Ibu2Canggih Moms Gathering Special National Children’s Day Jadi Ajang Bonding 100 Momfluencer dan Anak di Hari Anak Nasional

Komunitas Ibu2Canggih merayakan Hari Anak Nasional bersama 100 momfluencer dan anak-anak dalam Moms Gathering Special National Children’s Day di HeArt Space 2.0 Jakarta, (25/7)

JAKARTA, 26 JULI 2026 – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai Ibu2Canggih Moms Gathering Special National Children’s Day di HeArt Space 2.0, Jakarta Pusat, (25/6). Dihadiri lebih dari 100 momfluencer beserta anak-anak mereka, event ini menjadi momen spesial bagi para ibu untuk menikmati quality time dan bonding bersama buah hati melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan oleh puluhan brand favorit keluarga.

Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional sekaligus menjadi wadah apresiasi untuk mempererat ikatan kasih sayang antara ibu dan anak. Selain menghadirkan kegiatan edukatif dan fun, momfluencer juga diajak untuk bikin konten bareng sepanjang event berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh momfluencer yang telah hadir menyemarakkan acara ini, serta kepada brand sponsors yang telah berkolaborasi bersama Komunitas Ibu2Canggih, yaitu Shoff Baby, Alpenliebe, Royco, Karihome, Fiesta Seafood, MyJelly, dan Collexion, juga brand partner kita Mamasewa. Acara ini kami hadirkan sebagai bentuk ruang apresiasi agar para ibu dan anak dapat merayakan Hari Anak Nasional secara bermakna, gembira, dan membawa pulang banyak kenangan indah,” ujar Project Manager Komunitas Ibu2Canggih, Nadila Dwi Analda.

Sejak memasuki area acara, para peserta disambut dengan deretan booth interaktif dari berbagai brand, seperti Shoff Baby, Alpenliebe, Royco, Karihome, Fiesta Seafood, dan Collexion. Di booth, momfluencer dan anak-anak bisa merasakan beragam aktivitas seru, promo eksklusif, hingga hadiah menarik. 

Salah satu area favorit peserta adalah mini playground dari Mamasewa yang membuat si kecil bermain dengan nyaman dan aman selama acara berlangsung, sementara para ibu dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tanpa khawatir. 

Rangkaian acara dibuka dengan brand presentation dari Mamasewa bertajuk “Solusi Hemat untuk Ibu Hebat”, yang memperkenalkan berbagai solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Setelah itu, peserta mengikuti cooking demo Nasi Kebuli Angga & Rendang bersama Royco, yang menghadirkan inspirasi menu keluarga dengan cita rasa lezat sekaligus mudah dipraktikkan di rumah.

Keseruan terus berlanjut melalui “MooMoo Drawing” Competition dari Alpenliebe yang mengajak anak-anak menuangkan kreativitas mereka lewat kegiatan menggambar. Sesi berikutnya adalah Shoff Animal Color Adventure, di mana anak-anak diajak berpetualang sambil mewarnai karakter-karakter lucu yang membuat suasana semakin meriah dan penuh tawa.

Sebagai penutup rangkaian aktivitas utama, peserta mengikuti sesi Birthday Hampers – MyJelly MyBirthday Star, The Star is YOU. Dalam sesi ini, MyJelly juga sekaligus memberi kado ulang tahun bagi anak-anak yang lahir di bulan Juli.

Jadi Momen Quality Time yang Kids-Friendly

Terselenggaranya acara ini tidak terlepas dari dukungan berbagai brand sponsor dan partner yang turut berpartisipasi. Sponsor di event kali ini adalah Shoff Baby, Alpenliebe, Royco, Kari Home, Fiesta Seafood, Collexion, dan MyJelly. 

Selain itu, acara ini juga didukung oleh berbagai Official Partners, yaitu HeArt Space 2.0, Mamasewa, Pigeon Teens, KAIE, Shoff Baby, Apron Kitchen, Maskit, Crystal of the Sea, Wiselie, Alamii Food, Grouu, POIPOI, Haula Toys, Satu Dental, Caremore, Homecare Bidan Mia, Julie’s Biscuit, Regen, Medikids, ruparupa, Little Quokka, Jiggle Jungle, Marico, Gizzi, Purela, Mayapada Eye Centre, KISUBO & Pipper Standard, Royalefit, Mikhadou, Jims Honey, Soira Organic, Yooyee, Kejora Indonesia, Sarasa, Joomba, dan ITO EN.

Selama hampir lima jam berlangsung, antusiasme peserta tidak pernah surut. Para momfluencer aktif mengikuti seluruh aktivitas di area panggung, mengunjungi setiap booth, bikin konten bareng, hingga membagikan pengalaman mereka secara langsung melalui Instagram Stories. 

Selain mengikuti berbagai aktivitas, para peserta juga menikmati makan malam yang disediakan oleh Sarasa Catering Halal, ditemani kesegaran JOOMBA 100% Real Smoothies serta ITO EN Teh Tawar Jepang. 

Keseruan memuncak pada sesi penyerahan hadiah, terutama ketika dibacakan pengumuman pemenang rangkaian aktivitas, pemenang kategori Best IG Story, hingga pengundian Lucky Draw. Tak hanya itu, seluruh momfluencer yang hadir juga berhak membawa pulang goodie bag berlimpah berisi deretan produk dari sponsor maupun mitra senilai Rp 1.000.000,-. 

“Acaranya seru banget dan benar-benar family friendly. Anakku happy karena bisa main dan ikut banyak aktivitas, sementara aku juga bisa eksplor booth, ikut workshop, sampai dapat banyak hadiah. Walaupun acaranya hampir lima jam, rasanya nggak bosan sama sekali. Semoga acara seperti ini semakin sering diadakan karena benar-benar jadi quality time yang menyenangkan buat ibu dan anak,” kata salah satu momfluencer yang hadir, Salma Nadiya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Korlantas Polri dan Jasa Marga Perkuat Kolaborasi, Bahas Digitalisasi, Nataru hingga Penertiban ODOL

Jakarta (03/08), Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo bersama Pejabat Utama (PJU) Korlantas Polri menerima audiensi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono beserta jajaran Direksi di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Senin (03/08). Pertemuan tersebut membahas koordinasi tata kelola lalu lintas, persiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), penerapan kebijakan Implementasi Over Dimension Over Loading (ODOL), hingga akselerasi integrasi teknologi operasional di lajur tol.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo mengatakan kolaborasi Korlantas Polri dan Jasa Marga perlu terus diperkuat, terutama dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada momentum libur nasional seperti Operasi Lilin atau Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Dua potensi libur besar ini tentunya akan memunculkan pergerakan masyarakat yang juga pasti akan meningkat, khususnya di jalur-jalur wisata,” ujar Irjen Pol Wibowo.

Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol Wibowo juga meminta pembaruan informasi terkini mengenai progres pembangunan serta kesiapan operasional jalan tol baru, khususnya ruas di wilayah Jawa Tengah hingga Yogyakarta, serta akses pendukung di Jawa Timur. Kehadiran jaringan tol baru tersebut diproyeksikan efektif memecah konsentrasi kepadatan kendaraan, termasuk mempermudah arus distribusi menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Selain kesiapan Nataru, fokus pembahasan juga tertuju pada rencana penerapan kebijakan Zero ODOL yang ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun depan. Irjen Pol Wibowo menyampaikan bahwa penanganan kendaraan ODOL harus mempertimbangkan keseimbangan ekonomi masyarakat dan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum di hilir. Penyelesaian masalah dari sektor hulu, seperti keterlibatan sisi pengusaha dan transporter juga menjadi kunci agar kebijakan ini memberikan hasil yang efektif dan tidak menimbulkan dampak kontraproduktif di lapangan.

“Korlantas kan selalu bekerja di hilir. Pekerjaan hulu sangat berdampak pada pekerjaan hilir. Kalau semuanya dilempar ke hilir, tanpa ada pertimbangan yang cukup matang malah nanti hasilnya akan kontraproduktif dengan yang diinginkan,” ujar Irjen Pol Wibowo.

Sebagai bagian dari solusi teknis, Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan berat melalui optimalisasi teknologi deteksi dini. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan kendaraan ODOL berisiko terhadap keselamatan dan mempercepat kerusakan struktur jalan tol. Untuk mendukung kebijakan Zero ODOL, Jasa Marga menambah fasilitas Weigh In Motion (WIM) dari 2 titik menjadi 8 titik. Fasilitas ini terintegrasi dengan kamera pengawas dan teknologi Light Detection and Ranging (LIDAR) untuk mendeteksi berat dan dimensi kendaraan secara real-time. Data tersebut kemudian disinkronkan langsung ke sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Korlantas Polri.

Jasa Marga juga mendorong integrasi data digital melalui aplikasi Travoy yang dilengkapi teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Data RFID ini akan diselaraskan dengan data Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri serta data uji berkala Kementerian Perhubungan untuk memperkuat pemantauan dan pengawasan kelaikan kendaraan angkutan barang.

“Penguatan sistem juga dilakukan melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang siap dimanfaatkan bersama di titik-titik krusial. Integrasi command center ini diharapkan mempercepat respons penanganan insiden dan memperkuat koordinasi lintas sektor,” ujar Rivan.

Komitmen Jasa Marga dalam mendukung agenda pembangunan nasional diwujudkan secara nyata melalui modernisasi layanan operasional dan pengembangan infrastruktur berbasis teknologi. Seluruh inovasi digital ini selaras dengan Asta Cita ketiga Pemerintah, yaitu memperkuat konektivitas nasional dan melanjutkan pembangunan infrastruktur guna memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan efisiensi logistik, serta memacu pertumbuhan ekonomi. Selain itu, langkah Jasa Marga dalam mendukung penertiban kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) serta menerapkan digitalisasi manajemen lalu lintas di jalan tol sejalan dengan Asta Cita keempat Pemerintah untuk mewujudkan layanan transportasi jalan tol yang aman, selamat, dan berkelanjutan.

“Kolaborasi dan pemanfaatan sistem data bersama ini menjadi kunci. Jasa Marga dan Korlantas Polri memiliki tugas yang saling terkait dalam menjamin kelancaran dan keselamatan di jalan tol,” tutup Rivan.

Kerja sama ini menegaskan komitmen berkelanjutan Korlantas Polri dan Jasa Marga dalam menghadirkan sistem pelayanan jalan tol nasional yang aman, lancar, modern, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna jalan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Perkeretaapian Nasional di RailwayTech Indonesia 2026

Jakarta, (3/8) – PT SUCOFINDO (PERSERO) berpartisipasi dalam RailwayTech Indonesia 2026 sebagai upaya memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pengembangan sektor perkeretaapian nasional melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC). Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan solusi yang mendukung keselamatan, keandalan, kualitas, dan keberlanjutan sistem transportasi di Indonesia.

Kepala PMU Transportasi PT SUCOFINDO (PERSERO), Bima Iriantika, menilai ajang ini menjadi wadah penting untuk membangun kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dan standar mutu yang semakin tinggi dalam industri perkeretaapian.

“Partisipasi SUCOFINDO dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan layanan TIC dan solusi teknis di sektor transportasi, khususnya dalam mendukung terciptanya sistem perkeretaapian yang aman, andal, berkualitas, serta berkelanjutan. Melalui ajang ini, kami berharap dapat mempererat sinergi dengan regulator, operator, industri, akademisi, dan seluruh mitra strategis dalam menjawab tantangan serta kebutuhan sektor perkeretaapian di masa depan sekaligus mengidentifikasi berbagai peluang strategis yang dapat mendukung pengembangannya,” ujarnya.

Menurut Bima Iriantika, transformasi sektor transportasi saat ini tidak hanya menuntut inovasi teknologi, tetapi juga membutuhkan jaminan kualitas, keselamatan, dan keandalan yang dapat dibuktikan melalui proses pengujian, inspeksi, dan verifikasi yang independen. Oleh karena itu, peran lembaga TIC menjadi semakin penting dalam memastikan setiap pengembangan infrastruktur maupun sarana transportasi memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub Bagian Transportasi Perkeretaapian PT SUCOFINDO (PERSERO), Prianto Bagus Anugrah, turut menjadi narasumber dalam sesi diskusi yang membahas tantangan dan peluang pengembangan sektor perkeretaapian nasional. Dalam paparannya, Prianto Bagus Anugrah menekankan bahwa pertumbuhan industri perkeretaapian tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga pada kemampuan pelaku industri dalam memastikan keselamatan operasional, integritas aset, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengelolaan risiko secara berkelanjutan.

“SUCOFINDO memiliki kapabilitas layanan yang mendukung kebutuhan sektor perkeretaapian secara menyeluruh, mulai dari pengujian material dan komponen perkeretaapian, pengujian lingkungan, railway safety assessment, risk based inspection, asset integrity assessment, hingga operational readiness inspection. Berbagai layanan tersebut membantu operator dan pemilik aset dalam meningkatkan keandalan infrastruktur, mengoptimalkan biaya pemeliharaan, memperpanjang umur aset, serta memastikan kesiapan operasi yang aman,” paparnya.

Prianto Bagus Anugrah menambahkan, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga menghadirkan layanan sertifikasi sistem manajemen, safety management system assessment, dan sertifikasi kompetensi SDM keselamatan, yang berperan dalam memperkuat tata kelola, budaya keselamatan, serta kompetensi sumber daya manusia di sektor perkeretaapian. Menurutnya, kebutuhan industri terhadap layanan assurance dan verifikasi independen akan terus meningkat seiring percepatan modernisasi sistem transportasi nasional.

Sebagai perusahaan TIC yang telah berpengalaman lebih dari enam dekade, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus mengembangkan berbagai solusi untuk mendukung sektor transportasi secara luas, mencakup berbagai transportasi darat, perkeretaapian, pelabuhan, logistik, dan infrastruktur strategis. Dukungan tersebut diwujudkan melalui layanan inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi, pelatihan, verifikasi, kajian keselamatan, manajemen risiko, serta assessment keandalan aset guna mendukung terciptanya sistem transportasi yang aman, efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing.

“Semoga keikutsertaan kami pada RailwayTech Indonesia 2026 dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, serta menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem perkeretaapian Indonesia yang semakin maju, inovatif, dan berdaya saing global,” tutup Bima Iriantika.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Visi Menjadi Realitas: BINUS dan BCA Rilis Studi Kasus Transformasi Digital Halo BCA

BINUS melalui XPloo – BINUS Center of Excellence in Digital Transformation & Sustainability bersama PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) merilis studi kasus berjudul “Leading the Digital Shift: How Halo BCA Turned Strategic Vision into Operational Reality” dalam kegiatan Case Release Halo BCA x BINUS yang diselenggarakan di Wisma BCA Foresta, BSD.

Studi kasus ini mengangkat perjalanan Halo BCA dalam menerjemahkan visi strategis transformasi digital menjadi realitas operasional. Lebih dari sekadar pemanfaatan teknologi, studi kasus tersebut membahas bagaimana arah strategis organisasi diterjemahkan melalui penguatan kapabilitas, penyelarasan proses, pengembangan sumber daya manusia, serta transformasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Penulisan studi kasus dilakukan oleh tim XPloo sebagai bagian dari komitmen BINUS Higher Education dalam mengembangkan pengetahuan mengenai praktik transformasi digital yang relevan dengan konteks Indonesia.

Studi kasus Halo BCA menjadi studi kasus ketiga yang ditulis oleh tim XPloo bersama BCA. Sebelumnya, XPloo telah menyusun “Digital Transformation at BCA (A)” yang mendokumentasikan perjalanan transformasi digital BCA, serta “Digital Transformation at BCA (B)” yang membahas pengembangan blu by BCA Digital.

Ketiga studi kasus tersebut menghadirkan perspektif yang saling melengkapi mengenai bagaimana sebuah organisasi dapat memperkuat bisnis yang telah berjalan sekaligus membangun kapabilitas baru untuk menghadapi perubahan kebutuhan pelanggan, perkembangan teknologi, dan dinamika industri.

Dari Visi Strategis Menuju Realitas Operasional

Transformasi digital kerap dipahami sebagai proses adopsi teknologi baru. Namun, keberhasilan transformasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam menghubungkan visi strategis dengan pelaksanaan di lapangan.

Melalui studi kasus Halo BCA, pembaca diajak untuk memahami bahwa transformasi digital membutuhkan penyelarasan antara kepemimpinan, strategi, proses kerja, struktur organisasi, kapabilitas sumber daya manusia, budaya, serta indikator keberhasilan yang terukur.

Halo BCA menjadi konteks pembelajaran yang relevan karena berada pada titik penting dalam hubungan antara perusahaan dan nasabah. Sebagai salah satu kanal layanan BCA, Halo BCA perlu merespons perubahan perilaku nasabah yang semakin dinamis, kebutuhan layanan yang semakin cepat dan personal, serta perkembangan kanal komunikasi digital.

Perubahan tersebut menuntut organisasi untuk tidak hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga memastikan bahwa teknologi, manusia, proses, dan tujuan layanan berjalan dalam arah yang sama.

Ketua XPloo – BINUS Center of Excellence in Digital Transformation & Sustainability, Prof. Firdaus Alamsjah, Ph.D., menjelaskan bahwa studi kasus ini diharapkan dapat memperkaya cara pandang akademisi, mahasiswa, dan pemimpin organisasi dalam memahami transformasi digital secara lebih utuh.

“Transformasi digital tidak berhenti ketika sebuah organisasi berhasil mengadopsi teknologi. Tantangan yang sesungguhnya adalah bagaimana visi tersebut diterjemahkan menjadi cara kerja, kapabilitas, budaya, dan pengalaman layanan yang dapat dirasakan secara nyata. Melalui studi kasus Halo BCA, kami ingin menunjukkan proses yang terjadi di balik sebuah transformasi, termasuk berbagai keputusan strategis dan organisasional yang memungkinkan perubahan tersebut berjalan,” ujar Prof. Firdaus.

Menurutnya, dokumentasi atas pengalaman perusahaan Indonesia memiliki nilai penting karena setiap organisasi menjalankan transformasi dalam konteks bisnis, budaya, regulasi, dan karakteristik masyarakat yang berbeda.

“Indonesia membutuhkan lebih banyak studi kasus yang lahir dari pengalaman organisasi Indonesia. Dengan demikian, mahasiswa dan para pemimpin bisnis tidak hanya belajar dari praktik global, tetapi juga dari perjalanan perusahaan nasional yang menghadapi kompleksitas dan peluang di lingkungan Indonesia. Pengetahuan seperti ini dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus referensi bagi organisasi lain yang sedang menjalankan transformasi,” lanjutnya.

Menghubungkan Dunia Akademik dan Industri

Penyusunan studi kasus ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam menghasilkan pengetahuan yang relevan dan aplikatif.

Melalui proses pengumpulan informasi, analisis, diskusi, dan penyusunan narasi, pengalaman transformasi sebuah organisasi diterjemahkan menjadi materi pembelajaran yang terstruktur. Studi kasus tidak hanya mencatat apa yang telah dilakukan perusahaan, tetapi juga menghadirkan konteks, tantangan, pilihan strategis, proses pengambilan keputusan, serta pembelajaran yang dapat didiskusikan secara kritis.

Michael Wijaya Hadipoespito, Board of Management BINA NUSANTARA, menyampaikan bahwa kolaborasi BINUS dan BCA mencerminkan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami menyambut baik kolaborasi BINUS dan BCA dalam mendokumentasikan perjalanan transformasi Halo BCA menjadi sebuah studi kasus yang dapat dipelajari secara lebih luas. Kolaborasi ini sejalan dengan visi BINUS untuk membina dan memberdayakan masyarakat dalam membangun dan melayani bangsa, melalui pengetahuan yang relevan, inovasi, dan kontribusi yang memberikan dampak positif bagi Indonesia,” ujar Michael.

Dengan pendekatan tersebut, studi kasus dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran bagi mahasiswa, akademisi, eksekutif, maupun praktisi untuk memahami berbagai dimensi transformasi digital.

Pembaca tidak hanya diperkenalkan pada hasil akhir sebuah transformasi, tetapi juga diajak untuk menganalisis pertanyaan yang lebih mendalam: bagaimana sebuah visi dibangun, bagaimana resistensi terhadap perubahan dikelola, bagaimana kapabilitas baru dikembangkan, serta bagaimana organisasi menjaga keseimbangan antara kebutuhan operasional saat ini dan inovasi untuk masa depan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan filosofi XPloo yang berasal dari kata exploit dan explore. Dalam menjalankan transformasi, organisasi perlu terus memperkuat dan mengoptimalkan bisnis yang telah dimiliki, sekaligus mengeksplorasi peluang, model, dan kapabilitas baru untuk menjaga keberlanjutan organisasi di masa depan.

Membangun Referensi Transformasi Digital dari Indonesia

Sebagai BINUS Center of Excellence in Digital Transformation & Sustainability, XPloo berfokus pada pengembangan penelitian terapan, kerangka kerja transformasi digital dan keberlanjutan, studi kasus perusahaan Indonesia, serta berbagai program pengembangan organisasi.

Melalui penulisan studi kasus, XPloo berupaya membangun kumpulan pengetahuan mengenai perjalanan transformasi perusahaan-perusahaan Indonesia. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat memperkaya materi pendidikan, penelitian, program pengembangan eksekutif, serta proses transformasi organisasi di berbagai sektor.

Studi kasus Halo BCA juga memperlihatkan pentingnya kepemimpinan dalam menjaga konsistensi antara visi dan implementasi. Transformasi yang berdampak membutuhkan keterlibatan pimpinan, kolaborasi lintas fungsi, keberanian untuk mengevaluasi proses yang telah berjalan, serta kesediaan organisasi untuk terus belajar dari perubahan kebutuhan pelanggan.

Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono mengatakan bahwa perubahan kebutuhan dan ekspektasi nasabah mendorong Halo BCA untuk terus bertransformasi. Bagi BCA, transformasi digital bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi memastikan teknologi, proses kerja, dan pengembangan insan BCA berjalan selaras untuk memberikan pengalaman layanan yang semakin relevan bagi nasabah.

“Kami mengapresiasi kolaborasi bersama BINUS yang mendokumentasikan perjalanan tersebut menjadi sebuah studi kasus. Semoga pembelajaran ini dapat memberikan perspektif yang bermanfaat bagi dunia pendidikan sekaligus menjadi inspirasi bagi berbagai organisasi dalam membangun transformasi digital yang berkelanjutan,” ungkap Armand.

Dengan mendokumentasikan perjalanan tersebut, BINUS dan BCA tidak hanya mencatat sebuah pencapaian organisasi, tetapi juga membuka ruang pembelajaran mengenai bagaimana transformasi digital dapat dirancang dan dijalankan secara bertanggung jawab, relevan, serta berkelanjutan.

Bagian dari Perjalanan 45 Tahun BINUS

Peluncuran studi kasus ini juga menjadi bagian dari perjalanan 45 tahun BINUS dalam berkarya. Selama lebih dari empat dekade, BINUS terus memperkuat kontribusinya melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan kolaborasi bersama berbagai mitra industri.

Kolaborasi penulisan studi kasus bersama BCA menjadi salah satu bentuk kontribusi tersebut, dengan menghadirkan pengetahuan yang bersumber dari pengalaman nyata dan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan maupun industri.

“Bagi kami, peluncuran studi kasus ini merupakan salah satu bentuk kontribusi akademik sekaligus hadiah pemikiran dalam perjalanan 45 tahun BINUS. Kami berharap kolaborasi BINUS dan BCA tidak hanya menghasilkan dokumentasi perjalanan transformasi, tetapi juga melahirkan pembelajaran yang dapat menginspirasi lebih banyak transformasi digital yang berdampak bagi Indonesia,” tutur Prof. Firdaus.

Kegiatan Case Release Halo BCA x BINUS turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BCA, yaitu Armand W. Hartono, David Formula, Dr. Wani Sabu, dan Adrianus Wagimin.

Dari BINA NUSANTARA, kegiatan ini dihadiri oleh Michael Wijaya Hadipoespito, Prof. Firdaus Alamsjah, Ph.D., serta tim XPloo – BINUS Center of Excellence in Digital Transformation & Sustainability.

Melalui peluncuran “Leading the Digital Shift: How Halo BCA Turned Strategic Vision into Operational Reality”, BINUS dan BCA berharap pengalaman transformasi Halo BCA dapat menjadi sumber pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan para pemimpin organisasi dalam membangun transformasi digital yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada manusia, organisasi, dan keberlanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

HeroPlay Luncurkan Fruit Ninja City Battle Merdeka Edition, Ajak Gamer Indonesia Bermain untuk Kotanya

Jakarta, 3 Agustus 2026 – Menyambut semangat Bulan Kemerdekaan, SportsHero meluncurkan Fruit Ninja City Battle Merdeka Edition, kompetisi gaming berbasis kota yang mengajak pemain dari seluruh Indonesia untuk bersaing dan membawa kota yang mereka wakili menuju puncak leaderboard nasional.

Mengusung tema “Play for Your City”, Fruit Ninja City Battle menghadirkan pengalaman bermain yang tidak hanya menguji kemampuan individu, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan. Di tengah perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, kompetisi ini mengajak para pemain dari berbagai daerah untuk menunjukkan kebanggaan terhadap kota yang mereka wakili melalui persaingan yang sehat, sportif, dan penuh semangat. Setiap skor yang dikumpulkan akan menentukan peringkat individu sekaligus berkontribusi terhadap posisi kota di leaderboard nasional.

Melalui Fruit Ninja City Battle, semangat “Play for Your City” menjadi cara baru bagi para gamer untuk merayakan Bulan Kemerdekaan, dengan bermain dan membawa kota yang mereka wakili meraih posisi terbaik di leaderboard nasional.

Fruit Ninja City Battle Merdeka Edition akan berlangsung pada 3 – 30 Agustus 2026 dengan menghadirkan Fruit Ninja sebagai game unggulan. Game legendaris yang dikenal dengan gameplay sederhana namun menantang ini dipilih sebagai tantangan bagi para pemain untuk mengumpulkan skor terbaik sekaligus membawa kota mereka menuju puncak leaderboard.

Setiap periode City Battle merupakan kompetisi yang berdiri sendiri dengan leaderboard, pemenang, dan hadiah tersendiri. Hal ini memberikan kesempatan baru bagi seluruh peserta untuk kembali bersaing pada setiap edisi City Battle berikutnya.

“Momentum Hari Kemerdekaan menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan Fruit Ninja City Battle. Melalui kompetisi ini, kami ingin mengajak pemain dari berbagai kota di Indonesia untuk merasakan kebanggaan mewakili daerahnya, menikmati persaingan yang sehat, serta menunjukkan bahwa game juga dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap kota yang mereka wakili. Fruit Ninja menjadi game pembuka yang tepat karena mudah dimainkan oleh siapa saja, namun tetap menghadirkan tantangan bagi mereka yang ingin meraih skor tertinggi,” ujar Tom Lapping, CEO SportsHero.

Sepanjang Fruit Ninja City Battle Merdeka Edition berlangsung, HeroPlay akan menghadirkan Saldo GoPay sebagai hadiah harian dan Voucher Belanja sebagai hadiah mingguan bagi pemain dengan performa terbaik. Pemenang ditentukan berdasarkan skor individu tertinggi pada masing-masing periode perhitungan harian dan mingguan, dengan tetap memperhatikan kelayakan peserta serta batas kemenangan hadiah sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku.

Sebagai platform browser gaming, HeroPlay menawarkan lebih dari 1.000 game yang dapat dimainkan secara instan tanpa perlu mengunduh aplikasi. Dengan akses yang mudah melalui berbagai perangkat, pemain dapat menikmati berbagai game favorit kapan saja dan di mana saja.

Pemain dapat bergabung dalam Fruit Ninja City Battle Merdeka Edition dengan memilih kota yang ingin diwakili, mengaktifkan langganan HeroPlay Mingguan atau Bulanan, kemudian memainkan Fruit Ninja untuk mengumpulkan skor bagi diri sendiri maupun kota yang diwakili.

Fruit Ninja City Battle Merdeka Edition dapat diikuti melalui website mainhero.id.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI KCP Thamrin City Hadir Dukung Kebutuhan Perbankan Tenant, Pengelola, dan Pengunjung Pusat Perdagangan Jakarta Pusat

Keberadaan BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Thamrin City semakin memperkuat akses layanan perbankan di salah satu pusat bisnis dan perdagangan terbesar di Jakarta Pusat.

Berlokasi strategis di kawasan Thamrin City, kantor layanan BRI ini hadir untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan tenant, pengelola gedung, maupun para pengunjung yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Sebagai pusat perdagangan yang setiap hari dikunjungi ribuan pelaku usaha dan konsumen, Thamrin City membutuhkan dukungan layanan perbankan yang cepat, mudah, dan terpercaya.

BRI KCP Thamrin City menyediakan beragam layanan perbankan, mulai dari pembukaan rekening, setor dan tarik tunai, layanan transaksi bisnis, hingga berbagai solusi keuangan yang mendukung aktivitas usaha para tenant.

Kehadiran BRI KCP Thamrin City juga memberikan kemudahan bagi pengelola gedung dalam menjalankan berbagai transaksi operasional secara lebih efisien.

Sementara bagi para pengunjung, layanan perbankan yang tersedia di lokasi menjadi nilai tambah yang memudahkan berbagai kebutuhan transaksi selama berkunjung ke pusat perdagangan tersebut.

Dengan jaringan layanan yang semakin dekat dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi, BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan usaha dan memberikan kemudahan akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Keberadaan BRI KCP Thamrin City menjadi bagian dari upaya perseroan untuk menghadirkan layanan perbankan yang responsif terhadap kebutuhan nasabah di kawasan bisnis dan perdagangan yang dinamis.

Melalui layanan yang lengkap dan lokasi yang mudah dijangkau, BRI KCP Thamrin City diharapkan dapat terus menjadi mitra terpercaya bagi para pelaku usaha, pengelola kawasan, serta masyarakat yang beraktivitas di pusat perdagangan Jakarta Pusat.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1
Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Memilih Pelembap Bayi untuk Cuaca Tropis: Kenapa Tekstur Menentukan Kenyamanan

Di cuaca panas dan lembap, pipi bayi mudah tampak kemerahan — terutama di area yang sering berkeringat. Naluri orang tua biasanya langsung mengoleskan pelembap. Tetapi jenis tekstur yang dipilih ternyata sangat menentukan kenyamanan bayi.

Mari bandingkan dua tekstur. Pelembap yang terlalu kaya dan berat cenderung terasa lengket di cuaca panas, lambat meresap, dan bisa membuat kulit terasa “tertutup” sehingga bayi makin gerah saat berkeringat. Sebaliknya, pelembap dengan tekstur ringan yang cepat meresap terasa lebih sejuk dan nyaman untuk pemakaian harian di iklim tropis.

CoveBaby Arctic Snow-Melt Face Cream dirancang untuk kebutuhan ini. Teksturnya smoothie-to-water: awalnya terasa seperti krim lembut, lalu “meleleh” menjadi ringan dan meresap tanpa rasa lengket. Sensasi sejuknya berasal dari tekstur itu sendiri (physical cooling), bukan dari bahan pendingin sintetis. Kandungan Centella Asiatica membantu menenangkan kemerahan dan mendukung skin barrier, dipadu Squalane, Sodium Hyaluronate, dan Panthenol (Vitamin B5) untuk menjaga kelembapan. Formulanya bebas alkohol, pewangi sintetis, mineral oil, silicone oil, dan paraben. Kemasannya airless pump, sehingga relatif lebih higienis karena isi produk tidak banyak terpapar udara dan tangan.

Untuk kulit bayi yang mudah memerah karena panas, kombinasi tekstur ringan + bahan menenangkan lebih masuk akal dibanding pelembap berat yang justru menahan panas.

Beberapa langkah sederhana di rumah: jaga suhu ruangan tetap sejuk, bersihkan kulit dengan lembut, dan oleskan pelembap tipis pada area yang mudah kemerahan. Hindari produk dengan pewangi kuat dan alkohol saat kulit sedang sensitif.

Perlu ditegaskan, pelembap membantu melembapkan dan menenangkan kulit, bukan mengobati kondisi medis. Jika kemerahan meluas, bertahan lama, atau disertai demam, sebaiknya periksakan ke dokter anak. CoveBaby Arctic Snow-Melt Face Cream (50 g, BPOM NA18260103424) ditujukan untuk bayi 0+ dan tersedia di situs resmi covebabycare.com.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Sunscreen Bayi Tanpa White Cast: Kenapa Tekstur Jelly Terasa Lebih Nyaman

Salah satu keluhan paling umum tentang sunscreen bayi adalah teksturnya: banyak yang terasa berat, lengket, dan meninggalkan lapisan putih (white cast) di kulit. Pada bayi yang aktif dan mudah berkeringat, ini membuat proses mengoleskan menjadi kurang nyaman.

Mari bandingkan dua jenis tekstur. Sunscreen yang kental dan pekat cenderung sulit diratakan pada kulit bayi yang terus bergerak, meninggalkan sisa putih, dan terasa gerah di cuaca panas. Sementara sunscreen bertekstur jelly yang ringan umumnya lebih mudah dioleskan, cepat meresap, dan terasa lebih sejuk — cocok untuk iklim tropis.

CoveBaby Arctic Aqua-Sun Jelly termasuk kategori kedua. Teksturnya jelly yang ringan, cepat meresap, dan diformulasikan agar tidak meninggalkan white cast, sehingga terasa nyaman dan tidak lengket. Selain memberi perlindungan terhadap sinar UV, formulanya diperkaya bahan menenangkan seperti Centella Asiatica, Nelumbo Nucifera (Lotus) Extract, Gentiana Scabra Root, Allantoin, dan Hyaluronic Acid untuk membantu menjaga kelembapan kulit.

Yang perlu digarisbawahi soal sunscreen bayi: untuk bayi di bawah 6 bulan, cara utama melindungi dari matahari BUKAN sunscreen, melainkan menghindari paparan langsung — gunakan pakaian tertutup, topi, dan berteduh (sesuai anjuran IDAI dan American Academy of Pediatrics). Sunscreen bayi umumnya baru digunakan pada usia 6 bulan ke atas. CoveBaby Arctic Aqua-Sun Jelly memiliki SPF 35 PA++ dan menggunakan filter UV kimia yang larut air — Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid untuk sinar UVB dan Bisdisulizole Disodium untuk sinar UVA — tanpa filter mineral, sehingga teksturnya tetap ringan dan tidak meninggalkan white cast.

Cara pakai yang benar: oleskan 15–30 menit sebelum keluar, ratakan secukupnya pada area yang terbuka, lalu ulangi tiap 2 jam atau setelah bayi berkeringat maupun terkena air.

Perlu diingat, sunscreen membantu mengurangi paparan sinar UV, tetapi tidak menggantikan naungan dan pakaian pelindung. Bila kulit bayi bereaksi setelah pemakaian, hentikan dan konsultasikan ke dokter. CoveBaby Arctic Aqua-Sun Jelly terdaftar BPOM NA18261700716 dan tersedia di kanal resmi CoveBaby.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Transformasi Digital Retail dan Manufaktur Semakin Cepat Berkat ERP Terintegrasi

Transformasi digital retail dan manufaktur membutuhkan sistem yang mampu menyatukan operasional, stok, penjualan, dan keuangan dalam satu platform terintegrasi. Dengan ERP yang tepat, bisnis dapat mengambil keputusan lebih cepat, meningkatkan efisiensi, dan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Pemilik toko retail dan pabrik manufaktur di Indonesia kerap menghadapi masalah yang sama. Data stok di gudang tidak sinkron dengan laporan penjualan di kasir. Tim keuangan pun harus menunggu laporan manual dari operasional selama berhari-hari. Kondisi ini membuat transformasi digital retail dan manufaktur berjalan lambat, padahal kompetitor sudah bergerak lebih dulu.

Dampaknya bukan sekadar laporan yang telat sampai ke meja direksi. Sepanjang 2024, sejumlah peritel besar bahkan terpaksa menutup belasan gerai yang tidak lagi menguntungkan. Penyebabnya bukan cuma daya beli masyarakat, melainkan kesulitan mengelola pertumbuhan dengan data yang berantakan.

Menurut Badan Pusat Statistik, ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen pada 2025, naik dari 5,03 persen di 2024. Namun pertumbuhan itu tidak dinikmati merata oleh seluruh pelaku usaha retail dan manufaktur.

Solusinya bukan sekadar membeli software baru yang mahal. Bisnis butuh satu sistem yang menyatukan data penjualan, stok, produksi, dan keuangan secara real time. Di sinilah ERP Terbaik berperan menyatukan setiap divisi dari satu sumber data yang sama. Artikel ini akan membahas cara kerjanya lengkap dengan data lapangan terbaru.

Data Terpecah, Rugi Nyata: Potret Retail dan Manufaktur Indonesia Hari Ini

Masalah data yang terpecah bukan isu kecil bagi bisnis manapun. Riset industri ERP mencatat bahwa 55 hingga 75 persen proyek implementasi sistem gagal mencapai target. Penyebab utamanya bukan teknologi, melainkan perencanaan yang lemah sejak awal proyek. Artinya, memilih sistem saja tidak cukup tanpa strategi implementasi yang matang.

Ongkos Tersembunyi dari Sistem yang Tidak Nyambung

Banyak pemilik bisnis tidak sadar berapa besar biaya dari sistem yang berjalan sendiri-sendiri. Berikut beberapa dampak yang paling sering ditemukan di lapangan:

● Stok gudang tidak akurat sehingga barang menumpuk atau justru kosong saat dibutuhkan

● Rekonsiliasi keuangan memakan waktu berhari-hari karena data harus digabung manual dari beberapa aplikasi

Masalah ini semakin terasa saat rantai pasok melibatkan banyak cabang atau pemasok. Mencari ERP Terbaik untuk skenario seperti ini berarti memprioritaskan integrasi data dari hulu ke hilir. Sistem ERP terintegrasi hadir untuk memutus rantai masalah ini dari akarnya.

Transformasi Digital Retail Dimulai dari Satu Sumber Data yang Sama

Inti dari transformasi digital retail yang berhasil bukan soal aplikasi paling canggih. Kuncinya adalah satu basis data yang bisa diakses semua divisi secara bersamaan. Saat stok, penjualan, dan produksi terhubung otomatis, keputusan bisa diambil dalam hitungan menit, bukan hari. Ini yang membedakan bisnis yang bertahan dari yang tergerus persaingan.

Tahapan Migrasi ke ERP Tanpa Mengganggu Operasional

Migrasi sistem sering ditakuti karena dianggap mengganggu operasional harian. Padahal dengan tahapan yang tepat, prosesnya bisa berjalan mulus tanpa hambatan berarti. Berikut langkah umum yang biasa ditempuh perusahaan:

1. Memetakan proses bisnis dan titik masalah yang paling menghambat operasional

2. Memilih modul yang relevan, misalnya manajemen inventori, akuntansi, dan produksi

3. Menjalankan uji coba paralel sebelum sistem lama benar-benar dimatikan

4. Melatih tim internal agar adopsi berjalan lancar sejak hari pertama

Dengan tahapan ini, gangguan terhadap operasional bisa ditekan seminimal mungkin. Otomatisasi bisnis pun berjalan bertahap, bukan berubah drastis dalam semalam.

Mengapa Banyak Bisnis Memilih Odoo sebagai Fondasi Sistemnya

Di antara berbagai pilihan ERP global, Odoo cukup sering dipilih pelaku usaha menengah di Indonesia. Alasannya sederhana: modulnya lengkap, namun biayanya tetap rasional untuk skala bisnis menengah. Sebagai Partner Odoo, i2C Studio membantu proses konfigurasi ini disesuaikan dengan kondisi lapangan setiap klien.

Modul yang Paling Sering Dipakai Retail dan Manufaktur

Setiap bisnis punya kebutuhan modul yang berbeda tergantung skala dan jenis operasionalnya. Beberapa modul yang paling sering diaktifkan meliputi:

● Manajemen stok dan pergudangan untuk memantau barang secara real time

● Modul produksi dan bill of material untuk pabrik dengan proses manufaktur berlapis

Kombinasi modul ini mendorong digitalisasi manufaktur berjalan lebih terarah, bukan asal ikut tren. Efisiensi operasional pun mulai terasa sejak bulan-bulan pertama penggunaan sistem.

i2C Studio: Partner Odoo yang Menyesuaikan Sistem dengan Skala Bisnis Anda

Pada akhirnya, transformasi digital retail dan manufaktur bukan proyek yang selesai dalam sekali jalan. Ini adalah proses berkelanjutan yang menyesuaikan sistem dengan pertumbuhan bisnis itu sendiri. Di bawah PT Inspirasi Cipta Teknologi, i2C Studio berperan sebagai pendamping teknis yang memahami tantangan lapangan. Pendekatan ini membantu bisnis retail dan manufaktur, besar maupun menengah, mengambil langkah digital yang lebih terukur.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar ERP untuk Retail dan Manufaktur

Berikut jawaban singkat seputar transformasi digital retail dan manufaktur menggunakan ERP.

1. Apakah ERP hanya cocok untuk perusahaan besar? Tidak, ERP modern seperti Odoo kini bisa disesuaikan dengan anggaran bisnis menengah dan kecil.

2. Berapa lama waktu implementasi ERP pada umumnya? Tergantung skala bisnis, namun rata-rata berkisar tiga hingga delapan bulan hingga go-live.

3. Apa beda utama ERP dengan software akuntansi biasa? ERP mengintegrasikan seluruh proses bisnis, sedangkan software akuntansi hanya fokus pada pencatatan keuangan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

Kulit bayi yang kering dan kasar sering memunculkan pertanyaan yang mirip dari banyak orang tua. Berikut lima yang paling sering, beserta penjelasan singkatnya.

1. Kenapa kulit bayi cepat kering lagi padahal sudah dioleskan pelembap?

Karena skin barrier (lapisan pelindung terluar) pada bayi masih berkembang. Bila barrier lemah, kelembapan di permukaan mudah menguap kembali, sehingga kulit terasa kering lagi tak lama setelah dioleskan.

2. Apa bedanya “sekadar melembapkan” dan “mendukung skin barrier”?

Melembapkan menambah air ke permukaan kulit. Tetapi kulit juga perlu bahan yang membantunya menahan air lebih lama. Kombinasi keduanya biasanya lebih terasa hasilnya daripada hanya membasahi permukaan.

3. Bahan apa yang membantu?

Beberapa yang umum: Centella Asiatica (membantu menenangkan dan mendukung barrier), Panthenol/Vitamin B5 (membantu menjaga kelembapan), serta Squalane + Sodium Hyaluronate (melembapkan dan menahan air). Salah satu contoh produk dengan kombinasi ini adalah CoveBaby Arctic Snow-Melt Face Cream, yang juga bebas alkohol, pewangi sintetis, mineral oil, dan paraben.

4. Kapan waktu terbaik mengoleskan pelembap?

Saat kulit masih sedikit lembap setelah mandi. Ini membantu “mengunci” air sebelum menguap.

5. Apakah pelembap bisa menyembuhkan kulit kering kronis atau eksim?

Tidak. Pelembap membantu merawat kelembapan dan kenyamanan kulit, bukan mengobati kondisi medis. Jika kulit sangat kering, pecah-pecah, atau muncul ruam yang tidak biasa, sebaiknya periksakan ke dokter.

Konsistensi biasanya lebih berpengaruh daripada jumlah: mengoleskan pelembap yang tepat secara rutin setiap hari umumnya lebih membantu daripada sesekali dalam jumlah banyak. CoveBaby Arctic Snow-Melt Face Cream terdaftar BPOM NA18260103424 dan tersedia di kanal resmi CoveBaby.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES