Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

Denpasar, September 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola dan mengoperasikan terminal nonpetikemas di berbagai wilayah Indonesia, terus mendukung ketahanan energi melalui pengelolaan Terminal Liquefied Natural Gas (LNG) di Benoa, Bali. Keberadaan terminal ini menjadi bagian dari infrastruktur kepelabuhanan yang mendukung kelancaran rantai pasok energi bagi Bali dan wilayah sekitarnya.

Sebagai bagian dari penataan kawasan Pelabuhan Benoa, fasilitas Terminal LNG yang sebelumnya berada di area Bali Cruise Ship Terminal (BCST) direlokasi menuju Area Pengembangan 2 (AP2) Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Relokasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan BMTH sebagai Program Strategis Nasional, dengan tetap mempertahankan fungsi Terminal LNG dalam mendukung kebutuhan energi di Bali.

Dari sisi operasional, arus bongkar muat LNG hingga Agustus 2026 tercatat sebesar 11,05 juta MMBtu, tumbuh 3,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 10,65 juta MMBtu. Capaian tersebut menunjukkan keberlanjutan aktivitas layanan Terminal LNG Benoa dalam mendukung pergerakan dan pemenuhan kebutuhan energi di Bali.

Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Sugeng Mulyadi, menyampaikan bahwa keberadaan Terminal LNG memiliki posisi penting dalam mendukung aktivitas energi di Bali. Karena itu, penataan fasilitas dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kesinambungan layanan, kesiapan infrastruktur, serta kebutuhan energi yang terus berkembang di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pariwisata di Pulau Dewata.

“Pelindo Multi Terminal berkomitmen menjaga keandalan operasional Terminal LNG Benoa untuk mendukung ketahanan energi di Bali dan sekitarnya. Relokasi ke Area Pengembangan 2 merupakan bagian dari penataan kawasan BMTH, namun fungsi terminal sebagai bagian dari rantai pasok energi tetap kami jaga agar dapat beroperasi secara optimal,” ujar Sugeng.

Dalam pengelolaannya, Terminal LNG Benoa didukung fasilitas Floating Regasification Unit (FRU) dan Floating Storage Regasification Unit (FSRU), serta terminal dan instalasi perpipaan yang terintegrasi. Salah satu fasilitas strategisnya adalah FRU Lumbung Dewata dengan kapasitas regasifikasi sebesar 41 MMSCFD (Million Metric Standard Cubic Feet per Day). Gas yang telah melalui proses regasifikasi kemudian disalurkan melalui instalasi perpipaan untuk memenuhi kebutuhan PLTD Pesanggaran, yang menjadi bagian dari sistem penyediaan energi listrik di Bali.

Relokasi FRU dan FSRU menuju AP2 dilakukan sejalan dengan pengembangan BMTH sebagai kawasan pariwisata maritim yang mendukung aktivitas kapal pesiar dan yacht internasional. Dengan penataan tersebut, pengembangan fungsi pariwisata dan keberadaan infrastruktur energi dapat berjalan berdampingan dalam satu kawasan pelabuhan yang terintegrasi.

Penataan dan pengelolaan Terminal LNG Benoa tersebut sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendukung transformasi BUMN. Melalui penguatan kapabilitas operasional dan optimalisasi infrastruktur, Pelindo Multi Terminal terus mendorong peningkatan kualitas layanan serta peran pelabuhan dalam mendukung kebutuhan energi dan perekonomian nasional.

Sebagai bagian dari upaya mendorong keberlanjutan, Pelindo Multi Terminal terus mengoptimalkan pengelolaan Terminal LNG Benoa yang mendukung pemanfaatan energi dengan emisi yang lebih rendah. Hal tersebut menjadi bagian dari proses transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih, sekaligus mendukung kebutuhan energi bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian di Bali dan sekitarnya.

“Kami terus mendorong pengelolaan terminal yang memperhatikan keberlanjutan, termasuk melalui dukungan terhadap penggunaan energi yang lebih rendah emisi. Bagi Pelindo Multi Terminal, penerapan ESG bukan hanya terkait aspek lingkungan, tetapi juga bagaimana memastikan operasional berjalan aman, efisien, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengelolaan Terminal LNG Benoa menjadi salah satu langkah kami untuk mendukung hal tersebut,” tutup Sugeng.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik 2026, Mengapa HSB Investasi #JadiPilihan?

Catatkan 17 juta unduhan, HSB Investasi #JadiPilihan trader Indonesia lewat integrasi izin BAPPEBTI, fitur Instant WD, dan teknologi AI trading terkini.

Di tengah maraknya  platform keuangan digital saat ini, HSB Investasi hadir menjawab kebutuhan trader akan aplikasi trading terbaik yang bukan sekadar menawarkan kelengkapan fitur, tetapi juga mengedepankan aspek keamanan, legalitas resmi, dan stabilitas teknologi. Faktor-faktor fundamental ini menjadi landasan penting bagi para pelaku pasar dalam menentukan platform yang tepat dan terpercaya.

Sejak hadir pada 2018, HSB Investasi terus memperluas akses pasar finansial melalui penyediaan instrumen forex, emas, minyak, indeks, hingga saham global secara terintegrasi. Komitmen ini berhasil menarik kepercayaan publik, terbukti dari total akumulasi yang kini menembus lebih dari 17 juta unduhan di Google Play Store dan App Store, sekaligus menjadikannya salah satu platform trading populer di Indonesia.

“Kepercayaan lebih dari 17 juta pengguna yang telah mengunduh aplikasi HSB Investasi merupakan tanggung jawab besar yang terus kami jaga. Didukung pengawasan BAPPEBTI, OJK, dan Bank Indonesia, kami memadukan transparansi regulasi dengan inovasi fitur seperti transaksi instan dan AI Assistant agar HSB senantiasa #JadiPilihan tepercaya bagi trader Indonesia,” ujar Direktur Kepatuhan HSB Investasi Wulan P. Pondaag dalam keterangan tertulis.

Untuk mendukung pengalaman trading yang lebih praktis, HSB menyediakan Akun Demo dan AI Trading Assistant guna mempermudah proses belajar, analisis serta pengambilan keputusan. Kemudahan ini semakin lengkap lewat kehadiran fitur Instant Deposit & Withdrawal, yang memungkinkan trader mengelola dana masuk dan keluar secara instan tanpa hambatan transaksi.

Kenyamanan transaksi tersebut diimbangi dengan fondasi keamanan yang solid. Aspek legalitas dan keamanan dana nasabah menjadi pilar utama operasional HSB Investasi, yang beroperasi di bawah izin resmi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Payung regulasi yang komprehensif ini memberikan kepastian hukum dan transparansi penuh bagi seluruh aktivitas trading pengguna.

Dari sisi kondisi trading, HSB menawarkan transaksi mulai dari 0,01 lot (micro lot), spread rendah dan kompetitif, serta fleksibilitas leverage mulai dari 1:200. Fleksibilitas ini memberi keleluasaan bagi trader untuk menyesuaikan manajemen risiko dengan modal dan strategi masing-masing.

Sinergi antara kepatuhan regulasi, kemudahan transaksi instan, teknologi AI, serta kondisi trading yang fleksibel menjadikan HSB solusi komprehensif bagi kebutuhan trader masa kini. Melalui konsistensi inovasi dan komitmen transparansi ini, HSB siap #JadiPilihan utama bagi masyarakat yang menginginkan ekosistem trading yang aman, praktis, dan terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

10 Motor Matic Paling Irit 2026, Cocok untuk Mobilitas Sehari-hari

Cari motor matic irit 2026? Simak 10 rekomendasi motor matic hemat bensin untuk aktivitas harian

Harga bahan bakar dan tingginya mobilitas membuat konsumsi BBM menjadi salah satu pertimbangan utama ketika memilih motor. Motor matic yang irit dapat membantu menekan pengeluaran harian sekaligus membuat perjalanan lebih praktis karena pengendara tidak perlu terlalu sering mengisi bensin.

Selain konsumsi bahan bakar, motor yang ideal untuk penggunaan harian sebaiknya tetap nyaman, memiliki ruang penyimpanan memadai, kapasitas tangki yang sesuai, serta fitur yang mendukung mobilitas pengendara.

Daftar ini mempertimbangkan kombinasi efisiensi, kepraktisan, dan kebutuhan penggunaan sehari-hari; bukan hanya satu angka konsumsi BBM.

Berikut 10 rekomendasi motor matic irit yang menarik dipertimbangkan pada 2026.

1. Yamaha Grand Filano Hybrid

Yamaha Grand Filano Hybrid cocok untuk pengguna yang mencari motor matic irit dengan kombinasi efisiensi, kenyamanan, ruang penyimpanan, dan fitur praktis untuk mobilitas perkotaan.

Motor ini menggunakan mesin Blue Core Hybrid 125 cc. Yamaha menyebut Grand Filano mampu mencapai konsumsi bahan bakar hingga sekitar 60,2 km/liter dalam kondisi pengujian tertentu. Dengan tangki bahan bakar 4,4 liter pengguna tidak perlu sering antri BBM di SPBU.

Selain efisiensi, Grand Filano juga memiliki bagasi 27 liter, pengisian bahan bakar dari bagian depan, USB socket serta berbagai fitur yang membuatnya praktis digunakan sehari-hari.

Kombinasi mesin hybrid, bagasi besar, dan fitur harian membuat Grand Filano relevan bagi pengguna perkotaan yang membutuhkan motor hemat sekaligus praktis untuk aktivitas sehari-hari. Meskipun desain motor ini premium harga OTR Jakartanya cukup murah dimulai dari Rp28.665.000.

2. Yamaha Fazzio Hybrid

Yamaha Fazzio Hybrid menjadi rekomendasi kedua bagi pengguna yang menginginkan motor matic irit, compact, dan praktis untuk perjalanan harian di perkotaan.

Fazzio menggunakan mesin Blue Core Hybrid 125 cc dengan Electric Power Assist Start yang membantu memberikan tambahan tenaga ketika motor mulai berakselerasi. Teknologi ini dirancang untuk memberikan kombinasi performa dan efisiensi dalam penggunaan harian. Dengan tangki bensin 5,1 liter dan klaim konsumsi BBM hingga 70 km/liter dalam kondisi pengujian tertentu, Fazzio menawarkan kombinasi kapasitas bahan bakar dan efisiensi untuk mobilitas sehari-hari.

Motor ini juga menawarkan bagasi 17,8 liter, USB power socket serta konektivitas smartphone pada varian tertentu.

Desain compact dan bergaya retro-modern membuat Fazzio relevan bagi Gen Z dan pengguna muda yang mencari motor 20 jutaan dengan karakter stylish sekaligus fungsional. Harga OTR Jakarta mulai dari Rp22.820.000.

3. Suzuki NEX II

Suzuki NEX II menggunakan mesin 113 cc dengan teknologi Suzuki Eco Performance atau SEP yang dikembangkan untuk memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi.

Bobotnya yang relatif ringan juga mendukung penggunaan di area perkotaan. Harga OTR Jakarta mulai dari 20.480.000.

4. Suzuki Address FI

Suzuki Address FI menggunakan mesin injeksi dan memiliki karakter praktis untuk penggunaan sehari-hari. Salah satu nilai tambahnya adalah bagasi 20,6 liter dan tangki bahan bakar 5,2 liter. Harga OTR Jakarta mulai dari Rp21.375.000.

5. Yamaha Gear Ultima Hybrid

Gear Ultima menggunakan mesin Blue Core Hybrid 125 cc dan pada varian tertentu dilengkapi Stop & Start System untuk mengurangi konsumsi bahan bakar ketika motor berhenti.

Konsumsi BBM 54 hingga 74 km per liter menyebabkan motor ini menarik untuk pengguna yang mengutamakan motor fungsional untuk aktivitas harian. Harga OTR Jakarta mulai dari 20.240.000.

6. Suzuki Access 125

Suzuki Access 125 menggunakan mesin 124 cc berteknologi Suzuki Eco Performance (SEP) yang dirancang untuk menyeimbangkan performa dan efisiensi bahan bakar. Berdasarkan data resmi Suzuki Indonesia, konsumsi bahan bakarnya mencapai 57,3 km/liter dalam kondisi pengujian tertentu.

Motor ini memiliki bobot 106 kg. Kombinasi tersebut membuat Access 125 menjadi pilihan praktis untuk mobilitas perkotaan, terutama bagi pengguna yang mencari skutik ringan.Harga OTR Jakarta mulai dari Rp26.050.000.

7. Honda BeAT

Honda BeAT tetap menjadi salah satu motor matic yang relevan untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Mesin 109,5 cc eSP serta dimensi yang compact membuatnya praktis untuk perjalanan dalam kota. Model ini juga masih dipasarkan Honda di Indonesia pada 2026. Harga OTR Jakarta mulai dari Rp19.380.000.

8. Honda Genio

Honda Genio menggunakan mesin 109,5 cc dan memiliki karakter ringan serta compact. Motor ini cocok untuk perjalanan jarak pendek hingga menengah seperti pergi bekerja, kuliah atau melakukan aktivitas sehari-hari. Harga OTR Jakarta mulai dari Rp20.500.000.

9. Suzuki Burgman Street 125EX

Burgman Street 125EX menggunakan teknologi Suzuki Eco Performance Alpha atau SEP-α dan Engine Auto Stop-Start. Suzuki mencantumkan angka konsumsi bahan bakar sekitar 52,6 km/liter berdasarkan metode pengujian tertentu. Harga OTR Jakarta mulai dari Rp26.843.500.

10. Yamaha FreeGo 125

FreeGo 125 menawarkan mesin Blue Core 125 cc sekaligus bagasi besar 25 liter. Kombinasi efisiensi dan kapasitas penyimpanan membuatnya menarik untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Harga OTR Jakarta mulai dari Rp22.865.000.

Mana motor matic irit yang paling menarik?

Pilihan motor matic irit tidak harus semata-mata berdasarkan angka kilometer per liter. Kapasitas tangki, bagasi, bobot, fitur, kenyamanan, dan pola perjalanan sehari-hari juga perlu dipertimbangkan. Karena metode pengujian antarprodusen dapat berbeda, angka konsumsi BBM sebaiknya digunakan sebagai referensi, bukan perbandingan absolut.

Bagi pengguna yang menginginkan kombinasi efisiensi, fitur modern, bagasi besar, dan desain premium, Yamaha Grand Filano Hybrid menjadi rekomendasi utama dalam daftar ini. Yamaha Fazzio Hybrid menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang mencari motor compact, stylish, dan praktis untuk mobilitas perkotaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ekonomi Gerobak: Kontribusi Tersembunyi Pedagang Kaki Lima terhadap Perekonomian Kota Indonesia

Miliaran Rupiah yang Mengalir di Trotoar

Keberadaan pedagang kaki lima di kota-kota Indonesia sering kali dipandang sebagai persoalan ketertiban semata. Namun, data ekonomi menunjukkan realitas yang jauh lebih kompleks. Pengamat Ekonomi Pariwisata dari Politeknik Negeri Malang, Dr. Aang Afandi, memperkirakan jumlah PKL di Kota Malang mencapai sekitar 6.000 orang. Dengan rata-rata pendapatan Rp300 ribu per hari, perputaran uang dari aktivitas mereka bisa menyentuh Rp1,8 miliar per hari—angka yang berpotensi naik hingga Rp3 miliar pada momentum tertentu.

Angka ini mengungkap fakta yang jarang disorot: sektor kuliner jalanan adalah salah satu penggerak ekonomi harian yang paling konsisten di level akar rumput. Berbeda dengan sektor formal yang rentan terhadap guncangan ekonomi makro, pedagang street food cenderung memiliki ketahanan yang tinggi karena produk mereka menyasar kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda.

Ketika Kuliner Jalanan Menopang Pekerja Berpenghasilan Rendah

Bagi jutaan pekerja bergaji UMR yang mengandalkan transportasi umum untuk mobilitas harian, pedagang kaki lima di trotoar bukan sekadar pemandangan biasa—mereka adalah penyangga ekonomi yang memungkinkan pekerja tersebut bertahan hidup di kota besar. Harga makanan di gerobak dan lapak kaki lima yang jauh lebih terjangkau dibandingkan restoran atau kafe menjadi alasan utama mengapa segmen ini tetap bertahan di tengah gempuran gaya hidup modern.

Dalam konteks ini, street food Indonesia bukan hanya soal cita rasa, tetapi juga soal akses. Kemampuan pedagang untuk hadir di titik-titik strategis—dekat stasiun, terminal, perkantoran, dan kawasan padat aktivitas—menciptakan efisiensi yang sulit ditiru oleh sistem distribusi makanan formal. Konsumen dapat memperoleh makanan hangat dalam hitungan menit, dengan harga yang tidak membebani anggaran harian.

Eksternalitas Ganda: Manfaat dan Tantangan

Keberadaan PKL memiliki dua sisi eksternalitas yang harus dikelola secara seimbang. Di satu sisi, aktivitas mereka melibatkan ribuan pelaku ekonomi dari hulu ke hilir—mulai dari petani dan pedagang bahan baku hingga penyedia gerobak dan jasa transportasi. Kontribusi sektor kuliner, termasuk PKL, dalam belanja wisatawan juga sangat besar. Bahkan, belanja kuliner disebut bisa mencapai tiga kali lipat dibandingkan biaya menginap wisatawan.

Di sisi lain, kepadatan PKL di ruang publik dapat menimbulkan kemacetan, masalah kebersihan, dan ketidakteraturan visual yang mengganggu kenyamanan kota. Tantangan ini membutuhkan pendekatan penataan yang tidak bisa hanya dibebankan kepada satu instansi. Diperlukan keterlibatan lintas sektor—dari dinas perdagangan, koperasi dan UMKM, hingga dinas pekerjaan umum terkait tata ruang dan desain lokasi.

Menata dengan Humanis, Bukan Menggusur

Pendekatan penataan PKL yang humanis menjadi kunci untuk menciptakan solusi yang adil bagi semua pihak. Regulasi yang konsisten, ruang usaha yang memadai, dan dialog yang terbuka antara pemerintah, paguyuban pedagang, dan masyarakat menjadi prasyarat bagi ekosistem street food yang sehat. Penataan bukan berarti penggusuran, melainkan penciptaan kondisi yang memungkinkan pedagang beroperasi secara layak tanpa mengorbankan fungsi publik ruang kota.

Sensus Ekonomi 2026 yang tengah berlangsung menjadi momentum penting untuk memetakan sektor informal ini secara lebih akurat. Dengan data yang lebih baik, pemerintah daerah memiliki dasar yang kuat untuk merancang kebijakan penataan yang berbasis kebutuhan riil, bukan sekadar asumsi atau tekanan politik sesaat.

Dari Gerobak Menuju Kewirausahaan Terstruktur

Banyak pedagang street food yang memulai usaha dengan modal minimal dan keterampilan memasak sederhana. Namun, sebagian dari mereka berhasil tumbuh menjadi pengusaha kuliner yang lebih mapan, bahkan ada yang mengembangkan merek dan membuka cabang. Jalur mobilitas ekonomi ini penting untuk diakui dan difasilitasi, karena street food sering kali menjadi pintu masuk pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah ke dunia kewirausahaan.

Program pembinaan seperti pelatihan higiene pangan, manajemen keuangan sederhana, dan pemasaran digital dapat membantu pedagang meningkatkan kualitas dan daya saing usaha mereka. Kementerian Pariwisata, misalnya, menekankan pentingnya kompetensi penjamah makanan sebagai faktor yang paling berpengaruh terhadap keamanan pangan di restoran, street food, maupun hotel. Investasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia pedagang street food adalah investasi pada kualitas pengalaman kuliner Indonesia secara keseluruhan.

Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

Jakarta, 20 September 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) kembali melaksanakan pekerjaan preservasi jalan tol berupa rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Jagorawi. Pekerjaan ini dilaksanakan secara bertahap pada sejumlah titik dengan tetap memperhatikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Adapun pekerjaan rekonstruksi akan dilaksanakan pada beberapa lokasi sebagai berikut:

– Senin, 21 September 2026

KM 28+000 – KM 27+850, Jalur B/BL.

Penutupan lajur dimulai pukul 10.00 WIB dan direncanakan dibuka kembali pada Sabtu, 26 September 2026 pukul 05.00 WIB.

– Selasa, 22 September 2026

KM 22+958 – KM 23+053, Jalur A/L2.

Penutupan lajur dimulai pukul 10.00 WIB dan direncanakan dibuka kembali pada Jumat, 25 September 2026 pukul 05.00 WIB.

– Rabu, 23 September 2026

On Ramp Pondok Indah arah Bogor, Titik 1 dan Titik 2, Jalur L2.

Penutupan lajur dimulai pukul 10.00 WIB dan direncanakan dibuka kembali pada Jumat, 25 September 2026 pukul 05.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa pelaksanaan preservasi merupakan bagian dari komitmen JMTM dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan tol.

“Pelaksanaan preservasi secara berkala merupakan bagian dari komitmen JMTM untuk memastikan kondisi jalan tol tetap terjaga dan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pengguna jalan. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar pekerjaan dapat dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan serta kelancaran lalu lintas,” ujar Suchandra.

JMTM mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Tol Jagorawi untuk mengantisipasi potensi perlambatan lalu lintas, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan, serta tetap berhati-hati selama melintasi area pekerjaan.

Melalui pelaksanaan preservasi yang terencana dan berkelanjutan, JMTM terus berkomitmen dalam menjaga kualitas jalan tol guna mendukung keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan pengguna jalan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

Uang makan menjadi salah satu pengeluaran yang hampir selalu muncul setiap hari. Jika tidak diperhatikan, pengeluaran untuk sarapan, makan siang, makan malam, kopi, atau camilan bisa membuat anggaran bulanan cepat berkurang.

Karena itu, mengatur uang makan harian dapat membantu kamu mengetahui berapa banyak dana yang digunakan sekaligus menentukan jumlah yang bisa disisihkan untuk kebutuhan lain. Kebiasaan sederhana ini juga dapat menjadi langkah awal untuk menabung harian.

Kenapa Uang Makan Harian Perlu Diatur?

Pengeluaran makan biasanya termasuk kebutuhan rutin, tetapi nominalnya dapat berbeda setiap hari. Misalnya, makan siang di kantor mungkin memiliki biaya berbeda ketika kamu memilih memasak sendiri atau membawa bekal.

Tanpa batas pengeluaran yang jelas, selisih beberapa ribu rupiah setiap hari bisa terakumulasi menjadi jumlah yang cukup besar dalam satu bulan.

Dengan mencatat uang makan, kamu dapat:

– Mengetahui rata-rata pengeluaran makan setiap hari.

– Menentukan batas anggaran makan.

– Melihat pengeluaran yang bisa dikurangi.

– Menyisihkan dana untuk tujuan keuangan lainnya.

– Mengevaluasi kebiasaan pengeluaran setiap bulan.

Cara Mengatur Uang Makan Harian

Ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk mengelola uang makan.

1. Tentukan Anggaran Makan

Mulai dengan menghitung jumlah dana yang tersedia untuk kebutuhan makan dalam satu bulan. Setelah itu, bagi berdasarkan jumlah hari atau frekuensi makan yang kamu perlukan.

Misalnya, kamu menyiapkan Rp1.500.000 untuk makan selama 30 hari. Secara sederhana, rata-rata anggaran yang tersedia adalah Rp50.000 per hari.

Angka tersebut dapat menjadi batas awal. Jika suatu hari pengeluaran lebih rendah, selisihnya dapat disimpan untuk kebutuhan lain.

2. Catat Pengeluaran Setiap Hari

Catat setiap pengeluaran yang berkaitan dengan makanan dan minuman, termasuk kopi atau camilan.

Contohnya:

Dari catatan tersebut, kamu dapat membandingkan pengeluaran dengan anggaran yang sudah ditentukan.

3. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Tidak semua pengeluaran makanan memiliki prioritas yang sama. Makan utama merupakan kebutuhan, sedangkan kopi, camilan, atau pesan makanan tertentu bisa menjadi pengeluaran tambahan.

Bukan berarti pengeluaran tambahan harus selalu dihilangkan. Kamu dapat memasukkannya ke dalam anggaran agar tetap bisa menikmati makanan atau minuman yang disukai tanpa mengabaikan kebutuhan lainnya.

4. Manfaatkan Bekal atau Masak Sendiri

Membawa bekal atau memasak sendiri dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengatur pengeluaran makan. Namun, tetap perhitungkan biaya bahan makanan, gas, dan kebutuhan lain agar dapat dibandingkan dengan biaya membeli makanan.

Pilih cara yang paling sesuai dengan rutinitas dan anggaranmu.

5. Sisihkan Selisih untuk Menabung

Jika pengeluaran makan hari itu lebih rendah dari anggaran, selisihnya dapat langsung disisihkan.

Misalnya, kamu menetapkan anggaran Rp50.000 untuk makan dalam sehari, tetapi hanya menghabiskan Rp40.000. Selisih Rp10.000 dapat dipisahkan dari dana yang akan digunakan untuk pengeluaran berikutnya.

Kebiasaan seperti ini dapat menjadi bentuk menabung harian dengan nominal yang disesuaikan dengan kemampuan.

Tips Menabung Harian dari Uang Makan

Tips menabung harian tidak harus dimulai dengan nominal besar. Yang lebih penting adalah menentukan jumlah yang realistis dan konsisten menyisihkannya.

Kamu bisa mencoba beberapa cara berikut:

1. Tentukan nominal yang realistis

Pilih nominal yang tidak mengganggu kebutuhan utama. Misalnya, mulai dari Rp5.000 atau Rp10.000 per hari.

2. Pisahkan dana tabungan

Jangan mencampurkan dana yang sudah disisihkan dengan uang yang digunakan untuk makan atau kebutuhan sehari-hari.

3. Gunakan target sederhana

Tentukan tujuan dari dana yang dikumpulkan, seperti dana untuk kebutuhan tertentu atau tujuan keuangan jangka pendek.

4. Catat perkembangannya

Mencatat jumlah yang sudah terkumpul dapat membantu melihat perkembangan tabungan dan mengevaluasi kebiasaan menabung.

Menabung Harian dengan Tabungan NOW

Setelah menyisihkan sebagian uang makan, kamu dapat memisahkan dana tersebut ke rekening tabungan agar tidak tercampur dengan uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan NOW dapat digunakan untuk menyimpan dana dan melakukan transaksi perbankan sehari-hari. Saat ini, Tabungan NOW menawarkan bunga kompetitif* yang cair harian. 

Dengan memisahkan dana secara rutin, kebiasaan menabung harian dapat dilakukan dengan nominal yang disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.

***

Fitur, suku bunga, biaya, dan ketentuan Tabungan NOW dapat berubah sesuai informasi produk yang berlaku.

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US$81.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

Jakarta, 20 September 2026 – Bitcoin (BTC) kembali bergerak ke area US$80.000–US$81.000 setelah sempat terkoreksi hingga di bawah US$76.000 pada pertengahan pekan. Pemulihan ini terjadi setelah pasar menghadapi dua sentimen besar dari Amerika Serikat, yakni kenaikan suku bunga The Fed dan kegagalan proses legislasi CLARITY Act di Senat AS.

The Fed pada 16 September menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%–4,00%. Keputusan tersebut merupakan kenaikan suku bunga pertama The Fed sejak 2023. Dalam proyeksi terbarunya, pejabat The Fed juga masih melihat kemungkinan adanya satu kenaikan tambahan pada 2026.

Sehari sebelumnya, proses legislasi CLARITY Act gagal melewati ambang suara yang dibutuhkan di Senat AS. Pemungutan suara prosedural tersebut berakhir dengan hasil 49–50, sehingga rancangan regulasi aset digital tersebut belum dapat melanjutkan proses legislasi sesuai tahapan yang diharapkan.

Dua perkembangan tersebut sempat meningkatkan volatilitas pasar. Bitcoin turun hingga sekitar US$75.000–US$76.000 setelah menghadapi tekanan jual, sebelum kemudian kembali menguat.

Bitcoin Kembali di Atas US$80 Ribu

Pergerakan Bitcoin menuju area US$81.000 menunjukkan adanya pemulihan permintaan setelah koreksi tajam. Namun, kenaikan tersebut belum serta-merta menghilangkan risiko volatilitas karena pasar masih harus mencerna prospek kebijakan moneter AS dan perkembangan regulasi aset digital.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan bahwa pemulihan Bitcoin perlu dilihat dalam konteks pasar yang masih menghadapi tekanan makroekonomi.

“Bitcoin berhasil kembali ke area US$80.000 setelah sempat terkoreksi di bawah US$76.000. Ini menunjukkan bahwa tekanan jual yang muncul setelah keputusan Fed dan perkembangan regulasi AS mulai diimbangi oleh permintaan baru di pasar.

Namun, rebound ini belum berarti volatilitas selesai. Pasar masih akan menguji apakah Bitcoin mampu mempertahankan level US$80.000 dan melanjutkan kenaikan ke resistance berikutnya,” ujar Yudho.

Menurut Yudho, pergerakan Bitcoin pada pekan ini juga menunjukkan bahwa respons pasar kripto terhadap sentimen makro tidak selalu berlangsung dalam satu arah.

“Pasar kripto mulai menunjukkan respons yang lebih selektif. Kenaikan suku bunga biasanya menjadi tekanan bagi aset berisiko, tetapi setelah koreksi awal, Bitcoin justru kembali mendapatkan momentum. Karena itu, investor tidak cukup hanya melihat satu berita atau satu hari pergerakan harga, tetapi perlu melihat bagaimana harga bereaksi setelah pasar mencerna informasi tersebut,” katanya.

Tekanan Global Masih Terasa di Pasar Indonesia

Di Indonesia, tekanan dari kondisi global juga masih tercermin pada sejumlah indikator pasar. Berdasarkan data hingga 19 September, rupiah berada di sekitar Rp17.699 per dolar AS, melemah 1,11% secara mingguan.

Sementara itu, data internal FLOQ melihat IHSG berada di level 6.461,15, turun dari 6.552,79 pada pekan sebelumnya. Bank Indonesia juga masih mempertahankan BI Rate di level 5,75%.

Perbedaan pergerakan antar-aset tersebut menunjukkan bahwa penguatan dolar AS dan kondisi moneter global masih menjadi faktor yang perlu diperhatikan investor. Di sisi lain, rebound Bitcoin memperlihatkan bahwa pasar aset kripto mulai merespons faktor spesifik pasar secara lebih selektif.

“Kalau kita lihat secara bersamaan, Rupiah dan pasar saham masih menghadapi tekanan dari kondisi eksternal, sementara Bitcoin sudah mencoba melakukan recovery. Ini bukan berarti Bitcoin sudah sepenuhnya lepas dari tekanan global, tetapi menunjukkan bahwa karakter pergerakannya bisa berbeda dengan aset lainnya,” jelas Yudho.

Level US$80 Ribu Jadi Perhatian

Memasuki pekan berikutnya, area US$80.000 menjadi salah satu level psikologis yang perlu diperhatikan untuk melihat apakah kebangkitan Bitcoin dapat bertahan. Sementara itu, area sekitar US$82.000 menjadi resistance jangka pendek yang dapat menjadi perhatian trader.

Di sisi bawah, area US$75.000–US$76.000 tetap relevan sebagai zona koreksi yang terbentuk pada pertengahan pekan.

Yudho mengingatkan bahwa perbedaan horizon investasi perlu menjadi pertimbangan ketika membaca pergerakan Bitcoin.

“Untuk trader, area US$80.000 menjadi level penting untuk melihat kekuatan momentum, sementara US$82.000 dapat menjadi area resistance jangka pendek. Di sisi lain, area US$75.000–US$76.000 masih perlu diperhatikan jika terjadi koreksi lanjutan. Dengan volatilitas yang masih tinggi, untuk trading perlu menyiapkan skenario dua arah, bukan hanya mengantisipasi harga naik atau turun,” ujar Yudho.

Bagi investor jangka panjang, menurut Yudho, pergerakan harga dalam beberapa hari tidak selalu mengubah tesis investasi secara keseluruhan.

“Investor jangka panjang dapat melihat faktor yang lebih luas seperti likuiditas global, arus institusional, perkembangan regulasi, serta tren adopsi Bitcoin. Pergerakan harga jangka pendek penting untuk dipantau, tetapi tidak selalu menjadi penentu utama untuk tesis investasi jangka panjang,” tambahnya.

Kembalinya Bitcoin ke area US$81.000 menjadi perkembangan penting setelah koreksi tajam pekan ini. Namun, kemampuan BTC mempertahankan level US$80.000 dan menghadapi resistance berikutnya akan menjadi perhatian pasar dalam beberapa hari ke depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pembiayaan Dana Tunai BRI Finance Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

Jakarta, 31 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) membukukan kinerja positif pada segmen pembiayaan dana tunai sepanjang Semester I-2026. Hingga Juni 2026, penyaluran pada segmen tersebut tumbuh 44,74% secara tahunan (year on year/yoy), dengan kontribusi sebesar 10,88% terhadap total portofolio pembiayaan Perseroan.

Capaian tersebut memperkuat peran pembiayaan dana tunai dalam menopang portofolio konsumer BRI Finance. Fleksibilitas penggunaan dana menjadi salah satu karakteristik yang mendukung daya tarik produk ini, terutama bagi konsumen yang membutuhkan akses pembiayaan untuk beragam keperluan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam mengembangkan portofolio pembiayaan konsumer secara selektif dan terukur.

“Pertumbuhan 44,74% hingga Juni menunjukkan kinerja yang positif pada segmen pembiayaan dana tunai. Kami akan terus mengembangkan segmen ini secara terukur dengan memperhatikan profil debitur dan kualitas pembiayaan, sehingga kontribusinya terhadap kinerja Perseroan dapat terus terjaga secara sehat,” ujar Dhani.

Untuk mendukung pengembangan bisnis tersebut, BRI Finance terus menyempurnakan proses pembiayaan, mulai dari analisis calon debitur, penilaian kelayakan, hingga pemantauan portofolio setelah pembiayaan berjalan. Penguatan proses ini dilakukan untuk memastikan setiap penyaluran memiliki dasar analisis yang memadai dan sesuai dengan profil risiko masing-masing debitur.

Di sisi lain, strategi penyaluran juga diarahkan pada peningkatan efektivitas dalam menjangkau segmen konsumen yang sesuai dengan karakteristik produk. Dengan pendekatan tersebut, BRI Finance dapat mengoptimalkan peluang bisnis sekaligus menjaga keseimbangan antara ekspansi portofolio dan tingkat risiko yang dikelola.

“Dalam mengembangkan bisnis, kami tidak hanya melihat besarnya peluang pasar, tetapi juga memastikan setiap pembiayaan memiliki dasar analisis yang kuat. Penguatan underwriting dan monitoring menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas portofolio seiring dengan ekspansi yang dilakukan,” jelas Dhani.

Strategi pengembangan pembiayaan konsumer BRI Finance selanjutnya akan diarahkan pada optimalisasi segmen-segmen yang memiliki prospek, termasuk pembiayaan dana tunai. Langkah tersebut akan tetap memperhatikan kualitas aset, efektivitas proses pembiayaan, serta dinamika kebutuhan konsumen. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat struktur portofolio BRI Finance sekaligus mendukung kinerja bisnis yang konsisten dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saat Kebutuhan Datang Tak Terduga, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana yang Fleksibel

Jakarta, 28 Agustus 2026 – Dinamika kehidupan sehari-hari membuat kebutuhan finansial masyarakat terus berkembang. Selain kebutuhan yang telah direncanakan, tidak jarang terdapat kebutuhan yang muncul dalam waktu singkat dan membutuhkan ketersediaan dana. Kondisi tersebut menjadi semakin relevan di tengah aktivitas konsumsi masyarakat yang terus bergerak. Bank Indonesia mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh 5,52% secara tahunan pada triwulan I-2026, didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Beragam kebutuhan tersebut dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari kebutuhan keluarga, pendidikan, renovasi rumah, hingga kebutuhan konsumtif lainnya. Bahkan, di tengah waktu akhir pekan yang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjalankan berbagai rencana bersama keluarga, kebutuhan dana dapat muncul tanpa selalu dapat diprediksi sebelumnya. Dalam kondisi tersebut, fleksibilitas dalam mengakses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat memiliki alternatif dalam memenuhi kebutuhannya tanpa harus mengubah seluruh perencanaan keuangan yang telah disusun.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan BRI Flash, produk pembiayaan dana tunai yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengoptimalkan nilai kendaraan yang dimiliki sebagai aset pembiayaan. Melalui BRI Flash, nasabah dapat memperoleh pencairan dana hingga 90% dari harga kendaraan, dengan bunga mulai dari 0,73% per bulan dan pilihan tenor hingga 4 tahun.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Kami memahami bahwa setiap nasabah memiliki kebutuhan dan prioritas yang berbeda. Ada kebutuhan yang telah direncanakan, namun ada pula kebutuhan yang muncul secara tidak terduga. Melalui BRI Flash, BRI Finance menghadirkan alternatif solusi pembiayaan yang memberikan fleksibilitas kepada masyarakat untuk memperoleh dana sesuai dengan kebutuhannya.”

Kehadiran alternatif pembiayaan yang beragam juga menjadi bagian dari perkembangan industri jasa keuangan nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan mencapai Rp511,26 triliun pada Juni 2026, atau tumbuh 1,88% secara tahunan. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa industri pembiayaan tetap memiliki peran dalam menyediakan akses pendanaan bagi berbagai kebutuhan masyarakat.

“Melalui BRI Flash, kami ingin memberikan kemudahan sekaligus rasa tenang bagi nasabah dalam menghadapi berbagai kebutuhan. Kami berharap produk ini dapat menjadi solusi yang relevan, baik untuk kebutuhan yang telah dipersiapkan maupun kebutuhan yang membutuhkan penanganan lebih cepat,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hadapi Tantangan Pasar Otomotif, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 91,2%

Jakarta, 27 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan kinerja positif pada Semester I 2026 dengan membukukan pertumbuhan laba sebesar 91,2% secara year-on-year (YoY). Pencapaian tersebut didukung oleh pertumbuhan pembiayaan konsumer yang meningkat lebih dari 198% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut mencerminkan efektivitas strategi BRI Finance dalam mengembangkan portofolio pembiayaan, khususnya pada segmen pembiayaan kendaraan dan pembiayaan multiguna. Di tengah dinamika industri otomotif nasional, Perseroan terus menangkap peluang melalui perluasan jaringan pemasaran, penguatan kolaborasi dengan mitra bisnis, serta optimalisasi sinergi dalam ekosistem BRI Group.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Pertumbuhan kinerja BRI Finance pada Semester I 2026 menunjukkan bahwa strategi yang kami jalankan mampu mendorong ekspansi bisnis secara positif. Kami akan terus mengembangkan portofolio pembiayaan melalui penguatan produk, perluasan akses, serta sinergi dalam ekosistem BRI Group.”

Pada segmen pembiayaan kendaraan, BRI Finance memperluas jangkauan pasar melalui pengembangan kerja sama dengan dealer kendaraan baru serta showroom mobil bekas di berbagai daerah. Perseroan juga mengoptimalkan berbagai program pemasaran untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas pembiayaan kendaraan yang kompetitif.

Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas basis pelanggan sekaligus menangkap potensi kebutuhan pembiayaan kendaraan yang masih terbuka. Dengan pendekatan yang selektif dan terukur, BRI Finance terus mengembangkan portofolio pembiayaan kendaraan sesuai dengan dinamika dan kebutuhan pasar.

Selain pembiayaan kendaraan, BRI Finance juga mengembangkan BRI Flash sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis. Produk pinjaman multiguna tersebut dirancang untuk memberikan alternatif pembiayaan bagi masyarakat dengan proses pengajuan yang mudah, cepat, dan fleksibel.

“BRI Flash menjadi salah satu bagian dari strategi kami untuk memperluas portofolio pembiayaan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Kami terus mengembangkan solusi pembiayaan yang adaptif agar dapat memberikan kemudahan dan fleksibilitas sesuai dengan kebutuhan nasabah,” tambah Dhani.

Sejalan dengan ekspansi bisnis, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap aktivitas pembiayaan. Perseroan secara konsisten memperkuat proses underwriting, meningkatkan efektivitas asset collection, dan melakukan pemantauan kualitas portofolio secara berkala.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES