pesat di Indonesia menghadirkan berbagai kemudahan dalam proses bisnis dan layanan elektronik. Namun di sisi lain, peningkatan aktivitas digital juga diikuti oleh meningkatnya risiko keamanan siber, termasuk penyalahgunaan identitas digital dan pemalsuan dokumen elektronik.

Masih banyak masyarakat maupun organisasi yang belum memahami bahwa tidak seluruh tanda tangan digital memiliki kekuatan hukum yang sama. Dalam praktiknya, terdapat tanda tangan yang hanya berupa gambar atau hasil scan pada dokumen PDF dan belum memenuhi standar keamanan maupun ketentuan legal sebagai tanda tangan elektronik tersertifikasi.

Dua pembicara utama dari regulator nasional, yaitu:

– Dr. Sulistyo, S.Si., S.T., M.Si., Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah dan Pembangunan Manusia BSSN

– Martha Simbolon, S.T., Direktorat Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI)

membahas pentingnya penguatan keamanan siber, tata kelola digital, serta implementasi layanan digital terpercaya dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional.

Dalam paparannya, Dr. Sulistyo menyampaikan bahwa keamanan digital kini menjadi pondasi utama dalam pembangunan ekosistem digital, khususnya di tengah meningkatnya penggunaan layanan elektronik di sektor pemerintahan maupun bisnis.

“Penerapan sistem keamanan yang kuat, perlindungan data, serta penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan digital,” ujar Dr. Sulistyo.

Sementara itu, Martha Simbolon menjelaskan gambaran aktivitas digital dan pertumbuhan nilai pasar ekonomi digital Indonesia meningkat setiap tahunnya, hal ini mengakibatkan munculnya ancaman terbaru terhadap keamanan siber seperti: Penipuan berbasis AI, Manipulasi digital (pemalsuan dokumen fisik) serta Penipuan terkini lebih canggih dan mudah di akses.

Sehingga menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, penyedia teknologi, dan pelaku usaha dalam menciptakan transformasi digital yang aman, berkelanjutan, dan sesuai regulasi.

“Tanda tangan elektronik saat ini bukan lagi sekadar alat pendukung administrasi, tetapi telah menjadi bagian penting dalam ekosistem digital yang mendukung keamanan dan legalitas transaksi elektronik. Penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) diatur dalam UU No. 11 Tahun 2008/UU No. 1 Tahun 2024 (UU ITE), konsekuensi tidak digunakannya TTE tersertifikasi dapat mengakibatkan kontrak elektronik batal dan proses pembuktian yang sulit serta meningkatkan risiko serangan siber“, jelas Martha Simbolon.

Dorong Penggunaan Tanda Tangan Elektronik yang Aman dan Tersertifikasi

Seiring meningkatnya adopsi digitalisasi di Indonesia, ancaman terhadap keamanan transaksi elektronik juga terus berkembang. Berbagai modus penyalahgunaan mulai dari pemalsuan identitas, penyalahgunaan data pribadi, hingga manipulasi dokumen elektronik berbasis teknologi AI seperti deepfake menjadi tantangan baru bagi organisasi dan pelaku bisnis.

Melalui rangkaian kegiatan AkuSign Experience Day, AkuSign hadir sebagai solusi tanda tangan elektronik tersertifikasi yang membantu organisasi dalam:

– Menjamin keabsahan dan legalitas dokumen digital

– Menghadirkan sistem keamanan berstandar tinggi

– Mendukung integrasi dengan sistem bisnis perusahaan

– Memenuhi kebutuhan transaksi digital untuk enterprise maupun institusi pemerintah

AkuSign juga menyediakan berbagai layanan digital yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, di antaranya:

– Sertifikat Pribadi untuk profesional, eksekutif, dan pemangku kepentingan eksternal.

– Sertifikat Perusahaan untuk kebutuhan penandatanganan atas nama perusahaan.

– Sertifikat E-Seal untuk otomatisasi dokumen dalam jumlah besar seperti invoice, laporan, kontrak, dan surat resmi.

– Bulk Signing Solution untuk proses penandatanganan dokumen secara terstruktur dan otomatis sesuai alur organisasi.

Didukung Ekosistem Teknologi ASABA Innotech

Sebagai bagian dari ASABA Innotech, AkuSign didukung oleh ekosistem teknologi yang berfokus pada pengembangan solusi digital, layanan IT, serta kapabilitas cybersecurity.

Dukungan tersebut memperkuat komitmen AkuSign dalam menghadirkan layanan transaksi digital yang aman, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan organisasi modern di era transformasi digital.

Untuk informasi lengkap mengenai AkuSign, kunjungi: akusign.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Manjakan Pecinta Anime, MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Yoko Ishida, Ultraman, Hingga Gundam Workshop dengan Dukungan SMBC Indonesia

Jakarta – Merah! Merah! Anime Japan!! (MMAJ) Jakarta 2026 akan segera digelar pada 30-31 Mei 2026 di Gandaria City, Jakarta Selatan. Acara ini hadir sebagai festival budaya pop Jepang terbesar dan paling otentik di Jakarta. Tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, MMAJ Jakarta juga menjadi wadah kolaborasi yang menyatukan keluarga, komunitas, serta pelaku industri dalam satu ekosistem kreatif.

Panggung MMAJ Jakarta 2026 akan menjadi titik utama penyelenggaraan acara dengan menghadirkan deretan hiburan yang beragam, mulai dari konser musik hingga aksi panggung yang menghibur. Salah satunya adalah penampilan dari Yoko Ishida, penyanyi Anisong yang dikenal luas melalui lagu-lagu ikonik dalam berbagai serial anime. Selain itu, pengunjung juga akan disuguhkan penampilan dari Shiritsu Ebisu Chugaku, Daruma Rollin, BANBANBAN Sameshima, Hayataku, Shiena Nishizawa, Otoha dan masih banyak lagi.

Tidak hanya menghadirkan beragam acara hiburan di panggung utama, MMAJ Jakarta 2026 juga menawarkan interaksi langsung dengan karakter anime yang sudah dikenal di Indonesia sejak lama. Chibi Maruko-chan, Phantom Baby, Kikipuppup, Ponkotsu Quest -The Demon Lord and the Temp Monsters, Rooster Fighter, Ultraman Omega, Ultraman Tiga, Savior of Divine Blood, The Ramparts of Ice, Let’s go KAIKIGUMI, Smoking Behind the Supermarket with You, NMENEKO, Gunpla serta Killed again, Mr. Detective telah dikonfirmasi untuk berpartisipasi dalam MMAJ Jakarta 2026. 

Pengunjung berkesempatan untuk mengikuti sesi Meet & Greet bersama Ultraman Omega dan Ultraman Tiga, ikon budaya pop Jepang yang telah dikenal oleh berbagai kalangan usia. 

Selain itu, pengunjung juga berkesempatan menikmati pemutaran sejumlah film anime populer yang telah menjadi bagian dari budaya populer lintas generasi, seperti 5 Centimeters per Second, Crayon Shin-chan the Movie: Super Hot! The Spicy Kasukabe Dancers, Amazing Dino World 2, Make A Girl, dan beragam film menarik lainnya.

Bagi para pehobi dan komunitas, MMAJ Jakarta menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, salah satunya adalah Gundam Workshop. Dalam sesi ini, pengunjung dapat belajar sekaligus merakit model kit Gundam secara langsung di lokasi. Aktivitas ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang memperkenalkan keterampilan dasar dalam hobi kreatif, sekaligus mempererat komunitas penggemar di Indonesia.

MMAJ Jakarta didukung oleh SMBC Indonesia sebagai sponsor utama. Sebagai bank universal dengan keahlian mendalam terhadap pasar lokal dan didukung oleh jaringan grup global SMBC, kolaborasi ini bertujuan untuk membawa pengalaman budaya Jepang yang bermakna dan menarik menjadi lebih dekat dengan masyarakat Indonesia melalui dunia anime.

Jenius dari SMBC Indonesia dapat membantu para pecinta anime dan budaya Jepang untuk mengelola keuangan dengan lebih simpel, cerdas, dan aman, baik untuk kebutuhan transaksi sehari-hari, mendukung hobi, maupun ketika bepergian ke Jepang. Pengunjung juga dapat menikmati penawaran spesial di sejumlah merchant dengan bertransaksi menggunakan Jenius selama MMAJ Jakarta berlangsung.

Selain dukungan sektor swasta, MMAJ Jakarta 2026 juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Indonesia melalui sektor Ekonomi Kreatif (EKRAF) dalam upaya memperkuat ekosistem industri kreatif nasional. Serta memperoleh dukungan dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia dan sejumlah instansi pemerintah Jepang terkait yakni JNTO (Japan National Tourism Organization), The Japan Foundation (JF), dan JETRO (Japan External Trade Organization). 

Sinergi beragam hiburan kelas dunia yang dihadirkan di atas panggung dan aktivitas bisnis yang berlangsung di dalamnya menjadi kunci utama acara ini. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan, baik melalui terjalinnya kolaborasi lintas negara maupun pertumbuhan industri kreatif di Indonesia.

Sebagai penutup, masyarakat luas diundang untuk menjadi bagian dari perayaan budaya pop Jepang yang akan mencetak sejarah baru di Jakarta. Informasi terbaru terkait jadwal acara dan daftar pengisi acara dapat diakses melalui kanal resmi MMAJ Jakarta 2026, baik melalui situs web mmaj-jakarta.jp maupun media sosial MMAJ_jakarta. MMAJ Jakarta tidak hanya menjadi sebuah acara, tetapi juga momentum penting dalam mempererat hubungan budaya dan industri antara Indonesia dan Jepang.

Event Overview

Nama Acara: Merah! Merah! Anime Japan!! Jakarta 2026

Tanggal & Waktu Pelaksanaan:

– Sabtu, 30 Mei 2026: 10.00 – 22.00 WIB

– Minggu, 31 Mei 2026: 10.00 – 20.00 WIB

Lokasi: Gandaria City Mall, Jakarta

Rangkaian Kegiatan

– Pameran booth terkait anime dan eksibisi lainnya

– Pemutaran film anime dan karya lainnya (sebagian sesi berbayar)

– Penyelenggaraan berbagai workshop oleh perusahaan yang bergerak di bidang terkait anime

– Pameran produk dan layanan dari perusahaan serta organisasi asal Jepang

– Hiburan panggung, termasuk penampilan dari penyanyi lagu anime (anisong), cosplay, dan acara hiburan lainnya

Tiket Masuk: Gratis

Penyelenggara: Merah! Merah! Anime Japan!! Jakarta Executive Committee

Dukungan: Kementerian Ekonomi Kreatif (Indonesia), Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, JNTO (Japan National Tourism Organization), The Japan Foundation (JF), dan JETRO (Japan External Trade Organization).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kolaborasi Bittime dan Nobu Bank Jembatani Keuangan Tradisional Menuju Tokenisasi Aset Global

Jakarta, 21 Mei 2026 – Di tengah kondisi tekanan pada kondisi ekonomi Indonesia, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi menggandeng Nobu Bank guna menjembatani sistem keuangan konvensional dengan ekosistem aset keuangan digital.

Dalam agenda media gathering nya, Bittime bersama Nobu Bank resmi membagikan kolaborasi strategisnya melalui integrasi akses virtual account (VA) Nobu Bank yang kini telah tersedia di platform Bittime. Langkah in dipandang sebagai inovasi Bittime dan Nobu Bank dalam menghadirkan akses investasi aset digital yang lebih mudah dipahami, praktis, dan dapat diakses kapan saja oleh investor Indonesia.

Business Director Bittime, Junji Misael menyampaikan bahwa pihaknya berharap untuk dapat memfasilitasi diversifikasi aset investor Indonesia di tengah volatilitas pasar. Terutama melalui onboarding dari Rupiah ke aset digital secara praktis dan efisien), sehingga diversifikasi aset menjadi lebih accessible.

“Sebagai platform yang menyediakan aset-aset global berbasis tokenisasi, kami berkomitmen untuk menyediakan akses bagi investor untuk dapat dengan seamless berinvestasi 24/7 dan tanpa biaya tambahan (Zero Fee) dengan memanfaatkan IDR swap ke aset USDT. Terutama di tengah kondisi volatilitas dan tekanan pada nilai ekonomi Indonesia saat ini,” ungkap Junji.

Melalui integrasi ini, pengguna diharap dapat menikmati proses yang lebih seamless mulai dari transaksi Rupiah hingga masuk ke aset digital dan tokenized global assets dalam satu ekosistem yang lebih efisien.

Apalagi, kondisi volatilitas pasar cenderung mendorong investor untuk mencari aset-aset alternatif yang lebih stabil seperti USD, emas dan aset global sebagai aset diversifikasi portofolio sekaligus ‘lindung nilai’. Di saat bersamaan, tokenisasi aset-aset global seperti USD, emas, dan US stocks kini memberikan kemudahan perluasan pilihan investasi karena bersifat fraksional.

Selaras dengan ini, Chandra Lesmana, Head of Universe Merchant Business and Interlink Development Nobu Bank menyampaikan bahwa, kedepannya masa depan keuangan akan semakin terhubung antara traditional finance (TradFi) dan digital finance. Kolaborasi Bittime dan Nobu Bank menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem finansial yang lebih inklusif, seamless, dan accessible bagi masyarakat Indonesia.

“Harapannya dengan kolaborasi ini, kami dapat menghadirkan pengalaman investasi digital yang lebih seamless bagi masyarakat Indonesia. Sehingga dengan ini, Bittime dan Nobu Bank dapat mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan industri ekonomi kreatif Indonesia,” ungkap Chandra.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan dari kemitraan ini adalah “Only 10 minutes from Nobu Bank to Bittime. Bittime is the Indonesia’s Global Assets Platform”. Di mana, melalui kolaborasi pengalaman pengguna yang kami hadirkan dapat ini lebih cepat dan praktis. Mulai dari pengguna Nobu Bank dapat registrasi di Bittime, menyelesaikan KYC, hingga melakukan transaksi aset digital pertama mereka.

Konsep seluruh transaksi di satu tempat ini memungkinkan pengguna untuk mengakses aset global seperti emas, USD, dan US Stocks berbasis tokenisasi kapan saja dengan lebih fleksibel dengan imbal hasil hingga 10% APY pada token-token terdaftar.

Guna merayakan kolaborasi strategis ini, Bittime dan Nobu Bank turut menghadirkan program promosi khusus yang ditujukan bagi para pengguna baru yang ingin memulai langkah investasi mereka. 

Melalui kampanye cashback, para investor berkesempatan mendapatkan cashback sebesar 20% dengan nilai maksimal mencapai Rp100.000 dalam bentuk $USDT, cukup dengan melakukan deposit pertama menggunakan layanan Virtual Account Nobu Bank. 

Sebelumnya, tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ketika Tambang Sorowako Ikut Menyalakan Ruang Kelas

JAKARTA — Hirwaty Aris masih ingat betul perasaan bangga itu. Dulu, saat namanya dipanggil naik ke panggung untuk menerima beasiswa, dadanya terasa penuh kegembiraan. Kini, perasaan yang sama datang lagi bukan untuknya, melainkan saat menyaksikan anak-anaknya berdiri di panggung yang sama.

“Dulu saya bangga saat dipanggil naik ke panggung menerima penghargaan beasiswa. Sekarang saya merasakan kebanggaan itu lagi ketika anak-anak menerima beasiswa,” katanya.

Hirwaty adalah salah satu warga Sorowako, Luwu Timur sebuah kawasan tambang nikel yang tak hanya menyimpan kekayaan di dalam tanahnya, tetapi juga mulai merawat masa depan di atas permukaannya.

Di balik geliat industri, ada denyut lain yang tumbuh perlahan: anak-anak yang datang ke sekolah setiap pagi membawa mimpi mulia untuk menjadi guru, teknisi, perawat, hingga insinyur.

Bagi sebagian besar dari mereka, keluarganya adalah pekerja harian dan masyarakat lokal yang selama bertahun-tahun hidup berdampingan dengan kawasan industri. Sekolah bukan sekadar tempat belajar. Ia adalah jembatan untuk meraih masa depan cerah.

Jembatan itu dibangun lewat Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS), yang mengelola pendidikan mulai dari taman kanak-kanak hingga politeknik didukung oleh PT Vale Indonesia Tbk, anggota holding industri pertambangan MIND ID.

Tujuh puluh persen siswa yang dibina yayasan ini berasal dari keluarga kurang mampu di wilayah sekitar tambang. Bahkan ada taman kanak-kanak yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak masyarakat lokal tidak untuk anak karyawan perusahaan.

Program beasiswa Vale yang telah berjalan sejak awal 2000-an mencakup biaya sekolah, seragam, buku, hingga perlengkapan belajar.

Bagi keluarga seperti Hirwaty, bantuan itu bukan hanya soal uang melainkan soal kepercayaan bahwa masa depan anak-anaknya bisa berbeda.

“Semoga anak-anak lokal bisa kuliah tinggi dan bersaing. Saya ingin anak-anak saya lebih sukses dari saya,” ujarnya.

Mimpi itu kini punya jalan yang lebih terang. Di tingkat atas, Politeknik Sorowako hadir sebagai pusat pengembangan talenta industri di kawasan timur Indonesia. Sekitar 70 persen mahasiswanya berasal dari Luwu Timur — dan yang membedakannya dari institusi vokasi lain adalah satu hal: kebebasan.

Lulusan Politeknik Sorowako tidak terikat untuk bekerja di perusahaan yang mendirikannya. Mereka dibebaskan menentukan karier masing-masing, dibekali ijazah sekaligus sertifikasi kompetensi resmi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

“Biasanya kalau perusahaan lain mendirikan politeknik itu untuk talent pooling mereka. Tapi kalau kita, mereka setelah lulus bebas mencari kerja dari mana pun,” kata Ketua YPS Firman Fauzie.

Hasilnya, sejumlah perusahaan kini justru aktif memantau lulusan Politeknik Sorowako, karena dinilai siap kerja tanpa perlu dilatih ulang.

Sekolah-sekolah di bawah yayasan pun telah mengadopsi kurikulum Cambridge untuk mata pelajaran sains dan matematika, memberi anak-anak Luwu Timur standar belajar yang setara dengan siswa di kota besar.

Di tengah ambisi menuju Indonesia Emas 2045, kisah Sorowako mengingatkan pada satu hal yang kerap terlupakan: kekayaan sumber daya alam hanya bermakna jika manusia di sekitarnya ikut tumbuh melalui pendidikan.

Dari ruang-ruang kelas di Luwu Timur, generasi emas itu sedang dibangun atas satu mimpi, untuk Masa Depan Indonesia yang lebih cerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saat Konsumen Bertanya ke AI, Apakah Brand Anda Disebut?

Ketika konsumen mulai bertanya langsung ke Artificial Intelligence (AI) untuk mencari rekomendasi produk, jasa, hingga perusahaan terbaik, tantangan baru mulai muncul bagi banyak brand: Apakah bisnis mereka ikut disebut dalam jawaban AI?

Perubahan perilaku digital tersebut mulai menggeser cara konsumen menemukan informasi. Jika sebelumnya perusahaan berlomba-lomba muncul di halaman pertama mesin pencari, brand kini mulai menghadapi persaingan baru di ekosistem AI-generated answers, seperti ChatGPT, Google AI Overviews, dan Perplexity.

Dalam banyak kasus, pengguna tidak lagi membuka banyak situs web untuk membandingkan pilihan secara manual. AI kini semakin sering menjadi lapisan pertama yang merangkum rekomendasi, menyusun jawaban, hingga menentukan brand mana yang dianggap paling relevan untuk ditampilkan kepada pengguna.

Perubahan ini mulai menjadi perhatian industri teknologi global. Riset Gartner memprediksi volume pencarian tradisional akan turun hingga 25% pada 2026 akibat meningkatnya penggunaan chatbot AI dan agen virtual.

Di saat yang sama, Google terus memperluas fitur AI Overviews yang menampilkan jawaban sintesis langsung di halaman pencarian tanpa mengharuskan pengguna membuka banyak website.

Fenomena tersebut dinilai mulai menciptakan tantangan baru bagi brand, terutama dalam memahami bagaimana mereka direpresentasikan di platform AI generatif.

“Dulu, brand fokus gimana caranya muncul di halaman pertama mesin pencari. Sekarang, tantangannya berubah jadi apakah AI cukup mengenali dan mempercayai brand Anda untuk ikut merekomendasikannya kepada pengguna,” ujar Alexandro, Co-Founder & Managing Partner dari Avonetiq, sebuah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas digital brand di era AI.

Menurut Alexandro, visibilitas di era AI tidak lagi hanya ditentukan oleh website perusahaan, melainkan juga berbagai sinyal digital lainnya, seperti pemberitaan media, konsistensi narasi brand, pembahasan publik, hingga otoritas informasi yang tersebar di berbagai kanal digital.

“AI nggak bekerja seperti mesin pencari tradisional yang hanya menampilkan daftar link. Sistem AI membangun jawaban berdasarkan pemahaman terhadap berbagai sumber dan konteks digital yang tersedia. Jika AI nggak mengenali brand Anda, ada kemungkinan brand Anda nggak masuk pertimbangan pengguna sejak awal,” lanjutnya.

Ia menambahkan, perubahan tersebut mulai menghadirkan tantangan baru khususnya bagi tim marketing dan public relations (PR). Sebab, perusahaan kini tidak hanya bersaing untuk mendapatkan posisi teratas di hasil pencarian, tetapi juga bersaing agar brand mereka dianggap relevan dan layak direkomendasikan oleh AI.

Melihat perubahan perilaku digital tersebut, Avonetiq menggagas pendekatan baru, yakni AVO. Pendekatan ini berfokus untuk membantu brand membangun jejak digital yang terstruktur dan konsisten sehingga visibilitas mereka di mata AI semakin meningkat.

Namun, seiring pengembangannya, Avonetiq menyadari bahwa visibilitas AI tidak akan bertahan tanpa fondasi otoritas digital yang kuat.

Karena itu, AVO yang sebelumnya dikenal sebagai AI Visibility Optimization kini bertransformasi menjadi “Authority & Visibility Optimization”, kian menegaskan fokusnya bahwa AVO tidak hanya membantu brand lebih mudah ditemukan AI, tetapi juga membangun kredibilitas mereka agar lebih dipercaya dan dipilih di industrinya.

Dari kebutuhan akan visibilitas dan otoritas digital itulah Avonetiq menghadirkan AVO AI, sebuah platform SaaS yang bertindak sebagai konsultan AI bagi brand.

AVO AI dirancang untuk membantu perusahaan memahami bagaimana brand mereka muncul dalam jawaban AI, bagaimana reputasi mereka dibingkai oleh sistem AI generatif, hingga bagaimana posisi mereka dibandingkan kompetitor dalam ekosistem pencarian berbasis kecerdasan buatan.

Menggunakan tiga instrumen utama, yaitu Authority Score, Visibility Score, dan Content Engine, tool ini dapat membantu brand memantau serta meningkatkan visibilitas mereka di platform AI generatif.

Nantinya, AVO AI akan tampil di gelaran Indonesia Digital Marketing Conference (IDMC) pada 4–5 Juni 2026, setelah sebelumnya diperkenalkan secara terbatas melalui undangan eksklusif. Konsultan berbasis kecerdasan buatan ini akan menyapa insan SEO dan marketing yang hadir serta siap menjadi solusi visibilitas brand di era pencarian AI.

Lebih lanjut, di hari kedua acara tersebut, Alexandro juga akan membawakan sesi bertajuk “Winning the Digital War: How to Make AI Pick Your Brand” yang membahas perubahan perilaku pencarian digital dan strategi agar brand lebih mudah dikenali oleh sistem AI generatif.

“Ke depan, visibility bukan lagi hanya soal ranking pencarian, tetapi soal apakah sebuah brand cukup relevan untuk direkomendasikan oleh AI. Ketika konsumen mulai bertanya kepada AI, apakah brand Anda ikut disebut?” tutup Alexandro.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES