Hadirkan Ratusan Pengembangan Inovasi Fitur, Bank Raya Raih Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Bank Raya bank digital BRI Group kembali meraih penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 pada kategori Mobile Banking App yaitu Aplikasi Raya. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada brand di industri keuangan yang dinilai berhasil membangun kepercayaan publik dan menjaga reputasi positif secara konsisten. Ajang penganugerahan ini diselenggarakan pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Jakarta.

Sebagai bagian dari komitmen dalam memperkuat kepercayaan publik melalui inovasi digital, Bank Raya bank digital BRI Group kembali meraih penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 pada kategori Mobile Banking App yaitu Aplikasi Raya. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada brand di industri keuangan yang dinilai berhasil membangun kepercayaan publik dan menjaga reputasi positif secara konsisten. Ajang penganugerahan ini diselenggarakan pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Jakarta. Penghargaan ini diberikan berdasarkan proses penilaian yang selektif dan komprehensif. Sejumlah kriteria utama yang menjadi dasar evaluasi meliputi rekam jejak perusahaan, inovasi produk digital, kualitas layanan pelanggan, serta persepsi publik yang diukur secara objektif. Adapun proses penentuan pemenang dilakukan melalui metodologi yang kredibel dan transparan, mencakup survei nasional, rolling pembaca secara online, serta tahap analisis dan validasi yang menyeluruh.

Kicky Andrie Davetra selaku Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi layanan perbankan digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Kami menyadari bahwa kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat tidak hanya dibangun melalui produk yang inovatif, tetapi juga melalui konsistensi dalam menghadirkan layanan bank digital yang aman, praktis, dan mudah digunakan.” 

Bank Raya aktif mengembangkan produk dan layanan perbankan untuk melayani kebutuhan transaksi perbankan masyarakat. Melalui serangkaian inovasi yang dilakukan dalam setahun terakhir, hingga akhir Desember 2025, Bank Raya telah menghadirkan lebih dari 111 fitur pada Aplikasi Raya yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Ragam Inovasi ini turut memperkuat peran Bank Raya dalam mendorong digitalisasi lebih dari 1 juta nasabah, termasuk komunitas dan pelaku usaha di Indonesia yang menjadi penggerak ekonomi nasional.

Bank Raya terus mendorong percepatan literasi dan inklusi keuangan digital di masyarakat. Salah satunya dengan terus mendorong minat masyarakat menabung dengan menggelar berbagai program dan promo menarik. Untuk semakin memperkenalkan Aplikasi Raya Bank Raya kembali menghadirkan program “Raya Poin” program apresiasi kepada seluruh nasabah Bank Raya yang senantiasa meningkatkan jumlah saldo sekaligus bertransaksi lewat Aplikasi Raya selama periode program yang akan berakhir pada 31 Januari 2027. Poin yang diperoleh dapat digunakan untuk redeem hadiah, termasuk kupon undian, voucher, dan berbagai reward lainnya.

Melalui program tersebut, Bank Raya mengajak masyarakat untuk meningkatkan aktivitas transaksi maupun menabung agar nasabah bisa mendapatkan kesempatan meraih hadiah dari penukaran poin untuk setiap aktivitas pembukaan rekening, aktivasi kartu digital debit visa, QRIS, Transfer, Top up e-wallet, Top up Pulsa dan Pascabayar, PLN, Token Listrik, Pembayaran Kartu Kredit.

Untuk mendukung kemudahan nasabah dalam bertransaksi, di tahun 2025, Bank Raya menghadirkan fitur Kartu Digital Debit Visa yang melengkapi fitur pembayaran di Aplikasi Raya. Dengan demikian, nasabah dapat bertransaksi di jaringan merchant online Visa domestik dan internasional, baik transaksi pada e-commerce, platform transportasi online, dan berbagai platform online lainnya di dalam maupun di luar negeri. 

Pengembangan Fitur lainnya diantaranya Uang Saku untuk membantu pengelolaan dan pemantauan keuangan anak sejak dini, orang tua dapat mengontrol pengeluaran anak, mengawasi, dan mengevaluasi kebiasaan finansial anak.  Disamping itu juga pengembangan Fitur Tagih Uang sebagai pengembangan Saku Bareng, yang memudahkan komunitas dalam mengelola uang bersama dengan jumah anggota dapat mencapai hingga 300 orang. Bahkan fitur-fitur Saku Bareng dapat digunakan dengan mudah oleh pengelola apartemen, kelompok RT/RW ataupun komunitas/group lainnya yang menggunakan konsep pengelolaan uang yang berasal dari iuran anggota untuk kepentingan bersama.

Bank Raya terus mendorong pelaku usaha untuk membangun ekosistem usahanya melalui integrasi Saku Bisnis. Melalui penyediaan QRIS Bisnis dan fitur Kasir diharapkan dapat memudahkan pelaku usaha untuk memantau pembayaran melalui QRIS secara realtime dari Aplikasi Raya. 

Ragam fitur tersebut semakin melengkapi berbagai fitur transaksi di Aplikasi Raya yang meliputi seperti QRIS CPM, berbagai macam biller seperti pembelian pulsa dan paket data, pembelian token listrik dan pembayaran tagihan listrik, PDAM, multifinance, zakat, pembayaran kartu kredit, pembayaran internet dan TV kabel dan Virtual Account. Benefit lainnya adalah kemudahan akses yang dapat dinikmati nasabah Bank Raya adalah juga dapat melakukan setor dan tarik tunai di ATM BRI serta Agen BRILink di seluruh Indonesia, dan juga tarik tunai di jaringan Indomaret.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kapabilitas digital, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan berbagai solusi keuangan yang dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat merupakan fondasi utama bagi kami untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendorong inklusi keuangan digital di Indonesia.” tutup Kicky

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Konsisten Dorong Inovasi Digital Perbankan, Bank Raya Raih Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali meraih penghargaan The Most Innovative Digitalization of Digital Bank 2026 for Encouraging Financial Awareness through Digital Banking Product Innovation dalam kategori Digital Bank pada ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi.

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali meraih penghargaan The Most Innovative Digitalization of Digital Bank 2026 for Encouraging Financial Awareness through Digital Banking Product Innovation dalam kategori Digital Bank pada ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. Penghargaan ini diterima oleh Lukman Hakim selaku Direktur Digital dan Operasional Bank Raya pada Kamis, 9 April 2026 di Parle Senayan, Jakarta. 

Penghargaan ini diberikan berdasarkan proses metode penilaian yang selektif dan komprehensif menggunakan pendekatan desk research dan media monitoring yang objektif serta berbasis data. Metodologi ini memastikan inovasi digital yang dinilai memiliki implementasi nyata, dampak terukur, dan relevansi strategis terhadap transformasi digital serta perkembangan ekonomi Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan sumber informasi publik yang kredibel, seperti laporan perusahaan dan keberlanjutan, publikasi resmi, pemberitaan media, serta aktivitas digital organisasi selama satu tahun terakhir. 

Lukman Hakim selaku Direktur Digital dan Operasional Bank Raya mengatakan, “Sebagai bank digital, kami terus mengembangkan IT untuk mendukung inovasi produk di Aplikasi Raya. Bank Raya mengedepankan customer experience dalam pengembangan produknya untuk menciptakan pengalaman transaksi yang lebih intuitif dan personal bagi nasabah, sekaligus memperkuat arsitektur keamanan sistem melalui deteksi ancaman yang lebih cepat dan presisi. Sehingga kami dapat menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah.”  

Sepanjang tahun 2025, Bank Raya terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Hal ini tercermin dari pengembangan lebih dari 111 fitur pada Aplikasi Raya yang dirancang untuk memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan pengalaman perbankan yang semakin optimal. Dari sisi digital saving, Bank Raya menghadirkan berbagai inovasi seperti Fitur Saku Bareng menjadi solusi bagi komunitas dalam mengelola keuangan bersama secara praktis dan transparan, dengan kapasitas anggota hingga 300 orang, Fitur Uang Saku untuk membantu pengelolaan dan pemantauan keuangan anak sejak dini, orang tua dapat mengontrol pengeluaran anak, mengawasi, dan mengevaluasi kebiasaan finansial anak, Kartu Digital Debit Visa memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi secara lebih luas, baik di jaringan merchant online Visa domestik maupun internasional,  fitur Tagih Uang sebagai pengembangan Saku Bareng, yang memudahkan komunitas dalam mengelola uang bersama dengan jumah anggota dapat mencapai hingga 300 orang, dan QRIS Bisnis dan fitur Kasir diharapkan dapat memudahkan pelaku usaha untuk memantau pembayaran melalui QRIS secara realtime dari Aplikasi Raya. Fitur tersebut melengkapi ragam fitur transaksi di Aplikasi Raya yang meliputi seperti QRIS CPM, berbagai macam biller seperti pembelian pulsa dan paket data, pembelian token listrik dan pembayaran tagihan listrik, PDAM, multifinance, zakat, pembayaran kartu kredit, pembayaran internet dan TV kabel dan Virtual Account.

Dengan hadirnya inovasi produk di Aplikasi Raya, Bank Raya memanfaatkan big data technology untuk terus memperkuat fondasi teknologinya dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sehingga Bank Raya dapat meningkatkan skalabilitas layanan, serta mempercepat pengembangan dan implementasi produk digital. 

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kapabilitas digital dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan industri perbankan serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” tutup Lukman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Samsung Gandeng AnyLive dari AnyMind Group untuk Tingkatkan Live Commerce di Delapan Pasar

Melalui AnyLive, Samsung akan menambah durasi live streaming sebanyak 4.450 jam per bulan di delapan pasar, termasuk Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru

AnyMind Group, perusahaan BPaaS untuk pemasaran, e-commerce, dan transformasi digital, hari ini mengumumkan bahwa Samsung Electronics akan menggunakan platform live commerce berbasis AI milik AnyMind Group, yaitu AnyLive. Kerja sama ini akan fokus pada aktivitas live commerce untuk produk elektronik konsumen dan perangkat seluler di delapan negara: Australia, Indonesia, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Di Asia Tenggara, Samsung akan menggunakan AnyLive untuk melakukan live streaming di kanal Shopee, Lazada, dan brand.com. Sementara itu, di Australia dan Selandia Baru, Samsung akan menggunakan avatar AI di situs resmi mereka. Melalui AnyLive, Samsung akan menambah durasi livestream sebanyak 4.450 Jam per bulan di berbagai pasar dan kanal tersebut.

Samsung juga berhasil mengimplementasikan 10 livestream avatar AI secara serentak di delapan pasar hanya dengan waktu persiapan selama dua minggu. Implementasi ini mencakup tiga format avatar yang dapat disesuaikan: avatar hasil produksi studio, avatar siap pakai dari avatar bank milik AnyLive, dan avatar yang sepenuhnya dihasilkan oleh AI untuk pasar Australia dan Selandia Baru.

Avatar-avatar ini dapat merespons pertanyaan penonton secara real-time dalam bahasa lokal dan akses setempat, memastikan pembeli di Manila mendapatkan edukasi produk yang sama dengan pembeli di Sydney. Model operasional ini memungkinkan Samsung untuk memperluas cakupan operasional regional secara instan, tanpa memerlukan tambahan tim produksi maupun host.

Chang Soo Park, Regional Head, Online Business, Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania, mengatakan: “Kami kini berada pada momen krusial dalam cara kami terhubung dengan pelanggan,  melampaui keterbetasan jadwal siaran tradisional menuju model interaksi yang selalu aktif.  Bersama mitra live commerce seperti AnyLive, kami memastikan bahwa setiap konsumen, terlepas dari zona waktu maupun jadwal mereka, dapat menikmati demonstrasi ekosistem produk kami yang interaktif, berkualitas tinggi, dan dipersonalisasi melalui inovasi AI dan commerce real-time.”

Akinori Kubo, Managing Director, Global E-Commerce, AnyMind Group, mengatakan: “Industri live commerce tengah memasuki era baru ‘Hybrid Retail.’  Tujuan kami bukan untuk menggantikan pesona dan spontanitas host manusia, melainkan membebaskan para host maupun perusahaan dari keterbatasan tradisional. Dengan menggunakan AnyLive untuk mengelola tingginya permintaan akan konsistensi 24 jam serta aksesibilitas multibahasa, kami memberdyakan kreator manusia untuk lebih fokus pada interaksi premium yang berdampak besar.”

AnyLive memungkinkan perusahaan untuk menjalankan aktivitas live commerce 24/7 dalam berbagai bahasa yang menyerupai manusia yang dapat berinteraksi dengan penonton, menjawab pertanyaan mereka, serta memantau performa livestream yang dipandu oleh manusia maupun AI.

Dalam beberapa bulan terakhir, AnyMind Group telah memperkuat kapabilitasnya di bidang social commerce, termasuk melalui akuisisi agensi live streaming dan social commerce asal Vietnam, Vibula, pada September 2025, serta perusahaan manajemen live streamer asal Jepang, Bcode, dan perusahaan produksi video vertikal, MISM, pada Januari 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Otista Kompak Berseragam Pakaian Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Branch Office Otista tampil kompak dengan mengenakan pakaian nasional saat melayani nasabah. Penampilan seragam bernuansa budaya ini menghadirkan suasana berbeda di area layanan, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.

Para frontliner mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah dengan tetap menjaga kerapian serta profesionalisme dalam bekerja. Kehangatan dan keramahan tetap menjadi prioritas utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada setiap nasabah yang datang.

Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini serta upaya melestarikan nilai-nilai budaya bangsa di lingkungan kerja. Selain itu, momen ini juga mempererat solidaritas antarpekerja dan menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas nasional.

Melalui peringatan Hari Kartini ini, BRI Branch Office Otista berharap semangat Kartini dapat terus menginspirasi seluruh pekerja untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan serta masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Harkamtibmas dan Bangun Kepercayaan Publik, Kepemimpinan Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI

Kupang, NTT, 23
April 2026
– Suasana berbeda terasa di Bandara El
Tari, Kupang, Rabu (22/4/2026). Kedatangan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III
DPR RI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum yang
memperlihatkan kuatnya kepemimpinan Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko,
S.I.K., M.Si. dalam menjaga harkamtibmas serta membangun arah penegakan hukum
yang semakin humanis di Nusa Tenggara Timur.

 Di bawah kepemimpinannya, upaya pemeliharaan keamanan dan
ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di NTT tidak hanya berjalan tegas, tetapi
juga terasa lebih menyejukkan dan dekat dengan masyarakat. Hal ini menjadi
sorotan dalam kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Dr.
Habiburokhman, S.H., M.H., sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap
kinerja aparat penegak hukum di daerah.

 NTT dipilih sebagai salah satu titik strategis untuk
melihat langsung implementasi di lapangan. Dalam rangkaian pemaparan dan
dialog, berbagai isu krusial dibahas, mulai dari tindak pidana perdagangan
orang, kekerasan seksual, narkotika, hingga korupsi. Di tengah kompleksitas
tersebut, perhatian mengerucut pada pendekatan yang dibangun oleh Irjen Rudi
Darmoko, penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi
juga memperkuat harkamtibmas serta menghadirkan rasa keadilan, ketenangan, dan kepercayaan
publik.

Kapolda NTT, Irjen
Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si,
menegaskan, “Arah kebijakan yang saya dorong di Polda NTT adalah
memastikan penegakan hukum berjalan seimbang, tegas, namun tetap menjunjung
nilai kemanusiaan. Bagi saya, penegakan hukum bukan sekadar soal keras atau
tidak, melainkan bagaimana kehadirannya benar-benar dirasakan sebagai pelindung
dan pengayom masyarakat. Karena itu, kami terus memperkuat upaya harkamtibmas
melalui pendekatan yang profesional, transparan, dan humanis, termasuk
penguatan penanganan kasus prioritas, peningkatan kapasitas SDM, serta
implementasi keadilan restoratif.”

 Gaya kepemimpinan ini
dinilai menjadi pembeda yang nyata. Pendekatan yang dihadirkan tidak lagi
semata identik dengan tindakan represif, tetapi mampu menciptakan rasa aman
yang lebih luas sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi
kepolisian.

 Kepala Bidang
Hubungan Masyarakat Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H.
, menambahkan, “Kunjungan ini menjadi
momentum penting bagi kami untuk memperkuat sinergi dengan lembaga legislatif.
Kolaborasi yang solid diyakini akan semakin memperkuat upaya harkamtibmas serta
mendorong penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan di NTT.”

 Komisi III DPR RI turut
menekankan pentingnya percepatan implementasi sistem hukum modern pasca
penerapan KUHP dan KUHAP baru, termasuk penguatan transparansi anggaran serta
efektivitas program prioritas di daerah.

 Kunjungan
ini pada akhirnya menegaskan satu hal penting, di tangan kepemimpinan yang kuat
dan terarah, penegakan hukum dapat hadir dengan wajah yang lebih menyejukkan.
Dari Kupang, terlihat bagaimana kepemimpinan Irjen Rudi Darmoko tidak hanya
menjalankan fungsi hukum, tetapi juga memperkuat harkamtibmas dan menghadirkan
rasa aman yang nyata bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pengalaman Study Abroad Mahasiswa BINUS UNIVERSITY di Dua Universitas Jepang

Jakarta, Januari 2026 – Mahasiswa BINUS University terus menunjukkan kesiapan untuk bersaing di tingkat global melalui partisipasi aktif dalam berbagai program internasional. Salah satunya ditunjukkan oleh Harrison Deandre Gavriel, mahasiswa Business Law, Binusian angkatan 2026 yang saat ini menempuh semester 7, yang mengikuti program study abroad selama satu semester di University of Tsukuba, Jepang, setelah sebelumnya juga menyelesaikan program serupa di Tokyo Metropolitan University. 

Harisson berhasil meraih beasiswa AIMS Scholarship (Asian International Mobility for Student), sebuah program beasiswa hasil kerja sama multilateral antar pemerintah dan universitas di kawasan Asia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas mahasiswa, pemahaman lintas budaya, serta kompetensi akademik dan global. Melalui AIMS Scholarship, BINUS University mendukung kesempatan bagi mahasiswa terpilih untuk menjalani program study abroad selama satu semester hingga satu tahun di berbagai universitas mitra di Asia. Harrison menyampaikan bahwa informasi mengenai program ini diperolehnya melalui BINUS International Office, yang berperan aktif dalam memberikan pendampingan, termasuk dalam proses nominasi dan pendaftaran, sehingga ia dapat mengikuti program study abroad tersebut dengan lancar.

Ketertarikan Harrison pada bidang hukum menjadi alasan utama dirinya memilih Program Studi Business Law di BINUS University. Melalui pendekatan kurikulum yang komprehensif, program ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman hukum bisnis, tetapi juga fondasi ilmu hukum secara menyeluruh. Selain itu, reputasi BINUS University sebagai perguruan tinggi swasta unggulan di Indonesia, serta berbagai testimoni positif dari lingkungan sekitarnya, semakin menguatkan keputusannya untuk menempuh pendidikan tinggi di BINUS.

Pengalaman internasional bukanlah hal baru bagi Harrison. Sejak menempuh pendidikan menengah atas, ia telah terbiasa hidup dan belajar di luar negeri. Namun, keputusannya untuk kembali ke Indonesia dan melanjutkan studi hukum di BINUS dilandasi oleh kesadaran akan perbedaan sistem hukum antarnegara. Jepang kemudian dipilih sebagai destinasi study abroad karena dikenal sebagai negara maju di Asia dengan kualitas sumber daya manusia, budaya kerja, serta etika sosial yang kuat. University of Tsukuba, sebagai salah satu universitas terbaik di Jepang, menawarkan ragam mata kuliah yang relevan serta lingkungan internasional yang mendukung proses pembelajaran lintas budaya.

Salah satu pengalaman paling berkesan bagi Harrison adalah ketika dirinya dipercaya menjadi pembicara bagi siswa-siswi SMA di Indonesia yang memiliki ketertarikan terhadap program study abroad. Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan pengalaman persiapan, strategi belajar yang efektif, serta tantangan yang dihadapi selama menjalani studi di luar negeri. Pengalaman ini menjadi momen penting, karena untuk pertama kalinya Harrison berbagi wawasan secara profesional dalam forum internasional

Dalam perjalanannya menempuh pendidikan, BINUS University berperan dalam membuka akses mahasiswa terhadap pengalaman akademik internasional melalui berbagai program pembelajaran global. BINUS memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti lebih dari satu program study abroad selama masa studi, dengan dukungan kurikulum yang memungkinkan pengakuan akademik lintas institusi. Pendampingan juga dilakukan melalui BINUS International Office yang secara berkala memantau proses akademik dan adaptasi mahasiswa selama menjalani studi di luar negeri.

Melalui kisah Harrison Deandre Gavriel, BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar berkelas dunia, memperluas perspektif global mahasiswa, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif, berwawasan internasional, dan siap berkontribusi di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Krekot Layani Nasabah dengan Mengenakan Pakaian Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Branch Office Krekot tampil mengenakan pakaian nasional saat memberikan pelayanan kepada nasabah. Nuansa budaya yang kental terlihat di area layanan, menciptakan suasana yang hangat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Para frontliner mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia dengan tetap menjaga kerapian dan kenyamanan dalam bekerja. Meskipun tampil dalam balutan pakaian tradisional, para pekerja tetap mengedepankan profesionalisme serta memberikan layanan yang cepat, ramah, dan prima kepada nasabah.

Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini sekaligus upaya menumbuhkan rasa cinta budaya di lingkungan kerja. Selain itu, momentum ini juga mempererat solidaritas antarpekerja serta memperkuat semangat dalam memberikan pelayanan terbaik.

Melalui peringatan Hari Kartini ini, BRI Branch Office Krekot berharap nilai-nilai perjuangan Kartini dapat terus menginspirasi seluruh pekerja untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi perusahaan serta masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Dorong Mitra Binaan Tembus Kompetisi Kopi Dunia

JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), Subholding Perkebunan Nusantara, terus mendorong penguatan hilirisasi komoditas melalui pembinaan mitra. Salah satu hasilnya ditunjukkan oleh Dedi Ramdani, peracik kopi spesial mitra binaan PTPN I Regional 2, yang meraih silver winner pada ajang Dry Arabica Champions Session 5 di Jakarta, akhir Januari 2026.

Dari kompetisi tingkat nasional tersebut, Dedi berhak melaju ke kejuaraan tingkat dunia yang akan berlangsung di Manila, Filipina pada Maret 2026. Pria yang telah menjadi mitra PTPN I sejak 2002 itu fokus pada pengolahan pascapanen kopi. Untuk menghasilkan kualitas terbaik, ia memilih bahan baku dari kebun di sekitar tempat tinggalnya di Pangalengan, Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, atas dukungan penuh dari PTPN (PTPN I Regional 2), saya bisa sampai di sini. Saya sudah menjadi mitra binaan PTPN sejak 20 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2002. Saya dibina, dipinjami modal usaha, dan mendapat banyak kesempatan untuk pameran dan ikut berbagai even. Salah satunya even ini. Alhamdulillah saya lolos untuk maju ke level internasional Maret nanti,” kata Dedi Ramdani di Bandung.

Keberhasilan ini tidak hanya menghadirkan prestasi nasional, tetapi juga menjadi tiket bagi kopi Indonesia untuk melaju ke babak final dunia. Dengan teknik natural anaerob yang digunakan, Dedi akan bersaing dengan para peracik kopi kelas dunia.

Prestasi tersebut diraih melalui proses seleksi ketat sejak November 2025, dengan persaingan dari 70 pengolah kopi terbaik dari seluruh Indonesia. Kopi olahan Dedi mencatatkan skor 83,64, yang termasuk kategori specialty coffee dengan standar tinggi.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari implementasi strategi hilirisasi yang dijalankan perusahaan sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara.

“Pencapaian Pak Dedi adalah bukti konkret implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan ekonomi kerakyatan dan hilirisasi produk pertanian. Kami di PTPN I tidak hanya fokus pada produksi hulu, tetapi juga memastikan petani/ mitra binaan kami memiliki keahlian pasca-panen tingkat tinggi agar produk mereka memiliki nilai tambah yang luar biasa di pasar global,” kata Teddy Yunirman Danas di Jakarta, Rabu (11/2/26).

Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, menambahkan bahwa pendampingan terhadap mitra binaan akan terus diperkuat guna menjaga keberlanjutan prestasi tersebut.

“Kami di Regional 2 sangat bangga melihat mitra binaan kami melaju ke Filipina. Kami telah mendampingi perjalanan Dedi sejak lama, dan pencapaian skor 83,64 dalam kategori specialty coffee adalah bukti kualitas kopi Pangalengan yang luar biasa. Kami siap mendukung penuh kebutuhan teknis maupun promosi untuk laga dunia nanti,” ungkap Desmanto.

Secara ekonomi, kualitas kopi yang dihasilkan juga telah teruji di pasar. Produk kopi Dedi diminati berbagai kafe di Indonesia dengan harga mencapai Rp300.000 per kilogram, menunjukkan daya saing tinggi di segmen specialty coffee.

Bagi Dedi, perjalanan panjang sebagai mitra binaan PTPN I menjadi faktor penting dalam pencapaian saat ini. “Saya sangat berterima kasih atas dukungan PTPN I selama ini. Selain permodalan, kami dibekali pelatihan teknis dan dilibatkan dalam berbagai event strategis. Dukungan inilah yang membuat brand kami dikenal dan membuka jalan bagi kami untuk masuk ke pasar internasional. Kemenangan ini adalah kemenangan bersama untuk seluruh petani binaan PTPN,” kata Dedi.

Ke depan, keberhasilan ini diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan pasar terhadap kualitas kopi Indonesia, sekaligus memperkuat peran PTPN I dalam mendorong hilirisasi dan pengembangan komoditas perkebunan berbasis nilai tambah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS

Jakarta, 22 April 2026 – Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kini berada pada titik krusial seiring dengan berakhirnya batas waktu gencatan senjata dua minggu yang ditetapkan sebelumnya. Bertepatan dengan ini, Bittime mencatatkan kenaikan transaksi swap USDT/IDR hingga 57% dalam tiga hari terakhir, di tengah melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

Sebelumnya, nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS terpantau terus turun dalam 3 minggu terakhir hingga menyentuh level terendah Rp17.274 pada 20 April 2026 lalu, berdasarkan data Nilai Tukar IDR-USD oleh Bank Indonesia. Hal ini menyusul dampak dari gejolak geopolitik yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika-Iran yang terus berlanjut hingga saat ini.

Selaras dengan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan mencatatkan kenaikan transaksi swap USDT/IDR hingga 57% dalam tiga hari terakhir. Disusul volume perdagangan aset Tether ($USDT) pada platform Bittime yang juga turut menjadi Top Trade aset pada 22 April 2026.

Dikutip dari BBC News, tingginya harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang membebani Indonesia sebagai negara pengimpor neto minyak. Faktor kondisi global yang tidak menentu tersebut kemudian secara langsung menekan posisi mata uang Rupiah.

Menanggapi hal ini, masyarakat Indonesia khususnya para investor mulai berhati-hati dan mencari alternatif lindung nilai pada aset-aset diversifikasi yang cenderung lebih stabil. Di antaranya, aset diversifikasi yang kini dipandang sebagai alternatif lindung nilai adalah Tether ($USDT) karena likuiditas harga nya berbanding 1:1 dengan dolar Amerika Serikat (USD) sehingga pergerakannya cenderung lebih stabil.

Selain itu sebagai aset kripto, $USDT bersifat fraksional sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah. Apalagi, saat ini investor dapat dengan mudah menukarkan aset IDR ke $USDT melalui fitur swap USDT/IDR yang tersedia pada platform Bittime, dan dapat diakses dalam 24 jam.

Hal ini dipandang sebagai salah satu faktor yang mendorong nilai transaksi dan kenaikan pada trading volume aset kripto $USDT di platform Bittime. Bertepatan dengan ini, Bittime kembali mengingatkan bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

Di tengah situasi logistik global yang penuh tantangan, kinerja sejumlah Terminal Peti Kemas (TPK) domestik justru menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026.

MERAUKE — Industri logistik global menghadapi tekanan akibat
kenaikan biaya energi, gangguan rantai pasok, serta ketegangan geopolitik. Di
tengah situasi tersebut, kinerja sejumlah Terminal Peti Kemas (TPK) domestik
justru menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026.

 

Data yang dihimpun dari PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP)
terdapat 10 terminal yang mampu melampaui target hingga Maret 2026. Terminal
peti kemas (TPK) tersebut yaitu TPK Nilam yang mencapai target 118,24%, TPK
Semarang 117,26%, TPK Sorong 109,02%, TPK Kendari 107,03%, TPK Teluk Lamong
105,1%, TPK Merauke 103,86%, TPK Surabaya 102,09%, TPK Jayapura 101,36%, TPK
Makassar 100,75%, dan IPC Terminal Petikemas 100,6%.

 

Capaian ini mencerminkan tingginya aktivitas bongkar muat
serta meningkatnya arus distribusi barang di masing-masing daerah, termasuk
wilayah timur Indonesia.

 

Di PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Merauke salah
satunya, arus peti kemas meningkat sekitar 10 persen. Kepala Cabang PT Salam
Pacific Indonesia Lines (SPIL) Merauke, Puji Harmoko, mengatakan peningkatan
tersebut seiring penetapan Merauke sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

 

“Peningkatan ini seiring penetapan Merauke sebagai Proyek
Strategis Nasional (PSN). Banyak material pembangunan dan alat berat masuk dari
Pulau Jawa,” jelas Puji Harmoko saat dihubungi, Senin (20/4/2026).

Selain itu, komoditas yang masuk ke TPK Merauke juga
mengalami perubahan. “Komoditas seperti buah, bawang, hingga hasil perkebunan
mulai berdatangan dalam jumlah lebih besar, membuka potensi ekonomi baru bagi
wilayah paling timur Indonesia tersebut,” ucapnya.

 

Namun pertumbuhan logistik saja saat ini belum cukup. Tanpa
dukungan infrastruktur, efisiensi operasional, dan kebijakan yang tepat, beban
logistik berpotensi terus menekan pelaku usaha dan masyarakat.

 

Sementara, di TPK Sorong arus peti kemas (throughput)
tercatat mencapai 16.131 TEUs, atau tumbuh 10 persen dibandingkan target
perusahaan hingga Maret 2026 sebesar 14.616 TEUs.

Peningkatan ini antara lain dipicu oleh momentum angkutan
barang selama periode Hari Raya Idulfitri pada Februari hingga Maret, serta
tambahan arus peti kemas dari perubahan pola distribusi (transhipment) kapal PT
SPIL yang kini melalui Pelabuhan Sorong.

 

Terminal Head TPK Sorong, Welta Selfie, menyebut pertumbuhan
tersebut tidak terlepas dari proses transformasi terminal. “Pelabuhan Sorong
yang sebelumnya beroperasi secara konvensional kini telah berkembang menjadi
terminal petikemas yang lebih modern dan terstandarisasi,” ujarnya.

 

Sementara itu, Senior Vice President International
Federation of Freight Forwarders Associations (FIATA), Yukki Nugrahawan Hanafi,
menilai tekanan global menjadi momentum untuk mempercepat transformasi logistik
nasional. Menurutnya, integrasi transportasi multimoda dan pemanfaatan
teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci meningkatkan efisiensi
dan ketahanan rantai pasok.

 

“Pendekatan transportasi multimoda bukan lagi pilihan dalam
penguatan sistem logistik nasional, melainkan kebutuhan agar menjadi lebih
kompetitif dan resilien. Namun, integrasi fisik pada pembangunan infrastruktur
saja tidak cukup, dimana hal ini harus didukung oleh pemanfaatan teknologi,
khususnya AI,” jelas Yukki dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026).

 

Penguatan integrasi digital melalui platform seperti
National Logistics Ecosystem (NLE) menjadi langkah strategis dalam menciptakan
visibilitas hulu ke hilir pada rantai pasok nasional.

 

“Dengan menggabungkan kekuatan multimoda, integrasi supply
chain, dan pemanfaatan AI, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat
transformasi logistik nasional. Ini bukan hanya tentang menurunkan biaya,
tetapi juga meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi Indonesia dalam
rantai pasok global,” ujar Yukki.

 

Penopang Ekonomi

Pakar ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya,
Profesor Rossanto Dwi Handoyo, menyebutkan sektor logistik, khususnya pelabuhan
peti kemas, tetap menjadi penopang utama ekonomi nasional. Hal ini tidak lepas
dari karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan yang sangat bergantung
pada transportasi laut.

“Sebagian besar distribusi barang, baik domestik maupun
internasional, melalui jalur laut. Pelabuhan menjadi simpul utama yang
menggerakkan ekonomi,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).  Peran ini menjadi semakin krusial karena
kapasitas angkutan udara yang terbatas dan biaya yang jauh lebih tinggi,
sehingga tidak bisa diandalkan untuk distribusi dalam skala besar.

 

Rossanto melihat adanya pertumbuhan arus peti kemas di
sejumlah terminal sebagai sinyal positif bagi aktivitas ekonomi nasional,
termasuk di kawasan Indonesia Timur. Peningkatan throughput mencerminkan adanya
pergerakan barang yang lebih aktif, baik untuk konsumsi maupun produksi.

 

Rossanto menekankan pentingnya percepatan digitalisasi di
sektor pelabuhan dan logistik. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan
efisiensi, mempercepat layanan, serta menekan biaya operasional. “Digitalisasi
akan memangkas waktu tunggu, mempercepat proses bongkar muat, dan meningkatkan
transparansi. Ini sangat penting untuk daya saing. Selain itu, integrasi sistem
logistik juga dinilai penting agar arus barang dapat dipantau secara real time
dan lebih terkoordinasi,” ulasnya.(*)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES